YAHWEH, Elohim Yang Perkasa di Medan Perang


“Siapakah Raja Kemuliaan ini?” “YAHWEH, kuat dan perkasa, YAHWEH, perkasa dalam peperangan!” Siapakah Raja Kemulian ini? YAHWEH Tzebaot [1]. Dialah Raja Kemulian. Sela (Mazmur 24:8, 10) [2]

Adonai Yeshua mengendarai kuda putih memerangi Setan Wahyu 19 Berita dunia hampir setiap hari memberitakan adanya peperangan; ini salah satu tanda bahwa kita berada di Akhir Jaman yang Adonai Yeshua nubuatkan 2000 tahun yang lalu (Mat 24:3-8, Mark 13:8, Luk 21:10); perang terjadi antara bangsa melawan bangsa, suku melawan suku dengan latar belakang motif yang berbeda – politik, bisnis, ideologi, pribadi (iri, tamak, balas dendam) dan tidak jarang hanya karena keyakinan iman yang berlebihan – merasa paling benar dan superior.
Perang bukanlah budaya baru, itu sudah ada sejak jaman purba-kala; suku bangsa tertentu tidak suka perang, namun suku bangsa lainnya senang berperang, sehingga masyarakat yang tidak suka berperang dipaksa untuk membela dirinya – atau musnah dibinasakan.
Pemujaan kepada deiti-deiti adalah bagian penting dari kehidupan setiap manusia, sebab setiap manusia memerlukan pembela dan penyelamat.[3]
Di dalam medan peperangan, deiti-deiti tersebut sering kali di arak di garis depan barisan tentara. Deiti-deiti tersebut bisa berupa benda buatan (disebut sebagai berhala) bisa juga terlukis dalam bentuk simbol-simbol pada bener-bener atau bendera-bendera mereka.
Alkitab adalah Kitab Suci yang unik, itu tidak hanya berisi perintah dan pengajaran bagaimana beribadah, namun juga berisi ilmu pengetahuan, kesaksian-kesaksian perbuatan YAHWEH kepada bangsa Israel dan interaksinya dengan suku-suku bangsa lainnya. Dalam artikel ini kita akan melihat keterlibatan YAHWEH di dalam peperangan, Elohim Israel ini, dan juga Elohim orang Kristen memiliki banyak Nama, salah satunya ialah El Gibbor (Elohim Yang Mahaperkasa, the Mighty God), dengan pengertian bahwa YAHWEH adalah Pakar Perang dan Pemenang – sebab Dia kuat dan perkasa; lihat Kejadian 49:24-25, Mazmur 50:1. Nama lain-Nya yang sejenis dengan itu adalah El Elyon (Elohim Yang Mahatinggi, the Most High God); lihat Kej 14:20 dan Maz 9:3.

Contoh Kesaksian keperkasaan YAHWEH di Medan Peperangan:
1. Nabi Musa perang melawan raja Firaus dari Mesir.  Keluaran 7-12 dan 14. Orang Israel mengarak Tabut Perjanjian mengelilingi tembok Yeriko
Sebuah tongkat gembala melawan 600 kereta perang pilihan ditambah seluruh kereta perang Mesir, masing-masing lengkap dengan kaptennya dan pasukan berkuda (Kel 14:1-9).
Pasal 7 sampai 12 adalah peperangan rohani: kuasa YAHWEH melawan ilmu hitam dukun-dukun Firaun. Pasal 14 menceritakan perang fisik, bagaimana YAHWEH menahan seluruh pasukan Mesir dengan tiang awan dan tiang api yang hadir diantara dua bukit sementara Dia membelah air laut dengan hembusan angin  agar bangsa Israel (yang sama sekali tidak bersenjata) dapat menyeberangi Laut Merah menuju pantai Median (Arab Saudi). Dan setelah hampir seluruh Israel mencapai pantai, Dia mencabut tiang awan dan api-Nya untuk membiarkan tentara Firaun yang besar itu mengejar – hanya untuk mengubur mereka di tengah-tengah lautan, karena ketika mereka sampai ke tengah laut, Dia menutup kembali jalan dasar-laut tersebut. Pada peristiwa ini nampak jelas di mata orang Mesir (yang masih tersisa) dan Israel bahwa YAHWEH sendiri yang berperang menghadapi musuh umat-Nya (14:24-25 dan 30-31).
Tujuan dari perbuatan-Nya ialah membuat bangsa Mesir mengenal siapakah YAHWEH, Elohim Israel ini, seperti tertulis: Kel 14:4 – “Dan Aku akan mengeraskan hati Firaun dan dia akan mengejar mereka. Maka biarlah Aku dimuliakan melalui Firaun dan melalui seluruh tentaranya, dan orang-orang Mesir akan mengetahui bahwa Akulah YAHWEH; …”
Elohim rindu membebaskan bangsa Mesir dari penyembahan berhala ciptaan Firaun dan menjadi umat-Nya juga! Baca Yesaya 19, perhatikan ayat 23-25.

2. Gideon, hakim Israel perang melawan bangsa Median, Amalek dan suku-suku di seberang timur Yordan. Hakim-hakim 6:33 sampai 8:21.
300 tentara Orang-orang Muslim demontrasi menbawa bendera Jihad Islammengalahkan 135.000 tentara musuh yang berkendaraan unta-unta (7:12 dan 8:10-12).
Tetapi orang Israel melakukan apa yang jahat di mata YAHWEH; sebab itu YAHWEH menyerahkan mereka ke dalam tangan orang Midian, tujuh tahun lamanya (Hak 6:1), ayat 7 sampai 10 adalah titik balik pertobatan bangsa Israel, sehingga Gideon dipilih YAHWEH menjadi pembebas. Gideon atau Yerubaal (nama yang bermakna: ”Biarlah Baal melawan dia, karena dia telah merobohkan mezbahnya.”) telah mempersiapkan 32.000 tentara, namun YAHWEH berfirman kepada dia, “Dengan ketiga ratus orang yang menghirup itu akan Kuselamatkan kamu: Aku akan menyerahkan orang Midian ke dalam tanganmu (Hak 7:7). Midian terletak di Barat Saudi Arabia. Orang Midian menyembah dewi Astarte (dewa bulan) yakni dewi bangsa Phoenician (Libanon) itu nampak pada kalung-kalung berbentuk bulan sabit (crescent-shaped) pada leher unta-unta mereka (8:21-22). Orang Midian adalah indentik dengan orang Ismael yang menyembah ALLAH (8:24).[4]

3.  Asa, raja Yehuda perang melawan Zerah, raja Ethiopia. 2 Tawarikh 14.
Asa hanya memiliki 580.000 tentara, ia diserang Zerah yang berkekuatan 1000.000 (satu juta) tentara dilengkapi dengan 300 kereta perang.
Asa berseru minta tolong kepada YAHWEH, tertulis: Kemudian Asa berseru kepada YAHWEH, Elohimnya: “Ya YAHWEH, selain dari pada Engkau, tidak ada yang dapat menolong yang lemah terhadap yang kuat. Tolonglah kami ya YAHWEH, Elohim kami, karena kepada-Mulah kami bersandar dan dengan nama-Mu kami maju melawan pasukan yang besar jumlahnya ini. Ya YAHWEH, Engkau Elohim kami, jangan biarkan seorang manusia mempunyai kekuatan untuk melawan Engkau!” (2 Taw 14:11). Hasilnya adalah: Dan YAHWEH memukul kalah orang-orang Etiopia itu di hadapan Asa dan Yehuda (ayat 12).

4. Yosafat, raja Yehuda perang melawan tiga suku bangsa (Moab, Amon dan Edom). 2 Taw 20.
Sungguh, suatu perang yang sangat tidak seimbang!
Yosafat menyerukan kepada seluruh rakyatnya untuk berpuasa dan mencari YAHWEH, sementara ia sendiri mengadakan puasa doa syafaat bersama dengan penduduk Yerusalem – hadir juga para ibu dengan bayi-bayi mereka – di depan Bait YAHWEH. Yosafat dalam doanya berkata: “Ya YAHWEH, Elohim nenek moyang kami, bukankah Engkau Elohim di dalam sorga? Bukankah Engkau memerintah atas segenap kerajaan bangsa? Kuasa dan keperkasaan ada di dalam tangan-Mu, sehingga tidak ada oranVladimir Lenin dewa orang Komunisg yang dapat bertahan melawan Engkau. (2 Taw 20:6)
Keesokan harinya, pagi-pagi sekali, raja Yosafat bersama tentaranya dan para pemimpin pujian memasuki medan perang. Ketika mereka sedang bernyanyi, keajaiban terjadi, tertulis: Ketika mereka mulai bersorak-sorai dan menyanyikan nyanyian pujian, dibuat YAHWEHlah penghadangan terhadap bani Amon dan Moab, dan orang-orang dari pegunungan Seir, yang hendak menyerang Yehuda, sehingga mereka terpukul kalah. (2 Taw 20:22, )
Ayat-ayat berikutnya menerangkan bagaimana YAHWEH mengalahkan musuh yang besar tersebut. YAHWEH membuat mereka saling berperang; pertama Amon dan Moab memerangi suku pegungan Seir (suku Edom; asal dari Esau dan wanita Ismael. Esau adalah saudara kembar Yakub) dan kemudian Amon dan Moab saling membunuh. Ketika tentara Yosafat melihat ke perkemahan musuh, yang nampak hanyalah mayat-mayat.[5]

Banyak lagi kesaksian seperti di atas di dalam Alkitab, namun akan terlalu panjang jika ditulis semuanya.

Akitab juga mencatat kekalahan umat YAHWEH dalam peperangan.
“Beginilah firman YAHWEH: Kamu telah meninggalkan Aku, oleh sebab itu Akupun meninggalkan kamu juga …” (2 Taw 12:5, )

Contoh bahwa YAHWEH tidak berkompromi dengan DOSA – sekalipun mereka adalah umat pilihan-Nya:
1. Tentara Israel di bawah pimpinan Jendral Yosua dikalahkan bangsa dari kota Ai. Yosua 7.
Yosua baru saja merebut kota Yerikho yang berbenteng sangat kuat dan memiliki tentara yang kuat, sedang kota Ai hanya berpenduduk sedikit. Kemenangan bagi bangsa Israel adalah di atas kertas, namun nyatanya mereka kalah.
Alkitab mencatat faktor penyebab kekalahan bangsa Israel yang memalukan ini, tertulis: Lalu berfirmanlah YAHWEH kepada Yoshua: ”Orang Israel telah berbuat dosa, mereka melanggar perjanjian-Ku yang Kuperintahkan kepada mereka, … Sebab itu orang Israel tidak dapat bertahan menghadapi musuhnya. Mereka membelakangi musuhnya, (Yosua 7:11-12). – ternyata seorang prajurit Israel telah mencuri barang-barang jarahan yang seharunya dimusnahkan.

2. Yerobeam, raja Israel Utara perang melawan Abia, raja Yehuda (Israel Selatan). 2 Taw 13.
Yerobeam dipilih YAHWEH untuk menjadi raja atas 10 suku Israel, ia seorang yang pintar, ia bekas pegawai raja Salomo, namun berontak dan minggat ke Mesir. Dengan 800.000 tentaranya ia menerima undangan perang dari Abia, cucu Salomo, jauh lebih muda dari Yerobeam, mimiliki kekuatan 400.000 tentara.
Ayat 14 mencatat bagaimana Yerobeam berhasil mengepung Abia, namun akhirnya ia yang kalah: Ketika Yehuda menoleh ke belakang, lihatlah, mereka harus menghadapi FRANCE-RELIGION-CHRISTIANITY-ASSUMPTIONpertempuran dari depan dan dari belakang. Mereka berteriak kepada YAHWEH, sedang para imam meniup nafiri, dan orang-orang Yehuda memekikkan pekik perang. Pada saat orang-orang Yehuda itu memekikkan pekik perang, Elohim memukul kalah Yerobeam dan segenap orang Israel oleh Abia dan Yehuda. (2 Taw 13:14-15)
Ayat-ayat sebelumnya menjelaskan, mengapa Yerobeam kalah berperang – ia adalah penyembah berhala. Ia bahkan bisa disebut sebagai pencetus penyembahan berhala patung kambing dan anak lembu emas bagi rakyatnya (2 Taw 11:13-15) dan ia juga berfungsi sebagai imam besar dari sistem penyembahan berhala yang ia buat sendiri. Detilnya baca di sini: Dosa Berat Raja Yerobeam

 3. Yoas, raja Yehuda dikalahkan raja Damshik (Damaskus) Syria yang hanya bertentara kecil. 2 Taw 24:17-27.
Alasan kekalahan Yehuda: ”… karena mereka telah meninggalkan YAHWEH, Elohim leluhur mereka (2 Taw 24:24). Yoas, 40 tahun menjadi raja. Pemerintahannya yang awalnya bagus telah berakhir tragis karena ia murtad dan menjadi penyembah berhala. Ketika ia ditegur oleh YAHWEH melalui imam Zakaria, putra dari imam Yoyada.[6] Yoas tidak bertobat malah memerintahkan rakyat merajam mati imam tersebut. Yoas dibunuh oleh dua pekerja wanita asing dari bani Amon dan Moab – dalam tradisi Israel adalah suatu hal yang sangat memalukan seorang raja tewas ditangan orang asing apalagi di tangan seorang wanita asing. Ia dianggap tidak layak untuk dimakamkan di pekuburan raja-raja Yehuda; perjalanan suci raja Yoas yang panjang berakhir pada garis finis yang salah.

Karena mata YAHWEH menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia..” (2 Taw 16:9a)

Aplikasi:Adonai Yeshua mengendarai kuda putih Wahyu 19 ayat 11-16
1. Gereja bisa belajar dari sejarah kehidupan bangsa Israel. Sukses dan gagalnya Gereja YAHWEH tergantung bagaimana Gereja berhubungan dengan Kepalanya, yakni Adonai Yeshua ha Mashiah. Ayat bacaan: Yohanes 15, Roma 11:13-36 dan 1 Korintus 10.
2. Sekelompok bangsa yang membenci bangsa Israel dan Gereja-Nya (para Pengikut ajaran Yeshua ha Mashiah baik Yahudi maupun bukan-Yahudi) haruslah ingat bahwa kedua kelompok ’bangsa’ ini tidaklah akan bisa dimusnahkan, ribuan tahun perjalanan sejarah aniaya dan sampai sekarang adalah bukti nyata – Israel tetap hadir dan Kekristenan semakin kuat. Sebab Deiti mereka bukanlah berhala atau ideologi dan tradisi buatan manusia, melainkan Pencipta alam semesta, Naman-Nya adalah YAHWEH, Dialah juga yang menciptakan Anda dan sayasedihnya, banyak orang yang masih belum bersedia menerima berkat-Nya yang besar (Yoh 1:10-14). Jadi hendaklah kita memiliki rasa hormat dan takut serta memberi kemulian dan penyembahan hanya kepada Dia saja. Ayat bacaan: Kisah para Rasul 5:12-41, perhatikan ayat 39 dan Wahyu 20:11-15.

Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran kita, supaya kita melalui kesebaran dan penghiburan dari Kitab Sucidapat memiliki pengharapan. Sekarang Elohim yang penyabar dan penghibur itu , mengaruniakan kerukunan kepada kamu satu terhadap lainnya, sesuai dengan kehendak Mashiah Yeshua , sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Elohim, bahkan Bapa Adonai Yeshua ha Mashiah kita. (Roma 15:4-6; KJV) teladan Mashiah; sehingga kamu semua yang setuju dapat dengan satu suara memuji Elohim Bapa Adonai Yeshua kita; Tindale Bible).

Catatan kaki:1. Tzebaot atau Sebaot adalah bahasa Ibrani yang berarti ”semesta alam.” Jadi YAHWEH Tzebaot artinya Elohim Penguasa sekaligus pemilik seluruh jagat raya, sebab langit, bumi dan laut beserta semua isinya diciptakan oleh YAHWEH. Baca Kejadian 2:1-3 dan Wahyu 14:6-7 serta Wahyu 21 dan 22.
2. Terjemahan bebas dari Alkitab terjemahan Inggris (pada umumnya).
3. Bahkan bangsa yang tidak percaya adanya alam roh sekalipun (tidak percaya adanya Elohim, malaikat dan roh-roh jahat) nyatanya mereka memiliki deiti-deiti, yakni jiwa dan pikirannya sendiri – ideologi dan filosofi; faham yang seperti ini memiliki banyak nama: Komunisme, Atherisme, Sekularisme, Materialisme dan sebagainya. Deiti mereka dalam peperangan – yang nampak terlihat – umumnya adalah ”peralatan pertahanan perang mereka.” Baca nubuatan Daniel 11:37-38 di KJV Bible – God of forces dan dalam Geneva Bible – Mauzzim: “That is, the god of power and riches: they shall esteem their own power above all their gods and worship it.”
4. , the Exposition of the Enitire Bible on Judge 8:21; dan ayat 24: mereka telah bercampur dan hidup bersama, atau sangat dekat satu dengan lainnya. Mengapa orang Midian disebut Ismael, sebab mereka adalah putra-putra Keturah, dan Keturah adalah Hagar ibu dari Ismael. The Targum menyebut mereka orang Arab, dan mereka nampak terbiasa mengenakan anting-anting, sebagaimana para pria di negara-negara Timur melakukannya, lihat Kej 35:4.
5. Kejadian YAHWEH membuat musuh umat-Nya saling berperang – telah terjadi juga di Perang Syria tahun 2013-14, dimana kelompok-kelompok pemberontak Sunni yang ingin menggulingkan President Assad telah menguasai banyak kota stategis, mereka mulai menyerang desa-desa Kristen dan mengancam penduduknya untuk masuk Islam secara paksa – atau dibunuh. Sehingga permohonan doa dipanjatkan oleh orang Kristen secara internasional; hasilnya adalah para militan Sunni yang terdiri banyak kelompok tersebut saling berperang – dan berakibat kalah perang di Syria! Dan sekarang kelompok militan Sunni ini pindah berperang ke Irak – memerangi Muslim Shia, ribuan Shia Irak telah terbunuh, suku Kurdi dan Kaldian di Kurdistan (Utara Irak – atau “kuno Aram”) juga terancam.
6. Yoyada, ayah Zakaria, adalah bukan hanya berjasa menyelamatkan Yoas dari pembunuhan (saat ia baru berusia satu tahun; seluruh keluarganya dibunuh oleh putri dari raja Ahab, lalu menjadi ratu selama 6 tahun), imam Yoyada lah yang mempersiapkan Yoas menjadi raja (saat berumur 7 tahun) dan menolong ia menjalankan kerajaannya. Yoyada adalah satu-satunya imam yang dikuburkan di kota Daud di samping makan raja-raja Yahuda (2 Taw 24:15-16).

Bacaan  berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Manfaat dari DOA atau SEMBAYANG


Itulah sebabnya dikatakan: “Bangunlah, hai kamu yang tidur dan bangkitlah dari antara orang mati dan Mashiah akan bercahaya atas kamu.” Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak YAHWEH. (Efesus 5:14-17)

DR. Charles Stanley mendaftarkan 15 manfaat dari melakukan DOA atau SEMBAYANG. Pada seri kotbah Life Principal sessi ke 27 yang berjudul PRAYER: Our Time-Saver, DR. Charles Stanley menjelakan betapa sangat pentingnya WAKTU, dari pengalaman panjang kehidupannya sendiri ia menyimpulkan: Yang terpenting di dalam kehidupan saya – yang menjadikan saya produktif – adalah bukan apa yang saya lakukan, tetapi ada berdiam diri mendengarkan Dia dan membaca Firman-Nya terlebih dahulu.
Yeshua sedang berdoaAdonai Yeshua Ha Mashiah, adalah contoh orang yang sangat efektif di dalam menggunakan waktu-Nya. Pelayanan-Nya yang singkat di bumi – hanya tiga tahun enam bulan (3 ½ tahun) – namun telah menghasilkan dampak positif yang begitu besar bagi seluruh Dunia. Kitab-kitab Injil mencatat bahwa Yeshua banyak sekali berdoa dari awal pelayanan-Nya sampai tugas-Nya yang terakhir – yakni mengorbankan diri-Nya tersalib di bukit Golgota – Ia melakukan doa;

  • saat masih berdiri di sungai Yordan selesai dibaptis, Ia berdoa (Luk 3:21);
  • sebelum memilih dan menetapkan 12 murid-Nya, Ia berdoa terlebih dahulu (Luk 6:12-13);
  • sebelum dan selesai pelayanan, Ia berdoa (Luk 9:28);
  • menghadapi tugas akhirnya yakni sebagai Anak Domba Paskah Elohim (memberi nyawa-Nya sendiri sebagai darah penebusan bagi dosa seisi dunia), Ia berdoa (Mat 26:36; Mark 14:32).

Doa adalah kunci keberhasilan Yeshua di dalam menjalankan tugas-tugas-Nya sebagai Hamba Elohim Yang Diurapi YAHWEH atau Meshiah, dan bukti nyata hubungan-Nya yang erat dan indah dengan YAHWEH Tsebaot, Bapa-Nya. Itulah sebabnya murid-murid-Nya tertarik untuk belajar prinsip berdoa yang benar dari Guru mereka tersebut (Luk 11:1-4 dan Mat 6:5-13). Yeshua sendiri, dengan perumpamaan-perumpamaan yang radikal, menegaskan kepada murid-murid-Nya agar mereka tidak jemu-jemunya berdoa (Luk 11:5-10 dan Luk 18:1-8).

Inilah daftar 15 manfaat dari Doa atau Sembayang tersebut:
1. Memberi kita petunjuk moment yang jelas, membuang kebingungan. Belajarlah dari raja Yosafat ketika ia menghadapi musuh yang besar; 2 Taw 20.3. (Gives us clear, timely direction, eliminating confusion.)
2. Mencegas kita dari membuat keputusan-keputusan yang salah. Belajar dari rasul Paulus diarahkan Roh Kudus ke Filipi, Makedonia sebelum menginjil ke Asia. (Kis 16:6-15). Jemaat Filipi dikemudian hari menjadi salah satu penopang pelayanan Paulus (Fil 1:1,7-8). (Prevents us from making wrong decisions.)
3. Membuang kekuatiran dan kecemasan (Eliminates worry and anxiety). Lihat Filipi 4:6-7
4. Menghasilkan rasa ketenangan dan kedamaian (Produces a sense of calmness and peacefulness).
5. Mengundang Elohim ke dalam aktivitas kita. Ini akan membuat kita lebih produktiv. Lihat Amsal 3:5-6 (Invites God into our activity).
6. Memberikan kita keyakinan (Gives us confidence).
7. Menghilangkan resah (Eliminates fretting)
8. Mempertajam kepekaan kita di dalam membedakan sesuatu (Sharpens our discernment)
9. Memberikan kita titik-pandang Elohim (Gives us God’s viewpoint)
10. Membawakan kita kekuatan (Bring us energy)
11. Mencegah kita dari ada terganggu (Prevents us from getting distracted)
12. Mengingatkan kita tentang perlunya untuk bertindak (Remind us of the necessity to act)
13. Mencegah ketidak-puasaan (Prevent discouragement)
14. Membuka pintu-pintu kesempatan (Opens doors of opportunity). Lihat Kol 4:1-6
15. Memampukan kita untuk membedakan antara kesibukan dan keberhasilan (Enables us to discern between busyness and fruitfulness).

”Setiap menit pada kehidupan kita membawa kita semakin mendekati kepada kematian, semakin mendekati kita kepada kekekalan (ada bersama Adonai Yeshua selamanya atau terpisah dari Dia selamanya),” DR. Charles Stanley

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog