Apa bedanya antara Paskah / Passover dengan Easter?


Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Mashiah telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain, yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Mashiah. (Gal 1:6-7)

Ratusan juta orang merayakan Easter untuk menghormati kebangkitan Yahshua Ha Mashiah – tetapi apakah itu Alkitabiah? Apakah Easter dan Paskah / Passover berbeda? Selidikit apa yang Alkitab katakan, tidak katakan, dan ajarkan tentang hari perayaan ini. Jangan beranggapan kamu sudah tahu! Kamu mungkin akan terkejut dengan fakta-fakta di bawah ini.

Artikel ini menolong setiap pembaca:

  1. Menguji hati dan pikirannya ”benarkah ia mengasihi YAHWEH, Elohim-nya dengan segenap hati, segenap jiwa dan dengan segenap akal budinya” (Mat 22:27; Mark 12:29-30), a..t..aa..uuu hanya dengan mulutnya saja sedangkan hatinya untuk keuntungan diri sendiri (Mat 15:8-9; Yes 29:13).
  2. Kembali kepada kasih yang mula-mula kepada Juruselamat-nya, Yahshua/ Yeshua Ha Mashiah atau Yesus Kristus.

Catatan penting: Barang siapa memakai artikel ini untuk tujuan yang sebaliknya, yakni membawa orang lain (Kristen dan bukan Kristen) untuk membenci Yahshua Ha Mashiah dan firman-Nya, kutukan besar nabi Musa akan menimpa penyesat tersebut, sebab ia telah memutar balikan tujuan yang kudus dan benar kepada tujuan yang jahat dan salah (kitab Keluaran 28:15-68). Terima kasih untuk perhatian Anda. Anggur Baru.

EASTER Holy-day. Biasanya di hari Easter, orang-orang Kristen mengadakan kebaktian-kebaktian Minggu pagi bersamaan dengan terbitnya Matahari di ufuk Timur, melihat telur warna-warni (telur rebus atau coklat berbentuk telur) dan anak-anak ayam yang berbulu kuning, roti manis dengan tanda salib di atasnya serta kelinci. Semua benda-benda ini dikaitkan dengan kebangkitan Yahshua Ha Mashiah oleh banyak orang Kristen di dunia. Kita akan meneliti Alkitab tentang hari Raya ini, sebab Alkitab adalah satu-satunya sumber dari semua yang disebut Kristianiti.

Meneliti asal kata Easter. Dimana kita bisa temukan kata Easter di dalam Alkitab?

Tidak ada satupun kata Easter di seluruh Alkitab, juga tidak ada di seluruh terjemahan Alkitab berbahasa Inggris!

Satu dan hanya satu kata Easter di Alkitab  tertulis di Perjanjian Baru King James Version (KJV), itupun hanya satu kata dari 71 kata Passover (Paskah dalam bahasa Indonesia) di Alkitab KJV; (26 buah di Perjanjian Baru).  Tertulis: And when he had apprehended him, he put him in prison, and delivered him to four quaternions of soldiers to keep him; intending after Easter to bring him forth to the people. (Act/ Kis 12:4 KJV). Ayat ini bercerita tentang Petrus ditangkap oleh Herodes raja Romawi, segera setelah Herodes membunuh Yakobus saudara Yohanes dengan pedang. (1-3)

Kata Easter pada Kisah Para Rasul 12:4 di KJV – sekali lagi, satu-satunya kata yang ada di KJV dan tidak satupun di seluruh Alkitab versi lainnya – dikomentari oleh beberapa Komentator Alkitab seperti Albert Barnes dan Matthew Henry, sebagai kesalahan tulis sebab aslinya tertulis μετὰ  τὸ πάσχα meta to pascha artinya  ”after Passover” atau “sehabis Paskah” (ITB). Barnes: Aslinya tidak ada referensi kepada itu, tidak juga ada sepotong kecilpun bukti bahwa ada perayaan seperti itu diperingati pada waktu ketika buku itu ditulis [masa rasul-rasul]. Penterjemahan tersebut tidaklah hanya tidak membahagiakan, sebagimana itu tidak memberi idea pada seluruh arti dari aslinya.” Albert Barnes meneruskan komentarnya tentang kata Easter pada KJV ini dengan megutip kamus Alkitab Webster, ”Kata “Easter” adalah berasal dari Saxon, berkembang dari ”Eostre,” dewi Cinta, atau Venus dari Utara, menghormati sebuah festival yang dirayakan oleh nenek moyang kita yang kafir di bulan April.” 

Pernyataan para Komentator Alkitab di atas sangat mudah untuk diteguhkan, ayat 3 dengan sangat jelas menguatkan argument mereka: Waktu itu hari raya Roti Tidak Beragi.” (Kis 12:3). Suatu perayaan untuk memperingati keluarnya bangsa Israel dari Mesir (Kel 12:17) dan menjadi perayaan turun-temurun (Kel 34:18, 2Taw 30:21; Eze 45:21; 1Kor 5:7; Ibr 11:28)

Jika kata Easter dimasukan kedalam Alkitab, berarti kata tersebut sudah dikenal di luar  dunia Kekristenan. Penelitian membuktikan bahwa kata Easter berasal dari Ishtar dewi Babilonia, hal ini bisa dibuktikan dengan memperbandingkan perayaan Easter modern dengan perayaan pagan kuno untuk dewi Ishtar.

Timur Tengah (Irak: Asyur & Babilonia; Syria; Yordan, Libanon, Israel, Mesir dan negara-negara sekitarnya). Firman YAHWEH berkata, ”Keturunan Ham ialah Kush, … Keturunan Kush ialah … Kush memperanakkan Nimrod; dialah yang mula-mula sekali orang yang berkuasa di bumi; Mula-mula kerajaannya terdiri dari Babel semuanya di tanah Sinear. Dari negeri itu ia pergi ke Asyur, lalu mendirikan Niniwe, Rehobot-Ir, Kalah dan Resen di antara Niniwe dan Kalah; itulah kota besar itu. (Kej 10:6-12).

“Ketika Nimrod remaja, ibunya, Semiramis, tertarik kepadanya, dan akhirnya menikahinya. Ketika Nimrod meninggal dunia, dia dijadikan dewa Matahari. Samiramis kemudian memiliki anak gelap disebut Tamus, yang ia klaim sebagai anak dari Nimrod yang kembali atau lahir kembali dari suaminya, Nimrod.”
World Religions by David Terrell

Tradisi berkata ketika Tamus berusia 40 tahun, ia terbunuh oleh babi liar. Samiramis, ibunya, meminta rakyatnya untuk berkabung menangisi Tamus selama 40 hari. Pada kepercayaan kuno Babilonia, Nimrod disembah sebagai dewa Matahari, dan Samiramis sebagai dewi Bulan namanya Ishtar dikenal juga dengan panggilan ”Ratu Sorga/ Queen of Heaven,” sedangkan Tamus sebagai anak dari dewa Matahari (penjelmaan dari Nimrod).

Lalu orang Israel melakukan apa yang jahat di mata YAHWEH dan mereka beribadah kepada para Baal. Mereka meninggalkan YAHWEH, Elohim nenek moyang mereka yang telah membawa mereka keluar dari tanah Mesir, lalu mengikuti elohim lain, dari antara elohim bangsa-bangsa di sekeliling mereka, dan sujud menyembah kepadanya, sehingga mereka menyakiti hati YAHWEH. Demikianlah mereka meninggalkan YAHWEH dan beribadah kepada Baal dan para Asytoret. Maka bangkitlah murka YAHWEH terhadap orang Israel. Ia menyerahkan mereka ke dalam tangan perampok dan menjual mereka kepada musuh di sekeliling mereka, sehingga mereka tidak sanggup lagi menghadapi musuh mereka. (Hak 2:11-14)

Lalu dibawa-Nya aku dekat pintu gerbang rumah YAHWEH yang di sebelah utara, sungguh, di sana ada perempuan-perempuan yang menangisi dewa Tamus. Firman-Nya kepadaku: “Hai anak manusia, kaulihatkah apa yang mereka perbuat? Engkau masih akan melihat perbuatan-perbuatan kekejian yang lebih besar lagi dari pada ini.” Kemudian dibawa-Nya aku ke pelataran dalam rumah YAHWEH; sungguh, dekat jalan masuk ke bait YAHWEH, di antara balai Bait Suci dan mezbah ada kira-kira dua puluh lima orang laki-laki, yang membelakangi bait YAHWEH dan menghadap ke sebelah timur sambil sujud pada matahari di sebelah timur. (Yeh 8:14-16). Hukumannya: Oleh karena itu Aku akan membalas di dalam kemurkaan-Ku. Aku tidak akan merasa sayang dan tidak akan kenal belas kasihan. Dan kalaupun mereka berseru-seru kepada-Ku dengan suara yang nyaring, Aku tidak akan mendengarkan mereka.” (Yeh 8:18)

Europa, termasuk Turkey Barat. Ini adalah catatan dokter Lukas penulis kitab Injil Lukas dan  Kisah Para Rasul tentang kemarahan orang-orang Asia Kecil (sekarang Turkey) karena rakyat berhenti beribadah kepada dewi Artemis atau Diana (orang Romawi menamainya), lalu mengikuti ajaran Jalan Lurus (Injil) yang dibawa oleh rasul Paulus: ”Dengan jalan demikian bukan saja perusahaan kita berada dalam bahaya untuk dihina orang, tetapi juga kuil Artemis, dewi besar itu, berada dalam bahaya akan kehilangan artinya. Dan Artemis sendiri, Artemis yang disembah oleh seluruh Asia dan seluruh dunia yang beradab, akan kehilangan kebesarannya.” (Kis 19:27).

Patung Artemis/ Diana  – dewi kesuburan, dilambangkan dengan payudaranya yang banyak – dan kuilnya yang terbesar di jaman Paulus berada di kota Efesus (50 Km selatan kota Izmir) termasuk salah satu keajaiban dunia, dalam literatur-literatur pagan kuno Artemis/ Diana ini dipanggil sebagai ”Artemis orang-orang Efesus” dan ”Artemis Agung.” Perlu diingat Asia Kecil berada di bawah kekuasaan Romawi di jaman Paulus. Kuil ini dibangun sekitar 550 BC dan dihancurkan pada 356 BC. Lalu dibangun kembali, sekarang tinggal puing-puingnya. Dewi Artemis telah disembah oleh orang-orang besar Yunani dan kemudian diikuti oleh orang-orang Romawi. Sejarah berkata bahwa ratu Cleopatra dari Mesir pernah mengunjunginya.

Dari bukti sejarah ini Anda bisa mengerti lebih baik catatan dr. Lukas selanjutnya: Oleh Paulus Elohim mengadakan mujizat-mujizat yang luar biasa, … Hal itu diketahui oleh seluruh penduduk Efesus, baik orang Yahudi maupun orang Yunani, maka ketakutanlah mereka semua dan makin masyhurlah nama Yahweh Yahshua. Banyak di antara mereka yang telah menjadi percaya, datang dan mengaku di muka umum, bahwa mereka pernah turut melakukan perbuatan-perbuata seperti itu. Banyak juga di antara mereka, yang pernah melakukan sihir, mengumpulkan kitab-kitabnya lalu membakarnya di depan mata semua orang. Nilai kitab-kitab itu ditaksir lima puluh ribu uang perak. Dengan jalan ini makin tersiarlah firman YAHWEH dan makin berkuasa. (Act 19:17-20). Sekarang perhatikan reaksi para bisnisman di Efesus

Kira-kira pada waktu itu timbul huru-hara besar mengenai Jalan YAHWEH. Sebab ada seorang bernama Demetrius, seorang tukang perak, yang membuat kuil-kuilan dewi Artemis dari perak. Usahanya itu mendatangkan penghasilan yang tidak sedikit bagi tukang-tukangnya. Ia mengumpulkan mereka bersama-sama dengan pekerja-pekerja lain dalam perusahaan itu dan berkata: “Saudara-saudara, kamu tahu, bahwa kemakmuran kita adalah hasil perusahaan ini! Sekarang kamu sendiri melihat dan mendengar, bagaimana Paulus, bukan saja di Efesus, tetapi juga hampir di seluruh Asia telah membujuk dan menyesatkan banyak orang dengan mengatakan, bahwa apa yang dibuat oleh tangan manusia bukanlah Elohim [Theos, Deity. ITB menulis ”dewa.”]  (gods [theos] made by the hands of men are not gods [theos]; GLT). Dengan jalan demikian bukan saja perusahaan kita berada dalam bahaya untuk dihina orang, tetapi juga kuil Artemis, dewi besar itu, berada dalam bahaya akan kehilangan artinya. Dan Artemis sendiri, Artemis yang disembah oleh seluruh Asia dan seluruh dunia yang beradab, akan kehilangan kebesarannya.” Mendengar itu meluaplah amarah mereka, lalu mereka berteriak-teriak, katanya: “Besarlah Artemis dewi orang Efesus!” Seluruh kota menjadi kacau dan mereka ramai-ramai membanjiri gedung kesenian serta menyeret Gayus dan Aristarkhus, keduanya orang Makedonia dan teman seperjalanan Paulus. (Kis 19:23-29)

Kutipan sejarah lainnya yang berkaitan dengan dewi Ishtar.

  • Ishtar, dewi cinta dan perang, … Namanya dalam bahasa Sumer ialah Inanna (wanita sorga/ langit). Ia adalah saudara perempuan Shamash dewa Matahari dan anak perempuan dari Sin  dewa bulan. Ishtar telah disetarakan dengan planet Venus. Lambangnya adalah sebuah bintang terlukis di dalam sebuah lingkaran. Sebagai dewi perang, ia sering diwakili duduk diatas sebuah singa. Sebagai dewi eros, ia mucikari dari kuil pelacur-pelacur. Ia juga disertakan sebagai ibu yang murah hati berdoa syafaat kepada dewa-dewa demi penyembah-penyembahnya. Collier’s Encyclopedia, Vol. 15, pg. 748. Sumer terletak di Irak modern bagian selatan.
  • “Lalu lihat pada Easter. Apa arti makna Easter itu sendiri? Itu membawa aslli Kaldian-nya pada jidatnya. Easter tidak ada lain kecuali ”Astarte” , satu dari beberapa panggilan Beltis. ”Ratu Sorga” namanya sebagaimana ”disepel” oleh masyarakat Niniwe, terbukti sama dengan sekarang ini umum dipakai di negara ini. ”Nama” itu telah ditemukan oleh Layard di monument-monument Asyur / Assyrian, adalah ”Ishtar.” Alexander Hislop, The Two Babylons; page 103.

Jadi Easter terbukti sama dengan Ishtar!, mungkin kata Easter hanyalah penyepelan kata Ishtar dalam mulut orang Europa. Dilihat dari kandungan  kepercayaan dan praktik dari berbagai negara maka itu bisa disimpulkan sebagai berikut: Ishtar (Babylonian and Assyrian) = Astarte (Phoenician-Canaanite) = Ashtoreth/ Ashtaroth (jamak) (Hebrew) = Isis (Egyptians) = Artemis (Grecians) = Diana/ Venus/ Bunda Maria (Romans) = Allah (Arabs) = Eostre (Saxons), mungkin untuk orang-orang Asia dewi ini bernama Kuan Im yang berdiri di bunga teratai (Buddhism).

Easter; waktu perayaan, dekorasi (telur, , anak-anak ayam, kelinci) dan maknanya.
Waktu. Dongeng Yunani tentang kembalinya Demeter dewi bumi [Earth Mother, orang NewAge menyebutnya] dari kegelapan kepada hari terang, melambangkan bangkitnya kehidupan di musim semi (spring) setelah masa gelap yang panjang dari musim dingin (winter). Funk & Wagnall‘s Standard Reference Encyclopedia, Volume 8, page 2940. Di Europa, waktu dimajukan satu jam satu minggu sebelum hari raya Easter. Ibadah Easter ini dirayakan selalu pada hari Minggu pagi hari, harap ingat hari Minggu adalah Sun-day (penamaan hari-hari dalam seminggu yang kita pakai adalah nama dewa-dewi orang Roma). Penyembah Matahari selalu menghadap ke Timur dimana Matahari terbit, Lihat kembali (Yeh 8:14-16). di atas.

”Sekarang kematian dan kebangkitan Attis, secara resmi dirayakan di Roma pada tanggal 24-25 Maret, dikemudian hari dirayakan sebagai munculnya musim semi,  dan karenanya hari yang sangat cocok  untuk kebangkitan dari sebuah dewa… yang telah mati.” Frazer; Adonis, Attis, Osiris 1:306.

Dekorasi.Telur ada sebuah symbol yang sakral bagi masyarakat Babilon.  Mereka percaya bahwa sebuah telur yang besar telah jatuh dari langit ke sungai Eufrat, dan dari telur tersebut keluarlah dewi Astarte (Easter). Tiap negara mempunyai versinya sendiri tentang telur ajaib tersebut. Yunani mempunyai telur sakral Heliopolis dan telur Typhon.

Bandingkan dengan lambing Gereja Roma Katolik “Ratu Sorga” yang berdiri diatas bulan sabit.  Katolik memanggil bunda Maria (ibu dari Yahshua) sebagai “Perawan Maria” dan “Ratu Sorga.”

Anak-anak ayam yang beru lahir adalah gambaran dari “kehidupan baru,” Orang Europa, khusunya yang tinggal di daerah utara, dimana musim dingin sangat panjang dan gelap,  berkata bahwa musim Semi adalah awal kehidupan.

Kelinci. The Encyclopedia Britannica tertulis, “Seperti telur Easter, kelinci Easter telah datang ke Kristentianiti sejak lama. Kelinci dikaitkan dengan bulan dalam legenda Mesir kuno. Kelinci telah menjadi lambang kesuburan oleh karena perkembangannya yang cepat (Catholic Encyclopedia 5:227)

Roti bulat manis bergaris salib. Tanda salib ini adalah lambang huruf “T“, ”t” (baca “tau,” huruf Yunani) adalah lambang Tamus. Tanda “silang di dalam lingkaran” symbol kuno dari dewa Matahari orang Babilonia. Untuk orang Yunani tanda “silang” atau “cross” adalah lambang dari dewa Yunani Mithras. Goldsmith, Ancient Pagan Symbols. Lihat “Penyembahan kepada Salib.”

Firman yang datang kepada Yeremia untuk semua orang Yehuda yang diam di tanah Mesir, di Migdol, di Tahpanhes, di Memfis dan di tanah Patros: (Yer 44:1) Firman ini datang sehubungan dengan wanita-wanita Yehuda dengan sepengetahuan suami-suami mereka telah menyembah Ratu Sorga (17-19). Mereka mempersembahkan kepada dewi ini  minuman dan kue-kue panggang (wafer-wafer bulat atau cakes, diterjemahkan dari kata Ibrani “kavan,” sebuah gambaran dari matahari dan bulan. Bentuk kue-kue ini berasal dari Babilon, kue-kue serupa ini yang juga orang-orang Yunani persembahkan kepada Astarte dan di Europa disebut round hot cross buns (roti-roti bulat bergaris salib).

Lebih detil tentang “salib” atau “silang”  lihat artikel “Penyembahan Kepada Salib” dan The Two Babylons oleh Alexander Hislop.

Sejarah Perayaan Easter masuk kedalam Kekristenan. Gereja Roma Katolik pada Sidang Nicaean 325 AD memutuskan Easter haruslah dirayakan pada Minggu pertama, setelah bulan penuh, pada atau setelah tepat musim semi (the vernal equinox). Tahun 399 AD, the Theodosian code bermaksud membuang  konotasi-konotasi pagan/ kafir dari perayaan tersebut dan melarang merayakannya. Tindakan penggabungan Kristiani dan Pagan melanggar ajaran Yahshua pada Markus 2:20-22, baca “Masalah serius jemaat yan sering tidak disadari.”

Easter tidak dirayakan oleh orang-orang Kristen mula-mula, dua sumber sebagai buktinya:

  • Encyclopedia Britannica, Edisi ke 11:Tidak ada indikasi dari peringatan perayaan Easter di Perjanjian Baru, atau di dalam tulisan para Rasul. Orang-orang Kristen pertama terus memperingati perayaan-perayaan orang Israel [Hari-hari Raya Elohim di kitab Imamat 23], meskipun di dalam sebuah roh yang baru, sebagai peringatan peristiwa-peristiwa yang mana perayaan-perayaan telah ada sebagai bayangan yang akan datang. Jadi Paskah, dengan konsep baru ditambahkan ke Kristus sebagai Anak Domba Paskah sejati … terus diperingati … ”
  • Alkitab: Kis 12:3; 20:6,16; 1Kor 5:7-8

Argumentasi.
Mungkin Anda seorang Kristen, dan berkata “Ok… ok, Easter adalah upacara pagan untuk dewi Ishtar, dewi Bulan, yakni dewi Kesuburan, namun apakah saya salah jika memakai cara dunia sedangkan hati dan pikiran saya tetap untuk menghormati kebangkitan Yahshua Ha Mashiah / Yesus Kristus???” Apa kata Alkitab tentang sikap seperti ini?

Yahshua menjawab:

  • Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku di tengah-tengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, Anak Manusiapun akan malu karena orang itu apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan Bapa-Nya, diiringi malaikat-malaikat kudus.”  (Mark 8:38)
  • Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia. Perintah Elohim kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia.” Yahshua berkata pula kepada mereka: “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Elohim, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Mar 7:7-9)
  • “Mengapa kamu berseru kepada-Ku: YAHWEH, YAHWEH, padahal kamu tidak melakukan apa yang Aku katakan? Setiap orang yang datang kepada-Ku dan mendengarkan perkataan-Ku serta melakukannya–Aku akan menyatakan kepadamu dengan siapa ia dapat disamakan–, (Luk 6:46-47)

Jawaban ini persis seperti isi perintah YAHWEH melalui nabi Musa kepada bangsa Israel dalam Ulangan 12:28-32: (Ingat Yahshua adalah Alfa dan Omega!)

Dengarkanlah baik-baik segala yang kuperintahkan kepadamu, supaya baik keadaanmu dan keadaan anak-anakmu yang kemudian untuk selama-lamanya, apabila engkau melakukan apa yang baik dan benar di mata YAHWEH, Elohimmu.” “Apabila YAHWEH, Elohimmu, telah melenyapkan dari hadapanmu bangsa-bangsa yang daerahnya kaumasuki untuk mendudukinya, dan apabila engkau sudah menduduki daerahnya dan diam di negerinya, maka hati-hatilah, supaya jangan engkau kena jerat dan mengikuti mereka, setelah mereka dipunahkan dari hadapanmu, dan supaya jangan engkau menanya-nanya tentang elohim mereka dengan berkata: Bagaimana bangsa-bangsa ini beribadah kepada elohim mereka? Akupun mau berlaku begitu. Jangan engkau berbuat seperti itu terhadap YAHWEH, Elohimmu; sebab segala yang menjadi kekejian bagi YAHWEH, apa yang dibenci-Nya, itulah yang dilakukan mereka bagi elohim mereka; bahkan anak-anaknya lelaki dan anak-anaknya perempuan dibakar mereka dengan api bagi elohim mereka. Segala yang kuperintahkan kepadamu haruslah kamu lakukan dengan setia, janganlah engkau menambahinya ataupun menguranginya.”

Jadi jika kita ingin menghormati kematian dan  merayakan kebangkitan Yahshua Ha Mashiah, beberapa hal ini penting untuk dilakukan

  • Kita berkata satu sama lain:  “Selamat hari Paskah!” (asal kata dari Pesach (Ibrani, baca: peh’-sakh) atau dalam bahasa Inggris “Happy Passover!”
  • Kita tidak menyertakan dekorasi atau aktivitas yang berhubungan dengan perayaan Easter holiday.

Jika orang-orang Kristen melakukan kedua perkara ini dengan setia, maka dunia akan mengerti ajaran Alkitab dengan benar, dan akan dapat melihat Yahshua yang sebenarnya seperti yang telah tertulis di Alkitab. Be strong! Be bold!

Selamat Hari Paskah!! Happy Passover!!

Bila Anda punya waktu bacalah Hari Paskah Yahshua Terakhir di Bumi, menurut kitab Injil  Markus

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

7 Tanggapan

  1. Salam kenal

    Saya sedang belajar untuk mengenal Yesus, saya mohon bimbingan dan bantuanny untuk saya belajar dan memhami kebenaran

    Terimakasih

  2. sebuah artikel yang sangat menarik, saya teringat film “da vinci code” yang diambil dari novel karya Dan Brown, yang intinya mengupas sejarah tentang simbol-simbol penyembahan. maka saya juga sangat membutuhkan kapan ada artikel yang mengupas sejarah kuno Israel secara keseluruhan ?

  3. Terima kasih atas artikel yang panjang ini. Dari sini saya menyimpulkan bahwa Passover = Paskah, jatuhnya pada hari Jumat Agung, Di kalender Indonesia biasa disebut sebagai hari wafat Yesus Kristus. Betulkah saya?
    Juga betulkah bahwa “Easter” jatuh pada hari Minggu sesudah Passover? Lalu, orang Indonesia biasa menyebut Easter dengan sebutan apa?

    • Kesimpulan Anda benar bahwa Passover adalah Paskah sebagaimana orang Kristen Indonesia memperingati kematian Ha Mashiah sebagai “korban kudus Anak Domba Elohim” untuk membebaskan manusia dari perbudakan dosa-dosa mereka (30-31 AD), tepat sama saat nabi Musa diperintahkan oleh Elohim untuk setiap keluarga menyembelih “korban anak domba yang tidak bercacat” untuk membebaskan mereka dari perbudakan Mesir (1400 BC).

      Jumat Agung dan Easter adalah tradisi gereja Roma Katolik yang merembes kedalam ajaran Kristianiti. Kematian Yeshua tidak terjadi pada hari Jumat, “tanda Yunus” (Mat 12:38-41 dan Mat 16:4 – dua kali Yeshua berkata) adalah BUKTI Yeshua menubuatkan diri-Nya sendiri berapa lama Ia akan mati terkubur dan bangkit kembali: “3 hari 3 malam”. Alkitab berkata Yeshua wafat pada perayaan Paskah (Mat 26:2), Messianic Jews – dan juga banyak orang Kristen – percaya bahwa kematian-Nya jatuh pada hari Rabu sebelum mati hari tenggelam, beberapa jam sebelum Hari Sabat tiba (bukan hari Sabat Mingguan, tetapi Perayaan Sabat tahunan), sesuai dengan kalender Ibrani.
      Perayaan Easter, banyak orang Kristen lahir baru secara Internasional merayakan Passover atau Paskah namun menyebut perayaan tersebut sebagai Easter, sekalipun pemikiran dan perbuatan mereka tidak sama sekali berhubungan dengan Easter pagan. Jadi mereka hanya memakai namanya saja.

      Easter dibuat oleh gereja Roma selalu jatuh pada Sun-day, sebab dewa yang paling agung untuk orang Roma adalah dewa Matahari. Paskah dalam kalender Ibrani dapat terjadi pada hari apapun.

      Jika Anda mengikuti ajaran Kristianiti yang benar, maka Anda tidak akan menemukan kontradiksi di dalam Alkitab! Kontradiksi dalam Kristianiti itu terjadi karena TRADISI manusia terlibat di dalamnya, dalam hal ini tradisi tersebut ialah gereja Roma Katolik.

      • Terima kasih atas jawaban yang sudah diberikan. Saya bertanya sama sekali jauh dari maksud menyinggung kontradiksi. Saya hanya ingin referensi untuk menerjemahkan sebuah situs web.

        Ada satu hal yang saya masih tetap belum jelas. Untuk itu, saya perlu mengubah pertanyaan menjadi: Apa bahasa Indonesianya “Easter” dan “Easter Sunday”.
        Mohon dijawab.
        Salam damai sejahtera.

      • Salam sejahtera Sdr. Ahmad,
        Saya tidak mengerti secara jelas pertanyaan Anda tersebut, harus dilihat dahulu isi artikel situs tersebut. Coba tanya di forum orang Katolik pada http://www.akupercaya.com, mungkin mereka bisa menjawabnya dengan baik.
        Anggur Baru

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: