Peringatan kemerdekaan Israel ke 67, President Reuven Rivlin kepada para wartawan asing


Pray now for the peace of Jerusalem: and [let there be] prosperity to them that love thee. Let peace, I pray, be within thine host, and prosperity in thy palaces. For the sake of my brethren and my neighbors, I have indeed spoken peace concerning thee. Because of the house of the Lord our God, I have diligently sought thy good. (Psalms 122:6-9, LXXE)

Saya kutip sebagian pernyataan President Israel Reuven Rivlin kepada para wartawan berbahasa Inggris, pertemuan ini terjadi tidak lama sebelum Hari Peringatan Kemerdekaan Israel. Sumber asli diambil dari tulisan David Horovitz, editor pendiri situs The Times of Israel.com.

David mendaftarkan secara indah dan gamblang bagaimana pandangan President Israel Rivlin atas: tantangan President Israel Reuven Rivlin (photo credit Hadas Parush)kunci negara Israel pada usia 67 tahun, tentang Islam, orang asing yang hidup di Israel, khususnya orang Palestina Arab dan sebagainya.
“President bagus secara alami, sabar, dan berkemurahan dengan waktunya – ia berbicara selama satu jam setengah secara penuh- menjawab pertanyaan-pertanyaan secara dialog yang berkisar dari point-point yang bersangkutan (dengan Hari Perayaan Kemerdekaan Israel) sampai ke konyol.” David menulis
“Saya lahir sembilan tahun sebelum bendera Israel dinaikkan dan bendera Britania diturunkan,” Mr. Revlin memulai percakapannya
Saya tidak meremehkan Israel … Kami terus mencoba untuk meyakinkan setiap orang bahwa Israel adalah suatu fakta.”
Mr. Rivlin pada hubungan antara orang-orangYahudi dan Muslim: “Secara histori, orang-orang Yahudi tidak pernah punya masalah apa pun dengan Islam Shia. Orang-orang Yahudi dan Shia telah hidup bersama dengan sangat baik … Kami tidak ada perang dengan Islam. Tidak seorang pun di Israel berpikir begitu. Ada orang-orang fundamental di dalam setiap agama ….
Kami sedang duduk pada ujung volcano (dalam terminologi bahaya-bahaya exstimisme keagamaan): Gunung Bait Suci (the Temple Mount) digolongkan oleh para Muslim untuk ada sebagai sangat penting. Kami harus menghargai itu … Tetapi kami haruslah membuat mereka megerti bahwa itu adalah sesuatu yang sangat suci untuk kami.”
Mr. Rivlin pada perlakuan ancaman yang diberikan oleh Iran: “Seluruh dunia – dan khususnya president Amerika – sedang mencoba bercerita kepada kita bahwa kita harus menemukan sebuah pengaturan baru dengan Iran …. Mereka tidak mengerti hal itu, bahwa Iran sedang mencoba menaikkan pengaruhnya pada seluruh wilayah: Hezbollah (Libanon), Irak, Yemen, Yordania, Libya , Tunisia, Sudan …..”
Mr Rivlin pada kaitan dengan Amerika Serikat: Amerika sagatlah penting untuk keberadaan Israel dan masa depan Israel, dan untuk kemampuan menjaga keseluruhan dunia bebas aman dari bahaya. Kami kedua belah pihak perlu memelihara dukungan Amerika bagi Israel.
Mr. Rivlin pada konflik Israel-Palestina: Kami perlu bernegosiasi dengan M Abbas (pemimpin Palestina di West Bank). Saya telah mengenal Abbas untuk lebih dari 25 tahun … Kami tidak runtuh untuk hidup bersama: itu adalah tujuan kami untuk hidup bersama. Kami dapat membangun jembatan diantara kami … Itu dapatlah menjadi suatu kenyataan, tidak hanya sebuah mimpi … Itu semua adalah kepentingan kami ….
Tetapi ada banyak orang Palestina yang percaya bahwa tidak mungkin mengakui Israel sebagai sebuah negara Yahudi … Mereka menuntut hak untuk kembali bagi para pengungsi yang megancam sungguh-sungguh keberadaan Israel …
Para terrorist sedang mecoba membawa mimpi dan negara kami berakhir. Mereka melihat diri mereka sendiri sebagai musuh-musuh kami dan melihat tugas mereka untuk mengakhiri negara Israel … Di Gaza, 1,5 juta orang Palestina tersandera oleh Hamas …. Kami tidak menyatakan perang atas mereka. Mereka menyatakan perang atas kami ….

President  Reuven Rivlin menyambut kedatangan imigran baru dari AS dan KanadaMr. Rivlin pada perasaannya bagi Israel: Untuk 2000 tahun kami telah bermimpi tentang kembali … Israel bukanlah sebuah keluaran dari atau kompensasi untuk Holokos …
Ketika saya lahir, telah ada 200.000 orang Yahudi di Palesitina di bawah mandat Britania. Ketika saya mecapai usia 9, dengan berdirinya negara (Israel) kami telah ada 700.000. Mencapai tahun 2000 saya telah berharap akan ada 2 juta. Terima kasih kepada Elohim, itu ternyata telah ada 6 juta. Sekarang 6,5 juta. Diharapkan satu juta lainnya akan datang dalam dekade berikut ….
Orang-orang haruslah datang bukan karena bahaya – meskipun Israel adalah juga sebuah naungan yang aman – tetapi karena ini adalah tanah air kita, tanah bapaleluhur, tanah perjanjian. Saya tentunya ingin setiap Yahudi datang ke Israel.
Mr. Rivin pada hubungan-hubungan dengan orang-orang Arab Israel (bangsa Arab yang tinggal di Israel) dan entah mereka dapat dan seharusnya ada bagian di pemerintahan Israel: Para warganegara Israel adalah warganegara Israel. Mereka berhak untuk menjadi anggota Knesset (parlement), dan saya sangat bangga bahwa 16 anggota baru Knesset adalah bukan-orang Yahudi – 11 Muslim, 3 Druse (agama tradisi orang Baduin) dan 2 Kristen …
Mereka (para Arab Israel) memiliki masalah-masalah di komunitas Arab Israel dan mereka tahu bahwa mereka memiliki masalah-masalah. Beberapa mereka memiliki sedikit konflik antara kesetiann kepada Negara Israel dan kesetiaan kepada suku-bangsanya … Itu sejenis ide saya bahwa mereka pada akhirnya haruslah mengenali sesuatu yang mereka tidak dapat terima saat ini: bahwa tanah Israel adalah tanah bapamoyang dari bangsa Yahudi …, itu adalah taPresident Reuven Rivlin memberi salam ke Hakim Salim Joubran Good job!nah pernjanjian saya. Ada konflik di Timur Tengah antara dua bangsa. Keduanya adalah benar dari sudut pandang mereka.
Tetapi kami, para Yahudi, tidak memiliki pilihan lain selain melekat pada pemikiran yakni kami telah kembali ke tanahair kami, tidak sebagai kompensasi atas Holokos, tetapi sebagai sebuah bangsa yang tidak hanya sebuah agama, tetapi juga sebuah negara ….
Tantangan tersebut adalah membangun keyakinan antara para Yahudi Israel dan para Arab Israel. Salim Joubran, seorang Hakim Arab, telah memimpin pemilu (Israel) terakhir. Dia telah membuat keputusan-keputusan yang penting. Saya sangat bangga atas itu sebagai seorang demokrat dan sebagai seorang Yahudi.

Mr. Rivlin pada pembantaian bangsa Armenia: Saya adalah president pertama yang berkata bahwa itu adalah pembantaian. (Pemerintah Turky tidak mengakui perbuatannya tersebut sebagai pembantaian bangsa). Jika kita tidak bersuara bagi orang-orang Armenia, apa yang mereka akan katakan tentang kami? …. Saya memberi selamat ke Paus apa yang ia telah katakan dalam mengenali pembantaian bangasa Armenia tersebut … Kalimat ”Never Again” haruslah berarti sesuatu.
Mr. Rivlin pada ancaman-ancaman untuk demokrasi Israel: Mengunjungi sekolah-sekolah orang Israel kamu mendengar anak-anak berkata, ‘negara demokrasi Yahudi adalah hanya untuk orang-orang Yahudi Israel,’ itu adalah berbahaya. Di Israel, pergi masuk ke tanam kanak-kanak Yahudi dan tanya siapa orang jahat, mereka akan berkata: para Arab. Pergi masuk ke taman kanak-kanak Palestina atau Arab dan tanya anak-anak tersebut siapa yang jahat, dan mereka akan berkata para Yahudi dan tentara Israel. Itu mengerikan. Tidak mungkin!
Mr. Rivlin pada reformasi Yudaisme (dalam kontek keagamaan, bukan politik): Saya bertumbuh pada Jerusalemite Orthodox. Jika seandainya saya bertumbuh di Boston atau New York, saya mungkin lebih memilih untuk ada istriku duduk di sebelah saya dalam Synagogue (Gereja). Knesset telah mengadopsi posisi itu untuk tujuan-tujuan kebangsaan, (yakni) berpindah ke Yudaisme di Israel haruslah ada menurut Halacha. Ini disebabkan kekuasaan politik … Jika dua juta orang Reform Yahudi berpindah ke Israel, hukum tersebut dapatlah ada dirubah. Halacha tidak dapat dirubah, tetapi hukum Israel dapat ada (dirubah).”
Pesan Mr. Rivlin di Hari Kemerdekaan Israel ke 67: Bangsa Israel, berbanggalah kepada bendera (Israel). Janganlah menerima negara ini dengan murah. Kita harus menghargai kemampuan kita untuk hidup dalam negara bangsa Yahudi yang mendeka ini.”

Sumber asli:  Israel’s conflicted president wrestles with democracy, Jewish historical rights

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Iklan

Data-data rahasia dan struktur intelejen Negara Islam Khalifah terbongkar


Badan media Jerman yang terkenal, Spiegel, sebagaimana dilaporkan oleh reporternya Christoph Samir Abd Muhammad al-Khlifawi alias Haji Bakr dalang utama NIKReuter, telah mendapat kesempatan khusus melihat secara langsung data-data rahasia tentang struktur organisasi – bersifat intelejen – Negara Islam Khalifah (NIK) atau Da’ish dalam bahasa Arabnya. Data rahasia ini didapatkan setelah seorang anggota NIK dikenal dengan nama samaran “Haji Bakr” (Bakar) – si pembuat data sturktur intellejen NIK – tertembak mati saat ingin ditangkap oleh militan pemberontak kelompok Islam Sunni di Syria dari kelompok yang tidak sepaham dengan NIK. Dari rumah Haji Bakr inilah data rahasia yang sangat penting tersebut didapat. Data tulisan tangan ini berhasil dijangkau seluruhnya pada bulan November 2014. Di bawah ini adalah kutipan singkat Senjata Rohani weblog yang terambil dari tulisan Christoph Reuter.
Dari data rahasia ini, dua hal adalah jelas:
1. Haji Bakr adalah otak utama / pemimpin utama gerakkan Negara Islam Khalifah, sementara Kalifah Abu Bakr al-Bagdadi (pendiri NIK), yang tampil dipermukaan, hanyalah wajah keagamaan untuk menarik para Muslim bergabung ke dalam gerakkan militer NIK. Kondisi Ini persis seperti kepausan dalam Gereja Roma Katolik; ”Paus Hitam” (Ordo Jesuit aktif di politik dan pembuat doktrin) bergerak di belakang layar, dan ”Paus Putih” (rohaniwan) yang selalu tampil dimuka umum.
2. NIK berbahaya bagi setiap tatanan pemerintahan negara, khususnya negara-negara Islam atau mayoritas berpenduduk Muslim (saat ini), Haji Bakr, ex-intellejen Saddam Hussein ini, mengajari para Muslim untuk tidak setia kepada bangsa dan negaranya sendiri – memata-matai dan mengumpulkan informasi tentang pemimpin agama dan negara.

Isi dari data rahasia tersebut sungguh mengejutkan banyak pihak, baik bagi pihak di luar Islam dan khususnya bagi kalangan Islam sendiri. Haji Bakr, sungguh misterius, sehingga pihak yang ingin menangkap Haji Bakr tidak tahu siapa orang yang ia telah bunuh, yang ternyata bukan sekedar seorang pemimpin rohani yang bergabung ke Da’ist atau NIK yang didirikan oleh Abu Bakr al-Bagdadi.
Samir al-Khlifawi di jaman Saddam HusseinSiapakah “Haji Bakr?” Nama aslinya adalah Samir Abd Muhammad al-Khlifawi orang asal Irak, namun tidak seorang pun mengetahui nama aslinya, bahkan nama samarannya ”Haji Bakr” tidak banyak diketahui. Koran Spiegel pada laporannya menyimpulkan Samir sebagai orang: “menyendiri, sopan, pembujuk, sangat penuh perhatian, menguasai diri, tidak jujur, misterius dan berbahaya.” Bakr adalah ”seorang nasionalist, bukan seorang Islamist,” kata wartawan Irak Hisham al-Hahimi yang sepupunya satu posisi dengan Bakr di Komplek Angkatan Udara Habbaniya di jaman President Irak Saddam Hussein. Samir adalah bekas kolonel dalam badan intellejen pada angkatan udara pertahanan di pemerintahan Saddam Hussein. ”Kolonel Samir,” Hashimi memanggilnya,” adalah sangat intellijen, seorang logistik yang sangat luar biasa.
Ketika Paul Bremer, orang AS untuk wilayah pendudukan Amerika di Bangdad ”membubarkan tentara Sadam pada Mai 2003, ia kepahitan dan kehilangan pekerjaan.” Sejak itu Samir beroperasi secara rahasia. Pada masa Jalan Arab ia tinggal di Tal Rifaat, profinsi Aleppo di Syria. Di kota ini ia merekrut orang-orang muda dan mengadakan pertemuan dengan Abu Bakr al-Baghdadi – yang kelak dikenal sebagai ”pendiri dan pemimpin gerakkan Negara Islam Khalifah (NIK).” Samir begitu misterius sehingga ia dikalangan militan NIK ia hanya dikenal sebagai “Tuan Bayangan” (lord of shadows), dan bahkan tetangga sebelah rumah Samir berpikir ia hanyalah seorang imam dari kelompok Da’ist. Menurut Wikipedia, sejak Saddam tumbang, Samir menjadi pimpinan puncak dari Negara Islam Irak (NII), Samir memegang peranan dalam karir Abu Bakr dan menjadikan Abu Bakr pemimpin  NII berikutnya (dan Samir bermain di belakang layar). Dan di saat perang Syria, NII menjadi NIIS (S untuk Syria), dan segera menjadi NIK (K untuk Khalifah dalam arti global tidak hanya di Irak dan Syria), baca “Sejarah NIK modern

Isi dari data rahasia NIK buatan Kolonel Samir. Data tersebut terdiri dari 31 halaman. Saya simpulkan secara garis besarnya saja. (harap baca sumber aslinya, The Terror Strategist: Secret Files Reveal the Structure of Islamic State By Christoph Reuter.
Seperti kita ketahui bahwa sebelum serangan udara dilancarkan oleh Amerika Serikat (yang kemudian diikuti oleh negara-negara lain) atas kantong-kantong militan NIK di akhir tahun 2014, militan NIK bergerak begitu cepat dan sukses, hanya dalam beberpa bulan saja NIK telah menguasai wilayah yang luar hampir sebesar negara Syria, wilayah yang ada di bawah kontol NIK tersebar dari Syria utara memanjang ke timur sampai ke Irak. Menjadi “organisasi Islam terrorist terkaya se dunia” media menulis. Kota demi kota dengan mudah dikalahkannya, Rahasia dari sukes ini ternyata adalah datang dari perencanaan strategi yang pintar tapi licik dari Kolonel Samir atau “Haji Bakr” atau “Tuan Bayangan” tersebut. [Berita-berita internasional mengabarkan, saya ingat, betapa mudahnya jihadist NIK merebut kompek-komplek militer di Irak, di tempat tertentu bahkan hampir tidak ada perlawanan sama sekali. Data rahasia ini menceritakan alasannya, pretasi NIK dan apa yang “NIK telah raih jauh melampau kerja keras bertahun-tahun organisasi Islam terroris Sunni Al-Qaida” – para ahli anti-terrorist berkata]

1 Struktur organisasi NIK seperti nampak pada gambar terbukti penuh dengan badan-badan intellejent, dan badan keagamaan (pengadilan Sharia) berfungsi untuk tujuan politik semata. Gambar ini adalah naskah asli yang telah di dijitalkan oleh Spiegel, draf tanganya berbahasa Arab dapat dilihat pada link di bawah.

Draf Struktur Badan Intelejen Da'ish Negara Islam Khalifah buatan Haji Bakr al-KhlifawiData mengatakan, mereka yang bertugas pada “hakim-hakim Sharia di pengumpulan data intellejen” bekerja sama dengan “petugas-petugas keamanan” semuanya adalah untuk suatu tujuan tunggal: pengamatan [dimata-matai] (surveillance) dan kontrol.
Kata yang Haji Bakr pakai untuk metode “pemurtadan Muslim-muslim yang sungguh,” takwin, bukanlah istilah agama, tetapi istilah teknik yang diterjemahkan sebagai “implementasi” yang dipakai oleh Muslim Shia sebagai “menciptakan kehidupan palsu (artificial life).” Pada abad 19 seorang Muslim Persia bernama Jabir Ibn Hayyan dalam bukunya “Buku Batu-batu (Book of Stones) – memakai naskah dan kode rahasia – tentang penciptaan homunculus (orang pendek), “Tujuannya adalah menbohongi semua orang, tetapi mereka yang mengasihi Allah.”  [Islam mengajar: “Muslim yang takwah haruslah berani mati bagi Allah dan Nabinya.” Indentik dengan “fungsi rakyat dalam pemerintahan Komunis,” atau “fungsi pion dalam permainan Catur. Suatu konsep yang sama sekali beda dengan Kristianiti: “Elohim mati berkorban bagi keselamatan umat-Nya.” Dr. Parvin Darabi dari Iran dengan berani menyatakan bahwa Hukum Sharia adalah berfungsi untuk mengonrol umatnya, dan bukan untuk keuntungan / kesejahteraan umat.]
Christoph menulis, “meskipun kelompok (NIK) tersebut memandang orang Shia sebagai para murtad yang merusak Islam yang benar, tetapi bagi Haji Bakr (Sunni Muslim), Allah dan kepercayaan 1400 tahun di dalam dia adalah satu dari banyak modul pada (sistim) pembuangan Bakr untuk megatur sebagaimana ia suka untuk sebuah tujuan yang lebih tinggi.” [Dengan kata lain: Bakr tahu aksi pembunuhan (pembuangan) dan praktek Islam Shia salah, namun ia tetap pakai sistim yang sama tersebut demi tujuannya]. Bakr mengulangi kejahatan pemerintahan Saddam Hussein, dimana setiap orang bisa lenyap begitu saja jika seseorang dianggab bisa membahayakan atau menghambat Sistim, yang ditulis oleh Kanan Makiya dalam bukunya “Republik of Fear” (Negara Takut).
2. Samir juga membuat coretan-coretan tangan daftar wilayah- wilayah yang harus dikuasai secara bertahap dan siapa-siapa yang bertanggung jawab, ia juga menggambar rantai-rantai logistik untuk post-post keamanan dan pertahanan militer NIK. [Telah terwujud, NIK menguasai kota-kota dan desa-desa yang strategis]

3. Merebut tanah Syria sebanyak mungkin, sebagai langkap pertama. Menjadikan Syria sebagai pusat kegerakkan, dan setelah itu baru menguasai tanah Irak. [Telah terwujud; Setelah Raqqa dan Aleppo dikuasai, NIK bergerak ke timur menduduki Mosul dan Kirkuk, dari situ mereka turun ke Bagdad]

4. Strategi perekrutan para jihadist. Kelompok NIK merekrut para pengikutnya melalui kedok keagamaan “pembukaan kantor-kantor Dawah,” yakni pusat penyebaran agama Islam. Sasaran empuk mereka adalah kelompok usia muda, bahkan usia 16 tahun.

5. Setelah direkrut, Untuk tugas mata-mata (termasuk kota/ desanya sendiri) Haji Bakr membuat daftar hal-hal yang harus mereka lakukan pada wilayah yang telah ditargetkan:

  • Daftarkan keluarga-keluarga yang berkuasa
  • Namai para pribadi yang berkuasa dalam keluarga-keluarga tersebut
  • Temukan sumber-sumber pendapatan mereka
  • Namai nama-nama dan besarnya kelompok pemberontak di desa yang bersangkutan
  • Temukan nama dari para pemimpin mereka
  • Temukan aktivitas illegal mereka (menurut Hukum Sharia), untuk bisa dipakai untuk menggancam (blackmail) mereka jika perlu.

Para mata-mata ini juga diperintahkan menulis secara detil entah seorang adalah kriminal atau seorang homosex, atau terlibat dalam hubungan gelap, sehingga dapat dipakai untuk mengontrol orang tersebut dikemudian hari. Prakek memanipulasi kelemahan orang lain terjadi di IFB – artikel ini juga memberi nasehat “bagaimana keluar dari jebakan ‘mafia’ tersebut.”

  • Pemuda yang pintar akan dijadikan imam-iman Sharia dan diutus
  • Beberapa pemuda akan diutus khusus untuk menikahi putri-putri dari keluarga-keluarga yang sangat berpengaruh untuk memastikan penyelusupan berjalan lancar
  • Haji Bakr juga ingin tahu: ideology dari imam setempat, pro rejim atau pro jihad, siapa yang menggaji dan siapa yang menugaskan imam tersebut
  • Untuk setiap dewan profinsi, Haji Bakr telah merencanakan seorang pemimpin agama Islam atau seorang komandan untuk melakukan terror untuk menyebarkan ketakutan di kedua institutusi itu (agama dan pemerintahan)

Abu Bakr al-BaghdadiHal ini dibuat sebab Haji Bakr percaya – dan ia tidak sendiri, para pemimpin Muslim Brotherhood berpikiran sama – bahwa keyakinan agama saja tidak cukup untuk mencapai kemenangan [taget Islam adalah menjadikan seluruh dunia tunduk kepada Islam atau ada dimusnahkan].
Laporan menulis bahwa tahun 2010 [sebelum lahirnya ”organisasi NIK”] Haji Bakr dan sekelompok kecil para bekas petugas intellejen Irak membuat pertemuan dengan Abu Bakr al-Baghdadi, pria lulusan S3 dari universitas Bagdad untuk bidang ilmu Islam, dan (besar kemungkinan) merekalah yang menobatkan Abu Bakr menjadi ”khalifah” bagi gerakan Neraka Islam tersebut.
Peristiwa kematian Haji Bakr
Sampai akhir 2013, segala sesuatu berjalan menurut rencana yang telah dibuat olen NIK – atau sedikitnya sesuai rencana dari Haji Bakr. Namun ketika para militan NIK menyiksa secara sadir seorang pemimpin pemberontak Sunni yang terkenal sekaligus seorang dokter yang membawa kematian pada Desember 2013, sesuatu yang tidak NIK harapan terjadi. Para pejuang pemberontak Sunni anti-President al-Hassad yang terdiri dari banyak kelompok yang semua satu tujuan dengan NIK, mereka sekarang bersatu melawan NIK. Bentrokan bersenjata terjadi antar sesama Sunni.

Haji Bakr, tetap tinggal di rumahnya di kota Tal Rifaat, yang semula dikuasai NIK. Namun kota ini terpisah menjadi dua di akhir Januari 2014 hanya dalam beberapa jam saja. Haji Bakr tertinggal di tempat yang salah – jatuh ketangan militan Sunni yang balas dendam kepada NIK. Seorang tetangga Bakr, membuka mulut kepada musuh NIK, “Seorang imam Da’ish (NIK) tinggal di pintu berikut!” Seorang komando lokal bernama Abdemalik Hadbe dan beberapa orangnya memghampiri rumah Bakr. Seorang wanita membuka pintu dan berkata dengan manis, ”Suamiku tidak di sini.”
Namun mobilnya diparkir di depan, para militan balas menjawab
Saat itu Haji Bakr keluar pintu dengan piamanya. Abdelmalik memerintahkan dia mengikuti mereka. Diprotes oleh Bakr bahwa ia ingin bertukar pakaian dulu.
”Tidak, Datang dengan kami! Segera!” Abdelmalik berseru.
Bakr melompat ke dalam rumah dan menutup pintu rumah dengan tentangan kakinya, kata dua saksi mata.
Lalu Bakr bersembunyi dibawa tangga dan bersertu: ”Saya memiliki sebuah sabuk bom bunuh diri! Saya akan ledakan kita semua! Lalu ia keluar rumah dengan pistol Kalashnikovnya dan mulai menembak.
Abdelmalik kemudian balas menembak dan membunuh Bakr.

Kemudian, setelah orang-orang ini mempelajari siapa yang mereka baru saja bunuh, mereka memasuki rumah tersebut, mengumpulkan komputer-komputer, pasport-pasport, kartu-kartu telpon mobil, navigator, dan yang terpenting surat-surat – yang ternyata rahasia dari NIK. Satu hal yang mereka tidak temui dari rumah Haji Bakr adalah kitab Kuran.
Pada buku NIK, tertanggal musim gugur 2013 ada sebuah daftar tertulis 2650 pejuang dari negara asing di profinsi Aleppo saja. Orang Tunisia mewakili ketiga dari keseluruhan, diikuti oleh orang Arab Saudi, Turki, Mesir dan jumlah terkecil adalah orang Chechen, Eropa dan orang Indonesia.
Spegel menyimpulkan: NIK ingin tahu setiap sesuatu, namun pada waktu yang bersamaan, kelompok ini ingin membohongi setiap orang – termasuk para anggotanya sendiri – tujuan NIK yang sesungguhnya.

Komentar: Untuk orang Timur, terbongkarnya data rahasia Da’ish atau Negara Islam Khalifah ini menimbulkan suatu masalah yang perlu direnungan dengan seksama: Apakah ideologi Islam yang sesungguhnya, apakah itu sekedar praktek keagamaan atau wadah praktek politik berjubah keagamaan?
Yeshua Ha Mashiah memperingatkan para murid-Nya, ”Siapa yang memakai pedang akan mati dengan pedang.” Di sini Ia menyatakan bahwa kerohanian tidak bisa dijalankan dengan cara politik, dan siapa yang mencampurkannya ia akan mati di luar ”Kebenaran” alias tidak masuk Sorga. Jalan ke Sorga, Yeshua menyatakan hanyalah melalui percaya kepada Yeshua, mengikuti ajaran dan perintah-Nya semata seperti Dia telah berkata di Injil:
“Akulah jalan, dan kebenaran, dan kehidupan. Tidak ada seorangpun datang kepada Bapa jika tidak melalui Aku.” (Yohanes 14:6)
Bapa mengasihi Putra dan Dia telah mengaruniakan segala sesuatu ke dalam tangan-Nya.
Siapa yang percaya kepada Putra, dia mempunyai hidup kekal, tetapi siap yang tidak mentaati Putra, dia tidak akan melihat hidup, sebaliknya murka Elohim tiggal di atasnya (Yohanes 3:35-36)

Sumber: The Terror Strategist: Secret Files Reveal the Structure of Islamic State
By Christoph Reuter

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Bangsa ARMENIA memperingati 100 tahun Ottoman melaksanakan pembunuhan suku


Gadis-gadis Kristen Armenia disalib Kalifah OttomanPeristiwa Pembunuhan-Suku (Genocide) atas bangsa Armenia yang dilakukan oleh Kekaisaran Ottoman (Turki) adalah kisah nyata, dan secarah resmi diakui oleh the International Association of Genocide Scholars dan oleh banyak bangsa-bangsa di dunia, sekalipun Pemerintah Turki menolak adanya peristiwa genosit ini. Difinisi dari ”Pembunuhan suku” (Genocide) yang dibuat pertama kali oleh Raphael Lemkin di tahun 1943 dan dipakai oleh PBB didasarkan atas peristiwa ini.
Amerika Serikat dan Itali belum mengakui fakta tersebut sehubungan Turki adalah sekutu NATO yang penting di Timur Tengah.

Peta negara Armenia abad ke empat ADBangsa Armenia telah hadir sejak Jaman Perunggu. Kata ”Armenia” pertama kali diketahui terdapat dalam catatan sejarah tahun 521 BC pada papan tanah lempung Raja Darius I dari Persia.
Mencapai puncak kejayaannya pada abad pertama BC, dimana kerajaan Armenia menguasai wilayah antara Laut Kaspia dan Laut Mediterania dalam sebuah area sebesar kira-kira sama dengan besarnya Turki saat ini.
Kristianiti telah menyebar masuk ke wilayah ini segera setelah kematian Yeshua Ha Mashiah, dimana tahun 301 kerajaan Armenia menjadi negara pertama yang memproklamasikan Kristianiti sebagai agama resmi mereka.
Bangkitnya Kekaisaran (Empire) Islam Ottoman di Asia Minor (sekarang dikenal sebagai Turki) menimbulkan masalah bagi bangsa Armenia yang Kristen ini. Gelombang pembunuhan suku (genocide) pertama yang diperbuat oleh Kekaisaran Ottoman atas bangsa Armenia yang dicatat dunia terjadi antara tahun 1892 dan 1894, di bawah pimpinan Sultan Abdul Hamid II sebuah rangkaian pembunuhan masal terjadi antara 80.000 sampai 300.000 bangsa Armenia terbunuh, dan sebagian besar wilayah tanah mereka direbut.

Pembunuhan-suku gelombang kedua, terjadi antara 1915-1920, dikenal sebagai ”Pembunuhan-suku Armenia 1915.”
Dengan meletusnya Perang Dunia I dan ancaman invasi Russia, Pemerintah Ottoman meragukan kesetiaan Peta Armenia modernbangsa Armenia dan takut bahwa mereka akan mendukung Russia jika penyerangan datang dan mengklaim tanah air mereka kembali. Untuk mencegah kemungkinan tersebut Pemerintah Ottoman membuat sebuah rencana untuk menghapus orang-orang Armenia dari negra Turki. Hasilnya adalah satu dari pembunuhan-suku secara sistimatik yang sangat berdarah di abad ke 20. Sejarah mencatat korban jiwa dari bangsa Armenia ini berkisar antara 600.000 sampai 1,500.000 (1,5 juta) tewas – dari 2 juta penduduknya. ¾ tewas. Korban jiwa tambahan lainnya jatuh pada bangsa Assur/ Syria/ Kasdim, diperkirakan 250.000 jiwa.
Peristiwa ini terawal di musim Semi 1915, diawali dengan pembunuhan para pria Armenia, lalu diikuti dengan pengusiran bangsa Armenia dari tanah air mereka ke wilayah padang pasir yang kita kenal sekarang sebagai Syria
Suku Kurdi ambil bagian di dalam – didorong oleh pemerintah Ottoman – menambah penderitaan atas bangsa Armenia di kedua gelombang pembantaian suku yang dipimpin oleh Kekaisaran Ottoman tersebut; mengambil gadis-gadis bangsa Armenia, mengambil harta benda mereka serta aksi pembunuhan saat Ottoman melakukan pembunuhan dan deportasi.
Orang Armenia protes Turki atas genosit abad 20Salah satu seorang saksi mata yang mencatat peristiwa pembunuhan suku yang dilakukan pemerintah Ottoman atas bangsa Armenia adalah Henry Morgenthau, Duta Besar Amerika untuk Kekaisaran Ottoman yang bertugas antara 1913-1916. Baca tulisannya di Morgenthau, Henry; Ambassador Morgenthau’s Story (1918). Cuplikan singkat tulisannya bisa dibaca pada link di bawah “The Massacre of the Armenians, 1915. Mr. Morgenthau menulis bahwa pengusiran itu begitu keras dan disertai serangan-serangan sehingga banyak yang mati sementara mereka berjalan memasuki Syria, dan sisa pria yang masih bertahan setelah mereka sampai di suatu tempat mereka dibunuh sampai pria yang terakhir.
Ia menggambarkan peristiwa sebagai, “Saya yakin bahwa seluruh sejarah suku bangsa berisi episode yang tidak seburuk ini. Pembantaian-pembantaian dan aniaya-aniaya yang besar dimasa silam hampir tidak bernilai ketika dibandingkan dengan penderitaan-penderitaan suku Armenia di tahun 1915.” Untuk mendapat pengertian yang digambarkan oleh Dubes AS ini lihat video dokumentasi: The Armenian Genocide.

Paus Francis I mendukung fakta Pembunuhan Suku 1915 tersebut. Pada Perayaan 100 tahun memperingati peristiwa kecam tersebut, ia menyebut kejadian tersebut sebagai “pembunuhan-suku pertama abad 20 (the first genocide of the 20th century)” dan “memanggil komunitas dunia untuk mengenali kejadian tersebut.” Diresponi oleh Menteri Luar Negeri Turki sebagai, “Pernyataan Paus jauh dari kebenaran-kebenaran histori dan legal, adalah tidak dapat diterima,” Mr. Mevlut Cavusoglu menulis di Tweeternya. Tambahan, Pemerintah Turki memanggil duta besar Vatikan untuk Turki, dan sekaligus memanggil dutabesarnya pulang ke Angkara untuk berkonsultasi.
“Menutup-nutupi atau menyangkali kejahatan adalah seperti mengijinkan sebuah luka untuk tetap berdarah tanpa membalutnya,” Paus menkritik sikap keras Turki yang menolak fakta sejarah tersebut.

– Dan kurang dari 30 tahun dari pembunuhan suku yang dilakukan oleh Ottoman terhadap bangsa Armenia Kristen ini, terulang peristiwa sejenis yang lebih parah lagi kali ini dilakukan oleh Nazi German di bawah Adolf Hitler seorang Katolik fanatik dibantu oleh Haji Muhammed Amin al-Husseini (Mufti Yerusalem) dengan tentara yang dibuatnya (para Mulim Albanian dan Bosnia). Melalui tentaranya dan kamp-kamp konsentrasi Nazi; membantai 6 juta orang Yahudi, belum termasuk suku Gypsi – kali ini Pemimpin Iran dan petinggi Vatikan menolak adanya peristiwa kekejaman Nazi.
Dan saat ini, di abad 21, kita menyaksikan para radikal Islam membantai orang-orang Kristen di Syria, Irak, Negeria, Libya dan Kenya.
Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

FIFA: Palestina mencoba megeluarkan Israel dari Olympiade Sepak bola di Brasilia


Orang Palestina bermain sepak bola di West BankKejuaran Olympiade Sepok bola tahun 2016 di Brasilia semakin dekat, dan Pemerintah Palestina melalui Asosiasi Sepak Bola Palestina (Palestinian Football Association; ASP/ PFA) semakin gencar melobi ke FIFA untuk melarang team sepak bola Israel bermain di Brasilia.
Jibril Rajoub, pemimpin ASP / PFA ini beralasan bahwa: para pemainnya susah bergerak antara wilayah Teluk Gaza dengan West Bank karena peraturan perbatasan yang dikeluarkan oleh pemerintah Israel.
Rotem Kemer, pemimpin Asosiasi Sepak bola Israel (ASI), mengkomentari alasan Jibril tersebut sebagai masalah baru, ”ASP sudah melakukan itu lebih dari dua tahun,” dan ”kebebasan keluar masuk Israel bagi para pemain Palestina sudah banyak kemajuan,” tambahan, ”Tidak ada kebijakan FIFA dan UEFA untuk mencampuri politik dan olah raga. Kami melakuan yang terbaik demi menolong assosiasi Palestina. Kami beusaha membuat hal-hal lebih mudah untuk mereka.”

Bacaan berkait:

Stephen M. Flatow, mempertanyakan motif dari Pemerintah Palestina di atas, ia mendaftarkan kenyataan bahwa kejuaran-kejuaran sepak bola di lingkungan orang Palestina sangat erat kaitannya dengan terroisme atau aksi jihad terhadap negara dan bangsa Israel, ia memberi sedikit contoh.
Stephen menulis: ”Satu kali mengunjungi situs Palestinian Media Watch menyediakan cukup bukti pemanipulasian sepak bola Penguasa Palestina (Palestinian Authority/ PA) untuk mempromosikan terror. Berikut ini hanyalah sedikit contoh dari wilayah yang dikontrol Penguasa Palestina dalam beberapa tahun ini”:

  • Di kota Qaffin, sebuah team sepak bola dinamai ”Martyr Ziyad Da’as.” Pemuda ini adalah penolong dari otak pembantaian Hadera bat Mitzvah tahun 2002 yang menewaskan 6 jiwa, termasuk pemimpin band Afrika-Amerika, Aharon Ellis.
  • Suatu pertandingan sepak bola di kota Tzurif diawali dengan hening sejenak menghormati Khalil al-Wasir, lebih dikenal sebagai Abu Jihad, seorang pemimpin terrorist. Ia menolong perencanaan penyerangan pantai Tel Aviv 1978, dimana Gail Rubin, keponakan perempuan dari senator AS, dan 37 penumpang bus lainnya mati terbantai.
  • Klub Hila al-Quds melakukan sebuah turnament menamainya Dalal Mugrahbi, pemimpin penyerangan 1978. “Kejuaran (Sepak bola) Dalal Mugrahbi” berlangsung 12 tahun.
  • Pusat remaja Al-Amari membuat turnamen sepak bolanya dengan nama “Turnamen Martir Wafa Idris Terhormat.” Wafa Idris adalah perempuan Palestina pertama pelaku bom bunuh diri. Bermain sepak bola di depan Mesjid Al-Aqsa Israel

Katanya sedikit, tetapi masih ada tiga lagi, 2-3 contoh sudah meneguhkan, dan 7 contoh bukti yang tidak bisa disangkal.

  • Di kota Bethlehem, kantor utama Pelayanan Keamanan Pemerintah Palestina menamai turnamen sepak bolanya ”Turnamen Sepak bola Martir Abdallah Daoud.” “Ironisnya,” Stefen berkata, “Daoud adalah satu dari para terrorist yang merebut Gereja Nativity di Bethlehem di tahun 2002, merusak gedung tersebut dan memakainya sebagai perisai untuk menghindari penangkapan dari (badan keamanan) Israel.
  • 18 team dari wilayahTulkarm terlibat dalam sebuah “Turnamen Sepak bola Para Martir dan Para Narapidana” pada Sekolah Tinggi Irtah. Semua team tersebut dinamai dengan nama-nama para “martir” Palestina.
  • Di kota Fara’a, ada sebuah lapangan sepak bola dinamai Salah Khalaf, atau Aby Iyad, pemimpin dari gang “September Hitam” yang menculik dan membunuh para anggota Olympiade Israel di Munich Jerman tahun 1972. Dan dibalas segera oleh Israel dengan Operasi Wrath of God.

Stephen mengkritik alasan yang dibuat pemimpin ASP, ia berargumen bahwa ijin keluar masuk wilayah Israel dari Gaza ke West Bank, atau sebaliknya, bagi team sepak bola Palestina jelas diperlukan, “tentu saja, batas-batas untuk masuk adalah karena orang-orang Palestina menyalah gunakan jalan masuk itu untuk melakukan terrorisme di Israel. Tetapi tidak seorang pun menyatakannya.”
“Seperti semua badan-badan olah raga internasional, assosiasi sepak bola FIFA mencari untuk mempromosikan para panutan olah ragawan yang baik dan pantas bagi anak-anak. Karenanya, apakah seorang pembom bunuh diri sebuah panutan olah ragawan yang baik dan pantas bagi anak-anak? Dan mengapa mereka yang memuliakan para pembunuh – termasuk para pembunuh para atlit Amerika dan Israel – ada diijinkan tetap tinggal di FIFA?” Stephen berkata.
Stephen M. Flatow, seorang Pengacara di New Jersey, Amerika Serikat. Ia adalah ayah dari Alisa Flatow, yang terbunuh dalam sebuah serangan terrorist Palestina di tahun 1955.

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Filipina: Pedeta terbebas dari penculikan Negara Islam Khalifah FPIM


Pendeta Daniel Mindanao diculik MILF-Negara Islam Filipina terbebasMindanao, Filipina – Penculikan-penculikan, pemenggalan-pemenggalan dan pemerkosaan. Semua tindakan-tindakan ini dilakukan oleh Negara Islam Khalifah (NIK) menginpirasikan kejahatan melampau (wilayah) Timur Tengah, yang paling baru di Afrika, Sekarang pengaruh mereka mengancam orang-orang Kristen di Asia Tenggara.
Setelah para militan NIK membantai tentara Irak musim panas lalu, dunia menyadari ancaman NIK yang bertambah. Terrornya menyebar dari Syria dan Irak, ke Libya and bagian-bagian lain Afrika dimana Boko Haram dari Nigeria baru-baru ini mengabungkan diri dengan NIK.
Tambahan untuk laporan-laporan operasi ini di Pakistan dan Afganistan, dan sekarang pengaruh NIK sedang menjangkau sejauh Fillipina.
Para militan Islam yang ingin menguasai Mindanao, Filipina yang organisasinya bernama Fron Pembebasan Islam Moro (FPIM; Moro Islamic Liberation Front, or MILF) sekarang mengikuti ideology NIK, termasuk menghancurkan gereja-gereja, menculik dan membunuhi oang-orang Kristen.
Menculik Pendeta.
Musim gugur yang lalu, pendeta Daniel dan dua anggota keluarga lainnya diculik oleh sekelompok orang Islam dari FPIM.
Dalam sebuah interview yang eklusif, pendeta Daniel menjelaskan penculikannya kepada CBN NEWS.
“Ketika dua pria menangkap saya, saya ada sebuah handuk mengelilingi leher saya,” ia berkata. “Seorang dari militan Islam mengambil handuk tersebut dan berkata kepada ku, “Kami akan pakai ini untuk menyeka darah dari lehermu.”
Mereka mengambil pendeta Daniel ke kamp mereka dimana ia bertermu seorang terrorist Islam terkenal dikenal sebagai Komandan Tokboy. Tokboy berkata ia akan memenggal penginjil tersebut karena memimpin suku-suku setempat kepada Ha Mashiah.
“Saya katakan kepada dia, bahwa saya hanyalah menolong suku-suku tersebut. Tidak ada yang salah dengan mengkotbahkan Injil sementara melayani mereka,” Daniel mengutip ulang. “Dia berkata, setiap orang yang membawa Injil Yeshua Ha Mashiah dan meninggikan Elohim Israel adalah musuh kami.”
“Saya sadar beberapa tentaranya menggali sebuah lubang di depan ku. Saya mendengar seorang bertanya, “Apakah Anda pikir ia akan cocok dengan ini?,” dan meneruskan pekerjaannya.
Jadi, saya tahu kuburan tersebut adalah untuk diriku. Inilah, inilah waktuku untuk meninggal.”

“Setiap orang yang membawa Injil Yeshua Ha Mashiah dan meninggikan Elohim Israel adalah musuh kami.” Komandan Tokboy FPIM*

Dan Pendeta Daniel berkata bahwa Komandan Tokboy membuka indentitas aslinya.
”Tokboy bertanya, ’Kamu tahu siapa saya? Saya adalah pemimpin NIK di kepulauan Mindanao. Pemerintah Filipina telah memburu saya untuk waktu yang lama,” Daniel mengutip pernyataan Tokboy kepada CBN News
“Kemudian ia menunjukkan saya bendera NIK yang terkibar di kamp tersebut. Saya juga melihat dokumen-dokumen yang memiiki sebuah bendara NIK pada huruf awalnya.”

Mempercayai Elohim untuk sebuah mujizat
Keluarga Daniel dan teman-temannya berdoa sebagaimana siksaan berlanjut. Putrinya yang berusia 10 tahun, Carol, ada di antara mereka. Gadis ini berkata kepada CBN News bahwa ia telah mempercayai Elohim untuk membebaskan ayahnya dari kematian.
“Kami berdoa berdasarkan Yohanes 15:7 untuk ayahJikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya,” Carol berkata.
Esok paginya, Kamandan Tokboy menerima sebuah panggilan telpon yang mendesak.
”Tokboy memberikan telpon genggam tersebut kepada ku dan sebuah suara besar pada sisi lain bertanya, ”Apakah kamu pendeta Daniel?”
”Saya berkata, ya benar.”
”Apakah kamu tahu bahwa hari ini adalah tanggal kematianmu?”
Saya jawab, ya jika Yeshua Ha Mashiah menhendaki itu, hari ini adalah hari ku.”
Lalu suara di telpon tersebut berkata, ”Kamu beruntung, kami menyelamatkan kehidupanmu. Kamu tidak akan pergi mati hari ini.”

Pulang kerumah dengan sebuah peringatan
Daniel pulang kerumah dengan sebuah peringatan: berhenti menginjili orang-orang suku. Ia sekarang hidup di bagian lain dari Mindanao.
Jurubicara Menteri Luar Negeri Charles Jose berkata ke CBN News penculikan tidaklah berarti NIK menambah jejakkan kakinya di selatan Filipina
”Kami tidak sungguh yakin mereka sungguh NIK, ia berkata, dan menambahkan, ”Mungkin mereka hanya melompat ke gerbong yang sama (seperti Boko Haram join NIK awal tahun ini). Kebanyakan mereka terlibat dalam bandit dan penculikan untuk aktivitas-aktivitas tebusan.”

Bagaimanapun, pemerintah Filipina sedang dalam penelitian laporan-laporan bahwa orang-orang yang direkrut NIK memang menerima latihan di sebuah pedalaman desa tidak jauh dari kota Zamboanga.
Meskipun pengalaman kematiannya yang dekat dan kemungkinan ia akan diculik kembali, Daniel melanjutkan menyebarkan Injil kepada orang-orang suku Mindanao.

Iman yang lebih besar
”Kejadian tersebut mengajar saya untuk tidak takut kepada kematian. Saya telah melihat kuasa Elohim, Yeshua telah membebaskan saya dari kematian dan itu telah membuat saya lebih berani untuk melayani Elohim sebab saya telah melihat kuasa-Nya.”
“Kami tidak tahu dimana menemukan ayah, tetapi Elohim tahu dimana menemukannya,” Carol berkata, dan menambahkan, ”Adonai telah membawa ia keluar dari kamp tersebut. Adonai telah menjawab doa-doa kami. Elohim sungguh baik bagi keluarga kami!”

*) Komandan FPIM ini dengan jelas menyatakan bahwa ajaran Islam bertentangan dengan ajaran Yeshua Ha Mashiah yang terdapat di dalam Inil, Alkitab Perjanjian Baru, dan Allah yang disembahnya bertolak belakang dengan YAHWEH, Elohim Israel. Untuk mengerti pernyataannya, silahkan baca kesaksian para mantan-Islam:
Mark A. Gabriel
Kesaksian Professor Faouzi (David) Arzouni ex-Muslim Sinegal menjadi pengikut Yeshua Ha Mashiah
Alasan Kyai Haji Saifuddin Ibrahim dari NTB berpindah ke Kristianiti
Kesaksian Ibrahim Muslim Kosovo beriman pada Yeshua Ha Mashiah
Umat Islam, Jangan baca Alkitab!

Referensi: Pastor Escapes ISIS-Inspired Kidnapping by Gary Lane (7 April 2015)

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Tanda dari benih (keturunan) Abraham yang benar dan sesungguhnya


Selanjutnya, Yeshua berbicara lagi kepada mereka, berkata, “Aku adalah terang dunia. Siapa yang mengikuti Ku, ia sekali-kali tidak akan berjalan dala kegelapan, melainkan akan mempunyai terang kehidupan.” (Yohanes 8:12)

Alkitab Perjanjian Lama mencatat bahwa Abraham dijanjikan YAHWEH akan memiliki keturunan yang banyak seperti Benih Abraham illustrasibanyaknya bintang di langit atau banyaknya pasir di laut. Banyak orang mengaku bahwa mereka adalah keturunan dari Abraham. Alkitab juga mencatat siapa yang sesungguhnya keturunan Abraham yang benar, baik secara darah (benih keturunan) maupun secara rohani (benih kepercayaan). Artikel ini, berdasarkan ayat-ayat Alkitab akan menjelaskan siapakah sesungguhnya keturunan Abraham yang benar atau sesungguhnya. Apakah Anda termasuk diantara keturunan Abraham yang sesungguhnya tersebut?
1. Benih (Keturunan) Abraham secara darah
a. Dari Sarah, isteri pertama, lahirlah Ishak. Ishak melahirkan Yakub dan Esau.

  • Dari Yakub lahir 12 suku yang membentuk sebuah bangsa, disebut bangsa Israel, berasal dari nama baru yang YAHWEH berikan kepada Yakub, yakni Israel. Lihat Kej 32:28 dan 35:9-13.
  • Dari Esau lahirlah suku Edom; Edom berarti Merah, nama panggilan dari Esau karena menjual hak kesulungannya hanya dengan semangkuk sup kacang merah. Bangsa Edom berasal dari tiga ibu. Ada orang Het dan Oholibama orang Hewi dan terakhir Mahalat putri Ismael. Kedua yang pertama adalah bangsa Kanaan. Kej 28:8-9. Kata Edom dan Ismael karenanya sering kali indentik walaupun tidak seratus persen sama. Suku Amalek, musuh bebuyutan Israel, berasal dari benih Esau

b. Dari Hagar, gundik Abraham, budak perempuan Mesir Sarah, lahirlah Ismael (Kej 16:1). Dari Ismael lahirlah 12 putra yang dari mereka lahirlah 12 suku bangsa. Pria tertuanya bernama Nebayot, dan kedua Kedar. Suku Nebayot ini dikenal juga sebagai suku Nabataea, dengan salah satu kotanya yang terkenal kota Bakka atau orang Romawi menamainya kota Petra. Lihat SarchForMecca.com dan Nabataeans.net
c. Dari Ketura, gundik Abraham, yang ia ambil setelah tiga tahun kematian Sarah.[1] Ketura melahirkan 6 (enam) pria. Dua diantaranya adalah Medan dan Midian, dari kedua pria ini lahirnya suku Median, sering disebut di Alkitab. Wilayah Median terletak di barat tenggara Arab Saudi modern. Kej 25:1-4
Di sini pula Musa dipanggil sebagai nabi untuk melepaskan Israel dari perbudakan Mesir. Di Median pula nabi Musa membawa umat Israel berdiam segera setelah keluar dari Mesir sebelum mereka menuju utara untuk masuk ke Tanah Perjanjian.

2. Tanda yang diberikan YAHWEH sebagai keturunan Abraham
A. Sunat daging. Lagi firman Elohim kepada Abraham: “Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun-temurun…., yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat; haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu. …baik yang lahir di rumahmu, maupun yang dibeli dengan uang dari salah seorang asing, tetapi tidak termasuk keturunanmu. Orang yang lahir di rumahmu dan orang yang engkau beli dengan uang harus disunat; maka dalam dagingmulah perjanjian-Ku itu menjadi perjanjian yang kekal. (Kej 17:9-13)

Hal-hal yang kita bisa lihat dari ayat-ayat Alkitab yang berkaitan dengan sunat daging sebagai Perjanjian antara YAHWEH dengan Abraham:

  • Ishak, putra satu-satunya Abraham dari Sarah, adalah pribadi yang terpilih sebagai garis keturunan Pernjanjian kekal antara Elohim dengan Abraham (Kej 17:19,21)
  • Ismael, putra pertama Abraham, turut disunat sekalipun ia tidak termasuk di dalam pernjanjian kekal tersebut – hanya dinjanjikan “keturunan yang sangat banyak.” (ay. 20, 25-26).
  • setiap bangsa asing (pria dalam hal ini) yang tinggal di dalam lingkungan keluarga Abraham. (ay. 27).
  • bangsa Filistin bukanlah “bangsa Palestina,” sebab Alkitab menulis bahwa bangsa Filistin adalah bangsa yang tidak bersunat. Lihat Suku Filistin dan suku Palestina samakah?

B. Sunat hati. Banyak orang Kristen bepikir bahwa perintah atau ajaran Sunat hati hanya dimulai sejak Pelayanan Adonai Yeshua Ha Mashiah di bumi, nyatanya itu sudah tertulis sejak nabi Musa.
Bagi bangsa Israel, entah seorang pria beriman kepada Yeshua entah tidak, sunat daging adalah keharusan. Namun YAHWEH menuntut lebih dari sekedar tanda jasmani (sunat daging) bagi umat pilihan-Nya. YAHWEH menuntut keturunan Abraham secara daging memiliki tanda sunat hati!
Perhatikan apa yang dikatakan nabi Musa kepada bangsa Israel:
Ulangan 10”Lihatlah, langit, bahkan langit dari segala langit kepunyaan YAHWEH, Elohimmu, bumi dan segala yang ada di dalamnya. YAHWEH hanya memilih para leluhurmu untuk mengasihi mereka, dan Dia memilih benih mereka yang keluar dari mereka, yakni kamu, melampaui semua bangsa-bangsa, seperti pada hari ini.” (14-15). Dan sekarang perhatikan apa yang nabi Musa katakan pada ayat ke 16nya, berbunyi Karenanya kamu harus menyunat kekerasan hatimu,[2] dan janganlah kamu mengeraskan tengkukmu.” Diterjemahkan dari Alkitab LXX [3]
Makna dari sunat hati ini, dijelaskan pada ayat 12 sampai 13, tertulis,
”Dan sekarang, Israel, apakah yang YAHWEH Elohimmu tuntut darimu, tetapi
takutlah (akan) YAHWEH Elohimu, dan
berjalan dalam seluruh jalan-jalan-Nya, dan mengasihi Dia, dan
melayani YAHWEH Elohimmu dengan seluruh hatimu, dan dengan seluruh jiwamu;
memelihara perintah-perintah YAHWEH Elohimmu (the commandments of), dan ketetapan-ketetapan-Nya,
semua yang saya tugaskan mu hari ini, sehingga itu boleh ada baik dengan mu?”[4] (LXX)
Firman-Nya melalui nabi Yeremia, ”Lihatlah, hati-hari tersebut datang, firman YAHWEH, ketika Aku akan mengunjungi semua yang bersunat (kulit khatannya) ketidak bersunatan (hati) mereka (the circumcised their uncircumcision);[5] atas Mesir, dan atas Idumea,[6] dan atas Edom, dan atas bani Amon, dan atas bani Moab, dan atas setiap orang yang bercukup sekeliling mukanya, mereka yang tinggal di padang gurun; karena semua bangsa (the Gentiles) tidak bersunat daging, dan semua keluarga Israel hati-hati mereka tidak bersunat (Yer 9:26; LXX). Tidak bersunat hati ini dijelaskan pada ayat 22 sampai 24.
Juga pada Yehezkiel 44:7,9 ”tidak bersunat hatinya dan tidak bersunat daging.”

Pernyataan Adonai Yeshua tentang benih (keturunan) Abraham
Percakapan antara Yeshua dengan orang-orang Yahudi ini terjadi di Bait Elohim di Yerusalem, tepatnya pada Hari Perayaan Pondok Daun atau Tabernakel, perayaan Musim Gugur. Perayaan Pondok Daun adalah satu dari tiga Perayaan tahunan yang Elohim telah tetapkan bagi setiap orang Israel untuk pergi ke Yerusalem. Jadi orang-orang Yahudi yang berbicara dengan Yeshua jelas mengerti Firman Elohim (Perjanjian Lama). Namun Dia mendapat perlawanan dari orang Yahudi beraliran Farisi:
Bukankah Musa yang telah memberikan torat kepadamu dan tidak seorang pun dari antara kamu melaksanakan torat itu? Mengapa kamu berusaha membunuh Aku?” (Yoh 7:19)
Setelah Perayaan berakhir, Ia kembali mengajar di Bait Elohim, dan kembali menghadapi perlawanan dari para Farasi – yang menyombangkan diri karena mereka berasal dari benih Abraham (Yoh 8:33), yang dijawab oleh Yeshua: “Aku tahu bahwa kamu adalah keturunan Abraham, tetapi kamu berusaha membunuh Aku, karena firman-Ku tidak mendapat tempat di dalam hatimu.” (37). Sekali lagi mereka berkata kepada Dia, “Abraham adalah bapak kami!” (39). Perhatikan sekarang apa jawaban Yeshua atas klaim mereka tersebut yang ingin membunuh diri-Nya, Dia berkata,
”Jika kamu adalah anak-anak Abraham [itu benar sekali, Yeshua sendiri mengakuinya], kamu melakukan pekerjaan-pekerjaan Abraham; tetapi sekarang kamu ingin membunuh Aku, seorang yang telah mengatakan kebenaran kepadamu, yakni apa yang telah Aku dengarkan dari Elohim. Abraham tidak melakukan itu (membenci apalagi membunuhi orang benar), kamu sedang melakukan pekerjaan-pekerjaan bapakmu. … Jika Elohim adalah Bapamu, kamu akan tetap mengasihi Aku, karena Aku telah keluar dan sedang datang dari Elohim. … Mengapa kamu tidak mengerti perkataan-Ku? Sebab kamu tidak mendengarkan firman-Ku!
Kamu berasal dari bapakmu, si iblis, dan kamu mau melakukan keinginan bapakmu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula. …. Siapa yang berasal dari Elohim, ia mendengarkan firman Elohim; karena inilah kamu tidak mendengarkan, berhubung kamu tidak barasal dari Elohim. … Sesungguh-sungguhnya Aku berkata kepadamu: Sebelum Abraham ada, Aku ada!” (Yoh 8:39-58) (Most assuredly I say to you, before Abraham was, I AM.” (EMTV)[7]

Adonai Yeshua dengan jelas menyatakan bahwa bangsa yang benar-benar berasal dari benih Abraham adalah orang Israel, atau Yahudi. Namun yang mewarisi perjanjian abadi (kekal) adalah mereka yang bersunat hatinya, sebagai mana Abraham adanya, yakni para pelaku perintah, ketetapan dan ajaran Bapa Sorgawi, dan Putra Tunggal-Nya, Yeshua Ha Mashiah.

Setelah kebangkitan Yeshua dari kematian-Nya di kayu salib di atas bukit Golgota tersebut, Dia memerintahkan berita Injil untuk dikabarkan ke seluruh bangsa-bangsa bukan Israel:

“Segala otoritas di surga dan di bumi sudah diberikan kepada-Ku. Pegilah dan buahtlah murid-murid dari semua bangsa, baptiskan mereka dalam Nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus, ajarlah mereka melakukan segala apapun yang Aku telah perintahkan kamu; dan ketahuilah, Aku (I AM) bersamamu selalu, bahkan pada penghabisan jaman.“ Amin (Mat 28:18-20)

Itulah sebabnya rasul Paulus, – yang hidup bersamaan waktu dengan Yeshua – yang ahli Kitab-kitab Perjanjian Lama, khusunya Torah, dan gurunya adalah seorang termuka agama Yahudi, namanya Gamelius, setelah ia berhadapat muka dengan Adonai Yeshua Ha Mashiah yang merubah seluruh hidupnya dan diutus oleh Yeshua untuk menjadi rasul-Nya bagi bangsa-bangsa bukan-Yahudi, ia dengan berani berkata[8] kepada orang-orang Kristen Yahudi (Jemaat) di Roma:
“Sebab sunat (daging) memang bermanfaat, manakalah kamu melalukan torat; tetapi jika kamu menjadi pelanggar torat, sunatmu telah menjadi yang bukan sunat.
Oleh karena itu, jika yang bukan sunat (mereka yang bukan keturunan Abraham secara daging) dapat memelihara peraturan-peraturan torat, tidakkah yang bukan sunat itu akan diperhitungakan sebagai sunat?
Dan yang bukan sunat, karena menggenapkan torat secara alamiah, akan menghakimi kamu melalui tulisan dan sunat sebagai pelanggar torat.
Sebab, seorang Yahudi bukanlah ada pada apa yang kelihatan, begitu pula sunat bukanlah ada pada apa yang kelihatan secara daging. Namun, seorang Yahudi ada pada yang batiniah, dan sunat hati ada pada roh, bukan pada tulisan, yang baginya, pujian datang bukan dari manusia tetapi dari Elohim (Roma 2:25-29)

Alkitab dari Perjanjian Lama sampai Baru, dengan jelas memaparkan suatu fakta, yakni bahwa sunat daging – sekalipun ia berasal dari benih Abraham – tidak berperan banyak di dalam perolehan jaminan kehidupan kekal; itu hanyalah: bagi bangsa Israel, ia mendapat berkat kepandaian dan jasmani khusus, bagi bangsa Ismael ia mendapat berkat kesuburan kandungan.
Namun bagi mereka yang mengikuti teladan Abraham – sesuai ajaran Alkitab – baik bangsa Israel, bangsa Ismael dan maupun sama sekali tidak ada hubungan benih/ darah dengan Abraham semuanya akan mendapat berkat yang kekal dari Elohim Abraham, Elohim Ishak dan Elohim Israel.

Carilah kehormatan yang berasal dari Elohim, dan bukan manusia. Maka Anda akan dihormati oleh Elohim dan kelah Anda akan beroleh upah yang kekal di Hari Penghakiman-Nya.

Catatan Kaki:
1. John Gill, Exposition of the Entire Bible pada Kej 25:1
2. Hati yang tidak bersunat indentik dengan hati dan pikiran yang tegar/keras, baca: Yeh 3:7-8; Zakaria 7: 8-12 dan 2 Kor 3:3
3. Terjemahan Sir Lancelot Brenton Alkitab bahasa Inggris (1851) yang berasal dari Alkitab Septuagint (LXX) Yunani yang diterjemahkan dari Alkitab Ibrani abad ke 3 Sebelum Masehi. Perhatikan kata “benih” (Their seed after them) sejalan dengan janji-janji nubuatan Elohim di Kej 3:15 (Hawa), Kej 9:9 (Nuh) dan Kej 12:7 (Abraham) dan Kis 3:25-26 (Yeshua, Putra Elohim)
4. a. Perintah dalam bentuk kalimat pertanyaan. b. “…, that it may be well with thee?” Perintah YAHWEH bisa diberikan bagi umat-Nya agar umat-Nya sedikitnya “OK,” terlebih berkelimpahan (Ul 28:1-14 dan Yoh 10:10a), TETAPI, itu bisa juga menjadi sedikitnya “problem,” dan bahkan “kutuk” jika tidak diikuti (Ul 28:15-68). Elohim tahu jiwa dan tubuh kita, dan Dia tahu kondisi ciptaan-Nya (bumi, langit dan laut dengan masing-masing isinya), itulah sebabnya Dia memberi perintah agar umat-Nya mendapat yang terbaik.
5. HCSB menulis: Ketika Aku akan menghukum semua the circumcised yet uncircumcised: Mesir, Yudea …”
6. Terjemahan KJV tertulis Yehuda sebagai ganti dari Idumea. Edom dan Idumea sesungguhnya sejenis, hanya beda bahasa. Jika LXX ini memisahkan keduanya, besar kemungkin bahwa pada jaman penterjemahan tersebut kerajaan Yehuda, setelah mengalami pembuangan ke Babilonia, dihuni oleh oleh bangsa “Idumea.” Berarti orang-orang Edom yang awalnya berlokasi di selatan kerajaan Yehuda (wilayah Yudea) dengan ibukotanya Bakka/Petra, bergerak ke utara menghuni tempat kosong tersebut. Timur Syria juga ditempati oleh Edom. Amon dan Moab berasal dari Lot, keponakan Abraham; lokasi mereka sekang ada Yordania
7. EMTV: the English Majority Text Vestion. MT, dikenal juga sebagai Byzantine dan Ekklesiatical Text. Adalah text-text Kitab Suci bahasa Yunani yang diterima dan dipakai secara umum di Gereja-gereja Eropa Timur (dari Israel, Syria, Yunani sampai ke Asia Minor (Turky) sebelum Konstantine hidup dan bahkan setelah. Text Mayoritas ini isinya secara umum sama dengan Textus Receptus, dari mana Alkitab King James Verstion (KJV) dibuat, KJV dibuat berdasarkan manuskrip-manuskrip Yunani Byzantine yang diterjemahkan oleh Erasmus.
8. Setiap tuduhan yang mengatakan bahwa Kristianiti adalah ajaran rasul Paulus semata – berkaitan soal sunat dan makanan bersih-kotor – jelas si penuduh tidak mengerti isi Alkitab, dan hanya ingin membela sekte agamanya sendiri yang sama sekali berbeda dengan ajaran Alkitab yang diajarkan oleh para nabi dan para rasul Adonai Yeshua. Melalui observasi yang teliti pada surat-surat Paulus, semua ajarannya dan praktek imannya ia sungguh-sungguh mengikuti ajaran Yeshua sebagai mana para rasul lainnya juga lakukan.

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

“Ha Mashiah: Nubuatan Tergenapi” (The Messiah: Prophecy Fulfilled) – Film Perayaan Paskah


Pada keesokan harinya, Yohanes (Pembaptis) melihat Yeshua datang kepadanya, dan dia berkata, “Lihatlah, Anak Domba Elohim yang menghapus dosa dunia!” (Injil Yohanes 1:29)

Film Ha Mashiah Nubuatan Tergenapi

Film Ha Mashiah: Nubuatan Tergenapi ini (full version; clik untuk melihat online) secara dramatis menghadirkan pesan yang sesungguhnya tentang Makan Malam Paskah (Seder Pesach/ Passover Dinner) yang dilakukan oleh orang-orang Israel di seluruh dunia. Cerita ini terjadi di Israel pada Paskah tahun PERTAMA mengikuti kematian Yeshua (Yahushua). Injil menyatakannya dengan jelas.
Film Ha Mashiah ini menunjukkan bagaimana rabbi Yehuda (diperankan oleh Nick Mancuso) menjadi seorang pengikut sejati Yeshua Ha Mashiah juga dikenal sebagai Yesus Kristus (terjemahan dari bahasa Yunani). Setelah kebangkitan-Nya, rabbi ini dipenuhi dengan Roh Kudus, ia bangkit dengan semangat pada perjalan memberitakan Kabar Baik kepada bangsanya.
Ia tiba di kotanya sendiri, tepatnya satu tahun setelah kebangkitan, penguburan dan kebakitan Ha Mashiah. Sekarang, tangtangan terbesarnya adalah meyakinkan kelurganya sendiri (ayah, ibu, adik-adik laki-lakinya dan perempuannya) yang Ha Mashiah yang lama telah dinantikan akhirnya telah datang. Melalui Makan Malam (Perayaan) Paskah ini, yang dikatakan di Torah oleh nabi Musa, rabbi Yehuda menghadirkan secara otoritas nubuatan alamiah dan penggenapannya dalam pribadi Yeshua dari Nazaret tersebut.

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog