Setan kalah bahkan terlebih lagi di saat-saat kemenangannya!


Mereka ini akan berperang dengan Anak Domba (Adonai Yeshua Ha Mashiah) dan Anak Domba akan mengalahkan mereka, sebab Dia adalah Tuhan para tuan dan Raja para raja, dan mereka yang bersama-Nya adalah yang terpanggil dan yang terpilih dan yang setia. (Wahyu 17:14)

“It is such fun to see, such fun to see Satan lose
It is such fun to see Such fun to see Satan lose
Jesus is the Winner man. The Winner man. The Winner man
Jesus is the Winner man. The Winner man all the time
….” Sebuah lagu proklamasi dari Ron Konely berjudul Jesus is The Winner Man; YouTube video mengalun dengan nada ceria

Baca lebih lanjut

Bajing vs Ular


Tapi kamu, saudara-saudara, kamu tidak hidup di dalam kegelapan, sehingga hari itu tiba-tiba mendatangi kamu seperti pencuri, karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan. Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar. (1Tsk 5:4-6)

Gambar pertarungan antara bajing dan ular ini diambil dari kisah nyata yang direkam dalam sebuah camcorder yang terjadi di pantai suatu negara bagian Amerika Serikat.

Pertarungan kedua binatang ini dapat menggambarkan pertarungan rohani setiap pengikut Yahshua di dalam kehidupan sehari-hari. Kita akan pelajari di sini hubungan karakter alamiah bajing dengan karakter alamiah umat YAHWEH.

Alkitab menerangkan kepada kita karakter Iblis atau Setan yang dipanggil dengan nama ular naga/ ular tua (dalam bahasa Inggrisnya ”dragon.” Cerita tentang Ular tua ini ada sejak hadirnya manusia pertama di Taman Eden pada kitab Kejadian sampai akhir hadirnya manusia di Bumi ini seperti yang dinubuatkan di dalam kitab Wahyu. Setan yang digambarkan sebagai ular adalah musuh utama bagi setiap manusia yang rindu hidup dalam kebenaran dan kekudusan YAHWEH.

Yang menjadi bahasan utama di sini adalah binatang bajing dan bukan ular. Ada sedikit informasi yang membahas karekter binatang bajing yang kecil dan nampak lemah ini, sebaliknya binatang ular telah terkenal dan dipakai sebagai lambang kebesaran kerajaan, seperti kerajaan Babel kuno, Mesir Kuno, Yunani, negara China, Vatikan. Ular naga / dragon merupakan simbol kekuasaan, kekuatan dan khususnya untuk Republik China itu juga sebagai lambang keberuntungan.

Bajing adalah binatang yang kecil dan lembut, namun ajaibnya ialah ia berani bertarung menghadapi seekor ular. Beberapa ilmuwan Amerika Serikat telah menemukan sesuatu karekter yang unik dari binatang bajing ini. Didapatkan bahwa ketika bajing diperhadapkan dengan seekor ular, bajing ini akan memanaskan buntutnya dan menggoyang-goyangkannya. Ular ini yang dapat merasakan panas dari buntut bajing tersebut biasanya akan berlalu dari mangsanya tanpa menyerang. Uniknya lagi bahwa bajing kebal terhadap bisa ular beracun.

Saran saya kepada Anda ialah sangatlah bagus jika Anda menonton rekaman video pertarungan ini sebelum meneruskan membaca artikel ini. Anda akan terpesona dengan binatang  bajing ini dan … akan lebih mudah mengerti isi tulisan ini.

Bajing mengillustrasikan kewaspadaan kepada bahaya di dalam kehidupan di sekitarnya. Kewaspadaan dan kemampuannya mengeluarkan suara peringatan (bisa terdengar sejauh 450 meter) menjadikan ia sebagai ”penjaga hutan-hutan”. Keahliannya ini bukan saja berguna untuk melindungi teman-temannya dari bahaya sedang mengancam, tetapi juga binatang-binatang besar lainnya seperti elk, rusa, moose.

Binatang kecil ini adalah petarung yang tangguh, bajing menjaga wilayah kekuasaannya dan anak-anak-nya dengan sikap pantang mundur, ia tidak akan membiarkan lawannya menang tanpa membayar harga yang tinggi, tidak jarang ditemukan bangkai bajing yang luka parah tergeletak bersama-sama dengan bangkai ular yang penuh dengan gigitan.

Buntunya, seperti tertulis di atas, berfungsi sebagai alat bela diri dan juga sebagai keseimbangan badannya dan penambah kekuatan meloncat, ini yang membuat ia pandai memanjat dan melompat dari satu ranting-keranting lainnya. Tanpa buntut, ia menjadi binatang yang lumpuh. Reflek bajing sangat cepat dan gigi-giginya cukup tajam untuk menghancurkan buah dan biji yang keras.

Pepatah berkata, ”sepintar-pintarnya bajing meloncat, sekali waktu akan jatuh juga,” namun ajaibnya sekalipun ia jatuh dari pohon itu tidak akan membuat dia luka, dengan sekejap ia akan naik pohon itu kembali, bagaimana mungkin? Bajing ketika ia jatuh secara reflek akan memutar badannya sampai pada posisi horisontalnya dan dengan cepat membentangkan ke empat kakinya lebar-lebar dan menghorisontalkan juga buntutnya, ia akan berusaha sebanyak mungkin membuat dirinya seperti parasut.

Bajing sering kali berdiri dengan kedua kakinya untuk memampukan dia melihat jarak yang lebih jauh, ketika ia melihat musuhnya dikejauhan, ia akan mengangguk-anggukan kepalanya dengan tujuan mengukur secara tepat jarak objek tersebut.

Ular, lynx (sejenis kucing gunung), hawk (sejenis burung elang) adalah sebagian dari musuh-musuhnya, namun kemungkinan besar musuh utamanya yang terbesar adalah KETAKUTAN. Ketika ia terkejut, ini bisa membuat dia seperti binatang lumpuh dan mudah menjadi mangsa musuhnya. TETAPI ketika ia siap bertarung, ia mampu mematikan seekor ular yang lebih besar dari dirinya sendiri. Seorang yang tinggal di kepulauan Hawaii bercerita kepada saya mengapa di Hawaii tidak ada ular, ia berkata bahwa sebelumnnya kepulauan tersebut banyak terdapat ular. Sejak didatangkan bajing-bajing kepulau tersebut, ular-ular tidak lagi berkeliaran di kepulauan tersebut.

Alkitab sering kali mengkaitkan karakter-karakter manusia dengan karakter binatang tertentu, ini hanyalah satu dari sekian banyak cara Elohim berbicara kepada manusia, supaya manusia bisa mengerti pemikiran Pencipta mereka. Umat-Nya digambarkan sebagai domba-domba, sedangkan orang yang tidak suka perintah dan firman-Nya sebagai kambing-kambing (Mat 25:31-41). Penjaga umat-Nya yang malas disebutnya sebagai anjing bisu (Yes 56:19-12). Dan umat-Nya yang mengandalkan dan senang mencari hadirat-Nya disamakan seperti burung rajawali (Yes 40:28-31). Raja Salomo berkata “pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak” (Ams 6:6-11; 30:25). Pelajaran apa yang kita bisa pelajari dari karekter binatang bajing?

Anda pernah membaca atau mendengar cerita tentang dua belas pengintai yang ditugaskan nabi Musa untuk mengintai tanah Kanaan? Itu terdapat pada kitab Bilangan 13 dan 14. Singkat ceritanya sebagai berikut: YAHWEH, di padang gurun Paran, memerintahkan nabi Musa memilih 12 kepala suku Israel untuk tugas pengintaian tanah Kanaan.  Setelah 40 hari kembalilah mereka membawa laporan termasuk buah-buah dari tanah tersebut kepada Musa. 12 orang ini melihat tempat-tempat dan bangsa-bangsa yang sama dan pada waktu yang sama, tetapi terdapat dua laporan yang sangat berbeda. 10 orang berkata, bahwa benar tanahnya subur namun menambahkan, ”Hanya, bangsa yang diam di negeri itu kuat-kuat dan kota-kotanya berkubu dan sangat besar, juga keturunan Enak telah kami lihat di sana. Juga kami lihat di sana orang-orang raksasa, orang Enak yang berasal dari orang-orang raksasa, dan kami lihat diri kami seperti belalang, dan demikian juga mereka terhadap kami.” (Bil 13:28, 33).

Sisanya, yang dua orang, hanya mengatakan bahwa bangsa Israel pasti bisa mengalahkan dan menduduki tanah tersebut. Rasa takut yang sangat besar dari suara mayoritas ini (10 saksi), menganggap diri mereka belalang, dan parahnya lagi bisa memiliki kesimpulan bahwa musuh mereka telah berpikir bahwa mereka adalah seperti belalang. Berita yang sangat negatif ini mengakibatkan kepanikan dan ketakutan yang sangat luar biasa di antara orang-orang Israel. Musa mencatat bahwa umat Israel menangis dengan sedih disertai rasa takut yang dalam malam itu juga, mereka berkata lebih baik kembali ke Mesir (jadi budak) atau mati di padang gurun Paran. Mereka sudah bersepakat untuk mencari pemimpin baru untuk pulang ke Mesir. Ketika dua pengintai (Yoshua  dan Kaleb) dari 12 ini kembali mengingatkan bangsanya untuk tidak perlu takut sebab YAHWEH akan menyertai mereka, kedua orang ini terancam mati melalui lemparan baru, namun tiba-tiba kemulian YAHWEH nampak di perkemahan mereka. Kedua orang beriman ini diselamatkan. Elohim saat itu membuat keputusan, yaitu 10 pemimpin dan semua rakyat yang turut bersungut-sungut tidak akan memasuki tanah Perjanjian, mereka akan mati di padang belantara, hanya Kaleb, Yoshua dan anak-anak kecil dari bangsa Israel yang akan memasuki tanah Kanaan itu.

Beberapa hal kita bisa belajar dari peristiwa alam dan sejarah Alkitab di atas:

  • Ketakutan yang besar bukan saja melumpuhkan iman Anda tapi itu bisa menjalar seperti kangker kepada saudara-saudari seiman di sekitar Anda. Ketika iman Anda lumpuh, Anda menghalangi kuasa YAHWEH bekerja di dalam Anda dan teman kerja Anda. Ketakutan adalah musuh orang beriman yang sangat berbahaya, ketakutan adalah jebakkan! Ahli jiwa berkata 80% dari ketakutan manusia hanyalah angan-angan belaka. Lumpuhnya iman berarti lumpuhnya kelayakan kita dihadapan-Nya (Ibr 11:6)
  • Suara mayoritas adalah sering kali salah; seperti menguduskan hari Minggu, dan bukan hari Saptu; merayakan hari kelahiran Yahshua pada tanggal 25 Desember. [K]arena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; (Mat 7:13)
  • Orang beriman harus berpegang kepada janji-janji YAHWEH. Sekalipun musuh atau rintangan kita itu jauh lebih besar dari kita, sikap pantang mundur binatang bajing haruslah dipertahankan. Jika kita di dalam ha Mashiah, sesungguhnya kemenangan ada di pihak kita. Milikilah roh Kaleb, sekalipun ia sudah berumur 80 tahun ia tetap ingin mendapatkan pengunungan Hebron yang dijanjikan nabi Musa kepadanya Anda tahu suku apa yang tinggal di Hebron saat itu? Suku raksaksa Arba! Arba ialah orang yang paling besar di antara orang Enak. (Yos 14:9-15; 15:13-14). Dan Kaleb menang! (Hak 1:20; 1Taw 2:42). Karen  roh Kaleb inilah pemimpin Israel Yosua mencatat dalam kitabnya: ”…Dan amanlah negeri itu, berhenti berperang. ” (Yos 14:15)
  • Merenungkan dan melakukan firman YAHWEH terus menerus akan membuat kita tahu posisi kerohanian kita. Melepaskan kita dari ancaman dan jebakan musuh. (Yos 1:7-8; Maz 119:92-106)
  • Semoga kitapun dapat dikenal sebagai ”penjaga-penjaga sesama kita” di mana kita ditempatkan (Yeh 3:18; 33:8; Yes 62:6).
  • Musuh kita boleh saja membunuh tubuh kita, tapi kita harus pastikan kebenaran firman YAHWEH di dalam jiwa kita menghancurkan selubung mata rohani dan rantai-rantai Iblis yang mengikat musuh kita. Besar kemungkinan bahwa sikat Stefanus dan martyr-martyr Kristen mula-mula yang mempersiapkan Saulus menjadi rasul Paulus. (2Kor 11:23-33)

Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga ketika ia datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia akan mengikat pinggangnya dan mempersilakan mereka duduk makan, dan ia akan datang melayani mereka. (Luk 12:37)

Referensi:

  • Cautiousness … is recognizing that the majority is often wrong. Illustrated in the World of Nature. Institute In Basic Life Principles
  • Alkitab

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Kontradiksi-kontradiksi di Alkitab dan Alkuran


Pembicara pertama dalam suatu pertikaian nampaknya benar, lalu datanglah orang lain dan menyelidiki perkaranya. (Amsal Salomo 18:17)

PemikirAda banyak sekali tulisan-tulisan tentang ”Kontradiksi di Alkitab” dan ”Kontradiksi di Alkuran”, yang sering membuat para pembacanya semakin bingung dan terbawa ke dalam salah pengertian terhadapat kedua kitab di atas. Masalah ”Kontradiksi di Alkitab” dan Kontradiksi di Alkuran” ini sangatlah sensitif, sebab itu menyangkut kepercayaan milyaran orang yang mempercayai ajaran kedua kitab tersebut secara langsung. Terlebih penting dari masalah yang sangat sensitif tersebut ialah masalah kehidupan setelah kematian, jalan yang mana sesungguhnya harus diikuti agar kita sampai kepada tempat yang benar: Sorga, tempat indah yang mulia dan kekal bagi setiap orang yang dibenarkan oleh Pencipta alam semesta ini.

Untuk mengerti kedua ”kontradiksi” ini yang sesungguhnya diperlukan hal-hal berikut dari para pembacanya:

  • Waktu yang cukup panjang
  • Ketelitian dan kesabaran di dalam pembacaan setiap tuduhan atau pembelaan dari ”kontradiksi-kintradiksi” yang ada.
  • Sumber-sumber referensi lainnya diluar dari tulisan para penuduh dan pembela masing-masing pihak. Sumber referensi utama yang dibutuhkan tentunya Alkitab dan Alkuran itu sendiri, dan tambahan lainnya ialah buku-buku penafsiran dari kedu kitab yang bersangkutan.
  • Keterbukaan hati dan pikiran kita terhadap sesuatu yang mungkin baru dan berlawanan dengan apa yang telah kita diajar sebelumnya.
  • Doa pemohonan untuk meminta rahmat-Nya agar Ia memberikan pewahyuan dan pengertian kepada kita untuk mengerti Firman-Nya.

Kedua kitab, Alkitab dan Alkuran setuju di dalam beberapa hal, yaitu bahwa jalan kesorga itu sempit alias tidak mudah, dan masing-masing kitab mengklaim bahwa persyaratan seorang masuk sorga ialah orang tersebut harus mengikuti perintah yang tertulis di masing-masing kitab tersebut. Pada bagian yang terakhir ini sudah muncul suatu ”kontradiksi”, kedua kitab Alkitab dan Alkuran mempunyai pengajaran yang berbeda bagaimana mungkin masing-masing menawarkan jalan ke sorga? Atau adakah dua tempat sorga setelah hari penghakiman? Bukankah Pencipta alam semesta ini satu dan bukan dua pribadi?

Jadi untuk Anda yang benar-benar memikirkan masalah rohani ini ”kehidupan kekal setelah kematian” masalah ”kontradiksi” ini sangatlah penting untuk diteliti, untuk Anda yang sekedar ingin tahu isi Alkitab dan Alkuran yang sebenarnya tulisan-tulisan ”kontradiksi” ini juga sangat menarik dan berguna.

Saat ini saya hanya bisa menyediakan sumber bacaan berbahasa Inggris, bagi Anda yang mengetahui pembahasan yang sama berbahasa Indonesia silahkan menambahinya. Selamat membaca.

 Alkitab dan Alkuran online bisa di baca di sini:

Dan Elohim memberikan kepada Salomo hikmat dan pengertian yang amat besar, serta akal yang luas seperti dataran pasir di tepi laut, sehingga hikmat Salomo melebihi hikmat segala bani Timur dan melebihi segala hikmat orang Mesir. (1Raja-raja 4:29-30)

Tetapi jawab-Nya [Yahshua/Yesus/Isa] kepada mereka: “Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengar hikmat Salomo, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Salomo!” (Matius 12:39-42)

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Perayaan Natal dan saya sebagai pengikut Yahshua


Bukanlah hal yang rahasia lagi bahwa perayaan Natal / Christmas bukanlah bagian dari Kekristenan yang Alkitabiah, YAHWEH dan Putra-Nya yang tunggal sendiri pun tidak pernah memerintahkan umat-Nya untuk mengingat dan menguduskan hari kelahiran diri-Nya – menjelma menjadi manusia.

Budaya perayaan Natal ini sudah menjadi suatu tradisi diantara gereja-gereja Kristen di daerah kekuasaan Kerajaan Romawi lebih dari 1600 tahun lamanya. Tanggal 25 Desember untuk orang Romawi merupakan hari lahirnya Sol Invictus deiti indentik dengan deiti Mathras (dewa Matahari) penyembahan kepada deiti Matahari ini diperkenalkan oleh raja Aurelian dan menjadi agama utama negara ditahun 270 AD. Dan tradisi ini masuk ke gereja-gereja Timur (Asia Kecil dan sekitaranya). Dan di jaman dimana kita ada ini hampir semua denominasi gereja di seluruh dunia merayakan Natal. Kiri, peta Kerajaan Romawi 395 AD dan kanan peta Kerajaan Byzantium 1025 AD.extent-of-western-roman-empire-395-adkerajaan-byzantium1025

Sebagai orang-orang Kristen yang sudah lahir baru dan mengenal kebenaran Firman Elohim, apa dan bagaimana umat-Nya harus bersikap dan bertindak dengan perayaan Natal 25 Desember ini?

Mintalah Roh Kudus memberi hikmat dan marifatnya kepada kita bagaimana bersikap dan bertindak, Ia lah sumber hikmat yang tertinggi. Setiap pribadi dan setiap lingkungan memiliki kondisi yang berbeda. Dia pasti memberikan tuntunan yang terbaik untuk umat yang mencari nasehat-Nya.

Lingkungan di mana saya tinggal, perayaan Natal sudah menjadi tradisi yang kuat, dirayakan juga oleh orang-orang Kristen yang kegereja jika ada penyerahan anak, pernikahan dan kematian, bahkan orang non-Kristen pun merayakannya. Tentunya ada juga gereja-gereja yang merayakan Natal murni sebagai peringatan lahirnya Juruselamat dunia sebagaimana nabi-nabi YAHWEH telah menubuatkannya dan menjadikan itu sebagai wadah untuk pemberitaan Injil – Kabar Baik bagi manusia.

Beriktut ini adalah kebijaksanaan saya terhadap diri saya sendiri pada perayaan Natal.

  • Saya secara pribadi tidak merayakan Natal dan tidak membuat ibadah Natal di rumah kami, termasuk tidak memberi kado dan tidak menerima kodo. Istri saya masih memberikan kado (sederhana) untuk anak-anak kami, Susah pada mulanya, Sudah lebih dari 5 tahun tidak ada pohon Natal di rumah kami. Firman-Nya, keteguhan kita dan kasih kita kepada-Nya bisa merubah kebiasaan yang salah. (2 Taw 34:31)
  • O ya, tentu saya memberi selamat Natal kepada yang merayakannya (khususnya kepada orang lahir baru) sebagaimana saya lakukan juga terhadap teman-teman dari agama lainnya di hari raya mereka. Sudah lebih dari tujuh tahun saya tidak mengirim kartu Natal baik kepada sanak family saya, pasangan hidup saya pun sudah berhenti.
  • Ya, jika diundang untuk perayaan Natal saya bisa datang, jika itu dibuat oleh orang-orang lahir baru. Sekali lagi, untuk tetap menyalin persaudaraan dan menghargai kebiasaan (yang salah yang telah mendarah-daging) mereka.

Saya selalu membuka diri untuk dipimpin oleh Roh Kudus dan memberi diri saya dipakai oleh-Nya.

Pengikut Yahshua adalah orang-orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat (perintah-perintah YAHWEH) tapi hukum-hukum itu ada hidup di hati mereka, itulah perjanjian baru yang IA buat pada umat-Nya,

  • Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman YAHWEH: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Elohim mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku. (Yer 31:33)
  • Karena telah ternyata, bahwa kamu adalah surat Massiah/ Messias, yang ditulis oleh pelayanan kami, ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Elohim yang hidup, bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh daging, yaitu di dalam hati manusia. (2Kor 3:3 ). Baca juga Amsal 3:3; 7:1-3.

Pengertian saya sebagai orang Kristen tentang hidup di bumi ini ialah:

  • Pengikut Yahshua adalah seperti ikan yang ada di dalam air, ia pasti basah oleh air disekitarnya namun ia tidak terbawa oleh air itu – kecuali ia mati.
  • Pengikut Yahshua adalah pelita di kegelapan, selama ia hidup (di dalam Yahshua) kegelapan tidak akan menguasainya – kecuali ia mati.

Kekristenan sejati bukanlah menjauhkan diri dari dunia ini, seperti yang dilakukan para biksu Budha atau orang-orang Farisi. Kristen sejati tidak pernah menyendiri (exclusive). Jika umat-Nya memisahkan diri dari dunia ini,

  • bagaimana dunia ini dapat merasakan kasih dan kemurahan YAHWEH, bagaimana mereka bisa tahu kabar baik jika tidak ada orang yang datang mengabarkannya,
  • bagaimana kegelapan bisa jadi terang jika terang itu sendiri tidak mau datang,
  • bagaimana bisa makanan yang tawar/hambar bisa jadi lezat bila garam tidak mau menyentuh makanan tawar tersebut.

Pada suatu hari Natal ipar saya berkata kepada saya, “Jangan terlalu serius, Senter Klas kan hanya dongeng saja.” “Kamu benar sekali, itu dongeng, jawab saya, tapi kenapa kamu mengeluarkan uang begitu banyak untuk dongeng setiap tahun dan tidak percaya dengan sepenuh hati kepada Yashua yang adalah nyata dan benar?” Sungguh menyedihkan melihat orang yang telah tahu sesuatu itu dongeng tapi ia tetap mekakuannya dengan setia dan mengabaikan yang bukan dongeng.

Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama YAHWEH, akan diselamatkan.

Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya,

jika mereka tidak percaya kepada Dia?

Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia,

jika mereka tidak mendengar tentang Dia.

Bagaimana mereka mendengar tentang Dia,

jika tidak ada yang memberitakan-Nya?

Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya,

jika mereka tidak diutus?

Seperti ada tertulis:

“Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik!” (Rom 10:13-15)

Lalu aku mendengar suara YAHWEH berkata: “Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?” Maka sahutku: “Ini aku, utuslah aku!” (Yesaya 6:8)

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Iman Yang Penuh Kuasa


Jawab Yahweh: “Kalau sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, kamu dapat berkata kepada pohon ara ini: Terbantunlah engkau dan tertanamlah di dalam laut, dan ia akan taat kepadamu.” Lukas 17:6

Apakah iman? Bagaimana caranya memiliki iman yang penuh kuasa?

Sebelum kita membahas bagaimana caranya “iman yan penuh kuasa” didapat, ada baiknya mengetahui sedikit hal-hal yang sebenarnya bukan iman. Iman bukanlah:

  • Berpikir positif – meyakinkan diri sendiri bahwa sesuatu akan berhasil,
  • Percaya diri yang berdasar pengalaman hidup dan kemampuan sendiri,
  • Mengucapkan kalimat tertentu berkali-kali sehingga menjadi kalimat mantera,
  • Konsentrasi kekuatan jiwa atau roh (seperti beryoga) untuk mendapatkan apa yang kita inginkan.

Untuk kita tidak terjatuh dalam keempat pemikiran di atas, maka sangatlah penting untuk mengetahui apa itu iman, dari mana ia berasal dan bagaimana kerjanya, ketiga unsur ini jika dimengerti dan dioperasikan dengan benar akan menghasilkan ”Iman yang penuh kuasa.”

Apa itu iman, definisi. Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat (Ibr 11:1). Pengharapan yang berasal dari iman memiliki “dasar,” ia tidak abstrak. Itu dapat dilihat dari terjemahan Alkitab lainnya untuk kata ”dasar” : faith is the substance of (KJV) atau faith is the assurance of (ASV). Dengan kata lain itu bisa dikatakan bahwa “Iman adalah fondasi dari … atau “iman adalah garansi dari segala sesuatu yang kita harapkan.” Dan juga dikatakan bahwa segala sesuatu yang tidak kita lihat tapi bisa dibuktikan, seperti keberadaan angin, kita tidak bisa lihat tapi kita bisa buktikan keberadaanya melalui ranting pohon yang bergerak.

Iman bukanlah pengharapan, tapi kendaraan untuk menuju pada penggenapan pengharapan tersebut! Seekor lalat bercerita kepada rekannya di Jakarta, bahwa ia lima jam lalu berada di Australia. Bagaimana mungkin? Mungkin saja. Ia menumpang pesawat terbang!

Sumber iman, darimana didapat. Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Messias (Roma 10:17). Tiga kata kunci menerangkan dari mana iman itu datang/muncul; pendengaran, firman dan Messias atau Elohim untuk terjemahan KJV. a. Pendengaran; tahukah Anda bahwa banyak mujizat terjadi saat pemberitaan Penyegaran Rohani, bahkan orang yang belum menjadikan Yahshua sebagai Juru Selamat merekapun banyak disembuhkan, alasannya ialah karena mereka mendengar dengan telinga mereka berita Kabar Baik, bahwa Yahshua mengasihi mereka dan telah menanggung segala kelemahan mereka di kayu salib dan Ia berkata, oleh bilur-bilurnya penyakit kita telah disembuhkan. Disini pentingnya membaca Alkitab dengan suara yang terdengar, menghadiri ibadah dan terlebih saat teduh dihadapan-Nya. b. Firman yang hidup (rhema dan bukan logos), yang kita dengar itu adalah suatu janji/peneguhan kepada kita, bukan pengetahuan. Pengetahuan tidak membuahkan iman, tapi keyakinan. c. Messias, Paulus maksudkan ”Yahshua Messias.” Messias artinya ”yang diurapi.” Yahshua adalah Firman Yahweh yang menjadi manusia, yaitu Rhema itu sendiri. Kesimpulan dari ayat ini ialah bahwa suara yang kita dengar melalui Roh Kudus pastilah tidak pernah bertolak belakang dengan karakter Yahshua Messias tidak juga dengan logos-Nya, yaitu Alkitab. Jika kehidupan Yohanes 15:7 diterapkan, pertumbuhan iman akanlah sangat mudah. Baca Doa Syafaat Yang Efektif untuk mengerti Yoh 15:7.

Hukum iman yang penuh kuasa, cara mendapatkannya.

1.Percaya di hati. Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu. Markus 11:24; Yahweh menyuruh Abraham (yang sudah berumum lebih dari 90 tahun) melihat kelangit dan berjanji kepadanya, bahwah keturunannya akan banyak seperti bintang di langit (Kej15:5) Lalu percayalah Abram kepada YAHWEH, maka YAHWEH memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran (6), karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan (Roma 10:10a);

2. Mengaku di mulut. Hidup dan mati ditentukan oleh lidah (Ams 18:21; Mark 8:38;Luk 12.8-9) sebab dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.” (Roma10:10b). Dan juga kuasa iman dinyatakan melalui perkataan, ”Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya. Mark 11:23

3. Bertindak, taat melakukannya apapun yang diperintahkan-Nya. Seorang menggambarkanya seperti ini, ”Elohim memerintahkan kamu naik dan duduk di cabang pohon. Ketika kamu berada disana, tiba-tiba kamu dengan suara gergaji mesin. Engkau berpaling kepada suara tersebut, terlihat bahwa iblis memotong cabang pohon dimana kamu duduk. Iman berkata untuk kamu diam ditempat dan melihat iblis terus memotong sampai seluruh pohon tumbang beserta dengannya dan engkau tetap pada cabang pohonmu. Itulah iman, itu bukan beriman kepada pohon juga bukan kepada cabangnya. Itu adalah iman didalam Firman Elohim dan iman di dalam Dia yang berdiri dibelakang perkataan-Nya.Ini sama dengan ilustrasi telur diujung tanduk, telur tidak akan pernah bermasalah sekalipun berada diujung tanduk asalkan telur itu dipegang oleh Elohim!

Dari cerita ini jelas terlihat bahwa iman yang penuh kuasa berhubungan erat dengan ”kehidupan di dalam ketaatan yang penuh kepada otoritas yang ada di atas anda, yaitu Master Yahshua Messias, perhatikan cerita seorang perwira yang hambanya sakit dalam Matius 8:6-10!

4. Ujian iman, mempercayai Dia melakukan bagian-Nya, pada waktu-Nya dan cara-Nya. Jangan biarkan kebimbangan, kekuatiran serta ketakutan meruntuhkan iman Anda.

”Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu. Mark 11:24

Kepastian jawaban doa ini memiliki catatan: 1. Ia berkata kepada murid-murid-Nya, tidak kepada semua orang (20) artinya orang-orang yang telah sadar bahwa mereka tidak akan meminta sesuatu yang bertentangan dengan kehendak Bapa Surgawi. 2. Percaya dengan tidak bimbang, bahwa doanya akan terkabul (23). 3. Tidak memiliki kebencian atau dendam (25).

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Yahshua: ”Setialah Sampai Akhir!”


Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir.” Wahyu 22:12-13

Dalam roh aku dibawanya ke padang gurun. Dan aku melihat seorang perempuan duduk di atas seekor binatang yang merah ungu, yang penuh tertulis dengan nama-nama hujat. Binatang itu mempunyai tujuh kepala dan sepuluh tanduk – ketujuh kepala itu adalah tujuh gunung, yang di atasnya perempuan itu duduk, ketujuhnya adalah juga tujuh raja. (Wah 17:3,9-10)

Dan perempuan itu memakai kain ungu dan kain kirmizi yang dihiasi dengan emas, permata dan mutiara, dan di tangannya ada suatu cawan emas penuh dengan segala kekejian dan kenajisan percabulannya. Dan pada dahinya tertulis suatu nama, suatu rahasia: “Babel besar, ibu dari wanita-wanita pelacur dan dari kekejian bumi.” Dan aku melihat perempuan itu mabuk oleh darah orang-orang kudus dan darah saksi-saksi Yahshua / Yesus – perempuan yang telah kaulihat itu, adalah kota besar yang memerintah atas raja-raja di bumi.” ( 17:4-6,18 )

Dan kesepuluh tanduk yang telah kaulihat itu adalah sepuluh raja, yang belum mulai memerintah, tetapi satu jam lamanya (41 tahun 8 bulan) mereka akan menerima kuasa sebagai raja, bersama-sama dengan binatang itu. Mereka seia sekata, kekuatan dan kekuasaan mereka mereka berikan kepada binatang itu. (17:12-13)

Dan kesepuluh tanduk yang telah kaulihat itu serta binatang itu akan membenci pelacur itu dan mereka akan membuat dia menjadi sunyi dan telanjang, dan mereka akan memakan dagingnya dan membakarnya dengan api. Sebab Elohim telah menerangi hati mereka untuk melakukan kehendak-Nya (17:16-17). Nubuatan ini berkata: ibu dari segal pelacur ini kelak dihancurkan oleh binatang yang ia tungganginya sendiri, atas kehendak YAHWEH

Mereka akan berperang melawan Anak Domba. Tetapi Anak Domba akan mengalahkan mereka, karena Ia adalah Tuan di atas segala tuan dan Raja di atas segala raja. Mereka bersama-sama dengan Dia juga akan menang, yaitu mereka yang terpanggil, yang telah dipilih dan yang setia. (17:14)

Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, dia akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di Taman Firdaus Elohim.” (2:7)

Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, ia tidak akan menderita apa-apa oleh kematian yang kedua.” (2:8 )

Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, kepadanya akan Kuberikan dari manna yang tersembunyi; dan Aku akan mengaruniakan kepadanya batu putih, yang di atasnya tertulis nama baru, yang tidak diketahui oleh siapapun, selain oleh yang menerimanya.” (2:17)

Dan barangsiapa menang dan melakukan pekerjaan-Ku sampai kesudahannya, kepadanya akan Kukaruniakan kuasa atas bangsa-bangsa; (2:26)

Barangsiapa menang, ia akan dikenakan pakaian putih yang demikian; Aku tidak akan menghapus namanya dari kitab kehidupan, melainkan Aku akan mengaku namanya di hadapan Bapa-Ku dan di hadapan para malaikat-Nya. (3:5)

Barangsiapa menang, ia akan Kujadikan sokoguru di dalam Bait Suci Elohim-Ku, dan ia tidak akan keluar lagi dari situ; dan padanya akan Kutuliskan nama Elohim-Ku, nama kota Elohim-Ku, yaitu Yerusalem baru, yang turun dari sorga dari Elohim-Ku, dan nama-Ku yang baru. (3:12)

Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya. (3:21)

Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Elohim dan ia akan menjadi anak-Ku. (21:7)

Terambil dari kitab Wahyu, kitab nubuatan Akhir Jaman.

Urutan peristiwa: Sepuluh raja memerintah selama 41 tahun 8 bulan dibawah kepemimpinan ”Binatang”. Pada periode kepemimpinan tersebut akan terjadi dua peristiwa besar. Peristiwa pertama: Wanita Pelacur akan dimusnakan oleh Sepuluh raja tersebut. Menyusul peristiwa kedua: Mereka (10 raja dan ”Binatang”) akan berperang melawan Anak Domba, dan mereka kalah.

Para pemeran di atas:

  • Anak Domba – ini adalah Yahweh Yahshua Ha Meshiah
  • Jemaat-jemaat dari Anak Domba – ini adalah pengikut-pengikut Yahshua.
  • Wanita pelacur?
  • Binatang? (berkepala 7, bertanduk 10)
  • 7 raja? (dari 7 kepala)
  • 10 raja? (dari 10 tanduk)

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Illustrasi Tiga Botol Racun


Secara naluri kita tahu bahwa racun itu berbahaya, namun tetap saja ada saja orang sakit dan meninggal oleh sebab keracunan. Pada sisi konsumen, cerobah dan mudah percaya pada iklan dan kejakinan yang tidak bersumber pada medis, tetapi tradisi nenek moyang adalah faktor utama penyebab keracunan. Pada sisi produsen,  cinta akan uang (ketamakan), popularitas perusahaan adalah penyebab mutu produksi yang rendah, iklan dengan janji setinggi langit, bahkan tidak segan-segan menuduh perusahaan sainggannya sebagai ”barang racun.” Ini juga terjadi dalam dunia keimanan, keagamaan. Kematian tubuh oleh racun adalah berita buruk, namun kematian jiwa dan roh oleh sebab tipuan iblis adalah kejadian yang harus dihentikan. Segera! Jangan biarkan diri Anda dan keluarga Anda masuk ke Neraka oleh sebab tipu daya dan keegoisan si Iblis. Yeshua membandingkan pribadi-Nya dengan pribadi Iblis: Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. (Yohanes 10:10)

Illustrasi tiga botol racun.  Dua botol yang benar-benar berisi racun, namun berlabel ”obat penyembuh.” Dan botol ketiga adalah botol obat, dan berisi obat sesuai labelnya aslinya namun Iblis menyatakan pada dunia bahwa itu adalah ”racun.”

Botol Racun Pertama, baik untuk membasmi serangga, bukan untuk dikonsumsi manusia. Berlabel ”Novel dan Film Fiksidi bawah label ada kataHiburan Untuk Semua Umur.” Botol ini dikemas dalam bungkunan yang menarik untuk dilihat dan penuh dengan –gambar yang nampaknya ”hiburan dan lelucon, bentuk gambar dapat berupa kartoon (lukisan tangan) dan remaja-remaja yang masih merah mukannya. Mari kita buka isi tutup botol ini dan lihat dan cicipi isinya. Ternyata di dalamnya bukan sekedar hiburan dan dongeng, tapi terdapat kandungan ajaran ”pemberontakan terhadap orang tua”, ”kekerasan”, ”pendewaan pada ego dan hak–hak pribadi,” tidak jarang muncul tayangan untuk orang dewasa (ciuman romantis, berbumbu sex), dan yang lebih parah lagi ada kandungan ”pemberontakan kepada Elohim” seperti ilmu sihir, yoga, memanggil roh orang mati. Mike Shreve, ex-guru New Age terkenal di USA, berkata bahwa Holywood telah dimasuki oleh orang-orang New Age (ajaran agama yang bersumber dari campuran agama-agama kuno, yang tidak berdasarkan Alkitab), dan telah menjadi pertumbuhan agama tercepat di Amerika.  Berapa sering orang tua di dalam kesibukannya dan keegoisannya menyuguhkan program Cartoon Network bagi anak-anak mereka menonton seorang diri, sementara orang tuanya ’sibuk’ dengan dirinya sendiri?

Efek dari racun ini akan nampak dengan cepat, kekacauan di dalam rumah tangga, hati yang dingin terhadap Pencipta dan Firman-Nya. Kematian rohani yang cepat dan tidak mengejutkan bagi yang memakainya.

Botol Racun Kedua. Formalin bagus untuk mayat, tetapi bukan untuk orang hidup. Racun ini mempunyai dua jenis label. Label yang lebih tua tertulis  ”Kristen Universal,” dan produk sejenis dengan label yang lain ialah ”Penyempurna Kristen.”

1. Label ”Kristen Universal.” Diproduksi oleh Perusahaan Multi Universal .perusahaan terkenal dan terkaya. Dari kemasan botol dan tulisan-tulisan semuanya nampak ”Kristen” –logo perusahaan pun nampak ”Kristen.” Namun sejarah Gereja mencatat racun ini telah membunuh jutaan orang Kristen (pengikut Yeshua), Foxe’s book of Matyrs bahkan menulis lebih dari 500.000.000 (lima ratus juta) orang telah tewas ditangan racun ini sepanjang sejarah; ini belum terhitung setelah abad ke 16 sampai sekarang. Dimata Elohim Kristen Universal ini persis seperti  Jemaat di Laodikia, semuanya nampak baik, dan berjalan sukses, tapi sesungguhnya di mata YAHWEH mereka miskin, buta dan telanjang (gambaran dari; miskin: tidak punya harta Surgawi, buta: tersesat, telanjang: tidak ada kemulian dan kehormatan). Kekristenan bukanlah label (tradisi dan aturan ibadah) melainkan praktek ketaatan dan iman kepada Firman YAHWEH. Seorang dipanggil ”orang Kristen” pada abad pertama, bukanlah karena ia pergi ke gedung gereja, tapi karena ia hidup sesuai ajaran Nabi-nabi dan Rasul-rasul YAHWEH!

2. Label ”Penyempurna Kristen.” Pada iklannya dikatakan bahwa produk yang aslinya telah dipalsukan, dan komposisi tententunya telah dibuang, sebab itu produk penyempurna telah dikeluarkan. Kemasan baru dan cara pakai yang baru diperkenalkan. Kunsumen yang hati-hati pastilah akan tahu dengan segera dan bertanya:

  • Jika ini penyempurna dari pruduk yang lama, kenapa semua unsur yang penting dan prinsip pada ramuan yang lama sama sekali dibuang dan dianggap ”haram.”
  • Jika memang produk lama telah dipalsukan dan telah dikorupsi isinya, mengapa pembuat produk yang baru ini tidak bisa membuktikan ”apa yang telah dipalsukan dan dibuang? Kapan itu terjadi?” Pertanyaan yang lebih penting lagi adalah,
  • Megapa produk yang berlabel ”Penyempurna Kristen” malah hasilnya adalah kekacauan  (bukan kedamaian dan kemakmuran) dan kematian bagi pemakaiannya dan orang-orang di sekitar pemakai? Seperti pengaruh sigaret, asapnya meracuni pemakai dan orang yang dekat dengan si pemakai. Kematian kekal yang sungguh mengejutkan bagi para pemakainya. Wahyu 3:14-22, Lukas 13:24-28. 

Ini obat sungguhan, namun Iblis menaruh label pada botolnya sebagai “racun berbahaya.”
Iblis dan para salesmannya telah ratusan tahun lamanya berkeliling dunia menyebarkan gossip bahwa Alkitab adalah racun: “Jangan disentuh” dan “Jangan dibaca” dan terlebih “Jangan diimani.” Di benua Eropa di abad-abad pertengahan Alkitab adalah buku yang sangat terlarang untuk dibaca dan dimiliki. Hanya pemimpin agama Roma Katolik boleh mengartikan isinya. Alkitab juga buku terlarang di negara-negara Komunis dan Islam. Iblis dan para salesman begitu berhasil dengan tipuannya: racun dikatakan sebagai obat, dan obat dikatakan sebagai racun (Yes 5:20)– tidak terhitung berapa ratus juta orang Kristen yang tidak berdosa telah terbunuh oleh sebab termakan oleh propaganda iblis ini.

Isi botol ini sungguh menakutkan Iblis dan mereka yang “tidak ingin tahu siapa sesungguhnya dirinya sendiri. Mengapa? Sebab obat ini begitu dasyat efeknya bagi setiap orang yang meminumnya – Sebab firman Elohim hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab. (Hebrews 4:12-13)

Bagi mereka yang suka bersendiwara, pergi kedokter dan berobat adalah tindakan yang menakutkan, namun bagi mereka yang serius untuk hidup sehat dokter dan obat adalah sahabat baik mereka.

Sekarang kita buka dan lihat isinya:

  • Kata Yahshua kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Yohanes 14:6
  • Karena begitu besar kasih Elohim akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Elohim mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia. Yohanes 3:16-17
  • Percayalah kepada YAHWEH dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu. Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak, takutlah akan YAHWEH dan jauhilah kejahatan; itulah yang akan menyembuhkan tubuhmu dan menyegarkan tulang-tulangmu. Amsal Salomo 3:5-8

Firman YAHWEH adalah Jalan Lurus bagi setiap manusia yang ingin hidup damai dan bahagia di Bumi dan di Surga yang akan datang. Firman YAHWEH bukanlah racun, tapi Pelita di dalam kegelapan dunia ini, dan Terang bagi jalan-jalan manusia.

Raja Daud menantang Anda untuk mengetes obat ini, cobalah minum dan lihat hasilnya; Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya YAHWEH itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya! (Maz 34:9). Kedamaian dan Kehidupan kekal yang pasti bagi mereka yang memakainya.

Dan inilah hukuman bagi Iblis dan para selesmannya yang telah melabelkan Alkitab sebagai ”Racun:”

  • Yahshua berkata kepada murid-murid-Nya: “Tidak mungkin tidak akan ada penyesatan, tetapi celakalah orang yang mengadakannya. Adalah lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya, lalu ia dilemparkan ke dalam laut, dari pada menyesatkan salah satu dari orang-orang yang lemah ini. Lukas 17:1-2
  • Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu mengarungi lautan dan menjelajah daratan, untuk mentobatkan satu orang saja menjadi penganut agamamu dan sesudah ia bertobat, kamu menjadikan dia orang neraka, yang dua kali lebih jahat dari pada kamu sendiri. Matius 23:15
  • Hai kamu ular-ular, hai kamu keturunan ular beludak! Bagaimanakah mungkin kamu dapat meluputkan diri dari hukuman neraka? Matius 23:33

Kematian hukuman kekal yang mengerikan bagi mereka yang menaruh label ”Racun!” pada Alkitab.

Catatan: Pada Matius 23:15, penekanan Yahshua bukanlah pada ”ahli-ahli Taurat” dan ”orang Farisi” tapi pada perbuatan-perbuatan mereka yang berlawanan dengan ajaran Taurat dan Nabi-nabi YAHWEH, karenanya IA berkata ”hai kamu orang-orang munafik”. Banyak pemimpin agama sesungguhnya percaya bahwa Yahshua adalah Ha Mashiah yang dijanjikan YAHWEH, Elohim dalam wujud manusia, namun tidak berani mengakui itu didepan umum, supaya genaplah apa yang ditulis oleh Injil Yohanes: Namun banyak juga di antara pemimpin yang percaya kepada-Nya, tetapi oleh karena orang-orang Farisi mereka tidak mengakuinya berterus terang, supaya mereka jangan dikucilkan. Sebab mereka lebih suka akan kehormatan manusia dari pada kehormatan Elohim. (Yoh 12:42-43)

 Bacaan berkaitan:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog