Dimanakah posisi Turki di dalam konflik bersenjata di Timur Tengah?


Peta konflik antar Islam di perbatasan Syria-Turki Pertengahan 2015 Turki sebagai anggota NATO, memiliki peranan penting di Timur Tengah, karena letak geografinya antara Eropa dan Timur Tengah, terlebih lagi karena agama Sunninya. Namun dimanakah posisi pemerintah Turki berada pada konflik bersenjata di Timur Tengah saat ini?
Saat perang meletus di negara Syria, pemerintah Turki menempatkan dirinya dengan secara jelas untuk berpihak kepada kelompok-kelompok militan Islam Sunni yang ingin menumbangkan President Assad (Islam Shia), itu tidak berubah sampai saat ini. Dimata Pemerintah Barat, yang juga anggota NATO, semua kelompok militan Sunni ini berada di bawah satu payung, dikenal sebagai ”Front Pembebas Syria,” (FPS).
Namun sejak Juni 2014, FPS terpecah, sedikitnya menjadi tiga kelompok besar: FPS (semua militan organisasi yang bergabung dalam organisasi Al-Qaida yang didirikan oleh Osama bin Laden), Negara Islam Khalifah (NIK/ ISIS / IS dalam bahasa Inggris; pemimpinya adalah bekas aktivis Al-Qaida di Irak), dan yang terakhir adalah pejuang Kurdi (bersifat kesukuan dan nasionalitas).
Saat ini, perang telah menyebar, dan masih berlanjut, ke Irak, Libya, Yemen; tidak diragukan perang ini adalah perang Islam Sunni melawan Islam Shia, namun melibatkan banyak negara dan suku bangsa; Aram (Syria), Arab (negara-negara Teluk), Kasdim (Irak), Kurdi (Kurdistan), Persia (Iran), Houthi (Yemen), Libia, Libanon dll.
NIK (Islam Sunni), yang ingin mendominasi kepemimpinan semua gerakan Islam Sunni sekarang mendapat perlawan balik tidak hanya dari Pemerintah Assad, tetapi juga FPS, pejuang Kurdi, dan yang paling kuat ”tentara kualisi” (gabungan lebih dari 60 negara) yang dipimpin oleh Amerika Serikat. Sungguh konflik bersenjata di Timur Tengah ini telah menjadi komplek dan sungguh rumit (jika tidak ingin dikatakan tidak terkendali).

Baca lebih lanjut

Nigeria: 44 terbunuh pada pemboman mesjid dan restoran di kota Jos


“Karena tidak ada pohon yang baik yang menghasilkan buah yang tidak baik, dan juga tidak ada pohon yang tidak baik yang menghasilkan buah yang baik. Sebab setiap pohon dikenal pada buahnya. Karena dari semak duri orang tidak memetik buah ara dan dari duri-duri tidak memetik buah anggur”Yeshua Ha Mashiah (Lukas 6:43-44, ITB)

Baca lebih lanjut

Mesir: para Jihadist Negara Islam menyerang 5 post militer di Sinai; Pemerintah Mesir mengambil tindakan tegas


Para jihadist sedang melakukan aksi terror merekaPara jihadist Negara Islam telah mengadakan serangan besar-besaran, lebih dari 100 jihadist menyerang 5 post militer di Sinai Utara pada hari Rabu minggu ini. Korban jiwa diantara kedua pihak masih belum jelas, namun menurut sumber militer Mesir yang dikutip oleh situs Israel tertulis: 64 tentara, dan 90 jihadist dan 4 penduduk sipil.
Pihak militer di TV Pemerintah Mesir berkata: 17 tentara tewas, 13 luka-luka , sementara sedikitnya 100 ”pendukung para terrorist” telah terbunuh.

Baca lebih lanjut