Filipina: Pedeta terbebas dari penculikan Negara Islam Khalifah FPIM


Pendeta Daniel Mindanao diculik MILF-Negara Islam Filipina terbebasMindanao, Filipina – Penculikan-penculikan, pemenggalan-pemenggalan dan pemerkosaan. Semua tindakan-tindakan ini dilakukan oleh Negara Islam Khalifah (NIK) menginpirasikan kejahatan melampau (wilayah) Timur Tengah, yang paling baru di Afrika, Sekarang pengaruh mereka mengancam orang-orang Kristen di Asia Tenggara.
Setelah para militan NIK membantai tentara Irak musim panas lalu, dunia menyadari ancaman NIK yang bertambah. Terrornya menyebar dari Syria dan Irak, ke Libya and bagian-bagian lain Afrika dimana Boko Haram dari Nigeria baru-baru ini mengabungkan diri dengan NIK.
Tambahan untuk laporan-laporan operasi ini di Pakistan dan Afganistan, dan sekarang pengaruh NIK sedang menjangkau sejauh Fillipina.
Para militan Islam yang ingin menguasai Mindanao, Filipina yang organisasinya bernama Fron Pembebasan Islam Moro (FPIM; Moro Islamic Liberation Front, or MILF) sekarang mengikuti ideology NIK, termasuk menghancurkan gereja-gereja, menculik dan membunuhi oang-orang Kristen.
Menculik Pendeta.
Musim gugur yang lalu, pendeta Daniel dan dua anggota keluarga lainnya diculik oleh sekelompok orang Islam dari FPIM.
Dalam sebuah interview yang eklusif, pendeta Daniel menjelaskan penculikannya kepada CBN NEWS.
“Ketika dua pria menangkap saya, saya ada sebuah handuk mengelilingi leher saya,” ia berkata. “Seorang dari militan Islam mengambil handuk tersebut dan berkata kepada ku, “Kami akan pakai ini untuk menyeka darah dari lehermu.”
Mereka mengambil pendeta Daniel ke kamp mereka dimana ia bertermu seorang terrorist Islam terkenal dikenal sebagai Komandan Tokboy. Tokboy berkata ia akan memenggal penginjil tersebut karena memimpin suku-suku setempat kepada Ha Mashiah.
“Saya katakan kepada dia, bahwa saya hanyalah menolong suku-suku tersebut. Tidak ada yang salah dengan mengkotbahkan Injil sementara melayani mereka,” Daniel mengutip ulang. “Dia berkata, setiap orang yang membawa Injil Yeshua Ha Mashiah dan meninggikan Elohim Israel adalah musuh kami.”
“Saya sadar beberapa tentaranya menggali sebuah lubang di depan ku. Saya mendengar seorang bertanya, “Apakah Anda pikir ia akan cocok dengan ini?,” dan meneruskan pekerjaannya.
Jadi, saya tahu kuburan tersebut adalah untuk diriku. Inilah, inilah waktuku untuk meninggal.”

“Setiap orang yang membawa Injil Yeshua Ha Mashiah dan meninggikan Elohim Israel adalah musuh kami.” Komandan Tokboy FPIM*

Dan Pendeta Daniel berkata bahwa Komandan Tokboy membuka indentitas aslinya.
”Tokboy bertanya, ’Kamu tahu siapa saya? Saya adalah pemimpin NIK di kepulauan Mindanao. Pemerintah Filipina telah memburu saya untuk waktu yang lama,” Daniel mengutip pernyataan Tokboy kepada CBN News
“Kemudian ia menunjukkan saya bendera NIK yang terkibar di kamp tersebut. Saya juga melihat dokumen-dokumen yang memiiki sebuah bendara NIK pada huruf awalnya.”

Mempercayai Elohim untuk sebuah mujizat
Keluarga Daniel dan teman-temannya berdoa sebagaimana siksaan berlanjut. Putrinya yang berusia 10 tahun, Carol, ada di antara mereka. Gadis ini berkata kepada CBN News bahwa ia telah mempercayai Elohim untuk membebaskan ayahnya dari kematian.
“Kami berdoa berdasarkan Yohanes 15:7 untuk ayahJikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya,” Carol berkata.
Esok paginya, Kamandan Tokboy menerima sebuah panggilan telpon yang mendesak.
”Tokboy memberikan telpon genggam tersebut kepada ku dan sebuah suara besar pada sisi lain bertanya, ”Apakah kamu pendeta Daniel?”
”Saya berkata, ya benar.”
”Apakah kamu tahu bahwa hari ini adalah tanggal kematianmu?”
Saya jawab, ya jika Yeshua Ha Mashiah menhendaki itu, hari ini adalah hari ku.”
Lalu suara di telpon tersebut berkata, ”Kamu beruntung, kami menyelamatkan kehidupanmu. Kamu tidak akan pergi mati hari ini.”

Pulang kerumah dengan sebuah peringatan
Daniel pulang kerumah dengan sebuah peringatan: berhenti menginjili orang-orang suku. Ia sekarang hidup di bagian lain dari Mindanao.
Jurubicara Menteri Luar Negeri Charles Jose berkata ke CBN News penculikan tidaklah berarti NIK menambah jejakkan kakinya di selatan Filipina
”Kami tidak sungguh yakin mereka sungguh NIK, ia berkata, dan menambahkan, ”Mungkin mereka hanya melompat ke gerbong yang sama (seperti Boko Haram join NIK awal tahun ini). Kebanyakan mereka terlibat dalam bandit dan penculikan untuk aktivitas-aktivitas tebusan.”

Bagaimanapun, pemerintah Filipina sedang dalam penelitian laporan-laporan bahwa orang-orang yang direkrut NIK memang menerima latihan di sebuah pedalaman desa tidak jauh dari kota Zamboanga.
Meskipun pengalaman kematiannya yang dekat dan kemungkinan ia akan diculik kembali, Daniel melanjutkan menyebarkan Injil kepada orang-orang suku Mindanao.

Iman yang lebih besar
”Kejadian tersebut mengajar saya untuk tidak takut kepada kematian. Saya telah melihat kuasa Elohim, Yeshua telah membebaskan saya dari kematian dan itu telah membuat saya lebih berani untuk melayani Elohim sebab saya telah melihat kuasa-Nya.”
“Kami tidak tahu dimana menemukan ayah, tetapi Elohim tahu dimana menemukannya,” Carol berkata, dan menambahkan, ”Adonai telah membawa ia keluar dari kamp tersebut. Adonai telah menjawab doa-doa kami. Elohim sungguh baik bagi keluarga kami!”

*) Komandan FPIM ini dengan jelas menyatakan bahwa ajaran Islam bertentangan dengan ajaran Yeshua Ha Mashiah yang terdapat di dalam Inil, Alkitab Perjanjian Baru, dan Allah yang disembahnya bertolak belakang dengan YAHWEH, Elohim Israel. Untuk mengerti pernyataannya, silahkan baca kesaksian para mantan-Islam:
Mark A. Gabriel
Kesaksian Professor Faouzi (David) Arzouni ex-Muslim Sinegal menjadi pengikut Yeshua Ha Mashiah
Alasan Kyai Haji Saifuddin Ibrahim dari NTB berpindah ke Kristianiti
Kesaksian Ibrahim Muslim Kosovo beriman pada Yeshua Ha Mashiah
Umat Islam, Jangan baca Alkitab!

Referensi: Pastor Escapes ISIS-Inspired Kidnapping by Gary Lane (7 April 2015)

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Iklan

Jennifer Toledo: Kesaksian mujizat-mujizat supernatural


Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. (Yoh 14:12-13)

Sid Roth mewawancarai wanita muda yang mengalami mujizat-mujizat ajaib di dalam pelayanan-pelayanannya kepada anak-anak yatim piatu di Afrika dan Amerika Latin.

Ringkasan wawancaranya.

Dikunjungi Yahshua ketika berumur dua tahun, panggilan pelayanan.
Sid: Hello. Sid Roth di sini. Welcome to my world where it’s naturally supernatural. Tamu saya, Jennifer Toledo. Kamu telah berada di Afrika di sebuah desa terpencil, dan kemu sedang dalam kondisi siap mati. Dan kamu telah kedatangan sebuah tamu misterius dan melakukan operasi dari dunia yang tidak nyata. Tetapi pada usia dua tahun, kamu telah bertemu dengan Mashiah Israel. Ceritakan itu pada saya.

 

Jennifer: Yeah, saya hanyalah seorang anak kecil. Saya sangat takut dan menangis pada malam hari. Dan pada suatu malam [di rumah sakit] saya melihat Yahshua masuk kedalam kamarku, dan duduk pada ranjangku, dan berkata, ”Kamu tidak perlu takut, Saya akan merawat kamu.”

Sid: Dan ada suatu hari di dalam journalmu (catatan harian) hampir sebuah peringatan dari Elohim. Ceritakan pada saya tentang itu, di dalam buku harianmu.

Jennifer: Yeah, satu dari waktu-waktu doaku. Saya merasa Ia berkata, ”Saya mengundang kamu pada misi gila ini. Itu akan ada sangat mahal. Itu akan ada sangat kesepian. Itu akan ada sangat keras. Itu akan meminta segala sesuatu dari mu. Tetapi jika kamu berkata ya …, jika kamu akan lakukan itu, ini adalah tentang promosi rohaniah. Ini adalah tentang memperoleh authoritas. Itu akan ada sangat berharga.”

Perjanjian darah dengan Setan dipatahkan, penduduk dan tanah dipulihkan.
Sid: Okay. Nah kamu masuk kesebuah pesawat terbang, pergi ke Afrika. Berapa banyak uang kamu ada (saat itu)? Siapa telah pergi dengan kamu? Persiapan apa yang kamu telah punya?

Jennifer: Negative, negative, dan negative. Saya tidak punya uang.

Sid: Bagaimana dapat  seorang wanita muda seperti itu pergi ke Afrika sendiri tanpa uang? …. Apa yang ibumu katakan?

Jennifer: Ibu saya sangat tidak setuju. … Saya berumur 21 tahun. Tidak punya uang dan sangat sedikit hubungan, dan nyangkut di Kenya Utara, padang pasir yang terpencil, semuanya melalui diri saya sendiri, dan dikelilingi hal-hal yang menakutkan; kekeringan, perang, kelaparan, kekerasan dan kematian. It was crazy. It was absolutely crazy. Tetapi saya tahu itu adalah (rencana) Elohim.

Sid: Dan kamu dapatkan bahwa it adalah serupa sebuah padang gurun pasir rohani. Itu sebab suku Turkana sudah membuat sebuah perjanjian dengan Iblis/ Setan ribuan tahun yang lalu.

Jennifer: Benar. Saya sadari bahwa seluruh suku sudah ada di dalam perjanjian darah dengan Setan. Apa yang dapat saya lakukan? Saya secara total tidak mampu. Elohim berbicara kepadaku: “Kamus secara penuh mampu. Jangan lupakan kekuatan kamu yang terbesar.” Dia bertanya kepada saya: “Kamu percaya bahwa Saya adalah Elohim yang memakai Daud-Daud untuk menjatuhkan Goliat-Goliat?” Saya berespond: “Okay Elohim, Saya tahu Kamu mengasihi orang-orang ini dan saya tahu Kamu ingin membawa restorasi kepada tanah ini.” Jadi kamu memulai dengan doa dan meminta Elohim untuk strategi bagi tanah itu.

Sid: Elohim memberi kamu strategi dan peringatan. Strategi apa itu?

Jennifer: Strateginya adalah mengumpulkan semua pemimpin suku tersebut bersama dan meminta mereka secara kompak bertobat dan meghancurkan perjanjian dengan musuh tersebut. Dan mengikat perjanjian baru dengan perjanjian darah yang lebih kuat; darah Yahshua.

Sid: Dan peringatan apa yang kamu dapat?

Jennifer: Elohim berkata bahwa musuh akam meminta untuk mengambil kehidupan saya. Setan sangat marah. Dia tidak ingin orang-orang ini keluar dari ikatan. Saya berkat: Okay Elohim. Setan tidak dapat mencuri kehidupanku. Saya akan menyerahkan kehidupan saya untuk suku ini jika ini adalah apa yang Engkau telah kirim saya untuk lakukan. Tetapi kehidupan ku adalah di tangan-Mu.”

Sid (berbicara kepada para penonton): Tetapi 24 jam kemudian dia (Jennifer) menemukan dirinya sendiri menuju kematian di sebuah desa terpencil tampa pertolongan obat-obatan. Dan apa saja yang berubah pada daerah itu setelah perjanjian dihancurkan?

Jennifer: Itu sungguh dasyat. Kami tepatnya melakukan itu pada puncak kekeringan, pada pertengahan musim panas. Itu sungguh panas. Kami juga membawa tanah kepada perjanjian (dengan Yahshua). Kami menbuat perjamuan kudus, kami menumpahkan isi cawan perjamuan ketanah. Dan saya meminta dua tanda dari Elohim untuk mengetahui apakah Ia telah puas.

Sid: Kamu telah mendapat beberapa tanda.  Ceritakan.

Jennifer: Salah satu tanda adalah tiba-tiba, di tengah-tengah musim panas, langit-langit jelas terbuka dan mulai menumpahkan hujan. Untuk orang Afrika hujan berarti Elohim senang. Dan diikuti dengan halilintar memukul puncak-puncak gunung, itu adalah tempat dimana mereka telah melakukan korban-korban kepada Setan. Teman-teman kami dari suku Turkana selalu keguguran, karena kutukan, saat itu ada seorang ibu yang sedang hamil tua. Setiap orang ingin tahu apa yang akan terjadi pada ibu ini kali ini setelah membuat perjanjian dengan Yahshua. Ia melahirkan seorang bayi perempuan yang sempurna, dan menamainya Damai. Dan orang-orang mulai diselamatkan (rohaninya).

Diserang roh jahat hampir mati, Yahshua mengoperasi tubuhnya.
Sid: Bagaimana dengan kamu? Kamu menuju kematian di desa terpencil ini.

Jennifer: Yes. Saya diberikan hidup sekitar 24 jam. Seorang pria, Randy, membawa saya dengan mobil ke rumah sakit, 16 jam nyetir. Orang sumah sakit berkata bahwa itu adalah mujizat bahwa saya masih tetap hidup, sebab semua organ tubuh saya tidak berfungsi dan saya sangat menderita dehydration (kekurangan air dalam tubuh), dan sangat sakit. Mereka berkata bahwa saya memerlukan operasi kilat.

Sid: Seorang pastor memberimu nubuat yang membangun, Ceritakan saya tentang itu.

Jennifer: Saya berbaring di rumah sakit tercantel dengan semua mesin-mesin (kedokteran). Orang ini berjalan masuk kedalam kamar saya, pendeta Kenyan, Saya belum pernah melihat dia sebelumnya. Dia memperkenalkan dirinya dan berkata. “Kamu tidak tahu siapa saya, tetapi Yahweh membangunkan isteri saya dan saya semalam dan menyuruh kami berdoa untuk kamu, dan menyuruh saya untuk datang memberikan sebuah pesan.Dia berkata: “Ini,” dia menunjuk kepada kondisi diri saya, “Elohim ingin saya mengingatkan kamu ini saat ini, ini adalah tentang promosi rohaniah. Ini adalah tentanb berada di dalam authoritas.” Itu adalah perkataan yang tepat sama Elohim telah berkata kepada saya dan telah tertulis di dalam catatan harian saya sebelum saya pergi.
…..
Jennifer: Hati saya lebih baik. Tubuh saya belum berubah.

Sid: Okay. Teman baik mu menampakan diri di dalam sebuah mimpi. Ceritakan saya tentang itu.

Jennifer: Yeah. Saya tertidur. Saya tidak tahu bagaimana menerangkannya, itu Nampak seperti cahaya yang terindah , terlembut, dan saya tahu itu adalah Yahshua, berjalan masuk kedalam kamar rumah sakitku. Dan berkata. “Tenanglah.” Dan Dia memotong bagian tengah badan saya dengan tangan-Nya dan membuka kulit saya. Itu sungguh nyata. Itu seperti menonton pembedahan pada TV. Dan satu persatu Dia mulai memijat bagian-bagian tubuh ku dan membersikan saya. Kemudian Dia mengambil kulit saya dan menutupnya kembali. Di dalam tangan-Nya Ia mempunyai (benda) kulit yang berwarna saya dengan warna kulit saya, itu seperti tanah liat atau lumpur, dan Ia meletakan itu diatas tempat pembedahan, dan saya berpikir, “wouw, saya tidak akan memiliki tanda bekas luka!” Saya terbangun saat itu dan jujur saja saya tetap dalam kesakitan penuh. Saya tidak merasakan sebuah perbedaan. Saya tahu karakter Elohim. Elohim bukanlah semacam deiti yang suka mengodai saya. Jadi saya harus percaya bahwa saya telah sembuh. (ia mulai berteriak-teriak) Saya sembuh! Saya sembuh! Dan dokter berpikir saya gila, ia nampak berkata: ”Kamu tidak sembuh. Kamu tepatnya akan mati.” Saya tetap berteriak-teriak “Saya sembuh! Saya sembuh!” karena setiap kali saya saya katakana itu saya semakin membaik. Saya sudah 10 hari sangat sakit , tidak mampu makan.

Sid: Ketika kamu berjalan keluar dari rumah sakit itu, apa yang karyawan dan dokter bilang atau pikir?

Jennifer: Banyak dokter dan suster meneteskan air mata. Mereka sungguh tersentuh. Beberapa mereka menerima Yahshua. Mereka mengadakan test ulang segala sesuatu. Semuanya normal dan berfungsi normal. Segala kemulian kepada Elohim. Itu sungguh luar biasa, dan saya total sembuh.

Mujizat seperti ”dua potong roti dan dua ikan”.
Sid: Ini sebuah cerita yang ajaib. Kamu pergi ke Afrika karena kamu punya hati untuk anak-anak, dan kamu mempunyai 8 koper penuh pakaian untuk anak-anak. Ceritakan saya apa yang telah terjadi.

Jennifer: Kami memiliki sekitar 100 anak-anak di Rwanda. Dan kami berpikir, jika kami telah dapat sedikitnya memberikan mereka sesuatu. Dan letakan semua pakaian, dan kami bawa ke anak-anak yatim ini yang sedang dalam kondisi yang parah. Setiap anak pergi dengan kantong-kantong besar penuh dengan pakaian, sepatu, dan peralatan sekolah. Ajaib, Itu telah cukup untuk semua anak-anak ini. Sungguh kami terkejut bahwa delapan koper untuk 100 anak-anak. Tetapi suatu hal yang tidak dapat dipikirkan adalah kami masih memiliki seribu barang-barang tersisa.

Sid: Bagaimana kamu dapat?

Jennifer: Jadi kami datangkan lebih anak-anak, mulai menemukan semua anak-anak jalanan. Kami bagikan barang-barang kepada mereka. Namun kami masih memiliki sejumlah besar barang-barang. Saya tidak percaya ini. Kami putuskan pergi ke Kenya, setiba di daerah miskin, kami kumpulkan sebanyak mungkin anak-anak yang kami bisa kumpulkan. Kembali anak-anak ini memdapatkan bungkusan-bungkusan besar. (Di dalam koper-koper yang sama ini ia temukan pakai-pakaian yang bermerek yang ia tidak pernah lihat waktu ia ngepak). Itu ajaib, anak-anak ini seperti baru saja keluar dari sebuah majalah. Itu sungguh luar biasa. Mereka mendapatkan semua barang-barang ini. Dan tetap, kami tidak dapat lepas dari barang-barang tersebut. Saat seorang anak perlu sepatu. Kami tahu tidak ada sepatu yang tersisa lagi (di koper). Anak ini berkata, ”Ukuran saya adalah lima dan saya sungguh ingin sepasang sepatu.” Saya berkata, ”Mari berdoa.” Kami berdoa, lalu saya memasukan tangan ke koper, dan saya temukan sepatu yang tepat. Saya tidak percaya ini! Itu sungguh indah. Delapan koper ini isinya terus berlipat ganda.
Jadi kami pergi keseluruh Kenya, membagi-bagikan barang-barang. Kami mulai membawa itu ke rumah-rumah sakit, ke gereja-gereja. Itu tidak pernah berakhir. Saya cerita kepada kamu, itu terus menerus dan terus menerus.

Ketika kami tiba di rumah, saya mulai memeriksa koper saya. Semua pakaian anak-anak di dalam koper saya. Itu ajaib. Ini menunjukkan kepada saya bahwa Elohim cinta anak-anak yatim. Elohim cinta orang-orang miskin, yang hancur, dan Dia adalah Bapa yang luar biasa. Itu sungguh menyenangkan memperhatikan apa yang Ia kerjakan.

Sid: Berbicara anak-anak, ceritakan pada saya tentang seorang ibu di Ekuador yang 15 tahun tidak mampu mengandung.

Jennifer: Ada seorang ibu di sebuah gereja yang melayani bersama kami. Kami layani dan ia sembuh. Tahun berikutnya ketika kami kembali ke Ekuador ibu ini telah memilki bayi kecil, berumur tiga bulan. Kami dapat telephon dari mereka, “Sesuatu yang tragis telah terjadi.” Saluran pernapasan bayi ini infeksi, dalam keadaan koma dan sekarang ada di rumah sakit. Tambahan otaknya rusak berat. Mereka tidak berharap bayi mereka untuk hidup.

Kami pergi ke rumah sakit. Di R.S. kami tidak bisa melihat bayi tersebut, bayi dalam perawatan yang khusus. Jadi kami menunggu di ruang tamu, dimana ada dua keluarga juga menunggu. Satu keluarga yang ingin kami layani dan satu lagi yang belum mengenal Elohim. Bapa dari keluaraga yang belum mengenal Elohim ini berencana untuk membunuh dokter yang merawat anaknya. Anaknya, laki berumur 9 bulan, dalam kondisi yang sama dengan bayi berumur tiga bulan ini. Saya dan team berdoa syafaat menangis dan menjerit kepada Elohim untuk bayi laki ini. Sekitar 15 menit kemudian dokter keluar dan berkata, “Sesuatu yang gila telah terjadi!” Keluarga ini berseru: “Ini adalah Elohim kalian. Siapakah Elohim kalian?” Dan kami katakana, “Dia adalah Yahshua, Yahshua dapat menyembuhkan. Semua keluarga ini, tujuh orang, berdoa menerima Mashiah sebagai Juruselamat mereka. Dan tiba-tiba Roh Kudus turun keatas mereka, dan mereka mulai goyang-goyang dan melihat penglihatan. Mereka mendengar suara Elohim dan melihat malaikat-malaikat. Suatu pegalaman yang luar biasa. Bapa ini melihat penglihatan bahwa Elohim memberikan kedua bayi ini otak yang baru. Dan mereka lalu berkata, ”Kita harus percaya Elohim untuk ini.”

Sir: Apakah dokter-dokter percaya seperti keluarga ini?

Jennifer: Oh yeah. Satu bayi telah berhenti dari koma, tetapi otaknya tetap rusak berat. Malam itu keluarga (yang baru menerima Yahshua) ini tidur di R.S. Terbangun, sebab  bapa ini mendengar suara, berkata, ”Bangunlah. Pulang kerumah, mandi, makan dan istirahat. Bawa keluarga kamu balik besok. ”Kamu akan menerima kabar baik.” Mereka pulang. Besoknya mereka kembali, pergi melihat bayinya. Ada sebuah tanda merah pada kepala bayi laki ini. ”Apa yang terjadi?” Suster-suster ketakutan, sebab mereka ingat bahwa bapa ini pernah marah besar sebelumnya, mereka menjawab, ”Kami tidak tahu. Garis itu muncul di malam hari pada kepalanya.” Bapa ini berkata, ”Saya ingin semua ditest untuk anak laki saya sekarang juga.” Setelah semua diperiksa, dan mereka berkata, ”Ini tidak mungkin. Dia memiliki otak yang bekerja utuh sepenuhnya. Itu seperti dia memiliki sebuah otak yang baru.”

Sid: Bagaimana dengan bayi satunya?

Jennifer: Bayi satunya belum sembuh. Tetapi kami percaya. Saya pergi berdoa untuk bayi ini. Ketika saya di sana. Saya mendengar malaikat-malaikat bernyanyi di sekitar bayi perempuan ini. Dan saya mulai berdoa dan bernyanyi untuknya. Kami mendapat laporan besoknya, bahwa anak perempuan ini sudah tidak koma lagi. Orang tua bayi ini berkata, ”Jika Elohim telah lakukan itu kepada bayi lainnya, Dia akan lakukan itu untuk bayi kami.” Kami ingin melihat restorasi otak yang utuh. Test otak dilakukan. Secara utuh otak baru, baik secara sempurna, kedua bayi keluar dari rumah sakit, secara utuh normal dan sembuh.

Situs pelayanan Jennifer: Global Children’s Movement

Sid: Kamu tahu Jennifer, saya telah mendengar secara pribadi CD mu, ”The Missing Key to Your Breakthrough,” dan kamu memiliki sebuah karunia untuk seseorang beriman sebab breakthrough  ini sedang siap terjadi.

Sekarang Sid Roth berbicara kepada Anda: Setiap orang yang lahir telah lahir di dalam sebuah perjanjian dengan Setan sebab Dosa Awal Adam dan Hawa. Tetapi Kabar Baik adalah ada sebuah perjanjian yang lebih tinggi. Ada sebuah perjanjian yang lebih tinggi dari perjanjian yang seorang telah buat dengan Setan. Dan kamu dapat dibebaskan sepenuhnya dari perjanjian Setan itu, dan Anda dapat memiliki seorang ayah yang baru. Jennifer memiliki sebuah ayah yang ia dapat percaya. Nama-Nya adalah Elohim (tepatnya YAHWEH). Dan Dia bukanlah seorang manusia sehingga Dia harus berbohong. Dan Dia berkata, “Saya mengasihi kamu dan Saya telah mengutus Yahshua untuk mati menggambil tempatmu untuk membuat sebuah perjanjian baru sehingga Anda dapat masuk kedalam kelimpahan dan kehidupan, dan damai, dan sukacita, dan makna, dan tujuan, dan sebuah masa depan dan pengharapan. Jika Anda bercerita kepada Yahshua bahwa kamu menyesal dan minta maaf atas dosa-dosamu  dan percaya bahwa darah Yahshua mencuci dosa-dosamu, jadikan Yahshua Tuan mu. Katakan itu sekarang. Sekarang. Sekarang juga.

TAMAT.

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

 

Kesaksian, Pergi Antri


Sepasang suami-istri dari sebuah kota di Inggris terpanggil untuk menjadi pegiinjil di Afrika. Suatu badan misi di kota London telah bersedia mengutus mereka. Mereka merupakan pasangan yang cinta Yahweh Seluruh hidup mereka mereka telah beri untuk Yahweh, bahkan hampir seluruh gaji dari Mr. Rees Howells diberikan untuk pelayanan dan orang-orang miskin. Keuangan mereka cukup untuk makan sehari-hari. Pulang kerja dari pertambangan batu-bara, pulang makan dan langsung pelayanan. Kegiatan rutin Mr. Howells diluar jam kerja adalah berdiam diri dihadapan Yahweh dan melayani orang-orang miskin dan korban minuman keras.

Hari-hari keberangkatan ke Afrika sudah dekat. Mereka harus terlebih dahulu ke kota London kekantor misi untuk diutus. Pada saat itu kereta api adalah transportasi yang paling handal untuk perjalanan jauh. Seminggu sebelum keberangkatan mereka ke London, uang tiket kereta api masih belum ada. Setiap pagi mereka memeriksa kotak pos mungkin ada uang datang untuk mereka. Lalu tibalah hari keberangkatan, barang-barang sudah dipak, uang tiket masih belum ada. Namun mereka tetap percaya itu pasti tiba, ”mungkin di stasiun kereta api!” Pagi itu, diantar oleh keluarga dan rekan terdekat yang penuh suka-cita, berjalanlah mereka kestasiun. Mr Howells sambil berjalan, ia berpikir, apa yang ia bisa lakukan, mereka berdua hanya punya uang 10 shilling. Tanpa bercerita kesusahan mereka berdua, mereka membeli tiket untuk stasiun terjauh yg mereka bisa dapatkan dari nilai uang tersebut, stasiun Llanelly, lalu menunggu dua jam lagi untuk nyambung ke tujuan akhir, London.

Sebagian rekan mereka masih terus mengantar, di kereta api mereka tidak putus-putusnya bernyanyi dan bersukaria melepas rekan mereka ke Afrika. Pikiran datang kepada saya, ”Pastilah saya akan bisa bernyanji lebih baik, jika saya telah punya uang!”

Kami makan pagi dengan teman-teman di Llanelly. Uang juga belum datang. Dan kereta ke London akan segera datang. Roh Kudus bicara dan berkata, ”Jika kamu punya uang, apa yang akan kamu lakukan?” ”Pergi ke loket untuk antri,” saya berkata. ”Nah, tidakah kamu berkotbah bahwa janji-Ku setara dengan koin yang berlaku? Kamu lebih baik pergi dan antri.” Tidak ada sesuatu yang bisa aku lakukan kecuali taat. ’Ada 12 orang didepan saya, mereka mendapat tiket satu persatu. Iblis terus bicara kepadaku, ”Nah sekarang tinggal beberapa orang di depanmu, kamu akan pergi dari loket tanpa tiket. Ketika tinggal dua orang didepan saya, tiba-tiba seorang keluar dari kerumunan dan berkata, ”Maaf kan saya, saya tidak dapat menunggu lebih lama, saya harus buka toko saya.” Ia megucapkan selamat jalan dan memberi 30 shilling ditanganku! Itu sungguh indah, merupakan test awal dari apa yang Yahweh dapat lakukan di Afrika, jika kita taat.

Setelah saya dapat tiket, rekan-rekan barulah memberi hadiah-hadiah kepada saya, Yahweh telah menahan mereka sampai kami telah lewat uji. Kami berdua bernyanyis sepanjang jalan ke London!

Setelah tiba, Ketua misi, Mr Head, meminta mereka untuk bisa makan pagi bersama esok harinya. Pagi itu ia berkata kepada mereka, bahwa ia sesungguhnya telah punya £50 untuk mereka., tetapi … ia tidak mengeposkannnya. ”Terima kasih kepada Yahweh, bahwa kamu tidak lakukan itu,” Mr Howells berkata, dan menambahkan untuk dirinya sendiri, ”jika terkirim, saya tidak akan mendapat ujian untuk berdiri antri!”

Disadur dari REES HOWELLS – INTERCESSOR, karya Norman Grubb. http://www.normangrubb.com

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog.