Uganda: dua bom mematikan menentang World Cup 2010


Penonton Kejuaraan Sepak Bola World Cup 2010 diserang dengan dua bom, berita terbaru menyatakan 74 orang meninggal dan 70 lainnya luka-luka saat menonton pertandingan  final Holland v.s. Spanyol.

Dua serangan bom ini terjadi di sebuah klub rugby dan restoran Ethiopia. Korban selain orang Uganda juga kewarganegaraan asing, salah satunya ialah dikabarkan seorang pekerja sosial dari California.

Militer Uganda percaya bahwa serangan bom ini berhubungan dengan kelompok Islam dari Somalia sebab Uganda dan Ethiopia, mendukung pemerintah resmi Somalia melawan kelompok pemberontak Islam yang dikenal dengan nama al-Shabab.

Pememimpin komando Islam ini berkata kepada kantor berita Associated Press: “Uganda ialah salah satu musuh kami. Apapun yang membuat mereka menangis, membuat kami senang. Semoga kemarahan Allah ada  di atas mereka yang melawan kami.”

Presiden Uganda menkritik serangan bom tersebut dan berjanji tidak akan mundur dari komitmentnya menolong pemerintah Somalia, ia bahkan menantang pembrontak Islam ini: ”Orang-orang yang menonton sepak-bola bukanlah orang-orang yang harus ada dijadikan target. Jika mereka (para penyerang) ingin pertempuran, mereka seharusnya pergi dan mencari para tentara.”

Pemimpin al-Shabab ini tidak mengerti hati dan pikiran Elohim (Pencipta langit dan bumi), ia tidak sadar bahwa hati dan pikirannya telah diisi dengan pikiran Iblis: penuh kebencian dan gembira diatas penderitaan orang lain. Ini sungguh berbeda dengan ajaran YAHWEH yang mengajarkan bahwa KASIH adalah lebih penting dari pada segala sedekah bahkan sekalipun mati demi nama-NYA: seperti tertulis:

Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku. Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu.
Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.
Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri.
Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.
Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran.
Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. (1Kor 13:3-7)

Banyak pemimpin Islam telah menggenapi Firman Yeshua Ha Mashiah ini:
Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Elohim (Allah). Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku.
Tetapi semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya kamu ingat, bahwa Aku telah mengatakannya kepadamu. “Hal ini tidak Kukatakan kepadamu dari semula, karena selama ini Aku masih bersama-sama dengan kamu, (Yoh 16:2-4)

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: