Hari Paskah Yahshua Terakhir di Bumi, menurut Kitab Injil Markus


Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yahshua datang kepadanya dan ia berkata: “Lihatlah Anak domba Elohim, yang menghapus dosa dunia. Dialah yang kumaksud ketika kukatakan: Kemudian dari padaku akan datang seorang, yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku. (Yoh 1:29-30)

Hari raya Paskah dan hari raya Roti Tidak Beragi akan mulai dua hari lagi. Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat mencari jalan untuk menangkap dan membunuh Yahshua dengan tipu muslihat, sebab mereka berkata: “Jangan pada waktu perayaan, supaya jangan timbul keributan di antara rakyat.”

Ketika Yahshua berada di Betania, di rumah Simon si kusta, dan sedang duduk makan, datanglah seorang perempuan membawa suatu buli-buli pualam berisi minyak narwastu murni yang mahal harganya. Setelah dipecahkannya leher buli-buli itu, dicurahkannya minyak itu ke atas kepala Yahshua. Ada orang yang menjadi gusar [murid Yahshua] dan berkata seorang kepada yang lain: “Untuk apa pemborosan minyak narwastu ini? Sebab minyak ini dapat dijual tiga ratus dinar lebih dan uangnya dapat diberikan kepada orang-orang miskin.” Lalu mereka memarahi perempuan itu. Tetapi Yahshua berkata: “Biarkanlah dia. Mengapa kamu menyusahkan dia? Ia telah melakukan suatu perbuatan yang baik pada-Ku. Karena orang-orang miskin selalu ada padamu, dan kamu dapat menolong mereka, bilamana kamu menghendakinya, tetapi Aku tidak akan selalu bersama-sama kamu. Ia telah melakukan apa yang dapat dilakukannya. Tubuh-Ku telah diminyakinya sebagai persiapan untuk penguburan-Ku. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di mana saja Injil diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukannya ini akan disebut juga untuk mengingat dia.”

Lalu pergilah Yudas Iskariot, salah seorang dari kedua belas murid itu, kepada imam-imam kepala dengan maksud untuk menyerahkan Yahshua kepada mereka. Mereka sangat gembira waktu mendengarnya dan mereka berjanji akan memberikan uang kepadanya. Kemudian ia mencari kesempatan yang baik untuk menyerahkan Yahshua.

Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi, pada waktu orang menyembelih domba Paskah, murid-murid Yahshua berkata kepada-Nya: “Ke tempat mana Engkau kehendaki kami pergi untuk mempersiapkan perjamuan Paskah bagi-Mu?” Lalu Ia menyuruh dua orang murid-Nya dengan pesan: “Pergilah ke kota; di sana kamu akan bertemu dengan seorang yang membawa kendi berisi air. Ikutilah dia dan katakanlah kepada pemilik rumah yang dimasukinya: Pesan Guru: di manakah ruangan yang disediakan bagi-Ku untuk makan Paskah bersama-sama dengan murid-murid-Ku? Lalu orang itu akan menunjukkan kamu sebuah ruangan atas yang besar, yang sudah lengkap dan tersedia. Di situlah kamu harus mempersiapkan perjamuan Paskah untuk kita!”

Maka berangkatlah kedua murid itu dan setibanya di kota, didapati mereka semua seperti yang dikatakan Yahshua kepada mereka. Lalu mereka mempersiapkan Paskah. Setelah hari malam, datanglah Yahshua bersama-sama dengan kedua belas murid itu. Ketika mereka duduk di situ dan sedang makan, Yahshua berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku, yaitu dia yang makan dengan Aku.” Maka sedihlah hati mereka dan seorang demi seorang berkata kepada-Nya: “Bukan aku, ya Adonai?” Ia menjawab: “Orang itu ialah salah seorang dari kamu yang dua belas ini, dia yang mencelupkan roti ke dalam satu pinggan dengan Aku. Anak Manusia memang akan pergi sesuai dengan yang ada tertulis tentang Dia, akan tetapi celakalah orang yang olehnya Anak Manusia itu diserahkan. Adalah lebih baik bagi orang itu sekiranya ia tidak dilahirkan.” Dan ketika Yahshua dan murid-murid-Nya sedang makan, Yahshua mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada mereka dan berkata: Ambillah, inilah tubuh-Ku.” Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu memberikannya kepada mereka, dan mereka semuanya minum dari cawan itu. Dan Ia berkata kepada mereka: “Inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya Aku tidak akan minum lagi hasil pokok anggur sampai pada hari Aku meminumnya, yaitu yang baru, dalam Kerajaan Elohim.” Sesudah mereka menyanyikan nyanyian pujian, pergilah mereka ke Bukit Zaitun.

Lalu Yahshua berkata kepada mereka: Kamu semua akan tergoncang imanmu. Sebab ada tertulis: Aku akan memukul gembala dan domba-domba itu akan tercerai-berai. Akan tetapi sesudah Aku bangkit, Aku akan mendahului kamu ke Galilea.” Kata Petrus kepada-Nya: “Biarpun mereka semua tergoncang imannya, aku tidak.” Lalu kata Yahshua kepadanya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada hari ini, malam ini juga, sebelum ayam berkokok dua kali, engkau telah menyangkal Aku tiga kali.” Tetapi dengan lebih bersungguh-sungguh Petrus berkata: “Sekalipun aku harus mati bersama-sama Engkau, aku takkan menyangkal Engkau.” Semua yang lainpun berkata demikian juga.

Lalu sampailah Yahshua dan murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama Getsemani. Kata Yahshua kepada murid-murid-Nya: “Duduklah di sini, sementara Aku berdoa.” Dan Ia membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes serta-Nya. Ia sangat takut dan gentar, lalu kata-Nya kepada mereka: “Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah.” Ia maju sedikit, merebahkan diri ke tanah dan berdoa supaya, sekiranya mungkin, saat itu lalu dari pada-Nya. Kata-Nya: “Ya Abba, ya Bapa, tidak ada yang mustahil bagi-Mu, ambillah cawan ini dari pada-Ku, tetapi janganlah apa yang Aku kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki.” Setelah itu Ia datang kembali, dan mendapati ketiganya sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: “Simon, sedang tidurkah engkau? Tidakkah engkau sanggup berjaga-jaga satu jam? Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan; roh memang penurut, tetapi daging lemah.” Lalu Ia pergi lagi dan mengucapkan doa yang itu juga. Dan ketika Ia kembali pula, Ia mendapati mereka sedang tidur, sebab mata mereka sudah berat dan mereka tidak tahu jawab apa yang harus mereka berikan kepada-Nya. Kemudian Ia kembali untuk ketiga kalinya dan berkata kepada mereka: “Tidurlah sekarang dan istirahatlah. Cukuplah. Saatnya sudah tiba, lihat, Anak Manusia diserahkan ke tangan orang-orang berdosa. Bangunlah, marilah kita pergi. Dia yang menyerahkan Aku sudah dekat.” Waktu Yahshua masih berbicara, muncullah Yudas, salah seorang dari kedua belas murid itu, dan bersama-sama dia serombongan orang yang membawa pedang dan pentung, disuruh oleh imam-imam kepala, ahli-ahli Taurat dan tua-tua. Orang yang menyerahkan Dia telah memberitahukan tanda ini kepada mereka: “Orang yang akan kucium, itulah Dia, tangkaplah Dia dan bawalah Dia dengan selamat.” Dan ketika ia sampai di situ ia segera maju mendapatkan Yahshua dan berkata: “Rabi,” lalu mencium Dia. Maka mereka memegang Yahshua dan menangkap-Nya. Salah seorang dari mereka yang ada di situ menghunus pedangnya, lalu menetakkannya kepada hamba Imam Besar sehingga putus telinganya. Kata Yahshua kepada mereka: “Sangkamu Aku ini penyamun, maka kamu datang lengkap dengan pedang dan pentung untuk menangkap Aku? Padahal tiap-tiap hari Aku ada di tengah-tengah kamu mengajar di Bait Elohim, dan kamu tidak menangkap Aku. Tetapi haruslah digenapi yang tertulis dalam Kitab Suci.” Lalu semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri. Ada seorang muda, yang pada waktu itu hanya memakai sehelai kain lenan untuk menutup badannya, mengikuti Dia. Mereka hendak menangkapnya, tetapi ia melepaskan kainnya dan lari dengan telanjang.

Kemudian Yahshua dibawa menghadap Imam Besar. Lalu semua imam kepala, tua-tua dan ahli Taurat berkumpul di situ. Dan Petrus mengikuti Dia dari jauh, sampai ke dalam halaman Imam Besar, dan di sana ia duduk di antara pengawal-pengawal sambil berdiang dekat api. Imam-imam kepala, malah seluruh Mahkamah Agama mencari kesaksian terhadap Yahshua supaya Ia dapat dihukum mati, tetapi mereka tidak memperolehnya. Banyak juga orang yang mengucapkan kesaksian palsu terhadap Dia, tetapi kesaksian-kesaksian itu tidak sesuai yang satu dengan yang lain. Lalu beberapa orang naik saksi melawan Dia dengan tuduhan palsu ini: “Kami sudah mendengar orang ini berkata: Aku akan merubuhkan Bait Suci buatan tangan manusia ini dan dalam tiga hari akan Kudirikan yang lain, yang bukan buatan tangan manusia.” Dalam hal inipun kesaksian mereka tidak sesuai yang satu dengan yang lain. Maka Imam Besar bangkit berdiri di tengah-tengah sidang dan bertanya kepada Yahshua, katanya: “Tidakkah Engkau memberi jawab atas tuduhan-tuduhan saksi-saksi ini terhadap Engkau?” Tetapi Ia tetap diam dan tidak menjawab apa-apa. Imam Besar itu bertanya kepada-Nya sekali lagi, katanya: “Apakah Engkau Meshiah, Anak dari Yang Terpuji?” [the Son of the Blessed One? (George Lamsa Translation), orang Yahudi tidak berani menyebut nama Elohim, yakni “YAHWEH.” Jawab Yahshua: Akulah Dia, dan kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di tengah-tengah awan-awan di langit.” Maka Imam Besar itu mengoyakkan pakaiannya dan berkata: “Untuk apa kita perlu saksi lagi? Kamu sudah mendengar hujat-Nya terhadap Elohim. Bagaimana pendapat kamu?” [Imam Besar ini tidak salah mendengar jawaban Yahshua, Ia telah berkata “Aku adalah Anak dari YAHWEH” = Akulah Dia] Lalu dengan suara bulat mereka memutuskan, bahwa Dia harus dihukum mati. Lalu mulailah beberapa orang meludahi Dia dan menutupi muka-Nya dan meninju-Nya sambil berkata kepada-Nya: “Hai nabi, cobalah terka!” Malah para pengawalpun memukul Dia. Pada waktu itu Petrus masih ada di bawah, di halaman. Lalu datanglah seorang hamba perempuan Imam Besar, dan ketika perempuan itu melihat Petrus sedang berdiang, ia menatap mukanya dan berkata: “Engkau juga selalu bersama-sama dengan Yahshua, orang Nazaret itu.” Tetapi ia menyangkalnya dan berkata: “Aku tidak tahu dan tidak mengerti apa yang engkau maksud.” Lalu ia pergi ke serambi muka (dan berkokoklah ayam). Ketika hamba perempuan itu melihat Petrus lagi, berkatalah ia pula kepada orang-orang yang ada di situ: “Orang ini adalah salah seorang dari mereka.” Tetapi Petrus menyangkalnya pula. Tidak lama kemudian orang-orang yang ada di situ berkata juga kepada Petrus: “Engkau ini pasti salah seorang dari mereka, apalagi engkau seorang Galilea!” Maka mulailah Petrus mengutuk dan bersumpah: “Aku tidak kenal orang yang kamu sebut-sebut ini!” Dan pada saat itu berkokoklah ayam untuk kedua kalinya. Maka teringatlah Petrus, bahwa Yahshua telah berkata kepadanya: “Sebelum ayam berkokok dua kali, engkau telah menyangkal Aku tiga kali.” Lalu menangislah ia tersedu-sedu.

Pagi-pagi benar imam-imam kepala bersama tua-tua dan ahli-ahli Taurat dan seluruh Mahkamah Agama sudah bulat mupakatnya. Mereka membelenggu Yahshua lalu membawa-Nya dan menyerahkan-Nya kepada Pilatus. Pilatus bertanya kepada-Nya: “Engkaukah raja orang Yahudi?” Jawab Yahshua: “Engkau sendiri mengatakannya.” Lalu imam-imam kepala mengajukan banyak tuduhan terhadap Dia. Pilatus bertanya pula kepada-Nya, katanya: “Tidakkah Engkau memberi jawab? Lihatlah betapa banyaknya tuduhan mereka terhadap Engkau!” Tetapi Yahshua sama sekali tidak menjawab lagi, sehingga Pilatus merasa heran.

Telah menjadi kebiasaan untuk membebaskan satu orang hukuman pada tiap-tiap hari raya itu menurut permintaan orang banyak. Dan pada waktu itu adalah seorang yang bernama Barabas sedang dipenjarakan bersama beberapa orang pemberontak lainnya. Mereka telah melakukan pembunuhan dalam pemberontakan. Maka datanglah orang banyak dan meminta supaya sekarang kebiasaan itu diikuti juga. Pilatus menjawab mereka dan bertanya: “Apakah kamu menghendaki supaya kubebaskan raja orang Yahudi ini?” Ia memang mengetahui, bahwa imam-imam kepala telah menyerahkan Yahshua karena dengki. Tetapi imam-imam kepala menghasut orang banyak untuk meminta supaya Barabaslah yang dibebaskannya bagi mereka. Pilatus sekali lagi menjawab dan bertanya kepada mereka: “Jika begitu, apakah yang harus kuperbuat dengan orang yang kamu sebut raja orang Yahudi ini?” Maka mereka berteriak lagi, katanya: “Salibkanlah Dia!” Lalu Pilatus berkata kepada mereka: “Tetapi kejahatan apakah yang telah dilakukan-Nya?” Namun mereka makin keras berteriak: “Salibkanlah Dia!” Dan oleh karena Pilatus ingin memuaskan hati orang banyak itu, ia membebaskan Barabas bagi mereka. Tetapi Yahshua disesahnya lalu diserahkannya untuk disalibkan.

Kemudian serdadu-serdadu membawa Yahshua ke dalam istana, yaitu gedung pengadilan, dan memanggil seluruh pasukan berkumpul. Mereka mengenakan jubah ungu kepada-Nya, menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya. Kemudian mereka mulai memberi hormat kepada-Nya, katanya: “Salam, hai raja orang Yahudi!” Mereka memukul kepala-Nya dengan buluh, dan meludahi-Nya dan berlutut menyembah-Nya. Sesudah mengolok-olokkan Dia mereka menanggalkan jubah ungu itu dari pada-Nya dan mengenakan pula pakaian-Nya kepada-Nya.

Kemudian Yahshua dibawa ke luar untuk disalibkan. Pada waktu itu lewat seorang yang bernama Simon, orang Kirene, ayah Aleksander dan Rufus, yang baru datang dari luar kota, dan orang itu mereka paksa untuk memikul salib Yahshua. Mereka membawa Yahshua ke tempat yang bernama Golgota, yang berarti: Tempat Tengkorak. Lalu mereka memberi anggur bercampur mur kepada-Nya, tetapi Ia menolaknya. Kemudian mereka menyalibkan Dia, lalu mereka membagi pakaian-Nya dengan membuang undi atasnya untuk menentukan bagian masing-masing. Hari jam sembilan ketika Ia disalibkan. Dan alasan mengapa Ia dihukum disebut pada tulisan yang terpasang di situ: “Raja orang Yahudi”. Bersama dengan Dia disalibkan dua orang penyamun, seorang di sebelah kanan-Nya dan seorang di sebelah kiri-Nya. Demikian genaplah nas Alkitab yang berbunyi: “Ia akan terhitung di antara orang-orang durhaka.” Orang-orang yang lewat di sana menghujat Dia, dan sambil menggelengkan kepala mereka berkata: “Hai Engkau yang mau merubuhkan Bait Suci dan mau membangunnya kembali dalam tiga hari, turunlah dari salib itu dan selamatkan diri-Mu!” Demikian juga imam-imam kepala bersama-sama ahli Taurat mengolok-olokkan Dia di antara mereka sendiri dan mereka berkata: “Orang lain Ia selamatkan, tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan! Baiklah Mashiah, Raja Israel itu, turun dari salib itu, supaya kita lihat dan percaya.” Bahkan kedua orang yang disalibkan bersama-sama dengan Dia mencela Dia juga. Pada jam dua belas, kegelapan meliputi seluruh daerah itu dan berlangsung sampai jam tiga. Dan pada jam tiga berserulah Yahshua dengan suara nyaring: “Eloi, Eloi, lama sabakhtani?”, yang berarti: Elohimku, Elohimku, mengapa Engkau meninggalkan Aku? Mendengar itu, beberapa orang yang berdiri di situ berkata: “Lihat, Ia memanggil Elia.” Maka datanglah seorang dengan bunga karang, mencelupkannya ke dalam anggur asam lalu mencucukkannya pada sebatang buluh dan memberi Yahshua minum serta berkata: “Baiklah kita tunggu dan melihat apakah Elia datang untuk menurunkan Dia.” Lalu berserulah Yahshua dengan suara nyaring dan menyerahkan nyawa-Nya. Ketika itu tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah [diagonal tepatnya]. Waktu kepala pasukan yang  berdiri berhadapan dengan Dia melihat mati-Nya demikian, berkatalah ia: “Sungguh, orang ini adalah Anak Elohim!” [lihat Mat 27:51-54] Ada juga beberapa perempuan yang melihat dari jauh, di antaranya Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus Muda dan Yoses, serta Salome. Mereka semuanya telah mengikut Yahshua dan melayani-Nya waktu Ia di Galilea. Dan ada juga di situ banyak perempuan lain yang telah datang ke Yerusalem bersama-sama dengan Yahshua. Sementara itu hari mulai malam, dan hari itu adalah hari persiapan, yaitu hari menjelang Sabat. Karena itu Yusuf, orang Arimatea, seorang anggota Majelis Besar yang terkemuka, yang juga menanti-nantikan Kerajaan Elohim, memberanikan diri menghadap Pilatus dan meminta mayat Yahshua. Pilatus heran waktu mendengar bahwa Yahshua sudah mati. Maka ia memanggil kepala pasukan dan bertanya kepadanya apakah Yahshua sudah mati. Sesudah didengarnya keterangan kepala pasukan, ia berkenan memberikan mayat itu kepada Yusuf. Yusufpun membeli kain lenan, kemudian ia menurunkan mayat Yahshua dari salib dan mengapaninya dengan kain lenan itu. Lalu ia membaringkan Dia di dalam kubur yang digali di dalam bukit batu. Kemudian digulingkannya sebuah batu ke pintu kubur itu. Maria Magdalena dan Maria ibu Yoses melihat di mana Yahshua dibaringkan.

Setelah lewat hari Sabat [setelah lewat pukul enam sore], Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus, serta Salome membeli rempah-rempah untuk pergi ke kubur dan meminyaki Yahshua. Dan pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu, setelah matahari terbit, pergilah mereka ke kubur. Mereka berkata seorang kepada yang lain: “Siapa yang akan menggulingkan batu itu bagi kita dari pintu kubur?” Tetapi ketika mereka melihat dari dekat, tampaklah, batu yang memang sangat besar itu sudah terguling. Lalu mereka masuk ke dalam kubur dan mereka melihat seorang muda yang memakai jubah putih [malaikat] duduk di sebelah kanan. Merekapun sangat terkejut, tetapi orang muda itu berkata kepada mereka: “Jangan takut! Kamu mencari Yahshua orang Nazaret, yang disalibkan itu. Ia telah bangkit. Ia tidak ada di sini. Lihat! Inilah tempat mereka membaringkan Dia. Tetapi sekarang pergilah, katakanlah kepada murid-murid-Nya dan kepada Petrus: Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia, seperti yang sudah dikatakan-Nya kepada kamu.” Lalu mereka keluar dan lari meninggalkan kubur itu, sebab gentar dan dahsyat menimpa mereka. Mereka tidak mengatakan apa-apa kepada siapapun juga karena takut.

Dengan singkat mereka sampaikan semua pesan itu kepada Petrus dan teman-temannya. Sesudah itu Yahshua sendiri dengan perantaraan murid-murid-Nya memberitakan dari Timur ke Barat berita yang kudus dan tak terbinasakan tentang keselamatan yang kekal itu. Setelah Yahshua bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari padanya Yahshua pernah mengusir tujuh setan. Lalu perempuan itu pergi memberitahukannya kepada mereka yang selalu mengiringi Yahshua, dan yang pada waktu itu sedang berkabung dan menangis.  Tetapi ketika mereka mendengar, bahwa Yahshua hidup dan telah dilihat olehnya, mereka tidak percaya. Sesudah itu Ia menampakkan diri dalam rupa yang lain kepada dua orang dari mereka, ketika keduanya dalam perjalanan ke luar kota. Lalu kembalilah mereka dan memberitahukannya kepada teman-teman yang lain, tetapi kepada merekapun teman-teman itu tidak percaya. Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya. Lalu Ia berkata kepada mereka: Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya:

  • mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku,
  • mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,
  • mereka akan memegang ular,
  • dan sekalipun mereka minum racun maut,
  • mereka tidak akan mendapat celaka;
  • mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.”

Sesudah Adonai Yahshua berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Elohim. Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Adonai turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya. (Markus 14-16).

Selamat Hari Paskah ; Happy Pesakh ; Happy Passover untuk Anda semua!!

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Skandal sex abuse anak Gereja Roma Katolik tumbuh seperti jamur


“Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing, dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya. (Mat 25:31-33)

Artikel ini ditulis untuk menelanjangi perbuatan-perbuatan Iblis yang bekerja melalui Gereja Roma Katolik (1Yoh 3:8), sehingga umat Katolik mampu melihat Terang yang sesungguhnya (Yoh 1:9). Perlu diingat bahwa diantara pekerja-pekerja institusi Gereja Roma Katolik yang jahat, tidak sedikit yang berhati murni, haus untuk melayani tuan mereka yang sesungguhnya, Yahshua Ha Mashiah, (Wah 18:4). Sementara saya menulis artikel ini perut saya merasa mual ingin muntah dan air mata saya berlinang sedih karena mengingat penderitaan para korban sex abuse ini dan mengingat sanak-famili, teman-teman yang disesatkan oleh Gereja Roma Katolik.

Pemisahan harus segera dilakukan sebelum kedatangan Yahshua yang kedua kalinya untuk memulai Pengadilan Terakhir-Nya.

Dr. Alberto Rivera,  ex-pastor Jesuit (Serikat Yesus) membongkar skandal sex di dalam institusi Gereja Roma Katolik ketika ia menyadari bahwa institusi yang ia layani ini adalah tidak sesuai dengan kebenaran Alkitab. Tahun 1985 ketika pertama kali saya dan teman satu universitas mendengar pengakuan pertobatan Dr. Alberto Rivera, kami mencari bukunya. Seluruh toko buku Kristen di Jakarta kami kunjungi, tidak ada satupun yang menjualnya! Ketika kami bertanya kepada para penjual buku Kristen itu, jawaban mereka ”Kami belum pernah mendengar nama Dr. Alberto Rivera.”

Tahun 1985, buku-buku tentang Dr. Alberto Rivera seperti buku terlarang saat itu, mungkin dapat disamakan seperti majalah atau buku porno dan buku-buku faham Komunis. Singkat  cerita setelah kami banyak bertanya dan mencari, akhirnya kami dapatkan yang kami cari, mereka dijual secara sembunyi-sembunyi di sebuah ”toko buku” di dalam sebuah pasar. Saat itu baru ada dalam bentuk komik dan berbahasa Inggris. Perlu untuk diingat, ex-pastor Serikat Yesus ini berkata bahwa organisasi rahasia Serikat Yesus ini indentik dengan sekte Freemasonery dan partai Komunis Spanyol, General Jesuit (dikenal sebagai Black Pope atau Paus Hitam) mengenakan cincin (sebagai materai otoritasnya) berlambang Freemason (Jangka).  

Dr. Alberto Rivera menceritakan betapa jahatnya tentara rahasia Gereja Roma Katolik ini, baik di dalam institusi maupun di luar institusinya

Kejahatan di dalam institusi Gereja Katolik. Diantaranya adalah:

  • Perbuatan homo-sex diantara pemimpin dan pekerja orang-orang biara Roma Katolik, termasuk diantara para nunes (suster-suster biara). Perbuatan sumbang ini terjadi antara suka-sama-suka dan juga pemaksaan (antara pemimpin dengan murid calon imam dan calon biara)
  • Kejahatan lainnya ialah pembunuhan bayi-bayi. Dr. Rivera bercerita bahwa tulang-tulang bayi banyak ditemukan di biara-biara Katolik. Besar kemungkinan ini berasal dari calon-calon suster yang telah dipaksa melayani atasan mereka dan para wanita yang hamil diluar nikah dan ”diselamatkan” dan kemudian bergabung menjadi murid-murid biara Katolik.
  • Pembunuhan berencana diantara mereka sendiri, baik yang tidak setuju dengan doktrin dan keputusan atasan (beberapa paus yang berhati murni telah mati diracun, salah satu contohnya) maupun bagi ”penghianat” seperti Dr. Alberto Rivera ini. Dr. Rivera terancam mati kenegara manapun ia berada. Orang-orang yang dikuasai Setan tersebut akhirnya berhasil membunuh dia.

Kejahatan di luar institusi Roma Katolik. Dr. Alberto Rivera berkata bahwa Institusi Roma Katolik adalah biang dari banyak kekacauan besar di dunia baik politik maupun Gereja-gereja Protestant, Holywood dan Casino Dalas pun telah dikuasainya.

Kita sekarang melihat skandal sex abuse anak yang terjadi pada banyak gereja-gereja Roma Katolik di berbagai negara.  Ketika pertama kali berita ini merebak di awal tahun 1990, dunia berpikir itu suatu peristiwa ”kecelakaan.” Dunia tidak ambil perduli, Dunia berpikir bahwa itu hanyalah sekedar masalah intern Gereja Roma Katolik belaka. Skenario itu telah berubah di abad 21 ini: itu bukan sekedar ”kecelakaan” – setiap orang pasti pernah berbuat salah, benar tidak?, namun ”kecelakaan” yang terus menerus selama lebih dari 40 tahun – menurut beberapa ex-pastor Katolik bukanlah kecelakaan, sebab mereka berkata itu bukan “berita” baru:

  • Dr. Pastor Alberto Rivera, dalam buku “Alberto, based on a true story” berkata bahwa tubuh-tubuh bayi ditemukan di terowongan bawah tanah yang menghubungkan gedung pastor dengan gedung suster Katolik di banyak tempat di Spanyol dan Roma pada tahun 1930-35. Yang membuat jemaat Katolik Spanyol menghancurkan gedung-gedung tersebut. Gambar dapat dilihat di buku tersebut.
  • Pastor Clarles Chiniquy pada bukunya “50 Years in the Church of Rome,” skandal sejenis itu sudah umum terjadi sejak  dijamannya: abad 18.

Yahshua memperingatkan dengan keras: “Tetapi barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil ini yang percaya kepada-Ku, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut. (Mat 18:6)

Dunia sekarang bertanya, ”Siapakah yang harus diadili dari skandal sex abuse anak di dalam Gereja Roma Katolik ini?”

Mari kita lihat sejenak skandal-skandal sex-abuse anak ini:
Ireland. Sedikitnya 150 pekerja Gereja Roma Katolik di Ireland sudah terlibat didalam skandal  sex abuse anak lebih dari periode 67 tahun. menurut laporan telgegrah.co.uk news.

Berapa banyak korbanya? New York Times menulis, ”Puluhan ribu anak-anak Ireland telah dilecehkan secara sex, tubuh dan emosi oleh suster-suster, pendeta-pendeta dan pihak lainnya selama lebih dari 60 tahun di tempat-tempat tinggal sekolah yang dijalankan oleh Gereja [Roma Katolik]…, menurut sebuah laporan yang diterbitkan di Dublin pada hari Rabu; New York Times, May 20, 2009. Anak-anak malang ini sekarang berusia antara 50 sampai 80 tahun.

Lebih dari 30.000 anak-anak yang telah dikirim ke tempat-tempat lebih dari 6 dekade, laporan berkata, karena alasan-alasan:

  • sering melawan keinginan-keinginan keluarga mereka dan karena tekanan dari kekuasaan pastor-pastor setempat. Orang-orang tua dipaksa oleh Gereja Roma untuk menyerahkan anak-anak mereka untuk tujuan melayani intitusi gereja tersebut, persis seperti yang dilakukan oleh  institusi Taliban di Afganistan di abad 21 ini.
  • mereka telah dikirim karena keluarga-keluarga mereka tidak mampu merawat mereka,
  • karena ibu-ibu mereka telah melakukan perzinahan atau melahirkan diluar nikah, atau satu dari orang tua mereka sakit, atau pemabok atau terlalu kasar terhadap mereka.
  • mereka juga telah dikirm karena kejahatan kecil seperti mencuri makanan atau karena gagal disekolah umum.

Penyanyi Ireland, Sinead O’Connor, seorang Katolik yang mengasihi Elohim berkata bahwa, “Seharusnya ada sebuah penyelidikan kriminal yang penuh atas Paus Yohanes II.” Penyanyi wanita ini menjadi tidak terkenal di tahun 1992 sejak merobek foto Paus Yohanes II di depan camera American TV, perbuatannya itu dilakukan untuk mengeritik Gereja Roma karena gagal melindungi anak-anak yang telah menjadi korban skandal sex abuse para pastornya. Lost Angeles Times news. ”There should be…”

Amerika Serikat. Pastor di Wisconsin telah melakukan pelecehan sex terhadap 200 anak-anak tuli antara  1950-1974, New York Times.com.

Holland. Tangan pria remaja  ini dipaksa oleh seorang pastor untuk menyentuh bagian sensitif pastor tersebut. Esok harinya ia dipanggil untuk menhadap pastor tersebut dan  dikatakan kepada remaja ini, ”Itu seharunya tidak boleh terjadi.” Dia memberi saya pengampunan; dia mengampuni dosa saya. Itu telah membuat saya lebih bingung lagi,” remaja ini bercerita.

Melihat curahan baru-baru ini tuduhan pelecehan anak oleh pastor-pastor yang telah juga merendap di Holland, Switzerland, Austia, Polandia dan Italia, seorang pengamat veteran tentang Vatikan berkomentar: “Ini adalah tantangan terbesar untuk Gereja [Roma Katolik] di dalam masa modern sejak penggabungan Italy  di tahun 1861 atau Perang Dunia II,” tulis Financial Times (17 Maret 2010) “Pope battles to contain abuse scandal.”

Jerman. Saudara kandung laki-laki Paus Benedict XVI juga terlibat di dalam menutup-nutupi skandal ini. Sedikitnya ada 100 perkara pelecehan sex anak yang telah dilaporkan di dalam rumah-rumah sekolah Serikat Yesus di seluruh Jerman.

Peristiwa pelecehan ini juga terjadi di Inggris, Australia, Mexico, Kanada dan banyak tempat lagi di dunia.

Paus mengetahui namun menutupinya. Paus Yohanes II dan pembantunya, Kardinal Joseph Ratzinger yang sekarang menjadi Paus Benedictus XVI telah mengetahui skandal-skandal sex abuse anak diantara para pastor Katolik lama sekali, namun berdiam diri.

Gereja Roma Katolik adalah institusi rohani yang berfungsi berdasarkan hirarki yang absolute (struktur kepemimpinan piramid), artinya, segala sesuatu (aksi dan reaksi) terlaksana atas keputusan Paus.

Berikut ini beberapa kutipan surat kabar yang menyatakan bahwa Paus telah tahu perbuatan mesum pekerja-pekerja gerejanya jauh sebelum surat kabar sekuler membongkarnya.

“Korespondensi internal dari uskup di Wisconsin langsung kepada Kardinal Joseph Ratzinger, paus masa depan, menunjukkan bahwa sementara para pejabat gereja berjuang mengenai apakah imam harus dipecat, pioritas tertinggi mereka adalah melindungi gereja dari skandal. Masalah Wisconsin ini melibatkan pastor Amerika, Rev. Lawrence C. Murphy yang bekerja untuk sekolah bagi anak-anak tuli dari tahun 1950 ke 1974.” Surat kabar ini melanjutkan, “Tetapi itu adalah hanya satu dari ribuan masalah-masalah yang telah diteruskan oleh uskup-uskup kepada kantor Vatikan yang disebut The congregation for the Doctrine of the Faith, yang dipimpin oleh Kardinal Ratzinger dari tahun 1981 ke 2005.”

Hanya 20 persent dari 3000 imam yang tertuduh yang siapa kasusnya telah pergi ke Vatikan antara tahun 2001 ke 2010 telah diproses, dan hanya sedikit dari mereka yang dipindahkan tempat tugasnya.

Karena tidak ada respond dari Kardinal Ratzinger, Arkibishop Weakland telah menulis kekantor Vatikan yang berbeda di bula Maret 1997, mengatakan masalahnya urgent sebab seorang lawyer telah siap membawanya kepegadilan, masalah akan dapat menjadi publik dan “skandal sebenarnya di masa depan nampak sangat mungkin.” NewYorkTimes.com 25 Maret 2010

Goal dari Kardinal Ratzinger, sekarang Paus Benedict, adalah (was) menjaga rahasia ini,” Peter Isely, direktur dari the Survivors Network of those Abused by Priests, kata kantor berita The Associated Press. “Ini adalah kasus pedofilia paling tak terbantahkan yang Anda bisa dapatkan.”

Jeff  Anderson & Associates Advocates, sebuah organisasi yang terlibat di dalam penyelidikan skandal pastor-pastor Katolik pada paragraph pertamanya menulis, “(Maret 25) – Hanya berberapa hari setelah Paus Benedict XVI mengeritik uskup-uskup Ireland karena menutup-nutupi pekerja gereja yang terlibat didalam pelecehan seksual di Ireland, document-dokument baru menunjukan dia tidak melakukan apa-apa untuk mendisiplin pastor-pastor Wisconsin yang ia telah tahu sejumlah penyerangan sex anak-anak laki yang tuli tersebut – dan ada kemungkinan [Paus] telah menutup persidangan gereja dalam masalah ini.

TV France24 melaporkan perkataan Jeff Anderson: “Paus Benedictus XVI telah mengetahui skandal sex-abuse anak ini sejak tahun 1950, namun tetap menutup-nutupinya.”

Paus dengan jubah merah dan lambang Setan pada kedua jari-jari tangannya.

Pemimpin teras atas Gereja Roma Katolik sering kali “menghukum” para pastor dan pekerja gerejanya yang terlibat di dalam skandal pelecehan sex anak ini hanya dengan cara memindahkan pastor pedofilia tersebut ke negara lain. Dan mereka melakukan perbuatan mesum mereka di tempat yang baru.

Keluarga dari para korban, banyak yang mengatakan bahwa “meminta maaf” dengan kata-kata saja tidak cukup, apalagi dengan menutup masalah tersebut dengan pernyataan “Gereja bangkrut tidak mampu membayar biaya ganti rugi”, karena kenyataannya Gereja Roma Katolik memiliki harta kekayaan yang dipercayai salah satu institusi terkaya di dunia – melalui rampasan perang, purgatori, kolekte, money loundry (bank, petrol, casino dsb.) dan lain-lain

Pemecatan pastor-pastor di Ireland nampak sesuatu yang munafik, sebab Paus Benedict XVI yang sebelumnya adalah Kardinal sebagai kepala dan mengetahui skandal ini puluhan tahun sebelumnya, namun tidak mengambil tindakan tegas. Di dalam dunia sekuler dan terlebih rohani kesalah besar demikian  pastilah akan membuat pemimpin itu mengundurkan diri dari jabatannya.

Jadi, siapakah yang harus diseret kemeja pengadilan, para pendeta dan kepala suster biaya Katolik atau Paus? Adilnya ialah semua para pelaku skandal pelecehan sex anak tersebut, terlebih lagi Kardinal yang sekarang menjadi Paus Benedict XVI. Doktrin Roma Katolik yang melarang para pastornya menikah namun – SENGAJA – harus mendengarkan “pengakuan dosa jemaat” yang penuh dengan cerita sex  (keluarga, skandal, perzinahan, pornografi dan sejenisnya) persis sama dengan memaksa mereka minum bir dan wine sebanyak-banyaknya  tapi dilarang mabuk!!

Dari sisi Kristianiti, skandal sex abuse dan pedofilia di Gereja Roma Katolik yang melibatkan begitu banyak pekerja-nya dan terjadi bertahun-tahun tanpa ditindak-lanjut membuktikan bahwa Gereja Roma Katolik adalah Gereja Antikristus.

Gereja ini terus mencoba merusak citra Bapa Sorgawi, Yahshua Ha Mashiah dan Roh Kudus di mata Dunia. Inilah cara Roma menyesatkan bukan saja orang-orang Katolik tetapi juga orang-orang yang belum mengenal Injil Kerajaan Sorga.

Kata “Anti” pada Antikristus memiliki dua makna:

  • Melawan terang-terangan: merubah hukum dan waktu YAHWEH, menolak korban Yahshua di salib dengan cara memakai lambang “Salib terbalik”, “Salib Bengkok”, “Tubuhnya tetap tersalib (Alkitab menulis bahwa Yahshua telah menang atas Kematian, melalui Kebangkitan-Nya).
  • Melawan dengan cara pemalsuan: Berbaju Kristen, mengaku Kristen, bicara seperti Kristen, tetapi berbuat kebalikan dari apa yang Yahweh Yahshua Ha Mashiah perintahkan untuk dilakukan.

Alkitab telah menubuatkan tentang lahirnya Gereja Roma Katolik, waktu penghukuman baginya sudah dekat! Inilah wahyu Yahshua Ha Mashiah (Yesus Kristus) kepada rasul Yohanes di pulau Patmos yang tertulis pada kitab Wahyu:

Dan perempuan itu memakai kain ungu dan kain kirmizi yang dihiasi dengan emas,  permata dan mutiara, dan di tangannya ada suatu cawan emas penuh dengan segala kekejian dan kenajisan percabulannya. Dan pada dahinya tertulis suatu nama, MYSTERY, BABYLON THE GREAT, THE MOTHER OF HARLOTS AND ABOMINATIONS OF THE EARTH [KJV]. (suatu rahasia: “Babel besar, ibu dari wanita-wanita pelacur dan dari kekejian bumi.”) Dan aku melihat perempuan itu mabuk oleh darah orang-orang kudus dan darah saksi-saksi Yahshua. Dan ketika aku melihatnya, aku sangat heran. (Wah 17:4-6)

Kemudian dari pada itu aku melihat seorang malaikat lain turun dari sorga. Ia mempunyai kekuasaan besar dan bumi menjadi terang oleh kemuliaannya. Dan ia berseru dengan suara yang kuat, katanya: “Sudah rubuh, sudah rubuh Babel, kota besar itu, dan ia telah menjadi tempat kediaman roh-roh jahat dan tempat bersembunyi semua roh najis dan tempat bersembunyi segala burung yang najis dan yang dibenci, karena semua bangsa telah minum dari anggur hawa nafsu cabulnya dan raja-raja di bumi telah berbuat cabul dengan dia, dan pedagang-pedagang di bumi telah menjadi kaya oleh kelimpahan hawa nafsunya.” Lalu aku mendengar suara lain dari sorga berkata: “Pergilah kamu, hai umat-Ku, pergilah dari padanya supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya, dan supaya kamu jangan turut ditimpa malapetaka-malapetakanya. Sebab dosa-dosanya telah bertimbun-timbun sampai ke langit, dan Elohim telah mengingat segala kejahatannya. Balaskanlah kepadanya, sama seperti dia juga membalaskan, dan berikanlah kepadanya dua kali lipat menurut pekerjaannya, campurkanlah baginya dua kali lipat di dalam cawan pencampurannya; berikanlah kepadanya siksaan dan perkabungan, sebanyak kemuliaan dan kemewahan, yang telah ia nikmati. Sebab ia berkata di dalam hatinya: Aku bertakhta seperti ratu, aku bukan janda, dan aku tidak akan pernah berkabung.  (Wah 18:1-7)

Bukan saatnya lagi kita bermain-main dengan agama, kedatangan Yahshua Ha  Mashiah sudah begitu dekat, nubuatan-Nya pada Matius 24 sudah hampir tergenapi seluruhnya, hanya tinggal menunggu waktu masak, untuk siap dituai. Kasihanilah jiwa Anda sendiri, berdamailah dengan YAHWEH sebelum kematian memanggil Anda.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Pekerjaan Setan dan dampaknya atas kehidupan manusia


Dan aku melihat dari mulut naga dan dari mulut binatang dan dari mulut nabi palsu itu keluar tiga roh najis yang menyerupai katak. Itulah roh-roh setan yang mengadakan perbuatan-perbuatan ajaib, dan mereka pergi mendapatkan raja-raja di seluruh dunia, untuk mengumpulkan mereka guna peperangan pada hari besar, yaitu hari Elohim Yang Mahakuasa. (Wah 16:13-14)

Dari 6,8 milliar penduduk dunia di Bumi, lebih dari 90% populasinya tidak tahu apa yang sesungguhnya Setan atau Iblis telah dan sedang kerjakan. Dengan kata lain, lebih dari 6,12 milliar orang di Bumi tidak mengenal trik-trik atau tipuan-tipuan Iblis.

Apakah kemungkinan besar Anda termasuk dalam golongan besar orang yang tidak tahu apa yang Iblis sedang perbuatan – termasuk tipuannya pada diri Anda? Periksalah Daftar Panjang Perbuatan Setan ini untuk mengetahui di golongan mana Anda berada.

Floyd McClung percaya bahwa, ”Jika kita tidak mengenali pekerjaan Setan maka kita tidak dapat menjadi orang-orang suci.” Floyd memberi alasannya, ”Banyak orang-percaya mencoba untuk ”tinggalkan [Setan] sendiri baik-baik” dengan berpikir – sebagaimana saya pernah lakukan – bahwa jika mereka mengabaikan Setan dan trik-triknya maka dia tidak akan mempengaruhi mereka secara pribadi. Tetapi Setan adalah deiti atau ilah jaman akhir yang jahat ini, dan kita harus mengenali serangan-serangan rohaninya atas kita.” Penekanan ditambahkan.

Iblis atau Setan digambarkan sebagai salesman yang tidak pernah menyerah dan tidak sopan, ”Setan mengetuk pintu rumah Anda. Saat Anda membuka pintu rumah Anda untuk mengintip siapa si pengetuk pintu tersebut, ia akan tersenyum selebar mungkin namun sementara tersenyum salah satu kakinya masuk menganjal pintu Anda. Ia akan berusaha sekuat mungkin untuk masuk kedalam kehidupan Anda, baik melalui jalan lembut atau kasar!” Dan kemudian … menjadikan Anda sebagai budaknya secara suka rela atau dengan paksaan – tentunya dengan jalan tipuan, sebab sesungguhnya tidak ada seorangpun yang bersedia menjadi budak kejahatan jika orang itu tahu upah apa yang ia akan dapatkan.

Pekerjaan Iblis sangat luas, melibatkan semua aspek kehidupan manusia:

  • jasmani: melalui dunia politik, sosial, budaya, perdagangan, olah raga (Wah 18:3)
  • jiwani: melalui dunia pendidikan, philosophy (2Kor 4:4; 10:4-5)
  • rohani: melalui agama, kepercayaan batin (Yes 19:3; Maz 135:15; Ef 2:1-2)

Yahshua memanggil Iblis sebagai ”Bapa segala dusta” (Yoh 8:44), sebagaimana Anda bisa lihat pada daftar di bawah ini,

  • Iblis selalu mengajarkan segala sesuatu yang berkontradiksi satu-sama lainnya,
  • di lain hal ia berkata racun adalah obat dan sebaliknya obat adalah racun.
  • mengajari pemberontakan terhadap autoritas resmi yang Elohim telah tetapkan, namun dilain pihak menciptakan diktator-dikatator
  • Atau ia berubah menjadi ’orang kudus berbaju Kristen’ namun bertindak menjelekkan Kekristenan dengan pola hidupnya dengan tujuan membuat penduduk dunia berpikir bahwa Kekristenan yang diajarkan Yahshua dalam Alkitab adalah seperti pola hidup Iblis tersebut.

Inilah daftar panjang pekerjaan Iblis tersebut. Jangan terkejut jika Anda dapati di dalam daftar ini bahwa Anda termasuk salah satu orang yang telah tertipu! Dan jangan kuatir dan takut, YAWHEH telah menyediakan jalan keluar untuk Anda dari jebakan dan pengaruhnya!!

Pekerjaan Setan/ Iblis dan dampaknya dalam kehidupan jasmani manusia
Banyak bisnisman telah percaya bahwa bisnis dagang yang berhasil haruslah disertai dengan bumbu “sex, sensual atau berbau porno”, itu nampak pada dunia olahraga, kendaraan pribadi, musik-Video, film dan lain sebagainya. Ini adalah cara Iblis menyeret penduduk dunia kedalam lumpur dosa dan perasaan bersalah. Produser Holywood dan MTV tidak sadar bahwa mereka telah menjadi boneka-boneka Iblis. Yahshua berkata kepada murid-murid-Nya: “Tidak mungkin tidak akan ada penyesatan, tetapi celakalah orang yang mengadakannya. (Luk 17:1)

Setan menipu banyak orang dengan keyakinan jahat, bahwa berdagang tanpa menipu adalah tidak mungkin. Namun Elohim berkata: Neraca serong adalah kekejian bagi YAHWEH, tetapi Ia berkenan akan batu timbangan yang tepat. (Ams 11:1; juga Imam 19:36). Ia berjanji akan menghukum perdagangan yang curang ini (Mika 6:11)

Iblis dan roh-roh jahatnya semakin berhasil mengelabui manusia di akhir jaman, semakin bertambahnya pengetahuan manusia semakin mudah dan sembarangan mereka membunuh sesamanya. Tindakan jahat ini didasari dari masalah uang, kehormatan diri sendiri/ kelompok dan keamanan diri sendiri yang palsu (menghindari malu dan pengadilan karena perbuatan dosanya), lebih parah lagi “atas nama agama.” . Sesungguhnya YAHWEH menjanjikan pengampunan yang besar atas dirinya jika ia mau bertobat (Yes 1:16-18),  namun banyak orang telah memilih “masuk lebih dalam kedalam jeratan Iblis.”

Pekerjaan Setan/ Iblis dan dampaknya dalam kehidupan jiwani manusia
Dalam Modernism, Iblis mengajar bahwa mujizat-mujizat hanyalah imajinasi semata, kata halus dari impossible, dan anehnya 150 tahun lalu Iblis dalam universitas Atheism, yang tidak percaya adanya Elohim dan segala dunia mujizat, ia mengajar mujizat: ”Monyet telah menjelma menjadi manusia!” Tololnya ajaran Iblis ini – yang anak SD saja bisa lihat – ialah jika memang manusia berasal dari monyet, mengapa monyet tetap ada dan tidak pernah terlihat di jalan-jalan atau di hutan-hutan sekalipun adanya mahluk yang sedang berevolusi/ dalam masa transisi setengah monyet-setengah manusia atau binatang laut menjadi binatang darat. Dari jaman Mesir kuno sampai sekarang kodok tetap kodok (kodok > kecebong > kodok) dan monyet (dengan segala jenisnya) pada jaman India kono tetap monyet sampai sekarang. Adam dan Hawa manusia pertama adalah manusia sempurna seperti manusia abad modern ini. Atheism adalah Antikristus.

Melalui professor-professor Modernism, Iblis mempertanyakan SETIAP ayat-ayat Alkitab: “benarkah Elohim bicara seperti itu?, benarkah firman Elohim tetap absolute untuk kehidupan moral manusia?, benarkah mujizat-mujizat di Alkitab pernah terjadi?”, kebalikannya, kepada para dosen dan guru sekolah ia mengklaim bahwa Teori-teori Chales Darwin (yang belum mencapai 200 tahun dan teorinya terus berevolusi) adalah absolute.

Iblis mengklaim bahwa cakrawala, bumi ini tercipta karena teori (probabilty/ kebetulan) big bang. Bapa Pendusta memang professor Dusta yang luar biasa, mengklaim teorinya yang baru berumur 150 tahun dan mempertanyakan catatan Alkitab yang berumur lebih dari 3400 tahun lamanya (kelima kitab nabi Musa).

”Alkitab tidak scientific!,” Iblis memproklamasikan di depan para Rationalist, faktanya ialah para Scientist kenamaan seperti Newton, Galileo, Kepler, Maxwel dll. adalah orang-orang yang percaya bahwa Alkitab  adalah firman Elohim.

Formula kebohongan terbaru Iblis kepada para penganut Modernism dan Rationalism ialah isi Alkitab mengajar kebencian dan perpecahan (ini salah satu tuduhan yang dipakai Iblis melalui Vatikan di hadapan para pemimpin Perancis di tahun 1525; Paus Gregory XIII bertanggung jawab atas pembantaian para Protestant Huguenot Perancis, a.k.a. Bartholomew’s massacre. History of the Protestants of France dan History of the Reformation in Europe in the time of Calvin), jadi para politikus di negara-negara Barat sekarang sedang giat menggoalkan sebuah hukum baru yaitu: “hate crime law” tepat sama seperti tahun 1793 di Perancis; menolak Deity yang hidup dan menggantikan dengan deiti Kebebasan dan Reason a.k.a. deiti Rationalism.

Yang mengejutkan (bagi yang nuraninya masih kerja, tentunya) ialah kepada para pemimpin Modernism dan Rationalism ini  Iblis memberi ‘penerangan-jiwa’ bahwa prilaku homosexuality dan anarchies harus dilindungi oleh hukum HAM dan badan agama. Mereka menggenapi 4 kata Celaka pada Yesaya 5:18-23! Anda percaya atau tidak pemberian perlindungan hak pada dua perkara jahat ini di USA adalah teknik jahat musuh untuk menguasai rakyat dan negara USA, merubah negara bermoral menjadi negara totalitarian, menjadikan sebuah negara budak Antikristus (Wah 13:11-18).

Pekerjaan Setan/ Iblis dan dampaknya dalam kehidupan Rohani manusia
Iblis bekerja di orang atheis sampai di orang beragama. Ia berkata kepada orang atheis: “There is no God, Non-sense dengan Setan dan segala malaikat dan roh-roh jahat. Singkat kata, sesungguhnya tidak ada dunia roh!” Namun kepada orang-orang beragama Iblis berkata: “Ya kamu benar bahwa there is God, [sebab ia tidak bisa lagi menahan Alkitab untuk dibaca orang], tapi tidak perlu sungguh-sungguh.”

Iblis membuat agama-agama dan mengajar: “Kamu boleh memilih salah-satu agama tersebut, boleh fanatik dengan agama kamu, dan boleh sembah apapun yang kamu mau sembah, tetapi jangan menyembah Elohim Abraham, Elohim Ishak, Elohim Israel yang nama-Nya ialah YAHWEH atau Yahshua Ha Mashiah.”

Sejak abad 19, Iblis telah membangkitkan generasi baru Amerika Serikat yang tetap percaya bahwa ”there is God” dan agama adalah bagian penting dari politik dan kepercayaan mereka (poll 2009 menyatakan bahwa penduduk USA believe in God), namun tidak berpikir bahwa mereka perlu untuk hidup seperti apa yang diperintahkan firman-Nya. Sebab untuk kebanyakan orang Amerika Serikat kata God (monotheism) telah menjadi Gods (polytheism); Almighty God telah menjadi Liberty and Tolerant God.

Sementara kepada penganut faham Komunis Iblis berkotbah there is no God”, namun  kepada para penganut Spiritism ia berktobah: “You, yourself are gods!” Ini jenis tipuan tertuanya yang ia telah pakai kepada Adam dan Hawa: “You shell be as gods” (Kej 3:5)

Iblis memakai Tradisi dan Inkuisisi Gereja Roma Katolik untuk membuat ajaran Yahshua (Kristianiti) di Europa menjadi bagian dari ”pelayanan agamawi” sebagai ganti dari ”Jalan kehidupan.” Buah dari perbuatan Gereja Roma ini membuat Perancis, sejak abad ke 18, tepatnya tahun 1793, pada Revolusi Perancis (1789-1799) menyatakan ajaran Alkitab sebagai ajaran yang berbahaya untuk kesatuan negaranya. Penganutnya dipenjarakan dan dibakar hidup-hidup. Iblis sungguh berhasil di negeri ini. Tekanan yang berat dan sangat panjang dari roh agamawi dan tradisi ini membuat Revolusi Perancis seperti “kuda yang lepas dari kandang,” Dengan mottonya: Kebebasan, Kesamaan dan Persahabatan” (motto yang sama dengan aliran Free-Masonry) mereka menjadi tirani dan pengacau rakyatnya sendiri sebagai ganti Kebebasan; kecurigaan kepada hal-hal yang bersifat kekristenan, dan kejahatan politik sebagai ganti Kesamaan; dan sebagai ganti Persahabatan akibatnya  ribuan orang mati dibantai. Iblis telah berhasil menaruh topeng motto yang sejenis di atas kepada Amerika Serikat (ingat bahwa Patung Liberty di USA berasal dari Free Masonry Perancis!), dunia sedang melihat kehancuran negara super power ini, yang ditakutkan Revolusi Perancis berdarah di abad 18 akan menimpa USA, jika faham liberal ini tidak dihentikan: Perang Sipil.

Kebebasan, kesamaan hak dan persahabatan tanpa nilai-nilai kebenaran Alkitab (takut akan Elohim, kekudusan hidup, saling menghormati dan mengasihi) akan menciptakan moral yang palsu dan membinasakan hati nurani yang sehat yang berakhir pada kehidupan yang liar dan anarkis.

Sebaliknya pemaksaan agama, tidak akan menghasilkan buah yang baik dan kekal melainkan kehancuran yang parah. Saya yakin Elohim meluaskan Iblis memakai agama Islam untuk memindahkan kendali “roh Kebebasan” yang tanpa batas di Bumi ini (USA pada khususnya) dengan “roh Penundukan penuh” (arti kata Islam) melalui hukum Sariah – ancaman, ketakutan dan hukuman matinya. Berpindah dari ekstrim kiri ke ekstrim kanan. Dan pada akhirnya mencapai titik steady state, yakni  manusia menemukan “Kebebasan yang sebenarnya” yaitu kebebasan hidup suci yang berdasarkan cinta dan hormat kepada Pencipta mereka. Inilah sesungguhnya yang dimaksud oleh Yahshua di dalam Yohanes 8:32: “dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.”

Kebenaran di sini bukanlah “mengetahui dan mendapatkan HAK kebebasan kita” tetapi ”tinggal tetap di dalam firman-Nya!!” (ayat 31). Tetapi pengertian kuasa dari kekuatan MENYERAHKAN HAK PRIBADI KITA KE TANGAN PENCIPTA KITA.  Itulah sebab Ia berkata “Barangsiapa mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya. (Mat 10:39; 16:25; Mark 8:35; Luk 9:24; Yoh 12:25)

Iblis kepada orang Kristen – melalui guru-guru dan para nabi palsunya – menghembuskan angin pengajaran yang tidak full Gospel. Contoh: ajaran hidup makmur (misalnya: Joel Osteen; Your Best Life Now dsb.). Yang membuat banyak orang Kristen tanpa sadar memperlakukan YAHWEH, Tuan atas segala tuan dan Raja atas segala raja menjadi pelayan kebutuhan napsu daging mereka, datang kepada-Nya hanya saat mereka membutuhkan berkat, pertolongan, dan keselamatan perjalanan, bisnis dan kehidupan mereka. Persis sebagaimana banyak orang datang kepada Buddha, dewa-dewi Hindu, para dukun.

Kepada orang-orang Animisme dan yang percaya pada dukun-dukun Iblis secara terang-terangan menunjukkan keberadaan dirinya (Imam 19:31) namun kepada beberapa sekelompok denominasi Protestant dan faham Atheism Iblis mengajar bahwa ia dan roh-roh jahatnya tidak ada, semua penyakit dan penderitaan manusia hanyalah kesalahan dan kebodohan manusia semata atau “salib kita atau berkat Elohim” sekelompok Protestant menyebutnya. Mereka menyangkal sama sekali bahwa Yahshua Ha Mashiah sendiri sepanjang hidupnya berurusan dengan Iblis dan pasukannya dan Ia mengajar umat-Nya untuk menyembuhkan orang-orang dari pekerjaan-pekerjaan roh-roh jahat tersebut. Salah satu buku yang baik dalam membahas Iblis dan mengusirnya ialah CHRISTIAN Set Yourself Free oleh Graham & Shirley Powell.

Kerja keras Iblis dan antek-anteknya di akhir jaman ini, bukanlah karena mereka tahu bahwa mereka akan berkuasa di bumi ini, tetapi sebaliknya sebab mereka sadar benar bahwa akhir kebebasan mereka bergerak sudah diambang pintu, hari penghukuman kekal mereka sudah sangat dekat. Alkitab telah menyatakan hal ini:

Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya. (Wah 12:9)

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog