Wicked Pride, wicked pride, wicked pride


In the pride of his face The wrongdoer does not seek Him, In all his thoughts there is no Elohim! (Psa 10:4 The Scriptures)
“The pride of your heart has deceived you, you who dwell in the clefts of the rock, whose dwelling is high, who say in your heart, ‘Who shall bring me down to the ground?’ (Oba 1:3 The Scriptures)

Kesombongan Orang Jahat, artikel ini tidak ditujukan kepada orang lain, tetapi kepada diri kita sendiri. Menolong diri kita untuk mengenal dan menemukan diri kita sendiri, menyiapkan kita untuk menghadapi Penghakiman Akhir Jaman dengan damai dan penuh keberanian.

Kita hidup di jaman yang sangat menarik dan sering kali susah untuk dianalisa oleh pikiran kita. Peradaban manusia berubah dengan sangat cepat; arti dan makna kata-kata berubah. nilai moral dan keimanan berubah, digantikan dengan nilai-nilai yang baru.

Cukup mundur 100 tahun kebelakang, akan membuat kita pada satu sisi terkagum-kagum dengan kemajuan ilmu pengetahuan (teknologi, biologi) yang begitu pesat dan luar biasa hebatnya di jaman kita berada sekarang. Di sisi lain, kita akan kaget dan geleng-geleng kepala tidak percaya dengan cara hidup manusia di jaman modern ini.

Manusia telah mampu pergi kemana mereka mau, terbang ke bulan, menyelam kedalam samudera raya, masuk kedalam bumi. Pesatnya kemajuan daya pikir manusia sayangnya tidak diikuti oleh kemajuan roh dan jiwanya, bahkan kebalikannya, kebanyak roh dan jiwa manusia semakin mundur. Ini yang disebut kematian rohani di dalam pemikiran Kristiani.

Wicked pride*, kesombongan orang jahat, semakin membesar dan tidak terbendung di dalam dua dekade belakangan ini. Wicked pride ini tidak hanya terjadi di dunia politik, tapi disegala bidang kehidupan manusia, pendidikan, sosial bahkan di dalam keagamaan.

Semua dinilai dan diputuskan oleh kehendak manusia sendiri, takut akan Elohim (God) sudah hilang di dalam kebanyakan hati dan jiwa manusia. Kebanyakan manusia lebih suka memakai teori “Yang Kuat Menang” (bagian dari teori Charles Darwin) dari pada melakukan perintah ”Kasihilah  Sesama Manusia” (satu dari dua inti pengajaran Yeshua Ha Mashiah).

Mari kita mulai dari akar permasalahan manusia. Kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat YAHWEH. (Ibr 12:14a)

Yeshua berkata tentang hal-hal yang membuat manusia dapat menjadi najis (tidak kudus), bukan makanan yang masuk kedalam mulut manusia, tetapi apa yang keluar dari manusia: Lalu Yesus memanggil lagi orang banyak dan berkata kepada mereka: “Kamu semua, dengarlah kepada-Ku dan camkanlah. Apapun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang, tidak dapat menajiskannya, tetapi apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya.” (Mark 7:14-15).

Ia mendaftarkannya: Kata-Nya lagi: “Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya, sebab dari dalam, dari hati orang, timbul

  • segala pikiran jahat,
  • percabulan,
  • pencurian,
  • pembunuhan,
  • perzinahan,
  • keserakahan,
  • kejahatan,
  • kelicikan,
  • hawa nafsu,
  • iri hati,
  • hujat,
  • kesombongan,
  • kebebalan.

Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang.” (Mark 7:20-23)

Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. (1Yoh 2:16)

Kita sering kali membohongi diri kita dengan kebanggaan yang semu dan juga membiarkan orang lain membohongi kita dengan kesemuan tersebut. Kebohongan dari kebanggaan semu tersebut diantaranya:

  • Nikmati hidup sebebas-bebasnya, Bapa Sorgawi tidak tahu! Ada sebuah pepatah dunia “Don’t tell Mama.” Ini mengingatkan saya cerita dua kakak beradik, si kakak kepergok mencuri uang orang tua mereka. Adiknya diancam dengan perkataan: “Don’t tell Mama!” Si kakak lupa bahwa “FATHER knows everything.” Kita boleh berpikir dan berkata kepada diri kita sendiri, “Don’t tell Mama (DTM),” but  we need to understand that FATHER in heaven knows everything (FKE)!” Ini adalah wicked pride yang tersembunyi.
  • Saya bebas melakukan itu, sebab hukum negara membenarkannya! Ini terjadi umumnya di negara-negara Barat. Hukum negara Barat menjamin kebebasan pribadi, boleh di katakaan, hampir tampa batas. Di Barat, buku dan video porno terjual dengan bebas, hidup seperti suami-isteri tanpa menikah, remaja hamil di luar nikah dan menggugurkan kandungannya adalah hal yang umum, bahkan menikah sesama jenis kelaminpun adalah hak setiap pribadi yang dilindungi hukum negara. Di Barat, orang bebas berbicara dan mengerik siapapun, bahkan presiden. Hukum kebebasan individu ini tentunya bagus bagi orang yang dewasa secara jiwa – inilah suatu sisi yang membuat dunia Barat maju di banyak bidang ilmu pengetahuan. Namun bagi orang yang tidak dapat mengendalikan pikiran dan napsu dagingnya, hukum perlindungan hak pribadi ini menjadi  fondasi kesombongan yang semu. Menjadikan orang lupa akan konsekuansi dari perbuatanya, lebih parah lagi ia lupa akan tanggung jawabnya sebagai mahluk sosial, bahwa efek kebebasan tanpa batasnya bukan sekedar merugikan dirinya sendiri saja, tetapi juga masyarakat di mana ia hidup. Ini adalah wicked pride yang terbuka secara moral.
  • Saya bebas melakukannya, sebab hukum agama membenarkannya! Jika merusak, mengambil dengan paksa milik orang lain, menyiksa dan bahkan membunuh orang lain yang tidak sepaham dibenarkan oleh sebuah agama, ini tentunya suatu masalah yang sangat serius dan berbahaya. Pelakunya akan merasa ia terbang di awan-awan dengan balon udara, tanpa sadar bahwa ketika gas balon itu habis ia akan hancur berantakan oleh karena hukum grafitasi. Ini adalah wicked pride yang terbuka secara moral dan nurani.

    Kepandaian berbohong, hukum negara dan hukum agama boleh saja berada di pihak kita – pikiran berpikir: “kita diijinkan dan diperbolehkan melakukannya!” – , namun kita harus ingat

    “Apa yang diijinkan dan diperbolehkan oleh hukum agama dan negara tidak selalu dibenarkan oleh Perintah YAHWEH, Elohim pencipta manusia!”

    Berikut ini adalah enam dari 10 perintah-Nya.

    • Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan YAHWEH, Elohimmu,  kepadamu.
    • Jangan membunuh.
    • Jangan berzinah.
    • Jangan mencuri.
    • Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu.
    • Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apapun yang dipunyai sesamamu.” (Kel. 20:12-17)

    Dalam segala aspek kehidupan manusia, keenam perintah Elohim ini sedang diinjak-injak oleh kesombongan orang-orang jahat. Alkitab melukiskan itu sebagai: Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, … Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir. (1Yoh 2:17-18)

    And the world passes away, and the lust of it, .. This is how we know that it is the last hour. (1Jo 2:17-18 The Sciptures)

    Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Elohim dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang. Karena Elohim akan membawa setiap perbuatan ke pengadilan yang berlaku atas segala sesuatu yang tersembunyi, entah itu baik, entah itu jahat. (Pkb 12:13-14)

    Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Elohim? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit, pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Elohim. (1Kor 6:10)

    *) Diffinition of Pride noun.

    1. Inordinate self-esteem; an unreasonable conceit of one’s own superiority in talents, beauty, wealth, accomplishments, rank or elevation in office, which manifests itself in lofty airs, distance, reserve, and often in contempt of others.
    2. Insolence; rude treatment of others; insolent exultation.   Webster Dictionary 1828

    Bacaan berkait:

    Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

    Inggris: Ditemukan tulang dari 97 bayi pada ex-bangunan Roma


    Para arkhiologi meneliti kuburan masal dari 97 bayi di sebuah villa orang Roma dekat lembah Thames, Buckinghamshire, Inggris.

    Dari ukurang tulang-tulang tersebut, bayi-bayi ini mati pada usia 40 minggu atau 10 bulan. Para peneliti ini berkata bahwa bisa jadi semua bayi itu dibunuh dengan sengaja, sebagai bayi-bayi yang tidak  diinginkan.

    Dr Eyers, pekerja dari Chiltern Archaelogy, menduga itu tempat peninggalan tersebut sebagai tempat pelacuran orang Roma, dengan alasan ia berkata bahwa pembunuhan terhadap bayi  hal yang umum dalam kebiasaan orang Roma. Ia menambahkan, catatan-catatan arkiologi bayi-bayi tidak dianggap manusia ”penuh” sebelum mencapai usia dua tahun.

    Dari catatan penemuan awal, 1921, menulis bahwa tulang bayi-bayi ini ditemukan tersembunyi di bawah  tembok-tembok atau terkubur di bawah halaman-halaman yang berdekatan satu sama lainnya.

    Para peneliti berencana untuk mengadakan test DNA pada tulang-tulang tersebut untuk mengetahui jenis kelamin dan hubungan keluarga mereka.

    Tidak dilaporkan berapa tua usia dari tulang-tulang tersebut, namun sejarah menunjukan bahwa Inggris merupakan bagian dari jajahan Roma di masa lampau.

    Referensi:

    Takut akan YAHWEH; arti dan keuntungannya


    Tetapi Firaun berkata: “Siapakah YAHWEH itu yang harus kudengarkan firman-Nya untuk membiarkan orang Israel pergi? Tidak kenal aku YAHWEH itu dan tidak juga aku akan membiarkan orang Israel pergi.” (Kel 5:2)

    Artikel ini adalah kabar baik untuk setiap orang yang terikat oleh kuasa iblis: kesombongan, takut akan manusia, korupsi, perzinahan, percabulan, dan sebagainya. Firman Yeshua membawa kelepasan yang sesungguhnya bagi jiwa Anda. (Yes 61:1-4).

    Sesungguhnya berita ”Kabar Baik,” (yakni: ”Injil Yeshua Ha Mashiah”), dan berita ”Takut akan YAHWEH” adalah sebuah koin bersisi dua. Keduanya tidak dapat dipisahkan! Hanya dengan mengerti dan menerima keduanya, (tidak salah satu!) ialah Jaminan Keselamatan manusia menuju Sorga. Uraian di bawah ini akan membuktikannya!

    ”Takut akan YAHWEH.” Apa yang Anda bayangkan atau pikirkan ketika mendengar atau membaca kalimat tersebut? Banyak orang menghubungkan tiga kata ini dengan kata-kata: marah, penghakiman, hukuman, bahkan seorang aktris atheist Swedia mengkaitkan kalimat itu dengan ”diktator”; ia berkata: ”Elohim (God) itu seorang diktator, kita harus mengikuti semua kemauan-Nya jika tidak kita akan dihukum-Nya.” Orang yang memiliki ayah jasmani yang kejam pada umumnya ia memiliki gambar yang salah tentang YAHWEH sebagai Bapa Sorgawi.

    Untuk mengerti dengan benar arti ”Takut akan YAHWEH” kita harus mengenal terlebih dahulu hati dan karakter YAHWEH. Alkitab dapat membantu kita untuk mengenal pribadi-Nya. Ambil dan bukalah Alkitab Anda, mari kita selidikit thema yang sangat penting ini.

    YAHWEH adalah teman dan sahabat, bukan diktator.

    • Bukankah Engkau Elohim kami yang menghalau penduduk tanah ini dari depan umat-Mu Israel, dan memberikannya kepada keturunan Abraham, sahabat-Mu itu, untuk selama-lamanya? (2Taw 20:7).
    • YAHWEH bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka. Maz 25:14. The secret of the LORD is with those who fear Him; …(NKJV)The friendship of the LORD is for those who fear him, (ESV)

    2Taw 20:7 adalah doa syafaat raja Yosafat (Yeho/shaphat; YEHOVAH/ YAHWEH judged) ketika ia sedang menghadapi musuh yang jauh lebih kuat. Menarik sekali bahwa ia mengkaitkan permohonan doanya dengan “Abraham sahabat-Mu.” Abraham bapa dari semua orang benar dan percaya dikenal di Alkitab sebagai “SAHABAT YAHWEH!” Abraham tercatat seorang yang telah melakukan tawar-menawar dengan YAHWEH SEBAOT (Semesta Alam); tentang Ismail (Kej 17:18-20) dan penduduk Sodom Gomora (Kej 18:-16-33).

    Maz 25:14; kata “bergaul karib/ secret/ friendship” berasal dari kata Ibrani “sod” (H5475; Strong Dict.) yang artinya: a session, that is, company of persons (in close deliberation); by implication intimacy, consultation, a secret:assembly, counsel, inward, secret (counsel).

    Jadi Firman Elohim berkata: Takut akan YAHWEH ialah pintu menuju persahabatan yang akrab (intimacy or secret) dengan Dia!

    Mungkin Anda bertanya, bagaimana mungkin “takut” dan “kasih” dapat ada bersama-sama? Tidakkah aneh jika seorang isteri berkata kepada suaminya: ”Sayangku, saya sangat mengasihimu, tapi saya takut ada bersama-sama dengan kamu.” Ini adalah jenis pernikahan yang mati, tidak ada kehangatan kehidupan intimesi pernikahan. Ada banyak keluarga yang anak-anak yang tidak merasa aman dan bebas ketika ayah mereka hadir di rumah, ini menyedihkan. ”Ya, itu nampaknya suatu yang aneh, dan tidak masuk akal, namun itu adalah kenyataan, bahkan terjadi juga pada banyak keluarga Kristen. Hal-hal ini disebabkan oleh karena mereka tidak memiliki hubungan harmoni lagi dengan Pencipta mereka. Hal ini harus diperbaiki. Secepat mungkin, sebelum terlambat!!

    Takut akan YAHWEH ialah pintu menuju persahabatan yang akrab (intimacy or secret) dengan Dia!

    Tetapi Musa berkata kepada bangsa itu: “Janganlah takut, sebab Elohim telah datang dengan maksud untuk mencoba (to test; NKJV orto prove; KJV & LBT) kamu dan dengan maksud supaya takut akan Dia ada padamu, agar kamu jangan berbuat dosa.” (Kel 20:20) And Moses said to the people, do not fear [H3372; Yare’; yaw-ray’: be afraid]; for God is come to test you, and that His fear [H3374: yir’ah; yir-aw’: fear] may be before you, so that you may not sin. (Exo 20:20; NKJV)

    Dengan kata lain, Musa berkata: ”Don’t be afraid, but instead of that, fear Him!”

    Jadi takut akan YAHWEH dapat digambarkan sebagai berikut:

    Floyd McClung, seorang missionary senior dari YWAM menggambarkannya sebagai berikut: “Pernahkah Anda berdiri di pinggir sebuah tebing yang sangat curam seperti ditepi Grand Canyon, dan melihat ke bawah? Itu pemandangan yang spektakuler dan mengagumkan mengambil napas Anda, tetapi juga memberi Anda rasa ketakutan. Mengapa? Karena Anda tahu bahwa jika Anda tiba pada ‘sisi yang salah’ dari tebing, Anda akan mati dalam sekejap. Jarak (yang sangat besar) besar antara tepi lembah dan dasarnya memiliki kekuatan untuk membunuhmu! Takut akan YAHWEH adalah seperti itu.”

    Almarhum Dr. Derek Prince, menggambarkan itu dengan kata ”AWE” ; penggabungan antara perasaan hormat dan takut akan seseorang. Awesome (adjektive).

    Raja Daud mengkaitkan itu dengan nyanyian pujian yang disertai sorak sorai dan penyembahan: Nyanyikanlah nyanyian baru bagi YAHWEH, menyanyilah bagi YAHWEH, hai segenap bumi! Sebab YAHWEH maha besar dan terpuji sangat, Ia lebih dahsyat dari pada segala elohim/ allah (He is to be feared above all gods; in english Bible). Sujudlah menyembah kepada YAHWEH dengan berhiaskan kekudusan, gemetarlah di hadapan-Nya, hai segenap bumi! Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorak, biarlah gemuruh laut serta isinya, biarlah beria-ria padang dan segala yang di atasnya, maka segala pohon di hutan bersorak-sorai di hadapan YAHWEH, …(Maz 96:1-13)

    Keuntungan takut akan YAHWEH

    • Umur panjang. Takut akan YAHWEH memperpanjang umur, tetapi tahun-tahun orang fasik diperpendek.  (Ams 10:27)
    • Sumber kehidupan. Takut akan YAHWEH adalah sumber kehidupan sehingga orang terhindar dari jerat maut.  (Ams 14:27)
    • Keluarga sejahtera. Kiranya hati mereka selalu begitu, yakni takut akan Daku dan berpegang pada segala perintah-Ku, supaya baik keadaan mereka dan anak-anak mereka untuk selama-lamanya! (Ul 5:29)
    • Perlindungan. Malaikat YAHWEH berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia, lalu meluputkan mereka. (Maz 34:8) Hai orang-orang yang takut akan YAHWEH, percayalah kepada YAHWEH! –Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka. (Maz 115:11)
    • Berkat. Memberkati orang-orang yang takut akan YAHWEH, baik yang kecil maupun yang besar. (Maz 115:13) Alangkah limpahnya kebaikan-Mu yang telah Kausimpan bagi orang yang takut akan Engkau, yang telah Kaulakukan bagi orang yang berlindung pada-Mu, di hadapan manusia! (Maz 31:20)
    • Penyediaan. Takutlah akan YAHWEH, hai orang-orang-Nya yang kudus, sebab tidak berkekurangan orang yang takut akan Dia! (Psa 34:10)
    • Makanan. He provides food for those who fear Him; He remembers His covenant forever (Psa 111:5 ESV)  Baiklah kita takut akan YAHWEH, Elohim kita, yang memberi hujan pada waktunya, hujan pada awal musim maupun hujan pada akhir musim, dan yang menjamin bagi kita minggu-minggu yang tetap untuk panen. (Yer 5:24)
    • Sukses. Ia mencari Elohim selama hidup Zakharia, yang mengajarnya supaya takut akan Elohim. Dan selama ia mencari YAHWEH, Elohim membuat segala usahanya berhasil. (2Ch 26:5). Umur 16 jadi raja, berkuasa selama 52 tahun.
    • Impian akan terlaksana. Ia melakukan kehendak orang-orang yang takut akan Dia, mendengarkan teriak mereka minta tolong dan menyelamatkan mereka. (Maz 145:19) He will fulfil the desire of them that fear him: he also will hear their cry, and will save them. (KJV)
    • Dan seterusnya

    Harga dari kegagalan Takut akan YAHWEH (Ams 1:28-32)

    • Tidak ada jawaban doa
    • Tidak akan menemukan hadirat-Nya
    • Memakan buah perbuatan dan rencana mereka sendiri
    • Akan dibinasakan oleh perbuatannya sendiri

    Tanda-tanda orang yang takut akan YAHWEH:

    • Membenci kejahatan. Takut akan YAHWEH ialah membenci kejahatan; aku benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat. (Ams 8:13). Tetapi siapa mendengarkan aku, ia akan tinggal dengan aman, terlindung dari pada kedahsyatan malapetaka.” (33)
    • Memiliki persekutuan yang benar dengan Elohimnya (1Yoh 1:6-7)
    • Orang ini mengerti bahwa taat dan dengar-dengaran perintah YAHWEH ialah lebih baik daripada segala korban persembahan (1Sam 15:22; Hos 6:6; Pkb 5:1; Mat 5:23-24)
    • Orang ini mengerti bahwa Elohim menghendaki hidupnya untuk memelihara perintah-perintah-Nya.  Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya.” Yudas, yang bukan Iskariot, berkata kepada-Nya: “YAHWEH, apakah sebabnya maka Engkau hendak menyatakan diri-Mu kepada kami, dan bukan kepada dunia?” Jawab Yeshua: “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia. (Yoh 14:21-23)

    Jika Anda perduli dengan upacara Natal dan Easter yang sama sekali tidak ada di Alkitab, seharusnya Anda lebih perduli dengan Takut akan YAHWEH, sebab perintah dan petunjuk ini:

    • Fear the LORD tertulis 32 kali;
    • Fear God 10 kali dan
    • Fear Him 21 kali
    • Total 63 kali dalam KJV!

    Seperti saya katakan di atas bahwa  berita “Kabar Baik” dan ajaran “takut akan YAHWEH” adalah koin bersisi dua, tidak dapat dipisahkan, ini dapat dilihat pada suratan Yakobus pasal 2. Rasul Yakobus, mengutip  ayat 2Taw 20:7; Dengan jalan demikian genaplah nas yang mengatakan:… Abraham disebut: “Sahabat Elohim” (Yak 2:23). Dengan jalan apa? Ayat 21 dan 22 adalah Jalannya: Bukankah Abraham, bapa kita, dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya, … Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna. (Yak 2:21-22)

    Yakobus tidak berkata “perbuatan baik” dapat membawa pembenaran. Sebagaimana agama-agama dunia mengajar, dan beberapa denominasi menggartikan surat Yokobus ini. Tidak sama sekali! Tetapi ia berkata: “Iman Kristiani harus disertai dengan perbuatan – agar iman itu hidup (17), terisi (20) dan sempurna (22)!!

    Kita diselamatkan hanya oleh iman (Ef 2:8-9; Rom 1:16-17) dan kita menjaga keselamatan itu dengan perbuatan kita,

    • beralaskan ”takut akan YAHWEH,” yakni, menjauhi dosa (Kel 20:20) lihat di atas.
    • beralaskan ”cinta akan YAHWEH,” yakni, menuruti semua perintah-Nya (Yoh 14:21-23)

    Ayat pembukaan di atas (Kel 5:2), Firaun yang tidak mau mengenal dan tidak takut akan YAHWEH, pada akhir hidupnya, ia bukan saja kehilangan orang-orang Israel sebagai tenaga kerja bangsa Mesir, tapi juga kehilangan semua tentara dan kereta perang terbaiknya (Kel 14:7, 28), tentu lebih parah dari itu semua ialah semua anak sulung, dari anak manusia sampai anak binatang bangsa Mesir – termasuk putranya sendiri – dimusnahkan oleh YAHWEH (Kel 12:12,30). Harga yang sangat mahal!

    Di sini kita melihat, bahwa YAHWEH adalah Sahabat karib Abraham (bapa orang-orang benar/ percaya) namun Ia juga Elohim Sebaot dan Raja atas segala raja. YAHWEH adalah Awesome Elohim!

    Dari ayat-ayat yang telah kita lihat, itu nampak bahwa Elohim mengajar umat-Nya untuk takut akan Dia sesungguhnya bukan untuk keuntungan diri-Nya, tetapi untuk kita, ciptaan-Nya – agar kita berhasil baik tubuh (umur panjang), jiwa (bahagia) dan terlebih roh kita (hidup kekal)!! Perhatikan cerita singkat raja Yosafat ini:

    Dan YAHWEH menyertai Yosafat, karena ia hidup mengikuti jejak yang dahulu dari Daud, bapa leluhurnya, dan tidak mencari Baal-baal, melainkan mencari Elohim ayahnya. Ia hidup menurut perintah-perintah-Nya dan tidak berbuat seperti Israel. Oleh sebab itu YAHWEH mengokohkan kerajaan yang ada di bawah kekuasaannya.

    Seluruh Yehuda memberikan persembahan kepada Yosafat, sehingga ia menjadi kaya dan sangat terhormat. Dengan tabah hati ia hidup menurut jalan yang ditunjukkan YAHWEH. Pula ia menjauhkan dari Yehuda segala bukit pengorbanan dan tiang berhala.

    Pada tahun ketiga pemerintahannya ia mengutus beberapa pembesarnya,  … untuk mengajar di kota-kota Yehuda. Bersama-sama mereka turut juga beberapa orang Lewi, … disertai imam-imam Elisama dan Yoram. Mereka memberikan pelajaran di Yehuda dengan membawa kitab Taurat YAHWEH. Mereka mengelilingi semua kota di Yehuda sambil mengajar rakyat.

    Ketakutan yang dari YAHWEH menimpa semua kerajaan di negeri-negeri sekeliling Yehuda, sehingga mereka tidak berani berperang melawan Yosafat. Dari antara orang-orang Filistin ada yang membawa kepada Yosafat persembahan, dan perak sebagai upeti. Juga orang-orang Arab…. (2Taw 17:3-11)

    Kemuliaan dan keagungan YAHWEH itu menakutkan bagi orang-orang yang membenci firman-Nya, namun bagi mereka yang mencintai firman-Nya semua itu menciptakan suatu kekaguman, hormat dan pujian yang besar untuk Dia, serta keakraban yang dalam dengan Dia.

    Itu seperti raja Daud yang berkata: Takut akan YAHWEH itu suci, tetap ada untuk selamanya; … (Maz 19:10)
    Nabi Musa juga membuktikannya: Adapun bangsa itu berdiri jauh-jauh [takut kepada hadirat YAHWEH; ayat 18 dan 19], tetapi Musa pergi mendekati embun yang kelam di mana Elohim ada. (Kel 20:21)
    Adonai Yeshua Ha Mashiah juga berkata bahwa, ” sesungguhnya hanya orang jahat yang tidak ingin bertobat yang tidak  mau datang kepada Terang, tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada Terang.”  (Yoh 3:19-21; Yoh 1:1-14).

    Jadi sikap takut akan YAHWEH yang benar adalah kerinduan untuk dekat kepada YAHWEH dan menghormati perintah-Nya.

    Jika Anda telah hidup di dalam lumpur dosa, Anda masih ada harapan – setelah mati, di Neraka tidak adalagi kesempatan, yang ada hanyalah penyesalan yang menyedihkan untuk selama-lamanya. Bertobatlah sekarang juga. Akui dosa-dosa Anda kepada Yeshua. Mulailah dengan pola hidup yang baru: takutlah akan Dia! Lakukan perintah-Nya bukan sebagai keharusan, tetapi sebagai rasa terima kasih atas apa yang Ia telah lakukan kepada Anda dan sebagai rasa hotmat, iman dan kasih Anda kepada Dia. Yeshua Ha Mashiah memberkati Anda!

    Bacaan berkait:

    Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog