Dr. Michael Brown: Hati-hati dengan pengajaran Anugerah yang berlebihan (hyper Grace)!!


Yeshua: “Mengapa kamupun melanggar perintah Elohim demi adat istiadat nenek moyangmu? Hai orang-orang munafik! Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.”  (Matius 15:3, 7-9)

Kata Pengantar dari Moderator Senjata Rohani WordPress.com: Tulisan di bawah ini adalah intisari dari percakapan antara Sid Roth dengan tamunya Dr. Michael Brown mengenai betapa sangat berbahayanya Mr. Sid Roth dan Dr. Michael Brownpengajaran satu ini, yang tumbuh pesat seperti jamur di awal musim semi sejak satu dekade belakangan di berbagai negara Barat – yaitu Pengajaran Anugerah (kasih karunia) yang berlebihan (Hyper Grace Teaching).
Sid Roth adalah pendiri dari acara tv program mingguan yang terkenal It’s Supernatural!, Sid adalah seorang Yahudi pengikut ajaran Yeshua Ha Mashiah, atau dipanggil sebagai “a Mesianic Jew.” dan Dr. Michael Brown juga seorang Yahudi pengikut ajaran Yeshua Ha Mashiah, hidupnya diubah secara total oleh Yeshua dari kegelapan menuju terang pada tahun 1971. Ia lulusan dari New York University in Semitic Languanges, ia mampu berbicara, menbaca dan menulis sedikitnya belasan bahasa dan menghafal cukup banyak Perjanjian Lama dalam bahasa Ibrani. Ia juga berkeliling dunia mengajar Alkitab. Ia juga penulis buku Go And Sin No More; A call to holiness.
Saya pikir Dr. Michael Brown adalah orang yang sangat tepat membahas masalah satu ini yakni “pengajaran anugerah yang berlebihan,” mengapa demikian? Ia terlahir dan dibesarkan dalam keluarga Yahudi yang legalistik, dan pada masa remajanya ia berpindah 180 derajat dari semua hal yang bersifat legalisme ke kehidupan kota New York yang sangat liberal: memakai obat-obat terlarang, aktif dalam group musik rock; dari ekstrim kanan berputar haluan ke ekstrim kiri; dari kuda beban menjadi kuda liar, dari agamawi menjadi pemberontak. Setelah diselamatkan ia mendalami ajaran Kristianiti melalui tulisan-tulisan terkuno yang ia bisa dapatkan. Menjelang orang-orang percaya menyambut kedatangan Anonai Yeshua kedua kalinya yang semakin dekat, maka kewaspadaan terhadap setiap ajaran Kristen palsu yang menyesatkan haruslah ditingkatkan, itulah sebabnya artikel ini diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, agar supaya sebanyak mungkin umat Kristen Indonesia bisa terhindar dari penipuan Setan yang licik melalui guru palsu dan nabi palsunya. Immanu’El!

Video: Dr. Michael Brown warns Christians about hyper grace teaching

Sid: (berbicara kepada para pirsawan) Saya sungguh tertarik tentang pertunjukkan kita, sebab 30 tahun yang lalu ada problem yang melingkupi orang-orang beriman. Itu disebut legalism. Mereka berontak dan mereka pergi dari legalsim ke sesuatu yang baru, yang disebut anugerah yang berlebihan (hyper grace). Pesan tentang Anugerah  adalah indah, tetapi pesan anugerah yang berlebihan, saya yakin dapat ada sebagai penipuan Akhir Jaman yang akan menyebabkan jutaan orang (percaya) gugur dari Elohim. Saya tidak tahu apakah ada orang yang mengerti sepenuhnyApakah anugerah yang benar dan palsu Dr. Michael Browna tentang anugerah yang alkitabiah. Saya tahu, sebab ia (Dr. Brown) adalah seorang Yahudi yang percaya kepada Yeshua, dan saya juga.

Dr. Brown: (Ia bersaksi tentang masa remajanya yang gelap, dan bagaimana kemudian ia diselamatkan oleh anugerah Yeshua.) Baca: Kesaksian pertobatan Dr. Michael Brown: Tradisi atau Kebenaran?

Pesan tentang Anugerah  adalah indah, tetapi pesan anugerah yang berlebihan, saya yakin dapat ada sebagai penipuan Akhir Jaman yang akan menyebabkan jutaan orang (percaya) gugur dari Elohim. Sid Roth

Sid: Ada istilah yang Anda pakai dan bicara tentang itu di seluruh dunia, anugerah yang berlebihan.  Apakah itu?
Dr. Brown: Anugerah yang berlebihan adalah

  • anugerah yang dilebih-lebihkan (keluar dari porsi yang ada)
  • anugerah yang pergi melebihi apa yang Firman katakan (menambahkan Firman-Nya).
  • Itu adalah anugerah dimana kamu harus memotong seluruh porsi-porsi kitab suci (membuang dan atau menambal sulam firman Elohim)
  • Itu adalah campuran (tidak murni lagi)
  • anugerah yang telah dipolusi (bagi pernafasan rohani) dan
  • telah di-distorsi (bagi pendengaran rohani).

Saya tidak menyebut itu anugerah yang palsu sebab ada kebenaran yang indah yang (banyak orang menyebut mereka sebagai) para pengkotbah anugerah sampaikan, dan kebenaran tersebut membebaskan orang-orang dari kesalahan, tuduhan dan legalisme, mereka sadar mereka telah diterima oleh apa yang Yeshua telah lakukan.
Itu ada kebenaran yang indah, tetapi itu dikotbahkan dengan tambahan, dengan distorsi, dengan dilebih-lebihkan. Jadi ada racun di dalamnya!

Janganlah kamu disesatkan orang dengan kata-kata yang hampa, karena hal-hal yang demikian mendatangkan murka Elohim atas orang-orang durhaka. (Ef 5:6)

Sid: Apa yang kamu dengar di seluruh dunia dari pengajaran (message) anugerah yang berlebihan ini?
Dr. Brown: Kotbah Anugerah yang salah (atau, pesan sesungguhnya dari ajaran ini) ialah:Buku Dr. Michael Brown membongkar bahaya Hyper Grace
1. Anti-Kekudusan
2. Melawan kelaparan dan kehausan akan Elohim, sebab
3. Tidak ada sesuatu yang orang percaya perlukan sebab Yeshua telah melakukan semuanya pada kayu salib, di Golgota.
4. Menentang pertobatan
5. Menentang penemplakkan akan dosa
6. Pengakuan dosa (kepada Elohim) tidak diperlukan lagi / menentang tanggung jawab diri sendiri yang sesungguhnya

Dan pengkotbah hyper grace ini menuduh ajaran hidup kudus dan orang-orang yang mengajarkan perlunya hidup kudus sesuai Alkitab dengan label-label: legalisme, perintah-perintah, pembenci anugerah, guru hukum Taurat, kamu orang Farisi.

Sebab setiap pohon dikenal pada buahnya. Karena dari semak duri orang tidak memetik buah ara dan dari duri-duri tidak memetik buah anggur. (Luk 6:44)

Buah-buah dari anugerah yang palsu adalah:

  • adanya perpecahan
  • penipuan rohani dan
  • orang-orang membiarkan dosa masuk kedalam hidup mereka.

Kotbah dari anugerah tambahan-tambahan tersebut memberi orang-orang surat ijin untuk berdosa dan mencabut diri kita dari hal-hal yang Elohim ingin berurusan di dalam hidup kita.

Sid: Di sini adalah hal yangkarikatur Paus Francis tentang pendeta homo di Gereja Katolik menyedihkan. Banyak orang yang sebelumnya berjalan di dalam kemurnian dan kesucian yang benar, ketika mereka diexpos kepada ajaran (beracun) ini, mereka mulai melakukan hal-hal (buruk) yang bahkan sebelumnya mereka tidak pernah lakukan … dan mereka bahkan tidak merasa perlu untuk bertobat.
Dr. Brown: Konsep besar dari pengajaran seperti ini sangatlah berbahaya, penyesatan fundamentalnya ialah: ”Semua dosa-dosa masa depanmu telah diampuni sebelumnya.”
Itu berarti, jika kamu besok melakukan dosa, maka kamu tidak perlu mengatakan ”Elohim, maafkan saya, saya telah berdosa, bersihkan saya dan ampunilah saya” sebab kamu telah diampuni (dari kesalahan yang lalu, sekarang dan akan datang), dengan kata lain itu berarti Roh Kudus tidaklah akan pernah menyatakan kamu berdosa sebab Elohim telah mengampuni dosamu. Artinya apapun yang kamu lakukan itu semua tidak akan mempengaruhi hubungan intimmu dengan Elohim, itu bahkan tidak akan menyedihkan Dia sebab Dia tidak melihat dosa tersebut, Dia hanya melihat kamu sebagai orang benar yang sempurna, karenanya, kamu tidak akan pernah, tidak akan pernah berurusan dengan dosa.”

Sid: hal utama apa yang para guru anugerah (yang berlebihan) katakan tentang apa yang baru saja Anda katakan?
Dr. Brown: Ia berkata bahwa “Elohim tidak memberi pengampunan dalam angsuran. Jadi saat kamu diselamatkan, semua dosa masa depanmu sudah dinyatakan diampuni.” Bahkan seorang mengajar: ”Sebab rohku adalah sempurna pada pandangan Elohim dan rohku tidak melakukan dosa, maka saya tidak sunguh-sunguh melakukan dosa ketika saya berdosa. Itu hanyalah tubuhku dan saya bukanlah tubuh saya.” [Ini adalah sisi lain dari pengajaran predestinasi yang salah, yang mengajar sekali selamat tetap selamat. Guru hyper grace ini menyangkal puluhan ayat yang menyatakan bahwa di Sorga kita juga memiliki tubuh, dan Firman-Nya memerintahkan kita untuk menguduskan tubuh kita, bait Elohim tersebut untuk tidak bercacat]

Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Ha Mashiah. (Kol 2:8)

”Dia (Elohim) melihat kita sebagai pribadi secara keseluruhan,” Dr. Brown berkata, “jika dosa bukanlah suatu masalah, mengapa hampir setiap surat di Pernjanjian Baru berurusan dengan dosa? (Ia memberi beberapa ayat untuk menguatkan argumentnya:

  • Titus 2:11-12Karena kasih karunia Elohim yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata. Ia mendidik kita supaya kita meninggalkan kefasikan dan keinginan-keingina duniawi dan supaya kita hidup bijaksana, adil dan beribadah di dalam dunia sekarang ini. Anugerah Elohim mengajar kita untuk berkata tidak kepada dosa. Dosa adalah masalah yang berkelanjutan.
  • 2 Korintus 7:1Saudara-saudaraku yang kekasih, karena kita sekarang memiliki janji-janji itu, marilah kita menyucikan diri kita dari semua pencemaran jasmani dan rohani, dan dengan demikian menyempurnakan kekudusan kita dalam takut akan Elohim
  • Wahyu bab 2 dan 3, Yeshua berbicara kepada ke tujuh Jemaat di Asia Minor, mereka semua orang percaya, dan kepada yang lima dari tujuh Dia berkata, “Bertobatlah atau lainnya” Jika Dia tidak melihat dosa kita, mengapa lalu Dia menemplak kita? Jika Dia tidak melihat dosa kita, mengapa Dia berduka? Sid, kita memiliki hubungan intim dengan Elohim dan hubungan intim artinya membagi kehidupan, dan itu berarti kita dapat mendukakan Elohim. Itu berarti kita dapat mengecewakan Elohim.

Sid: Saya tidak mengerti bagaimana penyesatan ini telah dapat terjadi, itu pastilah suatu kebutaan rohani. Itu tidaklah ada alamiah jika Anda membaca Alkitab.
Dr. Brown: Anda tahu apaIlustrasi pemakan makanan yang menjijikkan yang saya lihat sedang terjadi? Semua budaya kita adalah “itu semuanya tentang aku.” Saya memiliki beberapa buku yang ditulis oleh pendeta-pendeta gay (homosex) dan mereka yang mempraktekkan hubungan homosex adalah para pendeta. Mereka adalah jelas dalam pergumulan.
Apa yang mereka lakukan adalah mereka telah menulis ulang kitab suci dan mereka semua berkata, ”Anugerah telah membebaskan saya, saya tidak di bawah legalism, saya tidak di bawah tuduhan, saya tidak di bawah semua hukum-hukum Perjanjian Lama. Elohim melihat saya sebagai orang benar. Jangan taruh saya di bawah itu,” Saya pikir itu adalah apa yang para guru anugerah yang berlebihan berkata. [Dalam kontek ini Alkitab adalah benar telah dikorupsi]

Dan itulah yang terjadi ketika ”itu tentang saya,” ”ini adalah saya,” ”inilah bagaimana saya hidup.” Injil orang Amerika yang kita kotbahkan adalah Yeshua telah mati membuat kamu kedalam suatu kamu lebih besar dan lebih baik. Dengan suara yang dibuat melankolik seperti suara waria, Dr. Brown melukiskan sikap ’orang kristen’ Amerika yang berpusat pada diri mereka sendiri, ”Oh, jika itu semua tentang aku, oh ini menyakitkan perasaanku, ini membuat perasaanku tidak enak,” sebagai kebalikan dari (suaranya kembali normal), ”Bapa, bagaimana dapat saya menyenangkan Engkau?”

Kamu tahu Sid, ada pengajar-pengajar anugerah yang berlebihan yang berkata, ”jika kalian mencoba menyenangkan Elohim, kalian tidak akan melakukannya, jadi keluarlah dari mentalitas menyenangkan Elohim.” [Inilah goal akhir dari pekerjaan Setan melalui hyper grace teaching yaitu: menghentikan orang Kristen menyenangkan Elohim, berontak dari perintah dan ketetapannya; yang ujungnya menceburkan diri mereka sendiri ke dalam danau api Neraka yang sesungguhnya itu hanya untuk Setan dan nabi palsunya; baca: Hadiah-hadiah yang YAHWEH tidak suka]

Sid: (berbicara kepada para pirsawan) Apakah kalian tahu Alkitab apa yang Jemaat mula-mula miliki? Mereka hanya memiliki Perjanjian Lama.
Dr.Brown: Garis bawahnya adalah (rasul) Paulus mengkotbahkan anugerah menggunakan apa yang kita sekarang sebut Perjanjian Lama sebagai Alkitabnya. Tetapi para pengajar anugerah yang berlebihan (hyper grace) memiliki problem yang besar. Dalam Doa Bapa Kami, Yeshua mengajar kita berdoa, “Bapa ampuni kami seperti kami mengampuni orang yang bersalah kepada kami.” Itu berarti pengampunan adalah berkelanjutan.

Jangan sesat! Elohim tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu. (Gal 6:7-8)

Sid: Baiklah. Jadi mayoritas bergerak menuju “setiap orang adalah pastinya selamat, termasuk Setan?”
Dr. Brown: Baiklah, katakanlah begini. Mayoritas berlanjut untuk bergerak keluar dari anugerah yang alkitabiah, akan terus memutar balik. Saya mimilki buku-buku yang ditulis oleh yang disebut ’penulis-penulis Kristen’ yang berkata

  • anugerah yang benar berarti setiap orang akan ada selamat (termasuk para atheis)
  • anugerah yang benar berarti tidak ada Neraka
  • Setan dapat juga ada diselamatkan

(Doktrin ini adalah berasal dari aliran Unitarian Universalism atau Unitarianism, campuran agama yang tidak berdasarkan ajaran Alkitab namun bermantelkan Kristianiti. Unitarianism adakah filsafat humanism, atheism dicampur dengan Pantheism (percaya banyak ilah / dewa) seperti agama-agama Timur kuno. Doktrin seperti ini adalah inti dari agamanya si AntiKristus, the one-world-religion, yakni “all believes and philosophies are OK, but except Christianity)

Sid: (berkata kepada pirsawan mengkomentari cerita Dr. Brown) Ini, kalian tahu, dapatlah ada sebagai penyesatakarikatur Militer Amerika Serikat menerima orang homosex sebagai tentaran Akhir Jaman yang akan menyebabkan jutaan berjalan keluar dari YAHWEH pada hari-hari terakhir, sebagimana Alkitab berkata bahwa itu akan terjadi. (Berbicara kepada Dr. Brown) Orang hyper grace menasehati  (orang lain agar) tidak hanya membuang Perjanjian Lama, tetapi juga membuang perkataan Yeshua, jelaskan itu.
Dr. Brown: (singkatnya ia berkata: pengajar anugerah yang berlebihan pertama menolak isi Perjanjian Lama, kemudian semakin ekstrim, pengajar tersebut menyatakan semua pengajaran Yeshua kepada para pengikutnya sebelum Dia tersalib hanyalah untuk orang-orang Yahudi, tidak berlaku untuk orang Kristen bukan-Yahudi. Itu berarti pengajar itu telah membuang perkataan Yeshua; contoh Yoh 15:7; Mat 28:19-20; Yoh 14:26). Jika pengajar sesat itu memang benar, mengapa pada kenyataanya perkataan-perkataan (pengajaran) Yeshua telah dihargai oleh jemaat mula-mula (yang ada di Yerusalem, Yudea, sampai Samaria bahkan tersebar di seluruh wilayah jajahan Romawi, yang meliputi berbagai bangsa termasuk orang Aram, Arab, Yunani dan Romawi).

Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. (Mat 5:18)

Anugerah yang salah mengajar:
1. Kita tidak perlu memikul salib kita dan mengikuti Yeshua (Lihat Luk 9:22-27 dan Luk 14:25-33[1])
2. Perumpamaan-perumpamaan Yeshua yang mengajar tanggung jawab adalah tidak berlaku untuk orang-orang Perjanjian Baru

Sebaliknya Anugerah yang benar mengajar:
1. Elohim dipihak kalian, Dia tidak menentang kalian
2.  Ia berjanji untuk menjagai kalian
3. Melalui percaya kepada Yeshua, kita masuk kedalam istirahat-Nya dan damai-Nya.
4. Melalui Yeshua, kita mengerti kedalaman kasih Elohim

Ada beberapa orang yang berkata bahwa hal yang bersifat rohani adalah tidak dapat diraih secara penuh. Kenyataanya, rasul Paulus berkata, Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya!  (1 Kor 9:24)

Sid: Saya masih belum menangkap, Mengapa orang-orang yang baik yang mengasihi Elohim hanya mengajar sebagian dari pesan (Injil) dan bukan sepenuhnya yang menyebabkan penyesatan yang penuh?
Dr. Brown: Motif dari para pengajar anugerah yang palsu:
1. Mereka terperangkap di dalam kemulian anugerah Elohim
2. Mereka mengembangkan sikap tidak menghargai Perjanjian Lama dan perkataan-perkataan Yeshua
3. Mereka bahkan menyunat pengajaran rasul Paulus

Kartun orang-orang liberal adalah lifeguard yang burukSid: Apakah arti dari kata ”sanctification” (pengudusan)?
Dr. Brown: Pengudusan berarti:
1. Ada dipisahkan
2. Ada dibuat kudus
3. Ada diserahkan kepada Elohim

Kitab Suci membuat itu jelas bahwa pada saat kita diselamatkan, kita dipisahkan sebagai kudus. Kita dikuduskan, itulah sebabnya mengapa kita disebut ”orang-orang kudus” di Perjanjian Baru.

Kita tidak harus menunggu untuk beberapa gereja mengkanoniskan kita (menjadi orang kudus). (sebagaimana Gereja Roma Katolik melakukannya, dan itupun hanya berlaku bagi paus dan orang-orang yang berjasa besar bagi gereja Katolik).

Jadi kita dikuduskan saat kita diselamatkan, kemudian ada pengudusan yang berkelanjutan (ongoing process). 1 Tesalonika 4:3-4 berkata  Karena inilah kehendak Elohim; pengudusanmu, yaitu supaya kamu menjauhi percabulan, supaya kamu masing-masing mengambil seorang perempuan menjadi isterimu sendiri dan hidup di dalam pengudusan dan penghormatan.

(Disini dikatakan) Sekarang kamu keluar. Sekarang kamu hidup dalam kehidupan yang kudus. Sekarang berhenti dari perzinahan. Sekarang berhenti dari mencuri. Sekarang berhenti dari dari iri hati. Berikan anggota tubuhmu ke Elohim, dan kemudian pengudusan yang sejati, dimana kita akan dibangkitkan dan dibuat sempurna sepenuhnya (yang terakhir akan terjadi saat Yeshua menyemput kita (pengangkatan), dimana tubuh kita yang kita jaga kudus, akan dirubahkan oleh-Nya menjadi sempurna hanya dalam sebuah kejaban mata).

Sid: Apa ini yang Alkitab bicarakan tentang menyalibkan diri sendiri? Itukah yang Anda sedang bicarakan?
Dr.Brown: Ini adalah hal yang berkelanjutan (ongoing). Lukas bab 9 berkata, “Pikulah salibmu setiap hari.” Sebagai penakluk-penakluk (overcomers), sebagai anak-anak Elohim, sebagai pemenang-pemenang (victorious) kita berkata tidak kepada dosa. Kita menganggap dirikita  mati bagi dosa. Kita hidup untuk Elohim. Itu akan berhasil.

Jikalau kamu tetap dalam  firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” Adonai Yeshua  (Yoh 8:31-32)

Percakapan ini ditutup oleh doa dari Dr. Michael Brown: Bapa, dalam nama Yeshua, saya berdoa untuk setiap orang yang menonton tayangan ini kiranya mereka akan ada dibebaskan dari setiap penyesatan, dari setiap penambahan atas anugerah, dari setiap pengurangan atas anugerah, dari setiap pencemaran, distorsi anugerah, dan mereka kiranya dibawa kedalam kebebasan yang mulia, keamanan dan kuasa anugerah-Mu yang sejadi.
Bapa, bukalah mata-mata mereka dengan kuasa Roh-Mu. Bebaskan dari kesalahan. Tanamlah kami pada anugerah-Mu yang sesungguhnya, Bapa. Di dalam nama Yeshua.

Jika kita mempelajari Alkitab, maka kita bisa melihat dengan jelas perbedaan antara pengajaran Kristen yang benar dan pengajaran yang salah di akhir jaman; perbedanya begitu jelas seperti antara domba dengan serigala, atau burung merpati dengan ular cobra atau pohon anggur dengan semak berduri. Itulah sebabnya Elohim melalui malaikat-Nya berpesan kepada semua orang di jaman ini: Lalu ia berkata kepadaku: “Jangan memeteraikan perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini, sebab waktunya sudah dekat. Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!”  (Wah 22:10-11), dan segera diteruskan oleh perkataan Adonai Yeshua:

Behold, I am coming soon and my reward is with me, to give every man according his work shall be.
I am Aleph and Tau, the beginning and the end, the first and the last.
Blessed are those who do His commandments,[2]  that they may have the right to the tree of life, and may enter in through the gates into the city (The New Jerusalem).
For without are the vicious (barbarian) and magicians and immoral and murderers and idolaters and whoever loves to tell lies. 
(terjemahan lain:  Tetapi anjing-anjing dan tukang-tukang sihir, orang-orang sundal, orang-orang pembunuh, penyembah-penyembah berhala dan setiap orang yang mencintai dusta dan yang melakukannya, tinggal di luar.)
I, Jesus, have sent my angel to testify to you these things in the churches. I am the root and the offspring of David, the bright morning star. Rev 22:12-16; GLT)[3]

Bacaan berkait:

Catatan kaki:

  1. Yeshua mengajar perlunya memikul salib – bahkan setiap hari, pada dua peristiwa dan dua kelompok orang yang berbeda.
  2. Who do His commandments (ayat 13, juga pada KJV) dalam ITB ditulis: mereka yang membasuh jubahnya adalah bentuk kalimat “saat ini” (present tense) di ISV, dan “saat ini dan berkelanjutan” (present continous tense) in EBR;
  3. GLT: George Lamsa’s Translation based on Aramaic Pershitta; KJV: King James Version; ISV: Internasional Standard Version; EBR:  Joseph Bryant Rotherham’s Emphasized Bible (1902)

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

7 KESALAHAN UMUM MUSLIM TENTANG ALKITAB DAN AJARAN KRISTIANITI


”Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Adonai (Tuhan)! Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat, dan dengan hati nurani yang murni, supaya mereka, yang memfitnah kamu karena hidupmu yang saleh dalam Mashiah (Kristus), menjadi malu karena fitnahan mereka itu.” Rasul Petrus (1 Pet 3:15-16)

Daftar kesalahaPalu Hakimn yang akan dibahas:
Kesalahan 1: Alkitab, Injil telah dikorupsi atau dipalsukan
Kesalahan 2: Kristen menyembah tiga Deity (Ilah)
Kesalahan 3: Muhammad lebih tinggi dari pada Yeshua
Kesalahan 4: Muhammad dinubuatkan di Alkitab
Kesalahan 5: Muhammad mendapat pewahyuan terakhir
Kesalahan 6: Kekristenan adalah ajaran rasul Paulus semata
Kesalahan 7: Kristianiti sama dengan agama Gereja Roma Katolik

KESALAHAN PERTAMA MUSLIM: ALKITAB, INJIL[1] TELAH DIKORUPSI ATAU DIPALSUKAN
Sebab firman YAHWEH itu benar, segala sesuatu dikerjakan-Nya dengan kesetiaan. … rencana YAHWEH tetap selama-lamanya, rancangan hati-Nya turun-temurun. (Maz 33:4, 11)

A. Perubahan kata-kata.
Seorang Muslim menulis: “Taurat, Zabur dan Injil asli telah hilang, dan Bible kalian yang sekarang adalah kitab yang telah dikorup, dipalsu oleh manusia. Itu sebabnya Quran diturunkan kemudian oleh Allah secara langsung demi menegakkan kebenaran yang asli.”[2]

Adakah bukti atau referensi authentik dari tuduhan Muslim di atas?
Meneliti isi Kuran. Hal pertama yang perlu diingat oleh para pakar Islam ialah bahwa Alkitab tidak menganut  ”sistim tambal-sulam firman” (naskh / abrogation) sebagaimana telah terjadi di Kuran,[3] Salman Rushdie (Muslim India) menyebutnya The Satanic Verses.[4]  YAHWEH, pengilham Alkitab menggaransi firman-Nya: Elohim (Allah) bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya? (Bil 23:19)

Menganggap Kuran sebagai referensi authentik,[5] seorang yang mengerti isi Kuran dalam bahasa aslinya, bahasa Arab, menyatakan tidak ada dimanapun di dalam Kuran yang menyatakan Alkitab secara tektual telah dikorupsi. Sebaliknya Muhammad bersaksi bahwa Elohim (Allah) membenarkan Alkitab (al-Maidah 5:44, 46-47) dan menjaga firman-Nya (Sura 6:34).
Demi untuk mengislamkan orang Barat, mereka harus menampilkan Injil sebagai Injil palsu, untuk inilah terjemahan Kuran dalam bahasa Inggris[6] . Ia memberi contoh: Kuran telah diubah kata-katanya:

1. Al-Ahqaf ayat 30 (Su 46:30) dari terjemahan Abdullah Yusuf Ali (YA).  Kata ”kedua tanganya” menjadi ”sebelum itu.”
Bahasa Arab: kaloo ya kawmana inna sami’ina kitaban unzila ba’d Musa,
(they said O our people, we have heard a book revealed after Moses )
(mereka mengatakan Wahai orang-orang kami, kami telah mendengar kitab diturunkan setelah Musa)
Musadekan Lima Bayna Yadayehe
(confirming what is between his hands )
(meneguhkan apa yang ada diantara kedua tangannya)
Yahdee ela al-hak wa-ela tareekin mustakeem
(it guides to the truth and to a straight path)
(yang membawa kepada kebenaran dan jalan lurus)

Terjemahan Kuran Inggris Yusuf Ali menulis:
“They said, “O our people, We have heard a Book[7] revealed after Moses, confirming what came before it; it guides (men) to the Truth and to a Straight Path.”
(… kami telah mendengar kitab yang diturunkan setelah Musa, meneguhkan apa yang datang sebelum itu; …”)

Perubahan kalimat ini jelas bahwa Yusuf Ali telah merubah beriman kepada ”kitab” (Mazmur, Perjanjian Baru yang datang setelah nabi Musa) yang ada di antara tangan Muhammad (saat itu) sebagai benar dan dapat dipakai sebagai penuntun kebenaran, menjadikan bagian dari Alkitab ini tidak dikenal dimasa lalu sebelum Kuran.

Kalimat ”diantara kedua tangannya / between his hands” terdapat  di dalam seluruh  Kuran bahasa Arab. Dan kalimat “ setelah itu / before it” tertulis di kelimat terjemahan Kuran Inggris yang umum beredar.[8]

2. Al-Imran ayatPendulum 3 (Sura 3:3)
Bahasa Arab: nazzala alayka alkitabu bel-hakkee musaddekan lima bayna yadayehe
(He sent to you the book in truth confirming what is between his hands)
(Dia telah mengirim kepada mu Kitab tersebut di dalam kebenaran meneguhkan apa yang ada di antara tanganya)
wa-anzala al-tawratah wal-enjeel
(and He sent the Torah and Gospel)
(dan Dia telah mengirim Taurat dan Injil)

Terjemahan Kuran Inggris Yusuf Ali menjadi: It is he who sent down to thee in truth, the Book, confirming what went before it; and he sent down the Law (Of Moses) and the Gospel (Of Jesus).

Perhatikan dua kalimat di dalam kurung “of Moses” dan “of Jesus” yang saya tebalkan.
Terjemahan Kuran Inggris ini menjadikan Taurat YAHWEH (TUHAN) berubah menjadi Taurat Musa. Penambahan ”Of Jesus” pada kata Gospel di Kuran ini dapat memimpin kepada pengertian yang salah; ini membuat pembacanya, khususnya orang Islam, akan berpikir  Alkitab Perjanjian Baru hanya terdapat Injil (Gospel) menurut Matius, Markus, Lukas dan Yohanes – tidak lengkap, dan mereka akan bertanya dimana the Gospel of Jesus (Injil Yeshua)?
Perjanjian Baru jelas menulis bahwa Injil atau Kabar Baik kepada manusia melalui Yeshua Ha Mashiah, dengan kata lain Injil adalah cerita TENTANG Yeshua, dan BUKAN ditulis oleh Yeshua.

Tuduhan palsu ”Alkitab telah dipalsukan” adalah hasil dari jalan singkat para pakar Islam menghadapi dilemma di dalam Kuran itu sendiri. Dalam In the Family of Abraham, Anne Cooper menggambarkan dilemma Islam dengan sangat baik sekali, ia menulis:
“Alasan utama para pengkritik dari kalangan Muslim men-cap bahwa Alkitab telah dikorupsikan teks-nya adalah kerana mereka betul-betul tidak mempunyai pilihan lain lagi. Karena Al-Qur’an disatu pihak membenarkan Alkitab, tetapi ternyata isi keduanya saling tidak cocok, sehingga tidaklah mungkin keduanya turun dari Elohim yang sama. Dan karena Qur’an dianggap wahyu terakhir dari Elohim, maka cara yang paling gampang untuk menghindari kesulitan-kesulitan ini adalah meletakkan tuduhan bahwa isi Alkitab telah dikorupsikan oleh sipemalsu.”

3. Surah 40:30; NQ. Satu dari banyak dilemma yang bersifat ilmu keagamaan di dalam Kuran adalah banyaknya terdapat penambahan kata (hadir di dalam kurung).[9] Tambahan kalimat ini bertujuan untuk menuntun setiap pembacanya menerima pemikiran dan keyakinan dari penterjemahnya. Sura 40:30 yang sama dengan di atas pada terjemahan the Noble Qur’an (NQ) tertulis: They said: “O our people! Verily! We have heard a Book (this Qur’ân) sent down after Mûsa (Moses), confirming what came before it, it guides to the truth and to a Straight Path (i.e. Islâm)

Perhatikah huruf yang saya tebalkan. Beberapa surah yang meneguhkan Alkitab (the Book) sebagai firman YAHWEH:

  • “Oh Yahya (John the Baptist) take hold of the Book with might, and We gave him wisdom as a child.” (Mary:12).
  • “and Mary believed in the words of her Lord and His books.” (Al-Tahrim[66]:12).

Jika kata “Book” (Kitab) pada ayat ini adalah benar Kuran (bukan Alkitab, dalam kontek diluar kitab Taurat), dan Kuran adalah penuntun kepada kebenaran dan kepada Jalan Yang Lurus jakni Islam – menurut NQ, maka pertanyaan ini perlu dijawab dan direnungkan oleh para Muslim:

  1. Siapakah yang dimaksud Kuran dengan “the people of the Book” (terjemahan lain untuk “the Book” adalah the Scripture; NQ) / ‘Ahl al-Kitab” pada Surah 3:64; 29:46? Jelas itu adalah orang Kristen (Yahudi dan Kristen)!, dan bukan “pengikut Kuran.”
  2. Jika benar Kuran adalah penuntun kebenaran dan kepada Jalan Yang Lurus, mengapa setiap kali orang Muslim berdoa masih selalu meminta kepada Allahnya Muhammad untuk menunjukkan ”Jalan Yang Lurus?”
  3. Beranikah Anda mempertaruhkan nasip kehidupan kekal Anda pada terjemahan Kuran yang ’diinpirasikan’ oleh hikmat manusia belaka tersebut?

Membenarkan orang fasik dan mempersalahkan orang benar, kedua-duanya adalah kekejian bagi YAHWEH. (Amsal 17:15)

B. Penambahan Kalimat.
Seorang Muslim menulis: ”Penambahan 12 ayat terakhir pada Injil Markus. G [tidak] percaya? mari saya tunjukkan di 2 manuskrip paling tua, yaitu Codex Siniaticus dan Codex Vaticanus.[10]

Kesalahan dari Muslim ini fatal. Pada satu sisi ia tidak mengerti sejarah manuskrip Kristen, dan sisi lainnya ia tidak mengetahui praktek kehidupan sehari-hari umat Kristen.
1. Sejarah manuskrip Kristen. Codex Sinaiticus (bukan Siniaticus, seperti ditulis di atas) dan Vaticanus bukanlah codex manuscrip tertua, Itu hanyalah hasil produk permulaan abad ke empat; lihat Footnote no. 12. Keduanya disebut juga the Alexandrian Text (diambil dari nama wilayah asalnya, di Mesir) atau dikenal juga sebagai Minority Text. Disebut Minority Text oleh sebab hanya sekitar 5% (lima persen) dari isinya sama dengan Textus Receptus (TR) atau Majority Text.[11] Perbandingan isi dari kedua codex itu sendiri (Vaticanus dan Sinaiticus) banyak sekali terdapat ketidak sesuaian satu dengan lainnya[12]. Gereja Timur sebelum akhir abad 19 (1880an) tidak memakai kedua codex Alexandrian Text tersebut sebab Induk dari kedua kodek ini berasal dari Clement dan Origen penganut Gnosis (hikmat tersembunyi, dari sini lahirnya kata “gnostic”).

Dari codex Vaticanus inilah Westcott dan Hort, pendiri beberapa perkumpulan mistik, mendasari pembuatan kitab mereka “The New Greek Text and the Revision of the New Testament”[13]

12 ayat terakhir dari Injil Markus pasal terakhir justru membuktikan – satu dari puluhan bukti[14]  – tidak lengkapnya kedua codex tersebut. Isi dari 12 ayat tersebut – “beritakanlah Injil ke segala mahluk,” “tanda-tanda orang percaya” dan Yeshua naik ke sorga” sebagai contoh – ada terdapat di di kitab Injil dan Kisah Para Rasul dan kitab-kitab Perjanjian Baru lainnya.

Dr. Herman C. Hoskier seorang peneliti Vaticanus menyatakan: “Thesis saya … bahwa B dan Aleph dan kitab-kitab pendahulu mereka, dengan Origen yang telah merevisi text Antioch [yang dipakai oleh KJV], adalah revisi-revisi Mesir antara 200-400 AD dan ditinggalkan antara (tahun) 500 dan 1881, hanyalah bangkit kembali di saat kita sekarang ini.” Which Bible; pp134-143

Lalu beberapa orang naik saksi melawan Dia dengan tuduhan palsu ini… Dalam hal inipun kesaksian mereka tidak sesuai yang satu dengan yang lain. (Mark 14:59)

2. Praktek Kristen. Isi dari 12 ayat Markus ini tetap dilakukan dan dipraktekkan oleh Kristen Injili sampai hari ini – lebih penting dari itu adalah semua tanda-tanda yang tertulis di Markus tersebut tergenapi dan masih berlangsung sampai hari ini: setan-setan terusir di dalam nama Yeshua, orang-orang sakit disembuhkan ketika ditumpangi tangan oleh orang percaya.
Saya anjurkan Anda membaca artikel2 ini:

Saksi yang setia tidak berbohong, tetapi siapa menyembur-nyemburkan kebohongan, adalah saksi dusta. (Amsal 14:5)

5 Pertanyaan bagi Muslim sehubungan dengan tuduhan Alkitab telah dipalsukan: Pengukur kerataan permukaan

  • Adakah surah di Kuran yang mengatakan Alkitab telah dipalsukan?
  • Kapan itu dipalsukan, sesudah atau sebelum lahirnya Islam?
  • Apa yang telah dipalsukan dari Alkitab?
  • Jika benar telah dipalsukan, yang asli itu seperti apa?
  • Siapa yang memalsukan?

Jika Anda sebagai orang Muslim tidak bisa menemukan jawaban atas lima pertanyaan di atas, sekarang tanyakan hal yang sama terhadap kitab suci Anda, Kuran – terbukti jauh lebih mudah menjawab pertanyaan  sejenis pada ’kitab terakhir’ secara theologis dan historis!!

Setiap ajaran yang mengklaim menghormati dan berasal dari Yeshua (Yesus/ Isa), tapi buahnya tidak sesuai dengan kepribadian Yeshua, maka itu adalah ajaran palsu atau Yesus yang palsu, sebab Yesus yang benar adalah Firman Elohim itu sendiri, seperti tertulis di Alkitab: Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: “Yang Setia dan Yang Benar”, Ia menghakimi dan berperang dengan adil. … nama-Nya ialah: “Firman Elohim. (Wah 19:11-13)

Artikel yang berkaitan:

KESALAHAN KEDUA MUSLIM: KRISTEN MENYEMBAH TIGA DEITY (ILAH)
Jawab Yeshua: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, YAHWEH Elohim kita, YAHWEH itu esa. (The Lord our God is one Lord (KJV 1611) (Mark 12:29)

Seorang Muslim menulis: ”Apakah Allah telah salah berfirman dalam Al-Qur’an bahwa Bunda Maria adalah salah satu Tuhan yg di sembah oleh Nasrani pada waktu itu?”[15] Ia merefer kepada Kuran Al-Maidah 116 (Meja / Surah 5:116) – “Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: “Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: “Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?.” Isa menjawab: “Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib.” [penebalan ditambahkan]

Melalui ayat Kuran ini, umat Islam berpikir bahwa doktrin Trinitas orang Kristen adalah Elohim (Allah), Putra (Yeshua/Yesus/Isa) dan bunda Maria (ibu Yeshua) – ini kesalahan fatal pengertian Muhammad tentang Alkitab dan Kristianiti. Mungkin Anda bertanya Mengapa orang Kristen tidak mengikuti ajaran Muhammad?

Kesalahan besar pemikiran Muhammad pada doktrin trinitas Kristianiti ini meliputi tiga hal:

  1. Muhammad tidak mengetahui beda ajaran Alkitab (yang dianut oleh orang Kristen) dengan ajaran Gereja Roma Katolik (yang dianut oleh orang Katolik).
  2. Mengkontradiksikan isi Kuran itu sendiri, bahwa Isa (Yeshua/ Yesus) jelas tidak pernah berbuat kesalahan bahkan sebelum dilahirkan. Baca Sura 19:19 dan Hadis Sahih Bukhari, Arabic-English, Dar al-Fikr, Jilid 4, Hadis No. 506.
  3. Hal ini meneguhkan perkataan bekas Pendeta Jesuit, Dr. Alberto Rivera, bahwa Kardinal Roma Katolik, Father Bea (guru seminarinya) menyatakan bahwa agama Islam dilahirkan oleh Gereja Roma Katolik.

Umat Kristiani tidak pernah mengakui Maria sebagai bagian dari Trinitas, tetapi Roh Kudus (Roh Elohim itu sendiri). Lihat ayat-ayat Perjanjanjian Lama dan di Injil; Yesaya 9:5-6; 61:1-3 Digenapi oleh Yeshua: Lukas 4:18-19, lihat juga Matius 3:16; Yohanes 1:32-34; Trinitas Elohim dapat dilihat juga di Injil: Markus 1:9:11; Matius 17:1-10, Yohanes 1:1-4, 14. Kata ”Elohim” (God/ Allah dalam Alkitab Indonesia) adalah kata dalam Alkitab Ibrani yang menunjukkan satu namun berarti jamak.

Penulis Muslim di atas, dalam uraiannya (linknya ada di bawah) jelas merujuk kepada doktrin Gereja Roma Katolik – namun ia, jatuh pada kesalah yang sama seperti nabinya, menganggap bahwa Gereja Roma Katolik adalah sama dengan Gereja Kristen pada umumnya. Lihat Kesalahan Ketujuh Muslim.

Al-Maidah 116 (Surah 5:116) adalah bukti pemberontakan nabi Muhammad kepada pengajarnya, Gereja Roma Katolik. Di jaman Muhammad, seluruh wilayah Laut Mediterrean dan sebagian barat Arab Saudi (dimana Mekkah dan Medinah berada) adalah dalam wilayah kekuasan Roma.

Tiga pribadi Elohim dalam YAHWEH yang tunggal dapat dilihat pada kehidupan dan perbuatan Yeshua Ha Mashiah: Bapa Sorgawi bicara kepada Yeshua dan Roh YAHWEH menyertai Yeshua; itulah sebabnya ialah satu-satunya pribadi yang dapat mengampuni dosa manusia dan membangkitkan orang mati serta memberi orang kehidupan kekal, Yeshua sendiri orang pertama yang bangkit dari kematian dengan tubuh kekekalan. Yeshua adalah Hakim dihari Kiamat bagi semua manusia, dan Raja yang kekal.

Artikel yang berkaitan:

Timbangan berat massaKESALAHAN KETIGA MUSLIM: MUHAMMAD LEBIH TINGGI DARI PADA YESHUA
Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Elohim yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan YAHWEH semesta alam akan melakukan hal ini. (Yes 9:5-6)

Umat Islam dalam prakteknya mengikuti teladan Muhammad lebih dari pada teladan Yeshua, dikarenakan asumsi ini: ”Muhammad nabi terakhir” seperti tertulis pada Injil Barnabas: Jesus confessed, and said the truth: “I am not the Messiah.” They said: “Are you Elijah or Jeremiah, or any of the ancient prophets?” Jesus answered: “No.” Then said they: “Who are you? … Then Jesus said: “I am a voice that cries through all Judea, and cries: “Prepare you the way for the messenger of the Lord,” even as it is written in Esaias;.” (bab 42)  dan pada bab 82 tertulis: The woman said: “O Lord, perhaps you are the Messiah.” Jesus answered: “I am indeed sent to the House of Israel as a prophet of salvation; but after me shall come the Messiah, sent of God to all the world; for whom God has made the world.

Umat Islam Sunni menentang keras ajaran Islam Ahmadiyah dan melabelkannya sebagai Islam sesat, namun dalam praktek sehari-hari umat Islam Sunni mengimani ajaran Ahmadiyah: “Muhammad lebih tinggi dari pada Yeshua (Isa).” Injil Barnabas – darimana fondasi ajaran Ahmadiyah berasal – adalah Injil palsu buatan abad pertengahan 14-16 (enam belas).[16] Injil ini menempatkan Muhammad bahkan sebagai Ha Mashiah/ Messiah / al-Masih dan Yeshua hanyalah sebagai nabi pembuka jalan bagi kedatangan Muhammad.

Menempatkan Muhammad lebih tinggi derajatnya dari Yeshua Ha Mashiah bukan saja salah secara doktrinal keimanan monotheism tapi juga secara historical fakta; Alkitab[17] dan Kuran[18] telah menulisnya, pengalaman para saksi hidup menunjukkannya.[19]

Artikel yang berkaitan:

Saksi dusta tidak akan luput dari hukuman, orang yang menyembur-nyemburkan kebohongan akan binasa. (Amsal 19:9)

KESALAHAN KEEMPAT MUSLIM: MUHAMMAD DINUBUATKAN DI ALKITAB
Sebab setiap pohon dikenal pada buahnya. Karena dari semak duri orang tidak memetik buah ara dan dari duri-duri tidak memetik buah anggur. (Luk 6:44)

Klaim palsu ini mencapai puncaknya dibawah pengajaran Ahmed Hoosen Deedat[20] (1918-2005), Muslim India hidup di Afrika Selatan. Ditahun 1975  ia  pada pengajarannya yang berjudul ”What the Bible Says About Muhammad” dan kemudian “Muhammad the Natural Successor to Christ” mencoba membuktikan bahwa Yeshua menubuatkan kedatangan Muhammad berdasarkan Injil Yohanes 14:16”Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,” Ia beranggapan Penolong di ayat ini adalah Muhammad, yang jelas itu adalah tafsiran yang keluar kontek dan tidak mungkin sebagai pribadi Muhammad yang telah mati dan tidak bangkit lagi sampai saat ini.

Adakah pengajar Kuran yang lebih baik dari Ahmed H. Deedat yang dapat membuktikan klaim Surah di bawah ini?
Those who follow the Messenger, the Prophet who can neither read nor write (i.e.Muhammad SAW) whom they find written with them in the Taurât (Torah) (Deut, xviii, 15) and the Injeel (Gospel) (John xiv, 16), – he commands them for Al-Ma’rûf (i.e. Islâmic Monotheism and all that Islâm has ordained); and forbids them from Al-Munkar (i.e. disbelief, polytheism of all kinds, and all that Islâm has forbidden); he allows them as lawful At-Taiyibât [(i.e. all good and lawful) as regards things, deeds, beliefs, persons, foods, etc.], and prohibits them as unlawful Al-Khabâ’ith (i.e. all evil and unlawful as regards things, deeds, beliefs, persons, foods, etc.), he releases them from their heavy burdens (of Allâh’s Covenant), and from the fetters (bindings) that were upon them. So those who believe in him (Muhammad SAW), honour him, help him, and follow the light (the Qur’ân) which has been sent down with him, it is they who will be successful. (Surah 7:157; The Noble Qur’an) [21] [Garis bawah dan penebalan ditambahkan]

Artikel yang bagus membuktikan kesalahan klaim Surah di atas

Bagaimana mungkin satu ayat Kuran dapat membuat orang beriman pada klaim di atas dan bisa menghapus puluhan nubuatan dari para nabi di Alkitab tentang kedatangan Yeshua Ha Mashiah? – itu hanya mungkin jika orang tersebut tidak membuka pikiran dan menutup hati nuraninya untuk kebenaran dan fakta!

Pembuat Injil Barnabas dan Ahmed H. Deedat haruslah mempertanggungkan milyaran jiwa manusia yang tersesat dihari pengadilan akhir atas apa yang mereka telah tulis dan ajar.

Yeshua Ha Mashiah: “Jikalau suatu pohon kamu katakan baik, maka baik pula buahnya; jikalau suatu pohon kamu katakan tidak baik, maka tidak baik pula buahnya. Sebab dari buahnya pohon itu dikenal.”(Mat 12:33)

Artikel yang berkaitan:

Jangan menjadi saksi terhadap sesamamu tanpa sebab, dan menipu dengan bibirmu. (Amsal 24:28)

KESALAHAN KELIMA MUSLIM: MUHAMMAD MENDAPAT PEWAHYUAN TERAKHIR
Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama allah lain, nabi itu harus mati. Jika sekiranya kamu berkata dalam hatimu: Bagaimanakah kami mengetahui perkataan yang tidak difirmankan YAHWEH? –apabila seorang nabi berkaAlat pengukur ketebalan dan diameterta demi nama YAHWEH dan perkataannya itu tidak terjadi dan tidak sampai, maka itulah perkataan yang tidak difirmankan YAHWEH ;…” (Ulangan 18:20-22)

Seorang Muslim menulis: Tapi pernahkah anda berpikir secara rasional/logika mengapa Allah menurunkan wahyu tidak sekali namun beberapa kali dan dalam masa yg berbeda dan nabi yg berbeda pula…..????
wahyu pertama : Zabur kpd nabi DAUD as
Wahyu kedua : Taurat kpd nabi MUSA as
Wahyu ketiga : Injil kpd nabi ISA as
Wahyu terakhir : Alquran kpd nabi MUHAMMAD saw
Mengapa demikian ????????? Saya ingin jawaban anda sbg soerang nasrani……22]

Sebelum kita membahas kesalahan klaim Muslim ini, baiknya kita bertanya pertanyaan berikut ini:

Setiap orang yang pernah membaca Alkitab dan mengerti isinya dan kemudian membandingkannya dengan ajaran Muhammad yang tertulis di Kuran dan sekarang mendengar klaim Muslim bahwa Muhammad adalah penerima wahyu Elohim terakhir, maka pertanyaan-pertanyaan sejenis di bawah ini akan muncul pada benaknya:

  1. Mungkinkah semua wahyu yang tertulis di Alkitab (66 kitab, termasuk Torah/ Taurat, Mazmur dan Injil)[23]  yang dipercayai kepada para nabi dan diterima oleh umat-Nya selama lebih dari 2000 tahun (sejak Musa), tiba-tiba dibatalkan isinya (dikorupsi dalam istilah islam) dan diganti dengan pengajaran Kuran (600 AD, lahirnya Islam)?
  2. Bagaimana mungkin Kuran yang tidak memiliki nubuatan, bisa dijadikan sebagai Firman Elohim yang terakhir menggantikan Alkitab yang berisi lebih dari 800 nubuatan dan lebih dari 75% nubuatannya telah tergenapi?
  3. Bukankah seluruh Alkitab menulis bahwa Elohim Tsebaot (semesta alam) adalah Elohim yang tidak pernah berubah (Bil 23:19; Ayub 23:13) dan firman-Nya kekal (Mark 13:31, Luk 16:16-17), mengapa tiba-tiba saja di jaman Muhammad semua Firman-Nya jadi terkorupsi?
  4. Bagaimana mungkin semua ajaran moral Alkitab – hormati orang tuamu, jangan membunuh, jangan mencuri, berdusta, jangan menginginkan kepunyaan tetanggamu (10 Perintah), dan dilarang menceraikan isteri, jika pria tersebut menikah kembali maka pria tersebut telah berzinah (Luk 16:17-18), tiba-tiba saja semuanya itu menjadi legal oleh karena wahyu yg Muhammad terima?
  5. O, ya, hampir terlupa, bukankah Alkitab juga telah menyatakan ”dilarang menambahkan atau mengurangi apa yang telah difirmankan-Nya” (Ul 4:1-2; Wahyu 22:18-19)? Kenapa tiba-tiba ketika Muhammad ditinggal mati oleh isteri pertamanya bisa hadir sebuah kitab suci – ’untuk memperbaiki yang lama,’ Muslim berargument – yang pengajaran tentang kawin-cerai dan jumlah isteri pria boleh miliki sama sekali berbeda dengan yang sebelumnya?
  6. Jika benar Muhammad adalah nabi penerus, adakah orang Muslim bisa menjelaskan mengapa semua nabi di Alkitab adalah orang Yahudi (Israel), harus diganti dengan Muhammad orang Ismail yang anti Yahudi? Dan Yerusalem diganti menjadi Mekkah?
  7. Jika Muhammad adalah nabi Elohim penerima wahyu terakhir, atau pelurus yang sebelumnya, mengapa tanda-tanda kenabian dari Elohim Yang Hidup tidak ada pada dirinya dan pelayanannya, sementara semua nabi sebelumnya ada?
  8. Jika Muhammad benar-benar penerus dari nabi-nabi di Alkitab, mengapa ajarannya membenci bangsa dan negara Israel serta orang Kristen yang adalah bertolak belakang sama sekali dengan ajaran para nabi dan rasul sebelum Muhammad?

Inti sari dari delapan pertanyaan di atas dapat dirangkum di dalam satu ayat Mazmur ini:  Orang yang mengenal nama-Mu percaya kepada-Mu, sebab tidak Kautinggalkan orang yang mencari Engkau, ya YAHWEH. (Maz 9:11). Inilah sebabnya mengapa orang Kristen tidak mengikuti ajaran nabi Muhammad.

Artikel yang berkaitan:

KESALAHAN KEENAM MUSLIM: KEKRISTENAN ADALAH AJARAN RASUL PAULUS SEMATA
Biarlah bibir dusta menjadi kelu, yang mencaci maki orang benar dengan kecongkakan dan penghinaan! (Maz 31:19)

Muslim lainya menulis: ”KRISTEN AGAMA PAULUS.” Kristen adalah istilah yang tidak dikenal pada masa Yesus. Ia baru dikenal ketika Paulus dari Tarsus si agen Yahudi itu gagal diterima oleh para murid Yesus. Lalu dia mendirikan suatu ajaran yang bernama Kristen. Setelah ditolak oleh Synagoge para murid Yesus, Paulus mendirikan Gereja. Di situ Paulus mengajak manusia untuk mengkultuskan Yesus Kristus.[24]

Muslim yang seperti di Keluaran 20 ayat 16atas, adalah Muslim yang belum pernah meneliti isi Alkitab dengan jujur – para imam dan guru Islam yang telah menguji isi Alkitab dengan serius dan jujur telah mengakui kebenaran Alkitab dan telah menjadi Kristen.[25]

Kesalahan pemikiran Muslim diatas meliputi dua hal besar: 1. Ia tidak mengerti apa itu Kristianiti yang berdasarkan Alkitab dan 2. Ia tidak mengerti siapakah rasul Paulus.

A. Kristianiti yang berdasarkan Alkitab. Kristianiti bukanlah lahir dari ajaran rasul Paulus atau pun hasil dari sidang Nicea[26] abad keempat. Kristen atau Kristianiti adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan ajaran dan kehidupan Yeshua Ha Mashiah (Christos atau Kristus). Ke-TUHANAN Yeshua[27] dan ajaran-Nya telah diterima dan diajar oleh ke dua belas rasul-Nya sebelum Paulus menjadi rasul. Sebutan ”orang Kristen” pertama kali di Antiokhia adalah indentik dengan ”orang Nasrani” (Nazaret; tempat Yeshua dibesarkan dan awal mula pelayanan) yang bermakna ”Pengikut ajaran Yeshua Ha Mashiah – the Christ – Kristus.” Lihat contohnya pada: Mat 2:23; 21:11; Luk 18:37; Yoh 19:19.

Ajaran sunat daging tidak membawa kepada keselamatan kekal, tetapi sunat hati, telah ada di Perjanjian Lama[28] dan Perjanjian Baru (diluar ajaran rasul Paulus),[29] dan Paulus meneruskan ajaran yang sama.[30]

Orang beriman kepada Yeshua yang bukan-Yahudi boleh makan binatang yang terlarang di Perjanjian Lama, adalah keputusan sidang para rasul (termasuk Petrus, Yakobus dan Paulus) di Yerusalem dan diteguhkan oleh Roh Kudus. Baca: makanan Halal dan haram menurut Firman Elohim.

Dokter Lukas, penulis Injil Lukas dan Kitab Para Rasul mencatat dengan baik siapakah Saulus orang Tarsus yang kemudian menjadi rasul dan dipanggil dengan nama Paulus.

The first to state his case seems right until another comes and cross-examines him. (Proverbs 18:17)

B. Saulus / Paulus dari Tarsus menurut Perjanjian Baru. Saulus dari Tarsus (Paulus, nama barunya) justu adalah seorang ahli Taurat yang pertama-tama secara serius ingin melenyapkan ajaran Kristianiti di Yehuda, Samaria bahkan sampai wilayah Syria – memenjarakan dan membunuhi para pengikut Yeshua ha Mashiah.

Pertemuan supernaturalnya dengan Yeshua di dekat kota Damaskus, merubah hidupnya sama sekali – segala sesuatu yang ia banggakan sebelumnya, sekarang ia samakan semua itu dengan sampah jika dibanding dengan harta yang ia baru temukan, yakni ”kemulian Ha Mashiah” (Filipi 3:4-11).

Tidak ada seorang rasulpun yang lebih radikal dari rasul Paulus di dalam membela kemurnian ajaran Yeshua Ha Mashiah;[31] ia mempertaruhkan seluruh hidupnya demi Tuan dan Rajanya, Yeshua Ha Mashiah. Tidak ada rasul yang begitu teraniaya sepanjang hidupnya oleh karena nama Yeshua; dimusuhi oleh sekte Yahudi dan dituduh berkali-kali oleh tuduhan palsu di Eropa oleh para pencinta uang – praktek dukun (Kis 16.16-24) dan bisnis pembuat berhala (Kis 19:24-34).

Komitmen Paulus kepada Yeshua Ha Mashiah dan ajaran-Nya telah membawa dia kepada suatu keputusan – yang tidak satu orang Yahudi pengikut Kristus berani lakukan saat itu – untuk pergi memberitakan Injil di pusat pemerintahan Kerajaan Romawi, yakni Kota Tujuh Gunung alias Roma dimana Gereja Roma Katolik berkuasa dan memerintah saat ini.

Itulah sebabnya aku ingin untuk memberitakan Injil kepada kamu juga yang diam di Roma. Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil (For I am not ashamed of the Gopel of Christ; KJV), karena Injil adalah kekuatan Elohim yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Elohim, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.” (Rom 1:15-17)

Pada jamannya, bangsa Romawi telah lama menekan negara dan bangsa Israel, dan menyalipkan setiap mereka yang menolak kekuasaan penjajahan tersebut. Dan penguasa Roma, Kaisar Tiberius Claudius[32] telah membuat keputusan untuk semua orang Yahudi meninggalkan Roma (Kis 18:1-4).

Oleh sebab semua ini hanya rasul Paulus yang berani membuat pernyataan berikut, kepada Jemaat di Korintus: Sebab sekalipun kamu mempunyai beribu-ribu pendidik dalam Mashiah, kamu tidak mempunyai banyak bapa. Karena akulah yang dalam Mashiah Yeshua telah menjadi bapamu oleh Injil yang kuberitakan kepadamu. Sebab itu aku menasihatkan kamu: turutilah teladanku! (1Kor 4:15-16) dan hal yang sama juga kepada Jemaat di Filipi (Fil 3:17-21).

Artikel yang berkaitan:

KESALAHAN KETUJUH MUSLIM: KRISTIANITI SAMA DENGAN AGAMA GEREJA ROMA KATOLIK
Aku akan melakukannya oleh karena Aku, ya oleh karena Aku sendiri, sebab masakan nama-Ku akan dinajiskan? Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain!” (Yes 48:11)

Muslim menulis: ”Bukti kristen membuat patung bahkan disembah yaitu, tanda salib, patung Yesus, patung Yosef, patung Malaikat, patung Bunda Maria, pohon Natal, dan patung-patung yang lainnya. Hal lainnya pada perayaan PASKAH ada upacara penciuman patung Yesus yang di SALIB, itulah bukti penyembahan mereka terhadap berhala-berhala. Dan tentunya Nabi Isa ‘alaihissalam yang mereka klaim sebagai Tuhan Yesus, tak mungkin mengajarkan untuk menyembah selain Allah.[33] (huruf tebal dari sumber aslinya).

Sama sekali berlawanan arah Ada lebih dari 20 perbedaan dasar doktrin dan dogma Kristianiti dengan faham Katolik (Catholicism) –dengan kata lain: orang Kristen bukalah orang Katolik dan sebaliknya, orang Katolik bukanlah orang Kristen. Bukan saja kedua kitab sucinya berbeda isinya, lebih lagi kepala Gereja dari keduanya juga berbeda. Di bawah ini daftar singkat perbedaan antara faham Kristianiti dan  Katolik:

  • Kepala Jemaat (Gereja) Kristen adalah Yeshua (Yesus atau Isa jika anda suka), dan Katolik dikepalai oleh Paus (Pope) dan para Kardinal sebagai perwakilan paus di ditiap negara. Jemaat Kristen tidak mengenali dan tidak tunduk dibawah kepemimpinan Gereja Roma Katolik.
  • Alkitab adalah satu-satunya sumber doktrin dan nilai moral Jemaat Kristen, sedangkan Katolik sumber doktrin dan dokmanya pertama-tama adalah tradisi dan ajaran para Paus dan kemudian interpretasi para Paus tentang Alkitab. Tidak jarang interpretasi para Paus tentang ayat Alkitabpun berbeda dan bahkan bertolak belakang di antara mereka sendiri.[34]
  • Orang Kristen percaya bahwa keselamatan kekal adalah anugerah Elohim, melalui iman kepada Yeshua yang telah mati tersalib. Itu bukan dari hasil perbuatan baik manusia.[35] Sebaliknya orang Katolik diajar bahwa keselamatan kekal bersumber dari perayaan ibadah mingguan (perjamuan suci, pengakuan dosa kepada pendeta, purgatori dll.)
  • Tempat ibadah Kristen tidak ada patung, jika ada, itu hanya ada di gereja Protestant, dan hanyalah sebagai dekorasi. Sebaliknya, adalah umum bahwa patung-patung hadir di gereja Katolik, ditempat tertentu mereka diarak-arak pada hari raya tertentu dan diberi penghormatan.
  • Maria, ibu Yeshua. Jemaat Kristen sama sekali tidak berkomunikasi (berdoa) dengan Maria tidak juga menggelari dia sebagai Perawan Suci (keperawanan Maria hanyalah saat ia mengandung Yeshua, setelah itu ia memiliki banyak anak dari hubungannya dengan Yusuf, suaminya). Sebaliknya Paus, pemimpin Gereja Katolik menempatkan Maria sebagai ibu dari Adonai (Tuhan) dan memperlakukan Maria sebagai Ratu Sorga tepat seperti Kuran mencatatnya (Surah 5:116, lihat Kesalahan Kedua Muslim)

Jika Anda seorang Muslim yang mencintai kebenaran dan hormat kepada Pencipta alam semesta, maka sebutlah orang Katolik sebagai orang Katolik dan orang Kristen sebagai orang Kristen, diluar itu Anda secara tidak langsung telah menyebarkan gossip dan penipuan. Terima kasih.

Artikel yang berkaitan:

Dua situs Kristen yang bagus untuk mengerti perbedaan antara ajaran Kristianiti dengan Roma Katolik:

Setiap orang berhak menyebarkan kepercayaanya (ber-dakwah) kepada siapapun, namun celakalah mereka yang menyebarkan tuduhan palsu dan memutar balikkan kebenaran demi tujuan dakwahnya tersebut. Ingatlah, tidak ada dusta yang berasal dari kebenaran! (Wah 21:27 & 22:15; 1 Yoh 2:21-23). Sebab itu melalui artikel ini saya memohon untuk umat Islam meninggalkan perbuatan dusta dan ceroboh (berita tanpa fakta yang benar) di dalam pemberitaan hal-hal yang bersangkutan dengan Alkitab dan Kristianiti. Berdakwahlah dengan sikap penuh dengan integritas dan hati yang murni.
Salam damai dan sejahtera. Anggur Baru.

FOOTNOTE:
[1] Empat kitab pertama dari Perjanjian Baru; Umat Islam mengartikannya sebagai Perjanjian Baru.
[2] Bincang-Bincang Soal Isu: Alkitabmu Palsu Free speech doesn't mean careless talk
[3] Abrogation (Naskh) by Wikiislam.net
[4] The Satanic Verses
[5] Kita perlu mengerti sejarah Kuran sebelum memakainya sebagai referensi. Baca: When was the Quran holy book first recorded? Atau buku The Qur’an Dilemma oleh ex-Muslims, Al Fadi (Saudi) dan dll
[6]  The 5 parallel Qur’an English translations
[7]  Kata ”a Book” yakni “Kitab” di tangan Muhammad ini pastilah bukan kitab Kuran, sebab Kuran di jaman Muhammad belumlah terbentuk menjadi sebuah kitab. Kuran sebagai sebuah kitab terbentuk dua ratus tahun setelah kematian Muhammad yakni pada jaman kalifat ketiga, The Qur’an Dilemma menyatakan. 4 Kuran Inggris menulis “a Book,” kecuali the Nobel Qur’an, “(this Qur’an).” Perhatikan tanda (dalam kurung). The 5 Quran in pdf.
[8] Lima terjemahan Kuran Inggris yang umum dipakai: Ahmed Ali (AA), The Noble Qur’an (NQ), Pickthal (PK), Shakir (Shakir) dan Yusuf Ali (YU).
[9] Pada Alkitab King James Version penambahan kata (hadir dalam huruf miring) ditambahkan untuk memperjelas tata bahasa dan tensis. Contoh:  The Spirit of the Lord God is vpon me, because the Lord hath anointed me, to preach good tidings vnto the meeke, hee hath sent me to binde vp the broken hearted, to proclaime libertie to the captiues, and the opening of the prison to them that are bound: (Isaiah 61:1, KJV 1611).

Yeshua: “Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.” (Matius 5:37)

[10] Dikutip dari Kristolog.com.  MT atau TR adalah manuscrip yang diterima secara umum oleh Gereja Kristen mula-mula dari berbagai negara (Yunani, Constantinople, Asia Minor, Syria, Italy selantan, Alexsandria) dan juga oleh para Reformasi Kristen). Sebab itu Pickering menyatakan: Sebuah pembacaan yang ditemukan hanya di dalam are yang terbatas (merefer kepada codex Alexsandria Aleph dan B) tidaklah dapat ada original … jika jika pembacaan ditanggalkan dalam abad keempat, kita memiliki verdik sejarah menentang itu. The Indentity of the New Testament Text, pp.144-120,149-150,237
[11] The Mayority Text disebut dengan berbagai nama: Syrian Text, the Byzantine Text, the K (Kappa) atau Common Text. Jenis Text ini tersedia saat ini di dalam bahasa Inggris dikenal dengan Authorized Version atau di USA dipanggil the King James Version, telah diterjemahkan lebih dari 300 bahasa. G.A. Riplinger; Prof; New Age Bible Versions. Cp. 34: The Majority Text
[12] 8000 (delapan ribu) perubahan di B (Vaticanus) dan 9000 (sembilan ribu) di Alep (Sinaiticus) adalah tidak sama. Bersama mereka membuang 4000 kata, menambahkan 2000, mengganti 3500, dan memodify 2000. Idem. Cp.1: The 1% Manuscrips: Alep & B. Dipercayai bahwa keduanya dibuat oleh tangan-tangan yang sama, namun mengapa bisa berbeda? Sebab yang satu (Alep) disimpan di British Library di London dan satunya lagi (B/ Vaticanus) disimpan di Vatican. Tidak seorangpun ahli Alkitab pernah diperlihatkan Codex Vaticanus aslinya, hanya fotocopy; a mistery. Anda bisa lihat Codex Sinaiticus on line.
[13] Dean Buron menerangkan untuk para pembaca Inggrisnya korupsi karakter dari manuskrip-manuskrip utama yang dipakai Westcott dan Hort, tidaklah untuk merevis the Textus Receptus, tetapi menciptakan sebuah secara keseluruhan new Greek Text (huruf miring dari sumber aslinya). Biblereadi.org, Westcott and Hort.  Dari kitab Westcott dan Hort inilah lahir versi Alkitab Katolik Douay Bible, Saksi Jehova, RSV, NIV dan Inggris modern lainnya. Baca: G.A. Riplinger; Prof; New Age Bible Versions.
[14] Codex B (Vaticanus) tidak ada kitab Wahyu, Filipi, Titus, kedua kitab Timotius, sebagian besar kitab Samuel, Raja-raja, Mazmur dan Kejadian. Sebagai gantinya menambahkan kitab-kitab Apokripa. Codex Alep (Sinaiticua) tidak terdapat kitab Keluaran, Yoshua, Kitab Samuel dan Raja-raja, Hosea., Amos, MiKa, Yehezkiel, Daniel dan Hakim-hakim. Banyak kalimat hilang di banyak tempat di Perjanjian Baru. Sebagai gantinya ada kitab-kitab Apokripa.

YESUS berkata kepadanya [Maria], “Ada apa dengan-Ku dan engkau, hai wanita? Saat-Ku belum tiba!” (Yohanes 2:4; ILT)
[15] Menjawab Fitnah “Trinitas menurut Al-Qur’an adalah Allah, Yesus, & Maria  
[16] Terbit pertama kali dalam bahasa Itali dan ayat-ayatnya terambil dari Alkitab Latin Vulgate. Baca; Origins and Sources of the Gospel of Barnabas by John Gilchrist. 
Penyelidan saya tentang hadirnya Injil Barnabas ini, adalah suatu rekayasa Gereja Roma Katolik untuk menahan gerakan kelompok Reformasi Kristen Waldensian (awal abad 13) yang mencapai puncak konfliknya dibawah pimpinan Dr. Martin Luther (abad 16). Waldensian Trail of Faith; What is the Price of Faith
[17] Baca di category: Yeshua Ha Mashiah, Alfa dan Omega
[18] Kuran menyebut Isa (Yeshua) sebagai Mesias (Mashiah, Yang Diurapi) sebanyak 7 kali. Dan . Bacaan bagus : Yesus dalam Quran
[19] Kesaksian para ex-Muslim di More Then Dreams; Truth, Love, and Newness of Life; Why Muslims become Christians;
Bertemu Yeshua ; Dr. Ergun Caner penulis bestseller book Islam Unveiled ; Prof. Mark A. Gabriel
[20] Saya pernah mengundang kerumah saya seorang misionari muslim asal Mauritania (Afrika Utara) untuk membicarakan klaim ini. Ia membawa fotocopy ajaran-ajaran Ahmad Deedat. Melalui Alkitab terbuka saya buktikan bahwa semua ayat-ayat Alkitab yang di pakai oleh Deedat pada klaim tersebut adalah salah besar – dipakai diluar kontek Alkitab.
[21] http://www.thenoblequran.com
[22] Seorang Muslim meminta jawaban orang Nasrani secara rasional. Anda bisa jawab?
[23] Alkitab memiliki 1189 bab dan lebih dari 31.200 ayat. Kitab Mazmur memiliki 150 bab, masih jauh lebih banyak dari seluruh isi Kuran yang hanya memiliki 144 bab atau surah.
Yeshua: “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.” (Yohanes 5:24)
[24] Dikutip dari Kristus agama Paulus  di Peperonity.com [25] TUHAN MEMBERITAHU SAYA SECARA PERIBADI – KESAKSIAN BEKAS IMAM HAMRAN AMBRIE; Tokoh-tokoh Islam yang meninggalkan Islam dan menjadi Kristen: Daftar Muslim yang Meninggalkan Islam
[26] Sidang Nicea adalah upaya Kerajaan Romawi menjadikan Kristianiti menjadi agama resmi di seluruh jajahan Romawi. Sejarah Gereja mencatat bahwa justru sejak saat itu Kristianiti secara doktrin semakin hilang keaslinya walaupun secara politik semakin berkembang; berubahnya hari Sabat di hari Saptu (ketujuh) menjadi hari Minggu (pertama) kemudian diikuti pelarangan beribadah di hari Sabtu bagi umat Kristen adalah satu dari banyak contoh bagaimana Roma semakin meninggalkan ajaran Alkitab dan bukan sebaliknya – seperti para Muslim mengerti Kristianiti.
[27] Malaikat Gabriel kepada Maria tentang Yeshua: Jawab malaikat itu kepadanya: “Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Elohim Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Elohim (Allah).”  (Luk 1:35). Menggenapi nubuatan nabi Yesaya (9:5-6 & 61:1-3).  Bacaan yang dianjurkan: The Person of Christ; How is Jesus fully God and fully man, yet one person? Ch. 14; Wayne Grudem, Bible Doctrine; Essential teaching of the Christian faith. Inter-Varsity Press.
[28] Ulangan 10:14-19;  Imamat 26:40-42, Yeremia 4:4 dan 9:25-26.
[29] Stefanus penuh dengan Roh Kudus menekankan pentingnya sunat hati, lihat  Kis 7:51
[30] Rasul Paulus menerangkan fungsi sunat daging dan sunat hati, lihat Roma 2:25-29.
[31] Kepada Jemaat di Yunani ia berkata ”Jadilah pengikutku, sama seperti aku juga menjadi pengikut Mashia (Kristus).” (1Kor 11:1), ayat berikutnya “bagaimana melakukan Perjamuan Suci” (23-34) ia menyatakan “Sebab apa yang telah kuteruskan kepadamu, telah aku terima dari Adonai, yaitu bahwa Adonai Yeshua, …”
[32] Claudius Caesar
[33] Dikutip dari arrahmah.com:  Larangan membuat dan menyembah patung dalam Al Kitab
[34] Pastor Charles Chiniquy; Fifty Years in the Church of Rome, Ch 16: The Priests of Rome and the Holy Fathers; or, how I Swore to give up the Word of God to follow the Word of Men
[35] Lihat Kej 15:6; Maz 32:1-7; Ef 2:8-9; Titus 3:4-7. Bacaan yang dianjurkan: Dr. Derek Prince; Foundational Truth for Christian Living. Ch. 13: Faith And Works. Pub. Charisma House
Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Injil yang lain: Bunuh diri dan tetap bisa masuk sorga!, Benarkah ini?


Dan aku melihat seorang malaikat lain terbang di tengah-tengah langit dan padanya ada Injil yang kekal untuk diberitakannya kepada mereka yang diam di atas bumi dan kepada semua bangsa dan suku dan bahasa dan kaum, dan ia berseru dengan suara nyaring: Takutlah akan Elohim dan muliakanlah Dia, karena telah tiba saat penghakiman-Nya, dan sembahlah Dia yang telah menjadikan langit dan bumi dan laut dan semua mata air.”  (Wah 14:6-7)

Praktek bunuh diri telah dikenal lama dan telah dilakukan dengan tujuan yang sangat berfariasi, dari sekedar melarikan diri dari masalah sampai membela agama dan negara; diterapkan secara kehendak diri sendiri, dan kehendak orang lain (keluarga dekat atau rumak sakit). Dilakukan melalui senjata, obat-obatan dan peralatan kedokteran.

Praktek bunuh diri, dikenal sebagai Euthanasia (dari kata Yunani eu: baik atau lancar; dan thanatos: kematian) merefers pada praktek bertujuan mengakhiri sebuah kehidupan agar supaya bebas dari sakit dan penderitaan. – Wikipedia.org.

Di banyak negara maju, Praktek bunuh diri atau Euthanasia ini masih menjadi perdebatan sosial dan politik – 1. Bolehkan dokter menjabut nyawa pasiennya jika pasientnya meminta. 2. bolehkah orang lain (keluarga melalui dokter) mengakhiri nyawa orang lain karena alasan tidak mampu merawat si penderita.

Di sini saya tidak membicarakan masalah sosial maupun politik, tetapi Alkitab, Firman Elohim. Adakah jaminan dari Firman Elohim jika seorang beriman membunuh dirinya sendiri, orang itu akan tetap masuk sorga? Atau dengan kata lain, darimana datanganya ajaran yang mengatakan ”orang Kristen bunuh diri dan ia tetap masuk sorga?” Perkara ini penting untuk dimengerti oleh setiap orang Kristen, sebab keselamatan kekal bukan berasal dari ”doktrin agama” juga tidak dari ”hukum dan ketetapan negara;” itu tergantung sepenuhnya dari YAHWEH, yakni Elohim Pencipta manusia dan pemilik Sorga.

Pendeta Rick Warren pada hari Jumat kemarin (5 April 2013) baru saja kehilangan putra bungsunya, Matthew Warren yang berusia 27 tahun. Suatu kabar yang tidak menyenangkan tentunya bagi setiap orang tua, famili dan teman. Saya pun turut bersedih, sekalipun saya tidak mengenal Pendeta Rick secara pribadi, namun saya mengikuti berita tentang pengajaran beliau sejak bukunya “The Purpose Driven Life: What on earth am I here for?, yang telah menjadi bestselling, telah terjual 30 juta buku di seluruh dunia.

Matthew Warren ditemukan meninggal dunia bunuh diri melalui tembakan senjata api di rumahnya di California.
Gereja Saddleback, dimana Pendeta Rick Warren menjabab sebagai pendeta senior, membuat pernyataan dukungan doa dari jemaatnya dan menulis: “Pada usia 27 tahun, Matthew luar biasa ramah, lembut dan pemuda muda yang berbelas kasihan, jiwanya yang manis telah membangun dan menghibur banyak orang. Malangnya, dia juga menderita sakit jiwa yang menyebabkan tekanan (jiwa yang) dalam dan pikiran-pikiran bunuh diri.”
Warren (pendeta Rick, ayahnya Matthew) menulis dalam emailnya kepada keluarga gerejanya, “Saya tidak akan lupa bagaimana, tahun- tahun yang lalu, setelah pendekatan lainnya telah gagal melepaskan (sakit), Matthew berkata, ‘Pap, Saya tahu saya pergi ke sorga. Mengapa saya tidak boleh mati saja dan mengakhiri sakit ini?’ Warren menulis. “Tetapi dia telah tetap bertahan untuk decade berikutnya. ” 

Matthew berkata, ‘Pap, Saya tahu saya pergi ke sorga. Mengapa tidak boleh mati saja dan mengakhiri sakit ini?’ – Pendeta Rick Warren, ayah Matthew

Pernyataan Pendeta Rick Warren ini tidak dapat dilewatkan begitu saja sebagai “berita duka cita,” di dalamnya menyangkut doktrin Kristianiti. Khususnya pernyataan ini keluar dari seorang Pendeta ber kaliber internasional – dikenal sebagai “pendeta dari pendeta-pendeta.” Bukunya (yang dilengkapi dengan versi DVD), the Perpose Driven Life, dipakai sebagai bahan pemuridan atau sel-sel kelompok di berbagai gereja di dunia.

Benarkah orang Kristen yang bunuh diri tetap dapat masuk ke sorga? Apakah Injil dan Alkitab mendukung doktrin tersebut? Mari kita lihat isi Alkitab.

  • Meninggal dunia atau mati saat berdosa. Alkitab dalam hal ini jelas bahwa seorang yang meninggal dunia dalam kondisi berdosa atau dosanya belum diampuni Elohim pastilah orang berdosa itu akan masuk neraka. Dosa ini termasuk dosa tidak percaya kepada Adonai Yeshua Ha Mashiah (Tuhan Yesus Kristus), seperti tertulis:  Lalu Ia (Yeshua) berkata kepada mereka: “Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini. Karena itu tadi Aku berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati dalam dosamu; sebab jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia, kamu akan mati dalam dosamu.”  (Yoh 8:23-24)
  • Kasus Yudas Iskariot bunuh diri.  Pada waktu Yudas, yang menyerahkan Dia, melihat, bahwa Yeshua telah dijatuhi hukuman mati, menyesallah ia. Lalu ia mengembalikan uang yang tiga puluh perak itu kepada imam-imam kepala dan tua-tua, dan berkata: “Aku telah berdosa karena menyerahkan darah orang yang tak bersalah.” Tetapi jawab mereka: “Apa urusan kami dengan itu? Itu urusanmu sendiri!” Maka iapun melemparkan uang perak itu ke dalam Bait Suci, lalu pergi dari situ dan menggantung diri.  (Mat 27:3-5)
  • Yeshua jauh-jauh hari telah memperingatkan Yudas secara tidak langsung menyebut dia sebagai iblis, oleh sebab ia suka mencuri uang (Yoh 6:70). Injil berkata sebab Yudas memberi dirinya dipengaruhi oleh Iblis: mencuri uang pelayanan (Yoh 12:4-6) dan rencana berhianat kepada guru-Nya demi uang (Yoh 13:2). Pengaruh Iblis atas Yudas berkembang dari tingkat ”dipengaruhi” , kemudian menjadi  ”dikendalikan” (Luk 22:3-5) dan kemudian ”kerasukan” (Yoh 13:27). Iblis yang telah berhasil menguasai seluruh pikiran dan perasaan Yudas, menjual gurunya demi uang, sekarang berkata kepada Yudas: ”penyesalanmu tidak ada gunanya, dosamu tidak bisa diampuni. Lebih baik kamu bunuh diri saja, toh hidup pun tidak berarti!”   
  • Kasus bunuh diri Perjanjian Lama. Raja Saul karena kesombongan (1 Sam 31:4-5); raja Zimri, karena putus asa (1 Raja2 16:15-20)

Mengapa penyesalan Yudas Iskariot berakhir dengan gantung diri, sedangkan Petrus, yang menyangkal Yeshua tiga kali hanya dalam beberapa jam saja berkahir pada perotabatan? Saya yakin Yudas dan Petrus keduanya menangis sedih atas dosa mereka, namun Petrus tidak bersedia mendengarkan bisikan dan kebohongan Iblis, Bapa dari segala Penipu ini. Hasil akhir dari mentaati suara Elohim berbeda jauh dari mentaati suara Iblis, seperti Alkitab menulis: Sebab dukacita menurut kehendak Elohim menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan, tetapi dukacita yang dari dunia ini menghasilkan kematian. (2 Kor 7:10, )

Firman YAHWEH tentang penderitaan umat-Nya:
Duri di dalam daging rasul Paulus. Baca 2 Kor 12:1-10. Pengalaman rohani Paulus yang begitu luar biasa (ay 1-4), termasuk hikmat dan pengetahuannya tentang menumbuhkan jemaat-jemaat di berbagai negara di Eropa dan Asia Minor sungguh luar biasa. Di dalam kesakitannya oleh karena duri di dalam tubuhnya, ia berseru kepada YAHWEH untuk dibebaskan. Jawaban YAHWEH diluar pemikiran manusia namun diterima oleh Paulus. Itu dibiarkan ada supaya:

  • Supaya dalam kelemah Paulus ini, kuasa YAHWEH menjadi sempurna melalui dia.
  • Memelihara Paulus tetap rendah hati.

Aniaya atas orang-orang Percaya. Aniaya ini terus menerus terjadi dan hampir mencapai dua ribu tahun lamanya, mengapa Yang Mahakuasa tidak mencabut itu keluar dari umat yang percaya kepada Dia? Alkitab menulis banyak alasannya.

  • Elohim ijinkan (Wah 13:7) seperti telah di firmankan-Nya kepada nabi Daniel (Dan 7:21).
  • Sebagai salah satu tanda  dari para Pengikut Yeshua Ha Mashiah (Mat 10:22a, 24-25; )
  • Tanda bukti Roh-Nya ada pada kita. Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Ha Mashiah, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Elohim ada padamu. (1 Pet 4:14)

Injil Kerajaan Sorga vs Injil yang lain.

  • Injil Kerajaan Sorga berkata: Diberkatilah atau berbahagialah kamu yang dianiaya oleh sebab kebenaran; dicela, dianiaya dan difitnahkan segala yang jahat oleh karena Yeshua, sebab demikianlah juga telah dianiaya nabi-nabi sebelum kamu (Mat 5:10-12). “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. (Mark 8:34). Percaya Yeshua lebih dari sekedar mengaku, lebih dari itu: menyalipkan hak pribadi, menanggung penderitaan dan melakukan kehendak dan perintah-Nya.
  • Injil yang lain berkata: kamu berhak menentukan jalan hidupmu sendiri; kamu berhak membela diri dan dibenarkan membunuh orang yang ingin mengancam nyawamu. Kamu berhak mengakhiri nyawamu sendiri. – Inilah sebabnya mengapa saya menolak secara umum ajaran pendeta Rick Warren yang liberal tersebut; contoh: menerima Yeshua tanpa perlu pertobatan dan mangaku dosa, keberhasilan kita dikendalikan oleh tujuan hidup kita sendiri dan bukan oleh Roh Kudus. Tidaklah mengherankan jika seorang yang percaya ajaran lnjil liberal tersebut mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri ketika ia menghadapi kesusahan dan penderitaan, namun tetap percaya bahwa ia akan masuk sorga.

Injil Kerajaan Sorga berkata: Bertahan sampai akhir!

  • Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat. (Mat 10:22)
  • Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Elohim kepada barangsiapa yang mengasihi Dia. (Yak 1:12)
  • Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu. Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan HaMashiah, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.  (1 Pet 4:12-13)
  • Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita! … Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan. (Wah 2:10, )
  • Dan mereka mengalahkan dia (naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan) oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut. (Wah 12:11, )

Rasul Paulus memperingatkan agar kita tidak diperdaya oleh Iblis melalui Injil palsunya di 2 Korintus  11:2-4:

Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Ha Mashiah. Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Ha Mashiah, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya. Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yeshua yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima.  Rasul Paulus

Iblis tidak akan pernah dapat mengambil nyawa orang percaya, jika orang percaya tidak mengijinkannya sebab Bapa di Sorga telah membungkus orang percaya melalui darah Putra-Nya dan memateraikannya dengan Roh Kudus-Nya. Dosa dan atau kehendak Elohim saja yang dapat membuat orang percaya di-jamah oleh Iblis.

 Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog