Baraq Obama (19/5/11) tentang kepemilikkan tanah negara Israel


Kepemilikkan Tanah Kanaan  atau Israel dan dikenal juga sebagai Palestina selalu menjadi bumbu politik luar negeri Barat, khususnya Amerika Serikat. President Baraq Obama di dalam pernyataan resmi politik luar negerinya mengenai Timur Tengah pada kamis 19 Mei 2011 menyinggung tentang batas tanah negara Israel.

”Kami percaya batas-batas Israel dan Palestina seharusnya ada didasari pada garis-garis yang telah disetujui bersama pada tahun 1967, … Orang-orang Palestina harus memiliki hak mengurus diri mereka sendiri.” kata Obama. Pada saat yang sama ia juga meminta Palestina mengakui kehadiran negara Israel, namun ditolak oleh Hamas.

Dengan kata lain, Mr. Obama berpikir bahwa pemecahan konflik Israel-Palestina di Timur Tengah ini akan terpecahkan bila Israel mengembalikan tanah orang Palestina yang ‘diambilnya’ pada tahun 1967.

Anda mungkin bertanya apa yang terjadi pada tahun 1967 sehingga batas-batas kepemilikan tanah berubah dan dimana batas-batas tanah sebelum peristiwa bersejarah tahun 1967 tersebut.  Berikut ini sekilas sejarahnya.

Sejarah Perang Kemerdekaan Israel. Sejak negara Israel mendapatkan kemerdekaanya kembali pada 14 Mei 1948, setelah ribuan tahun bangsanya terusir dari tanah mereka, kurang dari 24 jam negara yang baru lahir kembali ini diserang oleh negara-negara tetangganya; Mesir, Yordania, Syria, Libanon dan juga Irak. Negara yang baru berpenduduk sekitar 60 ribu ini dipaksa harus membela dirinya. Perang Kemerdekaan ini berakhir selama 15 bulan, Tanah Israel dapat dipertahankan. Perang-perang lainnya juga terjadi setelah itu, namum perang yang legendaris yang tidak mudah dilupakan dunia adalah perang yang terjadi pada tahun 1967, dikenal sebagai Perang Enam Hari 1967.

Perang Enam Hari 1967. Negara-negara tetangga  Israel dengan kekuatan militernya yang sangat besar telah digerakkan keperbatasan; Mesir (15 Mei, sehari setelah Hari Kemerdekaan Israel) di Sinai; Syria (18 Mei) di Golan.

President Mesir,  Nasser (19 Mei) berkata: “Masalah hari ini adalah bukan pembangunan damai antara negara-negara Arab dan Israel … Perang dengan Israel berlaku sejak 1948.” Nasser (27 Mei) menantang perang, seperti Goliat kepada bangsa Israel: “Tujuan dasar kami akanlah ada kehancuran dari Israel. Bangsa Arab ingin bertarung.” Pada 30 Mei, Yordan menandatangi perjanjian ikatan perang bersama Mesir.  Intinya sangat jelas, bahwa Nasser atas nama semua pemimpin negara Arab menolak kehadiran negara Israel; BUKAN soal batas negara atau sebidang tanah!

USA mencoba mencegah perang ini melalui jalur politik, dipihak lain Rusia mensuplai terus menerus perlengkapan perang untuk negara-negara Arab. Kuwait, Algeria, Arab Saudi dan Irak membantu mengirim pasukan dan senjata untuk Mesir, Yordan dan Syria. Negara-negara Arab bersiap menghapus negara Israel dari peta dunia. Mesir memerintahkan tentara perdamaian PBB yang ada diperbatasan antara Israel dengan para tentangganya untuk meninggalkan tempat.

Israel menyadari posisinya yang terjepit dan nampaknya negara-negara Barat tutup mata atas infasi ini. Hal ini memaksa Israel mengambil hak pembelaan dirinya sekali lagi. Tanggal 5 Juni,  tanpa bantuan negara asing lainnya, Israel mengadakan serangan militer pada pagi hari, sebelum negara-negara Goliat menyerang negeri yang kecil ini. Tepat seperti Daud yang masih remaja lari dengan katepel berpeluru lima batu kecil ke arah raksaksa Goliat yang lengkap dengan senjata perangnya.

AU Israel berhasil menghancurkan banyak kapal tempur udara musuhnya: Mesir (300) hanya dalam kurang dari dua jam, lalu Yordania dan Syria. Hanya dalam satu hari saja hampir seluruh Angkatan Udara Mesir dan Yordania, dan separuh dari Syria dihancurkan. Hari kedua tank-tank Israel memasuki medan peperangan. Setelah 6 hari perang militer Israel siap memasuki Kairo, Damaskus dan Amman, ibukota negara mereka. Rusia melihat bahwa Israel diatas angin, maka Moskow mengancam Israel untuk berhenti dan menerima gencatan senjata atau diserang oleh Rusia. Dean Rusk, Seketaris Pemerintah USA, menasehati Israel untuk menerima gencatan senjata tersebut. Nasehat ini diterima Israel.

Perang Enam Hari 1976 menelan jiwa tentara: 776 Israel, 15 ribu Mesir, 2500 Syria dan 800 Yordan.

Akhir dari Perang Enam Hari 1976 ini Israel (baru saja 28 tahun) berhasil menguasai:

  • Seluruh wilayah Sinai (Mesir)
  • Seluruh West Bank di seberang barat Sungai Yordan (dari Yordan)
  • Jalur Gaza di tepi laut (dari Mesir)
  • Dataran Tinggi Golan  termasuk Gunung Hermon (dari Syria)
  • Kota Tua Yerusalam kembali ketangan Israel (dari Yordan)

Dataran Sinai telah dikembalikan ke Mesir setelah kedua negara mengadakan perjanjian damai. Gaza juga telah dikembalikan ke bangsa Palestina beberapa tahun yang lalu.

Pernyataan Mr. Obama May 19 2011 ini menjadi pembicaraan yang sangat hangat diantara orang Amerika Serikat dan tentunya juga di belahan dunia lainnya.

Pada pertemuan press kenegaraan yang dipimpin oleh Jay Carney menyambung pernyataan Mr. Obama, Les Kinsolving, korespondent WND.com bartanya: ”President percaya bahwa Israel seharusnya memberikan kembali tanah yang dimenangkan di pertempuran, mengapa dia tidak percaya bahwa kita [USA], juga, seharusnya mengembalikan tanah yang telah kita menangkan di pertempuran dengan Mexico?”

Kita bisa tambahkan pertanyaan serupa pada daftar ”pengembalian tanah negara” lainnya:

  • Pulau Granada (Inggris) kembali kepada Argentina?
  • Tanah Kosovo kembali kepada Serbia?
  • Ossetia Selatan (’Rusia’) kepada Georgia?
  • Bahrain  (Arab) kepada Iran?
  • Kurdistan (Turky, Iran, Irak, Syria) kepada Kurdi?
  • Mesir (’Arab’) kepada Mesir (Kristen Koptik)?
  • Kanada dan USA kepada suku-suku Indian?
  • Benua Australia kepada suku Oborigin?
  • Tibet (RRC) kepada suku Tibet?
  • Dan seterusnya

Perbedaan sejarah dari tanah-tanah yang di daftar ”pengembalian tanah” di atas dengan tanah Israel jauh berbeda. Israel mengambil tanah mereka kembali yang direbut musuhnya, sementara negara-negara yang dalam daftar kurang adalah merebut tanah orang lain.

Mr. Carney menjawab pertanyaan wartawan WND.com di atas bahwa bukan itu yang president Obama maksudkan, “Saya telah menyatakan berkali-kali apa yang president telah katakan (19/5), dan dia sesungguhnya tidak berkata demikian.”[Tidak mudah menjadi jurubicara politik, harus mampu membuat ‘mujizat’ ya menjadi tidak dan tidak menjadi ya]
Pertemuan press kenegaraan ini diadakan beberapa hari setelah banyak pemimpin berbagai organisasi USA memberi pernyataan tertulis menolak kebijaksanaan luar negeri Obama tentang Israel tersebut. Pernyataan menolak ini  dibuat hanya beberapa jam setelah Mr. Obama berbicara.

Isi pernyataan dimuat pada Jerusalem Post berbunyi:

”Israel, You’re Not Alone. WE STAND WITH YOU.” “Mr. Prime Minister [PM Israel Benyamin Natanyahu], Anda tidak sendiri! Jutaan orang Amerika berdiri bersama Anda dan Israel dan kami menyambut Anda pada kunjungan Anda ke Negara Amerika Serikat.”

PM Israel berkunjung ke USA satu hari setelah pernyataan President Obama, khusus untuk mendiskusikan perkataan Mr. Obama di atas.

Dan kepada negara USA sendiri pesan mereka adalah: ”Kami, yang bertanda tangan, mendorong President Obama, Departement Negara, Kongres, dan seluruh Negara Amerika Serikat untuk membela tanpa goyah dengan Israel, tanpa lebih lanjut mengorbankan kedaulatan, keselamatan, atau keamanan Israel.”  50 Organisasi dari berbagai bidang menandatangani pernyataan ”Israel, You’re Not Alone. WE STAND WITH YOU.”

Pemimpin Faith2Action, Janet Porter, dalam komentarnya berkata: ”Siapakah kita menukar batas-batas Israel.” dan menambahkan, “Tidak ada negara asing atau keputusan PBB memiliki sebuah hak untuk memutuskan batas-batas sebuah negara.”

Pemilihan president USA hanya tinggal setahun lagi, Mr. Obama nampak telah  memulai mempersiapkan jalan untuk dirinya sendiri. Mengorbankan rekan setia satu-satunya negara USA dan medukung sebuah kelompok yang bukan saja Anti Israel untuk hadir melainkan juga anti USA. Mr. Obama berbuat ini demi mendapat dukungan karir politiknya dari negara-negara Arab, beberapa bulan yang lalu, ia dengan tegas mendukung pendirian mesjid di bekas tanah Twin Tower. Seorang nabi diberi mimpi bahwa USA dalam masalah besar.

Bacaan berkait:

Referensi:

Jurubicara Hamas: Pernyataan Obama gagal total


President USA Baraq Obama dalam pernyataan resminya tentang konflik Timur Tengah dan pemecahannya pada kamis malam kemarin dianggap gagal total oleh Sami Abu-Zuhri, Jurubicara organisasi Hamas di Gaza.

Sami: “Negara (Arab) tidak perlu sebuah pelajaran tentang demokrasi dari Obama.” ia merefer pada perkataan President Obama: “Bagaimana dapat suatu (negara) bernegosiasi dengan sebuah partai [Hamas] yang telah menunjukkan dirinya sendiri tidak bersedia untuk menerima/ mengakui hak kalian untuk hadir.”

Sami menambahkan: “Kami menolak campur tangan (asing) di dalam masalah internal kami.” Para Pemimpin Hamas lainnya mengkomentari perkataan president USA ini sebagai “Arrogan Amerika-Israel.” dan ”penyesatan.” Hamas selalu menolak hadirnya negara Israel di dunia.

Hamas adalah satu-satunya organisasi Islam yang terang-terangan mengutuki USA atas kematian Osama bin Laden, pemimpin organisasi Islam terroris yang paling ditakuti Barat. Obama pada pernyataan resmi di hari Kamis dengan tegas mengatakan: ”Bin Laden bukanlah seorang martir. Dia adalah pembunuh besar yang menawarkan pesan kebencian – yang bersikeras bahwa orang-orang Islam harus mengangkat senjata melawan Barat …Ia menolak demokrasi dan hak-hak individu orang Islam …”

Nicolas Sarkozy, President Perancis adalah satu-satunya pemimpin Barat yang mengakui keberadaan organisasi Hamas di dalam politik Palestina. Hamas lebih dikenal sebagai organisasi Islam Terroris ketimbang organisasi politik di mata dunia Barat.

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Rekaman terakhir Osama bin Laden tentang Timur Tengah dan Dunia


Rekaman suara Osama, yang dipercayai oleh intellegent Amerika dibuat seminggu sebelum Osama terbunuh, dikeluarkan oleh organisasi Al-Qaeda. Rekaman ini berisi bagaimana Osama bin Laden memuji Jalan Arab yang terjadi di Dunia Arab, Timur Tengah. yang sejauh ini telah berhasil menggulingkan President Tunisai dan Mesir. Osama mengatakan bahwa sekarang adalah angin yang baik untuk mengembangkan radikal Islam di seluruh dunia.

Melalui rekaman suara Osama ini, maka benarlah apa yang dikatakan oleh para president ’Islam-moderat’ dari Mesir, Libya, Yamen dan Syria bahwa Jalan Arab ini dikendalikan oleh organisasi-organisasi Islam radikal seperti Muslim Brotherhood dan Al-Qaida. Hal ini meneguhkan analisa saya, bahwa Barat memakai Islam radikal untuk menggulingkan para president ’Islam-moderat.’

Ex-President W. Bush sering berkata bahwa para organisasi  Islam radikal, seperti Al-Qaida, Taliban dan sejenisnya, adalah organisasi yang telah membayak ajaran Islam, maksud president ini adalah bahwa Islam adalah agama damai, bukan pembuat terror dan kematian.

Pernyataan ex-president USA ini dianggap naif oleh para ex-Islam,  seperti  Ali Sina pada suratnya. Mengapa? Sebab hampir seluruhnya pemimpin Islam radikal  menguasai bahasa Arab dan lulusan bangku kuliah, seperti Osama bin Laden ini contohnya, mereka berargument. Osama pernah kuliah di USA dan ayahnya memiliki bisnis minyak dengan ayah dari ex-president W.Bush. Bukti-bukti barang sitaan dari persembunyian Osama di Pakistan juga meneguhkan tingginya pendidikan mereka.

Dunia politik internasional semakin susah dimengerti dan diikuti arahnya. Hal ini bukan saja dikarenakan begitu cepatnya peristiwa berganti, tetapi oleh karena percaturan politik yang semakin licin dan licik. Ini yang menyebabkan ”pada akhir jaman orang semakin lebih suka mendengarkan yang menyenangkan teliga mereka dan pergi untuk makan dan minum (pesta-pora). Matius 24:37-39 dan 2Timotius 4:3-4. Hanyalah orang yang membaca dan merenungkan Alkitab dapat mengerti kemana dunia ini sedang menuju.

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

 

Pakistan: 80 tewas untuk kematian Osama bin Laden


Menyusul terbunuhnya pemimpin Al-Qaida, Osama bin Laden, di negara Pakistan, jumat ini dua bom berantai menewaskan 68 dan lebih dari seratus luka-luka. Dua bom bunuh diri ini menyerang murid-murid yang baru saja selesai 10 hari latihan militer dan siap naik bus untuk pulang kerumah.  Peristiwa berdarah ini terjadi di depan pusat latihan  militer tidak jauh dari kota Peshawar. Polisi berkata 65 korban adalah polisi paramiliter dan 3 rakyat jelata, serta menghancurkan 12 kendaraan. Pemerintah menuduh Taliban.

Berita terbaru dari France24.com mengatakan bahwa Taliban mengklaim pemboman tersebut, “Itu adalah balas dendam yang pertama untuk martirnya… bin Laden,” juru bicara Taliban berkata melalui pesawat telpon. Korban telah mencapai 80 jiwa.

Firman Elohim dengan sederhana namun jelas berkata: Jangan membunuh. (Kel 20:13) pada satu dari 10 Perintah-Nya dan memberi pemecahan dari rantai Setan / Iblis saling dendam dan membunuh:

Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Elohim, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman YAHWEH.
Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya. Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan! (Rom 12:19-21)

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Daftar Negara Penganiaya Kristen January 2011


Opend Doors telah mengeluarkan World Watch List 2011, atau Daftar Negara Penganiaya Kristen (DNPK) Januari 2011. Data ini adalah hasil laporan penganiayaan yang dikumpulkan dari November 2009 sampai 31 Oktober 2010. Bulan November dan Desember 2010 tidak termasuk.

DNPK adalah sebuah ranking 50 negara dimana penganiayaan terhadap orang-orang Kristen dari semua denominasi adalah yang terburuk…. Fokusnya ialah pada penganiayaan terhadap kepercayaan, bukan penganiayaan karena politik, ekonomi, sosial, etnis atau alasan-alasan yang kebetulan. Klik pada gambar untuk melihat isi beritanya.

Pertanyaan yang diberikan diantaranya:

  • Apakah negara memiliki hukum yang menyediakan kebebasan-kebebasan beragama?
  • Apakah legal untuk menjadi orang Kristen?
  • Apakah orang Kristen dibunuh / dipenjarakan karena iman mereka?
  • Apakah tulisan-tulisan Kristen dilarang beredar?
  • Apakah tempat-tempat pertemuan Kristen (gereja, rumah) diserang untuk alasan-alasan keagamaan?

Pengelompokan tingkat aniaya:
1: aniaya berat; 2-10: Tekanan; 11-28: pembatasan berat; 29-49: pembatasan tertentu; 50: masalah-masalah.

Rangking dan nama negara:
1. Korea Utara. (Komunis). Orang Kristen tetap dalam tekanan yang berat. Ratusan ditangkap, berapa diantaranya dibunuh dan sebagian dikirim ke Kamp kerja paksa. Mereka juga dijadikan ”kelinci percobaan” untuk laboratorium senjata kimia pemerintah. 2 dari 10 rumah mereka direbut atau dihancurkan.

2. Iran. Penangkapan terus berlanjut. Aktifitas ke Kristenan ditekan dan diawasi oleh masyarakat Islam dan para penguasa. Namun gereja-gereja orang Iran asli bertumbuh, sedikitnya mereka ada 450 ribu. Alkitab bahasa Persia sangat diperlukan saat ini.

3. Afganistan. Naik dari ke 6 tahun lalu. Kristen lokal dan NGO Kristen tetap ditekan oleh Taliban. Beberapa dari pekerja sosial tersebut juga dibunuh.

4. Saudi Arabia. Aniaya tetap tinggi seperti tahun lalu, namun karena tekanan meningkat di Afganistan, maka Saudi turun dari 3 ke rangking 4.

5. Somalia. Kondisi Kristen semakin buruk di Somalia selatan yang dikuasai oleh islam radikal al-Sahbaab. 8 menjadi martir, sebagian melarikan diri dari negara.

6. Maldives. Tekanan yang sistematis datang dari pemerintah melalui hukum Islamnya.

7. Yemen. Hukum Sharia tetap mengontrol orang Kristen, dan para Islam yang berpindah agama akan dihukum mati jika ketahuan.

8. Irak. Serangan bom pada bus-bus sekolah Kristen dan gereja membuat Irak naik dari 17 ke rangking 8. Pada periode laporan ini sedikitnya 90 Kristen terbunuh. 334 ribu meninggalkan Irak

9. Uzbekistan. Pemenjaraan dan denda serta penyitaan gedung gereja. Propaganda anti-Kristen di media pemerintah  tetap berlangsung.

10. Laos (Komunis). 25 Kristen terbunuh dan 20 ditangkap tanpa pengadilan. Aniaya fisik dan jiwa terus berlangsung. Ribuan telah meninggal negara. Ajaibnya, Kekristenan bertumbuh baik.

Yeshua berkata: Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat.
Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu.” (Mat 5:10-12)

11. Pakistan
12. Eritrea
13. Mauritania
14. Bhutan
15. Turkmenistan
16. China
17. Qatar
18. Vietnam
19. Mesir
20 Chechnya

Indonesia menduduki ranking ke 48, dan Malaysia bersama Russia pada rangking ke 50. Hukum Islam semakin menjalar ke Malaysia Timur. 9 gedung gereja telah dirusak pada bulan Januari 2009. Russia: 10 ditangkap dan tiga pemimpin Krisen dibunuh. Alasan pembunuhan mereka “terlalu aktif” bekerja diantara para murtad Islam.

Tentang aniaya Islam kepada Kristen di Indonesia Anda bisa lihat disini:  Islam dalam berita Nasional.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog.

Penganiayaan Terhadap Orang Kristen di Mesir berlanjut!


Ketika Yeshua duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: “Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?” Jawab Yeshua kepada mereka: Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku,  (Mat 24:3, 9). Dua ribu tahun yang lalu, Yeshua telah mengingatkan para pengikut-Nya, ini adalah bagian dari BUKTI bahwa Alkitab adalah firman Elohim, Ya dan Amin.

Saptu, tanggal 7 May, orang-orang Kristen Koptik Mesir mengalami penganiayaan kembali dari kelompok Islam. Pengerusakan yang disertai pembakaran gedung gereja melalui bom api mengakibatkan bentrokkan di antara dua kelompok tersebut yang berakibat 12 meninggal dan 232 lainnya luka-luka. Kelompok Islam juga melempar bom api ke gereja lainnya, namum berhasil dipadamkan. Pendeta berkata yang sudah pasti 5 yang meninggal tertembak adalah orang Kristen. Pemerintah menahan sedikitnya 190 orang dari kedua pihak yang bentrok tersebut. Video pembakaran gereja lihat di sini.

Dengan tuduhan “pihak gereja menahan wanita Kristen yang ingin berpindah ke Islam, dan melarang kehendak pribadi wanita Kristen,” kelompok Islam yang dikenal sebagai Salafis memimpin orang Islam lainnya mengadakan aksi jahatnya. Salafis adalah organisasi Islam yang memiliki hubungan dengan Al-Qaida, dan dilarang oleh pemerintah Mesir.

Di masa president Mubarak orang Kristen Mesir yang berjumlah 10 % ini terus menerus di dalam penganiayaan, dan setelah Mubarak ditumbangkan oleh rakyat yang dipimpin oleh Muslim Brotherhood, orang-orang Kristen semakin merasa tidak aman hidup di masyarakat yang 90 % penduduknya beragama Islam ini.

Pada Malam Natal Kristen Koptik Januari 2010, enam jemaat tertembak mati dan beberapa luka-luka oleh tiga orang bersenjata api yang memakai sebuah mobil. Peristiwa penembakan ini juga mematikan seorang polisi Islam yang bertugas menjaga keamanan ibadah tersebut. Pengadilan Mesir hanya menghukum mati seorang penembaknya (mungkin hanya menghukum atas kematian polisi yang juga beragama Islam).

Daftar laporan penganiayaan orang Kristen di Mesir dan negara-negara Islam lainnya terlalu panjang untuk ditulis di sini.

Komentar: Semakin hari semakin jelas bahwa Hukum Islam tidak baik untuk kehidupan bermasyarakat majamuk, bahkan juga untuk orang Islam Moderat maupun Islam radikal. Hukum Islam mengajar untuk membunuh yang keluar dari Islam, tapi di sisi lain memerangi mereka yang tidak ingin masuk agama Islam. Itu terlihat seperit hukum mafia, memaksakan kehendak pribadi, mengancam para anggotanya sendiri dan memeras kehidupan masyarakat umum. Keuntungan hukum mafia hanyalah di bumi saja (dan sangat singkat) , tetapi menderita di akherat selamanya.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

 

Parlement EU membuang hari raya Kristen pada kalendernya, liburan agama lainnya dimasukkan


Hari-hari libur Kristen termasuk Easter dan Christmas tidak dimasukkan sebagai hari libur di kalender Diary Uni Eropa (European Union/ EU) 2011, sebagai gantinya dimasukkan hari-hari libur agama Hindu, Islam, Yahudi dan hari besar China. 3,2 juta Diary ini telah dibagikan kepada murid-murid sekolah kelas dua di negara-negara EU, berita mengatakan.

Dibuangnya hari-hari besar Kristen, seperti Easter dan Christmas, namun hadirnya hari raya Sikh Baisakhi (Hindu) dan Idul Korban (Islam) serta Yom Kippur (Yahudi) dan hari raya European Day merupakan hal yang tidak bisa diterima tulis pemimpin Christine Boutin, Pemimpin Partai Demokrasi Kristen Perancis  (PDKP). ”Keterlibatan agama Kristen di dalam membentuk Europa tidaklah dapat dihindari dari fakta sejarah yang Uni Eropa (EU) tidak dapat buang,” tulis pemimpin PDKP ini. Hadirnya kalender seperti ini, Parlement EU telah membuat Kristianiti ”jatuh kedalam ketidak pastian kumpulan pengabaian,” ia menandaskan.

Martin Callanan,  pemimpin dari European Consevatives, berkata ‘kesalahan’ ini sungguh lebih sebagai propaganda daripada hal lainnya.

Paus Benedict XVI dalam komentarnya pada orang Kristen yang teraniaya dan penolakan kepada Kristianiti: “Apakah ini contoh lebih lanjut dari pola pikir tersebut di dalam Uni Eropa? “

Christine Boutin telah membuat petisi kepada Parlement EU untuk memperbaiki ’kesalahan cetak’ tersebut. Jose M. Barroso, President European Commission (EC) telah meminta John Dalli (personal yang bertanggung jawab atas pembuatan Diary ‘salah cetak’) untuk bertemu Christine Boutin untuk masalah ini. Pertemuan (jika tidak ada pembatalan) terjadi pada tanggal 20 April.

P. Nikiforos Diamandouros, EC Investigator, dalam surat pernyataanya menulis bahwa “kesalahan” (error) tersebut sebagai suatu yang disesalkan dan “perbaikan” telah dikirim kepada sekolah-sekolah. Perbaikan kesalahan dipandang oleh EC sebagai masuk akal, tambahnya.

Komentar: Gereja Roma Katolik, umum dikenal sebagai Gereja Barat telah mempengaruhi budaya Eropa lebih dari 1700 tahun lamanya adalah fakta, bahkan gereja ini merupakan ’otak’ pendiri dari Persatuan Eropa dan perencana dari New World Order, dimana dunia akan terbagi ke dalam 10 (sepuluh) Persatuan kekuasaan politik, yang dipimpin oleh satu pemimpin tunggal.
Beberapa tahun belakangan ini, para pemimpin EU nampak semakin ingin bebas dari pengaruh – atau kendali, jika Anda suka – gereja Roma, Vatikan yang dipimpin oleh Paus. Skandal sex, berskala internasional,  di antara para pemimpin gereja Roma Katolik telah membuat agama Kristen di Eropa semakin tersudut, di Jerman banyak jemaatnya Katolik angkat kaki. Di media Roma Katolik semakin disorot. Yang menjadi pertanyaan:

  • Apakah “kesalahan kalender EU ini sekedar ketidak sengajaan atau merupakan “pre-text,” (peringatan awal) untuk mengetest bagaimana reaksi orang-orang Kristen di Eropa, tepat seperti yang pemerintah Perancis telah lakukan terhadap hukum larangan memakai burga?
  • Apakah kalender tanpa hari raya Kristen buatan parlement EU ini merupakan tindakan anti-Kristianiti atau hanyalah anti-gereja Roma Katolik?

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog