Pidato President Mesir Al-Sisi di Al-Azhar: “Kita Perlu Merevolusikan Agama Kita”


“Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya. Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang ditanam; Ia (Elohim) membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Elohim dari awal sampai akhir” – Raja Salomo (Pengkotbah 3:1-2 dan 11)

Dalam sebuah pidato yang disampaikan di Al-Azhar pada Desember 28, dan dipancarkan di TV MesiPidato President Mesir Al-Sisi Kita perlu merevolusioniskan agama kita 28 Desember 2014r, Presiden Mesir Abd Al-Fattah Al-Sisi telah menyerukan memerangi ideologi ektrimist dan berkata: “Kita perlu merevolusikan agama kita.” Menyerukan untuk “wacana keagamaan yang sesuai dengan jamannya,” Al-Sisi memperingatkan bahwa “negara Islam sedang tercabik terpisah dan hancur” oleh ekstrimisme.
Berikut ini adalah ringkasan pidato President Abd Al-Fath Al-Sisi:*

 
“Kita telah berbicara sebelumnya tentang pentingnya wacana agama tersebut, dan saya berkehendak untuk mengulangi bahwa kita belum bertindak cukup sehubungan pada wacana agama yang tepat. Masalah ini belum pernah ada dengan iman kita. Mungkin masalahnya terletak pada ideologi, dan ideologi ini dihalalkan (disucikan) di antara kita. Saya sedang berbicara tentang wacana agama yang adalah sesuai dengan jamannya.
[…]
Pidato President El-Sisi dihadapan para pemimpin dan ahli agama Islam di Al-Azhar 28 Desember 2014Saya mengalamatkan hal-hal ini di sini, pada Al-Azhar, dihadapan para ulama (pengurus) dan cendikiawan agama (Islam). Kita harus melihat panjang dan sungguh-sungguh pada situasi saat ini. Saya telah membicarakan hal ini beberapa kali di masa yang lampau. Kita harus mengambil perhatian panjang dan sungguh-sungguh pada situasi tersebut dimana kita ada di dalamnya. Itu dapat dibayangkan bahwa ideologi yang kita halalkan (sucikan) harus membuat seluruh negara kita sebuah sumber dari keprihatinan, mara bahya, pembunuhan, dan kehancuran atas seluruh dunia. Itu dapat dibayangkan bahwa ideologi ini … Saya mereferensikan bukan kepada ”agama,” tetapi kepada ”ideologi” – badan yang (the body) dari ide-ide dan text-text yang kita telah halalkan (sucikan) selama berabad-abad, kepada titik yang menantang mereka [demokrasi, sekulerisme, agama-agama di luar dari ideologi Islam yang dimaksud Al-Sisi tersebut] telah menjadi sangat sulit.

 
Itu sudah mencapai titiknya bahwa (ideology ini; [tambahan dari sumbernya]) adalah bermusuhan kepada seluruh dunia.  Apakah itu tidak dapat dibayangkan bahwa 1,6 milyar (Muslims; [tambahan dari sumbernya]) akanlah membunuh tujuh milyar populasi dunia, sehingga mereka dapat hidup (pada aturan mereka sendiri, [tambahan dari sumburnya])? Ini tidak dapat dibayangkan! Saya mengatakan hal-hal ini di sini, pada (Universitas) Al-Azhar, dihadapan ulama dan cendikiawan agama (Islam).
Kiranya ALLAH menjadi saksi pada Hari Pengadilan kepada kebenaran (the truth) niat suadara-saudara sehubungan dengan apa yang saya katakan kepada Anda hari ini. Saudara-saudara tidaklah melihat hal-hal dengan jelas ketika  Anda terkunci (dalam ideologi ini; [tambahan dari sumbernya]). Anda harus keluar dari itu dan melihatnya dari sisi luar, agar supaya dapat lebih dekat kepada ideology yang benar-benar tercerahkan [yakni: kasih atas sesama, demikian juga untuk toleransi, keadilan dan belas kasihan]
Anda harus menolak itu dengan tekad. Biarlah saya katakan sekali lagi: Kita perlu untuk merevolusikan agama kita.

 
Pidato President El-Sisi dihadapan para pemimpin dan ahli agama Islam di Al-AzharImam yang terhormat (Grand Syekh Al-Azhar; [tambahan dari sumbernya]), Anda menanggung tanggung jawab di hadapan ALLAH. Dunia secara keseluruhan menunggu kata-kata Anda, sebab negara Islam sedang terpecah-pecah, hancur, dan sedang menuju kepada kebinasaan. Kita, diri kita sendiri adalah sedang membawa kepada kebinasaan.

 

*) Text (bahasa Inggris) Pidato Kenegraan President Mesir ini adalah hasil kerja yayasan non-laba The Middle East Media Research Institute (MEMRI). Disalin dan diterbitkan sesuai persyaratan MEMRI, lihat hak cipta dan link MEMRI di bawah. Penebalan ditambahkan.

Catatan dari penterjemah Indonesia: Pidato kenegaraan President Mesir Al-Sisi yang menyegarkan semangat kesatuan dunia dan sangat bersejarah tersebut disambut dengan antusias oleh bekas Duta Besar Israel untuk Mesir, Mr. Zvi Mazel pada wawancaranya dengan Chris Mitchell, Kepala Biro CBN News Timur Tengah (terbit 12 Januari 2015), pensiunan politik ini berkata: “Menurut Koran dan Hadith, (ini) adalah tepatnya yang NIIS (ISIS/ISIL simply “Islamic State”) sedang lakukan, seperti pada waktu Muhammad nabi tersebut.”

“Mr. Mazel berkata pidato Sisi tersebut kepada para cendikiawan terkemuka dalam dunia Muslim adalah belum pernah terjadi sebelumnya,” Mr. Mitchell berkata, dan meneruskan perkataan Mr. Mazel:
“Namun di sini Anda ada seorang president, dan president Mesir tersebut – yang adalah negara yang sangat penting di dunia Arab – dan beliau menyatakan hal-hal itu di muka mereka, ‘Dengar para pria, kamu harus merubah,’” Mazel menerangkan.

Untuk diketahui, Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir telah terkenal di seluruh dunia Islam sebagai pemimpin pengajaran Islam Sunni sedunia. Dari universitas ini para cendikiawannya menyebar membawa ajarannya ke seluruh dunia.
“Dan Sisi tidaklah sendirian,” tulis Kepala Biro CBN News untuk Timur Tengah ini, ternyata Raja Yordania juga telah mengambil langkah yang sama. Kutip:
“Itu tidaklah hanya dia (Sisi),” kata Joel Rosenberg kepada Mr. Michell, ”Kerajaan Yordania, Raja Abdullah II, telah mengambil pendekatan yang tepat sama sejak beberapa tahun ini, bekerja dengna para pimimpin Muslim moderat dan membangun konsensus tidak hanya di dalam Yordania tetapi menyeluruh ke dunia Muslim – bahwa Islam radikal adalah bukan Islam yang kebanyakan para Muslim ingin untuk praktekan.”
Joel Rosemberg yang adalah pakar Timur Tengah dalam budaya dan agama, telah menulis banyak memberi tip kepada pemimpin Barat melalui CBN News ini:
“Itu adalah sebuah perang saat ini untuk kehidupan Islam, dan Barat perlu untuk ada memberi semangat, mendukung, membantu setiap pemimpin dalam dunia Muslim yang mengambil pro-active posisi moderat,” Rosenberg berkata.
Text Pidato dikutip dari sini: The Middle East Media Research Institute
P.O. Box 27837, Washington, DC 20038-7837
Phone: [202] 955-9070 Fax: [202] 955-9077 E-Mail: memri@memri.org
Search previous MEMRI publications at our website: http://www.memri.org

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Ajudan Senior Putin: ”Mossad melatih para terrorist NIK / ISIS” (TV Iran)


Alexander Prokhanov, seorang ajudan militer senior President Russia Vladimir Putin, telah menuduh agen A. Prokhanov, Putin Aide, di TV Iran berkata Mossad melatih terrorist NIK ISISmata-mata Israel, Mossad, melatih para terrorist yang beroperasi di Irak dan Syria, tulis media pemerintah Iran Press TV.
TV Iran mengutip pernyataan Mr. Prokhanov, “Mossad sepertinya telah mentranfer beberapa pengalaman mata-matanya ke kepimpinan ”ISIL” atau Negara Islam Khalifah (NIK), menambahkan bahwa para penasehat militer Israel boleh jadi membantu para terrorist Takfiri.
Catatan dari editor: Media Internasional menyebut NIK ini dengan beberapa nama ”IS,” ”ISIS” atau ”ISIL.” Yang pasti sejak pertengahan Juni 2014, Pemimpin “ISIS” ini telah mengganti nama organisasinya menjadi status negara, “Negara Islam Khalifah” (NIK). Sejarah NIK ini berawal dari organisasi yang di kenal sebagai ”Al-Qaida Irak.” Dengan kata lain secara global mayoritas pemimpin negara tidak mau mengakui kehadiran Neraka Islam Khalifah yang dipimpin oleh Abu Bakr al-Baghdadi, menjaga gerakan NIK tetap bersifat lokal ”Irak dan Syria.” Iran (Persia) yang juga adalah ”Islamic State (IS)” mempunyai doktrin berbeda dengan Islam Timur Tengah (Arab), tidak mengharapkan seorang Khalifah, tetapi Mahdi.
Pernyataan Mr. Prokhanov ini di ’tertawakan’ media Israel. Negara Israel yang sejak lahir kembali di tahun 1948 selalu di musuhi negara-negara tetangganya, dan ”selalu bertempur dengan kelompok-kelompok seperti NIK setiap hari” maka pernyataan pemimpin militer Russia ini dikomentari sebagai ”the man’s head is empty.” Baca puluhan komentar mereka lainnya di sini:

Kita tahu bahwa NIK ini telah memberi citra buruk bagi demokrasi, bahkan Muslim moderat juga menolaknya, jadi dengan menyebarkan gossip “Israel melatih terrorist NIK” adalah suatu gossip yang sangat jahat dan berbahaya – tidak hanya bagi Israel secara langsung, namun juga perdamaian dunia (mengadu domba antara Judeo-Christianity+Barat dengan Islam, dalam hal ini Shia (Iran).

Ajudan militer senior dari President Russia ini juga berkata, ”Amerika Serikat dan Israel adalah satu dan sama dalam hal mendukung sebuah organisasi terror seperti NIK,” tulis TV Press Iran.
”NIK adalah sebuah alat di tangan Amerika Serikat. Mereka bercerita kepada orang-orang Eropa jika kita tidak melakukan intervensi, NIK akan melukai kalian,” – dengan arti (jika tidak mau terlibat) ”Iran dan Russia adalah target utama dari NIK,” ia berkata.
Mr. Prokhanov, dalam pernyataan yang sama juga menyinggung soal sangsi AS dan Uni Eropa atas Russia sehubungan dengan sengketa tanah di Ukranian. ”Sangsi-sangsi tersebut akan hanyalah membuat orang-orang Russia semakin tangguh.”

 
Komentar Senjata Rohani weblog: Politik internasional semakin kacau dan panas – karena kepentingan masing-masing.
Saya menduga pernyataan dari Mr. Prokhanov hanyalah bersifat “menjual senjata perang” untuk dua alasan utama. 1. mendapat suplai kebutuhan non-minyak atau gas yang Russia butuhkan akibat dari sangsi AS dan UE, aktifnya President V. Putin berkunjung ke negara-negara Asia dan Amerika Latin sejak sangsi diberlakukan nampak sekali, bahkan beliau berkunjung ke Turki belum lama ini. Turki adalah rekan NATO-Barat dan anti-Assad. 2. Bisnis menjual senjata perang merupakan bisnis lama dan pemasukan keuangan negara yang besar bagi negara Super power seperti Russia. “Banyak adanya perang adalah banyak keuntungan,” adalah motto dari pabrik senjata.
Russia juga pernah “memakai nama Israel” untuk menjual senjatanya kepada negara-negara Arab dan Syria di tahun 1967. Pemerintah Russia memberikan data-data intelligent palsu kepada mereka bahwa “Israel sedang mempersiapkan tentaranya untuk memerangi Syria” – yang berakibat negara-negara Islam sekitarnya (bahkan Irak dan Kuwait) di bawah pimpinan President Mesir Nasser menyiapkan pertempuran untuk “meleyapkan Israel selamanya.” Perang ini dikenal dengan Perang Enam Hari. The Six-Day War: Background & Overview
YAHWEH dipihak Israel, Daud mengalahkan Goliat-goliat!! Ini adalah mujizat Elohim; Jet-jet tempur dan tank-tank Russia dihancurkan. Russia langsung mengancam Israel untuk melakukan gencatan senjata dengan para tetangganya – demi memelihara “pasar-pasar alat perangnya” tersebut tetap berfungsi.
Russia juga memberi tuduhan palsu “Finlandia menyerang Russia” demi melegalkannya tentaranya merebut tanah Karjala milik Finlandia; berakibat “Perang Salju 1939.” Finland menang.
Russia juga memberi tuduhan palsu “Ukrainia ingin membasmi rakyat Russia” demi melegalkan tentaranya merebut pulau Crimean; berakibat ”Sangsi AS dan UE 2014
Juga terjadi atas banyak tanah lainnya; Tatar, Georgia, Chechnya.

Tidak hanya pemerintah Russia, kenyataannya banyak pemimpin Timur Tengah dan Barat juga berlaku demikian, tanpa malu berbohong dengan segala cara hanya demi tujuan keuntungan bisnisnya, jabatan sendiri. Di lihat dari sisi keadilan dan kejujuran ’cuaca politik’ ini sungguh menyedihkan, namun dari sisi pengharapan ’cuaca rohani’ ini sungguh menghibur; menyedihkan sebab yang lemah selalu menjadi korban, menghibur sebab Yeshua Ha Mashiah akan segera datang kembali untuk menghakimi se isi dunia; Sorga bagi yang benar dan melakukan perintah-Nya (mengasihi Dia dan sesama manusia), dan Neraka bagi penentang perintah-Nya tersebut.

Referensi:
Mossad training ISIL terrorists: Putin aide

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

 

Pilot tempur wanita Arab memimpin serangan udara Persatuan Emirat Arab melawan NIK


Major Mariam al-Mansouri pilot wanita Emirat Arab membom NIK ISIS”Sorry guys, right now is a women time!”
Duta Besar Persatuan Emirat Arab (PEA / UAE) untuk Amerika Serikat (AS), Yousef Al Otaiba, Selasa ini telah mengkonfirmasikan bahwa Major Mariam Al Mansouri (35 tahun) akan memimipin misi serangan udara PEA melawan Negara Islam Khalifah (NIK) (nama lama dari NIK: NIIS/ ISIS / ISIL). Pada talk show di MSNBC itu ia juga mengatakan dengan bangga: ”Saya dapat mengkonfirmasikan secara resmi bahwa serangan misi PEA pada Senin malam telah dipimpin oleh pilot tempur wanita Mariam Al Mansouri.” dan menambahkan, ”Ia memenuhi persyaratan, terlatih dengan baik, pilot siap-tempur dan dia sedang dalam sebuah misi.”
Media Barat sangJen'nan Ghazal Read professor Sociology dan Kesehatan dari Universitas Dukeat antusias mendengar berita ini, menulis: ”Kamu dibom oleh wanita. Kamu suka itu?” – pertanyaan di alamatkan kepada pejuang NIK.
”Saya tidak begitu terkejut, ” Jen’nan Read mengomentari diutusnya Mariam sebagai pemimpin serangan udara bagi PEA. Jen’nan adalah seorang professor (dosen senior) Sociology dan Kesehatan umum dari Duke University AS dan rekan direktur pada the Duke Islamic Studies Centre di Doha. Professor ini percaya penugasan Mariam tersebut karena ia yang terbaik, “Mengapa PEA telah mengirim seorang wanita untuk melakukan tugas ini? Mungkin karena dia adalah pribadi terbaik untuk menerbangkan pesawat tempur (F-16 made in USA) tersebut.”
Mariam Al Mansouri adalah pilot temput wanita pertama di negara PEA. Tidak banyak wanita Arab memiliki kesempatan karir seperti Mariam tentunya di tanah Arab yang memeluk agama Islam dengan ketat. Kesuksesan Mariam ini tentunya dikarenakan kerja keras Sheikha Fatima Mubarak, janda dari Sheikh Zayed, president pertama PEA. Ibu ini pendiri dari Persatuan Wanita Jenderal (1975).
Fatimah telah mendapat penghargaan dari beberapa organisasi di bawah PBB sebagai pejuang hak-hak asasi wanita Arab.

Bacaan berkait:

Dr. Nezahat Kucuk Pengumuan terlibatnya pilot jet tempur Mariam di dalam memerangi NIK telah megirim pesan yang jelas “dukungan bersifat psychologis bagi wanita-wanita di Syria, dari seorang saudari,” Dr Nezahat Kucuk , ahli Ekonomi dari sebuah universitas di Cyprus. [Tidak hanya di Syria, tapi juga di Irak]
Ahli ekonomi ini mengatakan, ”Ketidak manusiawian dan kekerasan fisik NIK (ISIL) terhadap wanita adalah bertambah setiap hari. Para wanita dan gadis ada dijual di pasar-pasar sebagai budak-budak sex dan beberapa dari mereka telah melakukan bunuh diri (karena tidak bersedia dijadikan budak sex), Al Mansouri dapat dilihat sebagai seorang penyelamat menuntut balas dendam bagi para wanita tersebut.”

Negara PEA bersama Arab Saudi, Yordania, Bahrain dan Qatara telah menggabungkan diri dengan Amerika Serikat untuk memerangi NIK dengan serangan udara di Syria. Serangan udara atas NIK di Irak dilakukan oleh negara-negara Barat: Perancis, Kanada, Inggris, Belanda, Denmark, Holland, Jerman (ada yang lain terlupakan?).
Amerika Serikat adalah negara pertama yang melakukan serangkaian serangan udara atas NIK di Irak, sebelum negara-negara Barat dan Arab bergabung memerangi NIK.
Pada pertunjukkan tersebut Duta Besar PEA berkata: ”Kami akan membawa apa pun yang diperlukan untuk mengalahkan NIK dan bentuk-bentuk lain dari extrimisme.”
Beberapa minggu yang lalu, Ratu Rania dari Yordania, isteri dari Raja Abdullah II, memRatu Rania dari Yordanberi dukungan penuh serangan udara negara-negara kuali atas NIK, ketika berbicara di sebuah pertemuan media di Abu Dhabi. Ia berkata di depan semua hadirin untuk aktif, ”Kesunyian kita adalah hadiah terbesar bagi NIK. Kemenangan juga bergantung pada kemampuan kita untuk menaklukkan medan pertempuran yang juga bersifat filosofi. Sebab inti dari serangan ini adalah sebuah ideologi,” ratu ini berkata.
Ratu Rania menekankan perlunya reformasi pendidikan, menggaris bawahi bahwa para pengikut kelompok-kelompok extrimist ini adalah ”dari kelas-kelas sekolah yang mana merek tidak pernah ditantang untuk berpikir bagi mereka sendiri dan mana mereka telah belajar kurikulum (sekolah) yang sudah ketinggalan jaman.”
Hadith Sahih al-Bukhari which is considered by Muslim scholars to be “The most authentic book after the Book of Allah (ie. the Qur’an)”:
“Allah’s Apostle (Muhammad) once said to a group of women: ‘I have not seen any one more deficient in intelligence and religion than you. A cautious, sensible man could be led astray by some of you.’
The women asked: ‘O Allah’s Apostle, what is deficient in our intelligence and religion?’
He said: ‘Is not the evidence of two women equal to the witness of one man?’ They replied in the affirmative. He said: ‘This is the deficiency of your intelligence’ … ‘Isn’t it true that a woman can neither pray nor fast during her menses?’
The women replied in the affirmative. He said: ‘This is the deficiency in your religion.'” (Lihat referensi “The Place of Women in Pure Islam” pada sub paragraf “Women’s Deficiencies”)

Grapes on the VineKomentar Anggur Baru: Wanita lebih lemah dari Pria secara fisik itu fakta, namun pengalaman hidup dan bukti sehari-hari menunjukkan Wanita dan Pria memiliki kemampuan berpikir yang sama. Masalah ‘keterbelakangan wanita’ bukan karena daya kemampuan, tetapi kesempatan! Wanita diciptakan untuk memiliki hak yang sama sebagaimana Pria miliki, sebab Wanita tercipta dari tulang rusuk pria (tengah badan Pria), dan bukan dari tulang kakinya. Kita bisa lihat dan hitung berapa banyak sudah ada wanita yang menjabat sebagai president negara, perdana menteri, president perusahaan di negara-negara demokrasi, seperti Israel misalnya. – so many!!
Bukti lain bahwa wanita tidak kalah dan setara dengan pria di dalam kemampuan berpikir adalah bahwa ada banyak pria yang sukses di dalam karir mereka dikarenakan dukungan moril dan nasehat dari isteri-isteri mereka.
Benar bahwa wanita dan pria berbeda di dalam fungsi kehidupan, namun kedua mahluk homosapien ini memiliki nilai moral dan intelektual yang setara.
Tepat sebagaimana Firman YAHWEH berkata “Wanita adalah PENOLONG dan REKAN yang SEPADAN bagi Pria.”

So the man gave names to all the tame–beasts, and to the birds of the heavens, and to all the wild–beasts of the field,––but, for man, had there not been found a helper, as his counterpart. OR “But there was no helpe founde vnto Adam to beare him companye (Tyndale). And YAHWEH God builded the rib which he had taken from the man, into a woman, and brought her in unto the man. (Genesis 2:20,22; EBR)

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Arab Saudi: Polisi dan militan NIK saling tembak, 7 tewas.


Bentrok senjata antara polisi dengan militan NIK di Arab SaudiDalam suatu operasi penangkapan para militan yang diduga berkaitan dengan organisasi Islam Sunni NIIS (ISIS) yang telah berganti nama menjadi Negara Islam Khalifah (NIK), laporan pemerintah Saudi tertanggal 24 November 2014 mengatakan 7 orang telah tewas dalam peristiwa saling tembak, dua diantaranya adalah dua petugas polisi.
Operasi ini berkaitan dengan penyerangan bersenjata api pada awal bulan ini (3/11) di kota al-Ahsa (timur Saudi). “Tiga pria bertopeng melepaskan tembakan melalui senjata api otomatis dan pistol ke sekelompok masyarakat Shia, membunuh 5 orang dan melukai 9 orang lainnya. Sehari setelah penyerangan yang mematikan ini polisi segera mencari para pelakunya, saling tembak terjadi dan dua dari tersangka serta dua dari polisi tewas.
Empat militan NIK yang juga diduga ada dibelakang penembakan di al-Ahsa berhasil ditangkap pada operasi tersebut, Menteri Dalam Negeri Saudi berkata, dan menambahkan “total 77 orang yang diduga anggota sel NIK telah ditahan, 47 dari mereka kemudian dibebaskan.
Badan-badan keamanan telah menahan dokumen-dokument dan perlengkapan elektronik yang “menunjukkan hubungan antara organisasi terrorist ini dan NIK di luar negeri,” menteri tersebut menambahkan.
Pemerintah mengatakan mereka akan “menang setiap orang yang bergabung dengan kelompok terrorist NIK, entah mereka yang bersimpati kepada pemimpinnya (Bagdadi), atau partisipan, pendukung, pemberi keuangan, atau mereka yang menutup-nutupi.”
Dua orang Saudi dan seorang Qatar tewas ketika mereka menolak menyerah, termasuk dua petugas keamanan, menteri berkata.

Kerajaan Arab Saudi sejak bangkitnya NIK di Syria dan Irak, telah mengambil tindakan-tindakan preventive di dalam negara maupun di perbatasan negaranya. Raja Saudi juga aktiv mendorong negara-negara Arab Teluk lainnya untuk membendung gerakan para organisasi Islam militan di Timut Tengah dan di luar – memberi bantuan keuangan untuk pemerintah Mesir dan Libanon, bekerja sama secara rahasia dengan pemerintah Israel. Posisi Negara Arab Saudi sangatlah memegang peranan penting saat ini, negeri ini adalah pusat lahirnya agama Islam sejak beberapa tahun belakangan ini pemerintah telah berusaha melenyapkan hal-hal yang berkaitan dengan ‘radikalisme Islam.’ Kerajaan Saudi juga telah menerbitkan Qur’an berbahasa Inggris (1999) disebut “The Nobel Quran.”

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Timur Tengah: Proklamasi Kemerdekaan Negara Kurdistan – sangat dekat!


Peta negara Kurdistan dan negara-negara tetangganya”Kami sekarang sangat dekat untuk suatu suatu proklamasi kemerdekaan. Hambatan utama untuk saat ini adalah AS…”, Prof. Ofra Bengio kepada wartawan Jerusalem Post. Mrs. Mengio adalah seorang peneliti senior untuk Studi-studi Timur Tengah dan Afrika pada Univeristas Tel Aviv.[1]
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, berbicara di Universitas Tel Aviv hari Minggu kemarin (29 Juni) menyatakan ”Kita harus mendukung aspirasi suku Kurdi untuk merdeka.”
Pernyataan PM Israel ini disambut sangat gembira oleh rakyat Kurdi yang hidup di berbagai negara. Arfi Bawecani, seorang aktivis politik Kurdi yang tinggal di Norwegia – yang selalu mengikuti perkembangan di Kurdistan – bercerita bahwa “pernyataan dukungan Israel bagi kemerdekaan Kurdistan (yang pertama kali dari kalangan pemerintah dunia) telah membuat koran-koran, majalah-majalah, Facebook dan Twitter banjir dengan photo-photo bendera Israel dan wajah Benyamin Netanyahu.” Arif berkata melalui Skype kepada rekan Baratnya, “Saya pikit semua organisasi orang Kurdi telah menulis terima kasih banyak kepada Mr. Netanyahu.”
Pernyataan PM Israel ini disambut sangat positif oleh Prof. Bengio, sebagai “Netanyahu secara pandai menavigasi perubahan Timur Tengah”
Kurdistan adalah wilayah utama dari pemerintahan Asyur kuno dengan kota-kota pentingnya seperti Niniwe (2 Raja-raja 9:39 & Yesaya 37:37) , Kalah (Nimrud)[2] dan Resen (Kej 10:8-12). Kejayaan Asyur dapat dibaca pada kitab 2 Raja-raja 18 dan 19 – Mesir, Samaria (Israel Utara), Damaskus (Syria) dan banyak kerajaan kecil tumbang di tangan raja-raja Asyur. Perkataan sombongnya nampak ketika raja Asyur ingin merebut kerajaan Yehuda – dan ia membayar sangat mahal untuk kesombongannya menghina Elohim Israel (2 Rj 18:33-35). Bener Kurdistan bukanlah Irak pada bendera Kurdistan
Alkitab menubuatkan bahwa YAHWEH memiliki rencana yang indah untuk Kurdistan, baca Kitab Yesaya 19: Penggenapan Nubuatan tentang negara Mesir.

Gerakan kemerdekaan Kurdistan di abad 20 telah muncul dan tenggelam berkali-kali:

  • 1946, terjadi di Kurdistan Iran dengan nama Republik Mahabad; dihancurkan oleh tentara Iran dalam beberapa bulan kemudian.
  • 1961-70, terjadi di Kurdistan Irak dipimpin oleh Murtafa Barzani
  • 1983, terjadi di Kurdistan Irak, digilas oleh Saddam Hussein secara brutal; desa-desa orang Kurdi (Irak Utara) di racuni melalui pesawat udara militer menewaskan 3000 sampai 5000 orang, dan infrastruktur mereka dihancurkan
  • Jumlah orang Kurdi sekitar 30 juta, dan telah tergolong sebagai negara tanpa pemerintahan terbesar di dunia.
  • 1984, terjadi di Kurdistan Turki, dipimpin oleh PKK (Partai Karyawan Kurdi); diperangi oleh Turki berkali-kali dan sampai sekarang pemimpin utamanya masih dipenjara. Lebih dari 40.000 tewas.
  • 1991, setelah Perang Teluk I, daerah otonomi bangsa Kurdi tercipta di Irak Utara.

Wanita-wanita Kurdi dengan baju kebangsaannya sedang menariDari peta geografi kurdisatan dan daftar perjuangan suku Kurdi di atas kita bisa melihat bahwa suku Kurdi berbeda dengan suku-suku yang ada di sekitar mereka. Mereka bukanlah orang Arab, bukan orang Turki, dan bukan juga orang Persia (Iran). Suku Kurdi memiliki bahasa sendiri, budaya, tradisi merekapun sangatlah berbeda dengan suku-suku disekitar mereka – sekalipun kebanyakan orang Kurdi adalah Muslim Sunni.
Milihat perkembangan politik Timur Tengah yang sangat tidak stabil di tahun 2014, dimana khususnya organisasi Islam Sunni ISIS (Pemerintahan Islam Irak dan Syria) yang telah menguasai kota-kota strategis di Irak dari pemerintah Shiia dan baru saja memproklamasikan lahirnya Pemerintahan Khalifad Islam [3] telah mendorong bangsa Kurdi ingin segera membuat pemerintahannya sendiri, bebas dari kontrol pemerintahan Bagdad (Irak, Babilon kuno).

Seorang pemimpin Kurdi ditanya wartawan tentang nasib suku Kurdi di Kurdistan Syria sehubungan dengan perang yang berkepanjangan di Syria, ”Apa yang terjadi sekarang ini di Kurdistan Syria. Saya jarang sekali melihat hal itu disinggung di media Barat?” Dr. Sherkoh Abbas menjawab: ”Kami telah diabaikan oleh media Barat, oleh media Timur Tengah dan oleh komunitas Internasional secara bersama.” Mr. Abbas adalah pemimpin Jemaat Nasional Kurdistan Syria (the Kurdistan National Assembly of Syria.)
“Apa yang Anda dan mayoritas orang Kurdi Syria piker tentang Israel? Jika orang Israel menawarkan bantuan, akankah kalian menerima itu?” wartawan bertanya kembali
Anda bisa tebak, apa jawaban pemimpin Kurdi ini atas pertanyaan di atas?
Sherkoh Abbas menjawab: “Saya telah mengatakan ini berkali-kali: Orang Israel tidak pernah membunuh atau membantai orang-orang Syria seperi cara rezim saat ini melakukan [President al-Assad, menunjuk kepada]. Kami tidak memiliki masalah dengan bangsa Israel. Kami ingin memecahkan masalah kami secara damai melalui dialog dan perundingan. Orang Israel, seperti orang Kurdi, ditargetkan untuk penghapusan oleh rezim-rezim tirani di Timur Tengah, jadi kami [Kurdi dan Israel] adalah sekutu alami.
Kami meminta Israel untuk membantu orang-orang Syria [ pernyataan jujur Mr. Abbas ini menampakan wartawan telah bertanya dengan sangat sopan: ”Israel menawarkan bantuan”] — semua orang Syria — dan menggunakan pengaruh politiknya di dunia untuk mendukung revolusi dan mempromosikan demokrasi di wilayah tersebut. Kami memerlukan semua bantuan yang kita bisa dapatkan dari setiap negara yang bersedia untuk membantu kami.
Lihat, 400 pria, wanita, dan anak-anak Syria baru saja dibantai oleh rezim. Selain dari oleh Salafists dan Ikwan Muslim (the Muslim Brotherhood), siapa yang tidak ingin bantuan dari Israel? Israel tidak membunuh orang secara sewenang-wenang atau menekan siapa pun di Syria sebagaimana cara kebanyakan para pemerintah Arab melakukan. Foto Jihad Islam menyembunyikan wajah mereka
Selama lima puluh tahun kediktatoran-kediktatoran Timur Tengah telah merubah Israel dan pihak Barat ke dalam alasan-alasan untuk menindas orang.
Kita perlu bergerak melampaui rezim-rezim diktator yang telah gagal ini dan membangun system-syistem desentralisasi demokrasi dimana mayoritas maupun minoritas menikmati kedamaian dan kebebasan.
Menjawab tentang tekanan President Barack Obama untuk melupakan pemintaan kemerdekaan Kurdistan, Mr. Abbas menyatakan ”adalah suatu tindakan bunuh diri jika menerima perintah AS tersebut.” Ia menjelaskan maksudnya: “Telah ada 22 negara Arab dan tidak satupun dari mereka adalah bersifat demokrasi. Kami telah menderita di bawah sistem kebangsaan, sekuler, kebangsaan Arab, Islam, dan Baath [system politik partai Sadam Hussein]. Kami tidak dapat percaya bahwa Tentaa Syria Merdeka (the Free Syrian Army) dan para pendukungnya di Qatar dan Turki yang berkata penggantian rezim dan demokrasi haruslah cukup untuk memperbaiki semua masalah kami.”

Bacaan berkait:

Referensi:

Catatan kaki:
1. Biografi dan hasil karya tulis Prof. Ofra Bengio tentang suku Kurdi, Irak dan dunia Arab bisa dilihat di sini: Ofra Bengio http://telaviv.academia.edu/OfraBengio
2. Kalah atau Kalhu (Calah; in English) terletak di bawah Resen dan Resen di bawah Ninewe ketiganya terletak di dekat sungai Tigris. Tidak jauh dari kota-kota tua ini, di kanannya terdapat kota Erbil (Arbel; bahasa Asyur), di dalam kota ini terdapat ’kota kuno’ Kalah, diperkirakan 6000 tahun umurnya tembok dan bangunan-bangunan dari tanah liat masih berdiri.
3. Suatu pemerintahan Islam yang menaungi semua negara-negara di dunia dan memakai hukum Islam sebagai satu-satunya azas hukum pemerintahan) dan dikuasai oleh seorang pemimpin agama. Ini sejenis dengan Negara (Gereja) Roma Katolik yang dikontrol oleh pemimpin agamanya yakni Paus.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog