Sejarah perayaan hari Valentine; lahir dari perayaan pagan Roma kuno Lupercalia


Apa yang pernah ada akan ada lagi, dan apa yang pernah dibuat akan dibuat lagi; tak ada sesuatu yang baru di bawah matahari. Adakah sesuatu yang dapat dikatakan: “Lihatlah, ini baru!”? Tetapi itu sudah ada dulu, lama sebelum kita ada. (Pengkotbah 1:9-10)

Artikel yang bersifat peringatan ini hanya ditujukan kepada orang Kristen, pengikut Yeshua Ha Masiah. Terima kasih.

Di abad 21 tanggal hari Valentine yang jatuh pada tanggal 14 Pebuari dirayakan oleh orang beragama maupun tidak beragama.  Hari Valentine dikenal secara umum sebagai hari mengungkapkan kasih sayang atau cinta kasih kepada orang yang kita kasihi. Roma Katolik menyebut hari ini sebagai hari peringatan martir St. Valentine, kelompok sekuler menamai tgl 14 Pebuari ini sebagai “hari Cinta-kasih dan Persahabatan.” Catatan sejarah menyatakan tanggal 14 Pebuari adalah pesta perayaan pagan bangsa Roma kuno yang mereka sebut sebagai hari perayaan Lupercalia.

Perayaan tahunan hari Valentine adalah bisnis internasional yang sangat basah. Perusahaan kartu ucapan selamat, gula-gula, coklat dan hadiah serta restoran dan toko bunga panen besar menjelang hari Valentine ini. Di USA saja, sesuai penelitian, tahun 2008 telah menghabiskan 122,98 $ US/orang, dan 2009 diperkirakan 102,50 $ US/ orang atau 14,7 milliar $ US. 17,8 milliar $ US di 2010 dan 18,6 milliar $ US  perkiraan untuk tahun 2011. Ini adalah satu dari sekian hari raya dimana pengikut Mamon berpesta pora.

Sejarah perayaan hari Valentine.
I. Tradisi gereja Roma Katolik. Katolik memiliki beberapa versi sejarah hari Valentine. The Catholic Encyclopedia vol. XV (volume 15) subjudul “St. Valentine” menulis 3 nama Valentine yang meninggal tanggal 14 Febuari. Tiga versi cerita gereja Roma yang berbeda tentang St. Valentine.

  1. Seorang tentara Roma, Valentine, dijaman kaisar Claudius II melanggar peraturan militer,  tentara muda dilarang menikah, singkat cerita Valentine dihukum mati  – pada tanggal 14 Febuari 270 AD. Gereja Roma kemudian menjadikan Valentine sebagai santo (St.) / orang suci.[1]
  2. Kaisar Claudius II memerintahkan menangkap dan memenjarakan St. Valentine karena menyatakan Elohimnya adalah Yeshua Ha Mashiah  (Yesus Kristus) dan menolak menyembah para berhala orang Romawi. Orang-orang yang mendambakan doa St.Valentine lalu menulis surat dan menaruhnya di teralis penjaranya.
  3. Kaisar lalu melarang para tentara muda untuk menikah, namun St.Valentine melanggarnya dan diam-diam menikahkan banyak pemuda sehingga iapun ditangkap dan dihukum gantung pada 14 Februari 269 M (lihat: The World Book Encyclopedia, 1998).

II. Tradisi Roma kuno. Lama sebelum Kristianity dinyatakan sebagai agama resmi kerajaan Romawi[2] oleh kaisar Contantine (313-337 AD), tanggal 14 dan 15 adalah hari besar orang Romawi, perayaan besar ini dikenal dengan nama  Lupercalia. Perayaan ini sangat populer bahkan sampai abad ke lima AD – sedikitnya 150 tahun setelah pernyataan Constantine  tersebut. Pada jaman Contantine lambang salib masuk kedalam Kritianiti, Sabat hari ketujuh (Saptu) dirubah menjadi hari pertama (Minggu).

Shocking Truth About Valentines Day! by FollowerOFTheWay.com

Perayaan Lupercalia adalah rangkaian upacara penyucian dan kesuburan di masa Romawi Kuno (13-18 Februari). Dua hari pertama dipersembahkan untuk dewi mabuk-cinta (queen of feverish love) Juno Februata (dari mana kata bulan Febuari berasal) [3]. Dipercayai juga sebagai perayaan menghormati berhala Lupercus/ Lupercal[4] dan Faunus,[5] juga Romulus dan Remus, yang terakhir menurut dongeng Roma adalah pendiri kota Roma kuno.

Pada hari perayaan tersebut, rakyat berkumpul di sebuah tempat ibadah, di mana wanita-wanita muda menulis nama-nama mereka, menaruhnya di kotak undian. Para pria mengambil nama-nama tersebut. Mereka akan menjadi pasangan selama perayaan tersebut bahkan bisa terus sampai perayaan tahun berikutnya. Itu mungkin sejenis kawin kontrak ala agama Islam saat ini, hanya pria Roma tidak memberi dowry (uang nikah) – sebab mereka suka sama suka (‘kumpul kerbau’). Tanggal 15 Februarinya, para imam (disebut Luperci) melakukan korban sembelihan binatang kambing dan anjing untuk meminta perlindungan dewa Lupercalia / Lupercus (berbentuk srigala). Ibadah pengorbanan ini terjadi di depan Porta Romana, sisi barat dari bukit Palatine, dimana terdapat goa Lupercus. Tradisi Roma mengatakan Lupercus yang menyusui Romulus dan Remus, patung perunggu Lupercus menyusui telah ada di bukit Capitol sejak tahun 296 BC. Roma kuno adalah kota yang dibangun dari tujuh bukit, seperti tertulis di Wahyu 17. Clik pada peta 7 bukit Roma kuno untuk memperbesar.

Kulit dari binatang korban ini kemudian dibuat sebagai pecut-pecut atau tali-tali pemukul untuk ibadah kesuburan kandungan.  Dua pria berpakaian minim akan berlari-lari di jalan kota tua Palatine dengan pecut-pecut di tangan mereka, dan para wanita, – dan ternak juga dibawa ke jalan – akan sengaja berdiri di jalan yang akan dilewati pemuda tersebut untuk mendapat ’sabetan’ (sentuhan berkat), dipercayai bahwa janin mereka akan menjadi subur dengan sentuhan tali kulit tersebut.

Perayaan dan ibadah Lupercalia yang terkenal ini tetap hidup sampai akhir pemerintahan Anastasius I (491-518 AD). Namun di akhir abad kelima, 498 AD, Paus Gelasius memutuskan merubah perayaan Eve of Lupercalia (14 Febuari; satu hari sebelum puncak perayaan Lupercalia) menjadi hari St. Valentine; perayaan kawin kontrak dan kesuburan menjadi perayaan hari orang kudus Roma Katolik. Paus mencoba menghapus ritual pagan ini dengan pemikiran dan nama baru.[6] Bagaimanapun perayaan dan upacara Lupercalia yang dikombinasikan dengan dongeng kepercayaan di Britania dan Perancis bahwa tanggal 14 Febuari ditandai permulaan musim kawin para burung tetap tidak bisa dihapus sebagai hari cinta. Febuari adalah awal musim semi untuk negara-negara Eropa Barat seperti Britania dan Perancis, musim semi adalah awal kehidupan baru tahunan bagi orang Eropa – musim kawin bagi mahluk hidup  dan tumbuhan mulai bertunas dan berbunga.
Sejak tahun 1969, gereja Roma Katolik membuang hari St. Valentine sebagai bagian resmi dari kalender gereja.[7]

Buah pasti sama dengan akarnya (Luk 6:43-45). Apa yang Anda lihat di toko-toko pada hari-hari menjelang perayaan Valentine, apa yang para pemuda dan pemudi lakukan pada hari perayaan tersebut? Apakah itu nampak lebih pada kasih-sayang agape, dan phileo dan atau storge atau hanya sekedar berlandaskan cinta-kasih eros?[8]Patung Cupid di LondonAkar dari Lupercalia adalah tokoh Cupid, digambarkan sebagai kherub Cupid, Cupid anak dari Venus, dewi cinta bangsa Roma. Cupid di jaman Romawi kuno adalah inkarnasi dari dewa orang Yunani yang bernama Eros, dewa napsu birahi. Eros adalah putra dari dewa birahi/ lust Aprodite. Nama berbeda tetapi karakter sama, sebab banyak dewa dan dewi Roma diambil dari tradisi Yunani. Keduanya  dipuja sebagai dewa kesuburan. Ucapan “Be My Valentine?,” Ken Sweiger menjelaskan,  “Valentine” berasal dari kata Latin yang berarti: “Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuat dan Yang Maha Kuasa”. Kata ini ditujukan kepada Nimrod dan Lupercus. Maka disadari atau tidak, ia berkata, jika kita meminta orang/ pacar kita menjadi “to be my Valentine,” hal itu berarti melakukan perbuatan yang dimurkai Elohim, karena meminta orang menjadi Tuannya (her Lord), Elohimnya.”  “Yang Maha Kuasa” adalah gelar dari Elohim pencipta alam semesta, dengan kata lain ”be my Valentine” ialah pemujaan kepada berhala. Cupid berarti desire/ napsu, laki tampan bersayap dengan panah, Nimrod laki tampan yang juga ahli berburu, ibunya (Samiramis) menjadikan Nimrod sebagai suaminya.

Fakta ialah hari St. Valentine tidak dikenal umum di Britania bahkan sampai abad ke 17. dan kartu ucapan Valentine tidak ada sebelum akhir abad ke 18. Esther A. Howland adalah orang pertama di Amerika yang menjual kartu Valentine, yaitu pada tahun 1840.

Kampus ibadah RomaKatolik dipakai untuk merayakan hari Valentin bagi para homosex. Pesta dansa hari Valentine untuk para aktivist homosex dikenal sebagai ”Dignity Detroit” terjadi di Marygorve College, Detroit USA, memakai ruang yang sama di mana ibadah missa Katolik berlangsung setiap Minggu. Organisasi Katolik AFA (pembela pernikahan hetrosex) keberatan atas kejadian tersebut, namun pemimpin kampus membela diri bahwa itu adalah hak kampus. Sumber berita ditutup dengan kalimat: ”Dignity Detroit adalah sebuah kelompok activist homosex yang terdiri dari orang-orang Katolik yang menentang pengajaran gereja Katolik bahwa tingkah laku homosex adalah salah.”

Komentar:
Gereja Roma Katolik – Alkitab menyebutnya sebagai Rahasia Babel Besar (Wahyu 17) – sebab memang membingungkan dunia,  ia telah membunuh pengikut Yeshua (500 juta Yahudi dan bukan Yahudi) dan menyebut para pemimpin Kristen tersebut: “Santo” (Orang Kudus) – martir dari gereja Roma Katolik – seperti St. Petrus, di media menyuarakan anti homosex, namun membangkitkan gerakan homosex dan bahkan mempraktekkannya. Berbaju Kristus namun praktek anti-Kristus. Sungguh mistery! Ya, bagi yang tidak mau membaca Alkitab.

Hari Persahabatan atau Valentine Day adalah sama dengan hari Natal (Christmas) dan hari raya Ester (pemalsuan dari hari Paskah). Sangatlah menarik untuk dipikirkan mengapa orang dunia dan bahkan orang yang mengaku Kristen lebih suka mempraktekkan ciptaan gereja Roma Katolik daripada perintah Alkitab, ternyata Alkitab telah menubuatkan 2000 tahun sebelumnya, baca Wahyu 13:3. Inilah sebabnya membaca dan mempelajari Alkitab sangatlah penting.

Patutkah orang yang percaya Yeshua Ha Mashiah dan ajaran-Nya merayakan hari Valentine tersebut? Jawaban yang Alkitabiah dapat di baca pada Ulangan 12:29-31 dan 1 Petrus 2:9-12. Ayat-ayat ini akan membawa Anda mengerti apa artinya umat Elohim dan Gereja Elohim dan bagaimana seharusnya umat atau Gereja Elohim harus hidup.

Orang Kristen tidaklah perlu menyalahi para usahawan bisnis yang berkaitan dengan hari-hari perayaan. Orang Kristen haruslah intropeksi diri sendiri, pilihan hidup kudus dan ketaatan kepada Pemimpin Gereja ada di tangan Anda. Kita tidak dapat menggarami atau menerangi orang lain, jika kehidupan kita sendiri tidak asin atau terang. Kiranya berkat dari tempat yang mahatinggi berlimpah atas hidup Anda.

Bacaan berkait:

EndNote:
[1] Beda gereja Roma dengan Kristianiti: Roma memberi gelar ’orang suci’ setelah orang meninggal, kecuali paus. Paus ketika masih hidup digelari ’Holy Father.’Kristianiti menyatakan setiap pengikut ajaran Yeshua Ha Mashiah adalah orang suci dan panggilan ’Holy Father’ hanya untuk YAHWEH, Elohim pencipta alam semesta.
[2] Perlu diingat sebelum Kristianiti menjadi agama resmi Romawi, orang-orang Kristen sangat tertekan di bawah kerjaan Romawi, yang percaya banyak dewa dan dewi, bahkan beberapa kaisar menganggap diri mereka sendiri adalah keturunan dewa, yang patut juga disembah oleh rakyatnya, dan aniaya segera berlanjut setelah institusi kepausan Roma berdiri, dan mencapai puncaknya saat Alkitab latin diterjemahkan kedalam bahasa Inggris dan Jerman, dikenal sebagai Revormasi Gereja. Diperkirakan 500 juta orang Kristen Injili terbunuh.
[3] Juno pada Romawi kuno dikenal sebagai Ratu Sorga (Queen of Heaven). Di abad terakhir ini gereja Roma Katolik membuat doktrin bunda Maria sebagai Ratu Sorga.
[4] Lupercus adalah dewa kuno orang Roma berbentuk srigala, lengenda berkata Lupercuslah yang menghidupkan dua bayi manusia yang bernama Romulus dan Remus.
[5] Faunus/Pan: dewa alam bangsa Roma: dalam mythologi bangsa Roma, dewa alam, perkebunan dan kesuburan. Dia adalah cucu laki-laki dari dewa Saturn
[6] Ini juga terjadi pada perayaan Natal dan Easter, tanggal mereka sama hanya nama berubah. Bedakan dengan prinsip pembaharuan di dalam Kerajaan Sorga, baca: Yehezkiel 36:25-28 dan Matius 9:16-17.
[7] Gereja Roma Katolik menciptakan banyak hal kemudian setelah mereka populer  di masyarakat dunia, maka ia melepaskannya secara resmi – namun tetap berhubungan secara sembunyi. Hal ini telah terjadi dengan organisasi Knight Templar, Freemason misalnya. Bedakan dengan prinsip adopsti Kerajaan Sorga, bangsa Israel dan non-Israel; YAHWEH setia dan siap merestorasi umat pilihannya bahkan Dia mengutus Putra Tunggal-Nya untuk mati bagi mereka dan bahkan seluruh manusia. Baca Bilangan 23:19 dan 2 Tim 2:13.
[8] Bahasa Yunani untuk kasih dibagi menjadi 4, Agape – kasih tanpa syarat (Yoh 3:16); Storge – ikatan kasih antar keluarga; Phileo – kasih persahabatan; dan yang tidak dianjurkan, Eros, darimana kata erotic berasal – cinta karena napsu birahi, memuaskan kehendak sexnya diri sendiri. Artikel yang bagus: Four Kinds of Love dari Truth or Tradition.com

Referensi:

 

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog
Iklan

Ayatollah Khomeini kardus kembali ke Iran dari pembuangan


Berita hangat dari Persian Letters.blog tentang Iran.

Para tentar Iran memperingati kemenangan Ayatollah Khomeini kembali ke Iran tahun 1979 dengan kardus potongan bergambar pemimpin revolusi Islam Iran tersebut.

Tanggal 1 Febuari 1979, Ayatollah Ruhollah Khomeini – pemimpin Iran Revolusi Iran 1979 kembali dengan kemenangan ke Tehran dengan kapal terbang Air France dari Paris setelah 14 tahun di pembuangan.

Sekarang, 33 tahun kemudian, hari bersejarah itu diperingati lagi dengan dua tentara membawa potongan kardus besar berwajah Khomeini turun dari tangga pesawat dan di tunggu barisan tentara  untuk memberi penghomatan resmi  diiringi pasukan band kepada kardus Khomeini.

Khomeini kardus lainnya – satu ini tersenyum dan sedang duduk – muncul pada sebuah perayaan yang dihadiri oleh Hamid Reza Haji Babayi Menteri Pendidikan dan orang-orang penting lainnya untuk menandai kembalinya ayatollah ke Sekolah Refah, diaman ia telah membuka kantor 33 tahun yang lalu. Kardus Khomeini ini duduk disana sementara orang-orang lainnya  – beberapa nampak tidak nyaman disebelahnya – minum teh dan bercakap-cakap.

Perayaan-perayaan dengan Khomeini kardus bertujuan membangkitkan saat penting  di dalam sejarah modern Iran. Tetapi nampaknya menimbulkan efek yang berlawanan, menghasilkan beberapa humor dan komentar-komentar penghinaan di antara orang Iran sendiri.

Khomeini potongan kardus ditanya bagaimana perasaanya kembali ke Iran. ”Khomeini adalah (was) manusia dan namun dia tidak memiliki perasaan. Saya hanyalah sebuah potongan kardus,” dia berkata.

Satu humor pada media menambahkan foto kardus Khomeini dengan kalimat:

A. R. Khomeini: ”Hallo semuanya. Sangat menyenangkan bertemu kalian. Tetapi sudahkah kamu sempat melihat Akbar? Hashemi?. Mereka yang duduk di sebelahnya berpura-pura tidak mengenal siapakah ”Akbar” dan mencoba merubah pembicaraan. ”Kita tidak mendapatkan Akbar di tempat ini.” Mereka menambahkan: ”Kita tidak juga mendapatkan Mir Hossein Musavi dan Mehdi Karrubi. Mari rubah pembicaraan. Apa kabar dengan Anda?” 
Kedua nama terakhir adalah narapidana politik dari pemerintah Iran saat ini.

Komentar: Muhammad nabi Islam mengajar tidak boleh membuat dan menyembah patung (Surah 7:188-192), namun pemimpin Islam Shia mempunyai cara lain yang sangat kreatif bagaimana dapat menghidupkan kembali pujaan pemimpin agama mereka, Ayatollah Ruhollah Khomeini, untuk generasi modern Iran.

Bacaan berkait:

Referensi:

 

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

 

 

Mesir: 74 mati terbunuh setelah pertandingan sepak bola


Mesir: 74 mati, 1000 luka-lukaPertandingan sepak bola di Port Said, Mesir antara klub juara bertahan dr Kairo, Al Ahly, melawan Al Masry (tuan rumah pertandingan) berakhir dengan peristiwa berdarah dan memalukan bagi sejarah kebangsaan Mesir. Setelah tuan rumah dapat menggilas klub juara bertahan dengan 3-1, tiba-tiba ribuan pendukung Al Masry datang menyerbu pendukung dan pemain Al Ahly. Dengan bersenjatakan batu-batu, tongkat, pisau mereka menyerang klub lawan mereka. Sedikitnya 74 orang mati dan lebih dari 1000 (seribu) luka-luka.
Para pemain Al-Ahly dan pendukungnya terjebak di ruang ganti pakaian. Abo Treika, Penyerang bagian tengah dari Al-Ahly berkata pada saluran TV: “Ini bukanlah sepak bola. Ini adalah perang dan orang-orang mati berjatuhan di depan kami. Tidak ada pergerakan dan tidak ada petugas keamanan dan tidak ada ambulan. Ini ada situasi yang sangat kacau dan hari ini tidak akan dapat dilupakan.”
Pada video nampak ada petugas keamanan, namum mereka hanya nonton atau berdiam diri tidak berdaya menghadapi massa yang beringat dan banyak tersebut
Laporan menyatakan bahwa pendukung tuan rumah menereakkan kata-kata kotor kepada klub Kairo, dan seorang pendukung Al-Ahly bercerita mereka menyanyikan slogan-slogan ”hancurlah kuasa militer.”
Muslim Brotherhood, pemegang mayoritas kursi parlement pemerintah setelah masa Mubarak, menuduh pihak militer dibalik tragedy ini. Laporan harian menyatakan bahwa Muslim Brotherhood belum puas sebab kekuatan militer Mesir masih punya kuasa di Mesir.
Kedua klub ini adalah musuh bebuyutan, dan telah terjadi perkelahian banjir darah sebelumnya, namun kali ini adalah yang pengeroyokan terburuk dalam sejarah sepak bola Mesir.
Hesham Sheiha, deputi menteri kesehatan menyebut itu sebagai “Kerusakan terbesar di dalam sejarah sepak bola Mesir.”

Referensi:

Kesaksian Penginjil Dr. Nasir Siddiki, turunan dari kalip Abu Bakr Siddiq


Dr. Nasir Siddiki diwawancarai oleh Sid Roth, tuan rumah dari TV Kristen: It’s Supernatural! bagaimana dari latar belakang seorang Islam, keturunan dari kalip Islam pertama Abu Bakr Siddiq,[1]  menjadi murid Yeshua Ha Mashiah.

Teks percakapan mereka dalam bahasa Indonesia seperti di bawah ini:

Garis bawah, penebalan dan warna ditambahkan dr Senjata Rohani web blog, juga tulisan dalam tanda kurung.
[Latar belakang Siddiki, divonis mati dalam satu hari, Yeshua memberi pewahyuan, bertobat]

SID: Kalian akan menemukan tentang seorang Islam yang telah dibangkitkan dari ’kematian di tempat penyimpanan mayat.’ Tebak apa yang ia percaya tentang Yehsua sekarang?
SID: Halo, Sid Roth. Selamat datang di dunia saya di mana itu secara alamiah supranatural. Saya bersama orang yang sangat menarik. Leluhurnya adalah teman terbaik dari Muhammad, dan dia adalah khalifah pertama dari seluruh dunia Islam. Apakah itu benar, Nasir Siddiki?
NASIR: Itu absolutely benar, Sid.
SID: Itu adalah silsilah yang cukup untuk Anda miliki.
NASIR: Ya. Itulah mengapa nama tersebut “Siddiq” adalah identik dengan Abu Bakar Siddiq, Khalifah pertama dari bangsa Muslim.
SID: Jadi ingin tahu, tentunya sebagian besar Muslim akan mengenali nama terakhir Anda?
NASIR: Absolutely. Jika saya pergi ke Timur Tengah mereka akan segera mengenali Nasir Siddiq. Dia keluarga dari para Siddiq.
SID: Dan berbicara tentang keluarga, ia datang dari keluarga yang sangat makmur. Tapi dia sendiri tidak begitu buruk. Saat berusia 35, dia adalah seorang jutawan. Dia memiliki semua mobil dan rumah terbaik, semuanya Hollywood berkata akan membuat Anda bahagia. Tapi Anda tahu? Ia mengembangkan penyakit yang mematikan. Ceritakan tentang itu, Nasir.
NASIR: Saya menjadi sangat sakit. Dan itu dimulai dengan blisters (kulit yang bergelembung dan menggandung cairan seperti cacar air) di sisi leher saya, dan pagi hari, telah berkembang menjadi seukuran setengah inci [1 inci= 2,54 cm].
SID: Ini tidak seharusnya terjadi pada Anda. Tapi tentu saja, Anda bekerja sekitar 18 jam sehari. Sehingga sistim kekebalan tubuhmu terobek turun, minus nol.
NASIR: Mereka bergegas membawa saya ke rumah sakit. Saya telah melewati dua kali malam itu. Mereka bergegas membawa saya ke rumah sakit, Rumah Sakit Umum Toronto, di Toronto, Kanada, di bagian gawat darurat. Mereka mendiagnosa itu sebagai kasus yang lebih buruk dari shingles (herpes zoster) yang pernah tercatat dalam sejarah. Saya di dalam kesakitan yang sangat sehingga …
SID: Tapi tunggu sebentar. Saya pernah punya shingles, dan saya sakit, tapi aku tidak dapat mati oleh karena itu.
NASIR: Yang satu ini ada dari atas kepala saya terus turun sepanjang sisi wajahku, telinga ini, leher ini, bahu ini. Mereka mengirim saya ke rumah sakit. Keesokan paginya, telinga ini menyentuh bahu ini. Rasanya seperti balon. Aku tampak seperti penderita kusta, cacat pada sisi ini. Dan sistem kekebalan tubuh saya tidak melawan.
SID: Sekarang Anda memiliki gambaran itu. Akahkah Anda menunjukkan itu kepada kami?
NASIR: Ya, absolutely. Ini adalah apa yang saya telah nampak seperti di kamar rumah sakit. Melepuh – seukuran satu inci, cacar air, suhu 107,6 F (41,6 C), dan kerusakan otak. Dalam kondisi dengan hipertermia, mereka meninggalkan aku mati.
SID: Nah para dokter benar-benar datang ke rumah sakit, berdiri di atas tempat tidur Anda.
NASIR: Ya.
SID: Mereka pikir kamu koma, Anda sedang tidur. Cacar ganas
NASIR: Ya.
SID: Apa yang Anda dengar mereka katakan?
NASIR: Mereka memeriksa saya dan mereka berkata, “Sistem kekebalan tubuhnya telah berhenti. Ini menyebar ke seluruh tubuhnya kita tidak bisa melakukan apa-apa tentang hipertermia karena otak telah termasak sendiri.” Dan mereka bilang aku mungkin akan mati besok pagi. Bahkan, Anita, mereka membawanya keluar dari ruangan setelah itu dan menjelaskan kepadanya bahwa, (a) jika saya tetap hidup…
SID: Ini adalah seseorang yang bekerja dengan Anda.
NASIR: Ya. Saya akan buta, telingaku tuli, ada kerusakan otak. Sisi wajah (kanan) akan lumpuh. Dan jika saya hidup, saya akan lumpuh, tapi mungkin aku akan mati besok pagi.
SID: Oke. Anda mendengar laporan mengerikan ini. Anda seorang Islam (Muslim).
NASIR: Ya.
SID: Apa yang seorang Islam pikir ketika ia mendapat hukuman mati seperti itu?
NASIR: Allah [deity orang Islam] bukanlah penyembuh. Mohammed bukan penyembuh. Jadi kami tidak berpaling kepada Allah untuk menyembuhkan kami. Kami berasumsi bahwa kami akan mati. Namun saya takut mati, Sid. Aku ketakutan akan kematian.
SID: Mengapa?
NASIR: Saya tidak tahu apa yang di sisi lain, tapi saya takut itu. Dan orang-orang yang kepada siapa saya telah beriman, kepercayaan saya pada para dokter, dan mereka telah menyerah. Apa yang Anda lakukan ketika orang-orang yang Anda tahu percaya Anda telah menyerah dan meninggalkan Anda untuk mati? Dalam ketakutan, saya menjerit. Saya berkata, “Elohim (God/ Allah), jika Engkau nyata, jangan biarkan saya mati.” Itulah yang saya jeritkan. Muhammad tidak datang. Allah (deity orang Islam) tidak datang. Tapi malam itu di kamar itu, muncul sebuah sosok di ujung tempat tidur. Dan orang ini …
SID: Tunggu sebentar. Apakah Anda pernah melihat sesuatu seperti ini sebelumnya supranatural dalam seluruh hidup Anda?
NASIR: Tidak, tidak pernah.
SID: (Itu adalah) waktu pertama Anda.
NASIR: Ya.
SID: Oke. Sekarang ada sosok ini …
NASIR: Ya.
SID: … dan Anda takut?
NASIR: Tidak
SID: Apa yang terjadi?
NASIR: Tidak, tidak sama sekali. Saya tidak takut sama sekali. Di tengah malam itu saya lihat sosok ini di ujung tempat tidur, dan itu adalah sosok dari seseorang dengan cahaya memancar. Saya tidak bisa memberitahu Anda bagaimana bentuk wajahnya. Dari semua yang saya dapat lihat seorang pribadi dengan cahaya. Sekarang saya tahu itu adalah Yeshua (Yesus). Orang-orang ini [para dokter] datang kepada saya dan mereka berkata, “Tapi Anda seorang Islam. Orang Islam tidak mengenal Yeshua.” Oh ya mereka kenal. Jika Anda membaca Kuran, Yeshua [dikenal orang Islam dengan nama Isa] disebut berkali-kali sebagai orang baik, sebagai penyembuh, sebagai nabi. Bahkan kelahirannya disebutkan dan bahwa ia telah menyembuhkan orang-orang.
SID: Tetapi hal terutama yang saya mengerti tentang Islam, mereka mengatakan bahwa Elohim (God/ Allah) tidak memiliki putra.
NASIR: Itu tepat sekali.
SID: Maksudku, lihat di masjid. Mereka memiliki [keyakinan dan menulis] itu di atas [gedung mesjid] di Yerusalem.
NASIR: Itu benar, ia  (allah) tidak memiliki putra. Nah pribadi ini yang muncul ini mengatakan dua hal: ” Akulah Elohim (God/ Allah) orang-orang Kristen, dan Akulah Elohim  (God/ Allah) Abraham, Ishak, dan Yakub.”
SID: Tunggu sebentar. Sebagai seorang Islam, tidakkah itu ”Abraham, Ismael, dan Yakub?”
NASIR: Ismail seharusnya yang pertama lahir, bukan Ishak. Tapi bukan itu yang Orang ini katakan. Abraham, “Ishak.” Jadi bagi saya, itu berarti sangat banyak. Bahkan lebih mengejutkan adalah bahwa keesokan paginya, dokter-dokter yang sama masuk dan mereka mengatakan, “Kami tidak mengerti apa yang telah terjadi. Ini adalah sebuah keajaiban. Itu telah pergi ke remisi (masa krisis telah berakhir).” Sebagai ganti dari menyebar, mereka mulai berkurang.
SID: Ketika mereka berkata itu kepada Anda, apa yang Anda pikirkan?
NASIR: Saya berkata, Dengar, saya tidak tahu bagaimana bercerita kepada Anda, tetapi ada seseorang …
SID: Apakah Anda memberitahu mereka? Anda mengatakan kepada mereka!
NASIR: Ya,
SID: Dan mereka akan menempatkan Anda di bangsal jiwa!
NASIR: Saya mengatakan kepada mereka, “Telah ada Yeshua di sini dan Dia telah menyembuhkan saya.”
SID: (Jika) seorang Islam mengatakan itu. Mereka (masyarakat Islam) akan mengusir dia pergi.
NASIR: Mereka tidak percaya padaku. Dan itu menjadi sebuah test case di kota Toronto, “Mengapa orang ini hidup?” Nyatanya, mereka mengatakan itu telah mencapai pemulihan begitu besar, Anda bisa pulang sekarang. Dan saya berkata, “Tidak, saya tidak ingin pulang.” Itu adalah (tempat) keamanan saya. Ruangan kecil itu keamanan saya.
SID: Anda ingin orang itu (Yeshua) datang kembali.
NASIR: Ya, absolutely. Mereka merilis saya keesokan harinya. Sekarang masalahnya adalah bahwa meskipun masa krisis telah pergi, kepala saya masih tampak belum berbentuk. Dan ketika saya akan berjalan menyusuri jalan, orang akan menyeberang ke sisi lain. Mereka tidak tahu apa yang salah dengan saya.
SID: Tapi apa yang Anda lakukan dengan Orang ini yang berkata, “Akulah Elohim Abraham, Ishak, dan Yakub” ? Ishak! Yitzhak!
NASIR: Aku tahu. Ini seperti, tunggu sebentar. Ini tidak masuk akal. Apakah ini Yeshua yang muncul di kamarku? Apakah dia seorang nabi sebagaimana orang-orang Islam telah mengajar saya sepanjang hidup saya, atau dia adalah Putra Elohim (God/ Allah) sebagaimana para orang Kristen berpikir?
SID: Tahan pikiran itu. Mari kita cari tahu bagaimana Elohim menunjukkan secara supranatural kepada Nasir bahwa dia adalah Putra Elohim. Yeshua (Yesus/ Isa) adalah Putra Elohim (Allah). Dia adalah Elohim Abraham, Ishak, dan Yakub. Jangan pergi. Ini menakjubkan.

Intermezzo.

SID: (Berbicara ke pirsawan:) Halo. Sid Roth di sini dengan Nasir Siddiki dan Nasir adalah seorang muslim. Dia secara harfiah sekarat, kasus terburuk dari shingles (herpes zoster) yang rumah sakit yang pernah temukan. Dan seorang pria masuk secara intuitif. Dia hanya tahu bahwa itu adalah Yeshua, dan dia memancarkan kasih, cahaya yang kesembuhan mulai dalam tubuh Nasir. Para dokter tidak memahaminya. Mereka membebaskannya. Dia tidak sepenuhnya sembuh, tapi dia menuju dari tanpa harapan kepada ada mampu untuk meninggalkan rumah sakit. Tapi ia punya masalah karena orang yang mengunjungi dia, Yeshua, berkata, “Akulah Elohim (God/ Allah) Abraham, Ishak, dan Yakub.” Dan jika ia tahu satu hal, satu hal ia tahu, Elohim (Allah) tidak memiliki anak. Tapi itulah apa yang dia katakan. (Bicara kepada Nasir:) Jadi apa yang Anda lakukan tentang itu?
NASIR: Saya punya pertanyaan yang menyala-nyala. Apakah Yeshua benar-benar Putra Elohim? Dan saya tiba di rumah hari itu, hari dimana saya dibebaskan dari rumah sakit. Keesokan paginya, aku bangun pukul 06:00. Aku tidak tahu mengapa aku terbangun pukul enam. Menyalakan televisi. Ada dua laki-laki di situ, berbicara tentang pertanyaan itu. Dan di layar itu tertulis, “Is Jesus the Son of God?” (Apakah Yeshua Putra Elohim?”).
SID: Wau!.
NASIR: Kebetulan? Saya tidak berpikir begitu. Itu adalah pertanyaan yang kuat yang ada di hati saya. Dan mereka berbicara bergantian. Dan mereka berbicara tentang bagaimana Elohim mengutus Putra-Nya untuk mati di kayu salib bagi dosa-dosa kita, karena kasih-Nya terhadap kita.
SID: Sebagai seorang Islam (Muslim), apa artinya ini bagi Anda? Ini sangat aneh.
NASIR: Sebagai seorang Islam, saya diajarkan sepanjang hidup saya untuk tahu bahwa Anda pergi ke Surga; perbuatan baik Anda harus bekerja melebihi perbuatan dosa/ kesalahan Anda. Dan itu hanya melalui perbuatan, satu-satunya pengecualian dari itu adalah dalam Islam disebut Jihad. Jihad adalah ketika Anda mati untuk pembenaran Anda. Anda mati untuk elohim (ilah) Anda. Dan di sini saya mendengar dua orang pria berbicara tentang tidak mati demi Elohim Anda, tetapi Elohimmu (God / Allah) mati untuk Anda. Saya belum pernah mengalami kasih semacam itu dalam hidup saya. Dan saya berkata benarkah demikian? Benarkah demikian bahwa Elohim, BAPA, mengutus Yeshua, Putra-Nya itu, untuk membayar harga dosa-dosa saya, atas segala sesuatu kesalahan yang telah saya lakukan? Ini semua baru bagi saya. Tapi itu menarik. Dan orang-orang ini berbicara bergantian, ya, Yeshua adalah Putra Elohim, dan ya, itu di dokumentasikan bahwa Dia hidup di bumi, dan di dokumentasikan bahwa Dia menyembuhkan, dan ini di dokumentasikan bahwa Ia mati di kayu salib dan membayar harga bagi dosa-dosa seluruh umat manusia.
SID: Jadi apa yang terjadi dengan penyakit mengerikan yang telah Anda miliki?
NASIR: Nah hari itu ketika program TV selesai, saya pergi berlutut. Mereka memimpin saya dalam doa. Saya meminta Yeshua untuk menjadi Adonai (Lord/ Tuhan) dalam hidup saya. Saya menemukan sebuah foto yang menampakkan wajah saya sebelum sakit dan saya mulai berdoa kepada Yeshua ini, “Bisakah Engkau membuat saya terlihat seperti ini lagi?” Saya terlihat 75 tahun. Seluruh wajahku sudah tua. Lima hari kemudian, saya bangun pukul lima pagi. Dokter berkata, “Jangan menggaruk luka-luka itu. Mereka menular.” Tapi saya melihat beberapa luka kering di bantalku. Jadi saya pasti telah menggaruk mereka di tengah malam. Saya bangkit dari tempat tidur, berdiri di bawah shower, Sid, selama satu setengah jam. Setiap luka dari atas kepalaku, wajahku, telingaku, leherku, bahuku gugur, dan meninggalkan kulit merah seperti daging mentah. Dan dokter mengatakan saya akan memiliki bercak putih. Tapi seperti yang Anda lihat, tidak ada bercak. (Nasir menunjukkan mukanya).
SID: Tidak. Jadi apakah ada keraguan dalam pikiran Anda bahwa Elohim adalah Elohim Abraham, Ishak, dan Yakub, dan bahwa Yeshua adalah Putra-Nya? Ada keraguan?
NASIR: Tidak diragukan sama sekali!
SID: Saya berkata kepadamu …
NASIR: Saya adalah saksi hidup!

[Anita isteri Nasir jatuh sakit, metode penyembuhan, pewahyuan penyaliban Yeshua tentang penyakit]
SID: Saya yakin itu. (Berpaling kepada penonton.) Jadi akhir cerita Nasir. Dia menikahi rekannya, Anita. Mereka pergi menikah. Mereka punya banyak uang. Dan kemudian ada penurunan dalam perekonomian. Mereka menghadapi krisis ekonomi. Mereka kehabisan uang. Dan kemudian istrinya mengembangkan penyakit yang mematikan. Dan Nasir berpikir isterinya akan mati. Namun, Nasir telah membaca Alkitab sepanjang waktu ini dan ia memiliki berbagai macam kaset tentang penyembuhan, dan ia memutar kaset-kaset tersebut 24 / 7 (24 jam seminggu / non-stop) untuk Anita. Apa yang terjadi padanya, sebentar?

NASIR: Dia jatuh di luar sebuah mall. dia kejang katatonik 6 kali sehari. Mereka membawanya ke Rumah Sakit St. Michael, menempatkan 28 jarum di kepalanya, dinyatakan sebagai multiple sclerosis, dinyatakan bahwa dia akan cacat, memberi saya kateter dan kursi roda, RS berkata, “Anda bawa dia pulang. Tidak ada yang bisa kita lakukan. Tidak ada pengobatan. Dia akan kehilangan sisa organ-organ tubuhnya.” Saya tahu satu ayat Alkitab dengan sangat baik: “Iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh Firman Mashiah (Kristus).” [Roma 10:17] Ketika dunia telah menyerah, lebih baik Anda datang kepada Yeshua. Jadi saya dapatkan kaset sebanyak yang saya bisa tentang ayat-ayat penyembuhan, ayat-ayat Alkitab yang mengajarkan tentang penyembuhan, dan saya putarkan semua itu 24 jam sehari di samping tempat tidurnya. Sebelum saya melakukan itu, Sid, saya mengambil semua teman saya, semua kerabat saya, semua tetangga saya yang tidak percaya seperti yang saya percayai, ‘menendang’ mereka keluar dari rumah.
SID: Sungguhkah?
NASIR: Dia tidak membutuhkan simpati. Dia tidak membutuhkan cokelat. Dia tidak membutuhkan bunga-bunga. Dia membutuhkan Firman Allah; 24/7, selama dua tahun berturut-turut.
SID: Dan Anda mendapatkan itu, juga. Ini akan masuk ke Anda.
NASIR: Ya, kami berdua mendengarkan Firman 24/7. Firman masuk kedalam karena iman tidak datang dengan cara lain, tapi melalui pendengaran. Jadi dia mendengar Firman, mendengar Firman, mendengar Firman, membangun imannya. Tunggu sebentar, 2000 tahun yang lalu, Yeshua membawa setiap sickness dan setiap disease, termasuk multiple sclerosis. Dan jika Dia (Yeshua) telah membawanya, mengapa dia (Anita) membawa sekarang? Dia (Anita -termasuk Anda dan saya) harus mendapatkan pewahyuan tersebut, dan ketika Firman meledak di dalam dirinya, sekarang kita mulai melihat dia menjadi lebih baik dan lebih baik.
SID: Apakah itu telah meledak di dalam kamu, juga?
NASIR: Absolutely.
SID: Anda tahu pasti dia akan sembuh?
NASIR: Saya tahu pasti bahwa jika sesuatu bisa menyembuhkan dia, itu pastilah ada dari Firman Elohim.
SID: Oke. Jadi dia akan sembuh dan Nasir datang kembali, dan semuanya melakukan indah lagi, dan penyakit mencoba untuk kembali. Jangan pergi. Apa yang terjadi ketika penyakit yang akan membunuhmu, Anda sembuh dan senang, dan Anda bersukacita, dan semua orang senang, dan semuanya datang kembali; semuanya indah dan kemudian penyakit. Apa nama penyakit tersebut?
NASIR: Multiple sclerosis (MS) untuk Anita dan shingles (herpes zoster) bagi saya.
SID: Mereka berdua kembali? Pada Anda? (Kepada pendengar:) Mari kita cari tahu. Jangan pergi. Kami akan segera kembali, juga.

Intermezzo. [Suami isteri kembali diserang, tips memelihara kesembuhan, saudara Nasir mati melihat Neraka]

SID: (Kepada penonton:) Halo. Sid Roth di sini dengan Nasir Sidikki dan apa yang terjadi jika saudara Anda, yang merupakan Islam fanatik yang berasal dari keluarga Islam yang sangat tinggi, nama belakang yang sama, Siddiq(i), kebanyakan Muslim yang akrab dengan itu. Khalifah pertama dari seluruh Islam punya nama belakang tersebut, dan itu adalah salah satu nenek moyangnya. Apa yang terjadi ketika Anda telah sembuh dari MS, Anda disembuhkan dari shingles yang mengancam jiwa, dan keduanya kembali? MS kepada istrinya, shingles untuk Nasir. Apa yang Anda lakukan? Apakah Anda berkata, saya kira itu tidak bekerja? Aku tidak tahu. (kepada Nasir:) Apa yang Anda lakukan?
NASIR: Itu akan menjadi reaksi yang normal. Perbedaannya adalah bahwa dengan Anita, ia mendengarkan Firman selama dua tahun berturut-turut, dan saya mendengarkan bersama dia Firman itu selama dua tahun berturut-turut. Dan ketika Anda memiliki banyak Firman Anda, Anda menyadari bahwa Yeshua telah membawa setiap sickness  dan setiap deaseas. Jadi ketika perasaan kesemutan mulai datang kembali pada saya dengan shingles, aku segera menyadari, tunggu sebentar, ini shingles kembali atau ini perasaan kesemutan? Dan respon itu ternyata adalah perasaan kesemutan. Ini adalah gejala; hal yang sama dengan istri saya.
SID: (Kepada penonton:) Sekarang saya ingin Anda untuk mendapatkan ini sangat, sangat jelas. Ada perbedaan antara gejala dan penyakit, dan jika Anda tidak memahami hal ini, iblis bisa mengambil keuntungan dari Anda. (Kepada Nasir:) Jadi jelaskan hal ini,
NASIR: Baik, dengan dia (Anita), hal yang sama terjadi. Gejala-gejala MS mencoba untuk kembali. Para dokter mengatakan kepada saya bahwa shingles akan ada di tubuh saya selama sisa hidup saya. Sedikit stres dan itu akan meletus lagi. Yah aku sudah stres 10 kali lebih dan itu tidak pernah bisa meletus karena saya sudah bisa mengatasi gejala-gejala-nya. Sama dengan MS, oh ya, dia baik-baik saja sekarang, tapi MS akan berada di tubuhnya selama sisa hidupnya. Tidaklah demikian. Gejala-gejala telah kembali. Tapi kita telah mampu mengindentifikasi perbedaan antara gejala dan penyakit itu. Umumnya orang Kristen, apa yang terjadi adalah bahwa gejala datang kembali dan segera responnya adalah, “Yah saya tidak sembuh, atau saya telah sembuh dan saya kehilangan itu.”
SID: Sekarang saya ingat beberapa tahun yang lalu, seorang muda Yahudi yang beriman datang kepada saya dan dia tidak membutuhkan kacamatanya lagi. Dia berdoa dan matanya normal. Hari berikutnya, ia membutuhkan kacamatanya. Dia berkata, “Sid, apa yang terjadi?” Dan aku berkata, “Saya tidak tahu.” Hari ini, aku tahu. Tetapi pada waktu itu saya katakan, saya tidak tahu. Jadi apa yang Anda lakukan ketika gejala itu kembali kepada Anda?
NASIR: Pertama, kita harus mengidentifikasi itu adalah gejala. Kedua, kita harus menghadapinya dengan nama Yeshua, dan otoritas yang telah diberikan kepada kita oleh Adonai (Tuhan), Yeshua Ha Mashiah. Menggunakan Nama dan menggunakan wewenang, kita mulai menghardik gejala tersebut, dan tidak membuka mulut kita dan mengakui penyakit tersebut. Sebab pada saat Anda membuka mulut Anda dan mengakui penyakit tersebut, Anda membuka pintu untuk penyakit itu datang kembali. Dan kita katakan, tidak, kita tidak akan kesana. Ini adalah gejala dan kita akan menghadapi itu sebagai gejala. Kadang-kadang orang mendapatkan sakit kepala dan mereka berpikir, penyakit saya adalah sakit kepala. Biasanya, tidak. Sakit kepala adalah akibat dari sesuatu yang lain yang sedang terjadi, dan mereka tidak pernah berurusan dengan akarnya. Yah kami sudah berurusan dengan akarnya, yang adalah penyakit. Kami tidak akan berurusan dengan itu lagi. Yesus telah membawa yang satu tersebut. Sekarang kami berurusan dengan gejala. Dan setiap kali gejala datang, kami mampu mengambil pikiran itu dan menawannya pada ketaatan kepada Kristus [2 Kor 10:5], nomor satu. Nomor dua, kita dapat menggunakan otoritas orang percaya yang Yeshus telah beri kepada kita dan (melalui) nama yang di atas segala nama (yakni Yeshua, Yahshua, Yesus), mengusir setiap gejala. [Kis 4:12; Fil 2:9-10; Wah 19:16]
SID: Anda tahu  itu adalah begitu indah. Saya berharap semua orang mengerti ini. Tapi apa yang terjadi ketika saudara Anda, yang Anda kasihi, yang adalah orang Islam, mati dan berada di kamar mayat, di negara lain? Apa yang terjadi padamu, Nasir?
NASIR: Saudaraku, ia meninggal di Westminster Hospital di London, Inggris. Mereka mengambil mayatnya ke kamar mayat. Saya mendapat panggilan telepon. Saya dan istri saya, kami mulai berdoa, karena kita tahu ke mana dia pergi. Kita tahu persis ke mana dia pergi. Dan kami mulai berdoa, berdoa, berdoa. Dan setelah beberapa jam doa, saya mendapat telepon bahwa ia kembali hidup di kamar mayat.
SID: Aku ingin tahu apa yang mereka pikir. Dapatkah kamu membayangkan adegan itu? Maksudku, aku dapat membayangkannya.
NASIR: Dan mereka membawanya kembali ke unit perawatan intensif. Dan saya terbang ke Inggris, berdoa dan menumpangkan tangan atasnya. Dan dia keluar dari komanya, memberikan hidupnya kepada Yeshua, dan menggambarkan apa yang dia telah lihat. Surga adalah nyata, tetapi Sid, neraka itu nyata juga.
SID: Apa yang dia lihat?
NASIR: Dia melihat kebawah kepada dirinya sendiri dan ia melihat para dokter mencoba untuk menghidupkan kembali jantungnya, karena jantungnya telah berhenti berdetak. Lalu ia melihat mereka menyerah dan menutupi dia dengan selimut. Dia melihat mereka menatap ke bawah. Mereka mengambil mayatnya ke lift turun ke basement, ke kamar mayat. Lalu ia menemukan dirinya jatuh di tempat yang sangat gelap. Dan ada makhluk di sana, makhluk-mahluk jelek. Dia sulit untuk menggambarkan karena ia takut dengan mereka. Kemudian ia jatuh ke lubang yang gelap, ia melihat ke atas dan ia melihat salib. Ini adalah apa yang dia menjelaskan kepada saya. Aku berkata, “Kamu melihat Yeshua di kayu salib.” Dia berkata, “Tidak, tidak. Saya melihat diriku sendiri pada kayu salib tersebut.” Saya mengatakan, ”apa?” Dia berkata, “Itu adalah hal paling mengerikan yang pernah kulihat dalam hidupku saya tidak pernah ingin melihat itu lagi.” Saya berkata, “Kamu layak untuk berada di salib karena upah dosa adalah kematian kecuali jika kamu menerima bahwa Yeshua pergi ke salib untuk dosa-dosa kamu.” Dan ia memberikan hidupnya untuk Mashiah (Kristus).
SID: Apa yang dia pikirkan ketika dia melihat makhluk-makhluk di lubang ini?
NASIR: Dia membatu. Dia benar-benar membatu, ketakutan. Dia penuh rasa takut. Dia bahkan tidak mau membicarakannya, Sid. Ketika ia berbicara tentang hal itu, matanya menjadi besar dan rasanya seperti, “Saya tidak ingin berbicara tentang hal itu aku tidak ingin untuk berpikir tentang hal ini.” Neraka adalah nyata.
SID: Saya menyukai kesegaran Anda miliki ketika Anda mengajarkan tentang penyembuhan. Jawablah pertanyaan ini. Saya berdoa bagi banyak orang. Saya meletakkan tangan saya pada mereka. Saya merasakan kehadiran Elohim keluar dari saya ke mereka, dan saya berkata kalian telah disembuhkan. Dan beberapa minggu kemudian, mereka datang kembali dan mereka berkata, “’Saya tidak sembuh.” Apa yang terjadi? Kesembuhan itu telah masuk ke mereka. Aku tahu itu telah masuk ke mereka!
NASIR: Ada beberapa penyebab yang bisa menghentikannya [menghentikan kesembuhan tersebut]. Nomor satu, urapan pada Anda dan Anda masih dapat tetap sakit jika Anda tidak percaya bahwa urapan ada pada Anda. Banyak kali kami berdoa bagi orang-orang maju kedepan untuk penyembuhan dan mereka tidak jatuh. Kemudian mereka mengatakan, ”yah saya tidak jatuh, jadi saya tidak mendapatkan itu, atau saya tidak merasa, maka saya tidak mendapatkannya.” Tidak ada catatan bahwa siapa pun merasakan apa-apa. Bahkan wanita dengan masalah pendarahan hanya merasakan darah mengering. Ia tidak mengatakan ia merasakan urapan. Yeshua merasakan urapan mengalir keluar (dari diri-Nya), tetapi tidak dikatakan bahwa wanita itu merasakan urapan. Jadi mereka tidak merasakan sesuatu? Atau inilah yang paling umum. Mereka datang dengan penyakit dan itu masih pada mereka ketika mereka pergi. Dan mereka berkata, “Aku tidak mendapatkan.” Tidak, tidak. Beberapa orang disembuhkan seketika dalam Alkitab. Tetapi beberapa orang disembuhkan saat mereka berjalan. Beberapa orang yang sembuh dalam waktu satu jam. Jadi ada penyembuhan progresif dan ada penyembuhan instan. Kasus saya adalah instan. Istri saya memerlukan dua tahun. Tidak peduli apakah itu cepat atau progresif. Dia (Anita) disembuhkan. Jadi Anda dapat memiliki urapan penyembuhan di dalam Anda, yang adalah apa yang Anda lakukan ketika Anda meletakkan tangan pada mereka, dan mereka tidak mengakui bahwa urapan itu di dalam mereka dan mereka sedang disembuhkan.
SID: (Kepada penonton:) Anda tahu, Nasir telah mengatakan sesuatu yang sangat penting. Tidak peduli apakah Anda merasa itu atau tidak. Saudaranya telah melihat neraka. Dia melihat lubang ini, monster-monster mengerikan, dan ia membuat Yeshua sebagai Juruselamatnya. Jika orang Islam ini dengan latar belakang yang sangat kuat telah dapat percaya kepada Yeshua, Anda tentunya bisa melakukannya itu sekarang ini juga. Jika Anda percaya bahwa Yeshua mati untuk dosa-dosa Anda, setiap hal buruk yang pernah Anda lakukan, Dia telah meninggal untuk semua itu. Dan katakan kepada Dia bahwa Anda minta maaf untuk dosa-dosa yang telah Anda lakukan. Itu telah dicuci-Nya dan mintalah Yeshua untuk datang dan tinggal dalam diri Anda, dan ada sebagai Adonai / Tuhan dari kehidupan Anda. Jika Anda akan melakukan itu sekarang, Anda akan tahu bahwa Anda akan pergi ke Surga. Tidak mudah-mudahan, tidak saya berpikir demikian. Anda akan tahu. Mengetahui jauh lebih baik daripada di mana Anda berada sekarang.

[1] Abu Bakr Siddiq adalah penerus resmi kepemimpinan umat Islam setelah kematian nabi Muhammad, ia disebut sebagai kalip I (632-634). Abu Bakr, melalui anjuran Umar (kalip II, 634-644), memerintahkan Zayd ibn Thabit untuk mengumpulkan perkataan nabi Muhammad yang tertulis maupun dalam ingatan para pengikutnya untuk disusun menjadi sebuah kitab dikenal sebagai Kuran. Versi sejarah lainnya berkata  kalip III Uthman (644-656) lah yang menyuruh Zayd ibn Thabit bertugas untuk proyek tersebut. The Origins of the Qur’an.Kalip (bahasa Arab) artinya penerus atau successor.

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog