Benarkah Alkitab menulis Yeshua MENGKLAIM sebagai Elohim (Allah)?


Yeshua sedang mengajarTidak diragukan para rasul yakin penuh bahwa Yeshua (Yahshua; Jesus ;Yesus; Isa) adalah Elohim (God; Allah), contoh:

  • Rasul Yohanes: Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Elohim dan Firman itu adalah Elohim. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Elohim. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Putra Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.  (Yoh 1:1-2, 14)
  • Rasul Petrus: Tetapi kuduskanlah Mashiah (Kristus) di dalam hatimu sebagai Adonai (Tuhan)! …sebab juga Mashiah telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Elohim (1 Pet 3: 15, 18)
  • Rasul Tomas: “Ya Adonaiku dan Elohimku!”, (my Lord and my God) Ini adalah reaksi jawaban Tomas setelah Yeshua yang baru bangkit dari kematian mempersilahkan ia menjamah bekas-bekas tusukan paku di tangan-Nya dan tusukan tombak pada lambung-Nya   (Yoh 20:28 dan 19:34)
  • Rasul Filipus: “Yahweh (Kurios) , tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.” (Yoh 14:8)
  • Rasul Paulus: Ia adalah gambar Elohim yang tidak kelihatan, …. Karena seluruh kepenuhan Elohim berkenan diam di dalam Dia, dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus.  (Kol 1:15, 19-20)

Namun apakah ada tertulis di Alkitab bahwa Yeshua dengan mulut-Nya sendiri pernah berkata mengklaim bahwa Dia adalah Anak Elohim bahkan sebagai Elohim?  Jawabanya adalah “Ya, itu benar ada tertulis di Alkitab, bahkan banyak sekali!! Di bawah ini adalah pernyataan-pernyataan Yeshua sendiri yang menyatakan bahwa Dia adalah Elohim.

1. Keberadaan Yeshua yang kekal (hadir di bumi: sekitar 5 BC- 29 AD):  Yeshua adalah Aleph & Tav Alfa & Omega Awal & Terakhir

  • Yeshua telah ada sebelum bapa Abraham (sekitar 2000 BC)[1]: Abraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-Ku dan ia telah melihatnya dan ia bersukacita.” Maka kata orang-orang Yahudi itu kepada-Nya: “Umur-Mu belum sampai lima puluh tahun dan Engkau telah melihat Abraham?” Kata Yeshua kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.”  (Yoh 8:56-58, )
  • Yeshua adalah Adonai (Master atau Tuan) dari raja Daud (1052-1019 BC): Benar bahwa “Ha Mashiah adalah anak Daud” (artinya keturunan dari garis Daud, lihat referensi bapa Abraham.), namun Yeshua mengingatkan orang-orang Yahudi: “Jika demikian, bagaimanakah Daud oleh pimpinan Roh dapat menyebut Dia Tuannya, ketika ia berkata: YAHWEH telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu. Jadi jika Daud menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia anaknya pula?”  (Mat 22:43-45, )[2] Ayat berikutnya tertulis: Tidak ada seorangpun yang dapat menjawab-Nya, dan sejak hari itu tidak ada seorangpun juga yang berani menanyakan sesuatu kepada-Nya. versi HCSB:  “and from that day no one dared to question Him anymore.” (46)
  •  “I am the ‘Aleph’ and the ‘Taw’ (Ibrani), Beginning and End,” says יהוה “who is and who was and who is to come, the Almighty.”  (Aku adalah Alfa dan Omega (Yunani), Permulaan dan Penghabisan,” YAHWEH berfirman “yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa) (Wah 1:8, TS98)

2. Yeshua bukan berasal dari Bumi:

  • Yeshua ditanya dengan kalimat “dimanakah bapamu,” Ia menjawab mereka, “Baik Aku, maupun Bapa-Ku tidak kamu kenal. Jikalau sekiranya kamu mengenal Aku, kamu mengenal juga Bapa-Ku.”  (Yoh 8:19, )
  • Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal … Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku (Yoh 14:2-3). Setelah Dia bangkit dari kematian-Nya, Dia memberkati murid-murid-Nya, dokter Lukas mencatat: ”Dan ketika Ia sedang memberkati mereka, Ia berpisah dari mereka dan terangkat ke sorga. Mereka sujud menyembah kepada-Nya, lalu mereka pulang ke Yerusalem dengan sangat bersukacita. (Luk 24:51-52, )

3. Panggilan dan jabatan Yeshua sebagai YAHWEH dan Elohim (God, Allah): Yeshua dipersidangan Sanhedrin

  • Yeshua lebih dari sekedar Master  (Guru) Torah dan Nabi, Ia berkata kepada 12 rasul-Nya: Ye call me Master (Didaskalos)[3] and Lord (Kurios)[4]: and ye say well; for so I am. If I then, your Lord and Master, have washed your feet; ye also ought to wash one another’s feet. For I have given you an example, that ye should do as I have done to you.  (Yoh 13:13-15, KJV). Jelas pada kalimat ini kata Lord adalah Tuhan (Yahweh), bukan “Adoni/ Tuan/ Master” Artinya Yeshua adalah benar sebagai guru dan intructor Torah mereka, namun lebih dari itu Yeshua adalah Penguasa hidup mereka.
  • Yeshua dan YAHWEH (Bapa Sorgawi) adalah satu (ehad): Aku dan Bapa adalah satu.”  (Yoh 10:30, )
  • Di sidang Sanhedrin,[5] Imam Besar meminta pengakuan Yeshua Art thou the Christ, the Son of the Blessed? (KJV) (Apakah Engkau Meshiah, Putra dari Yang Diberkati);[6] Jawab Yeshua: “Akulah Dia , dan kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di tengah-tengah awan-awan di langit.” Markus mencatat reaksi Imam Besar ini, Maka Imam Besar itu mengoyakkan pakaiannya dan berkata: “Untuk apa kita perlu saksi lagi? Kamu sudah mendengar hujat-Nya terhadap Elohim. Bagaimana pendapat kamu?” Lalu dengan suara bulat mereka memutuskan, bahwa Dia harus dihukum mati.”  (Lihat Mar 14:60-64). Dua hal penting pada sidang ini: 1. Yeshua dituduh dengan berbagai tuduhan paslu, Dia tetap tutup mulut; semua itu tidak ada artinya bagiNya, namun ketika ditanya benarkah Ia Putra Elohim, bukan sekedar di iyakan, tapi Dia meyakinkan mereka. 2. Karena klaim ini Yeshua dibawa ke Pilatus, dan mati dihukum salib. Seluruh Injil mencatat Yeshua tidak bercatat di dalam mematuhi segala Perintah Elohim (yang tertulis dalam kitab Musa), tidak juga pernah melanggar Hukum Penjajah Romawi, ’kesalahan’ satu-satu-Nya di persidangan Sanhedrin adalah ”Manusia telah menyamakan diri sebagai Elohim.”

Bahasa terjemahan aslinya menunjukkan lebih baik, mengapa klaim itu sebagai hujat (blasphame) yang hukuman adalah kematian. Sebutan “Akulah Dia” (Egō Eimi artinya “I AM” (Alkitab  PL Septuagin Yunani tidak memakai he atau dia) adalah terjemahan dari bahasa asli Alkitab Perjanjian Lama “Ani Hu”  (Ibrani) yang berarti “I AM” (English, tanpa he) selalu merefer hanya untuk kata “YHWH” (YAHWEH) yang mengandung arti “kekal selamanya” selalu “saat ini.” Lihat Ulangan 32:39; Yes 41:4 dan Yes 43:10. Kata “Dia” atau “He” (English) tidak ada pada bahasa Ibraninya dan juga Yunaninya.[7]
Murid-murid Yeshua telah terbiasa mendengar Yeshua memperkenalkan diri-Nya sebagai Egō Eimi sementara kuasa supernatural-Nya bekerja,  contoh: Mark 6:50; Yoh 8:24; Yoh 18:5-8 dan bandingkan dengan Yes 43:10 di atas.

  • Kitab Wahyu (Kitab Suci terakhir di Alkitab) adalah bukti nyata klaim dan keberadaan Yeshua sebagai Elohim, baca Wah 1:12-20. tertulis: “Jangan takut! Aku adalah Yang Awal (the First) dan Yang Akhir (the Last) , dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut. Karena itu tuliskanlah apa yang telah kaulihat, baik yang terjadi sekarang maupun yang akan terjadi sesudah ini.  (Wah 1:17-19). Pernyataan serupa di Wah 2:8
  • “I am the ‘Aleph’ and the ‘Taw’, Beginning and End,” says יהוה “who is and who was and who is to come, the Almighty.” (Aku adalah Alfa dan Omega, Permulaan dan Penghabisan,” YAHWEH berfirman “yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa) (Wah 1:8, TS98). Pernyataan-Nya yang serupa di Wah 21:6

Yeshua dengan menyebut diri-Nya, tepatnya: memproklamirkan diri-Nya sebagai “Yang Kekal”  – Alep dan Taw; Ibrani atau Alfa dan Omega; Yunani, dan the First dan the Last; Inggris – berarti jelas sekali bahwa Yeshua menyatakan diri-Nya sebagai Elohim Abraham, Elohim Ishak dan Elohim Israel yang nama-Nya adalah YAHWEH, seperti tertulis di kitab nabi Yesaya 41:4 & 44:6 dan 48:12

Dua point berikutnya kita akaDiberkatilah Dia yang datang dalam Nama YAHWEHn melihat KLAIM Yeshua adalah Putra Manusia (the Son of Man)[8] yang lebih dari sekedar nabi, Dia sejajar dengan Elohim melalui bukti-bukti pekerjaan-pekerjaa-Nya, seperti Dia sendiri berkata di Perjamuan Suci terakhir menjawab pernyataan Filipus “Adonai, tunjukkanlah Bapa (YAHWEH, Bapa Sorgawi) itu kepada kami,”  Yeshua berkata, Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya. Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.  (Yoh 14:9-11)

4. PerbuatanYeshua yang mahakuasa, mahapengasih, sumber kehidupan manusia:

  • Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini, yakni Anak Manusia (the Son of Man; ayat 13)? Jawaban rasul Petrus – Engkau adalah Mesias, Putra Elohim yang hidup (the Son of God)!”[9]  – jawaban ini dikatakan Yeshua berasal dari hikmat Elohim Sorgawi, “Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.  (Mat 16:15-17)
  • Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.”  (Yoh 8:12). Klaim ini membuat orang-orang Farisi marah besar, namun Yeshua memperjelas kemahakuasaan-Nya atas kehidupan dan kematian kekal, kata-Nya:
  • Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya.” (Yoh 8:51). Mereka tambah marah, menganggap Dia kerasukan Setan, lalu berkata, dengan siapakah Engkau samakan diri-Mu?  Dia akhirnya menyatakan Siapa Dia sesungguhnya:
  • “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.”  (Yoh 8:58). Rasul Yohanes mencatat reaksi mereka atas pernyataan Yeshua yg terakhir ini, Lalu mereka mengambil batu untuk melempari Dia; tetapi Yahshua menghilang dan meninggalkan Bait Elohim. (59). Setiap orang yang mengerti hukum Yahudi saat itu – dan itu dikopi oleh para Muslim, pengikut Muhammad sampai saat ini – hukum rajam berlaku hanya bagi orang yang telah menghujat Elohim (Allah), jelas mereka mengerti bahwa Yeshua telah mengklaim menyamakan diri-Nya sebagai ELOHIM!!
  • Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi,  (Yoh 6:35b)
  • Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”  (Mat 28:20)

5. Statunya sebagai Pengampun dosa, Hakim bagi semua manusia sedunia dan Pemberi kehidupan kekal bagi semua manusia:

  • Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa” (Mat 9:6)
  • Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.  (Yoh 14:6)
  • Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.  (Yoh 5:24)
  • Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.  (Wah 22:12; Yes 10:9-10, ayat 11 nya bandingkan dengan Yoh 10:11-18)

Kesimpulan: Jadi tYeshua dan 12 murid-Nyaerbukti Yeshua Ha Mashiah benar mengklaim ada sebagai Elohim (God/ Allah), lebih lagi Dia membuktikan klaim-Nya tersebut dalam perbuatan-perbuatan yang disertai dengan tanda-tanda ajaib, mujizat. Kuasa yang tetap bekerja di dalam Nama-Nya – sampai sekarang, saat Anda membaca artikel ini – adalah bukti lainnya bahwa Yeshua Ha Mashiah adalah Elohim Yang Mahatinggi (El-Elyon) dan Elohim Yang Mencukupi (El-Shadday).  Keyakinan dan ajaran para rasul Alkitab Perjanjian Baru (Logos) ”Yeshua adalah Elohim” adalah bukti saksi-saksi mata dari klaim dan perbuatan Yeshua sebagai Elohim. Semua ini meneguhkan nubuatan para nabi di Alkitab Perjanjian Lama (Logos). Kebenaran Yeshua adalah Elohim Yang Hidupkekal di Alkitab (Logos) diteguhkan dengan jutaan kesaksian saksi mata yang tidak terhitung banyaknya dari berbagai suku bangsa bagaimana Adonai Yeshua Ha Mashiah menampakkan diri-Nya kepada mereka dan berkomunikasi  (Rhema) melalui mimpi-mimpi, penglihatan-penglihatan (dreams and visions).

Rasul Yohanes membuka Injilnya dengan Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Elohim dan Firman itu adalah Elohim. Firman itu telah menjadi manusia  (Yoh 1:1,14); lalu ia menutup kesaksian Injilnya dengan kalimat:  Memang masih banyak tanda lain yang dibuat Yeshuadi depan mata murid-murid-Nya, yang tidak tercatat dalam kitab ini, tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Elohim, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya. (Yoh 20:30-31)

Tip: Kunci untuk mengerti Alkitab sebagai Firman Elohim Semesta alam (Elohim Shebaot) adalah Anda harus mengaku dengan mulut Anda bahwa Yeshua adalah Adonai (Tuhan) dan percaya dalam hati Anda bahwa YAHWEH (Bapa Sorgawi) telah membangkitkan Yeshua dari antara orang mati (Lihat Roma 10:8-10 dan Ulangan 30:11-14) – Tanpa anugerah Elohim, Logos-Nya akan seperti Kitab yang tersegel bahkan bagi orang pandai sekalipun.
Tinggalkan kesombongan Anda saat ini juga, akuilah kebutaan Anda tentang Pencipta Anda, katakan kepada Elohim ”Ampunilah saya, tolonglah saya sekarang untuk mengerti Diri-Mu,” maka DIA akan mencelikkan mata rohani Anda sehingga Anda mampu melihat kemulian-Nya.

Bacaan berkait:

Catatan Kaki:
[1] Secara silsilah Yeshua adalah keturunan ke 42 dari bapa Abraham; orang Ibrani pertama. Dari Abraham ke raja Daud 14 genarasi; dari raja Daud sampai pembuangan ke Babilon ada 14 generasi, dan dari Babilon sampai kelahiran Yeshua ada 14 generasi. Lihat Matius 1:17. Abraham, the First Hebrew [2]
[3] Didaskalos –  did-as’-kal-os. From G1321; an instructor (generally or specifically): – doctor, master, teacher. Strong Bible Dictionary. Terjemahan lainnya memakai kata Teacher (Guru) dan juga Master.
[4] Kurioskoo’-ree-os. From κῦρος kuros (supremacy); supreme in authority, that is, (as noun) controller; by implication Mr. (as a respectful title): – God, Lord, master, Sir. Strong Bible Dictionary.
[5] Sanhedrin adalah sebuah Dewan Tinggi di Yerusalem beranggotakan 70 orang Yahudi, terdiri dari imam-imam kepala, tua-tua suku, para ahli Kitab Suci (Pernjanjian Lama), Dewan ini dikepalai oleh Imam Besar. Mereka mendapat mandat penuh dari Gubernur Romawi di Yudea untuk urusan keagamaan. Hal-hal yang sangat penting memerlukan konfirmasi Pemerintah Romawi setempat.
[6] Yang Diberkati (The Blessed) adalah kata ganti dari ”Elohim,” untuk menghindari penyebutan Nama-Nya secara sia-sia (Perintah Elohim yang ketiga).
[7] Diambil dari A Concise Look at the Deity of Jesus Christ
[8] Titel “Putra Manusia” adalah titel yang sangat tinggi dan dikenal baik oleh para Ahli Kitab Yahudi merefer dari kitab Nabi Daniel 7:13-14, sosok seperti “putra manusia” yang diberikan oleh YAHWEH kekuasaan kekal selamanya sebagai raja atas seluruh bangsa dan bahasa.
[9] Titel “Putra Elohim” (the Son of God) berarti Yeshua menyatakan bahwa Dia bukan ada sebagai sebuah ciptaan Elohim seperti malaikat atau manusia, tetapi ada sama secara natural (sama ‘genetik’) dengan Elohim Pencipta).

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Iklan

A song: “Our God” by Chris Tomlin Worship video with lyrics and verses


Chris Tomlin Our God CD MusicVideo created by Brotherearl1944; Verses created by Anggur Baru.

Who is this God or Elohim (Hebrew) or Allah (Arabic) whom Christ Tomlin is singing about? Truly, truly, the Holy Bible says to us, there is only and only one God could performs all of these great miracles and wonders as well as showing steadfast love, mercy and justice to people of those who love Him, even of those who don’t know right and wrong!

This GOD is the God of Abraham, God of Isaac and God of Israel; yes He is the God of all righteous people, called “Christians!” The Holy Bible tells us that His name is YAHWEH.

Please take a look the Holy Bible’s verses which are refer to the song lyrics. Be blessed, Anggur Baru.

“Our God”

Water you turned into wine,[1] opened the eyes of the blind[2] there’s no one like you, none like You![3]
Into the darkness you shine out of the ashes we rise[4] there’s no one like you none like You!
Our God is greater, our God is stronger, God you are higher than any other.[5]
Our God is Healer,[6] Awesome in Power,[7] Our God! Our God![8]

Into the darkness you shine out of the ashes we rise there’s no one like you, none like You!
Our God is greater, our God is stronger, God you are higher than any other.
Our God is Healer, Awesome in Power, Our God! Our God!
Our God is greater, our God is stronger, God you are higher than any other.
Our God is Healer, Awesome in Power, Our God! Our God!

And if our God is for us,[9] then who could ever stop us.[10]
And if our God is with us,[11] then what could stand against.[12]
And if our God is for us, then who could ever stop us.
And if our God is with us, then what could stand against.
What could stand against.

Our God is greater, our God is stronger, God you are higher than any other.
Our God is Healer, Awesome in Power, Our God! Our God!
Our God is greater, our God is stronger, God you are higher than any other.
Our God is Healer, Awesome in Power, Our God! Our God!
And if our God is for us, then who could ever stop us.
And if our God is with us, then what could stand against.
And if our God is for us, then who could ever stop us.
And if our God is with us, then what could stand against.
Then what could stand against.

Our God is greater, our God is stronger, God you are higher than any other.
Our God is Healer, Awesome in Power, Our God! Our God!
Our God is greater, our God is stronger, God you are higher than any other.
Our God is Healer, Awesome in Power, Our God! Our God![13]

Artikel-artikel berkait:

[1] John 2:1-11
[2] The Gospels of Matt 9:27-30; 12:22;  20:30-34; 21:14; Mark 8:22-25; Luke 4:18;
[3] No other gods than YAHWEH (Is 44:6-8)
[4] Ex 6:2-8; Eze 37:1-14; 1 Pet 2:9-10
[5] He is mightier than other gods of Egyptians (Ex 12:29-32), of Philistines (1 Sam 5:1-5), of Babylonians (Daniel 3), of Persians (Dan 6:25-28), of Syrians or Arameans (1 Kings 20:28); of Romans (John 19:8-11; Mark 15:16-20; John 20:15-17; Matt 28:18-20) etc., even Satan (Rev 20:1-2 and 7-10)
[6] He heals all kind of diseases: Ex 15:26; Ps 103:3; Matt 4:24; Mark 3:10; Luke 7:21
[7] Created  the heavens and the earth (Gen 1:1; Is 45:12); sending down brimstones/ sulfur and fire from heaven (Gen 19:23-25) and even stones (Joshua 10:11) and great hails / ice blocks in the future (Rev 16:21); Divided the sea: Ex 14:21; Ps 74:13; Is 51:10; He will create new heavens and new earth (Is 65:17 & 66:22; Rev 21:1-5)
[8] This God is Yeshua Ha Mashiah as have prophesied by Isaiah the prophet (Is 35:5 & 61:1-3) and Yeshua told about Himself in Matt 11:3-5.
[9] YAHWEH is as a shield (Gen 15:1); as a strong tower (Ps 61:3; Prov 18:10); as everlasting light (Is 60:19, 20), but more than those symbols He is Our God (Gen 17:7; Ex 6:7; Joel 3:16-17; Rev 21:3; Rev 21:7)
[10] Joshua 1:8-9; Ps 1:2-3; John 15:7-8
[11] His promise: Matt 28:20, His name is “God with us” or Immanu’el in Hebrew (Is 7:7,14 & 8:8; Matt 1:23)
[12] Joshua 23:1, 9-11; Rom 8:31-39; Rev 20:4
[13] Texts copied from www.azlyrics.com

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Yeshua/ Yahshua adalah YAHWEH Yang Terlihat!


Kata Yahshua kepada mereka: “Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah Elohim?masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Elohim! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Elohim? (Yoh 10:34-36)

Lalu Yahshua bertanya kepada mereka (para rasul): “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” (Mat 16:15)

Pertanyaan tentang siapakah Yahshua sesungguhnya tetap menjadi suatu diskusi yang terus-menerus sejak keberadaan Yahshua dua ribu tahun sampai hari ini. Pertanyaan Yahshua ini tentang ”siapakah diri-Nya” sangatlah penting untuk Anda dan saya jawab. Kepentingan ini bukanlah untuk Yahshua, tetapi untuk kita sendiri, untuk Dia pribadi, itu tidak penting apa yang kita pikir tentand diri-Nya, sebab Ia sendiri tahu siapa diri-Nya.

Pertanyaan ini penting bagi setiap kita sebab pengetahuan kita akan Yahshua menentukan hidup kita bukan hanya di bumi ini saja tetapi juga di kehidupan kekal yang akan datang!

Jika pengetahuan kita salah tentang Yahshua salah, maka cara pikir dan hidup kita juga menjadi salah. Tetapi jika pengetahuan kita benar tentang siapakah sesungguhnya Yahshua, maka kita akan mendapatkan apa yang Dia sudah janjikan, upah ini tepat seperti perkataan  Barangsiapa menyambut seorang nabi sebagai nabi, ia akan menerima upah nabi, dan barangsiapa menyambut seorang benar sebagai orang benar, ia akan menerima upah orang benar. (Mat 10:41). Karena pentingnya pesan ini sehingga rasul Markus dan Lukas mencatat pertanyaan yang sama di atas sebagaimana rasul Matius telah mencatat (Mar 8:29; Luk 9:20).

Menurut Anda, siapakah Yahshua Ha Mashiah / Jesus Christ / Yesus Kristus / Isa Al-Masih?
Yahshua menyatakan di depan orang banyak bahwa Ia lebih besar dari sekedar seorang nabi besar yang terbesar sekalipun:

  • Ia berkata bahwa Yohanes Pembaptis ialah bukan sekedar seorang nabi YAHWEH, tetapi lebih dari pada nabi dan Ia menambahkan: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis (Mat 11:9, 11; Luk 7:26, 28). Degan perkataan ini Yeshua menyatakan bahwa nabi Musa sekalipun lebih kecil kenabiannya dari pada kenabian Yohanes Pembaptis, apalagi yang lainnya.Dan pada ayat 10, ayat diantara 9 dan 11 tersebut, Ia membuka rahasia diri-Nya sendiri, yaitu Yohanes Pembaptis hanyalah seorang penyiap jalan bagi pelayanan-Nya. Yohanes Pembaptis, yang memiliki roh nabi Elia, sendiri meneguhkan pernyataan ini, ia berkata:  “Sesudah aku akan datang Ia yang lebih berkuasa dari padaku; membungkuk dan membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak.”  (Mar 1:7; juga pada Luk 3:16 & Yoh 1:27)
  • Ia berkata kepada seorang wanita Samaria yang percaya bahwa Mesias / Mashiah akan datang, ”Akulah Dia , yang sedang berkata-kata dengan engkau.” (Yoh 4:26)
  • Di lain waktu Ia menyatakan bahwa Ia adalah Aleph dan Tav (Ibrani) / Alfa dan Omega (Yunani) seperti huruf Indonesia A dan Z, yang Ia maksudkan adalah bahwa Ia adalah Yang Awal dan Yang Akhir, dengan kata lain keberadaan-Nya adalah kekal selamanya. Empat kali Ia menyatakan diri-Nya sebagai ”Alfa dan Omega” di kitab Wahyu. (Wah 1:8;17-18; 2:8; 21:6)

Pernyataan Yahshua sebagai Alfa dan Omega berarti Ia mensejajarkan diri-Nya dengan YAWHEH, seperti tertulis di kitab nabi Yesaya:

  • Aku, YAHWEH, yang terdahulu, dan bagi mereka yang terkemudian Aku tetap Dia juga.
  • (Yes 41:4b)
  • Beginilah firman YAHWEH, Raja dan Penebus Israel, YAHWEH semesta alam: “Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada Elohim selain dari pada-Ku. (Yes 44:6)
  • “Dengarkanlah Aku, hai Yakub, dan engkau Israel yang Kupanggil! Akulah yang tetap sama, Akulah yang terdahulu, Akulah juga yang terkemudian! (Yes 48:12)

Jika kita membaca Yesaya pasal 32-35 kita akan melihat dengan jelas pertukaran kata-kata Deiti yang menyatakan bahwa Yahshua adalah YAHWEH yang berbicara di Perjanian Lama, mari kita lihat;

Ketahuilah bahwa kitab Yesaya yang terdiri dari 66 pasal ini sesungguhnya terbagi dalam dua kelompok (pasal 1-39 dan 40-66). Alkitab tidak memiliki pasal dan ayat pada mulanya, pasal dan ayat dicantumkan pada abad modern ini.

  • Pasal 32: Nubuatan akan bangkitnya seorang raja yang benar dan adil (1) dan pencurahan Roh Elohim untuk merestorasi penduduk Yerusalem (15)
  • Pasal 33: YAHWEH membuat Zion /Sion penuh keadilan dan kebenaran (5), Zion akan aman dan takut akan YAHWEH (6). Orang-orang berdosa di Zion dan yang tidak mengenal YAWHEH (the heathen; Lamsa Bible/LB) takut akan api yang abadi (14). Namun orang benar akan melihat raja adil dan benar ini dalam kemegahannya (15-17). YAHWEH adalah Hakim kita, Pemberi-hukum kita, Raja kita; dan Ia adalah Penyelamat kita [huruf P besar] (22; LB)
  • Pasal 34: YAHWEH murka atas segala bangsa dan Ia membalas mereka karena kejahatan mereka atas Zion (1-6)
  • Pasal 35: YAHWEH menguatkan umat-Nya: ”Kuatakan hatimu, janganlah kecut; ketahuilah Elohim-mu, Pembalas sedang datang, Elohim Juruselamat [huruf J besar] sedang datang untuk menyelamatkan kamu.” (4; LB). Ia membabaskan umat-Nya dan pulang ke Zion dengan sukacita (10).

Dari pasal-pasal ini kita temukan bahwa YAHWEH telah menjanjikan datangnya seorang raja benar dan adil, yang pusat pemerintahan-nya di Zion. Janji ini merupakan penjelasan dari pasal 9, datangnya seorang raja dari keturunan Daud yang memerintah dengan keadilan dan kebenaran (9:6). Pasal 32-34 di atas isinya sama dengan nubuatan Daud pada pasal 2: YAHWEH memperingatkan bangsa-bangsa akan datangnya seorang raja yang diurapi YAHWEH di Zion.

Raja ini dikatakan akan mengadili bangsa-bangsa, Ia adalah Hakim dan Penyelamat. Dalam Alkitab Perjanjian Baru kita tahu bahwa raja yang sekaligus hakim dan penyelamat ialah Yahshua Ha Mashiah.

Pada kitab Yesaya di atas jelas terlihat kata YAHWEH, Raja, Penyelamat, Hakim, Pemberi Hukum, Elohim Pembalas dan Elohim Juruselamat  adalah Satu pribadi, Ia adalah YAHWEH. Rasul Yohanes dalam Injilnya menyatakan bahwa Elohim, yaitu Firman yang menjadi Manusia (Yoh 1:1-14) dan dipanggil dengan nama Yahshua / Yeshua / Jesus / Yesus / Isa / Immanu’el (El beserta kita)

Yahshua dalam debat-Nya dengan orang-orang Farisi tentang keberadaan-Nya sebagai Elohim:
Yahshua berkata: Aku dan Bapa adalah satu.”
Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yahshua.
Kata Yahshua kepada mereka: “Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?”
Jawab orang-orang Yahudi itu: “Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Elohim dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Elohim.”  (Yoh 10:30-33). Orang-orang Yahudi ini tidak salah mengerti dan tidak salah mendengar klaim Yahshua sebagai Elohim, maka sesuai hukum Musa, hukuman menghujat Elohim (yaitu bagi orang yang menyamakan dirinya sebagai Elohim) adalah dirajam batu sampai mati. Namun apa jawab Yahshua?

Ia menjawab mereka dengan mengutip perkataan Daud pada Maz 82:6-7, dan menyimpulkannya: Kata Yahshua kepada mereka: “Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah Elohim? Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut Elohim–sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan–, masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Elohim! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Elohim? (Yoh 10:34-36)

Perdebatan kedua terjadi setelah Yahshua berkata seperti ini:
Maka Yahshua berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.” (Yoh 8:12).

 

Perkataan ini membuat beberapa orang Yahudi marah, maka perdebatan keras terjadi (51-59):
Aku [Yahshua] berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya.”
Kata orang-orang Yahudi kepada-Nya: “Sekarang kami tahu, bahwa Engkau kerasukan setan. Sebab Abraham telah mati dan demikian juga nabi-nabi, namun Engkau berkata: Barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya. Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kita Abraham, yang telah mati! Nabi-nabipun telah mati; dengan siapakah Engkau samakan diri-Mu?

Jawab Yahshua: “Jikalau Aku memuliakan diri-Ku sendiri, maka kemuliaan-Ku itu sedikitpun tidak ada artinya. Bapa-Kulah yang memuliakan Aku, tentang siapa kamu berkata: Dia adalah Elohim kami, padahal kamu tidak mengenal Dia, tetapi Aku mengenal Dia. Dan jika Aku berkata: Aku tidak mengenal Dia, maka Aku adalah pendusta, sama seperti kamu, tetapi Aku mengenal Dia dan Aku menuruti firman-Nya. Abraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-Ku dan ia telah melihatnya dan ia bersukacita.”

Maka kata orang-orang Yahudi itu kepada-Nya: “Umur-Mu belum sampai lima puluh tahun dan Engkau telah melihat Abraham?”

Kata Yahshua kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.”

Lalu mereka mengambil batu untuk melempari Dia; tetapi Yahshua menghilang dan meninggalkan Bait Elohim.

Kepada seorang ahli Taurat Yahshua mengingatkan kepadanya siapakah Elohim YAHWEH, Elohim yang disembah Musa dan orang-orang Israel Perjanjian Lama.

Jawab Yahshua: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Yahweh Elohim kita, Yahweh itu esa. (Mar 12:29). Ia mengutip firman Elohim kepada Musa pada kitab Ulangan 6:4. Dengarlah, hai orang Israel: YAHWEH itu Elohim kita, YAHWEH itu esa! Shema Yisrael Adonai eloheinu, Adonai Echad! Adonai sama artinya dengan kata Tuhan.

Kalimat ini selalu dibacakan pada setiap ibadah orang Yahudi, pada kalimat ini terdapat difinisi dari keberadaan Elohim Israel. Artinya:

YAHWEH adalah satu-satunya Elohim (God /Allah dalam Alkitab Indonesia) bangsa Israel, bukan NAMA-NAMA lainnya seperti ALLAH, ARTEMIS, BRAHMA, SHIWA, WISNU, ZEUS dsb.

YAHWEH itu satu /esa/ ehad. Esa/ echad (kamus Strong Ibrani H259 adalah kata tunggal yang dapat berarti jamak; seperti setandan pisang, seorang manusia (terdiri dari roh, jiwa dan raga/ tubuh). Ini tepat apa yang Yahshua katakan tentang hubungan diri-Nya dengan YAHWEH: ”Aku dan Bapa adalah satu” (Yoh 10:30) dan ”Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Elohim dan Firman itu adalah Elohim.  Firman itu telah menjadi manusia,…  (Yoh 1:1,14)

Elohim Israel mengajar dan mengingatkan agar umat-Nya untuk senantiasa menjauhkan diri dari ajaran polytheism dan perzinahan rohani seperti bangsa-bangsa di sekitar mereka melakukannya.

Bukti lain bahwa Yahshua adalah YAHWEH itu sendiri, yang telah menjelma menjadi manusia, bisa dilihat pada perkataan kuasa dan perbuatan-Nya yang tidak dapat dilakukan oleh manusia apapun, ini diantaranya:

  • Pemberi air dan roti kehidupan (kehidupan rohani/ menghidupkan kembali jiwa manusia yang sudah mati karena dosa yakni melalui pencurahan Roh Kudus kepada orang tersebut). Yoh 4:10; 6:35,51; Wah 21:6, 22:17. Maz 36:9-10
  • Berkuasa meminta kepada Bapa Sorgawi untuk mengutus Roh Kudus kepada setiap pengikut-Nya . Yoh 7:37-39; 14:16,26; Yes 32:15; 44:3, Yoel 2:28
  • Mengampuni dosa manusia. Mat 9:2,6;  Mark 2: 5-12; Luk 5:20-26. Bandingkan dengan Yes 43:25 dan Mika 7:18
  • Membangkitkan orang-orang yang sudah mati. Yoh 11:25, 39-45; Wah 21:4

Yahshua adalah YAHWEH yang dapat terlihat oleh mata manusia, sebab Ia adalah Elohim yang telah menjelma menjadi manusia!

Artikel lainnya sehubungan dengan Yahshua/ Yeshua lihat di katagori “Alfa dan Omega.”

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Yeshua ialah YAHWEH Keadilan Kita


Sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman YAHWEH, bahwa Aku akan menumbuhkan Tunas adil bagi Daud. Ia akan memerintah sebagai raja yang bijaksana dan akan melakukan keadilan dan kebenaran di negeri. Dalam zamannya Yehuda akan dibebaskan, dan Israel akan hidup dengan tenteram; dan inilah namanya yang diberikan orang kepadanya: YAHWEH–keadilan kita. (Yer 23:5-6 ITB)

Alkitab dengan sangat jelas menulis baik dalam bentuk pernyataan  maupun penggambaran bahwa Yeshua Ha Mashiah adalah YAHWEH. Ini dapat dilihat dari semua nubuatan di Perjanjian Lama, dan perbuatan dan perkataan Yeshua sendiri dalam pelayanan-Nya, serta pada kitab Wahyu tentang fungsi Yeshua di Akhir Jaman dan di Kerajaan Kekal. Di sini kita memfokuskan pembahasan pada TITEL ”Yeshua ialah YAHWEH Keadilan kita.”

Semua ayat berbahasa Indonesia diambil dari ITB (Indonesia Terjemahan Baru), selebihnya akan disertakan. Alkitab multi bahasa lihat di sini. Demi penyeragaman penulisan, mulai saat ini nama ”Yeshua” akan dipakai sebagai ganti dari ”Yahshua”. Jika pembaca ingin mengkopi artikel ini, harap dikopi utuh dan disertai sumbernya, agar supaya menghindari penyalah gunaan artikel yang bersangkutan. Terima kasih, Anggur Baru.

Ayat 6 ini dalam bahasa Inggrisnya sangat jelas, perhatikan huruf tebal: In his days Judah shall be saved and Israel shall dwell securely; and this is the name whereby he shall be called, THE LORD OUR RIGHTEOUSNESS. (Jer 23:6 GLT).
Apabila ia memerintah, orang Yehuda akan selamat, dan orang Israel akan hidup dengan aman. Raja itu akan disebut ‘YAHWEH Keselamatan Kita’ (Yer 23:6 BIS).

Semua Alkitab terjemahan Inggris menulis hal yang sama: ”seorang”, bukan ”tempat”. Ini penting untuk diingat, sebab kita akan pergi kesebuah ayat yang sejenis namun dialamatkan untuk tempat.

Keesaan dan keadilan YAHWEH. Sebelum kita lanjut, saya ingin mengingatkan bahwa kepercayaan Kristianiti adalah Monotheism (menyembah Elohim yang tunggal) dan bukan polytheism (menyembah banyak ilah/ dewa dan dewi). Dua contoh ayat ini membuktikan hal tersebut:

  • Bapa Sorgawi melalui mulut nabi Musa menyatakan:  Dengarlah, hai orang Israel: YAHWEH itu Elohim kita, YAHWEH itu esa! (Deu 6:4).
  • Dan sekitar 1500 tahun kemudian, ketika seorang ahli Taurat bertanya kepada Yeshua, “Hukum manakah yang paling utama?” Yeshua menjawab dengan mengutip ayat yang sama: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, YAHWEH Elohim kita, YAHWEH itu esa. (Mar 12:29). Ia meneguhkan 10 Perintah YAHWEH.

Yeshua tidak mengajar polytheism (penyembahan kepada banyak ilah/ god)!!

Sifat YAHWEH sebagai Elohim (El/ God/ Ilah/ Allah) hakim yang adil tertulis pada banyak kitab: Musa, Hakim-hakim, Nabi-nabi, Daniel dsb; Contohnya: Hak 5:11; Maz 19:10; Yes 30:18; Yer 11:20; Dan 9:14.

Dan ketika Yeremiah di dalam penjara kita baca: “Datanglah firman YAHWEH untuk kedua kalinya… (Jer 33:1) …”Sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman YAHWEH, bahwa Aku akan menepati janji yang telah Kukatakan kepada kaum Israel dan kaum Yehuda. Pada waktu itu dan pada masa itu Aku akan menumbuhkan Tunas keadilan bagi Daud. Ia akan melaksanakan keadilan dan kebenaran di negeri. (Jer 33:14-15). Ini jelas merefer kepada Yer 23:5 di atas juga Yes 9:5-6!

Sekarang perhatikan ayat ke 16 dalam berbagai versi terjemahan.

  • Pada waktu itu Yehuda akan dibebaskan, dan Yerusalem akan hidup dengan tenteram. Dan dengan nama inilah mereka akan dipanggil: YAHWEH keadilan kita! (Yer 33:16)
  • Orang Yehuda dan penduduk Yerusalem akan diselamatkan dan hidup aman. Kota Yerusalem akan dinamakan ‘YAHWEH Penyelamat Kita’. (33:16 BIS).

Pada Yeremia 33:16 ini versi ITB (Indonesia Terjemahan Baru) menulis title “YAHWEH keadilan kita” untuk tempat; ”mereka” –Yehuda dan Yerusalem. Dan versi IBS (Indonesia Sehari-hari) untuk tempat (tunggal) – kota Yerusalem.

Pada umumnya terjemahan Inggris modern (1970 keatas: NIV, WEB, ESV) dan beberapa edisi abad 16 tertulis ”her” atau ”it”

  • … and this is the name wherewith she shall be called, The LORD our righteousness. (KJV 1611) juga pada NASB; WEB
  • In those days Judah will be saved and Jerusalem will live in safety. This is the name by which it will be called: The Lord Our Righteousness.’ (NIV) juga pada ESV & AmpB.
  • The branch will be named: The Lord Does What Is Right.” (NControversialV). Titelnya sungguh kontroversi

Daftar tambahan versi Inggris yang menulis title ini untuk tempat dan bukan pribadi ialah KJV (1611/1769), GNV (1599), JPS (1917), YLT (1862/1898), ASV (1901).

Dan Alkitab Inggris yang menulis title “YAHWEH keadilan kita” untuk Yeshua pada Yer 33:16 ialah: GLT (1933) dan DR (1899), LB (1545)

  • George Lamsa’s Translation (from the Aramaic of the Peshitt): In those days Judah shall be saved and Jerusalem shall dwell safely; and this is the name by which they shall call him: The Lord our righteousness.
  • Douay-Rheims Bible: In those days shall Juda be saved, and Jerusalem shall dwell securely: and this is the name that they shall call him, The Lord our just one.
  • Luther Bible (1545) Zur selbigen Zeit soll Juda geholfen werden und Jerusalem sicher wohnen; und man wird ihn nennen: Der HERR, der unsere Gerechtigkeit ist. Diterjemahkan oleh Google menjadi: “and we will call him:”

Perubahan terjadi pada Luther Bible (1912): “und man wird sie nennen”  “and we will call them:” . seperti ITB.

Komentar ahli Alkitab pada Yer 33:16.

  • John Gill: “sama dengan nama Mashiah, Yer 23:6; dia (he) adalah Jehovah; dan dia (he) adalah keadilan kita… Targum merefer itu disini, sebagaimana di tempat lain, “ini adalah nama tersebut dimana mereka akan memanggil dia (he);” dan juga versi Latin Vulgate. Gill meneruskan, R.Joseph Kimchi membaca itu, “and this who call her…”
  • John Wesley: Tidak ada nama tempat seperti demikian ada diberikan, baik kepada jemaat Yahudi atau Kristen, sebagai YAHWEH kebenaran kami, tetapi diambil secarah penuh bahwa nama tersebut ialah berbicara dari Mashiah, Yes 45:23, yang mana tulisan ditujukan kepada Mashiah, Rom 14:11, Fil 2:10.
  • Adam Clark: Lihat apa yang sudah dikatakan pada Yer 23:6, yang ialah secara umum seharusnya mejadi bagian parallel yang ketat: tetapi mereka sangat berbeda. ..Instead of לה lah, her or him, Chaldaice, the Vulgate, Chaldee, and Syriac have read לו lo, him, less ambiguously; and this reading is supported by one or two MSS.
  • Albert Barnes: nama YAHWEH kebenaran kita diberikan kepada Tunas adil: … [yaitu] kepada Yerusalem … Gereja. Bandingkan Ef 1:23.

Keempat orang ini satu suara pada Yer 23:6 bahwa title ini untuk Yeshua, namun pada Yer 33:6, kecuali Wesley, ketiganya (dengan berasumsi “what you see what you read”) mengkaitkan itu sebagai title untuk Jemaat-Nya yakni Mempelai Wanita-Nya, berdasar Ef 1:23 (Barnes) dan 1 Kor 12:12 (Gill)

Jika kita mendasarkan ayat 16 ini pada ayat 1: “Datanglah firman YAHWEH untuk kedua kalinya… (Jer 33:1) dan  membandingkan Yer 33:14-15 dengan Yer 23:5yang adalah ”sebuah koin dengan dua sisi”, atau kata Adam Clark: ”secara umum seharusnya mejadi bagian parallel yang ketat,” maka kita dapat melihat bahwa kata “her” (tempat) adalah sebuah perubahan, sebab dari versi-versi Inggris (di atas dengan editi tahunnya) menulis “him” pada Yer 23:6. Tambahan, kedua pasal pada Yeremia ini bicara tentang Tunas Daud, yang mana nabi Yesaya (hadir sebelum nabi Yeremia) bernubuat seorang anak (a son) dari garis Daud akan lahir namannya akan disebut: Penasihat Ajaib, Elohim yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan YAHWEH semesta alam akan melakukan hal ini. (Yes 9:5-6). Bandingkan dengan Yer 23:5 dan Yer 33:15

Ayat-ayat Alkitab lainnya yang menopang ke-Elohiman Yeshua.
Perjanjian Lama:

  • Doa berkat Yakub kepada 12 anaknya di hari terakhir hidupnya: “Yusuf adalah …namun panahnya tetap kokoh dan lengan tangannya tinggal liat, oleh pertolongan Yang Mahakuat pelindung Yakub, oleh sebab gembalanya Gunung Batu Israel, (Kej 49:22-24)
  • Nyanyian nubuatan Musa pada hari terakhir hidupnya: Sebab nama YAHWEH akan kuserukan: Berilah hormat kepada Elohim kita, Gunung Batu, yang pekerjaan-Nya sempurna, karena segala jalan-Nya adil, Elohim yang setia, dengan tiada kecurangan, adil dan benar Dia. (Ul 32:3-4)

Pada kedua kitab Musa ini YAHWEH disebut sebagai Gunung Batu dan gembala Yakub, panggilan yang sama juga bagi Yeshua (GB: Maz 118:22-23,Yes 53:2-3; Mat 21:42, Kis 4:11-12, Rom 9:33, Ef 2:20, 1Pet 2:7 Gbl: Yoh 10). Messianic Jews mengkaitkan Yusuf sebagai gambaran dari Yeshua yang akan datang. Selebihnya dapat dilihat pada “Yeshua hadir di Perjanjian Lama.” atau lengkapnya di Alfa & Omega

Perjanjian Baru:

  • Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Yahweh, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya. (2Tim 4:8)
  • Dan mereka menyanyikan nyanyian Musa, hamba Elohim, dan nyanyian Anak Domba, bunyinya: “Besar dan ajaib segala pekerjaan-Mu, ya Yahweh, Elohim, Yang Mahakuasa! Adil dan benar segala jalan-Mu, ya Raja segala bangsa! Siapakah yang tidak takut, ya Yahweh, dan yang tidak memuliakan nama-Mu? Sebab Engkau saja yang kudus; karena semua bangsa akan datang dan sujud menyembah Engkau, sebab telah nyata kebenaran segala penghakiman-Mu.” (Wah 15:3-4)

Pelajarilah perubahan kata “perempuan” menjadi “ibu” pada Yohanes 2:4, atau di “Alkitab versi NIV tidak bagus” ini tidak serumit seperti kasus yang telah kita bahas, sebab doktrin Maria (ibu Yeshua) sebagai Perawan Suci (Queen of Heaven) hanya terjadi pada Roma Katolik, dan tidak setua aliran Yudaism, yang sudah berakar kuat bahkan sebelum Yeshua hadir di bumi. Fakta ialah banyak pengikut Yudasim telah menjadi Messianic Jews (Yahudi yang menjadikan Yeshua YAHWEH, seperti orang Kristen bukan Yahudi) setelah mereka membaca Yes 9 ini.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Nabi Yesaya: Yahshua adalah YAHWEH!


Kata Yahshua kepada mereka: “Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah Elohim?masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Elohim! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Elohim? (Yoh 10:34-36)

Lalu Yahshua bertanya kepada mereka: “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” (Mat 16:15). Pertanyaan tentang siapakah Yahshua sesungguhnya tetap menjadi suatu diskusi yang terus-menerus sejak keberadaan Yahshua dua ribu tahun sampai hari ini. Pertanyaan Yahshua ini tentang ”siapakah diri-Nya menurut Anda” sangatlah penting untuk Anda dan saya jawab. Kepentingan ini bukanlah untuk Yahshua, tetapi untuk kita sendiri, untuk Dia pribadi, itu tidak penting apa yang kita pikir tentang diri-Nya, sebab Ia sendiri tahu siapa diri-Nya.

Pertanyaan ini penting bagi setiap kita sebab pengetahuan kita akan Yahshua menentukan hidup kita bukan hanya di bumi ini saja tetapi juga di kehidupan kekal yang akan datang!

Jika pengetahuan kita tentang Yahshua salah, maka cara pikir dan hidup kita juga akan menjadi salah!!

Tetapi jika pengetahuan kita benar tentang siapakah sesungguhnya Yahshua, maka kita akan mendapatkan apa yang Dia sudah janjikan, upah ini tepat seperti perkataan-Nya ini: Barangsiapa menyambut seorang nabi sebagai nabi, ia akan menerima upah nabi, dan barangsiapa menyambut seorang benar sebagai orang benar, ia akan menerima upah orang benar. (Mat 10:41). Upah Anda tergantung dari cara Anda menyambut Yahshua Ha Mashiah! Karena pentingnya pesan ini sehingga rasul Markus dan Lukas mencatat pertanyaan yang sama di atas sebagaimana rasul Matius telah mencatat (Mar 8:29; Luk 9:20).

Menurut Anda, siapakah Yahshua Ha Mashiah / Jesus Christ / Yesus Kristus / Isa Al-Masih?

Yahshua menyatakan di depan orang banyak bahwa Ia lebih besar dari sekedar seorang nabi besar.

  • Ia berkata bahwa Yohanes Pembaptis ialah bukan sekedar seorang nabi YAHWEH, tetapi lebih dari pada nabi dan Ia menambahkan: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis (Mat 11:9, 11; Luk 7:26, 28). Dan pada ayat 10, ayat diantara 9 dan 11 tersebut, Ia membuka rahasia diri-Nya sendiri, yaitu Yohanes Pembaptis hanyalah seorang penyiap jalan bagi pelayanan-Nya. Yohanes Pembaptis sendiri meneguhkan pernyataan ini, ia berkata:  “Sesudah aku akan datang Ia yang lebih berkuasa dari padaku; membungkuk dan membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak.”  (Mar 1:7; juga pada Luk 3:16 & Yoh 1:27)
  • Ia berkata kepada seorang wanita Samaria yang percaya bahwa Mesias / Mashiah akan datang, ”Akulah Dia , yang sedang berkata-kata dengan engkau.” (Yoh 4:26)
  • Di lain waktu Ia menyatakan bahwa Ia adalah Alfa dan Omega, dua huruf Yunani seperti huruf Indonesia A dan Z, yang Ia maksudkan adalah bahwa Ia adalah Yang Awal dan Yang Akhir, dengan kata lain keberadaan-Nya adalah kekal selamanya. Empat kali Ia menyatakan diri-Nya sebagai ”Alfa dan Omega” di kitab Wahyu. (Wah 1:8;17-18; 2:8; 21:6)

Pernyataan Yahshua sebagai Alfa dan Omega berarti Ia mensejajarkan diri-Nya dengan YAWHEH, seperti tertulis di kitab nabi Yesaya:

  • Aku, YAHWEH, yang terdahulu, dan bagi mereka yang terkemudian Aku tetap Dia juga. (Yes 41:4b)
  • Beginilah firman YAHWEH, Raja dan Penebus Israel, YAHWEH semesta alam: “Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada Elohim selain dari pada-Ku. (Yes 44:6)
  • “Dengarkanlah Aku, hai Yakub, dan engkau Israel yang Kupanggil! Akulah yang tetap sama, Akulah yang terdahulu, Akulah juga yang terkemudian! (Yes 48:12)

Jika kita membaca Yesaya pasal 32-35 kita akan melihat dengan jelas pertukaran kata-kata Deiti yang menyatakan bahwa Yahshua adalah YAHWEH yang berbicara di Perjanian Lama, mari saya tunjukan kepada Anda apa yang saya maksud:

Ketahuilah bahwa kitab Yesaya yang terdiri dari 66 pasal ini sesungguhnya terbagi dalam dua kelompok (pasal 1-39 dan 40-66). Alkitab tidak memiliki pasal dan ayat pada mulanya, pasal dan ayat dicantumkan pada abad modern ini.

  • Pasal 32: Nubuatan akan bangkitnya seorang raja yang benar dan adil (1) dan pencurahan Roh Elohim untuk merestorasi penduduk Yerusalem (15).
  • Pasal 33: YAHWEH membuat Zion /Sion penuh keadilan dan kebenaran (5), Zion akan aman dan takut akan YAHWEH (6). Orang-orang berdosa di Zion dan yang tidak mengenal YAWHEH (the heathen; Lamsa Bible/LB) takut akan api yang abadi (14). Namun orang benar akan melihat raja adil dan benar ini dalam kemegahannya (15-17). YAHWEH adalah Hakim kita, Pemberi-hukum kita, Raja kita; dan Ia adalah Penyelamat kita [huruf P besar] (22; LB)
  • Pasal 34: YAHWEH murka atas segala bangsa dan Ia membalas mereka karena kejahatan mereka atas Zion (1-6). Perang Armagedon.
  • Pasal 35: YAHWEH menguatkan umat-Nya: ”Kuatakan hatimu, janganlah kecut; ketahuilah Elohim-mu, Pembalas sedang datang, Elohim Juruselamat [huruf J besar] sedang datang untuk menyelamatkan kamu.” (4; LB). Ia membabaskan umat-Nya dan pulang ke Zion dengan sukacita (10).

Dari pasal-pasal ini kita temukan bahwa YAHWEH telah menjanjikan datangnya seorang raja benar dan adil, yang pusat pemerintahan-nya di Zion. Janji ini merupakan penjelasan dari kitab Yesaya pasal 9, datangnya seorang raja dari keturunan Daud yang memerintah dengan keadilan dan kebenaran (9:6). Pasal 32-34 di atas isinya sama dengan nubuatan Daud pada Mazmur 2: YAHWEH memperingatkan bangsa-bangsa akan datangnya seorang raja yang diurapi YAHWEH di Zion. Raja ini dikatakan akan mengadili bangsa-bangsa, Ia adalah Hakim dan Penyelamat. Dalam Alkitab Perjanjian Baru kita tahu bahwa raja yang sekaligus hakim dan penyelamat ialah Yahshua Ha Mashiah.

Pada kitab Yesaya di atas jelas terlihat kata YAHWEH, Raja, Penyelamat, Hakim, Pemberi Hukum, Elohim Pembalas dan Elohim Juruselamat  adalah Satu pribadi, Ia adalah YAHWEH.

Rasul Yohanes dalam Injilnya menyatakan bahwa Elohim, yaitu Firman yang menjadi Manusia dan dipanggil dengan nama Yahshua / Yeshua / Jesus / Yesus / Isa / Immanu’el (artinya: “El beserta kita”). El (bahasa Aram; God, Ilah). Baca Injil Yohanes 1:1-14.

Yahshua dalam debat-Nya dengan orang-orang Farisi tentang keberadaan-Nya sebagai Elohim:

1. Yahshua berkata: Aku dan Bapa adalah satu.” Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yahshua.
Kata Yahshua kepada mereka: “Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?”
Jawab orang-orang Yahudi itu: “Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Elohim dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Elohim.”  (Yoh 10:30-33). Orang-orang Yahudi ini tidak salah mengerti dan tidak salah mendengar klaim Yahshua sebagai Elohim, maka sesuai hukum Musa, hukuman menghujat Elohim (yaitu bagi orang yang menyamakan dirinya sebagai Elohim) adalah dirajam batu sampai mati. Namun apa jawab Yahshua? Ia memperjelas klaim-Nya!!
Ia menjawab mereka dengan mengutip perkataan Daud pada Maz 82:6-7, dan menyimpulkannya:

Kata Yahshua kepada mereka: “Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah Elohim? Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut Elohim–sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan–, masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Elohim! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Elohim? (Yoh 10:34-36)

2. Setelah Yahshua berkata seperti ini: Maka Yahshua berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.” (Yoh 8:12). Perkataan ini membuat beberapa orang Yahudi marah, sebab hanya Elohimlah petunjuk jalan kehidupan manusia, maka perdebatan keraspun terjadilah (51-59):

Aku [Yahshua] berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya.” [disini Ia menjelaskan klam “terang dunia”, bahwa PERKATAAN-Nya adalah penuntun jalan ke Sorga].
Kata orang-orang Yahudi kepada-Nya: “Sekarang kami tahu, bahwa Engkau kerasukan setan. Sebab Abraham telah mati dan demikian juga nabi-nabi, namun Engkau berkata: Barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya. Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kita Abraham, yang telah mati! Nabi-nabipun telah mati; dengan siapakah Engkau samakan diri-Mu?” [Anda lihat, bahwa para pendengar Yahshua mengerti benar apa yang Ia klaim: Ia adalah Elohim/God/Allah!!].
Jawab Yahshua: “Jikalau Aku memuliakan diri-Ku sendiri, maka kemuliaan-Ku itu sedikitpun tidak ada artinya. Bapa-Kulah yang memuliakan Aku, tentang siapa kamu berkata: Dia adalah Elohim kami, padahal kamu tidak mengenal Dia, tetapi Aku mengenal Dia. Dan jika Aku berkata: Aku tidak mengenal Dia, maka Aku adalah pendusta, sama seperti kamu, tetapi Aku mengenal Dia dan Aku menuruti firman-Nya. Abraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-Ku dan ia telah melihatnya dan ia bersukacita.”
Maka kata orang-orang Yahudi itu kepada-Nya: “Umur-Mu belum sampai lima puluh tahun dan Engkau telah melihat Abraham?”
Kata Yahshua kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.”
Lalu mereka mengambil batu untuk melempari Dia; tetapi Yahshua menghilang dan meninggalkan Bait Elohim.

Kepada seorang ahli Taurat Yahshua mengingatkan kepadanya siapakah Elohim YAHWEH, Elohim yang disembah Musa dan orang-orang Israel Perjanjian Lama.

Jawab Yahshua: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Yahweh Elohim kita, Yahweh itu esa. (Mar 12:29).

Ia mengutip firman Elohim yang diajarkan oleh Musa kepada umat-Nya (Ulangan 6:4):

Dengarlah, hai orang Israel: YAHWEH itu Elohim kita, YAHWEH itu esa! Shema Yisrael ADONAI eloheinu, ADONAI Echad!

ADONAI (Ibrani) diterjemahkan menjadi The LORD dan TUHAN.

Kalimat ini selalu dibacakan pada setiap ibadah orang Yahudi, pada kalimat ini terdapat difinisi dari keberadaan Elohim Israel. Artinya:

  • YAHWEH adalah satu-satunya Elohim (God /Allah dalam Alkitab Indonesia) bangsa Israel, bukan NAMA-NAMA lainnya seperti ALLAH (Ilah orang Islam), ARTEMIS, BRAHMA, MARDUK, SHIWA, WISNU, ZEUS dsb.
  • YAHWEH itu satu /esa/ ehad. Esa/ echad (kamus Strong Ibrani H259 adalah kata tunggal yang dapat berarti jamak; seperti setandan pisang, seorang manusia (terdiri dari roh, jiwa dan raga/ tubuh). Ini tepat apa yang Yahshua katakan tentang hubungan diri-Nya dengan YAHWEH: Aku dan Bapa adalah satu” (Yoh 10:30) dan ”Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Elohim dan Firman itu adalah Elohim.  Firman itu telah menjadi manusia,…  (Yoh 1:1,14)

Elohim Israel mengajar dan mengingatkan agar umat-Nya untuk senantiasa menjauhkan diri dari ajaran polytheism dan perzinahan rohani seperti bangsa-bangsa di sekitar mereka melakukannya.

Bukti lain bahwa Yahshua adalah YAHWEH itu sendiri, yang telah menjelma menjadi manusia, bisa dilihat pada perkataan kuasa dan perbuatan-Nya yang tidak dapat dilakukan oleh manusia apapun, ini diantaranya:

  • Pemberi air dan roti kehidupan (kehidupan rohani/ menghidupkan kembali jiwa manusia yang sudah mati karena dosa yakni melalui pencurahan Roh Kudus kepada orang tersebut). Yoh 4:10; 6:35,51; Wah 21:6, 22:17. Maz 36:9-10
  • Berkuasa meminta kepada Bapa Sorgawi untuk mengutus Roh Kudus kepada setiap pengikut-Nya . Yoh 7:37-39; 14:16,26; Yes 32:15; 44:3, Yoel 2:28
  • Mengampuni dosa manusia. Mat 9:2,6;  Mark 2: 5-12; Luk 5:20-26. Bandingkan dengan Yes 43:25 dan Mika 7:18
  • Membangkitkan orang-orang yang sudah mati. Yoh 11:25, 39-45; Wah 21:4

Yahshua adalah YAHWEH yang dapat terlihat oleh mata manusia, sebab Ia adalah Elohim yang telah menjelma menjadi manusia!!

Tulisan ini adalah buah dari renungan dan  pelajaran Alkitab-pagi saya di hari pertama tahun 2010 ini. Membandingkan tiga Alkitab sekaligun  (ITB, NKJV dan Lamsa – bersumber dari Alkitab bahasa Aram) pada kitab Yesaya pasal 32 sampai 35. Semoga menjadi berkat!

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Yahshua Ha Mashiah hadir di Perjanjian Lama


Ia berkata kepada mereka: “Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur.” Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci. (Luk 24:44-45)

Artikel ini akan membuktikan ke Elohiman Yahshua/ Yeshua Ha Mashiah (Yesus Kristus / Isa al-Masih)   melalui Alkitab Perjanjian Lama.

Nabi Yesaya (hidup di abad 7 BC) menubuatkan kepribadian dan kuasa Yahshua sebagai Elohim (Yes 9:6-7):
Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang:
Penasihat Ajaib, Elohim yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.
Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan YAHWEH semesta alam akan melakukan hal ini.

Nubuatan ini telah disetujui oleh para ahli Alkitab bahwa putra ini adalah Yahshua/ Yeshua Ha Mashiah yang datang pada tahun antara 3 dan 4 BC (Sebelum Masehi). Logika dari nubuatan nabi Yesaya ini ialah:

  • Yashua adalah Elohim yang datang menjadi daging (manusia) hal ini bisa dilihat dari nama-nama yang Ia miliki pada nubuatan tersebut dan juga kekuasaan pemerintahan-Nya yang kekal dan bersih dari segala korupsi dan amoralitas. Hal ini bisa diperiksa di Perjanjian Baru, bagaimana Ia berkata dan bertindak – tidak ada satu dosapun ditemukan dalam hidup-Nya.
  • Karena Yahshua adalah Elohim, tentunya Ia sudah ada sebelum Ia menjelma menjadi manusia. Hal ini yang akan menjadi bahasan kita di sini.

Beberapa ayat di Perjanjian Lama yang membuktikan kehadiran-Nya sebelum Ia menjadi manusia:
Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Yahweh yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman YAHWEH semesta alam. (Mal 3:1 )
Nabi Maleakhi (~420 BC) menyegarkan kembali nubuatan Nabi Yesaya yang berbunyi : Ada suara yang berseru-seru: “Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk YAHWEH, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Elohim kita! (Yes 40:3)[1], mulut YAHWEH telah mengatakannya (ay 5).[2]

Dari kedua nubuatan di atas kita tidak akan salah mengartikan bahwa Alkitab sendiri meneguhkan bahwa Yahshua adalah Elohim YAHWEH. Kata ”utusan-Ku” adalah Yohanes Pembaptis, lihat referensi nomor 1.

Yesaya pasal 40 secara detil menceritakan apa yang YAHWEH-dalam wujud manusia-Yahshua lakukan ketika Ia hadir di bumi dan betapa besar kuasa-Nya:

  • Ay.4: hati yang lemah dan patah dikuatkan, sombong direndahkan, yang tidak jujur akan diluruskan.
  • Ay 10b: – tidak ada seorang manusia pun, termasuk nabi yang pernah atau bisa berbuat seperti Yeshua; menyembuhkan segala penyakit (buta, lumpuh, kusta dll.), mengusir roh-roh jahat, setan, menghidupkan orang mati dan bahkan mengampuni dosa manusia. Mengapa? Sebab Ia adalah YAHWEH!, ayat ini jelas menulis: Lihat, itu Tuhan ALLAH, Ia datang dengan kekuatan dan dengan tangan-Nya Ia berkuasa.”[3]
  • Ay 11: Tepat seperti perkataan Yashua pada Yohanes 10 tentang siapa diri-Nya, “Akulah gembala yang baik!”  Jika Anda baca Yehezkiel seluruh pasal 34 nampak lebih jelas lagi bahwa “Gembala Yang Baik” tersebut adalah Adonai YAHWEH, Elohim Israel.
  • Ay 12-17:  “Sesungguhnya, bangsa-bangsa adalah seperti setitik air dalam timba dan dianggap seperti sebutir debu pada neraca. Sesungguhnya, pulau-pulau tidak lebih dari abu halus beratnya. (ay 15).
  • Ay 16-26: kuasa-Nya tidak tertandingi.
  • Ay 27-31: janji kekuatan bagi setiap mereka yang mengandalkan Dia.

Mungkin Anda berkesimpulan bahwa YAHWEH itu ada tiga, jika dimasukkan Roh YAHWEH/ Roh Kudus di dalamnya. TIDAK!YAHWEH adalah esa / echad (ibrani). Perhatikan ayat ini: Jawab Yahshua “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, YAHWEH Elohim kita, YAHWEH itu esa. Shema Yisrael ADONAI Eloheinu ADONAI echad (Mar 12:29), mengutip Taurat pada Ulangan 6:4.

Perkataan nabi Musa ini (Ul 6:4) di mata Yahshua adalah hukum yang terutama yaitu bahwa umat-Nya harus tahu bahwa Elohim mereka, YAHWEH, adalah YAHWEH yang esa. Echad / esa tidak sama dengan “tunggal yang bersifat unik” kata “echad” artinya “tunggal yang bersifat unity atau korporat”. Contohnya adalah manusia, setiap manusia yang hidup selalu mempunyai roh, jiwa dan tubuh; setiap molekul udara adalah kesatuan dari (dua campuran utama) nitrogen, oxsigen dan suami-isteri; contoh-contoh ini jelas jauh dari sempurna untuk kita bisa mengerti ke tritunggalan  Elohim YAHWEH.

Pertanyaan. Musa, Gideon, Yehezkiel dan lain-lain pernah melihat YAHWEH dalam bentuk “malaikat YAHWEH”, Yahshua berkata ; “Tidak seorangpun yang pernah melihat Elohim, tetapi Anak Tunggal Elohim (Yoh 1:18). Jadi siapa sesungguhnya yang mereka telah lihat?

Sekarang kita cari nama Yahshua / Yeshua / Yesus di Perjanjian Lama.
Israel (Yakub) ketika menjelang tuanya dan hampir meninggal dunia ia berkata: Aku menanti-nantikan keselamatan yang dari pada-Mu, ya YAHWEH. I have waited for thy salvation, O LORD. (Kej 49:18, KJV). Salvation dalam kamus Strong ibrani ialahH3444 “yeshua/ y’shua” dengan kata lain Israel berkata, “Aku menanti-nantikan Yeshua / Yahshua yang dari pada-My ya YAHWEH.

Dengan cara yang sama kita dapatkan:

  • I will rejoice in thy Yeshua / Yahshua. (Maz 9:14)
  • With long life will I satisfy him, and show him my Yeshua./ Yahshua (Maz 91:16)

Sungguh, Elohim itu Yeshua / Yahshuaku (sebelum menjelma dan keberadaan-Nya yang kekal); aku percaya dengan tidak gemetar, sebab ADONAI YAHWEH itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi Yeshua /Yahshuaku (Firman yang menjadi daging; Yoh 1:14).” Maka kamu akan menimba air dengan kegirangan dari mata air Yahshua (Penyaliban-Nya adalah air keselamatan yang mengalir dari bukit Golgota). (Yes 12:2-3)

Ayat di bawah ini lebih jelas lagi menunjukan bahwa “keselamatan” bukanlah “benda mati” atau “kata benda” tetapi “seorang pribadi”:

Sebab inilah yang telah diperdengarkan YAHWEH sampai ke ujung bumi! Katakanlah kepada puteri Sion: Sesungguhnya, keselamatanmu (yeshua/ yahshua-mu) datang; sesungguhnya, mereka yang menjadi upah jerih payah-Nya ada bersama-sama Dia dan mereka yang diperoleh-Nya berjalan di hadapan-Nya. (Yes 62:11)

Behold, YAHWEH has made it to be heard to the end of the earth; Tell the daughter of Zion, Behold! Y’shua* comes! Behold! His reward is with Him, and His work before Him. (HRB).[4]

Pada kitab Habakuk 3:13, kita dapatkan demontrasi terbesar dari NAMA “Yeshua/ Yahshua” di Perjanjian Lama, karena di sini kita mendapatkan keduanya, nama dan juga title dari Penyelamat. Tertulis dalam bahasa Ibrani:

  • “Thou wentest forth with YESHA [variant of YESHUA — Jesus] of [or for] thy people; with YESHUA thy MESSIAH [thy Anointed One: i.e., with Jesus thy Christ]; thou woundest the head of the house of the wicked one [Satan].” 
  • You went forth for the salvation of Your people, for Y’shua (Aleph/Tav) Your Messiah. … (HRB)

Pada Perjanjian Baru. Dan ketika Simeon datang ke Bait YAHWEH, dipimpin oleh Roh Kudus dan menggendong Yahshua bayi, ia berkata: “Sekarang, YAHWEH, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, sebab mataku telah melihat keselamatan (Yeshua / Yahshua) yang dari pada-Mu, (Luk 2:29-30). Tidak hanya ia melihat keselamatan Elohim (Yahshua Elohim ) tapi ia juga memegang Dia.
Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yahshua (KESELAMATAN, YEHSHUA), karena Dialah yang akan menyelamatkan (save) umat-Nya dari dosa mereka.” (Mat 1:21)

Bagian bawah artikel di sadur dari Yeshua in the Tanakh by Arthur E. Glass

Bacaan berkait:

[1] Tergenapi, ditulis dalam keempat Injil. Mat. 3:3; Mark. 1:3, Luk. 23:2-4, Yoh. 1:23.
[2] Ayat 5 dari terjemahan Indonesian Literal Translation (ILT), setuju dengan terjemahan Inggir ESV dan KJV misalnya.
[3] Tuhan ALLAH  (ITB) /  the Lord GOD (English) dalam ber bagai Alkitab Inggris yang bersumber dari bahasa Ibrani tertulis Adonai YAHWEH diterjemahkan dengan tepat oleh ILT dengan kata “Tuhan YAHWEH.” Tertulis dengan titel ini sebanyak 9 (Sembilan kali) pada Yehezkiel 35.
[4] HRB: Hebraic Roots Bible, sebuah terjemahan Akitab yang bersifat literal yang berakar dari bahasa Ibrani. Y’shua adalah penulisan orang Ibrani untuk kata Yeshua atau Yahshua yang berarti juga “keselamatan.” Puteri Zion/ Sion adalah bangsa Israel.
Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Yahshua berkata kepada Iblis: Aku Yahweh!


Kemewahan tidak layak bagi orang bebal, apalagi bagi seorang budak memerintah pembesar. (Amsal 19:10)

Rasul Matius dalam Injilnya mencatat bahwa Yahshua menyatakan diri-Nya bahwa Ia adalah Yahweh, Elohim yang harus disembah dan hanya kepada Dia siapa setiap mahluk hidup harus berbakti. Ini adalah suatu kisah nyata ciptaan Elohim ingin memerintah pencipta-Nya. Tulisan berwarna coklat pada Matius pasal 4 ialah catatan dari saya

Setelah Ia dibaptis oleh Yohanes Pembaptis dan penuh dengan Roh Kudus, Ia pergi berpuasa 40 hari kepadang gurun sebagai tahap persiapan dari pelayanan-Nya yang merubah isi Dunia. Ia dicobai oleh musuh utama-Nya, yaitu Iblis / Setan / Lucifer dipanggil juga sebagai bapa Segala Dusta / Naga besar / Ular-Tua yang telah menyesatkan banyak manusia dan tunduk di bawah kuasanya. Awal pertempuran terjadi.

Ayat bacaan Injil Matius 4:1-11

Maka Yahshua dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis. Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yahshua (1-2)

Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: Jika Engkau Anak Elohim, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti.” (3)
Tetapi Yahshua menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Elohim.” (4)

Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait Elohim, lalu berkata kepada-Nya: Jika Engkau Anak Elohim, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu.” (5-6) Iblis mencobai Yahshua untuk Ia menyalah gunakan janji firman-Nya pada Maz 91:12
Yahshua berkata kepadanya: “Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Yahweh, Elohimmu!” (7)

Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, dan berkata kepada-Nya: “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku.” (8-9)
Maka berkatalah Yahshua kepadanya: “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Yahweh, Elohimmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!” (10) Iblis ialah satu dari tiga pemimpin malaikat surgawi (Mikhael dan Gabriel). Bapa Surgawi telah telah menetapkan bahwa semua malaikat Elohim harus menyembah Dia (Ibr 1:6)

Lalu Iblis meninggalkan Dia, dan lihatlah, malaikat-malaikat datang melayani Yahshua. (11)

Perkataan Iblis ”jika Engkau Anak Elohim” bukanlah mempertanykan ”benar tidaknya Yahshua Anak Elohim.” Iblis sudah tahu siapa Dia (Lukas 4:41) dan juga turut mendengar dan melihat peristiwa di surgai Yordan ketika Bapa Surgawi membuat pernyataan kepada semua orang tentang Anak-Nya “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.” (Mat 3:17). Ini statment dari Bapa surgawi langsung jadi tidak perlu dipertanyakan lagi otoritasnya. Pencobaan Iblis ini kepada-Nya adalah masalah karakter kemanusian-Nya; semau-maunya kah Ia menggunakan kuasa surgawi-Nya dalam masalah perut (lapar) dan jaminan perlindungan dan kekuasaan. Orang Kristenpun dicobai dengan tahapan yang sama perut > kesehatan & keselamatan diri > kemakmuran, kuasa.

Jawaban Yahshua pada pencobaan kedua dan ketiga menyatakan dengan jelas siapa diri-Nya, Ya, Anda benar, Ia adalah Yahweh Elohim. Yahshua dengan sederhana menyimpulkan kepada Iblis: ”Bukan Aku yang perlu menyembah kamu, tapi kamu yang harus menyembah Aku, Elohimmu, yang telah membuat kamu dan bukan Aku yang harus berbakti kepada kamu tapi sesungguhnya kepada Ku sajalah kamu harus berbakti!”

Dunia dan manusia berontak kepada kehendak agung Pencipta mereka, bahkan uluran pertolongan-Nya di hinakan. Ia telah datang sebagai Raja yang rendah hati 2000 tahun lalu berkendaraan keledai memasuki Kota Suci-Nya Yerusalem. Namun Ia akan kembali segera, kali ini berkendaraan kuda perang dengan pedang di mulut-Nya untuk meminta pertanggung jawabkan perbuatan manusia.Neraka kekal telah tersedia untuk Iblis dan para pemberontak lainnya, di sini mereka silahkan terus menolak Yahshua sebagai Elohim mereka, menolak korban-Nya yang besar bagi mereka di kayu salib. Kesabaran dan anurgerah Elohim ada batas waktunya, Salomo berkata, ”Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya. ”

Selagi di Bumi ini , apakah Kekeristenan Anda bisa ditukar dengar jabatan gubernur? atau dengan sebuah janji perlindungan dari kelompok mafia atau terroris? atau bahkan oleh hanya dengan semangkuk sup kacang merah?

Yahshua Ha Mashiah memingatkan Anda untuk mengarahkan matamu dan pengharapanmu jauh kedepan, dan tidak kepada tekanan di sekitarmu, pesan-Nya,

Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Elohim . Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu.” (Mat 5:9-12)

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog