Kumpulan Situs Menarik


Untuk Anda yang tertarik menyelidiki sesuatu di bawah ini ada situs-situs yang bahasannya dapat dipercayai (sedikitnya memiliki referensi untuk setiap bahasannya). Bagaimanapun web blog Senjata Rohani tidak bertanggung jawab dengan isi dari situs-situs tersebut.

Kumpulan web side ini tidak bisa diartikan bahwa Senjata Rohani Web blog setuju secara penuh isi dari setiap artikel mereka. Ini hanyalah sekedar referensi bacaan tambahan. Dalam dunia informasi yang modern ini, ada untung dan ruginya. Untungnya kita dengan mudah mendapat informasi dari seluruh dunia dengan cepat dan mudah; dari data encyclopedia sampai data gossip. Ruginya ialah orang yang tidak berhati-hati bisa terkecoh oleh data yang ia dapatkan; entah data itu dibuat kurang akurat atau memang sengaja untuk menyesatkan. Karenanya setiap kita harus cerdik dan bijaksana serta teliti, selalu mengadakan perbandingan dengan sumber yang seasli mungkin. Mintalah Roh Kudus Elohim untuk membimbing Anda. Pepatah berkata , ”Bila makan ikan, makanlah dagingnya dan buang tulangnya!”

KEPERCAYAAN KRISTEN

Umum

Perlu bantuan (teraniaya, musibah dll)

KRISTEN ROMA KATOLIK

ISLAM

NEW AGE (NA)

Takut akan YAHWEH itu suci, tetap ada untuk selamanya; hukum-hukum YAHWEH itu benar, adil semuanya, lebih indah dari pada emas, bahkan dari pada banyak emas tua; dan lebih manis dari pada madu, bahkan dari pada madu tetesan dari sarang lebah. (Mazmur 19:10-11)

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Iklan

Alasan Pendeta tidak beribadah hari Sabat


Tetapi firman yang ada tertulis dalam kitab Taurat mereka harus digenapi: Mereka membenci Aku tanpa alasan. (Yoh 15:25)

Ada tiga alasan mengapa orang-orang Kristen tidak memperingati hari Sabat kata seorang pendeta di Kalifornia Selatan yang tergolong dalam salah satu gereja yang memiliki jemaat terbesar di wilayah tersebut:

  • Itu karena satu-satunya perintah yang tidak diulangi di dalam Perjanjian Baru
  • Yahshua tidak pernah mengajari siapapun untuk memelihara hari Sabat
  • Rasul-rasul tidak pernah mengajari siapapun untuk memelihara hari Sabat (1)

Benarkah Yahshua Ha Mashiah dan para rasul-Nya tidak mengajari umat-Nya untuk memelihara hari Sabat? Benarkah perintah Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat (perintah keempat) telah ditanggalkan dan hanya hanya sembilan perintah yang masih berlaku di Perjanjian Baru?

Kita telah membahas bahwa perintah menguduskan hari Sabat (Saptu) menjadi hari Minggu adalah tidak berdasarkan otoritas YAHWEH dan putra-Nya Yahshua Ha Mashiah, tetapi perubahan itu terjadi atas otoritas Gereja Roma Katolik.

Sekarang kita pelajari Alkitab apakah ketiga alasan di atas benar atau salah.

Membantah alasan kedua – Yahshua tidak pernah mengajari siapapun untuk memelihara hari Sabat”.

No way! Firman YAHWEH jelas menulis bahwa Yahshua mengajari itu

  • Ia mengingatkan orang-orang Farisi bahwa mereka sedang berhadapan dengan pemegang otoritas hari Sabat. Anak Manusia adalah juga Yahweh atas hari Sabat.” (Mark 2:28). Kel 20:10; Yes 58:13, Wah 1:10
  • Ia mengajari orang-orang Farisi apa makna hari Sabat yang sebenarnya, yaitu untuk kebaikan manusia. Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat, (Mark 2:27). Ia tidak berkata ”hari Sabat untuk orang Yahudi” tapi ”untuk manusia” semua suku, bahasa dan bangsa yang telah menjadikan Dia sebagai Yahweh!
  • Ia sering kali menyembuhkan orang sakit pada hari Sabat secara sengaja di depan mata orang-orang Farisi untuk menigatkan mereka makna hari Sabat tersebut.
  • Ia mengajari orang banyak hal apa yang boleh dikerjakan pada hari Sabat. Bukankah manusia jauh lebih berharga dari pada domba? Karena itu boleh berbuat baik pada hari Sabat.” (Mat 12:12)
  • Setelah Ia panjang lebar mengajar arti hari Sabat dan menyembuhkan semua yang sakit – pada hari Sabat!, rasul Matius menulis penggenapan firman yang dinubuatkan oleh nabi Yesaya tentang tujuan Yahshua datang kebumi, “Lihatlah, itu Hamba-Ku yang Kupilih, yang Kukasihi, yang kepada-Nya jiwa-Ku berkenan; Aku akan menaruh roh-Ku ke atas-Nya, dan Ia akan memaklumkan hukum kepada bangsa-bangsa. … sampai Ia menjadikan hukum itu menang. Dan pada-Nyalah bangsa-bangsa akan berharap.” (Mat 12:18-21) *
  • Tentang ahir jaman, Ia memperingatkan umat Israel untuk berdoa secara serius agar aniaya terakhir atas mereka tidak jatuh pada musim dingin dan pada hari Sabat (Mat 24:20-22)
  • Doa-Nya di Getsemani pada ahir pelayanan-Nya jelas menyatakan bahwa firman Bapa-Nya yang Ia harus sampaikan (Ul 18:18) Ia telah ajarkan kepada umat kepunyaan-Nya. ”Sebab segala firman yang Engkau sampaikan kepada-Ku telah Kusampaikan kepada mereka dan mereka telah menerimanya.” (Yoh 17:8a). Putra-Nya telah menyelesaikan tugas yang dipercayakan kepadanya, dalam kontek ini: merestorasi Perintah Keempat: “Ingatlah dan hormatilah hari Sabat.”

*) Pada jaman Nabi Yesaya (abad ke 7 BC), kerajaan Yehuda bukan saja telah meninggalkan YAHWEH, tapi juga menista DIA (1:4), penduduknya disamakan lebih bodoh dari lembu dan keledai (3). Para pemimpinnya (diatur oleh istri mereka; 3:12) memeras dan merampoki orang yang tertindas (3:14-15; 5:8). Dan ini semakin parah di jaman raja Ahaz (bab 7-12), lebih suka mencari petunjuk dari orang mati daripada YAHWEH (8:19; 7:10-13). Sejauh mana mereka telah melanggar hukum dan perintah-Nya bisa dilihat pada 2 Raja-raja 23.

Membantah alasan ketiga – Rasul-rasul tidak pernah mengajari siapapun untuk memelihara hari Sabat.”

Tidak benar! Alkitab dan sejarah Gereja bisa membuktikan bahwa ajaran ”Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat” diteruskan oleh para rasul kepada jemaat-Nya.

  • Rasul-rasul menerima pengajaran Guru mereka dan melakukan semua pengajaran-Nya dalam kehidupan mereka. Hampir semua dari mereka mati martir oleh karena mengikuti Jalan Kebenaran – Yahshua. Aku telah menyatakan nama-Mu kepada semua orang, yang Engkau berikan kepada-Ku dari dunia. … dan mereka telah menuruti firman-Mu. (Yoh 17:6)
  • Ajaran para rasul (13 orang), murid-murid-Nya yang lain semakin menarik banyak pengikut bahkan sejumlah besar imam Farisi pun turut pengajaran mereka (Kis 6:7). Ingat kita sedang bicara praktek hari Sabat yang diajarakan Yahshua (Mat 12; Mark 2)
  • Para wanita menyiapkan wangi-wangian untuk mayat Yahshua sebelum hari Sabat dan mereka istirahat di hari Sabatnya, lalu esok harinya membeli bahan-bahan yang masih kurang (Luk 23:55-56; Mark 16:1)
  • Kelompok Jemaat Yahudi Libertini (atau Freedman artinya Orang yang telah dibebaskan dari perbudakan) dari Libia, Mesir, Itali dan Turki mempertanyakan pengajaran Stefanus. Mereka dibantu dengan tua-tua Yahudi dan ahli-ahli Taurat menghukum mati dia melalui tuduhan yang sama yang mereka lakukan kepada Yahshua (Kis 6:13-15). Inti pembelaan Stefanus ialah peliharalah dan turutilah hukum Taurat-Nya (yaitu Sepuluh Perintah YAHWEH)!” (Kis 7:38,53). Saulus, ”imam muda” fanatik Farisi, hadir dipembunuhan tersebut (7:58). Ini adalah awal penganiayaan atas pengikut Yahshua dari Yerusalem (8:1-3) sampai ke Damsyik, Syria. [M]engancam dan membunuh murid-murid YAHWEH. … jika ia menemukan laki-laki atau perempuan yang mengikuti Jalan YAHWEH, ia menangkap mereka dan membawa mereka ke Yerusalem. (9.1-2).
  • Rasul Yakobus di sidang para rasul berkata, Sebab sejak zaman dahulu hukum Musa diberitakan di tiap-tiap kota, dan sampai sekarang hukum itu dibacakan tiap-tiap hari Sabat di rumah-rumah ibadat. (Kis 15:21). 1. Antiokhia, Yunani (Kis 13:14, 42, 44 ). 2. Filipi, Makedonia (16:13). 3. Tesalonika, Turkey (17:1-2). 4. dan di Korintus, Yunani, Paulus mengajar selama 1 tahun 6 bulan. (18:1,4,11)
  • Dari mulut rasul Paulus sendiri kita bisa melihat bagaimana ia dan pemimpin lainnya hidup, Saudara-saudara, ikutilah teladanku dan perhatikanlah mereka, yang hidup sama seperti kami yang menjadi teladanmu. (Fil 3:17 ) sama seperti aku juga menjadi pengikut Kristus. (1 Kor 11:1; Yoh 10:4-5). Sehingga rasul Lukas mencatat, Seperti biasa Paulus masuk ke rumah ibadat itu. Tiga hari Sabat berturut-turut ia membicarakan dengan mereka bagian-bagian dari Kitab Suci.” (Kis 17:2). Di Filipi, jelas nampak banyak orang yang hidup sesuai ajaran Yahshua: kamu ikuti dan perhatikan mereka yang hidup seperti kami, jadi tidak hanya Paulus sendiri, tapi juga tua-tua lainya dan banyak contoh dari orang lain lagi yang bisa diteladani.
  • Karenanya Paulus dipengadilan berani berkata, ”Aku sedikitpun tidak bersalah, baik terhadap hukum Taurat orang Yahudi maupun terhadap Bait Elohim… (Kis 25:8)

Pada abad pertama (masa dimana Alkitab Perjanjian Baru ditulis) para rasul dan jemaat mula-mula selalu beribadat setiap hari Sabat, itu bukanlah hal yang luar biasa, sebaliknya itu adalah hal yang seharusnya, Mereka tidak perlu diajar atau diingatkan lagi tentang pergi ibadah pada hari Sabat (Kis 13:14-44), tepat seperti pepatah berkata, ”Tidak perlu mengajar anak itik berenang!


Membantah alasan pertama – Itu karena satu-satunya perintah yang tidak diulangi di dalam Perjanjian Baru.”

Bantahan atas alasan ini ialah 1. Yahshua sendiri tidak membatalkan hukum Musa apalagi Sepuluh Perintah YAHWEH. 2. Perintah keempat tidak akan bisa dikeluarkan dari Sepuluh Perintah YAHWEH

IA adalah Elohim yang sempurna, hukum-hukum yang keluar dari mulut-Nya tidak bisa dibatalkan. IA bukanlah elohim ciptaan manusia dan bukan juga ciptaan malaikat yang perkataan mereka selalu berubah. Firman yang pernah menjadi manusia berkata, Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Bahwasanya Aku, YAHWEH, tidak berubah, dan kamu, bani Yakub, tidak akan lenyap. (Mal 3:1a, 6)

Bani Israel lebih dari 4 ribu tahun mengalami perang, tapi tetap eksis sampai sekarang. Sekalipun musuh Israel jauh lebih banyak dan lebih kuat, Israel akan tetap berdiri, YAHWEH says so!!

Ia memperingatkan dengan keras orang-orang Kristen yang berani merendahkan hukum Taurat-Nya

  • [S]iapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga (Mat 5:19a)
  • Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. (Mat 5:20 ).Di dalam soal menjaga kekudusan dan ketaatan kepada hukum Taurat, orang Kristen non-Yahudi tidak ada artinya dibanding kedua kelompok orang di atas. Kegagalan mereka hanyalah mereka sangat sombong (too much self righteousness).

Ingat: perintah keempat adalah perintah terpanjang dan tergolong di dalam perintah utama yang terutama – empat perintah pertama dari 10 perintah (hukum hubungan vertikal antara manusia dengan Penciptanya)

Dwight L. Moody, (pendiri the Moody Bible Institute) salah satu orang Methodist terbesar di abad 19, dalam bukunya , Weighed and Wanting, menulis, “Hari Sabat diikat di Eden, dan itu sudah diterapkan sejak itu. Perintah keempat dimulai dengan kata “ingatlah”, menunjukan hari Sabat telah ada ketika Elohim menulis hukum itu pada loh-loh batu di Sinai. Bagaimana mungkin orang-orang dapat mengklaim bahwa satu perintah sudah disingkirkan sementara mereka mengakui bahwa kesembilan lainnya tetap diikat?” Ia juga berkata, Keempat ini bukanlah perintah untuk satu tempat atau satu waktu, tetapi untuk semua tempat dan semua waktu.” (San Francisco, Jan. 1st, 1881)

Pelangaran yang sungguh ironis dari umat YAHWEH:

Paulus berkata: Sebab penduduk Yerusalem dan pemimpin-pemimpinnya tidak mengakui Yahshua. Dengan menjatuhkan hukuman mati atas Dia, mereka menggenapi perkataan nabi-nabi yang dibacakan setiap hari Sabat. (Kis 13:27)

Dan di jaman ahir ini: Milyaran orang Kristen dan pemimpin-pemimpin Gereja di seluruh dunia mengakui Yahshua. Dengan tidak mau mengingat hukum Sabat-Nya yang justru tertulis ”Ingatlah.” mereka menggenapi firman-Nya yang dibacakan setiap hari Minggu bahwa mereka harus mengasihi YAHWEH Elohim mereka dan berjaga-jaga atas segala tipuan si Iblis (Mark 11:29-30; Mat 24:4-5)

Ia menyuruh hamba-hambanya memanggil orang-orang yang telah diundang ke perjamuan kawin itu, tetapi orang-orang itu tidak mau datang. … Tetapi orang-orang yang diundang itu tidak mengindahkannya; ada yang pergi ke ladangnya, ada yang pergi mengurus usahanya, dan yang lain menangkap hamba-hambanya itu, menyiksanya dan membunuhnya. (Mat 22:3-6)

Kata Yahshua kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemulian-Nya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel. (Mat 19:28)

Referensi:

1 Anti-Yudasim at root of ‘Sunday Sabbath’?

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Alasan mengapa menguduskan hari Sabat menjadi hari Minggu


[I]a berusaha untuk mengubah waktu dan hukum, dan mereka akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah masa. (Daniel 7:25b)

Mengapa hari Sabat dirubah dan sejak kapan perubahan itu disahkan?

Hari istirahat YAHWEH adalah hari ketujuh, IA menamai hari itu sebagai hari Sabat. [B]erhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. … Lalu Elohim memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu. (Kej 2:2-3), hari ketujuh adalah hari Sabat YAHWEH, Elohimmu … (Kel 20:10).

Tidak perlu dipertanyakan bahwa hari Sabat- dikenal juga sebagai hari YAHWEH atau hari ketujuh – adalah hari Saptu, orang Israel (baik pengikut Musa maupun Yahshua Ha Massiah (Messianic Jews) dan Gereja Protestan Advent Hari Ketujuh tetap melakukan ibadahnya pada hari Sabtu.

Untuk yang tidak tahu sejarah Gereja, khususnya dalam hal perintah mengingat menguduskan hari Sabat (perintah ketiga dari 10 perintah Elohim), mari kita baca dahulu komentar beberapa pemimpin rohaniwan tentang hari Sabat, agar Anda mengerti lebih baik alasan perubahan hari Sabat (Saptu) menjadi hari Minggu.

Apa kata mereka tentang hari Sabat:

James Cardinal Gibbons, Pemimpin Bishop Katolik Baltimore setuju bahwa perpindahan ke hari Minggu tidak didasari Alkitab, tetap pekerjaan Gereja Katolik sendiri. dalam bukunya, “Kamu boleh baca Alkitab dari Kejadian ke kitab Wahyu, dan kamu tidak akan menemukan sebuah kalimat memerintahkan pengudusan hari Minggu. Ayat-ayat memerintahkan ibadah agama hari Saptu, hari dimana kita tidak pernah menguduskannya.” (“The Faith of Our Fathers, tahun 1876”)

Richard Bauckham, professor Perjanjian Baru pada University of St. Andrews, Scotlandia ,”Hari ketujuh adalah hari Saptu. Tidak ada hari lainnya dipanggil hari Sabat di dalam Perjanjian Lama dan Baru.”

Jan Marcussen, seorang pendeta Advent Hari Ketujuh dari Thompsonville, Illinois pada tahun 2001 menawarkan 1 juta USD kepada siapa yang bisa membuktikan dengan jelas secara Alkitabiah bahwa hari pertama adalah hari Sabat. “Memelihara hari Minggu sebagai hari Sabat adalah tipuan terbesar yang Dunia pernah melihat,” ia berkata. Bukunya tentang masalah Sabat ke menjadi Minggu bisa dibaca on-line: National Sunday Law

John Pinkston, presiden dan pendiri the Congregation of God Seventh Day dalam komentarnya tentang perkataan Yohanes di pulau Patmos ,”Pada hari Yahweh aku dikuasai oleh Roh… (Wah 1:10) Itu tidak berbicara apapun tentang hari Minggu. Itu berbicara tentang “hari Yahweh yang dimaksud dalam Perjanjian Lama. Baca Mark 2:28; Yes 58:13)

Ini beberapa alasan mengapa menguduskan hari Sabat (hari ketujuh) menjadi hari Minggu (hari pertama):

Dr. Samuele Bacchiocchi seorang pensiunan professor theology pada Andrews University di Michigan, Gelar dokternya di dalam Sejarah Gereja didapat dari Roma. Ia memberikan dua factor alasan:

  1. Anti Judaism telah menyebabkan ditinggalkannya hari Sabat
  2. Penyembahan kafir dewa matahari (SUN god) telah mempengaruhi pengadopsian hari Minggu. Penggambilan 25 Desember untuk perayaan Natal adalah mungkin contoh yang paling explicit dari pengaruh penyembahan matahari pada kalender liturgy Kristen. It adalah sebuah fakta yang diketahui bahwa pesta kafir the Dies Natalis Solis Invicti – kelahiran dari Matahari Yangtakterkalahkan (the Invincible Sun) telah dirayakan pada tanggal itu.

dies Solis / Sun day / —— / Sunday

dies Lunae / Moon day / —— / Monday

dies Martis / Mars’s day / Tiw’s day / Tuesday

dies Mercuri / Mercury’s day / Woden’s day / Wednesday

dies Jovis / Jupiter’s day / Thor’s day / Thursday

dies Veneris / Venus’s day / Frigg’s day / Friday

dies Saturni / Saturn’s day / Saturday

Table traces the seven days of the week from their pagan Latin origin through the names of Norse gods to their current names in English

Tahun 312, Ketika Kaisar Roma Constantine menjadi ‘Kristen’, pada tanggal 7 Maret 321 dia menetapkan bahwa hari Minggu adalah hari istirahat, toko-toko harus tutup kecuali petani dipedesaan. Dia menyembah semua dewa-dewa – khususnya Appolo dewa matahari. Dia memilki nama Pontifex Maximus yang adalah titel dari imam besar kafir

Paus Sylvester I (314-337): ”Jika setiap hari Minggu adalah untuk dirayakan secara gembira oleh para Kristen mengenang kebangkitan (-Nya), karenanya setiap hari Sabat mengenang penguburan (-Nya) adalah bagi kotoran-manusia (kebencian yang dalam atau kutukan) orang-orang Yahudi.”

Tahun 363, pada Sidang Laodikia, Gereja Roma – Gereja Roma Katolik sekarang – menyatakan, ”Orang-orang Kristen harus tidak judaize dengan beristirahat pada hari Sabat, tetapi harus kerja pada hari itu, sebagai ganti hormati Hari Yahweh [hari Minggu],… Tetapi jika seseorang ditemukan ada sebagai Judaizers, mereka akan ada dikeluarkan dari Kristus.”

Tahun 380, Penguasa Theodosius membuat Kristen Katolik pemelihara hari Minggu menjadi agama resmi di daerah kekuasaannya,

9 Febuari 1893. Kansas City Catholic menulis: Gereja Katolik oleh otoritasnya sendiri yang tidak ada salah telah menciptakan hari Minggu sebuah hari libur untuk mengambil tempat hari Sabat dari hukum yang lama.”

Tahun 1998, Paus Yohanes II pada suratnya Dies Domini kepada para bishop dan umat Katolik: Hari Minggu dipanggil hari kebangkitan Massiah.

Alkitab mencatat: tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur… . Mereka mendapati batu sudah terguling dari kubur itu, dan setelah masuk mereka tidak menemukan mayat Yahweh Yahshua. .. tiba-tiba ada dua orang berdiri dekat mereka memakai pakaian yang berkilau-kilauan. Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, tetapi kedua orang itu berkata kepada mereka: “Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea, (Luk 24:1-6). Dengan kata lain, pada hari Minggu dini hari saat mereka tiba, kuburan sudah kosong.

Catatan dari saya: Banyak ahli Alkitab percaya bahwa Yahshua meninggal hari Rabu – dimana perayaan Sabat tahunan / Paskah / Passover terjadi (Mat 26:16) – dan Saptu malam bangkit (terkubur 3 hari dan 3 malam; sesuai Yunus 1:17; Mat 12:40), bukan hari Minggu pagi. Perhitungan Sabat Yahudi ialah dari Jumat malam (matahari terbenam) sampai Saptu matahari terbenam lagi.

Jan Marcussen dalam bukunya tentang perubahan yang dibuat oleh Gereja Roma ini sebagai, ”Hari Minggu adalah tanda / materai dari otoritas pemerintahan Gereja Roma Katolik. [Menguduskan hari] Minggu adalah materai binatang!” Namun ia bersikeras dia tidak menyerang iman orang lain, tetapi sebagai gantinya mencoba memimpin orang-orang ke Alkitab, Yahshua, dan akhirnya surga.

Catatan dari saya:

1. Tidak diragukan bahwa Yahshua Ha Mashiah (termasuk Yohanes Pembaptis) menegur keras orang-orang Farisi dan Saduki ketika Ia ada di bumi, itu dikarenakan mereka lebih menuruti ajaran Talmut dan filsafat Yunani lebih dari ajaran hukum Taurat (Mat 3:7-10; 15:3-9; 16:6). Namun membenci perintah YAHWEH (mengganti hari Sabat-Nya menjadi Sun-day bagi hormat kepada dewa Matahari) oleh karena kedegilan orang Farisi dan orang Saduki adalah masalah yang lain. Manusia tidak seharusnya membenci YAHWEH pencipta mereka dan perintah-Nya oleh karena kesalahan umat-Nya Israel. Yahshua sendiri berpesan kepada parapengikut-Nya, ”[B]erbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku.” (Mat 11:2-6; Mark 7:18-23).

2. Mempelajari penglihatan Daniel di atas, baca dari 7:19-25, terjadi pada tahun pertama pemerintahan raja Belsyazar (anak Nebukadnezar), sekitar pertengahan abad 6 dan 5 DC, terlihat bahwa “binatang” ini memang telah dinubuatkan (sedikitnya 800 tahun sebelumnya) bahwa, Ia akan mengucapkan perkataan yang menentang Yang Mahatinggi, dan akan menganiaya orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi; ia berusaha untuk mengubah waktu dan hukum, dan mereka akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah masa. (Dan 7:25).Berdasarkan nubuatan Daniel ini kita tahu bahwa penyebab Gereja Roma Katolik merubah waktu dan hukum menguduskan hari Sabat menjadi hari Minggu BUKANLAH sekedar anti Judaism (kepercayaan orang Farisi), namun lebih lagi membenci semua umat-NYA dan yang paling utama ialah berontak menentang YAHWEH.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Film 2009: Angles And Demons


Film Hollywood Angels and Demons akan muncul  di bulan Juni 2009 adalah contoh yang sempurna bagaimana Vatikan (Negara Roma) menggunakan uangnya dan kekuasaan yang kotor mengayun pendapat masyarakat di dalam arah petunjuk ibu binatang.

Organisasi Illuminati adalah Vatikan dan Vatikan adalah organisasi Illuminati (The Illuminati is the Vatican and the Vatican is the Illuminati), tetapi di dalam film ini mereka akan memutar bukti-bukti dengan bercerita kepada dunia Gereja Roma Katolik adalah di dalam sebuah kehidupan dan kematian yang susah menyelamatkan jiwanya dari kuasa-kuasa jahat organisasi Illuminati, yang mencoba menghancurkan pria-pria tua Vatikan yang baik.

Saksi-saksi mata di Roma melaporkan bahwa di bulan Mai 2007, tiga trio disebutkan di atas (Dan Brown –penulis Da Vinci Code, Ron Howard – direktur film, dan Tom Hanks – bintang film) bersama raja media Rupert Murdoch dan beberapa orang petinggi Serikat Jesuit dan seorang Kardinal Vatican semuanya bertemu untuk mendiskusikan keuangan film ini. (1)  Catatan: Penebalan dari saya.

Bukti bahwa Vatican dan Organisasi Illuminati adalah sama bisa baca di sini:

POPE BENEDICT XVI ADVOCATES THE NEW WORLD ORDER IN HIS CHRISTMAS, 2005, SERMON! Sedikit cutipan dari artikel di atas:  This new Pope actually used the term, “New World Order” in his speech, thus aligning himself and his global Catholic Church with other leaders of the Illuminati which are straining as much politically and/or economically as the Vatican is straining religiously to unite the world globally in these three spheres. Until this global unity is achieved, Antichrist cannot appear.

Ingat film Juno (2007), cerita tentang seorang gadis yang hamil diluar nikah dan memenangkan Academi Award untuk Best Original Screenplay dan beberapa nominasi Oscar?
Juno, lengkapnya Juno Lucina, adalah dewi  yang sangat terkenal  pada jaman kerajaan Romawi. Juno dapat disamakan dengan dewi Hera nya Yunani. Ia dipestakan pada tanggal 1 Maret, dikenal sebagai  perayaan Matronalia. Bulan Juni diambil dari namanya. Ia merupakan dewi kesuburan wanita dan pelindung wanita. (2)

Referensi:

  1. Diterjemahkan langsung dari sini.
  2. Pantheon.org.: Juno dan Ancienthistory.about.com: Juno Lucina

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Iblis berkata: Sekali selamat tetap selamat temanku!


Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan (Yoh 10:10a)

Doktrin ini adalah obat tidur Iblis untuk para pengikut Yahshua Ha Massiah. Iblis mencoba meyakinkan umat Elohim untuk bersenang-senang dengan dunia ini. Dan sakit jantung kemudian. Hawa dan kelima wanita bodoh ditipu Iblis dengan doktrin yang serupa dengan “sekali selamat tetap selamat”. setan-judi

Iblis berkata Sekali selamat tetap selamat temanku! Kamu sudah terima Yahshua Ha Massiah di dalam hidupmu bukan? Nah sekarang rilek saja nikmati hidup yang tersisa ini. Tidak perlu kuatir soal hari esok, bukankah Yahshua sendir telah berkata, Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.” Mat 6:34 Bukankah DIA menciptakan seluruh bumi dan isinya untuk dinikmati? “Bagaimana dengan dosa?” Anda bertanya kepada Iblis. “Dosa?”, Iblis balik bertanya kepada Anda, ”kamu pasti lupa ayat emas ini, bukankah ada tertulis di Alkitab, Dan karena kehendak-Nya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus (Ibr 10:10). Iblis menunjuk kepada ayat 17 ”dan Aku tidak lagi mengingat dosa-dosa dan kesalahan mereka.” Dan buru-buru Iblis menutup Alkitabnya dan tersenyum lebar-lebar seperti Satan (Santa) Claus.

Doktrin sekali selamat tetap selamat yang dijanjikan Iblis ini umumnya bersumber dari ajaran predestinasi (penetapan awal) bahwa Elohim memiliki kehendak yang absolut, jika IA sudah menetapkan seseorang untuk diselamatkan-Nya maka orang itu tetap selamat pada akhirnya (sebab doktrin ini percaya bahwa semua pelanggaran, dosa, hidup bercela pada hari akhir hidupnya tidak diperhitungkan). Dengan kata lain, orang yang telah dipilih Elohim ini secara otomatis akan terhitung sebagai orang yang akan menghuni Surga sekalipun ketika ia mati sebagai orang berdosa, pelanggar perintah-Nya.

Apa yang DIA katakan mengenal kejakinan bohong “sekali selamat tetap selamat” ini? Percaya atau tidak sesungguhnya perintah, ketetapan dan hukum YAHWEH ditujukan kepada umat-Nya (orang-orang yang telah dipilih: Israel sebagai bangsa dan orang-orang Kristen bukan-Yahudi di seluruh dunia). Semua itu ditujukan bukan kepada orang-orang yang tidak percaya. Alkitab adalah firman Elohim yang tertulis bagaimana anak-anak pilihan harus bertingkah laku dan mengerti tugas-tugasnya sebagai hamba-hamba Kerajaan Surga sebelum Yahshua datang menghakimi semua manusia.

Ayat-ayat Firman Elohim pada tiga kondisi ini akan membongkar tipuan Iblis ”sekali selamat tetap selamat”; 1. Anda telah diselamatkan namun ketika mati Anda hidup di dalam dosa. 2. telah diselamatkan dan kembali di dalam kehidupan dosa. Orang lain bersyafaat dan mengingatkan untuk pertobatan Anda, tetapi Anda tetap memilih jalan Anda sendiri dan meninggal dunia. 3. Anda misalnya seorang pendosa besar, namun pada akhir hidup Anda, semuanya Anda tinggalkan dan berbalik kejalan-jalan YAHWEH lalu Anda meninggal dunia. Alkitab berbica dengan jelas apa upah yang akan Anda dapat dari ketiga jenis kondisi kehidupan tersebut.

1. Anda telah diselamatkan namun ketika mati Anda hidup di dalam dosa.

  • Tidak mau mengampuni orang lain, dosa Andapun tidak akan diampuni-Nya (Mat 6:15; Mark 11:26). Lihat perumpamaan Yahshua tentang hal ini di Mat 18:23-35.
  • Telah lahir baru, tapi tetap menyembah berhala, bercabul dan mencobai DIA. Akan dibinasakan oleh malaikat maut (1 Kor 10:1-10). Semuanya ini telah menimpa mereka sebagai contoh dan dituliskan untuk menjadi peringatan bagi kita yang hidup pada waktu, di mana zaman akhir telah tiba.(11)
  • Telah diselamatkan, namun tetap sengaja makan-minum dari makanan dan minuman bekas berhala (1 Kor 10:18-22; Kel 32:6.18) Anda akan dibinasakan.
  • Kalau orang benar berbalik dari kebenarannya dan melakukan kecurangan sehingga ia mati, ia harus mati karena kecurangan yang dilakukannya. (Yeh 18:26; 33:18)
  • Engkau memandang ringan terhadap hal-hal yang kudus bagi-Ku dan hari-hari Sabat-Ku kaunajiskan. Yeh 22:8, juga 26; 20:13, 16). Mereka dibinasakan dan tidak masuk tanah pernjanjian (Yeh 20:15)
  • Bertobatlah, bertobatlah dari hidupmu yang jahat itu! Mengapakah kamu akan mati, hai kaum Israel? (Yeh 33:11)
  • [K]atakanlah kepada teman-temanmu sebangsa: Kebenaran orang benar tidak menyelamatkan dia, pada waktu ia jatuh dalam pelanggaran … orang benar tidak dapat hidup karena kebenarannya, pada waktu ia berbuat dosa. (Yeh 33:12)
  • Telah diselamatkan tapi iman tidak bertumbuh dan tidak taat kepada PERINTAH-NYA, tidak diijinkan masuk kedalam perhentian-Nya (Ibr 4:3-8)
  • Orang-orang pilihan-Nya jika tidak berjaga-jaga bisa disesatkan (Mat 24:24; Mark 13:22)
  • Tidak tetap menjaga hati yang tulus dan iman yang teguh, bermain-main dengan dosa; maka tidak ada pengampunan korban dosa kedua baginya. Sebab jika kita sengaja berbuat dosa, sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu. Tetapi yang ada ialah kematian yang mengerikan akan penghakiman dan api yang dahsyat yang akan menghanguskan semua orang durhaka. (Ibr 10:26-27)
  • Barangsiapa berkata: Aku mengenal Dia, tetapi ia tidak menuruti perintah-Nya (membenci saudaranya; hidupnya tidak sama seperti Dia; 6,9), ia adalah seorang pendusta dan di dalamnya tidak ada kebenaran. (1 Yoh 2:4)
  • Jangan sesat! Elohim tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu. (Gal 6:7-8) imajinasi-yang-sia-sia

2. Anda telah diselamatkan dan kembali di dalam kehidupan dosa. Orang lain bersyafaat dan mengingatkan untuk pertobatan Anda, tetapi Anda tetap memilih jalan Anda sendiri dan meninggal dunia.

  • Israel telah diselamatkan, diikat dengan perjanjian (4,10) diingatkan berkali-kali untuk mentaati perintah-Nya (7-8), namun tetap bandel, maka IA tidak perduli dengan doa dan kesusahan mereka (11-12,14), hukuman mati menanti umat-Nya (Yer 11:22-23)
  • Yudas Iskariot, murid pilihan-Nya memilih menjadi orang murtad sekalipun Yahshua telah berdoa dan meningatkan dia (Yoh 17; 12:4-8; 13:18)
  • Orang Israel dipembuangan yang tetap menyembah berhala diperingati kembali untuk tidak mengikuti kedegilan nenek moyang mereka yang mati di Sinai dan tidak masuk tanah pernjanjian (Yeh 20:30), merekapun tidak akan kembali masuk ketanah Israel (38).
  • Paulus mengingatkan orang-orang pilihan non- Yahudi agar tidak berbuat salah, karena YAHWEH tidak memandang orang (Kol 3:12, 25)
  • Sebab kalau Elohim tidak menyayangkan cabang-cabang asli, Ia juga tidak akan menyayangkan kamu. (Rom 11:21)

3. Anda misalnya seorang pendosa besar, namun pada akhir hidup Anda, semuanya Anda tinggalkan dan berbalik kejalan-jalan YAHWEH lalu Anda meninggal dunia.

  • Bangsa Niniveh menghukum orang Israel dipembuangan dengan sangat sadis (menguliti mereka hidup-hidup, menarik tubuh mereka dengan kuda-kuda sampai putus. Mereka bertobat oleh peringatan YAHWEH melalui nabi Yunus dan diselamatkan. (Yun 3)
  • Tetapi jikalau orang fasik bertobat dari segala dosa yang dilakukannya dan berpegang pada segala ketetapan-Ku serta melakukan keadilan dan kebenaran, ia pasti hidup, ia tidak akan mati. Segala durhaka yang dibuatnya tidak akan diingat-ingat lagi terhadap dia; ia akan hidup karena kebenaran yang dilakukannya. (Yeh 18:21-22 )

Jadi jelas terlihat bahwa doktrin ”SEKALI SELAMAT TETAP SELAMAT” ADALAH TIPUAN IBLIS untuk umat-Nya terbuai dengan dunia ini dan kehilangan janji keselamatan kekal yang telah ia terima.

Mungkin ada orang Kristen protes dan berkata. ”IA bertindak tidak tepat!” sama seperti nabi Yunus dan orang-orang Israel berkomentar. IA menjawab,

  • Apakah tindakan-Ku yang tidak tepat, hai kaum Israel, ataukah tindakanmu yang tidak tepat? (Yeh 18:25, 29)
  • Lalu Elohim berfirman: “Engkau sayang kepada pohon jarak itu, yang untuknya sedikitpun engkau tidak berjerih payah dan yang tidak engkau tumbuhkan, yang tumbuh dalam satu malam dan binasa dalam satu malam pula. Bagaimana tidak Aku akan sayang kepada Niniwe, kota yang besar itu, yang berpenduduk lebih dari seratus dua puluh ribu orang, yang semuanya tak tahu membedakan tangan kanan dari tangan kiri, dengan ternaknya yang banyak?” (Yunus 4:10-11)

Pesan Yahshua dan para nabi serta rasul-Nya kepada orang-orang yang telah diselamatkan sehubungan dengan kehidupan kekal:

  • Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir, (Fil 2:12)
  • Awasilah dirimu sendiri dan awasilah ajaranmu. Bertekunlah dalam semuanya itu, karena dengan berbuat demikian engkau akan menyelamatkan dirimu dan semua orang yang mendengar engkau. (1Tim 4:16)
  • Yahshua tidak membuang siapapun yang datang kepada-Nya (Yoh 6:37-39) tapi jika orang yang telah ditebus ini tidak menghargai penebusan darah-Nya dan menyangkal nama-Nya dihadapan orang lain, maka orang ini akan ditolak oleh Yahshua dihari pengadilan.
  • Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu (Rom 8:29-30), karena besar upah yang menantinya. (Heb 10:35)
  • Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya.” (Heb 10:38)
  • Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, dia akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di Taman Firdaus Elohim.” (Wah 2:7)
  • Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut. (Wah 12:11)

Mendapatkan keselamatan kekal cukup dengan iman (Ef 2:8), orang yang beriman hidup sesuai dengan firman YAHWEH (perintah, ketetapan dan hukum) dan dihari penghakiman IA aka melihat kesetian umat-Nya atas apa yang IA telah perintahkan.

Barang siapa yang ingin masuk Surga, ia harus kudus, sebab IA adalah kudus, andaikan IA bermurah hati membawa orang berdosa masuk ke surga, maka orang berdosa itu tidak akan mampu untuk tinggal di Surga yang mulia dan kudus itu, pastilah ia akan melarikan diri ke neraka.

Jika Anda seorang yang telah diselamatkan dan menjaga kekudusan hidup Anda, setialah sampai garis finish.

Jika Anda seorang yang telah diselamatkan namun hidup Anda penuh dengan kejijikan dan dosa, bertobatlah hari ini juga. IA mengasihi Anda dan ingin Anda diselamatkan.

Jika Anda seorang yang belum menerima Yahshua Ha Massiah sebagai YAHWEH dan Juruselamat Anda, segala perbuatan baik Anda tidak cukup untuk membawa Anda ke Surga mulia, atau sebaliknya Anda seorang penjahat besar, ketahuilah kasih dan kemurahan YAHWEH pencipta alam selalu cukup untuk mengampuni dosa Anda. Akuilah dosa dan kesalahan Anda kepad-Nya, berhentilah berbuat dosa dan hiduplah sebagai anak terang. Maka Andapun akan kelak mewarisi kehidupan kekal di Surga.

Bacaan terkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

PEPERANGAN ROHANI; Perlengkapan dan strategi


Bila tidak ada wahyu, menjadi liarlah rakyat. Berbahagialah orang yang berpegang pada hukum.

Where there is no vision, the people are let loose, But blessed is he who guards the Torah. (The Scriptures) Ams 29:18

Membahas secara praktis: arti Peperangan Rohani (PR), persyaratan, perlengkapan (senjata rohani dan pemetaan rohani), dan strateginya.

Bagaimana mengembangkan suatu komunitas (sekolah, kampus, kota, propinsi, negara) bagi Yahshua Ha Massiah?, topik diskusi ini diberikan pada suatu kelas sekolah misi. Diskusi ini menjadi sangat menarik karena latar belakang hadirin yang berbeda (Asia :Korea Selatan, Jepang, Indonesia, USA, Europa dan Afrika). Seorang berkata, ”Ajari mereka bahasa Inggris, sehingga mereka bisa mengerti berbagai ilmu pengetahuan.” Ditangapi oleh beberapa orang dan termasuk Dosen: Sebagian Afrika, Filipina, Pakistan serta India bisa mengerti bahasa Inggris (bekas jajahan Inggris) namun tetap terbelakang. Banyak idea dan argument diberikan. Singkat cerita diambilnya negara India sebagai study kasus: India cukup lama di jajah oleh negara maju, yayasan sosial gereja Roma Katolik dan yayasan sosial lainnya pun cukup lama (dan banyak) berada di sana, faktanya mayoritas rakyat India tetap miskin (punya senjata nuklir tapi orang mati kelaparan terjadi setiap hari). Dosen berkata bahwa memberi bantuan teknologi dan sandang pangan itu bagus dan diperlukan, namun tanpa merubah jiwa mereka (pola pikir dan nilai-nilai kehidupan yang benar) semua itu akan berahir pada kesia-siaan. Roh dan jiwa mereka perlu dibebaskan dari belenggu Iblis dan roh-roh jahat, itulah yang terpenting maka mental dan fisik akan mengikuti dengan mudah. Peperangan rohani adalah kunci untuk pengembangan komunitas yang berhasil!

PENTING: Jika Anda belum lahir baru (bertobat – jiwa dan pikiran, menjadikan Yashua Ha Massiah sebagai YAHWEH Anda dan dibaptis selam), lupakan artikel ini. Fondasi kekristenan Anda perlu dibangun dahulu dengan benar sebelum terlibat di dalam peperangan rohani, Elohim belum mengijinkan Anda (Ibr 1-3). Aktifitas PR ini nyata sekalipun tidak terlihat. Harap baca ayat-ayat ini sebagai contoh: Kis 19:11-17.

Setiap orang Kristen sesungguhnya harus mengerti Peperangan Rohani, baik Anda sebagai jemaat biasa ataupun pemimpian pujian gereja atau pun diaken, Anda perlu mengerti ini. Peperangan Rohani bukan hanya tugas Penginjil, Missionari dan Pendoa syafaat saja. Ibu rumah tanggapun perlu diperlengkapi dengan pengetahuan ini agar ia bisa berdoa bagi keluarganya dan hamba-hamba YAHWEH diladang mereka masing-masing.

Penjabaran Peperangan Rohani. Itu adalah peperangan kepada roh-roh jahat (dengan berbagai jenis jabatannya) yang terjadi di alam/ dunia roh (tidak nampak) pada sebuah wilayah dengan tujuan menrebut wilayah itu dari Kerajaan Kegelapan untuk Kerajaan Terang. Mata jasmani kita tidak bisa melihat kehadiran mereka tapi kita tahu mereka ada dari hasil perbuatan mereka nyata. Dua prinsip yang perlu diingat selalu. 1. Hukum Peperangan Rohani 2. Kondisi

Hukum Peperangan rohani.
Masalah yang kita lihat dan hadapi setiap hari seperti:kejahatan, kecanduan obat, pembunuhan dll. hanyalah lapisan atas atau “ranting-ranting” dari permasalahan yang sebenarnya.

Pemecahan masalah-masalah dengan ‘memotong ranting pohon’ tidaklah banyak membantu, namun sedihnya cara itulah yang sering dilakukan:

  • Mengatasi minuman keras dan rokok: naikan pajak (di negara Barat) atau bakar tempat-tempat penjualan mereka (di negara-negara Islam)
  • Mengatasi pelacuran dan pornografi: hukuman cambuk dan denda
  • Pemerkosaan, perjinahan dan pembunuhan: penjara atau hukuman mati.

Hukum peperangan rohani adalah roh harus dihadapi dengan roh.

Cara-cara ini cukup bagus namun tidak memberantas masalah, sebab akar dari masalah tetap hidup, yaitu dosa dan pemberontakan manusia atas Penciptanya. Akar dari semua ini tentu Iblis – bapa pendusta dan pemberontak! Pengertian orang Kristen dalam hal ini lebih maju dan berkembang dari agama apapun.
Alkitab telah memberitahukan kita:

  • [S]enjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Elohim, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng. Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Elohim. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus, (2Kor 10:4-5)
  • [P]erjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara. (Ef 6:12)

Karena musuh kita adalah roh-roh maka cara-cara daging dan sosial tidak akan banyak berfaedah merubah suatu kommunitas. Ini suatu penilaian umum tertunya, dengan kata lain tidak menutup kemungkinan kedua cara tersebut dipakai oleh-Nya sebagai awal keberhasilan. Hukum peperangan rohani adalah roh harus dihadapi dengan roh. Roh-roh penguasa atas kommunitas yang kita ingin bangun harus dikalahkan dahulu, sebelum mental dan fisiknya di kembangkan.

Kondisi Peperangan Rohani.
1. Anda tidak bisa mengambil sikap netral. Dalam dunia politik ada aliran NON-BLOK / Netral (Yugoslavia pendirinya dan Indonesia salah satu anggotanya). Dalam dunia rohani atau alam roh Anda hanya punya dua pilihan, berpihak YAHWEH (Kerajaan Terang) atau sebaliknya berpihak kepada Iblis / Setan / Lucifer (Kerajaan Gelap). Jika Anda tidak memerangi Kerajaan Gelap sesungguhnya Anda sedang dalam belenggunya/ serangannya.

Panglima perang Anda berpesan, Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku. (Wah 3:15-16). Yahshua adalah pribadi yang lembut, tetapi di dalam menghadapi kegelapan dan dosa Dia adalah pribadi yang radikal dan tidak berkompromi.

2. Kita berada pada posisi pemenang, jika kita tetap berada pada perintah komandan perang kita.

  • Jikalau bukan YAHWEH yang memihak kepada kita … , maka telah mengalir melingkupi diri kita air yang meluap-luap itu. (Maz 124:1,5)
  • If God be for us, who can be against us? (Rom 8:33b; GMLTrans)
  • Mereka (10 penguasa dunia dan “binatang buas”) akan berperang melawan Anak Domba. Tetapi Anak Domba akan mengalahkan mereka, karena Ia adalah Tuan di atas segala tuan dan Raja di atas segala raja. Mereka bersama-sama dengan Dia juga akan menang, yaitu mereka yang terpanggil, yang telah dipilih dan yang setia.” (Wah 17:14).  Nubuatan berkata bahwa “Binatang buas” ini kelak akan membagi dunia kedalam 10 negara bagian/ perserikatan.

3. Bukan akhir dari sebuah penuaian. Setelah selesai memenangankan peperangan di alam roh, pekerjaan penuaian perlu segera dilakukan: diinjili dan dilayani, jika tidak kemungkinan komunitas yang telah direbut itu menjadi bertambah buruk. Lihat contoh Yahshua di wilayah Samaria dan perupamaan rumah yang bersih tapi kosong;:Yoh 4:5-42 ayat kunci: 35 & 40a.41; Luk 11:24-26)

Dalam dunia rohani atau alam roh Anda hanya punya dua pilihan, berpihak YAHWEH (Kerajaan Terang) atau sebaliknya berpihak kepada Iblis

Perlengkapan peperangan rohani. Jangan membunuh tikus dengan bom, namun juga jangan hadapi kapal perang dan tank-tank baja dengan bambu runcing! Kita perlu tahu siapa dan berapa kuat musuh kita sebelum kita maju berperang, sehingga kita maju berperang dengan perlengkapan senjata yang memadai – tidak kebanyakan dan tidak kekurangan. Perlengkapan peperangna rohani melibatkan: Pemetaan Rohani, Perlengkapan senjata Elohim, Doa (tiga macam jenis) dan pujian-penyembahan.

Pemetaan rohani. Adalah bijaksana memiliki peta ketika berpergian ke daerah yang baru, benar tidak? Terlebih lagi di dalam peperangan rohani, peta sangat diperlukan! Contoh-contoh dari Alkitab: Bil 13:1-2, 17-21; Ul 1:22-24; 2:1; Yos 18:4,6; Kis 17:23 (dari 21-23, Paulus bicara dari hasil observasi). John Dawson (anak dari Joe Dawson penulis Doa Syafaat yang efektif) adalah bapa Pemetaan Rohani untuk abad modern ini.
Apa itu pemetaan rohani?

  • Cindy Jacobs: Itu adalah penyelidikan dari sebuah kota untuk mengenali sesuatu pendudukan yang Iblis telah buat, yang menghalangi penyebaran Injil dan penginjilan untuk Messiah (1)
  • George Otis Jnr.: Itu adalah suatu usaha untuk melihat daerah kita sebagai mana itu adanya dan tidak sebagaimana itu nampak terlihat (1a)
  • Isaiah54.org.: Seperti (foto-foto) X-ray dan MRI untuk mendiagnosa apa yang nampak keluar pada bagian luar pasien. (2). MRI (Magnetic resonance imaging) suatu metode pengambilan foto tanpa perlu pembedahan.

Pemetaan rohani bisa disimpulkan sebagai: penyelidikan sejarah sebuah kota (bisa juga negara, intinya sebuah lingkungan hidup manusia) di dalam terang Roh Kudus untuk mengenali benteng-benteng roh-roh jahat yang mendasari kota itu hidup dan berkelakuan, yang menghalangi pertumbuhan rohani Kekristenan kota tersebut. Kata kunci: Doa dan penelitian.

Ahli perang Cina kuno berkata,”Jika kamu mengetahui kekuatan musuhmu, maka kemenangan ada ditanganmu.”

Ingin tahu hal-hal apa yang perlu dipetakan? Lihat daftar ini dalam bentu PDF atau HTML

Kota Los Angeles sebagai contoh, John Dowson pegarang buku “Taking Our Cities for God” merupakan orang pertama yang menyelidiki alam rohani kota Los Angeles ini.

Memiliki peta dan informasi adalah awal kemenangan tapi bukan akhir dari tujuan. Perlu melangkap pada tahap berikutnya. Memakai selengkap senjata rohani Elohim.

penyelidikan sejarah sebuah kota (bisa juga negara, intinya sebuah lingkungan hidup manusia) di dalam terang Roh Kudus untuk mengenali benteng-benteng roh-roh jahat yang mendasari kota itu hidup dan berkelakuan, yang menghalangi pertumbuhan rohani Kekristenan kota tersebut.

Senjata rohani Elohim. Banyak artikel bagus tentang ini telah dibuat.Intinya adalah seorang yang telah lahir baru (dari segala golongan sosial; Ef 6:1-9) rasul Paulus memerintahkan kita mengenakan semua perlengkapan senjata rohani Elohim ini (11-17) supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis. Demikianlah seharusnya kondisi seorang Kristen setiap hari, menjaga hidupnya benar, adil, kudus, penuh iman dan firman Elohim dan siap selalu untuk pemberitaan Injil damai sejahtera. Tidak hanya di tempat ibadah tapi di manapun kita berada (sekolah, kampus, pekerjaan). Status orang Kristen yang sering dilupakan ialah bahwa orang Kristen adalah tentara Kerajaan Surga. Jangan pergi perang tanpa selengkap senjata rohani!

Kisah nyata sebuah peperangan rohani. Seorang ex-fanatik Budha yang menjadi Kristen bercerita pada saya, ”saya di-Injili oleh seorang pemuda Kristen. Malamnya saya sembayang meminta petunjuk roh bagaimana saya bisa menyerang orang Kristen tersebut. Dalam alam roh saya diperlihatkan bahwa orang Kristen ini memiliki banyak lubang kelemahannya. Lalu saya memutuskan untuk menyerang bukan hanya dia tapi sekalian pendetanya. Say tanya “apa yang kamu kerjakan selanjutnya?. ”Saya pergi kegerejanya, dan duduk dibelakang menerapkan semua ilmu gelap saya untuk menyerang pendetanya yang sedang berkotbah, ia menambahkan.
Untung pendeta ini dibungkus dengan kuasa YAHWEH sehingga ilmu jahat orang ini berbalik menyerang kepada dirinya sendiri. Ia muntah darah dan hampir mati. Ia menjadi pekerja gereja tersebut sewaktu ia menceritakan pengalamannya ini. Ini tentu hanya lah satu dari ribuan peristiwa peperangan rohani. Karenanya saya katakan pada awal artikel ini bahwa orang belum lahir baru, plus tidak hidup didalam kekudusan jangan terlibat di dalam prakek peperangan rohani.
Kata kunci: hidup kudus senantiasa , tinggal di dalam iman dan firman-Nya, dan tentara Kerajaan Surga.

Doa. Wesley L. Duwel berkata, ”Doa dapat membawa anda secara langsung masuk kesetiap rumah, rumah sakit, kantor pemerintah, ruang pengadilan dimana pun di dunia ini. Seperti halnya jarak tidak dapat menghalangi jangkauan anda dalam doa, demikian halnya dengan tembok atau tanda ”DILARANG MASUK!” tidak dapat menghalangi kehadiran anda atau jangkauan tangan anda dalam doa (W. L. Duwel, Menjangkau Dunia Melalui Doa)

Ada beberapa macam doa orang percaya. Di dalam peperangan rohani kita memakai: Doa-doa syafaat, peperangan dan juga doa keliling.

Doa Syafaat. Artinya: Berdiri diantara dua pihak untuk tujuan memperdamaikan.Umum terjadi di Persekutuan-persekutuan doa, ibadah Saptu dan Minggu bahwa pemimpin ibadah atau acara mengumpulkan pokok-pokok doa dari hadirin: ”Siapa yang mau didoakan?” Sering kali yang terjadi di sini adalah kita mendoakan hal-hal yang nampak (manifestasi dari sebab). Jika kita ingin mendapat jawaban doa yang merubah manusia seutuhnya – bukan sekedar disembuhkan atau masalah dipecahkan – kita harus berkonsultasi dengan Roh Kudus. Kita perlu mempelayari Doa Syafaat Yang Efektif. Doa syafaat meminta bukan saja jeritan hati, air mata dan belas kasihan kita atas jiwa-jiwa yang terhilang atau yang perlu diselamatkan tapi juga kesabaran berdiam diri mencari petunjuk-Nya. Abraham, Musa dan Yeremia, Daniel dan tentunya juga Roh Kudus adalah contoh-contoh pendoa syafaat yang baik (Kej 18; Kel 32:1-14; Yer 9. 13; Dan 9; Roma 8:26-27).
Kata kunci: Meminta belas kasihan YAHWEH untuk orang lain

Doa syafaat meminta bukan saja jeritan hati, air mata dan belas kasihan kita atas jiwa-jiwa yang terhilang atau yang perlu diselamatkan, tapi juga kesabaran berdiam diri mencari petunjuk-Nya.

2. Doa Peperangan Rohani (DPR). Artinya: Berdiri di pihak Elohim untuk menghancurkan perlawan-perlawan musuh yang mencoba menghambat perkembangan Kerajaan Surga. Di sini air mata dan jeritan hati pendoa tidak diperlukan lagi. Setelah Roh Kudus berbicara apa yang harus kita kerjakan maka sekarang kita melangkah kepada ”pergi perang” untuk melucuti kekuatan musuh dan merebut jiwa-jiwa yang ditawan oleh musuh. (mat 12:29). Disini kita menggunakan kata-kata perintah kepada lawan: kami ikat, kami hancurkan pekerjaanmu, kami usir dan sejenisnya (Mark 16:17,). Kata kunci: Menghampiri musuh untuk mengalahkan dan menguasai daerah kekuasaannya. Catatan: Dalam kedua jenis doa ini, berdoa dalam bahasa-roh baik juga untuk digunakan (khususnya jika berdoa sendirian), dan minta Roh Kudus untuk mengartikannya (1 Kor 141-13). Karunia bahasa-roh ini biasanya didapat setelah baptisan selam.

3. Doa Keliling. Diilhami dari perintah YAHWEH kepada Yosua untuk mengeliligi tembok musuh Yeriko (Yos 6:1-5). Pengajaran tentang Doa keliling ini susah diterima oleh denominasi gereja tertentu, terutama departement pengembalaan. Doa keliling dikenal umum oleh para penginjil dan missionari, ini mudah dimengerti sebab mereka mengerti dan mengalami Efesus 6:12. Bukti bahwa aktiftas Doa Keliling adalah Alkitabiah bisa dilihat dari panggilan Graham Kendrik (pencetus Berbaris Bagi Yahshua), ketika orang tuanya membawa Graham kepersekutuan doa, ia baru berusia di bawah 10 tahun. Nubuat datang kepadanya bahwa YAHWEH akan membangkitkan tentara-tentara-Nya di ahir jaman berbaris melalui kota-kota sambil mengumandangkan puji-pujian dan mengangkat panji-pani-Nya. Ini yang terjadi di berbagai banyak negara setiap bulan July. Lagu-lagu Graham diterjemahkan kedalam puluhan bahasa.
Kata kunci: hadir ditempat musuh dan berperang.

Seorang ahli strategi perang berkata: “Pertahanan yang paling efektif adalah menyerang pertahanan musuh!”

Pujian dan Penyembahan. Inipun termasuk senjata rohani orang Kristen. Pujian dan penyembahan bisa dimasukan ke dalam bagian dari

Isinya sama namun pengalamatannya berbeda, di Doa syafaat kita lakukan pujian dan penyembahan untuk mengagungkan YAHWEH, Yahshua dan Roh Kudus. Dan di DPR kita melakukan Puji dan penyembahan kepada Elohim kita namun aktivitas ini berfungsi sebagai perisai dan pedang roh untuk menghadapi Setan dan rekan-rekannya. Kedua aspek kerja dari pujian dan penyembahan ini Anda bisa lihat pada kehidupan Daud. Ia melakukan PdP sebagai ucapan syukur, pengagungan, permohonan doa kepada YAHWEH dan dibagian lain dengan PdP ia mengusir roh-roh jahat dan musuh-musuhnya.

  • Dan setiap kali apabila roh yang dari pada Elohim itu hinggap pada Saul, maka Daud mengambil kecapi dan memainkannya; Saul merasa lega dan nyaman, dan roh yang jahat itu undur dari padanya. (1Sam 16:23)
  • Biarlah pujian pengagungan Elohim ada dalam kerongkongan mereka, dan pedang bermata dua di tangan mereka, (Maz 149:6)

Kata kunci: Di dalam hadirat Elohim memerangi musuh-Nya.

Strategi Peperangan Rohani (SPR). Perlengkapan perang yang canggih haruslah diimbangi dengan strategi perang yang baik.. Alexsander Agung (Yunani) dan Gaius Julius Caesar (100-44 BC)(Romawi) merupakan jenderal-jenderal perang yang genius di jaman mereka. SPR Kristen sangat berbeda dengan segala strategi peperangan jasmani dan rohani non-Kristen apapun, apa alasannya? Seperti saya telah tulis diatas bahwa kondisi kita adalah kita berada dalam posisi pemenang. Itulah alasannya!

YAHWEH menyelamatkan bukan dengan pedang dan bukan dengan lembing. Sebab di tangan YAHWEHlah pertempuran dan Iapun menyerahkan kamu ke dalam tangan kami.” (1Sam 17:47)

Jadi sesungguhnya SPR yang membawa kemenangan itu bergantung dari diri kita sendiri, kunci kemenangan ada di tangan kita, pertanyaannya ialah apakah kita bisa memakainya?
Inilah daftar penting yang perlu diingat sebelum mulai perang:

  1. Mengadakan pemberesan pribadi (pengampunan dosa dan saling memaafkan), minta darah Yahshua membungkus Anda dan team, sehingga serangan balik musuh tidak bisa berpengaruh atas Anda semua (Ams 26:2).
  2. Beriman
  3. Satu hati dan pikiran – sepakat. Melawan bani Amalek (Kel 17:8-13)
  4. Tunduk kepada komandan Utama dan pemimpin team (Yak 4:7) Orang Ai mengalahkan tentara pasukan Yosua yang lebih kuat (Yos 7:2-21 )
  5. Pantang menyerah dan tidak putus asa (Dan 10:12-14). Jika Yahweh belum menjawab (doa puasa selama 40 hari) maka kami akan doa puasa 40 hari lagi. 40 hari yang kedua Yahweh belum jawab, saya doa puasa untuk 40 hari yang ketiga.” (Bp. Bambang Budijanto M.Th., DOA jalan menuju peperangan rohani).
  6. Peka terhadap perubahan pimpinan Roh Kudus. Pelajari 2 Sam 5:18-25; Strategi-Nya berubah untuk menghadapi musuh yang sama pada tempat yang sama.
  7. Pastikan bahwa perlindungan dan senjata rohani kita aktif pada tiga unsur keberadaan Yahshua: Darah-Nya yang telah tercurah di Golgota (Ibr 10:10), kuasa di dalam Nama-Nya (Fil 2:9-11), dan kuasa otoritas-Nya atas alam semesta (Ef 1:20-23; Mat 28:18)

Bagaimana memulai dan mengoperasikan peperangan rohani? Berikut ini langkah-langkah teknisnya:

  1. Mulai dari diri Anda sendiri; mencari kehendak YAHWEH atas diri Anda dan wilayah yang IA ingin kerakan melalui Anda.
  2. Mintalah kepada-Nya rekan-rekan yang sehati dan sevisi
  3. Dengan team yang ada mulailah membuat pemetaan rohani: pengumpulan data-data wilayah yang akan digarap melalui doa syafaat dan study sejarah. Tuliskan semua benteng-benteng musuh yang team telah dapatkan.
  4. Melalui pimpinan Roh Kudus, mulailah peperangan rohani .a. doa peperangan b. doa keliling ditempat musuh (bila lokasi wilayah besar sekali, kendaraan bisa dipakai). Hal yang utama dikerjakan di sini: mengikat dan menghancurkan kuasa si jahat atas wilayah dan penduduknya dan setelah itu melepaskan kuasa dan berkat YAHWEH atas mereka
  5. Selesai, namun tetap berjaga-jaga.supaya kamu dapat … tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu (Ef 6:13b)

Ingat, langkah-langkah penuaian harus diambil segera! Penginjilan dan kebaktian kebangunan rohani (kkr) dan kelompok sel serta kelas-kelas Alkitab perlu digalakan untuk menuai jiwa-jiwa yang telah dibebaskan dari pengaruh kekuasaan penghulu udara wilayah di mana mereka berada..

Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut. (Wah 12:11)

Cat.: GMLTrans – George M. Lamsa’s Translation, Peshitta Bible

Ref:

Buku-buku bacaan yang direkomendasikan:

  • ·John Dawson, Taking Our Cities for God” / Merebut KOTA bagi Allah
  • ·Dr. Peter Wagner, Doa Peperangan
  • ·Cindy Jacob: Menduduki kota-kota mush

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Perayaan Natal dan saya sebagai pengikut Yahshua


Bukanlah hal yang rahasia lagi bahwa perayaan Natal / Christmas bukanlah bagian dari Kekristenan yang Alkitabiah, YAHWEH dan Putra-Nya yang tunggal sendiri pun tidak pernah memerintahkan umat-Nya untuk mengingat dan menguduskan hari kelahiran diri-Nya – menjelma menjadi manusia.

Budaya perayaan Natal ini sudah menjadi suatu tradisi diantara gereja-gereja Kristen di daerah kekuasaan Kerajaan Romawi lebih dari 1600 tahun lamanya. Tanggal 25 Desember untuk orang Romawi merupakan hari lahirnya Sol Invictus deiti indentik dengan deiti Mathras (dewa Matahari) penyembahan kepada deiti Matahari ini diperkenalkan oleh raja Aurelian dan menjadi agama utama negara ditahun 270 AD. Dan tradisi ini masuk ke gereja-gereja Timur (Asia Kecil dan sekitaranya). Dan di jaman dimana kita ada ini hampir semua denominasi gereja di seluruh dunia merayakan Natal. Kiri, peta Kerajaan Romawi 395 AD dan kanan peta Kerajaan Byzantium 1025 AD.extent-of-western-roman-empire-395-adkerajaan-byzantium1025

Sebagai orang-orang Kristen yang sudah lahir baru dan mengenal kebenaran Firman Elohim, apa dan bagaimana umat-Nya harus bersikap dan bertindak dengan perayaan Natal 25 Desember ini?

Mintalah Roh Kudus memberi hikmat dan marifatnya kepada kita bagaimana bersikap dan bertindak, Ia lah sumber hikmat yang tertinggi. Setiap pribadi dan setiap lingkungan memiliki kondisi yang berbeda. Dia pasti memberikan tuntunan yang terbaik untuk umat yang mencari nasehat-Nya.

Lingkungan di mana saya tinggal, perayaan Natal sudah menjadi tradisi yang kuat, dirayakan juga oleh orang-orang Kristen yang kegereja jika ada penyerahan anak, pernikahan dan kematian, bahkan orang non-Kristen pun merayakannya. Tentunya ada juga gereja-gereja yang merayakan Natal murni sebagai peringatan lahirnya Juruselamat dunia sebagaimana nabi-nabi YAHWEH telah menubuatkannya dan menjadikan itu sebagai wadah untuk pemberitaan Injil – Kabar Baik bagi manusia.

Beriktut ini adalah kebijaksanaan saya terhadap diri saya sendiri pada perayaan Natal.

  • Saya secara pribadi tidak merayakan Natal dan tidak membuat ibadah Natal di rumah kami, termasuk tidak memberi kado dan tidak menerima kodo. Istri saya masih memberikan kado (sederhana) untuk anak-anak kami, Susah pada mulanya, Sudah lebih dari 5 tahun tidak ada pohon Natal di rumah kami. Firman-Nya, keteguhan kita dan kasih kita kepada-Nya bisa merubah kebiasaan yang salah. (2 Taw 34:31)
  • O ya, tentu saya memberi selamat Natal kepada yang merayakannya (khususnya kepada orang lahir baru) sebagaimana saya lakukan juga terhadap teman-teman dari agama lainnya di hari raya mereka. Sudah lebih dari tujuh tahun saya tidak mengirim kartu Natal baik kepada sanak family saya, pasangan hidup saya pun sudah berhenti.
  • Ya, jika diundang untuk perayaan Natal saya bisa datang, jika itu dibuat oleh orang-orang lahir baru. Sekali lagi, untuk tetap menyalin persaudaraan dan menghargai kebiasaan (yang salah yang telah mendarah-daging) mereka.

Saya selalu membuka diri untuk dipimpin oleh Roh Kudus dan memberi diri saya dipakai oleh-Nya.

Pengikut Yahshua adalah orang-orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat (perintah-perintah YAHWEH) tapi hukum-hukum itu ada hidup di hati mereka, itulah perjanjian baru yang IA buat pada umat-Nya,

  • Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman YAHWEH: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Elohim mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku. (Yer 31:33)
  • Karena telah ternyata, bahwa kamu adalah surat Massiah/ Messias, yang ditulis oleh pelayanan kami, ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Elohim yang hidup, bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh daging, yaitu di dalam hati manusia. (2Kor 3:3 ). Baca juga Amsal 3:3; 7:1-3.

Pengertian saya sebagai orang Kristen tentang hidup di bumi ini ialah:

  • Pengikut Yahshua adalah seperti ikan yang ada di dalam air, ia pasti basah oleh air disekitarnya namun ia tidak terbawa oleh air itu – kecuali ia mati.
  • Pengikut Yahshua adalah pelita di kegelapan, selama ia hidup (di dalam Yahshua) kegelapan tidak akan menguasainya – kecuali ia mati.

Kekristenan sejati bukanlah menjauhkan diri dari dunia ini, seperti yang dilakukan para biksu Budha atau orang-orang Farisi. Kristen sejati tidak pernah menyendiri (exclusive). Jika umat-Nya memisahkan diri dari dunia ini,

  • bagaimana dunia ini dapat merasakan kasih dan kemurahan YAHWEH, bagaimana mereka bisa tahu kabar baik jika tidak ada orang yang datang mengabarkannya,
  • bagaimana kegelapan bisa jadi terang jika terang itu sendiri tidak mau datang,
  • bagaimana bisa makanan yang tawar/hambar bisa jadi lezat bila garam tidak mau menyentuh makanan tawar tersebut.

Pada suatu hari Natal ipar saya berkata kepada saya, “Jangan terlalu serius, Senter Klas kan hanya dongeng saja.” “Kamu benar sekali, itu dongeng, jawab saya, tapi kenapa kamu mengeluarkan uang begitu banyak untuk dongeng setiap tahun dan tidak percaya dengan sepenuh hati kepada Yashua yang adalah nyata dan benar?” Sungguh menyedihkan melihat orang yang telah tahu sesuatu itu dongeng tapi ia tetap mekakuannya dengan setia dan mengabaikan yang bukan dongeng.

Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama YAHWEH, akan diselamatkan.

Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya,

jika mereka tidak percaya kepada Dia?

Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia,

jika mereka tidak mendengar tentang Dia.

Bagaimana mereka mendengar tentang Dia,

jika tidak ada yang memberitakan-Nya?

Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya,

jika mereka tidak diutus?

Seperti ada tertulis:

“Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik!” (Rom 10:13-15)

Lalu aku mendengar suara YAHWEH berkata: “Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?” Maka sahutku: “Ini aku, utuslah aku!” (Yesaya 6:8)

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog