Alasan Kyai Haji Saifuddin Ibrahim dari NTB berpindah ke Kristianiti


Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu. Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”  (Matius 5:14-16)

Saifuddin Ibrahim, atau Abraham (nama Kristennya), ayah dari 4 orang anak, dalam kesaksiannya memberikan beberapa alasan prinsip mengapa ia sebagai Kyai Haji dan sekaligus Guru Besar Universitas Muhammadiah meninggalkan jabatan, popularitas serta warisan, dan sekarang menjadi Penginjil dan hamba dari Adonai Yeshua Ha Mashiah; isterinya terkejut dan menangis berhari-hari, dan berkata kepadanya, ”Kamu pikir kamu itu siapa? Kowe itu Kyai! Kok iso-isone dhadi wong Kresten? (Kamu itu Kyai! Kok bisa-bisanya [kamu] jadi orang Kristen?). Peristiwa ini meneguhkan perkataan Yeshua yang berbunyi:  “Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu. Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu.”(Mat 13:44-46)

Ketika Sadam Husein, putranya, mengetahui ayahnya telah menjadi orang Kristen, Sadam bertanya ”Mengapa ayah masuk Kristen?” Shariffudin memberi beberapa alasan.  Daftar alasan Saifuddin Ibrahim meninggalkan Islam di bawah ini saya buat berdasarkan dua buku tulisannya sendiri: Kenapa Saya Memilih Kristus (KSMK) dan Dialog Dengan Saddam Husein (DDSH). Dikelompokan dalam katagori:

  • Alasan Doktrinal Yohanes 14 ayat 6
  • Pengalaman pribadi
  • Panggilan Elohim pada diri Sarifuddin.

Artikel ini hadir untuk memberi pencerahan rohani bagi setiap pembaca, dan khususnya  menolak tuduhan kosong seorang Muslim di ForumMuslimMenjawab.com yang mengatakan Saifuddin Ibrahim sebenarnya seorang Misionari. Linknya tersedia di bawah. Dan pada link yang sama si penulis Muslim ini juga menyatakan tuduhan sejenis atas murtadnya Samuel Hermawan (nama Kristen; lulusan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri / STAIN, di Bandung), Yusuf Roni (orang Palembang, yang sangat dikenal di berbagai organisasi pemuda Islam untuk wilayah Jawa Barat sebelum ia meninggalkan Islam. Tahun 1979, saya pribadi pernah menghadiri kesaksian pertobatanya di sebuah Persekuan Doa di Jakarta), Ali Markus (ex-anggota FPI), Ergun Caner (orang Turki hidup di AS; bapanya adalah pendiri mesjid di AS, Ergun dan Emir Caner penulis buku Unveiling Islam: An Insider’s Look at Muslim Life and Beliefs.Saya pribadi pernah membaca buku ini dan mendengarkan kesaksian pertobatan Ergun. Kakak beradik ini dua di antara banyak Muslim yang pindah ke Kristianiti). Fakta ialah para pemimpin Muslim Indonesia sadar apa yang sesungguhnya terjadi di dalam tubuh Islam Indonesia. Lihat juga Kampanye Save Maryam: 2 juta Muslim Indonesia murtad/tahun; benar tidak?
Kita tahu di dalam Islam, jika ada anggota keluarga yang pindah ke Kristianiti, maka pribadi itu akan dihapus dari keanggotaan keluarga, bahkan komunitasnya menolak pribadi tersebut, jadi “tidak di dapatinya data para ex-Muslim” bukanlah alasan yang benar bahwa para ex-Muslim tersebut adalah “Muslim-muslim palsu.” Demikian juga karena alasan “tidak bisa bahasa Arab,” jika standar ini dipakai maka logisnya ialah 90-95 % Muslim Indonesia adalah “Muslim-muslim palsu.” Muslim menolak para ex-Muslim adalah suatu dosa membunuh – tidak mengampuni indentik dengan dosa membunuh, berakhir di Neraka (1 Yoh 3:15), dan menuduh mereka sebagai “Muslim palsu” adalah tergolong dosa lainnya: dosa berdusta. Yeshua Ha Mashiah sebagai Hakim Akhir Jaman berkata bahwa para pembunuh dan pendusta akan dilempar ke Neraka (Wahyu 21:8). Tambahan kesaksian Ex-Muslim dari berbagai negara bisa dilihat di bawah.

Baca juga: Kesaksian K.H. Hamran Ambrie – Dari Pejuang Islam menjadi Pemberita Injil Yeshua Ha Mashiah

Latar belakang Saifuddin Ibrahim. [1] Lahir dan besar dari keluarga Muslim, ayahnya adalah guru agama. Pamannya adalah pendiri Muhammadiyah di Bima, mertuanya tokoh Islam di Jepara. Lulus dari SMA di Bima, Nusa Tenggara Barat, ia kuliah di Universitas Muhammadiyah Surakarta Fakultas Ushuluddin jurusan Perbandingan Agama. Lulus kuliah menjadi pengajar di Bangsri Jepara 1996, dan mengajar di Pesantren Darul Arqom Sawangan Depok Jawa Barat. Tahun 1999, ia mulai mengajar NII Al-Zaytun Panji Gumilang di Haurgeulis Indramayu, suatu pesantren terbesar di Indonesia, dan memiliki mesjid yang bisa menampung 150.000 jemaat. Selama enam tahun ia mengajar Kuran, hadits, aqidah, akhlak, sejarah kebudayaan Islam dan jurnalistik. Ia adalah dewan guru paling dikenal oleh para santri dan wali santri, dan dikenal baik oleh masyarakat Haurgeulis-Indramayu. Ia adalah salah satu tokoh Muhammadiyah yang sangat aktif menyerang Kristianiti.  Kefanatikkannya terhadap Islam juga nampak dari pemberian nama kepada putranya: Fikri Khomeini, Mu’ammar Kadzafi, Saddam Husain.
Darah Yeshua di salib adalah Jembatan kepada Hidup KekalNamun ajaib, tepat seperti Adonai Yeshua Ha Mashiah telah berfirman: ”Inilah firman dari Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka. (Wah 3:7), Roh Elohim mulai bekerja di dalam hidupnya – saat ia mulai kuliah di Universitas Muhammadiyah, ia mulai belajar isi Alkitab (untuk dimuridkan oleh dosennya bagaimana menyerang iman orang Kristen). Puncaknya, di akhir November 2005, setelah enam tahun menjadi dewan guru pesantrin Al-Zaytun Panji Gumilang ia dihadiahi oleh para tamunya 1400 buah Alkitab. Para tamunya adalah orang-orang dari The Gideon International cabang Jakarta dan Cirebon, benih Firman Elohim mulai tumbuh dan menerobos keluar tanpa terbendung. Pada tanggal 4 Maret 2006 – kurang dari tiga bulan –  ia berangkat dari Indramayu ke Cirebon untuk minta dilayani bagaimana menjadi orang Kristen, dihadapan 18 hamba YAHWEH dari beberapa kota, ia mengaku menjadikan Adonai Yeshua Ha Mashiah menjadi ADONAI  dan RAJAnya!

Di bawah ini adalah alasan-alasan mengapa Kyai Haji Sariffudin Ibrahim meninggalkan Islam agama yang ia telah tekuni sejak kecil dan menjadi orang Penginjil Kristen justru setelah menjadi Kyai.

A. Alasan Doktrinal. ”Setelah dibaca secara seksama maka Al-Quran sangat meragukan, kalau itu datang dari Allah,” Saifuddin Ibrahim.[2]
1. Perbuatan Muhammad [3]

  • Muhammad 27 kali terjun perang dan lebih dari ratusan kali mengirim pasukan untuk memerangi suku-suku yang lebih lemah. Sebaliknya ajaran Yeshua adalah KASIH. Dalam Perjanjian Baru tidak ada ayat yang membolehkan membunuh. [Muhammad hidup sekitar 600 tahun setelah Yeshua Ha Mashiah].
  • Hadits dalam Bab ”Menyusui Orang Dewasa” memerintahkan isteri untuk menyusui pria-pria yang bukan suaminya. Saifuddin berkata, ”Adil Imam dari Mesir masuk Kristen karena perintah Muhammad tersebut.” Lebih lanjut  ia menulis fatwa ini berlaku di abad 21: ”Arab Saudi, Mesir, Maroko telah memfatwakan mewajibakan seorang ibu rumah tangga untuk menyusui para pria pembantu: tukang masak, kebun, sopir menaruh mereka sederat dengan suaminya.” [4]
  • Surah-surah meneguhkan bahwa Muhammad tidak bisa melakukan satu mujizat pun, tidak seperti nabi-nabi di Alkitab. Surah 6:37; 13:7

2. Ajaran Kuran bertolak belakang dengan Alkitab. Ajaran Kuran memberi pola pikir bahwa orang Islam Yesaya 40 ayat 8 Firman Elohim kekal selamanyawajib hukumnya membela agama, membela nabi (Muhammad) dan membela Allah (jihad); kebalikan dari orang Kristen, sebab Alkitab mengajar Tuhan (Adonai) bisa membela dirinya sendiri, bahkan Ia membela orang Kristen. ”Itulah sebabnya tidak ada orang Kristen yang membakar mesjid,” dan ”Pendeta mendoakan orang Islam, dan menyebut Muslim sebagai saudara sepupu, sementara (pemimpin Islam) di kotbah Jumat mengutuk Yahudi dan Kristen, menyebut mereka sebagai kaum kuffar.”[5]Ia mendaftarkan 10 point perbedaan apa yang sesungguhnya diajar Alkitab dan di Kuran; diantaranya:[6]

  • Orang Muslim di Sorga akan minum arak (Surah 83:25), [yang dibumi saja sudah dilarang, bahkan oleh negara dan tidak dianjurkan oleh dokter.] Bandingkan dengan Pengkotbah 10:16-17, Rom 13:11-14.
  • Kuran menulis di Sorga akan ada perkawinan (S 55:76), bahkan menurut hadits, para Muslim yang mati karena berjihad akan mendapat 72 bidadari. Yeshua berkata sebaliknya, Karena pada waktu kebangkitan orang tidak kawin dan tidak dikawinkan melainkan hidup seperti malaikat di sorga.” (Mat 22:30)
  • Kuran mengklaim Muhammad dikenal baik oleh pengikut ajaran Alkitab ”seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri” (S 2:146). Sebaliknya Muhammad tidak dikenal di Alkitab sama sekali, tidak pernah dinubuatkan.
  • Isteri-isteri boleh dipukul (Surah 4:34), sebaliknya Alkitab bukan hanya tidak boleh memukuli isteri, lebih lagi mereka harus dikasihi (Ef 5:25)

Bacaan sejenis:

3. Banyak sekali ayat-ayat Kuran yang meragukan imannya [7]
3.1. Ayat-ayat Kuran saling bertentangan satu dengan lainnya. Surah 4:82  – ”Kalau kiranya Al-Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya.” terjemahan lain: Had it been from other than Allâh, they would surely have found therein much contradictions (NQ)[8]. – surah ini mengklaim superioriti Kuran, namun juga menjadi batu sandungan bagi Kuran itu sendiri.

  • S 4:82 mengklaim Kuran pasti dari Allah, namun S 69:40 berbunyi: Sesungguhnya Al-Quran itu adalah perkataan Rasul [Muhammad; lihat S 27:91 sebagai contoh].”
  • Allah Maha Pengampun lagi Maha Bijaksana, namun dalam S 4:80 tertulis sekalipun 70 kali orang Muslim memohon ampun bagi orang fasik, Allah tidak akan mengampuni dia. Ajaran Kuran ini sangat bertolak belakang dengan Alkitab- Yeshua sendiri mengajar untuk semua pengikut-Nya mengampuni orang lain 7 x 70. Baca Yehezkiel 33:10-11.
  • Pada satu sisi Kuran mengatakan Alkitab adalah petunjuk dan cahaya serta kitab-kitab Allah dan Yahudi serta Kristen adalah saksi Kitab Suci tersebut (S 5:44), rugi jika tidak percaya (S 2:121), siapa yang memperselisihkan Alkitb adalah manusia yang menyimpang (S 2:176); tetapi di lain surah, Kuran menuduh kedua kelompok tersebut sebagai pembohong, menuduh telah mengkorupsi Alkitab (S 3:78). [Fakta adalah Firman Elohim berkata Alkitab tidak boleh ditambah dan dikurangi, sementara di dalam ilmu agama Islam ada pelajaran ”pembuangan, penggantian dan penambahan surah-surah di Kuran”]
  • Kiblat sembayang berpindah dari kota suci Yerusalem ke kota Mekkah, setelah orang Yahudi menolak kenabian Muhammad (S 2:144 & 27:91)
  • Kitab Suci sebelumnya mengajar ”Kasihilah sesamamu manusia” (Im 19:18, Mat 5:44), namun ”nabi terakhir” mengajar ”perangilah musuh Allah dan rasul-Nya (Muhammad) (S 2:190-191, 9:5, 123; 47:4 dll.) bahkan menghalalkan membunuh orang Yahudi dan Kristen yang adalah Umat Perjanjian-Nya (S 9:29)
  • Yang lebih meruntuhkan imannya adalah Allah di Kuran adalah Allah yang sewenang-wenang, ia menyesatkan orang yang ia mau sesatkan (S 16:93, 6:125), berbeda sekali dengan Allah di Alkitab yang mencari dan menyelamatkan yang tersesat (Yoh 3:17 & 12:47).

3. 2. Banyak ayat-ayat Kuran yang bertentangan dengan sejarah Alkitab, sebagai Kitab Suci yang lebih awal. Dari 10 point, diantaranya: [9]

  • S 2:34 – Allah menyuruh malaikat menyembah Adam dan malaikat menolak. Alkitab tidak pernah meyuruh malaikat menyembah manusia, kecuali Yeshua, Putra Elohim, Alkitab mencatat Setan / Iblislah yang tidak mau menyembah Elohim
  • Abraham dibakar di dalam api karena imannya (S 21:68), Alkitab menulis itu terjadi pada Sadrak, Mesakh dan Abednego oleh raja Nebukadnezar. Perbedaan waktu hidup Abraham dan Sadrak sedikitnya 1400 tahun.
  • Musa diangkat anak oleh isteri Firaun (S 28:9), Alkitab menulis oleh puteri Firaun (Kel 2:5)
  • Kuran menulis Haman hidup di Mesir pada jaman Musa; Haman terdapat pada kitab Ester – beda tempat dan waktu. ”Raja Ahasyweros dengan raja Firaun berbeda zaman dan tempat bagaimana bisa berbeda jauh? Adakah ahli sejarah Islam yang bisa membantu saya?” Saifuddin menulis
  • Kuran menulis ibu Yeshua bernama Maryam saudara dari Harun; Alkitab menulis Maryam dan Harun adalah kakak-kakak dari Musa. Beda waktu dan orang. S 19:23 menulis Yeshua lahir di bawah pohon korma, Alkitab menulis di dalam palungan (di kandang domba) (Luk 2:7, 12, 16)
  • Isa (Yeshua) tidak mengalami kematian sama sekali (S 4:157-158), namun S 19:15 & 33 tertulis Yeshua meninggal dan bangkit dari kematian.

Mazmur 119 ayat 105 Your Word is a lamp and a lightB. Pengalaman pribadi [10]
1. Islam tidak mampu mengisi kehampan hatinya. Sejak ’nubuatan’ pemimpin pesantren Haurgeulis Indramayu, kepada dirinya: ”Kalau ustadz Saifuddin Ibrahim yang diutus ke acara Natalan, bisa-bisa nanti pulang jadi pendeta Abraham,”  – perkataan kelakar ini disambut tertawaan semua yang hadir – di akhir tahun 2005 tersebut ia mulai mengalami rasa jenuh, tawar dan hampa. Mulai dihinggapi perasaan takut akan dosa, takut mati. ”Saya sepertinya hidup tanpa harapan lagi. Saya jatuh ke dalam sumur tanpa dasar,” ia menulis.
2. Kuran mendorang ia untuk mencari jawaban dari Alkitab [fondasi dari semua Theoisme]. Sebagaimana Muhammad diperintahkan Elohim: S 32:23; 6:92. Sebab Muhammad hanya seorang pemberi kabar (S 18:110). Surah 43:61 – Sesungguhnya Isa [orang Kristen menyebutnya: Yeshua / Yesus] benar-benar mengetahui hari Kiamat, maka janganlah kamu ragu tentang Kiamat. Ikutlah aku (Isa), inilah Jalan Yang Lurus.” ”Semakin tegap langkah saya mengikuti shirotal mustaqim yaitu Yeshua Ha Mashiah. Dialah Jalan, Kebenaran dan Hidup!” Syariffudin menulis.
3. Ajaran Alkitab ajaran yang ajaib baik saat sekarang maupun masa depan. ”Lebih kaget lagi tatkala saya belajar dan membandingkan sendiri isi kedua kitab suci ini, maka sayang sekali kalau saudara muslim tidak membaca sendiri Alkitab. Baru saya sadar bahwa ayahibu saya dan kakek moyang saya sengaja menyembunyikan kekristenan sebagai ajaran yang ajaib dan luar biasa bagi hidup toleransi dan damai masa depan.” Saifuddin Ibrahim. Dicontohkan: Terkesan dengan kebaikan orang Kristen. Pemuda dari Bima ini bercerita kejadian di dalam bus di Jakarta, ketika ia ingin mengunjungi rumah bibinya. Pemuda Kristen yang duduk di sebelahnya bertanya mau kemana, dan Sariffudin menunjukkan alamat yang tertulis di kertas. Pria itu tanpa diminta menawarkan jasanya ”boleh saya antar?” Pria Kristen ini membayar ongkos bis, becak, bertanya kepada orang-orang untuk menemukan alamat, dan mengantar dirinya sampai ke rumah bibinya. Ketika Sariffudin ingin memberi uang, pria yang lebih tua sekitar tiga tahun dari dirinya ini hanya tersenyum dan menolak dengan halus, ”Saya masih punya, terima kasih.”

”90% manusia beragama [Islam] karena ikut orang tua. Bukan karena kesadaran atau belajar kebenaran,” Shariffudin Ibrahim

Yeshua Ha MashiahC. Panggilan Elohim pada diri Sariffudin [11]
1. Pernah membaca Alkitab

  • pada masa kecilnya.  Ia telah mengenal sebagian isi Alkitab sejak di bangku SD. Ia memiliki Kitab Perjanjian Baru, Mazmur dan Amsal yang ia baca setiap ada kesempatan bahkan sering dibacanya dengan suara keras. Sampai suatu hari ibunya mendengar, lalu mengambil kitab itu dan menyembunyikannya. ”Nanti kamu akan masuk Kristen,” ibunya berkata.
  • Pada waktu kuliah agama. Sejak kuliah agama Islam ia diajar isi Alkitab oleh Kiai Arkanuddi Solo, dan ia sendiri rajin membaca Alkitab  – hanya untuk satu tujuan: ”bukan untuk mencari kebenaran, melainkan untuk mencari ayat-ayat yang dapat menunjang pendirian saya sebagai mubaligh muda dan untuk menyerang orang Kristen,” tulisnya. (Lukas 24:25 )

2. Mimpi duduk bersama para nabi. Setelah ia jadi orang Kristen ia sekarang mengerti arti mimpinya saat menjelang ujian Sekolah Dasar. Dalam mimpinya ia duduk bersama-sama nabi-nabi besar di musholanya. Di sebelah kanannya adalah Nuh, Abraham dan Musa lalu Yeshua, namun nabi Muhammad ada di sisi kirinya.

Penutup. Sekalipun isterinya menawarkan dirinya sendiri untuk dimadu dengan syarat suaminya ini balik ke Islam dan juga minta dicerai. Dalam Hukum Islam pria boleh memiliki 4 orang istri, namun istri dilarang memiliki lebih dari satu suami. Sariffudin menolak praktek poligami dan menolak menceraikannya, sebaliknya ia tetap setia dan mendoakan isterinya. Ia berpegang pada prinsip Kristianiti untuk setia kepada satu istri. Karena perubahan hidup Abraham, Sariffudin Ibrahim yang telah lahir baru, dan kepatuhannya kepada ajaran Adonai Yeshua Ha Mashiah, sehingga istrinya yang kuat di dalam Islam akhirnya dapat melihat kebenaran dan kuasa Yeshua. Akhir Desember 2008 istrinya menjadi percaya kepada Yeshua dan memberi dirinya dibaptis.[12]

Bacaan kesaksian berkait:

Referensi:

Catatan Kaki:
[1] Rangkuman dari buku Saifuddin Ibrahim, Kenapa Saya Memilih Kristus (KSMK)
[2] Saifuddin Ibrahim, Dialog Dengan Saddam Husein (DDSH), Pendahuluan
[3] DDSH, Bab 1: Kalau ada mujizat, saya masuk Islam lagi
[4] DDSH, Bab III Sepuluh Perbedaan Cerita
[5] Saifuddin Ibrahim, DDSH, Pendahuluan
[6] DDSH, Bab IV Agama Legitimasi
[7] DDSH, Bab I:
[8] NQ: versi the Nobel Qur’an
[9] DDSH, Bab II Sepuluh Perbean Cerita
[10] KSMK, Bab II. The Gideons
[11] KSMK, Bab VI Yesus waktu aku kecil
[12] KSMK, Bab VII Tetap Teguh

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Menguji kenabian dan kerasulan seseorang melalui peristiwa Bileam Bilangan 22-24


Peta Israel di Moab sebelum masuk Yerikho YAHWEH, Elohim Israel, telah memperingati umat-Nya sejak di jaman nabi Musa, untuk berhati-hati tehadap nabi-nabi palsu. Itu tertulis di kitab Ulangan pasal 13 dan 18. Di sini kita akan pelajari hal yang sama dari Bilangan pasal 22 sampai 24.

Ketika bangsa Israel berkemah di dataran Moab di seberang sungai Yordan-Yerikko, sebelum memasuki tanah Kanaan, melalui kota Yerikko. Saat itu hiduplah Bileam putra Beor di Zipor (Pethor) di tepi sungai Efrat,[1] ia adalah seorang dukun terkenal di antara bangsa-bangsa di Syria[2] dan Midian.[3]  Ditimbukan oleh rasa takut kepada Israel, maka bangsa Moab (keturunan dari Lot, keponakan Abraham; Kej 11:27) dan Midian yang dipimpin raja Balak mencoba memakai kekuatan gaib untuk mengalahkan Israel, sehingga mereka menyewa dukun[4] Bileam.

Balak melalui para utusannya berkata kepada Bileam: Ketahuilah, ada suatu bangsa keluar dari Mesir; dan mereka sedang berkemah di depanku. Karena itu, datanglah dan kutuk bangsa itu bagiku, sebab mereka lebih kuat dari padaku; mungkin aku sanggup mengalahkannya dan menghalaunya dari negeri ini, sebab aku tahu: siapa yang kau berkati, dia beroleh berkat, dan siapa yang kau kutuk, dia kena kutuk.”  (Bil 22:5-6)

Mungkin Anda bertanya dapatkan kita memakai perkataan Bileam, yang bukan nabi Elohim sebagai penguji kenabian atau kerasulan seseorang? Jawabannya adalah bisa, sebab pada dasarnya Elohim bisa berbicara melalui siapapun atau apapun, termasuk melalui seekor keledai, perhatikan Bilangan 22:26-35.
Jawaban Bileam di bawah ini kepada para utusan raja Balak meneguhkan jawaban dari pertanyaan di atas, Bileam berkata: Bermalamlah di sini pada malam ini, maka aku akan memberi jawab kepadamu, sesuai dengan apa yang akan difirmankan YAHWEH kepadaku.” (Bil 22:8),[5] sejak kita mimiliki Alkitab, maka perkataan “orang yang mangaku nabi maupun rasul YAHWEH” haruslah sesuai dengan isi Alkitab, jika tidak maka ia adalah nabi atau rasul palsu! Lihat penjabarannya di sini.
Perkataan berkat Bileam dan nubuatannya bersumber dari Elohim YAHWEH sendiri sebab ia mencari hikmat dari Elohim, sehingga Dia sendiri menemui Bileam (23:4-5 & 16) bahkan Roh-Nya turun ke atas Bileam (24:2) sehingga keluarlah wahyu Elohim melalui mulut Bileam – sekalipun ia tidak tergolong nabi-Nya. Sekali lagi, kita dapat menganalisa pengajaran dan ucapan klaim kenabian seseorang dari perkataan Bileam yang tertulis pada kitab Bilangan pasal 22 sampai 24. Di bawah ini daftar persyaratannya.

Nabi yang benar haruslah:

  • Tidaklah berjalan bersama-sama dengan musuh Elohim dan umat-Nya (22:12a). Baca juga Mazmur 1:1-3.
  • Tidaklah mengutuki bangsa atau umat yang diberkati Elohim, tidak juga memurkainya  (22:12b; 23:7-8). Israel dan Jemaat Kristen adalah umat Elohim.
  • Tidak melanggar perintah YAHWEH, Elohimnya, baik perkara kecil terlebih lagi perkara besar, sekalipun dengan upah yang besar (22:18). Lihat juga Matius 16:224-27.
  • Mencari kehendak YAHWEH sebelum melakukan tugasnya (22:19)
  • Hanya mengatakan apa yang dia telah diperintahkan oleh YAHWEH untuk mengatakannya, “Pergilah bersama-sama dengan orang-orang itu, tetapi hanyalah perkataan yang akan Aku katakan kepadamu harus kau katakan.” (22:35, baca juga 38b). Artinya ”tidak boleh menambahi” dan ”tidak boleh mengurangi.” Baca juga Ulangan 18:20-22. Bacalah ”Nabi seperti nabi Musa; nubuatan Ulangan 18
  • Pemberitaannya haruslah menyatakan Elohim sebagai Elohim, tidak boleh mengurangi karakter-Nya yang agung, mulia dan kudus (23:18-19)
  • Jika ada kata-kata teguran bagi umat-Nya, maka teguran dari nabi tersebut haruslah sesuai Firman Elohim, yakni: membangun, menghibur dan memberi pengharapan, bukan sebaliknya merendahkan, menuduh dan mematahkan semangat (23:21)
  • Pesan nabi tersebut kepada orang yang memusuhi umat-Nya haruslah tegas dan jelas bahwa 1. Janganlah melawan umat-Nya sebab mantera  (magic curse) dan tenung (divination) tidak akan mempan melawan umat-Nya. 2. Mengajar para musuh umat-Nya untuk berani mengakui dan berkata ”Apa yang Elohim telah lakukan kepada kalian! Lihatlah, suatu bangsa bangkit seperti seekor singa betina, dan berdiri tegak seperti singa jantan…! (23:23-24)
  • Seorang nabi haruslah mengalami pengalaman dihinggapi Roh Elohim, sehingga ia mampu memdengarkan firman Elohim, mampu melihat penglihatan dari Yang Mahakuasa dengan mata rohaninya (24:1-4) sehingga ia juga mampu melakukan mujizat-mujizat.
  • Nabi itu juga harus mengakui dan memproklamasikan perjanjian kekal YAHWEH kepada Israel yang berbunyi Diberkatilah orang yang memberkati engkau, dan terkutuklah orang yang mengutuk engkau!” (24:9). Ini adalah janji-Nya kepada Abraham (Kej 12:3) dan mengalir kepada Ishak, dan Ishak meneruskannya kepada Israel, putranya (Kej 27:29).

Tentu reaksi musuh-musuh YAHWEH dan umat-Nya akanlah menjadi marah kepada orang yang menyatakan hal-hal seperti tertulis di atas, seperti raja Balak orang Moab ini, ia berkata kepada Bileam dengan marah yang besar: ”Aku memanggil engkau untuk menyerapah musuh-musuhku, tetapi lihatlah, engkau benar-benar telah memberkati mereka ini sampai tiga kali! … aku telah mengatakan bahwa aku akan membayarmu sangat banyak, tetapi lihatlah, YAHWEH telah menahanmu dari kelimpahan!” (Bil 24:10)

Dan inilah jawaban Bileam kepada Balak, orang yang mata rohaninya telah terbuka dan telah dihinggapi Roh YAHWEH:  ”Bukankah kepada utusan-utusan yang telah engkau kirimkan kepadaku pun aku sudah berbicara dengan mengatakan: Sekalipun Balak [di depan para pengikut raja Balak, Bileam hanya menyebut namanya, mengabaikan status jabatan raja!, orang yang memiliki Roh Elohim ia seharunyalah tidak pernah takut kepada manusia] memberikan kepadaku rumahnya, penuh emas dan perak, aku tidak mampu melanggar perintah YAHWEH untuk melakukan yang baik atau jahat dari hatiku sendiri, karena yang YAHWEH katakan, itulah yang akan aku katakan. (24:12-13)

Pasal 25nya merupakan ramalan Bileam tentang datangnya penguasa dari bangsa Israel Mashiah (Messiah) yang akan meremukkan keturunan raja Balak, yakni bangsa Moab: “Aku melihat Dia, tetapi bukan sekarang; aku memandang Dia, tetapi bukan dari dekat; bintang terbit dari Yakub, tongkat kerajaan timbul dari Israel, dan meremukkan penjuru-penjuru[6] Moab, dan menghancurkan semua anak Sheth (ayat 17).

Pertanyaan: Jika Anda membaca Kuran (ajaran Muhammad) dan hadis-hadis (catatan tingkat-laku Muhamad), dan memandingkan dengan perkataan Bileam pada kitab Bilangan pasal 22 sampai 24, apakah Anda berpikir Muhammad dapat digolongkan sebagai nabi YAHWEH?

Bacaan berkait:


[1] Menurut catatan tradisi Yahudi, Bileam adalah cucu dari Laban, kakak ipar Ishak, berarti juga mertua dari Yakub. Kalimat yang dilabelkan Balak kepada Bileam di Bilangan 22:6 meneguhkan bahwa ia memiliki hubungan darah dengan Abraham, lihat Kejadian 24.  Atas dasar hukum Israel di Ulangan 18:10-12 dimana praktek perdukunan terlarang bagi orang Israel, dan ditambah kejadian jebakkan raja-raja Moab dan Median kepada pria Israel melalui wanita-wanita mereka sehingga banyak pria Israel menyembah berhala Baal (Bil 25) – yang Alkitab nyatakan jebakan tersebut adalah berasal dari nasehat Bileam (Bil 25:16 dan Wahyu 2:14) maka dukun Bileam termasuk bagian dari orang-orang Median yang dihukum mati oleh bangsa Israel atas perintah Elohim. (Bil 31:8). Nampak pada akhirnya raja-raja Moab dan Midian berhasil menyogok Bileam untuk memberikan nasehat jahat bagaimana bisa mengalahkan bangsa Israel, satu-satunya jalan adalah membuat mereka keluar dari perlindungan kuasa Elohim, yakni berbuat dosa perzinahan rohani alias menyembah berhala. Iblis memakai kawin campur agama  dan ibadah oikumene untuk membuat umat YAHWEH menjadi berkompromi dengan kegelapan. Bileam adalah figur kuno dari jenis orang-orang Yahudi Modern abad 21 yang anti-Israel, yakni bangsanya sendiri oleh karena tergiur oleh kekayaan dunia dan jabatan politik.
[2] Syria di jaman Musa meliputi wilayah dari timur sungai Yordan sampai ke sungai Efrat. Suku Moab, Amori (keduanya adalah keturnan Lot) dan Edom (keturunan Esau, saudara kembar Yakub) di Perjanjian Lama sekarang adalah bagian wilayah dari Negara Yordan.
[3] Bangsa yang tinggal di Dataran Sinai bagian Timur, sekarang terletak di barat tenggara Arab Saudi. Isteri nabi Musa adalah orang Median.
[4] Persamaan dan perbedaan umum nabi YAHWEH dengan dukun. Keduanya memiliki indra keenam yang peka, mampu melihat hal-hal yang tidak dapat dilihat oleh mata jasmani manusia, keduanya juga memiliki kekuatan alam-roh yang memampukan mereka meramal, mengutuki  serta melakukan mujizat. Bedanya adalah nabi mendasarkan semua perbuatan di atas berdasarkan hikmat dan kuasa Roh YAHWEH sedangkan dukun berdasarkan hikmat dan kuasa roh-roh Setan pada umumnya. Tujuan dari perbuatan mereka juga berbeda, nabi melakukannya untuk kemulian YAHWEH sedang dukun untuk ke untungan dirinya sendiri (ketenaran dan kekayaan, seperti Bileam putra Beor ini).
[5] Bileam menyadari bahwa kuasa gaib yang ia miliki tidaklah mampu melawan kuasa YAHWEH, Elohim Israel; jika para ahli sihir Firaun telah tidak berdaya apalagi dirinya. Sejak ditenggelamkan-Nya kereta-kerta kuda beserta tentara Firaun ke Laut Merah, berita kedasyatan kuasa Elohim Israel ini telah tersebar ke banyak bangsa Kanaan, dan seberang sungai Yordan termasuk suku Edom – para dewa mereka tidak berdaya, mereka semuanya gemetar (Kel 15:12-16). Itulah sebabnya Bileam meminta hikmat dari YAHWEH – kekuatan tertinggi untuk berkat dan kutuk (Kej 12:1-3)!!
[6] Para pangeran (princes) dan orang-orang terkemuka di sebuah wilayah, terkadang dipanggil “penjuru-penjuru” lihat Zak 10:4

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

 

Irak: PM Maliki menuduh Arab Saudi dan Qatar men-tidak-stabilkan Irak


Dalam suatu wawancara dengan TV Perancis saluran France24, Perdana Menteri Irak, Nouri Maliki berkata bahwa Arab Saudi dan Qatar telah sejarah efektif menyatakan perang di Irak,

“Saya menuduh mereka menghasut dan mendorong gerakan-gerkan terrorist. Saya menuduh mereka mendukung mereka secara politik dan dalam media, mendukung mereka dengan uang dan membelikan senjata-senjata untuk mereka. Saya menuduh mereka memimpin perang terbuka melawan pemerintah Iraq.”

PM Maliki menyatakan juga bahwa tidak hanya Arab Saudi telah mendukung terrorism di negara-negara seperti Irak dan Syria, tetapi di seluruh dunia.

Diagram di kanan adalah Diagram Serangan Mingguan terrorist Sunni di Irak dari Septermber 2011 ke Maret 2012. 

“Mereka menyerangi Irak melalui Syria, dan dengan jalan langsung.” Misalnya memberi bantuan keuangan kepda para pejuang Sunni di provinsi Anbar, wilayah dimana pemerintah Irak kesusahan mengendalikannya.Diagram Serangan Terrorist Mingguan di Irak 2011 ke 2012

“Kami tidak berharap untuk memperlebar arena konfrontasi,” Mr. Maliki berkata. “Tetapi, kami mengatakan kepada negara-negara tersebut, berhati-hatilah, sebab pendukungan atas terrorism akan berbalik menyerang kalian.”

Irak sejak bebas dari pendudukan militer Amerika Serikat (AS) mengalami konflik berdarah dalam negeri, kelompok Sunni sangat sering melakukan bom bunuh diri atau ledakan bom mobil dan serangan mendadak di permukiman Muslim Shia. Tahun 2013, menurut laporan Persatuan Bangsa Bangsa (PBB), Iraq mengalami kematian tertinggi sejak tahun 2007, menurut PBB kekerasan di tahun 2013 saja telah membunuh 8,868 jiwa.

Minggu (Maret 2014) ini di kota Hilla  (selatan Bagdad) dikabarkan seorang pembom bunun diri Muslim Sunni meledakkan mobilnya yang penuh dengan bahan peledak, sedikitnya 34 meninggal ditempat dan 167 lainnya luka-luka. Sumber terbaru bilang 45 meninggal.  Peristiwa terjadi di titik pemeriksaan di sebuah jalan. Polisi yang telah mencurigai si pelaku menghentikan si pengendara mobil, namun militan Sunni ini meledakkan mobilnya. 50 mobil lainnya juga terbakar dengan para penumpangnya yang terjebak di dalamnya.
Daftar serangan terrorist di Irak dan global bisa di lihat di sini: Couse for Concern the List of Terrorist Attacks

Namun pihak Saudi menyatakan tuduhan Irak itu sebagai tidak bertanggung jawab,  “Nouri al-Maliki tahu baik sekali, lebih dari siapapun, posisi kerajaan jelas dan berkatagori melawan terrorism … secara lokal dan global.”

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog