Buku Doa berbahasa Ibrani abad 9 AD dipamerkan di Yerusalem


Buku Doa berbahasa Ibrani abad 9 ADBuku doa Ibrani tertua di dunia telah dipamekan di Museum Bible Lands dengan thema “The Book of Books.” Buku doa berbahasa Ibrani yang memiliki 50 halaman dengan memakai huruf-huruf hidup (vowel) Babilonia masih tetap terjalin pada pengikat aslinya. Melalui pemakain metode penanggalan karbon-test yang rumit, ditemukan bahwa buku doa Ibrani ditanggalkan pada tahun 820 AD – dibuat 1200 tahun yang lalu.
Buku doa ini berisi tiga bagian besar: Doa Shacharit (doa untuk upacara pagi hari),* sajak-sajak liturgi dan Haggadah, yang dibacakan pada upacara Makan Malam Paskah (the Passover Seder).
Doa-doa pagi pada buku kuno isinya didasari sebagian besar dari Kitab Mazmur dan kitab-kitab lainnya. Doa-doa pagi seperti, ”Diberkatilah ADONAI Elohim Israel dari kekal sampai kekal dan biarlah semua orang berkata, ‘Amin. Hallelu’yah!’” adalah suatu doa yang sama yang diucapkan orang-orang Yahudi di seluruh dunia pada doa pagi mereka.
Buku yang langka ini, sebelum dipamerkan di musim, oleh Steve Green (pemilik) diperlihatkan terlebih dahulu kepada Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu untuk membacanya. PM Netanyahu adalah satu dari sedikit orang yang beruntung telah memegang dan membaca buku doa kuno tersebut.

PM Israel Benjamin Netanyahu membaca buku doa kuno abad 9 AD
“Buku doa ini adalah suatu penemuan yang sangat penting. Itu tertulis dalam bahasa Ibrani dan berisi doa-doa yang orang-orang Israel katakan tepat pada saat ini. Itu adalah sebuah hubungan antara masa lalu kita dan saat ini dan itu sesuatu yang bernilai besar,” PM Israel ini berkata.
Buku doa ini dipertunjukkan dalam suatu seremoni yang dihadiri oleh Jurubicara Knesset (Parlement), MK Yuli Edelstein, Direktur Exsekutif the Bible Lands Musium, Amanda Weiss dan Pendeta Kristen untuk bangsa Aram Gabriel Nadaf.
”Bukan hanya kita adalah the ’People of the Book’, kita adalah orang-orang dari kitab yang sama, bahasa yang sama dan doa-doa yang sama,” Edelstein Jurubicar Knesset berkata. “Semua ini adalah kata-kata yang tepat sama dengan jutaan Yahudi ucapkan setiap pagi dan ini adalah contoh kesinambungan (budaya) Yahudi yang terbaik,” ia menambahkan.
”Itu menyentuh hati-hati dan jiwa-jiwa setiap Yahudi di manapun di Israel, di manapun di dunia sebab itu adalah dokument tertua yang dikenal, dokumen tertulis sebuah buku doa,” Amanda Weiss berkata.
”Itu menceritakan kepada kita tentang akar-akar sejarah orang-orang Yahudi, yang tidak diragukan adalah dimana fondasi Kristen dibangun di atasnya, yakni Kitab Suci Ibrani,” Steve Green berkata kepada Chris Mitchell di pameran buku kuno tersebut. Chris Mitchell adalah wartawan senior CBN News untuk Timur Tengah.
Sehubungan dengan kondisi dunia saat ini Steve Green berkata kepada wartawan CBN News ini bahwa ”Tidak ada suatu yang lebih baik dari pada hari ini untuk ada orang-orang memperhatikan kitab ini. Ketika Anda memiliki sebuah buku yang gabungan dari buku ini adalah mengasihi Elohim dan mengasihi satu sama lain, saya pikir itu adalah pesan untuk dunia ini saat sekarang dan yang telah ada sebagai sebuah pesan untuk dunia sejak awalnya.”

Steve Green, Father Gabriel Nadaf, MK Yudi Edelstein and Amanda Weiss at the ceremony. (Photo: Eliran Malka)

Steve Green, Father Gabriel Nadaf, MK Yudi Edelstein and Amanda Weiss at the ceremony. (Photo: Eliran Malka)

Pada seremoni ini Jurubicara Knesset ini memberikan penghargaan kepada Pendeta Gabriel Nadaf yang telah berjasa mendorong Kristen Aram (yang sebelumnya hanya dikenal sebagai ”Kristen Arab”) di Israel untuk berintegrasi dengan budaya dan kehidupan bangsa Israel termasuk masuk ke dalam angkatan bersenjata Israel. Pendeta inipun bersuka cita karena bulan ini Pemerintah Israel secara hukum telah mengganti dan mengakui status orang Kristen Aram di Israel sebagai suatu bangsa, tidak lagi ’orang-orang Arab’
Steve Green pemilik buku doa kuno tersebut adalah orang Kristen Amerika yang kaya raya. Banyak dari Pameran The Book of Books ini adalah kitab-kitab tua milik kepunyaannya. Ia sedang membangun sebuah musim di AS untuk koleksi buku-buku kunonya tersebut.

*) Orang Israel berdoa tiga kali sehari, Shaharit (doa pagi), Minhah (doa sore), and Maariv (doa malam). Praktek Suku Manasye India tiba di Israelini bisa ditemukan pada Kitab Musa, pada kehidupan David, saat Elia menantang 400 nabi Baal, Daniel di Babilonia. Tahukan Anda, sebelum agama Islam masuk ke pulau Lombok, bahwa suku Sasak berdoa 3 kali sehari? Tahun 90an, orang Sasak Pedalaman bahkan masih tetap berdoa 3 kali sehari. Baru-baru ini lebih 300 orang India, dikenal sebagai suku Manasye pindah ke Israel. Manasye adalah putra dari Yusuf, cucu dari Israel. Masih ada 9000 orang lagi masih hidup di India dan Burma. Menarik untuk dipelajari dari mana orang Sasak ini mendapat penghetahuan ”doa tiga kali sehari.”

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Potongan papyrus Injil Markus abad pertama telah ditemukan!


Injil Markus 1:1-2 – Inilah permulaan Injil* tentang Yeshua Ha Mashiah, Putra Elohim. Seperti ada tertulis dalam kitab nabi Yesaya: “Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu.
*) Kata Injil berasal dari kata Yunani Euaggelion artinya Kabar Baik.

Dr. B. Wallace, Professor Pelajaran-pelajaran Perjanjian Baru melaporkan bahwa potongan dari papirus Injil Markus abad pertama telah ditemukan dan disiapkan untuk diterbitkan.

Professor ini berkata, pada suatu pertemuan di University of North Carolina (USA) pada 1 Febuary 2012, hadir 1000 orang, bahwa tujuh papyrus Perjanjian Baru baru belum lama ini telah ditemukan. Enam dari papyrus Perjanjian Baru tersebut di tanggalkan dari abad kedua dan satu dari ketujuh papyrus adalah dari abad pertama (100 AD).

Dr. Wallace menyatakan penemuan ini menambah pengetahuan akan Perjanjian Baru, ”Potongan-potongan (papyrus) ini sekarang menambah pegangan kita sebagai berikut: Kita memiliki sebanyak delapan belas manuscript Perjanjian Baru yang berasal dari abad kedua dan satu dari abad pertama. Semuanya, lebih dari 43 (empat puluh tiga) persent dari semua ayat-ayat Perjanjian Baru ditemukan di dalam manuscript-manuscript ini. Tetapi yang paling menarik adalah potongan abad pertama.

Potongan Perjanjian Baru tertua yang telah diketahui adalah potongan dari Injil Yohanes, dikenal sebagai P52. Ditemukan pada tahun 1934, dokument ini telah ditanggalkan antara abad satu setengah dan dua (150-200 AD).

Manuscrip Injil Markus tertua yang telah ada, dikenal dengan P45, berasal dari abad ketiga awal (200-250 AD). Potongan yang baru ini untuk sementara diperkirakan antara tahun 100-150 AD.

Dr. Craig A. Evans, Professor Perjanjian Baru pada Acadia Divinity College berkomentar, ”Jika dinyatakan benar asli dan lebih awal, potongan Injil Markus ini sungguh ada sangat berarti dan menunjukkan bagaimana text (manuscript) Perjanjian Baru sungguh terawat baik. Kami semua menunggu penerbitannya.”

Komentar:
Injil Markus, dipercayai oleh banyak ahli Alkitab, ditulis di antara tahun 40-70 AD. Pada Injil Markus ini Anda akan menemukan banyak perbuatan dan perkataan Yeshua Ha Mashiah yang menyatakan sungguh Dia adalah Putra Elohim, ini beberapa contoh:

  • Kuasa-Nya melampaui kekuatan alam: topan (4:39-41),  jalan di atas air (6:48-50), pohon mati hanya dengan perkataan-Nya (11:13-14 & 20-23)
  • Menghidupkan orang mati (Mark 5:35-43), 5 potong roti 2 ikan untuk lebih dari 5 ribu orang ditambah sisa 12 bakul (6:38-44).
  • Menyembuhkan berbagai jenis penyakit; contoh: tuli dan gagap (Mark 7:32-37); buta (10:46-52); lumpuh (2:10-12)
  • Raja Daud, hidup sekitar 1000 (seribu) tahun sebelum Yeshua, memanggil Yeshua “Tuannya” (12:35-37)
  • Berkuasa mengampuni dosa (2:5-10)
  • Kuasa-Nya atas roh-roh jahat (1:23-28; 5.1-13; 7:25-30; 9:17-27)
  • Bapa Sorgawi memberi korformasi dua kali, ”Inilah Putra-Ku yang Kukasihi, dengarkanlah Dia” (1:11 & 9:7). Meneguhkan nubuatan nabi Musa (Ul 18:17-19) dan nabi Yesaya (Yes 42:1)
  • Ia sendiri bangkit dari kematian – upah dosa manusia yang Ia telah tanggung di kayu salib (16:9).

Penemuan potongan Injil Markus ini membuktikan bahwa YAHWEH sanggup menjaga firman-Nya yang tertulis, Alkitab. Khalil, seorang ex-jihad Islam yang menjadi Kristen karena mempelajari Alkitab (tujuan pemimpinnya ialah untuk menjatuhkan iman masyarakat Kristen) bersaksi bagaimana Elohim menjaga firman-Nya. Suatu hari tas Khalil yang berisi Alkitab dan catatan-catatan penelitiannya tercuri di warung-telepon. Kertas catatan ditemukan oleh orang lain, dan kembali, namun tanpa Alkitab. Di rumahnya, Kalid sedih sebab buku yang paling ia sayangi hilang. Yeshua menampakkan diri, dan berkata ”Alkitab tidak dapat hilang!” Itu ada tersimpan di lemarimu.” Khalil terkagum menemukan bahwa Alkitabnya tersimpan dengan baik.

Bacaan bekait:

Referensi:

 

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Team peneliti China dan Turky mengklaim bahtera Nuh telah ditemukan


Team ini setelah membuka bagian kayu dari struktur puncak Gunung Ararat di Turky timur bahwa penanggalan karbonnya adalah 4800 tahun, sekitar waktu yang sama bahtera Nuh mengapung.  Laporan ini diumumkan hari Senin 26 April.

”Tidak seratus persent bahwa itu adalah bahtera Nuh tetapi itu adalah 99,9 persent itu benar,” Yeung Wing-cheung berkata. Ia adalah satu dari 15 team kuat dari Noah’s Ark Ministries Internasional.

Struktur bangunan yang dibuka ini memiliki beberapa ruangan, beberapa dari sekat-sekat kayu, yang dipercayai rumah binatang, ia berkata.

Pemerintah daerah setempat akan meminta penuasa di Ankara untuk mengajukan status Pusaka UNESCO sehingga tempat itu dapat ada dilindungi sementara penggalian arkiologi utama dilakukan, Yeung menambahkan.

Alkitab menceritakan bahwa Elohim memutuskan membanjiri bumi setelah melihat bagaimana jahatnya bumi telah jadi, dan berkata kepada Nuh untuk membangun sebuah bahtera dan isi itu dengan pasangan binatang. Setelah banjir surut, Alkitab berkata bahwa bahtera tersebut terdampar di atas gunung. Banyak orang percaya bahwa itu adalah gunung Ararat, tempat tertinggi di Turky timur, sekitar  4000 meter.

Lokasi bahtera Nuh di gunung Ararat telah diyakini oleh banyak para ahli purbakal, namun rupanya baru sekarang pemerintah Turky mengijinkan  itu untuk di gali.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Kotak tulang (Ossuary) Yokobus saudara Yahshua ditemukan!


Bukti arkiologi yang tertua tentang Yahshua telah di temukan di Yerusalem.

Prof. Andre Lemaire menerbitkan suatu karya tulis yang berdasarkan hasil penelitian ilmiah yang meneguhkan apa yang tertulis di kitab Injil sekitar hampir 2000 tahun yang lalu bahwa Yahshua memilki saudara-saudari kandung, dalam hal ini saudara laki-laki yang bernama Yakobus. Artikel ini terbit pada majalah Biblical Arciological Review (BAR) Desember 2002.

Kotak batu-kapur penyimpan tulang  (orang Israel menyebutnya ossuary) Yokobus ini menurut pemiliknya ditemukan di Yerusalem, ia membeli dari seorang penjual barang-barang kuno pada tahun tujuh puluh, saat itu ia tidak menyadari betapa berharganya nilai histori dari ossuary tersebut. Dikemudian hari, khususnya setelah artikel ilmiah Prof. Andre Lemaire yang terbit di majalah BAR di 2002 ia mengerti benar betapa berharganya nilai sejarah pada ossuary ini, ia sempat di bawa kepengadilan Yerusalem oleh seorang professor bidang arkiologi terkenal atas tuduhan pemalsuan barang-barang kuno.

Sejarah mencatat bahwa Yokobus yang dipanggil sebagai Yokobus Yang-adil mati martir sekitar tahun 70 AD. Kebiasaan orang Israel menyimpan tulang pada sebuah kotak batu-kapur (ossuary) ini terjadi pada 10 BC sampai 70 AD. Setelah seorang meninggal dunia dan dikuburkan, setahun kemudian tulang-tulangnya diambil dan dipindahkan kedalam kotak pengumpulan tulang seperti gambar di atas, orang Israel menyebutnya ossuary. Kebiasaan ini dikatakan berlangsung sebelum kota Yerusalem diporak porandakan dan bait Salomo (yang dibangun ulang oleh Herodes) dihancurkan secara total oleh Aleksander Agung pada tahun 70 AD. Penghancuran bait Elohim ini menggenapi nubuatan Yahshua yang di tulis kitab-kitab Injil.

Pada ossuary Yakobus –  yang mempunyai ukuran panjang 50,5 cm pada bagian bawah dan 56 cm pada bagian atas, dengan lebar 25 cm dan tinggi 30,5 cm m – terdapat tulisan berbahasa Aram sepanjang 19,5 cm dengan tinggi 0,9 cm tertulis sebagai berikut:

[wvyd ywJa ¹swy rb bwq[y
Ya‘akov bar Yosef akhui diYeshua
James (Jacob), son of Jeseph (Yosef), brother of Jesus (Yeshua)
Yakobus, putra Yusuf, saudara laki-laki Yahshua (Yeshua)

Beberapa hal yang penting yang menyatakan bahwa ossuary Yakobus ini benar asli:

  • Bentuk tulisan pada kotak ini sesuai dengan cara penulisan klasik pada  periode jaman Yahshua di bumi: tidak ada spasi
  • Pemerintah Israel melalui The Ministry of Nasional Infratructures Geological Survey dalam surat sertifikat resminya tertanggal  17 September 2002, setelah mengadakan beberapa test laboratorium SEM (Scanning Electron Microscope) yang dilengkapi dengan EDS (Electron Dispersive Spectrometer), bahwa ossuary dan tulisan ”Yakobus, putra Yusuf, saudara laki-laki Yahshua” pada kotak itu adalah asli.

Penemuan kotak tulang Yakobus saudara laki-laki Yahshua ini meneguhkan apa yang telah ditulis oleh para rasul di keempat Injil dan kitab-kitab Perjanjian Baru lainnya, sekalipun juga catatan-catatan sejarah Gereja mula-mula, khususnya pada abad pertama.

Pernyataan mengenai keluarga Yahshua tertulis di keempat Injil:

  • Bukankah Ia ini anak tukang kayu? Bukankah ibu-Nya bernama Maria dan saudara-saudara-Nya: Yakobus, Yusuf, Simon dan Yudas? Dan bukankah saudara-saudara-Nya perempuan semuanya ada bersama kita? Jadi dari mana diperoleh-Nya semuanya itu?”  (Mat 13:55-56; Mark 6:3). Juga,  “Maka seorang berkata kepada-Nya: “Lihatlah, ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan berusaha menemui Engkau.”  (Mat 12:47). Yakobus nampak sebagai saudara laki-laki pertama dari Yahshua.
  • Dan semua orang itu membenarkan Dia dan mereka heran akan kata-kata yang indah yang diucapkan-Nya, lalu kata mereka: “Bukankah Ia ini anak Yusuf?”  (Luk 4:22)
  • Kata mereka: “Bukankah Ia ini Yahshua, anak Yusuf, yang ibu bapanya kita kenal? Bagaimana Ia dapat berkata: Aku telah turun dari sorga?”  (Yoh 6:42)

Pada tulisan-tulisan rasul Paulus:

  • Lalu, tiga tahun kemudian, aku pergi ke Yerusalem untuk mengunjungi Kefas, dan aku menumpang lima belas hari di rumahnya. Tetapi aku tidak melihat seorangpun dari rasul-rasul yang lain, kecuali Yakobus, saudara Adonai Yahshua. (Gal 1:18-19)
  • Dan setelah melihat kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, maka Yakobus, Kefas dan Yohanes, yang dipandang sebagai sokoguru jemaat, berjabat tangan dengan aku dan dengan Barnabas sebagai tanda persekutuan, supaya kami pergi kepada orang-orang yang tidak bersunat dan mereka kepada orang-orang yang bersunat;  (Gal 2:9)
  • Selanjutnya Ia menampakkan diri kepada Yakobus, kemudian kepada semua rasul. Dan yang paling akhir dari semuanya Ia menampakkan diri juga kepadaku, sama seperti kepada anak yang lahir sebelum waktunya. (1Kor 15:7-8)
  • Pada keesokan harinya pergilah Paulus bersama-sama dengan kami mengunjungi Yakobus; semua penatua telah hadir di situ.  (Kis 21:18). Yakobus nampak sebagai pemimpin Gereja di Yerusalem.

Catatan sejarah lainnya:

  • Josephus, sejarahwan Yahudi abad pertama: Ia mencatat imam besar Ananus melihat ”seorang Yakobus, saudara laki-laki Yahshua yang dipanggil Kristus/Mashiah” dibawa kehadapan Sanhedrin dan Yokobus mati sebagai martir di 62 AD. Josephus, Antiquities of the Jews, 20.197-203.
  • Eusebius, 324 AD, mengutip yang telah ditulis oleh Hegesippus dan Clement (pemimpin gereja di Alexandria, Mesir) tentang posisi Yakobus sebagai pemimpin Gereja di Yerusalem. Dan di kubur di  gedung Gereja di mana ia melayani. Eusebius of Caesarea, Church History.

Ada tiga tradisi kepercayaan tentang hubungan kekeluargaan antara Yakobus (pemimpin gereja pertama di Yerusalem) dengan Yahshua:

  1. Yakobus sebagai saudara laki-laki Yahshua Ha Mashiah, putra dari sama bapa dan ibu seperti Yahshua miliki. Ini seperti tertulis di Perjanjian Baru, juga seperti bapa Gereja abad 2-3 Tertullian, Hegesippus dan lainnya percayai. Keyakinan ini dipengang pada umumnya oleh gereja-gereja Injili seperti Protestan dan Pentakosta.
  2. Yakobus sebagai putra Yusuf dari sebuah pernikahan sebelumnya. Kepercayaan ini dianut mulai di abad kedua, dan diiikuti oleh bapa Gereja abad ketiga seperti Eusebius (ia bisa dikatakan sebagai imam pertama sejak kepercayaan Kristen menjadi agama resmi kerajaan Romawi). Keyakinan yang kedua ini umum dipengang oleh aliran Ortodok.
  3. Yakobus hanyalah sepupu dari Yahshua. Ia anak dari Clopas dan Maria (yang berdiri dekat salib di Golgota. Interpretasi ini dipegang oleh Jerome, yang menterjemahkan Alkitab ke dalam bahasa Latin (diakhir abad keempat/ awal abad kelima AD). Kepercayaan ini  umumnya ada pada penafsiran gereja Roma Katolik, meskipun beberapa ahli Kitab Katolik menerima kepercayaan yang pertama, yaitu Yakobus adalah benar saudara kandung Yahshua. Dari ketiga kelompok “denominasi” di atas bagaimanapun setuju bahwa Yakobus adalah pemimpin Gereja mula-mula yang ada di Yerusalem.

Bacaan berkait:

The Most Important Extrabiblical Evidence of Its Kind’

Kuburan Rasul Petrus telah ditemukan

Referensi:

Ossuary Yokobus, video by Evolution facts.blogspot.com

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Rute Keluar orang Israel dari Mesir; penemuan baru


Tempat penyeberangan orang Israel di Laut Merah dan Gunung Sinai di mana YAHWEH berbicara dengan api yang menyala-nyala diketemukan. Jauh berbeda dengan catatan tradisi. Sebuah team penyelidik purbakala yang dipimpin oleh seorang Kristen yang percaya bahwa Alkitab adalalah firman YAHWEH telah menemukan bukti-bukti yang mengejutkan. Rute keluar, penemuan baru Rute keluar menurut tradisi

Sesudah lewat empat ratus tiga puluh tahun,… mereka berangkat dari Sukot dan berkemah di Etam; tepat di depan Baal-Zefon berkemahlah kamu, di tepi laut. Lalu Musa mengulurkan tangannya ke atas laut,; maka terbelahlah air itu. di Horeb; haruslah kaupukul gunung batu itu dan dari dalamnya akan keluar air …Gunung Sinai ditutupi seluruhnya dengan asap, karena YAHWEH turun ke atasnya dalam api; Dan YAHWEH memberikan kepada Musa, …di gunung Sinai, kedua loh hukum Elohim, loh batu, yang ditulisi oleh jari Elohim. (Kel 12:41; 13:20; 14:2,21;17:6; 19:18; 31:18)

Catatan: Gambar kanan atas adalah rute keluar penemuan terbaru, dan sedangkan kiri atas rute yang dipercayai secara tradisi. Pembesaran gambar-gambar bisa dilihat pada referensi yang tersedia di bawah.

Dari Gosyen ke tempat penyeberangan.

Tanah Gosyen adalah tempat yang dijinkan Firaun untuk keturunan Israel menetap ketika di tanah Kanaan terjadi kekeringan (Kej 46:34; 47:1-6). Catatan: Ayat-ayat diambil dari kitab Keluaran, selebihnya akan ditulis nama kitabnya.

Bulan pertama tanggal empat belas mereka mengadakan Paskah pertama (Passover) di rumah masing-masing (12:8), malam itu juga semua anak sulung orang Mesir (termasuk binatang) dibinasakan YAHWEH. Pada hari itu juga –paginya (satu hari = dari sore sampai sore) mereka berangkat keluar dari perbudakan (29-33,51).Kemudian berangkatlah orang Israel dari Raamses ke Sukot, kira-kira enam ratus ribu orang laki-laki berjalan kaki, tidak termasuk anak-anak. ( 12:37) Demikianlah mereka berangkat dari Sukot dan berkemah di Etam, di tepi padang gurun.(13:20 ) Elohim tidak menuntun mereka melalui jalan ke negeri orang Filistin, walaupun jalan ini yang paling dekat; … Tetapi Elohim menuntun bangsa itu berputar melalui jalan di padang gurun menuju ke Laut Teberau / through the way of the wilderness of the Red sea (13:17-18) untuk menghindari perang yang terlalu awal. Padang gurun ini (wilderness of the Red Sea) dikenal sebagai Gurun Sinai atau Sinai Paninsula ialah daerah antara dua tangan (Teluk Zues dan Teluk Aqaba) dari Laut Merah. Wilayah Etam meliputi juga bagian timur dari Teluk Aqaba seperti tertulis, Mereka berangkat dari Etam, lalu balik kembali ke Pi-Hahirot yang di depan Baal-Zefon, kemudian berkemah di tentangan Migdol. Mereka berangkat dari Pi-Hahirot dan lewat dari tengah-tengah laut ke padang gurun, lalu mereka berjalan tiga hari perjalanan jauhnya di padang gurun Etam, kemudian mereka berkemah di Mara. (Bil 33:7-8 )

Berfirmanlah YAHWEH kepada Musa, demikian: “Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka balik kembali dan berkemah di depan Pi-Hahirot, antara Migdol dan laut; tepat di depan Baal-Zefon berkemahlah kamu, di tepi laut. Maka Firaun akan berkata tentang orang Israel: Mereka telah sesat di negeri ini, padang gurun telah mengurung mereka.(14:1-3). Ini adalah strategi perang Elohim melawan tentara Firaun.

Dengan kata lain, orang Israel tiba pada suatu tanah lapang di tepi laut (haruslah) setelah melewati suatu daerah yang dikelilingi gunung-gunung tinggi yang mana mereka nampak terjebak – tidak ada jalan keluar untuk melarikan diri: didepan laut, kiri-kanan gunung/bukit dan tentara Mesir di belakang mereka. Lihat gambar di bawah ini.

tempat-penyeberangan-di-mesirGambar satelit Wadi Watir dan Pantai Nuweiba, dilihat dari utaraPantai Nuweiba; dilihat dari laut

Saat penyeberangan, ditengah Laut Merah atau Teluk Aqaba

Firaun mengejar orang Israel, Ia berangkat dengan semua keretanya, termasuk enam ratus kereta istimewa, yang dikendarai oleh para perwiranya. (14:7) (BIS: bahasa Indonesia Sehari-hari)
And he took six hundred chosen chariots, and all the chariots of Egypt, and captains over every one of them. (KJV) *

Peristiwa keringnya Laut Merah ini, terbukti secara ilmu pengetahuan. Belum lama ini US National Center for Atmospheric Research (NCAR) melakukan recontruksi peristiwa Exodus ini melalui komputer dan menyatakan: “The simulations match fairly closely with the account in Exodus. The parting of the waters can be understood through fluid dynamics. The wind moves the water in a way that’s in accordance with physical laws, creating a safe passage with water on two sides and then abruptly allowing the water to rush back in.” BBC 21 September 2010.

Ini terjadi saat orang Israel berkemah di tepi laut, dekat Pi-Hahirot di depan Baal-Zefon (9). Berfirmanlah YAHWEH kepada Musa: … Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka berangkat. Dan engkau, angkatlah tongkatmu dan ulurkanlah tanganmu ke atas laut dan belahlah airnya, sehingga orang Israel akan berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering. (14:15-16). Orang Mesir mengejar dan menyusul mereka–segala kuda Firaun, keretanya dan orangnya yang berkuda–sampai ke tengah-tengah laut. (14:23) Setelah orang Israel sampai di seberang, Musa atas perintah YAHWEH mengulurkan tangan kembali kearah laut dan air kembali bersatu memusnahkan seluruh orang Mesir dan kereta mereka (24-28). Bukankah Engkau yang mengeringkan laut, air samudera raya yang hebat? yang membuat laut yang dalam menjadi jalan, supaya orang-orang yang diselamatkan dapat menyeberang? (Yes 51:10)

Teluk Aqaba juga bagian dari Laut Merah bisa diketahui dari sini, Raja Salomo membuat juga kapal-kapal di Ezion-Geber yang ada di dekat Elot, di tepi Laut Teberau, di tanah Edom.(1Ki 9:26). Elot atau Eilat adalah daerah Israel yang paling selatan dan berlokasi ditepi pantai.

jejak-kereta-perang-di-dasar-laut

Ahir tahun 70, Ron membawa poros roda kereta kuda yang berjari delapan yang ia temukan didasar Laut Merah ini ke Kairo, bertemu dengan Nassif Mohammed Hassan, Direktur Barang-barang Antik dengan siapa ia telah bekerja sama. Bapak Hassan setelah meneliti sebentar dan mengatakan bahwa itu adalah poros roda kereta kuda dari Dinasty ke 18. Ketika Ron bertanya, bagaimana temannya ini bisa tahu dengan segera, temannya menerangkan bahwa poros roda berjari delapan telah hanya digunakan selama Dinasty ke 18 – saat Keluaran/ Exodus terjadi. Dari penelitian Ron selanjutnya tentang kereta kuda Mesir, ia juga menemukan dari dasar Laut Merah poros roda yang berjari-jari 4 , 6 dan 8, ini meneguhkan ayat 14:7 di atas, semua keretanya termasuk 600 kereta istimewadari ayat itu nampak ada sedikitnya dua macam jenis kereta perang.

Penemuan yang luar biasa juga adalah bahwa tempat di mana mereka menyeberang 3d penyeberang Laut Merah merupakan ’jembatan’ dasar laut! Melalui teknologi modern didapatkan bahwa bentuk dasar permukaan laut seperti nampak pada gambar di samping ini:

  • panjang penyeberangan: 17,7 km (11 mil)
  • lebar ’jembatan’ laut: antara 11-16 km (7-10 mil)
  • kedalam air laut pada ‘jembatan’ laut yg terdalam: 800 mt (½ mil)

Teluk Aqaba ini cukup dalam, pada bagian tertentu kedalamanya lebih dari 1600 meter, seperti nampak pada kiri dan kanan jembatan dasar lautnya.
YAHWEH tahu segala sesuatu!,

  • termasuk masa depan: sementara Abraham putus asa tidak punya anak, IA telah memberitahukan bahwa keturunan-nya akan diperbudak di negara asing, lama perbudakanpun IA tahu! (Kej 15:13-18)
  • bahkan dunia di bawah laut! Sebab IA adalah penciptanya; Akulah YAHWEH, Yang Mahakudus, Elohimmu, Rajamu, yang menciptakan Israel.”.., yang telah membuat jalan melalui laut dan melalui air yang hebat, (Yes 43:15-16)

* ) ITB menterjemahkan lain, tertulis: “Ia membawa enam ratus kereta yang terpilih, ya, segala kereta Mesir, masing-masing lengkap dengan perwiranya. Semua terjemahan Inggris memguatkan terjemahan BIS (Bahasa Indonesia Sehari-hari)

Setelah menyeberang Laut Merah

Tahun 1978, ketika Ron Wyatt telah menemukan bagian dari kereta perang di Teluk Aqaba ( bagian barat dari Laut Merah) ia tahu bahwa Gunung Sinai haruslah berada pada pantai yang berlawanan yaitu di Arab Saudi. Bagaimana dengan cerita tradisi yang mengatkan bahwa Gunung Sinai, dimana Musa mendapatkan dua batu loh, berlokasi di Dataran Sinai di Mesir (wilderness of the Red sea), daerah diantara kedua tangan Laut Merah, dimana terletak Gedung biara St. Catherine (dibangun antara 527-565 AD atas perintah ratu Helena, ibu dari kaisar Constantine)? Baca No Evidence, Archaeologists say (di Mesir!)

Lalu Musa membawa bangsa itu keluar dari perkemahan untuk menjumpai Elohim dan berdirilah mereka pada kaki gunung. Gunung Sinai ditutupi seluruhnya dengan asap, karena YAHWEH turun ke atasnya dalam api; asapnya membubung seperti asap dari dapur, dan seluruh gunung itu gemetar sangat. (19:17-18) Gunung Sinai melted (lumer) KJV; flowed (mengalir; seperti larva) The Sciptures (Hakim 5:5); gunung yang dibakar oleh api (Ibr 12:18, KJV). Berdasarkan ayat-ayat Alkitab enam tahun kemudian setelah penemuan roda-roda kreta perang, tahun 1984ia menemukan Gunung Sinai yang sebenarnya. Ditemukan juga suatu bukit batu yang bergambar 12 lembu yang ia percayai sebagai tempat diletakkannya dewa Lembu Emas dan tumpukan batu-batu di kaki bukit ini dipercayai sebagai altarnya (Kel 32:5) dan juga puncak gunung batu yang terbelah, dari mana air keluar setelah Elohim memerintahkan Musa untuk memukul batu agar umat-Nya bisa minum juga ditemukan (Kel 17:6; Maz 105:41) gunung-sinai-yang-terbakarGambar Puncak gunung Sinai yang hitam karena terbakar

Ayat-ayat yang meneguhkan bahwa Gunung Sinai yang benar berada di wilayah Arab Saudi dan bukan di Mesir:

  • Tetapi Musa melarikan diri … dan tiba di tanah Midian. Tinggal 40 tahun bersama seorang imam di Midian bernama Rehuel (Teman Elohim, artinya) nama lainnya Yitro dan menikah dengan putri sulungnya (2:15,21)
  • Musa menamai putra pertamanya Gersom, sebab katanya: “Aku telah menjadi seorang pendatang di negeri asing.” (2:22; Kis 7:29,30). Ia tidak berada di Mesir sekalipun ‘warga-negara’ Mesir (2:19)
  • Adapun Musa, ia biasa menggembalakan kambing domba Yitro, mertuanya, imam di Midian. … ia ke gunung Elohim, yakni gunung Horeb. YAHWEH bicara kepadanya melalui semak yang terbakar. “Inilah tanda bagimu, bahwa Aku yang mengutus engkau: apabila engkau telah membawa bangsa itu keluar dari Mesir, maka kamu akan beribadah kepada Elohim di gunung ini.” (Kel 3:1-12)
  • Rehuel atau Yetro , imam di Median (mertua Musa), berasal dari kota Al Bad. Jarak kota ini dengan Gunung Sinai (Jabel el Lawz, namanya dalam bahasa Arab), hanyalah 24 km / 15 mil
  • Josephus: (sejarawan Yahudi ) Gunung Sinai adalah gunung tertinggi di kota Median
  • Philo berkata Gunung Sinai berlokasi di timur Dataran Sinai dan selatan Palestina (Israel)
  • Hagar ialah gunung Sinai di tanah Arab (Gal 4:25)

Referensi:

    Bacaan berkait:

    Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

    Kuburan Rasul Petrus Telah Ditemukan! Updated 30/7/2012


    Mungkin judul yang lebih tepat adalah “Penemuan Kuburan Rasul Petrus Terungkap” , sebab penemuan ini terjadi lebih dari 50 tahun yang lalu, yaitu tahun 1953. Karena ini sangat sensitif maka itu baru diungkapkan sekarang.

    Peter’s Tomb, Recently Discovered In Jerusalem
    by F. PAUL PETERSON

    Tulisan di bawah ini adalah ringkasan dari buku di atas.

    Seorang Katolik pada komentarnya menyangkal penemuan ini, dia memberi sebuah link pembuktian: http://katolisitas.org/5268/benarkah-makam-st-petrus-ada-di-bawah-altar-basilika-st-petrus-vatikan, ini suatu penyangkalan yang nampaknya masuk akal, dan bersifat historis. Oleh sebab itu saya telah membuat jawaban dari sangkalan atas penemuan ini dengan judul: Benarkah Rasul Petrus pendiri Gereja Roma Katolik; Daftar analytic pertanyaan. Dari daftar pertanyaan yang bersifat analisa ini, Anda akan menemukan celah-celah kosong (klaim yang aneh) pada catatan history penemuan  bukti sejarah kuburan dan tulang rasul Petrus yang dibuat oleh Gereja Roma Katolik.

    Sementara mengunjungi seorang teman di Switzerland, saya mendengar apa yang nampaknya untuk saya, satu dari penemuan terbesar sejak masa Kristus (Messias) – bahwa Petrus dikubur di Yerusalem dan tidak di Roma. Sumber dari gossip ini tertulis dalam bahasa Itali. Saya karenanya pergi ke Roma. Setelah bicara banyak dengan imam-imam (Roma Katolik) dan meneliti bermacam-macam sumber informasi , saya dapat membeli satu-satunya buku yang tahu masalah ini, yang juga tertulis dalam bahasa Itali. Itu dipanggil, “Gli Scavi del Dominus Flevit”, dicetak tahun 1958 pada Tipografia del PP. Francescani di Yerusalem. Itu ditulis oleh P.B. Bagatti dan J.T. Milik, keduanya imam-imam Roma Katolik. Cerita penemuan tersebut ada disana, namun itu nampaknya ada sengaja disembunyikan . Saya pergi ke Yerusalem.

    Di Yerusalem. Tulang-tulang Simon Bar Yonah (bhs Indo: Simon anak Yunus) indentik dengan Rasul Petrus ditemukan di Yerusalem, pada bagian monastery (tempat kediaman untuk keagamaan) Franciscan yang di sebut, “Dominus Flevit” (dimana Yahshua dipercayai telah menangisi Yerusalem), itu ada di ossuari (kotak tempat penyimpanan tulang-tulang). Nama-nama orang Kristen mula-mula juga ada di assuari-assuari lainnya, seperti Maria dan Marta dan Lazarus saudara mereka. Pada ossuari tersebut tertulis dalam bahasa Aramik secara jelas dan indahnya, ”Simon Bar Yona.”

    Kata Yesus kepadanya: “Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.” Matius 16:17

    Saya bicara dengan imam Milik, rekan penulis buku Italia ini dihadiri oleh teman saya seorang Kristen Arab, Mr. S.J. Mattar. Imam Milik mengakui itu ia telah mengetahui bahwa tulang-tulang Rasul Petrus tidak di Roma. Saya sangat terkejut bahwa ia mengakui itu. Ia juga setuju, ”Ada ratusan bukti lebih bahwa Petrus dikubur di Yerusalem ketimbang di Roma.” (Penekanan dari saya).

    Seorang imam Franciscan yang bertugas dari musium ini telah mencoba menghindar ketika saya bertanya tentang hal ini, namun karena informasi yang telah saya kumpulkan dari banyak imam yang bicara kepada saya ia tidak bisa menghindar lagi. Ia jelas nervous ketika berkata, ”Oh tidak, kuburan Rasul Petrus adalah di Roma.” Tetapi suaranya tidak yakin, teman saya Mr. Mattar menyadari itu. Lalu saya melihat langsung kepada matanya dan dengan keyakinan berkata, ”Tidak, kuburan Rasul Petrus adalah di Yerusalem.” Dia melihat kepada saya seperti anak sekolah yang bersalah dan tetap menguasai emosinya. Ia tidak diragukan, menyembunyikan bukti-bukti, tatapi tindakan-tindakan dan kata-katanya telah bicara lebih menyakinkan tentang penemuan tersebut lebih dari imam-imam yang pada ahirnya mengakui kebenaran.

    Saya juga bicara dengan seorang imam Franciscan yang berkuasa atas tempat percetakan di dalam tembok-tembok Yerusalem lama, dimana buku pada sabjek ini telah dicetak. Dia juga mengakui bahwa kuburan rasul Petrus adalah di Yerusalem. Kemudian saya berkunjung ke Gereja Nativity di Betlehem dan bertanya kepada salah seorang anggota Franciscan, ”Kamu semua sungguh percaya bahwa semua itu adalah peningalan rasul Petrus?” Dia berespond, Ya kami percaya, kami tidak ada pilihan lain dalam hal ini. Bukti yang jelas adalah disana.” Saya tidak ragu kepada bukti tersebut, tetapi yang membuat saya terkejut adalah imam-imam dan anggota-anggotanya telah percaya yang adalah melawan kepercayaan mereka sendiri dan lebih dari itu, mengakui itu kepada orang-orang lain yang diluar dunia mereka. Biasanya seorang Katolik, entah dia telah dicuci otak atau keras kepala tidak mau melihat sesuatu, hanya itu yang ia telah diajar, tidak akan mengijinkan dirinya sendiri untuk percaya sesuatu yang melawan kepercayaannya, sedikitnya mengakui itu kepada orang-orang lain. Tetapi ada pertumbuhan, sikap yang sehat diantara banyak orang Katolik, untukUjilah segala sesuatu dan peganglah yang baik. (1 Tes 5:21) sebagaimana The Master (Adonai/Tuhan) memperingatkan semua kita dengan tegas.

    Kepada orang yang sama ini saya bertanya, Tetapi apa yang Paus pikir tentang semua ini?” Itu adalah pertanyaan seribu dollar and dia memberi saya jawaban sejuta dollar. Well, dia secara pasti menjawab di dalam sebuah suara yang berbisik, “Bapa Bagatti bilang kepada saya secara pribadi bahwa tiga tahun lalu dia pergi ke Paus (Pius XII) di Roma dan menunjukan dia bukti dan Paus berkata, “Baiklah, kita akan harus membuat beberapa perubahan, tetapi untuk waktu yang ada, tetap diam-diam saja.” Di dalam kekaguman saya juga bertanya di dalam suatu suara yang tenang, Jadi Paus sungguh percaya bahwa semua itu adalah tulang-tulang rasul Petrus?” “Ya,” adalah jawabannya. “Bukti dokumen ada disana, dia tidak dapat menghindar tetapi percaya.”

    Penemuan semacam ini adalah sangat memalukan karena itu menghancurkan fondasi utama gereja Roma Katolik. Karena Petrus tidak tinggal di Roma dan karenanya tidak dikubur di sana, itu mengikuti secara normal bahwa ia bukanlah Paus pertama mereka.

    Gereja Katolik berkata bahwa Petrus adalah Paus di Roma dari tahun 41-66 AD, suatu priode 25 tahun, tetapi Alkitab menunjukan cerita yang berbeda. Kitab Para Rasul mencatat sebagai berikut:

    • Petrus mengkotbahkan Injil kepada orang-orang bersunat (Yahudi) in Caesarea dan Yoppa di Palestina, melayani keluarga Kornelius, yang jaraknya 1800 mil dari Roma (Kis 10:23,24).
    • Segera setelah, kira-kira 44 AD (Kis 12), Petrus dibuang kepenjara di Yerusalem oleh Herodes, tetapi dia dilepaskan oleh seorang malaikat.
    • Dari tahun 46 ke 52 AD, kita baca di bab 13 bahwa ia di Yerusalem berkotbah perbedaan antara Hukum dan Kemurahan.
    • Saulus (rasul Paulus) menjadi percaya tahun 34 AD, dia pergi ke Yerusalem melihat Petrus (Gal 1:18), dan dalam 51 AD, 14 tahun kemudian, ia kemudian pergi lagi ke Yerusalem (Gal 2:1,8), Peter ada di singgung.
    • Segera setelah itu ia bertemu Petrus di Antiokia, dan sebagaimana Paulus berkata, ”Tetapi waktu Kefas datang ke Antiokhia, aku berterang-terang menentangnya, sebab ia salah” (Gal 2:11).

    Bukti adalah bertumpuk, kebenaran adalah jelas dari ayat-ayat Alkitab yang tidak pernah gagal. Untuk melihat gambar-gambar lainnya klik ke sumber, tertulis di bawah artikel ini.

    Tanah kuburan kuno Kristen ini menunjukan bahwa Petrus mati dan dikubur di Yerusalem, yang mana dapat mudah dimengerti karena baik sejarah maupun Alkitab tidak bercerita bahwa Petrus pernah ada di Roma. Untuk membuat masalah menjadi jelas, Alkitab bercerita kepada kita bahwa Petrus adalah rasul untuk orang-orang Yahudi.

    Eusebius, satu dari beberap orang yang sangat terpelajar menulis sejarah Gereja setelah tahun 325 AD, dia berkata bahwa Petrus tidak pernah di Roma. Sejarah Gereja ini diterjemahkan oleh Yerome dari bahasa asli Yunani, tetapi di dalam terjemahannya dia menambahkan suatu cerita fantastik kependudukan Petrus di Roma. Ini adalah sebuah praktek umum menciptakan penerimaan di dalam doktrin-doktrin mereka (Katolik), menggunakan pernyataan-pernyataan palsu, surat-surat palsu dan sejarah yang dipalsukan. Ini alasan lainnya mengapa kita tidak dapat bersandar kepada tradisi, tetapi hanya kepada keabsahan Firman Elohim.

    Pada permulaan tahun 1960, beberapa tahun kemudian setelah penemuan ini, Vatikan mengatakan bahwa mereka telah menemukan sesuatu (di Roma) bertulisan Yunani, ”Petrus dikubur di sini,” dan ditanggali 160 AD.

    The following was taken from the book, Races of Mankind, page 161: “Strained attempts to have Peter, the Apostle to the Hebrews of the East, in Paul’s territory at Rome and martyred there are unworthy of serious consideration in the light of all contemporary evidence. At his age (eighty-two), that would not have been practicable. In none of Paul’s writings is there the slightest intimation that Peter ever had been or was at that city. All statements to the contrary were made centuries later and are fanciful and hearsay. The Papacy was not organized until the second half of the 8th century. It broke away from the Eastern Church (in the Ency. Brit., 13th Ed., vol. 21, page 636) under Pippin III; also the Papacy, by Abbe Guette.”
    The great historian, Schaff, states that the idea of Peter being in Rome is irreconcilable with the silence of the Scriptures, and even with the mere fact of Paul’s epistle to the Romans. In the year 58, Paul wrote his epistle to the Roman church, but does not mention Peter, although he does name 28 leaders in the church at Rome (Rom. 16:7). It must, therefore, be concluded that if the whole subject is faced with detached objectivity, the conclusion must inevitably be reached that Peter was never in Rome. Paul lived and wrote in Rome, but he declared that Only Luke is with me.”
    [2 Tim. 4:11].

    Copyright 1960 by F. PAUL PETERSON (4th Edition, 1971). Copies may be obtained from your local bookstore or from the author and publisher, F. Paul Peterson, P.0. Box 7351, Fort Wayne, Indiana, Price $2.00. Permission is granted to reproduce any part of this book if title, price and address where it may be purchased are given.

    Kedua imam dari penulis buku “Gli Scavi del Dominus Flevit” telah meninggal dunia, Bellarmino Bagatti (1905-1990) dan Józef Tadeusz Milik (1922-2006).

    Sumber: Peters’s Tomb Recently Discovered In Jerusalem

    Bacaan berkait:

    Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

    Gereja Mula-mula Telah Ditemukan, Yordan arkiolog mengklaim


    Kami telah menemukan apa yang kami percaya sebagai Gereja mula-mula di dunia, penanggalan antara 33-70 AD,” dikatakan Arkiolog Abdul Qader Hussan, pemimpin Pusat Study-study Arkiologikal Rihab. Ditambahkannya, ”Kami punya bukti untuk percaya bahwa gereja ini dipakai oleh orang-orang Kristen mula-mula: 70 murid-murid Yahshua Messias.” Kuburan Rasul Petrus juga sudah ditemukan.

    A picture shows a cave under Saint Georgeous Church in Rihab near Mafraq, where early Christians are belived to have taken as a shelter from persecution in Jerusalem. Circular-shaped stone seats, supposedly for the clergymen can be seen in the cave (Photo by Rula Samain)

    Gereja ini ditemukan dibawah Gereja St. Georgeous di Rihab, Mafraq, yang juga dipercayai sebagai bangunan gereja tertua di dunia yang dibangun di tahun 230 AD. Pada lantai St. Georgeous ini terdapat tulisan mosaik sebagai, ”70 yang dikasihi oleh Elohim dan Yang Mahakuasa,” adalah dikatakan telah melarikan diri dari Yerusalem selama penganiayaan atas orang-orang Kristen, ke bagian utara Yordan, lebih jelasnya ke Rihab, ia menambahkan. [Kisah para Rasul 8:1, sebagai referensi].

    Gereja ini berlokasi pada area sekitar 60 km dari perbatasan timur Israel dan 25 km perbatasan selatan Syria. Lihat Google Maps “jordan, rihab.”

    Dikuburan gereja Georgeous ini ditemukan barang-barang dari bahan tanah liat didekat sebuah goa. Masuk beberapa langkah kedalam goa ini nampak suatu ruangan berbentuk melingkar, dipercayai ada sebagai bangunan gereja (apse/domed), dan kursi-kursi batu untuk pengkotbah.

    Seorang pendeta dari Orthodox Yunani menggambarkan penemuan itu sebagai suatu ”batu penjuru yang penting untuk orang-orang Kristen diseluruh dunia.” Ditambahkannya bahwa Goa lainnya di dunia yang sama bentuknya dan tujuannya ialah di Tesalonika, Yunani.

    Sejauh ini sudah 30 gereja sudah ditemukan di Rihab, Hussan menambahkan.

    Bacaan berkait:

    Indentifying the Early Church; pdf fule. Laporan dokumentasi yang bagus, SR.

    Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog