Kota Yerusalem merayakan Hari Pentakosta terbesar sepanjang sejarah Gereja!


Pencurahan Roh Kudus di YerusalemRibuan orang Kristen dari seluruh dunia telah datang ke Kota Yerusalem, Israel untuk menyembah, berdoa dan merayakan Hari Pentakosta.
Pertemuan orang-orang percaya kepada Yeshua yang diwakili oleh berbagai denominasi Gereja untuk merayakan Hari Pentakosta dipercayai oleh penyeleggaranya sebagai pertemuan terbesar sejak pertemuan pertama yang terjadi hampir 2000 tahun yang lalu. Tahun 2015 ini para hadirin mewakili setiap benua dan berbagai suku bangsa.
Perayaan Hari Pentakosta adalah aplikasi dari Perayaan Shavout (the Festival of Weeks) bagi orang Israel.
Orang Kristen merayakan Hari Pentakosta sebagai hari peringatan pencurahan Roh Kudus kepada 70 orang Israel yang percaya kepada Yeshua Ha Mashiah di sebuah gedung di kota Yerusalem, Israel. Dimana mereka semua yang ada di gedung tersebut, sedang berdoa dan berpuasa untuk menantikan Roh Kudus seperti yang dijanjikan Rabbi mereka, Yeshua. Mereka pada hari itu tiba-tiba mampu berbicara bahasa-bahasa asing, dikenal sebagai “bahasa lidah.” Kejadian itu tepat terjadi setelah 50 hari Yeshua bangkit dari kematian-Nya. Sebab itulah disebut Pentakosta (pentaykostay; G4005, penta artinya 50/ lima puluh)
Hari Pentakosta (Shavout) adalah satu dari tiga upacara tahunan yang sangat penting bagi orang Israel. Dua lainnya adalah Paskah dan Pondok Daun. Ada orang Kristen yang berkata bahwa ketiga Perayaan di Alkitab ini adalah Perayaan orang Yahudi, namun jika kita membaca Alkitab jelas semua itu adalah Perayaan-perayaan YAHWEH, Alkitab Indonesia Terjemahan Lama (ITL) menulis: “segala masa raya-Ku” (Imam. 23:2), dan ”segala masa raya Tuhan” (ayat 4) hal ini sesuai dengan berbagai terjemahan Inggris: ”the feasts of YAHWEH” atau ”the appointed seasons of YAHWEH” yang umat-Nya ”shall proclaim” atau ”must proclaim.” Perhatikan kata ”the appointed seasons,” tahukah Anda bahwa Yeshua lahir, tersalib, bangkit dari kematian terjadi pada hari-hari Perayaan YAHWEH tersebut? Mengapa? Sebab Dia telah menetapkan Perayaan-perayaan tersebut sebagai tanda dari ”the appointed seasons of Him!”  Perayaan Shavuot Turunnya Torah dan Persembahan buah sulung
Pada Hari Raya Shavout, bangsa Israel membawa persembahan sajian yang baru bagi YAHWEH, Elohim mereka, jadi dikenal juga sebagai ”Perayaan Buah Pertama (Hag ha’Bikkurim/ the Festival of First Fruits. Dan juga sebagai Perayaan Turunnya Torah (Hag Matan Torateinu/ Festival of Giving of the Torah).
Hari Shavout jatuh ”pada hari setelah Sabat yang ketujuh” (mulai hari Saptu minggu pertama dari Paskah dikali 7 minggu = 49 hari), kamu harus menghitung lima puluh hari” (Imamat 23:16).
Hari Paskah, sesuai perintah Torah, (Pehsakh, Ibrani) adalah kewajiban bagi para pria Israel untuk beribadah di Yerusalem. Sebab itulah dapat dimengerti mengapa pada Hari Pentakosta dimana Roh Kudus pertama kali dicurahkan kepada orang-orang percaya, dokter Lukas mencatat bahwa begitu banyak orang Israel dari berbagai negara sedang berkumpul di Yerusalem (Kis 2:5).
Ketika Roh Kudus turun kepada para Kristen Yahudi tersebut dan berbicara dalam bahasa-bahasa asing- bagi mereka sendiri – namun bagi para orang di luar gedung itu sungguh mengejutkan sebab semua orang Kristen tersebut sedang berbicara dalam bahasa-bahasa negara perantauan mereka: bahasa Persia, Media, Elam, Mesopotamia, Yudea, Kapadokia, Pontus, Asia, Frigia, Pamfilia, Mesir, Libya, Arab dan sebagainya (Kis 2:7-12).
Pencurahan Roh Kudus yang diikuti dengan kemampuan ”berbahasa lidah” ini dianggap oleh sebagian Gereja sebagai sudah berlalu, sama hal nya dengan mujizat-mujizat yang tertulis di Kitab Perjanjian Baru. Namun bahasa lidah dan mujizat tetap bekerja di banyak Gereja di seluruh dunia sampai saat ini, dan tentunya Perayaan Hari Pentakosta tahun 2015 di Yerusalem yang baru saja berakhir adalah bukti bahwa Roh Kudus tetap berkerja sampai hari ini.
”Gerakan Pentakosta/Karismatik sedang bertumbuh secara dinamis. Itu adalah ujung perumbuhan Kristianiti. Diperkirakan oleh beberapa ahli theologi bahwa gerakan Dipenuhi kuasa Roh Kudus merangkul antara 600 sampai 700 juta orang percaya,” George Wood, Global Co-Chariman berkata
Billy Wilson, President dari Empowered 21 kepada wartawan CBN News menyatakan tujuan dari gerakan Empowerd 21 ini, ”Kami sedang menghubungkan gerakan Dipenuhi Roh Kudus dan Dipenuhi kuasa Roh Kudus seluruh dunia. Jadi ini adalah membawa bersama-sama Pantekosta dan Karismatik di seluruh cabang-cabang denominasi untuk membicarakan tentang kesatuan, kuasa Roh Kudus, dan bagaimana kita dapat menolong generasi-generasy baru berhubungan dengan Elohim.”

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Penanganan layanan atas TKI Wanita di Timur Tengah cermin indentitas martabat bangsa dan negara Indonesia


Keluarga dari Siti Zainab yang dihukum penggal di Saudi menuntut keadilanSeijin Pemerintah Indonesia para wanita Indonesia dikirim ke Timur Tengah untuk bekerja sebagai pembantu rumah tangga ke negara-negara Arab terutama Arab Saudi, Bahrain, Emirat Arab, Qatar. TKI Wanita ini juga dikirim ke beberapa negara di Asia, seperti Hongkong, Malaysia dan Singapur.
Perlakuan buruk yang diterima oleh para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Wanita atau singkatnya Tenaga Kerja Wanita (TKW) sebagai pembantu rumah tangga di Timur Tengah sudah berjalan puluhan tahun, dan masalah ini bukanlah suatu yang rahasia lagi, baik di dalam negara dan rakyat Indonesia, fakta adalah kalangan Internasional pun mengetahuinya – terima kasih kepada Elohim untuk Era teknologi komunikasi internet dan telpon sel canggih!, di jaman Harmoko (ex-Menteri Penerangan Indonesia) informasi berusaha di bendung melalui pelarangan pemakaian antena satelit parabola.
Pengiriman TKI Wanita atau TKW sebagai pembantu rumah tangga sama sekali tidak merendahkan martabat bangsa dan negara Indonesia. Di negara-negara yang telah maju pun seperti Eropa Barat, Australia dan Amerika Utara (Kanada dan AS) kerja sebagai pembantu rumah tangga tetap berjalan sampai saat ini. Tidak ada yang perlu dipermalukan dengan status ”pembantu rumah tangga,” pekerjaan ini hanyalah satu dari sekian banyak Pelayanan Jasa yang sangat diperlukan oleh setiap keluarga. Fakta, kemanapun Anda pergi ke belahan dunia, Anda akan menemuai wanita-wanita Filipina bekerja sebagai pembantu rumah tangga, bahkan di Israel. Mereka bahagia dengan status dan keberadaan mereka di luar negeri.
Yang menjadi barometer bukanlah status si pekerja, tetapi bagaimana si pekerja diperlakukan oleh majikan mereka, dan bagaimana negara pengirim tenaga kerja membela rakyatnya di luar negeri. Indentitas martabat kita sebagai bangsa dan negara Indonesia ditentu oleh kita sendiri, dalam hal ini bersandar secara penuh ke pada pemimpin Indonesia di dalam dan di luar negeri. Masyarakat Indonesia di luar negeri melakukan yang terbaik yang mereka bisa lakukan sebagai duta asing Indonesia, tetapi mereka perlu back-up hukum dari pemerintah.
Jelas bahwa tuan mereka juga adalah manusia yang bisa berbuat salah, seperti belum lama ini terjadi di Hongkong. Nyonya dari seorang TKI Indonesia memperlakukan secara salah wanita Indonesia ini, memukuli dan membuat karyawannya kelaparan. Pemerintah Hongkong menggadili dan memghukum nyonya ini dengan hukuman pernjara 6 tahun. Kita berterima kasih kepada Pemerintah Hongkong yang menghargai martabat wanita Indonesia sederajat dengan wanita Hongkong.
Bagaimana dengan martabaTKI Wanita now for SALE iklan menulist wanita Indonesia di Timur Tengah?
Pembantu rumah tangga jelas bukanlah budak; pembantu rumah tangga memiliki gaji dan hak beristirahat dan hak hidup, sebaliknya seorang budak ia bekerja tanpa gaji dan nyawanya tergantung dari tuannya. Jika seorang pembantu tumah tangga menerima perlakuan fisik yang kasar, kerja dari jam 5 pagi sampai 12 malam, tidak boleh keluar rumah tanpa disertai salah satu dari pihak tuannya, mengalami pelecehan sex, dan tidak memiliki hak untuk membela diri dan martabatnya – maka pembantu rumah tangga tersebut tidak berbeda dengan seorang budak, atau pelacur bayaran. Pembantu rumah tangga bukan budak yang bisa diperjual belikan, seperti iklan di negara Islam Malaysia ini.
Suamiati Mustapa, TKW Indonesia yang ditempatkan di Medinah, meninggal dunia Juli 2010 dengan luka-luka di seluruh tubuhnya, bibirnya terpotong. Bulan November tahun yang sama, TKW lainnya, Keken Nurjana asal Cianjur, mayatnya ditemukan di tempat sampah di kota Abha, Arab Saudi.
Usaha baik Pemerintah Indonesia bagi para TKI di Arab Saudi telah dilakukan. Melalui Menteri Tenaga Kerjanya, Indonesia mendorong pihak Pemerintah Saudi untuk membuat perjanjian. Ini ditandai dengan Perjanjian Join Working Committee (Komite Kerja Bersama) di Agustus 2011. Di dalamnya perjanjian kedua pihak ini mereka setuju bahwa kontrak kerja harus meliputi: jenis pekerjaan secara spesifik, hak berlibur, cuti, tidak menyita passport; intinya tanggung jawab dan hak kedua belah pihak (tuan rumah dan pembantu) terpapar dengan baik. Hasilnya?
Bulan April ini, Pemerintah Arab Saudi menghukum mati dua TKI Wanita tanpa memberitahukan pemerintah Indonesia atau pihak keluarga atau badan perwakilan Indonesia yang mengurus penempatan para TKI di Arab Saudi.
Siti Zainab dan Karni binti Medi Tarsim, dihukum mati atas tuduhan membunuh salah satu anggota keluarga majikan mereka.
Menurut koran online Tempo, mengutip perkataan Lalu Mohammad Iqbal, Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri, bahwa masih ada 36 WNI di Arab Saudi yang terancam hukuman mati. Kasusnya, kata Lalu beragama: ”Mulai dari pidana sihir, zinah, dan pembunuhan.”
Semua kasus buruk yang terjadi pada TKI Wanita di Timur Tengah, adalah satu hal: mereka berada di pihak yang selalu salah; termasuk jika membela diri sendiri yang berakibat kematian dari pihak penyerang (memperkosa, ingin membunuh).
Berita mengabarkan, Saudi ternyata terbiasa menghukum mati para imigran tanpa memberi tahukan pihak keluarga atau pemerintah dari imigran tersebut. Dengan kata lain, semua hak orang imigran lenyap di tangan orang.
Besarnya kesombongan hati orang Arab atas bangsa Indonesia bisa terlihat pada pPara TKI Wanita di Arab Saudieristiwa demontrasi orang Indonesia di Jakarta segera setelah kematian Suamiati dan Keken: Seorang pria Arab berani memukul wanita Indonesia yang sedang melalukan unjuk rasa di depan Kedutaan Arab Saudi di Jakarta – terjadi di depan 200 polisi yang mengawasi jalan demontrasi kasus kematian Suamiati dan Keken.
Jika Anda berpikir pemerintah dan rakyat Arab Saudi adalah bangsa yang lebih tinggi derajat dan martabatnya dari bangsa Indonesia oleh karena agama Islam lahir di Saudi dan memiliki Kaabah, pikirlah itu sekali lagi! Fakta adalah para kalangan atas Saudi – dan juga negara-negara Arab lainnya, sering menghabiskan uang mereka di Mesir untuk kepuasan birahi mereka. Wikileak membongkar kehidupan pesta minuman ber-alkohol para pangeran Arab. Al-Qaida, organisasi Islam radikal Wahabi lahir dari orang Saudi, dan Al-Jazirah, media yang mendukung terang-terangan organisasi Islam Muslim Brotherhood di Mesir adalah milik pemerintah Qatar. Penemuan sejarah abad 21 menyatakan Kaabah di Mekka belum ada di jaman Muhammad masih hidup dan arah sembayang ke Mekkah baru terjadi setelah tahun 200 Hijriah. Link-link lihat di bawah.
”Menurut hukum, Pemerintah (Indonesia) memiliki hak untuk menghentikan penempatan pekerja imigran di negara-negara tertentu jika itu dipercayai bahwa tuan-tuan mereka merendahkan nilai-nilai kemanusian dan martabat negara (Indonesia),” Dhakiri berkata
President Joko Widodo , yang menduduki kursi kepresidentan tahun lalu, telah bersumpah di bulan Febuari 2015 bahwa para pembantu rumah tangga tidaklah akan dikirim ke luar negeri di masa depan – namun beliau tidak memberi penanggalan yang jelas, kapan hal itu akan berlaku.
Kemiskinan bukanlah tanda dari kerendahan martabat bangsa, tetapi ketidak mampuan suatu bangsa membela bangsanya sendiri yang tertindas tanpa memdapat pembela hukum yang legal. Pancasila dan UUD ’45 cukup untuk menempatakan bangsa dan negara Indonesia pada kelas negara-negara yang telah berkembang secara moral dan martabat. Israel yang baru merdeka 1948, juga masih banyak rakyatnya yang hidup miskin, tetapi jangan coba-coba menculik atau membunuh rakyatnya, pemerintah Israel akan mengejar dan menghukum si pelaku. Harga satu jiwa orang Israel sangat mahal!
Saatnya sekarang kita membela rakyat kecil untuk memiliki kebanggaan sebagai orang-orang yang bermartabat. Itu dimulai dari diri kita sendiri, bukan dari pihak luar. Kita harus terima mereka sebagai saudara dan saudari kita sebagaimana kita menerima dan mengasihi diri kita sendiri. Tahun ini kita merayakan 70 tahun Kemerdekaan Indonesia, suatu usia yang cukup untuk bisa mampu berpikir dewasa dan bijaksana. Di dalam Nama Yeshua Ha Mashiah, Yesus Kristus, kiranya Elohim Yang Mahapengasih dan Mahapenyayang memberkati bangsa dan negara Indonesia! I love you Indonesia!!
Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog