Mohamed Merah & 5 Terrorist Bali masuk ke sorga, mendapat 72 perawan?


Bulan Maret 2012, Eropa digemparkan dengan aksi terror dari Mohamad Merah, warga negara Perancis keturunan Argeria, dan pada bulan yang sama ini aksi 5 orang dari sebuah Islam radikal menguncang pulau Bali. Semuanya mati tertembak di dalam aksi jihad mereka.

Mohamad Merah, pelaku jihad di Perancis. Sebelum ia tertembak mati dalam suatu pertempuran senjata api selama 4-5 menit dengan para polisi yang mengepung apartementnya ia mengakui telah membunuh 3 tentara Perancis dan dan 4 orang sipil yang tinggal tidak jauh dari rumahnya, di kota Toulouse.

Dua standard hidupnya. Mohamed Merah walaupun usianya baru 32 tahun, namanya sudah tercatat didaftar hitam pemerintah Perancis: 15 kali ditahan polisi, masuk penjara.
Desember 2007, tentara Afganistan menjebloskan Mohamad kepenjara Kandahar. Tahun 2008, penjara yang penuh dengan Islam Taliban ini kebobolan, banyak napi melarikan diri. Koran Le Monde mengatakan besar kemungkinan ia di indoktrinasi dan dilatih jihad oleh pejuang Taliban untuk bertempur melawan tentara NATO  di Afgan yang membantu pemerinah setempat. Tertangkap tentara Amerika Serikat di Afganistan (2010), ia mengaku telah dilatih oleh Al-Qaida Taliban di perbatasan Afganistan-Pakistan. Balik ke Perancis, teman-temannya mengenal Mohamad Merah sebagai pemuda biasa, senang bermain sepak bola, tidak pernah bicara soal agama Islam, sungguh orang yang kalem.  Teman Mohamad lainnya berkata ”Ia suka sepak bola dan sepeda motor … saya bahkan tidak pernah tahu dia berdoa.”

Aksi terror Mohamad Merah Maret 2012. Pemerintah berkata,  Mohamad merekam perbuatan terrornya dalam sebuah video camera dan berkendaraan sepeda motor, dan mengganti warna cat motornya.

  • 11 Maret ia membunuh seorang tentara yang pernah bertugas di Afganistan. Ia berkata: “Kamu membunuh para saudaraku – Saya bunuh kamu.”
  • 15 Maret ia membunuh dua tentara lainnya, dan melukai  seorang tentara lainnya. Mohamad menjerit: ”Allahhu Akbar” saat menembak mereka.
  • 19 Maret ia membunuh 4 korbanya di sebuah sekolah anak-anak Yahudi. Ayah (guru agama) dengan dua putranya (berusia 5 dan 4 tahun), dan putri dari guru kepala sekolah.

Dalam Mobil dan apartementnya ditemukan beberapa senjata api dan bom-bom molotov.
Pada pengemungan yang memakan waktu 32 jam, sebelum ia tertembak mati  dan menolak menyerah, Mohamad Merah menjawab, “Jika saya mati, itu menyedihkan, tetapi saya akan masuk sorga. Namun  jika kalian mati hal itu lebih buruk bagi kalian.”

5 aksi terrorist Indonesia di Bali. 5 terrorist Islam yang tertembak mati di Bali (18 Maret 2012) sebelum merampok untuk tujuan membiayai aksi pelebaran agama Islam. (Perbuatan ini umum dilakukan oleh Muslim Brotherhood Mesir, pembunuhan berencana atas Anwar Sadat dibiaya  dari hasil memeras dan merampok Kristen Koptik, tulis Mark A. Gabril; Islam and Terrorism)

Berita mengatakan bahwa 3 dari kelompok jihad di atas telah memesan beberapa pelacur ke bungalo sewaan mereka. Ketiganya mati tertembak di bungalo Sanur di mana mereka bermalam. Tembak-menembak terjadi sebelum ketiganya mati. Dari para terrorist ini Polisi menemukan sejumlah CD yang berisi pengajaran bagaimana melalukan jihad, peta-peta rencana perampokan dan dua senjata api dengan peluhan peluru dan topeng penutup muka.

Berbuat dosa perzinahan sebelum melakukan aksi jihad (bom bunuh diri, atau merampok) adalah hal yang umum, itu juga dilakukan oleh aksi terror 11 September WTC Amerika. Islam melarang perbuatan zinah, namun juga mengajar bahwa mati di dalam berjuang bagi Allah (inilah arti jihad) adalah jalan tol menuju Sorga; dengan kata lain, doktrin jihad mengajar bahwa dosa-dosa mereka tidak diperhitungkan jika mereka terbunuh atau melakukan bom-bunuh diri demi membela Allah mereka – ini adalah konsep keselamatan dalam agama Islam, yang sama sekali berbeda 180 derajat dengan ajaran Alkitab. Orang non-Islam sungguh ingin tahu doktrin jihad di bawah ini:

Seorang pemimpin Islam Ahmadiah, yang dianggap sesat oleh mayoritas aliran Islam,  sangat yakin bahwa para jihad masuk neraka. Yang mana yang benar dalam kasus mati berjihad ini?

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Berhadiah 50.000 dollar US jika ada kota di Timur Tengah lebih demokrasi dari Yerusalem


WND melaporkan bahwa Aaron Klein tuan rumah dari stasion radio WABC menawarkan 50.000 dollar Amerika kepada seorang pemimpin organisasi Global March to Jerusalem (Berbaris Global ke Yerusalem), Frank Romano, aktivist Anti-Israel.

Frank Romano mempersiapkan suatu aksi protes berbaris internasional untuk menuntut ”kebebasan bagi Yerusalem dan masyarakatnya dan mengakhiri (pemerintahan) Apartheid, pembersian ras dan kebijakan Yahudi yang mempengaruhi masyarakatnya, tanah dan kekudusan Yerusalem.”

Berbaris Global ke Yerusalem ini direncanakan akan digelar tanggal 30 Maret 2012. WND juga menulis beberapa tokoh penting dunia yang mendukung aksi Berbaris Global ke Yerusalem, diantaranya president Baraq Obama, pastor Jeremiah Wright (gembala sidang dimana  Mr. Obama selama 12 tahun dipersiapkan sebelum jadi president USA), Cornel West, teman lama Mr. Obama dan Medea (Susan, nama kecil) Benyamin salah satu pendiri dari Code Pink. Laporan juga mengatakan bahwa Iran juga terlibat banyak di dalam mengorganisasi aksi berbaris ini.

Kutipan percakapan Aaron Klein dengan Frank Romano dapat didengar pada klip YouTube, klik referensi di bawah. Pada percakapan di atas berkali-kali tuan rumah stasion radio WABC (juga seorang reporter WND) menantang  Frank Romano yang Anti-Israel ini untuk menyebutkan satu kota saja di Timur Tengah yang lebih demokrasi dan bebas dibanding kota Yerusalem, ibukota Israel, maka Aaron Klein akan menghadiahkan Frank 50.000 dollar Amerika. Frank Romano tidak dapat menyebutkannya.

“Akar dari Anti-Israel atau Anti-Semitism adalah Anti-Yeshua Ha Mashiah (Anti-Kristus),” kata Dr. Derek Prince.

Pada karya tulisannya yang berjudul “The Root of Antisemitism”  (tersedia online dalam file PDF), beliau menyimpulkan bahwa sumber kebencian tersebut adalah roh Setan itu sendiri.

Dari pengamatan saya pribadi selama bertahun-tahun mengikuti berita dan kejadian internasional yang berkaitan dengan Kristianiti, bangsa dan negara Israel saya sangat sependapat dengan kesimpulan Dr. Derek Prince di atas. Saya melukiskan Anti-Israel atau Anti-Semitism sebagai kebencian yang tidak beralasan, tidak bisa diterima pikiran sehat. Israel tidak lepas dari kesalahan, namun para pembencinya lupa bahwa empat jari menunjuk pada diri mereka sendiri.

Pertanyaan: Agama apakah yang sesungguhnya memotori pekerjaan Setan yang Anti-Israel ini? Jawaban lihat di bawah!

Kebencian yang demikian ini sama seperti kebencian para Anti-Mashiah (Anti-Kristus), Yeshua Ha Mashiah  seorang yang tidak pernah kedapatan berbuat satu kesalahan dan dosa, sebaliknya Yeshua Ha Mashiah mengasihi, menyembuhkan yang sakit, membela hak orang miskin dan para janda tua, ajara-Nya adalah kasih, keadilan dan pengampunan. Namun Ia dibenci, dianiaya dan dibunuh – demikian juga itu terjadi kepada para pengikut-Nya. Sehingga Yeshua berkata:

Barangsiapa membenci Aku, ia membenci juga Bapa-Ku. Sekiranya Aku tidak melakukan pekerjaan di tengah-tengah mereka seperti yang tidak pernah dilakukan orang lain, mereka tentu tidak berdosa. Tetapi sekarang walaupun mereka telah melihat semuanya itu [semua perbuatan Yeshua yang baik dan agung], namun mereka membenci baik Aku maupun Bapa-Ku. Tetapi firman yang ada tertulis dalam kitab Taurat mereka harus digenapi: Mereka membenci Aku tanpa alasan. (Yoh 15:23-25).

Yeshua mengutip nubuatan raja Daud pada Mazmur 69:5; ayat 4 pada terjemahan Inggris.  Kelompok agama Farisi dan Saduki juga termasuk pembenci Yeshua Ha Mashiah, sekalipun Ia adalah raja mereka.

Dan kepada para pengikut-Nya Ia juga mengingatkan dan menghibur: Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.” (Yoh 16:33).

Jawaban: Anda menebak agama Islam? Ya Anda benar, namun agama Islam hanyalah alat ditangan seseorang yang lebih berkuasa. Islam dan Mr. Baraq Obama hanyalah alat, sedihnya banyak orang Islam tidak sadar. Penelitian Alkitab yang teliti sangat meragukan bahwa Anti-Kristus datang dari agama Islam. Tetapi sebaliknya, banyak fakta, baik sejarah maupun data masa kini, membuktikan bahwa orang kuat pengendali utama gerakan Anti-Israel dan Anti-Kristus adalah para pemimpin Roma Katolik. Bacan nubuatan Alkitab. Frank Romana, hanyala satu dari jutaan agent gereja Roma Katolik, dari Google: “Is Frank Romano Catholik?” Anda mendapat jawaban: “Frank Romano is currently the Head Coach for Catholic Campus Ministry Association.” Baca daftar panjang nama-nama bapak Gereja dan pernyataan mereka tentang Paus (the Vicar of Christ) “They called him ANTICHRIST.” Daftar ini dibuat oleh seorang ex-Roma Katolik.

Para agent gereja Roma Katolik memakai konflik Timur Tengah untuk mempersiapkan jalan bagi Pembinasa keji (Meshiah palsu) bertahta di kota suci Yerusalem (Mat 24:15; Dan 9:26-27).

STOP sebentar dari mendengarkan berita dunia dan membaca artikel. Berdoalah untuk kedamaian kota Yerusalem, maka Anda sendiri akan diberkati, itulah janji-Nya.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Iran: Pendeta Youcef Nadarkhani tetap terancam hukuman mati


Gembala dari sebuah jemaat di kota Rasht, Iran, yang berjumlah sekitar 400 jiwa, dipenjarakan dan ia terancam hukuman mati. Pemerintah Iran mengatakan Youcef Nadarkhani berpindah dari Islam ke Kristen pada usia 19 tahun, oleh sebab itu pada pengadilan kriminal (Islam) tertanggal 22 September 2010 pendeta Youcef Nadarkhani dinyatakan  melanggar hukum pemurtadan.

”Saya bukan seorang murtad…. saat berusia 19 tahun saya tidak beragama,” Youcef menyatakan. Ia menyatakan bahwa introgatornya memaksa dia untuk menandatangani sebuah pernyataan pengakuan ’meninggalkan agama Islam ke Kristen’ dan dikatakan kepadanya bahwa ’seorang yang lahir dari orang tua Islam, dan tidak menerima agama apapun di luar Islam sebelum mencapai usia dewasa secara agama Islam [usia 15 untuk pria], adalah secara otomatis seorang Islam.’ [Hukum Islam tidak tertulis lainnya menyatakan sebelum usia dewasa, anak-anak secara otomatis mengikuti agama orang tuanya. ”Agama Islam adalah warisan, bukan pilihan pribadi,” sorang ex-Islam Iran lainnya berkata]. Pendeta Iran lainnya yang menghadapi tuduhan serupa adalah Pendeta Behrouz Sadegh-Khanjani (ditahan sejak 6 Juni 2010 secara ilegal).

Aaron Rhodes, jurubicara dari the International Campaign for Human Rights in Iran (ICHRI) menyatakan hukuman mati pemerintah atas pendeta Youcef sebagai pernyataan illegal (tidak berdasarkan hukum Iran), “Itu adalah nilai yang rendah dari segala system pengadilan untuk menghukum mati seorang diluar batas framwork legalnya. Menghukum mati seorang berdasar pada agama yang mereka pilih untuk melakukannya atau tidak adalah bentuk serius diskriminasi dan agama dan tidak menghargai kebebasan nurani dan iman.”

Menurut ahli-ahli keagamaan Iran, murtad (tindakan seorang meninggalkan agama) bukanlah sebuah tindakan kejahatan atau tindakan kriminal menurut Hukum Pemerintah Iran.  Aaron menyatakan bahwa keputusan pengadilan tersebut didasari dari hukum Islam semata (Pengadilan Islam Revolusi Iran, dimana dan oleh siapa Youcef diadili) sebab hukum murtad tidak terdapat di hukum negara Iran.

Firouz Sadegh-Khanjani, saudara laki-laki pendeta Behrouz, perlakuan pemerintah Islam Iran atas kedua pendeta tersebut adalah bagian penganiayaan yang sedang trend melawan orang-orang Kristen di Iran. Menurut Firouz, mereka tidak pernah menjadi orang Islam, sebab kedua orang tua mereka Kristen. Ibu mereka Kristen (asal Kongo) dan ayah mereka berpindah ke Kristen sebelum mereka lahir.

September 2011, diadili kembali. Mohammad A. Dadkhah, pembela hukum dari pendeta Youcef bercerita bagaimana clientnya dipaksa berkali-kali untuk bertobat, ”Hakim terus menerus meminta client saya untuk berkata, ’Saya telah meninggalkan Kristianiti dan saya mengakui Islam sebagai (agama yang) lebih tinggi dari semua agama lainnya,’ dan dia (Youcef) selalu mengatakan ’Saya tidak akan mengatakan itu,’” Dadkhah bercerita. Pembela ini juga berkata bahwa ia sendiri diperintahkan tidak boleh memakai dasi (haram?), atau tidak boleh masuk ke ruang pengadilan, namun ia tetap pakai.  Berita hukuman mati atas pendeta Nadarkhani menjalar ke dunia internasional. Petisi-petisi dan kritik menggunung atas kebijakan pemerintah Iran.

Pengadilan Islam Iran tahu bahwa mereka tidak memiliki dasar hukum yang kuat dan ditambah sorotan luar negeri, maka mereka mencari alasan lain untuk menghukum mati pendeta ini. Deputi Keamanan propinsi Gilan kemudian mengganti tuduhannya (termuat pada Kantor Berita Farsi; koran pendukung pemerintah Islam Iran tertanggal 30 September) dengan tuduhan ”pemerkosaan” dan ”pemerasan.” Pembela hukum terkejut dengan tuduhan baru ini sebab selama ini dan bahkan seminggu sebelum tuduhan baru ini muncul di koran, di pengadilan mereka tetap mempermasalahkan kasus ”pemurtadan pendeta tersebut.”

Maret 2012, tuduhan berubah kembali. Melalui campur tangan beberapa negara, seperti Norwegia, USA, Australia, Jerman dan belakangan ini Brazila,  akhirnya secara resmi Pemerintah Islam Iran mengakui bahwa pendeta Youcef Nadarkhani tidak terlibat di dalam pelanggaran criminal (perkosaan dan pemerasan) seperti yang mereka tuduhkan kepada Youcef di bulan September 2011, namun hanya melanggar hukum murtad Islam.

Farsi Chritian News Network (FCNN) melaporkan bahwa sebelum hari Natal 2011, pemerintah menahan orang-orang Kristen Protestant di Teheran dan enam kota lainnya. Mereka diijinkan pulang namun diancam. Natal tahun sebelumnya, Desember 2010, lebih dari 100 Kristen Protestant yang aktif di gereja-gereja rumah telah ditahan dan sebagian besar dilepaskan  kembali.

Komentar: Kira-kira dua minggu lalu saya berbincang-bincang dengan seorang ibu, imigran asal Iran, tentang pemerintah Islam Iran. Saya telah mengenal keluarga ibu ini lebih dari 3 tahun, kami saling berkunjung dan sering berbicara tentang sejarah: raja Darius dan Daniel (dan orang Yahudi lainnya yang pernah hidup di Persia (Iran sekarang). Ibu ini berkata, bahwa banyak orang sering salah mengerti tentang bangsa Iran, khususnya orang Barat yang ia temui salah mengerti. Bercerita tentang bangsa Iran, “Kami bukan orang Arab, bahkan kami tidak mengerti bahasa Arab, hanya sedikit orang Iran yang mengerti bahasa Arab,” katanya dengan nada protes yang disertai senyum. “Kami bukan orang Islam, kami memiliki agama sendiri [Zoroastrianism],” katanya dengan nada pasti. Kekesalannya atas apa yang terjadi di Iran sejak Revolusi Islam Iran nampak tercurahkan pada saat ia bercerita. “Jadi kamu lebih senang dipanggil ‘orang Persia’ atau ‘orang Iran?’” saya memotong ceritanya. “Tentu, orang Persia!,” ia menjawab dengan pasti sekali lagi dengan disertai senyum. Perkataan Ali Sina (pendiri Faith Freedom Internasional) dapat dipercaya ketika ia berkata bahwa lebih dari 60 % orang Islam bukanlah orang Islam. Kesimpulan bahwa propaganda Islam untuk masyarakat internasional bahwa Iran adalah negara Islam yang berpengaruh kuat telah berhasil dengan baik. Orang Kristen perlu berdoa bagi saudara-saudari mereka yang tinggal di Iran untuk mereka tetap kuat di dalam imam dan pengharapan mereka kepada Adonai Yeshua Ha Mashiah, berdoalah kiranya melalui waktu-waktu yang sulit ini lebih banyak lagi bangsa Persia mengenal akan YAHWEH, Elohim Yang Hidup, dan Putra-Nya, Yeshua Ha Mashiah (Yes 11:9-10 dan Roma 15:22).

Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus, juga untuk aku, supaya kepadaku, jika aku membuka mulutku, dikaruniakan perkataan yang benar, agar dengan keberanian aku memberitakan rahasia Injil, yang kulayani sebagai utusan yang dipenjarakan. Berdoalah supaya dengan keberanian aku menyatakannya, sebagaimana seharusnya aku berbicara. (Ef 6:18-20)

Bacaan dan video berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

 

Potongan papyrus Injil Markus abad pertama telah ditemukan!


Injil Markus 1:1-2 – Inilah permulaan Injil* tentang Yeshua Ha Mashiah, Putra Elohim. Seperti ada tertulis dalam kitab nabi Yesaya: “Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu.
*) Kata Injil berasal dari kata Yunani Euaggelion artinya Kabar Baik.

Dr. B. Wallace, Professor Pelajaran-pelajaran Perjanjian Baru melaporkan bahwa potongan dari papirus Injil Markus abad pertama telah ditemukan dan disiapkan untuk diterbitkan.

Professor ini berkata, pada suatu pertemuan di University of North Carolina (USA) pada 1 Febuary 2012, hadir 1000 orang, bahwa tujuh papyrus Perjanjian Baru baru belum lama ini telah ditemukan. Enam dari papyrus Perjanjian Baru tersebut di tanggalkan dari abad kedua dan satu dari ketujuh papyrus adalah dari abad pertama (100 AD).

Dr. Wallace menyatakan penemuan ini menambah pengetahuan akan Perjanjian Baru, ”Potongan-potongan (papyrus) ini sekarang menambah pegangan kita sebagai berikut: Kita memiliki sebanyak delapan belas manuscript Perjanjian Baru yang berasal dari abad kedua dan satu dari abad pertama. Semuanya, lebih dari 43 (empat puluh tiga) persent dari semua ayat-ayat Perjanjian Baru ditemukan di dalam manuscript-manuscript ini. Tetapi yang paling menarik adalah potongan abad pertama.

Potongan Perjanjian Baru tertua yang telah diketahui adalah potongan dari Injil Yohanes, dikenal sebagai P52. Ditemukan pada tahun 1934, dokument ini telah ditanggalkan antara abad satu setengah dan dua (150-200 AD).

Manuscrip Injil Markus tertua yang telah ada, dikenal dengan P45, berasal dari abad ketiga awal (200-250 AD). Potongan yang baru ini untuk sementara diperkirakan antara tahun 100-150 AD.

Dr. Craig A. Evans, Professor Perjanjian Baru pada Acadia Divinity College berkomentar, ”Jika dinyatakan benar asli dan lebih awal, potongan Injil Markus ini sungguh ada sangat berarti dan menunjukkan bagaimana text (manuscript) Perjanjian Baru sungguh terawat baik. Kami semua menunggu penerbitannya.”

Komentar:
Injil Markus, dipercayai oleh banyak ahli Alkitab, ditulis di antara tahun 40-70 AD. Pada Injil Markus ini Anda akan menemukan banyak perbuatan dan perkataan Yeshua Ha Mashiah yang menyatakan sungguh Dia adalah Putra Elohim, ini beberapa contoh:

  • Kuasa-Nya melampaui kekuatan alam: topan (4:39-41),  jalan di atas air (6:48-50), pohon mati hanya dengan perkataan-Nya (11:13-14 & 20-23)
  • Menghidupkan orang mati (Mark 5:35-43), 5 potong roti 2 ikan untuk lebih dari 5 ribu orang ditambah sisa 12 bakul (6:38-44).
  • Menyembuhkan berbagai jenis penyakit; contoh: tuli dan gagap (Mark 7:32-37); buta (10:46-52); lumpuh (2:10-12)
  • Raja Daud, hidup sekitar 1000 (seribu) tahun sebelum Yeshua, memanggil Yeshua “Tuannya” (12:35-37)
  • Berkuasa mengampuni dosa (2:5-10)
  • Kuasa-Nya atas roh-roh jahat (1:23-28; 5.1-13; 7:25-30; 9:17-27)
  • Bapa Sorgawi memberi korformasi dua kali, ”Inilah Putra-Ku yang Kukasihi, dengarkanlah Dia” (1:11 & 9:7). Meneguhkan nubuatan nabi Musa (Ul 18:17-19) dan nabi Yesaya (Yes 42:1)
  • Ia sendiri bangkit dari kematian – upah dosa manusia yang Ia telah tanggung di kayu salib (16:9).

Penemuan potongan Injil Markus ini membuktikan bahwa YAHWEH sanggup menjaga firman-Nya yang tertulis, Alkitab. Khalil, seorang ex-jihad Islam yang menjadi Kristen karena mempelajari Alkitab (tujuan pemimpinnya ialah untuk menjatuhkan iman masyarakat Kristen) bersaksi bagaimana Elohim menjaga firman-Nya. Suatu hari tas Khalil yang berisi Alkitab dan catatan-catatan penelitiannya tercuri di warung-telepon. Kertas catatan ditemukan oleh orang lain, dan kembali, namun tanpa Alkitab. Di rumahnya, Kalid sedih sebab buku yang paling ia sayangi hilang. Yeshua menampakkan diri, dan berkata ”Alkitab tidak dapat hilang!” Itu ada tersimpan di lemarimu.” Khalil terkagum menemukan bahwa Alkitabnya tersimpan dengan baik.

Bacaan bekait:

Referensi:

 

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog