Liga Islam Arab-Afrika Utara telah terbentuk di Mesir


Hari Saptu dan Minggu akhir Maret 2015, para pemimpin puncak atas negara-negara Arab dan Afrika bagian utara, semuanya Islam Sunni, bertemu di Mesir Raja Saudi Salman dan para delegasi pada Arab League Summit di Sinai Mesiruntuk membentuk persatuan kekuatan militer negara Islam Timur Tengah untuk menghadapi ancaman-ancaman keamanan di Timur Tengah dan Afrika Utara, Koran Mesir melaporkan.
Semua pemimpin Arab telah setuju untuk membentuk sebuah kekuatan bersama pada pertemuan tingkat tinggi (sammit) di Sharm el Sheikh, Sinai Selatan, Mesir.
Nabil El-Araby, Seketaris Jendral Liga Arab, pada sessi pembukaan menekankan “perlunya secara absolut” memghadapi semua ancaman keamanan negara-negara Arab. Ia mengundang untuk menggalang kesatuan “militer, ekonomi dan sosial” dalam menghadapi tangtangan tersebut.
Berita mengatakan, di sammit tersebut, Yemen menjadi pusat pembicaraan, berkaitan dengan kelompok Houthi Syiah yang menguasai kota Sanaa, dan beberapa kota di Yemen barat. “Kita akan terus memerangi para pemberontak Houthi sampai mereka menyerah dan menyerahkan persenjataan mereka,“ El-Araby berkata.
Perang di Syria juga menjadi pemibicaraan penting, serta ancaman program senjata nuklir Iran.

Mentri Luar Negeri Saudi mengkritik keras Russia. Surat President Rusia, Vladimir Putin, dibacakan secara terbuka pada summit tersebut, isinya: ”Kami mendukung apirasi-aspirasi Arab untuk keberhasilan masa depan dan untuk resolusi semua masalah dunia Arab hadapi melalui cara-cara damai, tanpa adanya campur tangan pihak luar,” Mr. Putin berkata. Lebih dari itu Mr. Putin setuju untuk menjadikan Yerusalem Timur bagi ibukota negara Palestina.

Setelah surat Mr. Putin dibacakan, Saud Al-Faisal, Mentri LN Saudi mengambil microphone dan menuding secara keras campur tangan Russia di Timur Tengah, mempertanyakan tujuan dan perhatiannya. Mr. Al-Faisal menuduh Russia terlibat atas penderitaan rakyat Syria melalui dukungannya yang terus menerus atas President Bashar Al-Assad, seorang Islam Syiah Alawit.
“Russia mengusulkan sebuah pemecahan damai, tetapi pada waktu yang sama ia mempersenjatai rejim Syria Bashar Al-Assad,” Al-Faisal berkata.

Peta 10 Kerajaan dari Club of Rome
Hari Minggunya, media pemerintah Russia RT.com menyinggung double standard Arab secara halus atas campur tangan Arab dan sekutu Baratnya, atas negara-negara asing seperti penumbangan President Libya, melalui kekuatan militer NATO, sehingga lahirnya kelompok radikal Sunni di Libya dan juga di Syria. RT.com menambahkan “tetangga Yemen telah berkumpul suatu kualisi 10 negara Arab melawan para pejuang Houthi, namun gagal mengalamatkan masalah-masalah Yemen, dicontohkan: perpecahan antar suku, ekonomi yang lambat, tekanan militer Al-Qaeda (Islam Sunni) cabang Yemen dan lain-lainnya.”

Para pemimpin tersebut dalam empat bulan mendatang akan bertemu kembali di Marokko untuk menetapkan masalah-masalah teknis perserikatan antara Arab dan Afrika utara.

Hubungan Qatar dengan Mesir belumlah pulih, berkaitan dengan campur tangan Qatar dalam urusan dalam negeri Mesir. Qatar mendukung dalam banyak cara organisasi Muslim Brotherhood darimana Muhammad Morsi president yang terguling berasal. Melalui siaran TV Al-Jazeeranya, Qatar telah mencoba memperkeruh politik Mesir, sehingga saluan TV tersebut ditutup dan beberapa wartawannya dipenjarai.
Mr. Al-Arabi juga menyinggung negara-negara asing yang mengganggu di Timur Tengah, yakni Israel, Turkey dan Iran. Israel memerangi Hamas; Turkey membantu NIK; dan Iran membantu Hesbollah, pemerintah Syria dan pemerintah Irak memerangi para militan Sunni, khususnya NIK.
Catatan Anggur Baru: Media tidak mencatat bahwa pembentukan kerja sama militer, namun juga ekonomi dan sosial (menurut SekJen Arab Liga di atas) antara negara-negara Arab dengan negara-negara Timur Tengah ini adalah sesungguhnya mengenapi rencana Barat tahun 1968, dikenal sebagai The Club of Rome. Pada Club ini dibicarakan bagaimana mempersatukan negara-negara yang masih belum masuk kedalam kelompok. Club of Rome membagi pemerintah dunia hanya menjadi 10 penguasa; lihat pemerintahan no 7 (ungu). Israel dan Iran dimasukkan di dalamnya. Persis seperti kitab Daniel dan Wahyu telah menubuatkan ribuan tahun yang lalu, bahwa di akhir jaman akan ada binatang berkepala sepuluh, dimana binatang gambaran dari sebuah kerajaan dan kepala gambaran dari penguasa atau pemimpin. Alkitab adalah satu-satunya kitab yang selalu up to date!, berisi lebih dari 800 nubuatan.

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

president Mesir, El-Sisi,

Film nabi Muhammad buatan Iran ditentang sebab menunjukkan belakang kepalanya nabi


Majid Majidi, direktur film Muhammad rasul AllahMajid Majidi, pembuat film asal Iran, sedang memimpin pembuat film tentang kehidupan Muhammad, pendiri sekaligus nabi bagi agama Islam; judul film nya adalah ”Muhammad, Rasul Allah (Messenger of God).”
Pembuatan film berlokasi di desa Allahyar, 70 km di bawah selatan ibukota Iran, sebagai duplikat kota Mekka, lengkap dengan tempat suci Islamnya Kaaba, bangungan berbentuk kotak hitam. Majid juga telah menyewa ahli-ahli perfilman Barat terkenal, seperti Scott E. Anderson (pemenang Academy Award untuk visual effek), Vittorio Storaro, orang Itali (tiga kali pemenang Oscar untuk fotografi).
Film Muhammad, Rasul Allah ini menceritakan masa kanak-kanak Muhammad. Dan akan memperlihatkan hanya belakang kepala Muhammad.
Film ini belum selesai dibuat, namun negara-negara Sunni, termasuk Mesir telah melarang film Muhammad, Messenger of God tersebut karena memproduksi suara dan wujud Muhammad.
Dalam Islam Sunni, menampilkan wajah nabi Muhammad adalah taboo, sekalipun tradisi Islam menulis bawah Muhammad adalah seorang manusia biasa sebagaimana manusia lainnya, bagaimana pun para pemimpin agama Islam melarang keras – yang berakibat bentrok dengan kebebasan berpendapat di negara-negara Barat, seperti yang dilakukan oleh koran komik Charlie Hebdo dan Jytlands Posten. Kabaa
Sejauh ini, Ayatollah Ali Khomeini, pemimpin Syiah tertinggi, mendukung pembuat film tersebut. Film ini direncakan selesai musim panas 2015. Produser film ini berkata jika film ini berhasil, mereka akan membuat film tentang kehidupan Muhammad dari usia remaja sampai 40 tahun, dan lainnya lagi dari usia 40 tahun hingga menjadi nabi Islam.
Sebaliknya, Islam Syiah, melihat hal itu sebagai bagian dari seni belaka. Lukisan-lukisan tentang Muhammad banyak beredar di kalangan Muslim Syiah. Di kabarkan bahwa Ayatollah Ruhollah Khomeini, pemimpin Revolusi Islam di Iran tahun 1979, ia memiliki gambar serupa Muhammad masih muda dan memajang lukisan tersebut di kamarnya bertahun-tahun. Kelainnya antara kedua golongan besar Islam ini lainnya adalah: Sunni menganggap Aisha, istri termuda Muhammad sebagai wanita yang terpandang di antara semua wanita Muslim, Syiah menganggap Aisha sebagai pembuat keruh perang sipil di jamannya dan imam Shia menyatakan Aisyah sebagai “musuh Allah.” Sunni telah membuang ayat hukuman rajam dan tidak mempraktekkannya lagi, namun Syiah tetap mempraktekkan ayat rajam tersebut.

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Yemen, medan perang baru antara Syiah Islam lawan Sunni Islam?


Peta kekuatan militer Syiah Houthi di Yemen awal Maret 2015Ketika Yeshua duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: “Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?” Jawab Yeshua: … Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat. (Matius 24:3,7)
Hari Kamis ini berita internasional dipenuhi dengan kabar jet-jet tempur Arab Saudi menyerang tempat-tempat penting kekuatan kelompok Syiah Houthi di Yemen Barat. Iran memperingati dengan keras pemerintah Arab Saudi untuk tidak ikut campur masalah dalam negeri Yemen.
Duta Besar Saudi untuk Amerika Serikat, Al-Jubeir, mengkomentari serangan udara Saudi tersebut sebagai ”untuk melindungi dan mendukung pemerintah Yemen yang resmi dan mencegah gerakkan radikal Houthi dari merebut negara yang bersangkutan.”
Empat negara Arab Sunni lainnya – Qatar, Kuwait, Bahrain dan Uni Emirat Arab – dan Yordania (bangsa Edom) juga Mesir telah bergabung dengan Arab Saudi, mereka berkata “telah memutuskan menjawab panggilan President Hadi untuk melindungi Yemen dan rakyatnya dari agresi milisia Houthi.” Laporang mengutip koran Saudi hari Kamis, bahwa Pakitan, Maroko serta Sudan (utara) juga bergabung dalam misi memerangi Syiah Islam suku Houthi. Sementara awal minggu ini pemerintah AS telah mengosongkon semua karyawannya dari Yemen.
Menurut Al-Jubair, pemerintahnya telah berkonsultasi secara erat dengan rekan-rekan negara Arab tersebut, dan khususnya dengan Amerika Serikat.” dan menambahkan, ”pasukan militia (Houti) sekarang menguasai atau dapat ada mengontrol misil-misil balistik, senjata-senjata berat dan sebuah angkatan perang udara.”
Al-Arabiya News (koran pemerintah Saudi berbahasa Inggris) melaporkan bahwa mereka telah menempatkan 100 jet tempur, 150.000 tentara dan unit-unit Angkatan Laut.
Seorang reporter France TV berkata kualisi negera-negara Sunni ini terjadi karena mereka kuatir dengan semakin bertambahnya pengaruh Iran di Timur Tengah. Terpukulnya jihadist NIK di Tikrit, Irak, oleh tentara Irak yang dibantu oleh ahli-ahli perang Iran telah mengkuatirkan AS dan raja-raja Arab akan semakin kuatnya posisi Iran di negara Irak. Tidak diragukan bahwa tetap kokohnya President Syria Al-Asad yang diperangi oleh banyak organisasi Islam Sunni selama tiga tahun adalah karena dukungan intelejen dan tentara Syiah Iran dan organisasi Hesbollah yang juga adalah satu aliran dengan Iran.
Koran-koran online Israel memuat ”dukungan Saudi dan negara Arab lainnya bagi terpilihnya kembali PM Israel, Benjamin Netanyahu – pemimpin yang terkenal berani dan terang-terangan menentang program senjata nuklir Iran.”
Sementara itu sebuah kolompok militia Sunni Yemen cabang dari Negara Islam Khalifah (NIK) Jumat kemarin telah melakukan serangan bom bunuh diri di mesjid Houthi di ibukota Sanaa – yang menewaskan 142 pendukungnya.
Di Syria dan Irak, para pemerintah Sunni yang sama di atas sedang memerangi Negara Islam Khalifah yang didirikan oleh Abu Bakr al-Baghdadi, pria Irak lulusan Universitas Islam Baghdad. Nama NIK sebelumnya adalah NII (Negara Islam Irak) yang kemudian menjadi NIIS (S untuk Syria) sebelum kembali berganti nama menjadi NIK. Lihat sejarah NIK

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Yemen: Jemaat Syiah sedang mengutuki Yahudi ketika mesjid diledakan militan Sunni


“Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku. Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Elohim. Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku. (Injil Yohanes 16:1-3)

Mesjid al-Hashoosh pada hari Jumat 20 Muslim Sunni menyerang  mesjid Syiah saat sembayang Jumat Sanaa, YemenMaret dipenuhi dengan jemaat Syiah dan mengalami serangan bom bunuh diri dari pengikut Negara Islam Kalifah cabang Yemen yang menelan banyak korban jiwa dan luka-luka dan telah menjadi berita internasional, ternyata ledakan bom terjadi saat jemaat Syiah ini sedang menyerukan slogan-slogan anti-Amerika Serikat dan anti-Israel, yang diikuti dengan terikan ”kemenangan bagi Islam dan Allahu Akbar.” Hal ini nampak jelas dari video yang direkam oleh seorang jemaat.
Sembayang Jumat yang penuh dengan emosi perjuagan tersebut berakhir dengan jeritan-jeritan panik dan kematian. Dikabarkan bahwa serangan bom bunuh diri di kota Sanaa ini, ibukota dari Yemen, tersebut menelan 142 jiwa dan 351 luka-luka.
Pada video tersebut, imam sedang memimpin slogan-slogan teriakan anti Amerika Serikat dan Israel, dan sekaligus slogan memuliakan Islam dan Allah, ketika seorang pria Sunni yang berdiri di tengah-tengah jemaat tersebut meledakkan dirinya sendiri. Laporan menulis bahwa ada tiga pelakunya. MEMRI menterjemahkan video rekaman tersebut ke dalam bahasa Inggirs, berbunyi, “Keyakinan kita dalam Allah akan bertumbuh setelah hari ini. Kit akan mengatasi kebohongan dan kesombongan mereka. Allah beserta kita,“ pengkobat berseru. Dan para jemaat yang hadir menanggapi dengan jeritan berulang-ulang: “Kematian untuk Amerika (Serikat). Kematian bagi Israel. Kutukan atas para Yahudi. Kemenangan bagi Islam. Allahhu Akbar!” Dan seorang terrorist berdiri dari tengah-tengah jemaat yang sedang duduk tersebut, seperti ingin meninggalkan Mesjid, dan ledakan terdengar, dan video itu berakhir dengan suara kepanikan dan kematian dari para jemaat yang menghadiri mesjid al-Hashosh tersebut.
Para pemberontak Syiah, dikenal sebagai suku Houthi, telah keluar dari kubu-kubu pertahanan mereka di bagian utara dan menduduki ibukota sejak September lalu. Mereka telah bergabung dengan bekas- president Ali Abdullah Saleh, dan telah mengontrol 9 dari 21 profinsi negara Yemen. President Saleh telah digulingkan dari pemerintahan dua tahun lalu melalui aksi Jalan Arab. President Abd Rabbo, dukungan Barat, telah mendapat tahanan rumah ketika kudeta yang dilakukan oleh suku Houthi tersebut pada awal tahun ini.
Kelompok Negara Islam Kalifah yang sedang berperang di Irak dan Syria, seperti kita ketahui mendapat perlawan keras karena kelompok militan Syiah (Hesbollah, yang berpusat di Libanon) dan tentara pemerintah Iran (Syiah) terlibat langsung membantu kedua negara tersebut.
Pada pernyataan tertulis online sebuah cabang kelompok jihad NIK yang pusat di Sanaa memperingati bahwa bom-bom tersebut adalah ”hanya puncak dari gunung es yang sebernarnya” (maksud peringatan jihadit Sunni ini adalah: itu hanyalah baru sebagian kecil dari serangan yang lebih dasyat).
Ap dan AFP terlibat untuk laporan ini

Komentar: Perang Syria, antara pemerintah Al-Assad (Muslim Syiah Alawit) melawan para kelompok militan Sunni (yang didukung Qatar dan Turki) telah memasuki tahun ke tiga. Para jihadist NIK, baik di Irak maupun di Syria telah menampakan secar jelas kebencian mereka yang besar terhadap saudara-saudari mereka yang berasal dari Islam Syiah melebih dari kebencian mereka terhadap orang-orang Kristen. Peristiwa bom bunuh diri di Mesjid Sanaa ini membuktikan sekali lagi, jeritan anti AS dan Israel yang diserukan oleh para jemaat Syiah tidak membantu mereka untuk tidak dibunuh oleh jihadist Sunni.
Apakah masih ada saat ini dari antara orang Muslim yang masih percaya bahwa Negara Kalifat yang berazaskan hukum Shariah dapat membawa dunia lebih makmur dan sejahtera seperti yang sedang ingin diwujudkan oleh para jihadist NIK apapun nama organisasi mereka? Nabeel Qureshi, seorang pendebat dan pembela Islam yang sekarang telah menjadi pengikut Yeshua Ha Mashiah pada suatu wawancara ia jakin sekali bahwa “Islam does not work!”

Saatnya sekarang untuk setiap orang mempelajari isi dan ajaran Alkitab dengan benar, baca ini:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

NIK membantai turis asing di Musium Bardo Tunisia, 19 jiwa tewas


Turis asing diserang militan Negara Islam di Tunisia 17 tewasTunisia, negara Demokrasi yang masih muda hari Rabu, 18 Maret digoncang aksi terror Pemerintah Tunisia mengumumkan sepasukan pria bersenjata api menyerang para turis yang sedang berkunjung ke Musium Bardo di Tunis. 17 dari 19 yang tewas adalah turis asing. Dan selebihnya 22 luka-luka, beberapa dari mereka luka berat.
Militan Negara Islam Khalifah (NIK) mengakui aksi terror tersebut.
Para turis yang tewas berasal dari Australia, Britania, Colombia, Jepang, Spanyol, Perancis, Jerman, Itali, Polandia dan Afrika Selatan. Dua warga Tunisa yang tewas adalah petugas keamanan dan pekerja wanita yang sedang merawat bangunan.
Dua dari penyerang berhasil ditembak mati, namun diperkirakan 2 sampai 3 lainnya buron.
President Tunisia, Beij Caid Essebsi, berjanji untuk melaksanakan sebuah ”perang yang tidak berbelas kasihan menentang terrorisme” setelah peristiwa pembunuhan 17 turis asing di tengah hari bolong tersebut. Berkata di depan rakyatnya ia berkata: “Kita akan menang perang menentang para terrorist!”
Musibah terror ini dikabarkan sebagai yang sangat mematikan di Tunisia sejak 2002, ketika sebuah seorang militan Al-Qaida melakukan bom bunuh diri dengan meledakkan truknya di depan sebuah gedung ibadah Yahudi di pulau Djerba, menewaskan 21 jiwa (14 warga Jerman, 2 Perancis dan 5 Tunisia), serta melukai sekitar 30 jiwa lainnya.
Tunisa adalah tempat lahirnya gerakan Jalan Arab. Meskipun Tunisia selama ini sebagai sebuah benteng keamanan dan stabilitas di Timur Tengah dan Afrika Utara, namun boleh jadi ada juga sebagai negara pengirim militan (Islam) yang lebih banyak ke konflik-konflik di luar negeri dibanding negara lainnya di dunia Arab. Diperkirakan 3000 militan Islam Tunisia telah pergi berjuang di Irak dan Syria dan Libya. Ketiga negara ini masih terjadi perang antara pemerintah lokal dengan para militan Islam yang ingin menerapkan Hukum Islam di Afrika dan Timur Tengah.
Pemerintah Tunisia juga pernah melaporkan adanya organisasi Islam di Tunisia yang mengurus para wanita muda nya pergi ke Syria untuk menjadi pemuas kebutuhan sex para pejuang NIK.
Tunisia beberapa tahun ini nampaknya seperti kondisi negara Indonesia 20-40 tahun lalu, pemerintahnya adalah Muslim moderat, sedangakan penduduknya memiliki kepercayaan yang berbeda-beda, termasuk di dalam ada kelompok-kelompok Islam radikal. Tunisia memerlukan waktu dan ketegasan pemerintah dan serta dukungan rakyatnya untuk menjadikan sebuah negara stabil dan aman.
Tewasnya para turis asing ini telah membuat gerakan Negara Islam Khalifah semakin dikutuki oleh komunitas internasional, bahkan dari beberapa masyarakat Muslim sendiri. Seminggu lalu militan NIK juga telah dikutuki oleh pemerintah Irak dan UNISCO karena mereka menghancurkan barang-barang kuno di sebuah musium di Irak.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Pertumbuhan Gereja Kristen tercepat per kapita saat ini di Dunia adalah di Timur Tengah!


Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: “Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Elohim dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa. Dan Engkau telah membuat mereka menjadi suatu kerajaan, dan menjadi imam-imam bagi Elohim kita, dan mereka akan memerintah sebagai raja di bumi.” (Wahyu 5:9-10; ITB)

Peta negara-negara Timur Tengah

Terobosan yang dasyat, akhirnya media yang sangat populer mulai melaporkan Kabar Baik, suatu situs Kristen menulis, yang Pendeta Rasheed selama empat tahun belakangan ini telah membagikan Injil dari kantor utamanya di Timur Tengah.
Gereja-gereja ‘bawah tanah’ di Syria, Irak, Kurdistan, dan Iran ternyata tidak hanya bertumbuh di tengah-tengah semua terror yang mengerikan dan kekacauan dan penganiayaan yang mematikan. Jumlah mereka meledak dengan puluhan ribu sebagaimana ratusan missionari dari berbagai organisasi memberitakan Injil tanpa tahkut dan membagikan kasih Yeshua Ha Mashiah kepada saudara-saudari Muslim mereka.
Silahkan tonton laporan video dari Fox News ini: ”Undergound Christian Movement Building in Mideast,” Louren Green mewawancarai Tom Doyle, penulis dari buku Killing Christians: Living Their Faith Where It Is Not Safe to Believe, buku yang ditulis berdasarkan survey dan pengalaman di lapangan.
Transkrip wawancaranya sebagai berikut:
Lauren: Kekerasan brutal yang dilakukan oleh kelompok terroris Negara Islam Khalifah (NIK/ ISIS) sedang membangkitkan gelombang penganiayaan baru di Timur Tengah terhadap minoritas Kristen. Dari Libya ke Irak, orang-orang Kristen sedang menghadapi masa depan yang tak menentu sebagaimana mereka sedang menhadapi semakin meningkatnya ancaman Islamis radikal. Tapi itu mungkin tidak berita buruk secara keseluruhan. Laporan mengatakan ISIS sedang memperluas tanah (kekuasaan). Laporan lain mengatakan bahwa itu adalah mengalami metastatis (menyebar seperti kanker). Anda mendapatkan Boko Haram yang berjanji setia mereka untuk ISIS. Apa yang Anda dengar di garis depan dari Timur Tengah dan bagaimana orang-orang Kristen lakukan?
Tom Doyle: Kita memiliki sebuah gelombang penganiayaan yang belum pernah kita lihat selama berabad-abad. Kabar baik bagi orang-orang Kristen: di tengah-tengah penganiayaan selalu ada pertumbuhan yang besar–lebih banyak orang datang ber iman kepada Ha Mashiah (Kristus). Mereka [penganiayaan dan pertumbuhan Gereja] adalah seperti kembar identik sepanjang dua puluh abad sejarah kita.
Kita melihat keuntungan besar di dalam Timur Tengah sejauh orang-orang terlibat pada gereja-gereja rumah, datang ber iman kepada Ha Mashiah, di tengah-tengah NIK.
Lauren: Itu nampaknya menakjubkan, hampir luar biasa. Anda telah mengatakan pertumbuhan tercepat Gereja Kristen per kapita di dunia adalah di Timur Tengah tepat di jantung kelompok fundamentalis Islam seperti NIK, Al-Ikhwan Muslim (the Muslim Brotherhood), Al Qaeda, Hamas. Bagaimanakah ini mungkin?
Gereja bawah tanah di IranTom Doyle: Ketika orang-orang mendapatkan Kebenaran, mereka bersedia mati untuk itu. Jadi ketika orang-orang tersebut keluar dari Islam, mereka tahu bahwa kehidupan mereka adalah pada benar. Bahkan dengan keluarga mereka bisa ada terdapat penganiayaan dan kematian.
Jadi mereka menanyakan dua pertanyaan sebelum mereka menerima Ha Mashiah, sebelum mereka menjadi seorang pengikut Yeshua: kamu bersedia untuk ada dianiaya demi imanmu? Kamu bersedia untuk mati bagi imanmu?
Mereka sebelumnya telah ada di dalam suatu perasaan menyerah (tidak memiliki harapan) akan kehidupan mereka. Ketakutan itu telah pergi. Itulah sebabnya Injil bawah tanah tersebut sedang menyebar dengan cepatnya.
Lauren: Pernyataan itu susah untuk dipercayai sebab kami menerima berita-berita Boko Haram membunuh 2.000 orang Kristen di Nigeria. Kita mendapatkan penggorokan 21 Kristen Koptik di Libya. Itu hampir seperti mereka yang ada dibunuh lebih cepat daripada mereka yang dapat ada dilahirkan. Bagaimana itu bahwa mereka tetap dapat memiliki iman sejenis itu di tengah-tengah kekerasan yang sedemikian rupa?
Tom Doyle: Saya sungguh berpikir Roh Kudus menginpirasikan hal itu. Sekali seorang diktator atau kelompok terrorist mencoba untuk menghancurkan Gereja – seperti Ayatollah di tahun 1979: ”Kita akan menyingkirkan Gereja – menghancurkan nya – setiap orang akan jadi Muslim.” Itu seperti memukul tangan Anda ke air. Itu hanya menyebarkan nya.
Jadi saat ini pertumbuhan tercepat Gereja per kapita di dunia adalah di negara Iran. Jadi ketika saat itu Ayatollah menghancurkan nya. Tetapi sekarang Gereja adalah pertumbuhan tercepat bawah tanah lebih dari yang lainnya.
(Faktor lainnya) juga adalah pesan Yeshua. Yeshua membawa kasih, pengampunan dan rekonsiliasi.
Kita tahu Gereja-gereja bawah tanah di Syria dimana para bekas-Muslim Alawit (Muslim dari cabang Islam Shia) dan para bekas-Muslim Sunni sekarang menyembah bersama. Mereka telah ber-rekonsiliasi (berdamai) dengan Elohim dan satu sama lain. Mereka mengasihi satu sama lain. Mereka bersedia mati demi satu sama lain dalam Gereja-gereja bawah tanah.
Hanya Yeshua yang dapat menyatukan. PBB tidak bisa, tidak juga seorang president Amerika, tidak juga seorang pemerintah, itu tidaklah bisa terjadi.

Baca juga:

Lauren: Mengapa kita tidak mendengar hal seperti ini? Open Doors, yang adalah kelompok pengawas untuk Kristen-kristen teraniaya, berkata pada dasarnya bahwa Kristen-kristen sedang ada dihapuskan. (Organisasi-organisasi) lainnya membicarakan tentang penghapusan agama. Berita sedemikian kita sedang terima. Mengapa kita tidak mendengar tentang pertumbuhan Gereja-gereja di Iran dan Syria?
Tom Doyle: Seorang kudus masa lampau berkata benih para martir adalah yang menyebabkan pertumbuhan Gereja. (Organisasi) Open Doors berkata benar. (Organisasi) Voice of the Martyrs berkata benar. Orang-orang Kristen sedang dalam pembunuhan.
Tetapi apa yang sedang terjadi: orang-orang melihat bahwa mereka bersedia untuk mati demi sesuatu. Menyerahkan kehidupan mereka. Itu yang menarik mereka.
Ini adalah tentang kasih. Kami bertemu mantan Muslim Sunni yang berkata, “Ketika kami melarikan diri dari Syria, satu-satunya kelompok orang yang tidak menginginkan apa-apa dari kami adalah orang-orang Alkitab [sebutan dalam Islam untuk orang-orang Yahudi dan Kristen; the people of the Book] – adalah orang-orang Kristen. Mereka hanya mengasihi kami.”
Itulah adalah pesan yang menarik di tengah-tengah semua kebencian yang sedang meminyaki perang di wilayah tersebut.
Lauren: Apa yang Anda inginkan untuk orang-orang lakukan bagi para Kristen yang teraniaya di Timur Tengah?
Tom Doyle: Suatu pertanyaan yang bagus. Saya pikir pertama-tama dari semuanya, Yeshua berkata: “Mereka akan membenci mu sebab mereka membenci Ku. Jadi jangan ambil itu secara personal. Kamu akan ada dibenci mereka karena Aku.“ [Tom merefer kepada ayat-ayat di Injil: Matius 10:22 & 24:9; Markus 13:13; Lukas 16:15 & 21:17]
Kita mungkin tidak disebut ada teraniaya di Amerika, tetapi mereka adalah saudara-saudari kita dalam Ha Mashiah. Jadi kita ingin berjalan bersama mereka, berdiri dengan mereka sebagaimana mereka dianiaya, tunjukan kepada mereka kasih kita, berdoa untuk mereka
Kami ingin Barat berhubungan dengan Timur. Kami ingin tubuh Ha Mashiah untuk dimengerti: NIK (ISIS) tidak perduli apa theologi Anda, model Kristen apa Anda adanya, mereka akan membunuh Anda bagaimana pun.
Dan penganiayaan ini adalah menelurkan sebuah pemimpin-pemimpin kelompok baru yang orang-orang belajar dari, dan itu adalah juga proses membawa tubuh Ha Mashiah bersatu di dalam cara yang kitab belum pernah lihat selama beberapa dekade, mungkin berabad-abad [akhir dari rekaman]

Catatan dari saya: Ada banyak yayasan Kristen yang terpercaya yang bergerak menolong para pengungsi korban perang di Syria dan Irak dengan segala keahlian mereka: kesehatan, teknik, konseling. Berdoalah untuk pekerjaan mereka, dan para pengunsi. Anda juga bisa mengirim dana dan bahkan ambil liburan kerja atau sekolah untuk bergabung. Paling sedikit kita bisa berdoa tentunya.

Lihat juga:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Pemimpin Rabbi militer Israel: ”90 % Muslim tidak tahu isi Kuran”


Rabbi Rafi Peretz, Pemimpin Rabbi Angkatan Pertahanan Israel”Dalam Kuran, bahkan tidak ada satu referensi pun untuk kata Yerusalem, bahkan tidak sedikitpun… Orang-orang Arab membayangkan hal-hal. 90% dari mereka tidak tahu apa yang tertulis di Kuran. Kita tahu lebih baik dari pada mereka,” kata Rabbi Rafi Peretz pada saat pelajaran Kitab Kejadian.
Menurut berita yang diterbitkan di situs Kipa, rabbi tentara ini menyatakan komentarnya tersebut pada 3 November 2014.
”Mesjid al-Aqsa, dan bagian lainnya – termasuk Kubah Batu (the Dome of the Rock) – tidak berisi nilai keagamaan bagi para penyembahnya (orang Muslim),” ia menambahkan
Ketika mereka berdoa/ sembayang, menghadap Mekka ”sisi-sisi belakang mereka menghadap ke the Temple Mount. Jadi apa yang mereka lakukan pada Gunung Bait Suci (the Temple Mount)?”
Sisi Gunung Bait Suci – tempat tersuci dalam kepercayaan Yahudi, dan ketiga tersuci dalam Islam – telah menjadi sumber bankitnya tensi antara orang Israel dan (Arab Muslim) Palestina.
Meskipun kota Yerusalem telah kembali ke pemerintah Israel sejak 1967, namun secara praktis Yerusalem Timur dan khususnya wilayah Gunung Bait Suci dimana bekas Bait Suci yang dibangun oleh raja Salomo, yang sekarang berdiri Mesjid al-Aqsa dan Kubah Batu tetap dikontrol oleh orang-orang Palestina. Orang-orang Yahudi tidak diijinkan oleh kelompok Muslim memasuki wilayah tanah keagamaan tersebut; Oktober tahun lalu, sekelompok orang Israel memasuki wilayah ini untuk mengadakan siarah kunjungan di Hari Pondok Daun, mereka memelukan pengawalan ketat dari para tentara Israel agar tidak diserang atau ditimpuki batu.
Beberapa tahun terakhir ini wilayah Gunung Bait Suci menjadi pembicaraan para pemimpin Israel dan Gunung Bait Suci Yerusalem dengan Kubah Batu dan Mesjid Al Aqsakelompok agama monotheisme . Nyatanya tempat ini juga sangat penting bagi pihak Gereja Roma Katolik dan Gereja Kristen, termasuk Gereja Kristen Armenia dan Orthodox. Semua ingin mendapatkan jalan masuk ke tempat yang sangat bersejarah tersebut.
Alkitab menubuatkan bahwa Bait Suci Elohim, yang ketiga, akan dibangun kembali, orang Yahudi ingin tentunya ditempat yang sama. Yang akan dipakai kembali oleh Anti-Kristus untuk mempersembahkan korban bagi ’dewanya.’ Aniaya besar akan terjadi pada bangsa Israel, yang mengakibatkan Ha Mashiah datang kembali ke bumi (kedatangan pertama kali bagi orang Yahudi Orthodox) untuk memerangi Anti-Kristus dan para pengikutnya. Perang ini disebut Perang HarMegiddo (Armageddon), sebab berlokasi di Lembah Megiddo. Lihat Wahyu 16 dan 19.
Ini adalah nubuatan nabi Mika, sebelum Bait Suci II dirubuhkan rata oleh Jenderal Romawi bernama Titus di tahun 70 AD: But it shall come to pass, in the after part of the days, that the mountain of the house of Yahweh shall be, set up, as the head of the mountains, and, exalted, shall it be, above the hills,––and peoples, shall stream thereunto [unto it]; Yea many nations, shall go, and say––come ye, and let us ascend unto the mountain of Yahweh, and unto the house of the God of Jacob, that he may teach us of his ways, and we may walk in his paths,––for, out of Zion, shall go forth a law, and, the word of Yahweh, out of Jerusalem; And will make of her that was lame a residue, and of her that was removed far away a strong nation,––and Yahweh, shall be king, over them, in Mount Zion, from henceforth, even unto times age–abiding [from now, and even forever] (Micah 4:1-2,7; EBR)

Bacaan berkati:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog