Statistik: Kota Vatikan peminum wine terbanyak perkapita di seluruh dunia


Pemimpin Roma Katolik minun wine anggur beralkohol Suatu statistik yang dikeluarkan oleh the Wine Institute menyatakan kumsumsi wine (minuman anggur berkadar alkohol) per kepala  terbesar di dunia adalah Kota Vatikan. Data menunjukkan bahwa penduduk Vatikan meminum rata-rata 74 liter wine – secara kasar itu sama dengan 105 botol pertahunnya. Itu mendekati dua kali lipat dibanding rata-rata orang di Perancis atau Itali secara keseluruhan, dan tiga kali lipat  jumlah komsumsi di Britania Raya.

Kota Vatikan adalah nama lain dari negara Vatikan, pusat Gereja Roma Katolik, terletak di bagian kota Roma (Negara di dalam sebuah kota), dikenal juga dengan panggilan ”Holy See”. Negara terkecil di dunia namun memiliki kuasa dan pengaruh atas pemimpin-pemimpin negara di dunia, lihat Wahyu 13, 17 dan 18.

Mungkin berita ini mengejutkan dunia, namun pemakaian wine dan sampai tingkat mabuk (tidak bisa menguasai diri lagi) telah menjadi kebiasan rutin di kalangan pendeta dan petinggi Gereja Roma Katolik. Charles Chiniquy, ex-pendeta Roma Katolik, pada bukunya ”50 Years in the Church of Rome” menyatakan mereka bukan saja meminum  sisa Wine yang lebih dari Perjamuan Suci mingguan mereka, namun rutin mengadakan pesta dan mabuk berat sampai tidak bisa bangun esok harinya.

Beberapa tahun yang lalu, polisi Itali mencabut SIM (Surat Ijin Mengemudi) pendeta Katolik berusia 41 tahun karena ia mengendarai mobil di tol dengan kadar alkohol di darahnya hampir dua kali lipat dari yang diijinkan.

Komentar:  Wine adalah satu dari sekian banyak bisnis besar yang sangat basah bagi pedagang-pedagang dunia yang berurusan dengan Gereja Roma Katolik, Alkitab berkata di Wahyu pasal 18.
Tradisi dan perbuatan pemimpin Gereja Roma Katolik sangatlah berlawanan apa yang diperintahkan oleh Alkitab.

  • Elohim melarang para pendeta (priest atau imam) dilarang mabuk, Gereja Katolik melakukan sebaliknya
  • Elohim menganjurkan para imam menikah, Gereja Katolik melarang para semua pemimpin mimbarnya menikah, berakibat lahirnya epidemi homosex dan phydofele dikalangan mereka sendiri
  • Elohim melarang para imam membotaki kepala atasnya, Gereja Katolik berlaku sebaliknya
  • Elohim melarang membuat patung dan menyembahnya, Gereja Katolik malah membuat banyak patung dan menyembahnya.
  • Elohim berkata hormatilah Nama-Nya yang kudus, Gereja Katolik justru menghinanya
  • Elohim memerintahkan untuk umat-Nya mengingat menguduskan Hari Sabat-Nya, Gereja Katolik justru melarangnya, dan mengganti hukum-Nya ini menjadi hari Minggu (hari pertama dari 7 hari).

Apakah Anda mengerti ajaran rasul Petrus di 1 Petrus 2:1-10? Jika Anda telah berpikir Gereja Roma Katolik berdiri atas kerasulan Petrus, berpikirlah kembali!Jika Anda seorang Katolik dan mengaku sebagai umat Kristen (beriman kepada Yeshua Ha Mashiah / Yesus Kristus) maka Anda haruslah benar-benar memperhatikan perintah Yeshua di kitab Wahyu 18:4-8 ini.

 Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Rakyat Swiss menolak banjir Imigran melalui Referendum


Swiss referendum menjaga tanah dan budayannyaSwiss adalah negara yang terkenal dengan  sikap ”netral-nya”, sejak kemerdekaannya dari Holy Roman Empire di tahun 1499. Swiss dikelilingi negara-negara Uni Eropa namun tidak menjadi anggota.

Minggu kemarin rakyat Swiss mengadakan pemungutan suara mengenai masuknya orang asing ke dalam negara Swiss. Sejak Swiss membuka perbatasan-perbatasan negaranya 12 tahun lalu banjir para pendatang baru terutama lewat Perancis dan Itali, yang membawa kepada kondisi lapangan kerja yang lebih buruk, kereta-kereta yang padat dan kekurangan perumahan, dan kriminalitas bertambah pesat, laporan berkata.

“Adalah jelas bahwa imigrasi perlu untuk ada dikurangi,” kata Toni Brunner President Partai Rakyat Swiss (SVP), mewakili kelompok yang kuatir kebanjiran imigran. ”Yang jelas adalah kita perlu untuk ada lebih selektive.”  

Pemungutan suara kemarin terbagi antara bagian yang tinggal di kota-kota besar (perbatasan dengan Perancis dan Jerman) dengan mereka yang tinggal di pedalaman (Jerman, Austria dan Itali). Kota besar menentang ide pembatasan imigrant, namun mereka kalah suara.

Kemenangan tipis bagi kelompok ”anti-imigrasi” ini dinyatakan sebagai “Itu adalah sebuah kekalahan ekonomi dan kebijakan luar negeri,” kata Christian Levrat seorang parlement dari partai Sosial Demokrat. Kemenangan ini dikritik oleh orang parlement Jerman sebagai ”langkah progresif mengisolasi diri sendiri.”

“Saya tidak berpikir rakyat Swiss telah memilih cara ini oleh sebab mereka ingin mengisolasi mereka sendiri, tetapi karena mereka kuatir” akan perumahan dan transportasi umum, kata martin  Landolt, president dari Partai Demokrasi Bourgeois.

Menanggapi kekuatiran orang Uni Eropa akan adanya bahaya ekonomi bagi Swiss akibat kebijakan baSwiss dan negara-negara tetangganyaru ini, Karim Bertoni, seorang usahawan yang mengurus perusahaan bernilai 3,3 milliar dollar di Geneva berkata, “Saya tidak berpikir ekonomi Swiss akan menderita. Bisnis-bisnis akan tetap  mampu menyewa menejer-menejer top orang asing atau pekerja-pekerja berpendidikan tinggi, seperti para insinyur.”

Kemenangan ini disambut gembira oleh Marine Le-Pen (Perancis) dan Heinz- Christian Strache (Austria) yang keduanya adalah tokoh anti-imigrasi. “Swiss telah berkata tidak untuk banjir imigrasi, bravo!,” Le Pen menulis. Perusakan mobil  dan kejahatan di Perancis oleh ulah imigran Muslim telah membawa isu imigran semakin panas di Perancis.

Catatan: Swiss adalah pencetak Alkitab Inggris versi  Geneva Bible yang sangat digemari oleh tokoh-tokoh Gereja seperti Willian Shakespeare, Oliver Cromwell, John Knox, John Bunyan. Dipakai secara luas di Britania Raya di abad 16 AD sebelum lahirnya KJV (1611). Geneva Bible 80% adalah hasil kerja William Tyndale, merupakan versi Inggris yang pertama yang mana semua terjemahan Pernjanjian Lamanya diterjemahkan langsung dari bahasa Ibrani.
Swiss juga tempat pelayanan dan meninggalnya John Calvin  (1509-1564), bapa Reformasi Gereja, ia dikenal dengan konsep pemisahan kuasa antara negara dan agama – yang adalah satu dan beberapa alasan telah membuat negara-negara Barat Protestant menjadi makmur  bahkan sampai sekarang. Tempat lahirnya Henri Dunant, bapa Palang Merah sedunia.

Bacaan berkait:

Referansi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Kesaksian Tass Saada, ex-terrorist PLO dirubahkan hidupnya oleh Yeshua


Tass Saada dan buku kesaksiannya Ini adalah kesaksian seorang pejuang Palestina, penembak jitu Fatah yang dilatih untuk membunuh orang-orang Yahudi, dan sekarang menjadi pemberita Injil dan perdamaian antara Arab dan Israel oleh karena kesaksian hidup Charlie Sharpe.
Tass, lengkapnya Taysir Abu Saada, telah berkeliling dunia bersaksi tentang perubahan hidupnya dan mengajar apa sesungguhnya akar dari konflik Timur Tengah dan bagaimana jalan keluar yang terbaik. Artikel di bawah ini diterjemahkan dari JewishRoot.net yang sumber aslinya sebagian besar diambil dari kesaksian Taas di Jemaat Tiferet di Tel Aviv.
Di depan para hadirin yang terdiri dari para Kristen Yahudi Arab dan Kristen Arab di Tel Aviv, Saudara Taas membuka kesaksiannya dengan meminta maaf terlebih dahulu kepada mereka semua atas nama orang-orang Muslim Palestina, “Pertama dari semuanya saya memohon maaf dari orang-orang Yahudi dari semua hal yang saya telah lakukan melawan kalian pada masa lampauketika saya adalah bagian dari Fatah dan melayani Yasser Arafat. Saya juga memohon maaf dari para saudara-saudariku orang Arab sebab ketika saya tidak memerangi orang-orang Yahudi saya telah mencari orang-orang Kristen di Yordania dengan tujuan menghancurkan rumah-rumah mereka dan membunuhi mereka. Saya sungguh memohon maaf dari kalian semua.”

Tass, bersama Dean Merrill, telah menulis kesaksiannya yang lengkap dalam sebuah buku berjudul Once an Arafat Man: The True Story of How a PLO Sniper Found a New Life

[Dijual ke orang Yahudi, bergabung ke Fatah]
Saya dilahirkan di Gaza. Orang tua saya aslinya dari Jaffa, Sebelum perang pada tahun 1948 [satu hari setelah Israel merdeka, Israel diserbu oleh negara-negara tetangganya], orangtuaku, seperti sisa keluarga Arab di Israel, mendengar panggilan dari bangsa-bangsa Arab untuk sementara waktu meninggalkan Israel selama perang; dan mereka mentaatinya, meninggalkan rumah mereka. Orang tua saya melarikan diri ke Gaza, dengan pikiran mereka bisa kembali lagi nanti. Tetapi seperti kita ketahui, orang Arab yang kalah perang dan orangtua saya tinggal di Gaza.
Segera setelah saya lahir kami berimigrasi ke Arab Saudi dan saya dibesarkan sebagai imigran Palestina yang telah meninggalkan negaranya. Orang-orang Saudi sering melecehkan kita, menuduh kami menjual tanah kami kepada orang Yahudi dan kemudian datang untuk tinggal di tanah mereka. Jadi saya dibesarkan di Arab Saudi dengan banyak kebencian terhadap orang-orang Yahudi – mereka telah menyebabkan saya untuk berimigransi dan kehilangan tanah milik kami. Saya berharap bahwa jika seandainya saat itu saya telah mengenal firman Elohim, maka saya akanlah mengetahui kebenaran bahwa bukanlah orang-orang Yahudi yang menyebabkan saya telah menjadi seorang imigran, tapi  para Muslim dan sistem Islamnya.

Ketika saya berusia sepuluh, orang tua saya memutuskan untuk pindah ke Qatar. Setelah Perang Enam Hari, saya merasa seolah-olah saya sedang mengalami gangguan saraf dan kebencian saya terus tumbuh dan tumbuh. Saya saat itu tidak mengerti bagaimaPerang Enam Hari Israel diserbu dari berbagai penjuruna kami bisa kalah begitu banyak peperangan melawan Israel; kami yang lebih besar daripada Israel dalam jumlah penduduk dan ukuran; Kami memiliki lebih banyak peralatan perang – semua yang kami miliki adalah lebih daripada yang mereka miliki; namun kami kalah perang melawan Israel. Saya berpikir saat itu bahwa sekali lagi para pemimpin kami menjual kami kepada orang Yahudi. Karena itu saya memutuskan untuk pergi dan memperjuangkan tanah kami, yang saya dahulu percaya itu adalah milik kami. Saya pergi ke ayahku dan meminta izin untuk saya boleh bergabung ke Fatah. Dia berkata, “Putra (ku), apa yang kamu sedang bicarakan? Kamu harus melanjutkan studimu dan mendapatkan pendidikan. Tinggalkan pikiran-pikiran itu sendirian!”

Namun saya tidak mendengarkannya. Saya menandatangani fomulis aplikasi atas namanya dan meninggalkan Qatar pergi ke Syria, dan di sana saya bergabung dengan gerakan Fatah, yang membuat saya pindah ke Jordan. Saya berlatih keras dan terlibat dalam banyak kegiatan dan tindakan, tetapi orangtuaku tidak berdim diri atas diriku. Mereka terus mencari saya, dan akhirnya pada tahun 1970 mereka menemukan saya melalui beberapa teman. Ayah saya meminta saya untuk kembali ke Qatar sehingga ibu saya akan mengetahui bahwa saya masih hidup; dan kemudian, ia mengatakan bahwa mereka akan membiarkan saya kembali ke Jordan. Saya setuju untuk rencana ini dan pergi mengunjungi mereka.

Ketika saya memasuki Qatar ayah saya mengambil paspor saya dan mengatakan kepada saya bahwa saya tidaklah akan kembali ke manapun kecuali sekolah. Saya sangat kecewa dan marah tapi aku tetap mendengarkan ayahku dan kembali ke sekolah. Di sana saya tidak bahagia sama sekali dan hati saya dipenuhi dengan kemarahan. Saya membenci seluruh dunia dan terus menerus membuat banyak kesulitan di sekolah.

Suatu kali saya marah pada guruku dan sehingga dengan pisau saya mengejar dia tetapi siswa lainnya menahan saya, itu membuat saya secara serius menyakiti diPejuang Fatahriku sendiri dengan pisau tersebut. Mereka membawa saya ke rumah sakit dan mereka menyelamatkan saya.
Kemudian saya melihat guru itu datang tempat parkir mobil. Saya mendekatinya dan menembaknya. Saya pikir saya telah membunuhnya dan begitu terkejut ketika saya menemukan dia masih hidup. Saya mengatakan kepadanya, “Anda masih hidup?” dan dia menjawab, “Terima kasih Elohim!” Itu pastinya tangan Elohim yang membelokkan peluruku, karena saya telah dilatih sebagai penembak jitu dan tidak meleset dari target apapun. Sekarang saya berterima kasih kepada Dia bahwa tembakan itu tidak mengenai target. Setelah kejadian itu diputuskan untuk mengusir saya dari sekolah dan dari Qatar.

Ayah saya memberikan dua pilihan – saya boleh pergi ke Inggris atau ke Mesir. Saya mengatakan kepadanya bahwa saya tidak ingin pergi kedua negara itu, namun ke Amerika Serikat. Dia mengatakan bahwa itu adalah negara setan besar, tetapi saya tidak mengubah pikiranku. Mengapa saya memutuskan untuk pergi aku masih tidak tahu, karena kemudian AS dan Israel adalah bagi saya hal yang sama – musuh. Tapi saya tetap ingin pergi.

[Memburu kewarganegaraan Amerika Serikat, tertangkap oleh Charlie Sharpe]
Setelah beberapa bulan dan banyak masalah yang saya perbuat kepada orang tuaku, akhirnya ayah berkata saya bisa pergi kemanapun asalkan itu jauh dari mereka. Jadi dalam Februari 1974 aku pergi ke Amerika. Aku tinggal bersama seorang teman untuk sementara dan kemudian pindah ke Kansas City. Saya perhatikan bahwa Amerika tidak melakukan diskriminasi terhadap saya dengan cara apapun. Sebagai Palestina itu membuat saya senang bahwa mereka tidak melihat saya sebagai seorang imigran atau seorang pengungsi. Saya bertanya teman-teman saya apa cara terbaik untuk tinggal di Amerika, yang dijawab oleh mereka menikahi orang Amerika. Jadi saya memutuskan untuk mencari seorang gadis Amerika. Tujuan saya adalah untuk menikahi seorang Amerika hanya untuk mendapatkan kewarganegaraan dan kemudian menceraikannya. Tapi terima kasih Elohim bahwa Dia telah memiliki rencana yang lebih baik untuk saya daripada yang saya miliki untuk diriku sendiri  dan sampai hari ini wanita Amerika ini tetap isrtiku!

Selama 19 tahun berlalu sebelum saya menerima Yeshua sebagai Mashiah (Juruselamat) saya, isteriku terus menerus memberitahu saya bahwa dia mencintai saya, dan saya hanya mengatakan kepadanya, “Terima kasih.” Saya saat itu tidak pernah merasa cinta terhadap dia, tetapi ketika Yeshua memasuki hatiku, pada minggu yang sama saat saya duduk di ruang tamu dan melihat istri saya tiba-tiba saya merasa api cinta dalam hatiku terhadap dia dan saya mengatakan kepadanya bahwa saya mencintainya! Dia berasal dari Irlandia, jadi dia hanya menatapku dan bertanya apa yang saya inginkan dari dia! Saya bersyukur kepada Elohim bahwa Dia telah mengubah sikap saya terhadap istriku.

Ketika menikahinya, ayahku berhenti mengirim saya uang. Dia mengatakan kepada saya bahwa jika saya ingin menikahi seorang gadis Amerika saya sendiri harus bertanggung jawab atas wanita itu, jadi saya pergi untuk mencari pekerjaan. Saya mendapat pekerjaan di sebuah restoran Perancis sebagai pencuci piring. Dan kemudian menjadi waiter (pelayanan meja di restoran). Pada hari pertama sebagai waiter  itu menakutkan sebab saya belum pernah berhubungan langsung dengan orang-orang. Saya pergi ke meja pertama dan di sana duduk seorang pria bernama Charlie duduk disampingnya seorang wanita yang sangat cantik dan ia sibuk berbicara dengan wanita tersebut.
Ketika saya mengambil piring-piring bekas mereka kedua tanganku gemetar. Charlie melihat kepadaku dan berterima kasih. Saya terkejut dengan ucapan terima kasih orang kaya ini yang berdiri menunggu dia makan. Bagi kami di Timur Tengah hal itu suatu yang aneh. Saya memutuskan untuk menunggu dia setiap kali ia datang ke restoran dan saya selalu memberi pelayanan yang terbaik kepadanya. Perlahan-lahan saya dipromosikan dan suatu hari saya menjadi meneger ruang restoran dan hubungan saya dengan Charlie terus bertumbuh.

Selama 19 tahun saya bekerja di beberapa tempat lain, tetapi saya tetap kembali ke tempat ini. Saya telah sukses dalam bisnis restoran dan hotel. Pada tahun 1991, saya kembali ke restoran itu dengan tujuan untuk membelinya. Pada saat Taysir Tass Abu-Saada sedang bersaksiitu YAHWEH benar-benar mulai untuk berurusan dengan saya, meskipun saya tidak tahu pada saat itu.
Saya menandatangani kontrak dimana dalam dua tahun saya akan mengambil alih restoran. Charlie tahu bahwa saya akan menjadi pemilik restoran dan ia tahu bahwa saya akan membeli sebuah bangunan baru untuk memindahkan restoran tersebut, jadi dia mulai untuk membantu saya.

Pada bulan Februari, ia datang kepadaku dan bercerita tentang sebuah bangunan indah yang saya perlu untuk melihatnya. Saya bertanya kepadanya rincian bangunan itu, ternyata itu tempat yang saya telah kunjungi tiga hari sebelumnya. Bangunan ini bekas ruang penguburan. Sebagai seorang Muslim, saya tahu bahwa setiap tempat yang berurusan dengan orang mati diyakini berisi dengan setan dan roh-roh jahat. Ketika saya pergi saya merasa sangat takut.
Ketika Charlie bercerita tentang bangunan saya mengatakan kepadanya bahwa saya sudah melihatnya dan bercerita bahwa saat saya masuk saya merasa begitu ada banyak setan. Dia tertawa dan kemudian memandangku dan bertanya: “Tass, apakah kamu tahu mengapa kau begitu takut?” Saya berkata ”saya tidak takut.” Dia kemudian mengatakan kepada saya itu disebabkan oleh karena saya tidak memiliki takut akan Elohim. Saya sangat terkejut dan saya mengatakan kepadanya bahwa saya tidak mengerti apa yang ia katakan. Saya seorang Muslim dan saya takut akan Elohim (Allahnya Muhammad). Tapi dia mengatakan kepada saya bahwa jika saya benar-benar takut akan Elohim (Allah sementa alam) maka saya tidak akan takut akan iblis-iblis. Dia mengatakan kepada saya bahwa ia memiliki hubungan dengan Elohim YAHWEH (the Lord God). Aku hanya mentertawakan dia, tetapi gagasan tentang sebuah “hubungan dengan Elohim” tidaklah meninggalkan saya dan selama tiga minggu saya tidak mampu mengeluarkan hal itu dari kepala saya. Setiap hari berlalu, gagasan tentang hubungan dengan Elohim hanyalah semakin bertambah kuat.

Pada 13 Maret 1993 Charlie datang ke restoranku untuk makan. Saya menghampirnya, berlutut pada kakiku dan memohon kepadanya untuk memberitahukan saya tentang hubungan khusus tersebut. Ia segera memerintahkan saya berdiri, dan berkata, “para tamu akan berpikir kamu gila.” dan ia berkata kami harus menunggu sampai kami berdua saja!

Satu hari kemudian, 14 Maret, saya menelepon Charlie dan ia mengundang saya ke rumahnya. Saya mengatakan kepadanya bahwa saya sedang diserang kepanikan dan saya takut untuk mungkin akan menyakiti sesuatu atau seseorang dalam perjalananku, jadi ia datang menjemput saya dengan mobilnya ke rumahnya. Di jalan dia terus berbicara tentang keajaiban yang terjadi padanya dan terus menerus berkata “Haleluya” dan “Pujilah YAHWEH.”
Saya berpikir bahwa sekarang ia benar-benar telah kehilangan pikirannya. Setiba di rumahnya dia berkata, “Tass, jika kamu ingin mengalami ketenangan pikiran seperti yang saya miliki, kamu harus mengasihi orang-orang Yahudi!” Saya benar-benar membeku (kaku tidak bisa bergerak) dan bertanya kepadanya bagaimana dapat ia berpikir tentang hal itu: “mengasihi orang-orang Yahudi? Ia tahu bahwa saya membenci mereka; dan bagi saya, dan bagi kebanyakkan orang Arab, “seorang Yahudi yang baik adalah seorang Yahudi yang mati.” Saya minta maaf mengatakan hal-hal ini kepada kalian, tetapi begitulah (saya) saat itu. Ia berkata kepada saya untuk tenang dan datang duduk. Jadi saya bertanya lagi; “Apakah hubungan khusus itu yang Anda miliki?” Ia bertanya apa yang saya ketahui tentang Yeshua Ha Mashiah. Saya mengatakan kepadanya bahwa Dia adalah seorang nabi yang kami sebagai para Muslim percaya. Charlie mengatakan kepada saya bahwa ia bukanlah sekedar seorang nabi, Dia adalah Putra Elohim dan Elohim itu sendiri.

Saya katakan kepadanya, “Itu cukup!the Holy Bible Apakah Anda pikir saya gila? Pertama Anda katakan bahwa saya tidak memiliki takut akan Elohim dan sekarang saya harus mengasihi orang-orang Yahudi dan sekarang Anda memberitahu saya bahwa Yeshua adalah Putra Elohim dan bahwa Dia adalah Elohim!” Saya benar-benar ingin pergi. Charlie mengatakan kepada saya untuk duduk dan bersabar sebentar. Ia mengambil Alkitabnya dan meletakkannya di antara kami. Ketika ia menaruh Alkitab tersebut disebelah saya, saya mulai gemetar dan bergerak mundur. Ia bertanya “mengapa?” Saya katakan bahwa saya tidak dapat menyentuh kitab tersebut. Ia bertanya kembali “mengapa?” Saya katakan sebab itu adalah Firman Elohim dan Nama-Nya ada tertulis disitu. “Jadi kamu percaya bahwa kitab ini adalah Firman Elohim?” ia berkata. “Ya!”  jawabku, saya tidak tahu mengapa saya jawab demikian sebab sebagai seorang Muslim kami tidak mempercayai Kitab-kitab Suci tersebut. Lalu ia berkata, jika saya percaya kitab-kitab suci tersebut maka ia ingin membaca beberapa ayat untuk saya. Ia membacakan kepadaku Injil Yohanes pasal 1, “Pada awalnya adalah Firman, dan Firman itu ada bersama Elohim, dan Firman itu adalah Elohim. …”  dan saya mulai bergetar dan menjadi pucat. Saya temukan bahwa saya sedang berlutut pada dengkulku dengan kedua tangan terangkat ke atas meminta Yeshua menjadi YAHWEHku dan Rajaku.

[Yeshua memulihkan Tass lebih dari yang ia duga]
Tidak ada seorang pun dapat mengatakan kepada saya bahwa Alkitab ini adalah sesuatu yang mati, itu hidup! Firman yang Hidup ini telah menunjukkan saya siapakah Yeshua Ha Mashiah adalah.
Saya melihat kepada Charlie bahwa ia juga gemetar, dan bertanya kepadanya “apa yang terjadi?” Ia berkata bahwa ia sungguh takut sebab saya terguncang sangat begitu kerasnya, ia belum pernah melihat hal itu sebelumnya dan bercerita, ketika ia sedang membaca ayat-ayat tersebut saya mulai berguncang dan mulai berlutut lalu berbicara dan berdoa. Saya katakan kepadanya bahwa saya telah melihat Terang dan Dia berkata kepada saya bahwa Dia adalah Kehidupan, Jalan dan Kebenaran, Dia adalah Yeshua!
Saya berkata kepada Charlie “Nah, alasan saya merasa seperti saya rasakan dalam hatiku dikarenakan Dia adalah Putra Elohim, kemudian saya telah menghendaki Dia menjadi YAHWEH dan Juruselamatku.”

Hari berikutnya Tass merasa beban yang tidak biasa untuk berdoa — satu hal yang ia belum pernah mengalami sebelumnya. “Orang-orang pertama yang datang di hati saya untuk didoakan adalah orang-orang Yahudi tersebut,” katanya.  “Saya berdoa, ‘Oh, Elohim berkati umat-Mu Israel.  Elohim kumpulkan mereka ke Tanah Perjanjian.'”

Juga keesokan paginya, Tass tidak sabar untuk memberitahu putranya yang beruisa 18 tahun, Benali, yang sedang mencukur saat itu. “Kemarin, saya menerima Yeshua sebagai YAHWEH dan Juruselamatku.” “Oh, ayah!” Benali berseru dan mulai menangis, memeluk ayahnya, dan krim cukur tersebar diseluruh wajah mereka berdua. “Tunggu sebentar!,” kata Tass. “Mengapa kamu begitu senang terhadap saya?” ia bertanya, sebab pikirnya putranya adalah seorang Muslim. “Ayah, saya telah juga menerima Ha Mashiah tiga bulan yang lalu dan saya tidak memberitahu siapa pun,” katanya.
Benali kemudian menjelaskan kepada ayahnya bagaimana ia berkonsultasi  kepada pendetanya apa yang ia harus lakukan, mengetahui bahwa ayahnya akan “membunuh saya ketika dia tahu.” Pendeta mengatakan kepadanya, “Kembali ke rumah ayahmu dan kasihilah ayahmu lebih lagi.” Kemudian pendeta ini membuat sebuah pertemuan khusus di gereja dan meminta dilakukannya sebuah rantai doa 24 jam sehari dibuat untuk keluarga Benali. “Itulah tiga bulan sebelum saya diselamatkan,” kata Tass.

Sejak saat itu, istri Tass dan anak-anaknya menjadi orang-orang Kristen, dan mereka mendirikan dua organisasi, Hope for Ishmael (Harapan bagi Ismael), sebuah pelayanan penginjilan dan Seeds of Hope (Benih-benih Pengharapan), sebuah organisasi kemanusiaan yang beroperasi di Timur Tengah.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Bocoran Rencana kotor mengislamkan Kristen Indonesia


Tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.  (Ibrani 4:13)

 20 tahun yang lalu, tanPerencanaan kotor Muslim mengislamkan orang Kristen Indonesiaggal 5 Pebuari 1994, beberapa organisasi Pemuda Islam Indonesia mengadakan pertemuan rahasia di kota Jombang, Jawa Timur. Mereka membicarakan “bagaimana membendung pertumbuhan Kristianiti di Indonesia, dan menjaga Islam tetap sebagai agama mayoritas di Indonesia.” Perhimpunan Pemuda Islam Indonesia (PPII), mereka menamai diri mereka, setelah mengkaji masalah pemurtadan dan kendala doktrin internal Islam pada akhirnya membuat keputusan seperti nampak pada selebaran di samping.

Kita sebagai bangsa Indonesia yang terkenal di dunia dengan slogan “Unity in Diversity” sudah terbiasa dengan toleransi dan saling menghargai baik agama, ras dan budaya masing-masing. Kawin campur antara suku dan beda agama di Indonesia adalah perkara lama yang sangat bisa diterima, bahkan sudah terjadi  sebelum jaman Majapahit. Jadi artikel ini bukan mempermasalahkan soal kawin campur, tetapi menyoroti motif kotor pihak tertentu yang mamakai CINTA dan KEHAMILAN sebagai alat untuk menjebak dan memaksa orang pindah agama. Di bawah ini (berhuruf coklat) adalah salinan dari selebaran aslinya. Link disertakan untuk membantu pembaca mampu membedakan ajaran yang benar dan yang salah. Tersedia juga dalam bentuk Pdf: Perencanaan kotor Muslim mengislamkan Kristen Indonesia, salinan; Pdf

Perhimpunan Pemuda Islam Indonesia
Untuk Jumlah Umat Mayoritas (PPPI).

Kepada Yth.
Segenap Kaum Muda Islam Indonesia
dimana saja berada:
Bismillah irrahmani Rahim
Assallamu Alaikim WR WB,

Dengan ini menyampaikan kepada segenap Pemuda Islam Indonesia bahwa kami para Pemuda Islam yang merasa bertanggung jawab terhadap perkembangan umat Islam Indonesia.
Pembicaraan lain adalah bagaimana usaha pemuda Islam untuk membendung peningkatan jumlah umat Kristen di Indonesia yang pada tahun 1970 lalu hanya berjumlah 8% dan pada tahun 1994 ini telah naik menjadi 12% dari jumlah keseluruhan penduduk Indonesia.
Pada kesempatan ini telah kami sepakati keputusan bersama, yang kami harap dapat dilaksanakan oleh para Pemuda Islam Indonesia sbb:

  1. Umat Islam sebagai umat Mayoritas WAJIB HUKUMNYA UNTUK membendung perkembangan umat Kristen di Indonesia yang kian bertambah jumlahnya.
  2. Cara membendung tidak lewat adu argumentasi iman, sebab harus diakui bahwa posisi Islam Islam agak Lemah. Didalam Alquran ada diajarkan tentang ISA AS, sedang dalam Injil tidak ada diajarkan tentang junjungan kita nabi besar MUHAMAD SAW.
  3. Satu-satunya cara melalui C I N T A. [kata ini digaris bawahi oleh PPII] Selama ini telah terbukti cara ini paling berhasil dalam meredam perkembangan umat Kristen di Indonesia.
  4. PARA PEMUDA ISLAM DIWAJIBKAN BERPACARAN DENGAN GADIS KRISTEN. TUNJUKKAN SIKAP YANG SIMPATIK SEHINGGA GADIS2 KRISTEN TERPESONA DAN CINTANYA JADI SUNGGUH2. BILA PERLU BER-PURA2 MENJADI PEMUDA ISLAM BERTANGGUNG JAWAB, SEHINGGA GADIS KRISTEN ITU BISA MEMBANDINGKAN DENGAN PEMUDA KRISTEN LAIN YANG SIKAPNYA JELEK, MAKA IA PERCAYA PADA PEMUDA ISLAM SEMAKIN BESAR.
  5. SETELAH MENJADI PACARNYA, BERBUATLAH APA SAJA DENGAN MEREKA. JIKA GADIS KRISTEN    ”  H  A  M  I  L  ”, PAKSAKAN DIA UNTUK PINDAH AGAMA DAN NIKAHI SECARA ISLAM DIKANTOR URUSAN AGAMA. JIKA GADIS ITU MENOLAK MASUK ISLAM, TINGGALKAN DIA SAJA ……….
  6. MUNGKIN GADIS ITU BUKAN GADIS IDAMAN UNTUK DIPERISTERI ??? JANGAN TAKUT DAN MENYESAL SEBAB AJARAN KITA MENGAJARKAN PRIA UNTUK BERISTERI LEBIH DARI SATU. YANG PENTING ADALAH BAGAIMANA AGAR GADIS KRISTEN BISA PINDAH KEAGAMA ISLAM YANG ADALAH SATU2NYA YANG BENAR. SWT.

MEMANG tugas ini sangat berat, tapi pemuda Islam yang bertanggung jawab terhadap jumlah mayoritas umat Islam di Indonesia, kami rasa tugas ini adalah tugas yang mulia yang wajib dilaksanakan setiap pemuda Islam di Indonesia.

SATU HAL YANG HARUS DICEGAH AGAR UMAT KRISTEN DI INDONESIA JANGAN SAMPAI MENGALAMI PERKEMBANGAN BESAR, BILA PERLU KITA BERUPAYA BAGAIMANA CARANYA UNTUK MENGURANGI MEREKA.

Untuk diketahui bahwa cara kami ini telah disetujui oleh beberapa ORMAS PEMUDA ISLAM (kecuali Pemuda NAHDATUL ULAMA/GP. ANSOR).

DEMI WIBAWA ISLAM JANGAN SAMPAI SURAT INI JATUH KETANGAN PEMUDA KRISTEN.-

JOMBANG 5 Pebruari 1994.-
Peserta Pertemuan

Dua puluh tahun lalu ketika saya menerima dan membaca selebaran ini dengan cermat,  sedih, kecewa dan marah menjadi satu di dalam hati saya. Itu sepertinya telah membuka kembali luka lama saya yang terjadi di bangku kuliah, dimana seorang dosen agama Islam di hadapan lebih dari seratus mahasiswa menghina agama-agama di luar Islam dan pertemuan kuliah berikutnya ia menghina Pancasila. Dosen yang lain mengajar Wawasan Nusantara dan pentingnya asas Pancasila sebagai penyatu suku bangsa Indonesia yang begitu beragam, dan dipihak lain ada orang yang begitu teganya merusak kesatuan negara dan nilai budaya kita demi keyakinan agamanya sendiri.

Penghiburan satu-satunya yang saya dapat setelah membaca selebaran PPII pada saat itu adalah terdapat di kalimat kedua dari akhir surat selebaran tersebut! Itu sungguh meneguhkan hati nurani saya, yakni bahwa masih ada banyak orang Muslim Indonesia yang hatinya bersih dan pikirannya normal, mereka menolak perbuatan kotor berkedok ‘membela agama’ tersebut, tertulis:
“Untuk diketahui bahwa cara kami ini telah disetujui oleh beberapa ORMAS PEMUDA ISLAM (kecuali Pemuda NAHDATUL ULAMA/GP. ANSOR).” Penekanan ditambahkan.

Pertanyaan untuk direnungkan:

  1. Apakah cara PPII ini jika diterapkan akan membawa keharmonisan bagi bangsa dan negara Indonesia?
  2. Jika mayoritas penduduk Indonesia memiliki pemikiran sama seperti pembuat selebaran ini, apakah jadinya kelak negara Indonesia yang terdiri dari banyak pulau dan suku bangsa?
  3. Anggaplah rencana ini menghasilkan dua juta wanita Indonesia pertahunnya pindah ke Islam, pertanyaan:
    • Kebanggaan apa yang umat Islam Indonesia bisa dapatkan dari dua juta wanita yang kepahitan tersebut?
    • Apakah hasil dua juta jiwa yang murtad ke Islam tersebut sungguh membawa keuntungan atau kerugian?
    • Mungkinkah pesatnya umat Islam Indonesia murtad ke Kristianiti pada dekade belakangan ini adalah bumerang dari cara-cara membela Islam yang salah (cinta gombal, menutup paksa dan merusak gedung ibadah, terror dan bom bunuh diri) yang telah dilakukan oleh PPII dan sejenisnya seperti Jemaah Islamiah dan FPI?
  4. Apakah sesungguhnya yang ada dipikiran jutaan jiwa tersebut tentang agama Islam, jika mereka berpindah ke Islam oleh karena dijebak, dipaksa dan diancam? Akankah mereka menjadi pembela Islam yang sejati atau sebaliknya, menjadi sel kanker di dalam tubuh Islam?
  5. Sungguhkan Ellohim (God atau Allah) akan bangga dan memuji perbuatan PPII dan ormas Islam sejenisnya, atau sebaliknya Dia menjadi marah karena telah menghina martabat-Nya yang suci dan agung?

Berikut ini adalah ajaran Adonai Yeshua Ha Mashiah mengapa sebagian orang menyukai terang (lambang Kebenaran) dan sebagian lagi membenci terang itu:
“Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Putra Tunggal Elohim. Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat. Sebab barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak nampak; tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Elohim.”  (Yoh 3:18-21).

Siapakah Anda, apakah Anda seorang yang suka terang atau suka gelap? Jika Anda masih suka kegelapan, ketahuilah bahwa Kegelapan (kuasa Setan) tidak akan selamanya menguasai Dunia ini, sebab Terang yang sesungguhnya akan datang untuk menghakimi setiap orang sesuai dengan perbuatannya. Marilah kita datang mengabdi kepada Adonai Yeshua sebelum terlambat. Terlambat datang ke Lapangan terbang bisa diperbaiki, namun terlambat bertobat adalah penyesalan yang kekal selamanya. Raja Daud memperingatkan kita semua: Beribadahlah kepada YAHWEH dengan takut dan ciumlah kaki-Nya dengan gemetar, supaya Ia jangan murka dan kamu binasa di jalan, sebab mudah sekali murka-Nya menyala. Berbahagialah semua orang yang berlindung pada-Nya!  (Mazmur 2:11-12). Semoga berkat dan rahmat YAHWEH tercurah ke atas Anda dan keluarga Anda. Salam sejahtera!

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Dr. Michael Brown: Hati-hati dengan pengajaran Anugerah yang berlebihan (hyper Grace)!!


Yeshua: “Mengapa kamupun melanggar perintah Elohim demi adat istiadat nenek moyangmu? Hai orang-orang munafik! Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.”  (Matius 15:3, 7-9)

Kata Pengantar dari Moderator Senjata Rohani WordPress.com: Tulisan di bawah ini adalah intisari dari percakapan antara Sid Roth dengan tamunya Dr. Michael Brown mengenai betapa sangat berbahayanya Mr. Sid Roth dan Dr. Michael Brownpengajaran satu ini, yang tumbuh pesat seperti jamur di awal musim semi sejak satu dekade belakangan di berbagai negara Barat – yaitu Pengajaran Anugerah (kasih karunia) yang berlebihan (Hyper Grace Teaching).
Sid Roth adalah pendiri dari acara tv program mingguan yang terkenal It’s Supernatural!, Sid adalah seorang Yahudi pengikut ajaran Yeshua Ha Mashiah, atau dipanggil sebagai “a Mesianic Jew.” dan Dr. Michael Brown juga seorang Yahudi pengikut ajaran Yeshua Ha Mashiah, hidupnya diubah secara total oleh Yeshua dari kegelapan menuju terang pada tahun 1971. Ia lulusan dari New York University in Semitic Languanges, ia mampu berbicara, menbaca dan menulis sedikitnya belasan bahasa dan menghafal cukup banyak Perjanjian Lama dalam bahasa Ibrani. Ia juga berkeliling dunia mengajar Alkitab. Ia juga penulis buku Go And Sin No More; A call to holiness.
Saya pikir Dr. Michael Brown adalah orang yang sangat tepat membahas masalah satu ini yakni “pengajaran anugerah yang berlebihan,” mengapa demikian? Ia terlahir dan dibesarkan dalam keluarga Yahudi yang legalistik, dan pada masa remajanya ia berpindah 180 derajat dari semua hal yang bersifat legalisme ke kehidupan kota New York yang sangat liberal: memakai obat-obat terlarang, aktif dalam group musik rock; dari ekstrim kanan berputar haluan ke ekstrim kiri; dari kuda beban menjadi kuda liar, dari agamawi menjadi pemberontak. Setelah diselamatkan ia mendalami ajaran Kristianiti melalui tulisan-tulisan terkuno yang ia bisa dapatkan. Menjelang orang-orang percaya menyambut kedatangan Anonai Yeshua kedua kalinya yang semakin dekat, maka kewaspadaan terhadap setiap ajaran Kristen palsu yang menyesatkan haruslah ditingkatkan, itulah sebabnya artikel ini diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, agar supaya sebanyak mungkin umat Kristen Indonesia bisa terhindar dari penipuan Setan yang licik melalui guru palsu dan nabi palsunya. Immanu’El!

Video: Dr. Michael Brown warns Christians about hyper grace teaching

Sid: (berbicara kepada para pirsawan) Saya sungguh tertarik tentang pertunjukkan kita, sebab 30 tahun yang lalu ada problem yang melingkupi orang-orang beriman. Itu disebut legalism. Mereka berontak dan mereka pergi dari legalsim ke sesuatu yang baru, yang disebut anugerah yang berlebihan (hyper grace). Pesan tentang Anugerah  adalah indah, tetapi pesan anugerah yang berlebihan, saya yakin dapat ada sebagai penipuan Akhir Jaman yang akan menyebabkan jutaan orang (percaya) gugur dari Elohim. Saya tidak tahu apakah ada orang yang mengerti sepenuhnyApakah anugerah yang benar dan palsu Dr. Michael Browna tentang anugerah yang alkitabiah. Saya tahu, sebab ia (Dr. Brown) adalah seorang Yahudi yang percaya kepada Yeshua, dan saya juga.

Dr. Brown: (Ia bersaksi tentang masa remajanya yang gelap, dan bagaimana kemudian ia diselamatkan oleh anugerah Yeshua.) Baca: Kesaksian pertobatan Dr. Michael Brown: Tradisi atau Kebenaran?

Pesan tentang Anugerah  adalah indah, tetapi pesan anugerah yang berlebihan, saya yakin dapat ada sebagai penipuan Akhir Jaman yang akan menyebabkan jutaan orang (percaya) gugur dari Elohim. Sid Roth

Sid: Ada istilah yang Anda pakai dan bicara tentang itu di seluruh dunia, anugerah yang berlebihan.  Apakah itu?
Dr. Brown: Anugerah yang berlebihan adalah

  • anugerah yang dilebih-lebihkan (keluar dari porsi yang ada)
  • anugerah yang pergi melebihi apa yang Firman katakan (menambahkan Firman-Nya).
  • Itu adalah anugerah dimana kamu harus memotong seluruh porsi-porsi kitab suci (membuang dan atau menambal sulam firman Elohim)
  • Itu adalah campuran (tidak murni lagi)
  • anugerah yang telah dipolusi (bagi pernafasan rohani) dan
  • telah di-distorsi (bagi pendengaran rohani).

Saya tidak menyebut itu anugerah yang palsu sebab ada kebenaran yang indah yang (banyak orang menyebut mereka sebagai) para pengkotbah anugerah sampaikan, dan kebenaran tersebut membebaskan orang-orang dari kesalahan, tuduhan dan legalisme, mereka sadar mereka telah diterima oleh apa yang Yeshua telah lakukan.
Itu ada kebenaran yang indah, tetapi itu dikotbahkan dengan tambahan, dengan distorsi, dengan dilebih-lebihkan. Jadi ada racun di dalamnya!

Janganlah kamu disesatkan orang dengan kata-kata yang hampa, karena hal-hal yang demikian mendatangkan murka Elohim atas orang-orang durhaka. (Ef 5:6)

Sid: Apa yang kamu dengar di seluruh dunia dari pengajaran (message) anugerah yang berlebihan ini?
Dr. Brown: Kotbah Anugerah yang salah (atau, pesan sesungguhnya dari ajaran ini) ialah:Buku Dr. Michael Brown membongkar bahaya Hyper Grace
1. Anti-Kekudusan
2. Melawan kelaparan dan kehausan akan Elohim, sebab
3. Tidak ada sesuatu yang orang percaya perlukan sebab Yeshua telah melakukan semuanya pada kayu salib, di Golgota.
4. Menentang pertobatan
5. Menentang penemplakkan akan dosa
6. Pengakuan dosa (kepada Elohim) tidak diperlukan lagi / menentang tanggung jawab diri sendiri yang sesungguhnya

Dan pengkotbah hyper grace ini menuduh ajaran hidup kudus dan orang-orang yang mengajarkan perlunya hidup kudus sesuai Alkitab dengan label-label: legalisme, perintah-perintah, pembenci anugerah, guru hukum Taurat, kamu orang Farisi.

Sebab setiap pohon dikenal pada buahnya. Karena dari semak duri orang tidak memetik buah ara dan dari duri-duri tidak memetik buah anggur. (Luk 6:44)

Buah-buah dari anugerah yang palsu adalah:

  • adanya perpecahan
  • penipuan rohani dan
  • orang-orang membiarkan dosa masuk kedalam hidup mereka.

Kotbah dari anugerah tambahan-tambahan tersebut memberi orang-orang surat ijin untuk berdosa dan mencabut diri kita dari hal-hal yang Elohim ingin berurusan di dalam hidup kita.

Sid: Di sini adalah hal yangkarikatur Paus Francis tentang pendeta homo di Gereja Katolik menyedihkan. Banyak orang yang sebelumnya berjalan di dalam kemurnian dan kesucian yang benar, ketika mereka diexpos kepada ajaran (beracun) ini, mereka mulai melakukan hal-hal (buruk) yang bahkan sebelumnya mereka tidak pernah lakukan … dan mereka bahkan tidak merasa perlu untuk bertobat.
Dr. Brown: Konsep besar dari pengajaran seperti ini sangatlah berbahaya, penyesatan fundamentalnya ialah: ”Semua dosa-dosa masa depanmu telah diampuni sebelumnya.”
Itu berarti, jika kamu besok melakukan dosa, maka kamu tidak perlu mengatakan ”Elohim, maafkan saya, saya telah berdosa, bersihkan saya dan ampunilah saya” sebab kamu telah diampuni (dari kesalahan yang lalu, sekarang dan akan datang), dengan kata lain itu berarti Roh Kudus tidaklah akan pernah menyatakan kamu berdosa sebab Elohim telah mengampuni dosamu. Artinya apapun yang kamu lakukan itu semua tidak akan mempengaruhi hubungan intimmu dengan Elohim, itu bahkan tidak akan menyedihkan Dia sebab Dia tidak melihat dosa tersebut, Dia hanya melihat kamu sebagai orang benar yang sempurna, karenanya, kamu tidak akan pernah, tidak akan pernah berurusan dengan dosa.”

Sid: hal utama apa yang para guru anugerah (yang berlebihan) katakan tentang apa yang baru saja Anda katakan?
Dr. Brown: Ia berkata bahwa “Elohim tidak memberi pengampunan dalam angsuran. Jadi saat kamu diselamatkan, semua dosa masa depanmu sudah dinyatakan diampuni.” Bahkan seorang mengajar: ”Sebab rohku adalah sempurna pada pandangan Elohim dan rohku tidak melakukan dosa, maka saya tidak sunguh-sunguh melakukan dosa ketika saya berdosa. Itu hanyalah tubuhku dan saya bukanlah tubuh saya.” [Ini adalah sisi lain dari pengajaran predestinasi yang salah, yang mengajar sekali selamat tetap selamat. Guru hyper grace ini menyangkal puluhan ayat yang menyatakan bahwa di Sorga kita juga memiliki tubuh, dan Firman-Nya memerintahkan kita untuk menguduskan tubuh kita, bait Elohim tersebut untuk tidak bercacat]

Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Ha Mashiah. (Kol 2:8)

”Dia (Elohim) melihat kita sebagai pribadi secara keseluruhan,” Dr. Brown berkata, “jika dosa bukanlah suatu masalah, mengapa hampir setiap surat di Pernjanjian Baru berurusan dengan dosa? (Ia memberi beberapa ayat untuk menguatkan argumentnya:

  • Titus 2:11-12Karena kasih karunia Elohim yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata. Ia mendidik kita supaya kita meninggalkan kefasikan dan keinginan-keingina duniawi dan supaya kita hidup bijaksana, adil dan beribadah di dalam dunia sekarang ini. Anugerah Elohim mengajar kita untuk berkata tidak kepada dosa. Dosa adalah masalah yang berkelanjutan.
  • 2 Korintus 7:1Saudara-saudaraku yang kekasih, karena kita sekarang memiliki janji-janji itu, marilah kita menyucikan diri kita dari semua pencemaran jasmani dan rohani, dan dengan demikian menyempurnakan kekudusan kita dalam takut akan Elohim
  • Wahyu bab 2 dan 3, Yeshua berbicara kepada ke tujuh Jemaat di Asia Minor, mereka semua orang percaya, dan kepada yang lima dari tujuh Dia berkata, “Bertobatlah atau lainnya” Jika Dia tidak melihat dosa kita, mengapa lalu Dia menemplak kita? Jika Dia tidak melihat dosa kita, mengapa Dia berduka? Sid, kita memiliki hubungan intim dengan Elohim dan hubungan intim artinya membagi kehidupan, dan itu berarti kita dapat mendukakan Elohim. Itu berarti kita dapat mengecewakan Elohim.

Sid: Saya tidak mengerti bagaimana penyesatan ini telah dapat terjadi, itu pastilah suatu kebutaan rohani. Itu tidaklah ada alamiah jika Anda membaca Alkitab.
Dr. Brown: Anda tahu apaIlustrasi pemakan makanan yang menjijikkan yang saya lihat sedang terjadi? Semua budaya kita adalah “itu semuanya tentang aku.” Saya memiliki beberapa buku yang ditulis oleh pendeta-pendeta gay (homosex) dan mereka yang mempraktekkan hubungan homosex adalah para pendeta. Mereka adalah jelas dalam pergumulan.
Apa yang mereka lakukan adalah mereka telah menulis ulang kitab suci dan mereka semua berkata, ”Anugerah telah membebaskan saya, saya tidak di bawah legalism, saya tidak di bawah tuduhan, saya tidak di bawah semua hukum-hukum Perjanjian Lama. Elohim melihat saya sebagai orang benar. Jangan taruh saya di bawah itu,” Saya pikir itu adalah apa yang para guru anugerah yang berlebihan berkata. [Dalam kontek ini Alkitab adalah benar telah dikorupsi]

Dan itulah yang terjadi ketika ”itu tentang saya,” ”ini adalah saya,” ”inilah bagaimana saya hidup.” Injil orang Amerika yang kita kotbahkan adalah Yeshua telah mati membuat kamu kedalam suatu kamu lebih besar dan lebih baik. Dengan suara yang dibuat melankolik seperti suara waria, Dr. Brown melukiskan sikap ’orang kristen’ Amerika yang berpusat pada diri mereka sendiri, ”Oh, jika itu semua tentang aku, oh ini menyakitkan perasaanku, ini membuat perasaanku tidak enak,” sebagai kebalikan dari (suaranya kembali normal), ”Bapa, bagaimana dapat saya menyenangkan Engkau?”

Kamu tahu Sid, ada pengajar-pengajar anugerah yang berlebihan yang berkata, ”jika kalian mencoba menyenangkan Elohim, kalian tidak akan melakukannya, jadi keluarlah dari mentalitas menyenangkan Elohim.” [Inilah goal akhir dari pekerjaan Setan melalui hyper grace teaching yaitu: menghentikan orang Kristen menyenangkan Elohim, berontak dari perintah dan ketetapannya; yang ujungnya menceburkan diri mereka sendiri ke dalam danau api Neraka yang sesungguhnya itu hanya untuk Setan dan nabi palsunya; baca: Hadiah-hadiah yang YAHWEH tidak suka]

Sid: (berbicara kepada para pirsawan) Apakah kalian tahu Alkitab apa yang Jemaat mula-mula miliki? Mereka hanya memiliki Perjanjian Lama.
Dr.Brown: Garis bawahnya adalah (rasul) Paulus mengkotbahkan anugerah menggunakan apa yang kita sekarang sebut Perjanjian Lama sebagai Alkitabnya. Tetapi para pengajar anugerah yang berlebihan (hyper grace) memiliki problem yang besar. Dalam Doa Bapa Kami, Yeshua mengajar kita berdoa, “Bapa ampuni kami seperti kami mengampuni orang yang bersalah kepada kami.” Itu berarti pengampunan adalah berkelanjutan.

Jangan sesat! Elohim tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu. (Gal 6:7-8)

Sid: Baiklah. Jadi mayoritas bergerak menuju “setiap orang adalah pastinya selamat, termasuk Setan?”
Dr. Brown: Baiklah, katakanlah begini. Mayoritas berlanjut untuk bergerak keluar dari anugerah yang alkitabiah, akan terus memutar balik. Saya mimilki buku-buku yang ditulis oleh yang disebut ’penulis-penulis Kristen’ yang berkata

  • anugerah yang benar berarti setiap orang akan ada selamat (termasuk para atheis)
  • anugerah yang benar berarti tidak ada Neraka
  • Setan dapat juga ada diselamatkan

(Doktrin ini adalah berasal dari aliran Unitarian Universalism atau Unitarianism, campuran agama yang tidak berdasarkan ajaran Alkitab namun bermantelkan Kristianiti. Unitarianism adakah filsafat humanism, atheism dicampur dengan Pantheism (percaya banyak ilah / dewa) seperti agama-agama Timur kuno. Doktrin seperti ini adalah inti dari agamanya si AntiKristus, the one-world-religion, yakni “all believes and philosophies are OK, but except Christianity)

Sid: (berkata kepada pirsawan mengkomentari cerita Dr. Brown) Ini, kalian tahu, dapatlah ada sebagai penyesatakarikatur Militer Amerika Serikat menerima orang homosex sebagai tentaran Akhir Jaman yang akan menyebabkan jutaan berjalan keluar dari YAHWEH pada hari-hari terakhir, sebagimana Alkitab berkata bahwa itu akan terjadi. (Berbicara kepada Dr. Brown) Orang hyper grace menasehati  (orang lain agar) tidak hanya membuang Perjanjian Lama, tetapi juga membuang perkataan Yeshua, jelaskan itu.
Dr. Brown: (singkatnya ia berkata: pengajar anugerah yang berlebihan pertama menolak isi Perjanjian Lama, kemudian semakin ekstrim, pengajar tersebut menyatakan semua pengajaran Yeshua kepada para pengikutnya sebelum Dia tersalib hanyalah untuk orang-orang Yahudi, tidak berlaku untuk orang Kristen bukan-Yahudi. Itu berarti pengajar itu telah membuang perkataan Yeshua; contoh Yoh 15:7; Mat 28:19-20; Yoh 14:26). Jika pengajar sesat itu memang benar, mengapa pada kenyataanya perkataan-perkataan (pengajaran) Yeshua telah dihargai oleh jemaat mula-mula (yang ada di Yerusalem, Yudea, sampai Samaria bahkan tersebar di seluruh wilayah jajahan Romawi, yang meliputi berbagai bangsa termasuk orang Aram, Arab, Yunani dan Romawi).

Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. (Mat 5:18)

Anugerah yang salah mengajar:
1. Kita tidak perlu memikul salib kita dan mengikuti Yeshua (Lihat Luk 9:22-27 dan Luk 14:25-33[1])
2. Perumpamaan-perumpamaan Yeshua yang mengajar tanggung jawab adalah tidak berlaku untuk orang-orang Perjanjian Baru

Sebaliknya Anugerah yang benar mengajar:
1. Elohim dipihak kalian, Dia tidak menentang kalian
2.  Ia berjanji untuk menjagai kalian
3. Melalui percaya kepada Yeshua, kita masuk kedalam istirahat-Nya dan damai-Nya.
4. Melalui Yeshua, kita mengerti kedalaman kasih Elohim

Ada beberapa orang yang berkata bahwa hal yang bersifat rohani adalah tidak dapat diraih secara penuh. Kenyataanya, rasul Paulus berkata, Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya!  (1 Kor 9:24)

Sid: Saya masih belum menangkap, Mengapa orang-orang yang baik yang mengasihi Elohim hanya mengajar sebagian dari pesan (Injil) dan bukan sepenuhnya yang menyebabkan penyesatan yang penuh?
Dr. Brown: Motif dari para pengajar anugerah yang palsu:
1. Mereka terperangkap di dalam kemulian anugerah Elohim
2. Mereka mengembangkan sikap tidak menghargai Perjanjian Lama dan perkataan-perkataan Yeshua
3. Mereka bahkan menyunat pengajaran rasul Paulus

Kartun orang-orang liberal adalah lifeguard yang burukSid: Apakah arti dari kata ”sanctification” (pengudusan)?
Dr. Brown: Pengudusan berarti:
1. Ada dipisahkan
2. Ada dibuat kudus
3. Ada diserahkan kepada Elohim

Kitab Suci membuat itu jelas bahwa pada saat kita diselamatkan, kita dipisahkan sebagai kudus. Kita dikuduskan, itulah sebabnya mengapa kita disebut ”orang-orang kudus” di Perjanjian Baru.

Kita tidak harus menunggu untuk beberapa gereja mengkanoniskan kita (menjadi orang kudus). (sebagaimana Gereja Roma Katolik melakukannya, dan itupun hanya berlaku bagi paus dan orang-orang yang berjasa besar bagi gereja Katolik).

Jadi kita dikuduskan saat kita diselamatkan, kemudian ada pengudusan yang berkelanjutan (ongoing process). 1 Tesalonika 4:3-4 berkata  Karena inilah kehendak Elohim; pengudusanmu, yaitu supaya kamu menjauhi percabulan, supaya kamu masing-masing mengambil seorang perempuan menjadi isterimu sendiri dan hidup di dalam pengudusan dan penghormatan.

(Disini dikatakan) Sekarang kamu keluar. Sekarang kamu hidup dalam kehidupan yang kudus. Sekarang berhenti dari perzinahan. Sekarang berhenti dari mencuri. Sekarang berhenti dari dari iri hati. Berikan anggota tubuhmu ke Elohim, dan kemudian pengudusan yang sejati, dimana kita akan dibangkitkan dan dibuat sempurna sepenuhnya (yang terakhir akan terjadi saat Yeshua menyemput kita (pengangkatan), dimana tubuh kita yang kita jaga kudus, akan dirubahkan oleh-Nya menjadi sempurna hanya dalam sebuah kejaban mata).

Sid: Apa ini yang Alkitab bicarakan tentang menyalibkan diri sendiri? Itukah yang Anda sedang bicarakan?
Dr.Brown: Ini adalah hal yang berkelanjutan (ongoing). Lukas bab 9 berkata, “Pikulah salibmu setiap hari.” Sebagai penakluk-penakluk (overcomers), sebagai anak-anak Elohim, sebagai pemenang-pemenang (victorious) kita berkata tidak kepada dosa. Kita menganggap dirikita  mati bagi dosa. Kita hidup untuk Elohim. Itu akan berhasil.

Jikalau kamu tetap dalam  firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” Adonai Yeshua  (Yoh 8:31-32)

Percakapan ini ditutup oleh doa dari Dr. Michael Brown: Bapa, dalam nama Yeshua, saya berdoa untuk setiap orang yang menonton tayangan ini kiranya mereka akan ada dibebaskan dari setiap penyesatan, dari setiap penambahan atas anugerah, dari setiap pengurangan atas anugerah, dari setiap pencemaran, distorsi anugerah, dan mereka kiranya dibawa kedalam kebebasan yang mulia, keamanan dan kuasa anugerah-Mu yang sejadi.
Bapa, bukalah mata-mata mereka dengan kuasa Roh-Mu. Bebaskan dari kesalahan. Tanamlah kami pada anugerah-Mu yang sesungguhnya, Bapa. Di dalam nama Yeshua.

Jika kita mempelajari Alkitab, maka kita bisa melihat dengan jelas perbedaan antara pengajaran Kristen yang benar dan pengajaran yang salah di akhir jaman; perbedanya begitu jelas seperti antara domba dengan serigala, atau burung merpati dengan ular cobra atau pohon anggur dengan semak berduri. Itulah sebabnya Elohim melalui malaikat-Nya berpesan kepada semua orang di jaman ini: Lalu ia berkata kepadaku: “Jangan memeteraikan perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini, sebab waktunya sudah dekat. Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!”  (Wah 22:10-11), dan segera diteruskan oleh perkataan Adonai Yeshua:

Behold, I am coming soon and my reward is with me, to give every man according his work shall be.
I am Aleph and Tau, the beginning and the end, the first and the last.
Blessed are those who do His commandments,[2]  that they may have the right to the tree of life, and may enter in through the gates into the city (The New Jerusalem).
For without are the vicious (barbarian) and magicians and immoral and murderers and idolaters and whoever loves to tell lies. 
(terjemahan lain:  Tetapi anjing-anjing dan tukang-tukang sihir, orang-orang sundal, orang-orang pembunuh, penyembah-penyembah berhala dan setiap orang yang mencintai dusta dan yang melakukannya, tinggal di luar.)
I, Jesus, have sent my angel to testify to you these things in the churches. I am the root and the offspring of David, the bright morning star. Rev 22:12-16; GLT)[3]

Bacaan berkait:

Catatan kaki:

  1. Yeshua mengajar perlunya memikul salib – bahkan setiap hari, pada dua peristiwa dan dua kelompok orang yang berbeda.
  2. Who do His commandments (ayat 13, juga pada KJV) dalam ITB ditulis: mereka yang membasuh jubahnya adalah bentuk kalimat “saat ini” (present tense) di ISV, dan “saat ini dan berkelanjutan” (present continous tense) in EBR;
  3. GLT: George Lamsa’s Translation based on Aramaic Pershitta; KJV: King James Version; ISV: Internasional Standard Version; EBR:  Joseph Bryant Rotherham’s Emphasized Bible (1902)

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog