Libanon: Saudi memberi 3 milyar dollar untuk memerangi Islam Shiah Hezbollah


President Libanon M Sleiman dan Pangeran Saudi Salman bin Abdul Aziz al-SaudPresident Libanon, Michel Sleiman, hari Minggu (29/12/2013) berkata bahwa Arab Saudi akan memberi 3 (tiga) millyar dollar Amerika untuk membeli senjata dari Perancis untuk menolong mendukung dan menguatkan tentara Libanon, France24 melaporkan.

Bantuan ini datang segera setelah ex-PM Libanon Muslim Sunni, Mohamed Chatah, terbunuh oleh ledakan bom mobil dua hari sebelumnya (Jumat) di pusat kota Beirut; 6 tewas dan belasan luka-luka dalam assasinasi yang diduga dilakukan oleh militant Islam Shia Hezbollah.

Sejak meletusnya perang sipil di Syria, president Assad (Muslim Shia) melawan para pemberontak Sunni  (al-Qaida termasuk), konflik senjata antara Hezbollah (kepanjangan tangan pemerintah Assad di Libanon) dengan kelompok radikal Sunni semakin memanas di Libanon.

Demontrasi di Syria, awalnya dikenal sebagai Jalan Arab, yang terjadi hampir tiga tahun lalu, telah berubah menjadi perang antar Islam, Shia melawan Sunni di Timur Tengah, 19 November kemarin, dua bom bunuh diri menyerang Kedutaan Iran di Beirut, menewaskan 25 orang.  Al-Qaida mengakui sebagai pihak pelaku dalam serangan tersebut.

Bacaan berkait:

Referensi:

 

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Iklan

Perterjemah palsu pada Peringatan Nelson Mandela memalukan rakyat Afrika Selatan


Penterjemah bahasa sandi palsu pada peringatan Nelson MandelaKejadian memalukan di Upacara Peringatan untuk Nelson Mandela (10 Desember 2013) yang dihadiri oleh para pemimpin dunia dan ditonton oleh sedikitnya 60.000 orang secara langsung dan dipancarkan ke seluruh dunia  tidaklah akan mudah dilupakan masyarakat international , khususnya rakyat negara Afrika Selatan. Peristiwa memalukan ini akan menjadi bagian dari sejarah negara  Afrika Selatan.

Pemimpin Sekolah St. Vincent untuk Orang Tuli di Johannesburg, Afrika Selatan (AS), Ingrid Parkin, berkata ia telah menerima keluhan dari komunitas orang-orang tuli dari Kanada sampai ke Cina tentang pria yang menjadi perterjemah bagi orang tuli di upacara internasional tersebut.  Pria ini berdiri di podium hanya beberap meter dari sekitar 90 pemimpin dunia, dan ia menterjemahkan semua pembicara pada upacara tersebut.

Bruno Druchen, yang ahli bahasa sandi dan Direktur Federasi Orang Tuli Afrika Selatan, berkata kepada The Associated Press,  pria tersebut ”mengerakkan tangan-tangannya tetapi tidak ada arti dari gerakan tangan yang ia pakai tersebut.”

Nicole Du Toit, penterjemah bahasa sandi yang resmi, yang juga menonton penyiaran tersebut, berkata, ”Itu mengerikan, mutlak sirkus, sungguh sunguh buruk. Hanya dia (sendiri) yang dapat memahami gerakan-gerakan tersebut.”

Parkin menambahkan pria ini juga tidak memberikan ekprisi pada wajahnya untuk menyelaskan emosi dari para pembicara, yang sungguh seharunya para interpretasi sandi lakukan.

Delphin Hlungwane, penterjemah resmi bahasa sandi dari AS, ”Keakuratannya nol persen. Ia bahkan tidak bisa melakukan hal-hal yang dasar. Tidak bisa mengucapkan (membuat tanda) terima kasih.”

Banyak mendia menulis pria ini sebagai ”orang tidak dikenal,” namun jika melihat pada pernyataan Druchen, pria ini bukan orang asing bagi Jacob Zuma, president Afrika Selatan. ”Pria ini juga telah menterjemahkan pada peristiwa tahun lalu yang dihadiri oleh President Jacob Zuma; dimana seorang hadirin yang tuli merekam dalam videonya kejadian tersebut dan memberikan rekaman tersebut ke federasi orang tuli. Setelah menganalisa rekaman tersebut laporan keluhan dibuat dan dikirim ke kantor Kongres Nasional Afrika (ANC) – president Zuma adalah pemimpin ANC.  President Obama dan penterjemah palsunya pada peringatan Nelson Mandela

Dalam laporan keluhan tersebut , federasi menganjurkan bahwa pria tersebut haruslah perlu mengambil lima tahun trainning untuk menjadi penterjemah yang layak di Afrika Selatan. Tetapi ANC tidak pernah meresponinya, Dunchen berkata.

Keluhan lainnya di upacara Peringatan Nelson Mandela ini adalah, tingkat keamanan bagi para tamu penting, cuaca hujan yang dingin, yang membuat banyak orang mengigil ketika meninggalkan stadion lapangan sepak bola dan sepertiga dari kursi-kursi tetap kosong – kemungkinan karena hujan atau karena Jakob Zuma menolak menjadikan hari itu sebagai hari libur kerja, laporan lain menulis. Peristiwa ’menarik’ lainnya pada upaca tersebut, ialah rakyat serempak mengeluarkan suara ”buuuu” (penghinaan) ketika Jacob Zuma mulai menyampakan ucapan kenegaraannya dan rumah uskup agung Afrika Selatan Desmond Tutu dirampok saat ia menghadiri upacara tersebut.

Bacaan berkait:

Referensi:

 

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Mengenang Nelson Mandela, dua sisi dunia melihat dirinya


Nelson MandelaNelson Mandela, dikenal dunia sebagai ”tokoh anti-apartheid” dan ”president orang hitam pertama Afrika Selatan,” telah meninggal dunia awal Desember 2013. Media ramai membicarakan sejarah hidupnya, apa yang ia telah perbuat bagi orang kulit hitam dan kulit putih, khususnya bagi negaranya sendiri. Berikut ini kumpulan pernyataan para pemimpin dunia melihat kepribadian beliau.

Beografi singkat Nelson Mandela:[1]

  • Lahir 18 July 1918, meninggal 5 Desember 12013;
  • Salah satu pendiri partai politik militan Umkhonto we Sizwe (MK) di tahun 1961 yang berassosiasi dengan Partai Komunis Afrika Selatan (SACP)
  • Ditahan dan dipenjara sejak tahun 1962-1990, selama  27 tahun.
  • Sebagai president Kongres Nasional Afrika (ANC) : 1991-1997
  • Sebagai president negara Afrika Selatan: 1994-1999

Sisi pandang positif tentang Nelson Mandela[2]

  • Jacob Zuma, President Afrika Selatan: “Kita telah kehilangan putra terbesar kita. Negara kita telah kehilangan putra terbesarnya. Masyarakat kita telah kehilangan seorang ayah.”
  • Baraq Hussein Obama, President AS: “Itu jatuh kepada kita sebagai terbaik kita dapat teruskan contoh yang dia telah atur – untuk membuat keputusan dipimpin bukan dengan kebencian, tetapi melalui kasih… Saya satu dari jutaan orang yang menarik inpirasi dari kehidupan Nelson Mandela.”
  • George William Bush, ex-President AS: “President Mandela adalah satu dari kekuatan-kekuatan besar untuk kebebasan dan kesamaan di masa kita. Orang baik ini akan ada dirindukan, tetapi konstribusinya akan hidup selamanya.”
  • David Cameron, PM Inggris: “Sebuah terang besar telah padam di dunia. Nelson Mandela adalah pahlawan di masa kita.”
  • Dan banyak lagi, harap lihat referensinya.

Sisi pandang negatif tentang Nelson Mandela Nelson Mandela dan Joe Slovo di depan bendera Partai Komunis Afrika Selatan
Rob Anders, anggota Parlement Kanada;[3] ia menolak memberi  kalimat “pengagungkan sebagai turut berduka cita; ketika ia dipaksa oleh media untuk merubah pendiriannya atas Mandela setelah kematiannya, Anders berkata pada emailnya: “Saya telah menyediakan sebelumnya pikiran-pikiran saya tentang Nelson Mandela. Saya akan biarkan sejarah ada sebagai hakimnya.”
Mr. Anders pernah berkata ditahun 2001: “Mandela telah memulai sebagai seorang terrorist dan tidak pernah membalikkan punggungnya kepada monster-monster seperti Arafat dan Castro, siapa ia telah anggap saudara-saudara dalam seperjuangan.” Dan “Namun jika seorang pemimpin harus ada dihakimi menurut pekerjaanya, negara yang mana Mandela telah tinggalkan adalah tuduhan dari karir politiknya, tidak ada suatu peraihan yang layak untuk dipuji.”  

Ben Barrack,[4] bloger, menulis:[5] “Ada segudang masalah dengan pengagungan atas Mandela; dia adalah seorang pemimpin di dalam Partai Komunis Afrika Selatan (SACP) – ia bergabung sejak tahun 61atau 62, menurut documen.” Ben mendaftar bukti-bukti sejarah dari berbagai penulis tentang kejahatan Nelson melalui Kongres Nasional Afrika (ANC) dan SACP di Afrika Selatan, yang digambarkannya sebagai “berbaju Anti-Aparthaid.”

  • Anthony C. Lobaido (2001): “kebiasaan “mengkalungkan” ban mobil yang diberi bensin di leher korban dan disulut api. Horor lainnya adalah the “Chruch Street Massacre” dimana Nelson Mandela menyetujui bom diledakkan pada jam sibuk untuk menghasilkan korban yang maksimal atas para wanita, anak-anak dan bayi-bayi Afrika.”
  • Arnold Ahlert, melaporkan “gerakkan anti-aparthaid = anti-ras kulit putih,” menulis: di 1994, Nelson Mandela dan ANC Marxistnya menguasai kekuatan. ‘Kesimpulan orang saat itu: Itu adalah benar secara politik untuk membunuh orang-orang kulit putih saat-saat ini.’
  • Dr. Gregory Stanton (Juli 2012), pemimpin Genocide Watch untuk SA: Banyak korban, termasuk para wanita dan balita diperkosa atau disiksa sebelum mereka dibunuh. …”
  • Lebih dari 68.800 orang Eropa Afrika Selatan dibunuh sejak 1994, lainnya berkata 165.000 orang! Sumber lain mengatakan.

Dr. Peter Hammond (video 2010),[6] missionaris Afrika: “Saya terkejut bahwa begitu banyak di Barat memberhalakan Mandela dan meninggikan dia sebagai figur seorang juruselamat sebab mereka dengan jelas tidak tahu apa yang dia ajar, apa yang dia percaya atau lakukan – atau yang dia telah mendukung para diktator ini dengan segenap hatinya dan menerima mereka dengan penghormatan-penghormatan yang tertinggi. Nelson Mandela adalah seorang Marxist yang radikal dan penasehat aborsi, pornografi, homosexualiti yang teguh, dan melegalisasikan prostitusi. Mr Mandela dipenjarakan bukan karena politik tetapi tindakan kejahatan dan terrorism,” kata Mr. Hammond. Ceritanya berlanjut, “Hari Selasa saya berdemo menentang politik president Nelson, Kamisnya saya dipanggil menghadap dia, Lalu ditanya “Jadi Mr. Hammond, … Anda ingin menolong saya dalam politik?” dijawab olehnya, ”Jangan salah arti Mr. President. Saya tidak menentang Anda, tetapi menentang Komunisme dan Terrorisme.” Peter membeberkan daftar kejahaan komunis se dunia dan kemudian berdoa bagi president ini. Senin berikutnya president menghukum Mr. Hammond dengan “membuat laporan keuangan yayasannya 13 tahun kebelakang – untuk menghancurkan yayasannya.” Ditutup dengan kalilmat, “Ya dia orang yang menyenangkan, tetapi …dia tetap pada doktrinnya.” Lihat videonya di sini

Sebuah komentar mengenai perkataan Dr Hammond ini ditulis oleh CHThompson: “Itu bukanlah sebuah “kepercayaan” bahwa Mandela adalah seorang terrorist … Itu adalah fakta. Google ‘the Church Street bombings’ …”[7] Contoh: Live Leaks – ANC Chrurch Street bombongs Graphic People killed

South Africa the real essues.org (situs).[8], melaporkan bahwa garis politik Kongres Nasional Afrika (ANC) yang membawa gerakan anti-aparthaid  yang sekarang dibawah kepememimpinan president Jokob Zuma adalah anti-ras kulit putih, dan sedang membawa negara tersebut menuju kemiskinan.

  • Jacob Zuma pada tahun perayaan ANC (8 Januari 2012), yang di videokan, Nampak memimpin menyanyikan lagu Anti-aparthaid” yang diikuti dengan para tentara dan penduduk kulit hitam yang berlirik: Tembak Orang kulit putih. (“Dubula iBhunu / Shoot the Boer”). Link videonya tersedia di situs tsb.Nelson Mandela dan sahabatnya Videl Castro
  • Jacob Zuma juga penyembah roh-roh nenek moyang. President Jacob Zuma, yang sedang menghadapi segunung kritik dan sebuah gigitan kuat untuk menggeser dia sebagai pemimpin ANC telah membawa dia ke para nenek moyangnya untuk bantuan kedepan (kota) Mangaung. Keluarga Zuma menyembelih 12 lembu dan membakar kemenyan. Foto memperlihatkan president Zuma berbaju kulit macan di depan korban bakarannya.

Joseph Farah,[9] pemimpin WND.com. Mr. Farah mengutip 12 pernyataan Mr. Mandela sendiri, untuk membuktikan betapa radikal komunis Mr. Mandela adalah.

  • “Umur panjang revolusi Cuba. Umur panjang comrade Fidel Castro ….”
  • “Dibawah pemerintahan Partai Komunis, Afrika Selatan akan menjadi tanah susu dan madu.”
  • ”Yasser Arafat satu dari pejuang-pejuang kemerdekaan yang besar pada generasi ini….”

Namun pernyataan ke 12, ia, sebagai orang media, menyukainya, yakni “Surat-kabar haruslah bebas dari campur tangan negara. …, sehingga itu dapat melindungi hak-hak kita sebagai warga negara.” [Namun, sejarah panjang telah membuktikan bahwa kebebasan press sama sekali terikat mati di negara-negara komunis, dan ini telah menjadi pengetahuan umum di seluruh dunia.]

Referensi:
[1] Nelson Mandela
[2] Diambil dari The world remembers Nelson Mandela.  dan  OBAMA: NELSON MANDELA ‘BELONGS TO THE AGES’
[3] Mandela still a terrorist, claims Canada MP
[4] Ben pemilik situs benbarrack.com yang bertemakan “Let’s Talk About Something Important”
[5] Dikutip dari situs Walid Soebat: Nelson Mandela’s Fruits and a Racist South Africa by Ben Barrack
[6] Peter Hammond orang Inggris kelahir dan warganegara Afrika Selatan. Ia pendiri dari Fronline Fellowship dan sekolah Alkitab. Telah bekerja 30 tahun menolong orang-orang Kristen di Afrika yang teraniaya. Ia juga penulis banyak buku diantaranya: Faith Under Fire in Sudan dan Slavery, Terrorism and Islam.
[7]  ‘Nelson Mandela was a radical Marxist;’ Renowned Christian minister: ‘He tried to destroy us, set his dogs on us’
[8] Data berikut ini  diambil dari South Afrika The Real Issues.org: The South African time bomb is primed for mass destruction
[9] The real Mandela in his own words bu Joseph Farah 

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Demokrat Atheis Fox News Kirsten Powers: ”Saya telah bertemu Yeshua!”


Kirsten Powers, seorang jurnalis dari kantor berita Fox News dan bekerja untuk partai Demokrat Amerika Serikat, bersaksi bagaimana ia seorang yang alergi dengan hal-hal yang berbau “Kristen” namun sekarang memeluknya dengan gembira bahkan ia terang-terangan menyatakan dirinya “Kristen lahir baru” dan menjadi pengikut Yeshua.

Joe Kovacs, seorangYahudi Kristen menulis kesaksian Kirsten, berikut ini bagian besar laporannya. Joe adalah penulis dari buku “Shocked by the Bible: The Most Astonishing Facts You’ve Never Been Told” dan, “The Divine Secret: The Awesome and Untold Truth About Your Phenomenal Destiny.”

Kirsten Powers wanita yang cerdas, cantik, komentator Demokrat pada Fox News, yang adalah seorang atheis hampir dalam seluruh kehidupannya sampai akhirnya dia berkata bahwa dia telah mengalami pertemuan pribadi dengan Yeshua.

Latar belakang Kirsten Kirsten Powers
Kirsten telah bertumbuh di Gereja Episcopal di Alaska, namun mengakui bahwa imannya saat itu “dangkal” dan “tipis.” Tetapi ketika ia memasuki perguran tinggi, kenyataan kehadiran Elohim telah lenyap dari dirinya khususnya ketika ayahnya sendiri mulai luntur imannya.
“Mulai awal usia dua puluh dan seterunya, saya terombang-ambing antara atheism (tidak percaya adanya Elohim) dan agnosticism (keyakinan yang sama sekali menolak adanya kebenaran yang mutlak), tidak pernah datang mendekat untuk berpikir bahwa Elohim dapatlah ada nyata.”

Setelah lulus dari bangku kuliah, Powers bekerja dengan team Clinton (politikus) dari tahun 1992 sampai 1988, menyadari politik-politik Demokrat “adalah agama kami, untuk sebuah batas tertentu.”

“Semua teman saya adalah sekuler, liberal,” ia bercerita kepada Radio Focus on the Family. “Jadi, saya sungguh pergi semakin masuk ke dalam sebuah dunia sekuler secara luar biasa. Sekarang semua teman saya pada dasarnya adalah orang-orang atheist, atau jika mereka ada memiliki sejenis hal yang bersifat rohani, mereka sangatlah tidak bersahabat terhadap keagamaan, khususnya Kristianiti. Jadi saya saat itu sungguh tidak ada ketertarikan sama sekali tentang itu.” [Anda lihat betapa media Barat telah berhasil menipu banyak orang dengan memutar balik citra Kristianiti – ajaran Yeshua, Anak Manusia yang tanpa noda dan dosa dan ajarannya sangat mulia]

”Jadi ketika saya mulai pacaran dengan seorang pria yang percaya Yeshua,” ia menulis, ”saya tidak mencari Elohim. Jelasnya, seminggu sebelum saya bertemu pria ini, seorang teman saya bertanya pada ku jika memiliki hal tertentu untuk pacaran. Respon saya : ’Siapa saja asal ia tidak beragama.’”

Bulan-bulan pertama dalam masa pacaran mereka, pacar prianya bertanya pada Kirsten, “Apakah kamu percaya Yeshua adalah Juruselamatmu?”
“Perutku tenggelam. Saya mulai panic,” ia mengingat, “Oh tidak, pikiran pertamaku. Pria ini gila.”
Ketika Kirsten respond bernada negative, maka pacar prianya mulai bertanya, ”Apakah kamu berpikir kamu dapatlah pernah mempercayai itu?” Pria ini mungkin berkehendak menikahi Kirsten, namun menandaskan bahwa ia tidaklah dapat menjalin hubungan dengan seorang yang bukan Kristen.
Kirsten menjawab dengan jujur, “Saya berkata, saya tidak ingin menyesatkan pacarnya – saya tidak akan pernah percaya kepada Yeshua,” ia bercerita. Lalu pria ini berkata perkataan ‘magic’ kepada wanita liberal ini: ‘Apakah kamu pikir kamu dapat tetap berpkiran terbuka tentang hal itu?’ Well, tentu saja. ‘saya orang yang sangat berpikiran terbuka!  Meskipun saya saat itu tidak sama sekali berpikiran terbuka.’”
“Jika ada satu hal yang saya benar-benar aman, itu adalah bahwa saya tidak akan pernah mematuhi agama apapun – terutama kepada Kristen Injili, yang saya pernah mengadakan penghinaan khususnya,” ia menulis di Chritianity Today.
Bagaimanapun ia memutuskan untuk sekali saja berkunjung ke gereja pacarnya.

Mulai melihat terang
Saat Kirsten pertama kalinya berkunjung ke gereja, ia menjadi tertarik dengan kotbah pendetanya. “Pendeta ini menerangkan pesannya dengan pengetahuan yang dalam, berpindah dari seni, sejarah dan filsafat. Saya memutuskan untuk kembali mendengarnya kembali. Segera, mendengarkan pendeta Keller berkotbah menjadi inpirasi dari minggu saya.” – namun satu hal yang Kirsten tidak suka: pendeta ini selalu menutup kotbahnya dengan mengaitkan semua hal tersebut dengan Yeshua, Kirsten berkata, ”Untuk bulan-bulan pertama, saya merasa frustasi: Mengapa ia harus menghancurkan percakapan yang bagus sempurna dengan Yeshua nonsense ini?”

Minggu ke minggu, pendeta Keller membicarakan suatu perkara tentang Kristianiti dan perkara melawan atheism dan agnosticism. Itu menantang Kirsten Powers untuk mulai membaca Alkitab dan pacar prianya berdoa dengan dia untuk Elohim menyatakan Diri-Nya sendiri kepada jurnalis tersebut.

Setelah sekitar delapan bulan mendengarkan Keller, journalist ini menyimpulkan “bukti memberatkan pada sisi Kristianiti. Namun saya belum merasakan hubungan dengan Elohim, dan seriusnya, saya tidak bermasalah dengan hal itu. Saya saat itu masih tetap berpikir bahwa orang-orang yang berbicara tentang mendengarkan suara dari Elohim atau mengalami Elohim adalah delusi atau berbohong.”

Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku, dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku. (Yoh 10:27-28)

Yeshua menampakkan diri-Nya kepada Kirsten melalui mimpi
Pada kondisi jiwa seperti di atas ia pergi ke Taiwan, tujuh tahun lalu. Kirsten bertemu dengan Penciptanya. tahun 2006 di Taiwan, Kirsten Powers berkata, “Saya terbangun dalam perasaan seperti dalam persinpangan antara sebuah mimpi dan kenyataan. Yeshua datang kepada ku dan berkata, ‘Inilah Aku (Here I am).’”

Ia bercerita kepada majalah Christianity Today, “Itu terasa sungguh nyata. Saya tidak tahu harus berbuat apa,” Kirsten bercerita, “saya telpon pacar saya, namun sebelum saya punya waktu untuk menjelaskan padanya tentang hal itu, ia bercerita pada ku bahwa ia telah berdoa satu malam sebelumnya dan merasa kami seharusnya putus hubungan. Jadi kami lakukan. Jujurnya, sementara saya kecewa, saya lebih trauma oleh kunjungan Yeshua kepada ku.”

“Saya telah mencoba untuk menghapus pengalaman tersebut sebagai synapses (pembuahan dua jenis sel tubuh) yang salah tembak, tetapi saya tidak dapat menguncangkannya. Ketika saya kembali ke New York beberapa hari kemudian, saya terhilang, Saya tiba-tiba merasakan Elohim ada diman-mana dan itu sungguh mengerikan. Lebih penting, itu tidak diundang. Itu terasa seperti suatu invasi. Saya mulai takut saya menjadi gila.” Kirsten Powers berdiri

Dalam sebuah wawancara TV di Saluran Fox News dengan Howard Kurtz, “REPORTER’S RELIGIOUS AWAKENING; Becoming a Devout Evangelical Christian,” Kirsten berkata, “Dan saya telah memiliki pengalaman ini dimana saya telah mendapat mimpi layaknya mengakhiri duniaku sedikit, bahwa saya, pada mulanya, hanya berpikir itu hanyalah mimpi, sebab saya sebelumnya sungguh tidak percaya hal-hal seperti itu. Dan mungkin itu hanyalah sebuah mimpi, saya tidak tahu, namun itu menaruh saya pada jalan-jalan setapak pencarian untuk belajar tentang itu. Saya berakhir di dalam pelajaran Alkitab dan sisanya adalah semacam sejarah.” Puluhan kesaksian orang-orang Muslim berjumpa Yeshua di Muslim Journe To Hope.com

Itu mengambil sekitar dua tahun untuk Kirsten dapat menerima apa yang telah terjadi pada dirinya. Ia menghadiri pelajaran Alkitab yang dipimpin oleh Kathy Keller.

Ia teringat ketika pertama kalinya berjalan masuk ke pertemuan tersebut, perutnya terasa terikat oleh sebuah tali. ”Dalam pikiran saya, hanyalah orang-orang aneh dan fanatik yang pergi ke pelajaran-pelajaran Alkitab,” ia menulis. ”Saya tidak ingat apa yang dikatakan hari itu. Namun semua yang saya tahu ketika saya meninggalkan tempat itu, segala sesuatu telah berubah. Saya tidak akan pernah lupa berdiri diluar apartment the Upper East Side itu dan berkata kepada diriku sendiri, ’Itu benar. Itu benar semuanya.’ Dunia terlihat berbeda seluruhnya, seperti sebuah kerudung telah diangkat keluar. Saya tidak memiliki satu iota keraguan. Saya dipenuhi dengan kesukaan yang tidak dapat diterangkan.”

“Ketakutan masa depan (dunia karir) menjadi seorang Kristen yang sungguhan merayap mundur hampir tiba-tiba. Beberapa bulan saya telah menghabiskan waktu melakukan yang terbaik saya bisa untuk bergumul keluar dari Elohim. Tidak ada artinya. Kesetiap tempat saya berpaling, disana Dia berada. Pelan-pelan ketakutan berkurang dan sukacita bertambah. Suara Aungan Sorga telah mengejar saya dan menangkap saya – entah saya suka itu atau tidak.”

Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh. … Dari belakang dan dari depan Engkau mengurung aku, dan Engkau menaruh tangan-Mu ke atasku. … Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu? Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana; jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, di situpun Engkau. …
Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kau buat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. … mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satupun dari padanya. Mazmur Daud 139:1-16

Hidup di New York, dimana uang dan material adalah Mamon dan kebebasan hidup adalah  Beetzebul dan worldview tentang kehidupan jauh dari nilai-nilai moral Alkitab, Kirsten menghadapi banyak tantangan, banyak dari mereka mempertanyakan keputusan sebagai pengikut Yeshua, ia gambarkan hal dengan ”Itu tidak seperti hidup di Selatan (Amerika Serikat) atau ditempat lain dimana setiap orang Kristen. Saya hidup di sebuah dunia dimana tidak seorangpun orang percaya. Jika saya mendapati satu dollar untuk setipa kali seseorang berkata, ’Saya tidak mengerti: bagaimana kamu dapat ada seorang Demokrat dan ada sebagai seorang Kristen?’ Saya tentunya sudah jadi seorang millioner.” Kirsten bercerita sambil tersenyum.

Komentar saya: Orang Kristen perlu berdoa lebih banyak agar lebih banyak lagi jurnalis mengenal Adonai Yeshua Ha Mashiah!! Kirsten memerlukan dukungan doa orang-orang percaya di dalam menghadapi tantangan di dunia sekitar dia hidup. Iblis sering kali menipu orang percaya dengan lebel-lebel palsu, fakta sesungguhnya ialah Yeshua adalah seorang yang ‘Murni Demokrat’- Dia bergaul dengan Zakeus (pemungut cukai), satu dari murid setian-Nya adalah Maria Magdalena (pelacur yang tertangkap basah, dan diselamatkan). Bedanya Yeshua tidak kompromi dengan dosa seperti kebanyakan para Demokrat Amerika! Label palsu Iblis lainnya ialah ”bagaimana kamu bisa jadi seorang Scientist dan tetap seorang Kristen?” atau ”seorang Filsafat dan tetap seorang Kristen?” Fakta bertumpuk menunjukkan bahwa banyak penemuan teknologi yang kita sekarang pakai ditemukan oleh orang-orang Kristen seperti Sir Isaac Newton (ahli matematika dan penemu telescope); professor filsafat abad 20 dari universitas terkenal (seperti CS Lewis, Derek Prince) adalah para Kristen sejati. Tokoh Gereja Barat yang merubah paganism dan barbarian di Eropa menjadi benua ‘Demokrasi’ dan Pembela HAM adalah ahli Alkitab Perjanjian Lama, bernama Saulus orang Tarsus. Para pemenang hadiah Nobel di dunia ilmu pengetahuan adalah mayoritas jatuh ketangan orang-orang Israel yang disebut oleh Muhammad sebagai ”orang-orang Alkitab” (The People of The Book). Kita harus bangga menjadi pengikut-pengikut Yeshua Ha Mashiah sebab kita adalah ”Garam dan Terang Dunia” lebih lagi kita disebut ”the children of The Most High,” seperti Yeshua berkata kepada para pengikut-Nya: Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Elohim Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat. Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati.” (Luk 6:35-36)

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog