YAHWEH, Elohim Yang Perkasa di Medan Perang


“Siapakah Raja Kemuliaan ini?” “YAHWEH, kuat dan perkasa, YAHWEH, perkasa dalam peperangan!” Siapakah Raja Kemulian ini? YAHWEH Tzebaot [1]. Dialah Raja Kemulian. Sela (Mazmur 24:8, 10) [2]

Adonai Yeshua mengendarai kuda putih memerangi Setan Wahyu 19 Berita dunia hampir setiap hari memberitakan adanya peperangan; ini salah satu tanda bahwa kita berada di Akhir Jaman yang Adonai Yeshua nubuatkan 2000 tahun yang lalu (Mat 24:3-8, Mark 13:8, Luk 21:10); perang terjadi antara bangsa melawan bangsa, suku melawan suku dengan latar belakang motif yang berbeda – politik, bisnis, ideologi, pribadi (iri, tamak, balas dendam) dan tidak jarang hanya karena keyakinan iman yang berlebihan – merasa paling benar dan superior.
Perang bukanlah budaya baru, itu sudah ada sejak jaman purba-kala; suku bangsa tertentu tidak suka perang, namun suku bangsa lainnya senang berperang, sehingga masyarakat yang tidak suka berperang dipaksa untuk membela dirinya – atau musnah dibinasakan.
Pemujaan kepada deiti-deiti adalah bagian penting dari kehidupan setiap manusia, sebab setiap manusia memerlukan pembela dan penyelamat.[3]
Di dalam medan peperangan, deiti-deiti tersebut sering kali di arak di garis depan barisan tentara. Deiti-deiti tersebut bisa berupa benda buatan (disebut sebagai berhala) bisa juga terlukis dalam bentuk simbol-simbol pada bener-bener atau bendera-bendera mereka.
Alkitab adalah Kitab Suci yang unik, itu tidak hanya berisi perintah dan pengajaran bagaimana beribadah, namun juga berisi ilmu pengetahuan, kesaksian-kesaksian perbuatan YAHWEH kepada bangsa Israel dan interaksinya dengan suku-suku bangsa lainnya. Dalam artikel ini kita akan melihat keterlibatan YAHWEH di dalam peperangan, Elohim Israel ini, dan juga Elohim orang Kristen memiliki banyak Nama, salah satunya ialah El Gibbor (Elohim Yang Mahaperkasa, the Mighty God), dengan pengertian bahwa YAHWEH adalah Pakar Perang dan Pemenang – sebab Dia kuat dan perkasa; lihat Kejadian 49:24-25, Mazmur 50:1. Nama lain-Nya yang sejenis dengan itu adalah El Elyon (Elohim Yang Mahatinggi, the Most High God); lihat Kej 14:20 dan Maz 9:3.

Contoh Kesaksian keperkasaan YAHWEH di Medan Peperangan:
1. Nabi Musa perang melawan raja Firaus dari Mesir.  Keluaran 7-12 dan 14. Orang Israel mengarak Tabut Perjanjian mengelilingi tembok Yeriko
Sebuah tongkat gembala melawan 600 kereta perang pilihan ditambah seluruh kereta perang Mesir, masing-masing lengkap dengan kaptennya dan pasukan berkuda (Kel 14:1-9).
Pasal 7 sampai 12 adalah peperangan rohani: kuasa YAHWEH melawan ilmu hitam dukun-dukun Firaun. Pasal 14 menceritakan perang fisik, bagaimana YAHWEH menahan seluruh pasukan Mesir dengan tiang awan dan tiang api yang hadir diantara dua bukit sementara Dia membelah air laut dengan hembusan angin  agar bangsa Israel (yang sama sekali tidak bersenjata) dapat menyeberangi Laut Merah menuju pantai Median (Arab Saudi). Dan setelah hampir seluruh Israel mencapai pantai, Dia mencabut tiang awan dan api-Nya untuk membiarkan tentara Firaun yang besar itu mengejar – hanya untuk mengubur mereka di tengah-tengah lautan, karena ketika mereka sampai ke tengah laut, Dia menutup kembali jalan dasar-laut tersebut. Pada peristiwa ini nampak jelas di mata orang Mesir (yang masih tersisa) dan Israel bahwa YAHWEH sendiri yang berperang menghadapi musuh umat-Nya (14:24-25 dan 30-31).
Tujuan dari perbuatan-Nya ialah membuat bangsa Mesir mengenal siapakah YAHWEH, Elohim Israel ini, seperti tertulis: Kel 14:4 – “Dan Aku akan mengeraskan hati Firaun dan dia akan mengejar mereka. Maka biarlah Aku dimuliakan melalui Firaun dan melalui seluruh tentaranya, dan orang-orang Mesir akan mengetahui bahwa Akulah YAHWEH; …”
Elohim rindu membebaskan bangsa Mesir dari penyembahan berhala ciptaan Firaun dan menjadi umat-Nya juga! Baca Yesaya 19, perhatikan ayat 23-25.

2. Gideon, hakim Israel perang melawan bangsa Median, Amalek dan suku-suku di seberang timur Yordan. Hakim-hakim 6:33 sampai 8:21.
300 tentara Orang-orang Muslim demontrasi menbawa bendera Jihad Islammengalahkan 135.000 tentara musuh yang berkendaraan unta-unta (7:12 dan 8:10-12).
Tetapi orang Israel melakukan apa yang jahat di mata YAHWEH; sebab itu YAHWEH menyerahkan mereka ke dalam tangan orang Midian, tujuh tahun lamanya (Hak 6:1), ayat 7 sampai 10 adalah titik balik pertobatan bangsa Israel, sehingga Gideon dipilih YAHWEH menjadi pembebas. Gideon atau Yerubaal (nama yang bermakna: ”Biarlah Baal melawan dia, karena dia telah merobohkan mezbahnya.”) telah mempersiapkan 32.000 tentara, namun YAHWEH berfirman kepada dia, “Dengan ketiga ratus orang yang menghirup itu akan Kuselamatkan kamu: Aku akan menyerahkan orang Midian ke dalam tanganmu (Hak 7:7). Midian terletak di Barat Saudi Arabia. Orang Midian menyembah dewi Astarte (dewa bulan) yakni dewi bangsa Phoenician (Libanon) itu nampak pada kalung-kalung berbentuk bulan sabit (crescent-shaped) pada leher unta-unta mereka (8:21-22). Orang Midian adalah indentik dengan orang Ismael yang menyembah ALLAH (8:24).[4]

3.  Asa, raja Yehuda perang melawan Zerah, raja Ethiopia. 2 Tawarikh 14.
Asa hanya memiliki 580.000 tentara, ia diserang Zerah yang berkekuatan 1000.000 (satu juta) tentara dilengkapi dengan 300 kereta perang.
Asa berseru minta tolong kepada YAHWEH, tertulis: Kemudian Asa berseru kepada YAHWEH, Elohimnya: “Ya YAHWEH, selain dari pada Engkau, tidak ada yang dapat menolong yang lemah terhadap yang kuat. Tolonglah kami ya YAHWEH, Elohim kami, karena kepada-Mulah kami bersandar dan dengan nama-Mu kami maju melawan pasukan yang besar jumlahnya ini. Ya YAHWEH, Engkau Elohim kami, jangan biarkan seorang manusia mempunyai kekuatan untuk melawan Engkau!” (2 Taw 14:11). Hasilnya adalah: Dan YAHWEH memukul kalah orang-orang Etiopia itu di hadapan Asa dan Yehuda (ayat 12).

4. Yosafat, raja Yehuda perang melawan tiga suku bangsa (Moab, Amon dan Edom). 2 Taw 20.
Sungguh, suatu perang yang sangat tidak seimbang!
Yosafat menyerukan kepada seluruh rakyatnya untuk berpuasa dan mencari YAHWEH, sementara ia sendiri mengadakan puasa doa syafaat bersama dengan penduduk Yerusalem – hadir juga para ibu dengan bayi-bayi mereka – di depan Bait YAHWEH. Yosafat dalam doanya berkata: “Ya YAHWEH, Elohim nenek moyang kami, bukankah Engkau Elohim di dalam sorga? Bukankah Engkau memerintah atas segenap kerajaan bangsa? Kuasa dan keperkasaan ada di dalam tangan-Mu, sehingga tidak ada oranVladimir Lenin dewa orang Komunisg yang dapat bertahan melawan Engkau. (2 Taw 20:6)
Keesokan harinya, pagi-pagi sekali, raja Yosafat bersama tentaranya dan para pemimpin pujian memasuki medan perang. Ketika mereka sedang bernyanyi, keajaiban terjadi, tertulis: Ketika mereka mulai bersorak-sorai dan menyanyikan nyanyian pujian, dibuat YAHWEHlah penghadangan terhadap bani Amon dan Moab, dan orang-orang dari pegunungan Seir, yang hendak menyerang Yehuda, sehingga mereka terpukul kalah. (2 Taw 20:22, )
Ayat-ayat berikutnya menerangkan bagaimana YAHWEH mengalahkan musuh yang besar tersebut. YAHWEH membuat mereka saling berperang; pertama Amon dan Moab memerangi suku pegungan Seir (suku Edom; asal dari Esau dan wanita Ismael. Esau adalah saudara kembar Yakub) dan kemudian Amon dan Moab saling membunuh. Ketika tentara Yosafat melihat ke perkemahan musuh, yang nampak hanyalah mayat-mayat.[5]

Banyak lagi kesaksian seperti di atas di dalam Alkitab, namun akan terlalu panjang jika ditulis semuanya.

Akitab juga mencatat kekalahan umat YAHWEH dalam peperangan.
“Beginilah firman YAHWEH: Kamu telah meninggalkan Aku, oleh sebab itu Akupun meninggalkan kamu juga …” (2 Taw 12:5, )

Contoh bahwa YAHWEH tidak berkompromi dengan DOSA – sekalipun mereka adalah umat pilihan-Nya:
1. Tentara Israel di bawah pimpinan Jendral Yosua dikalahkan bangsa dari kota Ai. Yosua 7.
Yosua baru saja merebut kota Yerikho yang berbenteng sangat kuat dan memiliki tentara yang kuat, sedang kota Ai hanya berpenduduk sedikit. Kemenangan bagi bangsa Israel adalah di atas kertas, namun nyatanya mereka kalah.
Alkitab mencatat faktor penyebab kekalahan bangsa Israel yang memalukan ini, tertulis: Lalu berfirmanlah YAHWEH kepada Yoshua: ”Orang Israel telah berbuat dosa, mereka melanggar perjanjian-Ku yang Kuperintahkan kepada mereka, … Sebab itu orang Israel tidak dapat bertahan menghadapi musuhnya. Mereka membelakangi musuhnya, (Yosua 7:11-12). – ternyata seorang prajurit Israel telah mencuri barang-barang jarahan yang seharunya dimusnahkan.

2. Yerobeam, raja Israel Utara perang melawan Abia, raja Yehuda (Israel Selatan). 2 Taw 13.
Yerobeam dipilih YAHWEH untuk menjadi raja atas 10 suku Israel, ia seorang yang pintar, ia bekas pegawai raja Salomo, namun berontak dan minggat ke Mesir. Dengan 800.000 tentaranya ia menerima undangan perang dari Abia, cucu Salomo, jauh lebih muda dari Yerobeam, mimiliki kekuatan 400.000 tentara.
Ayat 14 mencatat bagaimana Yerobeam berhasil mengepung Abia, namun akhirnya ia yang kalah: Ketika Yehuda menoleh ke belakang, lihatlah, mereka harus menghadapi FRANCE-RELIGION-CHRISTIANITY-ASSUMPTIONpertempuran dari depan dan dari belakang. Mereka berteriak kepada YAHWEH, sedang para imam meniup nafiri, dan orang-orang Yehuda memekikkan pekik perang. Pada saat orang-orang Yehuda itu memekikkan pekik perang, Elohim memukul kalah Yerobeam dan segenap orang Israel oleh Abia dan Yehuda. (2 Taw 13:14-15)
Ayat-ayat sebelumnya menjelaskan, mengapa Yerobeam kalah berperang – ia adalah penyembah berhala. Ia bahkan bisa disebut sebagai pencetus penyembahan berhala patung kambing dan anak lembu emas bagi rakyatnya (2 Taw 11:13-15) dan ia juga berfungsi sebagai imam besar dari sistem penyembahan berhala yang ia buat sendiri. Detilnya baca di sini: Dosa Berat Raja Yerobeam

 3. Yoas, raja Yehuda dikalahkan raja Damshik (Damaskus) Syria yang hanya bertentara kecil. 2 Taw 24:17-27.
Alasan kekalahan Yehuda: ”… karena mereka telah meninggalkan YAHWEH, Elohim leluhur mereka (2 Taw 24:24). Yoas, 40 tahun menjadi raja. Pemerintahannya yang awalnya bagus telah berakhir tragis karena ia murtad dan menjadi penyembah berhala. Ketika ia ditegur oleh YAHWEH melalui imam Zakaria, putra dari imam Yoyada.[6] Yoas tidak bertobat malah memerintahkan rakyat merajam mati imam tersebut. Yoas dibunuh oleh dua pekerja wanita asing dari bani Amon dan Moab – dalam tradisi Israel adalah suatu hal yang sangat memalukan seorang raja tewas ditangan orang asing apalagi di tangan seorang wanita asing. Ia dianggap tidak layak untuk dimakamkan di pekuburan raja-raja Yehuda; perjalanan suci raja Yoas yang panjang berakhir pada garis finis yang salah.

Karena mata YAHWEH menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia..” (2 Taw 16:9a)

Aplikasi:Adonai Yeshua mengendarai kuda putih Wahyu 19 ayat 11-16
1. Gereja bisa belajar dari sejarah kehidupan bangsa Israel. Sukses dan gagalnya Gereja YAHWEH tergantung bagaimana Gereja berhubungan dengan Kepalanya, yakni Adonai Yeshua ha Mashiah. Ayat bacaan: Yohanes 15, Roma 11:13-36 dan 1 Korintus 10.
2. Sekelompok bangsa yang membenci bangsa Israel dan Gereja-Nya (para Pengikut ajaran Yeshua ha Mashiah baik Yahudi maupun bukan-Yahudi) haruslah ingat bahwa kedua kelompok ’bangsa’ ini tidaklah akan bisa dimusnahkan, ribuan tahun perjalanan sejarah aniaya dan sampai sekarang adalah bukti nyata – Israel tetap hadir dan Kekristenan semakin kuat. Sebab Deiti mereka bukanlah berhala atau ideologi dan tradisi buatan manusia, melainkan Pencipta alam semesta, Naman-Nya adalah YAHWEH, Dialah juga yang menciptakan Anda dan sayasedihnya, banyak orang yang masih belum bersedia menerima berkat-Nya yang besar (Yoh 1:10-14). Jadi hendaklah kita memiliki rasa hormat dan takut serta memberi kemulian dan penyembahan hanya kepada Dia saja. Ayat bacaan: Kisah para Rasul 5:12-41, perhatikan ayat 39 dan Wahyu 20:11-15.

Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran kita, supaya kita melalui kesebaran dan penghiburan dari Kitab Sucidapat memiliki pengharapan. Sekarang Elohim yang penyabar dan penghibur itu , mengaruniakan kerukunan kepada kamu satu terhadap lainnya, sesuai dengan kehendak Mashiah Yeshua , sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Elohim, bahkan Bapa Adonai Yeshua ha Mashiah kita. (Roma 15:4-6; KJV) teladan Mashiah; sehingga kamu semua yang setuju dapat dengan satu suara memuji Elohim Bapa Adonai Yeshua kita; Tindale Bible).

Catatan kaki:1. Tzebaot atau Sebaot adalah bahasa Ibrani yang berarti ”semesta alam.” Jadi YAHWEH Tzebaot artinya Elohim Penguasa sekaligus pemilik seluruh jagat raya, sebab langit, bumi dan laut beserta semua isinya diciptakan oleh YAHWEH. Baca Kejadian 2:1-3 dan Wahyu 14:6-7 serta Wahyu 21 dan 22.
2. Terjemahan bebas dari Alkitab terjemahan Inggris (pada umumnya).
3. Bahkan bangsa yang tidak percaya adanya alam roh sekalipun (tidak percaya adanya Elohim, malaikat dan roh-roh jahat) nyatanya mereka memiliki deiti-deiti, yakni jiwa dan pikirannya sendiri – ideologi dan filosofi; faham yang seperti ini memiliki banyak nama: Komunisme, Atherisme, Sekularisme, Materialisme dan sebagainya. Deiti mereka dalam peperangan – yang nampak terlihat – umumnya adalah ”peralatan pertahanan perang mereka.” Baca nubuatan Daniel 11:37-38 di KJV Bible – God of forces dan dalam Geneva Bible – Mauzzim: “That is, the god of power and riches: they shall esteem their own power above all their gods and worship it.”
4. , the Exposition of the Enitire Bible on Judge 8:21; dan ayat 24: mereka telah bercampur dan hidup bersama, atau sangat dekat satu dengan lainnya. Mengapa orang Midian disebut Ismael, sebab mereka adalah putra-putra Keturah, dan Keturah adalah Hagar ibu dari Ismael. The Targum menyebut mereka orang Arab, dan mereka nampak terbiasa mengenakan anting-anting, sebagaimana para pria di negara-negara Timur melakukannya, lihat Kej 35:4.
5. Kejadian YAHWEH membuat musuh umat-Nya saling berperang – telah terjadi juga di Perang Syria tahun 2013-14, dimana kelompok-kelompok pemberontak Sunni yang ingin menggulingkan President Assad telah menguasai banyak kota stategis, mereka mulai menyerang desa-desa Kristen dan mengancam penduduknya untuk masuk Islam secara paksa – atau dibunuh. Sehingga permohonan doa dipanjatkan oleh orang Kristen secara internasional; hasilnya adalah para militan Sunni yang terdiri banyak kelompok tersebut saling berperang – dan berakibat kalah perang di Syria! Dan sekarang kelompok militan Sunni ini pindah berperang ke Irak – memerangi Muslim Shia, ribuan Shia Irak telah terbunuh, suku Kurdi dan Kaldian di Kurdistan (Utara Irak – atau “kuno Aram”) juga terancam.
6. Yoyada, ayah Zakaria, adalah bukan hanya berjasa menyelamatkan Yoas dari pembunuhan (saat ia baru berusia satu tahun; seluruh keluarganya dibunuh oleh putri dari raja Ahab, lalu menjadi ratu selama 6 tahun), imam Yoyada lah yang mempersiapkan Yoas menjadi raja (saat berumur 7 tahun) dan menolong ia menjalankan kerajaannya. Yoyada adalah satu-satunya imam yang dikuburkan di kota Daud di samping makan raja-raja Yahuda (2 Taw 24:15-16).

Bacaan  berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Julian Assange: Sistem Pengakuan-Dosa Gereja Katolik adalah alat mata-mata


Julian Assange exclusive interview in London, UK, Ecuadorian EmbassyAktivist politik Julian Assange pada pernyataannya baru-baru ini di BBC Radio 4 pada awal Januari 2014, ia percaya bahwa Yeshua Ha Mashiah (Yesus Kristus) adalah ”seorang aktivist yang besar” dan bahwa Gereja Katolik memakai pengakuan-pengakuan dosa untuk memata-matai jemaatnya [hampir 1,1 milyar orang di tahun 2010]

Pendiri situs WikiLeaks ini berkata, Reformasi Protestant adalah bukan hanya sebuah gerakan keagamaan tetapi sebuah perjuangan politik, perjuangan untuk membebaskan pengumpulan pengetahuan melalui terjemahan dan pembukaan forum diskusi secara bebas (translation and dissimination).”

Julian menambahkan, ”Melalui sistem Pengakuan Dosa, Gereja Katolik telah memata-matai kehiduppan jemaatnya, sementara missa Latin tidak melibatkan kebanyakkan mereka yang tidak berbicara bahasa Latin dari pengertian dari sistem pemikiran utama yang mana mengikat mereka.”

Julian berkata ia telah melihat banyak bukti bahwa ”Yang kuat  (penguasa) ingin menjaga kekuasaan mereka, mereka akan mencoba untuk mengetahui sebanyak mungkin tentang kita mereka bisa dapat, dan mereka akan mencoba untuk membuat kepastian bahwa kita tahu sedikit mungkin tentang mereka jika itu mungkin.”

Mengutip sejarah Reformasi Gereja di Abad Pertengahan (Katolik menyebutnya “Reformasi Protestant”) dan ajaran Yeshua di Injil Markus, Julian Assange berkata:
“Saya telah melihat ini di kedua dalam tulisan-tulisan keagamaan, yang telah menjanjikan Emansipasi dari tekanan politik dan dalam para pekerjaan revolusioneri yang menjanjikan pembebasan dari tekanan-tekanan dogma gereja dan negara,” katanya.
 “Yang kuat sepanjang sejarah telah memahami ini, penemuan mesin cetak ditentang oleh kekuatan-kekuatan tua Eropa (the old powers of Europe; Julian merefer kepada negara-negara Eropa yang kuat dibawah pengaruh Gereja Roma Katolik pada abad pertengahan) karena itu telah mengeja kontrol pengetahuan akhir mereka dan karena itu akhir masa jabatan mereka sebagai powerbrokers [atau “peacebrokers” dalam kontek konflik Israel-Palestina].”

’Kotbah’ tiga menit Jullian ditutup dengan kalimat ”Kita harus ada tidak perlu minta maaf (unapologetic) mengenai dasar utama dari hal-hal kemanusian, keinginan untuk tahu. Yang kuat pastilah akan melakukan dengan baik  menyelidiki satu dari aktivist-aktivis besar sejarah sebagaimana telah dicatat di Kitab Matius. Itu dimulai: ’Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan’ [Mark 4:22]

Lengkapnya Yeshua berkata: ”Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan tersingkap. Barangsiapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!”  (Mark 4:22-23)

Komentar: Pengertian Jullian Assange bahwa sistem Pengakuan Dosa Gereja (Roma) Katolik adalah sebagai sistem mata-mata penguasa, sangatlah menarik. Jullian mengerti pentingnya sejarah. Pendeta Charles Chiniquy, ex-pendeta Gereja Roma Katolik yang hidup di awal abad 19 (dua ratus tahun yang lalu) dalam buku autobiografinya bersaksi bahwa sistem pengakuan dosa bukan hanya telah dipakai untuk memata-matai (spying) jemaat Katolik saja (yakni para wanita pengaku dosa dan para suami mereka melalui pengakuan isteri mereka) ternyata bahkan telah dipakai secara sistimatis untuk memata-matai prilaku orang-orang besar untuk dimurtadkan ke dalam Gereja Roma Katolik melalui  pengakuan-dosa dari para pembantu rumah tangga mereka yang adalah jemaat Katolik. Anthony Parent (pemimpin Seminari Quebec) bersaksi dengan bangganya kepada pendeta ini bagaimana ratusan orang penting dan kaya Protestant Kanada telah dimurtadkan ke Katolik karena sistem tersebut.
Apakah ada yang memiliki data, berapa banyak wanita Katolik dari Filipina di Arab Saudi dan negara-negara Timur Tengah yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga?
Rasul Yohanes melihat Gereja Roma Katolik ini sebagai Wanita yang mengendarai Binatang (the Beast) dan raja-raja (penguasa negara) di bumi tunduk pada kendali wanita ini (Wahyu 17 dan 18).

Harap baca online di bab 29 di buku Fifty Years in the Church of Rome by CHARLES CHINIQUY; The life story of Charles Chiniquy, who was a priest in the Roman Catholic Church for 25 years.
Chapter 29* – Conversions of Protestants to the Church of Rome- Rev. Anthony Parent, Superior of the Seminary of Quebec; His peculiar way of finding access to the Protestants and bringing them to the Catholic Church- How he SPIES the Protestants through the Confessional– I persuade Ninety-three Families to become Catholics. (penekanan ditambahkan)
*) Bab 26 di terbitan Chick Publication: 50 Years in the “Church” of Rome

Bacaan berkait:

 Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

 

Perang apa yang sesungguhnya terjadi di Syria?


Ucapan ilahi terhadap Damsyik (Damaskus). Sesungguhnya, Damsyik (Damaskus) tidak akan tetap sebagai kota, nanti menjadi suatu timbunan reruntuhan; kampung-kampungnya akan ditinggalkan selama-lamanya dan menjadi tempat bagi kawanan-kawanan ternak, yang berbaring dengan tidak diganggu oleh siapapun. (Yesaya 17:1-2). Damsyik disini adalah termasuk seluruh negara Syria, lihat Yes 7:8 dan Yer 49:23 adalah dua kota di Syria (Aram).

Kemelut di Syria telah menjadi berita harian di berita internasional sejak setahun ini, dan semakin memanas pada beberapa bulan terakhir (sejak awal pertengahan  2012). Di awali oleh gerakan ”Jalan Arab” (orang Arab turun kejalan) bulan Maret 2011, sebagai unjuk rasa tidak puas kepada cara kerja president Bashar al-Assad, dan sekarang menjadi perang senjata, lebih dari 10.000 jiwa tewas.

Sebuah team yang disebut Delegasi Persatuan Arab dikirim ke Syria untuk melihat langsung konflik yang terjadi di dalam negeri Syria dan diharapkan menjadi jurudamai. Hasilnya mengecewakan. Lalu Mr. Kofi Annan, bekas seketaris PBB, di pekerjakan oleh PBB untuk menjadi pendamai sejak bulan Mei. Hasilnya malah perang senjata antara anti-pemerintah dengan pemerintah Assad. Berita dunia saat ini sungguh membingungkan bagi mereka yang mengikuti berita ’asal-lewat’ dan hanya bersumber dari satu atau dua sumber berita, sebab media kaliber besar pada dekade belakangan ini tidak lagi netral, sebaliknya itu telah menjadi pre-text politik luar negeri dan senjata-propaganda para imperalist. Perang apa sesungguhnya yang sedang berlangsung di Syria?

Koran Barat menuduh pemerintah Syria dibalik pembantaian di Houla (Selasa, 5 Juni 2012), mengutip ucapan seorang saksi mata, ”Itu sungguh susah bagi saya untuk menggambarkan apa yang saya telah lihat, pemandangan-pemandangan sungguh mengganggu,” seorang penduduk Houla kepada The Associated Press. ”Perempuan-perempuan, anak-anak tanpa kepala, otak dan perut mereka mengalir keluar.” Lebih dari 100 tewas pada pembantaian ini. Perisitwa ini diresponi oleh 9 negara Barat dengan mengusir keluar para diplomat Syria. Dan Syria balas mengusir.

Ynet news.com dalam laporannya menulis; Pemerintah Syria menbuat sebuah team penyelidik pembantaian di Houla tersebut, menemukan bahwa 108 korban jiwa tersebut adalah “mereka yang menolak  melawan pemerintah.” Pemerintah Syria balik menuduh kekuatan luar bahwa pembantaian sadis (oleh pemberontak) ini dibuat untuk semakin melegalkan kekuatan luar berekpansi di dalam Syria.

Ditambahkan, banyak diantara korban adalalah sanak family dari anggota parlement Syria. YnetNews adalah koran Israel. Pemerintah Israel terancam terus-menerus di jaman pemerintahan Assad, namun Israel selalu memberitakan kabar dari dua belah pihak, netral.

France24.com juga melaporkan penolakan pemerintah atas tuduhan tersebut: “Kami secara penuh menolak bertanggung jawab atas pembantain terrorist ini melawan rakyat kami,” mengutip pernyataan resmi Jurubicara menteri luar negeri.

Koran Barat juga membuat beberapa kali bahwa negara Rusia telah menolong pemerintah Syria dengan mengirimkan senjata. 80% persenjataan negara Syria dibeli dari Rusia. Sebaliknya Barat tidak memberitakan dari mana pasukan opposisi anti-Assad mendapat persenjataan berat?  Seperti juga telah terjadi pada perang di Libya. Namun kita tahu bahwa sekitar dua bulan lalu France24.com melaporakan bahwa Liga Arab (Islam Sunni) yang dipimpin oleh Arab Saudi telah mengadakan pertemuan dengan para pemimpin Barat di Turki, dan negara-negara Arab berjanji mendanai kelompok anti-Assad. Barat secara resmi juga telah tahu bahwa kelompok Al-Qaida juga aktif dalam penggulingan president Assad.  RT.com, koran Rusia menulis: Bantuan keuangan dr negara-negara Arab Teluk) kepada pemberontak jutaan dollar/bulan, ditambah dari USA12 juta US Dollar. Ditambahkan, para pemberontak ini diberi petunjuk oleh ahli militer asing (Barat). Terbukti beberapa tentara Perancis tertangkap di Syria pada akhir Febuari, kata RT.com. Laporan RT.com ini diteguhkan oleh media Barat, USA Today.com.

Sumber lain menulis bahwa akhir musim semi ini pemberontak akan di berikan senjata yang lebih baik bahkan senjata anti-tank; Dengan kata lain, Barat bukan hanya telah menjual senjata kepada Arab Sunni (negara-negara Arab Teluk) tetapi juga ‘menjual’ ahli-ahli militernya untuk membantu tentara pemberontak. Itulah politik dunia, ia tidak mencari dan membuat Perdamaian Abadi, tetapi keuntungan dirinya sendiri.

Kita keluar sejenak dari konflik intern Syria, melihat apa yang para pemimpin agama Islam, ’Kristen’ dan para politikus Barat telah sepaham pada satu hal dalam rapat rahasia mereka. Gary Kah menyatakan bahwa orang-orang besar ini di bawah nama organisasi Provisional World Parliament (PWP) telah sepakat membentuk sebuah wadah keagamaan yang mencakup seluruh agama di dunia, orang Kristen telah mengenal itu sebagai “One World Religion” (bagian dari tiga pilar kerajaan Anti-Kristus, dua lainnya ialah ”Politic” dan ”Economy”). Pemimpin World Muslim Congress, Dr. Inamullah Khan, dan pemimpin World Council of Churches (WCC), Cynthia Wedel, adalah dua diantara anggota dari organisasi PWP. Para raja (politikus)  Barat (Daniel 2:33) sedang menggabungkan kedua super power agama tersebut, Kristen dan Islam. Ilmuwan Islam yang terkenal Adnan Oktar (nama samarannya: Harun Yahya) bahkan telah meminta untuk membangun bait di Yerusalem yang berfungsi bagi seluruh agama (tentunya di sini yang dia maksud adalah agama yang berakar dari bapa Abraham (Yudaism rabbinic, Kristianiti dan Islam).

Sekarang kita lebih jelas perencanaan para pemimpin keagamaan dan politikus bahwa Islam Sunni telah disahkan sebagai kandidat dari anggota One World Religion.

Kembali ke Syria. Jadi nampak bahwa penyingkiran president Assad (Shia Alawi) adalah bagian dari rencana besar mencapai One World Religion. Negara-negara Islam Shia harus disingkirkan, Syria dalam proses dan kemudian setelah itu Iran Shia akan digoncang.

Penyingkiran pengaruh Islam Shia di Timur Tengah adalah jelas, penculikan sekelompok orang Shia Libanon di Syria oleh pemberontak anti-Assad semakin meneguhkan skenario di atas. Laporan USAToday.com pada artikel yang sama (di atas) juga menulis, “Tahun lalu, Arab Saudi telah megirim tank-tank menolong para rekan pemimpin Sunni di Bahrain menghancurkan pemberontakan Shiah yang besar di sana.”

Alkitab telah menubuatkan apa yang akan terjadi di akhir jaman ini, bahwa pada akhirnya Bait Elohim (Allah) akan dibangun kembali (yang ketiga bagi orang Yahudi) atas prakarsa PBB (sebagai badan resmi Dunia). Namun tujuan dari pembanguan tersebut bukanlah untuk orang Yahudi menyembah YAHWEH, PBB pada dasarnya anti Israel, namun untuk penguasa tunggal dunia, di kenal sebagai Anti-Kristus (Juruselamat Palsu, Ha Mashaiah Palsu) dengan namanya bernilai 666 (enam ratus enam puluh enam), Iblis dalam wadah manusia.

Anti-Kristus yang diharapkan penduduk dunia (dan sekarang jalan-nya sedang Dunia persiapkan), sebagai pembawa damai adalah jelas akan menekan para pengikut Yeshua Ha Masiah dan orang Yahudi yang berpegang kepada Alkitab. Namun orang Roma Katolik dan Islam janganlah bergembira jika hal ini terjadi, sebab Anti-Kristus ini akan menjadi super diktator bagi kalian juga, lebih buruk lagi, ia akan memimpin kalian masuk ke dalam hukuman Neraka. Sebab pemberontakan kepada YAHWEH dan Putra-Nya adalah dosa, dan upah dosa adalah maut. Elohim akan memberikan kepada setiap kita “kebebasan memilih dan berkehendak” siapakah yang kita akan jadikan Raja dan Tuan atas hidup kita, YAHWEH atau Iblis (Lucifer), Kebenaran atau Kejahatan, Kekudusan atau Imoraliti. Masing-masing akan menerima upah sesuai perbuatan mereka, bacalah perkataan Yeshua tentang akhir jaman di Matius 13:36-42.

Raja Damai (Daniel 9:5-6) berseru kepada Anda hari ini:
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.” (Matius 11:28-30)

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog