Baraq Obama (19/5/11) tentang kepemilikkan tanah negara Israel


Kepemilikkan Tanah Kanaan  atau Israel dan dikenal juga sebagai Palestina selalu menjadi bumbu politik luar negeri Barat, khususnya Amerika Serikat. President Baraq Obama di dalam pernyataan resmi politik luar negerinya mengenai Timur Tengah pada kamis 19 Mei 2011 menyinggung tentang batas tanah negara Israel.

”Kami percaya batas-batas Israel dan Palestina seharusnya ada didasari pada garis-garis yang telah disetujui bersama pada tahun 1967, … Orang-orang Palestina harus memiliki hak mengurus diri mereka sendiri.” kata Obama. Pada saat yang sama ia juga meminta Palestina mengakui kehadiran negara Israel, namun ditolak oleh Hamas.

Dengan kata lain, Mr. Obama berpikir bahwa pemecahan konflik Israel-Palestina di Timur Tengah ini akan terpecahkan bila Israel mengembalikan tanah orang Palestina yang ‘diambilnya’ pada tahun 1967.

Anda mungkin bertanya apa yang terjadi pada tahun 1967 sehingga batas-batas kepemilikan tanah berubah dan dimana batas-batas tanah sebelum peristiwa bersejarah tahun 1967 tersebut.  Berikut ini sekilas sejarahnya.

Sejarah Perang Kemerdekaan Israel. Sejak negara Israel mendapatkan kemerdekaanya kembali pada 14 Mei 1948, setelah ribuan tahun bangsanya terusir dari tanah mereka, kurang dari 24 jam negara yang baru lahir kembali ini diserang oleh negara-negara tetangganya; Mesir, Yordania, Syria, Libanon dan juga Irak. Negara yang baru berpenduduk sekitar 60 ribu ini dipaksa harus membela dirinya. Perang Kemerdekaan ini berakhir selama 15 bulan, Tanah Israel dapat dipertahankan. Perang-perang lainnya juga terjadi setelah itu, namum perang yang legendaris yang tidak mudah dilupakan dunia adalah perang yang terjadi pada tahun 1967, dikenal sebagai Perang Enam Hari 1967.

Perang Enam Hari 1967. Negara-negara tetangga  Israel dengan kekuatan militernya yang sangat besar telah digerakkan keperbatasan; Mesir (15 Mei, sehari setelah Hari Kemerdekaan Israel) di Sinai; Syria (18 Mei) di Golan.

President Mesir,  Nasser (19 Mei) berkata: “Masalah hari ini adalah bukan pembangunan damai antara negara-negara Arab dan Israel … Perang dengan Israel berlaku sejak 1948.” Nasser (27 Mei) menantang perang, seperti Goliat kepada bangsa Israel: “Tujuan dasar kami akanlah ada kehancuran dari Israel. Bangsa Arab ingin bertarung.” Pada 30 Mei, Yordan menandatangi perjanjian ikatan perang bersama Mesir.  Intinya sangat jelas, bahwa Nasser atas nama semua pemimpin negara Arab menolak kehadiran negara Israel; BUKAN soal batas negara atau sebidang tanah!

USA mencoba mencegah perang ini melalui jalur politik, dipihak lain Rusia mensuplai terus menerus perlengkapan perang untuk negara-negara Arab. Kuwait, Algeria, Arab Saudi dan Irak membantu mengirim pasukan dan senjata untuk Mesir, Yordan dan Syria. Negara-negara Arab bersiap menghapus negara Israel dari peta dunia. Mesir memerintahkan tentara perdamaian PBB yang ada diperbatasan antara Israel dengan para tentangganya untuk meninggalkan tempat.

Israel menyadari posisinya yang terjepit dan nampaknya negara-negara Barat tutup mata atas infasi ini. Hal ini memaksa Israel mengambil hak pembelaan dirinya sekali lagi. Tanggal 5 Juni,  tanpa bantuan negara asing lainnya, Israel mengadakan serangan militer pada pagi hari, sebelum negara-negara Goliat menyerang negeri yang kecil ini. Tepat seperti Daud yang masih remaja lari dengan katepel berpeluru lima batu kecil ke arah raksaksa Goliat yang lengkap dengan senjata perangnya.

AU Israel berhasil menghancurkan banyak kapal tempur udara musuhnya: Mesir (300) hanya dalam kurang dari dua jam, lalu Yordania dan Syria. Hanya dalam satu hari saja hampir seluruh Angkatan Udara Mesir dan Yordania, dan separuh dari Syria dihancurkan. Hari kedua tank-tank Israel memasuki medan peperangan. Setelah 6 hari perang militer Israel siap memasuki Kairo, Damaskus dan Amman, ibukota negara mereka. Rusia melihat bahwa Israel diatas angin, maka Moskow mengancam Israel untuk berhenti dan menerima gencatan senjata atau diserang oleh Rusia. Dean Rusk, Seketaris Pemerintah USA, menasehati Israel untuk menerima gencatan senjata tersebut. Nasehat ini diterima Israel.

Perang Enam Hari 1976 menelan jiwa tentara: 776 Israel, 15 ribu Mesir, 2500 Syria dan 800 Yordan.

Akhir dari Perang Enam Hari 1976 ini Israel (baru saja 28 tahun) berhasil menguasai:

  • Seluruh wilayah Sinai (Mesir)
  • Seluruh West Bank di seberang barat Sungai Yordan (dari Yordan)
  • Jalur Gaza di tepi laut (dari Mesir)
  • Dataran Tinggi Golan  termasuk Gunung Hermon (dari Syria)
  • Kota Tua Yerusalam kembali ketangan Israel (dari Yordan)

Dataran Sinai telah dikembalikan ke Mesir setelah kedua negara mengadakan perjanjian damai. Gaza juga telah dikembalikan ke bangsa Palestina beberapa tahun yang lalu.

Pernyataan Mr. Obama May 19 2011 ini menjadi pembicaraan yang sangat hangat diantara orang Amerika Serikat dan tentunya juga di belahan dunia lainnya.

Pada pertemuan press kenegaraan yang dipimpin oleh Jay Carney menyambung pernyataan Mr. Obama, Les Kinsolving, korespondent WND.com bartanya: ”President percaya bahwa Israel seharusnya memberikan kembali tanah yang dimenangkan di pertempuran, mengapa dia tidak percaya bahwa kita [USA], juga, seharusnya mengembalikan tanah yang telah kita menangkan di pertempuran dengan Mexico?”

Kita bisa tambahkan pertanyaan serupa pada daftar ”pengembalian tanah negara” lainnya:

  • Pulau Granada (Inggris) kembali kepada Argentina?
  • Tanah Kosovo kembali kepada Serbia?
  • Ossetia Selatan (’Rusia’) kepada Georgia?
  • Bahrain  (Arab) kepada Iran?
  • Kurdistan (Turky, Iran, Irak, Syria) kepada Kurdi?
  • Mesir (’Arab’) kepada Mesir (Kristen Koptik)?
  • Kanada dan USA kepada suku-suku Indian?
  • Benua Australia kepada suku Oborigin?
  • Tibet (RRC) kepada suku Tibet?
  • Dan seterusnya

Perbedaan sejarah dari tanah-tanah yang di daftar ”pengembalian tanah” di atas dengan tanah Israel jauh berbeda. Israel mengambil tanah mereka kembali yang direbut musuhnya, sementara negara-negara yang dalam daftar kurang adalah merebut tanah orang lain.

Mr. Carney menjawab pertanyaan wartawan WND.com di atas bahwa bukan itu yang president Obama maksudkan, “Saya telah menyatakan berkali-kali apa yang president telah katakan (19/5), dan dia sesungguhnya tidak berkata demikian.”[Tidak mudah menjadi jurubicara politik, harus mampu membuat ‘mujizat’ ya menjadi tidak dan tidak menjadi ya]
Pertemuan press kenegaraan ini diadakan beberapa hari setelah banyak pemimpin berbagai organisasi USA memberi pernyataan tertulis menolak kebijaksanaan luar negeri Obama tentang Israel tersebut. Pernyataan menolak ini  dibuat hanya beberapa jam setelah Mr. Obama berbicara.

Isi pernyataan dimuat pada Jerusalem Post berbunyi:

”Israel, You’re Not Alone. WE STAND WITH YOU.” “Mr. Prime Minister [PM Israel Benyamin Natanyahu], Anda tidak sendiri! Jutaan orang Amerika berdiri bersama Anda dan Israel dan kami menyambut Anda pada kunjungan Anda ke Negara Amerika Serikat.”

PM Israel berkunjung ke USA satu hari setelah pernyataan President Obama, khusus untuk mendiskusikan perkataan Mr. Obama di atas.

Dan kepada negara USA sendiri pesan mereka adalah: ”Kami, yang bertanda tangan, mendorong President Obama, Departement Negara, Kongres, dan seluruh Negara Amerika Serikat untuk membela tanpa goyah dengan Israel, tanpa lebih lanjut mengorbankan kedaulatan, keselamatan, atau keamanan Israel.”  50 Organisasi dari berbagai bidang menandatangani pernyataan ”Israel, You’re Not Alone. WE STAND WITH YOU.”

Pemimpin Faith2Action, Janet Porter, dalam komentarnya berkata: ”Siapakah kita menukar batas-batas Israel.” dan menambahkan, “Tidak ada negara asing atau keputusan PBB memiliki sebuah hak untuk memutuskan batas-batas sebuah negara.”

Pemilihan president USA hanya tinggal setahun lagi, Mr. Obama nampak telah  memulai mempersiapkan jalan untuk dirinya sendiri. Mengorbankan rekan setia satu-satunya negara USA dan medukung sebuah kelompok yang bukan saja Anti Israel untuk hadir melainkan juga anti USA. Mr. Obama berbuat ini demi mendapat dukungan karir politiknya dari negara-negara Arab, beberapa bulan yang lalu, ia dengan tegas mendukung pendirian mesjid di bekas tanah Twin Tower. Seorang nabi diberi mimpi bahwa USA dalam masalah besar.

Bacaan berkait:

Referensi:

Iklan

Akar konflik Israel-Palestina: tanah?, politik?, atau agama?


Apa sesungguhnya yang menjadi akar penyebab konflik Israel-Palestina ini? Dunia Internasional telah percaya bahwa akar konflik ini adalah masalah pendudukan tanah Palestina oleh Israel – sebagaimana para politikus Palestina dan politikus Muslim bicara kepada dunia internasional. Barat karenanya giat membuat program-program perdamaian ”Tanah untuk Damai” (Land for peace), atau “Peta Jalan” (Road Map) dengan pemikiran:dengan kembalinya Tanah Jalur Gaza kepada orang Palestina maka akan tercipta Damai di tanah Kanaan ini.” Haifa IsraelSejak pemerintah Israel (Agustus 2005) mengembalikan Jalur Gaza kepada orang Palestina, Pemerintah Israel mencatat ada 3484 roket telah diluncurkan oleh organisasi Islam Hamas dari Jalur Gaza ke pemukiman Israel. Tahun 2008 saja ada 1571 roket. Ini yang membuat Negara Israel kehilangan kesabarannya pada tgl 27 Desember 2008.

Dimana buah hubungan baik diplomatik pemerintah Israel dengan pemimpin Palestina (yang diakui PBB) Mahmud Abas selama tiga tahun sejak tahun 2005 tersebut, pernahkah presiden Abas ini melarang organisasi Hamas untuk berhenti meroketi permukiman penduduk Israel? Pemecahan “Tanah untuk Damai” dan jalur politik tidak memberi efek positif yang pasti. Apa sebabnya? Sebabnya ialah akar konflik Israel-Palestina adalah masalah AGAMA, ya agama Islam, tanah dan politik hanyalah masalah permukaan (jika tidak ingin dikatakan “alasan semata”).

Pernahkah kita bertanya kepada orang Palestina pertanyaan ini: “Apakah orang-orang Palestina sungguh-sungguh ingin hidup damai dan harmony dengan orang-orang Yahudi sebagai tetangga?

Mark A. Gabriel, dalam bukunya “The Unfinished Battle ISLAM and the Jews,” menjawab pertanyaan ini sebagai berikut: “Ingat bahwa mayoritas orang Palestina adalah Muslim Arab, yang berarti mereka dikuasai oleh apa yang Alkuran dan Islam ajar mereka. Mereka adalah:

  • percaya bahwa tanah (Palestina) milik Islam
  • percaya bahwa mesjid suci di Yerusalem harus dijaga murni

Kamu akan lihat hasil yang pasti dari kepercayaan-kepercayaan ini:

  • Tidak ada negosiasi damai yang (bisa) diterima
  • Israel sebagai sebuah negara harus dihancurkan

Beliau merefer perkataan ini kepada situs pemerintah Israel (www.israel.mfa.gov.il) yang memuat pernyataan sikap resmi Hamas terhadap Israel.

Pernyataan keras pemimpin negara Muslim atas Israel:

  • Gamal Abdel Nasser, presiden Mesir, ”Kita akan memerangi Israel dan satunya yang berdiri di belakang Israel (merefer kepada USA)” dan ”Kita akan lempar Israel kedalam laut.
  • Mahmoud Ahmadinejad, presiden Iran, ”Israel haruslah di hapus dari peta.” Iran adalah negara Islam yang besar yang dikenal sebagai pendukung moral dan keuangan Hizbollah (di Libanon) dan Hamas (di Jalur Gaza).

Berikut ini peristiwa perlawanan terhadap eksistensi negara Israel:

  • 1917 orang-orang Israel mulai balik ketanah mereka dan menyatakan merdeka tahun 1948
  • Beberapa negara-negara Muslim bergabung untuk menggagalkan lahirnya Israel namun mereka gagal; tahun 1948, 56, 67 dan 73
  • 1978 Presiden Mesir membuat damai dengan Israel, negara-negara Muslim menolak
  • Sejak negara Israel lahir kembali 1948, lahir kelompok-kelompok perlawanan yang berasaskan Islam untuk memerangi Israel

Prof. M. A. Gabriel ini juga menambahkan bahwa setiap usaha damai yang dilakukan oleh para pemimpin Muslim (liberal) kepada pemerintah Israel, di mata orang Muslim semua itu merupakah penghinaan atas ajaran Islam. Presiden Anwar Sadat dibunuh oleh kelompok radikal Islam di negaranya sendiri

Mengapa para fundamental Muslim tidak mau berdamai dengai Israel? Profesor sejarah Islam ini mengatakan bahwa mereka meneruskan harta warisan Muhammad, nabi mereka: membenci orang Yahudi.

Ketika Muhammad melarikan diri ke Medinah dari rencana pembunuhan terhadap dirinya dari orang-orang di Mecca ia dan pengikutnya (yang saat itu masih kecil jumlahnya) disambut baik oleh orang-orang Yahudi di Medinah. Beliaupun menyambut persahabatan mereka – lihat Surah 2:47, 62; 5:20,44, 66. Muhammad mengakui bahwa orang Yahudi dan Kristen menerima kitab-kitab mereka dari Elohim. Ketika masa bulan madu selesai, orang bilang “madunya habis yang tinggal hanyalah bulan di langit”, karena mereka menolok kenabian Muhammad sebagai nabi YAHWEH. Dari sinilah awal kebencian Muhammad kepada orang Yahudi. Ia menarik perkataan-perkataannya yang manis terhadap mereka – lihat Surah 2:65, 75, 91; 5:60, 70-71, 78.

Kedua peristiwa ini sering dikenal sebagai dua tahapan pewahyuan Muhammad – pewahyuan di Mecca (sebelum pindah ke Medinah) termasuk pewahyuan pertama. Sebagian Muslim percaya bahwa pewahyuan pertama dianggap tidak berlaku lagi sejak keluarnya pewahyuan yang kedua. Hal ini yang membuat perselisihan diantara Muslim fundamental dengan Muslim moderat, dan membuat dunia internasional tidak mengerti pergumulan dan kesusahan batin orang Muslim.

”Inti masalahnya adalah bukan sebuah masalah tanah bagaimanapun. Itu adalah subuah masalah menghapus keluar negara Israel …. jika kita melihat dari 1980 ke 2003, … 224 bom bunuh diri dari 300 peristiwa di negara-negara Islam tidak ada hubungannya dengan penguasaan tanah bagaimanapun, kata Walid Shoebat bekas aktifis PLO.

Jadi terlihat bahwa akar dari konflik Israel-Palestina bukanlah sebidang tanah atau politik. Anda sekarang mengerti bahwa seberapapun banyaknya Israel memberikan tanahnya kepada pemimpin Muslim Palestina, para pengikut nabi Muhammad tidak akan pernah puas. Bunga dan Kumbang saling membutuhkan

Pada suatu kali berdirilah seorang ahli Taurat untuk mencobai Yahshua, katanya: “Guru, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?” Jawab Yahshua kepadanya: Apa yang tertulis dalam hukum Taurat? Apa yang kaubaca di sana?” Jawab orang itu: “Kasihilah YAHWEH, Elohimmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” Kata Yahshua kepadanya: “Jawabmu itu benar; perbuatlah demikian, maka engkau akan hidup.” Tetapi untuk membenarkan dirinya orang itu berkata kepada Yahshua: Dan siapakah sesamaku manusia?” (Luk 10:25-29)

Andaikan setiap orang mengerti perumpamaan Yahshua pada Injil Lukas 10:30-36 dan melakukannya, o …betapa indahnya dunia ini!

Catatan:

  • Mark Gabriel adalah bekas profesor sejarah Islam pada Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir dan beliau juga seorang profesor Kekristenan pada Universitas Kristen Florida di Orlando, USA
  • Walid Shoebat ialah seorang bekas anggota PLO yang telah menjadi Kristen. Ia pendiri Walid Shoebat Foundation suatu organisasi yang menyerukan keadilan untuk Israel dan orang-orang Yahudi.

Referensi:

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Tanah Kanaan / Israel / Palestina dan kota Yerusalem milik siapa sebenarnya?


Akulah YAHWEH, Elohimmu, yang membawa kamu keluar dari tanah Mesir, untuk memberikan kepadamu tanah Kanaan, supaya Aku menjadi Elohimmu. (Imam 25:38)

Abraham dijanjikan tanah Kanaan

Kanaan pada jaman Yosua

Hak milik gambar dipegang oleh © 2003 Bible History Online

Berfirmanlah YAHWEH kepada Abram: “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; (Kej 12:1).Ia berumur 75 tahun ketika meninggalkan Haran (4). Abram berjalan melalui negeri itu sampai ke suatu tempat dekat Sikhem, …Waktu itu orang Kanaan diam di negeri itu. Ketika itu YAHWEH menampakkan diri kepada Abram dan berfirman: “Aku akan memberikan negeri ini kepada keturunanmu.” … (Kej 12.6-7). Daerah orang Kanaan adalah dari Sidon ke arah Gerar sampai ke Gaza, ke arah Sodom, Gomora, Adma dan Zeboim sampai ke Lasa. (Kej 10:19). Abram menetap di tanah Kanaan… Setelah Lot berpisah dari pada Abram, berfirmanlah YAHWEH kepada Abram: “Pandanglah sekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau berdiri itu ke timur dan barat, utara dan selatan, (15) sebab seluruh negeri yang kaulihat itu akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu untuk selama-lamanya. (Kej 13:13-15)

Beginilah firman Adonai YAHWEH kepada Yerusalem: Asalmu dan kelahiranmu ialah dari tanah Kanaan; ayahmu ialah orang Amori (dipunahkan Yosua; Yos 24:8) dan ibumu orang Heti. (Yehz 16:3). Pada jaman Yosua, orang Yebus tinggal di kota Yerusalem (Yos 15:63).

Nubuatan tanah Kanaan, mulai dari sungai Mesir sampai ke sungai yang besar itu, sungai Efrat, jadi milik keturunan Abraham: (Kej 15:13-21)

  1. “Ketahuilah dengan sesungguhnya bahwa keturunanmu akan menjadi orang asing dalam suatu negeri, yang bukan kepunyaan mereka,
  2. mereka akan diperbudak dan dianiaya, empat ratus tahun lamanya.
  3. keturunan yang keempat akan kembali ke sini, sebab sebelum itu kedurjanaan orang Amori [yaitu daerah Galilea] itu belum genap.”

YAHWEH tidak menyerahkan tanah itu sebelum dosa penghuni-lama menjadi penuh, itu sebabnya Abraham membeli ladang di Hebron (Kiryat-Arba) dari suku Het (Hittites) (Kej 23)

Abraham, Ishak dan Ismael.
Abraham (2009-2184 BC; 175 tahun) meminta Elohim untuk menjadikan Ismael (ibunya bernama Hagar, orang Mesir, budak Sarah) sebagai pewaris kekal, saat Ismael berumur tiga tahun (16:1,16; 17:1,18), Elohim menolak proposal Abraham, kata-Nya, ”Tetapi Elohim berfirman: “Tidak, melainkan isterimu Saralah yang akan melahirkan anak laki-laki bagimu, dan engkau akan menamai dia Ishak, dan Aku akan mengadakan perjanjian-Ku dengan dia menjadi perjanjian yang kekal untuk keturunannya. (Kej 17:19).  Adapun Abraham berumur seratus tahun, ketika Ishak, anaknya, lahir baginya. (Kej 21:5). Ishak lahir satu tahun kemudian setelah IA menolak proposal Abraham tersebut. Ishak melahirkan Yakub dan YAHWEH merubah nama Yakub menjadi Israel (25:26;32:38). Keturunan Ismael dan daerah tinggal mereka bisa dibaca di Kej 25:12-18.

Dialah YAHWEH, Elohim kita, di seluruh bumi berlaku penghukuman-Nya. Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya, firman yang diperintahkan-Nya kepada seribu angkatan, yang diikat-Nya dengan Abraham, dan akan sumpah-Nya kepada Ishak; diadakan-Nya hal itu menjadi ketetapan bagi Yakub, menjadi perjanjian kekal bagi Israel, firman-Nya: “Kepadamu akan Kuberikan tanah Kanaan, sebagai milik pusaka yang ditentukan bagimu.” (Maz 105:7-11)

Intermezzo: Buku From Time Immemorial adalah hasil penelitian selama 7 tahun, akan selamanya merubah istilah-istilah perdebatan tentang klaim-klaim konflik Arab dan Yahudi di Timur Tengah.

YAHWEH memberikan tanah Kanaan kepada Israel
Setelah 400 tahun masa perbudakan selesai, Musa memimpin orang Israel keluar dari Mesir. Yosua memimpin orang Israel masuk ke tanah Kanaan. Saat itu ada 7 kerajaan yang dominan tinggal di sana.
Ketika kejahatan raja-raja di tanah Kanaan / Israel / Palestina sudah mencapai batasnya; [B]erfirmanlah YAHWEH kepada Yosua bin Nun, abdi Musa itu, demikian: “Hamba-Ku Musa telah mati; … seberangilah sungai Yordan ini, engkau dan seluruh bangsa ini, menuju negeri yang akan Kuberikan kepada mereka, kepada orang Israel itu. Setiap tempat yang akan diinjak oleh telapak kakimu Kuberikan kepada kamu, seperti yang telah Kujanjikan kepada Musa. Dari padang gurun dan gunung Libanon yang sebelah sana itu sampai ke sungai besar, yakni sungai Efrat [yaitu bagian barat Syria sekarang], seluruh tanah orang Het [yaitu barat daya Laut Mati ], sampai ke Laut Besar di sebelah matahari terbenam, semuanya itu akan menjadi daerahmu. (Yos 1:1-4). Ada 31 raja di tanah Kanaan dikalahkan oleh Yosua (Yosua 12). Daud merebut Yerusalem, dikenal juga sebagai Sion, dari orang Yebus dan menjadikan itu ibu-kota kerajaannya (2Sam 5:6-9; 1Taw 11:5). Bagaimanapun juga Daud membeli tanah untuk dipakai sebagai mezbah YAHWEH dari Ornan, orang Yebus. Dikemudian hari anaknya Salomo mendirikan tempat ibadah yang megah ditanah tersebut, dikenal sebagai Bait Elohim (1Taw 21:25). Dimana mesjid Al Aqsa berada saat ini.

Lamanya Kanaan dipercayakan kepada Israel: 869 tahun (1455–586 BC). Daerah utara (Samaria) sudah diambil oleh Asyur sejak 721 BC.

YAHWEH membersihkan tanah Israel dari berhala-berhala.
Hosea anak Ela, raja Israel Utara (di Samaria) jahat di mata YAHWEH, Salmanaser, raja Asyur menawan dan membuang mereka ke Gozan dan kota-kota orang Madai (2 Raja 17), sekitar 721 BC. Awal orang Arab berimigrasi besar-besaran ke Samaria.
Kaum Yehuda dan penduduk Yerusalem (Kerajaan Israel Selatan) perintah-Nya. Yesaya menubuatkan 70 tahun pembuangan ke Babilonia: Maka seluruh negeri ini akan menjadi reruntuhan dan ketandusan, dan bangsa-bangsa ini akan menjadi hamba kepada raja Babel tujuh puluh tahun lamanya. (Yer 25:11) Nubuatan ini tergenapi pada 604 BC, Daniel dan 3 rekannya termasuk pemuda-pemuda yang diangkut ke Babilonia, pasal 52:31. Yerusalem jatuh ketangan Nebukadnezar pada tahun 586 BC. Bait Elohim I dihancurkan. (2 Raja 25:8-9)

Janji Elohim untuk memulihkan Israel dan tinggal bersama umat-Nya: Beginilah firman YAHWEH semesta alam, Elohim Israel: Perbaikilah tingkah langkahmu dan perbuatanmu, maka Aku mau diam bersama-sama kamu di tempat ini. melainkan jika kamu sungguh-sungguh memperbaiki tingkah langkahmu dan perbuatanmu, jika kamu sungguh-sungguh melaksanakan keadilan di antara kamu masing-masing, tidak menindas orang asing, yatim dan janda, tidak menumpahkan darah orang yang tak bersalah di tempat ini dan tidak mengikuti elohim lain, yang menjadi kemalanganmu sendiri, maka Aku mau diam bersama-sama kamu di tempat ini, di tanah yang telah Kuberikan kepada nenek moyangmu, dari dahulu kala sampai selama-lamanya. (Yer 7:3, 5-7)

Penguasa tanah Israel berganti-ganti tangan, sebagian umat-Nya kembali.
Setelah genap 70 tahun lamanya di pembuangan, YAHWEH memakai raja Koresh II (dari kata Ibrani) atau Cyrus II, raja negeri Persia menghancurkan kerajaan Babilonia. Tanah Israel beralih dari Babilonia ke Medi-Parsi. Raja Koresh atas kehendak YAHWEH mengijinkan orang-orang Israel kembali membangun kota-kota mereka.

  • Sehingga genaplah nubuatan Yesaya ini: hampir 200 tahun sebelum ia [Koresh] lahir (John Gill’s Exposition), ”Akulah yang berkata tentang Koresh: Dia gembala-Ku; segala kehendak-Ku akan digenapinya dengan mengatakan tentang Yerusalem: Baiklah ia dibangun! dan tentang Bait Suci: Baiklah diletakkan dasarnya!” (Yes 44:28) Akulah yang menggerakkan Koresh untuk maksud penyelamatan, dan Aku akan meratakan segala jalannya; dialah yang akan membangun kota-Ku dan yang akan melepaskan orang-orang-Ku yang ada dalam pembuangan, tanpa bayaran dan tanpa suap,” firman YAHWEH semesta alam. (Yes 45:13). Nama Koresh, perbuatan penyelamatan YAHWEH atas Israel melalui orang Iran telah direncanakan-Nya! 200 tahun sebelumnya dengan begitu spesifik!!
  • Sehingga genaplah double-nubuatan Yeremia, 1. “Sebab beginilah firman YAHWEH: Apabila telah genap tujuh puluh tahun bagi Babel, barulah Aku memperhatikan kamu. Aku akan menepati janji-Ku itu kepadamu dengan mengembalikan kamu ke tempat ini. (Yer 29:10). Nabi Ezra mencatat siap-siapa yang kembali (Ezra 1-3) 2. “Kemudian sesudah genap ketujuh puluh tahun itu, demikianlah firman YAHWEH, maka Aku akan melakukan pembalasan kepada raja Babel dan kepada bangsa itu oleh karena kesalahan mereka, juga kepada negeri orang-orang Kasdim, dengan membuatnya menjadi tempat-tempat yang tandus untuk selama-lamanya. Aku akan menimpakan … segala apa yang tertulis dalam kitab ini seperti yang telah dinubuatkan Yeremia tentang segala bangsa itu. (Yer 25:12-13)

Kerajaan Medi-Parsi dikalahkan oleh Alexander Agung / Alexander III (Yunani) tahun 330 BC, lalu Yunani digantikan oleh Romawi (Dan 8:20-25). Kerajaan Romawi mulai berdiri (27 BC) di bawah kepemimpinan Kaisar Augustus (63 BC – 14 AD). Kekuasaan kerajaan Romawi di daerah Yudea (secara administrasi) dipegang oleh Herodes Agung (73BC – 4 AD). Raja Agripa sampai 44 AD. Banyak ahli Alkitab memperkirakan Yahshua lahir pada 5 BC. Yahshua menubuatkan kehancuran Bait Elohim II (Mat 23:37; 24:1-2; Mark 13:1-2). Tepat 40 tahun setelah nubuatan Yahshua ini tentara Romawi dibawah pimpinan Jendral Titus meratakan Bait tersebut (70AD). Sepanjang jaman Perjanjian Baru (abad 1 AD) tanah Israel tetap terjajah oleh Kerajaan Romawi.

Tanah Kanaan setelah periode Perjanjian Baru (691-1948).
Yerusalem jatuh ketangan orang Arab (Kerajaan Umayyad, Damaskus ibukotanya) tahun 638 AD, lalu Umayyad digantikan oleh kerajaan Abbasid, ibukotanya berpindah ke Bagdad. Pembangunan mesjid Al-Aqsa (the Dome of the Rock) mulai dibangun di tahun 691. Islam semakin kuat dan menguasai beberapa wilayah Romawi: Spanyol (1000-1453), Italy dan Sisilia (1061) yang berakibat timbulnya gelombang-gelombang Crusade (Perang Salib). Kehidupan para pengikut Yahshua semakin sulit pada periode Arab dan Cursade ini, terjepit diantara dua kekuatan. 1517 Yerusalem dikuasai kerajaan Ottoman (Turky). Ottoman runtuh 1917. Tentara Inggris di bawah pimpian Jenderal Allenby mengusai Yerusalem tahun 1917. Dari 1922 ke 1948 the League of Nations menyerahkan tanah Israel (Palestina) ke bawah kendali administrasi Inggris.

Negara Israel lahir kembali (1948 sampai sekarang).
YAHWEH menggembalikan tanah Israel sepenuhnya kepada umat-Nya pada 15 May 1948, setelah terbuang dan tidak memiliki negara selama 1878 tahun lamanya. Sehingga genaplah nubuatan nabi-nabi, Sebab, sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman YAHWEH, bahwa Aku akan memulihkan keadaan umat-Ku Israel dan Yehuda–firman YAHWEH–dan Aku akan mengembalikan mereka ke negeri yang telah Kuberikan kepada nenek moyang mereka, dan mereka akan memilikinya.” (Yer 30:3) Beginilah firman Adonai YAHWEH: Sungguh, Aku menjemput orang Israel dari tengah bangsa-bangsa, ke mana mereka pergi; Aku akan mengumpulkan mereka dari segala penjuru dan akan membawa mereka ke tanah mereka. (Yehz 37:21).

  • Nabi Yesaya 49: dikumpulkan-Nya (5,12), jadi makmur dan banyak (9-11, 19-20), jadi terang bagi dunia (6), pembesar-pembesar dunia akan melayani Israel (22-23), musuhnya akan dihukum (26)
  • Nabi Yeremia 30: dikembalikan (3, 10; 46:27-28), disembuhkan dari hinaan dunia: makmur dan banyak lagi (17-19), musuh-musuhnya akan dihukum (16,20-24). Israel dibenarkan oleh YAHWEH (30:11; 46:28b)
  • Nabi Yehezkiel 37: dikumpulkan (21) kerajaan Yehuda dan Israel disatukan (16-19), Yahshua Ha Massiah akan jadi raja mereka selama-lamanya (25)
  • Nabi Amos: ”Maka Aku akan menanam mereka di tanah mereka, dan mereka tidak akan dicabut lagi dari tanah yang telah Kuberikan kepada mereka,” firman YAHWEH, Elohimmu.(Amo 9:15)

Aku akan mengadakan perjanjian damai dengan mereka, dan itu akan menjadi perjanjian yang kekal dengan mereka. Aku akan memberkati mereka dan membuat mereka banyak dan memberikan tempat kudus-Ku di tengah-tengah mereka untuk selama-lamanya. Tempat kediaman-Kupun akan ada pada mereka dan Aku akan menjadi Elohim mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku. Maka bangsa-bangsa akan mengetahui bahwa Aku, YAHWEH, menguduskan Israel, pada waktu tempat kudus-Ku berada di tengah-tengah mereka untuk selama-lamanya.” (Yehz 37:26-28)

Nubuatan bagi para pembenci Israel.
Sesungguhnya, akan datang hari yang ditetapkan YAHWEH…Maka YAHWEH akan menjadi Raja atas seluruh bumi; pada waktu itu YAHWEH adalah satu-satunya dan nama-Nya satu-satunya. Maka semua orang yang tinggal dari segala bangsa yang telah menyerang Yerusalem, akan datang tahun demi tahun untuk sujud menyembah kepada Raja, YAHWEH semesta alam, dan untuk merayakan hari raya Pondok Daun. Tetapi bila mereka dari kaum-kaum di bumi tidak datang ke Yerusalem untuk sujud menyembah kepada Raja, YAHWEH semesta alam, maka kepada mereka tidak akan turun hujan. Dan jika kaum Mesir tidak datang dan tidak masuk menghadap, maka kepada mereka akan turun tulah yang ditimpakan YAHWEH kepada bangsa-bangsa yang tidak datang untuk merayakan hari raya Pondok Daun. Itulah hukuman dosa Mesir dan hukuman dosa segala bangsa yang tidak datang untuk merayakan hari raya Pondok Daun. (Zekharia 14:1,9,16-19)

Kesimpulan: Pemilik tanah Kanaan dan seisi dunia adalah YAHWEH, Elohim Pencipta alam jagat ini. IA telah berjanji memberikan tanah Kanaan kepada orang Israel dan Yerusalem sebagai ibu-kotanya.

Untuk negara yang tidak setuju atas keputusan PEMILIK dunia ini silahkan ambil pelajaran dari negara Tirus (Amos 1:9-10, Yehz 26:3,12; Yoel 3:4-7). Singkat kata:

  • “Maka kamu akan mengetahui bahwa Aku, YAHWEH, adalah Elohimmu, yang diam di Sion, gunung-Ku yang kudus. Dan Yerusalem akan menjadi kudus, dan orang-orang luar tidak akan melintasinya lagi.” (Yoel 3:17)
  • Semua orang yang membenci Sion akan mendapat malu dan akan mundur. (Maz 129:5)
  • Yahshua berkata, “Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan.” (Mat 12:30, Luk 11:23)

Lebih baik berdamai dengan YAHWEH dan umat-Nya sebelum terlambat.

Catatan: Sion / Zion adalah secara fisik indentik dengan kota Yerusalem. Sion juga panggilan untuk negara Israel (Zak 9:9, Yoh 12:15). YAHWEH menjadikan kota Sion sebagai pusat pemerintah-Nya (Roma 9:33, 1Pet 2:6, Ibr 12:22, Wah 14:1). Kata ”Sion” ada 164 diseluruh Alkitab; 38 kali di kitab Mazmur, 81 kali dari kitab Yesaya, 16 x di Yeremia.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog