Yeshua Ha Mashiah Melihat Keberadaan Wanita


Dan YAHWEH, Elohim, membentuk rusuk yang diambil-Nya dari manusia itu menjadi seorang wanita, dan membawanya kepada manusia. (Kejadian 2:22)

Pendahuluan. Artikel ini adalah bagian dari seri artikel ”Yeshua Ha Mashiah sebagai pemikir dan pengajar filosofi kehidupan bagi manusia.”
Apa yang Yeshua katakan tentang kebebasan berpendapat, kesamaan hak gaya-hidup, hak asasi wanita dan setumpuk masalah-masalah kehidupan manusia lainnya?
Yeshua hadir sebagai guru rohani, moral serta kehidupan ketika ia tepat berusia 30 tahun. Hanya tiga setengah tahun Ia mengajar dan memuridkan. Pemikiran dan ajaran-Nya saat ini berada pada posisi pertama di dunia baik dari sisi jumlah pengikut maupun aplikasi kehidupan bermasyarakat dan bernegara di negara-negara sedang berkembang dan maju di abad modern ini.

Pada artikel ini kita akan melihat bagaimana Yeshua Ha Mashiah menilai wanita, apa yang Dia telah ajar kepada para pemikut-Nya di dalam berurusan dengan para wanita. Dan bagaimana Ia sendiri berpikir dan bertindak terhadap kaum wanita. Alkitab akan memberi jawabnya kepada kita.

PM Israel Golda MeirI. Latar belakang
Di Alkitab kita akan temukan tokoh-tokoh wanita: Sarah (isteri Abraham), Debora (nabi sekaligus hakim), Esther (ratu), Hana (ibu rumah tangga yang melahirkan nabi Samuel), Hana (nabi), Maria Magdalena dan Salome (murid-murid Yeshua)
Wanita adalah wanita di manapun ia berada, namun tradisi dan kepercayaan agama telah menjadikan keberadaan wanita menjadi puluhan sosok pribadi yang berbeda tergantung pada komunitas apa ia berada.
Dalam percakapan kita sudah terbiasa mendengar wanita diindentitaskan atau dipanggil sebagai pribadi bayangan dari pria, dan bukan dikenal atau dipanggil dengan namanya sendiri: “Ini adalah ibu Gusti Mangkunegara” (nama lengkap suaminya), ”Selamat pagi ibu Cokro;” ”Perkenalkan, ini adalah isteri dari…,” atau “anak perempuan dari …”
Pria di negara-negara tertentu diijikan secara hukum untuk praktek poligami (memiliki lebih dari satu isteri), namun sebaliknya prakek yang sama itu terlarang bagi wanita.
Wanita tidak diperkenankan membela diri terhadap pria, namun sebaliknya pria secara hukum dilayakkan untuk memukul dan membunuh isteri dan anak perempuannya dengan alasan “menjaga kehormatan nama keluarga.”
Darimanakah sesungguhnya tradisi dan hukum tersebut berasal? Benarkah Wanita tercipta semata-mata hanya bagi kebutuhan dan pemuas para pria atau laki-laki?

II. Keberadaan Wanita pada masa Yunani kuno
”Akar-akar misogyny Barat [ketakutan dan kebencian akan para wanita] mundur ke … dokumen tertua dalam literatur orang Eropa,” Eva Cantarella[1]

Bangsa Yunani dikenal sebagai contoh model dari kehidupan bermasyarakat, demokrasi dan modernisasi; bangsa Romawi pun belajar banyak dan mengadopsi hampir segala cara hidup dan Tentara Wanita NATO menyapa wanita Afganistanpikir bangsa Yunani, fakta adalah sekalipun Kerajaan Romawi telah menggantikan Kerajaan Yunani di negara-negara sekitar Laut Mediterania, bahasa resmi Kerajaan Romawi di negara-negara jajahannya tetaplah bahasa Yunani. Namun bagaimana kondisi wanita di Yunani sebelum Injil diberitakan?
Eva bukan merefer kepada Plato (428-348 BC) maupun Socrates gurunya Plato, tokoh-tokoh Yunani yang dikenal dunia sebagai para filsafat terbesar Eropa, tetapi jauh lebih kuno, yakni Homer, yang Plato gambarkan sebagai ”guru pertama” dan ”pemimpin budaya Yunani.” Homer adalah seorang penyair yang menulis 800 tahun sebelum Yeshua Ha Mashiah hadir di bumi. Homer melandaskan fondasi-fondasi kepercayaan bagi masyarakat Yunani.Dalam Iliad, ia menyatakan para wanita adalah penyebab semua konflik dan penderitaan, dan harus dijaga di dalam rumah[2]
Pada masa kuno, seorang filsafat adalah indentik dengan seorang penyair. Dari Homer lahirlah ”pemikiran-pemikiran” (puisi-puisi) Yunani kuno lainnya tentang keberadaan Wanita, seperti: ”para wanita berasal dari benih seorang wanita jahat bernama Pandora, yang dikutuki oleh Zeus” (Hesiodos); “Para wanita adalah inferior terhadap kebaikan pria-pria,” (Plato); “Pria secara alami superior dan wanita inferior, pria memerintah dan wanita tunduk,” (Aristotle); sementara Demosthenes (sejaman dengan Aristotle) yang duniawi mengajar, “Para pembantu wanita dipelihara demi kepuasan, para selir untuk …, tetapi para isteri untuk membawa anak-anak legal kita.” Surat rasul Paulus[3] kepada jemaat Kristen di Roma melukiskan bagaimana penduduk Roma saat itu telah juga tercemar filosofi kuno Yunani ini, baca Roma pasal 1 dan perhatikan ayat 27-32.

Baca lebih lanjut

Yeshua Ha Mashiah melihat Dunia Politik


Dialah (Yahshua, His beloved Son[1]) gambar Elohim yang tidak kelihatan, yang sulung dari segala ciptaan, sebab oleh Dia segala sesuatu telah diciptakan, yang ada di dalam surga dan yang ada di atas bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik takhta-takhta atau para pemegang kekuasaan, atau penguasa-penguasa atau otoritas-otoristas; segala sesuatu telah diciptakan melalui Dia dan bagi Dia (Kolose 1:15-16; ILT [2])

Pendahuluan. Artikel ini adalah bagian dari seri artikel ”Yeshua ha Mashiah sebagai pemikir dan pengajar filosofi kehidupan bagi manusia.”
Apa yang Yeshua katakan tentang kebebasan berpendapat, kesamaan hak gaya-hidup, hak asasi wanita dan setumpuk masalah-masalah kehidupan manusia lainnya?
Yeshua hadir sebagai guru rohani, moral serta kehidupan ketika ia tepat berusia 30 tahun. Hanya tiga setengah tahun Ia mengajar dan memuridkan. Pemikiran dan ajaran-Nya saat ini berada pada posisi pertama di dunia baik dari sisi jumlah pengikut maupun aplikasi kehidupan bermasyarakat dan bernegara di negara-negara sedang berkembang dan maju di abad modern ini.

”Apakah sah (lawful [3]) untuk membayar pajak kepada Kaisar (penjajah) atau tidak? Bolehkan (should [4]) kami membayarnya, atau bolehkan (should) kami tidak membayarnya? (Markus 12:14-15) sekelompok orang bertanya kepada Yeshua.

Baca lebih lanjut

Amsal 8: Aku jalan, kebenaran dan kehidupan


Ia berkata kepada mereka: “Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur.” Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci. (Luk 24:44-45)

Yeshua sedang mengajar Yahweh Yahshua Ha Mashiah telah berbicara melalui mulut raja Salomo dengan pernyataan yang sama ketika Ia hadir di bumi di abad pertama AD: Kata Yahshua kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan kehidupan. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa-Ku kecuali melalui Aku. Jesus said to him, I am the way and the truth and the life; no man comes to my Father except by me (Yoh 14:6; GLT).  Pernyataan penting ini dikatakan-Nya ketika muridnya Thomas bertanya : ”Adonai, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?”  (5).

Amsal pasal 8 ini memuat susunan kalimat sejenis jalan, kebenaran dan kehidupan” bukan saja sekali atau dua kali melainkan tiga kali! Sesuatu yang bukan kebetulan, kenyataan ini semakin meneguhkan bahwa Alkitab adalah kitab-kitab yang ditulis berdasarkan ilhaman atau pewahyuan Roh Kudus YAHWEH sendiri. (2 Tim 3:15-17).

Penemuan ini terjadi di bulan Desember 2009 ketika saya sedang saat teduh pagi di hari Sabat (Saptu). Saya telah membaca ratusan kali kitab Amsal sejak saya menjadi orang Kristen, namun pada Desember tahun kemarin Amsal 8 ini (melalui Alkitab Inggris terjemahan George M. Lamsa yang bersumber dari bahasa Peshitta Aram, saya singkat GLT untuk George Lamsa Translation)  begitu jelas di pikiran saya bahwa Yahshua telah juga berbicara melalui mulut raja Salomo: ”Akulah jalan, kebenaran dan kehidupan,”  jelas Ia bukanlah SEBUAH  jalan dan kebenaran dan kehidupan, tetapi Ia adalah SATU-SATUNYA jalan dan kebenaran dan kehidupan menuju kepada YAHWEH, sebab Ia menambahkan: “tidak ada SEORANGPUN yang datang kepada Bapa-Ku KECUALI MELALUI Aku.”

Kitab Mazmur, tulisan dari raja Daud, ayah Salomo juga memuat banyak kalimat-kalimat nubuatan, contoh:

  • Pembuangan suku Yehuda ke Babilonia  (586-538 BC). (137:1-9 > 2 Rj 24:10-20).
  • Yahshua dibenci tanpa alasan (35:19, 69:4, 109:2-5, 41:5, 56:5 > Yoh 15:18-25; Luk 19:47-48, 22:1-2; Yoh 11:47-54)
  • Yahshua pewaris kerajaan Daud (132:11-12 > Luk 1:31-33, Wah 22:16)
  • Yahshua menjadi Iman selama-lamanya (110:4 > Ibr 6:20; 7:15-17)

Yahshua dinubuatkan juga di banyak kitab-kitab Perjanjian Lama, untuk lengkapnya silahkan baca Prophecies of the Bible concerning the Messiah

Kita kembali kepada Amsal 8. Yahshua di sini memperkenalkan dirinya sebagai ”Hikmat.”

Hikmat secara umum adalah sebagai pewahyuan Elohim kepada seseorang untuk orang ini mengerti (to understand) dan mengetahui (to know) bagaimana suatu perkara dapat dipecahkan (pemecahan masalah) atau suatu hal berawal (analisa). Hikmat (wisdom) lebih tinggi dari pengertian (understanding), dan pengertian lebih tinggi dari pengetahuan (knowledge). Ia adalah sumber kebijaksanaan manusia.

Namun pada kitab Amsal ini Hikmat disini bukanlah sekedar “pewahyuan pada seorang manusia” tetapi sebagai seorang pribadi yang agung dan mulia, Yahshua Ha Mashiah itu sendiri, ini nampak pada pasal-pasal di kitab Amsal:

  • Pasal 1– Hikmat berbicara; berkotbah, menasehati, mengundang, dan dapat mendengar serta melindungi. (20-33)
  • Pasal 2 –  diterangkan bahwa jika kita memperhatikan Hikmat maka kita akan mengerti dan mengenal YAHWEH (2,5),  YAHWEH pemberi Hikmat, dan ketika Hikmat tinggal di hati manusia, maka jiwa manusia ini damai dan mengetahui jalan yang lurus. (6-22).
  • Pasal 3 – dikatakan bahwa Hikmat lebih berharga dari emas dan perak bahkan melebihi dari apapun, sumber keberhasilan, umur panjang sebab ia adalah pohon kehidupan (13-18). Dengan hikmat ini YAHWEH menciptakan semesta alam (19-20)
  • Pasal 7 – Salomo berkata:  Katakanlah kepada hikmat: “Engkaulah saudaraku” dan sebutkanlah pengertian itu sanakmu, (4)
  • Pasal 8 – Hikmat adalah permulaan dari segala ’ciptaan’ YAHWEH (22-26; Kej 1:26; Yoh 1:1) dan Hikmat beserta YAHWEH ketika alam semestara diciptakan (27-30)

Pada pasal delapan ini saya mendasari tulisan saya pada Alkitab Inggris terjemahan George M. Lamsa (GLT), di Indonesiakan secara bebas. Edisi Inggris dapat dibaca online. Ayat-ayat yang tidak ada tanda GLT itu berarti diambli dai Indonesia Terjemahan Baru (ITB).

Bukankah hikmat berseru-seru, dan kepandaian memperdengarkan suaranya? (Amsal 8:1)

Pertama:

  • Jalan (2-5); Hikmat berdiri di antara  jalan-jalan  (the ways) dan persimpangan-persimpangan jalan (the paths). Ia berseru pada gerbang-gerbang, pada jalan masuk gerbang kota. Kepadamu O para pria, aku memanggil Sehingga  Yeshua satu-satunya Jalan kepada Bapa Sorgawi Yoh 14 ayat 6orang-orang yang tidak berpengalaman bisa mengerti kecerdasan dan orang-orang bebal mengerti di dalam hatinya (5; GLT)
  • Kebenaran (6-9); Aku akan bicara kebenaran (truth)…, mulutku akan mengatakan kebenaran (truth), dan bibir dusta adalah sebuah kekejian dihadapanku. (6-7; GLT) Segala perkataan mulutku adalah adil (in righteousness), tidak ada yang belat-belit atau serong. (8)
  • Kehidupan (10-12); terimalah didikan … pilihlah bagi dirimu sendiri pengetahuan lebih daripada emas mulia. Karena hikmat lebih baik dari emas mulia, ia lebih baik daripada batu-batu mulia. Aku hikmat telah menciptakan kecerdasan dan aku memiliki pengetahuan dan alasan (reason; akar dari ilmu filsafat). (GLT). Harta benda dan kekayaan bukanlah kehidupan, tetapi akal budi yang dari atas, yakni Yahshua.

Kedua: Jalan, Kebenaran dan Kehidupan (20-21); Aku menuntun di jalan kebenaran, di tengah-tengah jalan sempit keadilan, supaya kuwariskan pengharapan kepada yang mengasihi aku, dan kuisi penuh perbendaharaan mereka (Yoh 10:10b).

Ketiga: Jalan, Kebenaran dan Kehidupan (32-36); … diberkatilah dia yang memelihara jalan-jalanku. Dengarkanlah didikan/ petunjuk dan ada bijaksana dan jangan sesat (lawan kata dari benar). Diberkatilah orang yang mendengarkanku, mengawasi setiap hari pada gerbang-gerbangku, menunggu pada ambang pintuku. Karena rancangan-rancanganku adalah masalah-masalah kehidupan, mereka memproklamirkan kehendak YAHWEH (baca Yer 29:11-14). Mereka yang berdosa melawan aku, bersalah kepada jiwa mereka sendiri; semua mereka yang membenci aku mengasihi kematian (lawan dari kehidupan).” (GLT)

Karena tujuan-tujuanku adalah masalah-masalah kehidupan, mereka memproklamirkan kehendak YAHWEH. Mereka yang berdosa melawan aku bersalah terhadap jiwanya sendiri; semua yang membenci aku mencintai kematian (35-36; GLT) terjemahan lainnya: Sebab siapa yang menemukan aku, menemukan hidup dan dia akan memperoleh kemurahan dari YAHWEH. Tetapi siap yang berdosa melawanku, berbuat kekejaman terhadap jiwanya sendiri, semua yang membenci aku, mencintai maut.” (35-36; ILT)

Jika kita melihat Pengajaran dan Undangan Yahshua, Kehidupan-Nya yang benar dan kudus serta tindakan-Nya yang membela keadilan, dan melihat mengapa Dia yang bebas dari kesalahan dan dosa memberi diri-Nya mati tersalib, dan kemudian hidup kembali dengan tubuh yang sempurna dan kekal, maka KLAIM Yahshua sebagai Jalan, Kebenaran dan Kehidupan, dan tidak seorangpun dapat menuju kepada BAPA Sorgawi tanpa melalui diri-Nya (Yoh 14:6) adalah terbukti Benar!

Bagaimana mendapatkan Hikmat dan membuat Ia tinggal di dalam hati kita? Inilah petunjuk YAHWEH bagaimana kita bisa terlepas dari kuasa dosa yang menghasilkan kematian kekal, inilah Firman-Nya:

  • Melalui Raja Salomo: ”Takulah akan YAHWEH!” (Ams 9:10; 1:7;15:33)
  • Melalui nabi Yeremia: “Kata mereka: Bertobatlah masing-masing kamu dari tingkah langkahmu yang jahat dan dari perbuatan-perbuatanmu yang jahat; maka kamu akan tetap diam di tanah yang diberikan YAHWEH kepadamu dan kepada nenek moyangmu, dari selama-lamanya sampai selama-lamanya. (Yer 25:5). Tanah Kanaan adalah Tanah Perjanjian fisik, Sorga adaalah Tanah Pernjanjian kehidupan setelah kematian!
  • Melalui nabi Yehezkiel: Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup, demikianlah firman Adonai YAHWEH, Aku tidak berkenan kepada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan kepada pertobatan orang fasik itu dari kelakuannya supaya ia hidup. Bertobatlah, bertobatlah dari hidupmu yang jahat itu! Mengapakah kamu akan mati, hai kaum Israel? (Yeh 33:11)
  • Melalui Yohanes Pembaptis: “BYeshua Ha Mashiah Jalan Kebenaran dan Kehidupan Yohanes 14 ayat 6ertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Elohim akan mengampuni dosamu.” (Mar 1:4)
  • Saat menjadi Manusia (Yoh 1:1, 14): ”Sejak waktu itulah Yahshua memberitakan: “Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!” (Mat 4:17)
  • Melalui rasul Petrus:  Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yahshua Ha Mashiah untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus. (Kis 2:38)

Dan sehubungan dengan akhir jaman ini, dimana kedatangan-Nya yang kedua kali sudah dekat Yahshua mengingatkan kita melalui rasul Yohanes:

  • Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat. (Wah 2:5)
  • Karena itu ingatlah, bagaimana engkau telah menerima dan mendengarnya; turutilah itu dan bertobatlah! Karena jikalau engkau tidak berjaga-jaga, Aku akan datang seperti pencuri dan engkau tidak tahu pada waktu manakah Aku tiba-tiba datang kepadamu.  (Wah 3:3)
  • Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah! Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku. Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya. Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat.”  (Wah 3:19-22)

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Yahshua dan Alkitab Perjanjian Lama


Janji YAHWEH adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah. (Maz 12:6)

Pendapat Yahshua tentang Perjanjan Lama (PL). Yahshua menyatakan bahwa Alkitab PL diwahyukan oleh Elohim dan di dalam banyak hal Ia sendiri sering mengutipnya di dalam pelayanan-Nya. Karenanya Alkitab PL adalah penting untuk dibaca dan dipelajari sampai kini. Perkataan-perkataan Yahshua tentang Perjanjian Lama:

  • Kitab Suci tidak dapat dibatalkan (Yoh 10:34,35)
  • Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. (Mat 5:18)
  • Itu adalah Perintah Elohim (Mark 7:8-9)
  • Itu adalah Firman Elohim (Mat 15:6)

Yahshua meneguhkan peristiwa di PL dan memakai mereka sebagai petunjuk tanda-tanda jaman

  • Musa mendirikan tiang ular tembaga sebagai tanda bagaimana Ia akan mati dan orang diselamatkan (Yoh 3:14-15)
  • Kehidupan manusia sebelum air bah di jaman Nuh sebagai tanda kedatangan-Nya kembali (Mat 24:37)
  • Nabi Yunus dalam perut ikan sebagai tanda lamanya Ia terkubur dan bangkit dari mati (Mat 12:39)
  • Israel akan diselamatkan dari malapetaka besar (Mat 23:34-39; Maz 118:5-26 )

Yahshua membawa PL kedalam kehidupan sehari-hari

  • Tetapi jawab Yahshua kepada mereka: “Tidakkah kamu baca apa yang dilakukan Daud, … (Mat 12:3; 1Sam 21:1-7) bandingkan dengan Imamat 24:5-9
  • Yahshua menjawab mereka: “Kamu sesat, sebab kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Elohim! … tidakkah kamu baca apa yang difirmankan Elohim, ketika Ia bersabda: …(Mat 22:29-31; Kel 3:6)
  • Kata Yahshua kepada mereka: ” belum pernahkah kamu baca: Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu Engkau telah menyediakan puji-pujian?” (Mat 21:16; Maz 8:2 )
  • Kata Yahshua kepada mereka: “Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah Elohim? (Yoh 10:34; Maz 82:6 )

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga. (Mat 5:18-19)

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Yahshua adalah Elohim Yahweh, pembuktian PB


Permulaan hikmat adalah takut akan YAHWEH, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian. (Amsal 9:10)

Orang Farisi (penganut ajaran tradisi Yahudi) dan orang Muslim mengakui kenabian Yahshua Ha Mashiah– sebab kitab-kitab mereka menulis tentang kenabian-Nya, namun untuk menyebut Yahshua adalah Elohim itu tidak mudah, mengapa? dua alasan:
a. Orang Farisi (kuno dan modern) hanya membatasi dirinya membaca kitab Torah (lima kitab Musa) dan Talmut, mereka tidak berani membaca kitab-kitab para nabi lainnya.
b. Orang Muslim hanya membatasi dirinya membaca Alkuran tanpa berani membaca Alkitab, meskipun Alkitab adalah sumber terbesar dari ajaran nabi Muhammad.

Sepanjang sejarah banyak tercatat bahwa pemerintah-pemerintah negara dan pemimpin-pemimpim agama melarang masyarakat mereka membaca Alkitab. Itu bukan karena isi Alkitab tidak benar dan tidak bagus untuk kehidupan manusia – fakta: Alkitab telah membuat banyak negara Barat makmur dan maju dalam bidang teknologi, tatanan sosial dan moral, merubah banyak orang kriminal dan terrorist menjadi pendeta dan penginjil yang terkenal, – tetapi itu dilakukan karena 1. mereka takut masyarakat yang mereka kuasai mengetahui kebenaran dan kebebasan yang sesungguhnya, 2. mereka takut perbuatan jahat mereka diketahui oleh rakyat atau jemaat.

Bukti bahwa Yahshua adalah Elohim Yahweh bisa di dapat baik di Alkitab Perjanjian Lama (PL), maupun di Perjanjian Baru (PB); baik dari perkataan-Nya (Yahshua) langsung maupun melalui para nabi dan para rasul-Nya.

YAHSHUA ADALAH ELOHIM, pembuktian di PERJANJIAN BARU
Untuk memudahkan Anda mengerti jalan cerita Alkitab dengan mudah maka saya bagi cerita ini kedalam tiga interval waktu. Jika ada orang yang berpikir bahwa doktrin ”Yahshua adalah Yahweh (Tuhan)” hanyalah ajaran rasul Paulus semata, saya berani memastikan bahwa pastilah orang ini belum pernah menyelidiki Alkitab – di sini kita bicara tentang Perjanjian Baru. Yahshua sering kali mengatakannya sendiri di keempat Injil dan pewahyuan-Nya kepada rasul Yohanes di pulau Patmos bahwa Ia adalah Elohim. Para Rasul – tidak hanya Paulus – juga mengajar doktrin yang sama, sebab mereka hanyalah penerus dari apa yang mereka telah lihat dan dengar dari GURU AGUNG mereka.

Sebelum Firman Elohim menjelma menjadi manusia dan baru lahir.
Nabi Zakaria dan anaknya nabi Yohanes Pembaptis mengenali Yahshua sebagai Elohim.
Ketua Sanhedrin Simeon, seorang yang benar dan saleh. Oleh bimbingan Roh Elohim, Simeon masuk ke Rumah Yahweh. (27) Ia menggendong bayi Yahshua (berumur 40 hari) dan berkata, “Sekarang, Yahweh, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu, Penyelamat itu Engkau telah siapkan untuk segala bangsa: bagaikan terang yang menerangi jalan bagi bangsa-bangsa yang lain, untuk datang kepada-Mu; yaitu terang yang mendatangkan kehormatan bagi umat-Mu Israel.” (Luk 2:29-32 IBIS).
Kata “keselamatan” dalam Alkitab bahasa Ibrani tertulis Y’shua/ Yeshua; pembahasan bisa dilihat pada “Yahshua Ha Mashiah hadir di Perjanjian Lama.”

Tidaklah mengejutkan bahwa Yusuf dan Maria amat heran akan perkataan orang tua ini, sebab hanya merekalah yang tahu makna dari arti nama Yahshua yaitu “YAHWEH menyelamatkan”, ”… engkau akan menamakan Dia Yahshua, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.” kata malaikat kepada Yusuf (Mat 1:21)

Setelah Firman menjadi manusia.
Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Elohim dan Firman itu adalah Elohim. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Elohim. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. (Yoh 1:1,2,14 ) Jadi: manusia Yahshua = Firman = Elohim

Yahshua sendiri menyatakan diri-Nya bahwa Ia adalah Yahweh, Elohim kita.

  • Raja Daud (1052-1019 BC) memanggil Aku: “Yahweh ku”. merefer dari “the LORD said to my Lord (Mat 22:42-46) Kedua kata “Lord” disini memiliki makna yang sama “Kurios” G2692
  • Kamu menyebut Aku Guru dan Yahweh, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Yahweh. (Yoh 13:13 )
  • Kata Yahshua kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (6) Kata Filipus kepada-Nya: “Yahweh, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.” Kata Yahshua kepadanya: … Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? … Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri. (Yoh 14:8-11 )

Pekerjaan-pekerjaan Yahshua yang menyatakan bahwa Ia dan Bapa satu:

  • Ia tidak pernah mengerjakan yang bercela dan dosa sama sekali, di dalam Dia tidak ada dosa (1 Yoh 3:5).
  • Ia mengampuni dosa-dosa manusia ketika ada di Bumi
  • Ia mengampuni dosa-dosa manusia setelah Ia hidup kembali Dia menghapus segala dosa (1 Yoh 3:5).
  • Bapa Surgawi memerintahkan malaikat-malaikat-Nya menyembah Yahshua Dan ketika Ia membawa pula Anak-Nya yang sulung ke dunia, Ia berkata: “Semua malaikat Elohim harus menyembah Dia.” (Ibr 1:6)
  • Yahshua (yang adalah juga nabi dan imam) membiarkan diri-Nya disembah oleh manusia
  • Ia menggaransi orang yang percaya kepada-Nya masuk ke Kerajaan Surga

Bukti klaim Yahshua sebagai Elohim adalah benar. Jika ada manusia biasa (sekalipun ia nabi/ imam/ rasul) yang berani berkata dan bertindak seperti daftar di atas ini maka orang ini telah menghujat Elohim dan upahnya adalah hukuman mati (Yoh 5:18, 10:33). Orang-orang Farisi karenanya menyalibkan (Salib = lambang kutukan) Dia. Bapa di Surga yang adil dan bijak bagaimanapun tidak melihat satu kesalahan dari perbuatan dan perkataan Putra-Nya, – seperti yang dituduhkan oleh banyak orang. Yashua tidak layak dihukum mati, sebab itu Bapa membangkitkan kembali Putra-Nya yang tunggal ini. Kebangkitan Yahshua dari kematian membuktikan perkataan Yahshua, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku (Yoh 14:8-11) adalah BENAR dan TERUJI!! Yahshua Ha Mashiah adalah Elohim!!

Ia berkata kepada penduduk Yerusalem: ”Dan Aku berkata kepadamu: Mulai sekarang kamu tidak akan melihat Aku lagi, hingga kamu berkata: Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Yahweh!” (Mat 23:39). Yahshua akan datang lagi ke Yerusalem segera ketika bangsa-bangsa di datang ingin memusnahkan Israel, musuh begitu kuat sehingga bangsa Israel hanya bisa berseru kepada Juruselamatnya: Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Yahweh! Yahshua merefer perkataan nabi+raja Daud 118:25-26 dan nabi Zakharia 9:9-16 (YAHWEH menampakkan diri kepada umat-Nya, sebagai raja; raja Israel yang sesungguhnya adalah YAHWEH, lihat 1 Samuel 8:4-8 )

Mereka memanggil-Nya ”Yahweh” / (Kurios, dalam bahasa Yunani)

  • Rasul Petrus (Matius 14:28,30; 18:21; )
  • Perempuan Kanaan (Mat 15:22,25,27)
  • Rasul Markus menutup kitab Injilnya dengan kalimat, Sesudah Yahweh Yahshua berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Elohim. Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Yahweh turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya. (Mar 16:19-20) Kalimat Yahweh turut bekerja … dalam kontek yang sama ini merefer kepada janji Yahshua pada Injil Matius 28:20 … Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”
  • Dan masih banyak lagi

Setelah Ia bankit dari kematian-Nya.

  • Tomas menjawab Dia: “Ya Yahwehku dan Elohimku!” Kata Yahshua kepadanya:Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.” … tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yahshualah Mesias, Anak Elohim, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya. (Joh 20:28-31 ) Catatan: Tomas bisa berkata”Ya Yahwehku dan Elohimku!”sebab sebelumnya ia dan kesebelas murid lainnya telah mendengar sendiri klaim Yashua bahwa Ia adalah Elohim (Yoh 13 dan 14 di atas)
  • Maka murid yang dikasihi Yahshua itu berkata kepada Petrus: “Itu Yahweh.” Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Yahweh, maka ia … terjun ke dalam danau. Murid-murid yang lain datang dengan perahu karena mereka tidak jauh dari darat, hanya kira-kira dua ratus hasta saja dan mereka menghela jala yang penuh ikan itu. (Joh 21:7-8 )
  • Kata Yahshua kepadanya: “Gembalakanlah domba-domba-Ku.” (Yoh 21:15,16,17)Domba kata panggilan untuk umat Elohim (Titus 2:14)
  • Sebab mereka adalah orang Israel, … Mereka adalah keturunan bapa-bapa leluhur, yang menurunkan Mashiah dalam keadaan-Nya sebagai manusia, yang ada di atas segala sesuatu. Ia adalah Elohim yang harus dipuji sampai selama-lamanya. Amin! (Rom 9:4-5 )
  • Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Mashiah Yahshua, yang walaupun dalam rupa Elohim, tidak menganggap kesetaraan dengan Elohim itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. (Php 2:5-7 )
  • dengan menantikan penggenapan pengharapan kita yang penuh bahagia dan penyataan kemuliaan Elohim yang Mahabesar dan Juruselamat kita Yahshua Ha Mashiah, (Tit 2:13 )
  • Tetapi tentang Anak Ia berkata: Takhta-Mu, ya Elohim, tetap untuk seterusnya dan selamanya, dan tongkat kerajaan-Mu adalah tongkat kebenaran. Engkau mencintai keadilan dan membenci kefasikan; sebab itu Elohim, Elohim-Mu telah mengurapi Engkau dengan minyak sebagai tanda kesukaan, melebihi teman-teman sekutu-Mu.” Dan: “Pada mulanya, ya Yahweh, Engkau telah meletakkan dasar bumi, dan langit adalah buatan tangan-Mu. Semuanya itu akan binasa, tetapi Engkau tetap ada, dan semuanya itu akan menjadi usang seperti pakaian; seperti jubah akan Engkau gulungkan mereka, dan seperti persalinan mereka akan diubah, tetapi Engkau tetap sama, dan tahun-tahun-Mu tidak berkesudahan.” (Heb 1:8-12 ).

Lagi: Anak = Elohim = Yahweh, Anak Elohim ini adil, membenci kefasikan, meletakan dasar bumi, membuat langit, pemerintahan-Nya kekal.
Rasul Yakobus: Salam dari Yakobus, hamba Elohim dan Yahweh Yahshua Ha Mashiah, kepada kedua belas suku di perantauan. (Yak 1:1 ) dan: Saudara-saudaraku, sebagai orang yang beriman kepada Yahshua Ha Mashiah, Yahweh kita yang mulia, janganlah iman itu kamu amalkan dengan memandang muka. (Yak 2:1 )

Rasul Petrus: Terpujilah Elohim dan Bapa Yahweh kita Yahshua Ha Mashiah,… (1 Pet 1:3) kamu akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yahshua Ha Mashiah, Yahweh kita. Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Yahweh dan Juruselamat kita, Yahshua Ha Mashiah. (2 Petrus 2:8,11)

Sebab kami tidak mengikuti dongeng-dongeng isapan jempol manusia, ketika kami memberitahukan kepadamu kuasa dan kedatangan Yahweh kita, Yahshua Ha Mashiah sebagai raja, tetapi kami adalah saksi mata dari kebesaran-Nya. Kami menyaksikan, bagaimana Ia menerima kehormatan dan kemuliaan dari Elohim Bapa, ketika datang kepada-Nya suara dari Yang Mahamulia, yang mengatakan: “Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.” Suara itu kami dengar datang dari sorga, ketika kami bersama-sama dengan Dia di atas gunung yang kudus. Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi… (2Pet 1:16-19 )

Mereka adalah orang-orang yang fasik, … yang menyangkal satu-satunya Penguasa dan Yahweh kita, Yahshua Ha Massiah. Tetapi, sekalipun kamu telah mengetahui semuanya itu dan tidak meragukannya lagi, aku ingin mengingatkan kamu bahwa memang Yahweh menyelamatkan umat-Nya dari tanah Mesir, namun sekali lagi membinasakan mereka yang tidak percaya. (Yud 1:4-5 )

Yudas, saudara Yakobus: Tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, ingatlah akan apa yang dahulu telah dikatakan kepada kamu oleh rasul-rasul Yahweh kita, Yahshua Ha Massiah. Sebab mereka telah mengatakan kepada kamu: Menjelang akhir zaman akan tampil pengejek-pengejek yang akan hidup menuruti hawa nafsu kefasikan mereka.” Mereka adalah pemecah belah yang dikuasai hanya oleh keinginan-keinginan dunia ini dan yang hidup tanpa Roh Kudus.Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus. Peliharalah dirimu demikian dalam kasih Elohim sambil menantikan rahmat Yahweh kita, Yahshua Ha Massiah, untuk hidup yang kekal. (Yud 1:17-21)

Tips bagi para sceptik atau orang yang ragu:
Anda mungkin berkata, saudara Anggur Baru, Anda telah membuktikan Yahshua adalah Elohim secara Alkitabiah dengan baik, namun bagaimana JIKA Alkitab itu sendiri telah dipalsukan?

Jawaban saya ialah:

  1. Sampai hari tidak ada satupun bukti bahwa Alkitab telah dipalsukan. Terjemahan ada banyak namun makna inti Alkitab tidak berbeda
  2. Buktikanlah kebenaran Alkitab sendiri, tanyalah langsung kepada Elohim Yang Mahakuasa, Ia pasti akan menunjukan JALAN YANG LURUS kepada Anda, sebagaimana Ia telah lakukan kepada saya dan jutaan manusia lainnya.
  3. Bacalah Alkitab untuk Anda sendiri dan ujilah setiap kitab yang ada di dalamnya, maka JIKA Anda itu akan terjawab!
  4. Mengapa Anda yang rindu untuk menemukan JALAN LURUS lebih percaya kepada perkataan orang lain, yang memang tidak suka HIDUP DI DALAM TERANG? Selidikilah Alkitab dan jadilah berani seperti Saulus ahli Taurat ini yang meninggalkan tradisi Yahudi dan menjadi pengikut Yahshua bahkan teraniaya sepanjang pejalanan imannya:

Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Elohim yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Elohim, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.”  (Rom 1:16-17)

Bacaan terkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog
 

Seberapa penting merestorasi nama asli Yesus?


Nama asli Yesus di dalam bahasa Ibraninya adalah Yeshua atau Yahshua. Ye atau Yah berasal dari kata YAHWEH, dan shua artinya menyelamatkan; jadi Yeshua atau Yahshua artinya YAHWEH menyelamatkan (LORD saves).

Yosua anak Nun, penulis kitab Yosua, memilki penulisan nama yang sama dengan Yahshua “orang Nasaret” Yeshua/ Yehoshua artinya YAHWEH adalah keselamatan” / “YAHWEH menyelamatkan”; kesamaan nama dan antara Yeshua anak Nun dan Yahshua Ha Massiah merupakan suatu keunikan karena Yahshua anak Nun membawa umat YAHWEH, orang Israel, masuk ketanah Perjanjian Kanaan (negara Israel yang ada sekarang) dari perbudakan Mesir sementara Yahshua Ha Massiah membawa umat YAHWEH, orang Kristen lahir-baru, masuk ketanah Perjanjian Surga Mulia (tempat kehidupan kekal dimana YAHWEH berada) dari perbudakan dosa.

Beberapa contoh lainnya nama-nama orang di Alkitab yang yang mengandung nama YAHWEH:

  • Yeshayahu / Yesaya – Keselamatan YAHWEH
  • Yoshiyahu / Yeremia – Ditinggikan YAHWEH
  • Zekaryah/ Zakhariai – YAHWEH Ingat
  • Tsidqiyah / Zedekia – YAHWEH Adalah Benar
  • Eliyahu/ Elia– Elohimku Adalah YAHWEH

Sekarang ini telah banyak orang memakai kata asli Yesus, ada yang mempertanyakan manakah ejaan kata yang benar diantara kata ”Yeshua” dan ”Yahshua”, atau yang mendekati ejaan aslinya. Bagi saya hal itu tidaklah penting, karena keduanya mengandung arti yang sama. Saya pribadi sebagai orang Indonesia lebih suka memakai ”apa yang kamu tulis, apa yang kamu baca” yaitu Yahshua.

Sebelum kita membahas perlunya merestorasi nama asli Domba Elohim, sahu hal penting perlu dijelaskan di sini, yaitu: tidak sedikit orang Kristen non-Yahudi yang mengatakan ”tidak penting memakai nama-Nya dalam bahasa Ibrani, DIA adalah Elohim, Dia mengerti dan tahu maksud hati kita. Sebagian yang tidak mau memakai karena alasan ”takut terseret masuk kedalam ajaran Yudaism.” Saya tidak sependapat dalam kedua alasan ini, terlebih yang terakhir.

Mereferensi Alkitab dan ajarannya kembali kepada makna bahasa Ibrani dari mana Kekristenan berasal adalah:

  1. Essential untuk mengerti rencana awal YAHWEH menyelamatkan isi dunia ini.
  2. Bukan otoritas manusia (jemaat atau pendeta bahkan ahli kitab sekalipun) merubah atau mengurangi dan menambahkan Firman YAHWEH.
  3. Menerima dan melalukan apa yang diperintahkan dan telah tertulis di Alkitab merupakan suatu sikap hormat dan taat umat-Nya kepada Master Pencipta Manusia.
  4. Yang harus selalu diingat ialah para nabi dan imam di Perjanjian Lama dan Yahshua serta para penulis Perjanjian Baru adalah orang-orang Ibrani atau Yahudi.

Yudaism adalah campuran antara ajaran Torah (lima kitab Musa) dan interpretasinya yang dibuat oleh para rabi Yahudi yang tidak mengenal siapa YAHWEH, yang ditentang oleh Yahshua dan murid-murid-Nya. Saya bukan pengikut Yudaism atau Sabat Advent (Gereja Advent) , tapi saya pelaku Sabat, sebab Sabat adalah perintah YAHWEH! ”Kembali kepada Alkitab” berarti kembali kepada perintah dan ajaran YAHWEH, ajaran para nabi-Nya dan rasul-rasul-Nya, dan BUKAN kepada Yudaism!!

Seberapa penting merestorasi nama asli Yesus (Yeshua atau Yahshua) bisa diukur dari daftar singkat di bawah ini.

Merestorasi di sini yang saya maksud adalah memakai nama aslinya dalam menulis, ketika berdoa, bernyanyi, pengabaran Injil dll, sederhanannya kita memakai itu dalam kehidupan sehari-hari kita (baik sekuler terlebih rohani) membuat nama asli-Nya dikenal di dunia ini.

Perintah pemberian nama dan alasannya:

  • Nama-Nya diberikan oleh malaikat YAHWEH langsung kepada Yusuf (ayah-jasmani angkat-Nya), sebab Nama itu mengandung arti yang khusus ”… karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.” (Mat 1:21)
  • Elohim melalui Malaikat Gabriel meminta Maria (ibu-jasmani) menamai putra-Nya dengan nama tersebut, karena YAHWEH punya maksud tertentu untuk putra-Nya ini (Luk 1:31-35)
  • Dan nama-Nya itu adalah bagian dari kegenapan nubuatan nabi Yesaya, Imanu’el = Elohim beserta kita” (Mat 1:23; Yes 9:6)
  • Dengan memakai nama asli-Nya, kita akan lebih hati-hati di dalam pememakai Nama tersebut maupun dalam aktifitas kita, jangan menyebut nama-Nya dengan sembarangan (Ul 5:11)
  • Elohim memerintahkan kita: supaya kita percaya akan nama Yahshua Ha Massiah, Anak-Nya (1 Yoh 3:23)

Hubungan nama-Nya dengan hak adopsi orang percaya:

  • Oleh karena percaya dalam nama-Nya, kita dijadikan anak-anak Elohim (Yoh 1:12), bukan karena keanggotaan gereja.
  • Pengampunan dosa kita menjadi penuh setelah kita dibaptis dalam nama-Nya dan setelah itu ia akan menerima karunia Roh Kudus (Kis 2:38; 22:16).
  • Tahukah Anda bahwa setiap orang yang telah dikeluarkan dari kegelapan dan dosa mereka sesungguhnya mereka diampuni oleh karena nama-Nya (1 Yoh 2:12) dan dipilih bagi nama-Nya (Kis 15:14)
  • Dengan percaya bahwa Yahshua adalah Ha Massiah (Kristus), kita memperoleh hidup dalam nama-Nya (Yoh 20:31).

Doa yang terjawab dan didengar beralaskan nama-Nya:

  • Ia mengajar pengikut-Nya berdoa yang benar ialah kepada Bapa Surgawi dan menutupnya dengan nama-Nya (Yoh 15:16; )
  • Ia berjanji, “minta sesuatupun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu (Yoh 16:24)

Imanu’el hadir ketika kita bertindak di dalam nama-Nya:

  • Jika seorang menyambut seorang anak (memeluk dengan sikap kasih) dalam nama-Nya, Yahshua berkata, ia telah menyambut Aku (Mark 9:37).
  • Ia berjanji akan hadir diantara kita bila kita berkumpul dalam nama-Nya (Mat 18:20)

Yahshua meminta kita melakukan pekerjaan-Nya di dalam nama-Nya:

  • Dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem (Luk 24:47), bukan dalam nama denominasi atau pemimpin rohani.
  • Dalam nama-Nya kita disuruh mengusir roh-roh jahat dan menyembuhkan yang sakit (Mark 16:17) dan murid-murid-Nya mentaati perintah-Nya ini (Kis 3:6;16:18 dll.)
  • Dalam nama Bapa-Nya dan nama-Nya dan nama Roh Kudus kita diperintahkan membaptis orang yang bertobat (Mat 28:19)

Menyebut dan percaya nama-Nya adalah suatu bagian kehidupan orang percaya:

  • Elohim memerintahkan kita: supaya kita percaya akan nama Yahshua Ha Massiah, Anak-Nya (1 Yoh 3:23)
  • Ketika kita bermegah dan bersuka cita oleh karena berkat-Nya, dengan menyebut nama asli-Nya – Yeshua/ Yahshua yang artinya YAHWEH menyelamatkan – kita akan disadarkan bahwa itu hanyalah karena anugerah dari Dia. Kita terhindar dari kesombongan diri sendiri (1 Taw 16:10; Maz 100:4)
  • Dan setelah diselamatkan, kita diminta untuk percaya dan taat kepada nama-Nya (Rom 1:5)
  • Yohanes di dalam suatu penglihatan surgawi, ia melihat Anak Domba berdiri di bukit Sion dan 144 000 orang yang bersama Dia di dahi mereka tertulis nama-Nya dan nama Bapa-Nya sementar nyanyian surgawi dikumandangkan (Wah 14:1-2)

Perlu juga diingat bahwa yang ditakuti dan dibenci oleh Setan dan roh-roh jahat serta para pengikut mereka dunia ini bukanlah denominasi gereja Anda, tapi satu dan hanya satu yaitu nama-Nya, Yahshua Ha Massiah

  • [P]emimpin-pemimpin Yahudi serta tua-tua dan ahli-ahli Taurat mengadakan sidang di Yerusalem dengan Imam Besar [4 orang] Hanas dan Kayafas, Yohanes dan Aleksander dan semua orang lain yang termasuk keturunan Imam Besar (Kis 4:5-6). … berundinglah merekamengancam dan melarang mereka (para murid-Nya) supaya mereka jangan berbicara lagi dengan siapapun dalam nama itu (-yaitu nama Yahshua Ha Massiah; 4:10).” (4:15-17). Perhatikan kata-kata yang diberi warna coklat, dua pertama adalah pemimpin-pemimpin sekuler Israel dan tiga terahir adalah para pemimpin keagamaan. Sidang Sandhedrin biasanya berjumlah 70 orang. Kekuatan politik dan agama bergabung menyerang nama-Nya!
  • Imam Besar dilain kesempatan menangkap dua murid-Nya dan berkata: Dengan keras kami melarang kamu mengajar dalam Nama itu. Dan setelah menyesah mereka dan melarang mereka mengajar dalam nama Yahshua. Sesudah itu mereka dilepaskan. (Kis 5:28, 40)
  • Bahkan binatang yaitu ibu dari wanita-wanita pelacur 13:1=pasal 17; John Gill’s Exposition) yang sembuh dari lukanya yang membahayakan hidupnya… menghujat nama-Nya (Wah 13:3,6). Sangatlah penting untuk diperhatikan bahwa “binatang” ini juga memiliki kuasa politik (memiliki negara) dan kuasa keagamaan (keimaman).

Dari puluhan ayat-ayat Alkitab di atas, mungkinkah penggantian nama Yahshua / Yeshua menjadi Jesus atau Yesus suatu bentuk kesengajaan untuk melarang atau menutupi nama-Nya, nama yang diberikan oleh YAHWEH sendiri melalui malaikat-Nya?

Di sinilah terlihat betapa penting merestorasi nama Yahshua, memakai dan memproklamirkan nama-Nya yang sebenarnya.

Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat YAHWEH nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yahshua, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.” Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan YAHWEH oleh nabi: “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanu’el” – yang berarti: Elohim menyertai kita. (Mat 1:20-23)

Referensi:

  • Frank C. Thompson, Thomson Chain-Reference Bible (KJV), …, with the meaning of their names.
  • The Scriptures

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog.

Kenapa Menyembah Yahshua?


Suatu pembuktian bahwa Yahshua adalah Elohim.

Firman Elohim tegas sekali mengatakan bahwa umat-Nya tidak boleh sujud menyembah dan beribadah kepada siapapun – dalam segala bentuknya: patung, benda-benda di langit, malaikat dan manusia hidup. Kel 20:5; Mat 4:9-10

Karenanya malaikat YAHWEH dan murid-murid Yahshua menolak untuk disembah dan orang berlutut dihadapan mereka. Petrus menolak disembah oleh Kornelius, seorang tentara Romawi, katanya, “Bangunlah, aku hanya manusia saja.” (Kis 10:26); Malaikat-malaikat menolak disembah oleh Yohanes, kata mereka, Sembahlah Elohim!” Wahyu 19:10, 22:8-9. Menyembah pada sesuatu yang bukan Elohim Yang Hidup dan Kudus adalah suatu kekejian besar dihadapan YAHWEH. Maka larangan ini ditaruh-Nya pada Perintah Pertama dari Sepuluh Perintah YAHWEH!

Alkitab menulis banyak kejadian dimana Yahshua membiarkan orang-orang menyembah Dia. Itulah alasannya mengapa pemimpin-pemimpin agama Yahudi marah kepada-Nya dan menyalibkan Dia, sebaliknya YAHWEH bangga kepada Yahshua; kata-Nya, “Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia.Mat 17:5; 12:18; Yes 42:1

Ia dihormati dan dimuliakan seperti YAHWEH, Bapa-Nya

Bapa … telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak, supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa. Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia. Yohanes 5:22-23

Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada… mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu dan segala milik-Ku adalah milik-Mu dan milik-Mu adalah milik-Ku, dan Aku telah dipermuliakan di dalam mereka. Yohanes 17:5, 9-10

Di panggil: Yahshua Ha Meshiah,Tuhan (Kurios;Yunani) kita yang mulia dan Elohim dalam Perjanjian Lama dipanggil Raja Kemulian. 1 Kor 2:8, Yak 2:1 , Maz 24:7-10

[M]alaikat sekeliling takhta, makhluk-makhluk dan tua-tua itu; jumlah mereka berlaksa-laksa dan beribu-ribu laksa, katanya dengan suara nyaring: “Anak Domba yang disembelih itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian!” Aku mendengar semua makhluk yang di sorga dan yang di bumi dan yang di bawah bumi dan yang di laut dan semua yang ada di dalamnya, berkata: “Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya!” Wahyu 5:12-13

Ia disembah sama seperti YAHWEH, Bapa-Nya

a. Disembah oleh manusia

  • [D]atanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem dan bertanya-tanya: “Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia.”… masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Matius 2:1b-2,11a
  • Maka datanglah seorang yang sakit kusta kepada-Nya, lalu sujud menyembah Dia dan berkata: “Yahweh (Kurios; Yunani), jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku.” Matius 8:2
  • Yahshua … bertemu dengan dia dan berkata: “Percayakah engkau kepada Anak Manusia?” Jawabnya: “Siapakah Dia, Yahweh (Kurios, Yunani)? Supaya aku percaya kepada-Nya.” Kata Yahshua kepadanya: “Engkau bukan saja melihat Dia; tetapi Dia yang sedang berkata-kata dengan engkau, Dialah itu!” Katanya: “Aku percaya, Yahweh (Kurios;Yunani)!” Lalu ia sujud menyembah-Nya. Yoh 9:35-38
  • Sementara Yahshua berbicara demikian kepada mereka, datanglah seorang kepala rumah ibadat, lalu menyembah Dia. Matius 9:18a
  • Setelah Yahshua meredahkan badai dan ombak. Dan orang-orang yang ada di perahu menyembah Dia, katanya: “Sesungguhnya Engkau Anak Elohim.” Mat 14:31-33
  • Tetapi perempuan (yang anaknya kerasukan setan) itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata: “Yahweh (Kurios; Yunani), tolonglah aku.” Mat 15:25
  • Ketika ia (orang yang dirasuk setan) melihat Yahshua dari jauh, berlarilah ia mendapatkan-Nya lalu menyembah-Nya, dan dengan keras ia berteriak: “Apa urusan-Mu dengan aku, hai Yahshua, Anak Elohim Yang Mahatinggi? Demi Elohim, jangan siksa aku!” (Mar 5:6-7)
  • Maka datanglah ibu anak-anak Zebedeus serta anak-anaknya itu kepada Yahshua, lalu sujud di hadapan-Nya (menyembah-Nya; KJV) untuk meminta sesuatu kepada-Nya. Matius 20:20
  • Tiba-tiba Yahshua berjumpa dengan mereka dan berkata: “Salam bagimu.” Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya. Mat 28:9
  • Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya. Mat 28:17
  • Dan ketika Ia sedang memberkati mereka, Ia berpisah dari mereka dan terangkat ke sorga. Mereka sujud menyembah kepada-Nya, lalu mereka pulang ke Yerusalem dengan sangat bersukacita. Lukas 24:51-52

b. Disembah oleh malaikat

  • Dan ketika Ia membawa pula Anak-Nya yang sulung ke dunia, Ia berkata: “Semua malaikat Elohim harus menyembah Dia.” Ibrani 1:6, Mazmur 97:7b
  • Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya!” Dan keempat makhluk itu berkata:Amin“. Dan tua-tua itu jatuh tersungkur dan menyembah. Wahyu 5:13b-14

Jelas sekarang mengapa Yahshua membiarkan diri-Nya disembah dan dipanggil YAHWEH oleh banyak orang; karena Dia adalah Putra Elohim, Dia adalah Firman YAHWEH dengan kata lain Yahshua adalah satu dari tiga pribadi Elohim.

Sebab itu Ia, Yahshua Ha Meshiah, berkata, Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia. Yohanes 5:23

Keputusan ada pada diri Anda sendiri, apakah Anda mau dengan suka rela berlutut menyembah Yahshua sekarang ini atau menunggu di Hari Penghakiman, dimana di Hari itu Anda dipaksa berlutut dihadapan-Nya dan mengakui bahwa Ia adalah Adonai dan Raja atas segala raja, dan Anda dibuang selamanya dari hadapan-Nya!!

Karena ada tertulis: “Demi Aku hidup, demikianlah firman YAHWEH semua orang akan bertekuk lutut di hadapan-Ku dan semua orang akan memuliakan Elohim.” Demikianlah setiap orang di antara kita akan memberi pertanggungan jawab tentang dirinya sendiri kepada Elohim (Rom 14:11-12; Yes 45:23; Fil 2:10-11).

Catatan: Ada perbedaan antara berlutut dengan menyembah. Berlutut/ bow-down / kamto (G2578-Strong Dict.) dilakukan kepada raja dan penguasa untuk penghormatan; menyembah/ worship/ proskuneo (G4352-Strong Dict.) dilakukan hanya untuk deity atau sesuatu yang dianggap super being, terkadang juga kepada manusia contohnya raja-raja Mesir dan raja-raja Romawi. Mereka menyatakan bahwa perkataan mereka adalah perkataan dewa (yang sembah oleh raja mereka). Dalam Perjanjian Lama kata “berlutut” bisa diartikan juga suatu tindakan menyembah contoh Kel 20:5 baca KJV.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog