Iklan Bus Atheist Chicago: Man Created God


Bus Atheis ChicagoBaru-baru ini kelompok Atheism menggelar aksinya dengan memasang iklan pada 25  bus umum di kota Chicago, kota ketiga terbesar di USA. Pesan pada bus-bus itu bertulisan “In the beginning, man created God” (Pada mulanya, manusia menciptakan Elohim). Pernyataan ini tentunya slogan anti agama secara umum, dan khususnya anti-Kekristenan. Kalimat ini mengutip dan memutar balikan isi kitab Kejadian pasal pertama: In the beginning God created the heaven and the earth. And God said, Let us make man in our image, after our likeness: and let them have dominion over the fish of the sea, and over the fowl of the air, and over the cattle, and over all the earth, and over every creeping thing that creepeth upon the earth. So God created man in his own image, in the image of God created he him; male and female created he them. (Gen 1:1,26-27 KJV)

Iklan atheism ini digelar pada minggu ke 21 tahun 2009, mengikuti contoh serupa dari negara bagian Indiana dengan slogannya: You can be good without God”. (Kamu bisa ada baik tanpa Elohim).

Slogan anti agama tersebut “mengungkapkan suatu pemikiran bahwa manusia telah menciptakan God (Elohim dalam bahasa Ibrani) dan sama seperti juga semua agama…, menurut Atheist Indiana untuk Bus Kampanye.

Menurut koran The Chicago Tribune, group atheist Indiana “terinpirasi” oleh the British Humanist Association yang memakai bus-bus untuk iklan gerakan atheismnya yang berbunyi: “There’s probably no God. Now stop worrying and enjoy your life.” (Kemungkinan tidak ada Elohim. Sekarang berhenti kuatir dan nikmati kehidupan-mu).

Reba Boyd Wooden, direktur eksekutif dari Center for Inquiry, sebuah organisasi yang mempromosikan sekulerism berkata, “Terlalu banyak orang berpikir bahwa kamu harus ada beragama untuk ada sebagai seorang bermoral. Mereka tidak tahu bahwa mereka memiliki sebuah pilihan. … dan jika kamu tidak percaya di dalam god maka kamu adalah seorang yang buruk. Kami humanist-humanist sekuler tahu bahwa itu tidak benar.”

Alkitab telah menjawab slogan-slogan para Atheist sejak jaman raja Daud. Jawaban ini tetap sama sampai hari ini bahkan menantang para Atheist untuk menguji pegertian dan pengetahuan mereka dan bahkan kalau perlu uji kekuatan.

Raja Daud berkata tentang orang Atheist:

  • Orang bebal berkata dalam hatinya: “Tidak ada Elohim.” Busuk dan jijik perbuatan mereka, tidak ada yang berbuat baik. (Maz 14:1)
  • Kata orang fasik itu dengan batang hidungnya ke atas: “Elohim tidak akan menuntut! Tidak ada Elohim!”, itulah seluruh pikirannya. (Maz 10:4)

YAHWEH menantang manusia melalui perkataan nabi Yesaya:

Siapa yang menakar air laut dengan lekuk tangannya dan mengukur langit dengan jengkal, menyukat debu tanah dengan takaran, menimbang gunung-gunung dengan dacing, atau bukit-bukit dengan neraca? Siapa yang dapat mengatur Roh YAHWEH atau memberi petunjuk kepada-Nya sebagai penasihat? Kepada siapa YAHWEH meminta nasihat untuk mendapat pengertian, dan siapa yang mengajar YAHWEH untuk menjalankan keadilan, atau siapa mengajar Dia pengetahuan dan memberi Dia petunjuk supaya Ia bertindak dengan pengertian? Sesungguhnya, bangsa-bangsa adalah seperti setitik air dalam timba dan dianggap seperti sebutir debu pada neraca. Sesungguhnya, pulau-pulau tidak lebih dari abu halus beratnya.  Segala bangsa seperti tidak ada di hadapan-Nya mereka dianggap-Nya hampa dan sia-sia saja. Jadi dengan siapa hendak kamu samakan Elohim, dan apa yang dapat kamu anggap serupa dengan Dia? (Isa 40:12-15, 17-18)

Referensi:

Atheist advertise Man created God on Chicago buses

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Film peringatan untuk USA: The Third Jihad


Film the Third Jihad“Ini bukanlah sebuah film tentang Islam. Itu adalah tentang ancaman Islam radikal. Film “The Third Jihad” ini memperkenalkan konsep “budaya  jihad” – sebuah metode jihad yang menggunakan hukum-hukum dan hak-hak sebuah perserikatan untuk merendahkan kebebasan-kebebasan yang ditawarkannya  dan untuk menguasai system sosialnya”, kata narator film ini.

Film ini memfokuskan penemuan FBI di tahun 2003 tentang sebuah document 14 halaman yang dipercayai sebagai “Grand Jihad Manifesto” yang diperintahkan oleh Muslim Brotherhood di Amerika Utara.

Narator film ini, Dr. Zuhidi Jasser, adalah pendiri dan president The American Islamic Forum for Democracy (AIFD), ia seorang Muslim USA yang taat. Dalam wawancaranya Dr. Jasser berkata, “Saya pikir satu-satunya cara untuk mengalahkan pergerakan ini (menjadikan USA menjadi negara Islam) adalah orang-orang Muslim dari dalam [USA] untuk berkata Ini bukan Islam. Ini adalah theocracy.” [Theocracy adalah pemerintahan yang berazaskan Ketuhanan].

The Third Jihad dikeluarkan oleh The Clarion Fund, suatu organisasi sosial. Tahun 2006 organisasi yang sama ini telah meluncurkan suatu film dokumentasi bernama “Obsesseion: Radical Islam’s War Against the West.”

Film ini didasari pada sejarah jihad Islam.

  1. Jihad pertama terjadi antara 622-750 AD (dari Arabia ke Irak, Iran, Asia Tengah, India , Syria, Mesir, Afrika Utara, Spanyol, Portugis dan Itali).
  2. Jihad kedua terjadi antara 1071 ke 1683 AD ketika orang-orang Turki menjajah wilayah Balkan dan sepanjang jalan ke Vienna.
  3. Dan sekarang, film ini menduga jihad ketiga adalah konflik sekarang ini dengan Islam radikal dengan Amerika Serikat dan Europa Barat.

Komentar Anggur Baru: Alasan para Muslim konserfatif yang sering dikenal dengan nama ”radical Islamists / orang-orang  Islam radikal” ingin menghancurkan negara USA adalah karena moral orang USA yang sudah rusak. Ayatolah Komeini menyebut negara USA sebagai Setan Besar. Tidak diragukan bahwa Amerika Serikat dan banyak negara Barat lainnya telah jatuh dalam sekali kedalam kehidupan dosa; para penguasa negaranya telah memberi kebebasan individu yang terlalu bebas (diantaranya: hubungan sex sebelum nikah yang membuahkan hak beraborsi, hubungan dan pernikan sex-sejenis, kebebasan berbicara yang pada ujungnya ialah gossip, penghinaan, dan fitnah dan lain sebagainya), sehingga kebebasan yang mereka telah terima bukan saja membahayakan jiwa dan fisik mereka saja (sebagai pelakunya, mereka  menderita depresi dan penyesalan yang dalam, AIDS dan berbagai penyakit kelamin), tetapi juga memberi effek yang negatif terhadap masyarakat dan lebih luas lagi merusak kestabilan dan kesejahteraan negara di mana para perlaku itu hidup dan  berada.

Alkitab juga sudah memperingatkan setiap manusia untuk tidak terlibat di dalam hal-hal yang tidak bermoral, sebab Elohim pencipta manusia tahu bahwa perbuatan imoral hanyalah membuahkan kesusahan belaka bagi si pelakunya pada khususnya dan bagi lingukungannya di mana ia hidup.

TETAPI perlu diingat bahwa Alkitab tidak membenarkan cara-cara kekerasan untuk menghentikan para pelaku imoraliti. Bahkan sejak 2000 tahun yang lalu ketika Yahshua Ha Mashiah (Yesus Kristus / Isa Al-Massih) dihadapkan oleh sebuah perkara perzinahan, dimana orang-orang Farisi (kelompok agama orang Yahudi yang paling konsefatif) membawa kepada-Nya seorang wanita yang tertangkap basah melakukan perjinahan. Hukum legal saat itu ialah ”seorang yang terbukti melakukan perzinah upahnya ialah kematian melalui rajaman batu dari masyarakat.”

Tahukan Anda bagaimana Yahshua menghakimi wanita yang berzinah ini? Jawabannya ada pada Injil Yohanes 8, tertulis: ”Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: “Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.” (Yoh 8:7). APA YANG TERJADI SELANJUTNYA? Alkitab mencatat bahwa semua orang yang ingin menghukum wanita perzinah ini pergi dan hanya tinggal Yahshua dan wanita pelaku dosa. Pesan-Nya kepada wanita ini ialah: ”Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.” (ayat 11)

Mengapa kita hendak menghakimi orang lain? Sesungguhnya setiap kita adalah juga orang berdosa, semakin kita tua semakin dosa kita bertambah banyak, perhatikan ayat 9 ini: Tetapi setelah mereka mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari yang tertua. Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap di tempatnya.

Yahshua memberikan jalan keluar dari kegelapan hidup setiap manusia, bukan dengan kekerasan atau ketakutan, tetapi dengan memberi diri-Nya sendiri mati untuk dosa-dosa kita. Perang dan pembunuhan atas sesama tidak perlu terjadi bila setiap orang menerima nasehat Yahshua di bawah ini:

Maka Yahshua berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.” (Yoh 8:12)

Bacaan Berkait:

Keruntuhan Negara Amerika Serikat

Referensi:

Doktrin Anti-Aborsi Katolik telah berubah?


Pemberian Gelar Penghargaan kepada Presiden Barack Obama yang pro-aborsi di Universitas Katolik Notre Dame menjadi suatu berita yang hangat, terlebih dengan sikat bisu Gereja Roma Katolik atas peristiwa penghormatan tersebut kepada orang yang jelas-jelas bertentangan dengan doktrin anti-aborsi  Katolik. ”Vatikan tetap diam secara penuh pada masalah ini”, demikian majalah TIME pada edisi online menyatakan. Episode ini telah menjadi sebuah kesempatan untuk memisahkan antara mereka yang benar-benar Katolik dan mereka yang Katolik hanya nama (Katolik KTP).

Beberapa Konserfatif Katolik USA protes ke jalan atas undangan pihak Universitas kepada president Obama. Tetapi surat kabar resmi Vatikan bereaksi lain.

Petobat baru Katolik, bekas juru bicara partai Republik menyatakan: ”Itu sungguh menyedihkan melihat Norte Dame mengundang presiden Obama… yang sungguh anti nilai-nilai Katolik.” Redaksi TIME menanggapi kekecewaan orang ini dengna berkata, “… Gingrich boleh menemukan  itu adalah kekecewaan untuk mencoba menjadi lebih dari orang Katolik ketimbang jadi Paus, ”

Apakah  jemaat Katolik sekarang semakin nyata doktrin apakah sebenarnya yang Roma Katolik percayai? Lihat video ini dimana Presiden Obama di sambut meriah dan juga terhambat oleh ejekan saat bicara di Notre Dame.

Sumber:

The Pope’s Stand in Obama’s Notre Dame Controversy, TIME

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Seharusnyakah Orang Kristen ‘respek’ agama-agama lainnya?


Pertanyaan ini dilontarkan oleh Dr. Albert Mohler Jr, President Southern Baptist Theological Seminary, Kentucky, berkaitaan dengan peryataan Paus Benediktus XVI tentang agama Islam baru-baru ini. Dunia yang kita tahu sekarang adalah ditandai oleh kemajemukan agama dan pertentangan-pertentangan sudut pandang. Bagaimana seharusnya orang-orang Kristen berespond ketika ditanya tentang ini? Seharusnyakah orang-orang Kristen “respek” agama-agama lainnya?

Berita utama di seluruh dunia mengumumkan minggu ini bahwa Paus Benediktus XVI, sementara berkunjung ke Yordania (Mai 2009), telah bicara tentang “respek”-nya Paus kepada Islam. Tahun 2006 di Universitas Regensburg, Jerman, Paus di depan para hadirin mengutip perkataan Emperor Manuel II, satu dari beberapa penguasa kerajaan Byzantine, yang berkata: “Tunjukan kepada ku apa yang [nabi] Muhammad telah bawa bahwa itu baru, dan kamu akan temukan hal-hal yang hanyalah kejahatan dan tidak-manusiawi, seperti perintahnya untuk menyebarkan iman melalui pedang sebagaimana ia telah kotbahkan.”

Di Lapangan terbang Amman, Yordania, Paus yang sama berkata, sebagaimana tulisan resmi Vatikan: Kunjungan saya ke Yordania memberi saya sebuah undangan kesempatan untuk bicara dari respek saya yang dalam kepada komunitas Muslim, dan memberi penghargaan kepada kepemimpinan yang telah ditunjukan oleh Yang Mulia Raja [Yordania] dalam mempromosikan suatu pegertian yang lebih baik dari kebaikan yang dinyatakan oleh Islam.

Paus bicara tentang “respek” tanpa kejelasan pengertian dari apa yang sesungguhnya. Apakah Paus percaya bahwa orang Muslim dapat diselamatkan melalui pengajaran-pengajaran Islam?

Gereja Roma Katolik memandang ajaran Islam, sebagaimana Dr. Mohler temukan pada dokument doktrin Katolik, sebagai berikut:

Pada kata-kata Lumen Gentium, pada Vatikan II tertulis: ”Tetapi rencana keselamatan juga termasuk mereka yang percaya Pencipta. Pada tempat yang pertama diantaranya adalah pengikut-pengikut Mohammad, …” Sementara itu Gereja Roma Katolik mengajar bahwa Islam adalah salah dan tidak lengkap.” Pada kontek pengajaran resmi Katolik, Paus dapat menciptakan suatu pencampuran diplomasi [Vatikan sebagai negara] dan doktrin [Roma Katolik sebagai institusi agama]”, Dr. Mohler menulis. [Catatan sejarah menulis sejak abad ke 5 AD banyak Paus menyatakan bahwa keselamatan kekal hanya didapat dari Gereja Roma Katolik]

Sebaliknya Dr. Mohler menulis, bahwa orang-orang Kristen Injili tidak bisa melakukan pencampuran tersebut, ”Kita tidak memainkan suatu peran diplomatik sebagai kepala dari suatu negara, tetapi kita dipanggil untuk menjadi ambassador-ambassador dari Mashiah (Kristus) dan Injil-Nya.”

  • Orang-orang Kristen Injili boleh respek dengan tulus apa yang orang-orang Muslim percayai, namun tidak dapat respek kepada kepercayaan-kepercayaannya.
  • Kita dapat respek orang-orang Muslim untuk keterlibatan mereka kepada hal-hal yan bersifat kemanusiaan, pendidikan dan budaya.
  • Kita dapat respek kehebatan dari pendidian Muslim pada abad pertengahan dan keajaiban seni dan arsitektur yang bersifat Islam. Tetapi kita tidak bisa respek pada suatu sistem kepercayaan yang menolak kebenaran Injil, menolak bahwa Yahshua bukan Putra Elohim, dan memenjarakan berjuta-juta jiwa.

Kunjungan kepausan ke Yordan menunjuk langsung kepada masalah kepausan itu sendiri dan kepada kebingungan theologi Roma Katolik pada point ini khususnya. Menolak Tritunggal adalah menyembah Elohim yang lain.

Respek adalah sebuah permasalahan katagori. Pada ujungnya, orang-orang Kristen harus menunjukan respek untuk orang-orang Muslim melalui menceritakan Injil Yahshua Ha Mashiah (Yesus Kristus) di dalam roh kasih dan kebenaran. Kita dipanggil untuk mengasihi dan menghormati / respek orang-orang Muslim, bukan Islam.

Diterjemahkan dari

Should Christians “Respect” Other Religions?

Untuk melihat komentar dari para pembaca bisa melihat di sini: tekan ”View Comments”

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Rabbi tidak puas dengan perkataan Paus Benedict XVI


Pernyataan Paus Benedict XVI di Yad Vashem (Museum Holokos, di Yerusalem) pada Senin 11 Mai 2009 tentang peristiwa Holokos tidak memuaskan kata bekas Pemimpin Rabbi Israel Meir Lau – seorang anak dari korban Holokos yang selamat.

Bekas Rabbi ini berkata, “Itu suatu pernyataan yang manis”, mengkomentari pernyataan Paus, namun rabbi ini kecewa sebab Paus

  • Tidak menyinggung Nazi sebagai pelaku pembunuhan
  • Tidak sebuah katapun dari Paus secara pribadi berpartisipasi di dalam perasaan sakit dan sedih
  • Tidak menyebut 6 juta korban tapi hanya berjuta-juta, bahkan
  • Paus tidak meminta maaf atas peristiwa Holokos tersebut

Beberapa tahun belakangan ini, telah ditemukan bukti-bukti yang kuat tentang keterlibatan Vatikan (sebagai negara ) dan gereja Roma Katolik (sebagai institusi agama) dengan gerakan Nazi-Hitler. Paus Benedict XVI sendiri sewaktu muda adalah anggota tentara Nazi. Seorang bisop Katolik beberapa bulan yang lalu pada wawancaranya menyatakan keraguannya tentang jumlah korban Holokos. Tidaklah mengherankan bila rabbi ini kecewa dengan penyataan Paus Benedict yang adalah kepala dari semua gereja-gereja Katolik.

Seorang pengamat sejarah dan doktrin Roma Katolik di dalam pembuktiannya mengenai keterlibatan Roma Katolik dan Vatikan dengan rajim Nazi menulis sebagai berikut:  Joseph Ratzinger, yang sekarang adalah Paus Benedict XVI, ketika ia masih bertugas sebagai penasehat tingkat tinggi untuk Paus Yohanes Paulus II, menyatakan bahwa  “ … pengalaman yang sangat menyakitan dari Shoah (Holokos) adalah perbuatan kejahatan di dalan nama sebuah ideology anti-Kristen, … memukul secara kasar iman Kristen yang berakar pada Abraham di dalam orang Israel,” dikutip dari “Ucapan selamat untuk Kardinal Ratzinger menjadi Paus yang baru”

Pengamat ini melanjutkan cerita dari apa yang ia temukan, tulisnya

”Bukti menunjukkan bahwa:

  1. Hirarki gereja Katolik, bertindak di bawah perintah Vatikan [kekuasaan politik atau negara], telah berperan penting di dalam pembuatan Hitler diktator Jerman.
  2. Setelah itu, hirarki Katolik aktif di dalam  pergerakan-pergerakan Nazi diluar Jerman, contohnya di [negara-negara] Balkan.
  3. Meskipun pada Yad Vashem [Museum Holokos di Israel], di tahun 2000, Paus Yohanes Paulus II menggambarkan Nazi sebagai ”sebuah ideologi yang tidak berke-elohiman”, Vatikan memerintahkan para Katolik Jerman untuk mengasihi, menghormati, mentaati dan melindungi para Nazi.

Dan beberapa penulis buku yang meneguhkan keterkaitan Vatikan dengan Nazi:

  • Hitler and the Vatican oleh Peter Godman
  • Hitler’s Pope oleh John Cornwelll
  • Hitlers Cross oleh Erwin W. Lutzer
  • The cost of discipleship oleh Dietrich Bonhoeffer
  • Bonhoeffer, oleh Eberhard Bethge

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Apakah Anda Orang Jahat atau Orang Benar?


Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang. (Amsal 13:20)

Pepatah berkata, ”Jalan seperti bebek, bersuara seperti bebek, dan makan seperti bebek, maka itu pasti binatang bebek.” Fakta sehari-hari adalah bahwa tidak seorangpun ingin diklasifikasikan sebagai orang jahat (atau orang fasik sebagaimana Alkitab menulisnya). Kita sering berpikir dan berasumsi bahwa orang jahat / fasik adalah orang-orang yang tinggal dipenjara dan para mafia. Masing-masing budaya dan kebangsaan memiliki standard yang berbeda tentang seseorang dinyatakan baik dan jahat. Untuk mendapat jawaban yang jujur dan benar kita harus memakai standard YAHWEH, yaitu Elohim Pencipta Manusia. YAHWEH berkata, suatu hari kelak kita semua akan dibawa ke Meja Pengadilan-Nya. Kita akan diadili-Nya sesuai dengan  standard yang Ia telah tetapkan untuk setiap kita, pengadilan terakhir ini tidak akan memakai standard manusia (hukum dan aturan dari budaya dan kebangsaan si terdakwa) tapi Firman-Nya sendiri yang ditulis di hati-nurani kita (Rom 2:12a, 14) dan ditulis dalam sebuah kitab, yaitu Alkitab.

Menurut Alkitab, cara hidup semua orang, cara berbicara semua orang, dan cara mencari keuntungan semua orang tidak memenuhi standad yang YAHWEH (nama dari Pencipta manusia dan alam semesta) telah tetapkan; perhatikan ayat Firman ini:

Semua orang telah menyeleweng, mereka semua tidak berguna, tidak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak. (Roma 3:12)

SEMUA ORANG TELAH MENYELEWENG? Apakah termasuk saya? Mungkin Anda bertanya. Seluruh Alkitab dari kitab Kejadian sampai kitab Wahyu penuh dengan petunjuk YAHWEH bagaimana kita harus hidup. Untuk mempersingkat penyelidikan ”Siapakah Diri Kita, dimata YAHWEH?” kita batasi penyelidikan kita melalui kitab Amsal Salomo saja. Semua kutipan ayat diambil dari Indonesia Terjemahan Baru, kecuali ditulis lain.

Yang mana gaya berjalan (cara berpikir dan hidup) Anda?

  • Janganlah menempuh jalan orang fasik, dan janganlah mengikuti jalan orang jahat. Karena mereka tidak dapat tidur, bila tidak berbuat jahat; kantuk mereka lenyap, bila mereka tidak membuat orang tersandung; Tetapi jalan orang benar itu seperti cahaya fajar, yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari. (4:14, 16, 18)
  • Siapa bersih kelakuannya, aman jalannya, tetapi siapa berliku-liku jalannya, akan diketahui. (10:9)
  • Tidak sesatkah orang yang merencanakan kejahatan? Tetapi yang merencanakan hal yang baik memperoleh kasih dan setia. (14:22)
  • Keangkuhan hanya menimbulkan pertengkaran, tetapi mereka yang mendengarkan nasihat mempunyai hikmat.  (13:10)
  • Lidah orang benar seperti perak pilihan, tetapi pikiran orang fasik sedikit nilainya. (10:20)
  • Berlaku cemar adalah kegemaran orang bebal, sebagaimana melakukan hikmat bagi orang yang pandai. (10:23)
  • Orang fasik (jahat) memeras (oppresses) orang benar ketika ia menemukannya, sebab ia membenci orang yang menunggu dan berharap (11:15) LTB*
  • Dari buah mulutnya seseorang akan makan yang baik, tetapi nafsu seorang pengkhianat ialah melakukan kelaliman. (13:2)
  • Mata yang congkak dan hati yang sombong, yang menjadi pelita orang fasik, adalah dosa. (21:4)
  • Hati orang fasik mengingini kejahatan dan ia tidak menaruh belas kasihan kepada sesamanya. (21:10)

Suara Anda terdengar (cara bicara) seperti apa?

  • Perkataan orang fasik menghadang darah, tetapi mulut orang jujur menyelamatkan orang. (12:6)
  • Rancangan orang benar adalah adil, nasehat-nasehat orang fasik memperdaya (12:5b) LTB , KJV
  • Siapa menghina sesamanya berbuat dosa, tetapi berbahagialah orang yang menaruh belas kasihan kepada orang yang menderita. (14:21)
  • Mulut orang fasik penuh dengan tipuan (10:18a) LTB ; Siapa menyembunyikan kebencian, dusta bibirnya (10:18a). Jadi orang yang suka menyembunyikan kebencian sama dengan orang fasik.
  • Di dalam banyak bicara pasti ada pelanggaran, tetapi siapa yang menahan bibirnya, berakal budi. (10:19)
  • Berkat ada di atas kepala orang benar, tetapi mulut orang fasik menyembunyikan kelaliman. (10:6)
  • Orang bijak menyimpan pengetahuan, tetapi mulut orang bodoh adalah kebinasaan yang mengancam. (10:14)
  • Bibir orang benar tahu akan hal yang menyenangkan, tetapi mulut orang fasik hanya tahu tipu muslihat. (10:32)
  • Berkat orang jujur memperkembangkan kota, tetapi mulut orang fasik meruntuhkannya. (11:11)
  • Di dalam mulut orang bodoh ada rotan untuk punggungnya, tetapi orang bijak dipelihara oleh bibirnya. (14:3)
  • Hati orang benar menimbang-nimbang jawabannya, tetapi mulut orang fasik mencurahkan hal-hal yang jahat. (15:28)

Bagaimana Anda makan (mencari keuntungan)?

  • Orang berdosa… berkata: ”Marilah ikut kami, biarlah kita menghadang darah, … kita akan memenuhi rumah kita dengan barang rampasan; (1:10-13)
  • Orang fasik mengingini jala orang jahat, tetapi akar orang benar mendatangkan hasil. (12:12)
  • Tipu daya ada di dalam hati orang yang merencanakan kejahatan, tetapi orang yang menasihatkan kesejahteraan mendapat sukacita. (12:20)
  • Orang fasik menerima hadiah suapan dari pundi-pundi untuk membelokkan jalan hukum. (17:23)

Upah orang fasik dan orang benar

  • Di jalan kebenaran terdapat hidup, tetapi jalan kemarahan menuju kematian/ maut (12:28) LTB
  • Orang fasik akan diseret kepada kehancuran, tetapi keinginan orang benar akan diluluskan. (10:24) LTB
  • Bila taufan melanda, lenyaplah orang fasik,  tetapi orang benar adalah alas yang abadi. (10:25a)
  • Orang benar makan sekenyang-kenyangnya, tetapi perut orang fasik menderita kekurangan. (13:25)
  • Upah pekerjaan orang benar membawa kepada kehidupan, penghasilan orang fasik membawa kepada dosa. (10:16)
  • Kutuk YAHWEH ada di dalam rumah orang fasik, tetapi tempat kediaman orang benar diberkati-Nya. (3:33)
  • Orang fasik dijatuhkan sehingga mereka tidak ada lagi, tetapi rumah orang benar berdiri tetap. (12:7)
  • Orang fasik dirobohkan karena kejahatannya, tetapi orang benar mendapat perlindungan karena ketulusannya. (14:32)
  • Orang baik akan dipuaskan dari buah mulutnya, tetapi jiwa-jiwa orang fasik akan binasa (13:2b) LTB
  • YAHWEH tidak membiarkan orang benar menderita kelaparan, tetapi keinginan orang fasik ditolak-Nya (10:3)
  • Takut akan YAHWEH memperpanjang umur, tetapi tahun-tahun orang fasik diperpendek. (10:27)
  • Harapan orang benar akan menjadi sukacita, tetapi harapan orang fasik menjadi sia-sia. (10:28)
  • Jalan YAHWEH adalah perlindungan bagi orang yang tulus, tetapi kebinasaan bagi orang yang berbuat jahat. (10:29)
  • Orang benar tidak terombang-ambing untuk selama-lamanya, tetapi orang fasik tidak akan mendiami negeri. (10:30)
  • Orang jahat tunduk di dekat orang baik, orang fasik di depan pintu gerbang orang benar. (14:19)
  • YAHWEH itu jauh dari pada orang fasik, tetapi doa orang benar didengar-Nya. (15:29)

Jadi singkat kata, setiap kita dikatakan orang fasik atau orang benar tergantung dari

  • bagaimana kita  menempatkan YAHWEH di dalam kehidupan kita; Jalan orang fasik adalah kekejian bagi YAHWEH, tetapi siapa mengejar kebenaran, dikasihi-Nya. (15:9). Siapa berjalan dengan jujur, takut akan YAHWEH, tetapi orang yang sesat jalannya, menghina Dia. (14:2)
  • bagaimana Anda menghormati dan melakukan firman-Nya. Siapa meremehkan firman, ia akan menanggung akibatnya, tetapi siapa taat kepada perintah, akan menerima balasan. (13:13)

Perasaan dan hati nurani Anda pun tahu siapa Anda sebenarnya

  • Apakah Anda selalu gelisah dan susah tidur, atau merasa aman dimanapun Anda berada? Orang fasik lari, walaupun tidak ada yang mengejarnya, tetapi orang benar merasa aman seperti singa muda. (28:1)
  • Apakah Anda merasa sedih dan marah jika hak asasi orang lain ditindas, atau Anda hanya perduli dengan keuntungan kelompok Anda sendiri? Orang benar mengetahui hak orang lemah, tetapi orang fasik tidak mengertinya. (29:7)
  • Bagaimana Anda menilai masalah korupsi dan kebohongan? Orang bodoh adalah kekejian bagi orang benar, orang yang jujur jalannya adalah kekejian bagi orang fasik. (29:27)

Jika Anda dapatkan bahwa Anda tidak punya masalah dengan YAHWEH dan perintah-Nya, berbahagialah Anda, sebab Dia mengasihi Anda, namun jika Anda belum berdamai dengan Pencipta Anda, datanglah sekarang juga kepada-Nya, akuilah segala dosa Anda dan mintalah pengampunan kepada-Nya. Mintalah Yahshua Ha Mashiah (Yesus Kristus) masuk kedalam kehidupan Anda, jadikah Dia kembali sebagai penguasa atas kehidupan Anda, maka Anda akan hidup dan diselamatkan dari hukuman api neraka.

Bacaan berkait:

*) LTB: George M. Lamsa’s Translation Bible from the Aramaic of the Pershitta.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

NEWTON’S RIDDLE; Ramalan Isaac Newton


newtons-riddle-novelSetiap orang yang pernah makan bangku sekolah pasti pernah dengar nama Sir Isaac Newton (1642-1727), ia adalah “bapa dari ilmu alam modern” dan “bapa dari revolusi industry.” Newton menemukan banyak hukum-hukum ilmu pengetahuan.

Ia adalah salah satu orang yang sangat jenius, lebih dari itu ia seorang Kristen yang sungguh-sungguh dan ahli Alkitab, menguasai bahasa Ibrani dan Yunani. Sejak usia 12 tahun sampai meninggalnya pada usia 85 ia mempelajari kitab nabi Daniel.

Sir Isaac Newton berdasarkan kitab Daniel telah menghitung tahun lahirnya kembali Negara Israel – yaitu 1948, dan kedatangan Yahshua Ha Mashiah yang kedua.

Tentu tidak seorangpun tahu kapan Ia datang kembali, namun menurut perhitungan Isaac Newton itu tidak lama lagi!

Tahun 2005, Neill Russell seorang guru dari sekolah tinggi mendengar suara Elohim untuk dia menulis sebuah buku. Ia menjawab ”Saya tidak bisa lakukan itu,” selain ia bukan seorang novelist ia sibuk dengan pekerjaannya. Sehingga Elohim sendiri memberikan kepada Neill tokoh Sir Isaac Newton untuk novelnya. Neill ditunjukan oleh YAHWEH bahwa novel DaVinci Code adalah kebohongan, tidak bercerita benar tentang Sir Isaac Newton.

Sebagaimana biasanya, saat Tipuan dan Kegelapan dibongkar oleh anak-anak YAHWEH, Iblispun tidak tinggal diam. Iblis menyerang istri Neill, Cindy, secara gaib ketika ia sedang dirumahnya menyebabkan ia sakit kanker ganas (80% hatinya terserang kanker). Iblis mencoba menyetop penulisan novel ini. Sementara dokter menyerah, YAHWEH berbicara kepada Cindy bahwa ia akan hidup dan melayani-Nya.

Novel NEWTON’S RIDDLE adalah best seller novel, Sid Roth berkata buku ini isinya sama seperti berita koran harian, maksudnyanya bahwa buku ini sangat menarik, dan up to date alias berita hangat

Di dalam buku ini dibahas firman YAHWEH pada Kejadian 12:3 dan Mazmur 83; yang mengkaitkan perlakuan Negara Amerika Serikat dan Negara-negara lainya terhadap negara Israel. Newton’s Riddle adalah sebuah novel, namun isinya penuh dengan fakta-fakta yang nyata. Penulis buku ini menyatakan bahwa buku ini jauh lebih menarik dari novel DaVinci Code buatan Dan Brown.

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog