Bahasa Mandarin meneguhkan kitab Kejadian


Sebuah buku berjudul The Discovery of Genesis (Penemuan kitab Kejadian) ditulis oleh C.H. Kang dan Ethel Nelson menjelaskan bahwa kata-kata dalam bahasa China (Mandarin?) berisi cerita peristiwa-peristiwa dalam kitab Kejadian. Kitab Kejadian ditulis oleh nabi Musa saat ia memimpin bangsa Israel keluar dari tanah Mesir, itu sekitar 1400 BC.

Buku ini memberi beberapa contoh:

Bahtera atau kapal laut atau boat
Kata perahu dalam bahasa Mandarin terdiri dari tiga bagian yang jelas.

perahu atau bejana + delapan + mulut atau orang = bahtera.

Perahu pertama yang tertulis di Alkitab adalah bahtera nabi Nuh tertulis:

Pada hari itu juga masuklah Nuh serta Sem, Ham dan Yafet, anak-anak Nuh, dan isteri Nuh, dan ketiga isteri anak-anaknya bersama-sama dengan dia, ke dalam bahtera itu, (Kej 7:13)
Jadi bahtera Nuh adalah sebuah perahu dengan delapan orang.

Menginginkan kepunyaan orang lain (Covet), keinginan.
Kata “covet”  atau “mengingikan kepunyaan orang lain” atau hasrat dalam bahasa Mandarin digambarkan dengan seorang wanita membuat keputusan antara dua pohon. Kejadian 2:8-9 menunjukkan kita bahwa ada dua jenis pohon bersebelahan yang harus dipilih, yang buahnya boleh dimakan dan yang tidak boleh dimakan. Hawa telah memilih yang salah, Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya. (Kej 3:6)


“Dilarang.” Kata ini digambarkan dari dua pohon di atas sebuah karakter. Karakter ini adalah sebuah bentuk singkatandari sebuah kata Elohim dengan tambahan lengkungan kecil seperti mata pancing pada bawah tengahnya yang merubah  arti dari “Elohim” ke “Elohim memerintah atau mengabarkan.” Jadi kata “dilarang” berarti “Elohim membuat sebuah perintah tentang dua pohon.”

Bacaan berkait:

Team peneliti China dan Turky mengklaim bahtera Nuh telah ditemukan

Referensi

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Team peneliti China dan Turky mengklaim bahtera Nuh telah ditemukan


Team ini setelah membuka bagian kayu dari struktur puncak Gunung Ararat di Turky timur bahwa penanggalan karbonnya adalah 4800 tahun, sekitar waktu yang sama bahtera Nuh mengapung.  Laporan ini diumumkan hari Senin 26 April.

”Tidak seratus persent bahwa itu adalah bahtera Nuh tetapi itu adalah 99,9 persent itu benar,” Yeung Wing-cheung berkata. Ia adalah satu dari 15 team kuat dari Noah’s Ark Ministries Internasional.

Struktur bangunan yang dibuka ini memiliki beberapa ruangan, beberapa dari sekat-sekat kayu, yang dipercayai rumah binatang, ia berkata.

Pemerintah daerah setempat akan meminta penuasa di Ankara untuk mengajukan status Pusaka UNESCO sehingga tempat itu dapat ada dilindungi sementara penggalian arkiologi utama dilakukan, Yeung menambahkan.

Alkitab menceritakan bahwa Elohim memutuskan membanjiri bumi setelah melihat bagaimana jahatnya bumi telah jadi, dan berkata kepada Nuh untuk membangun sebuah bahtera dan isi itu dengan pasangan binatang. Setelah banjir surut, Alkitab berkata bahwa bahtera tersebut terdampar di atas gunung. Banyak orang percaya bahwa itu adalah gunung Ararat, tempat tertinggi di Turky timur, sekitar  4000 meter.

Lokasi bahtera Nuh di gunung Ararat telah diyakini oleh banyak para ahli purbakal, namun rupanya baru sekarang pemerintah Turky mengijinkan  itu untuk di gali.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Ragi Orang Farisi Modern


Sementara itu beribu-ribu orang banyak telah berkerumun, sehingga mereka berdesak-desakan. Lalu Yahshua mulai mengajar, pertama-tama kepada murid-murid-Nya, kata-Nya: “Waspadalah terhadap ragi, yaitu kemunafikan orang Farisi.” (Luk 12:1)

Siapakah orang Farisi dan bagaimana kehidupan mereka sehingga  Yahshua harus memperingatkan murid-murid-Nya untuk waspada terhadap ragi, yaitu kemunafikan, mereka?
Di jaman modern ini Anda juga akan temukan kelompok orang tertentu yang memiliki  karakteristik yang sama seperti kelompok orang Farisi di jaman Yahshua, mereka kita dapat namakan “orang Farisi modern”.

Dengan menyelidiki Alkitab di bawah pimpinan Roh Kudus dan meminta kepada-Nya apa makna dari pasal-pasal Firman YAHWEH tersebut di dalam kehidupan saat ini, maka Anda akan temukan bahwa logos itu dapat menjadi rhema (Firman yang hidup). Dengan memperbandingkan Alkitab Perjanjian Baru dengan catatan sejarah Farisi Modern, maka Anda akan temukan banyak kesamaan di antara dua kelompok orang di atas.

Berikut ini sebagian dari kesamaan mereka:

Kuasa. “Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa.  (Mat 23:2)
Kedua kelompok, para ahli Taurat dan orang Farisi adalah pemimpin agama dan sekaligus hal-hal yang bersifat politik orang Israel, organisasi resmi mereka dikenal sebagai Sanhedrin.
Vatikan adalah sebuah organisasi agama Kristen Katolik dan sekaligus negara.
Pemimpin-nya (Paus dan dibantu para bishop) mengklaim bahwa telah menduduki kursi Mashiah / Kristus, menamai dirinya: Vicarius Filii Dei (Latin) / The Vicar of Christ mengandung arti: Pengganti Mashiah / Kristus di Bumi. Paus Leo XIII: ”Kami menguasai tempat Elohim Yang Mahakuasa di atas bumi ini.” Dan, ”Paus tidak hanya representasi Yahshua Ha Mashiah, ia adalah Yahshua Ha Mashiah itu sendiri” – Catholic National Juli 1895.

Bukan pelaku Firman ... karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya.  (Mat 23:3) Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.” (Mar 7:7)
Setiap calon pendeta Katolik harus menyebut sumpah ini: “I will never interpret the Holy Scriptures except according to the unanimous consent of the Holy Fathers.”
(”Saya tidak akan pernah mengartikan kitab-kitab suci (Holy Scriptures) [yakni Alkitab] kecuali sesuai permisi yang jelas dari Bapa-bapa Suci“).
Para Paus menamai diri mereka sendiri sebagai Bapa-bapa Suci. Secara resmi Vatikan menambahkan tradisi-tradisi disamping Alkitab. Parahnya ialah mereka lebih banyak mengajar dan mempraktekkan campuran  tradisi (Yunani, Babilonia, Mesir, Persia, Islam: ibu Fatima, Asia (tasbe/kalung doa Buddha)  dibanding ajaran Alkitab.  Baca: Pagan Sun worship and Catholicis dan Alkitab India versi Roma Katolik.

Pelanggar hukum Perintah Elohim kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia.” (Mar 7:8). Dengan demikian firman Elohim kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadatmu sendiri. (Mat 15:6b)
Hukum kelima: “Hormatilah ayahmu dan ibumu.” Roma Katolik merekrut remaja-remaja untuk jadi pekerja-pekerjanya, meminta mereka meninggalkan orang tua, pekerjaan mereka. Ketika para orang tua mereka protes atas keharmonisan kekeluargaan yang mereka miliki, para orang tua malang ini dituduh telah berbuat dosa ‘menghambat pekerjaan Elohim’  dan harus mengaku dosa dan membayar sejumlah nilai uang kepada Vatikan. Baca Mat 15:3-6.
Hukum ketiga. Vatikan dengan kekuatan politik dan agamanya telah menetapkan hari Sabat Alkitab tidak berlaku, dan menjadikan hari Minggu sebagai hari kudus orang Kristen.
Hukum pertama. Vatikan penuh dengan patung-patung dan sebagian dihormati dan disembah. Vatikan berargument “kami tidak menyembah patung, mereka hanyalah menolong kami mempermudah berkomunikasi dengan orang-orang suci.” Kel 20:1-6.
Baca: Are Catholics worshipping idols?

Pamer. Semua pekerjaan yang mereka lakukan hanya dimaksud supaya dilihat orang; mereka memakai tali sembahyang yang lebar dan jumbai yang panjang;  (Mat 23:5)
Di antara semua kepercayaan Kristen, para pemimpin Roma Katoliklah yang sangat tepat di dalam cara berpakaian di atas, dan kemudian Kristen Ortodok.

Batu sandungan. Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Sorga di depan orang. Sebab kamu sendiri tidak masuk dan kamu merintangi mereka yang berusaha untuk masuk. (Mat 23:13). Kerajaan Sorga / Kerajaan Elohim ialah kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus. (Rom 14:17) Dan Yashua berkata: ”…bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.”  (Yoh 4:23)
Vatikan tidak melibatkan Roh Kudus di dalam ibadahnya, semuanya adalah berdasar liturgi manusia. Roh Kudus sebagai pribadi (Yoh 14, 16) tidak diajarkan di dalam gereja Roma. Vatikan mengusir setiap pengikutnya yang mempraktekan karunia-karunia Roh Kudus (1 Kor 12 dan 14). Ia tidak berani masuk kedalam kebenaran, damai sejahtera dan sukacita yang sebenarnya, ia lebih suka dihormati dan mencintai dunia ini. Sehingga ia menjadi penghalang / batu sandungan bagi banyak orang; Kristianiti yang sesuai Alkitab menjadi dibenci oleh banyak golongan. Contoh:

  • Islam: Umat Muslim berpikir bahwa trinitas Kristen adalah Bapa Sorgawi, Maria (Ibu) dan Yahshua (Putra), sebab Roma Katolik mengajar bahwa Maria (ibu kandung Yahshua) adalah immortal (tidak mati) dan mediator bagi doa-doa umat Katolik.
  • Judaism: Orang-orang Yahudi susah menerima Yahshua dan ajaran-Nya oleh karena penjajahan Romawi yang keras beratus-ratus tahun lamanya. Pembantai dalam nama Crusade (Perang Suci) dan Nazi Hitler.
  • Dunia Science: hukuman berat atas  para ahli ilmu pengetahuan  oleh gereja Roma di abad pertengahan telah membuat ajaran Alkitab ditolak di bangku-bangku perguruan tinggi, dan melahirkan Atheism (Teori Darwin) di dunia pendidikan dan Komunism di dunia politik. Baca: Galileo Galilei vs The Church of Rome

Syukur kepada YAHWEH, sekarang ini ketika kelompok di atas telah melihat Terang Alkitab dan revival besar terjadi di hati dan jiwa mereka!

Gembala yang pandir. Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu menelan rumah janda-janda sedang kamu mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Sebab itu kamu pasti akan … (Mat 23:14; Mark 12:40; Luk 20:47)
YAHWEH menyebut para hamba-Nya yang mencari keuntungan diri sendiri dari umat-Nya sebagai ”gembala yang pandir” (Zak 11:15-17) dan ”anjing-anjing [gembala] bisu dan pelahap”  (Yes 56:9-12). Salah satu penyebab utama lahirnya pra-Reformasi (15 AD) dan Reformasi Gereja (17 AD) ialah ’pemerasan’ gereja Roma terhadap jemaatnya (pajak, pembelian pengampunan dosa dll), gereja hanya haus akan jabatan. Baca:  Author blames Vatican for Holocaust , Holocaust survivors win right to sue Vatican. Yahshua tidak melarang orang berdoa panjang bahkan lebih dari satu jam. Doa panjang yang Ia maksudkan pada ayat ini ialah doa yang bertele-tele (Mat 6:7-8), inilah doa yang diulang-ulang – doa Rossario.

Keturunan pembunuh orang-orang benar. kamu membangun makam nabi-nabi dan memperindah tugu orang-orang saleh …  Tetapi dengan demikian kamu bersaksi terhadap diri kamu sendiri, bahwa kamu adalah keturunan pembunuh nabi-nabi itu. (Mat 23:29-31)
Vatikan adalah gereja yang memiliki banyak makam dan tugu para pemimpin Gereja. Tidak sedikit dari Paus Roma yang telah membunuh banyak pemimpin rohaniwan Kristen. Roma bertanggung jawab penuh atas terbunuhnya para rasul. Seperti orang Farisi, Roma juga membuat patung-patung rasul yang mereka telah bunuh dan memanggilnya Santo Membangun gedung gereja yang megah untuk rasul Petrus  di Roma. Yahshua bahwa memanggil Roma sebagai “Wanita yang mabuk darah orang-orang kudus dan saksi-saksi Yahshua.” (Wah 17:6)

Agamawi. Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. (Mat 5:20)
Para ahli Taurat adalah orang-orang yang lebih berpendidikan dan menerapkan kitab Musa, dan orang-orang Farisi adalah sekte yang paling tegas dan taat di dalam melakukan kepercayaannya, namun kebenaran kedua kelompok ini yang paling dikritik oleh Yahshua. Mereka sangat yakin kepada diri mereka sendiri bahwa mereka paling benar,  suci dan karenanya mereka percaya akan masuk Sorga. Kesombongan mereka menghancurkan diri mereka sendiri.
Gereja Roma Katolik secara resmi mengklaim bahwa doktrin paus selalu benar dan satu-satunya organisasi gereja yang paling benar. Paus Benediktus belum lama ini mengklaim bahwa “gereja-gereja di luar gereja Roma Katolik bukan Gereja yang benar.” Paus-paus terdahulu menyatakan hal yang sama. Tidak diragukan para pemimpin gereja ini adalah orang-orang berpendidikan, namun kebenaran firman YAHWEH jauh dari mereka.

Menolak firman Elohim. Maka datanglah murid-murid-Nya dan bertanya kepada-Nya: “Engkau tahu bahwa perkataan-Mu itu telah menjadi batu sandungan bagi orang-orang Farisi?” (Mat 15:12)
Roma Katolik memiliki sejarah ketakutan yang panjang terhadap firman YAHWEH, Alkitab. Sampai abad 15 AD Alkitab masih tersembunyi dari jangkauan orang Kristen di Europa Barat. Ketika pertama kali diterjemahkan kedalam bahasa Inggris dari Latin (berakibat lahirnya pra-Revormasi Gereja), Vatikan panik dan marah besar. Pelarangan memiliki Alkitab telah membinasakan jutaan orang Kristen di seluruh wilayah kekuasaan Roma. Sampai sekarang 21 AD mayoritas orang Katolik tidak tahu isi Alkitab dengan benar, sebab semua interpretasi Alkitab haruslah sesuai dengan tradisi Roma.

Buta rohani. Biarkanlah mereka itu. Mereka orang buta yang menuntun orang buta. Jika orang buta menuntun orang buta, pasti keduanya jatuh ke dalam lobang.” (Mat 15:14)
Vatikan mengajar: keselamatan melalui perbuatan baik; Yahshua berkata: “keselamatan adalah melalui ber-iman kepada-Nya, itu hanyalah anugerah.” Vatikan mengajar missa kudus setiap minggu bagian dari cara mendapatkan pengampunan dosa; Yahshua berkata bahwa korban-Nya di kayu salib hanya “satu kali untuk selama-lamanya” dan “sudah selesai.”

Hai orang-orang munafik! Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. (Mat 15:7-8)
Orang Farisi menempatkan Talmut (tulisan para Rabi yang berisi tafsiran hukum Musa) lebih tinggi dari Alkitab. Akibatnya ”hukum yang terutama dan yang pertama dan hukum yang kedua” (Mat 22:37-40) tidak dilakukan.
Kolekte Anda tidak dapat menebus dosa Anda, tapi pertobatan dapat. Elohim tidak memerlukan kolekte Anda (gereja yang membutuhkan), yang Ia minta adalah dengar-dengaran kepada perintah-Nya.  Baca: 95 Theses Martin Luther about Indulgences
Karakteristik-karakteristik ”Antikristus” yang tertulis di dalam Suratan Yohanes memiliki kreteria yang sama pada Matius 15:7-8 di atas!!

“Mengapa kamu memperbincangkan soal tidak ada roti? Belum jugakah kamu faham dan mengerti? Telah degilkah hatimu? Kamu mempunyai mata, tidakkah kamu melihat dan kamu mempunyai telinga, tidakkah kamu mendengar? (Mar 8:17-18)
Ini adalah teguran Yahshua kepada murid-murid-Nya yang tidak mengerti perkataan-Nya: “Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi … (Mark 8:15)
Tahukan Anda bahwa sampai saat ini milyaran orang Kristen yang mengasihi Yahshua Ha Mashiah (Yesus Kristus) dengan segenap hati dan tubuhnya – jiwanya belum, di bawah ini contohnya – masih tetap percaya dan melakukan tradisi-tradisi Roma Katolik yang tidak Alkitabiah?

  • Mereka faham bahwa 25 Desember bukan lahirnya Yahshua, Juru Selamat mereka, tetapi hari dewa Matahari orang Roma, namun setiap tahun mereka setia melakukannya dan mengatakan: “Yesus Kristus telah lahir hari ini!”
  • Mereka telah mendengar bahwa hari Minggu bukanlah hari yang dikuduskan YAHWEH, namun mereka tetap menguduskannya, dan sebaliknya tidak perduli dengan perintah Tuan mereka untuk  “mengingat dan menguduskan hari Sabat-Nya yang Ia sendiri telah menguduskannya.”
  • Mereka telah melihat dengan mata sendiri bahwa roti dan anggur di perjamuan suci (Missa Kudus, dalam Katolik) benda-benda buatan manusia, tetapi tetap percaya bahwa itu telah berubah menjadi tubuh dan darah Yahshua hanya melalui sebuah doa pendeta. Baca :  Tale of the Eucharist

Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik,… Sebab itu kamu pasti akan menerima hukuman yang lebih berat (Mat 23:14).
Siapa yang tahu kebenaran tapi menoloknya akan dihukum lebih berat dari orang jahat yang belum tahu kebenaran (Mat 1=:14-15) dan siapa yang tahu banyak kebenaran kepadanya dituntut banyak untuk melakukannya (Luk 12:47-48).
Adakah ayat Alkitab yang menubuatkan hukuman atas gereja Roma Katolik ini? Ada!! Sudah tertulis sejak abad pertama! Wahyu 17:3-10 perempuan ini adalah lambang dari Vatikan (tafsiran ini telah diterima umum oleh para ahli Alkitab) dan hukumannya tertulis pada pasal 18:1-8, 21-24.

Membunuh pengikut Yahshua.
Siapakah dari nabi-nabi yang tidak dianiaya oleh nenek moyangmu? Bahkan mereka membunuh orang-orang yang lebih dahulu memberitakan tentang kedatangan Orang Benar, yang sekarang telah kamu khianati dan kamu bunuh. (Kis 7:52) Ini teguran Stefanus kepada orang-orang Farisi sebelum ia dibunuh.
Roma membunuh banyak rasul-rasul dan guru-guru Alkitab. Ratusan juta orang Protestant dan denominasi lainya mati ditangan gereja Roma Katolik.

Pesan Yahshua kepada setiap orang yang percaya kepada-Nya (termasuk pekerja dan jemaat gereja Katolik yang tulus hati): Lalu aku mendengar suara lain dari sorga berkata: “Pergilah kamu, hai umat-Ku, pergilah dari padanya supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya, dan supaya kamu jangan turut ditimpa malapetaka-malapetakanya. Sebab dosa-dosanya telah bertimbun-timbun sampai ke langit, dan Elohim telah mengingat segala kejahatannya. (Wah 18:4-5)

Bukankah firman-Ku seperti api, demikianlah firman YAHWEH dan seperti palu yang menghancurkan bukit batu? Sebab itu, sesungguhnya, Aku akan menjadi lawan para nabi, demikianlah firman YAHWEH, yang mencuri firman-Ku masing-masing dari temannya. Sesungguhnya, Aku akan menjadi lawan para nabi, demikianlah firman YAHWEH, yang memakai lidahnya, dan berkata, ”Dia berkata.” [KJV] Sesungguhnya, Aku akan menjadi lawan mereka yang menubuatkan mimpi-mimpi dusta, demikianlah firman YAHWEH, dan yang menceritakannya serta menyesatkan umat-Ku dengan dustanya dan dengan bualnya. Aku ini tidak pernah mengutus mereka dan tidak pernah memerintahkan mereka. Mereka sama sekali tiada berguna untuk bangsa ini, demikianlah firman YAHWEH. (Yer 23:29-32)

Referensi:

Tulisan-tulisan Pdt. Richard Bennett, bekas pendeta Katolik lebih dari 20 tahun. Tertulis dalam format pdf.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog


Peringatan terakhir TUAN BESAR kepada para hamba-Nya


Mereka bersama-sama dengan Dia juga akan menang, yaitu mereka yang terpanggil, yang telah dipilih dan yang setia.” (Wah 17:14b)

Salam Sabat! Yahshua Ha Mashiah, TUAN BESAR setiap orang benar – dibenarkan karena pengudusan  YAHWEH melalui darah Putera-Nya di Golgota – memiliki 4 pesan penting sebelum Ia meninggalkan para hamba-Nya untuk sementara waktu. Matius 24 mereka bertanya apa tanda-tanda akhir jaman dan kedatangan Yahshua yang kedua, TUAN BESAR mereka menjawab pertanyaan mereka, dan dari paragraf terakhir pasal 24 sampai pasal 25 Ia memberi 4 pesan yang sangat penting untuk setiap hamba-Nya, Anda dan saya.

Empat peringatan penting Yahshua Ha Mashiah, Tuan atas segala tuan, Raja atas segala raja:

  • Mat 24:45-51 – perumpamaan manager rumah
  • Mat 25:1-13    – perumpamaan 10 gadis dengan pelita-pelita mereka
  • Mat 25:14-30 – perumpamaan tentang hamba dan talentanya
  • Mat 25:31-46 – perumpamaan Raja yang meyamakan diri-Nya sebagai orang tidak berdaya.

Mat 26 dan  27 – Segera setelah Ia memberi 4 peringatan ini, dua hari kemudian Yahshua meninggalkan mereka, Ia memberikan diri-Nya kepada orang berdosa untuk di salib.
Mat 28 – Yahshua bangkit dari kematian-Nya, memberi ’pekerjaan rumah’ kepada hamba-hamban-Nya (dengan meniggalkan keempat peringatan di atas) lalu pergi – untuk datang kembali!

Perumpamaan tentang manager rumah.
“Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang. (Mat 24:46). Peringatan yang Tuan ’Rumah’ (diartikan: Kerajaan Sorga) kepada hamba-Nya ialah “Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Yahwehmu datang.” (42). Sifat dan pemikiran ”tidak ada kucing tikus berpesta” atau ”tidak ada polisi boleh melanggar rambu lalu-lintas” adalah dosa tidak takut kepada YAHWEH, orang ini berbuat baik hanya karena ia ”takut akan manusia” – yang adalah jerat (Ams 14:27; 29:25). Sekali lagi Ia berkata, “Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga.” (44)

Perumpamaan tentand 10 gadis dengan pelita mereka masing-masing

Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki. (Mat 25:1). Lima gadis, yang tidak bijaksana, bersemangat menyambut  kedatangan Pengantin Pria, namun tidak memiliki persiapan yang penuh, dalam perjalanan waktu … oops, minyaknya habis! Beberapa Kristen lahir baru dalam perjalan waktu sering kali kehabisan urapan dan pimpinan Roh Kudus, yang tersisa hanyalah tradisi dan liturgi gereja buatan manusia (Kol 2:18-23). Dan mereka terkunci di luar pintu gerbang Sorga. (11, sejenis Mat 7:23 & 2Tim 2:19). Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya.” (Mat 25:13)

Perumpamaan tentang hamba dan talentanya.
Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat. (Mat 25:15). Lama sesudah itu (After a long time) pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu mengadakan perhitungan dengan mereka. (19). Hamba penerima satu talenta, yang jahat dan malas ini, berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam. (Mat 25:24). Hamba memanggil tuannya “Tuan atau Master tetapi lupa akan fungsi “hamba” dan “Tuan,” sebagai ganti dari memeriksa dirinya sendiri yang jahat dan malas, ia menuduh Tuannya sebagai orang yang kejam. Tuannya telah tahu kesanggupan setiap hamba-Nya dan telah memberi waktu yang cukup lama (19). Orang malas selalu berpikir dialah yang paling rajin dan merasa pintar (Ams 26:13-16), dia lupa bahwa menuaipun adalah pekerjaan (Yoh 4:37). Perumpaan ini dibuat untuk menunjukan tidak seorangpun dapat beralasan mengabaikan tugasnya oleh karena hanya memiliki sedikit talenta. Elohim akan menuntut dari setiap orang menurut kesanggupannya (Albert Barnes’s Notes of the Bible).

Perumpamaan Raja yang meyamakan diri-Nya sebagai orang tidak berdaya.
Pada perumpamaan ini jelas sekali Yahshua menyebut diri-Nya sebagai Raja atas segala raja, “Ketika Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat kudus-Nya bersama-sama dengan Dia,…Dan semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing, dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya. Lalu Raja itu akan berkata… (Mat 25:31-34;GLB)

Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku. (Mat 25:40). Ayat 45 dalam bentuk negatifnya.

Sangatlah pasti bahwa setiap orang ingin melayani Raja, ini adalah suatu hal yang normal dan bukan rahasia lagi, tetapi jarang yang ingin melayani umat-Nya yang tidak berdaya: miskin dan menderita secara jasmani (lapar, haus, tidak memiliki baju, orang asing dan terpenjara karena kebenaran dan nama-Nya).

Di dalam tiga kondisi Yahshua menyamarakan diri-Nya sendiri sebagai orang lain:

  • Menolong pengikut Yahshua yang tidak berdaya secara jasmania = menolong Yahshua itu sendiri. (Mat 25:35-45)
  • Menolak berita Injil dari hamba-Nya = menolak Yahshua (Mat 10:40;Luk 10:16; 1Tes 4.2,8; 1Sam 8:7)
  • Menyiksa pengikut Yahshua = menyiksa Yahshua itu sendiri (Kis 9:1-5)

Peringatan-peringatan dalam empat perumpaman di atas dapat disimpulkan sebagai:

  • Hendaklah kita terus-menerus (sepanjang waktu) berjaga-jaga dan siap sedia
  • Hendaklah kita terus-menerus (sepenuh hati dan jiwa) memiliki urapan Roh Kudus, dan hidup dalam pimpinan-Nya
  • Hendaklah kita tidak lupa mengembangkan (seluruh keberadaan) talenta kita
  • Hendaklah kita tidak lupa memberi bantuan (semua saudara seiman, apapun denominasinya) yang memerkukan kebutuhan dasar tersebut.

Dalam semua perumpamaan ini, kata ”Tuan”, ”Pengantin Pria”, ”Raja” (ialah gambaran dari pribadi Yahshua sendiri), selalu berhubungan dengan kata ”pergi” dan ”datang” serta ”waktu.”

Masalah ”waktu” dalam semua perumpamaan ini sangatlah penting untuk diperhatikan.

1. Setelah Tuan ini memberi talenta-Nya (mata uang) kepada hamba-hamba-Nya, Ia segera pergi (immediately; GLB atau straightway; KJV) (Mat 25:15). Kepergian yang segera ini TEPAT terjadi dalam dunia nyata! Lihat pada Matius 26:1-2, Ia menulis: Setelah Yahshua selesai dengan segala pengajaran-Nya itu, berkatalah Ia kepada murid-murid-Nya: “Kamu tahu, bahwa dua hari lagi akan dirayakan Paskah, maka Anak Manusia akan diserahkan untuk disalibkan.” (Mat 26:1-2). Jadi segera setelah Ia menyampaikan peringatan tersebut di dalam 4 jenis perumpamaan, Ia berkata ”Nah dua hari lagi Aku akan pergi, dan SEKARANG Aku menyerahkan seluruh tugas pemberitaan Kabar Baik ini kepada kalian semua!” Setelah Ia bangkit perintah ini diteguhkan-Nya kembali dan Ia berjanji akan menyertai pelayanan mereka – melalui Roh Kudus-Nya.

Di sini Ia mengajar kita bahwa perumpamaan (yang adalah hanya perumpamaan, bukan sebenarnya) yang Ia katakan tidak dapat dianggap ringan, semua itu adalah gambaran dari kenyataan. Penglihatan dan nubuatan yang pasti terjadi. Neraka dan Sorga dalam kalimat terakhir dari perumpamaan ini: Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal.” (Mat 25:46) pastilah akan terjadi.

2. Waktu kedatangan Tuan, Raja ini tidak ada seorangpun yang tahu, bahkan diri-Nya sendiri sebagai manusia. (Mat 24:36).  Jadi tidak penting untuk menganalisa dan mencari tahu saat kedatangan-Nya. Yang terpenting, peringatan-Nya kepada kita, ialah bahwa kita harus senantiasa hidup benar dan kudus dan melakukan semua perintah-Nya.

3. Tanda-tanda kedatangan-Nya kembali sudah begitu jelas, namun berapa lagi harus menanti tidak seorangpun yang tahu. Artinya kita harus seperti lima gadis yang bijaksana dalam perumpamaan di atas, mereka memperlengkapi dirinya dengan baik untuk menghadapi kemungkinan ”waktu delay” kedatangan Pengantin Pria tersebut (25:5)

Pasti dan sangat pasti, suatu hari kelak ketika kita sedang bekerja atau tidur jasmani, seorang akan dibawa-Nya dan seorang akan ditinggalkan. (Mat 24:40-41).

Siapa yang dapat menjamin kita bahwa kita adalah orang-orang yang akan diangkat-Nya? Kita sendiri!, Ya, kita yang telah menerima korban darah Anak Domba Elohim sebagai penghapus dosa kita (selamat melalui iman; Ef 2.8-9) dan hidup sesuai kehendak-Nya (setia; Ibr 12:1-2)! Halelu’yah!!

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Jerman: Para Katolik murtad dari gereja Roma Katolik


Kepercayaan kepada gereja Roma Katolik di Jerman turun pesat sejak skandal pelecehan sex anak. Sejak Januari, ratusan masalah pelecehan sex anak  atau skandal pendeta  Katolik pelaku pedophilia muncul kepermukaan di negara Jerman, tempat lahirnya Paus Benedict XVI.

Dari suatu pungut pendapat (poll) yang dibuat oleh majalah Focus di German,

  • 56% dari 600 orang Jeman Katolik tidak memiliki kepercayaan pada gereja Katolik
  • 26% dari jemaat Katolik sekarang berpikir untuk meninggalkan keanggotaannya, meningkat 7% dari poll bulan lalu yang dibuat oleh majalah Stern. PressTV Irlandia menulis pada beritanya tertanggal 11 April 2010.

Di Munich saja, pada bulan Maret, 472 orang Katolik meninggalkan keanggotaannya, empat kali lebih besar dibanding tiga bulan lalu.

Ini diketahui dari laporan pajak pemerintah Munich, di Jerman setiap anggota Katolik harus membayar pajak ke gereja Roma sebesar 8-9%, pendapatan bulanan mereka dipotong langsung oleh kantor pajak pemerintah dan uang tersebut ditranfer ke gereja Roma Katolik.

Majalah Stern pada laporan poll bulan Maret yang dikutip oleh The Sydney Morning Herald koran online menulis : 17% respondent percaya kepada gereja Roma dan 24% kepada Paus.

Di Regensburng, dimana saudara laki-laki Paus, Bishop Georg Ratzinger, pernah terlibat sebagai pemimpin, sekarang ada pada pusat skandal pelecehan, dan para anggota jemaatnya mencabut diri.

Di Passau, Bavaria, berita melaporkan 300 jemaat sudah keluar tahun ini.

Seorang jemaat dari Regensburg yang berhenti membayar pajak kepada gereja memberi alasan mengapa ia keluar: ”Mengapa saya harus membayar pajak saya untuk melindungi imam-imam (priests) pedophile yang tidak diadili, tetapi hanya dipindahkan tempat lainnya dan diberikan pekerjaan baru di tempat lain sehingga mereka dapat terus hidup dengan kehidupan-kehidupan sex yang tidak normal mereka?”

Franz Wittenbrink, seorang direktur dan komposer yang pernah tinggal di perumahan sekolah di Regensburg di atas sampai tahun 1967, berbicara di TV tentang pelecehan ini, bahwa sekolah itu “memiliki sebuah sistem yang sangat terperinci dari hukuman-hukuman yang sadis dikombinasikan dengan nafsu sex,” sebagai contoh, ”pimpinan sekolah di malam hari akan memilih dua atau tiga dari kami anak-anak laki di penginapan sekolah dan mengambil mereka ke rumahnya.

Komentarnya tentang pernyataan Georg Ratzinger kepada media bahwa ia tidak tahu-menahu tentang skandal pelecehan sex anak yang ada pada wilayah kekuasaannya, komposer ini berkata: ”Setiap orang telah tahu tentang itu. Saya temukan itu mesterius bahwa Georg Ratzinger saudara Pope, yang telah menjadi pemimpin band sejak 1964, nampaknya tidak tahu menahu tentang itu.”

Poll mendapatkan  bahwa bahkan diantara para orang Katolik, hanya minoritas percaya kepada gereja Katolik atau Paus. Hanya 39% yakin kepada Paus, turun dari 62% pada akhir Januari, dan 34% yakin kepada gereja , turun dari 56%, the Sydney Morning Herold menyimpulkan.

Komentar Anggur Baru: Baru sekarang orang-orang Katolik sadar bahwa gereja Roma Katolik tidak dapat diharapkan. Nampak luarnya, Paus dan para pelayanan, begitu indah dan penuh dengan janji-janji dan perkataan yang besar, namun YAHWEH berkata, itu semua dusta dan bual adanya. Para pemimpin rohaniwan Katolik dapat saja berkata, bahwa mereka “Pengganti Yahshua Ha Mashiah di bumi”, namun Dia sendiri berkata bahwa Dia tidak pernah mengutus mereka, dan tidak berguna bagi umat-Nya (Yer 23:32).

Bahkan firman-Nya dengan tegas memproklamirkan: “Aku ini YAHWEH, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain [termasuk Paus dan Muhammad] atau kemasyhuran-Ku kepada patung.  (Yes 42:8). Ini sudah tertulis sejak sedikitnya 2500 tahun yang lalu!

Dan rasul Petrus juga menyatakan hal yang sama: Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat  diselamatkan.”  (Kis 4:12).

Keselamatan dan pengampunan dosa hanyalah dari YAHWEH saja, tidak melalui siapapun juga, termasuk Paus. Canon Katolik boleh berkata bahwa Paus itu tidak bisa bersalah dan kebal, tetapi sejarah telah membuktikan, dan sekali lagi di abad 21 melalui skandal  pastor pedophilenya yang disembunyikan oleh Paus lebih dari 30 tahun (terima kasih kepada media sekuler yang telah membongkar bau busuk di bawah karpet Vatikan) membuktikan Paus hanyalah manusia berdosa. Seluruh ajaran Alkitab bertolak belakang dari doktrin Paus, itu adalah kenyataannya. Bacalah Alkitab, berilah diri Anda diselamatkan! Firman-Nya berkata: Nama YAHWEH adalah menara yang kuat, ke sanalah orang benar berlari dan ia menjadi selamat. (Ams 18:10)

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Tanda-tanda ajaib Presiden Baraq Obama


Bila kita melihat sejarah negara Amerika Serikat, mulai berdirinya dan seluruh perjalanan politik dan sosialnya, nampak jelas bahwa terpilihnya Hussain Baraq Obama sebagai president USA adalah sesuatu yang ajaib. Penuh dengan tanda-tanda ajaib. Orang yang percaya Alkitab selalu melihat bahwa tidak ada sesuatu peristiwa yang terjadi secara kebetulan, terlebih jika itu terjadi pada suatu negara super power dunia, seperti USA. Kekuatan apa yang ada di balik Baraq Obama? Apakah keajaiban ini di luar sepengetahuan Elohim?

Penting untuk diingat: tulisan ini bukanlah anti-Negro, dalam mata YAHWEH setiap orang kulit apapun dia adalah karya-Nya yang sempurna. Dan banyak dari teman teman dekat rohani saya adalah orang-orang Negro. Tulisan ini hanyalah menolong menyadarkan orang yang sibuk untuk terbangun dari kesibukkan dunianya sendiri, bahwa politik, budaya dan kebijaksanaan internasional telah berubah dengan drastis. Saya hanya mengumpulkan berita-berita dunia tentang Hussain Barack Obama dan silahkan pembaca menganalisa sendiri.

Yahshua memberi tanda: “Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara: Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat. Demikian juga, jika kamu melihat semuanya ini, ketahuilah, bahwa waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu. (Mat 24:32-33)

Tanda-tanda ajaib Obama di dalam USA:
Konstitusi negara USA menetapkan bahwa orang yang dapat menjadi president USA haruslah kelahiran USA. Sampai saat ini Akte Kelahiran president Obama  masih tetap dipertanyakan oleh rakyat USA.

Obama adalah president Negro USA pertama. Penduduk Negro USA mula-mula adalah budak-budak dari Afrika. Mereka masih tetap diburu dan ditindas haknya bahkan sampai masa Dr. Martin Luther King, King adalah pahlawan hak asasi bagi orang Negro di USA, ia mati terbunuh oleh karena  visinya “Saya memiliki mimpi.” W. Bush Junior menjadi president mengalahkan Al Gore (Demokrat) oleh sebab orang-orang Negro tidak diijinkan memberi suara pada pemilu tersebut.

Kemenangannya mengalahkan Hilary Clinton pada pencalonan president dari Partai Demokrat itu juga suatu yang ajaib. Dan di putaran kompeti terakhir ia menggilas John McCain, salah satu orang penting president G. W. Bush Junior yang jauh lebih lama berkecimpung di politik USA, tidak lah bisa dilupakan begitu saja oleh orang USA kulit putih.

Menurut poll dari Politico’s Insider, tertulis: “… remaja dewasa berusia 18-29 tahun yang mendukung Partai Republik untuk Massachusetts turun dari 61 % ke 30 %…. Pada dasarnya adalah bahwa itu menyertakan Barack Obama untuk membuat mungkinnya keajaiban Massachusetts.”

Koran Telegraph menulis ulang pernyataan Fidel Castro , ex-presiden Cuba yang dimuat pada  situs Cubadebate sehubungan terpilihnya Obama menjadi presiden USA, ia berkata bahwa itu adalah sebuah ”keajaiban yang murni” senator Illionis, telah menjadi politikus hitam pertama memenangkan nominasi kepresidentan Partai Demokrat, belum diassassinasi.

Ajaibnya lagi, Obama belum menjacapai dua minggu sebagai president, tepatnya baru 12 hari,  ia telah dinobatkan sebagai salah satu peraih hadiah Nobel Perdamaian. Pada hari penyerahan hadiah tersebut, ia di depan para hadirin dan disiarkan secara langsung oleh berbagai media intenasional menyatakan “akan mengirim tambahan tentara Amerika Serikat ke Afganistan.” Politik “damai melalui perang” telah dimulai secara resmi.

Merayakan 100 hari jabatan kepresidentannya, artist Michale D’Antuono membuat lukisan kanvas Obama dengan judul “The Truth” (Kebenaran) berukuran 30” x 54“ (76,2 x 137. 2 Cm persegi) dan dipajang pada New York City’s Union Square. Lukisan ini menggambarkan Obama nampak seperti Yahshua dengan mahkota dan dua tangannya terentang serupa tersalib. Obama digambarkan nampak seperti “Mashiah/ Messiah / Kristus” sudah ada bahkan sejak kampanye kepresidenannya, contohnya, Louis Farrakhan (pemimpin The Nations of Islam) menyatakan di depan para pendengarnya di hari “Nation of Islam Savior’s Day -2008” , “Engkau [Obama] adalah instrument yang Allah akan gunakan untuk membawa perubahan yang bersifat menyeluruh. Itu adalah sebuah tanda. Ketika Messiah berbicara, orang-orang muda akan mendengar, dan Messiah adalah absolutely berbicara.”

Melalui ‘krisis ekonomi’ dalam negeri USA, pemerintah USA telah mampu mengusai perusahan-perusahaan pribadi USA, seperti General Motor, dan beberapa bank besar.

Tanggal 23 Maret 2010, Partai Demokrat yang ia pimpin memenangkan pemilihan suara parlement untuk ”health-care plan” yang mereka buat (219 lawan 212 suara). Seorang peneliti politik dari Europa mengkomentari hal ini sebagai suatu sejarah untuk USA. Kemenangan besar politik seperti ini terjadi pada tahun 1965, dimana Lyndon B. Johnson dari Partai Demokrat mampu memenangkan rencana health-care plannya, merubah hukum yang telah ada lebih dari 100 tahun sebelumnya.

Dan tidak kalah bersejarahnya, apa yang Obama lakukan pada April 2010 ini, ia membawa USA bergandengan tangan dengan musuh besarnya,  Rusia. Artinya: “Cold war is over, now!” Dari sini Obama mengelar Nuclear Security Summit (Washington D.C. 12-13 April) yang dihadiri oleh 47 negara. “Salah satu pertemuan sejarah terbesar di USA sejak 1940,” BBC berkomentar. Akankah Sammit ini membuat dunia lebih aman? Ya, bisa jadi, secara politik! Anda percaya kepada para pemimpin politik? Saya pribadi menghormati mereka, namun tidak menaruh harapan dan percaya saya kepada mereka (Maz 118:8-9). Peristiwa April ini sangat menarik jika dikaitkan dengan artikel Nubuatan Perang Dunia Ketiga & Kedatangan Yeshua (Yahshua).

Tidak sedikit orang USA yang percaya bahwa hal-hal ajaib (yang akan menjadi sejarah yang tidak akan dilupakan oleh Dunia terlebih penduduk USA sendiri) akan terjadi melalui Baraq Obama.

Melihat tanda-tanda ajaib di atas, suatu pertanyaan besar keluar dari pikiran saya: Siapkah orang-orang kuat di belakang President Hussein Baraq Obama? atau Kekuatan apa yang ada di belakang Mr. Obama ini?

Mel Sanger dan beberapa orang lainnya percaya bahwa Partai Republik dan Demokrat keduanya dikuasai oleh orang-orang Vatikan (Gereja Roma Katolik), partai apapun yan memimpin tujuannya adalah sama, mempersiapkan terbentuknya 10 pusat pemerintahan dunia (10 tanduk di dalam nubuatan kitab Wahyu). Barack Obama hanya satu dari pion (prajurit di dalam permainan catur) Vatikan, demikian mereka percaya.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Keselamatan Kekal, anugerah YAHWEH atau hasil pekerjaan baik manusia?


Segala tulisan yang diilhamkan Elohim memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Elohim diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik. (2Ti 3:16-17)

Konsep ”Jaminan keselamatan kekal” terdapat silang pendapat di antara orang-orang   beragama, termasuk orang Kristen sendiri.

  • Benarkah jaminan keselamatan kekal hanya anugerah Elohim  (God) semata kepada setiap manusia, sekalipun orang tersebut tidak bermoral dan jahat? Atau
  • Benarkah perbuatan baik manusia dapat membuat orang tersebut memiliki jaminan keselamatan kekal, terlepas dari agama apapun yang ia anut? Atau
  • Benarkah bahwa jaminan keselamatan kekal itu sudah ditentukan oleh Yang Mahakuasa bahkan sebelum orang tersebut lahir; (teori predistinasi)?

Jawaban apa yang benar atas ketiga pertanyaan di atas?

Setiap agama dan kepercayaan memiliki jawaban sendiri dari pertanyaan di atas. Tetapi apa kata firman YAHWEH, yakni Alkitab, tentang perkara yang sangat penting ini?

Teori predestinasi (ditetapkan dari awalnya) jaminan keselamatan kekal dengan jelas ditolak oleh Alkitab. Itu jelas pada ayat ini: Tetapi jikalau orang fasik bertobat dari segala dosa yang dilakukannya dan berpegang pada segala ketetapan-Ku serta melakukan keadilan dan kebenaran, ia pasti hidup, ia tidak akan mati. Segala durhaka yang dibuatnya tidak akan diingat-ingat lagi terhadap dia; ia akan hidup karena kebenaran yang dilakukannya. Apakah Aku berkenan kepada kematian orang fasik? demikianlah firman Adonai YAHWEH. Bukankah kepada pertobatannya supaya ia hidup? Namun sebaliknya, Jikalau orang benar berbalik dari kebenarannya dan melakukan kecurangan seperti segala kekejian yang dilakukan oleh orang fasik–apakah ia akan hidup? Segala kebenaran yang dilakukannya tidak akan diingat-ingat lagi. Ia harus mati karena ia berobah setia dan karena dosa yang dilakukannya. (Yeh 18:21-24)

Di sini YAHWEH sendiri berkata, bahwa keselamatan kekal itu tergantung pribadi orang itu sendiri, maukah ia menerima atau menolak pemberian Elohim yang indah ini. Untuk lebih jelas bisa baca “Iblis berkata: Sekali selamat tetap selamat, sahabatku!”

Kita kembali kepada pertanyaan ”Keselamatan kekal, anugerah YAHWEH atau hasil pekerjaan baik manusia?”

  • Orang yang setuju kepada doktrin ”Keselamatan kekal adalah anugerah Elohim semata kepada manusia” mendasarkan doktrinnya pada: (Ef 2:8-9) Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Elohim, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.
  • Dan orang yang percaya kepada doktrin ”Keselamatn kekal adalah hasil perbuatan manusia” mendasarkan doktrinnya pada: (Rom 2:6-7) Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya, yaitu hidup kekal kepada mereka yang dengan tekun berbuat baik, mencari kemuliaan, kehormatan dan ketidakbinasaan,

David Pawson, seorang pengajar Alkitab dari Inggris berkata, “Setiap orang dapat mempertahankan apapun argumentnya dengan mengutip ayat-ayat Alkitab keluar dari konteknya.”

Sekarang ambil Alkitab Anda, dan kita selidiki ayat-ayat tentang keselamatan kekal menurut konteknya dan hubungannya dengan kitab-kitab lainnya di Alkitab. Yehezkiel 18:21-24 di atas telah menjelaskan bahwa faktor terakhir dari keselamatan kekal manusia tergantung dari manusia itu sendiri, maka penting untuk mengerti posisi kita sebagai manusia di hadapan Pencipta kita.

Posisi manusia di hadapan Elohim.
”… bahwa mereka semua ada di bawah kuasa dosa, seperti ada tertulis: “Tidak ada yang benar, seorangpun tidak. Tidak ada seorangpun yang berakal budi, tidak ada seorangpun yang mencari Elohim. Semua orang telah menyeleweng, mereka semua tidak berguna, tidak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak. (Rom 3:9-12). Paulus merefer kepada tulisan di kitab Mazmur 14:1-3 dan 53:1-3. Dan ayat seterusnya sampai ayat 18 pada Roma 3 adalah daftar kejahatan manusia yang diceriminkan kepada hukum Taurat Elohim yang sempurna  dan kudus (19-20; Roma 7:12) dan tetap berlaku selama bumi dan langit yang kita lihat ini masih ada (Mat 5:18).

Sesungguhnya, di bumi tidak ada orang yang saleh: yang berbuat baik dan tak pernah berbuat dosa! (Pengkotbah 7:20)

Dari mana Daud (penulis kitab Mazmur) dan Salomo, putera Daud, (penulis kitab Pengkotbah)  mendapat pemikiran seperti ini? Kejahatan manusia telah disesali oleh YAHWEH sejak jaman nabi Nuh (Kej 6:5-7), dan ini berakar dari pemberontakan manusia pertama, Adam dan Hawa kepada Pencipta mereka (Kej pasal 3).

Sebagaimana komputer robot tidak bisa menjadi manusia, demikianlah manusia yang sudah memiliki dosa keturunan (dari Adam) tidak bisa kembali menjadi manusia Adam-yang bersih sebelum ia makan buah terlarang) melalui perbuatan baik apapun. YAHWEH itu Mahasuci dan Mahasempurna, demikian pula dengan hukum-hukum-Nya. Karena posisi manusia inilah ia dapat menulis: ”Sebab tidak seorangpun yang dapat dibenarkan di hadapan Elohim oleh karena melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa. (Rom 3:20; juga Gal 2:16). Taurat YAHWEH itu seperti cermin untuk manusia, semakin kita menyelidiki hati kita di hadapan ”cermin” ini, semakin kita tahu betapa kotornya kita. Jadi semakin kita berusaha melakukan perintah-perintah hukum Taurat, yakni berbuat baik, semakin kita tahu bahwa kita berada di bawah kutuk! Mengapa???

Karena Alkitab telah berkata: Karena semua orang, yang hidup dari pekerjaan hukum Taurat, berada di bawah kutuk. Sebab ada tertulis: “Terkutuklah orang yang tidak setia melakukan segala sesuatu yang tertulis dalam kitab hukum Taurat.” (Gal 3:10 dari Ul 27:26).

Artinya, sekali lagi itu, bukan karena salah hukum Tauratnya, tetapi salah manusianya, yakni tidak ada satu orangpun yang mampu melakukan SEMUA (segala sesuatu) perintah Taurat tersebut. Anggaplah Anda orang hebat dan sangat baik, Anda bisa melakukan delepan dari 10 Perintah YAHWEH, maka hasilnya adalah Anda tetap terkutuk, sebab Anda telah gagal melakukan segala sesuatu yang tertulis di dalam kitab hukum Taurat.”

Jadi apa maksudnya dengan ayat(Rom 2:6-7) di atas?  Itu akan dijelaskan kemudian.

Jalan satu-satunya manusia bisa diampuni dosanya.

Sejak jatuhnya manusia pertama, sampai dipanggilnya Abraham menjadi bapa segala bangsa kepercayaan monoteism (Israel, Kristen, Ismail) tahu bahwa ”penebusan dosa harus dibayar dengan menyembelih binatang hidup (domba, kambing, burung tekukur), lalu imam besar dengan jarinya sendiri membubuhkan darah dari binatang korban penghapus dosa pada tanduk-tanduk mezbah korban bakaran. Darah yang tersisa dicurahkan ke bagian bawah mezbah korban bakaran (Imam 4). Inilah ketetapan YAHWEH kepada setiap umat-Nya melalui nabi Musa: Korban darah adalah jalan satu-satunya bagi penebusan dosa-dosa manusia. Setiap kali umat-Nya berbuat dosa, ia harus membawa binatang korban tertentu kepada imam besar (Ibr 5:1).

YAHWEH adalah Roh, dan bukan daging. Ketetapan di atas, Alkitab katakan adalah gambaran jasmani dari penebusan dosa yang sesungguhnya, yang saat itu (jaman Musa dan para nabi) belum dinyatakan.

Ketika Yahshua Ha Mashiah / Yesus Kristus/ Isa Al Massih,  putra tunggal Elohim datang ke bumi, itulah waktu dari penggenapan “korban penebusan dosa yang sesungguhnya,” yaitu: Yahshua, Putra tunggal YAHWEH itu sendiri. Perhatikan ayat-ayat ini:

  • Segera ketika Yohanes Pembaptis melihat Yahshua ia berkata kepada para pendengarnya: “Lihatlah Anak domba Elohim, yang menghapus dosa dunia.” (Yoh 1:29)
  • Dan Filipus menerangkap Injil Yahshua kepada pembesar Etiopia: ”Seperti seekor domba Ia dibawa ke pembantaian; dan seperti anak domba yang kelu di depan orang yang menggunting bulunya, demikianlah Ia tidak membuka mulut-Nya.” (Kis 8:32; Yes 53:7)
  • Penulis kitab Ibrani menerangkannya sebagai berikut: Tetapi Mashiah telah datang  sebagai Imam Besar untuk hal-hal yang baik yang akan datang: Ia telah melintasi kemah yang lebih besar dan yang lebih sempurna, yang bukan dibuat oleh tangan manusia, –artinya yang tidak termasuk ciptaan ini, — dan Ia telah masuk satu kali untuk selama-lamanya ke dalam tempat yang kudus bukan dengan membawa darah domba jantan dan darah anak lembu, tetapi dengan membawa darah-Nya sendiri. Dan dengan itu Ia telah mendapat kelepasan yang kekal. (Ibr 9:11-12)
  • Dan rasul Petrus: Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia … dengan darah yang mahal, yaitu darah Mashiah yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat. Ia telah dipilih sebelum dunia dijadikan, tetapi karena kamu baru menyatakan diri-Nya pada zaman akhir. (1Pet 1:18-20)
  • Juga rasul Yohanes di dalam penglihatan supernaturalnya: Maka aku melihat di tengah-tengah takhta dan keempat makhluk itu dan di tengah-tengah tua-tua itu berdiri seekor Anak Domba seperti telah disembelih, bertanduk tujuh dan bermata tujuh: itulah ketujuh Roh Elohim yang diutus ke seluruh bumi.” (Wah 5:6)

Yahshua Ha Mashiah adalah satu-satunya jalan menuju Sorga.
Di kayu salib, kalimat terakhirnya sebelum Ia menyerahkan roh-Nya kepada Bapa-Nya ialah: ”Sudah selesai.” (Yoh 19:30).

Ia berkata demikian bukan karena penderitaan dan sakit yang Ia tanggung sudah selesai, ya, sakit fisik berakhir ketika seorang meninggal dunia, namun bukan ini yang Ia maksudkan. Kalimat ”sudah selesai” di sini ialah tugas yang Bapa Sorga berikan kepada-Nya sebagai ”korban penebus dosa manusia” yang sempuna dan sekali untuk selamanya itu adalah sudah selesai. Dan ”…Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi [kedatangan-Nya yang kedua kalinya sebagai Hakim] tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia. (Ibr 9:26-28)

Sesungguhnya (setiap orang yang menghargai dan menerima) kematianNya di salib inilah yang dimaksud Alkitab pada Efesus 2:8-9 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Elohim, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.

Dan ayat pada Roma 2:6-7: Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya, yaitu hidup kekal kepada mereka yang dengan tekun berbuat baik, mencari kemuliaan, kehormatan dan ketidakbinasaan, adalah upah hidup benar dan kudus dari orang-orang yang TELAH diselamatkan oleh iman dalam Efesus 2:8-9 tersebut. Ayat pada kitab Roma ini ditulis oleh rasul Paulus kepada jemaat (orang Kristen) di Roma sehubungan dengan kerinduan Paulus untuk memberitakan Injil – yaitu: keselamatan melalui iman dan hidup oleh iman – kepada orang Yahudi maupun non-Yahudi khususnya orang Yunani, seperti tertulis: Itulah sebabnya aku ingin untuk memberitakan Injil kepada kamu juga yang diam di Roma. Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Elohim yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Elohim, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.” (Rom 1:15-17)

Pada pasal dua ia mengalamatkan hal itu kepada orang-orang Yahudi yang TELAH percaya kepada ajaran Musa dan kitab Tauratnya, tetapi hidup diluar kebenaran hukum Taurat (17-25). Jadi jelas bahwa ayat 6-7 tersebut adalah perintah Paulus untuk orang Yahudi di Roma itu bertobat, kembali kepada ajaran YAHWEH, atau binasa, kehilangan hidup kekal.

Jika kita menaruh ayat-ayat Alkitab pada konteknya, maka tidak akan terdapat kontradiksi di dalam Alkitab!

Mengerti bahwa Yahshua adalah satu-satunya Jalan menuju Sorga adalah sangat essensial. Berpikir bahwa Anda bisa masuk Sorga dengan perbuatan baik Anda itu sama artinya menolak pengorban darah-Nya di kayu salib, itu adalah suatu penghinaan besar kepada Bapa Sorgawi. Seorang berkata, ”lebih baik tidak terlahir di bumi daripada terlahir dan menolak pengorbanan Yahshua, sebab besarlah hukuman bagi orang yang telah menghina Dia yang kudus dan benar namun bersedia mati untuk orang berdosa.”

Paket urutan ”keselamatan kekal adalah anugerah” kemudian ”keharusan berbuat baik sesuai perintah YAHWEH” adalah sangat jelas di seluruh Alkitab, beberapa contoh:

  • Yeh 18:21-24 , Elohim berbicara kepada Israel, umat-Nya
  • 1Kor 5:1-13, buanglah ragi yang lama: percabulan, peyembahan berhala, fitnah dll.diperintahkan kepada Kristen, umat-Nya
  • Ulangan 28:1-14, 15-68, adalah upah berkat (14 ayat) dan upah kutuk yang panjang (53 ayat) yang dibacakan Musa kepada bangsa Israel, umat-Nya
  • 1Tim 6:14, adalah amanat untuk menuruti perintah Elohim, dengan tidak bercacat dan tidak bercela hingga pada saat YAHWEH kita, Yahshua Ha Mashiah menyatakan diri-Nya di tujukan kepada orang Kristen
  • Wahyu 3:1-5, perintah bangunlah dan sempurnakan pekerjaan diperintahkan Yahshua kepada jemaat di Sardis, umat tebusan-Nya

Perintah “hidup benar (berbuat  baik sesuai perintah-Nya)” mengikuti langkah ”setelah diselamatkan oleh iman melalui anugerah pengorbanan darah Yahshua di kayu salib” kita bisa pelajari dari kitab Ibrani pasal 12 dan 13 di bawah ini:

Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yahshua, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Elohim. (Ibr 12:1-2)

Ayat 4 sampai 11 bicara tentang ”Bapa (jasmani, terlebih rohani) yang mengasihi anak-anaknya” pastilah mendisiplin mereka dengan tujuan membuat mereka memiliki karakter yang serupa dengan karakter bapanya, perhatikan kata-kata perintah/ kata kerja (verb) seperti nampak pada ayat-ayat selanjutnya:

Sebab itu kuatkanlah tangan yang lemah dan lutut yang goyah; dan luruskanlah jalan bagi kakimu, sehingga yang pincang jangan terpelecok, tetapi menjadi sembuh.
Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat YAHWEH.
Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Elohim, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.

Janganlah ada orang yang menjadi cabul atau yang mempunyai nafsu yang rendah seperti Esau [putra pertama Ishak; Ishak adalah anak perjanjian], yang menjual hak kesulungannya untuk sepiring makanan. Sebab kamu tahu, bahwa kemudian, ketika ia hendak menerima berkat itu, ia ditolak, sebab ia tidak beroleh kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya, sekalipun ia mencarinya dengan mencucurkan air mata.

Sebab kamu tidak datang kepada gunung yang dapat disentuh dan api yang menyala-nyala, kepada kekelaman, kegelapan dan angin badai, kepada bunyi sangkakala dan bunyi suara yang membuat mereka yang mendengarnya memohon, supaya jangan lagi berbicara kepada mereka, sebab mereka tidak tahan mendengar perintah ini: “Bahkan jika binatangpun yang menyentuh gunung, ia harus dilempari dengan batu.” Dan sangat mengerikan pemandangan itu, sehingga Musa berkata: “Aku sangat ketakutan dan sangat gemetar.” Tetapi kamu sudah datang ke Bukit Sion, ke kota Elohim yang hidup, Yerusalem sorgawi dan kepada beribu-ribu malaikat, suatu kumpulan yang meriah, dan kepada jemaat anak-anak sulung, yang namanya terdaftar di sorga, dan kepada Elohim, yang menghakimi semua orang, dan kepada roh-roh orang-orang benar yang telah menjadi sempurna, dan kepada Yahshua, Pengantara perjanjian baru, dan kepada darah pemercikan, yang berbicara lebih kuat dari pada darah Habel.

Jagalah supaya kamu jangan menolak Dia, yang berfirman. Sebab jikalau mereka, yang menolak Dia yang menyampaikan firman Elohim di bumi, tidak luput, apa lagi kita, jika kita berpaling dari Dia yang berbicara dari sorga? Waktu itu suara-Nya menggoncangkan bumi, tetapi sekarang Ia memberikan janji: “Satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga.” Ungkapan “Satu kali lagi” menunjuk kepada perubahan pada apa yang dapat digoncangkan, karena ia dijadikan supaya tinggal tetap apa yang tidak tergoncangkan. Perintah dan ajaran Yahshua ialah melakukan hukum YAHWEH; Ia sendiri berkata: “Aku tidak meniadakan hukum!” Tepatnya, mentaati hukum YAHWEH adalah gaya hidup Yahshua, juga Paulus dan para rasul Alkitab.

Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Elohim menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut. Sebab Elohim kita adalah api yang menghanguskan. (Ibr 12:12-29).  Putra-Nya, Yahshua, telah memberi contoh kepada kita bagaimana melakukan cara beribadah yang benar, yang berkenan kepada-Nya. Alkitab adalah petunjuk ibadah yang berkenan, doktrin gereja dan tradisi gereja adalah sampingan dan tidak penting.

Berlanjut sampai Ibrani 13:1-17. Lalu penulis kitab Ibrani ini menyimpulkan tujuan suratnya tersebut dengan kalimat ini:

Maka Elohim damai sejahtera, yang oleh darah perjanjian yang kekal telah membawa kembali dari antara orang mati Gembala Agung segala domba, yaitu Yahshua, Yahweh, kiranya memperlengkapi kamu dengan segala yang baik untuk melakukan kehendak-Nya, dan mengerjakan di dalam kita apa yang berkenan kepada-Nya, oleh Yahshua Ha Mashiah. Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin. (Ibr 13:20-21)

Jadi, kita bisa menarik sebuah kesimpulan dari uraian di atas yang berdasarkan pertanyaan ”Keselamatan Kekal, anugerah YAHWEH atau hasil pekerjaan manusia?” dengan  kalimat ini:

  1. Bahwa manusia hanya dan hanya dapat diselamatkan, dibenarkan, masuk kedalam Kerajaan Sorga dan  hidup yang kekal melalui iman kepada Yahshua Ha Mashiah, yang telah menganugerahkan penebusan dosa manusia melalui pengorbanan darah-Nya sendiri di kayu salib – Yohanes 14:6KEMUDIAN
  2. bagi mereka yang mau dan sudah menerima anugerah tersebut, mereka diwajibkan oleh YAHWEH untuk hidup kudus dan benar, sebagaimana Bapa mereka ada, yakni kudus dan benar.”

Urutan di atas sama tepat dengan urutan “Bertobatlah dan beri dirimu dibaptis” (Kis 2:38; 13:24; 19:4), bukan “dibaptis lalu bertobat.” Doktrin perbuatan baik untuk menebus dosa sana nilainya dengan doktrin pembaptisan bayi untuk bebas dari dosa turunan, kedua doktrin ini adalah ibadah yang tidak berkenan kepada-Nya (Ibr 12:29).

Singkat kata: “Pertama ialah Efesus 2:8-9 lalu kemudian setelah itu yang kedua Roma 2:6-7. Keduanya penting dan harus dimiliki, namun urutannya tidak bisa dibalik!”

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog