Bagaimana Muslim fundamental melihat bulan suci Ramadan?


Bulan Ramadan, bulan ke sembilan dalam Kalender Islam, dikenal oleh seluruh Makna puasa yang benar Muslim di dunia sebagai bulan berpuasa. Berpartisipasi dalam berpuasa dibulan Ramadan adalah satu dari lima tugas utama (dikenal sebagai “5 pilar Islam) bagi setiap Muslim. Bulan Ramadan adalah pantulan nyata penyembahan bersama di seluruh dunia Islam. It ditandai tidak hanya oleh rasa keagamaan tetapi juga oleh penekanan yang besar atas ikatan sosial dan kekeluargaan.
Di bulan puasa Ramadan, Muslim didorong secara doktrin dan nurani untuk lebih mendekat kepada Pencipta mereka, itu adalah minggu-minggu yang suci dan indah untuk Muslim mencari kehendak Allah di dalam diri mereka. Itulah sebabnya mengapa bulan Ramadan disebut dalam dunia Islam sebagai ”bulan suci Ramadan.”
Pada bulan Ramadan, para Muslim dianjurkan untuk menjauhkan diri mereka dari makanan, minuman, aktivitas sex dan merokok. Bagaimana dengan aktivitas terror (misalnya: menganiaya kelompok minoriti), terlibat konflik berdarah dan perang, bolehkan Muslim terlibat di dalam hal-hal yang demikian pada bulan suci Ramadan tersebut?

Baca lebih lanjut

Iklan

Timur Tengah: Bulan Puasa Ramadan 1436 H 2015 diwarnai oleh banjir darah


Bulan Ramadan adalah bulan yang paling suci bagi umat Islam di seluruh dunia. Secara tradisi orang Muslim di seluruh dunia berpuasa selama 40 hari tidak makan dari pagi hingga petang untuk mendekatkan diri mereka kepada Allah. Sebagian Muslim lainnya percaya bahwa bulan Ramadan adalah bulan paling suci dan terbaik untuk berbuat bakti bagi Allah, bakti mereka akan lebih harum di hadapan Allah.

Baca lebih lanjut

Liga Islam Arab-Afrika Utara telah terbentuk di Mesir


Hari Saptu dan Minggu akhir Maret 2015, para pemimpin puncak atas negara-negara Arab dan Afrika bagian utara, semuanya Islam Sunni, bertemu di Mesir Raja Saudi Salman dan para delegasi pada Arab League Summit di Sinai Mesiruntuk membentuk persatuan kekuatan militer negara Islam Timur Tengah untuk menghadapi ancaman-ancaman keamanan di Timur Tengah dan Afrika Utara, Koran Mesir melaporkan.
Semua pemimpin Arab telah setuju untuk membentuk sebuah kekuatan bersama pada pertemuan tingkat tinggi (sammit) di Sharm el Sheikh, Sinai Selatan, Mesir.
Nabil El-Araby, Seketaris Jendral Liga Arab, pada sessi pembukaan menekankan “perlunya secara absolut” memghadapi semua ancaman keamanan negara-negara Arab. Ia mengundang untuk menggalang kesatuan “militer, ekonomi dan sosial” dalam menghadapi tangtangan tersebut.
Berita mengatakan, di sammit tersebut, Yemen menjadi pusat pembicaraan, berkaitan dengan kelompok Houthi Syiah yang menguasai kota Sanaa, dan beberapa kota di Yemen barat. “Kita akan terus memerangi para pemberontak Houthi sampai mereka menyerah dan menyerahkan persenjataan mereka,“ El-Araby berkata.
Perang di Syria juga menjadi pemibicaraan penting, serta ancaman program senjata nuklir Iran.

Mentri Luar Negeri Saudi mengkritik keras Russia. Surat President Rusia, Vladimir Putin, dibacakan secara terbuka pada summit tersebut, isinya: ”Kami mendukung apirasi-aspirasi Arab untuk keberhasilan masa depan dan untuk resolusi semua masalah dunia Arab hadapi melalui cara-cara damai, tanpa adanya campur tangan pihak luar,” Mr. Putin berkata. Lebih dari itu Mr. Putin setuju untuk menjadikan Yerusalem Timur bagi ibukota negara Palestina.

Setelah surat Mr. Putin dibacakan, Saud Al-Faisal, Mentri LN Saudi mengambil microphone dan menuding secara keras campur tangan Russia di Timur Tengah, mempertanyakan tujuan dan perhatiannya. Mr. Al-Faisal menuduh Russia terlibat atas penderitaan rakyat Syria melalui dukungannya yang terus menerus atas President Bashar Al-Assad, seorang Islam Syiah Alawit.
“Russia mengusulkan sebuah pemecahan damai, tetapi pada waktu yang sama ia mempersenjatai rejim Syria Bashar Al-Assad,” Al-Faisal berkata.

Peta 10 Kerajaan dari Club of Rome
Hari Minggunya, media pemerintah Russia RT.com menyinggung double standard Arab secara halus atas campur tangan Arab dan sekutu Baratnya, atas negara-negara asing seperti penumbangan President Libya, melalui kekuatan militer NATO, sehingga lahirnya kelompok radikal Sunni di Libya dan juga di Syria. RT.com menambahkan “tetangga Yemen telah berkumpul suatu kualisi 10 negara Arab melawan para pejuang Houthi, namun gagal mengalamatkan masalah-masalah Yemen, dicontohkan: perpecahan antar suku, ekonomi yang lambat, tekanan militer Al-Qaeda (Islam Sunni) cabang Yemen dan lain-lainnya.”

Para pemimpin tersebut dalam empat bulan mendatang akan bertemu kembali di Marokko untuk menetapkan masalah-masalah teknis perserikatan antara Arab dan Afrika utara.

Hubungan Qatar dengan Mesir belumlah pulih, berkaitan dengan campur tangan Qatar dalam urusan dalam negeri Mesir. Qatar mendukung dalam banyak cara organisasi Muslim Brotherhood darimana Muhammad Morsi president yang terguling berasal. Melalui siaran TV Al-Jazeeranya, Qatar telah mencoba memperkeruh politik Mesir, sehingga saluan TV tersebut ditutup dan beberapa wartawannya dipenjarai.
Mr. Al-Arabi juga menyinggung negara-negara asing yang mengganggu di Timur Tengah, yakni Israel, Turkey dan Iran. Israel memerangi Hamas; Turkey membantu NIK; dan Iran membantu Hesbollah, pemerintah Syria dan pemerintah Irak memerangi para militan Sunni, khususnya NIK.
Catatan Anggur Baru: Media tidak mencatat bahwa pembentukan kerja sama militer, namun juga ekonomi dan sosial (menurut SekJen Arab Liga di atas) antara negara-negara Arab dengan negara-negara Timur Tengah ini adalah sesungguhnya mengenapi rencana Barat tahun 1968, dikenal sebagai The Club of Rome. Pada Club ini dibicarakan bagaimana mempersatukan negara-negara yang masih belum masuk kedalam kelompok. Club of Rome membagi pemerintah dunia hanya menjadi 10 penguasa; lihat pemerintahan no 7 (ungu). Israel dan Iran dimasukkan di dalamnya. Persis seperti kitab Daniel dan Wahyu telah menubuatkan ribuan tahun yang lalu, bahwa di akhir jaman akan ada binatang berkepala sepuluh, dimana binatang gambaran dari sebuah kerajaan dan kepala gambaran dari penguasa atau pemimpin. Alkitab adalah satu-satunya kitab yang selalu up to date!, berisi lebih dari 800 nubuatan.

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

president Mesir, El-Sisi,

Yemen, medan perang baru antara Syiah Islam lawan Sunni Islam?


Peta kekuatan militer Syiah Houthi di Yemen awal Maret 2015Ketika Yeshua duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: “Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?” Jawab Yeshua: … Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat. (Matius 24:3,7)
Hari Kamis ini berita internasional dipenuhi dengan kabar jet-jet tempur Arab Saudi menyerang tempat-tempat penting kekuatan kelompok Syiah Houthi di Yemen Barat. Iran memperingati dengan keras pemerintah Arab Saudi untuk tidak ikut campur masalah dalam negeri Yemen.
Duta Besar Saudi untuk Amerika Serikat, Al-Jubeir, mengkomentari serangan udara Saudi tersebut sebagai ”untuk melindungi dan mendukung pemerintah Yemen yang resmi dan mencegah gerakkan radikal Houthi dari merebut negara yang bersangkutan.”
Empat negara Arab Sunni lainnya – Qatar, Kuwait, Bahrain dan Uni Emirat Arab – dan Yordania (bangsa Edom) juga Mesir telah bergabung dengan Arab Saudi, mereka berkata “telah memutuskan menjawab panggilan President Hadi untuk melindungi Yemen dan rakyatnya dari agresi milisia Houthi.” Laporang mengutip koran Saudi hari Kamis, bahwa Pakitan, Maroko serta Sudan (utara) juga bergabung dalam misi memerangi Syiah Islam suku Houthi. Sementara awal minggu ini pemerintah AS telah mengosongkon semua karyawannya dari Yemen.
Menurut Al-Jubair, pemerintahnya telah berkonsultasi secara erat dengan rekan-rekan negara Arab tersebut, dan khususnya dengan Amerika Serikat.” dan menambahkan, ”pasukan militia (Houti) sekarang menguasai atau dapat ada mengontrol misil-misil balistik, senjata-senjata berat dan sebuah angkatan perang udara.”
Al-Arabiya News (koran pemerintah Saudi berbahasa Inggris) melaporkan bahwa mereka telah menempatkan 100 jet tempur, 150.000 tentara dan unit-unit Angkatan Laut.
Seorang reporter France TV berkata kualisi negera-negara Sunni ini terjadi karena mereka kuatir dengan semakin bertambahnya pengaruh Iran di Timur Tengah. Terpukulnya jihadist NIK di Tikrit, Irak, oleh tentara Irak yang dibantu oleh ahli-ahli perang Iran telah mengkuatirkan AS dan raja-raja Arab akan semakin kuatnya posisi Iran di negara Irak. Tidak diragukan bahwa tetap kokohnya President Syria Al-Asad yang diperangi oleh banyak organisasi Islam Sunni selama tiga tahun adalah karena dukungan intelejen dan tentara Syiah Iran dan organisasi Hesbollah yang juga adalah satu aliran dengan Iran.
Koran-koran online Israel memuat ”dukungan Saudi dan negara Arab lainnya bagi terpilihnya kembali PM Israel, Benjamin Netanyahu – pemimpin yang terkenal berani dan terang-terangan menentang program senjata nuklir Iran.”
Sementara itu sebuah kolompok militia Sunni Yemen cabang dari Negara Islam Khalifah (NIK) Jumat kemarin telah melakukan serangan bom bunuh diri di mesjid Houthi di ibukota Sanaa – yang menewaskan 142 pendukungnya.
Di Syria dan Irak, para pemerintah Sunni yang sama di atas sedang memerangi Negara Islam Khalifah yang didirikan oleh Abu Bakr al-Baghdadi, pria Irak lulusan Universitas Islam Baghdad. Nama NIK sebelumnya adalah NII (Negara Islam Irak) yang kemudian menjadi NIIS (S untuk Syria) sebelum kembali berganti nama menjadi NIK. Lihat sejarah NIK

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Film Dokumentasi ”Anak Wanita India” memicu kemarahan pemerintah India


Film dokumentasi India's Daughter Anak Perempuan IndiaFilm ”India’s Daughter” (Anak Perempuan India) yang didasari atas kejadian gang pemerkosaan dan pembunuhan di New Delhi 2012 pada Jyoti, 23 tahun mahasiswi ilmu kedokteran.
Gang pemerkosaan ini terjadi tepatnya tanggal 16 Desember 2012, Jyoti, yang baru saja menyelesaikan ujian akhirnya ingin menutup hari-hari penat studinya dengan menonton film Life of Pi bersama dengan rekan prianya. Pulang nonton, mereka menyewa sebuah bus pribadi untuk pulang ke rumah. Di dalam bus tersebut Jyoti Singh Pandey diperkosa oleh empat pria secara bergilir, teman prianya yang coba menolong juga luka-luka fisik. Setelah mereka selesai memperkosa dan memukuli Jyoti, kedua orang ini dibuang keluar bus, sementara bus tetap berjalan. Jyoti mendapat perawatan, namun luka-luka-nya yang parah membuat ia tewas 13 hari kemudian. Keempat pemuda tersebut di penjara.
Leslee Udwin pembela hak wanita direktor film India's DaughterPeristiwa ini memicu kemarahan kaum wanita tidak hanya di India, tetapi juga di banyak negara Barat. Itulah sebabnya Leslee Udwin seorang aktris sekaligus produser film mendokumentasikan kejadian ini ke dalam layar putih dan rencana akan memutarnya pada Hari Wanita Internasional hari Minggu 8 Maret ini di India, Britania dan Denmark, Swedia, Norwegia, Swiss dan Kanada.
Reaksi pemerintah India. Pengadilan New Delhi telah memutuskan untuk melarang pemutaran film Anak Wanita India (India’s Daughter) tersebut setelah pihak kepolisian berargument “film berisi pernyataan-pernyataan yang menentang kaum wanita, dan dapat menyebabkan jeritan masyarakat.”
Juga Pemimpin utama dari Penjara Tihar, dimana wawancara tv dibuat, telah membuat pernyataan bahwa badan-badan resmi telah mengeluarkan sebuah ”peringatan resmi” ke BBC meminta film tersebut tidak diputar, bahkan di Britania. Tidak hanya itu, pemerintah India juga telah meminta YouTube untuk menghapus/ memblok film itu di media. Polisi kota New Delhi juga melarang pemutaran film itu. Namun tanggal 4 Maret BBC telah memutarnya di Inggris, dan mendapat reaksi positif.

 
Contoh pernyataan Mukesh Singh di sel penjaranya kepada wartawan BBC:
“Para wanita adalah lebih bertanggung jawab untuk (kasus-kasus) pemerkosaan dari pada para pria” Mukesh Singh pelaku pemerkosa diwawancarai BBC
“Sementara ada diperkosa, ia seharusnyalah tidak melawan. Ia seharusnya ada tidak berisik dan mengijinkan perkosaan tersebut
“Jyoti seharusnya tidak ada di luar rumah setelah 9 malam, haruslah ada di rumah melakukan pekerjaan rumah.”
Dua tahun dipenjara, “Mukesh nampak tidak sedetikpun menyatakan penyesalannya, malah menyalahi korbannya,” Leslee Udwin berkata.
Mukesh ternyata memiliki pendukung lainnya. AP Singh, seorang pembela hukum Mukesh membela perbuatan klainnya, ”Jika anak perempuan saya atau saudari kandung saya melakukan hal-hal sebelum-nikah (apakah ahli hukum ini mengkatagorikan nonton film bersama pacar indentik dengan perbuatan perzinahan?) … saya secara pasti akan membawa saudari atau anak perempuan sejenis ini ke rumah peternakaanku, dan di depan seluruh keluargaku, saya akanlah menaruh minyak dan membakar dia.”

Para wanita India demo menentang gang-pemerkosaan dan pembunuhan Desember 2012Rajdeep Sardesai, seorang editor konsultan media India, menyatakan bahwa pola pikir Mukesh sangat sakit. Dan dengan nada emosi, di TV shownya, ia sungguh tidak mengerti mengapa pihak penguasa India mencoba membela atau menyembunyikan perbuatan dan pernyataan yang memalukan tersebut, ”Mengapa kita tidak mengijinkan pembongkaran kejahatan brutal tersebut, pola pikir gila dari pemuda tersebut, mengapa kita ingin menyembunyikan hal itu dari publik?”
Ayah dan ibu dari korban gang pemerkosaan ini meminta setiap orang menonton film dokumentasi tersebut, meresponi komentar Mukesh pada BBC, ayah korban ini berkata, ”Setiap orang haruslah menonton film itu. Jika seorang pria dapat berbicara seperti itu di penjara, bayangkan apa yang ia akan katakan jika ia bebas berjalan.” Isterinya menambahi, ”Saya tidak perduli apa yang pemerintah lakukan, melarang atau tidak melarang film itu, satu hal yang saya tahu adalah tidak seorangpun takut, itu tidak hanya Mukesh yang berpikir seperti itu.”

 
Komentar: Nampak bahwa semakin mendekati Akhir Jaman, pola pikir manusia bukan semakin berkembang kepada kemajuan moral tetapi semakin merosot secara drastis. ”Orang jahat akan bertambah jahat,” (2 Tim 3:13) mereka bukan hanya tidak malu untuk berbuat tindak kriminalitas dan imoralitas, lebih lagi tidak takut dan tidak malu-malu, jika mungkin mereka akan berparade di jalan-jalan.
Pro-kontra dari pemutaran film ini telah menguak ke permukaan kasus-kasus pelecehan hak-hak asasi wanita yang sebelumnya terpendam di India, dan juga di Pakistan dan Bangladesh. Di Timur Tengah, para Islam militan NIK dan Boko Haram bahkan lebih buruk lagi di dalam memperlakukan para wanita, PBB melaporkan bahwa wanita-wanita bukan Islam Sunni telah menjadi objek kepuasan sex para militan tersebut dan memperdagangkan mereka sebagai budak-budak sex, menaruh harga jual pada wanita tersebut persis layaknya menjual binatang dagangan.
YAHWEH Semesta Alam, sejak Hawa diciptakan, wanita pertama di dunia, Dia telah menempatkan wanita sederajat dengan pria, menggolongkan wanita sebagai ”Penolong yang sepadan,” artinya: “kesempurnaan seorang pria tergantung dari bagaimana ia memperlakukan wanita.” Islam menyingkirkan intelektual wanita dari kehidupan pria, akibatnya adalah perang dan konflik yang tidak berkesudahan, Hindu merendahkan indentitas wanita dalam kehidupan pria, akibatnya adalah kemiskinan yang berkepanjangan. Kristianiti melibatkan wanita dalam segala aspek kehidupan pria, akibatnya seperti kita lihat pada negara-negara Skandinavia dan ”Protestant Barat” lainnya. Hargailah wanita! Dan  saya megucapkan “Selamat Hari Wanita bagi setiap wanita where ever you are!”

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Vatikan: Paus Francis I mendorong para Uskupnya untuk lebih liberal


Rasul Petrus: “Sebab jikalau Elohim tidak menyayangkan malaikat-malaikat yang berbuat dosa… dan jikalau Elohim tidak menyayangkan dunia purba, tetapi hanya menyelamatkan Nuh, pemberita kebenaran itu, dengan tujuh orang lain, ketika Ia mendatangkan air bah atas dunia orang-orang yang fasik; dan jikalau Elohim membinasakan kota Sodom dan Gomora dengan api, dan dengan demikian memusnahkannya dan menjadikannya suatu peringatan untuk mereka yang hidup fasik di masa-masa kemudian,” (2 Rasul Peter 2:4-6)

Paus Francis I, ratusan pemimpin Gereja Katolik pada Synode 2014Pada Rapat Synode yang dihadiri oleh para puncak pimpinan Gereja Roma Katolik (GRK) sedunia nampak bahwa praktek homosex dan perceraian tidak lagi dilihat sebagai suatu dosa, tetapi sesuatu yang perlu diterima di dalam kehidupan Gereja Katolik. Pergeseran kebijakan yang semakin liberal ini ditentang oleh pemimpin Katolik yang konservativ, laporan menulis.
Rapat Sinode Luar biasa Para Uskup tentang Keluarga 2014 di pimpin langsung oleh Paus Francis I, mendiskusikan tentang posisi GRK tentang hal-hal yang berhubungan dengan keluarga, seperti pernikahan, perceraian, praktek homosex, alat-alat kontrasepsi dan hubungan sex sebelum menikah (premarital sex). Rapat ini berlangsung di Vatikan dari tanggal 5-19 Oktober 2014. Dihadiri oleh hampir 200 pemimpin Katolik (para Kardinal, Uskup Agung dan Uskup) dari berbagai negara di dunia. Hasil rapat ini akan akan menjadi proposal kerja pada pertemuan mendatang Oktober 2015.
Seminggu setelah berdiskusi, Senin, 13 Oktober, Paus Francis I memberikan pernyataan posisi GRK dalam masalah praktek homosex di dalam jemaat Katolik.
Pada laporan pertengahan rapat ini, Paus Francis dan para Uskup meyimpulkan bahwa Gereja Katolik haruslah menyambut positif perceraian-perceraian, bahkan para Katolik yang kumpul kerbau (cohabitant), dan mereka yang hidup homosex (gays and lesbians).
Para Uskup Katolik yang sejalan dengan pemikiran Paus Francis menyatakan bahwa para pria homosex dan wanita homosex memliki ’karunia-karunia dan talenta-talenta’ untuk diberikan kepada masyarakat Katolik.
Paus Francis pada hari Jumat (10/10) telah menambahkan enam pemimpin sinode dari empat benua untuk merampungkan laporan rapat tersebut. Tidak satupun dari yang dipilih oleh Paus berasal dari Afrika, darimana mayoritas suara konservativ atau ’oposisi’ kebijakan Vatikan berasal, yang dilabelkan oleh lawanya yang liberal sebagai para uskup ’konservativ’ dan ’tradisional.’
Bacaan berkait:

Sebelum laporan pertengahan rapat ini diumumkan, Paus Francis berkotbah pada Missa Minggu pagi untuk menguatkan kebijakan baru Gereja Roma Katolik tersebut, ia berkata [diluar kontek dan di luar ajaran Alkitab]: Paus Francis memimpin rapat para uskup tentang keluarga di Vatikan

”Yeshua melakukan hal-hal yang janggal, seperti berjalan dengan orang-orang berdosa, makan dengan para pemungut pajak – hal-hal yang para ahli Kitab Torah [Farisi dan Saduki] ”tidak suka; doktrin sedang dalam bahaya, doktrin Torah yang mereka dan para ahli agama telah buat lebih dari berabad-abad,” Paus berkata, menurut Radio Vatikan.
Paus menambahkan, ”Para ahli Kitab adalah para pelindung Torah yang keluar dari kasih. Mereka lupa semua hal-hal yang Elohim telah berbuat di dalam sejarah.”
Mereka tidak mampu melihat apa yang Yeshua saat itu sedang perbuat sebuah tanda menunjukkan… ”waktunya telah tiba” Paus mengutip Lukas 11:29-32 ”Yeshua berkata, ”Generasi ini adalah sebuah generasi yang jahat,” sebab mencari jenis tanda yang salah,” Paus Francis berkata.
[Alkitab mencatat dan mengajar: Yeshua berada bersama dengan orang-orang berdosa untuk mempertobatkan mereka agar selamat dari hukuman dosa – dan Ia memerintahkan mereka semua ”jangan berbuat dosa lagi!” Perintah Torah berasal dari YAHWEH, bersumber dari 10 Perintah YAHWEH yang ditulis oleh jari-Nya sendiri. Sepanjang sejarah Alkitab, Elohim tetap sama, dahulu, sekarang dan selamanya bahwa Dia membenci DOSA, sebab Dosa adalah penbunuh manusia yang adalah ciptaan-Nya yang special: sesuai gambar dan rupa Elohim dan tercipta dengan jari-jari-Nya sendiri.
Elohim sepanjang sejarah telah menghukum manusia yang tidak bisa diperingati-Nya lagi: melalui air bah, hujan belerang atas kota-kota yang mempraktekkan homosexual. Elohim menentang para ahli agama yang legalistik dan tanpa kasih, bagaimanpun kasih dan kesabaran Elohim bukan diartikan untuk umat-Nya bisa bermain-main di lumpur dosa.
Paus Francis menemplak para uskup dan kardinal yang ’konservativ’ sebagai generasi yang jahat menyamakan mereka sebagai orang Farisi dan ahli Torah yang sesat (parallel dari cerita di Lukas ini detilnya ada pada Matius 12:38-40. Jika kita anggap Paus Francis tidak memutar balik ayat Alkitab maka itu berarti pemimpin utama Katolik ini menganjurkan para pemimpin Katolik tersebut untuk menjerumuskan semua pekerja dan jemaat Katolik untuk terlibat dan musnah di dalam ”dosa-generasi yang jahat” tersebut: praktek homosex, perceraian, kumpul kerbau, pertukaran jenis kelamin sebagaimana kontek rapat uskup tersebut. Firman-Nya berkata, bahwa Dia memilih ketaatan kita dan takut akan Dia lebih dari pada pemberian hadiah atau korban kita].

Bacaan berkait:

Hasil pertengahn rapatkarikatur Paus Francis tentang pendeta homo di Gereja Katolik uskup Katolik ini merupakan hasil nyata dari pernyataan Paus Francis I pada bulan Juli 2012 di Brasilia. Ia berkata, ”Jika seseorang adalah gay (pria homosex) dan ia mencari Tuhan dan memiliki kehendak yang baik, siapakah saya untuk menghakimi?” menjawab pertanyaan wartawan tentang para bawahannya yang mempraktekkan gaya hidup homosexual. Praktek ini telah menyebabkan banyak pemimpin Katolik telah terjangkit penyakit HIV dan meninggal karena AIDS.
Pernyataa resmi dari pertemuan para Uskup Roma Katolik ini disambut hangat oleh para kelompok liberal Katolik dan bukan-Katolik yang telah mengadopsi gaya hidup Akhir Jaman:
”Untuk para Katolik LGBT di AS dan seluruh dunia, dokumen baru ini adalah terang dalam kegelapan,” kata pemimpin organisasi hak-hak LGBT terbesar di AS. LGBT singkatan dari lesbian, gay, bisexual, and transgender. [tentang ”Terang” lihat: Yoh 12:46-50; 8:12; 1:1-14; 3:18-21]
”Ini suatu perubahan yang menakjubkan dalam cara Gereja Katolik berbicara tentang orang-orang homo. Sinode berkata orang-orang homo punya ’karunia dan talenta untuk ditawarkan ke komunitas Katolik’ adalah sesuatu yang bahkan beberapa tahun lalu akanlah tidak pernah dapat dipikirkan,” Pendeta James Martin, seorang penulis dari organisasi Jesuit berkata. Jesuit adalah organisasi Katolik dari mana Paus Francis I juga berasal.
“Gerakkan menuju penerimaan dan penilaian karunia-karunia orang-orang gay dan lesbian adalah suatu langkah kedepan yang besar,” Francis DeBernardo, pemimpin Gay Katolik di New Ways Ministry berkata.
Bacaan berkait:

Bagi para peserta rapat yang masih berpegang pada nilai-nilai Alkitab, yang dilabelkan sebagai ’konservatif’ dan ’tradisional’ tersebut, laporan di atas adalah seperti suatu sabotase, ”Itu bukanlah kesimpulan yang kami telah bicarakan!,” mereka mengerutu. Komentar mereka:
“Laporan yang tidak dapat diterima dan menyimpang dari ajaran Gereja,” Kardinal Polandia Stanislaw Gadecki berkata.
“Membingungkan, kekacauan kontradiksi di Roma,” Michael Voris komentator konservatif Katolik berkata
“Dokumen sesat, homosesat,” Rorate Caeli Katolik konservatif menulis
• Seorang Kardinal Afrika Selatan tentang ”pasangan-pasangan tidak menikah yang kumpul kerbau “haruslah diterima dengan bahasa positif” adalah sebagai suatu yang ”tidak dapat ditebus.” Ia juga memprotes laporan diskusi resmi tersebut sebagai telah dibajak oleh pemimpin rapat, ”Itu bukanlah sama-sekali apa yang telah kami katakan!”
”Semua informasi sehubungan dengan sinode tersebut adalah dikontrol oleh Seketaris Umum Sinode, yang secara jelas telah setuju dengan posisi yang dinyatakan tersebut sejak dari mulanya,” Kardinal Burke.
Kesimpulan Rapat Uskup:

  • Saptu 18 Oktober rapat ditutup dengan kesimpulan: Suara terbanyak berada pada pihak pro-Paus Francis: merangkul dan menerima gaya hidup liberal ke dalam Gereja Roma Katolik.
  • Namun kebijakan ini belum bisa dijalankan sebab jumlah suara tidak mencapai 2/3 dari yang diminta. Berita menyatakan bahwa pihak ’oposisi’ datang dari kelompok the College of Cardinals.
  • Masalah homosex, kawin cerai dan kumpul kerbau telah membuat jurang pemisah yang lebih lebar di antara pemimpin Gereja Roma Katolik. Para ‘konservativ’ dan ‘tradisi’ pemimpin Katolik harus memilih tunduk kepada Paus, sebagai pemimpin utama gereja mereka dan tetap dalam jabatan atau keluar dan kehilangan jabatan.

Paus Francis pada ibadah misPaus Francis I memutar balik ajaran Yesus dan isi Alkitab tentang homosexsa menyatakan kekecewaan hasil akhir rapat tersebut dengan berkata, ”Gereja (Roma Katolik) harus meresponi dengan berani tantangan-tantangan baru di muka.” Itu dikatakannya di depan para peserta rapat uskup tersebut. “Elohim tidak takut akan hal-hal yang baru. Inilah sebabnya Dia mengejutkan kita selalu (all the time), buka hati kita dan tuntun kita ke dalam jalan-jalan yang tidak diduga,” Paus Francis berkata.
[Paus memakai Naman Elohim untuk membela gerakkan liberalnya, ”Elohim tidak takut akan hal-hal yang baru;” praktek homosex bukanlah hal baru, itu telah ada dan telah ditentang sejak jaman Abraham pada peristiwa Sodom dan Gomorah, Yeshua, 2000 tahun yang lalu, menolak perceraian dengan mengutip perintah YAHWEH yang diterima oleh nabi Musa dan Ia menyimpulkan itu sebagai “Apa yang telah dipersatukan Elohim, tidak boleh diceraikan manusia.” Baca: Markus 10:1-12. Elohim memang Elohim yang penuh surprise, TETAPI Ia adalah Elohim yang TIDAK PERNAH merubah FIRMAN-NYA]
Seorang ex-Roma Katolik AS mengkomentari suara para pemimpin Katolik yang liberal tersebut sebagai: ”Yang benar adalah, mereka tidak punya pilihan, tetapi mengijinkan homosexualiti berkembang di dalam gereja Roma, sebab 98% keimamatan Roma Katolik adalah terbukti homosex. Sebagaimana saya telah nyatakan pada Febuari 2004, the Homosexual Agenda of Rome haruslah menggambil tempat dimana mereka menggerakkan masyarakat secara efektif untuk menerima gaya kehidupan para pastor homosex Roma Katolik sebagai ada normal secara utuh. … Nubuatan berkata itu akanlah ada seperti Sodom dan Gomorrah ketika Yeshua datang kembali, dan nabi Daniel telah memprediksi penguasa (the beast) di Roma akanlah memfasilitasi serta mempercepat penggenapannya dan begitulah jadinya. Nicolous, http://www.remnantofgod.org/ (at “Bishop say gays have gifts to offer church.” 10/13/2014)

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Para pemimpin Dunia menyusun stategi di Paris untuk memerangi Negara Islam Kalifah (NIK)


“Dan kamu akan segera mendengar peperangan dan berita-berita perang. Perhatikanlah, janganlah ketakutan, karena seharusnyalah semua itu terjadi , tetapi hal itu belumlah kesudahannya …. Dan semua ini merupakan awal penderitaan … Dan siapa yang (imannya) bertahan sampai kesudahannya, dia akan diselamatkan.” – Yeshua  Ha Mashiah (Matius 24:6-13

Pertemuan Paris memerangi Negara Islam KhalifahPara tokoh senior dari kualisi pimpinan AS dibentuk untuk memerangi para militan Negara Islam mengadakan rapat di Paris Senin ini untuk berdiskusi bagaimana mengalahkan kelompok ekstrimist tersebut yang merebut sejumlah wilayah besar Irak dan Syria sejak peluncuran serangan Juni lalu, France.24.com melaporkan.
Pertemuaan ini dihadiri oleh 30 negara, termasuk president Irak dan Menteri Luar Negeri Russia. Pertemuan ini terjadi hanya beberapa hari setelah militan Negara Islam Khalifah memvideokan dengan sengaja eksekusi David Haines, 44 tahun, seorang pekerja sosial warga Inggris yang bekerja Syria; sebelumnya NIK telah melakukan hal yang sama kepada dua wartawan Amerika Serikat.
PM Inggris, David Cameron, pada pernyataannya hari Minggu sehubungan dengan video eksekusi Haines , telah bersumpah untuk melakukan apapun yang diperlukan untuk menolong mengalahkan para militan Negara Islam tersebut. PM Inggris ini berkata bahwa “para militan Negara Islam ini bukanlah para Muslim, tetapi para monster.” Sementara MenLu Jerman menyebut eksekusi Haines itu sebagai ”suatu tindakan menjijikkan dari kekerasan barbar yang melampau batas-batas peradaban manusia.” Dan PM Jerman Angela Markel menggomentari itu sebagai, “Tindakan yang tidak dapat dibenarkan, para terrorist harus dihukum.”

Setiap kekerasan yang dilakukan orang Muslim atas nama Allah dan nabi  Muhammad di dalam Inggris maupun di luar, David Cameron selalu menolak mengkaitkan hal tersebut dengan agama Islam, – sehingga suatu kali seorang pemimpin Islam fanatik mengkoreksi PM tersebut, dengan mengatakan “Benar, kami melakukannya demi membela Islam.” Kebijakan PM ini disebut ”political correctness” – dengan tujuan menghindari konflik dan membuat marah ‘para Islam Moderat’ di Inggris. Lihat laporan CBN News bulan Agustus ini “Bagaimana Britania telah menjadi exporter global terrorisme.”

Beberapa negara Arab telah turut menawarkan untuk terlibat di dalam serangan udara melawan NIK di Irak. AS, sejak awal agustus, telah melakukan 160 serangan udara atas militan NIK di Irak. Pertemuan Paris bersama para delegasi Negara-negara Arab
Sejauh ini negara-negara Barat, seperti AS, Perancis, Jerman telah mencuplai perlengkapan senjata langsung ke pemimpin Kurdi di Kurdistan, tidak melalui negara Irak. Australia dan Perancis membantu AS dalam pertempuran. Kepemimpinan politik bangsa Kurdi semakin kuat dan diakui oleh pemimpin Barat, ini yang telah lama dikuatirkan oleh pemerintah Turki yang telah mengambil sekitar 40% tanah Kurdistan. Kekuatiran lain dari Turki adalah jika Kurdi menjadi negara merdeka maka Turki tidak bisa lagi mendapat harga impor minyak murah seperti yang ia dapat dari NIK. Mosul dan Kirkuk adalah dua kota minyaknya Kurdistan.

Buku-buku terbaru tentang Islam:

Komentar: Segitiga Emas Hitam di Timur TengahPerang Barat dan Timur Tengah melawan Negara Islam Khalifah ini lebih komplek dari perang-perang sebelumnya: Perang Teluk (Bush Senior) dan Perang Afganistan (B. Obama) dan juga Perang Syria, telah berlangsung 3,5 tahun (B. Obama+Perancis+Inggris). Perang ini bukan sekedar membela rasa “nasionalitas” (tiga pria Barat yang dieksekusi), dan kebutuhan sumber minyak bumi (1. Iran dan raja-raja Arab berebut “black gold triangle“; 2. Ketergantungan negara-negara Barat akan minyak), tetapi juga masalah penentuan peta politik internasional (1. Shia atau Sunni yang akan mewakili Islam di penduduk Dunia? – ini sebabnya mengapa Perancis dan AS tidak mau memerangi NIK di Syria, takut akan menguatkan posisi Al-Assad (Muslim Shia Alawit) dan tidak mengundang Iran pada Paris Summit. 2. Negara Barat apa yang akan menjadi pengendali dunia; AS, Perancis, Jerman atau Britania Raya, atau Rusia? Pada perang ini setiap negara ingin bertindak sebagai “meshiah atau juruselamat dunia.” Tidak diragukan bahwa Negara Islam Republik Iran sangat bergembira dengan bangkitnya para pemimpin Barat dan Arab memerangi Negara Islam Khalifah versi Sunni tersebut, sebab Iran, Islam Shia, memiliki versi NIKnya sendiri.

Alkitab menubuatkan secara jelas bahwa juruselamat dunia yang bersifat politik bercampur agama haruslah datang terlebih dahulu sebelum Yeshua ha Mashiah, yakni Juruselamat dan Raja Damai dan Tuhan Yang Adil yang sesungguhnya, datang untuk kedua kalinya.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog