Kapal bantuan untuk Gaza, 16 korban jiwa


Updated Kamis, 3 Juni 2010. CNN: Para aktivis asing yang ditahan sudah dilepaskan hari Rabu kemarin. Korban jiwa ternyata hanya 9 orang, mayoritas dari aktivis dan korban jiwa adalah warga negara Turkey yang misi mereka untuk menantang penutupan Israel (atas peraian Gaza) dan mengirim bantuan.

CNN yang sama menulis juga bahwa Kapal laut yang berikut, yang diberi nama the Rachel Corrie, dengan motive tujuan yang sama telah bertolak dari Ireland, dan direncakan tiba pada Saptu pagi waktu setempat. Pemerintah Israel telah menawarkan bantuannya ke pemerintah Ireland untuk kapal tersebut dapat berlabuh di Ashdod, pelabuhan kapal laut dekat utara Gaza. Pemerintah Israel akan menurunkan barang-barang bantuan tersebut, men-screen itu, dan mengirim itu ke Gaaza.

PBB dan para pemimpin negara meminta Israel secara penuh memberi loporan peristiwa bentrokan tersebut. Siapa yang memulai penyerangan terlebih dahulu.

Selasa, 1 Juni 2010. Konfoi kapal-kapal laut pro Gerakan Palestina Merdeka (GPM), yang berpenumpang dari berbagai negara seperti Turky, Malaysia, nampak juga bendera Indonesia dll, mendapat hambatan untuk berlabuh di Gaza. Bentrokan antara  para aktivis pro GPM dengan tentara Israel tidak dapat dihindari. BBC berkata, korban jiwa dari pihak aktivis 16 meninggal, dan tidak sedikit yang luka-luka di kedua belah pihak.

Seorang pembicara wanita dari GPM, Audrey Bomse,  pada wawancara melalui telephon sehubungan korban jiwa dan luka-luka ini, menyatakan bahwa tembakan senjata api di kapal kebangsaan Turky datang dari pihak Israel semata. namun ketika BBC memastikan apakah ia yakin 100% bahwa hal itu tidak dilakukan oleh aktivis, wanita ini menjawab “I don’t know.”

Sebaliknya dari pihak Israel, dengan wajah yang serius disertai kesedihan dengan korban jiwa dan luka-luka tersebut menjawab pertanyaan yang sama ini: “100% yakin, aktivis bukan hanya menyerang tentara Israel dengan pisau dan kampak, tetapi juga dengan senjata api.” Hal ini bisa diteguhkan melalui laporan jurnalis SMH Paul McGeourgh (pemimpin korespondensi dari SMH), setelah ia kembali ke Turkey,  yang turut serta di dalam kapal aktivist tersebut, kutipan ceritanya pada detik-detik sebelum bentrokan fisik terjadi: Dia (Mr. McGeourgh) berkata orang-orang Israel kemudian “bergerak tiba-tiba dari dua sisi”. Telphon direbut dari tangannya. “Salah satu dari aktivist … yang memiliki sebuah senjata api mengarahkannya kepada dia (Kate Geraghty; juruphoto Australia),”McGeough berkata. (Garis bawah dari saya)

Konfoi kapal laut kali ini merupakan gerakan pro GPM terbesar yang mencoba mendobrak pagar laut Israel atas Gaza, yang menurut Pemerinta Israel adalah salah satu ’jendela’ penyelundupan senjata gelap untuk Organisasi Hamas.

Pemerintah Israel secara resmi telah mengumumkan seminggu sebelumnya bahwa para aktivis ini tidak akan diijinkan masuk ke wilayah Gaza. Seorang pembicara dari IDF (the Israeli Defence Forces, sejenis TNI) berkata kepada VOA (sebuah media USA) bahwa organisasi apapun yang ingin mengirim bantuan-bantuan ke Gaza adalah pastilah bebas untuk melakukannya, tetapi berkordinasi dengan pemerintah Israel.

Badan keamanan pemerintah Israel, VOA pada beritanya, menyebut tindakan aktivis ini sebagai sebuah provokasi, di orkestra olah Hamas di bawah label pengiriman bantuan kemanusian untuk masyarakat Gaza.

BBC News pada laporannya tertanggal 6 Febuari 2009 ”Israel expels Gaza aid ship team” menulis bahwa Israel menahan kapal laut dari Libanon yang berisi para aktivis dan wartawan untuk memasuki Gaza, dan mengijinkan bantuan makanan masuk Gaza melalui jalan darat. Salah satu aktivis pada kapal ini adalah bekas Uskup Agung Katolik Yunani untuk Yerusalem, yang kemudian ia dikembalikan ke Syria. Uskup ini pernah masuk penjara Israel di tahun 1970 karena menjelundupkan senjata-senjata untuk PLO.

Pada konvol kapal laut bantuan untuk Gaza tahun ini, badan resmi Israel menyatakan bahwa diantara aktivis ini terdapat kelompok Islam garis keras. Dan setelah bentrok terjadi pemerintah Israel dalam laporan resminya menyatakan bahwa ”tujuan utama dari para aktivis ini bukanlah bantuan untuk rakyat Gaza, tetapi provokasi agama berkedok kemanusiaan.” Beberapa wartawan Al Jazeera, media Arab yang dituduh USA sebagai speakernya organisasi terrorist ternyata bagian dari penumpang kapal tersebut, ini terbukti dari laporan Saleb Khader (wartawan Al Jazeera) itu sendiri yang dikutip BBC tentang bentrokan fisik aktivis dengan tentara Israel, berkata: ”Tentara Israel menahan sementara semua rekaman video kami.”

Sebelum bentrokan fisik terjadi, pemerintah Israel menawarkan beberapa bentuk cara untuk penyaluran bantuan kemanusia tersebut kepada para aktivis ini: melalui pemerintah Mesir, PBB atau Palang Merah.

Seorang wakil dari pemerintah Israel yang diwawancari oleh BBC, 31 May 2010, menjawab pertanyaan BBC bahwa ”konfoi ini semata bantuan kemanusia,” dengan serius menyatakan bahwa 100% tidak ada masalah dengan suplai bantuan kemanusiaan, nyatanya sekitar 1500 ton bantuan setiap minggunya dibawa oleh truk-truk dari berbagai NGO (Swasta dan non-profit) diijinkan masuk ke Gaza melalui Israel,

Bukti radikal keseriusan pemerintah Israel mengijikan NGO menolong rakyak Palestina, bisa dilihat dari periode panjang bantuan organisasi OpenDoors. Ketika lebih dari 415 aktivis PLO ditangkap dan diungsikan pada suatu daerah dekat perbatasan Libanon, tanpa listrik dan suplai makanan (1993). Brother Andrew pemimpin OpendDoors dipersilahkan menolong para aktivis tersebut, yang dimata pemerintah Israel jelas sebagai terrorist.

Logikanya, jika “terrorist”, musuh Israel, saja boleh dibantu untuk mendapat pakaian, makanan dan buku bacaan, bagaimana mungkin Israel menolok bantuan untuk rakyat jelata Palestina?

Sangat menarik untuk direnungkan, mengapa pemerintah Turkey mengijinkan raykatnya membuat provokasi agama yang berkedok politik-bantuan kemanusian ini? dan menterinya meresposi bentrokan yang menelan korban jiwa ini sebagai “tindakan Israel tidak dapat diterima,” sementara bangsa Kurdi tidak diberikan hak untuk memakai bahasa ibu mereka di tanah air mereka sendiri, yang diduduki Turkey. Elohim tahu dengan persis berapa banyak orang Kurdi yang mati dan masih dipenjara ditangan pemerintah Turkey modern ini, Dan pemerintah Turkey masih tetap “tidak dapat menerima” pernyataan bahwa Turkey telah melakukan pembantaian masal terhadap rakyat Armenia.

Sungguh menyedihkan terlalu banyak pemimpin politik ingin menjadi “Pembuat Perdamaian,” sementara hidup dengan menginjak-injak makna DAMAI yang sesungguhnya. Damai tidak akan pernah ada di bumi ini selama ketidak adilan dan kemunafikan masih tinggal di kepala para pemimpin negara dan agama.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Iklan

Ausi: Khitan/ sunat gadis = pelecehan anak!


Penyunatan kepada gadis-gadis muda adalah bentuk lain dari pelecehan anak (chlid abuse), dan jika ada orang Australia yang terlibat ia harus dibawa kepengadilan, kata Ms. Goward, seorang mantan komisioner Diskriminasi Sex persemakmuran baru-baru ini.

“Ini adalah pelecehan anak, tidak peduli apakah itu budaya atau tidak, itu adalah melawan hukum dan ada satu hukum untuk semua warga Australia,” katanya. Dan ia menambahkan, menurut hukum Australia sipelaku dapat dihukum tujuh tahun penjara.

Elizabeth Broderick,  Komisaris Diskriminasi Sex untuk Komisi Hak Asasi Manusia Australia berkata: “Menurut pendapat saya mutilasi genital perempuan atau khitan perempuan, apa pun yang Anda ingin menyebutnya, adalah kekerasan terhadap perempuan, sering terhadap anak dan perempuan muda.”

Ketika ajaran agama bentrok dengan Hak Asasi Manusia, ada komentar?

Baca lengkapnya di:

Circumcising young girls is child abuse: Goward

Bacaan berkait:

Ayaan Hirsi Ali: Nicking (Female circumcision) is wrong

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Christian Worldview vs Worldly Worldviews by Dr. Ravi Zacharias; video


Dr. Ravi Zacharias menjawab pertanyaan para Mahasiswa/i

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Pengganti Kristus / Vicar of Christ


 

Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu. (Yoh 16:7)

Artikel ini membahas tentang Gereja (Jemaat Elohim) dan kepala Gereja dalam kontek menemukan arti kata Vicar of Christ atau Pengganti Kristus. Siapakah Pengganti Kristus / Mashiah di bumi?

Akar kata dan maknanya. Vicarius Chirsti (Latin) adalah akar kata dari Vicar of Chirst yang berarti Pengganti Kristus / Mashiah.  Titel ini diartikan sebagai jabatan yang diberikan kepada sebuah pribadi setelah Yahshua Ha Mashiah / Kristus setelah 40 hari kebangkitan-Nya dari kematian Ia terangkat ke sorga, duduk di sebelah kanan Bapa Sorgawi, dan kepada Jemaat-Nya (seluruh orang Kristen) di bumi diberikan seorang pribadi untuk menggantikan posisi kepemimpinan Mashiah / Kristus.

Klaim  Roma Katolik. Gereja Roma Katolik, yang berkedudukan di Roma, Vatikan, dengan jelas mengklaim  secara resmi bahwa Paus adalah Pengganti Kristus di bumi, yang berarti juga adalah kepala dari Jemaat / Gereja(Ekkelsia, Church). Title Paus lainnya yang sejenis dengan itu ialah Vicarivs Filii Dei / Vicarius Filii Dei (Latin) yang berarti Vicar of the Son of God, baca artikel-artikel tentang ini pada link-link yang tersedia di bawah.

Klaim ini tertulis dalam doktrin Katekismusnya Roma Katolik Bab III, Artikel 9 paragraf 4. Christ’s Faithful – Hierarchy, Laity, Consecrated Life, tertulis:

I. THE HIERARCHICAL CONSTITUTION OF THE CHURCH: “For the Roman Pontiff, by reason of his office as Vicar of Christ, and as pastor of the entire Church has full, supreme, and universal power over the whole Church, a power which he can always exercise unhindered.” #882
IN BRIEF: “The Pope enjoys, by divine institution, supreme, full, immediate, and universal power in the care of souls” #937

Benarkah Paus / pope Pengganti Kristus di bumi, memiliki kuasa yang menyeluruh atas Jemaat / Gereja Kristus? Benarkah Paus kepala dari Gereja universal Kristus? Untuk di ingat bahwa kata universal sama dengan kata katolik, dalam Kristianity kedua kata tersebut sama dengan Oikumene (Yunani). Gereja mula-mula, sebelum Constantine menjadikan Kristianiti menjadi agama resmi kerajaannya, Jemaat Kristen disebut Gereja Oikumene.

Dua ayat yang umum dipakai oleh gereja Roma untuk klaim di atas:  
Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.” (Mat 16:18-19)
Kata Yeshua pula kepadanya untuk kedua kalinya: “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?” … Dan ia berkata kepada-Nya: “Adonai, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata Yesus kepadanya: “Gembalakanlah domba-domba-Ku. (Yoh 21:16-17)

Dengan dua ayat tersebut Roma mengajar:

  • Rasul Petrus pemimpin dari rasul-rasul lainnya.
  • Rasul Petrus memiliki posisi kepala dari Gereja /Jemaat Yahshua Ha Mashiah.
  • Pada canon/ hukum tertulis gereja  Roma, rasul Petrus adalah Paus pertamanya.

Dari dua pemikiran yang Roma buat, Roma mengajar:

  • Posisi supermasi kepemimpinan Petrus ini telah diwariskan kepada gereja Roma Katolik, yakni Paus
  • Segera pemikiran pewarisan ’kursi/ tahta’ Petrus ini berkembang menjadi pewaris ’kursi/ tahta’ Kristus yang disebut ’vicar/ pengganti’ Kristus di bumi.
  • Tidak berhenti di sini, bahkan beberapa Paus mengklaim diri mereka sendiri sebagai Elohim / Kristus itu sendiri. Baca: The Pope claims to be God on Earth by Amazing Discoveries

Alkitab dan para theologist tentang Pengganti Kristus.
Sangatlah mudah mengklaim segala sesuatu dan menganggap hal-hal yang diklaim tersebut sebagai fakta dan kebenaran dihadapan orang-orang yang tidak memiliki Alkitab. Itulah yang telah terjadi di dalam sejarah Gereja dari abad ketiga sampai abad 15. Pemimpin Islam mengulangi cara pemimpin Roma Katolik ini kepada para Muslim di seluruh dunia dari akhir abad ke enam sampai sekarang. Namun keduanya gagal total di dalam tujuan mereka untuk menarik pengikut Yahshua kedalam klaim-klaim hampa mereka, sebab Alkitab sekarang tersedia hampir di dalam segala bahasa, dan mayoritas penduduk dunia mampu membaca dan menulis.

Para theologist menolak supermasi dan kekebalan Paus.
Dr. Marsilius dari Padua, Italy (1270-1334), merefer kepada kepemimpinan sekuler Paus –  yang Roma klaim sebagai pewaris kedudukan rasul Petrus, ia menulis:

  • Kristus telah memberi kepada rasul-rasul untuk melayani ibadah perjamuan kudus … Sebab Ia tidak berkata: “Engkau [Petrus] lakukan ini dan berikat kepada rasul-rasul lainya kuasa untuk melalukan ini …
  • Kuasa kunci alam maut, Kristus berkata kepada para rasul: Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu [majemuk]… “Terimalah Roh Kudus. Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada.” (Yoh 20:21-23). Ia tidak berkata kepada Petrus: ”Terimalah Roh Kudus  dan kemudian berikan itu kepada yang lainnya…
  • Rasul Paulus diutus  untuk tugas yang sederajat dengan Petrus, Paulus tidak diutus oleh Petrus tetapi langsung oleh Yahshua, untuk menetapkan doktrin Kristen bagi orang-orang bukan Yahudi diputuskan bersama-sama (Kis 15)
  • Paulus berkata: Tetapi waktu Kefas [Petrus] datang ke Antiokhia, aku berterang-terang menentangnya, sebab ia salah. (Gal 2:11). Alkitab latin Jerome menulis: ”… aku menentangnya, sebagai kesetaraan. Karena ia pastilah tidak berani melakukan ini kecuali ia telah tahu bahwa ia tidak sederat.” [Jerome juga merubah dokument Yunani ke Latin tentang Petrus, baca Hubungan rasul Petrus dengan Roma Katolik]. Ini sebuah alasan mengapa Gereja Roma marah besar ketika Alkitab diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.
  • Yesus berkata kepada mereka: “Raja-raja bangsa-bangsa memerintah rakyat mereka dan orang-orang yang menjalankan kuasa atas mereka disebut pelindung-pelindung. Tetapi kamu tidaklah demikian, melainkan yang terbesar di antara kamu hendaklah menjadi sebagai yang paling muda dan pemimpin sebagai pelayan. Sebab siapakah yang lebih besar: yang duduk makan, atau yang melayani? Bukankah dia yang duduk makan? Tetapi Aku ada di tengah-tengah kamu sebagai pelayan. (Luk 22:25-27)
  • Uskup Roma tidak seharusnya dipanggil penerus St. Petrus dalam hal penumpangan tangan, sebab Petrus tidak pernah menumpangkan tangannya atas mereka langung atau tidak langsung.
  • Sehubungan dengan St. Petrus… tidak dapat dibuktikan melalui Kitab suci bahwa ia telah ada sebagai uskup Roma secara terperinci, atau, lebih lagi, bahwa ia pernah  di Roma… (Williston Walker, A History of the Chistian Church)

Kesimpulan yang Marsilius melalui keabsahan ayat-ayat Alkitab, bahwa “kepala Gereja yang benar-benar absolute adalah Kristus sendiri.”

Dr. Martin Luther dalam debatnya dengan Johann Maier Eck (utusan Roma) pada bulan Juni dan Juli 1519, Luther menyatakan:

  1. Paus melaksanakan autoritasnya melalui manusia, bukan oleh kekuatan sorgawi dan kebenaran, oleh sebab itu tidak kebal
  2. Gereja Roma tidak suprim atas gereja-gereja lainnya
  3. Dewan-dewan gereja dapat dan telah berbuat salah, sebab mereka terdiri dari orang-orang yang tidak lepas dari kesalahan
  4. Alkitab adalah ultimate dan otoritas sorgawi di dalam segala masalah yang berhubungan kepada agama. (W.J. Sparrow  Simpson, Roman Catholic Opposition to Papal Infallibility)

Tentang klaim kuasa mengartikan Alkitab yang hanya dimiliki oleh Paus, Luther berkata: Mereka berharap untuk menjadi satu-satunya Master Alkitab, meskipun di dalam seluruh kehidupan mereka, mereka sama sekali tidak belajar dari firman YAHWEH tersebut…” (Philip Schaff, The Creeds of Christendom). Hal ini juga dinyatakan oleh Charles Chiniquy (1809-1899), bekas pastor Katolik Kanada dan A.S. dalam bukunya “50 Years in the Church of Rome.” Dapat dibaca online.

Besar kemungkinan Luther mendasarkan argument-argument di atas berdasarkan fakta gereja Roma Katolik itu sendiri, contohnya: 1305-1414 telah terjadi tiga wilayah kepausan, ”dimana setiap paus memproklamirkan hukuman kekal atas lawan-lawannya.” (Dr. V. Norskov Olsen, Papal Supermacy and American Democracy, cp.2: Rome’s Internal conflict).

Setelah terpukul dengan ayat-ayat Alkitab di atas, maka Roma Katolik mengadakan Dewan Trent (1545-1563) untuk menyelamatkan doktrinnya, maka diputuskanlah:

  • Hukum-hukum baru dikeluarkan
  • Menetapkan tradisi gereja lebih tinggi dari Alkitab termasuk Apokripa (kitab tambahan gereja Roma)
  • Menyatakan Alkitab versi latin Vulgate St. Jerome satu-satunya terjemahan yang sah. *
  • Menolak doktrin sola fide, sola gratia. (Alexander Roberts and James Donaldson, The Ante-Nicene Fathers vol.1, The Apostolic Fathers)

*) Alkitab Latin versi Jerome (382-405 AD) dikenal sebagai St. Jerome’s Vulgate Bible, adalah revisi dari terjemahan Alkitab Latin yang lebih tua yakni Vetus Latina Bible.

Perlu untuk diingat bahwa pada waktu Marsilius hidup belum ada Alkitab berbahasa Inggris, yang tersedia hanyalah Alkitab berbahasa Latin yang diterjemahkan dari bahasa Yunani, tambahan Alkitab hanyalah untuk para ahli Alkitab. Terima kasih kepada para pentercemah Alkitab dan bapa reformasi Gereja yang mempertaruhkan nyawa mereka sendiri untuk menterjemahkan Alkitab sehingga itu bisa dibaca oleh setiap orang.

Dengan Alkitab yang kita miliki sekarang kita dapat melihat dengan jelas bahwa dua ayat yang dipakai oleh Roma di atas diambil keluar dari konteknya:

  • Mat 16:18 “Petrus”dalam bahasa aslinya (Yunani) tertulis Petros – sebongkah batu, “di atas batu karang ini” tertulis petra – batu besar. Yashua Ha Mashia adalah batu karang itu sendiri, batu penjuru (1Kor 10:4; Maz 118:22 & Yes 28:16//Mat 21:42; Mark 12:10; Luk 20:17)
  • Yoh 21:16-17; Yashua mengembalikan Petrus kepada kerasulannya yang ia sendiri telah buang dengan mulutnya sendiri dengan menolak Yahshua sebagai Masternya sebanyak tiga kali. (Mat 26). ”Gembalakan domba-domba-Ku” bukanlah perintah untuk Petrus saja, tetapi untuk setiap rasul.

Untuk mengerti posisi rasul Petrus dengan Roma Katolik silahkan baca ”Hubungan rasul Petrus dengan Roma Katolik.”

Jadi klaim Paus sebagai pewaris ‘supremesi’ kerasulan Petrus tidak ada dasar Alkitabiahnya.

Perwakilan Kristus di bumi.
Apa yang Alkitab tulis tentang ini? ”tetapi sekarang Aku pergi kepada Dia yang telah mengutus Aku… Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran” (Yoh 16: 5-13). Roma Katolik dan Islam masing-masing mengklaim bahwa Penerus kepemimpinan Yahshua di bumi adalah pemimpin mereka. Paus untuk gereja Roma, dan Muhammad untuk agama Islam. Roma secara sadar dan terang-terangan menggeser kedudukan Roh Kebenaran ini, yakni Roh Kudus, Katakismus di atas adalah bagian dari doktrin Roh Kudus, silahkan Anda periksa sendiri.

Klaim Islam. Islam juga mengklaim hal serupa namun dengan panggilan/ titel yang lain, yakni nabi terakhir,
And remember, Jesus, the son of Mary, said: “O Children of Israel! I am the messenger of Allah (sent) to you, confirming the Law (which came) before me, and giving Glad Tidings of a Messenger to come after me, whose name shall be Ahmad.” But when he came to them with Clear Signs, they said, “this is evident sorcery!” (Sura 61:6 Yusuf Ali)terjemahan lainnya “they said: “This is clear magic (Shakir) atau “this is mere magic” (Pickthal)

Surah ini dipercayai hadir dan diajar oleh seorang guru bahasa Arab di kota Taif (660-714). Orang Yahudi saat itu langsung mengenal kehampaan klaim Islam ini: “Muhammad adalah nabi terakhir,” dengan mengatakan: “Ini ialah murni/ jelas trik/ tipuan belaka bahkan ilmu hitam (terjemahan Yusuf Ali). Alkuran dan ratusan Hadis sendiri menunjukan bahwa Muhammad tidak membuat “tanda-tanda mujizat” dan tidak ada “tanda-tanda yang jelas / Clear Sings” bahwa ia adalah ia utusan Elohim yang dijanjikan melalui Musa (Ul 18:15-19) ataupun Yahshua (Yoh 14. 16-17; 16:5-13, lihat di bawah).

Roma dan Islam mengklaim kedudukan Yahshua bukanlah karena mereka senang dengan ajaran Alkitab, kedua agama ini sampai sekarang menolak Alkitab sebagai otoritas tertinggi di dalam doktrin mereka, dan keduanya telah menganiaya dan membunuh ratusan juta pengikut Yahshua. Alkitab adalah kitab yang terlarang dibaca oleh jemaat Katolik dan Islam – supaya mereka tidak tahu kehampaan klaim para pemipin kedua agama tersebut. Kedua agama tersebut mengklaim posisi tersebut – yang sesungguhnya adalah milik Roh Kudus, oleh karena mereka ingin mengendalikan manusia, bukan untuk menggembalakan atau melayani manusia.

Roma adalah penganiaya orang Israel (Kristen dan non-Kristen) dan Kristen non-Israel, tidak dapat disangkal:

  • Nero membakar Roma dengan tujuan mengkambing hitamkan orang Kristen (64 AD)
  • Diocletian (284-305 AD) secara sistematik menganiaya orang Kristen
  • Memakai Hitler untuk membasmi orang Israel di Eropa dan Palestina

Para pemimpin politik dunia mengakui bahwa siapa mengusai agama maka ia akan menguasai dunia (ini suatu sisi yang jelas bahwa pada dasarnya manusia percaya adanya Elohim Yanghidup, Pencipta manusia). Keduanya (bahkan para politikus sekuler) memakai agama sebagai dinamo politik mereka.

Jelas, Constantine bukanlah penguasa (emperor) pertama yang menggunakan agama untuk membangkitkan dukungan populer. (Nick Constable, Historical Atlas of Ancient Rome).
Sekarang Roma memakai doktrin ”Fatimah” (puteri Muhammad) sebagai Bunda Maria untuk memenangkan hati orang Muslim.
Itulah sebabnya Yahshua  berpesan: “Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! (Mat 24:4)

Bukti bahwa Yahshua berbicara ini tentang datangnya Roh Kudus – dan bukan sosok manusia daging apapun – dapat dilihat dari ayat-ayat itu sendiri:
Pribadi Roh Kudus: (Yoh 14:16-17)

  • Penolong yang terus menerus – 24 jam seminggu, 360 hari setahun
  • Roh Kebenaran – Ia adalah Roh, dan Kebenaran adalah karakter-Nya; tidak akan pernah letih, tidak juga pernah salah
  • Tidak dapat dilihat dan dikenal oleh orang yang tidak percaya kepada Yahshua – mengaku dosa dan menerima Yahshua sebagai YAHWEH ialah kunci untuk mengenal Roh Kebenaran ini.
  • Tinggal di dalam hati setiap orang percaya (Kristen) – adalah bukti bahwa Ia adalah ROH dan bukan manusia daging.

Ajaran Roh Kudus: (Yoh 16:8-14)

  • Menginsyafkan dunia akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku. – Firman Elohim yang telah menjadi daging (Yoh 1), dan satu-satunya Jalan kepada Bapa Sorgawi (Yoh 14)
  • Menginsyafkan dunia akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi;- ialah bukti Yahshua telah bangkit dan hanya ada Mesias palsu di bumi sekarang ini.
  • Menginsyafkan dunia akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum. (16:8-11).Setan telah hukum oleh kebangkitan-Nya (Yoh 12:31; Yes 42:1)
  • Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan, (13a). – Ajaran-Nya sesuai dengan ajaran Yahshua
  • Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. (13b). Memberikan nubuatan-nubuatan tentang masa depan.
  • Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku. (14). Pemberitaan-Nya  sesuai dengan Injil.

Dari firman YAHWEH di atas jelas bahwa Paus dan Muhammad tidak sama sekali memenuhi kretaria di atas. Pengganti Yahshua di bumi adalah Roh Elohim yakni Roh Kudus, Ia tinggal di dalam setiap jiwa orang percaya, dan mengajar untuk memuliakan Yahshua Ha Mashiah.

Bacaan berkait:

Referensi:

 

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Siapakah ALLAH? Title atau Nama?


Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Elohim; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia. (1Yoh 4:1)

Alkuran secara nyata mengajar bahwa ALLAH, adalah nama dari Elohim, deiti orang Muslim. Muhammad mengindentikkan ALLAH sebagai Elohim Abraham (Ibrahim), jadi dengan kata lain Allah adalah Elohim Alkitab yakni YAHWEH. Benarkah klaim Alkuran tersebut?

Di sini kita akan teliti beberapa aspek penting sehubungan klaim tersebut:

  • Tata bahasa dari mana kata Allah berasal
  • Sejarah Islam
  • Perbandingan karakteristik dari Allah, Elohim Islam dan YAHWEH, Elohim Kristen

Tata bahasa kata Allah berasal.
Telah diketahui dan diterima secara umum bahwa kata ”allah” telah dipakai jauh sebelum agama Islam lahir. Contoh yang paling mudah dapat dilihat dari nama keluarga pendahulu Muhammad (kakek, ayah dan paman).

  • Bapanya: Abdu’lah artinya Budak Allah
  • Pamannya: Obred Allah

Kata “allah” dibangun dari dua kata “al-ilah,” yang diterjemahkan dengan arti: ’the-god’. Kata ‘ilah’ atau ‘god’ adalah kata netral untuk semua deity. Kata  “al” (bahasa Arab) sama dengan ‘the’ dalam bahasa Inggris, menunjukkan sesuatu yang tertentu (terdefinisi) seperti “al-mesjid,”  “Al-kuran,” “al-massih,” “al-kitab” atau “the man”, “the house”, “the car” dan sebagainya. Contoh: John says: “I have a car, Volvo Wagon with blue color. Right now the car (Volvo wagon biru itu) is in front of my house.”

“Di Barat para idol/ deiti (patung dan sejenisnya) dialamatkan sebagai ”god” (dewa) dan “goddess” (dewi) dengan “g” kecil  sementara [Pencipta dunia dan isinya ditulis] “God” (Elohim)  Alkitab ditulis dengan huruf “G” besar. Karenanya God dengan capital “G” adalah tidak netral,” Frans J.L. Zegers, Is Allah God?

“Kristen Arab permulaan di bagian selatan, dan juga para penganut monotheism biasa mengartikan Elohim (God) dengan Ilah [“I” huruf besar], tidak dengan Allah.” Frans J.L. Zegers, Is Allah God?

Jadi magna kata ‘God’ TIDAK SAMA DENGAN  ‘the-god’ (allah). Secara universal kata “God” (Elohim, Ibrani) diartikan sebagai Deiti Pencipta langit dan bumi beserta semua isinya. Dan “the-god” menunjuk kepada dewa atau dewi tertentu (yang dimaksud di dalam pembicaraan atau tulisan yang bersangkutan).

Kata petunjuk untuk suatu deiti “al-Ilah” berubah menjadi sebuah NAMA deiti dimulai setelah Muhammad pindah Ke Medinah. 

Frans J.L. Zegers dalam bukunya “Is Allah God?” menulis, bahwa kata “Yang pemurah/ the merciful One” sering dipakai oleh Muhammad  pada pertengahan periode Mekahnya untuk menunjuk kepada dewa Hubal yang dipanggil dengan julukan “ar-Rahman,” (berarti “Yang pemurah”). Setelah periode itu selesai Muhammad tidak lagi memakai kata ar-Rahman, takut dianggap menyembah dua deiti, tetapi kata “Allah” saja, ”Say: It is the same whether you call on Allah or on the Merciful: His are the most gracious names.” (Surah 17:110). Ia menambahkan “itu tidak berarti Allah [ar-Rahman] sederajat dengan “Yang Pemurah” sesungguhnya: Elohim Alkitab.”

”Dalam Islam tidak ada ilah (”god”) dikenal selain Allah: ”the-god” [the-el] Kabah dari Mekah, idol Arab kuno… mengganti God dengan Allah, “the-god” Kabah di Mekka ini tidak hanya salah [secara theology] tetapi itu salah juga secara susunan tata-bahasa, sebagaimana saya sudah jelaskan.” Franz Zegers, Is Allah God?

“Karenanya Kristen Arab dan sebagainya [juga Indonesia] yang mencoba mencangkau Elohim (God) dengan memanggil nama Allah sesungguhnya memanggil “the-god” Mekka, deity Arab kuno.” Franz Zegers menyimpulkan.

Dapat disimpulkan:

  • Jadi untuk Alkitab Indonesia penulisan yang tepat  untuk “God” / Elohim yang berakar dari bahasa Arab ialah “Ilah” untuk Pencipta, dan ilah” untuk semua berhala.
  • ALLAH atau Allah sesungguhnya bukanlah nama (sebagaimana Muslim telah mengklaim), tetapi suatu titel dari sebuah ilah atau deiti yang lebih kuat dan dipercayai diantara ilah-ilah lainnya di Dataran Arab, tepatnya di Mekkah dan sekitarnya.

Sejarah agama Timur Tengah.
Dalam tahun keempat belas zaman raja Hizkia [8 tahun setelah kejatuhan Israel Utara] majulah Sanherib, raja Asyur, menyerang segala kota berkubu negeri Yehuda, lalu merebutnya. (2Ki 18:13). Sanherib (Tsinakki-irib/ Sinakhirib; Sennacherib (Inggris dari kata Yunani) anak dari Sargon II (raja: 709-705 BC). Pamanya bernama Salmaneser (2Rj 18:9).

Sinakhirib (raja Asyur: 705-681 BC, Irak utara modern) artinya namanya ialah: “Sin sends many brothers” atau “Sin increases brothers,” “the moon-god has increased the brothers.”

Sin adalah nama dewa bulan orang Asyur (Assyria) sudah dikenal sedikitnya di abad 7 BC. Ia dilambangkan dengan bentuk bulan sabit, seperti nampak pada gambar.

Allah [titel, bukan nama] adalah ilah dari suku Quarish, yang adalah suku Muhammad sebelum dia menciptakan Islam untuk memimpin sukunya keluar dari polytheism. Allah dikenal sebagai deity Bulan yang memiliki 3 puteri … al-Lat, al-Uzza dan al-Manat. Hubal adalah pemimpin dari 360 dewa-dewi di Kaaba. Hubal adalah sebuah patung seperti seorang pria yang tubuhnya terbuat dari batu merah dan kedua tangan dari emas ( George Braswell Jr., Islam)

Merefer kepada kepercayaan Timur Tengah kuno (3400- 550 BC), “Sin, dewa bulan orang asli keturunan Sem, disembah di wilayah Timur Tengah. Satu dari beberapa deiti penting di Babilonia dan Asyur. Pusat-pusat penyembahannya ada di Harran dan Ur, di mana ia dikenal sebagai Nanna ( Encycopedia.com, Sin).

“Para sejarahwan seperti Vaqqidi berkata Allah tepatnya kepala dari 360 deiti yang ada disembah di Arab. Ibn Al-Kalbi memberi 27 nama dari deiti pre-Islam. Beberapa Muslim menjadi marah ketika dihadapkan dengan fakta ini. Tetapi sejarah tidak ada pada sisi mereka. Tulisan Pre-Islam telah membuktikan ini.” (G. J. O. Moshay, Who Is This Allah? (Dorchester House, Bucks, UK, 1994), pg. 138).

Muhammad menghancurkan semua berhala yang telah memimpin orang Arab kepada perzinahan rohani, tetapi tetap membiarkan batu hitam yang sampai sekarang masih diciumi. Ia menjadikan al-ilah Bulan “the Moon god / goddess” sebagai ALLAH. (Sam Shamoun, Is ALLAH the God of the Bible?)

Perbandingan karakteristik ALLAH dan YAHWEH
Kita akan selidiki dari masing-masing kedua kitab Alkuran dan Alkitab, benarkah klaim Muhammad bahwa ALLAH adalah YAHWEH, Elohim Abraham, Ishak dan Yakob.

Paul Wilbur, seorang Messianic Jew, menyatakan bahwa Allah [yang disembah Muhammad]tidak sama dengan Elohim yang ada di Alkitab, itu jelas dari tulisan besar di tembok mesjid Al Aqsa di Yerusalem “Allah has no son” (Allah tidak memiliki putra).

YAHWEH hanya mempunyai ’anak’ tunggal laki-laki. Alkitab (kedua Perjanjian) mencatat bahwa YAHWEH sendiri menyebut Yahshua sebagai putra-Nya dan umat-Nya anak-anak-Nya. Kata ‘anak’ di sini bukanlah dihasilkan dari hubungan suami-isteri, tapi Roh Kudus yang masuk kedalam rahim Maria, Kuran sendiri mengakuinya (Surah 19:20). Itu sebabnya Yahshua suci dan tanpa dosa (Surah 19:19).

Yahshua, Putra-Nya.

  • “Akulah yang telah melantik raja-Ku di Sion, gunung-Ku yang kudus!” … Ia berkata kepadaku: “Anak-Ku engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini. (Psa 2:6-7)
  • Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya, lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.”  (Mat 3:16-17; Mark 1:11)
  • Maka terdengarlah suara dari dalam awan itu, yang berkata: “Inilah Anak-Ku yang Kupilih, dengarkanlah Dia.” (Luk 9:35) di sebuah gungung disaksikan oleh Petrus, Yakobus dan Yohanes

Perjanjian YAHWEH dengan orang Israel dan Kristen.

  • Elohim berkata kepada nabi Musa: Maka engkau harus berkata kepada Firaun: Beginilah firman YAHWEH: Israel ialah anak-Ku, anak-Ku yang sulung; sebab itu Aku berfirman kepadamu: Biarkanlah anak-Ku itu pergi, supaya ia beribadah kepada-Ku; tetapi jika engkau menolak membiarkannya pergi, maka Aku akan membunuh anakmu, anakmu yang sulung.” (Exo 4:22-23) juga Yesaya 43:6; Hosea 11:1; Mal 2:10.
  • Tentang Salomo: ”… dialah yang akan menjadi anak-Ku dan Aku akan menjadi Bapanya; Aku akan mengokohkan takhta kerajaannya atas Israel sampai selama-lamanya. (1Ch 22:10; juga 28:6)
  • Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, (Mat 6:9)Yahshua mengajar pengikut-Nya berdoa.
  • Dan Aku akan menjadi Bapamu, dan kamu akan menjadi anak-anak-Ku laki-laki dan anak-anak-Ku perempuan demikianlah firman YAHWEH, Yang Mahakuasa.” (2Kor 6:18) – perintah untuk keluar dari penyembahan berhala.
  • Firman-Nya lagi kepadaku: “Semuanya telah terjadi. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan. Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Elohimnya dan ia akan menjadi anak-Ku. (Rev 21:6-7) – perkataan Yahshua kepada pengikut-Nya.

Berdusta, menyesatkan.
Alkuran menulis: ALLAH menipu musuhnya dan orang yang ia inginkan bahkan telah menetapkan orang tertentu ke neraka (S. 4:142; 3:54; 7:99; 14:4; Sahih Muslim 6421-2) bahkan ALLAH penipu terhebat (S. 8:30; 10:21; 13:42)
Alkitab menulis: YAHWEH, Elohim Israel dan Kristen tidak pernah mencobai seorangpun, tidak pernah berbuat sesuatu yang berdosa  bahkan rindu orang jahat bertobat (Yak 1:13; Maz 5:4-5; Hab 1:13; Yeh 18:21-23)

Elohim dapat merubah-rubah firman-Nya sendiri?
Alkuran menyatakan bahwa ALLAH senang merubah firmannya (S. 2:106; 16:101; 87:6-8). Menarik untuk dicatat di sini ialah Alkuran berkata ”Kami tukar sesuatu dengan yang lebih baik atau sama.” Artinya ALLAH tidak tahu apa yang terbaik, jadi metode “trial and error” diperlukan.

Alkitab. YAHWEH menyakinkan umat-Nya bahwa mereka aman berpegang pada janji-janji firman-Nya, sebab Ia tidak akan merubah-rubah sesuka-Nya sendiri.

  • Bahwasanya Aku, YAHWEH, tidak berubah, dan kamu, bani Yakub, tidak akan lenyap. (Mal 3:6)
  • Yahshua berkata: Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu. (Mat 24:35; juga Ibr 13:8)
  • Elohim bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya? (Bil 23:19)
  • jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya.” (2Tim 2:13)

Mahapemurah dan Panjang Sabar.
Muhammad mengajar satu dari 99 nama ALLAH adalah “Pemurah.” Bagaimana prakteknya? Tidak perlu berteori, cukup lihat sekitar kita, maka kita akan tahu bahwa ALLAH adalah Ilah yang pemarah jika orang tidak tunduk sepenuhnya kepada dirinya.

Anda bisa bandingkan dengan kemurahan dan panjang sabar Elohim di Alkitab. Baca: Kejahatan Niniveh (Irak utara) – kitab Yunus. Elohim memberi kesempatan pertobatan, sekalipun nabi-Nya sendiri protes.

Dosa semua bangsa – Beritahukanlah dan kemukakanlah alasanmu, ya, biarlah mereka berunding bersama-sama: Siapakah yang mengabarkan hal ini dari zaman purbakala, dan memberitahukannya dari sejak dahulu? Bukankah Aku, YAHWEH? Tidak ada yang lain, tidak ada Elohim selain dari pada-Ku! Elohim yang adil dan Juruselamat, tidak ada yang lain kecuali Aku! Berpalinglah kepada-Ku dan biarkanlah dirimu diselamatkan, hai ujung-ujung bumi! Sebab Akulah Elohim dan tidak ada yang lain. Demi Aku sendiri Aku telah bersumpah, dari mulut-Ku telah keluar kebenaran, suatu firman yang tidak dapat ditarik kembali: dan semua orang akan bertekuk lutut di hadapan-Ku, dan akan bersumpah setia dalam segala bahasa, (Yes 45:21-23). Bukan dengan paksaan dan ancaman pedang mereka ini bertekuk lutut dan bersumpah setia, tetapi dengan mengorbankan Putera Tunggal-Nya sendiri untuk mati di kayu salib bagi penebusan dosa-dosa mereka, dan Anda juga (jika Anda mau terima)!

Anda bisa bayangkan sendiri, bila kepada bangsa-bangsa yang bukan Israel (umat pilihan-Nya) Elohim begitu pemurah dan panjang sabar apalagi kepada anak-anak-Nya sendiri!

Keberadaan dan keinginan Elohim.
Islam.

  • Alkuran dan Hadis-hadis menulis bagaimana ALLAH Islam menyetujui perampokan dan mengambil isteri-isteri orang lain untuk dijadikan isteri mereka atau sekedar pemuas nafsu sex Muhammad dan pengikutnya.
  • Dan menjanjikan Sorga bagi pria Muslim yang penuh dengan kepuasan birahi. (S. 2:25; 4:57; 56:35-38; 78:31-34).

Kristen.

  • Alkitab mencatat umat YAHWEH haruslah hidup suci dan benar, sebagaimana Bapa mereka itu suci dan benar. Seluruh Alkitab mengajar demikian.
  • Perkataan Yahshua Ha Mashiah bahwa Sorga itu mulia dan suci, dan tentunya tidak ada obral sex. (Luk 20:34,36; Wah 3:14-22; 4:1-11)

Kesimpulan ALLAH, Elohim Islam tidaklah sama dengan YAHWEH, Elohim Alkitab!

Zegers menulis: Setiap kali orang-orang Muslim hendak mengadakan sebuah dialog dengan ‘orang-orang Kristen,’ mereka [Muslim] mensyaratkan mereka [‘Kristen’] untuk setuju dengan kondisi mereka: “Kita menyembah Elohim/ God yang sama.” Yang adalah: Para Muslim ingin Kristen masuk kedalam kebohongan ini, dan melalui perbuatan ini, membuat kontrak dengan Setan, ”Bapa segala dusta.” (Yoh 8).

Abd Al-Masih dalam bukunya The True Face of ALLAH menyatakan: “Perjanjian Baru mengajar kita bagaimana kita harus menganggap Islam. Rasul Yohanes menulis, ”Setiap roh yang tidak mengakui bahwa Yahshua sudah datang sebagai manusia …Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak….” (1 John 2:18-23; 4:1-6). Sebab itu kita harus akui dengan rendah hati bahwa roh di dalam Islam adalah roh antikristus. Muhammad … telah menolak penyaliban Putera Elohim. Ia meneruskan, “Ini membawa kita kepada kesimpulan. Roh yang memanggil dirinya sendiri sebagai ALLAH dan menklaim telah mewahyukan Muhammad tidak dapat ada Bapa dari Yahshua Ha Mashiah, Yahweh kita. Ia adalah sebuah roh yang penuh dengan kebohongan yang mengambil nama “ALLAH” mengkalim ada sebagai Elohim. Allah Islam adalah sebuah roh Setan … (Yoh 8:30-48).”

And (Jesus) shall be a Sign (for the coming of) the Hour (of Judgment): therefore have no doubt about the (Hour), but follow ye Me: this is a Straight Way.
Let not the Evil One hinder you: for he is to you an enemy avowed.
When Jesus came with Clear Signs, he said: “Now have I come to you with Wisdom, and in order to make clear to you some of the (points) on which ye dispute: therefore fear Allah [Elohim] and obey me. (Surah 43:61-63, Yusuf Ali).

Muhammad tahu bahwa Yahshua (Jesus/ Isa) adalah hakim di akhir jaman, jadi “Obey Me,” Yahshua says.

Kata Yahshua kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yoh 14:6)

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Nabi seperti nabi Musa; nubuatan Ulangan 18


Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh YAHWEH, Elohimmu; dialah yang harus kamu dengarkan. … Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban. (Ul 18:15-19)

Seorang nabi YAHWEH akan datang, nubuatan berkata. Alkitab mencatat puluhan nabi telah datang sejak nabi Musa, namun siapakah sesungguhnya nabi yang dijanjikan YAHWEH ini, yang Ia katakan bahwa semua orang yang tidak mendengarkan firman yang dikatakan oleh nabi ini dari pada mereka akan dituntut-Nya? Pengajar-pengajar Islam mengklaim bahwa nabi seperti nabi Musa ini adalah Muhammad, seorang pemuda Arab yang lahir pada abad keenam AD atau AC, Ahli-ahli Alkitab mengklaim nabi seperti Musa adalah Yahshua Ha Mashiah. Siapakah yang akan dibenarkan oleh nabi seperti Musa ini? Dan siapakah yang akan dihakiminya (karena tidak mendengarkan firman nabi ini)? Kekekalan Sorga dan Neraka menanti kita!!

Artikel ini akan membawa Anda untuk meneliti untuk menemukan SIAPAKAH SESUNGGUHNYA “seorang nabi seperti nabi Musa,” menurut firman YAHWEH itu sendiri. Mari kita mulai penelitian kita, buka Alkitab Anda, baca melalui komputer. Saya berdoa: “Elohim Pencipta langit dan bumi dan segala isinya, kami minta Engkau menuntun kami untuk mengerti janji-Mu yang Engkau telah berikan melalui nabi-Mu, Musa. Buanglah selubung yang menutupi mata dan telinga rohani kami (2Kor 3:15), dan teranggilah mata rohani dan pikiran kami, dan berilah juga anugerah dan belas kasihan-Mu kepada kami untuk kami mampu mengerti rahasia firman-Mu yang besar dan suci ini. Terima kasih Elohim, Engkau telah mendengar doa kami dan mengabulkan permohonan kami. Hanya di dalan nama-Mu saja kami berdoa. Amin!”

Ayat inti penelitian kita, bacalah:
Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh YAHWEH, Elohimmu; dialah yang harus kamu dengarkan. Tepat seperti yang kamu minta dahulu kepada YAHWEH, Elohimmu, di gunung Horeb, pada hari perkumpulan, dengan berkata: Tidak mau aku mendengar lagi suara YAHWEH, Elohimku, dan api yang besar ini tidak mau aku melihatnya lagi, supaya jangan aku mati. Lalu berkatalah YAHWEH kepadaku: Apa yang dikatakan mereka itu baik; seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya. Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban. (Ul 18:15-19)
Siapakah seorang nabi seperti nabi Musa, yang akan dibangkikan YAHWEH pada nubuatan kitab Musa Ulangan 18 ini?

Dari kelima ayat di atas, kita bisa pelajari pesan tersebut melalui pertanya-pertanyaan di bawah ini:

I.      Siapakah yang berjanji untuk membangkitkan nabi seperti Musa?
II.    Kepada siapa janji ini diberikan?
III.  Seperti Musa itu seperti apa?
IV.   Ajaran apa yang dibawa oleh nabi seperti Musa ini?
V.     Tanda-tanda apa yang YAHWEH berikan kepada nabi pada nubuatan tersebut?
VI.   Apakah nabi seperti Musa ini melakukan segala yang disuruh Elohim-Nya?
VII. Apakah konsekuensinya jika orang tidak mau mendengarkan pesan nabi tersebut?

I. YAHWEH berjanji, bukan deiti lainnya, seorang nabi seperti Musa akan dibangkitkan-Nya“sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh YAHWEH, Elohimmu (15) YAHWEH adalah El / Elohim / God (bahasa Indonesia: Allah/ Al Ilah) yang kekal. Kepribadian-Nya sempurna (sifat dan perkataan-Nya harmoni) dan tidak berubah selamanya. Bahwasanya Aku, YAHWEH, tidak berubah, dan kamu, bani Yakub, tidak akan lenyap. (Mal 3:6). Ayat ini penting untuk diigat, khususnya pada topik pembahasan ini. Ia menyatakan nama-Nya dan karakter-Nya dan sekaligus bersumpah bahwa bani Israel akan tetap ada selamanya.

II. Janji bangkitnya seorang nabi seperti Musa diberikan kepada bangsa Israel. Tepat seperti yang kamu [orang-orang Israel/ Ibrani] minta dahulu kepada YAHWEH, Elohimmu, di gunung Horeb, … Lalu berkatalah YAHWEH kepadaku: Apa yang dikatakan mereka itu baik; seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka (16-18a). Elohim mengingat permohonan bangsa-Nya di gunung Horeb, segera setelah keluar dari perbudakan Mesir, untuk memberikan mereka perantara (mediator) untuk hubungan komunikasi diantara Dia dan bangsa-Nya.

III. Nabi seperti nabi Musa.
seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini (18a) Banyak nabi Ibrani di dalam Perjanjian Lama. Yahshua dan rasul-rasul menubuatkan akan datangnya nabi-nabi palsu. INGAT!, pesan ini datang setelah terbentuknya “bangsa Israel” (keturunan Yakub; nama bangsa ini berasal dari nama barunya: Israel) dan bukan kepada anak Abraham Ishak ataupun Ismail (anak dari hamba Sarah, Hagar, wanita Mesir).

Kehidupan dan kenabian Musa sangatlah unik, sebagaimana setiap nabi Elohim adalah unik. Namun nabi Musa memiliki suatu keunikan yang tidak dimiliki oleh nabi-nabi Elohim lainnya.

1. Ketika Musa masih bayi, belum bisa jalan, pembantaian terhadap setiap bayi laki-laki Israel terjadi, atas perintah Firaun. Bayi perempuan Israel boleh tetap hidup (Kel 1:22,16). Film klasik “The Ten Commandments” menyatakan dengan sangat jelas alasan utama Firaun membinasakan semua bayi laki-laki Israel oleh karena adanya berita nubuatan: “Pembebas Israel akan dibangkitkan,” agar genaplah firman-Nya kepada Abraham pada Kej 15:13. Ishak lahir sampai bangsa Israel keluar dari Mesir ialah 400 tahun. (Kis 7:6).

Yashua. Herodes, raja Romawi yang memerintah Israel memerintahkan membantai seluruh bayi laki Israel yang berusia dua tahun kebawah di Betlehem dan sekitarnya, oleh karena masa penggenapan nubuatan para nabi: “Lahirnya seorang Mesias/ penyelamat Israel di Betlehem.” (Mat 2:3-6,16)

2. YAHWEH Yang Mahatahu/ Omnisience, di dalam hikmat dan kebijaksanaan-Nya,  telah menyuruh hamba-Nya untuk menulis kalimat penutup dari kitab Ulangan (sebab Ia tahu bahwa akan datang di waktu-watu kemudian seorang yang akan mengklaim dirinya sebagai nabi yang Ia telah janjikan kepada Musa (Ul 18:15-18) sehingga jika mungkin akan menyesatkan banyak bangsa) dengan kalimat pernyataan “SEPERTI MUSA.”

a. Seperti Musa yang dikenal YAHWEH dengan berhadapan muka, tidak ada lagi nabi yang bangkit di antara orang Israel, (Ul 34:10). Berhadap-hadapan Aku berbicara dengan dia, terus terang, bukan dengan teka-teki, dan ia memandang rupa YAHWEH. (Bil 12:8). Elohim berbicara langsung kepada Musa sepanjang kenabiannya, 40 tahun. Dari semak yang menyala di Median (pengutusan) sampai  di gunung Nebo Yordania (kematian) (Ul 34:1-5).
b. dalam hal segala tanda dan mujizat, yang dilakukannya atas perintah YAHWEH di tanah Mesir … (11), bangsa Mesir yang memperbudak dan menekan Israel.
c. dan dalam hal segala perbuatan kekuasaan dan segala kedahsyatan yang besar yang dilakukan Musa di depan seluruh orang Israel. (Ul 34:12). Laut Merah terbelah, dengan pukulan tongkatnya, air keluar dari batu karang; mana (roti dari langit) turun selama hampir 40 tahun, bumi terbelah dan api turun dari langit menelan dan membakar semua musuh-nya. (Bil 16:23-35)

Yahshua. Ketika orang-orang itu melihat mujizat yang telah diadakan-Nya, mereka berkata: “Dia ini adalah benar-benar nabi yang akan datang ke dalam dunia.” (Yoh 6:14). Yang orang Israel ini maksudkan adalah nubuatan pada Ulangan18:15-19

a. Ia ada bersama-sama Bapa Sorgawi, YAHWEH, sebelum Yahshua datang ke bumi dan setelah Ia terangkat ke Sorga. Aku dan Bapa adalah satu.” (Yoh 10:30) dan Yoh 17:11. Berfirmanlah Elohim: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita,…” (Kej 1:26)
b. Kelahiran dan kematian mempengaruhi kondisi cakrawala. Tiga orang dari Timur dituntun oleh bintang untuk menemukan tempat kelahiran-Nya. Kematian-Nya membuat para tentara Romawi dan orang asing lainnya melihat (dan mengakui bahwa Ia adalah Anak Elohim) melalui gempa bumi, gelap gulita dan orang-orang kudus bangkit dari kubur mereka saat itu juga. (Mat 27:51-54; Mark 15:39)
c. Kekuasaan dan mujizat-Nya dihadapan bangsa Israel. Contoh: Lima potong roti dan dua ikan  cukup untuk 5000 (lima ribu) pria (belum termasuk wanita dan anak-anak; bahkan tersisa 12 bakul (Mat 14:20-21); Taufan dan ombak menurut perintah-Nya (Mark 4:37-41); Pria yang sudah 4 hari mati, dibangkitkan-Nya (Yoh 11:17. 43-45)

3. Musa adalah pengantara antara YAHWEH dengan bangsa Israel (Kis 7:38).
Yahshua. Karena Elohim itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Elohim dan manusia, yaitu manusia Mashiah Yahshua, (1Tim 2:5; juga Ibr 7:25; 8:6)
Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu. Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka; (Yoh 17:9,20)

4. Musa adalah satu-satunya nabi yang secara jelas bersedia mati dengan tujuan bangsanya diselamatkan. Tetapi sekarang, kiranya Engkau mengampuni dosa mereka itu–dan jika tidak, hapuskanlah kiranya namaku dari dalam kitab yang telah Kautulis.” (Kel 32:32). Banyak sekali pemimpin yang menyuruh orang lain mati untuk Elohim atau apa yang mereka percayai sebagai kebenaran, namun yang menyerahkan dirinya sendiri, seperti yang  Musa lakukan ini, bukan sekedar mati untuk Elohimnya saja (ini juga banyak), tapi menggantikan dirinya sendiri untuk dosa bangsanya adalah suatu pertanyaan besar.

Yahshua. Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali. Tidak seorangpun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali. Inilah tugas yang Kuterima dari Bapa-Ku.” (Yoh 10:17-18). Rasul Paulus menulisnya: Akan tetapi Elohim menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Ha Mashiah telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.  (Rom 5:8)

Kotbah Petrus di Bait Elohim kepada penduduk Yerusalem tentang Yahshua: Bukankah telah dikatakan Musa: YAHWEH Elohim akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku: Dengarkanlah dia dalam segala sesuatu yang akan dikatakannya kepadamu. (Kis 3:22)

Untuk poin III, Muhammad sendiri mengakui bahwa ia tidak sama seperti nabi Musa. Ia tidak membuat mujizat. Surah 28:48a tertulis: But (now), when the Truth has come to them from Ourselves, they say, “Why are not (Signs) sent to him, like those which were sent to Moses?” (Yusuf Ali).
But when the truth came to them from Us, they said: “Why is he not given the like of what was given to Moses?” (Ahmed Ali).

IV. Tugas dan ajaran utama nabi Musa
a. Membebaskan umat Israel dari perbudakan dengan tujuan mereka menyembah dan melayani YAHWEH saja (Kel 3:10; 8:1,20; Ul 28)
b. Mengajar mereka untuk melakukan 10 Perintah YAHWEH (Kel 20:1-17). b1. Beribadah hanya kepada YAHWEH dan mengingat serta menguduskan hari Sabat-Nya (Perintah 1-4). b2. Mengasihi sesama bangsa mereka sendiri  (Perintah 5-10).

Yahshua. Misi premier: Jawab Yahshua: “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.” (Mat 15:24). Misi sekunder: Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala. (Yoh 10:16). Ini tepat sama dengan tujuan Abraham dipanggil: untuk juga menjadi berkat bagi semua bangsa. And in thy seed [singular/  tunggal] shall all the nations of the earth be blessed; because thou hast obeyed my voice. (Kej 22:18 KJV)

Ia memproklamasikan 10 Perintah YAHWEH, ketika ditanya: “Hukum manakah yang paling utama?” Jawab Yahshua: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, YAHWEH Elohim kita, YAHWEH itu esa. Kasihilah YAHWEH, Elohimmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.” (Mark 12:28-31)

V. Tanda-tanda dari YAHWEH untuk nabi seperti Musa
a. Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya. (18)
b. dialah yang harus kamu dengarkan. (15)

Yahshua menggenapi dua persyaratan ini (menerima dan melakukan) dengan sempurna.
Mulut-Nya mengajar firman YAHWEH yang sama, tidak bertolak belakang! Mark 12:29-30 di atas paralel dengan: Dengarlah, hai orang Israel: YAHWEH itu Elohim kita, YAHWEH itu esa! Kasihilah YAHWEH, Elohimmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu. (Ul 6:4-5). Ia menyatakan: Sebab Aku berkata-kata bukan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang mengutus Aku, Dialah yang memerintahkan Aku untuk mengatakan apa yang harus Aku katakan dan Aku sampaikan. Dan Aku tahu, bahwa perintah-Nya itu adalah hidup yang kekal. Jadi apa yang Aku katakan, Aku menyampaikannya sebagaimana yang difirmankan oleh Bapa kepada-Ku.” (Yoh 12:49-50)

YAHWEH menkonfermasikan perintah-Nya “dialah yang harus kamu dengarkan” (dari Ul 18) kepada murid-murid Yahshua: Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: “Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia.(Mat 17:5). Semua terjemahan Inggris dan juga IBIS menulis: “This is My beloved Son.” Rasul Petrus meneguhkan peristiwa dalam Injil Matius ini (2Pet 1:17-18).

VI. Yahshua atau Muhammad yang telah mengatakan (dan mengajar) segala perintah YAHWEH? Jawaban yang benar dan pasti ialah Yahshua! Doa-Nya yang terakhir di taman Getsemani, sehari sebelum Ia menyerahkan nyawa-Nya: Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk melakukannya. (Yoh 17:4). The mission was accomplished!

Bagaimana dengan Muhammad? Alkuran dan ratusan Hadis telah mencatatnya, silahkan baca sendiri di sini. Isi link diluar tanggung jawab saya. Hidupnya dan ajaranya tidak sesuai firman YAHWEH, yakni Alkitab.

VII. Konsekuensi bagi orang yang menolak firman yang diajarkan oleh nabi ini. Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban (19).

Yahshua berkata hal yang sama:
Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan, … barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Elohim. (Yoh 3:14-18). Peringatan sejenis juga tertulis pada Mat 10:14-15; 11:20-23; Luk 12:47: Ibr 10:29. Di sini Yahshua bahkan menunjukan diri-Nya sebagai Hakim dan Elohim: “jika kalian tidak percaya kepada perkataan-Ku, kamu telah berada di bawah hukuman!”

VIII. Peringatan akan datangnya nabi-nabi palsu. Firman-Nya melalui Musa: Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama elohim lain, nabi itu harus mati. Jika sekiranya kamu berkata dalam hatimu: Bagaimanakah kami mengetahui perkataan yang tidak difirmankan YAHWEH? — apabila seorang nabi berkata demi nama YAHWEH dan perkataannya itu tidak terjadi dan tidak sampai, maka itulah perkataan yang tidak difirmankan YAHWEH; dengan terlalu berani nabi itu telah mengatakannya, maka janganlah gentar kepadanya.” (Ul 18:20-22). Perhatikan, bahwa ayat ini adalah bagian dari Janji akan datangnya SEORANG NABI  SEPERTI MUSA!! Yahshua dan Muhammad telah mengklaim “Nabi seperti Musa,” Yahshua bahkan mengklaim diri-Nya adalah Elohim (Aku dan BAPA adalah satu, sebelum Abraham ada Aku telah ada, menyebut diri-Nya sendiri: I AM (YHWH). Akibat dari klaim mereka:

  • Yahshua terbunuh di salib, tapi dihidupkan kembali; namun sebaliknya,
  • Muhammad tetap terkubur sampai sekarang, meninggal dunia karena makanan beracun yang dihidangkan untuk mengetes kenabiannya.

Firman-Nya melalui Yahshua:

  • “Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. (Mat 7:15)
  • Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang. (Mat 24:11)

Yahshua mengklaim nubuatan Musa:

Sebab jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku, sebab ia telah menulis tentang Aku. Tetapi jikalau kamu tidak percaya akan apa yang ditulisnya, bagaimanakah kamu akan percaya akan apa yang Kukatakan?” (Yoh 5:46-47)

Anda bebas memilih siapa yang Anda ingin ikuti, Yahshua ( Yeshua / Yesus / Isa) atau Muhammad. Namun ingat, bahwa pada Hari Pengadilan, Anda sendiri juga yang harus mempertanggungkan keputusan Anda tersebut; bukan pemimpin agama Anda, bukan orang tua Anda, dan bukan juga tetangga Anda, bukan siapapapun juga, kecuali Anda sendiri!

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog