Sejarah Islam Mula-mula dalam arkiologi dan literatur – penelitian abad 21


YAHWEH berfirman kepada Abraham: “Dan mengenai Ismael, Aku telah mendengarkan engkau. Lihatlah, Aku telah memberkatinya, dan Aku akan membuatnya beranak cucu dan membuatnya sangat banyak, ia akan melahirkan dua belas raja, dan Aku telah membuatnya menjadi bangsa yang besar.” (Kejadian 17:20)

Peta Kerajaan-kerajaan abad 5 BC Israel, Aram, Amon, Moab, Edom, Kata pengantar. Pepatah orang bijak berkata: ”Kemulian Elohim ialah merahasiakan sesuatu, tetapi kemulian raja-raja ialah menyelidiki sesuatu,” demikianlah Raja Salomo menulis dalam Kitab Amsalnya (Ams 25:2) sekitar 3000 tahun yang lalu. YAHWEH adalah Yang Awal-dan-Yang Akhir, Mahatahu dan Mahahadir, serta Mahakuasa, di dalam diri-Nya terkandung segala rahasia sejarah dan masa depan kehidupan alam semesta, termasuk manusia. Dia menyatakan hal-hal yang tersembunyi itu kepada pertama kepada Yang Diurapi-Nya, kemudian umat-Nya dan kemudian orang-orang tertentu yang sungguh ingin mengetahuinya.[1]
Orang-orang yang berjiwa raja, selalu tidak pernah puas dengan suatu pernyataan, klaim, keyakinan seseorang; mereka selalu ingin mengadakan penelitian dan pembuktian sebelum berkata ”setuju!” ataupun ”Amin!” sehingga hasilnya adalah apa yang kita temukan sehari-hari dalam dunia ilmiah dikenal sebagai ”critical study” atau ”critical thinking.” Ini yang melahirkan “political science” dan ”foreign policies” dalam dunia politik. Dalam bidang agama itu disebut ”critical thinking in religious studies.”
Telah puluhan ribu artikel dibuat oleh para ilmuwan untuk menguji keabsahan Alkitab sebagai kitab sejarah penciptaan cakrawala, bumi dan segala isinya, sebagai catatan sejarah awal kemasyarakatan kuno dan terlebih lagi standard moral masa kini. Alkitab telah lulus uji![2]
Kebangkitan agama Islam di Dunia Barat teleh menarik para ilmuwan – sejarahwan, geologist dan theologist – menyelidiki sejarah pra-Islam dan abad awal-Islam. Di bawah ini adalah hasil penemuan mereka. Saya bagi di dalam tiga bagian.

1. Ringkasan singkat sejarah Tradisi Islam yang telah dikenal umum di Dunia Islam
2. Penemuan-penemuan terbaru tentang peninggalan benda kuno, mesjid-mesjid abad abad ke 7 dan 8 serta catatan sejarah Islam
3. Kesimpulan

1. Ringkasan singkat sejarah agama Islam yang terdapat pada literatur Islam Pemandangan kota Kuno Bakka Petra
2130 BCAbraham (Ibrahim, dalam Islam) dan Ismail membangun fondasi Kaaba, sangat dekat dengan Sumur Zamzam merefer pada Sura 2:127. Versi Indonesia: itu dibangun oleh Adam dan diperbaiki oleh Abraham dan Ismail. 692 AD (696 versi Indonesia) direnovasi dan diperluas oleh Abdullah Ibn Zubair.[3]
570 ADnabi Muhammad lahir di Mekka, Saudi Arabia
610 AD – Muhammad bertemu Jibril di Gua Hira, dikenal sebagai pewahyuan awal dari Kuran
610-622 AD – nabi Muhammad menerima “pewahyuan-pewahyuan Mekka” atau Text Mekka (Mecca Text).
622 AD – Muhammad dan pengikutnya yang masih sedikit pindah (hijrah) ke Yathrib yang kemudian ia merubah nama kota tersebut menjadi Medina (”kota Nabi”). Tahun ini kemudian menjadi ”Awal lahirnya agama Islam” – kalender Islam mulai dihitung.
622-632 AD – Muhammad menerima apa yang dikenal sebagai “pewahyuan-pewahyuan Medina” atau “Text Medina.”
630 AD – Merebut kota Mekka yang saat itu dikuasai oleh suku Quaraish. Sejak itu Banguan Hitam Kabah, pusat dari tempat pemujaan suku-suku Arab lainnya berubah dari tempat pemujaan banyak berhala menjadi pusat tempat suci Islam monotheism
632 ADNabi Muhammad mati karena pengaruh makanan yang diracuni. Abu-Bakr (mertua Muhammad dari isterinya Aisha) bersama Umar (panglima perang nabi) membentuk pemerintahan Khalifah (bahasa Arab yang berarti ”Pengganti Nabi/ Deputy of the Prophet.”
632-634 ADAbu-Bakr menjadi Khalifah I (Pertama). Mati, diganti Umar.
634-644 ADUmar – Khalifah II. Arab Muslim menguasai Iran (637). Kerajaan Romawi dikalahkan pada Pertempuran Yarmouk – melalui Yordania – sebelum Muslim memasuki wilayah Israel (”Philistine Syria”),[4] Syria dan lalu Libanon. Dan kemudian Mesir. Umar mati.
644-656 ADUthman dari keluarga Umayyad – Khalifah III. Mati terbunuh oleh pihak Muslim sendiri. 650-750 AD disebut Kesultanan Umayyad, berpusat di Damaskus, Syria
656-661 ADAli (mertua Muhammad) – Khalifah IV. Melalui Ali lahirlah Islam Shia, yang mendapat pertentangan dari pengikut Muhammad (Sunni) bahwa pemerintahan khalifah turun melalui otoritas rohani dan bukan keluarga.
710 AD – Tariq Ibn Malik mengekspansi kekuasaan Islam dari Afrika nyeberang ke Spanyol. Melalui 718 AD hampir seluruh Dataran Iberian dikontrol oleh tentara Islam.The Treasury in Petra
732 AD – Islam distop di Perancis, namun ditempa lain masuk terus ke Asia dan Afrika
750 ADKesultanan Abbasid mengeser Umayyad. Pusat pemerintahan berpindah ke Bagdad, Irak
765 ADIbn Ishaq Ibn Yasar. Ia adalah orang pertama kali yang mencatat sejarah Muhammad.
789 AD – Idrisid kesultanan dari Marocco mulai mengontrol negara-negara Afrika Utara, berakhir sampai tahun 985 AD.
810-870 AD – Muhammad ibn Ismail al-Bukhari,[5] orang Persia kelahiran Khorasan (Uzbekistan modern). Ia penulis Hadis “Sahih al-Bukhari”. Hadisnya terkenal sebagai hasil karya yang terasli/ authentic (sahih, bhs Arab) dari seluruh hadis.
839-923 AD – Al Tabari (penulis tafsir Kuran pertama)

Artikel lain yang berkaitan dengan sejarah:

2. Penemuan-penemuan terbaru tentang peninggalan benda kuno, mesjid-mesjid abad abad ke 7 dan 8 serta catatan sejarah Islam
Dari dokumen atau literatur Islam di atas para ilmuwan menyisir ke arkilogi dan literatur kuno di luar Islam.
Para Archelogist dan Sejarawan ini pada mulanya berpikir akanlah jauh lebih mudah menemukan bukti-bukti peninggalan awal-Islam dibanding kehadiran negara Israel kuno dan awal-Kristianiti. Alasan pertama adalah agama Islam sedikitnya lebih muda 600 tahun dibanding Kristiani atau sedikitnya 2400 tahun sejakPeta kota Petra atau Bakka jalur pusat perjalanan Timur Tengah di Jaman nabi Muhammad Abraham dipanggil sebagai “orang Ibrani pertama.”[6] Keluarnya bangsa Ibrani (Israel) dari Mesir sekitar 1400 BC. Dan alasan kedua ialah Islam tidak mengalami penderitaan-penderitaan yang seperti kedua rivalnya tersebut alami; bangsa Israel mengalami penjajahan berkali-kali, kota-kota dan Bait Elohim (I dan II) dan rumah-rumah ibadah (Sinagogge/ gedung Gereja) dihancurkan, memgalami pembuangan berkali-kali. Umat Kristen juga mengalami aniaya sejenis mulai dari jaman Kerajaan Romawi, diikuti Kerajaan Islam dan berlanjut ke Ottoman Turki, sementara di negara-negara Eropa, Kristianiti ditekan berat oleh Gereja Roma Katolik jutaan tewas dan Kitab-kitab Suci dan buku-buku rohani mereka dibakar dan dilarang. Keduanya mendapat ancaman yang sama “pindah agama atau mati!”
Pada kenyataannya para ilmuwan tersebut mengalami kesulitan besar di dalam menyisir bukti-bukti sejarah kuno Islam yang tertulis di Kuran dan di para Hadis. Namun, terima kasih kepada kecanggihan teknologi abad 20 dan 21, pada akhirnya para Ilmuwan tersebut berhasil menemukan apa yang mereka cari dan menolong kita melihat kehidupan Muslim pada Awal-Islam, 200 tahun setelah lahirnya pendiri agama Islam, nabi Muhammad.[7]

Archeologi dari Kanada, Dan Gibson,[8] pada bukunya Qur’anic Geography, percaya bahwa empat kali dalam sejarah kuno bangsa Arab bersatu dan berkembang cepat di padang pasir Arabia untuk menguasai negara-negara, Kuran menulisnya sebagai bangsa ‘Ad, Alkitab mencatatnya sebagai bangsa yang berkaitan dengan bangsa Edom, Orang Mesir menyebut mereka para Hykso atau “raja-raja gembala” yang menjajah Mesir dari Arabia. Beberapa abad kemudian, suku-suku Ishmael mengambil kepemimpinan dibawah kepemimpinan suku Thamud (Nabataean; orang Israel menyebutnya), dari garis keturuan anak tertua Ismael, dan Orang Romawi menyebut mereka secara umum “bangsa Arab.” Bagian utara dataran Arab dikuasi Roma. Bangsa Arab kembali bersatu setelah 600 AD, kali ini di bawah bendera Islam.[9] Penamaan kota, dan wilayah atau bangsa pada jaman sebelum Yeshua berasal dari nama keluarga atau kepala keluarga, ini penting diingat untuk mempelajari sejarah.

Garis Waktu dari Lembah Bakka atau Lembah PetraGambar Garis Waktu Lembah Bakka atau Lembah Petra. Data lengkap klik di sini

2. A. GEOGRAFI
Dalam Kuran hanya ada 65 referensi tempat yang bersifat geografi. Hanya 9 tempat dinamai: ‘Ad (23x) (Alkitab: Ut/Us/Uz);[10] Thamud (24x) (Alkitab: Nabayot / Nabateans)[11]; Midian (7x); Mekka (1-2x)[12] dan Bekka/Becca (1x) dan Medina (3x). Dari daftar sederhana ini kita bisa melihat kesulitan yang dihadapi oleh para peneliti sejarah dan geologist: Medina dan Mekka sebagai kota penting umat Islam ternyata sedikit sekali dibicarakan.
Peta lokasi suku kuno Nabataea Petra ibukotanya Dan Gibson menemukan bahwa bani-bani ‘Ad atau Us dan Thamud dan Nabatean terletak di selatan Yordania atau di atas dari bagian barat tenggara Arab Saudi, yakni diperbatasan timur dari Dataran Sinai modern (bagian dari Mesir), Nabi Musa merefer mereka – mundur 2000 tahun sebelum Islam lahir – sebagai bani Edom / Esau, dan wilayah ini disebut “Tanah Seir di padang Edom” (the land of Seir, the country of Edom) (Kej 32:3)[13]. Dan Midian terletak tidak jauh di bawah dari kedua wilayah tersebut. Midian wilayah dimana nabi Musa 40 tahun hidup sebelum ia balik ke Mesir untuk membawa keluar bangsa Israel, dan juga merupakan tempat transif mereka sebelum naik ke atas untuk masuk ke Tanah Perjanjian.
Peta menunjukkan lokasi dari referensi geologi yang diberikan Kuran. Gambar: Problem 1: Geography

2. A.1. Kota Mekka sesuai yang digambarkan oleh Kuran dan Hadis

Sura 48:24: “ … di lembah Mekka setelah Dia membuat engkau menang atas mereka.” Pada Sura 3:96 tertulis, ”Ketahuilah, bait pertama yang pernah dibangun untuk manusia adalah satu itu yang di Bakka: kaya di dalam berkat, dan [sumber dari] tuntunan bagi seluruh dunia (Asad). Kata Bakka juga dikutip di Ibn Ishaq 73 dan 124 dan juga pada Hadith: Fiqh usSunna 5:1.

Kota Bakka, Yordania. Setiap orang MuslimKota kuno Petra Selatan Yordania dan bukan-Muslim yang mengerti peta pastilah tahu dimana letak kota Mekka, tempat siarah haji yang dihadiri jutaan umat Islam pertahunnya, yakni terletak di selatan kota Medina. Namun Dr. Gibson menemukan bahwa kota suci asli Islam adalah di atas Medina, dikenal sebagai Bakka atau Petra.
Dan Gibson berdiskusi dengan para geologist Timur Tengah, melihat catatan-catatan kuno, berkunjung ke Bakka dan mengambil foto-foto dari udara ia mendapatkan bahwa kota kuno Bakka di Selatan Yordania ini memenuhi semua persyaratan-persyaratan yang digambarkan oleh Kuran dan banyak Hadis. Bakka, Bekka dan Becca (Inggris) ternyata adalah sama. Orang Romawi ketika menguasai Yordan, Syria dan Israel serta Libanon, merubah nama kota ini menjadi Petra, itulah yang ia temukan.
Wilayah bangsa Nabataea (kecuali bagian selatan) bergabung ke dalam profinsi Arab Roma di 106 AD. Tulisan terakhir orang Nabataea tercatat sejak 356 AD[14]. Gambar Petra Proofs,untuk melihat data pada setiap lokasi klik di sini
Para ilmuwan dan pakar Islam sebelum Don Gibson mendapatkan bahwa Mekka (Arab Saudi) yang direfer oleh kitab-kitab suci Islam tidak menemukan bukti-bukti geologi seperti yang kitab-kitab suci Islam tulis.
Untuk jelasnya silahkan melihat perjalan waktu kota Petra ini dari jaman Abraham ke Edom ke Thamudik ke Romawi ke Byzantine sampai ke jaman Islam di sini:
”A Timeline of the Becca/Petra Valley from 3000 BC to 800 AD”  Taruh mouse Anda pada setiap titik dari garis waktu untuk dapat melihat penjelasannya.

Catatan sejarah geologi dan peninggalan-peninggalan bangunan kuno menunjukkan kota Petra memenuhi semua persyaratan yang digambarkan Kuran dan Hadis-hadis, beberapa di antaranya: Bait  dewi Al-Uzza di Petra
Memiliki gunung dan lembah, aliran-aliran air (steam), sungai, ladang pertanian, pepohonan dan rumput, tanah lempung dan tanah subur; di atas semua itu Petra adalah jalur interaksi perdagangan kuno ke utara ke selatan, timur ke barat (banyak jalur jalan), dan tempat bait bagi banyak berhala (diantaranya Uzza, Manat dan Ellat, dikenal sebagai “putri-putri Allah”) disebut Kaaba seperti tertulis pada ”Text Mekka” di Sura 53:18-23. Kita akan lihat Kaaba dan Kiblat (arah sembayang pada paragraf berikutnya. Setiap Muslim setuju fakta adanya Sumur ZamZam di Mekka, tidak jauh dari lokasi Kaaba. Dr. Gibson menemukan kata “z-m-z-m” yang berkaitan dengan Bakka / Petra, melalui database manuskrip-manuskrip kuno ia dapatkan bahwa itu empat huruf tersebut adalah nama sebuah suku yang pernah hidup di Bakka yaitu suku Zamzumim (Zamzummim) yang hidup di tanah Seir, Edom dan Ammon, yakni keturunan Esau. Elohim memberikan tanah suku Zamzumim ini kepada suku Amon (‘Ud). Lihat Ulangan 2:12 dan 20; baca dari 1-22 – Perhatikan perubahan nama aslinya: Hori > Refaim > Zamzumim. Suku Nabataea menyebutnya Sela (“batu karang”) dan orang Israel menamai kota ini Yoqte’el (Yokteel; ”ketaatan kepada Elohim”),[15] dan kemudian Rekem sebelum orang Romawi datang dan merubahnya menjadi Petra (bahasa Yunani untuk ”batu karang”), dan sejarawan Islam menulisnya Bakka. Para sejarawan menemukan banyak bukti bahwa Bakka/ Petra adalah ibukota dari bangsa Edom. Satu hal yang penting untuk dicatat bahwa bahasa mereka adalah bahasa Aram-Syria, dan ini berlanjut bahkan sampai masa orang Romawi merebutnya dari tangah orang Arab. Ini meneguhkan apa yang Christoph Luxenberg pada bukunya The Syro-Aramaic Reading of The Kuran, bahwa banyak kata-kata dalam Kuran bersumber dari bahasa Aram-Syria,[16] dan bukan bahasa Arab. Dr. Gibson menemukan bahwa pusat ibadah orang Arab kuno selalu berhubungan dengan bersiarah ke kuburuan-kuburuan keramat, dan Petra adalah tempat penguburan suku Arab Nabataea.
Dari semua point-point ini maka sangatlah masuk akal apa yang ditulis dalam catatan literatur kuno bahwa kota Bakka / Petra adalah ”pusat jalur perdagagan” dan ”bait pertama yang pernah dibangun” (di wilayah kuno Edom tersebut) seperti dicatat dalam Kuran pada Sura 3:96 di atas.

2.A.2. Kota Mekkah modern di Saudi Arabia dan Kaabanya
Menurut keimanan umat Islam, Kabah (Mejid Al-Haram/Baittulah dibangun oleh Adam, dan diperbaiki kembali oleh nabi Abraham dan Ismail. Direnovasi dan diperbesar oleh Abudullah Ibn Zubair, tahun 696 AD[17].
Lukisan Mekka kuno dengan KaabanyaDr. Patricia Cröne berkata. Pada bukunya Meccan Trade and Rise of Islam, profesor ini menyatakan bahwa penjelasan-penjelasan tentang Mekka di literatur Islam terlihat tidak cocok dengan lokasi Mekka saat ini, khususnya dengan titel ”ibu dari semua kota-kota” merefer kepada kemegahan yang ditulis di Sura 3:96.
Ilmuwan lainnya berkata bahwa kota Mekka modern tidak satupun memiliki kreteria yang digambarkan Kuran dan tradisi Islam. Selain topografinya yang datar dan kondisi buminya yang benar-benar tandus, hanyalah padang pasir, tambahan dari itu mereka menemukan bahwa referensi tertulis yang paling awal tentang Mekka baru hadir di Kalifah Hisham (741 AD), dan peta-peta terawal tidak menjinggung Mekka sampai tahun 900 AD.
”Dokumen-dokumen perdagangan Yunani merefer ke kota Ta’if (Timur Laut Mekka), Yathrib (yang kemudian menjadi Medina), dan Kahybar (diatas Yathrib), tetapi tidak pernah Mekka. Mekka bukanlah kota purba sebagaimana disebut dalam hadis dan Kuran,” Dr. Rafat Amari[19] menulis pada bukunya, merefer pada gambaran kota Mekka sebagai pusat dari ”kota-kota, suku-suku, dan negara-negara dalam jalur-jalur jalan Arab untuk mencapai pasar-pasar besar di Asia Barat (Fertile Crescent, yakni daerah Mesopotamia, Syria, Levant, Anatolia).” Ia menambahkan ”dalam Naskah² Assyria dan Kaldea, tidak menyebut sedikit pun tentang Mekka, yang dibangun di jalur utama antara Yaman dan Arabia Utara.”[20]

Artikel sejarah yang berkaitan dengan Gereja Roma Katolik

2.B. Arah Kiblat / Arah Sembayang

Garis waktu perubahan Kiblat 200 tahun pertama Islam Qibla TimelineGambar Garis Waktu Perubahan Kiblat / Arah Sembayang 200 tahun permulaan Islam. Data detil dari setiap Mesjid klik di sini.

Sura 2:144-145 menulis Allah melalui nabi Muhammad merubah kiblat, “jadi Kami sesungguhnya akan putar engkau ke sebuah kiblat yang engkau akan suka; putarlah karenanya wajahmu menghadap Mesjid Suci, dan dimanapun kamu ada, putarlah wajahmu menghadap itu…” (Shakir).
Literatur Islam merefer surah ini sebagai perubahan kiblat dari menghadap ke Yerusalem, menjadi menghadap ke arah yang baru yakni ke kota Mekka, dimana Kaaba berada sekarang. Itulah yang ada di dalam pengertian mayoritas umat Islam sedunia. Namun benarkan demikian? Kemanakah arah kiblat pertama sebelum berpindah ke arah Mekka? Kapankah perubahan itu sesungguhnya terjadi? Dan Gibson dalam bukunya Qur’anic Geography memberi jawaban yang mengejutkan.
Dan Gibson, menemukan bahwa bangunan-bangungan Mesjid barulah menghadap ke kota Mekka secara serempak setelah 200 AH (200 tahun setelah Hijrah) atau sekitar tahun 822 AD.

2.B.1. Kiblat menghadap ke kota Bakka /Petra di Yordania 200 tahun sejak agama Islam berdiri Inilah penemuannya di lapangan:

  • Mesjid Nabi (al-MMesjid Besar Ba'albek Libanon kiblat ke Petraadina al-Munawara) di Medina. Dibangun 622 AD menghadap/ berkiblat ke utara (Yerusalem dan Petra). Ini kemungkinan adalah mesjid pertama umat Islam, sebab 622 AD adalah tahun pertama dari Hijrah (1 AH)
  • Mesjid al-Qiblatain (Mesjid 2 Kiblat) di Medina. Dibangun sekitar 626 AD juga menghadap utara.
  • Mesjid Besar Guangzhou di Cina. Dibangun 630 AD menghadap 12 derajat utara Mekka, yakni Petra.
  • Mesjid ‘Amr Ibn al-As di dekat kota Fustat, Mesir. Dibangun 641 AD berkiblat ke timur, yakni Petra
  • Mesjid Istana Abbas di Humeima. Dibangun 662 AD (80 AH) oleh Ali juga berkiblat ke Petra
  • Mesjid Besar Ba’albek di Libanon. Dibangun 80 AH (682 AD) berkiblat ke Petra
  • Bangunan Islam pertama di Amman, Yordania. Dibangun sekitar 82 AH (684 AD) berkiblat ke Petra
  • Mesjid Besar Sana, ibukota Yemen. Dibangun sekitar 86 AH berkiblat ke Petra. Di Mesjid Besar Sana Yamen 705 AD kiblat ke Petratahun 1972 dan 2010 ditemukan lembaran kertas dari versi-versi Kuran tertua, yang para ahli Kuran percaya ini adalah tempat pengembangan dari kitab Kuran. Prof Puin dari Jerman sempat meneliti berkar-berkas tersebut.

Diriwayatkan oleh Abu Dhaar: Aku berkata,”Oh Rasul Allah! Mesjid yang mana yang dibangun pertama kali?” Ia menjawab, ”Al-Masjidil-Haram (Baitullah) [Kaaba di Mekka].” “Aku bertanya, ”Yang mana yang) setelah itu?” Ia menjawab Al-Masjidil-Aqsa (Al Aqza yang ada di Yerusalem).” “Berapa lama periode di antara kedua masjid tersebut?” Ia menjawab, Empat puluh (tahun).” (Sahih al-Bukhari, Volume 4, 55, No.636) [penebalan ditambahkan]

Mesjid Al Aqza Yerusalem 709 AD kiblat ke PetraMesjid Khirbat al-Minya atau Ayn Minyat Hisham di Israel. Dibangun 87 AH juga menghadap Petra

  • Mesjid Wasit diIrak. Dibangun 87 AH berkiblat ke Petra
  • Mesjid Al Aqsa di Yerusalem. Dibangun 90 AH (712 AD), dirancang oleh ‘Abd al-Malik (685-705 AD) dan dibangun oleh putranya al-Walid berkiblat ke Petra
  • Mejid Nabi di Medina direnovasi 92 AH (714 AD). Khalifah ‘Abd al-Malik memerintahkan kiblat harus dirubah meskipun jika masyarakat menentangnya (Tabari 23, hal 141). Jadi kemungkinan besar ini adalah rumah ibadah baru (di atas fondasi lama) yang pertama-tama menghadap ke Medina.
  • Mesjid Umar berlokasi di kota suku kuno Nabataen Bozra. Dibangun 102 AH berkiblat ke Petra. Bozra adalah kota penting Nabataen yang hadir setelah Petra. Terletak tepat di atas Petra dan tidak jauh. Bosra 140 km selatan Damaskus
  • Mesjid Banghore, Pakistan. Dibangun 109 AH (731 AD). Jendral Arab Muhammad Ibn Qasim menguasai wilayah ini di tahun 711 AD. Mesjid ini merupakan mesjid pertama yang para ilmuwan temukan menghadap ke Mekka Arabia. Jadi setelah 100 tahun berdirinya agama Islam atau 17 tahun setelah Abd al-Malik merenovasi Mesjid Nabi untuk merubah arah kiblat.

 

2.B.2. Alasan dan Tahun pemindahan Kiblat / Arah Sembayang Islam

Diriwayatkan oleh  Abullah bin Masud: Nabi memasuki Mekka dan (pada saat itu) ada 360 berhala sekitar Kaaba. Ia mulai merusak berhala-berhala tersebut dengan tongkat yang ada pada tangannya dan berkata: ‘Kebenaran (Islam) telah datang dan kesesatan (tidak percaya) telah hancur.'” Sahih Bukhari 3:43:658Tahun Perubahan arah Kiblat Islam dari Petra ke Mekka

Dr. Gibson menemukan hubungan erat antara Kaabah politeisme dan masa pemindahan arah sembayangnya dengan gempa bumi yang menimpa kota Petra.  Petra mengalami gempa bumi tiga kali: 363 AD, 551 AD dan 713 AD. 1. Kaabah yang berisi 360 berhala. Dr. Gibson menulis bahwa besar kemungkinan akibat gempa 551 AD tersebut – hampir 20 tahun sebelum Muhammad lahir – telah menyebabkan Kaaba (rumah di dalam batu karang) di Petra menjadi tempat penyimpanan semua objek-objek penyembahan berhala (360 berhala, satu diantaranya adalah Batu Hitam, menurut tradisi Islam). Dan kemudian setelah Islam lahir, Kuran merefer Kaaba ini sebagai ”bait pertama yang pernah dibangun untuk manusia adalah satu itu yang di Bakka” (Sura 3:96)2. Pindahnya arah kiblat.  Gempa bumi 713 AD menghancurkan Petra sebagai kota dan tidak dihuni sampai saat ini (menggenapi nubuatan nabi Yehezkiel; Yeh 25:8-14, dan pasal 35 untuk lebih spesifik. Dedan di atas Petra dan Bozra di atas Petra) – namun bukti-bukti reruntuhan bangunan kunonya masih nampak sampai saat ini. Setahun berikutnya (714 AD) di Medina terjadi pemindahan arah kiblat secara paksa. 3. Pemberontakan Ibn Zubair (Zubayer, Inggris) atas Kesultanan Umayyad. Sebelum gempa yang dasyat yang menghancurkan kehidupan Petra dan sekitarnya, kira-kira tahun 650 AD (18 tahun setelah kematian Muhammad) meletus pemberontakan umat  Islam yang dipimpin oleh Ibn Zubair terhadap Kesultanan Umayyad yang berpusat di Damaskus, Syria. Ibn Zubair menghancurkan Kaaba dan mengambil Batu Hitam tersebut dan menyembunyikan itu dari Muslim Umayyad jauh ke selatan Medina, yaitu ke Mekka, Saudi Arabia.

Hancurnya Petra (Bakka) dan pindahnya Batu Hitam ke Mekka adalah alasan kuat mengapa Abd al-Malik memaksakan perubahan kiblat dari Petra ke Mekka, seperti tertulis pada Tabari 23, hal 141: ”kiblat harus dirubah meskipun jika masyarakat menentangnya.”  Proyek pertamanya adalah pada renofasi mesjid pertama Mesjid Nabi di Medina di tahun 714 AD. Dari sejarah kiblat mesjid-mesjid di atas nampak pada awalnya kesultanan Ummayyad tidak sejalan dengan Abd al-Malik, mereka tetap membangun mesjid ke arah Petra. Namun dengan semakin kuatnya kesultanana Abbasid yang berpusat di Bagdad, Irak dan sekali lagi punahnya kejayaan Petra masyarakat Muslim di Timur Tengah setuju untuk menjadikan Mekka sebagai pusat arah kiblat mereka.

Catatan sejarah Petra berhenti sejak gempa bumi di tahun 731 tersebut sampai Johann Burckhardt menemukan itu di tahun 1812.
“Penyebutan kata Mekka pertama kali dalam literatur muncul tahun 744 AD (122 AH) di the Continuatio Byzantia Arabica (Crone-Cook 1977 page 22, 171). Sebelumnya Mekka ini tidak muncul di literatus apapun, dan tidak juga di map-map Arabia apapun.” Jay Smith menyimpulkan.

Membandingkan pTradisi Islam Muhammad menaruh Batu Hitam ke kain untuk diletakkan di Kaabaenemuan Dr. Gibson dan Sahih al-Bukhari, Volume 4, 55, No.636 kita bisa ketahui bahwa Kaaba di Mekka pertama kali dibangun antara 650-672 AD; tepatnya 672 AD (jika berpatokan dari catatan Bukhari: 712 AD – 40 tahun).
Perlu diingat di sini Bukhari pertama kali ke naik haji ke Mekka ketika ia berumur 16 tahun (tradisi Islam mencatat) bararti pada tahun 826 AD atau 154 tahun setelah Abdullah Ibn Zubair memindahkan Batu Hitam dari Bakka di Yordania ke Mekka di Arab Saudi. Kita tidak tahu kapan persisnya Bukhari menulis kitab Hadis yang yang menjadi referensi para cendikiawan Islam. Kata “Aku berkata, ‘oh Rasul Allah’” yang diucapkan oleh Abu Dhaar pada hadis ini membuktikan pada kita betapa lemahnya catatan sejarah yang berdasar atas “oral tradition.” Bagaimana nabi Muhammad yang telah meninggal di tahun 632 AD bisa mengetahui Al-Aqza dibangun 40 tahun setelah Kaabah (Mesjid al-Haram) yang dibangun 40 tahun setelah orang tersebut meninggal dunia? “Rasul Allah” di hadis ini tentunya bukanlah Muhammad tetapi “seorang khalifah atau pemimpin Islam” yang hidup antara abad 8 sampai 9 (setelah Al-Aqsa dibangun sampai Bukhari menulisnya). Demikian juga pada Sahih Bukhari 3:43:658, yang menghancurkan berhala-berhala dan minyisahkan Batu Hitam bukanlah Muhammad tetapi Ibn Zubair.

2.C. Nama Muhammad, Muslim dan Islam dalam literatur
Al Tabari, komentator pertama Kuran menulis bahwa Abdallah, ayah dari Muhammad, ingin menghampiri isteri mudanya, namun istrinya tersebut meminta ia membersihan tubuhnya dulu dari lumpur. Setelah Abdallah mandi, ia menghampiri Aminah, yang kemudian mengandung Muhammad. (The History of Al-Ṭabarī, Volume VI, 1079, pg 6)
R.B. Serjeant, setelah meneliti kata “lumpur” dalam bahasa aslinya, ia percaya bahwa Muhammad lahir di Petra (Bakka), sebab Mekka tidak ada “tanah pertanian.”
Tom Holland, penulis In the Shadow of the Sword (buku hasil kerja 6 tahun), memfilmkan apa yang ia temukan di lapangan (Dataran Arab, Israel, Petra dan mewawancarai para pakar Islam) tentang penelitiannya dengan judul ISLAM – THE UNTOLD STORY. Dapat dilihat online di vimeo.com atau di YouTube.com
Pada film ini Tom memperlihatkan koin bertuliskan ”Dalam nama Allah Muhammad adalah nabi Allah.”

3. Kesimpulan para Ilmuwan

  • Dr. Dan Gibson: Petra (Bakka) adalah tempat Kaaba yang asli, dan arah kiblat mula-mula sebelum Khalifah ‘Abd al-Malik merubahnya di tahun 714 AD
  • Dr. Patricia Cröne: ”Anda tidak dapat menolak cerita Muslim, namun Anda tidak dapat menerima itu juga,” ia menulis
  • Tom Holland: Kuran membuat sedikit atau tidak ada referen ke kota suci Islam Mekka, dan berargumen tidak ada bukti untuk pernyataan umum bahwa Islam mulai ‘terbentuk penuh’ di abad ke 7. Sebagai gantinya Holland berkata itu berkembang berabad-abad masuk ke dalam agama yang kita tahu saat ini. Daily Mail.com menulis pada artikel: Screening of controversial Channel 4 documentary on history of Islam cancelled after presenter is threatened.
  • Jay Smith (dalam presentasinya, bersumber dari apa yang ia telah pelajari ditambah dengan penemuan dari Dr. Dan Gibson dan Tom Holland, ia berkata):
    – Tulisan Arab pertama merefer nama Muhammad adalah tahun 691 AD (Volker Popp-Ohlig & Puin 2010:53)
    Biografi pertama tentang Muhammad dari dalam sumber-sumber Islam tidaklah muncul sampai 833 (Ibn Hisham)
    – Referensi pertama dari bukan-Muslim kepada “orang Muslim” muncul tahun 690 an (Chronicle of John of Niku- 1602)
    – Arab referensi ke “Muslim” barulah muncul periode 749 AD (Nevo & Koren, 2003:234) . Nama-nama sebelumnya: Saracen, Hagarene, Ishmaelite, Meghraye, Muhajiroun
    – Referen pertama ke “Islam” tidaklah muncul sampai 691 (Dome of the Rock di Yerusalem) (Volker Popp-Ohlig & Puin 2010:303)

Kesimpulan:

  • Kota Petra (Hori/ Bakka/ Sela/ Rakhem) adalah kota suci Mekka yang asli. Memenuhi semua kreteria geografi dan kemasyarakatan bangsa kuno setempat yang ditulis Kuran dan Hadis, dan cocok dengan literatur kuno bukan-Islam
  • Bangunan Kaaba (sekarang terletak di tengah Mesjid al-Haram) di Mekka baru berdiri tahun 672 AD (50 AH)
  • Kiblat (arah sembayang Islam) berpindah dari kota Petra ke Mekka terjadi tahun 714 AD di bawah perintah Abd al-Malik di saat merenovasi Mesjid Nabi di Medina, 72 tahun setelah kematian nabi Muhammad (Tabari 23, hal 14; Sura 2:144-145)
  • Penyebutan kata Mekka pertama kali dalam literatur muncul tahun 744 AD (122 AH) di the Continuatio Byzantia Arabica
  • Mesjid-mesjid barulah menghadap ke kota Mekka dua ratus tahun (200) setelah Hijrah atau sekitar tahun 822 AD. Sebelumnya semua menghadap ke kota Bakka /Petra di Yordania

Bacaan lain yang direkomendasikan:

Referensi:

Catatan Kaki:
1. Kepada Putra-Nya dan umat-Nya; contoh ayat: Injil Matius 11:25-27, Lukas 10:21-24, Yohanes Pembaptis (Yoh 1:33), Daniel (Dan 2:19 & 26-49, !!30); dan kepada raja-raja: Nebukadnezar (Dan 2: 45b), mimpinya datang dari keigintahuannya akan masa depan!! (Dan 2:29)
2. Digaransi oleh Perkataan-Nya sendiri melalui para nabi-Nya: Maz 12:7-8, lihat pada KJV dan ILT atau versi Inggris yang bersumber dari bahasa Ibrani seperti HRB dan The Sciptures ’98.
3. Diambil dari Masjid al-Haram Wikipedia (Januari 2015)

4. Sejak Titus menghancurkan Bait Elohim pada 70 AD, Yudea kembali dibawa Romawi, dimana tahun 135 AD menamai tanah Israel (Yudea dan Samaria) dan Yordania dan Syria menjadi “Palaestina” merefer kepada seluruh selatan Syria. Nama tersebut tetap ketika Kerajaan Romawi Timur, dikenal sebagai Kerajaan Bizantine dengan ibukota Byzantium (Istambul sekarang). Baca: The Truth About the Palestinian People
5. Muhammad al-Bukhari biografi
6. Nama asli Abraham ialah Abram disebut sebagai “orang Ibrani” (the Hebrew) merefer kepada “penyeberang“ (passer over) dari Kasdim ke Kanaan, menyeberangi sungai Efrat. Bangsa Israel disebut juga bangsa Ibrani. Kejadian 14:13 & 40:15, 2 Korintus 11:22, Filipi 3:5; Kisah para Rasul 6:1
7. Ilmuwan memiliki dua metode di dalam memecahkan suatu masalah: proses analisa dan “troubleshooting.” Secara umum bisa dikatakan bahwa para Ilmuwan memakai proses analisa didalam membuktikan Kristianiti: berawal dari statement (Alkitab) menuju ke fakta (benda purbakala dan catatan sejarah), sebaliknya mereka memakai proses troubleshooting di dalam menbuktikan agama Islam: Berawal dari fakta menuju kepada statement (Kuran dan para Hadis).
8. Dan Gibson telah lebih dua puluh tahun meneliti budaya Arab dan berkeliling di berbagai negara Timur Tengah. Ia juga penulis dari The Nabataeans: Builders of Petra
9. Qur’anic Geography by Dan Gibson dikutip dari SearchForMecca.com http://searchformecca.com/book.html
10. Lihat Yeremia 25:19-23. Sesuai urutan: Ut bahasa Ibrani (The Scriptures 1998), Indonesia, dan terakhir terjemahan Inggris.
11. Nebayot adalah putra tertua dari 12 putra Ismael. Alkitab menjabarkan dengan baik tentang mereka dan lokasi awal mereka baca Kej 25:12-18. Artikel bagus untuk dibaca: Who were the Nabataeans? By Dan Gibson
12. Kata Mekka (Mecca) hanya terdapat satu kali pada terjemahan Yusuf Ali dan Pickhall; dan dua kali pada Shakir: Sura 48:24 dan 62:2. Pada Sura 62:2 di terjemahan YA dan Pickhall tertulis ”the Unlettered” (masyarakat tidak berpendidikan).
13. Hori adalah nama pertama dari “tanah Edom” di Seir tersebut. Edom (merah) adalah julukan dari Esau sebab ia menjual hak sulungnya hanya untuk secangkir sup merah (Kej 25:30).
14. Encyclopedia Britannica, Arabian Religion. 2007. Encyclopædia Britannica Online. 18 Aug. 2007 ca.com/eb/article-68307. Dikutip ulang dari The Thamud: Petra and Dedan (Madain Salih)
15. Terjadi di jaman raja Amazia anak Yoas raja Yehuda (2 Raja-raja 14:7)
16. Bani Edom dan bani Ismael bercampur erat dan lokasi mereka dari tanah Seir selatan Yordania naik sampai Syria, di lokasi yang sama dimana Moab dan Amon (keduanya dari garis Lut) berada.
17. Diambil dari Masjid al-Haram Wikipedia (Januari 2015)
18. Jay Smith, Engaging Islam. http://www.engagingislam.org Download Presentation Slides (PDF) 2012
19. Dr. Rafat Amari, Arab Yodania, lahir di Yordania 1943, bahasa Arab adalah bahasa aslinya. Ia adalah tamu mingguan dari siaran Al Hayat satelite TV bertemakan “Religion and History.” Biographies
20. Dr. Rafat Amari, Islam In Light of History. Diambil dari terjemahan Indonesianya Islam: Ditinjau dari Pegamatan Sejarah. Bukunya ini adalah hasil studi Islam dan segala sumbernya selama 20 tahun, 8-9 jam per minggu kecuali hari Minggu.
Edisi Indonesia dapat di download dari http://indonesia.faithfreedom.org atau http://www.buktidansaksi.com
21. Timeline – http://searchformecca.com/timeline.html
22. Tom Holland adalah sejarawan Perancis abad 21. Penulis buku-buku sejarah terlaris Persian Fire (duel antara Kerjaan Persia/Iran dengan Kerajaan Yunani) dan Rubicon (kejayaan dan kehancuran Kerjaan Romawi), buku The Shadow of the Sword adalah muncul kemudian.
23. Buku ini adalah gabungan dari banyak tulisan ilmiah dan penemuan di lapangan, itu nampak dari film dokumentasinya di ISLAM – the Untold Story.
24. Jey Smith telah mempelajari Islam selama 30 tahun dan 20 tahun bekerja di Wycliff (organisasi perterjemahan Alkitab)

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Iklan

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: