Doktrin Purgatori dilihat dalam Terang Firman YAHWEH, Alkitab


“Marilah kepada-Ku kamu semua yang berlelah dan berbeban berat, dan Aku akan menyegarkan kamu. Pikullah kuk-Ku atasmu dan belajarlah dari-Ku, sebab Aku lemah lembut dan rendah hati dan kamu akan mendapatkan kelegaan bagi jiwamu, karena kuk-Ku itu halus dan beban-Ku itu ringan” – Yeshua Ha Mashiah (Matius 11:28-30)

Artikel ini dibuat untuDoktrin Gereja Katolik tentang pulgatori benar atau tidak Alkitabiahk memenuhi permohonan Saudara Yohanes Limanto Setiawan yang sedang dalam pencarian Jalan Yang Lurus. Di bawah ini adalah kopi lengkap dari surat sdr. Yohanes, yang diikuti oleh jawaban dari Anggur Baru. Semoga jawaban ini menjadi berkat bagi Anda, Yohanes, dan juga para pembaca lainnya. Damai Sejahtera Elohim Yang Hidup kiranya melimpah atas kita semua. Anggur Baru.
@Yohanes L. Setiawan (17/12/2014): “Syalom saudara anggur baru perkenalkan nama saya yohanes saya berasal dari keluarga katolik. Ada yang saya mau tanyakan tentang ayat-ayat yang dipakai dalam Alkitab yang dipakai oleh GRK untuk menyatakan bahwa ayat-ayat Alkitab tersebut mendukung ajaran Purgatorium (Ajaran Api Penyucian dalam Katolik). Mohon Tolong Bantu saya dijelaskan ayat-ayat tersebut dibawah ini dalam Terang Firman TUHAN (YAHWEH). Saya sedang dalam perjalanan Mencari Petunjuk FIRMAN TUHAN Yang murni tanpa dibaluti niatan politik apapun. Saya takut dengan ancaman dalam ajaran Katolik bahwa kalau saya murtad dari katolik maka otomatis saya akan kehilangan KESELAMATAN saya. Terimakasih. Mohon Petunjuk dan Penjelasannya dalam TERANG FIRMAN TUHAN untuk ayat-ayat dibawah ini yang biasa dipakai oleh GRK untuk mendukung ajaran Api Penyucian (saya kutip ayat ayat dibawah ini dan penjelasannya dari sudut pandang katolik roma dari http://www.katolisitas.org) :
Ibr 9:27; Luk 16:19-31: Pengadilan Khusus: sesaat setelah kita wafat.
2Tim 1:16-18: Rasul Paulus mendoakan sahabatnya Onesiforus, yang telah meninggal (mungkin berada dalam api penyucian).
1Ptr 4:6: Injil diberitakan kepada orang-orang mati (orang orang mati yang ada dalam api penyucian).
1Ptr 1:7: Iman kita akan diuji kemurniannya oleh api (penyucian).
1Kor 3:11-15: Pekerjaan setiap orang yang mengimani Kristus, akan diuji, namun orang itu akan diselamatkan, seperti dari dalam api. Pengujian ini tidak terjadi di Surga, karena di Surga segalanya telah sempurna sehingga tidak diperlukan pengujian. Demikian pula, ujian ini juga tidak terjadi di neraka, karena neraka merupakan ‘tempat’ penghukuman kekal bagi mereka yang telah menolak Kristus, maka semua yang berada di sana tidak dapat beroleh keselamatan dan beralih ke Surga. Sedangkan dikatakan di 1Kor 3:15 bahwa setelah diuji (dalam api penyucian), jiwa tersebut akhirnya dapat memperoleh keselamatan.
Mat 12:32: Ada dosa yang tidak dapat diampuni di dunia ini dan di dunia akan datang. Pernyataan ini menunjukkan bahwa ada dosa yang dapat diampuni di dunia yang akan datang.
Ef 2:8; Tit 2:11, 3:7; Yak 2:17,24,26, Gal 5:6, Why 21:27; Ibr 12:14: Kita diselamatkan karena kasih karunia, iman dan perbuatan kasih. Namun, walaupun kita diberi karunia oleh Tuhan serta mempunyai iman, tapi jika tidak sempurna dalam kasih, maka setelah kita meninggal, kita tidak dapat langsung masuk Surga dan memandang Allah. Sebab, tanpa kekudusan tak seorangpun dapat masuk Sorga. Secara implisit hal ini menunjukkan bahwa, bagi mereka yang wafat dalam keadaan belum sempurna dalam kasih, perlu dimurnikan atau disempurnakan terlebih dahulu, dan pemurnian ini disebut Purgatorium (Api Penyucian).
1Yoh 5:16-17; Yak 1:14-15: Perbedaan dosa ringan dan dosa berat. Dosa berat mendatangkan maut atau neraka, sedangkan dosa ringan mendatangkan penghukuman/ ganjaran namun bukan neraka.
Kej 3:23-24; 2Sam 12:13-14; Bil 20:12; Luk 1:20; Mzm 99:8; 2Taw 6:23: Dosa membawa konsekuensi. Maka, walaupun kita telah mendapatkan pengampunan, namun kita juga harus tetap menanggung konsekuensi dosa, yang bisa ditanggung di dunia ini (saat kita masih hidup di dunia ini) atau di dunia yang akan datang (Api Penyucian saat kita sudah mati).
Terimakasih TUHAN YESUS menghargai & memberkati usaha buah karya anda semuanya JBU
Grapes on the VineJawaban dari Anggur Baru:
Salam sejahtera dari Yeshua Ha Mashiah, Adonai (Tuhan) kita yang hidup selamanya bagi Anda saudara Yohanes Limanto dan pembaca lainnya dan Selamat Tahun Baru 2015! Saya berharap Anda jujur dengan pernyataan Anda di atas, kutipan: “Saya sedang dalam perjalanan Mencari Petunjuk FIRMAN TUHAN Yang murni tanpa dibaluti niatan politik apapun.” Seandainya ada motif yang lain, itu tentunya urusan Anda dengan Pencipta Anda, bagi saya sebagai hamba-Nya, saya siap menjawab pertanyaan Anda dengan senang hati dan gembira. Di bawah ini jawaban saya. Ayat-ayat di Alkitab diambil dari Kitab Suci Indonesia Literal Translation (ILT), kecuali jika itu di tulis lain.
Salam, Anggur Baru.

Pada jawaban ini kita akan mengamati:
– Apakah doktrin Purgatori benar ada tertulis di Alkitab?
– Apakah doktrin Purgatori sejalan dengan ajaran Alkitab?
– Reaksi ahli Kitab Suci di abad pertengahan atas doktrin Purgatori

“Sesungguh-sungguhnya Aku berkata kepadamu, siapa yang mendengarkan firman-Ku, dan pecaya kepada Dia yang telah mengutus Aku, ia memiliki hidup kekal dan tidak masuk ke dalam penghakiman, melainkan telah berpindah dari kematian kepada kehidupan” – Yeshua Ha Mashiah (Yoh 5:24)

Difini Purgatori. Mari kita mulai dengan difinisi kata Purgatori menurut sumber aslinya. Gereja Roma Katolik (GRK), mendifinisikan purgatori sebagai ”tempat penyucian dosa melalui siksaan api bagi orang mati sebelum ia layak masuk ke Sorga,” seperti tertulis pada Katekisasi Gereja Katolik (KGK/ CCC in English): ”Semua yang mati di dalam anugerah dan persahabatan Elohim, tetapi masih dimurnikan secara sempurna, memang yakin akan keselamatan kekal mereka; tetapi setelah mati mereka menjalani pemurnia, sehingga mencapati kekudusan yang perlu untuk masuk sukacita sorga.” (The Final Purification, or Purgatory; CCC/III/1030). Lanjut: “Pengajaran ini adalah juga didasari pada praktek doa untuk orang yang telah mati, telah disebutkan di Kitab Suci: ”Karenanya [Yudas Maccabeus] membuat penebusan untuk yang mati tersebut (the dead), sehingga mereka dapat ada dibebaskan dari dosa mereka.” Idem III/1032.[1]
Merriam Webster Dictionary[2]: Purgatory : a state after death according to Roman Catholic belief in which the souls of people who die are made pure through suffering before going to heaven
: a place or state of temporary suffering or misery
Origin of PURGATORY:
Middle English, from Anglo-French or Medieval Latin; Anglo-French purgatorie, from Medieval Latin purgatorium, from Late Latin, neuter of purgatorius purging, from Latin purgare
First Known Use: 13th century (Garis bawah ditambahkan)
Jadi, dari kedua difinisi di atas ditambah dengan ayat referensinya, nampak bahwa GRK percaya: orang Katolik yang mati rohnya tidaklah langsung masuk ke Sorga, tetapi masuk ke sebuah tempat “pemurnian” (puDiagram Ilustrasi doktrin Gereja Roma Katolik tentang hidup sebelum dan sesudah dan purgatorirgatorium/purging) untuk mencapai “kekudusan yang memadai” untuk bisa masuk Sorga. Di tempat “pemurnian” ini roh orang tersebut dimurnikan melalui proses hukuman api-Neraka. Tempat ini disebutnya Purgatori. Dari doktrin dan praktek GRK, penderitaan roh yang sedang menderita (suffering/misery) ini dapat dikurangi dan dipersingkat melalui doa-doa yang dipanjatkan oleh para pendeta (imam) GRK atas permohonan pihak keluarga atau sahabat dekat. Nampak seperti diagram illustrasi di kanan.
Kamus Merriam Webster mencatat bahwa istilah Purgatori ini pertama kali diketahui ada muncul pada abad ke 13 AD (tahun 1200 – 1299). Tradisi GRK: seorang Katolik yang semasa hidupnya berjasa bagi gerejanya, setelah ia meninggal dunia ia untuk bisa dianggap sebagai orang suci (Santo) sedikitnya perlu enam tahun.

Setiap doktrin agama haruslah melewati ujian sejarah dan realitas kehidupan sehari-hari yang bersumber dari Alkitab untuk menjadi sebuah doktrin yang sungguh memberi kehidupan bagi roh dan jiwa manusia – Anggur Baru

1. Apakah doktrin Purgatori tertulis di Alkitab?
Tetapi anggur yang baru harus disimpan dalam kantong yang baru pula. Dan tidak seorangpun yang telah minum anggur tua ingin minum anggur yang baru, sebab ia akan berkata: Anggur yang tua itu baik.”Yeshua Ha Mashiah (Lukas 5:38-39, ITB)

Dari difinisi di atas kita bisa katakan bahwa doktrin Purgatori tidak terdapat di dalam Alkitab; baik di Perjanjian Lama (Kejadian sampai Tawarik/Chronicles; versi Ibrani, atau Kejadian sampai Maleakhi; versi universal) maupun di Perjanjian Baru (Injil Matius sampai Wahyu). Kata purgatori, sama seperti kata Easter (yang dirayakan gereja Barat setiap April) ataupun bunda Maria Ratu Sorga – juga tidak terdapat di Alkitab.
“Kitab Suci” yang direfer oleh GRK dalam CCC/III/1032 di atas untuk menopang doktrin purgatorinya terambil dari kitab Maccabees[3]: “But if he [Yudah Maccabee] was looking to the splendid reward that is laid up for those who fall asleep in godliness, it was a holy and pious thought. Therefore he made atonement for the dead, that they might be delivered from their sin.” (2 Maccabees 12:45; RSV).[4]
Perikop 2 Maccabees 12:38-45 tidak sama sekali bicara soal tempat “purgatori” – Yudah atau Yudas (nama Latin) dan para tentarnya hanya berdoa bagi rekan-rekan mereka yang mati di medan perang.
Thomas Aquinas, ahli theologi, filosofi Roma Katolik terkenal abad 13 AD menanggapi soal doktrin Purgatori ia mengakui bahwa itu tidak bersumber dari ajaran Alkitab, ia menulis: “Tidak dinyatakan dengan jelas dalam Kitab Suci tentang situasi purgatori, atau juga tidak mungkin untuk menawarkan argumen-argumen yang meyakinkan pada pertanyaan ini,” Aquinas berkata.[5]

Gereja menilai Kitab Maccabes. Kembali ke kitab Maccabes. Kitab Maccabees tidak dimasukkan oleh para pendiri Gereja Mula-mula[6] sebagai Kitab Suci. Kitab Maccabees ini digolongkan ke dalam kitab gnostik dan apocrypha Perjanjian Lama. Isi dari kitab sejenis ini hanya bagus untuk referensi sejarah, sekalipun penuh dengan catatan sejarah yang tidak akurat, berisi dongeng, dan bertentangan dengan Kitab-kitab Suci yang terdapat di Alkitab.
Menarik untuk diingat bahwa kitab ini yang digolongkan suci oleh Gereja Katolik tidak dimasukkan ke dalam versi Alkitab orang Yahudi, seperti the Complete Jewish Bible, Hebraic Roots Bible by Congragation of YHWH Jerusalem dan lain-lain.
Ada sekitar 400 (empat ratus) tahun Elohim YAHWEH tidak berbicara sejak dari nabi terakhir Perjanjian Lama sampai datangnya Firman Elohim yang menjelma menjadi manusia. Tambahan dari itu Vatikan yang anti dengan hal-hal yang bersifat Yahudi (Sabat, Perjanjian Lama) sejak awal abad ke 4, namun menjadikan ayat kitab Maccabes ini sebagai dasar dari doktrin purgatorinya.
Alkitab terbukaBagaimana dengan ayat-ayat Alkitab yang dipakai oleh Gereja Katolik dalam doktrin purgatorinya? Ayat-ayat tersebut dipakai di luar konteknya, saya contohkan:
Ibr 9:27; Luk 16:19-31 – tidak bicara soal “purgatori,” tetapi kesempurnaan keselamatan melalui Yeshua (baca Ibr pasal 9) dan hubungan yang terputus antara dunia orang mati dan hidup. Dengan kata lain kedua perikob ini justru membuktikan doktrin purgatori tidak bermanjaat apapun kecuali bagi “kantong persembahan gereja dan pelayannya.”
2Tim 1:16-18 – tidak sama-sekali bicara tentang orang mati. Paulus sedang berbicara tentang kebaikan Onesiforus yang telah berkali-kali membesuk Paulus saat ia di penjara karena pemberitaan Injil Ha Mashiah, sementara yang lainnya melupakan Paulus (malu dan takut atas pemenjaraan pemimpin mereka), dan Paulus berdoa agar keluarga Onesiforus tersebut diberkati Elohim. Pada konteknya, pernyataan ini ditulis sebagai nasehat untuk orang hidup, yakni Timotius, anak asuh rohaninya.
1Ptr 1:7 dan 1Kor 3:11-15 – Petrus sedang berbicara kedatangan Yeshua menyambut mempelai-Nya (hari Pengangkatan; lihat 1Tes 4:13-18), bukan pada saat Dia datang sebagai Hakim. Paulus sedang mengajar jemaat Korintus (yang memiliki karunia-karunia Roh Kudus namun kacau di dalam pengajaran dan kehidupan) bahwa pekerjaan mereka haruslah di dasari pengajaran Yeshua Ha Mashiah dan berkualitas. Tidak ada sangkut pautnya dengan “api purgatori.”
1Ptr 4:6“yang mati telah diberitakan Injil.” (ITB). Ayat ini perlu dibaca dari 3:13 sampai 5:11. Petrus tidak sama sekali bicara purgatori seperti yang gereja Roma sebut “limbus patrum,” Pada perikop ini Petrus sedang bicara “ujian penderitaan” bagi yang masih hidup dalam Yeshua karena kebenaran (3:13-18) dan pemberitaan Injil bagi yang “mati rohani” yang kelak akan di “siksa” di hari penghakiman jika tidak bertobat sebelum “mati jasmani” sementara selagi hidup dihakimi secara jasmani (penyakit dan hukuman pemerintah; ayat 3) karena pelanggaran mereka (4:1-6), dan ia simpulkan bahwa orang yang di dalam Yesus hendaknya perlu takut untuk “mengambil bagian dalam penderitaan Yeshua” sebab waktunya sudah dekat (4:7-5:11). Sekali terjadi bahwa, menurut Petrus, mereka yang mati di dalam dosa (tidak taat) oleh air bah di jaman Nuh, roh-roh mereka, telah dikotbahkan (preached/ proclaimed) oleh Yeshua. Tidak ada kata “Injil” pada 1Pet 3:19; kecuali di Alkitab versi ITB.[7]

2. Apakah doktrin Purgatori sejalan dengan ajaran Alkitab?
“Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu. (Yoh 5:39-40, ITB; serupa TS98)

Pada point ini kita akan membahas apa kata Firman YAHWEH tentang:
• Kondisi manusia yang hidup di bumi
• Pegampunan dan penyucian dosa manusia
• Kondisi manusia setelah meninggal dunia
• Pengampunan dosa dan jaminan masuk Sorga bagi orang yang percaya Yeshua
Seorang apologetik Katolik memakai dalih ”kata Trinitas juga tidak ada di dalam Alkitab tapi kita percaya doktrinnya” untuk mendukung doktrin Purgatori yang tidak ada di Alkitab. Suatu dalih yang pintar namun tidak jujur, konsep “trinitas” jamak namun tunggal mudah ditemukan di kitab-kitab Perjanjian Lama dan Baru.[9] Sebaliknya konsep maupun kata purgatori (api penyucian dosa) tidak terdapat baik langsung maupun implisit, seperti saya telah jelaskan di atas.

Doktrin purgatori bertentangan dengan ajaran Firman YAHWEH dan Kitab Suci Alkitab
A. Pengampunan atau penyucian dosa tidak bisa diperoleh melalui perbuatan baik manusia apalagi melalui barter benda atau uang. Mengapa? Firman jelas berkata pada kitab Suratan Jemaat di Roma pasal 3, bahwa Semua orang telah menyeleweng, mereka semua tidak berguna, tidak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak.” (ayat 12) Rasul Paulus mengutip dari kitab Mazmur dan Yesaya, ia mendaftarkan perbuatan jahat manusia dan memberi penjelasan dan kemudian ia menyimpulkan: “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Elohim, (ayat 23). Ayat-ayat ini berbicara tentang kondisi rohani dan moral manusia di bumi yang masih hidup!
Kalimat “semua orang” dan “seorangpun” berbicara bahwa bukan hanya status kejemaatan bahkan baju keimaman sekalipun tidaklah berguna jika kehidupan imam, pendeta tersebut tidak benar menurut Firman Elohim. Nabi Yesaya mengumpamakan kesalehan/ kebenaran manusia seperti ”kain yang najis / filthy rags” (Yes 64:6).
Jadi kita bisa lihat bahwa penances[10] yang orang Katolik berikan kepada para imam agar imam tersebut berdoa bagi roh-roh yang telah meninggal dalam ketidak sempurnaan adalah sia-sia.
Doktrin purgatori sama sekali bertolak belakang dengan kebenaran Firman Elohim, yang berkata bahwa “manusia tidak bisa membersikan dosanya sendiri” kecuali hanya melalui karya YAHWEH melalui Putra-Nya, sebagaimana Yeshua sendiri menegaskan Akulah Jalan dan Kebenaran dan Kehidupan. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Yoh 14:6), dan diproklamasikan oleh rasul Petrus di depan 71 rohaniwan tertinggi Israel di Persidangan Sanhedrin di Yerusalem bahwa keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga , sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” (Kis 4:12).

B. Alkitab PL dan PB menyatakan bahwa penyucian dari dosa dan hukuman dosa HANYA terjadi saat seorang masih hidup  illustrasi Arti dari Pertobatan
Pertobatan manusia dituntut saat ia masih hidup adalah jelas di Alkitab, lihat Yez 18:23-24 & 33:11.
Itulah sebabnya pada Perjanjian Lama setiap orang Israel dewasa di seluruh tanah Israel harus pergi ke Yerusalem, setahun sekali membawa binatang persembahan (sampi, domba, kambing, burung tekukur) saat memasuki Bait Elohim. Melalui penumpahan darah binatang tersebut, dosa mereka diampuni. Maria, ibu Yeshua pun juga melakukannya.
Pada Perjanjian Baru, penyucian dosa dilakukan melalui pertobatan dan mengakui otoritas dan karya Anak Domba Elohim, yang kemudian diikuti dengan Baptisan selam ke dalam air yang dimulai dari pelayanan Yohanes Pembaptis, nabi pemersiap jalan bagi Mashiah yang telah dinubuatkan oleh para nab di Perjanjian Lama, dimulai dari Musa pada Ulangan 18.
Matius 12:32 = Markus 3:29-30 bicara tentang bobot dari dosa; ”di dunia ini …dunia yang akan datang” terjemahan lain menuslis ”di masa ini … di masa yang akan datang” (in this age or in the one to come) suatu ideom yang sama pada Markus 3:29 berarti: ”berbuat dosa yang tidak terampuni.”

C. Dunia orang hidup dan mati sama sekali terputus
Alkitab hanya menulis dua tempat bagi roh-roh orang yang sudah mati: Sorga, dan Neraka. Sekali roh manusia dimasukkan ke dalam Neraka, maka tidak ada lagi kesempatan untuk perbaikan/ penyucian/ pertobatan bagi dosa-dosa orang tersebut.
Lukas 16:19-31 dan Mazmur 6:5-6 melukiskan hal ini. Mazmur 51 adalah mazmur pertobatan raja Daud yang indah; ayat 18 dan 19 (16 & 17 versi Inggris) peneguhan bahwa penances (upeti untuk penyucian dosa), pada butir 1A, tidak berguna di hadapan YAHWEH. Elohim bukanlah bupati atau pendeta, DIA adalah Pemilik seluruh jagat raya! Baca Kej 2.1-3, Maz 24:1-2, Wah 14:7.
Orang yang mati di luar Torah (perintah, ajaran dan hukum YAHWEH melalui nabi Musa) dan di luar Yeshua Ha Mashiah tidak memiliki kesempatan lagi untuk menyucikan dirinya sendiri maupun melalui orang beriman yang masih hidup.
Orang yang benar, rohnya langsung masuk ke Sorga, sementara orang yang jahat, rohnya langsung masuk ke Neraka.
Ketika Yeshua datang kembali ke dunia sebagai Hakim, Dia akan membangkitkan semua tubuh orang jahat atau memberikan tubuh baru yang kekal bagi roh-roh orang jahat tersebut, di adili lalu dihukum di Neraka sesuai dengan perbuatan mereka ketika mereka masih hidup. Alkitab menyebutnya “kematian kedua.” Daniel 12:2, Yoh 5:28-29.
Telah banyak kesaksian dari orang-orang yang pernah diperlihatkan isi Neraka, bahwa Yeshua berkata, ”sudah terlambat” atas penyesalan roh-roh orang yang telah mati tersebut.

D. Jalan Keselamatan YAHWEH. Memperoleh keselamatan kekal itu mudah, Firman-Nya berkata. Yeshua menyucikan roh kita (terjadi saat kita mengakui dosa kita dan menerima Dia sebagai satu-satunya Raja dan Tuan atas hidup kita) sempurna 100%, tidak 99% atau dengan sistim kridit; Ia berkata saat kita “mendengarkan dan percaya” kita “telah berpindah dari kematian kepada kehidupan” (Yoh 5:24) dan kepada Petrus “Seorang yang sudah dimandikan tidak mempunyai keperluan selain membasuh kaki,” (Yoh 13:10a) – suatu illustrasi bahwa kehidupan kudus perlu dijaga setelah “dimandikan” (disucikan melalui penerimaan kita atas korban darah Yeshua di Golgota). Baca Yoh 15, perhatikan ayat 3, dan Yoh 13:1-11.

Doktrin Katolik lainnya yang salah dan serupa dengan purgatori adalah doktrin sakrament Perjamuan suci, dikenal sebagai ibadah Mass (Missa). Bedanya Missa bagi orang Katolik yang masih hidup.
Sakramen Missa dan Purgatori adalah jahat di mata YAHWEH dan Purtra-Nya, sebab melalui kedua ibadah tersebut orang Katolik langsung dan tidak langsung menolak dan menghina otoritas, karya YAHWEH, serta larangan-Nya. Contoh:

  • “Jangan ada el / ilah lain di hadapan Ku.” Kedua doktrin Katolik ini menjadikan manusia dan para imam sebagai Pencipta – ini adalah penghujatan sekaligus penyembahan berhala. 10 Perintah YAHWEH
  • Alkitab berkata satu-satunya Pribadi yang bisa mengampuni dosa adalah Elohim, bukan manusia Bapa Sorgawi, melalui kematian Putranya Yang Tunggal, Yeshua, di kayu salib telah menyucikan seluruh pelanggaran dosa – bagi setiap orang yang bertobat dan berseru kepada; GRK pengajaran bahwa ”korban Yeshua di kayu salib tidak cukup sempurna, perlu disertakan upeti-upeti (penances).”
  • Alkitab berkata ”Ha Meshiah hanya satu kali mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang…” (Ibr 9:28); namun sakrament Roma Katolik menciptakan Yeshua dan membunuh-Nya setiap minggu sebagai “korban penebus dosa” – itulah arti dari kata “mass” yang juga melahirkan kata ChristMass / X-Mass yang dirayakan setiap 25 Desember dimana di beberapa negara Eropa memakan daging panggang babi pada tanggal 24 malamnya.

3. Reaksi ahli Kitab Suci di abad pertengahan atas doktrin Purgatori
Bibir orang benar memberi makan orang banyak, tetapi orang bodoh mati karena kurang bepengertian.
Berkat YAHWEH, menjadikan kaya, dan Dia tidak menambah kesusahan dengan itu – Raja Salomo (Amsal 10:21-22)
Kita telah membaca di atas pengakuan theolog ternama Katolik bahwa purgatori tidak ada di Alkitab dan juga tidak bisa dijadikan argumen yang meyakinkan; namun
Thomas Aquinas (1225–1274 AD) tetap mendukung doktrin tersebut karena itu bisa dipakai Gereja sebagai alat penghiburan untuk jemaatnya, kutip: “entah yang hidup boleh belajar, atau yang telah mati boleh datang, melihat bahwa hukuman mereka ada diketahui oleh yang hidup dapat dikurangi melalui doa-doa Gereja,” Aquinas berkata.
Apa reaksi ahli Kitab Suci abad 12 sampai 15 tentang doktrin GRK ini?
Anda pernah melihat film ”History Catholicism” atau “Luther,” film yang didasari dari biografi Dr. Martin Luther (1483-1546 AD), Uskup Katolik yang mengepalai 50 gereja lokal di Jerman. Kehidupannya berubah setelah ia mempelajari Alkitab, secara sembunyi-sembunyi, bahwa keselamatan kekal datang dari iman dan kasih karunia Elohim semata, bukan melalui perbuatan baik manusia apalagi melalui usaha ‘jual-beli’.
Dari film dokumentasi ini kita bisa melihat perubahan tujuan doktrin Purgatori dari kondisi ”alat Gereja untuk menghibur jemaatnya” telah menjadi ”alat Gereja untuk menteror jemaatnya” ini salah satu alasan mengapa Dr. Martin Luther me-reformasi Gereja dan siap dihukum mati melalui 95 point argumen menentang Gereja Roma Katolik. Pada argumentnya yang terakhir Luther menulis: “And let them thus be more confident of entering heaven through many tribulations rather than through a false assurance of peace. Baca The 95 Theses of Dr. Martin Luther

Dari sejarah gereja di Eropa, sedikitnya ada dua hal mengapa doktrin Purgatori itu penting bagi Gereja Roma Katolik:
A. Salah satu sumber pemasukan uang bagi Vatikan dan para pemimpin tinggi GRK
Pada jamannya, kertas-kertas pengampunan dosa bagi yang telah mati diperjual belikan, sehingga lahirnya pepatah “kotak persembahan berbunyi, dosamu diampuni.” Pepatah ini muncul di Abad Pertengahan, dimana pada saat itu Paus memerlukan uang untuk perbaikan gedung St. Petrus di Roma.
Sekitar 100 tahun sebelum Dr. Martin Luther menentang penjualan kertas ”api penyucian dosa” (purgatori), John Wycliffe (1330-1384 AD), professor Inggris Katolik dari Oxford University telah menentang sistem upeti GRK – Jemaat Katolik Inggris harus menyerahkan pemasukan uangnya ke Vatikan, pada masa itu kemiskinan sedang melanda Inggirs sementara pemimpin gereja Katolik berebut kekuasaan, sehingga terdapat tiga pemimpin utama dalam satu negara dan masing-masing saling mengklaim ”pemimpin resmi.” Setumpuk uang dollar
Pastor Charles Cyiniquy (pendeta Katolik Kanada kelahiran Perancis abad pertengahan 19) memberi angka-angka betapa basahnya bisnis purgatori ini di Amerika. Ia mendengar percakapan para rekannya: “16,000 dollars at least will thus be given every day in these two countries [Canada and USA] to throw cold water on the burning flames of that fiery prison. Now these 16,000 dollars given every day, multiplied by the 365 days of the year, make the handsome sum of 5,840,000 dollars paid for that object in low masses every year.”
Delapan hari kemudian Ps. Cyniquy menerima koran L’Ami de la Religion et du Roi [The friend of the Religion and the King] dengan kepala berita “Admirable Piety of the French Canadian People.” Menulis tentang korupsi para uskup dari bisnis purgatori, Pendeta ini menulis pada bukunya, “Pembacaan halaman itu telah membuat aku meneteskan air mata malu, dan menguncang imanku sampai ke fondasinya.” Lalu ia membawa koran ini ke para rekan pastoralnya, setelah membaca rekannya yang seminggu lalu tersebut berkomentar,
The curate answered: “it is very lucky that the people do not know that sharp operation of our bishops, for they would surely throw us all into the river. Let us keep that shameful trade as secret as possible. For what is the crime of simony if this be not an instance of it?”
I replied: “How can you hope to keep that traffic of the body and blood of Christ a secret, when not less than 40,000 copies of this paper are circulated in France, and more than 100 copies come to the Untied States and Canada! The danger is greater than you suspect; it is even at our doors. It is not on account of such public and undeniable crimes and vile tricks of the clergy of France, that the French people in general, not only have lost almost every vestige of religion, but, not half a century ago, condemned all the bishops and priests of France to death as public malefactors?”
Beberapa jam kemudian Ps. Chiniquy dimarahi atasannya, Uskup Quebec. Dikemudian hari pastor ini keluar dari tugasnya di GRK, dan membuka pelayanan sendiri – namun ia dianiaya ke negara apapun dia pergi. Charles Chiniquy dijuluki “Rasul Paul Abad 19.” Masalah dari Ps. Chiniquy adalah ia telah membaca Alkitab sejak usia 10 tahun, sebab ayahnya adalah ex-calon pendeta Katolik. Alkitab saat itu hanya dimiliki oleh murid sekolah pendeta dan hanya boleh diinterpretasikan oleh pendeta Katolik.

B. Sebagai alat pengikat keanggotaan umat kepada GRK
Gereja Roma Katolik melalui doktrinya ”keselamatan hanya didapat melalui Gereja saja” dan ”Pengganti Putra Elohim” (Vicarius Filii Dei; DCLXVI) pada abad pertegahan tentu telah membuat semua orang Katolik di Eropa bergantung penuh pada Gereja Roma Katolik – sebab Alkitab hanya dalam bahasa Latin dan terbatas hanya bagi pemimpin GRK. Dengan ditambahnya doktrin Purgatori di abad 13, lahirlah suatu kebutuhan untuk tinggal di bawah payung Gereja Roma agar bisa mengurangi hukuman api purgatori dan jika mungkin bisa langsung masuk Sorga setelah mati.

Gereja Barat Waldensi abad 12, menggolongkan doktrin purgatori sebagai doktrin Anti-Kristus:
“Anti-Kristus adalah kepalsuan, atau penipuan yang dipernis dengan kemiripan kebenaran, dan kebenaran Kristus dan mempelaynya, namun bertentangan dengan jalan kebenaran (the way of truth), kebenaran (righteousness), iman, pengharapan, amal, dan juga kehidupan moral. Sistim kedurhakaan ini dilengkapi dengan para pelayannya … adalah disebut Anti-Kristus atau Babilon, binatang ke empat (pada kitab Daniel), pelacur, manusia dosa, putra kehancuran. Para pelayannya disebut nabi-nabi palsu, guru-guru palsu, para pelayan kegelapan, roh salah (error), pelacur binasa, awan-awan tanpa air, pohon-pohon tanpa daun, kematian dua kali, dicabut sampai ke akar-akarnya, bintang-bintang yang berkeliling, para Bileam (Baalamites) dan para orang Mesir. … Ia merampas kelayakan-kelayakan yang dimiliki oleh Juruselamat, dan kecukupan karunia-Nya dalam pembenaran, regenerasi, pengampunan dosa, kekudusan, pendirian dalam iman, dan makanan rohani; menganggap semua hal ini untuk otoritas-Nya sendiri, untuk sebuah bentuk kata-kata (pernyataan iman/ liturgi), untuk pekerjaan-pekerjaannya sendiri, untuk syafaat orang-oran kudus, dan untuk api purgatori. Ia menjebak orang-orang dari Ha Mashiah …. Mengajari para pengikutnya untuk mengharapkan mereka kepada kehendak dan kenikmatan dan pekerjaan-pekerjaan Anti-Kristus.”

Catatan Kaki: 

1. THE FINAL PURIFICATION, OR PURGATORY
2. http://www.merriam-webster.com/dictionary/purgatory Kamus Inggris Merriam Webster adalah satu dari sedikit kamus Inggris yang dikenal baik sejak lama dan sangat berkualitas tinggi khususnya di dalam menterjemahkan atau mengartikan kata dan istilah keagamaan.Ini merupakan kamus Inggris pertama saya ketika mempelajari bahasa Inggris.
3. Kitab Maccabees ini lahir dari dinasti Imam Mattathias, seorang dari suku Yehuda, yang menentang raja Antiochus IV (mulai berkuasa 176 BC) yang mencoba melarang prinsip-prinsip budaya Israel, seperti melarang hari Sabat, sunat daging dan menghina Bait Elohim melalui membangun altar bagi dewa Zeus. Yudah, pemimpin komando militer kedua, adalah satu dari lima putra Mattathias. Maccabee (artinya Palu/ Hammer dalam bahasa Ibrani) adalah julukan orang Israel bagi keluarga  Hash’mona’im (Hasmonean). Kerajaan Hash’mona’im berkuasa antara 140–40 BC.  Hasmonean dynasty
4. 2Maccabees 12; Bible, Revised Standard Version.  RSV bersumber dari Latin Vulgate. Artikel tentang versi-versi Alkitab yang baik untuk diketahui: Fellow Christians – Beware of these “bibles”  dan Bogus doctrine and the Latin Vulgate
5. Aquinas T. The Summa Theologica of St. Thomas Aquinas, Appendix II, Article 1. Second and Revised Edition, 1920. Nihil Obstat. F. Innocentius Apap, O.P., S.T.M., Censor. Theol. Imprimatur. Edus. Canonicus Surmont, Vicarius eneralis. Westmonasterii. APPROBATIO ORDINIS Nihil Obstat. F. Raphael Moss, O.P., S.T.L. and F. Leo Moore, O.P., S.T.L. Imprimatur. F. Beda Jarrett, O.P., S.T.L., A.M., Prior Provincialis Angliæ). Lengkapnya bisa dilihat link di bawah: Was Purgatory a Doctrine of the True Church?
6. Gereja Mula-mula adalah suatu sebutan dari Jemaat yang berdiri dan hidup sejak pelayanan Yeshua di Matius 16:18, yakni 30 AD sampai sebelum Kristianiti dijadikan agama resmi Kerajaan Romawi di seluruh wilayah kekuasaannya (325 AD). Sejak Kaisar Constantine memerintah, aturan ibadah Gereja berubah, semua hal-hal yang berubungan dengan kehidupan dan budaya Yahudi diputuskanya, seperti ibadah mingguan pada hari Sabat (Saptu), hari-hari raya Alkitab. Pada sidang Dewan Gereja Roma pertama semua pemimpin rohani yang hadir tidak ada satupun orang Kristen Yahudi yang diundang.
7. ITB: Indonesia Terjemahan Baru
8. Kata “trinitas” tidak ada di Alkitab, namun konsep Elohim adalah Pencipta (Bapa), Penebus (Yeshua) dan Roh Pembimbing (Roh Kudus) nampak jelas di Alkitab, dari masa penciptaan manusia, saat Yeshua dibaptis, perdebatan ke-Elohim-an Yeshua dengan ahli-ahli Kitab dan orang-orang Farisi. Ayat-ayat Alkitab pada doktrin Purgatori adalah interpretasi Gereja Katolik yang diformulakan pada abad ke 15 AD di Florence, Itali. Doktrin ini ditentang oleh para pakar Kitab Suci dari kalangan Katolik sendiri seperti Prof. John Wycliffe (1330-1384) dan kemudian Dr. Martin Luther (1483-1546) dengan alasan yang sama memerangi “pememerasan atas orang miskin, cinta akan uang.” Keduanya telah menjadi “bapa-bapa Reformasi Gereja”; Gereja Roma Katolik menyebut mereka “bapa-bapa Protestant”
9. Contoh, kata Elohim (bahasa Ibrani dari mana kata Theos, God dan Allah berasal) di Alkitab bahasa Ibrani bersifat jamak namun tunggal seperti terdapat pada kalimat di Ulangan 6:4 dan dikutip oleh Yeshua di Injil Markus 12:29, berbunyi “Dengarkanlah hai Israel, YAHWEH, Elohim kita, YAHWEH itu esa.” Kata “esa” (Ibrani: “ehad”) adalah tunggal namun bisa bersifat jamak
10. Penance atau upeti/korban penebusan dosa ini dilakukan melalui doa-doa permohonan para imam Katolik bagi orang mati tertentu atas permintaan dari sanak keluarga orang mati tersebut. Pihak keluarga ini harus membayar sejumlah uang atau barang tertentu kepada imam untuk menjalankan tugas “menyegarkan” dan atau “mempersingkat siksaan” bagi roh orang mati di Neraka tersebut.
11. Aquinas T. The Summa Theologica of St. Thomas Aquinas, Appendix II, Article 1. Idem dengan nomor 5
12. Charles Chiniquy (1809-1899), 50 Years in the “Church” of Rome, Bab 22 di buku Chick Publications dan Bab 25 di e-book www.biblebelievers.com
13. 2 Petrus 2:15 dan Wahyu 2:14
14. Merefer kepada orang-orang Mesir kuno yang mempraktekkan ilmu hitam dan menyembah banyak berhala
15. A Treatise concerning Antichrist, Purgatory, the Invocation of Saints, and the Sacraments” as shown in Jones, William. The history of the Christian church from the birth of Christ to the xviii. century, Volumes 1-2, 3rd edition. R.W. Pomeroy, 1832. Original from Harvard University, Digitized, Feb 6, 2009, pp. 337-340. Diambil dari Was Purgatory a doctrine of the true church?

Bacaan yang berkaitan:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Benarkah Rasul Petrus pendiri Gereja Roma Katolik? Daftar analytic pertanyaan


Tetapi … Paulus dan Silas berangkat ke Berea. Setibanya di situ pergilah mereka ke rumah ibadat orang Yahudi. Orang-orang Yahudi di kota itu lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman itu [pengajaran] dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian. (Kis 17:10-11)

Begitulah seharunya sikap orang Kristen yang Injili dan pencinta kebenaran, mereka selalu menguji setiap doktrin dan pengajaran yang mereka terima dengan cara menyelidiki Kitab Suci, Alkitab, apakah doktrin dan pengajaran yang mereka dengar itu benar dan sesuai dengan firman YAHWEH atau tidak.

Doa saya ialah semoga artikel ini dapat membawa kita memiliki hati yang  rendah dan jujur seperti hati nabi Yohanes Pembaptis, dalam ketenarannya ia tetap menyadari posisinya, hanyalah hamba dari Adonai Yeshua Ha Mashiah, dan berani berkata di hadapan para pengikutnya, “Seharusnyalah Dia (Adonai Yeshua) bertambah-tambah dan aku semakin berkurang” (ILT). Lihat Yoh 3:22-36.

Pemimpin Gereja Roma Katolik (GRK) atau umum dikenal sebagai Gereja Katolik (GK) mengklaim bahwa gerejanya dibangun oleh Simon putra dari Yonah, yang dipanggil oleh Yeshua sebagai Kefas atau Petrus (St. Petrus), Sejarah GRK juga mencatat Uskup (Bishop) dan Paus pertama Gereja Roma Katolik adalah Petrus. Lihat List of the Popes di bawah. Paus di tahun 1968 bahkan menyatakan bahwa benar kuburan dan tulang Petrus telah ditemukan di Roma.

Daftar analisa di bawah ini dibuat untuk Anda memeriksa benar atau tidaknya klaim-klaim Gereja Roma Katolik di atas; Apakah klaim tersebut benar Alkitabiah dan didukung oleh sejarah universal dan arkiology atau hanyalah klaim  tradisi sebuah aliran gereja semata.

A. Benarkah rasul (St.) Petrus pendiri Gereja Roma Katolik? Jawablah pertanyaan beritukut:
1.    Apakah arti dari nama Petrus (Petros; Yunani) pada Matius 16:18?
2.    Kepada bangsa apakah Petrus telah diutus, Yahudi atau bukan-Yahudi?
3.    Di kota dan negara apa Petrus pernah melayani?
4.    Apakah ajaran rasul Petrus mengikuti ajaran Yeshua (Yesus) atau tradisi manusia? Dapatkah Anda melihat perbedaan di antara keduanya?
5.    Apakah Petrus membenarkan orang lain menyembah (berlutut, memuja, mencium kaki) dirinya?
6.    Kapankah rasul Petrus meninggal dunia?
7.    Kebangsaan apakah yang memenjarakan dan membunuh rasul Petrus?
8.    Saat Petrus masih hidup, apakah Kerajaan Romawi mendukung ajaran Yeshua atau menentangnya?
9.    Ketika pengikut Yeshua dan para rasul bentrok dengan pengikut Farisi dan Saduki, ke pihak manakah Kerajaan Romawi berdiri?
10.  Apakah yang Titus dan laskarnya telah lakukan setelah ia berhasil menguasai kota Yerusalem?
11.  Tahun berapakah Titus menghancurkan bait Elohim di Yerusalem?
12.  Kapankah kaisar Contantine Agung menjadikan Kristianiti menjadi agama resmi Kerajaan Romawi?
13.  Benarkah aniaya Roma terhadap orang Kristen (Yahudi dan Yunani) masih berlangsung sebelum  Kristianiti dijadikan agama reminya?
14.  Benarkah bahwa kaisar Contantine menjadi pemimpin rohani utama dari ’Gereja Kristen’ yang ia telah jadikan sebagai agama resmi yang berpusat di Roma tersebut?
15.  Benarkah atas persetujuan Constantine Sabat (Saptu; hari ketujuh) diganti menjadi hari Minggu (hari pertama), dan bagi orang yang mempraktekkan hari Sabat dikenakan hukuman berat oleh pemerintah Romawi?
16.  Benarkah juga bahwa Gereja Roma, yang dibangun oleh Constantine tersebut) mengganti penanggalan hari Paskah (Pesach; Pascha; Passover) dengan penanggalan dan nama berhala Ester?
17.  Apakah hari-hari raya Alkitab (seperti: Pondok Daun, Paskah) dirayakan oleh Gereja Roma Katolik?
18.  Apakah ritual dan hari-hari raya yang dibuat oleh Gereja Roma Katolik (Jumat Agung, Natal, Ester, Valentine dsb.) ada dasar Alkitabnya?
19.  Apakah patung-patung dan salib disembah pada jaman rasul Petrus?
20.  Ajaran para rasulkan doktrin GRK ini: bunda Maria tidak ada dosa turunan, tetap perawan, tidak bisa meninggal, sebagai ratu Sorga, dan satu dari Tritunggal (God Mother)?

Beberapa contoh referensi situs yang bagus untuk menjawab pertanyaan di atas:

Setelah Anda menyelidiki 20 pertanyaan di atas, pikirkanlah sendiri, ”apakah benar rasul Petrus pendiri Gereja (Roma) Katolik?” Sekarang kita melangkah ke bagian yang kedua, menganalisa ”dimanakah kuburan rasul Petrus?

B. Benarkah kuburan rasul (St.) Petrus ada di bawah gedung Basilika St. Petrus  
di kota Roma? Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut:
1.     Bukankah ajaran Yeshua dan orang Yahudi dibenci oleh Pemerintah Roma (Kis 18:1-2)? Jadi bagaimana mungkin mengubur tokoh Yahudi di negara Roma?

2.    Kaisar (Claudius) Nero (54-68 AD) terkenal anti-Yahudi, jadi bangaimana mungkin membuat kuburan bagi Petrus di wilayah penting kota pemerintahannya, bahkan membuat monumen kemenangan (Trophoea) bagi Petrus?

3.    Jika monumen kemenangan itu dibuat sebagai tanda ”Kaisar Nero telah mengalahkan tokoh Kristen Yahudi,” mengapa harus Petrus? Mengapa bukan Yakobus (saudara Yeshua) yang adalah kepala Jemaat di Yerusalem, atau Paulus yang adalah pendiri gereja-gereja Kristen di Yunani dan Romawi?

4.    Mengapa pada penggalian pertama (1941) pada kuburan yang dianggap Gereja Roma Katolik sebagai makam Petrus tidak ditemukan tulang-tulang Petrus, [Katolisita.org bilang:] ‘tetapi hanya di dapat tulang wanita tua, dua pria usia baya dan tulang-tulang hewan?’ Besar kemungkinan kuburan itu adalah kuburan Nero dan Ibunya (yang ia bunuh, Nero juga membunuh isterinya). Koran Telegraph menulis tulang-tulang ini ditemukan pada penggalian kedua.

5.    Mengapa baru pada penggalian kedua (1950); dipimpin oleh 5 arkilogiest Vatikan, Monsignor Ludwig Kaas sebagai pimpinan utamanya), dilokasi yang sama, dikabarkan bahwa adanya tembok berplester merah berbahasa Latin ”Petrus roga Christus Iesus pro sanctis hominibus Chrestianis ad corpus tuum sepultis. (“Peter, pray Christ Jesus for the holy Christian men buried near your body”)? Prof. Margherita Guarducci penemunya. Tidak masalah kita lanjutkan analisa kita.

Pada tahun yang sama, 1950, Antonio Ferrua (1900-2002) menemukan potongan plaster tembok merah bertulisan Yunani ”Petros eni” (Petrus ada di sini) di dalam kotak repository tulang yang berukuran safe-deposit, namun tidak didapati tulang-tulang. Melalui tulisan ini Paus Pius XII (1939-58) perlu mengumumkan secara resmi (di pesan Natal 1950) bahwa ”Ya. Kubur Sang pemimpin para Rasul telah ditemukan,” dikutip oleh Paus Paulus VI.

1953, seorang pekerja penyimpanan tulang gereja menemukan setumpukan tulang di Vatikan, yang kemudian diindentifikasikan oleh arkiologist Vatikan sebagai tulang-tulang Petrus. Sekali lagi tidak ada saksi ahli Arkiology di luar gereja Roma. Kembali kita bertanya,

6.    Mengapa penemuan tulang yang diklaim Gereja Katolik sebagai tulang Petrus ini baru terjadi setelah kematian Monsignor Kaas (pemimpin utama penggalian)?

7.    Jika tulang-tulang ini dipindahkan dari repository tulang atas perintah Mosignor Kaas, seperti cerita gereja Katolik tersebut; bukankah repository tersebut sewaktu ditemukan oleh Antonio Ferrua tidak ada tulangnya? Atau,  Mr. Kaas menemukan repository lainnya? Bagaimana pun bukankah lima orang ini team inti, mengapa penemuan dan pemindahan ’tulang Petrus’ tidak diketahui oleh 4 orang lainnya? Ini sungguh mystery. Kita lanjut kepada analisa berikutnya.

Juni 26 1968, Paus Paulus VI (1963-78) memberi pengumuman resmi bahwa tulang-tulang Petrus telah ditemukan. Satu hari kemudian, dengan upacara khusus tulang-tulang tersebut segera disimpan ke repository.

8.    Mengapa pada pengumuman Paulus VI bersejarah tersebut, ia perlu mengutip pernyataan Paus Pius XII di atas: Pertanyaan kedua yang bergantung pada yang pertama adalah tentang relikwi Rasul Petrus: apakah relikwi/ tulang- tulangnya ditemukan?” Paus Pius XII tidak dapat memberikan jawaban yang pasti dalam hal ini.” (dikutip dari Katolista.org). (Garis bawah ditambahkan)

9.    Jika Antonio Ferrua sendiri, sebagai seketaris resmi komisi untuk arkiology barang-barang suci Gereja Roma Katolik tidak yakin bahwa tulang tersebut adalah tulang Petrus, mengapa Paus yang tidak mengerti arkiology begitu sangat yakin? Ketidak yakinan Antonio Ferrua diceritakannya pada surat kabar Katolik L’Avvenire berbahasa Italia.

10.  Mengapa Ferrua membaca Petros eni (Petrus ada di sini) sementara yang lain membaca tulisan yang sama sebagai Petros endei (Petrus tidak di sini)? Pertayaan yang lebih penting mungkin ini:

11.  Mengapa Paus Paulus VI baru mengumumkan penemuan tersebut di tahun 1968, bukankah relik tersebut ditemukan di Vatikan tahun 1953, 15 tahun sebelumnya?

12.  Mengapa relik yang diklaim sebagai ”relik Petrus” tersebut cepat-cepat disembunyikan, atau mengapa tidak mengundang ahli arkiologist international untuk membuktikannya, atau sedikitnya melihatnya, seperti yang umum dilakukan dalam dunia arkilogy?

13.  Mengapa Paus Yohanes XXII (1958-63) pemegang kekuasaan Vatikan sebelum Paus Paulus VI berdiam diri tentang tulang Petrus?

Pertanyaan-pertanyaan pada bagian B ini telah dijawab dengan baik oleh Mr. F. Paul Peterson dalam bukunya: Recenly Discovered In Jerusalem (ringkasan bahasa Indonesianya,  “Kuburan Rasul Petrus telah ditemukan!” Penyelidikan lapanganya bersumber dari buku berbahasa Italia yang ditulis oleh dua imam Roma Katolik ordo Franciscan “Gli Scavi del Dominus Flevit”  terbitan 1958, Yerusalem.

Pada buku ini kita akan menemukan:

  • Kapan kotak penyimpanan tulang  (ossuary/ repository) Petrus berbahasa Aram ditemukan di Yerusalem.
  • Apa respond Paus Pius XXII setelah ia diberitahukan secara pribadi oleh Mr. Bagatti bahwa tulang
  • Penyebab re-klaim kepanikan Paus Paulus VI di atas?

Publikasi buku Mr. Peterson ke dunia internasional (bahasa Inggris); cetakan pertama tahun 1960, jika ini adalah benar sumber kepanikan Paus Pius XXII mengenai klaim kuburan dan tulang rasul Petrus, maka ini berarti pukulan kedua atas Gereja Roma Katolik setelah Alkitab Latin diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh John Wycliffe di tahun 1380. Baca kisah perterjemahan John Wycliffe ini di Sejarah Singkat Alkitab dan isinya.

Sebab pendurhakaan  atau rebellion (pemberontakan) adalah sama seperti dosa bertenung dan kedegilan (keras tengkuk) adalah sama seperti menyembah berhala dan terafim. Karena engkau telah menolak firman YAHWEH, maka Ia telah menolak engkau sebagai raja.” (1 Samuel 15:23,)

Oleh karena itu Aku akan menghukum kamu masing-masing menurut tindakannya, hai kaum Israel   [ganti dengan Katolik] demikianlah firman Adonai YAHWEH. Bertobatlah dan berpalinglah dari segala durhakamu (pemberontakkanmu), supaya itu jangan bagimu menjadi batu sandungan, yang menjatuhkan kamu ke dalam kesalahan. (Yehezkiel 18:30)

Referensi: 

Bacaan berkait:

 Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Apakah Harry Potter Mashiah / Mesias / Kristus Palsu?


The Barna Group, suatu badan penelitian yang terkenal di Amerika, pada 3 kali survey nasionalnya (2002, 2004 dan 2005) kepada remaja-remaja berusia 13-18 tahun melaporkan: lebih dari 4 dari setiap 5 remaja (84%) secara pribadi telah membaca atau menonton film Harry Potter. Yang lebih mengejutkan lagi dari laporan ini ialah: Tiga per empat dari remaja pengunjung gereja (77%) dan remaja Kristen lahir baru (78%) telah melihat atau membaca Potter. Laporan dipublikasikan pada 1 May 2006.

Alkitab dengan sangat jelas berkata bahwa praktek-praktek sihir atau perdukunan, berkomunikasi dengan roh-roh orang mati dan roh-roh jahat adalah kekejian di mata Elohim (Ulangan 18:10)

Hasil survey ini tentunya tidak terlalu mengejutkan orang Kristen jika melihat respon dari para beberapa pemimpin Kristen Amerika dan media Amerika yang tidak saja netral terhadap isi dari cerita ilmu sihir Harry Potter, bahkan memujinya. Prof Alan Jacobs dari Wheaton College, contohnya, menyimpulkan bahwa cerita Harry Potter mempromosikan “sejenis peperangan rohani .. Sebuah pergumulan antara baik dan jahat,” katanya. Chuck Colson, pada siaran radionya (2/11/1999), memuji tokoh Harry Potter dan teman-temannya atas keberanian, kesetiaan, dan kesediaan berkorban untuk satu dengan yang lain. Colson mengabaikan praktek-praktek sihir dari para tokoh ini. Pelayanan Focus on the Family, yang dipimpin oleh Dr. John Dobson dan Christianity Today juga termasuk di dalam daftar pemuji karya J.K. Rowling ini.

“Saya telah didorong oleh pendeta saya pada gereja Kristen saya untuk membaca buku-buku Harry Potter, sebab  meskipun buku-buku tersebut memiliki hubungan dengan ilmu sihir dan pernujuman, mereka (buku-buku tersebut) dapat mengajar kita lebih tentang nilai-nilai perahabatan dan keberanian sehingga ia dapat … Saya tidak lagi orang Kristen. Di suatu perjalanan kepercayaan saya telah berubah. Saya sekarang praktek Wicca.” Seorang muda pengunjung situs kami.  Dikutip dari sebuah situs Kristen:  A review of Harry Potter and the Deathly Hallows.

Pada synopsis (garis besar) film terbaru (dan mungkin terakhir) yang berjudul Harry Potter and the Deadly Hallows part 2 (Harry Potter dan Bayang-bayang Maut bagian 2) tertulis:

Dalam akhir epik, pertempuran antara baik dan jahat proses dunia sihir meningkat menjadi perang habis-habisan. Taruhannya telah menjadi lebih besar dari sebelumnya dan seorangpun tidak ada yang selamat. Tetapi itu adalah Harry Potter [tokoh kebaikan] yang kepada siapa dapat diserukan untuk membuat korban yang termulia sebagaimana ia semakin mendekati pertarungan puncak dengan Lord Voldemort [tokoh jahat]

Semuanya berakhir di sini.

Bagi Anda yang tidak tahu isi Alkitab, saya ingin mengatakan bahwa isi dari synopsis film Harry Potter and the Deathly Hallows ini secara jelas telah menjadikan Harry Potter sebagai pengganti Yeshua Ha Mashiah / Yesus Kristus! Alkitab berkata bahwa keselamatan datang kepada manusia jika manusia berseru / minta pertolongan kepada Yeshua. Ini bukti ayat-ayatnya:

Dan / Sebab barangsiapa yang berseru kepada nama  YAHWEH akan diselamatkan, … (Joel 2:32; Kis 2:21; Rom 10:13 ) juga ayat sejenis dengan itu ialah Kis 22:16; 1 Kor 1:2

Rasul Petrus dihadapan ribuan orang di Yerusalem di hari Raya Pentakosta (Hari Turunnya Roh Kudus keatas orang-orang Percaya) dengan jelas berkata:

Yeshua adalah batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan–yaitu kamu sendiri–,namun ia telah menjadi batu penjuru. Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” (Kis 4:11-12)

Dari ayat-ayat ini kita juga dapat menemukan suatu bukti bahwa Yeshua Ha Mashiah adalah Elohim, Firman YAHWEH, Putra YAHWEH sebagaimana Yeshua sendiri berkata kepada Rasul Yohanes tentang Akhir Jaman:

Firman-Nya lagi kepadaku: “Semuanya telah terjadi. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan. Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Elohimnya (Allahnya) dan ia akan menjadi anak-Ku. (Wah 21:6-7)

Keselamatan kekal dari pergumulan melawan kejahatan dan dosa manusia bukanlah melalui pegorbanan mulia Harry Potter, atau seorang seperti Harry Potter yang percaya dan mempraktekkan ilmu sihir dan perdukunan. Korban sembelihan yang sempurna, sekali untuk selama-lamanya bagi penebusan dosa-dosa manusia adalah Anak Domba Elohim, yakni Yeshua Ha Mashiah. Yeshua telah melakukannya dua ribu tahun yang lalu di kayu salib.

J.K. Rowling pembuat cerita Harry Potter merupakan satu dari puluhan nabi dan guru palsu yang telah dimasuki oleh roh-roh Antikristus (antichristos – 1 Yoh 2:22; 4:3 dan 2 Yoh 1:7), yang menawarkan Kristus-Kristus palsu (pseudochristos – Mat 24:24; Mark 13:22) untuk menipu penduduk dunia dunia di Akhir Jaman ini.

”Semuanya berakhir di sini” dari synopsis film Harry Potter ini juga mengkopy skenario Akhir Jaman yang dinubuatakan Alkitab, bahwa Yeshua Ha Mashiah akan datang kembali yang kedua kalinya memerangi Setan (tokoh kejahatan) mengalahkan Setan dan membuangnya ke Neraka, dan berakhirlah peperangan manusia melawan penderitaan dunia yang disebabkan oleh Setan dan para pengikutnya. Silahkan baca akhir dari isi Akitab, kitab Wahyu pasal 21 dan 22. Perang akhir ini disebut Perang Armageddon (Yoel 3:14; Wah 16:14)

J.K Rowling terbukti telah menyebut kejahatan itu baik dan kebaikan itu jahat, yang mengubah kegelapan menjadi terang dan terang menjadi kegelapan, yang mengubah pahit menjadi manis, dan manis menjadi pahit, seperti tertulis pada kitab nabi Yesaya 5:20-21. J.K. Rowling telah membawa jutaan remaja termasuk para pemeran film Harry Potter kepada jebakan bayang-bayang kematian yang dibuat oleh roh-roh Antikristus.

Setan dan para pelayannya bekerja keras untuk membawa sebanyak mungkin remaja melalui ajaran Wicca (New Age, film-film sihir) dan musik rock heavy metal ketempat tinggal kekalnya yang sangat menyeramkan.

Rasul Yohanes pada penutupan surat pertamanya menjelaskan siapakah Antikristus dan para pengikutnya, ia menutup suratnya dengan peringatan ini: Anak-anakku, waspadalah terhadap segala berhala. Amen. (1 Yoh 5:21).

Yohanes dengan kata lain berkata bahwa: Ajaran para guru dan nabi palsu yang diilhami oleh roh-roh Antikristus dan roh-roh Kristus palsu tidaklah  lain kecuali satu hal yakni, mencoba menggantikan YAHWEH dan Yeshua Ha Mashiah dengan berhala-berhala! Waspadalah!!

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Takut akan YAHWEH; arti dan keuntungannya


Tetapi Firaun berkata: “Siapakah YAHWEH itu yang harus kudengarkan firman-Nya untuk membiarkan orang Israel pergi? Tidak kenal aku YAHWEH itu dan tidak juga aku akan membiarkan orang Israel pergi.” (Kel 5:2)

Artikel ini adalah kabar baik untuk setiap orang yang terikat oleh kuasa iblis: kesombongan, takut akan manusia, korupsi, perzinahan, percabulan, dan sebagainya. Firman Yeshua membawa kelepasan yang sesungguhnya bagi jiwa Anda. (Yes 61:1-4).

Sesungguhnya berita ”Kabar Baik,” (yakni: ”Injil Yeshua Ha Mashiah”), dan berita ”Takut akan YAHWEH” adalah sebuah koin bersisi dua. Keduanya tidak dapat dipisahkan! Hanya dengan mengerti dan menerima keduanya, (tidak salah satu!) ialah Jaminan Keselamatan manusia menuju Sorga. Uraian di bawah ini akan membuktikannya!

”Takut akan YAHWEH.” Apa yang Anda bayangkan atau pikirkan ketika mendengar atau membaca kalimat tersebut? Banyak orang menghubungkan tiga kata ini dengan kata-kata: marah, penghakiman, hukuman, bahkan seorang aktris atheist Swedia mengkaitkan kalimat itu dengan ”diktator”; ia berkata: ”Elohim (God) itu seorang diktator, kita harus mengikuti semua kemauan-Nya jika tidak kita akan dihukum-Nya.” Orang yang memiliki ayah jasmani yang kejam pada umumnya ia memiliki gambar yang salah tentang YAHWEH sebagai Bapa Sorgawi.

Untuk mengerti dengan benar arti ”Takut akan YAHWEH” kita harus mengenal terlebih dahulu hati dan karakter YAHWEH. Alkitab dapat membantu kita untuk mengenal pribadi-Nya. Ambil dan bukalah Alkitab Anda, mari kita selidikit thema yang sangat penting ini.

YAHWEH adalah teman dan sahabat, bukan diktator.

  • Bukankah Engkau Elohim kami yang menghalau penduduk tanah ini dari depan umat-Mu Israel, dan memberikannya kepada keturunan Abraham, sahabat-Mu itu, untuk selama-lamanya? (2Taw 20:7).
  • YAHWEH bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka. Maz 25:14. The secret of the LORD is with those who fear Him; …(NKJV)The friendship of the LORD is for those who fear him, (ESV)

2Taw 20:7 adalah doa syafaat raja Yosafat (Yeho/shaphat; YEHOVAH/ YAHWEH judged) ketika ia sedang menghadapi musuh yang jauh lebih kuat. Menarik sekali bahwa ia mengkaitkan permohonan doanya dengan “Abraham sahabat-Mu.” Abraham bapa dari semua orang benar dan percaya dikenal di Alkitab sebagai “SAHABAT YAHWEH!” Abraham tercatat seorang yang telah melakukan tawar-menawar dengan YAHWEH SEBAOT (Semesta Alam); tentang Ismail (Kej 17:18-20) dan penduduk Sodom Gomora (Kej 18:-16-33).

Maz 25:14; kata “bergaul karib/ secret/ friendship” berasal dari kata Ibrani “sod” (H5475; Strong Dict.) yang artinya: a session, that is, company of persons (in close deliberation); by implication intimacy, consultation, a secret:assembly, counsel, inward, secret (counsel).

Jadi Firman Elohim berkata: Takut akan YAHWEH ialah pintu menuju persahabatan yang akrab (intimacy or secret) dengan Dia!

Mungkin Anda bertanya, bagaimana mungkin “takut” dan “kasih” dapat ada bersama-sama? Tidakkah aneh jika seorang isteri berkata kepada suaminya: ”Sayangku, saya sangat mengasihimu, tapi saya takut ada bersama-sama dengan kamu.” Ini adalah jenis pernikahan yang mati, tidak ada kehangatan kehidupan intimesi pernikahan. Ada banyak keluarga yang anak-anak yang tidak merasa aman dan bebas ketika ayah mereka hadir di rumah, ini menyedihkan. ”Ya, itu nampaknya suatu yang aneh, dan tidak masuk akal, namun itu adalah kenyataan, bahkan terjadi juga pada banyak keluarga Kristen. Hal-hal ini disebabkan oleh karena mereka tidak memiliki hubungan harmoni lagi dengan Pencipta mereka. Hal ini harus diperbaiki. Secepat mungkin, sebelum terlambat!!

Takut akan YAHWEH ialah pintu menuju persahabatan yang akrab (intimacy or secret) dengan Dia!

Tetapi Musa berkata kepada bangsa itu: “Janganlah takut, sebab Elohim telah datang dengan maksud untuk mencoba (to test; NKJV orto prove; KJV & LBT) kamu dan dengan maksud supaya takut akan Dia ada padamu, agar kamu jangan berbuat dosa.” (Kel 20:20) And Moses said to the people, do not fear [H3372; Yare’; yaw-ray’: be afraid]; for God is come to test you, and that His fear [H3374: yir’ah; yir-aw’: fear] may be before you, so that you may not sin. (Exo 20:20; NKJV)

Dengan kata lain, Musa berkata: ”Don’t be afraid, but instead of that, fear Him!”

Jadi takut akan YAHWEH dapat digambarkan sebagai berikut:

Floyd McClung, seorang missionary senior dari YWAM menggambarkannya sebagai berikut: “Pernahkah Anda berdiri di pinggir sebuah tebing yang sangat curam seperti ditepi Grand Canyon, dan melihat ke bawah? Itu pemandangan yang spektakuler dan mengagumkan mengambil napas Anda, tetapi juga memberi Anda rasa ketakutan. Mengapa? Karena Anda tahu bahwa jika Anda tiba pada ‘sisi yang salah’ dari tebing, Anda akan mati dalam sekejap. Jarak (yang sangat besar) besar antara tepi lembah dan dasarnya memiliki kekuatan untuk membunuhmu! Takut akan YAHWEH adalah seperti itu.”

Almarhum Dr. Derek Prince, menggambarkan itu dengan kata ”AWE” ; penggabungan antara perasaan hormat dan takut akan seseorang. Awesome (adjektive).

Raja Daud mengkaitkan itu dengan nyanyian pujian yang disertai sorak sorai dan penyembahan: Nyanyikanlah nyanyian baru bagi YAHWEH, menyanyilah bagi YAHWEH, hai segenap bumi! Sebab YAHWEH maha besar dan terpuji sangat, Ia lebih dahsyat dari pada segala elohim/ allah (He is to be feared above all gods; in english Bible). Sujudlah menyembah kepada YAHWEH dengan berhiaskan kekudusan, gemetarlah di hadapan-Nya, hai segenap bumi! Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorak, biarlah gemuruh laut serta isinya, biarlah beria-ria padang dan segala yang di atasnya, maka segala pohon di hutan bersorak-sorai di hadapan YAHWEH, …(Maz 96:1-13)

Keuntungan takut akan YAHWEH

  • Umur panjang. Takut akan YAHWEH memperpanjang umur, tetapi tahun-tahun orang fasik diperpendek.  (Ams 10:27)
  • Sumber kehidupan. Takut akan YAHWEH adalah sumber kehidupan sehingga orang terhindar dari jerat maut.  (Ams 14:27)
  • Keluarga sejahtera. Kiranya hati mereka selalu begitu, yakni takut akan Daku dan berpegang pada segala perintah-Ku, supaya baik keadaan mereka dan anak-anak mereka untuk selama-lamanya! (Ul 5:29)
  • Perlindungan. Malaikat YAHWEH berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia, lalu meluputkan mereka. (Maz 34:8) Hai orang-orang yang takut akan YAHWEH, percayalah kepada YAHWEH! –Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka. (Maz 115:11)
  • Berkat. Memberkati orang-orang yang takut akan YAHWEH, baik yang kecil maupun yang besar. (Maz 115:13) Alangkah limpahnya kebaikan-Mu yang telah Kausimpan bagi orang yang takut akan Engkau, yang telah Kaulakukan bagi orang yang berlindung pada-Mu, di hadapan manusia! (Maz 31:20)
  • Penyediaan. Takutlah akan YAHWEH, hai orang-orang-Nya yang kudus, sebab tidak berkekurangan orang yang takut akan Dia! (Psa 34:10)
  • Makanan. He provides food for those who fear Him; He remembers His covenant forever (Psa 111:5 ESV)  Baiklah kita takut akan YAHWEH, Elohim kita, yang memberi hujan pada waktunya, hujan pada awal musim maupun hujan pada akhir musim, dan yang menjamin bagi kita minggu-minggu yang tetap untuk panen. (Yer 5:24)
  • Sukses. Ia mencari Elohim selama hidup Zakharia, yang mengajarnya supaya takut akan Elohim. Dan selama ia mencari YAHWEH, Elohim membuat segala usahanya berhasil. (2Ch 26:5). Umur 16 jadi raja, berkuasa selama 52 tahun.
  • Impian akan terlaksana. Ia melakukan kehendak orang-orang yang takut akan Dia, mendengarkan teriak mereka minta tolong dan menyelamatkan mereka. (Maz 145:19) He will fulfil the desire of them that fear him: he also will hear their cry, and will save them. (KJV)
  • Dan seterusnya

Harga dari kegagalan Takut akan YAHWEH (Ams 1:28-32)

  • Tidak ada jawaban doa
  • Tidak akan menemukan hadirat-Nya
  • Memakan buah perbuatan dan rencana mereka sendiri
  • Akan dibinasakan oleh perbuatannya sendiri

Tanda-tanda orang yang takut akan YAHWEH:

  • Membenci kejahatan. Takut akan YAHWEH ialah membenci kejahatan; aku benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat. (Ams 8:13). Tetapi siapa mendengarkan aku, ia akan tinggal dengan aman, terlindung dari pada kedahsyatan malapetaka.” (33)
  • Memiliki persekutuan yang benar dengan Elohimnya (1Yoh 1:6-7)
  • Orang ini mengerti bahwa taat dan dengar-dengaran perintah YAHWEH ialah lebih baik daripada segala korban persembahan (1Sam 15:22; Hos 6:6; Pkb 5:1; Mat 5:23-24)
  • Orang ini mengerti bahwa Elohim menghendaki hidupnya untuk memelihara perintah-perintah-Nya.  Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya.” Yudas, yang bukan Iskariot, berkata kepada-Nya: “YAHWEH, apakah sebabnya maka Engkau hendak menyatakan diri-Mu kepada kami, dan bukan kepada dunia?” Jawab Yeshua: “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia. (Yoh 14:21-23)

Jika Anda perduli dengan upacara Natal dan Easter yang sama sekali tidak ada di Alkitab, seharusnya Anda lebih perduli dengan Takut akan YAHWEH, sebab perintah dan petunjuk ini:

  • Fear the LORD tertulis 32 kali;
  • Fear God 10 kali dan
  • Fear Him 21 kali
  • Total 63 kali dalam KJV!

Seperti saya katakan di atas bahwa  berita “Kabar Baik” dan ajaran “takut akan YAHWEH” adalah koin bersisi dua, tidak dapat dipisahkan, ini dapat dilihat pada suratan Yakobus pasal 2. Rasul Yakobus, mengutip  ayat 2Taw 20:7; Dengan jalan demikian genaplah nas yang mengatakan:… Abraham disebut: “Sahabat Elohim” (Yak 2:23). Dengan jalan apa? Ayat 21 dan 22 adalah Jalannya: Bukankah Abraham, bapa kita, dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya, … Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna. (Yak 2:21-22)

Yakobus tidak berkata “perbuatan baik” dapat membawa pembenaran. Sebagaimana agama-agama dunia mengajar, dan beberapa denominasi menggartikan surat Yokobus ini. Tidak sama sekali! Tetapi ia berkata: “Iman Kristiani harus disertai dengan perbuatan – agar iman itu hidup (17), terisi (20) dan sempurna (22)!!

Kita diselamatkan hanya oleh iman (Ef 2:8-9; Rom 1:16-17) dan kita menjaga keselamatan itu dengan perbuatan kita,

  • beralaskan ”takut akan YAHWEH,” yakni, menjauhi dosa (Kel 20:20) lihat di atas.
  • beralaskan ”cinta akan YAHWEH,” yakni, menuruti semua perintah-Nya (Yoh 14:21-23)

Ayat pembukaan di atas (Kel 5:2), Firaun yang tidak mau mengenal dan tidak takut akan YAHWEH, pada akhir hidupnya, ia bukan saja kehilangan orang-orang Israel sebagai tenaga kerja bangsa Mesir, tapi juga kehilangan semua tentara dan kereta perang terbaiknya (Kel 14:7, 28), tentu lebih parah dari itu semua ialah semua anak sulung, dari anak manusia sampai anak binatang bangsa Mesir – termasuk putranya sendiri – dimusnahkan oleh YAHWEH (Kel 12:12,30). Harga yang sangat mahal!

Di sini kita melihat, bahwa YAHWEH adalah Sahabat karib Abraham (bapa orang-orang benar/ percaya) namun Ia juga Elohim Sebaot dan Raja atas segala raja. YAHWEH adalah Awesome Elohim!

Dari ayat-ayat yang telah kita lihat, itu nampak bahwa Elohim mengajar umat-Nya untuk takut akan Dia sesungguhnya bukan untuk keuntungan diri-Nya, tetapi untuk kita, ciptaan-Nya – agar kita berhasil baik tubuh (umur panjang), jiwa (bahagia) dan terlebih roh kita (hidup kekal)!! Perhatikan cerita singkat raja Yosafat ini:

Dan YAHWEH menyertai Yosafat, karena ia hidup mengikuti jejak yang dahulu dari Daud, bapa leluhurnya, dan tidak mencari Baal-baal, melainkan mencari Elohim ayahnya. Ia hidup menurut perintah-perintah-Nya dan tidak berbuat seperti Israel. Oleh sebab itu YAHWEH mengokohkan kerajaan yang ada di bawah kekuasaannya.

Seluruh Yehuda memberikan persembahan kepada Yosafat, sehingga ia menjadi kaya dan sangat terhormat. Dengan tabah hati ia hidup menurut jalan yang ditunjukkan YAHWEH. Pula ia menjauhkan dari Yehuda segala bukit pengorbanan dan tiang berhala.

Pada tahun ketiga pemerintahannya ia mengutus beberapa pembesarnya,  … untuk mengajar di kota-kota Yehuda. Bersama-sama mereka turut juga beberapa orang Lewi, … disertai imam-imam Elisama dan Yoram. Mereka memberikan pelajaran di Yehuda dengan membawa kitab Taurat YAHWEH. Mereka mengelilingi semua kota di Yehuda sambil mengajar rakyat.

Ketakutan yang dari YAHWEH menimpa semua kerajaan di negeri-negeri sekeliling Yehuda, sehingga mereka tidak berani berperang melawan Yosafat. Dari antara orang-orang Filistin ada yang membawa kepada Yosafat persembahan, dan perak sebagai upeti. Juga orang-orang Arab…. (2Taw 17:3-11)

Kemuliaan dan keagungan YAHWEH itu menakutkan bagi orang-orang yang membenci firman-Nya, namun bagi mereka yang mencintai firman-Nya semua itu menciptakan suatu kekaguman, hormat dan pujian yang besar untuk Dia, serta keakraban yang dalam dengan Dia.

Itu seperti raja Daud yang berkata: Takut akan YAHWEH itu suci, tetap ada untuk selamanya; … (Maz 19:10)
Nabi Musa juga membuktikannya: Adapun bangsa itu berdiri jauh-jauh [takut kepada hadirat YAHWEH; ayat 18 dan 19], tetapi Musa pergi mendekati embun yang kelam di mana Elohim ada. (Kel 20:21)
Adonai Yeshua Ha Mashiah juga berkata bahwa, ” sesungguhnya hanya orang jahat yang tidak ingin bertobat yang tidak  mau datang kepada Terang, tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada Terang.”  (Yoh 3:19-21; Yoh 1:1-14).

Jadi sikap takut akan YAHWEH yang benar adalah kerinduan untuk dekat kepada YAHWEH dan menghormati perintah-Nya.

Jika Anda telah hidup di dalam lumpur dosa, Anda masih ada harapan – setelah mati, di Neraka tidak adalagi kesempatan, yang ada hanyalah penyesalan yang menyedihkan untuk selama-lamanya. Bertobatlah sekarang juga. Akui dosa-dosa Anda kepada Yeshua. Mulailah dengan pola hidup yang baru: takutlah akan Dia! Lakukan perintah-Nya bukan sebagai keharusan, tetapi sebagai rasa terima kasih atas apa yang Ia telah lakukan kepada Anda dan sebagai rasa hotmat, iman dan kasih Anda kepada Dia. Yeshua Ha Mashiah memberkati Anda!

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Awas guru-guru palsu telah muncul!


Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Elohim, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka. (2Pet 2:1)

Simbol New Age Helen Schucman, seorang professor Psychology Kedokteran dari Colombia University, mengklaim bahwa “Yahshua” mewahyukan pengajaran-pengajaran baru pada dia di tahun 1965. Suatu hari Helen mendengar suara-hati yang mengaku sebagai “Yahshua.” Suara ini berkata: “Ini adalah sebuah kursus di dalam mujizat-mujizat. Harap membuat catatan-catatan.”

Tujuh tahun lamanya Helen mencatat apa yang “suara-hati” itu ajarakan. Maka tahun 1975 terbitlah buku ”A Course in Miracles” (Sebuah latihan dalam Mujizat-mujizat). Diterbitkan oleh Foundation for Inner Peace.

Buku A Course of Miracles dipercayai sebagai ”pewahyuan baru” dari “Yahshua” untuk menolong pekerjaan kemanusiaan pada masa-masa sulit ini. Waauuu!? Apa isi ajarannya?

Dalam buku A Course in Miracles, pembaca diajar untuk melatih jiwa dan pikirannya selama 365 hari (satu tahun program) melatih bagaimana membuat hidup pembacanya penuh dengan mujizat-mujizat (keberhasilan dalam hidup). Latihan yang diajarkan diantaranya sebagai berikut:

  • “Elohim (God) adalah segala sesuatu yang saya lihat”
  • Anda diminta untuk mengatakan kepada diri Anda sendiri: “Saya adalah terang dunia”; Anda diminta untuk mengatakan dan percaya bahwa ”Keselamatanku datang dari saya”
  • Tidak ada dosa
  • Kematian Kristus / Mashiah tidak ada artinya
  • Nama Yahshua Ha Mashiah / Yesus Kristus hanyalah sebuah simbol. Itu adalah sebuah simbol yang adalah aman digunakan sebagai pengganti untuk banyak nama dari semua deiti-deiti (gods) kepada siapa Anda berdoa
  • Pengenalan kepada Elohim adalah pengenalan diri Anda sendiri
  • Kesatuan dari Pencipta dan penciptaan adalah kepenuhan hidup Anda
  • Penebusan dosa adalah latihan terakhir manusia perlu pelajari, (sebab tidak percaya adanya dosa).

Pengajaran yang bertolak belakang dari ajaran Alkitab ini diteruskan oleh murid-murid dari guru-guru palsu lainnya seperti Dr. Gerald Jampolsky dan Oprah Winfrey. Oprah, artis TV negro, dalam sebuah siaran TV, dengan jelas berkata bahwa Yahshua Ha Mashiah bukanlah jalan satu-satunya ke Sorga.

Pengajaran ini jelas bertolak belakang dari ajaran Yahshua yang dicatat oleh para rasul dalam urapan Roh Kudus yang kita bisa baca di Alkitab. Untuk Anda ketahui, Kata ”Messias / Mashiah / Christ / Kristus” (artinya Yang diurapi / Juru Selamat) dipakai juga oleh para pengikut ajaran New Age. Islam Shia juga mempunyai Messias tersendiri, namanya Imam Mahdi, dipercayai oleh para pengikut Shia bahwa Mahdi akan datang kembali dan menyelamatkan mereka dan menghancurkan semua musuh-musuh mereka.

Dr. Robert Schuller (Pendiri dan pendeta senior dari The Chrystal Church), Neale Donald Walsch (pengarang Conversations with God dan Tomorrow’s God: Our Greatest Spiritual Challenge) dan Marianne Williamson (reporter dari XM Satellite Radio) adalah sebagian  kecil dari banyaknya guru-guru New Age, mereka bicara tentang “GOD” (Elohim) dan “Christ” (Ha Mashiah/Kristus) dan hal-hal rohani lainnya namun isinya yang sebenarnya adalah ajaran New Age, yaitu suatu ajaran abad modern (kedengarannya jika dilihat dari namanya “New Age” atau Abad Baru) namun sesungguhnya adalah campuran ajaran-ajaran kuno seperti ajaran Animism, Hindu, Buddha, Kebatinan, Babilonia Kuno dan lain sebagainya.

Inti dari ajaran New Age atau Abad Baru ini ialah:

  • God (Elohim) ada di mana-mana (Animism)
  • Elohim ada pada setiap orang (Humanism)
  • Anda adalah Elohim dari Anda sendiri (Humanism)
  • Tidak ada dosa (Yunani Kuno)
  • Tidak ada kejahatan, itu relativ (Relativism)
  • Kejahatan dan kebaikan adalah kesatuan (Taoism, Yin Yang)
  • Tidak ada roh jahat (Atheism, Komunism)
  • Praktek ilmu hitam, ramalan kartu, simbol nomor dan tata surya (Perdukunan)

Dr. Robert Schuller yang terkenal dengan ajaran berpikir positif, ia banyak menulis buku tentang topic ini, adalah pengajar yang pintar. Sebelum saya mempelajari apa itu ajaran New Age, saya adalah salah satu penggemar buku-buku Dr. Schuller. Ketika seorang pendeta berkata kepada saya bahwa Dr. Schuller menganut aliran Kristen Liberal (bebas), saya meneliti ulang buku-buku beliau yang pernah saya baca. Anda bisa temukan sendiri ajaran New Age beliau pada judul buku: Prayer: My Soul’s Adventure With God, a spiritual autobiography.

Buku “Kristen” lainnya yang penuh dengan ajaran New Age ialah The Purpose Driven Life dikarang oleh Pastor Rick Warren. Pengarang buku ini sendiri mengakui bahwa guru besarnya ialah Dr. Peter F. Drucker (Seorang Humanist, ahli management pemasaran) dan buku ini memakai Alkitab versi The Message sebagai referensi ayat-ayatnya.

Yayasan-yayasan New Age ialah Peace Alliance, nama baru dari Global Renaissance Alliance

Buku yang mengungkap sisi gelap ajaran New Age:

The Light That Was Dark, by Warren Smith (ex-pengikut New Age).

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Masalah serius jemaat yang sering tidak disadari


Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku. (Mat 10:38)

Banyak orang Kristen berkata: Sebelum saya percaya Yahshua masalah saya tidak sebanyak sekarang ini” lainya berkata ”Saya tidak tahu mengapa saya selalu kalah di dalam kehidupan rohani saya” temannya menanggapi ”Sama dong dengan saya, saya juga jatuh bangun dalam dosa.”

Namun YAHWEH menjanjikan umat-Nya kemenangan dan bukan kekalahan,

  • Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, … (Mark 16:17)
  • mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah. (Isa 40:31)
  • Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita. (Rom 8:37)
  • Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku. (Fil 4:13)

YAHWEH dan firman-Nya tidak pernah berubah, benar? Jadi dimana salahnya, mengapa beberapa orang Kristen jatuh bangun di dalam kehidupan mereka? YAHWEH mengingatkan saya perumpamaan ini berkali-kali untuk ditulis dan diingatkan kepada umat-Nya.

Ketiak Ia menjadi manusia Ia mengingatkan umat-Nya dalam perumpamaan ini:

Tidak seorangpun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal itu akan mencabiknya, yang baru mencabik yang tua, lalu makin besarlah koyaknya. Demikian juga tidak seorangpun mengisikan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian anggur itu akan mengoyakkan kantong itu, sehingga anggur itu dan kantongnya dua-duanya terbuang. Tetapi anggur yang baru hendaknya disimpan dalam kantong yang baru pula.” (Mark 2:21-22)

Ayat ini berkaitan dengan ayat 18-20. Yahshua mengkaitkan waktu dan kondisi pada ketiga perumpamaan ini:

  • Mempelai sekarang bersama teman-temannya, belum waktunya berpuasa
  • Bila kain yang baru dipakai sebagai penambal untuk kain yang lama, kain lama segera akan semakin rusak dan kain baru menjadi sia-sia
  • Bila anggur baru disimpan pada kulit kantong yang lama, lambat atau cepat kantong itu akan rusak, anggurnya pun akan terbuang

Apa arti perumpamaan di atas tersebut dan apa maknanya untuk kehidupan orang Kristen yang telah menjadikan Yahshua sebagai Yahweh dan Juruselamat dalam hidupnya? Apa hubungannya dengan kekalahan orang Kristen di dalam kehidupan sehari-hari?

Banyak orang Kristen tidak tahu dimana posisi mereka, tidak sadar atau lupa diwaktu apa ia berada. Itulah akar masalah mereka. Ayat-ayat di bawah ini akan membuat Anda (orang Kristen) menemukan posisi Anda kembali:

  • Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Elohim sendiri, … yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib (1Pet 2:9)
  • Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. (2Kor 5:17)
  • Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa dan kerajaan melawan kerajaan. Akan terjadi gempa bumi di berbagai tempat, dan akan ada kelaparan. Semua itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru. Tetapi kamu ini, hati-hatilah! Kamu akan diserahkan kepada majelis agama dan kamu akan dipukul di rumah ibadat dan kamu akan dihadapkan ke muka penguasa-penguasa dan raja-raja karena Aku, sebagai kesaksian bagi mereka. (Mark 13:8-9).Waktu dari semua nubuatan Yahshua ini adalah SEKARANG!

Anda yang telah mengundang Yahshua Ha Mashiah masuk kedalam kehidupan Anda, maka sesuai Alkitab (tiga ayat diatas hanya sedikit contohnya),  di mata Bapa Surgawi, Anda adalah ”kain yang baru” ; ”anggur baru” atau ”teman dari mempelai pria yang sekarang saatnya berpuasa” Sesungguhnya janji-janji- kemenangan-Nya di atas berlaku untuk Anda!!

Dari perumpamaan di atas nampak bahwa orang Kristen akan memiliki masalah yang jauh lebih besar dibanding orang Duniawi jika ia

  • sebagai anggur baru masih tetap mau tinggal di kantung kulit yang tua
  • sebagai kain baru namun menempel kepada kain yang lama
  • sebagai mempelai Yahshua di akhir jaman namun tetap hidup glamor dan duniawi

”Orang lama” tinggal di dalam ”kehidupan lama” tidak banyak masalah. Inilah sebabnya orang Duniawi nampak lebih gemuk, ceria dan makmur daripada ”orang ciptaan baru” – yang hidup dalam ”kehidupan gaya lama”.

Orang lahir baru akan berbahagia jika ia hidup di dalam pola kehidupan yang  baru yaitu pola Kerajaan Surga. Meninggalkan kehidupan lamanya, menguburkan semua masalah-masalah lamanya, menyalibkan semua cara-cara yang tidak sesuai dengan pola Kerajaan Surga.

Yahshua pada ketiga perumpaan di atas dengan jelas menyatakan,  Jika umat-Nya tidak hidup sesuai dengan perintah dan ketetapan-Nya yaitu ”keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib atau ”yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang”, sesungguhnya orang ini bukan saja membuat dirinya bermasalah, dan merusak dirinya sendiri, lebih lagi ia membuat masalah dan merusak nama YAHWEH dan citra Kerajaan Surga-Nya. Perhatikan ayat-ayat ini:

  • ”… para imam yang menghina nama-Ku. Tetapi kamu berkata: “Dengan cara bagaimanakah kami menghina nama-Mu?” Kamu membawa roti cemar ke atas mezbah-Ku, tetapi berkata: “Dengan cara bagaimanakah kami mencemarkannya?” Dengan cara menyangka: “Meja YAHWEH boleh dihinakan!” Apabila kamu membawa seekor binatang buta untuk dipersembahkan, tidakkah itu jahat? … (Mal 1:6-8)
  • Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: “Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang? Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan. (Mat 3:7-8)
  • Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia, … Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: “Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Elohim, melainkan apa yang dipikirkan manusia.” (Mat 16:22-23)

YAHWEH cinta kepada setiap orang termasuk orang Farisi dan Saduki, namun Ia menentang pola hidup mereka. Musuh orang Kristen yang hidup dalam pola duniawi ialah double: yaitu YAHWEH dan Iblis. Petrus sekalipun ditegur-Nya dengan keras karena ia sebagai orang percaya namun tidak menerima ajaran pikul salib. Jadi mengaku Kristen tapi hidup secara duniawi, memberikan yang sisa kepada-Nya itu merupakan penghinaan bagi NAMA-Nya!

Kita tahu bahwa kita hidup di masa akhir dari jaman ini, jaman anugerah. Segera Penghakiman terakhir akan tiba, sebelum Jaman yang baru datang – Jaman Damai 1000 tahun. Pesan firman YAHWEH kepada setiap kita yang hidup di jaman ini ialah

Yashua ingin kita tidak setengah-setengah; Dia meminta kita untuk jadi ”dingin” atau ”panas” tidak suam-suam. (Wah 3:15-6), atau kalau memang mau jahat teruslah berbuat jahat atau sebaliknya (Wah 22:11, 2 Tim 3:13)

Pada hari pengadilan terakhir Ia hanya menggolongkan manusia kedalam dua jenis dan tidak lebih, yaitu ”domba” dan ”kambing”, tidak ada ”dombing.” Marilah kita membuat indentitas kita menjadi jelas dihadapan-Nya:

  • apakah kita mengasihi Dia atau membenci-Nya, sebagai domba atau sebagai kambing
  • apakah kita dipihak Dia atau musuh-Nya, domba selalu berpihak dan perlu gembala, kambing tidak suka menurut dan tidak merasa perlu gembala

Orang-orang yang berkeputusan mengikut Yahweh,

  • adalah orang-orang yang mendapatkan kebahagian kekal pada ujung perjalanan mereka. (Wah 21:6-7)
  • adalah juga orang-orang yang tidak luput dari kegagalan, namun janji-Nya ialah tujuh kali orang benar jatuh, tujuh kali ia akan bangun kembali (Ams 24:16)
  • adalah juga orang-orang yang turut mengalami kesusahan hidup, namun janji-Nya ialah Ia menyertai kita dan penghiburan dan penyediaan-Nya akan selalu cukup. (Maz 23)
  • adalah orang-orang yang menghasilkan buah-buah yang kekal (Yoh 15)

Kemenangan hidup orang Kristen tidaklah keluar dari memegang dan melakukan firman-Nya, beberapa contohnya:

  • Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. (Mark 8:34)
  • tetapi orang-orang yang menanti-nantikan YAHWEH mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah. (Yes 40:31)
  • Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. … kamu berbuah banyak…” (Yoh 15:7-8)

Bapa Surgawi sungguh mengasihi Anda, sehingga Ia rela melihat Putra Tunggal satu-satu-Nya  dihina dan mati terkutuk untuk  dosa-dosa Anda dan saya. Roh Kudus-Nya telah diberikan-Nya tinggal bersama kita tanda kasih dan penyertaan-Nya. Tidakkah kita juga akan memberi yang terbaik kepada DIA yang telah mengasihi kita terlebih dahulu? Tidakkah kita sanggup hidup kudus demi hormat dan kemulaan NAMA-Nya?

YAHWEH di dalam Yahshua Ha Mashiah memberkati Anda dari hari ini sampai selamanya.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Iblis berkata: Sekali selamat tetap selamat temanku!


Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan (Yoh 10:10a)

Doktrin ini adalah obat tidur Iblis untuk para pengikut Yahshua Ha Massiah. Iblis mencoba meyakinkan umat Elohim untuk bersenang-senang dengan dunia ini. Dan sakit jantung kemudian. Hawa dan kelima wanita bodoh ditipu Iblis dengan doktrin yang serupa dengan “sekali selamat tetap selamat”. setan-judi

Iblis berkata Sekali selamat tetap selamat temanku! Kamu sudah terima Yahshua Ha Massiah di dalam hidupmu bukan? Nah sekarang rilek saja nikmati hidup yang tersisa ini. Tidak perlu kuatir soal hari esok, bukankah Yahshua sendir telah berkata, Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.” Mat 6:34 Bukankah DIA menciptakan seluruh bumi dan isinya untuk dinikmati? “Bagaimana dengan dosa?” Anda bertanya kepada Iblis. “Dosa?”, Iblis balik bertanya kepada Anda, ”kamu pasti lupa ayat emas ini, bukankah ada tertulis di Alkitab, Dan karena kehendak-Nya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus (Ibr 10:10). Iblis menunjuk kepada ayat 17 ”dan Aku tidak lagi mengingat dosa-dosa dan kesalahan mereka.” Dan buru-buru Iblis menutup Alkitabnya dan tersenyum lebar-lebar seperti Satan (Santa) Claus.

Doktrin sekali selamat tetap selamat yang dijanjikan Iblis ini umumnya bersumber dari ajaran predestinasi (penetapan awal) bahwa Elohim memiliki kehendak yang absolut, jika IA sudah menetapkan seseorang untuk diselamatkan-Nya maka orang itu tetap selamat pada akhirnya (sebab doktrin ini percaya bahwa semua pelanggaran, dosa, hidup bercela pada hari akhir hidupnya tidak diperhitungkan). Dengan kata lain, orang yang telah dipilih Elohim ini secara otomatis akan terhitung sebagai orang yang akan menghuni Surga sekalipun ketika ia mati sebagai orang berdosa, pelanggar perintah-Nya.

Apa yang DIA katakan mengenal kejakinan bohong “sekali selamat tetap selamat” ini? Percaya atau tidak sesungguhnya perintah, ketetapan dan hukum YAHWEH ditujukan kepada umat-Nya (orang-orang yang telah dipilih: Israel sebagai bangsa dan orang-orang Kristen bukan-Yahudi di seluruh dunia). Semua itu ditujukan bukan kepada orang-orang yang tidak percaya. Alkitab adalah firman Elohim yang tertulis bagaimana anak-anak pilihan harus bertingkah laku dan mengerti tugas-tugasnya sebagai hamba-hamba Kerajaan Surga sebelum Yahshua datang menghakimi semua manusia.

Ayat-ayat Firman Elohim pada tiga kondisi ini akan membongkar tipuan Iblis ”sekali selamat tetap selamat”; 1. Anda telah diselamatkan namun ketika mati Anda hidup di dalam dosa. 2. telah diselamatkan dan kembali di dalam kehidupan dosa. Orang lain bersyafaat dan mengingatkan untuk pertobatan Anda, tetapi Anda tetap memilih jalan Anda sendiri dan meninggal dunia. 3. Anda misalnya seorang pendosa besar, namun pada akhir hidup Anda, semuanya Anda tinggalkan dan berbalik kejalan-jalan YAHWEH lalu Anda meninggal dunia. Alkitab berbica dengan jelas apa upah yang akan Anda dapat dari ketiga jenis kondisi kehidupan tersebut.

1. Anda telah diselamatkan namun ketika mati Anda hidup di dalam dosa.

  • Tidak mau mengampuni orang lain, dosa Andapun tidak akan diampuni-Nya (Mat 6:15; Mark 11:26). Lihat perumpamaan Yahshua tentang hal ini di Mat 18:23-35.
  • Telah lahir baru, tapi tetap menyembah berhala, bercabul dan mencobai DIA. Akan dibinasakan oleh malaikat maut (1 Kor 10:1-10). Semuanya ini telah menimpa mereka sebagai contoh dan dituliskan untuk menjadi peringatan bagi kita yang hidup pada waktu, di mana zaman akhir telah tiba.(11)
  • Telah diselamatkan, namun tetap sengaja makan-minum dari makanan dan minuman bekas berhala (1 Kor 10:18-22; Kel 32:6.18) Anda akan dibinasakan.
  • Kalau orang benar berbalik dari kebenarannya dan melakukan kecurangan sehingga ia mati, ia harus mati karena kecurangan yang dilakukannya. (Yeh 18:26; 33:18)
  • Engkau memandang ringan terhadap hal-hal yang kudus bagi-Ku dan hari-hari Sabat-Ku kaunajiskan. Yeh 22:8, juga 26; 20:13, 16). Mereka dibinasakan dan tidak masuk tanah pernjanjian (Yeh 20:15)
  • Bertobatlah, bertobatlah dari hidupmu yang jahat itu! Mengapakah kamu akan mati, hai kaum Israel? (Yeh 33:11)
  • [K]atakanlah kepada teman-temanmu sebangsa: Kebenaran orang benar tidak menyelamatkan dia, pada waktu ia jatuh dalam pelanggaran … orang benar tidak dapat hidup karena kebenarannya, pada waktu ia berbuat dosa. (Yeh 33:12)
  • Telah diselamatkan tapi iman tidak bertumbuh dan tidak taat kepada PERINTAH-NYA, tidak diijinkan masuk kedalam perhentian-Nya (Ibr 4:3-8)
  • Orang-orang pilihan-Nya jika tidak berjaga-jaga bisa disesatkan (Mat 24:24; Mark 13:22)
  • Tidak tetap menjaga hati yang tulus dan iman yang teguh, bermain-main dengan dosa; maka tidak ada pengampunan korban dosa kedua baginya. Sebab jika kita sengaja berbuat dosa, sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu. Tetapi yang ada ialah kematian yang mengerikan akan penghakiman dan api yang dahsyat yang akan menghanguskan semua orang durhaka. (Ibr 10:26-27)
  • Barangsiapa berkata: Aku mengenal Dia, tetapi ia tidak menuruti perintah-Nya (membenci saudaranya; hidupnya tidak sama seperti Dia; 6,9), ia adalah seorang pendusta dan di dalamnya tidak ada kebenaran. (1 Yoh 2:4)
  • Jangan sesat! Elohim tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu. (Gal 6:7-8) imajinasi-yang-sia-sia

2. Anda telah diselamatkan dan kembali di dalam kehidupan dosa. Orang lain bersyafaat dan mengingatkan untuk pertobatan Anda, tetapi Anda tetap memilih jalan Anda sendiri dan meninggal dunia.

  • Israel telah diselamatkan, diikat dengan perjanjian (4,10) diingatkan berkali-kali untuk mentaati perintah-Nya (7-8), namun tetap bandel, maka IA tidak perduli dengan doa dan kesusahan mereka (11-12,14), hukuman mati menanti umat-Nya (Yer 11:22-23)
  • Yudas Iskariot, murid pilihan-Nya memilih menjadi orang murtad sekalipun Yahshua telah berdoa dan meningatkan dia (Yoh 17; 12:4-8; 13:18)
  • Orang Israel dipembuangan yang tetap menyembah berhala diperingati kembali untuk tidak mengikuti kedegilan nenek moyang mereka yang mati di Sinai dan tidak masuk tanah pernjanjian (Yeh 20:30), merekapun tidak akan kembali masuk ketanah Israel (38).
  • Paulus mengingatkan orang-orang pilihan non- Yahudi agar tidak berbuat salah, karena YAHWEH tidak memandang orang (Kol 3:12, 25)
  • Sebab kalau Elohim tidak menyayangkan cabang-cabang asli, Ia juga tidak akan menyayangkan kamu. (Rom 11:21)

3. Anda misalnya seorang pendosa besar, namun pada akhir hidup Anda, semuanya Anda tinggalkan dan berbalik kejalan-jalan YAHWEH lalu Anda meninggal dunia.

  • Bangsa Niniveh menghukum orang Israel dipembuangan dengan sangat sadis (menguliti mereka hidup-hidup, menarik tubuh mereka dengan kuda-kuda sampai putus. Mereka bertobat oleh peringatan YAHWEH melalui nabi Yunus dan diselamatkan. (Yun 3)
  • Tetapi jikalau orang fasik bertobat dari segala dosa yang dilakukannya dan berpegang pada segala ketetapan-Ku serta melakukan keadilan dan kebenaran, ia pasti hidup, ia tidak akan mati. Segala durhaka yang dibuatnya tidak akan diingat-ingat lagi terhadap dia; ia akan hidup karena kebenaran yang dilakukannya. (Yeh 18:21-22 )

Jadi jelas terlihat bahwa doktrin ”SEKALI SELAMAT TETAP SELAMAT” ADALAH TIPUAN IBLIS untuk umat-Nya terbuai dengan dunia ini dan kehilangan janji keselamatan kekal yang telah ia terima.

Mungkin ada orang Kristen protes dan berkata. ”IA bertindak tidak tepat!” sama seperti nabi Yunus dan orang-orang Israel berkomentar. IA menjawab,

  • Apakah tindakan-Ku yang tidak tepat, hai kaum Israel, ataukah tindakanmu yang tidak tepat? (Yeh 18:25, 29)
  • Lalu Elohim berfirman: “Engkau sayang kepada pohon jarak itu, yang untuknya sedikitpun engkau tidak berjerih payah dan yang tidak engkau tumbuhkan, yang tumbuh dalam satu malam dan binasa dalam satu malam pula. Bagaimana tidak Aku akan sayang kepada Niniwe, kota yang besar itu, yang berpenduduk lebih dari seratus dua puluh ribu orang, yang semuanya tak tahu membedakan tangan kanan dari tangan kiri, dengan ternaknya yang banyak?” (Yunus 4:10-11)

Pesan Yahshua dan para nabi serta rasul-Nya kepada orang-orang yang telah diselamatkan sehubungan dengan kehidupan kekal:

  • Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir, (Fil 2:12)
  • Awasilah dirimu sendiri dan awasilah ajaranmu. Bertekunlah dalam semuanya itu, karena dengan berbuat demikian engkau akan menyelamatkan dirimu dan semua orang yang mendengar engkau. (1Tim 4:16)
  • Yahshua tidak membuang siapapun yang datang kepada-Nya (Yoh 6:37-39) tapi jika orang yang telah ditebus ini tidak menghargai penebusan darah-Nya dan menyangkal nama-Nya dihadapan orang lain, maka orang ini akan ditolak oleh Yahshua dihari pengadilan.
  • Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu (Rom 8:29-30), karena besar upah yang menantinya. (Heb 10:35)
  • Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya.” (Heb 10:38)
  • Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, dia akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di Taman Firdaus Elohim.” (Wah 2:7)
  • Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut. (Wah 12:11)

Mendapatkan keselamatan kekal cukup dengan iman (Ef 2:8), orang yang beriman hidup sesuai dengan firman YAHWEH (perintah, ketetapan dan hukum) dan dihari penghakiman IA aka melihat kesetian umat-Nya atas apa yang IA telah perintahkan.

Barang siapa yang ingin masuk Surga, ia harus kudus, sebab IA adalah kudus, andaikan IA bermurah hati membawa orang berdosa masuk ke surga, maka orang berdosa itu tidak akan mampu untuk tinggal di Surga yang mulia dan kudus itu, pastilah ia akan melarikan diri ke neraka.

Jika Anda seorang yang telah diselamatkan dan menjaga kekudusan hidup Anda, setialah sampai garis finish.

Jika Anda seorang yang telah diselamatkan namun hidup Anda penuh dengan kejijikan dan dosa, bertobatlah hari ini juga. IA mengasihi Anda dan ingin Anda diselamatkan.

Jika Anda seorang yang belum menerima Yahshua Ha Massiah sebagai YAHWEH dan Juruselamat Anda, segala perbuatan baik Anda tidak cukup untuk membawa Anda ke Surga mulia, atau sebaliknya Anda seorang penjahat besar, ketahuilah kasih dan kemurahan YAHWEH pencipta alam selalu cukup untuk mengampuni dosa Anda. Akuilah dosa dan kesalahan Anda kepad-Nya, berhentilah berbuat dosa dan hiduplah sebagai anak terang. Maka Andapun akan kelak mewarisi kehidupan kekal di Surga.

Bacaan terkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog