Yeshua Ha Mashiah Melihat Keberadaan Wanita


Dan YAHWEH, Elohim, membentuk rusuk yang diambil-Nya dari manusia itu menjadi seorang wanita, dan membawanya kepada manusia. (Kejadian 2:22)

Pendahuluan. Artikel ini adalah bagian dari seri artikel ”Yeshua Ha Mashiah sebagai pemikir dan pengajar filosofi kehidupan bagi manusia.”
Apa yang Yeshua katakan tentang kebebasan berpendapat, kesamaan hak gaya-hidup, hak asasi wanita dan setumpuk masalah-masalah kehidupan manusia lainnya?
Yeshua hadir sebagai guru rohani, moral serta kehidupan ketika ia tepat berusia 30 tahun. Hanya tiga setengah tahun Ia mengajar dan memuridkan. Pemikiran dan ajaran-Nya saat ini berada pada posisi pertama di dunia baik dari sisi jumlah pengikut maupun aplikasi kehidupan bermasyarakat dan bernegara di negara-negara sedang berkembang dan maju di abad modern ini.

Pada artikel ini kita akan melihat bagaimana Yeshua Ha Mashiah menilai wanita, apa yang Dia telah ajar kepada para pemikut-Nya di dalam berurusan dengan para wanita. Dan bagaimana Ia sendiri berpikir dan bertindak terhadap kaum wanita. Alkitab akan memberi jawabnya kepada kita.

PM Israel Golda MeirI. Latar belakang
Di Alkitab kita akan temukan tokoh-tokoh wanita: Sarah (isteri Abraham), Debora (nabi sekaligus hakim), Esther (ratu), Hana (ibu rumah tangga yang melahirkan nabi Samuel), Hana (nabi), Maria Magdalena dan Salome (murid-murid Yeshua)
Wanita adalah wanita di manapun ia berada, namun tradisi dan kepercayaan agama telah menjadikan keberadaan wanita menjadi puluhan sosok pribadi yang berbeda tergantung pada komunitas apa ia berada.
Dalam percakapan kita sudah terbiasa mendengar wanita diindentitaskan atau dipanggil sebagai pribadi bayangan dari pria, dan bukan dikenal atau dipanggil dengan namanya sendiri: “Ini adalah ibu Gusti Mangkunegara” (nama lengkap suaminya), ”Selamat pagi ibu Cokro;” ”Perkenalkan, ini adalah isteri dari…,” atau “anak perempuan dari …”
Pria di negara-negara tertentu diijikan secara hukum untuk praktek poligami (memiliki lebih dari satu isteri), namun sebaliknya prakek yang sama itu terlarang bagi wanita.
Wanita tidak diperkenankan membela diri terhadap pria, namun sebaliknya pria secara hukum dilayakkan untuk memukul dan membunuh isteri dan anak perempuannya dengan alasan “menjaga kehormatan nama keluarga.”
Darimanakah sesungguhnya tradisi dan hukum tersebut berasal? Benarkah Wanita tercipta semata-mata hanya bagi kebutuhan dan pemuas para pria atau laki-laki?

II. Keberadaan Wanita pada masa Yunani kuno
”Akar-akar misogyny Barat [ketakutan dan kebencian akan para wanita] mundur ke … dokumen tertua dalam literatur orang Eropa,” Eva Cantarella[1]

Bangsa Yunani dikenal sebagai contoh model dari kehidupan bermasyarakat, demokrasi dan modernisasi; bangsa Romawi pun belajar banyak dan mengadopsi hampir segala cara hidup dan Tentara Wanita NATO menyapa wanita Afganistanpikir bangsa Yunani, fakta adalah sekalipun Kerajaan Romawi telah menggantikan Kerajaan Yunani di negara-negara sekitar Laut Mediterania, bahasa resmi Kerajaan Romawi di negara-negara jajahannya tetaplah bahasa Yunani. Namun bagaimana kondisi wanita di Yunani sebelum Injil diberitakan?
Eva bukan merefer kepada Plato (428-348 BC) maupun Socrates gurunya Plato, tokoh-tokoh Yunani yang dikenal dunia sebagai para filsafat terbesar Eropa, tetapi jauh lebih kuno, yakni Homer, yang Plato gambarkan sebagai ”guru pertama” dan ”pemimpin budaya Yunani.” Homer adalah seorang penyair yang menulis 800 tahun sebelum Yeshua Ha Mashiah hadir di bumi. Homer melandaskan fondasi-fondasi kepercayaan bagi masyarakat Yunani.Dalam Iliad, ia menyatakan para wanita adalah penyebab semua konflik dan penderitaan, dan harus dijaga di dalam rumah[2]
Pada masa kuno, seorang filsafat adalah indentik dengan seorang penyair. Dari Homer lahirlah ”pemikiran-pemikiran” (puisi-puisi) Yunani kuno lainnya tentang keberadaan Wanita, seperti: ”para wanita berasal dari benih seorang wanita jahat bernama Pandora, yang dikutuki oleh Zeus” (Hesiodos); “Para wanita adalah inferior terhadap kebaikan pria-pria,” (Plato); “Pria secara alami superior dan wanita inferior, pria memerintah dan wanita tunduk,” (Aristotle); sementara Demosthenes (sejaman dengan Aristotle) yang duniawi mengajar, “Para pembantu wanita dipelihara demi kepuasan, para selir untuk …, tetapi para isteri untuk membawa anak-anak legal kita.” Surat rasul Paulus[3] kepada jemaat Kristen di Roma melukiskan bagaimana penduduk Roma saat itu telah juga tercemar filosofi kuno Yunani ini, baca Roma pasal 1 dan perhatikan ayat 27-32.

Baca lebih lanjut

Yeshua Ha Mashiah melihat Dunia Politik


Dialah (Yahshua, His beloved Son[1]) gambar Elohim yang tidak kelihatan, yang sulung dari segala ciptaan, sebab oleh Dia segala sesuatu telah diciptakan, yang ada di dalam surga dan yang ada di atas bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik takhta-takhta atau para pemegang kekuasaan, atau penguasa-penguasa atau otoritas-otoristas; segala sesuatu telah diciptakan melalui Dia dan bagi Dia (Kolose 1:15-16; ILT [2])

Pendahuluan. Artikel ini adalah bagian dari seri artikel ”Yeshua ha Mashiah sebagai pemikir dan pengajar filosofi kehidupan bagi manusia.”
Apa yang Yeshua katakan tentang kebebasan berpendapat, kesamaan hak gaya-hidup, hak asasi wanita dan setumpuk masalah-masalah kehidupan manusia lainnya?
Yeshua hadir sebagai guru rohani, moral serta kehidupan ketika ia tepat berusia 30 tahun. Hanya tiga setengah tahun Ia mengajar dan memuridkan. Pemikiran dan ajaran-Nya saat ini berada pada posisi pertama di dunia baik dari sisi jumlah pengikut maupun aplikasi kehidupan bermasyarakat dan bernegara di negara-negara sedang berkembang dan maju di abad modern ini.

”Apakah sah (lawful [3]) untuk membayar pajak kepada Kaisar (penjajah) atau tidak? Bolehkan (should [4]) kami membayarnya, atau bolehkan (should) kami tidak membayarnya? (Markus 12:14-15) sekelompok orang bertanya kepada Yeshua.

Baca lebih lanjut

Benarkah Alkitab menulis Yeshua MENGKLAIM sebagai Elohim (Allah)?


Yeshua sedang mengajarTidak diragukan para rasul yakin penuh bahwa Yeshua (Yahshua; Jesus ;Yesus; Isa) adalah Elohim (God; Allah), contoh:

  • Rasul Yohanes: Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Elohim dan Firman itu adalah Elohim. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Elohim. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Putra Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.  (Yoh 1:1-2, 14)
  • Rasul Petrus: Tetapi kuduskanlah Mashiah (Kristus) di dalam hatimu sebagai Adonai (Tuhan)! …sebab juga Mashiah telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Elohim (1 Pet 3: 15, 18)
  • Rasul Tomas: “Ya Adonaiku dan Elohimku!”, (my Lord and my God) Ini adalah reaksi jawaban Tomas setelah Yeshua yang baru bangkit dari kematian mempersilahkan ia menjamah bekas-bekas tusukan paku di tangan-Nya dan tusukan tombak pada lambung-Nya   (Yoh 20:28 dan 19:34)
  • Rasul Filipus: “Yahweh (Kurios) , tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.” (Yoh 14:8)
  • Rasul Paulus: Ia adalah gambar Elohim yang tidak kelihatan, …. Karena seluruh kepenuhan Elohim berkenan diam di dalam Dia, dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus.  (Kol 1:15, 19-20)

Namun apakah ada tertulis di Alkitab bahwa Yeshua dengan mulut-Nya sendiri pernah berkata mengklaim bahwa Dia adalah Anak Elohim bahkan sebagai Elohim?  Jawabanya adalah “Ya, itu benar ada tertulis di Alkitab, bahkan banyak sekali!! Di bawah ini adalah pernyataan-pernyataan Yeshua sendiri yang menyatakan bahwa Dia adalah Elohim.

1. Keberadaan Yeshua yang kekal (hadir di bumi: sekitar 5 BC- 29 AD):  Yeshua adalah Aleph & Tav Alfa & Omega Awal & Terakhir

  • Yeshua telah ada sebelum bapa Abraham (sekitar 2000 BC)[1]: Abraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-Ku dan ia telah melihatnya dan ia bersukacita.” Maka kata orang-orang Yahudi itu kepada-Nya: “Umur-Mu belum sampai lima puluh tahun dan Engkau telah melihat Abraham?” Kata Yeshua kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.”  (Yoh 8:56-58, )
  • Yeshua adalah Adonai (Master atau Tuan) dari raja Daud (1052-1019 BC): Benar bahwa “Ha Mashiah adalah anak Daud” (artinya keturunan dari garis Daud, lihat referensi bapa Abraham.), namun Yeshua mengingatkan orang-orang Yahudi: “Jika demikian, bagaimanakah Daud oleh pimpinan Roh dapat menyebut Dia Tuannya, ketika ia berkata: YAHWEH telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu. Jadi jika Daud menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia anaknya pula?”  (Mat 22:43-45, )[2] Ayat berikutnya tertulis: Tidak ada seorangpun yang dapat menjawab-Nya, dan sejak hari itu tidak ada seorangpun juga yang berani menanyakan sesuatu kepada-Nya. versi HCSB:  “and from that day no one dared to question Him anymore.” (46)
  •  “I am the ‘Aleph’ and the ‘Taw’ (Ibrani), Beginning and End,” says יהוה “who is and who was and who is to come, the Almighty.”  (Aku adalah Alfa dan Omega (Yunani), Permulaan dan Penghabisan,” YAHWEH berfirman “yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa) (Wah 1:8, TS98)

2. Yeshua bukan berasal dari Bumi:

  • Yeshua ditanya dengan kalimat “dimanakah bapamu,” Ia menjawab mereka, “Baik Aku, maupun Bapa-Ku tidak kamu kenal. Jikalau sekiranya kamu mengenal Aku, kamu mengenal juga Bapa-Ku.”  (Yoh 8:19, )
  • Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal … Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku (Yoh 14:2-3). Setelah Dia bangkit dari kematian-Nya, Dia memberkati murid-murid-Nya, dokter Lukas mencatat: ”Dan ketika Ia sedang memberkati mereka, Ia berpisah dari mereka dan terangkat ke sorga. Mereka sujud menyembah kepada-Nya, lalu mereka pulang ke Yerusalem dengan sangat bersukacita. (Luk 24:51-52, )

3. Panggilan dan jabatan Yeshua sebagai YAHWEH dan Elohim (God, Allah): Yeshua dipersidangan Sanhedrin

  • Yeshua lebih dari sekedar Master  (Guru) Torah dan Nabi, Ia berkata kepada 12 rasul-Nya: Ye call me Master (Didaskalos)[3] and Lord (Kurios)[4]: and ye say well; for so I am. If I then, your Lord and Master, have washed your feet; ye also ought to wash one another’s feet. For I have given you an example, that ye should do as I have done to you.  (Yoh 13:13-15, KJV). Jelas pada kalimat ini kata Lord adalah Tuhan (Yahweh), bukan “Adoni/ Tuan/ Master” Artinya Yeshua adalah benar sebagai guru dan intructor Torah mereka, namun lebih dari itu Yeshua adalah Penguasa hidup mereka.
  • Yeshua dan YAHWEH (Bapa Sorgawi) adalah satu (ehad): Aku dan Bapa adalah satu.”  (Yoh 10:30, )
  • Di sidang Sanhedrin,[5] Imam Besar meminta pengakuan Yeshua Art thou the Christ, the Son of the Blessed? (KJV) (Apakah Engkau Meshiah, Putra dari Yang Diberkati);[6] Jawab Yeshua: “Akulah Dia , dan kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di tengah-tengah awan-awan di langit.” Markus mencatat reaksi Imam Besar ini, Maka Imam Besar itu mengoyakkan pakaiannya dan berkata: “Untuk apa kita perlu saksi lagi? Kamu sudah mendengar hujat-Nya terhadap Elohim. Bagaimana pendapat kamu?” Lalu dengan suara bulat mereka memutuskan, bahwa Dia harus dihukum mati.”  (Lihat Mar 14:60-64). Dua hal penting pada sidang ini: 1. Yeshua dituduh dengan berbagai tuduhan paslu, Dia tetap tutup mulut; semua itu tidak ada artinya bagiNya, namun ketika ditanya benarkah Ia Putra Elohim, bukan sekedar di iyakan, tapi Dia meyakinkan mereka. 2. Karena klaim ini Yeshua dibawa ke Pilatus, dan mati dihukum salib. Seluruh Injil mencatat Yeshua tidak bercatat di dalam mematuhi segala Perintah Elohim (yang tertulis dalam kitab Musa), tidak juga pernah melanggar Hukum Penjajah Romawi, ’kesalahan’ satu-satu-Nya di persidangan Sanhedrin adalah ”Manusia telah menyamakan diri sebagai Elohim.”

Bahasa terjemahan aslinya menunjukkan lebih baik, mengapa klaim itu sebagai hujat (blasphame) yang hukuman adalah kematian. Sebutan “Akulah Dia” (Egō Eimi artinya “I AM” (Alkitab  PL Septuagin Yunani tidak memakai he atau dia) adalah terjemahan dari bahasa asli Alkitab Perjanjian Lama “Ani Hu”  (Ibrani) yang berarti “I AM” (English, tanpa he) selalu merefer hanya untuk kata “YHWH” (YAHWEH) yang mengandung arti “kekal selamanya” selalu “saat ini.” Lihat Ulangan 32:39; Yes 41:4 dan Yes 43:10. Kata “Dia” atau “He” (English) tidak ada pada bahasa Ibraninya dan juga Yunaninya.[7]
Murid-murid Yeshua telah terbiasa mendengar Yeshua memperkenalkan diri-Nya sebagai Egō Eimi sementara kuasa supernatural-Nya bekerja,  contoh: Mark 6:50; Yoh 8:24; Yoh 18:5-8 dan bandingkan dengan Yes 43:10 di atas.

  • Kitab Wahyu (Kitab Suci terakhir di Alkitab) adalah bukti nyata klaim dan keberadaan Yeshua sebagai Elohim, baca Wah 1:12-20. tertulis: “Jangan takut! Aku adalah Yang Awal (the First) dan Yang Akhir (the Last) , dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut. Karena itu tuliskanlah apa yang telah kaulihat, baik yang terjadi sekarang maupun yang akan terjadi sesudah ini.  (Wah 1:17-19). Pernyataan serupa di Wah 2:8
  • “I am the ‘Aleph’ and the ‘Taw’, Beginning and End,” says יהוה “who is and who was and who is to come, the Almighty.” (Aku adalah Alfa dan Omega, Permulaan dan Penghabisan,” YAHWEH berfirman “yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa) (Wah 1:8, TS98). Pernyataan-Nya yang serupa di Wah 21:6

Yeshua dengan menyebut diri-Nya, tepatnya: memproklamirkan diri-Nya sebagai “Yang Kekal”  – Alep dan Taw; Ibrani atau Alfa dan Omega; Yunani, dan the First dan the Last; Inggris – berarti jelas sekali bahwa Yeshua menyatakan diri-Nya sebagai Elohim Abraham, Elohim Ishak dan Elohim Israel yang nama-Nya adalah YAHWEH, seperti tertulis di kitab nabi Yesaya 41:4 & 44:6 dan 48:12

Dua point berikutnya kita akaDiberkatilah Dia yang datang dalam Nama YAHWEHn melihat KLAIM Yeshua adalah Putra Manusia (the Son of Man)[8] yang lebih dari sekedar nabi, Dia sejajar dengan Elohim melalui bukti-bukti pekerjaan-pekerjaa-Nya, seperti Dia sendiri berkata di Perjamuan Suci terakhir menjawab pernyataan Filipus “Adonai, tunjukkanlah Bapa (YAHWEH, Bapa Sorgawi) itu kepada kami,”  Yeshua berkata, Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya. Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.  (Yoh 14:9-11)

4. PerbuatanYeshua yang mahakuasa, mahapengasih, sumber kehidupan manusia:

  • Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini, yakni Anak Manusia (the Son of Man; ayat 13)? Jawaban rasul Petrus – Engkau adalah Mesias, Putra Elohim yang hidup (the Son of God)!”[9]  – jawaban ini dikatakan Yeshua berasal dari hikmat Elohim Sorgawi, “Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.  (Mat 16:15-17)
  • Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.”  (Yoh 8:12). Klaim ini membuat orang-orang Farisi marah besar, namun Yeshua memperjelas kemahakuasaan-Nya atas kehidupan dan kematian kekal, kata-Nya:
  • Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya.” (Yoh 8:51). Mereka tambah marah, menganggap Dia kerasukan Setan, lalu berkata, dengan siapakah Engkau samakan diri-Mu?  Dia akhirnya menyatakan Siapa Dia sesungguhnya:
  • “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.”  (Yoh 8:58). Rasul Yohanes mencatat reaksi mereka atas pernyataan Yeshua yg terakhir ini, Lalu mereka mengambil batu untuk melempari Dia; tetapi Yahshua menghilang dan meninggalkan Bait Elohim. (59). Setiap orang yang mengerti hukum Yahudi saat itu – dan itu dikopi oleh para Muslim, pengikut Muhammad sampai saat ini – hukum rajam berlaku hanya bagi orang yang telah menghujat Elohim (Allah), jelas mereka mengerti bahwa Yeshua telah mengklaim menyamakan diri-Nya sebagai ELOHIM!!
  • Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi,  (Yoh 6:35b)
  • Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”  (Mat 28:20)

5. Statunya sebagai Pengampun dosa, Hakim bagi semua manusia sedunia dan Pemberi kehidupan kekal bagi semua manusia:

  • Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa” (Mat 9:6)
  • Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.  (Yoh 14:6)
  • Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.  (Yoh 5:24)
  • Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.  (Wah 22:12; Yes 10:9-10, ayat 11 nya bandingkan dengan Yoh 10:11-18)

Kesimpulan: Jadi tYeshua dan 12 murid-Nyaerbukti Yeshua Ha Mashiah benar mengklaim ada sebagai Elohim (God/ Allah), lebih lagi Dia membuktikan klaim-Nya tersebut dalam perbuatan-perbuatan yang disertai dengan tanda-tanda ajaib, mujizat. Kuasa yang tetap bekerja di dalam Nama-Nya – sampai sekarang, saat Anda membaca artikel ini – adalah bukti lainnya bahwa Yeshua Ha Mashiah adalah Elohim Yang Mahatinggi (El-Elyon) dan Elohim Yang Mencukupi (El-Shadday).  Keyakinan dan ajaran para rasul Alkitab Perjanjian Baru (Logos) ”Yeshua adalah Elohim” adalah bukti saksi-saksi mata dari klaim dan perbuatan Yeshua sebagai Elohim. Semua ini meneguhkan nubuatan para nabi di Alkitab Perjanjian Lama (Logos). Kebenaran Yeshua adalah Elohim Yang Hidupkekal di Alkitab (Logos) diteguhkan dengan jutaan kesaksian saksi mata yang tidak terhitung banyaknya dari berbagai suku bangsa bagaimana Adonai Yeshua Ha Mashiah menampakkan diri-Nya kepada mereka dan berkomunikasi  (Rhema) melalui mimpi-mimpi, penglihatan-penglihatan (dreams and visions).

Rasul Yohanes membuka Injilnya dengan Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Elohim dan Firman itu adalah Elohim. Firman itu telah menjadi manusia  (Yoh 1:1,14); lalu ia menutup kesaksian Injilnya dengan kalimat:  Memang masih banyak tanda lain yang dibuat Yeshuadi depan mata murid-murid-Nya, yang tidak tercatat dalam kitab ini, tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Elohim, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya. (Yoh 20:30-31)

Tip: Kunci untuk mengerti Alkitab sebagai Firman Elohim Semesta alam (Elohim Shebaot) adalah Anda harus mengaku dengan mulut Anda bahwa Yeshua adalah Adonai (Tuhan) dan percaya dalam hati Anda bahwa YAHWEH (Bapa Sorgawi) telah membangkitkan Yeshua dari antara orang mati (Lihat Roma 10:8-10 dan Ulangan 30:11-14) – Tanpa anugerah Elohim, Logos-Nya akan seperti Kitab yang tersegel bahkan bagi orang pandai sekalipun.
Tinggalkan kesombongan Anda saat ini juga, akuilah kebutaan Anda tentang Pencipta Anda, katakan kepada Elohim ”Ampunilah saya, tolonglah saya sekarang untuk mengerti Diri-Mu,” maka DIA akan mencelikkan mata rohani Anda sehingga Anda mampu melihat kemulian-Nya.

Bacaan berkait:

Catatan Kaki:
[1] Secara silsilah Yeshua adalah keturunan ke 42 dari bapa Abraham; orang Ibrani pertama. Dari Abraham ke raja Daud 14 genarasi; dari raja Daud sampai pembuangan ke Babilon ada 14 generasi, dan dari Babilon sampai kelahiran Yeshua ada 14 generasi. Lihat Matius 1:17. Abraham, the First Hebrew [2]
[3] Didaskalos –  did-as’-kal-os. From G1321; an instructor (generally or specifically): – doctor, master, teacher. Strong Bible Dictionary. Terjemahan lainnya memakai kata Teacher (Guru) dan juga Master.
[4] Kurioskoo’-ree-os. From κῦρος kuros (supremacy); supreme in authority, that is, (as noun) controller; by implication Mr. (as a respectful title): – God, Lord, master, Sir. Strong Bible Dictionary.
[5] Sanhedrin adalah sebuah Dewan Tinggi di Yerusalem beranggotakan 70 orang Yahudi, terdiri dari imam-imam kepala, tua-tua suku, para ahli Kitab Suci (Pernjanjian Lama), Dewan ini dikepalai oleh Imam Besar. Mereka mendapat mandat penuh dari Gubernur Romawi di Yudea untuk urusan keagamaan. Hal-hal yang sangat penting memerlukan konfirmasi Pemerintah Romawi setempat.
[6] Yang Diberkati (The Blessed) adalah kata ganti dari ”Elohim,” untuk menghindari penyebutan Nama-Nya secara sia-sia (Perintah Elohim yang ketiga).
[7] Diambil dari A Concise Look at the Deity of Jesus Christ
[8] Titel “Putra Manusia” adalah titel yang sangat tinggi dan dikenal baik oleh para Ahli Kitab Yahudi merefer dari kitab Nabi Daniel 7:13-14, sosok seperti “putra manusia” yang diberikan oleh YAHWEH kekuasaan kekal selamanya sebagai raja atas seluruh bangsa dan bahasa.
[9] Titel “Putra Elohim” (the Son of God) berarti Yeshua menyatakan bahwa Dia bukan ada sebagai sebuah ciptaan Elohim seperti malaikat atau manusia, tetapi ada sama secara natural (sama ‘genetik’) dengan Elohim Pencipta).

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

A song: “Our God” by Chris Tomlin Worship video with lyrics and verses


Chris Tomlin Our God CD MusicVideo created by Brotherearl1944; Verses created by Anggur Baru.

Who is this God or Elohim (Hebrew) or Allah (Arabic) whom Christ Tomlin is singing about? Truly, truly, the Holy Bible says to us, there is only and only one God could performs all of these great miracles and wonders as well as showing steadfast love, mercy and justice to people of those who love Him, even of those who don’t know right and wrong!

This GOD is the God of Abraham, God of Isaac and God of Israel; yes He is the God of all righteous people, called “Christians!” The Holy Bible tells us that His name is YAHWEH.

Please take a look the Holy Bible’s verses which are refer to the song lyrics. Be blessed, Anggur Baru.

“Our God”

Water you turned into wine,[1] opened the eyes of the blind[2] there’s no one like you, none like You![3]
Into the darkness you shine out of the ashes we rise[4] there’s no one like you none like You!
Our God is greater, our God is stronger, God you are higher than any other.[5]
Our God is Healer,[6] Awesome in Power,[7] Our God! Our God![8]

Into the darkness you shine out of the ashes we rise there’s no one like you, none like You!
Our God is greater, our God is stronger, God you are higher than any other.
Our God is Healer, Awesome in Power, Our God! Our God!
Our God is greater, our God is stronger, God you are higher than any other.
Our God is Healer, Awesome in Power, Our God! Our God!

And if our God is for us,[9] then who could ever stop us.[10]
And if our God is with us,[11] then what could stand against.[12]
And if our God is for us, then who could ever stop us.
And if our God is with us, then what could stand against.
What could stand against.

Our God is greater, our God is stronger, God you are higher than any other.
Our God is Healer, Awesome in Power, Our God! Our God!
Our God is greater, our God is stronger, God you are higher than any other.
Our God is Healer, Awesome in Power, Our God! Our God!
And if our God is for us, then who could ever stop us.
And if our God is with us, then what could stand against.
And if our God is for us, then who could ever stop us.
And if our God is with us, then what could stand against.
Then what could stand against.

Our God is greater, our God is stronger, God you are higher than any other.
Our God is Healer, Awesome in Power, Our God! Our God!
Our God is greater, our God is stronger, God you are higher than any other.
Our God is Healer, Awesome in Power, Our God! Our God![13]

Artikel-artikel berkait:

[1] John 2:1-11
[2] The Gospels of Matt 9:27-30; 12:22;  20:30-34; 21:14; Mark 8:22-25; Luke 4:18;
[3] No other gods than YAHWEH (Is 44:6-8)
[4] Ex 6:2-8; Eze 37:1-14; 1 Pet 2:9-10
[5] He is mightier than other gods of Egyptians (Ex 12:29-32), of Philistines (1 Sam 5:1-5), of Babylonians (Daniel 3), of Persians (Dan 6:25-28), of Syrians or Arameans (1 Kings 20:28); of Romans (John 19:8-11; Mark 15:16-20; John 20:15-17; Matt 28:18-20) etc., even Satan (Rev 20:1-2 and 7-10)
[6] He heals all kind of diseases: Ex 15:26; Ps 103:3; Matt 4:24; Mark 3:10; Luke 7:21
[7] Created  the heavens and the earth (Gen 1:1; Is 45:12); sending down brimstones/ sulfur and fire from heaven (Gen 19:23-25) and even stones (Joshua 10:11) and great hails / ice blocks in the future (Rev 16:21); Divided the sea: Ex 14:21; Ps 74:13; Is 51:10; He will create new heavens and new earth (Is 65:17 & 66:22; Rev 21:1-5)
[8] This God is Yeshua Ha Mashiah as have prophesied by Isaiah the prophet (Is 35:5 & 61:1-3) and Yeshua told about Himself in Matt 11:3-5.
[9] YAHWEH is as a shield (Gen 15:1); as a strong tower (Ps 61:3; Prov 18:10); as everlasting light (Is 60:19, 20), but more than those symbols He is Our God (Gen 17:7; Ex 6:7; Joel 3:16-17; Rev 21:3; Rev 21:7)
[10] Joshua 1:8-9; Ps 1:2-3; John 15:7-8
[11] His promise: Matt 28:20, His name is “God with us” or Immanu’el in Hebrew (Is 7:7,14 & 8:8; Matt 1:23)
[12] Joshua 23:1, 9-11; Rom 8:31-39; Rev 20:4
[13] Texts copied from www.azlyrics.com

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Kerinduan untuk mengenal Yeshua Ha Mashiah lebih dalam


Sehingga … saya dapat mengenal Yeshua dan kuasa kebangkitan-Nya dan turut mengambil bagian dalam penderitaan-Nya, bahkan serupa dengan kematian-Nya (Filipi 3:10; terjemahan dari GLT)
So that … I may know Jesus and the power of his resurrection, and be a partaker of his sufferings, even to a death like his (GLT)[1]

Yeshua Anak Domba PaskahMula pertama saya ingin mengucapkan Selamat PASKAH (Happy PASSOVER) kepada semua pembaca, semoga minggu Paskah ini membawa kita, orang yang beriman kepada Yeshua semakin kuat kasih dan iman kita kepada Dia, Yahweh dan Juruselamat kita.

Latar belakang rasul Paulus. Tidak diragukan, sebagaimana kitab-kitab suci telah menulis, bahwa Paulus telah mengenal secara pribadi Yeshua Ha Mashiah; Yeshua telah menampakkan diri-Nya secara unik dan berbicara kepada Paulus secara pribadi saat menuju kota Damsyik/ Damaskus, Syria (Kis 9:1-9), kebutaan matanya disembuhkan melalui pesan sorgawi, dan dipenuhi Roh Kudus saat itu juga (Kis 9:10-17), bahkan karunia Roh Kudus yang ada padanya bekerja secara luar biasa; menyembuhkan orang sakit, berbicara berbagai bahasa manusia dan malaikat dsb. (1 Kor 13:1-2). Melalui rasul Paulus, Jemaat-jemaat (Gereja-gereja) di Eropa dan Asia Minor dibangun, dan kitab-kitab Perjanjian Baru penuh dengan pengajarannya – yang ia terima bukan dari rasul Petrus atau rasul-rasul lainnya, tetapi ia menerima semua itu dari Yeshua, sebagaimana ia menyatakan: Sebab aku menegaskan kepadamu, saudara-saudaraku, bahwa Injil yang kuberitakan itu bukanlah injil manusia. Karena aku bukan menerimanya dari manusia, dan bukan manusia yang mengajarkannya kepadaku, tetapi aku menerimanya oleh penyataan Yeshua Ha Mashiah.  (Gal 1:11-12). Melalui pernyataan rasul Paulus ini kepada Jemaat di Galatia, ia tahu persis bahwa Yeshua bukanlah hanya 100% manusia, tetapi juga 100% Elohim (God, Allah), sebagaimana juga tertulis di seluruh Injil di Alkitab.

Kerinduan untuk mengenal Yeshua Ha Mashiah lebih dalam lagi. Rasul Paulus dengan semua pengetahuannya di atas tentang Yeshua dan pengalamannya bersama Yeshua, tidaklah membuat ia berhenti dan menjadi puas diri – ia ingin lebih lagi!

Beberapa hal yang dapat membuat kita lebih mengenal Yeshua Ha Mashiah:
A. Dengan menambah hubungan pribadi kita dengan Yeshua, baik secara kuantitas maupun kualitas waktu. Paulus berkata: Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu (Ef 6:18). Smith Wigglesworth, dikenal sebagai “rasul iman abad 20” ditanya, “Anda adalah orang beriman dan mujizat, Anda telah membangkitkan banyak orang mati. Anda telah mengusir lebih banyak roh-roh jahat daripada kami telah mendapat makan panas malam hari. Ceritakan pada kami, berapa lama Anda berdoa setiap hari? “Well, rasul ini menjawab, Saya tidak berdoa bahkan lebih panjang dari dua puluh menit.” “Apa?” para penanyanya tersentak. Setelah berhenti untuk melihat reaksi, Smith melanjutkan, “Benar, tetapi saya tidak pernah pergi dua puluh menit tanpa berdoa.” Smith Wigglesworth menyatakan bahwa kehidupan doa kita tidak diukur di dalam menit. Doa adalah gaya hidup. Doa adalah komunikasi dua arah yang berkelanjutan dengan Elohim.[2]

B. Membangkitkan kasih yang mula-mula melalui perbuatan. Paulus sendiri telah mengalami kuasa kebangkitan Yeshua di dalam hidupnya; yang merubahnya dari seorang fanatik agama dibangkitkan menjadi fanatik Jalan Lurus (Kebenaran); dari seorang penganiaya Jemaat YAHWEH dibangkitkan menjadi pendiri Jemaat YAHWEH.
Kuasa kebangkitan-Nya akan semakin kita kenal ketika kita terus menerus menyaksikan kepada orang lain apa yang telah Yeshua kerjakan di dalam kehidupan kita, dan juga melalui pemaikaian semua karunia-karunia dan setiap talenta yang Ia telah berikan kepada kita.
Kuasa kebangkitan Yeshua sungguh tidak terselami oleh pikiran manusia dan begitu luar biasa, melalui ilham Roh Kudus Paulus mengerti bahwa menjelang memasuki Aniaya Besar, sangkakala Elohim akan ditiup, dan secara serempak dan seketika semua dari mereka yang mati dalam Ha Mashiah akan bangkit (1 Tes 4:16). Sungguh kuasa yang luar biasa.

C. Tetap mengucap syukur apa pun yang terjadi pada kita.  
Setiap perayaan Paskah kita mengadakan Perjamuan Kudus/ Suci memecahkan roti yang tidak beragi dan minum air anggur untuk mengingat bagaimana Yeshua sebagai korban Anak Domba yang dibawa ke tempat sembelihan, dihina dan dianiaya secara brutal oleh orang-orang berdosa, tetapi Dia tetap tidak menggerutu bahkan sampai mati tersalib (Yes 53). Rasul Paulus di dalam tugasnya memberitakan Injil Kerajaan Elohim telah seringkali teraniaya, bahkan hampir mati (2 Kor 11-23-29). Kenyataanya, suratan Paulus kepada Jemaat di Filipi ini ia tulis saat ia sedang dipenjara oleh karena pemberitaan Injil (Fil 1:12-14). Tentu sebagai orang benar Paulus bisa mengeluh, bahkan mempertanyakan YAHWEH, “mengapa semua kesusahan ini menimpa dirinya,” sebaliknya Paulus menguatkan Jemaat Filipi, “Lakukanlah segala sesuatu tanpa keluh kesah dan perbantahan” (2:14)  lebih lanjut ia berkata, Bersukacitalah senantiasa dalam Yahweh! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah! Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Yahweh sudah dekat!  (4:4-5)”

D. Mengambil bagian dari penderitaan Yeshua dan Jemaat-Nya. Paulus mengerti perkataan Yehsua ini: Dalam dunia kamu menderita penganiayaan (Yoh 16:33). Hal ini haruslah dilihat sebagai sesuatu yang normal atau alamiah (seperti adanya darah di dalam tubuh kita) atau Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, atau seorang hamba dari pada tuannya.  (Mat 10:24), jadi Yeshua ingatkan kita Jadi janganlah kamu takut terhadap mereka … Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka.” (ay 26, 28). Paulus berkata bahwa pemenjaraan dan belenggu atas dirinya membawa kemajuan Injil, saudara seiman semakin diyakinkan diyakinkan  di dalam Yahweh dan menjadi semakin berani berkata-kata tentang firman Elohim dengan tidak takut (Fil 1:12-14). Peganglah teguh iman Anda dalam Yeshua Ha Mashiah, berapapun harganya, dan kuatkan saudara-saudari kita yang teraniaya sehingga mereka pun bisa sampai pada garis akhir.

Motor penggerak dari kerinduan rasul Paulus yang begitu besar tentang Yeshua.
Filipi pasal 3 adalah kunci dari rahasia kerinduan rasul Paulus di atas. Namun, apa pun yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, aku telah menganggap hal itu kerugian karena Ha Mashiah (Kristus) (ay 6; ILT)

Sebelum Saulus (nama asli Paulus) mengerti siapa tepatnya Yeshua Ha Mashiah, ia berbangga diri sebagai orang Yahudi, umat pilihan YAHWEH melalui benih Abraham, Ishak dan Yakub; telah mengejar dan sungguh giat di dalam peraturan-peratuan agama: sunat daging, tidak makan binatang tidak bersih/ haram, ibadah pada hari Sabat, mengikuti semua peraturan Torah/ Taurat tanpa cacat; pergi dari satu kota ke kota lain bahkan keluar negeri hanya untuk menyiksa dan membunuhi Jemaat Yeshua demi membela agamannya.

Setelah ia mengenal Yeshua, mata rohaninya terbuka lebar, ia sadar bahwa keturunan rasnya dan pengejaran pembenaran diri melalui praktek Torat tidaklah bernilai banyak dibanding harta rohani yang ia dapatkan di dalam Yeshua; yang terdahulu itu digolongkannya sebagai “kerugian” dan “sampah” (ay 8).  Yang rasul Paulus maksudkan sebagai “kerugian” dan “sampah” ini BUKANLAH apa yang YAHWEH telah perintahkan kepada umat Israel untuk dilakukan sesuai Torat, sebab ia sebagai orang Ibrani asli tetap memelihara dan melakukannya!, baca ayat 4-6 dan:

  • Tentang sunat daging: Sunat memang ada gunanya, jika engkau mentaati hukum Taurat; tetapi jika engkau melanggar hukum Taurat, maka sunatmu tidak ada lagi gunanya. (Rom 2:25). Di sini jelas sunat daging tidak berguna bagi orang Islam yang sama sekali tidak mentaati hukum Taurat. Termasuk bagi orang Yahudi sendiri sekalipun yang adalah keturunan sah dari Abraham, Ishak dan Yakub JIKA ia gagal mentaati Taurat alias hidup secara kafir / lawlessness (Gal 2:14). Sunat daging, bukanlah syarat keselamatan, namun hanya tanda keturunan.
  • Tentang menguduskan hari Sabat: Dan sebagaimana yang biasa bagi Paulus …selama tiga sabat ia bertukar pikiran dengan mereka tentang Kitab Suci (Kis 17:2; ILT). Juga pada Kis 13:42-43. Kuburan Yeshua yang sudah kosong
  • Tentang Torah / Taurat: Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia, karena itu kasih adalah kegenapan hukum Taurat. (Rom 13:10), juga berlaku dalam ibadah (1 Kor 14:34). Raja Israel yang sangat dikasihi YAHWEH juga berkata, Taurat YAHWEH itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan YAHWEHitu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman. Titah YAHWEHitu tepat, menyukakan hati; perintah YAHWEH itu murni, membuat mata bercahaya.  (Maz 19:7-8). Perhatikan: Kasih adalah kegenapan, dan bukan akhir dari hukum Taurat.

Setelah Paulus mengenal Yeshua, sikapnya terhadap Torah YAHWEH berubah; sebelumnya ia melakukan perintah Torah sebagai pengejaran untuk memperoleh pembenaran Elohimnya agar beroleh KESELAMATAN sehingga mampu meraih kebangkitan orang mati, tetapi sekarang praktek Torah dipakainya untuk mengenal Yeshua, Juruselamatnya, lebih dalam lagi.

Dalam ajaran agama Farisi, dari mana Paulus berasal dan di didik sebelumnya, mereka diajar “keselamatan di dapat melalui melakukan perintah-perintah Taurat” yang sesungguhnya adalah praktek “kebenaran yang bersumber dari diri sendiri” (Fil 3:9) dengan tujuan memuaskan perkara duniawi (dipuja manusia, kepuasan palsu) yang menjadikan perut mereka sebagai Tuan (berhala) mereka (ay 19). Rabbi-rabbi Farisi telah membalik fungsi Torah; Torah yang sesungguhnya diberikan sebagai alat “petunjuk CARA HIDUP BAGI umat Pilihan YAHWEH” (Im 18), dirubah oleh ahli agama Farisi tersebut menjadi alat “petunjuk BAGAIMANA BISA MENJADI umat Pilihan YAHWEH.” (Rom 10:5).

  • Perintah di Immamat 18 adalah Perintah YAHWEH: YAHWEH berfirman kepada Musa: “Berbicaralah kepada orang Israel [Umat Pilihan]…Orang yang melakukannya akan hidup karenanya; Akulah YAHWEH (ay 1, 5)”, sedangkan di Roma 10:1-11 adalah Tafsiran Torah dari Para Rabbi Farisi – perhatikan kata “kebenaran sendiri” (ay 3) dan “kebenaran karena hukum Taurat / atas dasar torat” (ay 5).
  • Bukti Torah mengajar orang beriman kepada Yeshua (bahasa Ibrani untuk kata “Keselamatan”) nampak di Roma 10:6-10, “kebenaran karena iman / atas dasar iman berkata …”  Paulus mengutip ini dari Torat Musa kitab Ulangan 30:11-14 yang juga dikutip oleh Raja Salomo  di Amsal 30:4.
  • Seluruh Alkitab menyatakan JIKA Umat Pilihan / orang yang telah percaya Yeshua Ha Mashiah sebagai Juruselamatnya kembali hidup di dalam dosa ia tidak akan menerima hidup kekal – meneguhkan Im 18:5. Tidak ada argument lain untuk hal ini.

Paulus sadar, pengejaran keselamatan melalui praktek Torat adalah meletihkan dan sia-sia (Rom 3:20). Torat (Firman tertulis) diberikan bukan untuk memberi keselamatan, tetapi untuk membawa pelakunya bertemu Yeshua, Firman YAHWEH yang hidup.

Kesadaran inilah yang membuat rasul Paulus meninggalkan segala sesuatu lalu rindu untuk mengenal Yeshua semakin dalam,
“Bahkan lebih lagi, aku juga menganggap segala sesuatu sebagai kerugian, karena meningkatnya pengenalan akan Kristus YESUS, Tuhanku, yang oleh Dia aku telah kehilangan segala sesuatu  dan menganggapnya sebagai sampah, supaya aku boleh mendapatkan Kristus. Dan aku boleh didapati di dalam Dia (Ha Mashiah) tanpa memegang kebenaranku yang dari torat (Rom 10:5; Im 18:5), melainkan melalui iman Kristus, yaitu kebenaran dari Elohim atas dasar iman, (ILT) sehingga melalui kebenaran (atas dasar iman) ini aku dapat mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan turut mengambil bagian dari penderitaan-Nya bahkan serupa dengan kematian-Nya, supaya aku bagaimanapun mencapai kebangkitan dari kematian. (GLT) (Fil 3:8-11) – Karena wahyu ini ia menasehatkan Jemaat Efesus: Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Elohim (Ef 2:8)

Paulus telah mendapatkan makna Perumpamaan Kerajaan Sorga yang Yeshua katakan kepada murid-murid-Nya:

“Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu.
Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu.” – Yeshua Ha Mashiah (Mat 13:44-46)

Semoga mulai Paskah tahun ini, kerinduan kita akan Yeshua semakin lebih dalam dan luas lagi; menjadikan Yeshua benar-benar Tuan dan Raja kita, bukan hanya sekedar Teman dan Juruselamat saja.

Jika Ha Mashiah tidak segalanya bagi Anda, Dia tidak bernilai untuk Anda. Dia tidak akan pernah masuk ke dalam persahabatan sebagai bagian Juruselamat manusia.
Jika Dia ada sebagai sesuatu, Dia haruslah ada segala sesuatu, dan jika Dia tidak ada segala sesuatu Dia adalah tidak berarti bagi Anda – Charles H. Spurgeon

Sekali lagi, Selamat PASKAH dan ada diberkati! Anggur Baru.


[1] Holy Bible from the Ancient Eastern Text; George M. Lamsa’s Translation from the Aramaic of the Peshitta
[2] Smith Wigglesworth on Prayer; http://www.colindye.com

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Yeshua/ Yahshua adalah YAHWEH Yang Terlihat!


Kata Yahshua kepada mereka: “Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah Elohim?masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Elohim! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Elohim? (Yoh 10:34-36)

Lalu Yahshua bertanya kepada mereka (para rasul): “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” (Mat 16:15)

Pertanyaan tentang siapakah Yahshua sesungguhnya tetap menjadi suatu diskusi yang terus-menerus sejak keberadaan Yahshua dua ribu tahun sampai hari ini. Pertanyaan Yahshua ini tentang ”siapakah diri-Nya” sangatlah penting untuk Anda dan saya jawab. Kepentingan ini bukanlah untuk Yahshua, tetapi untuk kita sendiri, untuk Dia pribadi, itu tidak penting apa yang kita pikir tentand diri-Nya, sebab Ia sendiri tahu siapa diri-Nya.

Pertanyaan ini penting bagi setiap kita sebab pengetahuan kita akan Yahshua menentukan hidup kita bukan hanya di bumi ini saja tetapi juga di kehidupan kekal yang akan datang!

Jika pengetahuan kita salah tentang Yahshua salah, maka cara pikir dan hidup kita juga menjadi salah. Tetapi jika pengetahuan kita benar tentang siapakah sesungguhnya Yahshua, maka kita akan mendapatkan apa yang Dia sudah janjikan, upah ini tepat seperti perkataan  Barangsiapa menyambut seorang nabi sebagai nabi, ia akan menerima upah nabi, dan barangsiapa menyambut seorang benar sebagai orang benar, ia akan menerima upah orang benar. (Mat 10:41). Karena pentingnya pesan ini sehingga rasul Markus dan Lukas mencatat pertanyaan yang sama di atas sebagaimana rasul Matius telah mencatat (Mar 8:29; Luk 9:20).

Menurut Anda, siapakah Yahshua Ha Mashiah / Jesus Christ / Yesus Kristus / Isa Al-Masih?
Yahshua menyatakan di depan orang banyak bahwa Ia lebih besar dari sekedar seorang nabi besar yang terbesar sekalipun:

  • Ia berkata bahwa Yohanes Pembaptis ialah bukan sekedar seorang nabi YAHWEH, tetapi lebih dari pada nabi dan Ia menambahkan: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis (Mat 11:9, 11; Luk 7:26, 28). Degan perkataan ini Yeshua menyatakan bahwa nabi Musa sekalipun lebih kecil kenabiannya dari pada kenabian Yohanes Pembaptis, apalagi yang lainnya.Dan pada ayat 10, ayat diantara 9 dan 11 tersebut, Ia membuka rahasia diri-Nya sendiri, yaitu Yohanes Pembaptis hanyalah seorang penyiap jalan bagi pelayanan-Nya. Yohanes Pembaptis, yang memiliki roh nabi Elia, sendiri meneguhkan pernyataan ini, ia berkata:  “Sesudah aku akan datang Ia yang lebih berkuasa dari padaku; membungkuk dan membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak.”  (Mar 1:7; juga pada Luk 3:16 & Yoh 1:27)
  • Ia berkata kepada seorang wanita Samaria yang percaya bahwa Mesias / Mashiah akan datang, ”Akulah Dia , yang sedang berkata-kata dengan engkau.” (Yoh 4:26)
  • Di lain waktu Ia menyatakan bahwa Ia adalah Aleph dan Tav (Ibrani) / Alfa dan Omega (Yunani) seperti huruf Indonesia A dan Z, yang Ia maksudkan adalah bahwa Ia adalah Yang Awal dan Yang Akhir, dengan kata lain keberadaan-Nya adalah kekal selamanya. Empat kali Ia menyatakan diri-Nya sebagai ”Alfa dan Omega” di kitab Wahyu. (Wah 1:8;17-18; 2:8; 21:6)

Pernyataan Yahshua sebagai Alfa dan Omega berarti Ia mensejajarkan diri-Nya dengan YAWHEH, seperti tertulis di kitab nabi Yesaya:

  • Aku, YAHWEH, yang terdahulu, dan bagi mereka yang terkemudian Aku tetap Dia juga.
  • (Yes 41:4b)
  • Beginilah firman YAHWEH, Raja dan Penebus Israel, YAHWEH semesta alam: “Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada Elohim selain dari pada-Ku. (Yes 44:6)
  • “Dengarkanlah Aku, hai Yakub, dan engkau Israel yang Kupanggil! Akulah yang tetap sama, Akulah yang terdahulu, Akulah juga yang terkemudian! (Yes 48:12)

Jika kita membaca Yesaya pasal 32-35 kita akan melihat dengan jelas pertukaran kata-kata Deiti yang menyatakan bahwa Yahshua adalah YAHWEH yang berbicara di Perjanian Lama, mari kita lihat;

Ketahuilah bahwa kitab Yesaya yang terdiri dari 66 pasal ini sesungguhnya terbagi dalam dua kelompok (pasal 1-39 dan 40-66). Alkitab tidak memiliki pasal dan ayat pada mulanya, pasal dan ayat dicantumkan pada abad modern ini.

  • Pasal 32: Nubuatan akan bangkitnya seorang raja yang benar dan adil (1) dan pencurahan Roh Elohim untuk merestorasi penduduk Yerusalem (15)
  • Pasal 33: YAHWEH membuat Zion /Sion penuh keadilan dan kebenaran (5), Zion akan aman dan takut akan YAHWEH (6). Orang-orang berdosa di Zion dan yang tidak mengenal YAWHEH (the heathen; Lamsa Bible/LB) takut akan api yang abadi (14). Namun orang benar akan melihat raja adil dan benar ini dalam kemegahannya (15-17). YAHWEH adalah Hakim kita, Pemberi-hukum kita, Raja kita; dan Ia adalah Penyelamat kita [huruf P besar] (22; LB)
  • Pasal 34: YAHWEH murka atas segala bangsa dan Ia membalas mereka karena kejahatan mereka atas Zion (1-6)
  • Pasal 35: YAHWEH menguatkan umat-Nya: ”Kuatakan hatimu, janganlah kecut; ketahuilah Elohim-mu, Pembalas sedang datang, Elohim Juruselamat [huruf J besar] sedang datang untuk menyelamatkan kamu.” (4; LB). Ia membabaskan umat-Nya dan pulang ke Zion dengan sukacita (10).

Dari pasal-pasal ini kita temukan bahwa YAHWEH telah menjanjikan datangnya seorang raja benar dan adil, yang pusat pemerintahan-nya di Zion. Janji ini merupakan penjelasan dari pasal 9, datangnya seorang raja dari keturunan Daud yang memerintah dengan keadilan dan kebenaran (9:6). Pasal 32-34 di atas isinya sama dengan nubuatan Daud pada pasal 2: YAHWEH memperingatkan bangsa-bangsa akan datangnya seorang raja yang diurapi YAHWEH di Zion.

Raja ini dikatakan akan mengadili bangsa-bangsa, Ia adalah Hakim dan Penyelamat. Dalam Alkitab Perjanjian Baru kita tahu bahwa raja yang sekaligus hakim dan penyelamat ialah Yahshua Ha Mashiah.

Pada kitab Yesaya di atas jelas terlihat kata YAHWEH, Raja, Penyelamat, Hakim, Pemberi Hukum, Elohim Pembalas dan Elohim Juruselamat  adalah Satu pribadi, Ia adalah YAHWEH. Rasul Yohanes dalam Injilnya menyatakan bahwa Elohim, yaitu Firman yang menjadi Manusia (Yoh 1:1-14) dan dipanggil dengan nama Yahshua / Yeshua / Jesus / Yesus / Isa / Immanu’el (El beserta kita)

Yahshua dalam debat-Nya dengan orang-orang Farisi tentang keberadaan-Nya sebagai Elohim:
Yahshua berkata: Aku dan Bapa adalah satu.”
Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yahshua.
Kata Yahshua kepada mereka: “Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?”
Jawab orang-orang Yahudi itu: “Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Elohim dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Elohim.”  (Yoh 10:30-33). Orang-orang Yahudi ini tidak salah mengerti dan tidak salah mendengar klaim Yahshua sebagai Elohim, maka sesuai hukum Musa, hukuman menghujat Elohim (yaitu bagi orang yang menyamakan dirinya sebagai Elohim) adalah dirajam batu sampai mati. Namun apa jawab Yahshua?

Ia menjawab mereka dengan mengutip perkataan Daud pada Maz 82:6-7, dan menyimpulkannya: Kata Yahshua kepada mereka: “Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah Elohim? Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut Elohim–sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan–, masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Elohim! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Elohim? (Yoh 10:34-36)

Perdebatan kedua terjadi setelah Yahshua berkata seperti ini:
Maka Yahshua berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.” (Yoh 8:12).

 

Perkataan ini membuat beberapa orang Yahudi marah, maka perdebatan keras terjadi (51-59):
Aku [Yahshua] berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya.”
Kata orang-orang Yahudi kepada-Nya: “Sekarang kami tahu, bahwa Engkau kerasukan setan. Sebab Abraham telah mati dan demikian juga nabi-nabi, namun Engkau berkata: Barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya. Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kita Abraham, yang telah mati! Nabi-nabipun telah mati; dengan siapakah Engkau samakan diri-Mu?

Jawab Yahshua: “Jikalau Aku memuliakan diri-Ku sendiri, maka kemuliaan-Ku itu sedikitpun tidak ada artinya. Bapa-Kulah yang memuliakan Aku, tentang siapa kamu berkata: Dia adalah Elohim kami, padahal kamu tidak mengenal Dia, tetapi Aku mengenal Dia. Dan jika Aku berkata: Aku tidak mengenal Dia, maka Aku adalah pendusta, sama seperti kamu, tetapi Aku mengenal Dia dan Aku menuruti firman-Nya. Abraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-Ku dan ia telah melihatnya dan ia bersukacita.”

Maka kata orang-orang Yahudi itu kepada-Nya: “Umur-Mu belum sampai lima puluh tahun dan Engkau telah melihat Abraham?”

Kata Yahshua kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.”

Lalu mereka mengambil batu untuk melempari Dia; tetapi Yahshua menghilang dan meninggalkan Bait Elohim.

Kepada seorang ahli Taurat Yahshua mengingatkan kepadanya siapakah Elohim YAHWEH, Elohim yang disembah Musa dan orang-orang Israel Perjanjian Lama.

Jawab Yahshua: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Yahweh Elohim kita, Yahweh itu esa. (Mar 12:29). Ia mengutip firman Elohim kepada Musa pada kitab Ulangan 6:4. Dengarlah, hai orang Israel: YAHWEH itu Elohim kita, YAHWEH itu esa! Shema Yisrael Adonai eloheinu, Adonai Echad! Adonai sama artinya dengan kata Tuhan.

Kalimat ini selalu dibacakan pada setiap ibadah orang Yahudi, pada kalimat ini terdapat difinisi dari keberadaan Elohim Israel. Artinya:

YAHWEH adalah satu-satunya Elohim (God /Allah dalam Alkitab Indonesia) bangsa Israel, bukan NAMA-NAMA lainnya seperti ALLAH, ARTEMIS, BRAHMA, SHIWA, WISNU, ZEUS dsb.

YAHWEH itu satu /esa/ ehad. Esa/ echad (kamus Strong Ibrani H259 adalah kata tunggal yang dapat berarti jamak; seperti setandan pisang, seorang manusia (terdiri dari roh, jiwa dan raga/ tubuh). Ini tepat apa yang Yahshua katakan tentang hubungan diri-Nya dengan YAHWEH: ”Aku dan Bapa adalah satu” (Yoh 10:30) dan ”Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Elohim dan Firman itu adalah Elohim.  Firman itu telah menjadi manusia,…  (Yoh 1:1,14)

Elohim Israel mengajar dan mengingatkan agar umat-Nya untuk senantiasa menjauhkan diri dari ajaran polytheism dan perzinahan rohani seperti bangsa-bangsa di sekitar mereka melakukannya.

Bukti lain bahwa Yahshua adalah YAHWEH itu sendiri, yang telah menjelma menjadi manusia, bisa dilihat pada perkataan kuasa dan perbuatan-Nya yang tidak dapat dilakukan oleh manusia apapun, ini diantaranya:

  • Pemberi air dan roti kehidupan (kehidupan rohani/ menghidupkan kembali jiwa manusia yang sudah mati karena dosa yakni melalui pencurahan Roh Kudus kepada orang tersebut). Yoh 4:10; 6:35,51; Wah 21:6, 22:17. Maz 36:9-10
  • Berkuasa meminta kepada Bapa Sorgawi untuk mengutus Roh Kudus kepada setiap pengikut-Nya . Yoh 7:37-39; 14:16,26; Yes 32:15; 44:3, Yoel 2:28
  • Mengampuni dosa manusia. Mat 9:2,6;  Mark 2: 5-12; Luk 5:20-26. Bandingkan dengan Yes 43:25 dan Mika 7:18
  • Membangkitkan orang-orang yang sudah mati. Yoh 11:25, 39-45; Wah 21:4

Yahshua adalah YAHWEH yang dapat terlihat oleh mata manusia, sebab Ia adalah Elohim yang telah menjelma menjadi manusia!

Artikel lainnya sehubungan dengan Yahshua/ Yeshua lihat di katagori “Alfa dan Omega.”

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Yeshua ialah YAHWEH Keadilan Kita


Sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman YAHWEH, bahwa Aku akan menumbuhkan Tunas adil bagi Daud. Ia akan memerintah sebagai raja yang bijaksana dan akan melakukan keadilan dan kebenaran di negeri. Dalam zamannya Yehuda akan dibebaskan, dan Israel akan hidup dengan tenteram; dan inilah namanya yang diberikan orang kepadanya: YAHWEH–keadilan kita. (Yer 23:5-6 ITB)

Alkitab dengan sangat jelas menulis baik dalam bentuk pernyataan  maupun penggambaran bahwa Yeshua Ha Mashiah adalah YAHWEH. Ini dapat dilihat dari semua nubuatan di Perjanjian Lama, dan perbuatan dan perkataan Yeshua sendiri dalam pelayanan-Nya, serta pada kitab Wahyu tentang fungsi Yeshua di Akhir Jaman dan di Kerajaan Kekal. Di sini kita memfokuskan pembahasan pada TITEL ”Yeshua ialah YAHWEH Keadilan kita.”

Semua ayat berbahasa Indonesia diambil dari ITB (Indonesia Terjemahan Baru), selebihnya akan disertakan. Alkitab multi bahasa lihat di sini. Demi penyeragaman penulisan, mulai saat ini nama ”Yeshua” akan dipakai sebagai ganti dari ”Yahshua”. Jika pembaca ingin mengkopi artikel ini, harap dikopi utuh dan disertai sumbernya, agar supaya menghindari penyalah gunaan artikel yang bersangkutan. Terima kasih, Anggur Baru.

Ayat 6 ini dalam bahasa Inggrisnya sangat jelas, perhatikan huruf tebal: In his days Judah shall be saved and Israel shall dwell securely; and this is the name whereby he shall be called, THE LORD OUR RIGHTEOUSNESS. (Jer 23:6 GLT).
Apabila ia memerintah, orang Yehuda akan selamat, dan orang Israel akan hidup dengan aman. Raja itu akan disebut ‘YAHWEH Keselamatan Kita’ (Yer 23:6 BIS).

Semua Alkitab terjemahan Inggris menulis hal yang sama: ”seorang”, bukan ”tempat”. Ini penting untuk diingat, sebab kita akan pergi kesebuah ayat yang sejenis namun dialamatkan untuk tempat.

Keesaan dan keadilan YAHWEH. Sebelum kita lanjut, saya ingin mengingatkan bahwa kepercayaan Kristianiti adalah Monotheism (menyembah Elohim yang tunggal) dan bukan polytheism (menyembah banyak ilah/ dewa dan dewi). Dua contoh ayat ini membuktikan hal tersebut:

  • Bapa Sorgawi melalui mulut nabi Musa menyatakan:  Dengarlah, hai orang Israel: YAHWEH itu Elohim kita, YAHWEH itu esa! (Deu 6:4).
  • Dan sekitar 1500 tahun kemudian, ketika seorang ahli Taurat bertanya kepada Yeshua, “Hukum manakah yang paling utama?” Yeshua menjawab dengan mengutip ayat yang sama: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, YAHWEH Elohim kita, YAHWEH itu esa. (Mar 12:29). Ia meneguhkan 10 Perintah YAHWEH.

Yeshua tidak mengajar polytheism (penyembahan kepada banyak ilah/ god)!!

Sifat YAHWEH sebagai Elohim (El/ God/ Ilah/ Allah) hakim yang adil tertulis pada banyak kitab: Musa, Hakim-hakim, Nabi-nabi, Daniel dsb; Contohnya: Hak 5:11; Maz 19:10; Yes 30:18; Yer 11:20; Dan 9:14.

Dan ketika Yeremiah di dalam penjara kita baca: “Datanglah firman YAHWEH untuk kedua kalinya… (Jer 33:1) …”Sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman YAHWEH, bahwa Aku akan menepati janji yang telah Kukatakan kepada kaum Israel dan kaum Yehuda. Pada waktu itu dan pada masa itu Aku akan menumbuhkan Tunas keadilan bagi Daud. Ia akan melaksanakan keadilan dan kebenaran di negeri. (Jer 33:14-15). Ini jelas merefer kepada Yer 23:5 di atas juga Yes 9:5-6!

Sekarang perhatikan ayat ke 16 dalam berbagai versi terjemahan.

  • Pada waktu itu Yehuda akan dibebaskan, dan Yerusalem akan hidup dengan tenteram. Dan dengan nama inilah mereka akan dipanggil: YAHWEH keadilan kita! (Yer 33:16)
  • Orang Yehuda dan penduduk Yerusalem akan diselamatkan dan hidup aman. Kota Yerusalem akan dinamakan ‘YAHWEH Penyelamat Kita’. (33:16 BIS).

Pada Yeremia 33:16 ini versi ITB (Indonesia Terjemahan Baru) menulis title “YAHWEH keadilan kita” untuk tempat; ”mereka” –Yehuda dan Yerusalem. Dan versi IBS (Indonesia Sehari-hari) untuk tempat (tunggal) – kota Yerusalem.

Pada umumnya terjemahan Inggris modern (1970 keatas: NIV, WEB, ESV) dan beberapa edisi abad 16 tertulis ”her” atau ”it”

  • … and this is the name wherewith she shall be called, The LORD our righteousness. (KJV 1611) juga pada NASB; WEB
  • In those days Judah will be saved and Jerusalem will live in safety. This is the name by which it will be called: The Lord Our Righteousness.’ (NIV) juga pada ESV & AmpB.
  • The branch will be named: The Lord Does What Is Right.” (NControversialV). Titelnya sungguh kontroversi

Daftar tambahan versi Inggris yang menulis title ini untuk tempat dan bukan pribadi ialah KJV (1611/1769), GNV (1599), JPS (1917), YLT (1862/1898), ASV (1901).

Dan Alkitab Inggris yang menulis title “YAHWEH keadilan kita” untuk Yeshua pada Yer 33:16 ialah: GLT (1933) dan DR (1899), LB (1545)

  • George Lamsa’s Translation (from the Aramaic of the Peshitt): In those days Judah shall be saved and Jerusalem shall dwell safely; and this is the name by which they shall call him: The Lord our righteousness.
  • Douay-Rheims Bible: In those days shall Juda be saved, and Jerusalem shall dwell securely: and this is the name that they shall call him, The Lord our just one.
  • Luther Bible (1545) Zur selbigen Zeit soll Juda geholfen werden und Jerusalem sicher wohnen; und man wird ihn nennen: Der HERR, der unsere Gerechtigkeit ist. Diterjemahkan oleh Google menjadi: “and we will call him:”

Perubahan terjadi pada Luther Bible (1912): “und man wird sie nennen”  “and we will call them:” . seperti ITB.

Komentar ahli Alkitab pada Yer 33:16.

  • John Gill: “sama dengan nama Mashiah, Yer 23:6; dia (he) adalah Jehovah; dan dia (he) adalah keadilan kita… Targum merefer itu disini, sebagaimana di tempat lain, “ini adalah nama tersebut dimana mereka akan memanggil dia (he);” dan juga versi Latin Vulgate. Gill meneruskan, R.Joseph Kimchi membaca itu, “and this who call her…”
  • John Wesley: Tidak ada nama tempat seperti demikian ada diberikan, baik kepada jemaat Yahudi atau Kristen, sebagai YAHWEH kebenaran kami, tetapi diambil secarah penuh bahwa nama tersebut ialah berbicara dari Mashiah, Yes 45:23, yang mana tulisan ditujukan kepada Mashiah, Rom 14:11, Fil 2:10.
  • Adam Clark: Lihat apa yang sudah dikatakan pada Yer 23:6, yang ialah secara umum seharusnya mejadi bagian parallel yang ketat: tetapi mereka sangat berbeda. ..Instead of לה lah, her or him, Chaldaice, the Vulgate, Chaldee, and Syriac have read לו lo, him, less ambiguously; and this reading is supported by one or two MSS.
  • Albert Barnes: nama YAHWEH kebenaran kita diberikan kepada Tunas adil: … [yaitu] kepada Yerusalem … Gereja. Bandingkan Ef 1:23.

Keempat orang ini satu suara pada Yer 23:6 bahwa title ini untuk Yeshua, namun pada Yer 33:6, kecuali Wesley, ketiganya (dengan berasumsi “what you see what you read”) mengkaitkan itu sebagai title untuk Jemaat-Nya yakni Mempelai Wanita-Nya, berdasar Ef 1:23 (Barnes) dan 1 Kor 12:12 (Gill)

Jika kita mendasarkan ayat 16 ini pada ayat 1: “Datanglah firman YAHWEH untuk kedua kalinya… (Jer 33:1) dan  membandingkan Yer 33:14-15 dengan Yer 23:5yang adalah ”sebuah koin dengan dua sisi”, atau kata Adam Clark: ”secara umum seharusnya mejadi bagian parallel yang ketat,” maka kita dapat melihat bahwa kata “her” (tempat) adalah sebuah perubahan, sebab dari versi-versi Inggris (di atas dengan editi tahunnya) menulis “him” pada Yer 23:6. Tambahan, kedua pasal pada Yeremia ini bicara tentang Tunas Daud, yang mana nabi Yesaya (hadir sebelum nabi Yeremia) bernubuat seorang anak (a son) dari garis Daud akan lahir namannya akan disebut: Penasihat Ajaib, Elohim yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan YAHWEH semesta alam akan melakukan hal ini. (Yes 9:5-6). Bandingkan dengan Yer 23:5 dan Yer 33:15

Ayat-ayat Alkitab lainnya yang menopang ke-Elohiman Yeshua.
Perjanjian Lama:

  • Doa berkat Yakub kepada 12 anaknya di hari terakhir hidupnya: “Yusuf adalah …namun panahnya tetap kokoh dan lengan tangannya tinggal liat, oleh pertolongan Yang Mahakuat pelindung Yakub, oleh sebab gembalanya Gunung Batu Israel, (Kej 49:22-24)
  • Nyanyian nubuatan Musa pada hari terakhir hidupnya: Sebab nama YAHWEH akan kuserukan: Berilah hormat kepada Elohim kita, Gunung Batu, yang pekerjaan-Nya sempurna, karena segala jalan-Nya adil, Elohim yang setia, dengan tiada kecurangan, adil dan benar Dia. (Ul 32:3-4)

Pada kedua kitab Musa ini YAHWEH disebut sebagai Gunung Batu dan gembala Yakub, panggilan yang sama juga bagi Yeshua (GB: Maz 118:22-23,Yes 53:2-3; Mat 21:42, Kis 4:11-12, Rom 9:33, Ef 2:20, 1Pet 2:7 Gbl: Yoh 10). Messianic Jews mengkaitkan Yusuf sebagai gambaran dari Yeshua yang akan datang. Selebihnya dapat dilihat pada “Yeshua hadir di Perjanjian Lama.” atau lengkapnya di Alfa & Omega

Perjanjian Baru:

  • Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Yahweh, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya. (2Tim 4:8)
  • Dan mereka menyanyikan nyanyian Musa, hamba Elohim, dan nyanyian Anak Domba, bunyinya: “Besar dan ajaib segala pekerjaan-Mu, ya Yahweh, Elohim, Yang Mahakuasa! Adil dan benar segala jalan-Mu, ya Raja segala bangsa! Siapakah yang tidak takut, ya Yahweh, dan yang tidak memuliakan nama-Mu? Sebab Engkau saja yang kudus; karena semua bangsa akan datang dan sujud menyembah Engkau, sebab telah nyata kebenaran segala penghakiman-Mu.” (Wah 15:3-4)

Pelajarilah perubahan kata “perempuan” menjadi “ibu” pada Yohanes 2:4, atau di “Alkitab versi NIV tidak bagus” ini tidak serumit seperti kasus yang telah kita bahas, sebab doktrin Maria (ibu Yeshua) sebagai Perawan Suci (Queen of Heaven) hanya terjadi pada Roma Katolik, dan tidak setua aliran Yudaism, yang sudah berakar kuat bahkan sebelum Yeshua hadir di bumi. Fakta ialah banyak pengikut Yudasim telah menjadi Messianic Jews (Yahudi yang menjadikan Yeshua YAHWEH, seperti orang Kristen bukan Yahudi) setelah mereka membaca Yes 9 ini.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog