Dr. Michael Brown: Hati-hati dengan pengajaran Anugerah yang berlebihan (hyper Grace)!!


Yeshua: “Mengapa kamupun melanggar perintah Elohim demi adat istiadat nenek moyangmu? Hai orang-orang munafik! Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.”  (Matius 15:3, 7-9)

Kata Pengantar dari Moderator Senjata Rohani WordPress.com: Tulisan di bawah ini adalah intisari dari percakapan antara Sid Roth dengan tamunya Dr. Michael Brown mengenai betapa sangat berbahayanya Mr. Sid Roth dan Dr. Michael Brownpengajaran satu ini, yang tumbuh pesat seperti jamur di awal musim semi sejak satu dekade belakangan di berbagai negara Barat – yaitu Pengajaran Anugerah (kasih karunia) yang berlebihan (Hyper Grace Teaching).
Sid Roth adalah pendiri dari acara tv program mingguan yang terkenal It’s Supernatural!, Sid adalah seorang Yahudi pengikut ajaran Yeshua Ha Mashiah, atau dipanggil sebagai “a Mesianic Jew.” dan Dr. Michael Brown juga seorang Yahudi pengikut ajaran Yeshua Ha Mashiah, hidupnya diubah secara total oleh Yeshua dari kegelapan menuju terang pada tahun 1971. Ia lulusan dari New York University in Semitic Languanges, ia mampu berbicara, menbaca dan menulis sedikitnya belasan bahasa dan menghafal cukup banyak Perjanjian Lama dalam bahasa Ibrani. Ia juga berkeliling dunia mengajar Alkitab. Ia juga penulis buku Go And Sin No More; A call to holiness.
Saya pikir Dr. Michael Brown adalah orang yang sangat tepat membahas masalah satu ini yakni “pengajaran anugerah yang berlebihan,” mengapa demikian? Ia terlahir dan dibesarkan dalam keluarga Yahudi yang legalistik, dan pada masa remajanya ia berpindah 180 derajat dari semua hal yang bersifat legalisme ke kehidupan kota New York yang sangat liberal: memakai obat-obat terlarang, aktif dalam group musik rock; dari ekstrim kanan berputar haluan ke ekstrim kiri; dari kuda beban menjadi kuda liar, dari agamawi menjadi pemberontak. Setelah diselamatkan ia mendalami ajaran Kristianiti melalui tulisan-tulisan terkuno yang ia bisa dapatkan. Menjelang orang-orang percaya menyambut kedatangan Anonai Yeshua kedua kalinya yang semakin dekat, maka kewaspadaan terhadap setiap ajaran Kristen palsu yang menyesatkan haruslah ditingkatkan, itulah sebabnya artikel ini diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, agar supaya sebanyak mungkin umat Kristen Indonesia bisa terhindar dari penipuan Setan yang licik melalui guru palsu dan nabi palsunya. Immanu’El!

Video: Dr. Michael Brown warns Christians about hyper grace teaching

Sid: (berbicara kepada para pirsawan) Saya sungguh tertarik tentang pertunjukkan kita, sebab 30 tahun yang lalu ada problem yang melingkupi orang-orang beriman. Itu disebut legalism. Mereka berontak dan mereka pergi dari legalsim ke sesuatu yang baru, yang disebut anugerah yang berlebihan (hyper grace). Pesan tentang Anugerah  adalah indah, tetapi pesan anugerah yang berlebihan, saya yakin dapat ada sebagai penipuan Akhir Jaman yang akan menyebabkan jutaan orang (percaya) gugur dari Elohim. Saya tidak tahu apakah ada orang yang mengerti sepenuhnyApakah anugerah yang benar dan palsu Dr. Michael Browna tentang anugerah yang alkitabiah. Saya tahu, sebab ia (Dr. Brown) adalah seorang Yahudi yang percaya kepada Yeshua, dan saya juga.

Dr. Brown: (Ia bersaksi tentang masa remajanya yang gelap, dan bagaimana kemudian ia diselamatkan oleh anugerah Yeshua.) Baca: Kesaksian pertobatan Dr. Michael Brown: Tradisi atau Kebenaran?

Pesan tentang Anugerah  adalah indah, tetapi pesan anugerah yang berlebihan, saya yakin dapat ada sebagai penipuan Akhir Jaman yang akan menyebabkan jutaan orang (percaya) gugur dari Elohim. Sid Roth

Sid: Ada istilah yang Anda pakai dan bicara tentang itu di seluruh dunia, anugerah yang berlebihan.  Apakah itu?
Dr. Brown: Anugerah yang berlebihan adalah

  • anugerah yang dilebih-lebihkan (keluar dari porsi yang ada)
  • anugerah yang pergi melebihi apa yang Firman katakan (menambahkan Firman-Nya).
  • Itu adalah anugerah dimana kamu harus memotong seluruh porsi-porsi kitab suci (membuang dan atau menambal sulam firman Elohim)
  • Itu adalah campuran (tidak murni lagi)
  • anugerah yang telah dipolusi (bagi pernafasan rohani) dan
  • telah di-distorsi (bagi pendengaran rohani).

Saya tidak menyebut itu anugerah yang palsu sebab ada kebenaran yang indah yang (banyak orang menyebut mereka sebagai) para pengkotbah anugerah sampaikan, dan kebenaran tersebut membebaskan orang-orang dari kesalahan, tuduhan dan legalisme, mereka sadar mereka telah diterima oleh apa yang Yeshua telah lakukan.
Itu ada kebenaran yang indah, tetapi itu dikotbahkan dengan tambahan, dengan distorsi, dengan dilebih-lebihkan. Jadi ada racun di dalamnya!

Janganlah kamu disesatkan orang dengan kata-kata yang hampa, karena hal-hal yang demikian mendatangkan murka Elohim atas orang-orang durhaka. (Ef 5:6)

Sid: Apa yang kamu dengar di seluruh dunia dari pengajaran (message) anugerah yang berlebihan ini?
Dr. Brown: Kotbah Anugerah yang salah (atau, pesan sesungguhnya dari ajaran ini) ialah:Buku Dr. Michael Brown membongkar bahaya Hyper Grace
1. Anti-Kekudusan
2. Melawan kelaparan dan kehausan akan Elohim, sebab
3. Tidak ada sesuatu yang orang percaya perlukan sebab Yeshua telah melakukan semuanya pada kayu salib, di Golgota.
4. Menentang pertobatan
5. Menentang penemplakkan akan dosa
6. Pengakuan dosa (kepada Elohim) tidak diperlukan lagi / menentang tanggung jawab diri sendiri yang sesungguhnya

Dan pengkotbah hyper grace ini menuduh ajaran hidup kudus dan orang-orang yang mengajarkan perlunya hidup kudus sesuai Alkitab dengan label-label: legalisme, perintah-perintah, pembenci anugerah, guru hukum Taurat, kamu orang Farisi.

Sebab setiap pohon dikenal pada buahnya. Karena dari semak duri orang tidak memetik buah ara dan dari duri-duri tidak memetik buah anggur. (Luk 6:44)

Buah-buah dari anugerah yang palsu adalah:

  • adanya perpecahan
  • penipuan rohani dan
  • orang-orang membiarkan dosa masuk kedalam hidup mereka.

Kotbah dari anugerah tambahan-tambahan tersebut memberi orang-orang surat ijin untuk berdosa dan mencabut diri kita dari hal-hal yang Elohim ingin berurusan di dalam hidup kita.

Sid: Di sini adalah hal yangkarikatur Paus Francis tentang pendeta homo di Gereja Katolik menyedihkan. Banyak orang yang sebelumnya berjalan di dalam kemurnian dan kesucian yang benar, ketika mereka diexpos kepada ajaran (beracun) ini, mereka mulai melakukan hal-hal (buruk) yang bahkan sebelumnya mereka tidak pernah lakukan … dan mereka bahkan tidak merasa perlu untuk bertobat.
Dr. Brown: Konsep besar dari pengajaran seperti ini sangatlah berbahaya, penyesatan fundamentalnya ialah: ”Semua dosa-dosa masa depanmu telah diampuni sebelumnya.”
Itu berarti, jika kamu besok melakukan dosa, maka kamu tidak perlu mengatakan ”Elohim, maafkan saya, saya telah berdosa, bersihkan saya dan ampunilah saya” sebab kamu telah diampuni (dari kesalahan yang lalu, sekarang dan akan datang), dengan kata lain itu berarti Roh Kudus tidaklah akan pernah menyatakan kamu berdosa sebab Elohim telah mengampuni dosamu. Artinya apapun yang kamu lakukan itu semua tidak akan mempengaruhi hubungan intimmu dengan Elohim, itu bahkan tidak akan menyedihkan Dia sebab Dia tidak melihat dosa tersebut, Dia hanya melihat kamu sebagai orang benar yang sempurna, karenanya, kamu tidak akan pernah, tidak akan pernah berurusan dengan dosa.”

Sid: hal utama apa yang para guru anugerah (yang berlebihan) katakan tentang apa yang baru saja Anda katakan?
Dr. Brown: Ia berkata bahwa “Elohim tidak memberi pengampunan dalam angsuran. Jadi saat kamu diselamatkan, semua dosa masa depanmu sudah dinyatakan diampuni.” Bahkan seorang mengajar: ”Sebab rohku adalah sempurna pada pandangan Elohim dan rohku tidak melakukan dosa, maka saya tidak sunguh-sunguh melakukan dosa ketika saya berdosa. Itu hanyalah tubuhku dan saya bukanlah tubuh saya.” [Ini adalah sisi lain dari pengajaran predestinasi yang salah, yang mengajar sekali selamat tetap selamat. Guru hyper grace ini menyangkal puluhan ayat yang menyatakan bahwa di Sorga kita juga memiliki tubuh, dan Firman-Nya memerintahkan kita untuk menguduskan tubuh kita, bait Elohim tersebut untuk tidak bercacat]

Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Ha Mashiah. (Kol 2:8)

”Dia (Elohim) melihat kita sebagai pribadi secara keseluruhan,” Dr. Brown berkata, “jika dosa bukanlah suatu masalah, mengapa hampir setiap surat di Pernjanjian Baru berurusan dengan dosa? (Ia memberi beberapa ayat untuk menguatkan argumentnya:

  • Titus 2:11-12Karena kasih karunia Elohim yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata. Ia mendidik kita supaya kita meninggalkan kefasikan dan keinginan-keingina duniawi dan supaya kita hidup bijaksana, adil dan beribadah di dalam dunia sekarang ini. Anugerah Elohim mengajar kita untuk berkata tidak kepada dosa. Dosa adalah masalah yang berkelanjutan.
  • 2 Korintus 7:1Saudara-saudaraku yang kekasih, karena kita sekarang memiliki janji-janji itu, marilah kita menyucikan diri kita dari semua pencemaran jasmani dan rohani, dan dengan demikian menyempurnakan kekudusan kita dalam takut akan Elohim
  • Wahyu bab 2 dan 3, Yeshua berbicara kepada ke tujuh Jemaat di Asia Minor, mereka semua orang percaya, dan kepada yang lima dari tujuh Dia berkata, “Bertobatlah atau lainnya” Jika Dia tidak melihat dosa kita, mengapa lalu Dia menemplak kita? Jika Dia tidak melihat dosa kita, mengapa Dia berduka? Sid, kita memiliki hubungan intim dengan Elohim dan hubungan intim artinya membagi kehidupan, dan itu berarti kita dapat mendukakan Elohim. Itu berarti kita dapat mengecewakan Elohim.

Sid: Saya tidak mengerti bagaimana penyesatan ini telah dapat terjadi, itu pastilah suatu kebutaan rohani. Itu tidaklah ada alamiah jika Anda membaca Alkitab.
Dr. Brown: Anda tahu apaIlustrasi pemakan makanan yang menjijikkan yang saya lihat sedang terjadi? Semua budaya kita adalah “itu semuanya tentang aku.” Saya memiliki beberapa buku yang ditulis oleh pendeta-pendeta gay (homosex) dan mereka yang mempraktekkan hubungan homosex adalah para pendeta. Mereka adalah jelas dalam pergumulan.
Apa yang mereka lakukan adalah mereka telah menulis ulang kitab suci dan mereka semua berkata, ”Anugerah telah membebaskan saya, saya tidak di bawah legalism, saya tidak di bawah tuduhan, saya tidak di bawah semua hukum-hukum Perjanjian Lama. Elohim melihat saya sebagai orang benar. Jangan taruh saya di bawah itu,” Saya pikir itu adalah apa yang para guru anugerah yang berlebihan berkata. [Dalam kontek ini Alkitab adalah benar telah dikorupsi]

Dan itulah yang terjadi ketika ”itu tentang saya,” ”ini adalah saya,” ”inilah bagaimana saya hidup.” Injil orang Amerika yang kita kotbahkan adalah Yeshua telah mati membuat kamu kedalam suatu kamu lebih besar dan lebih baik. Dengan suara yang dibuat melankolik seperti suara waria, Dr. Brown melukiskan sikap ’orang kristen’ Amerika yang berpusat pada diri mereka sendiri, ”Oh, jika itu semua tentang aku, oh ini menyakitkan perasaanku, ini membuat perasaanku tidak enak,” sebagai kebalikan dari (suaranya kembali normal), ”Bapa, bagaimana dapat saya menyenangkan Engkau?”

Kamu tahu Sid, ada pengajar-pengajar anugerah yang berlebihan yang berkata, ”jika kalian mencoba menyenangkan Elohim, kalian tidak akan melakukannya, jadi keluarlah dari mentalitas menyenangkan Elohim.” [Inilah goal akhir dari pekerjaan Setan melalui hyper grace teaching yaitu: menghentikan orang Kristen menyenangkan Elohim, berontak dari perintah dan ketetapannya; yang ujungnya menceburkan diri mereka sendiri ke dalam danau api Neraka yang sesungguhnya itu hanya untuk Setan dan nabi palsunya; baca: Hadiah-hadiah yang YAHWEH tidak suka]

Sid: (berbicara kepada para pirsawan) Apakah kalian tahu Alkitab apa yang Jemaat mula-mula miliki? Mereka hanya memiliki Perjanjian Lama.
Dr.Brown: Garis bawahnya adalah (rasul) Paulus mengkotbahkan anugerah menggunakan apa yang kita sekarang sebut Perjanjian Lama sebagai Alkitabnya. Tetapi para pengajar anugerah yang berlebihan (hyper grace) memiliki problem yang besar. Dalam Doa Bapa Kami, Yeshua mengajar kita berdoa, “Bapa ampuni kami seperti kami mengampuni orang yang bersalah kepada kami.” Itu berarti pengampunan adalah berkelanjutan.

Jangan sesat! Elohim tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu. (Gal 6:7-8)

Sid: Baiklah. Jadi mayoritas bergerak menuju “setiap orang adalah pastinya selamat, termasuk Setan?”
Dr. Brown: Baiklah, katakanlah begini. Mayoritas berlanjut untuk bergerak keluar dari anugerah yang alkitabiah, akan terus memutar balik. Saya mimilki buku-buku yang ditulis oleh yang disebut ’penulis-penulis Kristen’ yang berkata

  • anugerah yang benar berarti setiap orang akan ada selamat (termasuk para atheis)
  • anugerah yang benar berarti tidak ada Neraka
  • Setan dapat juga ada diselamatkan

(Doktrin ini adalah berasal dari aliran Unitarian Universalism atau Unitarianism, campuran agama yang tidak berdasarkan ajaran Alkitab namun bermantelkan Kristianiti. Unitarianism adakah filsafat humanism, atheism dicampur dengan Pantheism (percaya banyak ilah / dewa) seperti agama-agama Timur kuno. Doktrin seperti ini adalah inti dari agamanya si AntiKristus, the one-world-religion, yakni “all believes and philosophies are OK, but except Christianity)

Sid: (berkata kepada pirsawan mengkomentari cerita Dr. Brown) Ini, kalian tahu, dapatlah ada sebagai penyesatakarikatur Militer Amerika Serikat menerima orang homosex sebagai tentaran Akhir Jaman yang akan menyebabkan jutaan berjalan keluar dari YAHWEH pada hari-hari terakhir, sebagimana Alkitab berkata bahwa itu akan terjadi. (Berbicara kepada Dr. Brown) Orang hyper grace menasehati  (orang lain agar) tidak hanya membuang Perjanjian Lama, tetapi juga membuang perkataan Yeshua, jelaskan itu.
Dr. Brown: (singkatnya ia berkata: pengajar anugerah yang berlebihan pertama menolak isi Perjanjian Lama, kemudian semakin ekstrim, pengajar tersebut menyatakan semua pengajaran Yeshua kepada para pengikutnya sebelum Dia tersalib hanyalah untuk orang-orang Yahudi, tidak berlaku untuk orang Kristen bukan-Yahudi. Itu berarti pengajar itu telah membuang perkataan Yeshua; contoh Yoh 15:7; Mat 28:19-20; Yoh 14:26). Jika pengajar sesat itu memang benar, mengapa pada kenyataanya perkataan-perkataan (pengajaran) Yeshua telah dihargai oleh jemaat mula-mula (yang ada di Yerusalem, Yudea, sampai Samaria bahkan tersebar di seluruh wilayah jajahan Romawi, yang meliputi berbagai bangsa termasuk orang Aram, Arab, Yunani dan Romawi).

Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. (Mat 5:18)

Anugerah yang salah mengajar:
1. Kita tidak perlu memikul salib kita dan mengikuti Yeshua (Lihat Luk 9:22-27 dan Luk 14:25-33[1])
2. Perumpamaan-perumpamaan Yeshua yang mengajar tanggung jawab adalah tidak berlaku untuk orang-orang Perjanjian Baru

Sebaliknya Anugerah yang benar mengajar:
1. Elohim dipihak kalian, Dia tidak menentang kalian
2.  Ia berjanji untuk menjagai kalian
3. Melalui percaya kepada Yeshua, kita masuk kedalam istirahat-Nya dan damai-Nya.
4. Melalui Yeshua, kita mengerti kedalaman kasih Elohim

Ada beberapa orang yang berkata bahwa hal yang bersifat rohani adalah tidak dapat diraih secara penuh. Kenyataanya, rasul Paulus berkata, Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya!  (1 Kor 9:24)

Sid: Saya masih belum menangkap, Mengapa orang-orang yang baik yang mengasihi Elohim hanya mengajar sebagian dari pesan (Injil) dan bukan sepenuhnya yang menyebabkan penyesatan yang penuh?
Dr. Brown: Motif dari para pengajar anugerah yang palsu:
1. Mereka terperangkap di dalam kemulian anugerah Elohim
2. Mereka mengembangkan sikap tidak menghargai Perjanjian Lama dan perkataan-perkataan Yeshua
3. Mereka bahkan menyunat pengajaran rasul Paulus

Kartun orang-orang liberal adalah lifeguard yang burukSid: Apakah arti dari kata ”sanctification” (pengudusan)?
Dr. Brown: Pengudusan berarti:
1. Ada dipisahkan
2. Ada dibuat kudus
3. Ada diserahkan kepada Elohim

Kitab Suci membuat itu jelas bahwa pada saat kita diselamatkan, kita dipisahkan sebagai kudus. Kita dikuduskan, itulah sebabnya mengapa kita disebut ”orang-orang kudus” di Perjanjian Baru.

Kita tidak harus menunggu untuk beberapa gereja mengkanoniskan kita (menjadi orang kudus). (sebagaimana Gereja Roma Katolik melakukannya, dan itupun hanya berlaku bagi paus dan orang-orang yang berjasa besar bagi gereja Katolik).

Jadi kita dikuduskan saat kita diselamatkan, kemudian ada pengudusan yang berkelanjutan (ongoing process). 1 Tesalonika 4:3-4 berkata  Karena inilah kehendak Elohim; pengudusanmu, yaitu supaya kamu menjauhi percabulan, supaya kamu masing-masing mengambil seorang perempuan menjadi isterimu sendiri dan hidup di dalam pengudusan dan penghormatan.

(Disini dikatakan) Sekarang kamu keluar. Sekarang kamu hidup dalam kehidupan yang kudus. Sekarang berhenti dari perzinahan. Sekarang berhenti dari mencuri. Sekarang berhenti dari dari iri hati. Berikan anggota tubuhmu ke Elohim, dan kemudian pengudusan yang sejati, dimana kita akan dibangkitkan dan dibuat sempurna sepenuhnya (yang terakhir akan terjadi saat Yeshua menyemput kita (pengangkatan), dimana tubuh kita yang kita jaga kudus, akan dirubahkan oleh-Nya menjadi sempurna hanya dalam sebuah kejaban mata).

Sid: Apa ini yang Alkitab bicarakan tentang menyalibkan diri sendiri? Itukah yang Anda sedang bicarakan?
Dr.Brown: Ini adalah hal yang berkelanjutan (ongoing). Lukas bab 9 berkata, “Pikulah salibmu setiap hari.” Sebagai penakluk-penakluk (overcomers), sebagai anak-anak Elohim, sebagai pemenang-pemenang (victorious) kita berkata tidak kepada dosa. Kita menganggap dirikita  mati bagi dosa. Kita hidup untuk Elohim. Itu akan berhasil.

Jikalau kamu tetap dalam  firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” Adonai Yeshua  (Yoh 8:31-32)

Percakapan ini ditutup oleh doa dari Dr. Michael Brown: Bapa, dalam nama Yeshua, saya berdoa untuk setiap orang yang menonton tayangan ini kiranya mereka akan ada dibebaskan dari setiap penyesatan, dari setiap penambahan atas anugerah, dari setiap pengurangan atas anugerah, dari setiap pencemaran, distorsi anugerah, dan mereka kiranya dibawa kedalam kebebasan yang mulia, keamanan dan kuasa anugerah-Mu yang sejadi.
Bapa, bukalah mata-mata mereka dengan kuasa Roh-Mu. Bebaskan dari kesalahan. Tanamlah kami pada anugerah-Mu yang sesungguhnya, Bapa. Di dalam nama Yeshua.

Jika kita mempelajari Alkitab, maka kita bisa melihat dengan jelas perbedaan antara pengajaran Kristen yang benar dan pengajaran yang salah di akhir jaman; perbedanya begitu jelas seperti antara domba dengan serigala, atau burung merpati dengan ular cobra atau pohon anggur dengan semak berduri. Itulah sebabnya Elohim melalui malaikat-Nya berpesan kepada semua orang di jaman ini: Lalu ia berkata kepadaku: “Jangan memeteraikan perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini, sebab waktunya sudah dekat. Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!”  (Wah 22:10-11), dan segera diteruskan oleh perkataan Adonai Yeshua:

Behold, I am coming soon and my reward is with me, to give every man according his work shall be.
I am Aleph and Tau, the beginning and the end, the first and the last.
Blessed are those who do His commandments,[2]  that they may have the right to the tree of life, and may enter in through the gates into the city (The New Jerusalem).
For without are the vicious (barbarian) and magicians and immoral and murderers and idolaters and whoever loves to tell lies. 
(terjemahan lain:  Tetapi anjing-anjing dan tukang-tukang sihir, orang-orang sundal, orang-orang pembunuh, penyembah-penyembah berhala dan setiap orang yang mencintai dusta dan yang melakukannya, tinggal di luar.)
I, Jesus, have sent my angel to testify to you these things in the churches. I am the root and the offspring of David, the bright morning star. Rev 22:12-16; GLT)[3]

Bacaan berkait:

Catatan kaki:

  1. Yeshua mengajar perlunya memikul salib – bahkan setiap hari, pada dua peristiwa dan dua kelompok orang yang berbeda.
  2. Who do His commandments (ayat 13, juga pada KJV) dalam ITB ditulis: mereka yang membasuh jubahnya adalah bentuk kalimat “saat ini” (present tense) di ISV, dan “saat ini dan berkelanjutan” (present continous tense) in EBR;
  3. GLT: George Lamsa’s Translation based on Aramaic Pershitta; KJV: King James Version; ISV: Internasional Standard Version; EBR:  Joseph Bryant Rotherham’s Emphasized Bible (1902)

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Iklan

7 KESALAHAN UMUM MUSLIM TENTANG ALKITAB DAN AJARAN KRISTIANITI


”Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Adonai (Tuhan)! Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat, dan dengan hati nurani yang murni, supaya mereka, yang memfitnah kamu karena hidupmu yang saleh dalam Mashiah (Kristus), menjadi malu karena fitnahan mereka itu.” Rasul Petrus (1 Pet 3:15-16)

Daftar kesalahaPalu Hakimn yang akan dibahas:
Kesalahan 1: Alkitab, Injil telah dikorupsi atau dipalsukan
Kesalahan 2: Kristen menyembah tiga Deity (Ilah)
Kesalahan 3: Muhammad lebih tinggi dari pada Yeshua
Kesalahan 4: Muhammad dinubuatkan di Alkitab
Kesalahan 5: Muhammad mendapat pewahyuan terakhir
Kesalahan 6: Kekristenan adalah ajaran rasul Paulus semata
Kesalahan 7: Kristianiti sama dengan agama Gereja Roma Katolik

KESALAHAN PERTAMA MUSLIM: ALKITAB, INJIL[1] TELAH DIKORUPSI ATAU DIPALSUKAN
Sebab firman YAHWEH itu benar, segala sesuatu dikerjakan-Nya dengan kesetiaan. … rencana YAHWEH tetap selama-lamanya, rancangan hati-Nya turun-temurun. (Maz 33:4, 11)

A. Perubahan kata-kata.
Seorang Muslim menulis: “Taurat, Zabur dan Injil asli telah hilang, dan Bible kalian yang sekarang adalah kitab yang telah dikorup, dipalsu oleh manusia. Itu sebabnya Quran diturunkan kemudian oleh Allah secara langsung demi menegakkan kebenaran yang asli.”[2]

Adakah bukti atau referensi authentik dari tuduhan Muslim di atas?
Meneliti isi Kuran. Hal pertama yang perlu diingat oleh para pakar Islam ialah bahwa Alkitab tidak menganut  ”sistim tambal-sulam firman” (naskh / abrogation) sebagaimana telah terjadi di Kuran,[3] Salman Rushdie (Muslim India) menyebutnya The Satanic Verses.[4]  YAHWEH, pengilham Alkitab menggaransi firman-Nya: Elohim (Allah) bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya? (Bil 23:19)

Menganggap Kuran sebagai referensi authentik,[5] seorang yang mengerti isi Kuran dalam bahasa aslinya, bahasa Arab, menyatakan tidak ada dimanapun di dalam Kuran yang menyatakan Alkitab secara tektual telah dikorupsi. Sebaliknya Muhammad bersaksi bahwa Elohim (Allah) membenarkan Alkitab (al-Maidah 5:44, 46-47) dan menjaga firman-Nya (Sura 6:34).
Demi untuk mengislamkan orang Barat, mereka harus menampilkan Injil sebagai Injil palsu, untuk inilah terjemahan Kuran dalam bahasa Inggris[6] . Ia memberi contoh: Kuran telah diubah kata-katanya:

1. Al-Ahqaf ayat 30 (Su 46:30) dari terjemahan Abdullah Yusuf Ali (YA).  Kata ”kedua tanganya” menjadi ”sebelum itu.”
Bahasa Arab: kaloo ya kawmana inna sami’ina kitaban unzila ba’d Musa,
(they said O our people, we have heard a book revealed after Moses )
(mereka mengatakan Wahai orang-orang kami, kami telah mendengar kitab diturunkan setelah Musa)
Musadekan Lima Bayna Yadayehe
(confirming what is between his hands )
(meneguhkan apa yang ada diantara kedua tangannya)
Yahdee ela al-hak wa-ela tareekin mustakeem
(it guides to the truth and to a straight path)
(yang membawa kepada kebenaran dan jalan lurus)

Terjemahan Kuran Inggris Yusuf Ali menulis:
“They said, “O our people, We have heard a Book[7] revealed after Moses, confirming what came before it; it guides (men) to the Truth and to a Straight Path.”
(… kami telah mendengar kitab yang diturunkan setelah Musa, meneguhkan apa yang datang sebelum itu; …”)

Perubahan kalimat ini jelas bahwa Yusuf Ali telah merubah beriman kepada ”kitab” (Mazmur, Perjanjian Baru yang datang setelah nabi Musa) yang ada di antara tangan Muhammad (saat itu) sebagai benar dan dapat dipakai sebagai penuntun kebenaran, menjadikan bagian dari Alkitab ini tidak dikenal dimasa lalu sebelum Kuran.

Kalimat ”diantara kedua tangannya / between his hands” terdapat  di dalam seluruh  Kuran bahasa Arab. Dan kalimat “ setelah itu / before it” tertulis di kelimat terjemahan Kuran Inggris yang umum beredar.[8]

2. Al-Imran ayatPendulum 3 (Sura 3:3)
Bahasa Arab: nazzala alayka alkitabu bel-hakkee musaddekan lima bayna yadayehe
(He sent to you the book in truth confirming what is between his hands)
(Dia telah mengirim kepada mu Kitab tersebut di dalam kebenaran meneguhkan apa yang ada di antara tanganya)
wa-anzala al-tawratah wal-enjeel
(and He sent the Torah and Gospel)
(dan Dia telah mengirim Taurat dan Injil)

Terjemahan Kuran Inggris Yusuf Ali menjadi: It is he who sent down to thee in truth, the Book, confirming what went before it; and he sent down the Law (Of Moses) and the Gospel (Of Jesus).

Perhatikan dua kalimat di dalam kurung “of Moses” dan “of Jesus” yang saya tebalkan.
Terjemahan Kuran Inggris ini menjadikan Taurat YAHWEH (TUHAN) berubah menjadi Taurat Musa. Penambahan ”Of Jesus” pada kata Gospel di Kuran ini dapat memimpin kepada pengertian yang salah; ini membuat pembacanya, khususnya orang Islam, akan berpikir  Alkitab Perjanjian Baru hanya terdapat Injil (Gospel) menurut Matius, Markus, Lukas dan Yohanes – tidak lengkap, dan mereka akan bertanya dimana the Gospel of Jesus (Injil Yeshua)?
Perjanjian Baru jelas menulis bahwa Injil atau Kabar Baik kepada manusia melalui Yeshua Ha Mashiah, dengan kata lain Injil adalah cerita TENTANG Yeshua, dan BUKAN ditulis oleh Yeshua.

Tuduhan palsu ”Alkitab telah dipalsukan” adalah hasil dari jalan singkat para pakar Islam menghadapi dilemma di dalam Kuran itu sendiri. Dalam In the Family of Abraham, Anne Cooper menggambarkan dilemma Islam dengan sangat baik sekali, ia menulis:
“Alasan utama para pengkritik dari kalangan Muslim men-cap bahwa Alkitab telah dikorupsikan teks-nya adalah kerana mereka betul-betul tidak mempunyai pilihan lain lagi. Karena Al-Qur’an disatu pihak membenarkan Alkitab, tetapi ternyata isi keduanya saling tidak cocok, sehingga tidaklah mungkin keduanya turun dari Elohim yang sama. Dan karena Qur’an dianggap wahyu terakhir dari Elohim, maka cara yang paling gampang untuk menghindari kesulitan-kesulitan ini adalah meletakkan tuduhan bahwa isi Alkitab telah dikorupsikan oleh sipemalsu.”

3. Surah 40:30; NQ. Satu dari banyak dilemma yang bersifat ilmu keagamaan di dalam Kuran adalah banyaknya terdapat penambahan kata (hadir di dalam kurung).[9] Tambahan kalimat ini bertujuan untuk menuntun setiap pembacanya menerima pemikiran dan keyakinan dari penterjemahnya. Sura 40:30 yang sama dengan di atas pada terjemahan the Noble Qur’an (NQ) tertulis: They said: “O our people! Verily! We have heard a Book (this Qur’ân) sent down after Mûsa (Moses), confirming what came before it, it guides to the truth and to a Straight Path (i.e. Islâm)

Perhatikah huruf yang saya tebalkan. Beberapa surah yang meneguhkan Alkitab (the Book) sebagai firman YAHWEH:

  • “Oh Yahya (John the Baptist) take hold of the Book with might, and We gave him wisdom as a child.” (Mary:12).
  • “and Mary believed in the words of her Lord and His books.” (Al-Tahrim[66]:12).

Jika kata “Book” (Kitab) pada ayat ini adalah benar Kuran (bukan Alkitab, dalam kontek diluar kitab Taurat), dan Kuran adalah penuntun kepada kebenaran dan kepada Jalan Yang Lurus jakni Islam – menurut NQ, maka pertanyaan ini perlu dijawab dan direnungkan oleh para Muslim:

  1. Siapakah yang dimaksud Kuran dengan “the people of the Book” (terjemahan lain untuk “the Book” adalah the Scripture; NQ) / ‘Ahl al-Kitab” pada Surah 3:64; 29:46? Jelas itu adalah orang Kristen (Yahudi dan Kristen)!, dan bukan “pengikut Kuran.”
  2. Jika benar Kuran adalah penuntun kebenaran dan kepada Jalan Yang Lurus, mengapa setiap kali orang Muslim berdoa masih selalu meminta kepada Allahnya Muhammad untuk menunjukkan ”Jalan Yang Lurus?”
  3. Beranikah Anda mempertaruhkan nasip kehidupan kekal Anda pada terjemahan Kuran yang ’diinpirasikan’ oleh hikmat manusia belaka tersebut?

Membenarkan orang fasik dan mempersalahkan orang benar, kedua-duanya adalah kekejian bagi YAHWEH. (Amsal 17:15)

B. Penambahan Kalimat.
Seorang Muslim menulis: ”Penambahan 12 ayat terakhir pada Injil Markus. G [tidak] percaya? mari saya tunjukkan di 2 manuskrip paling tua, yaitu Codex Siniaticus dan Codex Vaticanus.[10]

Kesalahan dari Muslim ini fatal. Pada satu sisi ia tidak mengerti sejarah manuskrip Kristen, dan sisi lainnya ia tidak mengetahui praktek kehidupan sehari-hari umat Kristen.
1. Sejarah manuskrip Kristen. Codex Sinaiticus (bukan Siniaticus, seperti ditulis di atas) dan Vaticanus bukanlah codex manuscrip tertua, Itu hanyalah hasil produk permulaan abad ke empat; lihat Footnote no. 12. Keduanya disebut juga the Alexandrian Text (diambil dari nama wilayah asalnya, di Mesir) atau dikenal juga sebagai Minority Text. Disebut Minority Text oleh sebab hanya sekitar 5% (lima persen) dari isinya sama dengan Textus Receptus (TR) atau Majority Text.[11] Perbandingan isi dari kedua codex itu sendiri (Vaticanus dan Sinaiticus) banyak sekali terdapat ketidak sesuaian satu dengan lainnya[12]. Gereja Timur sebelum akhir abad 19 (1880an) tidak memakai kedua codex Alexandrian Text tersebut sebab Induk dari kedua kodek ini berasal dari Clement dan Origen penganut Gnosis (hikmat tersembunyi, dari sini lahirnya kata “gnostic”).

Dari codex Vaticanus inilah Westcott dan Hort, pendiri beberapa perkumpulan mistik, mendasari pembuatan kitab mereka “The New Greek Text and the Revision of the New Testament”[13]

12 ayat terakhir dari Injil Markus pasal terakhir justru membuktikan – satu dari puluhan bukti[14]  – tidak lengkapnya kedua codex tersebut. Isi dari 12 ayat tersebut – “beritakanlah Injil ke segala mahluk,” “tanda-tanda orang percaya” dan Yeshua naik ke sorga” sebagai contoh – ada terdapat di di kitab Injil dan Kisah Para Rasul dan kitab-kitab Perjanjian Baru lainnya.

Dr. Herman C. Hoskier seorang peneliti Vaticanus menyatakan: “Thesis saya … bahwa B dan Aleph dan kitab-kitab pendahulu mereka, dengan Origen yang telah merevisi text Antioch [yang dipakai oleh KJV], adalah revisi-revisi Mesir antara 200-400 AD dan ditinggalkan antara (tahun) 500 dan 1881, hanyalah bangkit kembali di saat kita sekarang ini.” Which Bible; pp134-143

Lalu beberapa orang naik saksi melawan Dia dengan tuduhan palsu ini… Dalam hal inipun kesaksian mereka tidak sesuai yang satu dengan yang lain. (Mark 14:59)

2. Praktek Kristen. Isi dari 12 ayat Markus ini tetap dilakukan dan dipraktekkan oleh Kristen Injili sampai hari ini – lebih penting dari itu adalah semua tanda-tanda yang tertulis di Markus tersebut tergenapi dan masih berlangsung sampai hari ini: setan-setan terusir di dalam nama Yeshua, orang-orang sakit disembuhkan ketika ditumpangi tangan oleh orang percaya.
Saya anjurkan Anda membaca artikel2 ini:

Saksi yang setia tidak berbohong, tetapi siapa menyembur-nyemburkan kebohongan, adalah saksi dusta. (Amsal 14:5)

5 Pertanyaan bagi Muslim sehubungan dengan tuduhan Alkitab telah dipalsukan: Pengukur kerataan permukaan

  • Adakah surah di Kuran yang mengatakan Alkitab telah dipalsukan?
  • Kapan itu dipalsukan, sesudah atau sebelum lahirnya Islam?
  • Apa yang telah dipalsukan dari Alkitab?
  • Jika benar telah dipalsukan, yang asli itu seperti apa?
  • Siapa yang memalsukan?

Jika Anda sebagai orang Muslim tidak bisa menemukan jawaban atas lima pertanyaan di atas, sekarang tanyakan hal yang sama terhadap kitab suci Anda, Kuran – terbukti jauh lebih mudah menjawab pertanyaan  sejenis pada ’kitab terakhir’ secara theologis dan historis!!

Setiap ajaran yang mengklaim menghormati dan berasal dari Yeshua (Yesus/ Isa), tapi buahnya tidak sesuai dengan kepribadian Yeshua, maka itu adalah ajaran palsu atau Yesus yang palsu, sebab Yesus yang benar adalah Firman Elohim itu sendiri, seperti tertulis di Alkitab: Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: “Yang Setia dan Yang Benar”, Ia menghakimi dan berperang dengan adil. … nama-Nya ialah: “Firman Elohim. (Wah 19:11-13)

Artikel yang berkaitan:

KESALAHAN KEDUA MUSLIM: KRISTEN MENYEMBAH TIGA DEITY (ILAH)
Jawab Yeshua: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, YAHWEH Elohim kita, YAHWEH itu esa. (The Lord our God is one Lord (KJV 1611) (Mark 12:29)

Seorang Muslim menulis: ”Apakah Allah telah salah berfirman dalam Al-Qur’an bahwa Bunda Maria adalah salah satu Tuhan yg di sembah oleh Nasrani pada waktu itu?”[15] Ia merefer kepada Kuran Al-Maidah 116 (Meja / Surah 5:116) – “Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: “Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: “Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?.” Isa menjawab: “Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib.” [penebalan ditambahkan]

Melalui ayat Kuran ini, umat Islam berpikir bahwa doktrin Trinitas orang Kristen adalah Elohim (Allah), Putra (Yeshua/Yesus/Isa) dan bunda Maria (ibu Yeshua) – ini kesalahan fatal pengertian Muhammad tentang Alkitab dan Kristianiti. Mungkin Anda bertanya Mengapa orang Kristen tidak mengikuti ajaran Muhammad?

Kesalahan besar pemikiran Muhammad pada doktrin trinitas Kristianiti ini meliputi tiga hal:

  1. Muhammad tidak mengetahui beda ajaran Alkitab (yang dianut oleh orang Kristen) dengan ajaran Gereja Roma Katolik (yang dianut oleh orang Katolik).
  2. Mengkontradiksikan isi Kuran itu sendiri, bahwa Isa (Yeshua/ Yesus) jelas tidak pernah berbuat kesalahan bahkan sebelum dilahirkan. Baca Sura 19:19 dan Hadis Sahih Bukhari, Arabic-English, Dar al-Fikr, Jilid 4, Hadis No. 506.
  3. Hal ini meneguhkan perkataan bekas Pendeta Jesuit, Dr. Alberto Rivera, bahwa Kardinal Roma Katolik, Father Bea (guru seminarinya) menyatakan bahwa agama Islam dilahirkan oleh Gereja Roma Katolik.

Umat Kristiani tidak pernah mengakui Maria sebagai bagian dari Trinitas, tetapi Roh Kudus (Roh Elohim itu sendiri). Lihat ayat-ayat Perjanjanjian Lama dan di Injil; Yesaya 9:5-6; 61:1-3 Digenapi oleh Yeshua: Lukas 4:18-19, lihat juga Matius 3:16; Yohanes 1:32-34; Trinitas Elohim dapat dilihat juga di Injil: Markus 1:9:11; Matius 17:1-10, Yohanes 1:1-4, 14. Kata ”Elohim” (God/ Allah dalam Alkitab Indonesia) adalah kata dalam Alkitab Ibrani yang menunjukkan satu namun berarti jamak.

Penulis Muslim di atas, dalam uraiannya (linknya ada di bawah) jelas merujuk kepada doktrin Gereja Roma Katolik – namun ia, jatuh pada kesalah yang sama seperti nabinya, menganggap bahwa Gereja Roma Katolik adalah sama dengan Gereja Kristen pada umumnya. Lihat Kesalahan Ketujuh Muslim.

Al-Maidah 116 (Surah 5:116) adalah bukti pemberontakan nabi Muhammad kepada pengajarnya, Gereja Roma Katolik. Di jaman Muhammad, seluruh wilayah Laut Mediterrean dan sebagian barat Arab Saudi (dimana Mekkah dan Medinah berada) adalah dalam wilayah kekuasan Roma.

Tiga pribadi Elohim dalam YAHWEH yang tunggal dapat dilihat pada kehidupan dan perbuatan Yeshua Ha Mashiah: Bapa Sorgawi bicara kepada Yeshua dan Roh YAHWEH menyertai Yeshua; itulah sebabnya ialah satu-satunya pribadi yang dapat mengampuni dosa manusia dan membangkitkan orang mati serta memberi orang kehidupan kekal, Yeshua sendiri orang pertama yang bangkit dari kematian dengan tubuh kekekalan. Yeshua adalah Hakim dihari Kiamat bagi semua manusia, dan Raja yang kekal.

Artikel yang berkaitan:

Timbangan berat massaKESALAHAN KETIGA MUSLIM: MUHAMMAD LEBIH TINGGI DARI PADA YESHUA
Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Elohim yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan YAHWEH semesta alam akan melakukan hal ini. (Yes 9:5-6)

Umat Islam dalam prakteknya mengikuti teladan Muhammad lebih dari pada teladan Yeshua, dikarenakan asumsi ini: ”Muhammad nabi terakhir” seperti tertulis pada Injil Barnabas: Jesus confessed, and said the truth: “I am not the Messiah.” They said: “Are you Elijah or Jeremiah, or any of the ancient prophets?” Jesus answered: “No.” Then said they: “Who are you? … Then Jesus said: “I am a voice that cries through all Judea, and cries: “Prepare you the way for the messenger of the Lord,” even as it is written in Esaias;.” (bab 42)  dan pada bab 82 tertulis: The woman said: “O Lord, perhaps you are the Messiah.” Jesus answered: “I am indeed sent to the House of Israel as a prophet of salvation; but after me shall come the Messiah, sent of God to all the world; for whom God has made the world.

Umat Islam Sunni menentang keras ajaran Islam Ahmadiyah dan melabelkannya sebagai Islam sesat, namun dalam praktek sehari-hari umat Islam Sunni mengimani ajaran Ahmadiyah: “Muhammad lebih tinggi dari pada Yeshua (Isa).” Injil Barnabas – darimana fondasi ajaran Ahmadiyah berasal – adalah Injil palsu buatan abad pertengahan 14-16 (enam belas).[16] Injil ini menempatkan Muhammad bahkan sebagai Ha Mashiah/ Messiah / al-Masih dan Yeshua hanyalah sebagai nabi pembuka jalan bagi kedatangan Muhammad.

Menempatkan Muhammad lebih tinggi derajatnya dari Yeshua Ha Mashiah bukan saja salah secara doktrinal keimanan monotheism tapi juga secara historical fakta; Alkitab[17] dan Kuran[18] telah menulisnya, pengalaman para saksi hidup menunjukkannya.[19]

Artikel yang berkaitan:

Saksi dusta tidak akan luput dari hukuman, orang yang menyembur-nyemburkan kebohongan akan binasa. (Amsal 19:9)

KESALAHAN KEEMPAT MUSLIM: MUHAMMAD DINUBUATKAN DI ALKITAB
Sebab setiap pohon dikenal pada buahnya. Karena dari semak duri orang tidak memetik buah ara dan dari duri-duri tidak memetik buah anggur. (Luk 6:44)

Klaim palsu ini mencapai puncaknya dibawah pengajaran Ahmed Hoosen Deedat[20] (1918-2005), Muslim India hidup di Afrika Selatan. Ditahun 1975  ia  pada pengajarannya yang berjudul ”What the Bible Says About Muhammad” dan kemudian “Muhammad the Natural Successor to Christ” mencoba membuktikan bahwa Yeshua menubuatkan kedatangan Muhammad berdasarkan Injil Yohanes 14:16”Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,” Ia beranggapan Penolong di ayat ini adalah Muhammad, yang jelas itu adalah tafsiran yang keluar kontek dan tidak mungkin sebagai pribadi Muhammad yang telah mati dan tidak bangkit lagi sampai saat ini.

Adakah pengajar Kuran yang lebih baik dari Ahmed H. Deedat yang dapat membuktikan klaim Surah di bawah ini?
Those who follow the Messenger, the Prophet who can neither read nor write (i.e.Muhammad SAW) whom they find written with them in the Taurât (Torah) (Deut, xviii, 15) and the Injeel (Gospel) (John xiv, 16), – he commands them for Al-Ma’rûf (i.e. Islâmic Monotheism and all that Islâm has ordained); and forbids them from Al-Munkar (i.e. disbelief, polytheism of all kinds, and all that Islâm has forbidden); he allows them as lawful At-Taiyibât [(i.e. all good and lawful) as regards things, deeds, beliefs, persons, foods, etc.], and prohibits them as unlawful Al-Khabâ’ith (i.e. all evil and unlawful as regards things, deeds, beliefs, persons, foods, etc.), he releases them from their heavy burdens (of Allâh’s Covenant), and from the fetters (bindings) that were upon them. So those who believe in him (Muhammad SAW), honour him, help him, and follow the light (the Qur’ân) which has been sent down with him, it is they who will be successful. (Surah 7:157; The Noble Qur’an) [21] [Garis bawah dan penebalan ditambahkan]

Artikel yang bagus membuktikan kesalahan klaim Surah di atas

Bagaimana mungkin satu ayat Kuran dapat membuat orang beriman pada klaim di atas dan bisa menghapus puluhan nubuatan dari para nabi di Alkitab tentang kedatangan Yeshua Ha Mashiah? – itu hanya mungkin jika orang tersebut tidak membuka pikiran dan menutup hati nuraninya untuk kebenaran dan fakta!

Pembuat Injil Barnabas dan Ahmed H. Deedat haruslah mempertanggungkan milyaran jiwa manusia yang tersesat dihari pengadilan akhir atas apa yang mereka telah tulis dan ajar.

Yeshua Ha Mashiah: “Jikalau suatu pohon kamu katakan baik, maka baik pula buahnya; jikalau suatu pohon kamu katakan tidak baik, maka tidak baik pula buahnya. Sebab dari buahnya pohon itu dikenal.”(Mat 12:33)

Artikel yang berkaitan:

Jangan menjadi saksi terhadap sesamamu tanpa sebab, dan menipu dengan bibirmu. (Amsal 24:28)

KESALAHAN KELIMA MUSLIM: MUHAMMAD MENDAPAT PEWAHYUAN TERAKHIR
Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama allah lain, nabi itu harus mati. Jika sekiranya kamu berkata dalam hatimu: Bagaimanakah kami mengetahui perkataan yang tidak difirmankan YAHWEH? –apabila seorang nabi berkaAlat pengukur ketebalan dan diameterta demi nama YAHWEH dan perkataannya itu tidak terjadi dan tidak sampai, maka itulah perkataan yang tidak difirmankan YAHWEH ;…” (Ulangan 18:20-22)

Seorang Muslim menulis: Tapi pernahkah anda berpikir secara rasional/logika mengapa Allah menurunkan wahyu tidak sekali namun beberapa kali dan dalam masa yg berbeda dan nabi yg berbeda pula…..????
wahyu pertama : Zabur kpd nabi DAUD as
Wahyu kedua : Taurat kpd nabi MUSA as
Wahyu ketiga : Injil kpd nabi ISA as
Wahyu terakhir : Alquran kpd nabi MUHAMMAD saw
Mengapa demikian ????????? Saya ingin jawaban anda sbg soerang nasrani……22]

Sebelum kita membahas kesalahan klaim Muslim ini, baiknya kita bertanya pertanyaan berikut ini:

Setiap orang yang pernah membaca Alkitab dan mengerti isinya dan kemudian membandingkannya dengan ajaran Muhammad yang tertulis di Kuran dan sekarang mendengar klaim Muslim bahwa Muhammad adalah penerima wahyu Elohim terakhir, maka pertanyaan-pertanyaan sejenis di bawah ini akan muncul pada benaknya:

  1. Mungkinkah semua wahyu yang tertulis di Alkitab (66 kitab, termasuk Torah/ Taurat, Mazmur dan Injil)[23]  yang dipercayai kepada para nabi dan diterima oleh umat-Nya selama lebih dari 2000 tahun (sejak Musa), tiba-tiba dibatalkan isinya (dikorupsi dalam istilah islam) dan diganti dengan pengajaran Kuran (600 AD, lahirnya Islam)?
  2. Bagaimana mungkin Kuran yang tidak memiliki nubuatan, bisa dijadikan sebagai Firman Elohim yang terakhir menggantikan Alkitab yang berisi lebih dari 800 nubuatan dan lebih dari 75% nubuatannya telah tergenapi?
  3. Bukankah seluruh Alkitab menulis bahwa Elohim Tsebaot (semesta alam) adalah Elohim yang tidak pernah berubah (Bil 23:19; Ayub 23:13) dan firman-Nya kekal (Mark 13:31, Luk 16:16-17), mengapa tiba-tiba saja di jaman Muhammad semua Firman-Nya jadi terkorupsi?
  4. Bagaimana mungkin semua ajaran moral Alkitab – hormati orang tuamu, jangan membunuh, jangan mencuri, berdusta, jangan menginginkan kepunyaan tetanggamu (10 Perintah), dan dilarang menceraikan isteri, jika pria tersebut menikah kembali maka pria tersebut telah berzinah (Luk 16:17-18), tiba-tiba saja semuanya itu menjadi legal oleh karena wahyu yg Muhammad terima?
  5. O, ya, hampir terlupa, bukankah Alkitab juga telah menyatakan ”dilarang menambahkan atau mengurangi apa yang telah difirmankan-Nya” (Ul 4:1-2; Wahyu 22:18-19)? Kenapa tiba-tiba ketika Muhammad ditinggal mati oleh isteri pertamanya bisa hadir sebuah kitab suci – ’untuk memperbaiki yang lama,’ Muslim berargument – yang pengajaran tentang kawin-cerai dan jumlah isteri pria boleh miliki sama sekali berbeda dengan yang sebelumnya?
  6. Jika benar Muhammad adalah nabi penerus, adakah orang Muslim bisa menjelaskan mengapa semua nabi di Alkitab adalah orang Yahudi (Israel), harus diganti dengan Muhammad orang Ismail yang anti Yahudi? Dan Yerusalem diganti menjadi Mekkah?
  7. Jika Muhammad adalah nabi Elohim penerima wahyu terakhir, atau pelurus yang sebelumnya, mengapa tanda-tanda kenabian dari Elohim Yang Hidup tidak ada pada dirinya dan pelayanannya, sementara semua nabi sebelumnya ada?
  8. Jika Muhammad benar-benar penerus dari nabi-nabi di Alkitab, mengapa ajarannya membenci bangsa dan negara Israel serta orang Kristen yang adalah bertolak belakang sama sekali dengan ajaran para nabi dan rasul sebelum Muhammad?

Inti sari dari delapan pertanyaan di atas dapat dirangkum di dalam satu ayat Mazmur ini:  Orang yang mengenal nama-Mu percaya kepada-Mu, sebab tidak Kautinggalkan orang yang mencari Engkau, ya YAHWEH. (Maz 9:11). Inilah sebabnya mengapa orang Kristen tidak mengikuti ajaran nabi Muhammad.

Artikel yang berkaitan:

KESALAHAN KEENAM MUSLIM: KEKRISTENAN ADALAH AJARAN RASUL PAULUS SEMATA
Biarlah bibir dusta menjadi kelu, yang mencaci maki orang benar dengan kecongkakan dan penghinaan! (Maz 31:19)

Muslim lainya menulis: ”KRISTEN AGAMA PAULUS.” Kristen adalah istilah yang tidak dikenal pada masa Yesus. Ia baru dikenal ketika Paulus dari Tarsus si agen Yahudi itu gagal diterima oleh para murid Yesus. Lalu dia mendirikan suatu ajaran yang bernama Kristen. Setelah ditolak oleh Synagoge para murid Yesus, Paulus mendirikan Gereja. Di situ Paulus mengajak manusia untuk mengkultuskan Yesus Kristus.[24]

Muslim yang seperti di Keluaran 20 ayat 16atas, adalah Muslim yang belum pernah meneliti isi Alkitab dengan jujur – para imam dan guru Islam yang telah menguji isi Alkitab dengan serius dan jujur telah mengakui kebenaran Alkitab dan telah menjadi Kristen.[25]

Kesalahan pemikiran Muslim diatas meliputi dua hal besar: 1. Ia tidak mengerti apa itu Kristianiti yang berdasarkan Alkitab dan 2. Ia tidak mengerti siapakah rasul Paulus.

A. Kristianiti yang berdasarkan Alkitab. Kristianiti bukanlah lahir dari ajaran rasul Paulus atau pun hasil dari sidang Nicea[26] abad keempat. Kristen atau Kristianiti adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan ajaran dan kehidupan Yeshua Ha Mashiah (Christos atau Kristus). Ke-TUHANAN Yeshua[27] dan ajaran-Nya telah diterima dan diajar oleh ke dua belas rasul-Nya sebelum Paulus menjadi rasul. Sebutan ”orang Kristen” pertama kali di Antiokhia adalah indentik dengan ”orang Nasrani” (Nazaret; tempat Yeshua dibesarkan dan awal mula pelayanan) yang bermakna ”Pengikut ajaran Yeshua Ha Mashiah – the Christ – Kristus.” Lihat contohnya pada: Mat 2:23; 21:11; Luk 18:37; Yoh 19:19.

Ajaran sunat daging tidak membawa kepada keselamatan kekal, tetapi sunat hati, telah ada di Perjanjian Lama[28] dan Perjanjian Baru (diluar ajaran rasul Paulus),[29] dan Paulus meneruskan ajaran yang sama.[30]

Orang beriman kepada Yeshua yang bukan-Yahudi boleh makan binatang yang terlarang di Perjanjian Lama, adalah keputusan sidang para rasul (termasuk Petrus, Yakobus dan Paulus) di Yerusalem dan diteguhkan oleh Roh Kudus. Baca: makanan Halal dan haram menurut Firman Elohim.

Dokter Lukas, penulis Injil Lukas dan Kitab Para Rasul mencatat dengan baik siapakah Saulus orang Tarsus yang kemudian menjadi rasul dan dipanggil dengan nama Paulus.

The first to state his case seems right until another comes and cross-examines him. (Proverbs 18:17)

B. Saulus / Paulus dari Tarsus menurut Perjanjian Baru. Saulus dari Tarsus (Paulus, nama barunya) justu adalah seorang ahli Taurat yang pertama-tama secara serius ingin melenyapkan ajaran Kristianiti di Yehuda, Samaria bahkan sampai wilayah Syria – memenjarakan dan membunuhi para pengikut Yeshua ha Mashiah.

Pertemuan supernaturalnya dengan Yeshua di dekat kota Damaskus, merubah hidupnya sama sekali – segala sesuatu yang ia banggakan sebelumnya, sekarang ia samakan semua itu dengan sampah jika dibanding dengan harta yang ia baru temukan, yakni ”kemulian Ha Mashiah” (Filipi 3:4-11).

Tidak ada seorang rasulpun yang lebih radikal dari rasul Paulus di dalam membela kemurnian ajaran Yeshua Ha Mashiah;[31] ia mempertaruhkan seluruh hidupnya demi Tuan dan Rajanya, Yeshua Ha Mashiah. Tidak ada rasul yang begitu teraniaya sepanjang hidupnya oleh karena nama Yeshua; dimusuhi oleh sekte Yahudi dan dituduh berkali-kali oleh tuduhan palsu di Eropa oleh para pencinta uang – praktek dukun (Kis 16.16-24) dan bisnis pembuat berhala (Kis 19:24-34).

Komitmen Paulus kepada Yeshua Ha Mashiah dan ajaran-Nya telah membawa dia kepada suatu keputusan – yang tidak satu orang Yahudi pengikut Kristus berani lakukan saat itu – untuk pergi memberitakan Injil di pusat pemerintahan Kerajaan Romawi, yakni Kota Tujuh Gunung alias Roma dimana Gereja Roma Katolik berkuasa dan memerintah saat ini.

Itulah sebabnya aku ingin untuk memberitakan Injil kepada kamu juga yang diam di Roma. Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil (For I am not ashamed of the Gopel of Christ; KJV), karena Injil adalah kekuatan Elohim yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Elohim, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.” (Rom 1:15-17)

Pada jamannya, bangsa Romawi telah lama menekan negara dan bangsa Israel, dan menyalipkan setiap mereka yang menolak kekuasaan penjajahan tersebut. Dan penguasa Roma, Kaisar Tiberius Claudius[32] telah membuat keputusan untuk semua orang Yahudi meninggalkan Roma (Kis 18:1-4).

Oleh sebab semua ini hanya rasul Paulus yang berani membuat pernyataan berikut, kepada Jemaat di Korintus: Sebab sekalipun kamu mempunyai beribu-ribu pendidik dalam Mashiah, kamu tidak mempunyai banyak bapa. Karena akulah yang dalam Mashiah Yeshua telah menjadi bapamu oleh Injil yang kuberitakan kepadamu. Sebab itu aku menasihatkan kamu: turutilah teladanku! (1Kor 4:15-16) dan hal yang sama juga kepada Jemaat di Filipi (Fil 3:17-21).

Artikel yang berkaitan:

KESALAHAN KETUJUH MUSLIM: KRISTIANITI SAMA DENGAN AGAMA GEREJA ROMA KATOLIK
Aku akan melakukannya oleh karena Aku, ya oleh karena Aku sendiri, sebab masakan nama-Ku akan dinajiskan? Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain!” (Yes 48:11)

Muslim menulis: ”Bukti kristen membuat patung bahkan disembah yaitu, tanda salib, patung Yesus, patung Yosef, patung Malaikat, patung Bunda Maria, pohon Natal, dan patung-patung yang lainnya. Hal lainnya pada perayaan PASKAH ada upacara penciuman patung Yesus yang di SALIB, itulah bukti penyembahan mereka terhadap berhala-berhala. Dan tentunya Nabi Isa ‘alaihissalam yang mereka klaim sebagai Tuhan Yesus, tak mungkin mengajarkan untuk menyembah selain Allah.[33] (huruf tebal dari sumber aslinya).

Sama sekali berlawanan arah Ada lebih dari 20 perbedaan dasar doktrin dan dogma Kristianiti dengan faham Katolik (Catholicism) –dengan kata lain: orang Kristen bukalah orang Katolik dan sebaliknya, orang Katolik bukanlah orang Kristen. Bukan saja kedua kitab sucinya berbeda isinya, lebih lagi kepala Gereja dari keduanya juga berbeda. Di bawah ini daftar singkat perbedaan antara faham Kristianiti dan  Katolik:

  • Kepala Jemaat (Gereja) Kristen adalah Yeshua (Yesus atau Isa jika anda suka), dan Katolik dikepalai oleh Paus (Pope) dan para Kardinal sebagai perwakilan paus di ditiap negara. Jemaat Kristen tidak mengenali dan tidak tunduk dibawah kepemimpinan Gereja Roma Katolik.
  • Alkitab adalah satu-satunya sumber doktrin dan nilai moral Jemaat Kristen, sedangkan Katolik sumber doktrin dan dokmanya pertama-tama adalah tradisi dan ajaran para Paus dan kemudian interpretasi para Paus tentang Alkitab. Tidak jarang interpretasi para Paus tentang ayat Alkitabpun berbeda dan bahkan bertolak belakang di antara mereka sendiri.[34]
  • Orang Kristen percaya bahwa keselamatan kekal adalah anugerah Elohim, melalui iman kepada Yeshua yang telah mati tersalib. Itu bukan dari hasil perbuatan baik manusia.[35] Sebaliknya orang Katolik diajar bahwa keselamatan kekal bersumber dari perayaan ibadah mingguan (perjamuan suci, pengakuan dosa kepada pendeta, purgatori dll.)
  • Tempat ibadah Kristen tidak ada patung, jika ada, itu hanya ada di gereja Protestant, dan hanyalah sebagai dekorasi. Sebaliknya, adalah umum bahwa patung-patung hadir di gereja Katolik, ditempat tertentu mereka diarak-arak pada hari raya tertentu dan diberi penghormatan.
  • Maria, ibu Yeshua. Jemaat Kristen sama sekali tidak berkomunikasi (berdoa) dengan Maria tidak juga menggelari dia sebagai Perawan Suci (keperawanan Maria hanyalah saat ia mengandung Yeshua, setelah itu ia memiliki banyak anak dari hubungannya dengan Yusuf, suaminya). Sebaliknya Paus, pemimpin Gereja Katolik menempatkan Maria sebagai ibu dari Adonai (Tuhan) dan memperlakukan Maria sebagai Ratu Sorga tepat seperti Kuran mencatatnya (Surah 5:116, lihat Kesalahan Kedua Muslim)

Jika Anda seorang Muslim yang mencintai kebenaran dan hormat kepada Pencipta alam semesta, maka sebutlah orang Katolik sebagai orang Katolik dan orang Kristen sebagai orang Kristen, diluar itu Anda secara tidak langsung telah menyebarkan gossip dan penipuan. Terima kasih.

Artikel yang berkaitan:

Dua situs Kristen yang bagus untuk mengerti perbedaan antara ajaran Kristianiti dengan Roma Katolik:

Setiap orang berhak menyebarkan kepercayaanya (ber-dakwah) kepada siapapun, namun celakalah mereka yang menyebarkan tuduhan palsu dan memutar balikkan kebenaran demi tujuan dakwahnya tersebut. Ingatlah, tidak ada dusta yang berasal dari kebenaran! (Wah 21:27 & 22:15; 1 Yoh 2:21-23). Sebab itu melalui artikel ini saya memohon untuk umat Islam meninggalkan perbuatan dusta dan ceroboh (berita tanpa fakta yang benar) di dalam pemberitaan hal-hal yang bersangkutan dengan Alkitab dan Kristianiti. Berdakwahlah dengan sikap penuh dengan integritas dan hati yang murni.
Salam damai dan sejahtera. Anggur Baru.

FOOTNOTE:
[1] Empat kitab pertama dari Perjanjian Baru; Umat Islam mengartikannya sebagai Perjanjian Baru.
[2] Bincang-Bincang Soal Isu: Alkitabmu Palsu Free speech doesn't mean careless talk
[3] Abrogation (Naskh) by Wikiislam.net
[4] The Satanic Verses
[5] Kita perlu mengerti sejarah Kuran sebelum memakainya sebagai referensi. Baca: When was the Quran holy book first recorded? Atau buku The Qur’an Dilemma oleh ex-Muslims, Al Fadi (Saudi) dan dll
[6]  The 5 parallel Qur’an English translations
[7]  Kata ”a Book” yakni “Kitab” di tangan Muhammad ini pastilah bukan kitab Kuran, sebab Kuran di jaman Muhammad belumlah terbentuk menjadi sebuah kitab. Kuran sebagai sebuah kitab terbentuk dua ratus tahun setelah kematian Muhammad yakni pada jaman kalifat ketiga, The Qur’an Dilemma menyatakan. 4 Kuran Inggris menulis “a Book,” kecuali the Nobel Qur’an, “(this Qur’an).” Perhatikan tanda (dalam kurung). The 5 Quran in pdf.
[8] Lima terjemahan Kuran Inggris yang umum dipakai: Ahmed Ali (AA), The Noble Qur’an (NQ), Pickthal (PK), Shakir (Shakir) dan Yusuf Ali (YU).
[9] Pada Alkitab King James Version penambahan kata (hadir dalam huruf miring) ditambahkan untuk memperjelas tata bahasa dan tensis. Contoh:  The Spirit of the Lord God is vpon me, because the Lord hath anointed me, to preach good tidings vnto the meeke, hee hath sent me to binde vp the broken hearted, to proclaime libertie to the captiues, and the opening of the prison to them that are bound: (Isaiah 61:1, KJV 1611).

Yeshua: “Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.” (Matius 5:37)

[10] Dikutip dari Kristolog.com.  MT atau TR adalah manuscrip yang diterima secara umum oleh Gereja Kristen mula-mula dari berbagai negara (Yunani, Constantinople, Asia Minor, Syria, Italy selantan, Alexsandria) dan juga oleh para Reformasi Kristen). Sebab itu Pickering menyatakan: Sebuah pembacaan yang ditemukan hanya di dalam are yang terbatas (merefer kepada codex Alexsandria Aleph dan B) tidaklah dapat ada original … jika jika pembacaan ditanggalkan dalam abad keempat, kita memiliki verdik sejarah menentang itu. The Indentity of the New Testament Text, pp.144-120,149-150,237
[11] The Mayority Text disebut dengan berbagai nama: Syrian Text, the Byzantine Text, the K (Kappa) atau Common Text. Jenis Text ini tersedia saat ini di dalam bahasa Inggris dikenal dengan Authorized Version atau di USA dipanggil the King James Version, telah diterjemahkan lebih dari 300 bahasa. G.A. Riplinger; Prof; New Age Bible Versions. Cp. 34: The Majority Text
[12] 8000 (delapan ribu) perubahan di B (Vaticanus) dan 9000 (sembilan ribu) di Alep (Sinaiticus) adalah tidak sama. Bersama mereka membuang 4000 kata, menambahkan 2000, mengganti 3500, dan memodify 2000. Idem. Cp.1: The 1% Manuscrips: Alep & B. Dipercayai bahwa keduanya dibuat oleh tangan-tangan yang sama, namun mengapa bisa berbeda? Sebab yang satu (Alep) disimpan di British Library di London dan satunya lagi (B/ Vaticanus) disimpan di Vatican. Tidak seorangpun ahli Alkitab pernah diperlihatkan Codex Vaticanus aslinya, hanya fotocopy; a mistery. Anda bisa lihat Codex Sinaiticus on line.
[13] Dean Buron menerangkan untuk para pembaca Inggrisnya korupsi karakter dari manuskrip-manuskrip utama yang dipakai Westcott dan Hort, tidaklah untuk merevis the Textus Receptus, tetapi menciptakan sebuah secara keseluruhan new Greek Text (huruf miring dari sumber aslinya). Biblereadi.org, Westcott and Hort.  Dari kitab Westcott dan Hort inilah lahir versi Alkitab Katolik Douay Bible, Saksi Jehova, RSV, NIV dan Inggris modern lainnya. Baca: G.A. Riplinger; Prof; New Age Bible Versions.
[14] Codex B (Vaticanus) tidak ada kitab Wahyu, Filipi, Titus, kedua kitab Timotius, sebagian besar kitab Samuel, Raja-raja, Mazmur dan Kejadian. Sebagai gantinya menambahkan kitab-kitab Apokripa. Codex Alep (Sinaiticua) tidak terdapat kitab Keluaran, Yoshua, Kitab Samuel dan Raja-raja, Hosea., Amos, MiKa, Yehezkiel, Daniel dan Hakim-hakim. Banyak kalimat hilang di banyak tempat di Perjanjian Baru. Sebagai gantinya ada kitab-kitab Apokripa.

YESUS berkata kepadanya [Maria], “Ada apa dengan-Ku dan engkau, hai wanita? Saat-Ku belum tiba!” (Yohanes 2:4; ILT)
[15] Menjawab Fitnah “Trinitas menurut Al-Qur’an adalah Allah, Yesus, & Maria  
[16] Terbit pertama kali dalam bahasa Itali dan ayat-ayatnya terambil dari Alkitab Latin Vulgate. Baca; Origins and Sources of the Gospel of Barnabas by John Gilchrist. 
Penyelidan saya tentang hadirnya Injil Barnabas ini, adalah suatu rekayasa Gereja Roma Katolik untuk menahan gerakan kelompok Reformasi Kristen Waldensian (awal abad 13) yang mencapai puncak konfliknya dibawah pimpinan Dr. Martin Luther (abad 16). Waldensian Trail of Faith; What is the Price of Faith
[17] Baca di category: Yeshua Ha Mashiah, Alfa dan Omega
[18] Kuran menyebut Isa (Yeshua) sebagai Mesias (Mashiah, Yang Diurapi) sebanyak 7 kali. Dan . Bacaan bagus : Yesus dalam Quran
[19] Kesaksian para ex-Muslim di More Then Dreams; Truth, Love, and Newness of Life; Why Muslims become Christians;
Bertemu Yeshua ; Dr. Ergun Caner penulis bestseller book Islam Unveiled ; Prof. Mark A. Gabriel
[20] Saya pernah mengundang kerumah saya seorang misionari muslim asal Mauritania (Afrika Utara) untuk membicarakan klaim ini. Ia membawa fotocopy ajaran-ajaran Ahmad Deedat. Melalui Alkitab terbuka saya buktikan bahwa semua ayat-ayat Alkitab yang di pakai oleh Deedat pada klaim tersebut adalah salah besar – dipakai diluar kontek Alkitab.
[21] http://www.thenoblequran.com
[22] Seorang Muslim meminta jawaban orang Nasrani secara rasional. Anda bisa jawab?
[23] Alkitab memiliki 1189 bab dan lebih dari 31.200 ayat. Kitab Mazmur memiliki 150 bab, masih jauh lebih banyak dari seluruh isi Kuran yang hanya memiliki 144 bab atau surah.
Yeshua: “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.” (Yohanes 5:24)
[24] Dikutip dari Kristus agama Paulus  di Peperonity.com [25] TUHAN MEMBERITAHU SAYA SECARA PERIBADI – KESAKSIAN BEKAS IMAM HAMRAN AMBRIE; Tokoh-tokoh Islam yang meninggalkan Islam dan menjadi Kristen: Daftar Muslim yang Meninggalkan Islam
[26] Sidang Nicea adalah upaya Kerajaan Romawi menjadikan Kristianiti menjadi agama resmi di seluruh jajahan Romawi. Sejarah Gereja mencatat bahwa justru sejak saat itu Kristianiti secara doktrin semakin hilang keaslinya walaupun secara politik semakin berkembang; berubahnya hari Sabat di hari Saptu (ketujuh) menjadi hari Minggu (pertama) kemudian diikuti pelarangan beribadah di hari Sabtu bagi umat Kristen adalah satu dari banyak contoh bagaimana Roma semakin meninggalkan ajaran Alkitab dan bukan sebaliknya – seperti para Muslim mengerti Kristianiti.
[27] Malaikat Gabriel kepada Maria tentang Yeshua: Jawab malaikat itu kepadanya: “Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Elohim Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Elohim (Allah).”  (Luk 1:35). Menggenapi nubuatan nabi Yesaya (9:5-6 & 61:1-3).  Bacaan yang dianjurkan: The Person of Christ; How is Jesus fully God and fully man, yet one person? Ch. 14; Wayne Grudem, Bible Doctrine; Essential teaching of the Christian faith. Inter-Varsity Press.
[28] Ulangan 10:14-19;  Imamat 26:40-42, Yeremia 4:4 dan 9:25-26.
[29] Stefanus penuh dengan Roh Kudus menekankan pentingnya sunat hati, lihat  Kis 7:51
[30] Rasul Paulus menerangkan fungsi sunat daging dan sunat hati, lihat Roma 2:25-29.
[31] Kepada Jemaat di Yunani ia berkata ”Jadilah pengikutku, sama seperti aku juga menjadi pengikut Mashia (Kristus).” (1Kor 11:1), ayat berikutnya “bagaimana melakukan Perjamuan Suci” (23-34) ia menyatakan “Sebab apa yang telah kuteruskan kepadamu, telah aku terima dari Adonai, yaitu bahwa Adonai Yeshua, …”
[32] Claudius Caesar
[33] Dikutip dari arrahmah.com:  Larangan membuat dan menyembah patung dalam Al Kitab
[34] Pastor Charles Chiniquy; Fifty Years in the Church of Rome, Ch 16: The Priests of Rome and the Holy Fathers; or, how I Swore to give up the Word of God to follow the Word of Men
[35] Lihat Kej 15:6; Maz 32:1-7; Ef 2:8-9; Titus 3:4-7. Bacaan yang dianjurkan: Dr. Derek Prince; Foundational Truth for Christian Living. Ch. 13: Faith And Works. Pub. Charisma House
Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Injil yang lain: Bunuh diri dan tetap bisa masuk sorga!, Benarkah ini?


Dan aku melihat seorang malaikat lain terbang di tengah-tengah langit dan padanya ada Injil yang kekal untuk diberitakannya kepada mereka yang diam di atas bumi dan kepada semua bangsa dan suku dan bahasa dan kaum, dan ia berseru dengan suara nyaring: Takutlah akan Elohim dan muliakanlah Dia, karena telah tiba saat penghakiman-Nya, dan sembahlah Dia yang telah menjadikan langit dan bumi dan laut dan semua mata air.”  (Wah 14:6-7)

Praktek bunuh diri telah dikenal lama dan telah dilakukan dengan tujuan yang sangat berfariasi, dari sekedar melarikan diri dari masalah sampai membela agama dan negara; diterapkan secara kehendak diri sendiri, dan kehendak orang lain (keluarga dekat atau rumak sakit). Dilakukan melalui senjata, obat-obatan dan peralatan kedokteran.

Praktek bunuh diri, dikenal sebagai Euthanasia (dari kata Yunani eu: baik atau lancar; dan thanatos: kematian) merefers pada praktek bertujuan mengakhiri sebuah kehidupan agar supaya bebas dari sakit dan penderitaan. – Wikipedia.org.

Di banyak negara maju, Praktek bunuh diri atau Euthanasia ini masih menjadi perdebatan sosial dan politik – 1. Bolehkan dokter menjabut nyawa pasiennya jika pasientnya meminta. 2. bolehkah orang lain (keluarga melalui dokter) mengakhiri nyawa orang lain karena alasan tidak mampu merawat si penderita.

Di sini saya tidak membicarakan masalah sosial maupun politik, tetapi Alkitab, Firman Elohim. Adakah jaminan dari Firman Elohim jika seorang beriman membunuh dirinya sendiri, orang itu akan tetap masuk sorga? Atau dengan kata lain, darimana datanganya ajaran yang mengatakan ”orang Kristen bunuh diri dan ia tetap masuk sorga?” Perkara ini penting untuk dimengerti oleh setiap orang Kristen, sebab keselamatan kekal bukan berasal dari ”doktrin agama” juga tidak dari ”hukum dan ketetapan negara;” itu tergantung sepenuhnya dari YAHWEH, yakni Elohim Pencipta manusia dan pemilik Sorga.

Pendeta Rick Warren pada hari Jumat kemarin (5 April 2013) baru saja kehilangan putra bungsunya, Matthew Warren yang berusia 27 tahun. Suatu kabar yang tidak menyenangkan tentunya bagi setiap orang tua, famili dan teman. Saya pun turut bersedih, sekalipun saya tidak mengenal Pendeta Rick secara pribadi, namun saya mengikuti berita tentang pengajaran beliau sejak bukunya “The Purpose Driven Life: What on earth am I here for?, yang telah menjadi bestselling, telah terjual 30 juta buku di seluruh dunia.

Matthew Warren ditemukan meninggal dunia bunuh diri melalui tembakan senjata api di rumahnya di California.
Gereja Saddleback, dimana Pendeta Rick Warren menjabab sebagai pendeta senior, membuat pernyataan dukungan doa dari jemaatnya dan menulis: “Pada usia 27 tahun, Matthew luar biasa ramah, lembut dan pemuda muda yang berbelas kasihan, jiwanya yang manis telah membangun dan menghibur banyak orang. Malangnya, dia juga menderita sakit jiwa yang menyebabkan tekanan (jiwa yang) dalam dan pikiran-pikiran bunuh diri.”
Warren (pendeta Rick, ayahnya Matthew) menulis dalam emailnya kepada keluarga gerejanya, “Saya tidak akan lupa bagaimana, tahun- tahun yang lalu, setelah pendekatan lainnya telah gagal melepaskan (sakit), Matthew berkata, ‘Pap, Saya tahu saya pergi ke sorga. Mengapa saya tidak boleh mati saja dan mengakhiri sakit ini?’ Warren menulis. “Tetapi dia telah tetap bertahan untuk decade berikutnya. ” 

Matthew berkata, ‘Pap, Saya tahu saya pergi ke sorga. Mengapa tidak boleh mati saja dan mengakhiri sakit ini?’ – Pendeta Rick Warren, ayah Matthew

Pernyataan Pendeta Rick Warren ini tidak dapat dilewatkan begitu saja sebagai “berita duka cita,” di dalamnya menyangkut doktrin Kristianiti. Khususnya pernyataan ini keluar dari seorang Pendeta ber kaliber internasional – dikenal sebagai “pendeta dari pendeta-pendeta.” Bukunya (yang dilengkapi dengan versi DVD), the Perpose Driven Life, dipakai sebagai bahan pemuridan atau sel-sel kelompok di berbagai gereja di dunia.

Benarkah orang Kristen yang bunuh diri tetap dapat masuk ke sorga? Apakah Injil dan Alkitab mendukung doktrin tersebut? Mari kita lihat isi Alkitab.

  • Meninggal dunia atau mati saat berdosa. Alkitab dalam hal ini jelas bahwa seorang yang meninggal dunia dalam kondisi berdosa atau dosanya belum diampuni Elohim pastilah orang berdosa itu akan masuk neraka. Dosa ini termasuk dosa tidak percaya kepada Adonai Yeshua Ha Mashiah (Tuhan Yesus Kristus), seperti tertulis:  Lalu Ia (Yeshua) berkata kepada mereka: “Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini. Karena itu tadi Aku berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati dalam dosamu; sebab jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia, kamu akan mati dalam dosamu.”  (Yoh 8:23-24)
  • Kasus Yudas Iskariot bunuh diri.  Pada waktu Yudas, yang menyerahkan Dia, melihat, bahwa Yeshua telah dijatuhi hukuman mati, menyesallah ia. Lalu ia mengembalikan uang yang tiga puluh perak itu kepada imam-imam kepala dan tua-tua, dan berkata: “Aku telah berdosa karena menyerahkan darah orang yang tak bersalah.” Tetapi jawab mereka: “Apa urusan kami dengan itu? Itu urusanmu sendiri!” Maka iapun melemparkan uang perak itu ke dalam Bait Suci, lalu pergi dari situ dan menggantung diri.  (Mat 27:3-5)
  • Yeshua jauh-jauh hari telah memperingatkan Yudas secara tidak langsung menyebut dia sebagai iblis, oleh sebab ia suka mencuri uang (Yoh 6:70). Injil berkata sebab Yudas memberi dirinya dipengaruhi oleh Iblis: mencuri uang pelayanan (Yoh 12:4-6) dan rencana berhianat kepada guru-Nya demi uang (Yoh 13:2). Pengaruh Iblis atas Yudas berkembang dari tingkat ”dipengaruhi” , kemudian menjadi  ”dikendalikan” (Luk 22:3-5) dan kemudian ”kerasukan” (Yoh 13:27). Iblis yang telah berhasil menguasai seluruh pikiran dan perasaan Yudas, menjual gurunya demi uang, sekarang berkata kepada Yudas: ”penyesalanmu tidak ada gunanya, dosamu tidak bisa diampuni. Lebih baik kamu bunuh diri saja, toh hidup pun tidak berarti!”   
  • Kasus bunuh diri Perjanjian Lama. Raja Saul karena kesombongan (1 Sam 31:4-5); raja Zimri, karena putus asa (1 Raja2 16:15-20)

Mengapa penyesalan Yudas Iskariot berakhir dengan gantung diri, sedangkan Petrus, yang menyangkal Yeshua tiga kali hanya dalam beberapa jam saja berkahir pada perotabatan? Saya yakin Yudas dan Petrus keduanya menangis sedih atas dosa mereka, namun Petrus tidak bersedia mendengarkan bisikan dan kebohongan Iblis, Bapa dari segala Penipu ini. Hasil akhir dari mentaati suara Elohim berbeda jauh dari mentaati suara Iblis, seperti Alkitab menulis: Sebab dukacita menurut kehendak Elohim menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan, tetapi dukacita yang dari dunia ini menghasilkan kematian. (2 Kor 7:10, )

Firman YAHWEH tentang penderitaan umat-Nya:
Duri di dalam daging rasul Paulus. Baca 2 Kor 12:1-10. Pengalaman rohani Paulus yang begitu luar biasa (ay 1-4), termasuk hikmat dan pengetahuannya tentang menumbuhkan jemaat-jemaat di berbagai negara di Eropa dan Asia Minor sungguh luar biasa. Di dalam kesakitannya oleh karena duri di dalam tubuhnya, ia berseru kepada YAHWEH untuk dibebaskan. Jawaban YAHWEH diluar pemikiran manusia namun diterima oleh Paulus. Itu dibiarkan ada supaya:

  • Supaya dalam kelemah Paulus ini, kuasa YAHWEH menjadi sempurna melalui dia.
  • Memelihara Paulus tetap rendah hati.

Aniaya atas orang-orang Percaya. Aniaya ini terus menerus terjadi dan hampir mencapai dua ribu tahun lamanya, mengapa Yang Mahakuasa tidak mencabut itu keluar dari umat yang percaya kepada Dia? Alkitab menulis banyak alasannya.

  • Elohim ijinkan (Wah 13:7) seperti telah di firmankan-Nya kepada nabi Daniel (Dan 7:21).
  • Sebagai salah satu tanda  dari para Pengikut Yeshua Ha Mashiah (Mat 10:22a, 24-25; )
  • Tanda bukti Roh-Nya ada pada kita. Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Ha Mashiah, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Elohim ada padamu. (1 Pet 4:14)

Injil Kerajaan Sorga vs Injil yang lain.

  • Injil Kerajaan Sorga berkata: Diberkatilah atau berbahagialah kamu yang dianiaya oleh sebab kebenaran; dicela, dianiaya dan difitnahkan segala yang jahat oleh karena Yeshua, sebab demikianlah juga telah dianiaya nabi-nabi sebelum kamu (Mat 5:10-12). “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. (Mark 8:34). Percaya Yeshua lebih dari sekedar mengaku, lebih dari itu: menyalipkan hak pribadi, menanggung penderitaan dan melakukan kehendak dan perintah-Nya.
  • Injil yang lain berkata: kamu berhak menentukan jalan hidupmu sendiri; kamu berhak membela diri dan dibenarkan membunuh orang yang ingin mengancam nyawamu. Kamu berhak mengakhiri nyawamu sendiri. – Inilah sebabnya mengapa saya menolak secara umum ajaran pendeta Rick Warren yang liberal tersebut; contoh: menerima Yeshua tanpa perlu pertobatan dan mangaku dosa, keberhasilan kita dikendalikan oleh tujuan hidup kita sendiri dan bukan oleh Roh Kudus. Tidaklah mengherankan jika seorang yang percaya ajaran lnjil liberal tersebut mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri ketika ia menghadapi kesusahan dan penderitaan, namun tetap percaya bahwa ia akan masuk sorga.

Injil Kerajaan Sorga berkata: Bertahan sampai akhir!

  • Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat. (Mat 10:22)
  • Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Elohim kepada barangsiapa yang mengasihi Dia. (Yak 1:12)
  • Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu. Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan HaMashiah, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.  (1 Pet 4:12-13)
  • Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita! … Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan. (Wah 2:10, )
  • Dan mereka mengalahkan dia (naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan) oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut. (Wah 12:11, )

Rasul Paulus memperingatkan agar kita tidak diperdaya oleh Iblis melalui Injil palsunya di 2 Korintus  11:2-4:

Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Ha Mashiah. Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Ha Mashiah, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya. Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yeshua yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima.  Rasul Paulus

Iblis tidak akan pernah dapat mengambil nyawa orang percaya, jika orang percaya tidak mengijinkannya sebab Bapa di Sorga telah membungkus orang percaya melalui darah Putra-Nya dan memateraikannya dengan Roh Kudus-Nya. Dosa dan atau kehendak Elohim saja yang dapat membuat orang percaya di-jamah oleh Iblis.

 Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog
 

Pengajaran (The Didache) Rasul-rasul Kepada Bangsa-bangsa


Dan YAHWEH menampakkan diri kepadanya (Ishak), dan berfirman: “… Aku akan menggenapi sumpah sumpah-Ku yang telah Kuikrarkan kepada Abraham, ayahmu, … dan oleh keturunanmulah segala bangsa di bumi akan diberkati. Sebab Abraham telah mendengarkan suara-Ku, dan memelihara pesan-Ku, perintah-perintah-Ku, ketetapan-ketetapan-Ku dan hukum-hukum-Ku.” (Kejadian 26:2-5)

Kata Pengantar dari Penterjemah Indonesia: Teks Pengajaran Rasul-rasul Kepada Bangsa-bangsa adalah petunjuk bagi Jemaat (Gereja) mula-mula; Pengajaran yang luar biasa indahnya dan sangat praktis.
The Didache (kata Yunani yang berarti “Pengajaran” adalah salah satu manuskrip Kristen tertua yang masih ada. Melalui isi dan bentuk tulisannya, karya ini diyakini sebagai hasil langsung dari Sidang para Rasul Pertama di Yerusalem yang terjadi pada tahun 49 AD (Kis 15:28). Kebanyakan ahli Alkitab setuju karya manuskrip ini – dalam bentuknya yang pertama – bisa jadi telah beredar pada permulaan tahun 60 AD. Manuskrip Pengajaran 12 Rasul kepada bangsa-bangsa tidak pernah ditolak oleh Gereja, tetapi maupun dimasukkan kedalam kanon oleh karena alasan tertentu.[1] Isi nya pernah di bahas oleh Eusebius (340 AD), salah satu tokoh dalam tatanan Gereja Roma Katolik, dimana kepudian hari berpikir untuk merubah keputusan atau hukum dan waktu Yang Mahatinggi telah tetapkan (Daniel 7:24-25). Klemens dari Aleksandaria, Mesir (216 AD) mengutip isinya,[2] “Anakku, janganlah bohong, sebab berbohong memimpin kepada pencurian. Janganlah tamak akan kekayaan, … sebab semuanya ini memimpin kepada pencurian. (Pengajaran 3:5).

Manuskrip sejenis (dated 1056) ditemukan di Konstantinople (pernah dijadikan ibukota Turkey) pada tahun 1875, ditemukan juga beberapa dokumen lainnya yang ditulis sebelum AD 150.[3] “Banyak dari bentuk kalimat di manuskrip ini serupa dengan manuskrip the Epistle of Barnabas (Suratan Barnabas; ditulis tahun 120 AD), teman sepelayanan rasul Paulus,” Ben H. Swett menulis. The Epistle of Barnabas dapat dibaca online.

Manuskrip Pengajaran Rasul-rasul Kepada Bangsa-bangsa edisi Indonesia ini ditermahkan dari versi Inggrisnya, karya terjemahan Ivan Lewis, The Teaching of the Twelve.
Ada lebih dari lima terjemahan untuk mansukrip yang sama, namun saya memilih terjemahan Ivan Lewis, sebab ia mendasarkan terjemahannya dari teks Yunani yang dikaitkan dengan teks Koptik (Kristen Mesir) dan Latin (Roma Katolik). Catatan kaki ditambahkan untuk membandingkan terjemahan Ivan ini dengan terjemahan lainnya serta referensi yang berhubungan dengan kalimat teks Pengajaran (The Didache).

Semoga artikel Pengajaran Rasul-rasul Kepada Bangsa-bangsa terjemahan Indonesia ini menjadi berkat bagi Anda semua.
Hormat saya: Anggur Baru, Penterjemah.

PENGAJARAN KEPADA BANGSA-BANGSA

BAB 1. DUA JALAN; PERINTAH PERTAMA
1 Ada dua jalan: satu Kehidupan – satu Kematian, masing-masing memiliki perbedaan yang besar di antara keduanya.[4]2 Jalan kehidupan adalah ini: Pertama, kamu harus mengasihi Dia yang telah membentukmu; Kedua, kamu harus mengasihi sesamamu seperti dirimu sendiri.[5] Jangan melakukan ke orang lain, apa yang kamu sendiri tidak ingin orang lain lakukan kepada mu.
3 Dan inilah pengajaran kami: Berkatilah orang-orang yang mengutuki kamu. Berdoalah untuk musuh-musuhmu. Berpuasalah untuk para penganiaya kamu. Apakah kamu berharap upah yang besar jika kamu hanya mengasihi mereka yang mengasihi mu? Tidakkah orang-orang yang tidak mengenal YAHWEH (Gentiles) berlaku demikian kepada sesama mereka? Tetapi bila kamu melakukan kasih kepada mereka yang membencimu, musuh-musuhmu akan lenyap.
4 Tahanlah dirimu dari dorongan kedagingan dan  kepentingan sendiri. Jika seorang menampar pipi kananmu, berikanlah pipi kirimu juga. Disiplin ini akan membawa kepada kesempurnaanmu. Jika seorang memaksa mu untuk pergi satu mil, pergilah bersamanya dua mil. Jika seorang merampas jubahmu, berikan mantelmu dengan suka rela kepadanya. Jika seseorang mengambil sesuatu dari mu, janganlah minta itu kembali, karena apa baiknya?[6]5 Berikan kepada semua orang yang meminta, dan jangan berharap balasan; sebab kehendak Bapamu di sorga setiap orang ada menerima hadiahmu. Upah besar menanti setiap orang yang memberi sesuai Torah; sebab orang itu tidak bersalah. Celakalah dia yang menerima, tetapi tidak memerlukan, sebab ia akan membayar hukuman sebab menerima tanpa sebab tetapi serahkah, dan di bawah pemeriksaan akan diminta untuk menyatakan segala sesuatu yang dia telah pilih, dan tidak akan dibebaskan dari kewajibannya sampai segala sesuatu dilunasi.
6 Pada sisi lain, seorang yang membutuhkan dan menerima tidaklah bersalah. Hendaklah pemberianmu tetap pada tanganmu, sampai kamu tahu kepada siapa kamu akan memberikannya.

BAB 2. PERINTAH KEDUA: DOSA UMUM YANG TERLARANG
1 Ini perintah kedua dari Pengajaran;
2 Jangan kamu membunuh; maupun memberikan diri kepada perzinahan; maupun  berhubungan sex dengan anak-anak (molest children);[7] maupun praktek imoralitas; maupun mencuri; maupun mempraktekkan ilmu hitam, maupun mempraktekkan ilmu sihir; maupun melakukan aborsi atau maupun membunuh bayi; janganlah juga seorang mengambil milik tetangganya secara ilegal,
3 Haruslah kamu tidak bersumpah palsu atau maupun memberikan kesaksian palsu; maupun berbicara jahat, maupun dendam.
4 Haruslah kamu tidak menipu maupun mendua pikiran; sebab dua pikiran adalah jebakkan kematian.
5 Pidatomu haruslah tidak boleh palsu, maupun tanpa arti, tetapi diteguhkan dengan perbuatan.
6 Haruslah kamu tidak serakah, maupun melipat gandakan kekayaan, maupun munafik, maupun bertindak kasar; maupun terlibat dalam permufakatan jahat melawan tetanggamu.
7 Haruslah kamu tidak membenci siapapun; tetapi beberapa dari mereka harus kamu perbaiki, dan berdoa bagi orang lain, dan beberapa dari mereka haruslah kamu kasihi bahkan lebih daripada kehidupanmu sendiri.

BAB 3. DOSA-DOSA LAINNYA YANG TERLARANG
1 Anakku, berpalinglah dari segala yang jahat, bahkan dari apapun yang seperti itu.
2 Kuasailah kemarahanmu, sebab kemarahan memimpin kepada pembunuhan. Kuasailah cemburumu, dan jangan bertengkar, maupun ada bertempramen tinggi, sebab semua ini adalah akar-akar pembunuhan.
3 Anakku, janganlah memberi angin kepada hawa napsu di dalam hatimu: sebab hawa napsu memimpin kepada amoralitas.[8] Janganlah bermulut kotor, maupun ijinkan matamu sombong; sebab semua ini adalah akar dari perzinahan.
4 Anakku, janganlah mempraktekkan ramalan-ramalan (omens),  sebab ini memimpin kepada penyembahan berhala. Janganlah mempraktekkan tenung, maupun artrologi, ilmu hitam,[9] maupun bergabung dengan mereka yang melakukan hal-hal  yang demikian; sebab semua ini memimpin kepada penyembahan berhala.
5 Anakku, janganlah bohong, sebab berbohong memimpin kepada pencurian. Janganlah tamak akan kekayaan, maupun berbangga yang sia-sia sebab semuanya ini memimpin kepada pencurian.
6 Anakku, janganlah mengeluh sebab ini memimpin kepada penghujatan. Jangan sombong maupun berpikiran jahat sebab semua ini memimpin kepada penghujatan.
7 Sebaliknya, jadilah lembut hati sebab mereka akan mewarisi Tanah Perjanjian.[10]8 Jadilah rendah hati, sabar, berbelas kasihan, lembut dan baik, selalu menunjukkan penghormatan dan takut yang benar untuk apa yang kamu telah dengar.
9 Jangan pernah mencari peninggian diri, maupun jadi terlalu percaya diri pada dirimu sendiri. Janganlah bergabung dengan orang kelas atas duniawi, tetapi dengan orang benar dan rendah hati.
10 Hal-hal apapun yang terjadi padamu terimalah sebagai kebaikan, sebab kita tahu tidak ada sesuatu terjadi di luar (kehendak) Elohim.

Bab 4. Berbagai macam aturan (Various Precepts)
1 Anakku, setiap malam dan siang[11] ingatlah mereka yang mengajar kamu; dan haruslah kamu menghormati dia.[12]2 Dan haruslah kamu setiap hari mencari kebersamaan dengan orang-orang kudus, sehingga kamu mendapatkan penguatan di dalam kata-kata mereka.
3 Janganlah pernah menimbulkan perpecahan, jadilah pendamai pada mereka yang bertengkar. Selalu menghakimi dengan adil, jangan pernah menunjukkan pemihakkan ketika mengadili pelanggaran-pelanggaran.
4 Selalu berdiri teguh di dalam keputusan-keputusanmu.
5 Jangan ada terbiasa sebagai penerima, jangan enggan bermurah hati.
6 Jika kamu telah mendapatkan sesuatu melalui kerja, pemberianmu akan ditimbang sebagai tebusan melawan dosa-dosamu.[13]7 Haruslah kamu tidak segan-segan memberi, maupun menggerutu setelah itu, karena suatu hari kamu akan menerima upah dari Juruupah.
8 Jangan pernah berpaling dari mereka yang membutuhkan, tetapi selalu membagikan segala sesuatu dengan saudaramu, dan jangan pernah berkata bahwa barang-barangmu hanyalah milikmu, sebab jika kamu berbagi hal-hal yang kekal, lebih lagi hal-hal yang adalah sementara!
9 Jangan pernah melalaikan tangung jawabmu atas putra dan putrimu, tetapi selalu mengajar mereka sejak muda mereka penghormatan yang benar.
10 Jangan pernah memberi perintah di dalam kemarahan kepada hamba pria atau wanitamu, khususnya jika pengharapan mereka adalah sama (seperti yang kamu miliki), sehingga mereka terdorong untuk kehilangan hormat pada Elohim, yang adalah di atas kalian berdua. Karena Dia tidak datang kepada orang berdasarkan pada peanmpilan atau reputasi mereka, tetapi kepad orang-orang yang Roh telah siapkan.
11 Dan hamba-hambamu haruslah ada tunduk kepada tuan kalian di dalam hormat dan takut.
12 Haruslah kamu membenci semua kemunafikan dan setiap hal yang tidak positif.
13 Jangan pernah berpaling dari mempraktekan Perintah-perintah dan selalu menjaga apa yang kamu telah terima, ada berhati-hati untuk tidak pernah menambahkan atau mengurangi dari sesuatu yang telah diterima.
14 Di dalam jemaat haruslah kamu mengakui pelanggaran-pelanggaranmu, dan ada hati-hati jangan pernah menghampiri doamu dengan hati-nurani yang jahat. Ini adalah jalan kehidupan.

Bab 5. Jalan Kematian.
1 Jalan kematian adalah ini: Petama-tama, itu adalah jahat dan dikutuki: penuh dengan pembunuhan, perzinahan, memandang wanita dengan nafsu sex (lust), percabulan, pehcurian, pemujaan/ penyembahan berhala, ramalan, ilmu hitam, perampokan, kesaksian palsu, kemunafikan, kebohongan, kesombongan, kebobrokan, kehendak sendiri (semau gue),  bicara kotor, irihati, percaya diri yang berlebihan, kebanggaan palsu, kemegahan diri;
2 Penganiaya dari semua yang baik, membenci kebenaran, menintai kebohongan, mengabaikan pahala bagi kebenaran, maupun bersandar kepada kebaikan, maupun penghakiman yang adil, ada tertarik kepada kejahatan daripada kebaikan; dari siapa kelembutan dan ketabahan dijauhkan, mencintai kesia-siaan, mengejar upah yang sementara, tidak berbelaskasihan untuk orang miskin, maupun bekerja bagi yang terusih, maupun mengenali Pencipta mereka, pembunuh anak-anak, perusak ciptaan, berpaling dari orang yang membutuhkan, benar-benar berdosa. Anak-anak, lepaskanlah dirimu dari semua kekejian ini.

Bab 6. Menentang guru-guru palsu, dan makanan yang dipersembahkan kepada berhala-berhala.
1 Waspadalah sebab banyak yang ingin memimpin kamu keluar dari jalan Pengajaran, sebab prioritas mereka tidak memiliki makna.
2 Jika kamu mampu menanggung kuk, kamu akan sempurna; namun jika kamu tidak dapat, haruslah kamu melakukan yang terbaik.
3 Dan mengenai makanan, makan apa yang benar namun janganlah kamu pernah makan apa yang dipersembahkan kepada berhala-berhala, sebab itu dikenal sebagai ibadah orang mati.

Bab 7. Mengenai baptisan.
1 Dan mengenai baptisan, baptislah begini: Setelah meninjau semua pengajaran ini, baptis di dalam Nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus, di dalam air yang mengalir (sungai, laut).[14]2 Tetapi jika air mengalir tidak tersedia, maka baptisalah kedalam air lainnya (kolam atau bak); air dingin diutamakan, tetapi jika tidak tersedia (lakukan) di dalam air hangat.
3 Tetapi jika itu maupun tersedia, curahkan air tiga kali ke atas kepala di dalam Nama Bapa, Putra dan Roh Kudus.[15]4 Tetapi sebelum baptisan, baiklah yang bertugas berpuasa, dan juga orang yang dibaptis, dan semua orang lain yang bisa; Pastikan untuk memerintahkan orang yang akan dibaptis untuk berpuasa satu atau dua hari sebelumnya.[16]

Bab 8. Mengenai Puasa dan Doa.
1 Hati-hatilah tidak menjadwalkan puasamu pada waktu orang-orang munafik berpuasa. Mereka berpuasa pada hari kedua (Senin) dan kelima (Kamis) dari kalender mingguan, karenanya buatlah puasamu pada hari keempat (Rabu) dan hari Persiapan (Jumat, hari persiapan untuk Sabat-Saptu).[17]2 Demikian pula, janganlah berdoa seperti para munafik, tetapi sebagaimana diperintahkan di Injil seperti begini:
Bapa kami yang di sorga, dikuduskanlah nama-Mu.
Datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.
Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya
dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah biarkan kami jatuh ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat.
Karena Engkaulah yang empunya kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin!
3 Berdoalah dalam cara ini tiga kali sehari.

Bab 9.  Aturan Pengucapan Syukur (Perjamuan Kudus)
1 Sekarang mengenai makanan Pengucapan Syukur, berilah syukur dalam cara ini:
2 Pertama, mengenai cawan perjamuan:
”Kami mengucap syukur kepada Engkau, Bapa kami, untuk anggur kudus Daud hambaMu, kepada siapa Engkau telah memperkenalkan kepada kami melalui Hamba-Mu;[18]Kiranya kemulian ada bagi Engkau selama-lamanya.”
3 Mengenai roti yang terpecah:
”Kami mengucap syukur kepada Engkau, Bapa kami, untuk kehidupan dan pengetahuan yang Engkau telah beritahukan  kepada kami melalui HambaMu;[19] kiranya kemulian bagi Engkau selama-lamanya.
4 Sebagaimana roti yang terpecah ini tersebar di atas gunung-gunung, dan bergabung bersama menjadi satu, Maka hendaklah TubuhMu yang Setia ada bergabung bersama dari ujung-ujung bumi masuk kedalam Kerajaan-Mu;
Karena Engkaulah yang empunya kemulian dan kuasa selama-lamanya.”
5 Tetapi janganlah orang makan atau minum Pengucapan Syukurmu, kecuali mereka telah dibaptis; sebab mengenai ini adalah diajarkan, ”Janganlah memberikan apa yang kudus kepada anjing-anjing.”[20]

Bab 10. Doa setelah Perjamuan Kudus.
1 Setelah perjamuan, bersyukurlah dengan cara demikian:
2 Kami berterima kasih, Bapa Yang Kudus, bagi Nama-Mu yang Kudus yang mengisi hati-hati kami, dan bagi pengetahuan, iman dan kehidupan kekal, yang Engkau telah beritahukan kepada kami melalui Hamba-Mu;[21]Sebab Engkaulah yang empunya kemuliaan selamanya.
3 Adonai Yang Mahakuasa, Engkau telah menciptakan segala sesuatu untuk tujuan-Mu sendiri; Engkau memberi manusia makanan dan minuman untuk bersukacita, sehingga mereka bolehlah bersyukur kepada Mu; Tetapi kepada kami Engkau dengan cuma-cuma memberikan makanan dan minuman rohani, dan kehidupan kekal melalui Hamba-Mu.
4 Di atas segalanya, kami berterima kasih kepada Engkau sebab Engkau perkasa;
Sebab Engkaulah yang empunya kemuliaan selamanya.
5 Ingalah Tubuh Hamba-Mu[22] lepaskanlah dia dari setiap yang jahat, dan kumpulkanlah dia dari empat penjuru angin,
Kuduskanlah untuk Kerajaan-Mu yang Engkau telah siapkan untuknya;
Sebab Engkaulah kuasa dan kemuliaan selamanya.
6 Datanglah kasih karunia-Mu, dan biarlah dunia ini berlalu.
Hosanna bagi Elohimnya Daud!
Semua yang kudus, datanglah; biarlah mereka yang tidak (kudus) bertobat.
Maranatha. Amin.
7 Tetapi ijinkan para nabi memberi Ucapan syukur sebagaimana mereka inginkan.

BAB 11 MENGENAI PARA GURU, RASUL, DAN PARA NABI
1 Siapapun yang datang mengajar kamu sesuai  dengan semua hal-hal yang telah kami tuliskan di sini, terimalah dia.
2 Tetapi jika guru itu sendiri tersesat, mengajar doktrin yang lain yang mana merusak doktrin ini, janganlah dengankan dia; tetapi jika pengajaranya mendorong kamu kepada kebenaran yang lebih besar dan menumbuhkan pengetahuanmu, terimalah dia.
3 Mengenai para rasul dan para nabi, berlakulah dengan mereka sesuai keputusan ajaran kami.
Para Rasul:
4 Hendaklah setiap rasul yang datang kepadamu ada diterima.
5 Tetapi dia haruslah tidak tinggal lebih lama dari satu hari, kecuali itu sungguh-sungguh diperlukan, dalam hal ini dia boleh tinggal (satu hari) lagi. Tetapi jika ia tinggal tiga hari, anggaplah dia sebagai seorang nabi palsu.
6 Ketika rasul itu pergi, lepaskanlah dia dengan hanya dengan roti untuk mengisi dia ke tujuan berikutnya. Tetapi jika dia meminta uang, yakinlah bahwa dia adalah seorang nabi palsu.
Para Nabi:
7 Janganlah menguji atau menghakimi nabi apapun yang berbicara menurut Roh.
8 Tetapi ingatlah; tidak  setiap orang yang berbicara menurut Roh  adalah seorang nabi, tetapi hanya mereka yang berjalan di dalam Roh. Karenanya, dari tingkah laku mereka yang berkelanjutan kamu dapat mengenali nabi palsu.
9 Dan setiap nabi yang memesan makanan untuk dibawa kepadanya di dalam Roh akanlah tidak memakannya, kecuali ia adalah seorang nabi palsu;
10 Setiap nabi akan mengajar kebenaran, tetapi jika ia tidak melakukan perkataannya sendiri, dia haruslah dianggap sebagai seorang nabi palsu.
11 Dan setiap nabi yang telah membuktikan bahwa mereka adalah asli, kadang-kadang dalam illustrasinya muncul terlalu duniawi ketika mengajar tentang Tubuh Orang Percaya, namun dia tidak mengajar orang lain untuk meniru ilustrasinya, janganlah dihakimi secara negatip di antaramu, sebab Elohim akan menghakimi dengan adil. Sebab ilustrasinya datang dari nabi-nabi kuno.
12 Siapapun yang berkata di dalam Roh, ”Beri saya uang,” atau sesuatu yang sejenis itu, janganlah dengarkan dia. Tetapi jika dia memohon kamu memberikannya kepada yang membutuhkannya, janganlah seorangpun menghakimi dia.

BAB 12 PENYAMBUTAN BAGI ORANG-ORANG PERCAYA
1 Setiap orang yang datang haruslah diterima, tetapi kemudian kamu haruslah mengawasinya. Di bawah pengawasan kamu akan mendapatkan pengertian tentang karakternya.
2 Jika dia seorang  kelana, tolonglah dia sesuai kemampuanmu. Tetapi dia haruslah tidak diijinkan untuk tinggal dengan kamu lebih dari dua atau mungkin tiga hari.
3 Tetapi jika dia berkehendak tinggal lebih lama, dan pengrajin, suruhlah dia bekerja.
4 Tetapi jika dia tidak terampil, buatlah penilaian yang  hati-hati sebagaimana kondisi hidupnya sebagai sesama orang percaya diantara mu, pastikan bahwa dia tidak dibiarkan untuk ada bermalas-malas.
5 Tetapi jika dia tidak bekerja sama, ia adalah seorang pemanfaat – memperdagangkan Ha Mashiah untuk keuntungan. Waspadalah terhadap yang demikian ini.

BAB 13 DUKUNGAN BAGI PARA NABI
1 Setiap nabi yang benar yang tinggal diantara mu layak menerima makanannya.
2 Seorang guru yang benar juga layak untuk makanannya.
3 Karena alasan ini, simpanlah semua hasil pertama dari anggur pemerahannmu, biji-bijian, ternak dan dombamu. Berilah semua itu kepada para nabi, karena mereka
Adalah imam-imam besarmu.
4 Jika seorang nabi tidak ada di antara kamu, bagikanlah itu kepada orang miskin.
5 Jika kamu membuat roti, berilah hasil pertama sesuai intruksi.
6 Dalam hal ini, ketika kamu membuka tempat cairan anggur atau minyak, berilah pertama-tama kepada para nabi.
7 Dan mengenai uang, pakaianmu, dan semua milikmu, berilah hasil pertama yang tepat sesuai kebijaksanaan yang saleh, dan beri sesuai dengan intruksi yang ada.

BAB 14 PERTEMUAN SABAT
1 Setiap hari, berkumpul, makan makanan, dan naikkan syukur setelah pertama-tama melakukan pengakuan dosa-dosa kalian, sehingga korbanmu murni.
2 Cegahlah siapapun juga yang bermasalah dengan saudaranya untuk ada bersama dengan kalian, sampai mereka berdamai, sehingga korban kalian tidak menjadi kotor.[23]3 Sebab ini adalah korban yang telah dikatakan di dalam pengajaran kami: ”Di setiap tempat dan waktu dipersembahkan korban yang tahir bagi Ku; sebab Aku adalah Raja yang besar, dan Nama-Ku besar di antara bangsa-bangsa.”[24]

BAB 15 PARA PENILIK JEMAAT DAN DIAKEN; TEGURAN
1 Karenanya, tunjuklah bagi kamu sendiri, para penilik Jemaat dan diaken yang layak. Pastikan bahwa mereka adalah para pria yang lemah lembut, bukan pecinta uang, sebaliknya orang-orang yang benar dan terbukti. Mereka akan melakukan pelayanan-pelayanan para nabi dan guru.
2 (Karenanya,)[25] jangan merendahkan mereka, sebaliknya haruslah mereka ada dihormati, bersama dengan para nabi dan guru.
3 Perbaiki satu sama lain di dalam kasih, bukan di dalam kemarahan. Tetapi jika satu diantara kalian bersalah kepada saudaranya, janganlah bersahabat dan memuji orang bersalah tersebut, sampai dia berdamai.[26]4 Mengenai doa, pemberian, dan pekerjaanmu lakukanlah semua itu sesuai dengan ajaran kami.

BAB 16. BERJAGA-JAGA SENANTIASA; PENGHAKIMAN YANG AKAN DATANG
1 Awasilah hidup kalian. Jagalah menorah (pelita) kalian menyala, bersiaplah, sebab waktunya tidak diketahui.
2 Berhimpunlah dengan sering, kejarlah apa yang membawa keununtungan jiwa kalian, agar jangan seluruh waktu iman kalian akan hampir tidak berharga jika kalian tidak bertahan sampai akhir.
3 Sebab pada hari-hari terakhir nabi-nabi palsu dan orang-oran berdosa akan ada bertambah-tambah, dan domba akan menjadi seriga-serigala, dan kasih akan berubah menjadi benci.
4 Sebagaimana pelanggaran hukum bertambah-tambah, mereka akan membenci dan menganiaya dan menghianati satu dengan lainnya. Dan kemudian Penipu Dunia akan muncul sebagai putra Elohim,[27] dan akan melakukan tanda-tanda dan keajaiban-keajaiban, dan bumi akan ada diserahkan kedalam tangannya,[28] dan dia akan melakukan hal-hal yang keji yang akan melampaui semua kejahatan sejak permualaan (jaman).[29]5 Kemudian semua manusia akan ada diuji oleh api, menyebabkan banyak yang jatuh dan binasa. Tetapi mereka yang bertahan dengan imannya akan ada diselamatkan oleh Dia yang telah dikutuk.
7 Namun, tidak semuanya, tetapi sebagaimana itu dikatakan: ”Hakim akan datang, dan semua malaikat-Nya.”[30]8 Kemudian dunia akan melihat penghakiman datang di atas awan-awan di langit.[31]

Perterjemah: Anggur Baru.


[1] Alkitab Perjanjian Baru dikanon oleh Gereja Barat, yakni Gereja Roma Katolik (367 AD) . Isi dari Didache (Pengajaran) ini jelas berbeda banyak dengan doktrin Katolik, khususnya di abad 21 ini. Sejarah singkat Kanonisasi Alkitab PB
[2] Didache Wikipidia. Ben H. Sweet berkomentar dalam Historical Context dari the Didache: ” … Dengan pasti Barnabas dan Paulus adalah ‘Para Rasul untuk bangsa-bangsa bukan-Yahudi (the Gentiles).’ Jika Pengajaran ini (the Didache) adalah sederhananya ajaran mereka, sebagaimana itu nampak ada pasti, maka itu haruslah ditanggali tidak lebih telat dari 49 AD, sebab saat itulah ketika mereka berpisah. Penanggalan yang sangat mungkin adalah entah 44 AD atau 47 AD. …”
[3] Kata pendahuluan dari The Didache terjemahan Ben H. Swett.
[4] “Dua Jalan” adalah sebuah pengajaran Alkitab sejak jaman nabi Musa (Ulangan 30:19, inti dari Ul 28:1-14 dan 15-68), kemudian ditemukan pada nabi Yeremia 21:8 dan Adonai Yeshua 2000 tahun yang lalu (Matius 7:13-14).
[5] Perintah YAHWEH dalam Torah (Ul 6:4-5; Im 19:18) dan di teguhkan oleh Yeshua (Mat 7:12 dan 22:37-40; Mark 12:29-31; Luk 6:31 dan 10:25-28)
[6] Sebab kehendak Bapa semua diberikan dari berkat kita (secara Cuma-cuma); Robert-Donaldson; The Didache.
[7] Pederasty; terjemahan Robert Donaldson
[8] Percabulan; terjemahan Robert Donaldson
[9] Terjemahan Inggris lain memakai kata purifier atau cleanser sebagai ganti dari black magic. Purifier adalah orang yang melakukan  perjelasan dari sesuatu ‘pesan,’ seperti mimpi, tanda-tanda dsb.
[10] Mazmur 37:11 dan Matius 5:5. Terjemahan lain; Robert-Donaldson dan Ben H.Swett: for the meek will inherit the earth.
[11] Alkitab memulai hari dari matahari terbenam  dan berakhir pada sore hati, lihat Kejadian pasal 1, dan sistem ini tetap dipraktekkan oleh bangsa Israel sampai hari ini. Ini tambahan bukti bahwa manuskrip Kristen ini sangat tua.
[12] Terjemahan lain; Ben H.Swett: “…, remember night and day him who speaks the word of God to you; honor him as the Lord, for where his lordship is proclaimed, there is the Lord.  Terjemahan Robert-Donaldson hampir serupa ini.  Ben H. Swett mengomentari ayat ini sebagai “the second teacher” (penambahan ajaran pada  manuskrip aslinya). Alkitab mengajar umat-Nya untuk menghormati guru, pengkotbah , rasul dan nabi, tetapi tidak pernah mengajar  untuk  menghormati mereka sebagai atau sama seperti menhotmati Yahweh.
[13] Pembenaran dari dosa manusia hanya melalui iman kepada Yeshua Ha Mashiah, tetapi setelah dibenarkan kita diajar untuk memberi milik kita kepada yang membutuhkan sebagai tanda terima kasih kita atas penebusan dosa yang Yahweh telah lakukan kepada kita.
[14]  Pelajaran bagus tentang baptisan: Baptisan Air oleh  PA4Muslim
[15] Cara terakhir jika yang pertama (di selam) dan kedua (diselam) tidak memungkinkan.
[16] Seluruh Pasal 7 jelas menunjuk kepada baptisan orang dewasa; ia terlebih dahulu menerima Pengajaran,  dan sangat dianjurkan berpuasa sebelum dibaptis. Pasal 9:5 memperkuat argument  ini.
[17] Hari Sabat Alkitab dimulai sejak Jumat  matahari terbenam dan berakhir Saptu sorenya; lihat Kejadian pasal 1.
[18]  … melalui Yeshua Hamba-Mu; terjemahan dari Robert Donaldson.
[19] Idem 10.
[20]  Matius 7:6
[21] ”… melalui Yeshua Hamba-Mu” R. Donaldson; ”… melalui putra-Mu Yeshua,” Ben H. Swett
[22]  Artinya: ”Jemaat-Mu” atau ”Gereja-Mu.”
[23]  Lihat  Matius 5:23-24
[24] Maleakhi 1:11
[25] Ada pada terjemahan Robert Donaldson dan Ben H. Swett.
[26] Bertobat; dalam kedua terjemahan baik Donaldson maupun Swett
[27] Yeshua menyebut  orang ini Mesias Palsu (Matius 24) ; Rasul Yohanes menyebut dia sebagai AntiKristus (1 Yoh 1:7) ”… penyesat  tidak mengaku, bahwa Yeshua Ha Mashiah telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus. (2 Yoh 1:7)
[28] Matius 24:24-28
[29] Matius 24:15-22
[30] Wahyu 19:11-21
[31] Matius 24:30; Wahyu 1:7

Bagi Anda yang ingin memakai terjemahan ini di situs Anda, silahkan saja. Namun harus disertakan Kata Pengantar dan Catatan Kakinya. Dan jangan lupa menyertakan alamat situs aslinya, seperti tertulis di bawah ini. Tidak diperkenankan untuk dipakai komersil!  “… Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma. (Mat 10:8). Anggur Baru, Penterjemah.
Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Makanan Tahir/ Halal (diperbolehkan) dan Najis/ Haram (dilarang) menurut Firman Elohim (Allah)


Bahwasanya Aku, YAHWEH, tidak berubah, dan kamu, bani Yakub, tidak akan lenyap. (Malachi 3:6)

Beberapa tahun lalu seorang bertanya tentang sikap saya terhadap masalah makanan haram (najis atau jijik), dan belakangan ini Eropa sedang meributkan penyembelihan daging cara agama, kata ”makanan haram” dari mesin google terdapat lebih dari 3 juta links (6 July 2012), terbukti ini suatu perkara yang penting bagi orang Indonesia. Oleh sebab itu ada baiknya saya menulis artikel yang membahas makanan tahir dan najis tersebut.

Latar belakang pemikiran. Nilai-nilai moral berubah sesuai dengan perubahan budaya dan tradisi, standard ukuran pun memiliki perbedaan untuk sebuah masalah yang sama tergantung dimana bangsa itu tinggal.

Oleh sebab itu, jika kita melihat suatu permasalahan dengan kaca-mata budaya dan tradisi lokal, tidaklah perlu heran bahwa artikel yang membahas suatu makanan adalah halal (diperbolehkan untuk dimakan) dan lainnya halal (dilarang untuk dimakan) memiliki standard yang berbeda-beda. Mempermasalahkan suatu makanan halal dan haram tidaklah berbeda dengan mempermasalahkan apakah perbuatan homosex dihalalkan atau diharamkan, atau hidup polygami halal atau haram. Hal ini juga sama persis dengan masalah jihad.

Jika kita melihat ketiga hal ini dengan kaca-mata budaya, maka masalah halal dan haram hanyalah masalah budaya lokal, tergantung di negara mana kita tinggal.  Babi haram di negara Israel dan dunia Islam, itu halal di negara Barat dan masyarakat Cina di Asia; homosex halal (diperbolohkan, dan bahkan telah disahkan secara hukum untuk negara-negara tertentu) di Barat, namun haram di negara Islam; Hidup poligami halal di negara Islam, namun itu haram di negara Barat. Berjihad, seperti bom bunuh diri, menterror orang yang tidak setuju dengan Islam dengan senjata adalah halal dalam ajaran Islam, namun itu haram di Barat dan di negara-negara Asia pada umumnya.
50 derajat Celsius normal bagi orang Timur Tengah, namun itu dapat mematikan orang Scandinavia, sebaliknya suhu 5 derajat Celsius adalah hangat bagi orang Scandinavia, namun itu ekstrim dingin bagi orang Timur Tengah.

Standard suatu kebangsaan memiliki nilai yang berbeda dengan standard kebangsaan lainnya. Namun dimanapun kita tinggal, dokter memiliki standard yang sama mengenai suhu badan normal manusia, yaitu berkisar antara 36 derajat Celsius. Lewat dari dua derajat kita dinyatakan demam, kurang dari dua derajat dinyatakan flu atau kurang sehat. Elohim telah menciptakan manusia dengan temperatur tubuh yang sama. Firman-Nya berkata, ”bahwasanya Aku, YAHWEH tidak berubah.” Jika kita ingin memiliki standard moral yang baku maka kita harus memakai standard YAHWEH, Elohim yang telah menciptakan kita. Apakah kata Firman-Nya tentang makanan haram dan halal, Alkitablah acuaan yang akurat. Standard agama dan budaya hanya berlaku untuk kebangsaan, namun bila Anda dan saya ingin hidup kudus sesuai standard Kerajaan Sorga, maka kita harus memakai standard firman YAHWEH, Alkitab.

I. Penetapan Elohim atas makanan tahir (halal) dan najis (haram)
A. Sebelum jaman Adonai Yeshua Ha Mashiah. Penetapan suatu makanan adalah halal dan haram sama sekali tidak dimulai oleh nabi Muhammad (570-632 AD; 52 tahun), perkara ini bahkan telah ditetapkan sebelum nabi Musa (1571-1451 BC; 120 tahun). Penetapan tertua yang dicatat Alkitab tentang masalah ini datang kepada nabi Nuh (2948-1998 BC; 950 tahun), bapa dari segala bangsa yang hidup setelah seluruh manusia dimusnahkan YAHWEH dengan air bah, tertulis,

Lalu berfirmanlah YAHWEH kepada Nuh: “Masuklah ke dalam bahtera itu, engkau dan seisi rumahmu, sebab engkaulah yang Kulihat benar di hadapan-Ku di antara orang zaman ini. Dari segala binatang yang tidak haram haruslah kau ambil tujuh pasang, jantan dan betinanya, tetapi dari binatang yang haram satu pasang, jantan dan betinanya; juga dari burung-burung di udara tujuh pasang, jantan dan betina, supaya terpelihara hidup keturunannya di seluruh bumi. Sebab tujuh hari lagi Aku akan menurunkan hujan ke atas bumi empat puluh hari empat puluh malam lamanya, dan Aku akan menghapuskan dari muka bumi segala yang ada, yang Kujadikan itu.” Lalu Nuh melakukan segala yang diperintahkan YAHWEH kepadanya. (Kej 7:1-5). Perintah ini datang ketika nabi Nuh berumur 600 tahun (Kej 7:6).

Menarik untuk diingat, bahwa Habel, generasi pertama Adam dan Hawa, mempersembahkan korban bakaran kepada YAHWEH binatang gembalaan halalnya, domba, bukan babi guling (Kej 4:4) .

Penjelasan dari binatang yang halal (boleh dimakan) dan haram (dilarang dimakan) bagi umat-Nya, dalam hal ini bangsa Israel, terdapat pada kitab Imamat 11:1-47 dan Ulangan 14:1-20. Bangkai juga termasuk dalam daftar makanan najis/ haram.

Perintah tentang daging apa yang boleh dimakan dan tidak boleh dimakan diapit dengan kalimat: “sebab engkaulah umat yang kudus bagi YAHWEH, Ellohimmu.” atau diakhiri dengan kalimat ”Sebab Akulah YAHWEH, Elohimmu.”

Bangsa Israel sampai hari ini tetap melakukan perintah YAHWEH yang ditetapkan melalui nabi Musa, termasuk tidak memasak daging dalam air susu induknya (Ul 14:21); ekstrimnya mereka baru akan minum susu beberapa jam setelah makan daging.

Perhatikan baik-baik, daftar larangan makan daging najis/ haram tidak hanya daging babi, seperti yang diributkan oleh umat Islam, di dalamnya termasuk unta, tikus, anjing; binatang air tertentu (umumnya tidak bersisik), segala binatang merayap (ular, belut dan burung tertentu (umumnya pemakan bangkai, termasuk kelelawar). Daging Anjing, kucing dan kalelawar dapat menyebabkan penyakit rabies, E.Coli, Salmonella, hook worm dsb. Dr. Charlemange Calo berkata bukan saja daging anjing susah dicerna tubuh, lebih dari itu memasak tidak akan menlenyapkan virus yang ada di dalam daging anjing bagaimanapun lamanyanya itu dimasak.

Pertanyaan yang memerlukan jawaban orang beriman:

  • Bukankah larangan Elohim tentang makanan najis atau haram melibatkan binatang darat, udara dan laut tertentu, mengapa kita hanya meributkan ”tidak boleh makan babi” saja?
  • Jika larangan memakan daging tertentu di atas hanya untuk alasan kesehatan (fisik) atau sebagai ‘hukum kesehatan’ semata, mengapa Elohim (yang adalah ROH) memateraikan larangan-Nya tersebut dengan NAMA-Nya yang kudus? Lihat Im 11:44-45; Ul 14:1-2 dan 21.

B. Ajaran Adonai Yeshua Ha Mashiah (3 BC-31 AD) dan para rasul-Nya.
1. Mematahkan argument semua makanan tahir (halal).
Orang Kristen bukan-Israel, berkata bahwa larangan memakan makanan najis tersebut telah dicabut oleh Adonai Yeshua dan para rasul-Nya. Ayat yang umum dikutip untuk membela argumentasi ini adalah:

  • Perkataan Adonai Yeshua: Tidak tahukah kamu bahwa segala sesuatu dari luar yang masuk ke dalam seseorang tidak dapat menajiskannya, karena bukan masuk ke dalam hati tetapi ke dalam perutnya, lalu dibuang di jamban?” Dengan demikian Ia menyatakan semua makanan halal. (Mark 7:18-19). Lihat juga Mat 15:11.
  • Perkataan Elohim kepada rasul Petrus dalam penglihatan roh: Kedengaran pula untuk kedua kalinya suara yang berkata kepadanya: “Apa yang dinyatakan halal oleh Elohim, tidak boleh engkau nyatakan haram.” (Kis 10:15)
  • Perkataan rasul Paulus: Karena itu janganlah kamu biarkan orang menghukum kamu mengenai makanan dan minuman atau mengenai hari raya, bulan baru ataupun hari Sabat; semuanya ini hanyalah bayangan dari apa yang harus datang, sedang wujudnya ialah Mashiah. (Kol 2:16-17);  Segala sesuatu halal bagiku, tetapi bukan semuanya berguna. (1 Kor 6:12)

Dari ayat-ayat di atas, kita perlu dulu berpikir dan bertanya, seperti:

  • Apakah yang murid-murid Yeshua telah makan, sehingga orang-orang Farisi dan beberapa ahli Taurat komplain kepada Yeshua?
  • Apakah penglihatan rasul Petrus tersebut benar tentang makanan jasmani atau tentang orang bukan-Yahudi?
  • Benarkah rasul Paulus berkata bahwa orang Kristen bebas untuk makan dan minum yang mereka suka? Atau, benarkah ia berkata bahwa hukum dan perintah para nabi  (tentang makanan, minuman, menghormati hari Sabat) tidak berlaku lagi, sebab semuanya yang dahulu haram telah dihalalkan oleh Adonai Yeshua?

Melalui pembacaan dan penyelidikan Alkitab yang baik, ternyata ketiga ayat di atas tidak dapat dipakai sebagai argumentasi yang kuat bahwa ”larangan memakan makanan najis/ haram bagi umat Elohim telah dicabut Adonai.” Dengan kata lain ayat-ayat itu tidak menyatakan bahwa pengikut Adonai Yeshua (orang Kristen) boleh makan apa saja, sebab semuanya itu masuk ke jamban! Tidak sama-sekali!! Jika argument semua boleh dimakan sebab Alkitab berkata demikian adalah benar, maka Alkitab, khususnya Alkitab Perjanjian Baru akan penuh dengan kontradiksi!!! Marilah kita teliti ayat-ayat Alktiab tersebut.

a. Markus 7:18-19. Ketahuilah, 1. murid-murid Yeshua tidak memakan apa yang dilarang dalam kitab Musa! Mereka dikomplain oleh para rohaniwan Israel oleh sebab tidak mencuci tangan sebelum makan!! (Mar 7:1-4).  2. Adonai Yeshua menolak keras komplain para rohaniwan Israel yang berdasarkan tradisi nenek moyang, dan bukan berdasarkan Taurat (ay. 6-13). 3. Kalimat Dengan demikian Ia menyatakan semua makanan halal (Mark 7:19). Jelas semua makanan tidak mengotori hati (jiwa) kita. Namun apa yang disebut ”semua makanan” tidaklah selalu baik untuk tubuh; seperti makanan yang mengandung formalin, minuman beralkohol, MSG, nikotin dan morfin dapat merusak bahkan membunuh kita. Racun dan binatang penyebar virus bukanlah makanan bagi umat Elohim, anugerah dan perlindungan Elohim tidak bisa dipakai untuk mencobai YAHWEH (Mark 16:18; Mat 4:7). Kesimpulan Markus ini haruslah kita pakai sesuai kontek, yakni makan sebelum cuci tangan tidak menajiskan orang beriman, tetapi yang keluar dari orang – semua hal yang jahat – yang menajiskan (ay. 20-22). 4. Tidak ada satu ayat pun yang menulis Yeshua pernah makan “segala sesuatu yang dinajiskan oleh Taurat sebab semuanya berakhir di jamban.” Sebaliknya banyak ayat yang menyatakan bahwa Yeshua sempurna di dalam melakukan seluruh perintah YAHWEH, Bapa-Nya. Bahkan jauh lebih sempurna dari para penganut ajaran Farisi dan semua guru-guru mereka.

Racun dan binatang penyebar virus bukanlah makanan bagi umat Elohim, anugerah dan perlindungan Elohim tidak bisa dipakai untuk mencobai YAHWEH (Mark 16:18; Mat 4:7)

b.  Kisah para Rasul 10:15. Siapakah rasul Petrus sangatlah jelas di dalam kitab Kisah para Rasul, dan juga kitabnya sendiri. 1. Cerita pada pasal 10 ini, adalah makna rohani, bukan makanan fisik, seperti tertulis, ”Petrus bertanya-tanya di dalam hatinya, apa kiranya arti penglihatan yang telah dilihatnya itu.” (ay.17) dan setiba di rumah Kornelius, ‘orang najis / haram,’ tersebut Petrus berkata, ”Sesungguhnya aku telah mengerti, bahwa Elohim tidak membedakan orang. Setiap orang dari bangsa manapun yang takut akan Dia dan yang mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya. (ay.34-35). Lihat juga Kis 15:7-92. Setelah peristiwa ini, Petrus tetap tidak memakan makanan yang dilarang oleh Taurat, bahkan ia masih sembunyi-sembunyi bergaul dengan orang Kristen bukan-Yahudi. (Gal 2:11-13).

Jika argument semua boleh dimakan sebab Alkitab berkata demikian adalah benar, maka Alkitab, khususnya Alkitab Perjanjian Baru akan penuh dengan kontradiksi!!!

c. Kol 2:16-17  dan 1 Kor 6:12. Perkataan singkat rasul Paulus pada jemaat di Kolose ini sering dipakai secara salah oleh guru-guru Kristen bukan-Yahudi, untuk menghapuskan seluruh perintah di Perjanjian Lama. Di sini Paulus sedang bicara tentang aturan-aturan makan dan minum berdasarkan tradisi Yahudi, yang Yeshua telah tegur. Ia sedang berbicara segala peraturan tata ibadah yang berhubungan dengan korban binatang sebagai penebus dosa yang tidak perlu lagi diikuti sebab Yeshua telah menyelesaikan dan menghapus itu melalui korban dari darah-Nya sendiri.

Paulus juga tidak menghapus perintah Sabat, dan meniadakan hari-hari Raya yang diperintahkan YAHWEH melalui para nabi-Nya. Pada Jemaat di Korintus ia sedang berbicara tentang perzinahan rohani (penyembahan berhala, pencuri, pemabuk dsb.) dan jasmani (pelacuran, percabulan) (ay.9-13).

Terlihat bahwa ketiga ayat di atas tidak dapat dipakai untuk membenarkan – atau menyulap – makanan najis/ haram menjadi tahir/ halal.

2. Hukum makanan tahir (halal) dan najis (haram) bagi Kristen bukan-Israel
Hasil sidang Para Rasul dan tua-tua Gereja di Yerusalem: Sebab adalah keputusan Roh Kudus dan keputusan kami, supaya kepada kamu jangan ditanggungkan lebih banyak beban dari pada yang perlu ini: kamu harus menjauhkan diri dari makanan yang dipersembahkan kepada berhala, dari darah, dari daging binatang yang mati dicekik dan dari percabulan. Jikalau kamu memelihara diri dari hal-hal ini, kamu berbuat baik. Sekianlah, selamat.” (Kis 15:28-29)

Hal-hal yang berhubungan dengan Sidang di Yerusalem:

  • Tujuan sidang ini menyelesaikan masalah harus-tidaknya orang Kristen bukan Yahudi di sunat (Kis 1-2).
  • Sidang ini terjadi jauh setelah peristiwa pertemuan Petrus dengan Kornelius (ay.6-7)
  • Untuk pembaca Muslim, Sidang ini terjadi setelah Yeshua (Isa al-Masih) terangkat ke Sorga, setelah rasul-rasul dipenuhi Roh Kudus, dan Paulus telah menjadi rasul untuk orang-orang bukan-Yahudi di Yunani. Sidang terjadi setelah petobat-petobat baru di Antiokhiah (Syria) disebut Kristen (Kis 11:26), 14 tahun setelah kunjungan Paulus ke Yerusalem sejak ia mengunjungi Kefas (Petrus) (Gal 1:18; 2:1-3).

Apa yang kita dapat dari hasil persidangan para rasul dan tua-tua Gereja di Yerusalem ini?
Orang-orang Kristen bukan-Yahudi mendapat beberapa keringanan di dalam menunaikan iman percaya mereka sebagai pengikut Adonai Yeshua Ha Mashiah, keringanan-keringan tersebut adalah:

  • Tidak perlu disunat secara lahiriah seperti orang Yahudi yang harus mengikuti perintah Musa. (ay.28)
  • Boleh memakan binatang apapun (termasuk babi, udang, keong, kodok, ular dsb.)
  • Ada makanan tertentu yang tetap harus dijauhi atau dianggap najis (haram) bagi orang Kristen bukan-Israel.

Ingat bahwa hal ini bukan berarti perintah YAHWEH telah dirubah, Yeshua tidak merubahnya, Ia berkata ”Kitab Suci tidak dapat dibatalkan” (Mat 5:17-48; Yoh 10:35), juga para rasul, termasuk rasul Paulus dan ribuan orang Kristen-Yahudi hidup sesuai Kitab Suci (saat itu tentunya Perjanjian Lama)! (Kis 21:19-24). Keputusan Sidang ini hanyalah sebuah keringanan atau anugerah dari Roh Kudus melalui para Rasul-Nya kepada orang percaya bukan-Yahudi (Kis 21:25). Sebab itu dikatakan ”Jikalau kamu memelihara diri dari hal-hal ini, kamu berbuat baik,” tidak dikatakan ”kamu berbuat benar” atau “sempurna.” Artinya, ”cukuplah kamu melakukan keputusan Roh Kudus dan kami tersebut, namun sangatlah baik jika kamu menuruti seluruh perintah Elohim yang tertulis di kitab Taurat, seperti kami lakukan.”  Keringanan mempraktekkan perintah Taurat bagi orang bukan-Yahudi bukanlah berarti Perintah Taurat dan para nabi telah dirubah, itu hanyalah menunjukkan  suatu bukti, dari banyak bukti lainnya, bahwa YAHWEH, Elohim Semesta Alam adalah Elohim yang hidup dan berkuasa atas seisi dunia.

Makanan dan perbuatan apa yang tetap harus dijauhi dan dipelihara oleh orang Percaya bukan-Yahudi:

  • Tidak memakan makanan yang TELAH dipersembahkan kepada berhala. Jika ALLAH Islam adalah dewa Bulan, ini berarti binatang yang disembelih oleh imam agama Islam dalam NAMA-allahnya tidak boleh dimakan oleh orang Kristen (1 Kor 10:27-28).
  • Tidak meminum atau memakan darah
  • Tidak memakan daging dari binatang yang mati tercekik, dibunuh dengan darah tetap didalamnya,
  • Menjauhkan diri dari percabulan
  • Memelihara hukum Sabat. Kalimat ”di tiap-tiap kota, sampai sekarang hukum  itu dibacakan tiap-tiap hari Sabat di rumah-rumah ibadat,” (Kis 13:15) menyatakan bahwa Gereja Mula-mula, dimana para Rasul hidup, hari Sabat mingguan bukan saja dipelihara, tetapi mereka juga beribadah setiap hari Sabat tersebut di tiap kota Sampai hari ini Kristen-Yahudi tetap beribadah hari Sabtu; bukan hari Jumat atau hari Minggu.

Bila kita melihat seluruh ajaran Perjanjian Baru, tentu daftar di atas ini belumlah mendaftarkan semua hal yang harus orang beriman jalani, daftar di atas hanya menyangkut soal sunat daging dan makanan. Perintah utama apa yang belum disebut pada daftar ini? Anda benar! Hukum Kasih. Jawab Yeshua:

“Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, YAHWEH Elohim kita, YAHWEH itu esa.
Kasihilah YAHWEH, Elohimmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.
Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.” (Mark 12:29-31). Ini adalah penjabaran dari 10 (Sepuluh) Perintah YAHWEH.

Hukum korban dihapuskan, namun hukum ibadah (vertikal) dan moral (horizontal) diperjelas, diawali dari “tertulis di loh batu” sekarang “tertulis di dalam hati.”

Pertanyaan yang memerlukan jawaban orang beriman:

  • Akankah kita mendasarkan iman, pengharapan dan kasih kita di atas fondasi tradisi nenek moyang atau di atas fondasi ajaran Yeshua dan para nabi serta rasul-Nya?
  • Apakah masalah makanan dan minuman jasmani lebih penting daripada masalah hati dan pikiran kita, sehingga kita lebih fokus menghakimi orang lain daripada mengawasi mata, telinga, jiwa dan hati kita sendiri?
  • Apakah kita lebih hebat dari Elohim, sehingga kita berani mengurangi, menambahi atau mengganti FIRMAN-Nya, yang Ia sendiri tidak pernah menggantinya?

Keringanan mempraktekkan perintah Taurat bagi orang bukan-Yahudi bukanlah berarti Perintah Taurat dan para nabi telah dirubah, itu hanyalah menunjukkan  suatu bukti, dari banyak bukti lainnya, bahwa YAHWEH, Elohim Semesta Alam adalah Elohim yang hidup dan berkuasa atas seisi dunia.

II. Jadi sekarang apakah yang orang Kristen bukan-Yahudi harus perbuat dalam hal makanan najis (haram) yang di larang oleh YAHWEH melalui para nabi dan rasul-Nya? Alkitab menulis beberapa hal tentang ini.

Meninjau. Kita telah lihat di atas bahwa hukum Taurat tidak dirubah, dan larangan memakan berbagai daging binatang najis/ jijik dimateraikan oleh NAMA-Nya dengan pesan, Sebab Akulah YAHWEH, Elohimmu, maka haruslah kamu menguduskan dirimu dan haruslah kamu kudus, sebab Aku ini kudus, dan janganlah kamu menajiskan dirimu dengan setiap binatang yang mengeriap dan merayap di atas bumi. Sebab Akulah YAHWEH yang telah menuntun kamu keluar dari tanah Mesir (lambang perbudakan dosa) , supaya menjadi Elohimmu; jadilah kudus, sebab Aku ini kudus. (Im 11:44-45). Dan lagi, sebab engkaulah umat yang kudus bagi YAHWEH, Elohimmu (Ul 14:21). 

Saya, secara pribadi, yakin bahwa perintah YAHWEH ini bukan saja sekedar ’hukum kesehatan’ untuk mencegah umat-Nya terkena berbagai penyakit akibat binatang najis tersebut (tidak memamah biak, pemakan bangkai, pemakan debu) dan minum darah (ahli biologi sekarang tahu, meneguhkan apa yang nabi Musa tulis, bahwa dalam darah ada kehidupan, artinya memang kita hidup karena darah tersebut, tetapi itu juga berarti dalam darah hidup banyak bakteri, dan terdapat racun kimia. Tubuh kita adalah bait Elohim, kita harus pelihara, tetapi perintah ini lebih dari sekedar merawat “bait-Elohim.” Itu adalah perintah untuk menjadi serupa dengan DIA dan Putra-Nya, hidup di dalam gaya hidup Kerajaan Elohim, Kerajaan Sorga. YAHWEH ingin umat-Nya tampil beda dibanding dengan bangsa-bangsa yang tidak mengenal diri-Nya. Lihat Matius 5:45-48.  Juga nampak jelas dari firman-Nya yang diberi garis bawah pada kitab Imamat di bawah ini:

Tetapi kepadamu Aku telah berfirman: … Akulah YAHWEH, Elohimmu, yang memisahkan kamu dari bangsa-bangsa lain. Kamu harus membedakan binatang yang tidak haram dari yang haram, dan burung-burung yang haram dari yang tidak haram, supaya kamu jangan membuat dirimu jijik oleh binatang berkaki empat dan burung-burung dan oleh segala yang merayap di muka bumi, yang telah Kupisahkan supaya kamu haramkan. Kuduslah kamu bagi-Ku, sebab Aku ini, YAHWEH, kudus dan . (Im 20:24-26).
Ayat ini mengingatkan kita pada perkataan Yeshua,
Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. (Mat 5:13-14). Perhatikan juga hal GARAM pada Markus 9:43-50 tentang hidup benar,  dan Lukas 14:25-35 tentang harga yang harus dibayar sebagai pengikut Yeshua.

Keingian Yesus kepada pengikut-Nya untuk mereka tampil beda dan menjadi faktor perubah lingkungan jelas sekali pada perkataan-Nya tersebut. Jika tidak ada perbedaan “gaya hidup” antara orang beriman dengan belum beriman, maka “keberadaan orang beriman” tersebut menjadi tidak ada gunanya, selain dibuang dan diinjak orang.

Rasul Petrus berkata kepada orang beriman dalam Yeshua, bahwa mereka adalah kaum imamat dari Kerajaan Sorga, “Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib (1 Pet 2:9)

Oleh karena Sidang para Rasul dan Tua-tua Jemaat di Yerusalem yang sedang kita bicarakan ini dibuat akibat dari keteguhan rasul Paulus (dan juga Barnabas rekannya), maka adalah adil dan bijaksana jika kita melihat tulisan rasul Paulus sendiri bagaimana Jemaat bukan-Yahudi harus hidup sehubungan dengan masalah makanan ini.

C.V. singkat Rasul Paulus. Ia seorang Farisi tulen (tidak munafik) dan dari faham garis keras (Kis 22:4-5; 23:6; 26: 4-5 dan Fil 3:4-6). Bukan saja sebagai pengikut, ia adalah ahli Taurat, murid dari Gamaliel, guru Taurat terkemuka saat itu (Kis 22:3). Setelah menjadi pengikut Yeshua, ia menentang dengan keras ajaran ”hidup di BAWAH perintah Taurat,” (Gal 2:19; Roma 6:14) dan menolak ajaran ”sunat lahiriah sebagai syarat keselamatan,” (Kis 15:1-2; Kol 2:11). Ia penyebab diadakan Sidang di atas (Kis 15:4-6). Pauluslah yang mengajar berharap akan masa Pengangkatan (Repture) sebelum masa Kesulitan (Tribulation) (1 Tes 4:13-18). Ia mengklaim ajarannya bukanlah dari dirinya sendiri, tetapi perintah dan ilhaman dari Yeshua Ha Mashiah (Gal 1:11-12, 15-16; 1 Kor 1:17; 7:10;) dan dari hamba-hamba-Nya yang lain (Kis 26:6-7).

Nasehat rasul Paulus, rasul dan soko guru bagi Jemaat Kristen mula-mula bukan-Yahudi
1. Kebebasan orang beriman tidak boleh membuat orang lain jatuh kedalam dosa

Bacalah 1 Korintus pasal 8 seluruhnya. Ia berkata pengetahuan rohani kita haruslah disertai kasih kepada Elohim  untuk mencapai standard kita dikenal oleh Elohim (ay.1-3). Sesungguhnya makan makanan bekas persembahan berhala sekalipun, Paulus berkata, tidak apa-apa – tidak menajiskan tubuh orang beriman yang memakannya, bagaimanapun Paulus mengingatkan, ”apa untungnya itu bagi orang lain yang melihatnya, yakni bagi orang Kristen yang masih terikat dengan berhala)”? Paulus sebagai rasul bagi orang bukan-Yahudi, dan hidup di Yunani, tentunya ia terbiasa melihat kuil-kuil berhala, seperti di Efesus, Athena lebih lanjut menyatakan,apabila makanan menjadi batu sandungan bagi saudaraku, aku untuk selama-lamanya tidak akan mau makan daging lagi, supaya aku jangan menjadi batu sandungan bagi saudaraku. (ay.13). Paulus menyadari, jika kebebasannya – bukan hanya soal makanan dan minuman saja, tetapi juga perbuatan lainnya (1 Kor 10:31) – membuat orang jatuh dalam dosa, maka pada hakekatnya ia (sebagai pengikut Ha Mashiah) berdosa terhadapat Ha Mashiah (ay.12).

Kebebasan yang dari YAHWEH haruslah tidak menghasilkan dosa, jika hasilnya adalah dosa, maka itu adalah kebebasan palsu. Hubungan bahkan pernikahan homosek bebas di Barat, Polygami bebas di dunia Islam, namun keduanya itu menyebabkan syak dalam hati orang lain (beriman maupun atheis)  dan dapat menyebabkan oran lain tersandung ke dalam dosa, maka keduanya adalah praktek dari kebebasan palsu, pelakunya berdosa terhadap Ha Mashiah.

Paulus (dan juga para rasul dan tua-tua) yakin bahwa memakan makanan yang telah di persembahan kepada berhala adalah penjalinan hubungan rohani antara orang yang memakannya dengan roh-roh jahat yang bersangkutan, Paulus tidak mau hal ini terjadi. (1 Kor 10:20-21).

2. Berhati-hatilah dengan kebebasan dan anugerah yang Elohim telah berikan
Bacalah 1 Korintus pasal 10 seluruhnya.

  • Waspada terhadap kebebasan yang membawa kepada penyembahan berhala
  • Belajarlah dari umat Israel, Paulus berkata, sekalipun mereka Umat Pilihan, namun karena menjadi penyembah berhala, pencabul dan kejahatan lainnya, mereka tewas dan tidak dapat masuk ke Tanah Perjanjian. Penyembahan berhala ini adalah “makan dan minum; kemudian bangunlah mereka dan bersukaria” (ay.7). Ia mengutip Kejadian 32:5-8, dimana YAHWEH menewaskan mereka, sekitar 3000 orang saat mereka berpesta pora memuaskan napsu kedagingan dan menyembah berhala dengan ”memakai NAMA-Nya.” (ay.5, 8).
  • Pakailah kebebasan kita untuk membangun Jemaat dan menyenangkan Elohim.

Bagi Kristen bukan-Yahudi, Jemaat Korintus adalah orang Yunani, ”Segala sesuatu diperbolehkan,” itu benar, Ia merefer kepada hasil keputusan Sidang para Rasul dan tua-tua Yerusalem di atas, namun ada hal perlu diperhatikan:

  • Bagi pelaku yang ingin memakannya, bertanyalah: apakah itu berguna dan membangun tubuh Ha Mashiah (Kristus)? Apakah hal itu menguntungkan saudara seiman kita?
  • Mungkin ada orang yang berkata: Mengapa kebebasanku harus ditentukan oleh keberatan-keberatan hati nurani orang lain? Kalau aku mengucap syukur atas apa yang aku turut memakannya, mengapa orang berkata jahat tentang aku karena makanan, yang atasnya aku mengucap syukur?” (ay. 29-30)

Paulus memberi beberapa alasan: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, (1) lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Elohim. (2) Janganlah kamu menimbulkan syak dalam hati orang, baik orang Yahudi atau orang Yunani, maupun Jemaat Elohim. Sama seperti aku juga berusaha menyenangkan hati semua orang dalam segala hal, bukan untuk kepentingan diriku, tetapi untuk kepentingan orang banyak, (3) supaya mereka beroleh selamat. (ay. 31-33)

3. Surat Paulus kepada kedua pihak Jemaat (Yahudi dan bukan-Yahudi) yang ada di Roma; Roma pasal 14.
a. Kepada orang Yahudi, termasuk bukan-Yahudi, yang  makan sesuai aturan Torah atau Taurat:

  • janganlah menghakimi orang yang makan, sebab Elohim telah menerima orang itu (ay. 3)
  • Lakukanlah aturan makan Torah tersebut dengan disertai ucapan syukur kepada Elohim dan demi untuk YAHWEH (ay. 6)

b. Kepada Kristen bukan-Yahudi, termasuk Yahudi, yang makan sesuai aturan Hasil Keputusan sidang Para Rasul dan Tua-tua di Yerusalam (Kis 15:28-29):

  • Siapa yang makan, janganlah menghina orang yang tidak makan (ay. 3)
  • Makanlah itu (semua daging apapun, kecuali yang dilarang) demi untuk YAHWEH (ay. 6)
  • tidak ada sesuatupun yang najis … Namun jika saudaramu dibuat sedih oleh karena makanan, maka kamu tidak lagi hidup di dalam kasih. Janganlah melalui makananmu engkau membinasakan orang itu, yang ganti dia Kristus (Ha Mashiah) telah mati. (ay. 14-15; ILT).
  • Janganlah menghancurkan pekerjaan Elohim sehubungan dengan makanan. Sesungguhnya, segala sesuatu itu (merefer kepada semua daging, kecuali diluar yang diperintahkan Roh Kudus dan para Rasul di atas) tahir, tetapi jahatlah bagi seseorang yang makan hingga menjadi sandungan. Adalah baik (Baiklah engkau; ITB) untuk tidak makan daging, atau minum anggur (wine), atau apa pun yang olehnya saudaramu tersandung atau terjerumus atau menajadi lemah (iman percayanya kepada YAHWEH) (ay. 21; ILT)

Nasehat Paulus di sini, sederhananya adalah:
“Anda makan atau tidak makan daging tertentu (kecuali yang tetap dilarang di Kis 15:28-29), lakukanlah semuanya untuk YAHWEH, sebab kita semua adalah milik YAHWEH” (ay. 8).
Karena itu janganlah kita saling menghakimi lagi! Tetapi lebih baik kamu menganut pandangan ini: Jangan kita membuat saudara kita jatuh atau tersandung!  atau terjemahan dari bahasa Aram Peshitta-nya: Karena itu marilah kita tidak lagi menghakimi seorang terhadap yang lain; tetapi sebaliknya ada berpandagangan ini: bahwa engkau hendaknya tidak pernah menaruh sandungan pada perjalanan saudaramu. (… that you should never place a stumbling-block in the way of your brother); GLT) (Romans 14:13)

4. Paulus memberi teladan kepada kita sebagai pengikut Ha Mashiah
Pasal 9 yang diapit oleh pasal-pasal tentang kebebasan makan ini, Paulus menyatakan siapa dirinya  dan sikap hidupnya tentang “kebebasan hidup,” termasuk makanan, kepada Jemaat yang ia nasehati ini:

Bukankah aku rasul? Bukankah aku orang bebas? Bukankah aku telah melihat Yeshua, YAHWEH kita? Bukankah kamu adalah buah pekerjaanku dalam YAHWEH? (ay.1). Tetapi aku tidak pernah mempergunakan satupun dari hak-hak itu. (ay. 15).

Sungguhpun aku bebas terhadap semua orang, aku menjadikan diriku hamba dari semua orang, supaya aku boleh memenangkan sebanyak mungkin orang.

  • Demikianlah bagi orang Yahudi aku menjadi seperti orang Yahudi, supaya aku memenangkan orang-orang Yahudi.
  • Bagi orang-orang yang hidup di bawah hukum Taurat aku menjadi seperti orang yang hidup di bawah hukum Taurat, sekalipun aku sendiri tidak hidup di bawah hukum Taurat, supaya aku dapat memenangkan mereka yang hidup di bawah hukum Taurat.
  • Bagi orang-orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat aku menjadi seperti orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat, sekalipun aku tidak hidup di luar hukum Elohim, karena aku hidup di bawah hukum Mashiah, supaya aku dapat memenangkan mereka yang tidak hidup di bawah hukum Taurat. (ay. 19-21)

 Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. … Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul.
Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak. (ay. 25-27)

Jadilah pengikutku, sama seperti aku juga menjadi pengikut Mashiah. (1 Kor 11:1)

Kesimpulan:

  • Perintah Taurat tidak pernah dihapus oleh Elohim, termasuk soal makanan tahir (halal) dan najis (haram). Yang dihapus hanyalah praktek-praktek ibadah yang berhubungan dengan pengorbanan binatang sebagai penghapus dosa.
  • Sejak Sidang para Rasul dan tua-tua Jemaat di Yerusalem, orang Kristen bukan-Yahudi mendapat keringan di dalam soal makanan, mereka diperbolehkan memakan daging apapun kecuali yang tertulis pada hasil Sidang tersebut. Dimana juga sunat jasmaniah atau lahiriah tidak diwajibakan lagi dilakukan untuk menjadi pengikut Yeshua Ha Mashiah.
  • Keputusan ini bukanlah dibuat atas perintah Paulus semata, melainkan keputusan Roh Kudus dan para hamba-Nya yang sudah dipenuhi oleh Roh Kudus. Sidang ini terjadi sedikitnya 17 tahun  setelah hari Pentakosta (lihat Galatia 1:15 sampai 2:9).
  • Kebebasan dan keringan ’boleh memakan daging apapun’ bagi orang Kristen bukan-Yahudi adalah kebebasan yang bertanggung jawab, baik bagi diri sendiri terlebih bagi orang lain yang melihat kehidupan orang beriman, dan itu harus disertai sikap hati untuk mengasihi Elohim.
  • Kebebasan dan keringan kita dalam hal apapun – bukan saja soal makanan dan minuman – haruslah tidak membawa syak bagi orang lain, terlebih lagi tidak boleh menyebabkan orang lain terjatuh kedalam dosa.
  • Ikutilah teladan rasul Paulus, yang siap menyangkal hak dan kebebasan dirinya sendiri demi kemulian Elohim dan supaya orang-orang lain diselamatkan.

Saya tutup artikel ini dengan ucapan nasehat dari rasul Paulus dan Adonai Yeshua Ha Mashiah
Rasul Paulus kepada Kristen bukan-Yahudi: Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. YAHWEH sudah dekat! Damai sejahtera Elohim, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Yeshua Ha Mashiah. Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. (Filipi 4:5.7 dan 8)

Adonai Yeshua Ha Mashiah kepada kelompok orang yang kaku pada aturan agama, ketika Ia dikeritik ”mengapa Ia bergaul dengan orang berdosa, najis (haram), mengutip perkataan nabi Hosea (Hos 6:6), Ia berkata: Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.” (Mat 9:13)

Kiranya Elohim yang Mahakudus dan Mahapengasih memberkati kita semua. Anggur Baru

Bacaan yang lebih penting daripada mempermasalahkan makanan jasmani:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Perang Suci (Crusade, Jihad) di pandang dari firman Elohim (Allah)


“Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.” (Wahyu 22:12)

Pertanyaan untuk dibahas:

  • Apakah Perang Suci (Crusade, Jihad, dan sejenisnya), berperang demi nama Elohim (Allah), terdapat di Alkitab?
  • Apa Alkitab membenarkan perbuatan membunuh orang lain demi nama Elohim (Allah)?
  • Apa kata firman Elohim tentang membunuh diri sendiri demi nama Elohim atau agama?
  • Apakah upah yang Elohim janjikan untuk para Perang Suci (Crusade, Jihad) tersebut?

Definisi Perang Suci:

Crusade adalah misi militer, diorganisasi dan dipromosikan oleh Paus dan / atau gereja Roma Katolik.

Kata “Crusade” berasal dari kata Latin “pakaian salib.” Tujuan: merebut kembali Tanah Suci (Israel) dan tanah-tanah “Kristen” yang telah dijajah Muslim.[i] Crusade I (1095-1099) dilahirkan oleh Paus Roma Katolik Urban II (1088-1099): “Untuk melepaskan Yerusalem dan Gereja Timur dari dominasi kafir (Islam).” Paus ini juga menjanjikan pengampunan dosa bagi mereka yang pergi Cursade, dan hukuman pengasingan bagi yang tidak pergi.
FAKTA:
Crusaders membunuh tidak hanya orang Muslim, tetapi juga orang Yahudi dan Kristen. Hampir seluruh penduduk Yerusalem dibunuh oleh para Crusader Eropa.

Definisi Jihad:

1. “Jihad adalah berkelahi kepada siapa saja yang menghalangi penyebaran Islam.  Atau berkelahi kepada siapa saja yang menolak untuk masuk Islam.” (didasari pada Surah 8:39) Prof. Mark A. Gabriel,

2. Jihad yang bersifat menyerang (offensive) dapat diijinkan untuk mengamankan batas-batas Islam, mengembangkan agama Allah dimana para pemerintah tidak mengijinkannya, dan menyingkirkan setiap agama kecuali Islam dari jasira Arab. Dr. Imad Mustafa, profesor Universitas al-Azhar dan Umm al-Qary.[ii]

“Mengapa kamu mengajar kami selalu tentang jihad? Bagaimana dengan ayat-ayat lainnya di dalam Kuran yang berbicara tentand damai, kasih dan pengampunan?” seorang mahasiswa Universitas Al-Azhar Kairo bertanya kepada dosennya di suatu kelas yang dipadati oleh 500 pelajar. Dengan muka merah dan nada marah dosen Omar Abdel Rahman menjawab pertanyaan tersebut: (3.)  Saudaraku ada di seluruh surah [bab] dipanggil ’Rampasan-rampasan Perang.’ Tidak ada surah dipanggil ’Damai.’ Jihad dan membunuh adalah kepala dari Islam. Jika kamu mengeluarkan mereka, kamu memotong kepala Islam.” Penekanan ditambahkan.

Dosen ini dikenal sebagai “bapa Jihad modern;” tulis mahasiswa ini yang di kemudian waktu menjadi Professor Sejarah Islam.[iii]

Dari tiga definisi Jihad di atas, maka;

Jihad adalah suatu panggilan suci bagi umat Islam untuk pergi berjuang – mengorbankan nyawa sendiri jika diperlukan – demi Allah dan Muhammad.

Memakai pernyataan Omar A. Rahman, maka jihad lebih utama dari keseluruh lima pilar Islam, sebab jihad adalah kepala dari Islam.

Organisasi jihad abad 11-13. Hasan-I-Sabbah, seorang pemimpin sekte Islam Nizari Ismailis yang sangat disegani karena ia memiliki banyak anggota jihadnya yang radikal, dikenal dengan nama fida’i (artinya: seorang yang mengorbankan dirinya sendiri kedalam bahaya secara sukarela, dari kata arab yang berarti “korban,”  atau fidaiyn (jamak), jaman sekarang disebut fidayeen.Kelompok ini dikenal juga dengan julukan Hashashine (memakai narkoba hashish untuk merekrut pemuda pergi berjihad), dan kemudian mereka dipanggil sebagai Kelompok Assassin (the Order of Assassins) (dari mana kata Inggris “Assassination,”artinya: “pembunuhan berencana” berasal).[iv]

Suatu survey pendapat dikalangan mahasiswa Inggirs tentang jihad  ”Adakah dibenarkan membunuh di dalam nama agama?” (terbit tahun 2008) didapatkan hasil sebagai berikut ini:

  • Dibenarkan demi memelihara dan mempromosikan agama itu: 11% (M.a); 3% (M.n.a); 1% (n.M)
  • Dibenarkan jika agama tersebut diserang: 49% (M.a); 22% (M.n.a); 1% (n.M)
  • Tidak pernah dibenarkan:30% (M.a); 65% (M.n.a); 94% (n.M)

Secara umum, ketertarikan pada jihad (membunuh dalam nama agama) nampak lebih besar pada usia pria muda Muslim aktif (18-34) dibanding kelompok Muslim non-aktif dan akan semakin lebih besar lagi jika dibandingkan dengan mahasiswa non Muslim, survey ini menyimpulkan. Lihat diagram 27 dan 28.[v]

Tidak diragukan survey ini akan menghasilkan opini yang lebih ekstrim jika diadakan di negara-negara Timur Tengah dan Asia yang memiliki penganut Islam sebagai mayoritas.

Senjata para jihad abad 11-13 adalah pisau belati dan di jaman modern ini memakai bom, sehingga mereka dikenal sebagai “Suicide boomer,” namun tujuan dan ideologi dari jihad adalah sama: ”berkorban bagi Allah dan Muhammad, nabi-Nya” demi  eksistensi dan pengembangan agama Islam.

PEMBAHASAN PERTANYAAN.
1. Apakah Perang Suci (Crusade, Jihad, dan sejenisnya), berperang demi nama Elohim (Allah), terdapat di Alkitab?

Berperang demi nama Elohim secara umum ada tertulis di Alkitab, namun tidak dengan filosofi dan metode yang sama seperti di dalam pemikiran Jihad Islam.
Elohim Israel memakai perang untuk menegakkan keadilan (kepada semua bangsa) dan hukuman yang mendidik (bagi bangsa milik kepunyaan-Nya). Yang terakhir bisa dibaca di Tanah Kanaan / Israel / Palestina dan kota Yerusalem milik siapa sebenarnya?
Ayat-ayat yang bersifat perang “demi nama Elohim” atau “atas perintah Elohim” umumnya terdapat di Perjanjian Lama, sebelum kedatangan Yeshua Ha Mashiah.  Peperang “demi nama Elohim” dilihat dari pelakunya dapat dibagi menjadi dua kelompok:

Bangsa Israel. Semua perang yang terjadi di sini intinya ialah:

  • Pemindahan hak tanah Kanaan dari penduduk lama ke penduduk baru, Israel. YAHWEH sebagai pemilik bumi dan isinya (Maz 24:1-2) telah berjanji dan menetapkan 400 tahun sebelumnya kepada Abraham bahwa tanah Kanaan akan menjadi milik keturunannya: Ishak dan Yakub (Kel 6:7, 33:1) – untuk selamanya (Kej 13:15). Peperangan terjadi oleh sebab penduduk lama tidak mau keluar dengan suka rela.
  • Tujuan yang kedua adalah membela diri dari penjajahan dan serangan musuh dari luar perbatasannya, contohnya perang Israel melawan Midian pada kitab Hakim-hakim 6 dan 7. “Pedang demi YAHWEH dan demi Gideon!” (20), rakyat berseru. Ini adalah satu-satunya kalimat seruan ‘jihad’ atau ‘perang suci’ (jika Anda suka) di seluruh Alkitab yang sangat tebal itu. Dan jika Anda baca cerita ini dengan baik, ide dan penyerangan awal dari perang ini dilakukan oleh Elohim sendiri (6:14; 7:21).

Orang Israel dilarang berperang untuk merebut tanah diluar batas-batas tanah yang Elohim telah tetapkan, Ulangan 2:4-5 adalah contoh yang jelas dimana YAHWEH melarang orang Israel berperang untuk merebut Pengunungan Seir (sebelah kanan lembah Arabah, dari Laut Mati sampai ke Teluk Elanitik atau Akaba)[vi]

Bangsa-bangsa bukan-Israel atas nama Kristus. Sejarah Gereja mencatat, bahwa para pemimpin gereja Roma Katolik sering kali menyerukan crusade atas nama Ha Mashiah (Kristus atau Mesias). Crusade di Katolik diartikan sebagai perang suci atau perang salib, memiliki konsep dan tujuan yang sama dengan jihad di dalam Islam: memperbesar pengaruh agama dan politik (penundukan dan atau penguasaan teritorial).

  • Ini terjadi misalnya merebut kembali kota Yerusalem dan tanah Spanyol dari tangan orang Islam. Crusades (1100s-1200s)
  • Roma Katolik juga melakukan inkuisisi demi nama Kristus di dalam wilayah kekuasaannya selama ratusan tahun. Jutaan orang Kristen mati dibakar dan disiksa melalui inkuisisi.
  • Pembasmian bangsa Yahudi di Eropa melalui Adolf Hitler dengan partai Nazinya. Pendeta  Katolik Father Franjo Kralik berkata memuji Hitler: “Gerakan untuk membebaskan dunia dari orang-orang Yahudi adalah gerakan untuk renaissance kehormatan manusia. Yang Mahakuasa dan Elohim Yang Mahabijaksana adalah dibelakang gerakan ini.” pada tulisannya di Catholic Action Publication, “Why are the Jews Being Persecuted.” 25 Mai 1941
  • Perang Irak yang dipimpin oleh President G. W. Bush dan PM Inggris Tony Blair (keduanya adalah orang-orang Roma Katolik) bisa dikatakan sebagai crusaide Roma Katolik yang masih segar. Penasehat-penasehat President Bush adalah para pengikut Roma Katolik. Bush bahkan lebih Katolik fanatik dibanding President J. F. Kennedy (seorang  Katolik yang diassassinasi karena menolak menyerahkan USA ketangan Vatikan).

Apakah Perang Suci (Crusaide, Jihad) ini dibenarkan oleh Alkitab? Jawabannya terdapat di paragraf berikut.

2. Apa Alkitab membenarkan perbuatan membunuh orang lain demi nama Elohim (Allah)?
Elohim Pencipta alam semesta mempunyai konsep pemikiran yang berbeda dengan para pemimpin agama di dalam “membela nama Elohim.” Pemikiran para pemimpin agama sama dengan dengan pemimpin negara, bahwa rakyat perlu berperang untuk membela agama dan bangsanya. Umat dan Rakyat yang baik pastilah berani mati untuk agama dan bangsanya.

Elohim sebagai raja dari Kerajaan Sorga, memiliki dua pemecahan yang sangat berbeda, bahkan tiga, dengan cara para pemimpin agama (dan pemerintah dunia) di dalam menghadapi para oposisi-Nya:

  • Ia tidak memelukan pembelaan manusia. Rakyat-Nya tidak diperlukan untuk berperang membela nama-Nya, bahkan Ia membuat perintah: “Jangan membunuh!” – Perintah Keenam (Kel 20:13).  Ia terlebih mampu membela diri-Nya sendiri, Ia adalah pahlawan perang (Kel 15:3; Maz 24:8) dan untuk menyelamatkan umat-Nya, Ia tidak perlu panah atau pedang, dan alat perang untuk menyelamatkan umat-Nya (Hos 1:7) sebab the battle is YAHWEH’s (1Sam 17:47).
  • Jika pasukan perang diperlukan, Ia memiliki ber-laksa-laksa malaikat. (Mat 24:30-31;  26:52-53; Wah 12:7-9). Jemaat bukanlah pasukan perang, tetapipasukan” doa!, demikianlah Alkitab mengajar.
  • Ia tidak pernah tergesa-gesa menghabiskan para oposisi-Nya. Perhatikan perumpamaan dari Yeshua ini: Hamba-hamba Elohim bertanya: maukah Tuan supaya kami pergi mencabut lalang itu (musuh, orang fasik, orang tidak berguna)? Tuan Kerajaan Sorga ini menjawab:  Jangan, sebab mungkin gandum itu ikut tercabut pada waktu kamu mencabut lalang itu. Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai. Pada waktu itu aku akan berkata kepada para penuai: Kumpulkanlah dahulu lalang itu dan ikatlah berberkas-berkas untuk dibakar; kemudian kumpulkanlah gandum itu ke dalam lumbungku.” (Mat 13:29-30). Ia menunggu dengan sabar sampai benar-benar terlihat mana yang benar-benar “lalang” dan “gandum.” Ia menunggu sampai hari Penghakiman. Ia tahu bahwa musuh-Nya dan musuh umat-Nya bukanlah darah dan daging (sesama manusia) tetapi Iblis Lucifer dengan sepertiga malaikat yang turut berontak bersamanya. (Wah 12:9; Ef 6:12).

Dari perbedaan konsep-konsep di atas, jelas bahwa

Pemimpin agama dan negara tidak pernah mengorbankan hidup mereka untuk jemaat atau bangsa mereka, tetapi menuntut jemaat dan rakyat mereka mati untuk konsep atau doktrin mereka sendiri “ATAS NAMA Elohim (Allah) atau Negara.”[vii]

Sebaliknya Bapa Sorgawi mengutus Yeshua, Putra yang paling dikasihi-Nya, turun ke bumi untuk mati tersalib demi menyelamatkan seluruh bangsa di Dunia. (Yoh 3:16).

3. Apa kata firman Elohim tentang membunuh diri sendiri demi nama Elohim atau agama?
Sejarah Alkitab. Alkitab mencatat enam orang Israel melakukan bunuh diri:

  • Abimelek (Hak 9:54),
  • raja Saul (1Sam 31:4),
  • Pembawa senjata Saul (1Sam 31:4-6),
  • Ahithopel (2Sam 17:23),
  • Zimri (1Rj 16:18), dan
  • Yudas Iskariot (Mat 27:5).

Lima dari enam orang adalah orang-orang yang jahat, sedangkan pembawa senjata Saul melakukan bunuh diri karena mengikuti perbuatan tuannya, raja Saul. Mereka semua bunuh diri bukan demi nama-Nya.

Satu-satunya orang di Alkitab yang KEMUNGKINAN DAPAT digolongkan sebagai “bunuh diri demi nama Elohim” adalah Simson (Hak 16:23-31). Namun kasus bunuh dirinya tidak sama dengan para jihad Islam yang dikenal sebagai “pembom bunuh diri.
Perbedaannya ialah:

  • Simson dalam kondisi tertawan (selama rambutnya dipotong pendek sampai panjang lagi), di cungkil kedua matanya dan dijadikan bahan lawakan umum musuhnya (bangsa Filistin),
  • Simson melihat sendiri bagaimana orang-orang Filistin ini menghina Elohimnya: memuji dan mempersembahkan korban sembelihan untuk dewa Dagon oleh karena dirinya yang  tertawan (23-24)

Doanya sebelum “berjihad” (sekitar tiga ribu orang mati bersama Simson di pesta penyembahan  dewa Dagon ini): ”Berserulah Simson kepada YAHWEH, katanya: “Ya Adonai ELOHIM, ingatlah kiranya kepadaku dan buatlah aku kuat, sekali ini saja, ya Elohim, supaya dengan satu pembalasan juga kubalaskan kedua mataku itu kepada orang Filistin.” (28). Ia berbuat itu untuk kedua matanya! Apakah Elohim telah menjawab doanya? Saya pikir tidak secara langsung, ia beroleh kekuatan oleh karena rambutnya telah kembali panjang (bukan berarti kekuataanya ada di rambut) yang berarti perjanjian sebagai nazir Elohim telah pulih kembali secara alamia. (Hak 13:7, 16:19-20). Nazir (bahasa Ibrani artinya orang yang dipisahkan atau dikuduskan. Strong Dict. Bible).

Ajaran Kristianiti. Firman-Nya mengajar, nyawa dan tubuh kita adalah milik YAHWEH, kita bertanggung jawab kepada Dia. Tentu kita bisa merusaknya tapi kita tidak diberi kuasa (otoritas), sebab itu bukan milik kita. (Pgk 12:7; Mat 5:34-36)
Umat-Nya diperintahkan untuk sedapat mungkin mencegah pembunuhan dan hukuman mati (Ams 24:11-12)
Bunuh diri adalah melanggar Perintah Elohim yang keenam: Jangan membunuh (Kel 20:13). Suicide berasal dari bahasa latin sui artinya “of oneself” dan cide artinya “to kill” – membunuh diri sendiri.

Mungkin Anda berkata: bagaimana dengan ajaran Yeshua pad Injil Yohanes 12:25: Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal. (Yoh 12:25)

Ini sama sekali bukan ayat jihad! Jika Anda taruh ayat tersebut pada konteknya, maka itu ayat martir: memberi diri sendiri untuk hidup benar sesuai ajaran dan perintah Yeshua: ampunilah mereka yang beralah kepadamu, berkatilah musuhmu, bahkan siap untuk dihukum mati jika perlu untuk kebenaran  yang Yeshua telah ajarkan, lihat Injil Markus 8:31-38.

Itulah sebabnya Dunia tidak pernah mendengar berita ada orang-orang Kristen (secara doktrinal: Roma Katolik bukanlah Kristen[viii]) membunuhi orang lain, dan melakukan bom bunuh diri, tetapi sebaliknya dunia bersaksi betapa banyak orang Kristen yang tidak bedosa dibunuh oleh hanya karena mereka tidak kompromi dengan perbuatan dosa.

4. Apakah upah yang Elohim janjikan untuk para Perang Suci (Crusade, Jihad) tersebut?

  • Siapa yang menumpahkan darah manusia, darahnya akan tertumpah oleh manusia, sebab Elohim membuat manusia itu menurut gambar-Nya sendiri. (Kej 9:6)
  • Tetapi Engkau, ya Elohim, akan menjerumuskan mereka ke lubang sumur yang dalam; orang penumpah darah dan penipu tidak akan mencapai setengah umurnya. Tetapi aku ini percaya kepada-Mu. (Maz 55:24)

Di dalam ajaran Islam, seorang Islam yang mati di dalam jihad dijanjikan akan langsung masuk sorga dan mendapat 72 perawan cantik (yang terjemahan aslinya sesungguhnya hanyalah segenggam kismis putih, menurut Prof. Luxemberg, seorang ahli Kuran dan bahasa Aram).

Jangan sesat! Elohim tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu. (Gal 6:7-8)

Pembunuhan terhadap sesama manusia merupakan kejijikan dan kejahatan di mata YAHWEH, Elohim Yang Mahakudus. Itu melanggar Perintah Keenam-Nya: Jangan membunuh (Kel 20:13).

Jika Anda seorang perusak dan pembunuh “demi nama Elohim (Allah),  bertobatlah hari ini juga. Bertobat berarti bukan sekedar berhenti (melakukan yang telah biasa dikerjakan) tetapi juga berbalik arah hidup 180 derajat dari arah jalan hidup sebelumnya.

Datanglah kepada Yeshua Ha Mashiah (Isa Al-Masih) dan akuilah dosa-dosa Anda kepada-Nya, lalu mintalah maaf dan berdamailah kepada siapa Anda telah rugikan dengan perbuatan dosa Anda tersebut. Mintalah Pendeta atau pekerja Gereja (yang mengikuti ajaran Alkitab) untuk membimbing kerohanian Anda. Yeshua Ha Mashiah mengasihi Anda, Ia memiliki rencana yang indah dan mulia untuk masa depan hidup Anda.

 

Bacaan berkait:

 

 

Referensi:


[iii] Dosen ini menegaskan kepada para mahasiswanya bahwa Kuran penuh dengan jihad. Prof. Mark Gabriel, Islam and Terrorism. Penulis ini adalah profesor sejarah agama Islam.

[iv] Hasan seorang Persia dari kelompok sekte Shia Ismaili yang anti kekayaan dan kemewahan (faham yang dianut oleh sekte Sunni Abbasid). Ia bukan pendiri sekte Ismail, namun ditangannya sekte ini menjadi jaya, memiliki kastil yang dipakainya sebagai pelatihan, indoktrinisasi dan “sorga” sementara bagi calon jihad. Menyuguhkan para fidayeen (yang umumnya adalah pria muda) ini hashish, pelacur-pelacur, makanan yang nikmat sebagai “sorga yang akan datang” jika mereka berani mati untuk sekte Ismaili tersebut. Holy Terror: The Rise of the Order of Assassins by HistoryNet.com

[v] Islam on Campus: A survey of UK student opinions,

  • M.a. – Muslim aktif (pera anggota ISOCs; Campus Islamic Societies)
  • M.n.a – Muslim non aktif
  • n.M – Non Muslim

Survey diambil dari 12 perguruan tinggi di UK, diterbitkan pada July 2008.

[vii] “The French knights ingin tanah lebih banyak, para pedagang Itali berharap untuk memperluas kantong-kantong perdagangan di Timur Tengah dan …” Sejarawan Donald E. Queller, World Book Encyclopedia, Crusades. Dan Paus menjanjikan pengampunan dosa bagi mereka yang bergabung dengan Crusade tersebut.

Yasser Arafat dan mayoritas pemimpin Hamas hidup dengan mewah, sementara keluarga yang ditinggal mati dari para pembom bunuh diri hidup merana. Putra Hamas. Yasser Arafat mati karena AIDS dan Hitler karena bunuh diri.

[viii] Dari pihak Katolik sendiri, mereka tidak mau menyebut diri mereka Kristen, inipun terjadi di Indonesia sepuluh- dua puluh tahun yang lalu. Doktrin utama Kristen dan Roma Katolik sangat jauh berbeda, sekalipun nampak luarnya banyak kesamaan, Alkitab keduanya juga berbeda. Orang Roma Katolik akan memakai ”Kristen” pada dirinya ketika mereka diserang oleh Islam,  di Irak misalnya. Dan juga akan ”berbaju Kristen” ketika perbuatan dosanya terbongkar oleh masyarakat dunia.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Christian Worldview vs Worldly Worldviews by Dr. Ravi Zacharias; video


Dr. Ravi Zacharias menjawab pertanyaan para Mahasiswa/i

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog