Gereja Roma Katolik, praktek homosex, HIV/AIDS dan jalan keluarnya


Tupai peka dengan kondisi sekitarnyaRasul Paulus: ”Tetapi kamu, saudara-saudara, kamu tidak hidup di dalam kegelapan, sehingga hari itu tiba-tiba mendatangi kamu seperti pencuri, karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang.
Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan. Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar. Sebab mereka yang tidur, tidur waktu malam dan mereka yang mabuk, mabuk waktu malam. Tetapi kita, yang adalah orang-orang siang, baiklah kita sadar, berbajuzirahkan iman dan kasih, dan berketopongkan pengharapan keselamatan.
Karena Elohim tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka, tetapi untuk beroleh keselamatan oleh Yeshua Ha Mashiah, YAHWEH kita, yang sudah mati untuk kita, supaya entah kita berjaga-jaga, entah kita tidur, kita hidup bersama-sama dengan Dia. Karena itu nasihatilah seorang akan yang lain dan saling membangunlah kamu seperti yang memang kamu lakukan.” (1Tes 5:4-11)

Artikel ini saya dedikasikan bagi para pria, khususnya bapa-bapa, yang secara alami dikaruniakan jabatan sebagai kepala rumah tangga, imam dan sekaligus pelindung bagi se-isi rumahnya. Jabatan yang besar memberi tanggung jawab yang besar, karena itu Elohim tidak hanya memberikan bahu yang besar kepada laki-laki, lebih dari itu pikiran dan pengertian yang dalam dan bijaksana untuk menjalankan fungsinya. Penghormatan dan kridit saya berikan kepada mereka yang telah bekerja keras meneliti dan memberitakan bahaya dari hubungan  homosex, terlebih bagi mereka yang berurusan langsung menolong para korban yang terinfeksi dan melakukan pencegahan terhadap transmisi virus yang sangat berbahaya ini.

Tujuan: Artikel di bawah ini berbicara bukan tentang masalah politik dan bukan juga keagamaan, – sekalipun keduanya terlibat, sebab Roma Katolik adalah sebuah pemerintahan politik dan keagamaan (‘Gereja’), tambahan praktek homosex telah dipakai secara salah oleh para politikus dan rohaniwan – artikel ini mengamati apa yang para pemimpin Gereja Roma Katolik lakukan dan yakini tentang praktek tersebut, mengamati hubungan HIV/AIDS dengan praktek homosexual, dan pada ujungnya melihat bagaimana Alkitab memberi jalan keluar dari kemelut budaya akhir jaman tersebut. Semoga para Muslim pun mendapat pencerahan, sedikitnya sadar bahwa Kristianiti (ajaran Kristen) dan agama Roma Katolik jauh berbeda, jadi para Muslim harus berhenti memutar balikkan pemakaian “Kristen” dan “Katolik.”  Elohim memberkati kita semua.

Pendahuluan. Kapan terakhir Anda mendengar berita tentang pria homosex (gay)? Bagaimana dengan berita kematian karena penyakit AIDS? Tentu berita korban karena “aksi terrorist dan pembom bunuh diri” sering kita dengar, namun tahukah Anda bahwa tingkat korban terinfeksi dan terbunuh karena AIDS pun tidak kalah tinggi.
Memasuki tahun 2000, berita mengenai homosexualiti semakin menjadi berita utama di media komersial internasional, umumnya itu hadir dalam bentuk ”pembelaan persamaan hak asasi bagi pria homosex (gay)” dan ”parade homosex / gay pride.” Namun sedikit sekali, jika tidak bisa dikatakan hampir tidak pernah, diberitakan tentang penyakit HIV dan AIDS [1] yang sangat menakutkan dan sangat mematikan, apalagi mengaitkan keduanya sebagai rantai reaksi sebab-akibat hampir sama sekali jarang dimuat atau terdengar di media. Melalui mesin pencari data Google saya mengetik ”what is hiv aids” hanya dalam setengah detik keluar “sekitar 119,000,000” (mendekati 120 juta) link artikel, terlihat bahwa telah banyak orang menyadari bahaya ”monster yang kejam ini” dan membawanya kepermukaan untuk membangunkan perhatian masyarakat. Kondom bukanlah pemecahan terbaik untuk mencegah transmisi infeksi HIV dan AIDS, tetapi pengetahuan akan Firman YAHWEH, yakni Alkitab – inilah cara yang terbaik.

1. Sejarah Homosexual[2] atau praktek homosex (hubungan intim dengan sesama jenis kelamin)
“…tak ada sesuatu yang baru di bawah matahari,” raja Salomo berkata, dan ia melanjutkan, “Adakah sesuatu yang dapat dikatakan: “Lihatlah, ini baru!”? Tetapi itu sudah ada dulu, lama sebelum kita ada. (Pengkotbah 1:9-10)
Praktek homosex telah ada sejak di jaman Abraham (2000 BC), dipraktekkan secara umum di Lembah Yordan dengan kota-kotanya terkenalnya seperti Sodom, Gomorah (Kej 18-19). Juga telah dikenal pada masyarakat Yunani kuno di jaman Herodotus (sejarawan Yunani; 484-425 BC) dan Plato (ahli philosophy; 428-427 BC), termasuk bahkan hubungan pederasty (phedofily) yaitu hubungan intim antara pria dewasa degan pria remaja.[3] Praktek ini juga telah terjadi dalam masyarakat Roma kuno, negara tetangga Yunani, sebagaimana rasul Paulus menyinggung perkara ini dalam suratnya kepada Jemaat di Roma, dimana bukan hanya para pria (gays) tetapi juga para wanitanya (lesbians) mempraktekkan perbuatan tersebut. Baca Roma 1:18-28.

2. Pernyataan Gereja Roma Katolik tentang praktek mengenai homosexual – tidak sesuai dengan isi Alkitab Ayat Alkitab Mazmur 119 ayat 105 Firman-MU pelita bagi kakiku
Beberapa abad yang lalu masalah homosexualiti adalah perkara yang tabu untuk dibicarakan di dalam Gereja Roma Katolik, namun sejak terungkapnya “skandal” praktek homosexual dan pedofilia (pedophile) di antara petinggi Katolik (paus, kardinal, pendeta) beberapa tahun yang lalu, maka status “skandal” tersebut sekarang telah menjadi status “dapat dimengerti” bahkan saat ini berkembang menjadi “bagian dari hak asasi manusia.” Berikut ini data kasarnya:

A. Pernyataan resmi Gereja Roma Katolik mengenai praktek homosexual
”… kita haruslah selalu ada siap untuk menerima prinsip ini: ’Saya akan percaya bahwa putih yang saya lihat adalah hitam, jika atasan Gereja [paus, kardinal, uskup dst.] menyatakan itu demikian.’”, Ignatius de Loyola.[4]
Gereja Roma Katolik bukan saja membela praktek mesum ini, lebih dari itu menyatakan pelakunya sebagai ”umat Elohim.” – Kardinal Bernardin: “… para pria homo adalah anak-anak Elohim (gays are children of God), mereka harus dikasihi dan para Katolik haruslah membela hak-hak mereka.  Chgo SunTimes Oct. 21, 1994 p. 18 art. Bernardin Letter Tackles Hot Topics for Teenagers.  Bandingkan dengan firman Elohim di Suratan rasul Petrus: 1 Petrus 2:9-10.[5]

Gereka Katolik ingin menumbuhkan gereja lokal bagi para pria (gays) dan wanita (lesbians) yang mempraktekkan sex sejenis, ”Usaha untuk membuat gereja-gereja lokal lebih ”terbuka dan menyambut homosexual. Tidak ada kesalahan moral ada sebagai homosexual. Para homosexual didorong untuk menerima sakrament-sakrament dan berpartisipasi dalam kehidupan gereja (Katolik), sejauh mereka tinggal dalam pengajaran gereja (Katolik).”[6]

Joseph Ratzinger[7]  aka “Paus Benedixtus XVI”, yang berasal dari Katolik garis keras mencoba menyetop praktek homosex bagi calon pendeta. Pada surat resminya tahun 2005 ia menilai homosexuality sebagai “sebuah kecenderungan kuat memerintahkan kearah kejahatan moral intrinsik” dan “gangguan objective,” karenanya para pria yang memiliki “kecenderungan homosexual yang dalam” seharusnyalah tidak menjadi imam-imam.”[8] 17 Desember 2012, Mr. Ratzinger (paus) menerima laporan 300 halaman dari tiga kardinal, tentang jaringan para pendeta homosex yang bekerja di Vatikan, namun juga bermain di sector sekuler di kota Roma misalnya jaringan pelacur pria yang bekerja di sauna untuk umum, spa untuk kesehatan dan bahkan tempat tinggal pribadi yang diperuntukkan bagi uskup agung yang terpercaya. Sumber berita menduga bahwa laporan 300 halaman ini adalah faktor penyebab pengunduran dirinya sebagai paus, dan digantikan oleh Mr. Bergoglia (paus Francis). Sumber laporan yang sama juga menulis bahwa investigasi atas kematian terbakar waria bernama “Brenda” di tahun 2009 (yang mempunyai affair dengan Mr. Marrazzo) mengkaitkan beberapa pendeta Katolik tingkat atas bahkan beberapa kardinal  sebagai para pelanggan jaringan waria elite kota Roma. Mr. Marrazzo (ex-gubernur Lazio) saat itu pengurus gedung perjudian Monte Cassino yang dimiliki oleh Vatikan. [9]

 Paus Francis IB. Pernyataan terbuka Paus Francis I, Jorge Mario Bergoglia, tentang praktek homosex adalah OK baik bagi para pemimpin Gereja Roma Katolik. Sejak Mr. Bergoglia, aka Paus Prancis I, terpilih menjadi Paus (13 Maret 2013) [10],  banyak kebijakan Vatikan telah berubah secara radikal. Pada perjalanan pulang dari kunjungannya ke Brazilia (30 Juli 2013), di depan para wartawan ia menganggap praktek homosex para pendeta Katolik sebagai hal yang harus diterima, ”Jika seorang adalah gay (pria homosex) dan ia mencari Adonai (Tuhan) dan memiliki kehendak yang baik, siapakah saya untuk menghakimi?”  Koran menulis dan berlanjut, “Francis berkata kepada para wartawan dalam bahasa Itali tetapi memakai kata Inggris “gay”, Itu sebuah kata yang oleh para paus sebelumnya secara besar-besaran dihindari untuk disebut.”[11]

Paus yang sama, hanya dalam setengah tahun pertama dari periode kepausannya telah menyatakan hal-hal yang sangat liberal bahkan bagi pemikiran orang Katolik sendiri, misalnya: “orang Atheis dapat selamat melalui hati nuraninya sendiri” tanpa perlu Yeshua (Yesus), dan “para pemimpin yang besar dari umat Elohim, seperti Musa, selalu menyisahkan ruang untuk kuatir. Pernyataan paus ini mendapat gayung bersambut.

  •  Bernard Felley[12], seorang uskup Roma Katolik yang ‘konserfatif,’ pada konferensi press 11-13 Oktober di kota Kansas memperingatkan para pendengarnya bahwa paus Francis mempercepat kehancuran gereja Katolik, “situasi dari Gereja (Roma Katolik) sungguh berantakan. Dan paus yang sekarang membuat itu 10,000 kali lebih buruk.” Paus Francis figur yang berbahaya dan tidak perlu diikuti katanya lebih lanjut, ”Ia merusak segala sesuatu. Tunggulah, sehubungan ia sebagai paus, tetapi jangan ikuti dia.” Francis dilabelkannya sebagai ”Kita memiliki di depan kita seorang Modernist yang asli.”[13]
  • Jerome R. Corsi, reporter senior WND.com mengkomentari pernyataan paus yang baru ini dengan judul artikel, “Saat ini tidak becanda: Apakah paus Katolik?[14]

Apakah pernyataan Paus Francis tentang Catholic gay priests sebagai tanda “laju kereta api sudah tidak dapat ditahan lagi,” (merefer pada surat Paus Benedictus XVI di atas), atau semua ini sebagai sebuah tanda bagi penduduk dunia bahwa “saatnya telah tiba untuk Gereja Roma Katolik membuka topengnya.” Waktu akan menunjukkannya.

Doktrin Mr. Bergoglio tentang homosex sangatlah berbeda sebelum ia jadi paus, pada suratnya untuk para suster Katolik di Argentina ketika pernikahan sex sejenis dilegalkan di negeri itu, ia menyatakan praktek ini sebagai “penolakan total dari hukum Elohim yang terpahat di hati-hati kita” dan pelegalan tersebut ia nyatakan sebagai “sebuah gerakan yang dilakukan oleh Bapa Pendusta yang mencoba membingungkan dan menipu anak-anak Elohim.”[15]
Paus telah pindah arah 180 derajat! Dalam doktrin Katolik Paus adalah “Tuhan di bumi,” atau vicar of Christ,” ia punya kuasa untuk merubah skandal itu jika ia berkehendak, namun popularitas dan penghormatan dunia nampaknya lebih penting bagi paus.

Gary Hall the Dean of the National Cathedral Washington DCC. Gary Hall, pemimpin senior dari gereja Katolik The National Cathedral di Washington DC.
Pada ceramahnya di penghargaan kepada para remaja pria homosex (gay youths) di gerejanya (dikutip 9 Oktober 2013) untuk mempromosikan hak-hak pria homo, ia tidak hanya “mendukung gaya hidup homosex” lebih lagi menyatakan “menolak homosexuality adalah suatu dosa,” Mr. Hall berkata, “Kita sekarang harus berani mengambil langkah akhir dan menyebut homophobia dan heterosexism … adalah dosa.” Mr. Hall mendorong semua gereja Katolik untuk mendukung budaya homosex Katolik, ia berkata, Hanya ketika semua gereja kita mengatakan itu  dengan jelas, berani dan dengan keteguhan, barulah akan melepaskan remaja LGBT kita (Lesbian, Gay, Bisexual, and Transgender /bencong) bertumbuh dalam ‘sebuah budaya’ yang secara total merangkul mereka sebagaimana mereka ada.” Mr. Hall juga berkata kecenderungan napsu sex ini sebagai sebuah karunia.[16]

Pernyataan Mr. Hall ini jelas memutar balikkan kebenaran firman Elohim dan menjerumuskan para remaja Katolik semakin dalam tenggelam dalam lumpur yang sedang menelan kesehatan dan jiwa mereka. Peter LaBarbera dari Americans for Truth About Homosexuality menyatakan bahwa semua pernyataan Mr Hall ini salah, dan pemakaian kata “homophobia” hanyalah sebuah kata rhetoric dari Gereja korupsi. Sumber dari mana berita ini dikutip dengan jelas mengenali motif dari Mr. Hall ini “merubah masalah moral menjadi masalah politik,” itu nampak pada paragraf pertamanya.

Tidak diragukan ada banyak pekerja dan jemaat Roma Katolik yang tidak setuju dengan budaya praktek homosexual dan kebijakan liberal para petinggi gereja Roma Katolik ini, hal terbukti dengan adanya gelombang besar orang-orang Katolik yang meninggalkan jabatan dan keanggotaan mereka, belum lama ini seorang sejarawan Katolik yang terkenal di Perancis mengambil tindakan bunuh diri sebagai tanda protesnya.

3. Konsekuensi dari prakpohon buruk menghasilkan buah yang buruk Matius 7 ayat 18-20tek homosex; data  statistik korban HIV dan AIDS
Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik. Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.  (Mat 7:18-20)
Sebelum kita melihat data statistik yang dikeluarkan oleh dokter dan badan resmi kesehatan Amerika tentang efek buruk dari praktek homosex, ada baiknya kita mengerti dahulu arti kata ”homophobia” dan ”heterosexism” yang Gary Hall nyatakan sebagai dosa.

A. Definisi kata homophobia dan heteroxism.
Dua kata ini adalah perbendaharaan kata Inggris yang baru, awal tahun 70an kata homophobia belumlah dikenal oleh umum, apalagi kata heterosexism, yang terakhir ini sungguh sebuah kata baru, kita bisa sebut itu sebagai ”Made In Roman Catholic Church.”
Homophobia terdiri dari dua kata homo dan phobia; homo untuk hal-hal yang berkaitan dengan homosexualiti, sedangkan phobia adalah istilah kedokteran seorang yang memiliki suatu ketakutan besar yang tidak masuk akal akan sesuatu. Jadi homophobia artinya

  • seorang yang memiliki ketakutan besar yang tidak masuk akal akan (bahaya, ancaman, konsekuensi) homosexualiti (istilah kedokteran); atau
  • seorang yang sangat benci atau takut akan orang homosexual (istilah politik).

Alkitab tidak mengajar umat-Nya untuk membenci ORANG lain sekalipun mereka tidak seiman, bahkan kepada ORANG JAHAT sekalipun. Tetapi adalah benar bahwa Alkitab mengajar untuk setiap orang membenci KEJAHATAN dan DOSA. Senjata Rohani Weblog

Untuk mengerti perbedaan dunia kedokteran dengan dunia politik dalam kata ”-phobia” lihat dan bandingkan dua kelompok kata phobia ini agoraphobia (ketakutan berlebihan akan tempat terbuka);  ornithophobia (ketakutan berlebihan akan burung; contoh: kumpulan burung darah/ piegens); anthrophobia (ketakutan berlebihan akan bunga) dengan phobia berikut: ophidiophobia (ketakutan berlebihan akan ular), demonophobia (ketakutan berlebihan akan iblis /demon); hadephobia (ketakutan berlebihan akan Neraka)

Heterosexism, surprise, surprise kata ini belum tertulis di kamus!  Namun dari pernyataan Gary Hall di atas kita tahu apa arti dari kata heterosexism atau “faham heterosex;” sejenis dengan kata ”communism,” ”atheism atau “confucianism dan lain-lain, tidak lain dan itu pasti bahwa kata heterosexism yang dimaksud pemimpin Katolik ini indentik artinya dengan “anti-homosexual; anti-ORANG homosex,” perhatikan sekali lagi definisi dari “homophobia” dan “homosexual” (footnote no. 2).

Terlihat bahwa pemimpikin Katolik ini mencoba merubah sesuatu yang alami dan universal menjadi sesuatu yang tidak normal dan exclusive; ketetapan Elohim “hubungan sex antara pria dan wanita,” atau tepatnya “hubungan sex antara suami dan isteri” menjadi sebuah “suatu faham agama yang membenci ORANG homosex.
Mr. Hall telah merubah ”baik” menjadi ”jahat” dan sebaliknya ”jahat” menjadi ”baik; “kudus” menjadi “najis” dan sebaliknya “najis” menjadi “kudus.” – hitung berapa banyak perintah Elohim pada 10 Perintah YAHWEH ia telah langgar. Berbaju pendeta, memakai Nama-Nya, tetapi memutar balik Kepribadian dan Firman Elohim; waspadalah!!

Dengarlah dan ketahuilah baik-baik. Tidak ada ajaran dan Kitab Suci lain, selain Alkitab, yang begitu tegas memerintahkan umatnya dengan perintah ”kasihilah sesamamu” bahkan mengasihi  orang lain ”seperti mengasihi dirimu sendiri.” Namun para rohaniwan, politikus yang jahat dan para bisnisman di industri gay porno telah memutar balikkan fakta. Anda bertanya apa buktinya? Dengan mengatakan bahwa ajaran Kristianiti adalah ajaran kebencian, dan Alkitab penuh dengan kebencian, sebaliknya praktek dosa haruslah diberi hak dan dilindungi undang-undang negara. Kebencian Gereja Roma Katolik kepada Alkitab di Jaman Revormasi Gereja ternyata tetap membara sampai hari ini.
Alkitab tidak mengajar umat-Nya untuk membenci ORANG lain sekalipun mereka tidak seiman, bahkan kepada ORANG JAHAT sekalipun. Tetapi adalah benar bahwa Alkitab mengajar untuk setiap orang membenci KEJAHATAN dan DOSA – sebab kedua PERBUATAN tersebut memiliki konsekuensi yang sangat besar dalam segala aspek kehidupan di bumi – negara jadi bankrut dan terpecah belah, dan pelakunya akan dilempar ke dalam hukuman kekal.

“Fakta kedokteran menunjukkan bahwa penyebaran HIV tertinggi telah terjadi melalui Pria Berhubungan Sex dengan Pria (PSP/MSM),” CDC.org

B1. Laporan kedokteran dan pemerintah Amerika tentang transmisi HIV dan AIDS [17] Organisasi  The Foundation for AIDS Research (amfAR) laporan Oktober 2013 statistik seluruh dunia sebagai berikut: [18]

  • Lebih dari 35 juta orang saat ini hidup dengan HIV/AIDS
  • Di tahun 2012, diperkirakan 2,3 juta orang baru saja terjangkit HIV; 1,6 juta meninggal akibat AIDS
  • Dari permulaan epideminya, lebih dari 75 juta orang telah terinfeksi HIV dan 36 juta telah meninggal karena HIV
 “Dari pertengahan tahun 1980 dan seterusnya, AIDS telah memegang peranan yang sangat utama dalam mendorong mundur kebiasaan revolusi sexual di kota-kota besar Amerika Serikat.” [19]Mungkin generasi pemuda yang sekarang sudah lupa “kasus” 1980 tersebut.
Fakta-fakta singkat [20]
  • Lebih dari satu juta orang hidup dengan HIV di AS
  • Satu dari lima hidup dengan HIV tidak sadar akan infeksi mereka
  • MSM,* khusunya remaja, MSM negro adalah paling berat terjangkit oleh HIV
  • Dalam ras, orang-orang Afrika Amerika menghadapi beban HIV yang paling berat [lalu diikuti oleh pria kulit putih, laporan menulis]

Fakta kedokteran menunjukkaDiagram HIV infeksi in AS 2009 oleh katagory transmisin bahwa penyebaran HIV tertinggi telah terjadi melalui Pria Berhubungan Sex dengan Pria (PSP/MSM). Dari tahun 2006 ke 2009 diperkirakan infeksi HIV baru di AS sebagai berikut: MSM/ (homosexual) = 61%; Heterosexual (27%); IDU = 9 % ; MSM/IDU = 3%

Statistik (updated Oktober 2013) dari amfAR tentang korban HIV/AIDS di Amerika Serikat (AS):[21]

  • Diperkirakan 50.000 infeksi HIV baru muncul di AS setiap tahun
  • PSP / MSM terhitung mayoritas dari diaknosa HIV/AIDS baru, meskipun PSP/MSM hanya sekitar 4% dari populasi pria AS.
  • Diaknosa HIV baru diantara PSP/MSM lebih dari 44 kali lebih tinggi pria lainnya di tahun 2008

*) MSM singkatan dari “Men Who Have Sex with Men” (Para pria yang berhubungan sex dengan para pria; dalam satu kata MSM = Gays). Heterosexual: hubungan sex antara pria dengan wanita. IDU (Injection Drug Users; pemakai obat suntik).

Sekarang kita perhatikan laporan di bawah ini, perhatikan hubungan antara 10 kota Amerika yang paling ’bersahabat’ dengan budaya homosexual dengan 10 kasus AIDS terbesar menurut kota dan negara bagian Amerika Serikat:

Top Ten most Gay-Friendly Cities in the U.S. [22]1.    Palm Springs, CA
2.    San Francisco, CA
3.    Seattle, WA
4.    Long Beach, CA
5.    Cambridge, MAGay & Bisexual Men the most severely effected by HIV
6.    Los Angeles, CA
7.    Portland, OR
8.    Philadelphia, PA
9.    San Diego, CA
10.  New York, NY

Top Ten Reported AIDS Cases (States / Territories) [23]
1. New York: 190,363
2. California: 159,606
3. Florida: 116,041
4. Texas: 76,674
5. New Jersey: 53,756
6. Georgia: 38,084
7. Pennsylvania: 37,842
8. Illinois: 37,592
9. Maryland: 35,395
10. Puerto Rico: 32,057

Top Ten Reported AIDS Cases (Metropolitan Areas)
1. New York City, NY: 126,237
2. Los Angeles, CA: 43,448
3. San Francisco, CA: 28,438
4. Miami, FL: 25,357
5. Washington DC, WV: 24,844
6. Chicago, IL: 22,703
7. Philadelphia; PA: 20,369
8. Houston, TX: 19,898
9. Newark: 17,796
10. Atlanta, GA: 17,157

California adalah negara bagian (United State) yang paling liberal di Amerika, dan kota New York adalah ibukota yang paling terkenal di dunia untuk kehidupan malamnya. Di sini jelas bahwa homophobia hanyalah propaganda politik kelompok tertentu untuk membenarkan praktek homosex yang sangat merugikan diri mereka sendiri,  masyarakat dan negara. California adalah negara yang memiliki hutang yang sangat besar. Dan berikut adalah data pendeta Katolik Amerika yang meninggal karena AIDS.

B2. Laporan ”tabu” pendeta Roma Katolik yang meninggal karena AIDS di Amerika Serikat.” [24]
“Pendeta (Katolik) pertama yang saya lihat dengan AIDS — itu di tahun 1982 — kami tidak menaruh (kata) AIDS pada sertifikat kematiannya, sebab mereka (Gereja Katolik) ingin kami tidak melakukannya,” Farley Cleghorn berkata. Ia seorang epidemiologist dari the Institute of Human Virology di Baltimore.“Beberapa dari mereka telah berhubungan sex di seminari dan berlanjut setelah ditasbiskan, beberapa dari mereka telah berhubungan sex pertama mereka dengan pendeta-pendeta lainnya atau dengan jemaat  setelah mereka ditasbiskan.” Charlie Isola, psychotherapist of NYC berkata tentang para pendeta homosex yang menderita AIDS.
Banyak pendeta dan ahli perilaku Logo AIDS in the Priesthoodberpendapat bahwa kepatuhan Gereja Roma Katolik kepada doktrin abad ke 12 tentang kebajikan, tidak menikah dan homosexuliti telah berkontribusi (mengambil bagian) terhadap penyebaran AIDS di dalam kalangan rohaniwannya. [Doktrin ini bertentangan dengan ajaran Alkitab, fakta bahwa rasul Petrus sendiri menikah – Katolik mengklaim Petrus sebagai paus pertamanya; Petrus hidup 300 tahun lebih awal sebelum Roma Katolik lahir] Artikel lengkapnya bisa baca di sini: Judy L, Thomas, The Kansas City Star

Sebagaimana kita tahu sekarang bahwa praktek homosex di kalangan pemimpin Gereja Roma Katolik bukanlah suatu yang rahasia dan tabu lagi, namun efek sampingan dari praktek tersebut masih tetap sebagai perkara tabu – manusia tetap sadar bahwa hal ini adalah perkara moral dan bukan politik!

Banyak pendeta dan ahli perilaku berpendapat bahwa kepatuhan Gereja Roma Katolik kepada doktrin abad ke 12 tentang kebajikan, tidak menikah dan homosexuliti telah berkontribusi (mengambil bagian) terhadap penyebaran AIDS di dalam kalangan rohaniwannya.

Berikut ini adalah data kematian pendeta Katolik Amerika karena transmisi AIDS.
Ratusan imam (pendeta / pastor) Roma Katolik di berbagai Negara Amerika Serikat telah meninggal karena sakit yang berkaitan dengan AIDS, dan ratusan lebih hidup dengan (penyakit) HIV. … Tetapi itu nampak bahwa para imam yang sedang sekarat karena AIDS ada pada tingkat sedikitnya empat kali (lebih tinggi) dari penduduk umum AS, menurut perkiraan dari para ahli medis dan para imam dan analisis statistik kesehatan oleh The Star Kansas City.”

Laporan berlanjut, ”Kematian para imam rata-rata pertahun yang dikonfirmasikan oleh (koran) The Star telah meninggal karena AIDS di Kansas dan Missouri dari 1987 ke 1999 adalah 7 per 10.000, atau tujuh kali dari populasi penduduknya.

A.W. Richard Sipe, seorang bekas imam Katolik yang telah menghabiskan waktu lebih dari 30 tahun untuk mempelayari masalah-masalah sex di gerejanya, berpikir bahwa sekitar 750 imam / pendeta di seluruh Amerika Serikat telah meninggal karena penyakit tersebut. (dengan kata lain) Delapan kali lebih tinggi dibanding penduduk umum [penderita AIDS] Amerika Serikat.
Joseph Barone, seorang psychiatrist dan ahli AIDS dari New Jersey menyatakan 11 kali lebih tinggi.”
Panorama, majalah Italia mengklaim “98% pendeta di Roma (pusat dari Gereja Roma Katolik) adalah orang homosex (gays).” [25]

Mungkin Anda bertanya, mengapa praktek homosexual ini begitu membahayakan tubuh?, Silahkan baca artikel ini: MEDICAL CONSEQUENCES OF WHAT HOMOSEXUALS DO By Paul Cameron, Ph.D.

Evaluasi: Jika itu sudah terbukti berbahaya dan telah menelan banyak jiwa pelakunya, dan juga pribadi-pribadi lain yang Pohon Kehidupan dan buahnyaterinfeksi sekalipun tidak melakukan praktek homosex ini (seperti para isteri, bayi-bayi, pasien transfusi darah dsb.), mengapa kasus ini tidak disebar luaskan di media, seperti peringatan “bahaya merokok” yang sangat gencar dilakukan di banyak negara Barat?  Mengapa organisasi besar dan pemerintah hanya memotong ranting  dan membuangi buah dari pohon yang tidak baik, bukankah lebih efektif dan murah jika kita potong akar dari pohon tersebut?  Tiga dari banyak alasan utama mengapa akar dari ‘epidemi HIV/AIDS’  tidak dipotong , saya pikir, adalah ini:

  1. Vatikan/ Gereja Roma Katolik mengontrol media internasional, Vatikan adalah salah satu institusi terkaya di dunia.
  2. Industri porno pria homo (gay) adalah bisnis yang sangat basah. Diperkirakan menghasikan 40 billion dollar pertahunnya di Amerika saja; jauh lebih banyak uang dibanding bahkan dunia bisnis olah raga profesional misalnya, tulis sebuah situs. Suatu laporan investigasi pada industri porno di  Brooklyn menyatakan “upah rata-rata bagi bintang porno pria adalah 500-600$; Gay porno dibayar tiga kali lipat dari jumlah tersebut.”[26] Dan alasan lainnya,
  3. Mungkin yang terakhir ini akan mengejutkan banyak pembaca. ‘Gaya hidup’ ini menggenapi nubuatan Alkitab bahwa kedatangan Yeshua yang kedua kalinya terjadi sama seperti pada jaman Nuh dan Lot yakni “pesta pora, kawin dan sibuk berbisnis.” (Luk 17:26-30)

Jadi kita dapat katakan bahwa gerakan anti-Homophobia aka Pembelaan Hak para LGBT yang sering menjadi berita utama di media Barat, terbukti hanyalah propaganda politik,[27] dan bukan ilmu kedokteran. Lebih banyak orang heterosexual yang terancam oleh para pria homo dari pada sebaliknya dan pelecehan sexual secara persentasi lebih banyak dilakukan oleh kelompok Gay dari pada orang Heterosexual demikian juga dengan jumlah korbanya. Ini bisa dilihat pada artikel Skandal sex-abuse anak Roma Katolik tumbuh seperti jamur” dimana satu pendeta homosex bisa menelan kesucian puluhan anak laki-laki.

4. Jalan keluar.
A. Kembali kepada standard moral Firman YAHWEH, yakni Alkitab  the Holy Bible
Bertobat dan kembali kepada kasih mula-mula Anda kepada Elohim.
Sejak manusia pertama jatuh ke dalam dosa (Kej 2:17, 3:6-7), maka sejak hari itu – sampai sekarang – hati dan jiwa manusia memiliki ”pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat” yang kita sebut sebagai ”hati nurani” atau ”conscience” dalam bahasa Inggrisnya.

Kita perlu selalu untuk meminta Elohim menguduskan hati nurani dan roh kita, sebab hanyalah hati yang kudus yang dapat melihat terang dan kebenaran Elohim, yang darimana seseorang dapat bertindak di atas kebenaran dan keadilan sesuai standard-Nya. Jaman ini keadilan sering kali di rusak bahkan di ruang-ruang pengadilan itu disebabkan oleh karena si penegah hukum 1. Tertuduh oleh hati nuraninya sendiri (oleh sebab ia sendiri pelaku dosa), 2. Takut dan tunduk pada roh intimidasi / terror Setan.

Oleh karena itu kita dan khususnya para penegak hukum dan pembuat hukum perlu bertobat dan megundang Roh Kudus, yakni Roh YAHWEH, untuk tinggal di dalam kita, dan meminta Dia untuk selalu menguduskan / memurnikan hati dan roh kita sebagaimana raja Daud memohon di Mazmur 51 (ayat 12-14)   – Create in me a clean heart)

B. Kembali kepada kehidupan membaca Alkitab dan mempraktekkan isinya dalam kehidupan kita sehari-hari
”Pada doktrin Katolik hanya ada 56 ayat Alkitab yang dipakai sebagai referensi untuk menjawab 776 pertanyaan, dan lebih dari 75% dari ayat-ayat yang didaftarkan tersebut telah diambil sungguh-sungguh di luar konteknya,” Nicolai, seorang ex-murid seminari Katolik berkata. “Itu berarti,” ia berkata, “sejumlah besar 86,2% dari jawaban (di Doktrin Katolik ini) TIDAK ditemukan dalam Alkitab! Mengapa orang Katolik mengabaikan ini? Mungkinkah karena kutipan berikut ini?” Nicolous memberi kutipan  Ignatius de Loyola, pendiri organisasi Jesuit (Serikat Yesus), ”… kita haruslah selalu ada siap untuk menerima prinsip ini: Saya akan percaya bahwa (warna) putih yang saya lihat adalah hitam, jika atasan Gereja menyatakan itu demikian.” [28]

Benarkah kecenderungan napsu sex kepada sesama jenis adalah normal atau genetik seperti klaim pendukung homosexual?, dengan kata lain, benarkah gay itu karya Elohim? Apakah Anda tahu bagaimana Elohim melihat praktek homosex ini? Untuk menjawab pertanyaan seperti ini, kita perlu melihat Alkitab, sebab Alkitab adalah buku sejarah peradaban manusia, terlebih lagi itu adalah kitab  yang menulis tentang hati dan pikiran Elohim mengenai manusia ciptaan-Nya, mahluk yang special di mata-Nya.

Illustrasi Matius 7 ayat 171. Penciptaan manusia. Alkitab menulis Maka Elohim menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Elohim diciptakan-Nya dia; laki-laki (Adam) dan perempuan  (Hawa) diciptakan-Nya mereka. (Kej 1:27). 4000 tahun kemudian ketika Firman Elohim menjadi manusia, Dia kembali mengingatkan manusia tentang perkawinan: Jawab Yeshua: “Tidakkah kamu baca, bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki dan perempuan? Dan firman-Nya: Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging.  (Mat 19:4-5) – Pernikahan diluar dari pasangan laki dan perempuan tidak akan menghasilkan “satu daging” di mata Elohim! Tidak ada berkat jasmani (anak kandung, kepuasan sex yang sesungguhnya) dan tidak ada berkat rohani (kebahagian rumah tangga dan Sorga).

LGBT (orang lesbi, homo, waria) bukanlah masalah genetik (ciptaan), itu hanyalah masalah gaya hidup, praktek hubungan sex yang di dipolitisi menjadi status perkawinan; itu adalah masalah sosial dan budaya semata.  Gaya hidup Waria baru muncul di abad 20an. Sampai saat inipun hati nurani manusia tahu bahwa praktek homosex adalah menentang hukum alam. Harap baca What Causes Homosexual Desire and Can It Be Changed? By Paul Cameron, Ph. D. 

2. Praktek homosex di mata Elohim. Firman Elohim menulis, “Adapun orang Sodom sangat jahat dan berdosa terhadap YAHWEH” (Kej 13:10). Kejadian 18 ialah catatan sejarah bagaimana YAHWEH sendiri turun ke bumi bersama dengan dua malaikat-Nya untuk meneliti kebenaran “kejahatan dan dosa mayoritas penduduk Sodom.” Kejadian 19 mencatat sambutan penduduk Sodom atas kedua tamu sorgawi ini di malam pertama: Tetapi sebelum mereka tidur, orang-orang lelaki dari kota Sodom itu, dari yang muda sampai yang tua, bahkan seluruh kota, tidak ada yang terkecuali, datang mengepung” rumah Lot (keponakan Abraham) dimana kedua malaikat YAHWEH tersebut bermalam. Mereka berseru kepada Lot: “Di manakah orang-orang (kedua malaikat tersebut) yang datang kepadamu malam ini? Bawalah mereka keluar kepada kami, supaya kami pakai mereka.”  (Kej 19:4-5). Ayat 29nya adalah catatan hukuman YAHWEH atas mereka, Kemudian YAHWEH menurunkan hujan belerang dan api atas Sodom dan Gomora, berasal dari YAHWEH, dari langit; dan ditunggangbalikkan-Nyalah kota-kota itu dan Lembah Yordan dan semua penduduk kota-kota serta tumbuh-tumbuhan di tanah.  (Kej 19:24-25). Bukti kejadian ini masih dapat dilihat, di wilayah Laut Mati bagian barat dimana kota-kota tersebut berada. Yeshua sendiri mengutip kejadian ini. Baca Sodom and Gomorrah – Flavius JosephusKota Sodom dan Gomorah terbakar batu belerang

YAHWEH melihat praktek homosex adalah dosa yang berat, praktek ini adalah buah dari penolakkan ciptaan kepada Penciptanya; mereka menolak untuk memuliakan dan mengucap syukur kepada anugerah-Nya (Roma 1:18-32) – dosa yang lebih berat dari ini adalah jatuh pada orang yang telah mengetahui kebenaran Alkitab, melihat mujizat dan menikmati anugerah-Nya namun menolak untuk kasih karunia Elohim melalui  penebusan Yeshua Ha Mashiah, Putra Tunggal Elohim (Mat 11:20-24; Ibr 10:26-31).

Peter LaBarbera mengajak kita untuk mengatakan dosa adalah dosa, sama seperti halnya kita tidak bisa berkata bahwa keterikatan pada pornografi, poligami atau membunuh orang lain sebagai sebuah karunia dari Elohim, karenanya kita tidak bisa melabelkan ‘homophobia’ bagi orang yang menentang praktek homosex atau melabelkan ‘adulteryphobia’ untuk kotbah yang menentang perzinahan, katanya.

C. Gereja YAHWEH harus bangkit membebaskan saudara-saudari mereka dari cengkraman Setan
Musuh sesungguhnya yang sedang memutar balikan fakta bukanlah manusia, manusia hanyalah wadah, tetapi Setan dengan segenap penghulu udaranya yang sedang mencoba membawa kehancuran pada manusia dan seisi bumi.

1. Berdoa syafaat dan berpuasa bagi mereka di kota masing-masing
Membawa mereka kehadirat Elohim, menjadi imam-imam bagi mereka agar Dia berbelas kasihan dan mengulurkan tangan pertolongan-Nya kepada mereka.

2. Memproklamasikan kebenaran dan keadilan,
Jika kita benar-benar mengasihi keluarga kita, masyarakat kita, kota dan negara kita maka kita harus berani berdiri di atas kebenaran dan keadilan – berapapun harganya. Kita harus memilih lebih takut akan Pencipta kita daripada tuntutan orang-orang yang tidak perduli dengan moral, dan memakai topeng ”pembela Hak Asasi Manusia” yang sesungguhnya mereka adalah penelan jiwa dan penindas orang yang lemah. Kita harus mengikuti petunjuk Yeshua yang berkata, Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat. (Mat 5:37).

Jika sesuatu nampak berbentuk bebek, berjalan seperti bebek dan bersuara seperti bebek, maka itu pastilah seekor bebek, jadi mengapa kita harus mengatakan bebek sebagai angsa, atau serigala sebagai domba? Apakah kita mau membodohi diri kita sendiri? Tentu tidak. Tertawaan roh-roh jahat atas diri kita harus dihentikan – hanya bisa melalui kuasa darah dan nama Yeshua!

Kotak pengakuan dosa Gereja Roma Katolik3. Para pendeta Katolik harus berhenti dari praktek pangakuan dosa jemaat yang dibisikkan di teliga mereka (auricular confession). Sistem pengakuan dosa yang jahat ini bukan saja merusak jemaat tetapi juga merusak para pendeta yang mendengarkannya.
Pertanyaan-pertanyaan (dibuat oleh gereja Roma Katolik) yang diberikan oleh pendeta kepada orang yang mengaku dosa sangatlah merusak jiwa jemaat, itu digambarkan oleh Pendeta Charles Chiniquy sebagai berikut, ”Berkata bahwa auricular confession menyucikan jiwa, adalah tidak kurang konyol dan bodoh daripada mengatakan bahwa jubah putih dari perawan, atau bunga bakung di lembah, akan menjadi lebih putih jika dicelupkan ke dalam botol tinta hitam.” [29]

Jika Anda adalah seorang pendeta Katolik, dan mengasihi Yeshua sebagai Master dan Penyelamat Anda, pikirkanlah perkara ini: apakah Anda bersedia menceburkan diri Anda sendiri ke suatu kobaran api demi doktrin manusia? Tentu tidak, bukan? Namun mengapa Anda, yang dilarang menikah oleh karena jabatan kependetaan Anda, bersedia membakar keinginan sex Anda melalui pertanyaan-pertanyaan yang sangat sensitif dan rahasia bahkan bagi pasangan suami-isteri. Ketahuilah praktek inilah yang membuat banyak rekan Anda terjerumus kedalam praktek homosex dan pelecehan sex pada putra-putra altar gereja Katolik. Sungguhkan Anda begitu bodoh membiarkan manusia mengatur perjalanan hidup kekal Anda? Jika Anda telah di jerat manusia dengan sumpah Anda, jangan putus asa, masih ada jalan keluar! Lakukan nasehat Salomo ini: Amsal 6:1-5.

Ex-Pendeta Katolik, Charles Chiniquy dalam bukunya 50 Years in the Church of Rome setelah ia menyadari kedua efek buruk dari praktek pengakuan dosa ini, ia menulis, “Tetapi, disana, di kotak pengakuan dosa itu, saya bukanlah hamba Mashiah (Kristus)… Saya adalah budak Paus! Saya di sana bukan untuk menyelamatkan, tetapi untuk merusak … misi utama dari confessor (pendeta yang mendengarkan pengakuan dosa), sering, jika tidak selalu, terlepas dari dirinya sendiri, adalah untuk menskandalkan dan mengutuk jiwa-jiwa.” [30]

4. Menjangkau para LGBT dengan kasih Elohim yang lengkap
Mr. LaBarbera berkata kepada the Chritian News Network, “Orang-orang Kristen yang murni perlu berdiri menentang penyesatan ini, menjadi pemenang dalam pekerjaan Ha Mashiah (Kristus) yang sungguh di dalam budaya kita.”

Kasih Elohim itu memiliki dua sisi koin.
Sisi pertama dari koin adalah ia rela berkorban, dan panjang sabar. Karakter Yeshua dinubuatkan oleh nabi Yesaya sebagai berikut,  Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa. Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum.  (Yes 42:1, 3)
Sisi kedua dari koin akan kasih Elohim adalah ia tidak kompromi, menelanjangi perbuatan Setan, yakni dosa. Dengan kata lain Kasih Elohim = takut akan YAHWEH. Perhatikan ayat-ayat ini:

Hikmat berkata, Takut akan YAHWEH ialah membenci kejahatan; aku benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat.  (Ams 8:13) karena takut akan YAHWEH orang menjauhi kejahatan.  (Ams 16:6)
Kasih Yeshua  kepada manusia tidak membuat Dia kurang ajar kepada Bapa-Nya, Yeshua memilih takut akan YAHWEH (Yes11:2-3) itu terbukti dengan teguran keras-Nya kepada para pemimpin agama, suatu ketika di Bait Elohim (Rumah Doa) Ia memporak-porandakan meja dagang dan mengusir para pedagang tersebut dengan cambuk yang Dia buat sendiri (Yohanes 2:14-21); memanggil orang-orang yang ingin membunuh-Nya sebagai ”anak-anak Setan” (Yoh 8:41 / Yoh 10:10a).

D. Jalan YAHWEH untuk menghancurkan belenggu dosa, dan kesimpulan illustrasi Arti dari Pertobatan
Mungkin Anda bertanya, mengapa Yeshua berbicara dan bertindak begitu kasar kepada ”sesama manusia”? Jawabannya sederhana! Dia tahu persis bahwa upah dosa adalah kematian kekal, memisahkan manusia selamanya dari hadirat Bapa-Nya yang diberkati. Yeshua menganut sistim ”Lebih baik teguran yang nyata-nyata dari pada kasih yang tersembunyi.” Dan inilah bedanya antara sahabat sejati dengan musuh sejati: ”Seorang kawan memukul dengan maksud baik, tetapi seorang lawan mencium secara berlimpah-limpah.”  (Amsal 27:5-6)

Rasul Paulus memperingatkan kita untuk tidak bermain-main dengan kemurahan dan kesabaran YAHWEH, upahnya mengerikan, kemurahan Elohim itu mempunyai satu tujuan yaitu ”menuntun kita kepada pertobatan!” (Rom 2:4-8). Peringatan Paulus ini sejalan dengan perkataan Salomo: ”Berbahagialah orang yang senantiasa takut akan YAHWEH, tetapi orang yang mengeraskan hatinya akan jatuh ke dalam malapetaka.”  (Ams 28:14)

Jika ada orang yang mengajar bahwa Yeshua membenarkan perbuatan homosex karena Dia adalah pengasih, itu adalah tipuan Setan, mengapa saya berkata demikian keras? Sebab Alkitab menulis dengan jelas bahwa Yeshua memilih takut akan YAHWEH, dan Yeshua tidak mencari muka, nabi Yesaya bernubuat, ”Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, seperti ikat pinggang tetap terikat pada pinggang.  (Yes 11:5)

Yeshua meminta umat-Nya bertobat segera sebelum Ia datang kembali sebagai Hakim:
”Karena itu ingatlah, bagaimana engkau telah menerima dan mendengarnya; turutilah itu dan bertobatlah! Karena jikalau engkau tidak berjaga-jaga, Aku akan datang seperti pencuri dan engkau tidak tahu pada waktu manakah Aku tiba-tiba datang kepadamu.
Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah! Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku. Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya. Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat.”  (Wahyu 3:3,19-22)

Kesimpulan:

  1. Hubungan homosex terbukti sangatlah membahayakan tubuh, merusak sistem kekebalan atau perlindungan tubuh kita melawan penyakit, melahirkan penyakit HIV dan diikuti kematian melalui AIDS.
  2. Terdapat hubungan yang kuat antara jumlah korban HIV/AIDS dalam suatu kota / negara bagian dengan tinkat kompromi kepada praktek homosexual di kota / negara bagian  tersebut
  3. Gerakkan persamaan hak bagi LGBT  aka gerakkan anti-homophobia adalah permainan politik para pemimpin Gereja Roma Katolik tertentu – memakai para LGBT untuk tujuan menggenapi agenda politik kotor mereka. Itu sama sekali bukan gerakkan yang didasari oleh keluhuran moral. Berkedok ”membela hak manusia” tetapi sesungguhnya ”menjerumuskan manusia kepada kehancuran tubuh dan jiwa” dan pada jangka panjang itu ”merusak tatanan sosial dan budaya manusia yang beradab.”
  4. Di dunia politik Yeshua Ha Mashiah tidaklah populer di masa hidup-Nya – juga tidak pada saat ini, Dia dimusuhi oleh para pemimpin agama dan politik oleh karena Ia berdiri di atas kebenaran; genaplah nubuatan raja Daud tentang Ha Mashiah yang berbunyi, ”Cinta untuk Rumah-Mu menghanguskan diri aku, dan kata-kata yang mencela Engkau telah menimpa aku.” (Maz 69:10).
  5. Elohim mengutuki orang yang merusak dirinya sendiri dan menolak standard moral yang Dia telah tetapkan bagi setiap manusia –OXYGEN pemusnahan kota Sodam dan Gomora adalah bukti Elohim Yang Mahapengasih tidak berkompromi dengan dosa homosexualiti. Kesabaran-Nya menuntut pertobatan manusia.
  6. Orang Kristen dan lainnya haruslah menolong dan mengasihi para LGBT ini, berdoa dan bertindak sebisa mungkin membawa mereka keluar dari ikatan roh-roh akhir jaman ini.
  7. Elohim dan Firman-Nya tidak berubah, itu tetap sama; yang berubah adalah para pemimpin agama (khusunya Gereja Roma Katolik)

Setan memutarbalikkan fakta, menterror terang, kebenaran dan kasih yang murni dan suci, yakni kasih sorgawi; tetapi kebangkitan Adonai Yeshua Ha Mashiah telah mengalahkan Setan, dan kasih sorgawi mengalahkan ketakutan, sebab kasih sorgawi bukan saja yang terbesar (dibanding iman dan pengharapan; 1 Kor 13:13), tetapi ia ada kekal selamanya, seperti ada tertulis; Adapun manusia, hari-harinya seperti rumput, seperti bunga di padang demikianlah ia berbunga; apabila angin melintasinya, maka tidak ada lagi ia, dan tempatnya tidak mengenalnya lagi. Tetapi kasih setia YAHWEH dari selama-lamanya sampai selama-lamanya atas orang-orang yang takut akan Dia, dan keadilan-Nya bagi anak cucu, bagi orang-orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan yang ingat untuk melakukan titah-Nya. (Mazmur 103:15-18)

Saatnya sekarang kita kembali mengambil dan memperlajari buku ”Operating Instruction for God’s Creations,” untuk menghasilkan Manusia yang seutuhnya dan maksimal dalam kebahagiaan, kesehatan tubuh dan jiwa maka kita harus mengikuti sebaik mungkin isi dari ”buku petunjuk pemakaian dan perawatan” yang Dia telah tuliskan melalui para ahli-Nya (para nabi dan rasul). Berkat dan damai Elohim Yang Mahatinggi kiranya turun ke atas hidup Anda.

Bacaan berkait:

Referensi dan Catatan Kaki:
[1] AIDS sebuah penyakit disebabkan dari infeksi HIV. HIV (human immunodeficiency virus) merusak sistem kekebalan – perlindungan tubuh kita melawan penyakit. HIV menyebabkan orang menjadi sakit dengan infeksi-infeksi yang biasanya tidak akan mempengaruhi mereka. AIDS (acquired immune deficiency syndrome) adalah tingkat perkembangan tertinggi dari penyakit HIV. HIV memiliki sedikit atau tidak ada gejala untuk 10 tahun atau lebih sebelum gejala-gejala AIDS berkembang.  HIV & AIDS by Planned Parenthood
[2] Homosexual didefinisikan sebagai seorang yang mempraktekkan hubungan sex dengan jenis kelamin yang sama; memiliki ketertarikkan sex kepada orang-orang yang memiliki sex sejenis.
[3] Homosexuality and the Ancient Greeks[4] The Spirit Exercies of St. Ignatius, p. 141. Ignatius de Loyola adalah pendiri organisasi Katolik “Jesuit” (Jesus Sociaty / Serikat Yesus), organisasi ini adalah kepala dari pengajaran dan kebijakan dokma dan politk Vatikan dan Gereja Roma Katolik. Dari organisasi ini lahir para Crusaider  dan Inquisitor yang haus akan darah orang-orang kudus. Oleh sebab itu pimpinan utama Jesuit dipanggil sebagai “Black Pope / Paus Hitam.”
[5] Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Elohim sendiri, … yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib: kamu, yang dahulu bukan umat Elohim, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan.  (1 Petrus 2:9-10)
[6] Perlu diingat, para pemimpin Roma Katolik bukan berbicara untuk “membuka pelayanan pemulihan dari jemaatnya yang berprilaku homosexual, tetapi untuk memelihara kelenggangan praktek tersebut. Lebih tepatnya para pemimpin ini bukan berbicara untuk membela hak ‘jemaat’ atau ‘kaum awam’ tetapi sesungguhnya ‘membenarkan’ perbuatan praktek mereka sendiri. Tentang sakrament, jika Anda seorang Kristen (apapun denominasinya, asal bukan Katolik) maka gereja Katolik melarang Anda untuk mengambil bagian dalam sakrament Katolik, tapi welcome jika Anda Katolik dan pelaku homosex.
[7] Ratzinger, sebelum menjadi Paus, terbukti mengetahui skandal homosex di kalangan  para pendeta Katolik dan menerima pengaduan tentang pelecehan sex anak-anak yang para bawahannya telah lakukan; pembela HAM untuk anak-anak pernah menuntut Paus untuk diadili, namun kekebalan politik melindunginya.
[8] NYTimes mengutip surat resmi Paus (Roma 4 Nov. 2005) berjudul: “CONGREGATION FOR CATHOLIC EDUCATION: Instruction Concerning the Criteria for the Discernment of Vocations with regard to Persons with Homosexual Tendencies in view of their Admission to the Seminary and to Holy Orders[9] Did a Cross-Dressing Priest Sex Ring Bring Down Benedict XVI? By Barbie Latza Nadeau | The Daily Beast – (22/2/2013)
[10] Paus Francis (orang asal Itali besar di Argentina), menurut sebuah catatan kuno berusia 800 tahun diramalkan sebagai paus terakhir dan ujung kehancuran total Gereja Roma Katolik.
[11] On Gay Priests, Pope Francis Asks, ‘Who Am I to Judge?’
[12] Uskup Fellay adalah Jenderal Superior Masyarakat St. Pius X, suatu aliran Roma Katolik konserfatif menolak isi Dewan Vatikan II, percaya pada kuasa doa rosario.
[13] Bishop Fellay on Pope Francis: “We have in front of us a genuine Modernist!” by John Vennari. Catholic Family News (diambil 15/10/2013)
[14] No joke this time: Is the pope Catholic? Current bishop of Rome sets out to shake up Church 
[15] Pope Francis; Homosexuality. Wikipedia.org (Dikutip 15/10/2013)
[16] Dean of National Cathedral says that Not Supporting Gay Rights May Condemn You to Hell.Diambil dari AllChristianNews.com (9/10/2013).
[17] “AIDS (acquired immune deficiency syndrome) adalah tingkat perkembangan tertinggi dari penyakit HIV. Penyebaran HIV yang paling umum adalah melalui hubungan sex tanpa kondom dengan seseorang yang memiliki HIV/AIDS, memakai alat suntik narkoba yang terinfeksi dan … menerima transfusi darah yang terinfeksi dan bayi-bayi yang lahir melalui para ibu yang terinveksi dapat menerima HIV dari ibu-ibu tersebut selama kelahiran atau dari breastfeeding. HIV tidaklah ditransmisikan oleh kontak umum seperti ciuman, memakai gelas yang sama atau pelukan;” ref: HIV & AIDS by Planned Parenthood . Para pria homo (Gay) umumnya memakai dubur (anus; English) sebagai pengganti vagina ketika berhubungan intim; tidak mengherankan bahwa korban HIV/AIDS berlipat ganda dibandingkan korban dikalangan Lesbian.
[18] amfAR, The Foundation for AIDS Research; Statistics: Worldwide. Source: UNAIDS reports on the global AIDS epidemic 2013; UNAIDS Fact Sheet 2013
[19] HIV/AIDS in the United States From Wikipedia
[20] AIDS in the United State dibuat oleh pemerintah Amerika department mencegahan AIDS. Untuk informasi yang lebih lengkap tentang masalah ini bisa dilihat di HIV/AIDS Statistics and Surveillance
[21] amfAR; Statistics: United States. Sources: U.S. CDC and Prevention. Link sama dengan no. 21
Free speech doesn't mean careless talk[22] Most Gay-Friendly Cities (in the US) by nerdwallet.com (posted on 28/5/2013). Katogori Kota-kota yang sangat terbuka dengan gaya hidup homosexual (gay dan lesbian) meliputi tiga fator berikut: 1. Pemerintah mendukung penduduk gay secara hukum, 2. memiliki komunitas LGBT dan mendapat dukungan dari rekan sejenisnya, 3. Komunitas tersebut aman dan tolerant terhadap gays
[23] Data and Statistics provided by The Centers for Disease Control (CDC)Updated 1/30/2011
[24] Para Imam Katolik Sedang Sekarat Akan AIDS, Sering Diam-diam oleh Judy L. Thomas; 29/1/2000.
[25] Italian Magazine claims 98 per cent of priest in Rome are gays
[26] 17 Little-Known Facts About The Porn Industry by Rachel Hodin 7/6/ 2013.
[27] Gerakkan persamaan hak bagi pria homosexual adalah propaganda politik bisa dilhat pada nubuatan nabi Daniel tentang datangnya Pemimpin Tunggal Dunia (Antil-Kristus) yang tidak tertarik pada daya tarik sex para wanita. Baca pada Daniel 11:21-45, perhatikan ayat 37 tertulis “Neither shall he regard the God of his fathers, nor the desire of women, nor regard any god: for he shall magnify himself above all. (11:37, KJV). Ingat: kalimat tidak tertarik akan para wanita ini hanya terdapat pada terjemahan ‘kuno’ Alkitab Inggris atau yang berdasar manuskrip tua, termasuk Geneva, The Scriptures (TS98).
[28] RCC & AIDS
[29] CHARLES CHINIQUY, The Priest, the Woman and the Confessional, A former priest warns of the dangers of the confessional; Ch.7.
[30]CHARLES CHINIQUY, Fifty Years in the Church of Rome; The Abominations of Auricular Confession, Ch. 54

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Iklan

Film Superman pada Man of Steel seperti Mashiah / Kristus atau Anti-Kristus?


Warner Brose baru-baru ini mengeluarkan filmnya yang terbaru Superman dengan thema Man of Steel (Manusia Baja). Film yang menimbulkan percakapan tentang kenyataan Akhir Jaman semakin tambah panas. Superman berlogo S dan baju seperti sisik ular

Skenario film Superman dalam Man of Steel seperti cerita Mashiah (Kristus)
Zack Synder, pemimpin dari film Man of Steel, mengakui kepada wartawati CBN.com bahwa ia sengaja menaruh unsur agama dan mitos (dongeng) pada filmnya – fakta Kristen dan dongeng Superman.
“Cerita Superman berjalan seperti ini… Dari langit, seorang bapa sorgawi mengirim putranya yang tunggal ke bumi. Ketika ia datang ke bumi, ia akan dibesarkan oleh dua orang tua yang aslinya mempunyai nama Maria dan Yusuf – sekarang ini adalah cerita Superman yang sedang kita bicarkan,” Stephen Skelton berkata. Skelton adalah pengarang buku The Gospel According to the World’s Greatest Superhero (terbit May 2006) yang ia dasari ceritanya dari film layar Superman Returns.
“Pada usia 30, Superman akan mulai pelayanannya – ini adalah sama usia sebagaimana Ha Mashiah / Kristus. Dan kemudian Superman akan, dalam misi pelayanannya, bertarung untuk kebenaran dan keadilan, dua dasar, prinsip-prinsip alkitabiah untuk mendasari sebuah misi,” Skelton menerangkan.

”Di dalam hal-hal yang khusus dari cerita (Man of Steel) ini, saya tahu tidak ada cerita yang mencerminkan itu begitu dekat dari cerita Mashiah / Kristus,” Skelton menegaskan.

Benarkah isi cerita Man of Steel representasi dari kehidupan dan misi Ha Mashiah (Kristus)? Tidak sama sekali!! Zack Snyder berkata kepada CNN , “Parallel Serupa Kristus, saya tidak membuatnya. Itu adalah metaphora Superman dicoba-dan-benar.” (tulisan aslinya: “The Christlike parallels, I didn’t make that stuff up,” director Zack Snyder told CNN. “That is the tried-and-true Superman metaphor.”).

Jadi jika itu bukan cerita Kristus yang ada di Injil, Kristus-yang-lain apakah yang Superman perankan dalam Man of Steel ini?

Isi film Superman dalam Logo Superman Man of Steel huruf S berbentuk ularMan of Steel seperti Anti-Kristus
Jor-El (Elohim Jor; nama dari bapanya Superman) yang berdiam di planet Krypton (gambaran dari sorga) mengirim Kal-El, putra tunggalnya, ke bumi terlahir di dalam sebuah keluarga Kent, anak ini menjadi Clark Kent. Musuh Superman adalah Jendral Zod (lambang dari pemimpin kegelapan).
Anggaplah Superman dalam film Man of Steel sungguh-sungguh memerankan tokoh Alkitab yakni Yeshua Ha Mashiah atau Yesus Kristus, seperti yang dikatakan oleh Skelton. Sekarang Anda perhatikan beberapa isi percakapan film dan lambang S yang dipakai oleh Kal-El (Superman) dan Jor-El (ayah Superman).

  • Superman ditanya “Apakah arti huruf S pada dadanya? Sejak kecil kita telah tahu bahwa film Superman dilambangkan dengan huruf S, namun dalam film ini direktur film ingin para penonton benar-benar memperhatikan dan mengetahui apa arti sesungguhnya dari huruf S pada dada Superman tersebut. Superman tidak memberi jawaban!!! Jangan putus asa sebab … jawaban dari pertanyaan di atas telah diberikan oleh direktur film melalui logo huruf-huruf S yang dipakai oleh Superman dan Jor-El, ayahnya
  • Perubahan huruf S dari logo Superman. Tahun 1930 logo Superman nampak normal sebagai layaknya huruf S. Wujud ular telah nampak jelas pada Superman Return (2006). Pada Man of Steel nampak kepala ular yang bertanduk (seperti naga). Bentuk ular akan lebih jelas lagi pada huruf S di dada Jor-El (ayahnya Superman), badan dan kepala ular yang bermata terlihat keluar dari bingkai huruf S tersebut.
  • Baju dari tokoh Superman. Dalam Man of Steel, kulit baju Superman terlihat seperti sisik-sisik ular. Pundak dan dada ayah ‘sorgawi’ Superman terbuat dari metal  bermotif seperti motif-motif pada “metalic music.”

Dua-tiga bukti ini saya pikir cukup meneguhkan. Alkitab dari kitab Kejadian sampai Wahyu menjelaskan bahwa Setan = bapa dari segala dusta adalah Iblis (Devil) disebut juga ular tua (old serpent), naga besar (great dragon), ia disebut juga sebagai Lucifer. Lihat Wahyu 12:9 dan 20:2 dan Yesaya 14:12-17. Dan penguasa dari segala musik metal (keras), termasuk Musik Rock adalah Lucifer.Perubahan bentuk S pada Logo Superman tahun 1938 ke 2013

Lucifer di dalam ajaran NewAge (Hollywood penuh dengan orang NewAge) disembah sebagai juruselamat dan pembawa kebaikkan. Setan telah berhasil menipu mereka, dan orang Atheist ditipunya dengan cara lain, “Jangan percaya Alkitab; Setan itu tidak ada!”

  • Perintah Jor-El, ketika mengutus Superman ke bumi adalah Hancurkan semuanya!”

Firman YAHWEH: Misi Yeshua ke bumi pada kedatangan-Nya yang pertama kali (sekitar 2000 tahun yang lalu) adalah:  Karena begitu besar kasih Elohim akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Elohim mengutus Putra-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh (melalui) Dia. (Yoh 3:16-17).

Kedatangan Yeshua yang kedua ke bumi, sesudah semua umat-Nya yang setia terangkat ke suatu tempat (tidak diketahui) untuk lepas dari masa 3,5 tahun yang sangat berat disebut ”the great tribulation” (1 Tes 4:13-18), adalah membinasakan Binatang yang keluar dari laut (yakni Anti-Kristus sebagai Setan berwujud manusia dan sekaligus kerajaan Setan di bumi) dan 10 raja (pemerintah dunia yang di bawah kuasa Setan) dengan segenap tentara mereka – yang ingin berperang (pemberontakan puncak) melawan Kerajaan Elohim, baca Wahyu 17:12-14; Wah 19:19:   Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: “Yang Setia dan Yang Benar”, Ia menghakimi dan berperang dengan adil. … Dan Ia memakai jubah yang telah dicelup dalam darah dan nama-Nya ialah: “Firman Elohim.” Dan semua pasukan yang di sorga mengikuti Dia; mereka menunggang kuda putih dan memakai lenan halus yang putih bersih. (Wah 19:11, 13-14). Yeshua menberi penjelasan beda misi-Nya dengan misi Iblis di bumi secara jelas pada Injil Yohanes 10:10.

Pendapat dan Komentar orang lain:Ayah Superman logo S dengan kepala ularnya

Film ini mengutip kalimat Alkitab “shall stumble, and fall”  dari kitab Yesaya 8:13-15 suatu nubuatan tentang datangnya  Yeshua ke bumi sebagai “batu sandungan” bagi mereka yang tidak percaya kepada Ha Mashiah. Superman lahir dengan “S” DNA (apakah symbol S ini berarti Snake atau Satan?, tidak jelas) namun ia berkata baju Superman Man of Steel ini seperti kulit ular.

  • Sebuah komentar bagus dari “aj morrow” di artikel Is ‘Man of Steel’ Superman Christlike or More Like the Antichrist? Ia menulis: If Christians knew more about what the Vatican has been saying about extraterrestrials, they wouldn’t be so quick to look at the movie as a “gospel message“. The Vatican has been saying we will soon find proof of life elsewhere in the galaxy and more than that, they also expect extraterrestrials to show up here on earth to be our saviors because they are closer to God than we are… think about the great deception the bible talks about in the end times.. Satan is very smart. Don’t you think that would be the ultimate deception to confuse Christians? And look how everybody is using superman(an alien) to compare to Christ. The movie is just prepping the minds of the masses for what the Vatican believes is going to happen soon and with this hysteria of looking at an alien as Christ.. most Christians will fall for it. Look this stuff up.” Garis bawah dan penebalan ditambahkan oleh Anggur Baru.

Injil Matius pasal 24 – Ketika Yeshua duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: “Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?” Jawab Yeshua kepada mereka: “Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias (Ha Mashiah), dan mereka akan menyesatkan banyak orang. (24:3-5)

Pada waktu itu jika orang berkata kepada kamu: Lihat, Mesias ada di sini, atau Mesias ada di sana,  jangan kamu percaya. Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga. Camkanlah, Aku sudah mengatakannya terlebih dahulu kepadamu. (24:23-25)

Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri.” “Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera,dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan;kalau ada dua orang perempuan sedang memutar batu kilangan, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan. (24:36-41). Maranatha!!

Bacaan berkait:

Referensi:

 

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Kasim Hafeez: Mahasiswa Inggris yang sangat anti-Israel sekarang pembela Israel


Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya YAHWEH, tunjukkanlah itu kepadaku. Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Elohim yang menyelamatkan aku, Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari. (Mazmur 25:4-5)

Saya seorang Zion (a Zionist), seorang Muslim Zion, dan saya mengasihi Israel, tetapi ini tidak selalu terjadi pada waktu yang lalu. Kenyataanya, dahulu bertahun-tahun saya adalah tepatnya ekstrim kebalikannya. Saya telah mengalami tingkat tinggi  anti-Semitism dan kegiatan anti-Israel di kampus-kampus universitas Inggris, sebab saya dahulu adalah anti-Semit, aktivis anti-Israel.

Bertumbuh di dalam komunitas orang Islam di Inggris (UK), saya diexpose pada bahan-bahan bacaan dan pendapat-pendapat terbaik mencela Israel, menggambarkan orang-orang Yahudi sebagai penjajah dan pembunuh, dan paling buruk mengajak untuk kehancuran total dari ”Keberadaan Zionist” dan semua Yahudi. Pendeknya, tidak ada tempat untuk negara Yahudi di Timur Tengah.

Bertumbuh ditengah gempuran kebencian yang diarahkan pada Israel secara terus menerus memiliki sebuah pengaruh berat pada pendapat-pendapat pribadi sendiri. Lebih mengganggu, banyak dari orang-orang ini tidaklah radikal atau ekstrim, tetapi ketika itu adalah tentang Israel retorika yang paling ganas diluapkan, ditambakan dengan anti-Semitism sehari-hari itu nampaknya sangat dominan, ketika frase  ”berhenti menjadi Yahudi” dipakai sebagai sebuah hinaan.

Bapaku, bagaimanapun, telah lebih berani di dalam kebenciannya, membanggakan bagaimana Adolf Hitler adalah dahulu seorang pahlawan, kegagalan dia hanyalah dia tidak membunuh cukup orang Yahudi. [6 Juta korban Holokos tidak cukup banyak bagi orang tua Kasim].

Pandangan-pandangan ini dikuatkan ketika saya menghadiri ralli-ralli Nakba Day, dimana para pembicara meramalkan menghancurkan Israel  saat bendera-bendara Hezbollah (organisasi Islam radikal Libanon) di kibar-kibarkan dengan bangga di pusat London.

Kasus (Pembelaan) untuk Israel (The Case for Israel)
Sudahkan ada kasus pembelaan untuk Israel? Dalam pendapat saya, tentunya tidak, tidak ada bayangan keraguan. Bahkan para pemimpin agama Islam yang paling moderat yang saya pernah hubungi menolak untuk menuduh faham terror (terrorism) melawan Israel sebagai tidak adil; orang-orang Yahudi harus selayaknya menerima itu, saya dahulu meyakininya.

Jadi apa yang telah berubah? Bagaimana dapat saya pergi dari semua kebencian kepada kasih yang besar untuk dan rasa persaudaraan dengan Israel dan masyarakat Yahudi? Saya temukan diri saya sendiri di Israel dan bagian Palestina pada sebuah toko buku setempat dan mengambil sebuah buku The Case for Israel tulisan Alan Dershowitz.  Saya berpikir dengan sikap mencemooh “propaganda jahat Zionist.

Saya lakukan, bagaimanapun, memutuskan untuk membelinya, yakin bahwa saya pastilah dengan cepat ada menghancurkan bagian propaganda ini, menunjukkan bahwa Israel tidak ada pembelaan dan mengklaim penemuan saya sebagai sebuah kemenangan pribadi untuk masalah orang Palesitna.

Gambar: Hafeez di Israel dalam kunjungannya yang merubah kehidupannya.

Sewaktu saya membaca argument-argument Dershowitz dan penghancuran dari banyak kebohongan, saya melihat sebagai kebenaran-kebenaran yang tidak dapat dipungkiri, saya menyelidiki dengan seksama untuk argument-argument yang melawan, tetapi menemukan lebih banyak lubang rhetoric pada apa yang saya telah percayai selama bertahun-tahun.

Saya merasakan sebuah krisis nurani yang nyata, dan itu telah menjadi awal dari sebuah periode penelitian yang tidak bias. Sebelum pada titik tersebut saya belum pernah di expose kepada sesuatu sedikit positive tentang Israel.

Sekarang, saya tidak tidak tahu apa yang untuk dipercaya, saya sudah secara buta mengikuti orang-orang untuk begitu lama, namun disini saya mempertanyakan entah saya telah salah.  Akhrinya saya mencapai suatu titik dimana saya telah merasakan saya tidak punya pilihan lain tetapi melihat Israel untuk diri saya sendiri,  hanya melalui cara itu saya telah sungguh melihat kebenaran. Pada resiko yang kedengarannya klise, itu adalah sebuah kunjungan merubah-kehidupan.

Bukan negara apartheid
Saya tidak menemukan negara racist apartheid, namun sebaliknya, sungguh berlawanan. Saya dihadapkan oleh synagog-synagog, mesijid-mesjid dan gedung-gedung gereja, oleh orang-orang Yahudi dan orang-orang Arab hidup bersama, oleh minoritas-minoritas memainkan peranan-peranan besar di dalam seluruh area kehidupan orang Israel, dari ketentaraan ke kehakiman. Itu mengejutkan dan membuka-mata. Itu bukanlah Israel Zionist jahat yang saya telah diceritakan tentang (Israel).

Setelah banyak pencarian jiwa, Saya tahu apa yang telah saya percayai ternyata salah. Saya telah dihadapkan dengan kebenaran dan saya telah harus menerima itu. Tetapi saya memiliki suatu pertanyaan yang lebih besar untuk dihadapi, bagaimana sekarang? Saya telah bertahun-tahun berkampanye melawan Israel, tetapi sekarang saya telah mengetahi kebenaran.

Pilihannya adalah jelas: Saya haruslah berdiri bersama Israel, dengan negara kecil ini, bebas, demokrasi, membuat usaha-usaha besar dalam obat-obatan, penelitian dan pengembangan, namun korban dari kebohongan-kebohongan yang sama dan kebencian yang hampir memusnakan saya.

Melakukan ini tidaklah mudah dan itu adalah sesuatu yang telah menjadi sangat jelas. Saya telah menghadapi perlakuan kasar dari komunitas saya sendiri dan bahkan beberapa itu dari komunitas dalam Yahudi di Inggris, tetapi itu adalah kenyataan dari membela Israel di Eropa sekarang ini. Itu tidak mudah, dan itu membuat hal tersebut sungguh perlu.

Ini bukanlah tentang agama dan politik, hal ini adalah tentang kebenaran.

Ketika itu soal Israel, kebenaran tidak ada didengar, kelompok-kelompok dari mereka yang diisi dengan kebencian yang tidak beralasan terus menerus bertamah, namun banyak yang berlum diexpose kepada kenyataan, keluar dari rhetorika kosong dan slogan-slogan tuduhan yang bersifat politik yang mereka adalah sungguh bodoh.

Kita dapat merubah situsi ini tetapi kita perlu kuat dan bersatu. Israel adalah bukanlah hanya masalah orang Yahudi – itu adalah tentang kebebasan, hak-hak manusia dan demokrasi, semua nilai-nilai yang negara-negara Barat puji. Itu adalah juga tentang menjadi terang diantara bangsa-bangsa.

Usaha bantuan kemanusian internaional Israel adalah kenyataanya, tetapi jika kita tidak menyampaikan pesan itu diluar sana, maka tidak seorangpun akan mendegarnya. Kita tidak perlu dituntun dengan kepala tertuduk minta maaf: ”Israel tidak sempurna…” – kita seharusnyalah tidak pernah takut untuk berkata: “Saya seorang Zionist dan saya bangga. Saya bangga berdiri bersama Israel.
Sekarang saya bertanya, akankah Anda melakukan itu?

Kasim Hafeez adalah seorang Muslim Inggris dan bekar ex-Islam yang sekarang adalah seorang Zionist yang bangga dan berdiri bersama Israel. Dia menjalankan suatu situs www.theisraelcampaign.org dan memiliki blog pada situs tersebut.  Dia juga ada di badan penasehat dari StandWithUs di Inggris dan baru saja menyelesaikan  pembicaraan perjalanan di berbagai universitas.

Bacaan berkait:

Referensi:

Kasim Hafeez: Muslim, Zionist and proud – sumber tulisan; bhs Ibrani.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Mohamed Merah & 5 Terrorist Bali masuk ke sorga, mendapat 72 perawan?


Bulan Maret 2012, Eropa digemparkan dengan aksi terror dari Mohamad Merah, warga negara Perancis keturunan Argeria, dan pada bulan yang sama ini aksi 5 orang dari sebuah Islam radikal menguncang pulau Bali. Semuanya mati tertembak di dalam aksi jihad mereka.

Mohamad Merah, pelaku jihad di Perancis. Sebelum ia tertembak mati dalam suatu pertempuran senjata api selama 4-5 menit dengan para polisi yang mengepung apartementnya ia mengakui telah membunuh 3 tentara Perancis dan dan 4 orang sipil yang tinggal tidak jauh dari rumahnya, di kota Toulouse.

Dua standard hidupnya. Mohamed Merah walaupun usianya baru 32 tahun, namanya sudah tercatat didaftar hitam pemerintah Perancis: 15 kali ditahan polisi, masuk penjara.
Desember 2007, tentara Afganistan menjebloskan Mohamad kepenjara Kandahar. Tahun 2008, penjara yang penuh dengan Islam Taliban ini kebobolan, banyak napi melarikan diri. Koran Le Monde mengatakan besar kemungkinan ia di indoktrinasi dan dilatih jihad oleh pejuang Taliban untuk bertempur melawan tentara NATO  di Afgan yang membantu pemerinah setempat. Tertangkap tentara Amerika Serikat di Afganistan (2010), ia mengaku telah dilatih oleh Al-Qaida Taliban di perbatasan Afganistan-Pakistan. Balik ke Perancis, teman-temannya mengenal Mohamad Merah sebagai pemuda biasa, senang bermain sepak bola, tidak pernah bicara soal agama Islam, sungguh orang yang kalem.  Teman Mohamad lainnya berkata ”Ia suka sepak bola dan sepeda motor … saya bahkan tidak pernah tahu dia berdoa.”

Aksi terror Mohamad Merah Maret 2012. Pemerintah berkata,  Mohamad merekam perbuatan terrornya dalam sebuah video camera dan berkendaraan sepeda motor, dan mengganti warna cat motornya.

  • 11 Maret ia membunuh seorang tentara yang pernah bertugas di Afganistan. Ia berkata: “Kamu membunuh para saudaraku – Saya bunuh kamu.”
  • 15 Maret ia membunuh dua tentara lainnya, dan melukai  seorang tentara lainnya. Mohamad menjerit: ”Allahhu Akbar” saat menembak mereka.
  • 19 Maret ia membunuh 4 korbanya di sebuah sekolah anak-anak Yahudi. Ayah (guru agama) dengan dua putranya (berusia 5 dan 4 tahun), dan putri dari guru kepala sekolah.

Dalam Mobil dan apartementnya ditemukan beberapa senjata api dan bom-bom molotov.
Pada pengemungan yang memakan waktu 32 jam, sebelum ia tertembak mati  dan menolak menyerah, Mohamad Merah menjawab, “Jika saya mati, itu menyedihkan, tetapi saya akan masuk sorga. Namun  jika kalian mati hal itu lebih buruk bagi kalian.”

5 aksi terrorist Indonesia di Bali. 5 terrorist Islam yang tertembak mati di Bali (18 Maret 2012) sebelum merampok untuk tujuan membiayai aksi pelebaran agama Islam. (Perbuatan ini umum dilakukan oleh Muslim Brotherhood Mesir, pembunuhan berencana atas Anwar Sadat dibiaya  dari hasil memeras dan merampok Kristen Koptik, tulis Mark A. Gabril; Islam and Terrorism)

Berita mengatakan bahwa 3 dari kelompok jihad di atas telah memesan beberapa pelacur ke bungalo sewaan mereka. Ketiganya mati tertembak di bungalo Sanur di mana mereka bermalam. Tembak-menembak terjadi sebelum ketiganya mati. Dari para terrorist ini Polisi menemukan sejumlah CD yang berisi pengajaran bagaimana melalukan jihad, peta-peta rencana perampokan dan dua senjata api dengan peluhan peluru dan topeng penutup muka.

Berbuat dosa perzinahan sebelum melakukan aksi jihad (bom bunuh diri, atau merampok) adalah hal yang umum, itu juga dilakukan oleh aksi terror 11 September WTC Amerika. Islam melarang perbuatan zinah, namun juga mengajar bahwa mati di dalam berjuang bagi Allah (inilah arti jihad) adalah jalan tol menuju Sorga; dengan kata lain, doktrin jihad mengajar bahwa dosa-dosa mereka tidak diperhitungkan jika mereka terbunuh atau melakukan bom-bunuh diri demi membela Allah mereka – ini adalah konsep keselamatan dalam agama Islam, yang sama sekali berbeda 180 derajat dengan ajaran Alkitab. Orang non-Islam sungguh ingin tahu doktrin jihad di bawah ini:

Seorang pemimpin Islam Ahmadiah, yang dianggap sesat oleh mayoritas aliran Islam,  sangat yakin bahwa para jihad masuk neraka. Yang mana yang benar dalam kasus mati berjihad ini?

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Sejarah perayaan hari Valentine; lahir dari perayaan pagan Roma kuno Lupercalia


Apa yang pernah ada akan ada lagi, dan apa yang pernah dibuat akan dibuat lagi; tak ada sesuatu yang baru di bawah matahari. Adakah sesuatu yang dapat dikatakan: “Lihatlah, ini baru!”? Tetapi itu sudah ada dulu, lama sebelum kita ada. (Pengkotbah 1:9-10)

Artikel yang bersifat peringatan ini hanya ditujukan kepada orang Kristen, pengikut Yeshua Ha Masiah. Terima kasih.

Di abad 21 tanggal hari Valentine yang jatuh pada tanggal 14 Pebuari dirayakan oleh orang beragama maupun tidak beragama.  Hari Valentine dikenal secara umum sebagai hari mengungkapkan kasih sayang atau cinta kasih kepada orang yang kita kasihi. Roma Katolik menyebut hari ini sebagai hari peringatan martir St. Valentine, kelompok sekuler menamai tgl 14 Pebuari ini sebagai “hari Cinta-kasih dan Persahabatan.” Catatan sejarah menyatakan tanggal 14 Pebuari adalah pesta perayaan pagan bangsa Roma kuno yang mereka sebut sebagai hari perayaan Lupercalia.

Perayaan tahunan hari Valentine adalah bisnis internasional yang sangat basah. Perusahaan kartu ucapan selamat, gula-gula, coklat dan hadiah serta restoran dan toko bunga panen besar menjelang hari Valentine ini. Di USA saja, sesuai penelitian, tahun 2008 telah menghabiskan 122,98 $ US/orang, dan 2009 diperkirakan 102,50 $ US/ orang atau 14,7 milliar $ US. 17,8 milliar $ US di 2010 dan 18,6 milliar $ US  perkiraan untuk tahun 2011. Ini adalah satu dari sekian hari raya dimana pengikut Mamon berpesta pora.

Sejarah perayaan hari Valentine.
I. Tradisi gereja Roma Katolik. Katolik memiliki beberapa versi sejarah hari Valentine. The Catholic Encyclopedia vol. XV (volume 15) subjudul “St. Valentine” menulis 3 nama Valentine yang meninggal tanggal 14 Febuari. Tiga versi cerita gereja Roma yang berbeda tentang St. Valentine.

  1. Seorang tentara Roma, Valentine, dijaman kaisar Claudius II melanggar peraturan militer,  tentara muda dilarang menikah, singkat cerita Valentine dihukum mati  – pada tanggal 14 Febuari 270 AD. Gereja Roma kemudian menjadikan Valentine sebagai santo (St.) / orang suci.[1]
  2. Kaisar Claudius II memerintahkan menangkap dan memenjarakan St. Valentine karena menyatakan Elohimnya adalah Yeshua Ha Mashiah  (Yesus Kristus) dan menolak menyembah para berhala orang Romawi. Orang-orang yang mendambakan doa St.Valentine lalu menulis surat dan menaruhnya di teralis penjaranya.
  3. Kaisar lalu melarang para tentara muda untuk menikah, namun St.Valentine melanggarnya dan diam-diam menikahkan banyak pemuda sehingga iapun ditangkap dan dihukum gantung pada 14 Februari 269 M (lihat: The World Book Encyclopedia, 1998).

II. Tradisi Roma kuno. Lama sebelum Kristianity dinyatakan sebagai agama resmi kerajaan Romawi[2] oleh kaisar Contantine (313-337 AD), tanggal 14 dan 15 adalah hari besar orang Romawi, perayaan besar ini dikenal dengan nama  Lupercalia. Perayaan ini sangat populer bahkan sampai abad ke lima AD – sedikitnya 150 tahun setelah pernyataan Constantine  tersebut. Pada jaman Contantine lambang salib masuk kedalam Kritianiti, Sabat hari ketujuh (Saptu) dirubah menjadi hari pertama (Minggu).

Shocking Truth About Valentines Day! by FollowerOFTheWay.com

Perayaan Lupercalia adalah rangkaian upacara penyucian dan kesuburan di masa Romawi Kuno (13-18 Februari). Dua hari pertama dipersembahkan untuk dewi mabuk-cinta (queen of feverish love) Juno Februata (dari mana kata bulan Febuari berasal) [3]. Dipercayai juga sebagai perayaan menghormati berhala Lupercus/ Lupercal[4] dan Faunus,[5] juga Romulus dan Remus, yang terakhir menurut dongeng Roma adalah pendiri kota Roma kuno.

Pada hari perayaan tersebut, rakyat berkumpul di sebuah tempat ibadah, di mana wanita-wanita muda menulis nama-nama mereka, menaruhnya di kotak undian. Para pria mengambil nama-nama tersebut. Mereka akan menjadi pasangan selama perayaan tersebut bahkan bisa terus sampai perayaan tahun berikutnya. Itu mungkin sejenis kawin kontrak ala agama Islam saat ini, hanya pria Roma tidak memberi dowry (uang nikah) – sebab mereka suka sama suka (‘kumpul kerbau’). Tanggal 15 Februarinya, para imam (disebut Luperci) melakukan korban sembelihan binatang kambing dan anjing untuk meminta perlindungan dewa Lupercalia / Lupercus (berbentuk srigala). Ibadah pengorbanan ini terjadi di depan Porta Romana, sisi barat dari bukit Palatine, dimana terdapat goa Lupercus. Tradisi Roma mengatakan Lupercus yang menyusui Romulus dan Remus, patung perunggu Lupercus menyusui telah ada di bukit Capitol sejak tahun 296 BC. Roma kuno adalah kota yang dibangun dari tujuh bukit, seperti tertulis di Wahyu 17. Clik pada peta 7 bukit Roma kuno untuk memperbesar.

Kulit dari binatang korban ini kemudian dibuat sebagai pecut-pecut atau tali-tali pemukul untuk ibadah kesuburan kandungan.  Dua pria berpakaian minim akan berlari-lari di jalan kota tua Palatine dengan pecut-pecut di tangan mereka, dan para wanita, – dan ternak juga dibawa ke jalan – akan sengaja berdiri di jalan yang akan dilewati pemuda tersebut untuk mendapat ’sabetan’ (sentuhan berkat), dipercayai bahwa janin mereka akan menjadi subur dengan sentuhan tali kulit tersebut.

Perayaan dan ibadah Lupercalia yang terkenal ini tetap hidup sampai akhir pemerintahan Anastasius I (491-518 AD). Namun di akhir abad kelima, 498 AD, Paus Gelasius memutuskan merubah perayaan Eve of Lupercalia (14 Febuari; satu hari sebelum puncak perayaan Lupercalia) menjadi hari St. Valentine; perayaan kawin kontrak dan kesuburan menjadi perayaan hari orang kudus Roma Katolik. Paus mencoba menghapus ritual pagan ini dengan pemikiran dan nama baru.[6] Bagaimanapun perayaan dan upacara Lupercalia yang dikombinasikan dengan dongeng kepercayaan di Britania dan Perancis bahwa tanggal 14 Febuari ditandai permulaan musim kawin para burung tetap tidak bisa dihapus sebagai hari cinta. Febuari adalah awal musim semi untuk negara-negara Eropa Barat seperti Britania dan Perancis, musim semi adalah awal kehidupan baru tahunan bagi orang Eropa – musim kawin bagi mahluk hidup  dan tumbuhan mulai bertunas dan berbunga.
Sejak tahun 1969, gereja Roma Katolik membuang hari St. Valentine sebagai bagian resmi dari kalender gereja.[7]

Buah pasti sama dengan akarnya (Luk 6:43-45). Apa yang Anda lihat di toko-toko pada hari-hari menjelang perayaan Valentine, apa yang para pemuda dan pemudi lakukan pada hari perayaan tersebut? Apakah itu nampak lebih pada kasih-sayang agape, dan phileo dan atau storge atau hanya sekedar berlandaskan cinta-kasih eros?[8]Patung Cupid di LondonAkar dari Lupercalia adalah tokoh Cupid, digambarkan sebagai kherub Cupid, Cupid anak dari Venus, dewi cinta bangsa Roma. Cupid di jaman Romawi kuno adalah inkarnasi dari dewa orang Yunani yang bernama Eros, dewa napsu birahi. Eros adalah putra dari dewa birahi/ lust Aprodite. Nama berbeda tetapi karakter sama, sebab banyak dewa dan dewi Roma diambil dari tradisi Yunani. Keduanya  dipuja sebagai dewa kesuburan. Ucapan “Be My Valentine?,” Ken Sweiger menjelaskan,  “Valentine” berasal dari kata Latin yang berarti: “Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuat dan Yang Maha Kuasa”. Kata ini ditujukan kepada Nimrod dan Lupercus. Maka disadari atau tidak, ia berkata, jika kita meminta orang/ pacar kita menjadi “to be my Valentine,” hal itu berarti melakukan perbuatan yang dimurkai Elohim, karena meminta orang menjadi Tuannya (her Lord), Elohimnya.”  “Yang Maha Kuasa” adalah gelar dari Elohim pencipta alam semesta, dengan kata lain ”be my Valentine” ialah pemujaan kepada berhala. Cupid berarti desire/ napsu, laki tampan bersayap dengan panah, Nimrod laki tampan yang juga ahli berburu, ibunya (Samiramis) menjadikan Nimrod sebagai suaminya.

Fakta ialah hari St. Valentine tidak dikenal umum di Britania bahkan sampai abad ke 17. dan kartu ucapan Valentine tidak ada sebelum akhir abad ke 18. Esther A. Howland adalah orang pertama di Amerika yang menjual kartu Valentine, yaitu pada tahun 1840.

Kampus ibadah RomaKatolik dipakai untuk merayakan hari Valentin bagi para homosex. Pesta dansa hari Valentine untuk para aktivist homosex dikenal sebagai ”Dignity Detroit” terjadi di Marygorve College, Detroit USA, memakai ruang yang sama di mana ibadah missa Katolik berlangsung setiap Minggu. Organisasi Katolik AFA (pembela pernikahan hetrosex) keberatan atas kejadian tersebut, namun pemimpin kampus membela diri bahwa itu adalah hak kampus. Sumber berita ditutup dengan kalimat: ”Dignity Detroit adalah sebuah kelompok activist homosex yang terdiri dari orang-orang Katolik yang menentang pengajaran gereja Katolik bahwa tingkah laku homosex adalah salah.”

Komentar:
Gereja Roma Katolik – Alkitab menyebutnya sebagai Rahasia Babel Besar (Wahyu 17) – sebab memang membingungkan dunia,  ia telah membunuh pengikut Yeshua (500 juta Yahudi dan bukan Yahudi) dan menyebut para pemimpin Kristen tersebut: “Santo” (Orang Kudus) – martir dari gereja Roma Katolik – seperti St. Petrus, di media menyuarakan anti homosex, namun membangkitkan gerakan homosex dan bahkan mempraktekkannya. Berbaju Kristus namun praktek anti-Kristus. Sungguh mistery! Ya, bagi yang tidak mau membaca Alkitab.

Hari Persahabatan atau Valentine Day adalah sama dengan hari Natal (Christmas) dan hari raya Ester (pemalsuan dari hari Paskah). Sangatlah menarik untuk dipikirkan mengapa orang dunia dan bahkan orang yang mengaku Kristen lebih suka mempraktekkan ciptaan gereja Roma Katolik daripada perintah Alkitab, ternyata Alkitab telah menubuatkan 2000 tahun sebelumnya, baca Wahyu 13:3. Inilah sebabnya membaca dan mempelajari Alkitab sangatlah penting.

Patutkah orang yang percaya Yeshua Ha Mashiah dan ajaran-Nya merayakan hari Valentine tersebut? Jawaban yang Alkitabiah dapat di baca pada Ulangan 12:29-31 dan 1 Petrus 2:9-12. Ayat-ayat ini akan membawa Anda mengerti apa artinya umat Elohim dan Gereja Elohim dan bagaimana seharusnya umat atau Gereja Elohim harus hidup.

Orang Kristen tidaklah perlu menyalahi para usahawan bisnis yang berkaitan dengan hari-hari perayaan. Orang Kristen haruslah intropeksi diri sendiri, pilihan hidup kudus dan ketaatan kepada Pemimpin Gereja ada di tangan Anda. Kita tidak dapat menggarami atau menerangi orang lain, jika kehidupan kita sendiri tidak asin atau terang. Kiranya berkat dari tempat yang mahatinggi berlimpah atas hidup Anda.

Bacaan berkait:

EndNote:
[1] Beda gereja Roma dengan Kristianiti: Roma memberi gelar ’orang suci’ setelah orang meninggal, kecuali paus. Paus ketika masih hidup digelari ’Holy Father.’Kristianiti menyatakan setiap pengikut ajaran Yeshua Ha Mashiah adalah orang suci dan panggilan ’Holy Father’ hanya untuk YAHWEH, Elohim pencipta alam semesta.
[2] Perlu diingat sebelum Kristianiti menjadi agama resmi Romawi, orang-orang Kristen sangat tertekan di bawah kerjaan Romawi, yang percaya banyak dewa dan dewi, bahkan beberapa kaisar menganggap diri mereka sendiri adalah keturunan dewa, yang patut juga disembah oleh rakyatnya, dan aniaya segera berlanjut setelah institusi kepausan Roma berdiri, dan mencapai puncaknya saat Alkitab latin diterjemahkan kedalam bahasa Inggris dan Jerman, dikenal sebagai Revormasi Gereja. Diperkirakan 500 juta orang Kristen Injili terbunuh.
[3] Juno pada Romawi kuno dikenal sebagai Ratu Sorga (Queen of Heaven). Di abad terakhir ini gereja Roma Katolik membuat doktrin bunda Maria sebagai Ratu Sorga.
[4] Lupercus adalah dewa kuno orang Roma berbentuk srigala, lengenda berkata Lupercuslah yang menghidupkan dua bayi manusia yang bernama Romulus dan Remus.
[5] Faunus/Pan: dewa alam bangsa Roma: dalam mythologi bangsa Roma, dewa alam, perkebunan dan kesuburan. Dia adalah cucu laki-laki dari dewa Saturn
[6] Ini juga terjadi pada perayaan Natal dan Easter, tanggal mereka sama hanya nama berubah. Bedakan dengan prinsip pembaharuan di dalam Kerajaan Sorga, baca: Yehezkiel 36:25-28 dan Matius 9:16-17.
[7] Gereja Roma Katolik menciptakan banyak hal kemudian setelah mereka populer  di masyarakat dunia, maka ia melepaskannya secara resmi – namun tetap berhubungan secara sembunyi. Hal ini telah terjadi dengan organisasi Knight Templar, Freemason misalnya. Bedakan dengan prinsip adopsti Kerajaan Sorga, bangsa Israel dan non-Israel; YAHWEH setia dan siap merestorasi umat pilihannya bahkan Dia mengutus Putra Tunggal-Nya untuk mati bagi mereka dan bahkan seluruh manusia. Baca Bilangan 23:19 dan 2 Tim 2:13.
[8] Bahasa Yunani untuk kasih dibagi menjadi 4, Agape – kasih tanpa syarat (Yoh 3:16); Storge – ikatan kasih antar keluarga; Phileo – kasih persahabatan; dan yang tidak dianjurkan, Eros, darimana kata erotic berasal – cinta karena napsu birahi, memuaskan kehendak sexnya diri sendiri. Artikel yang bagus: Four Kinds of Love dari Truth or Tradition.com

Referensi:

 

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Norwegia penembakan dan serangan bom sedikitnya 93 tewas


Skandinavia sekali lagi banjir darah, bom berkekuatan tinggi yang dipasang di sebuah jalan di Oslo, ibukota Norwegia dimana terdapat gedung-gedung pemerintah menewaskan 7 jiwa dan beberapa jam kemudian pemuda berseragam polisi menembaki remaja yang sedang melakukan camping musim panas di sebuah pulau bernama Utoya, 86 tewas.

Pelaku pemboman telah diketahui dan ditangkap polisi, seorang petani muda berusia 32 tahun bernama Andrew Berwick (Anders Breivik, diterjemahkan kedalam bahasa Inggirs). Perbuatan Andrew ini dikenali polisi melalui Facebooknya, berisi video berjudul: Knights Templar 2083” – berisi pesan mempersalahkan para elit Eropa yang berfaham multibudaya sebagai perusak indentitas Eropa. Ia juga memuat sebuah pernyataan dengan judul “2083 … Deklarasi Kemerdekaan Eropa.” Pada Twitternya terdapat pesan yang ia kirim beberapa hari sebelum pemboman: “Satu orang dengan sebuah keyakinan adalah sama dengan kekuatan 100.000 orang yang hanya memiliki ketertarikan.” Ia juga seorang yang menentang perkembangan politik Islam di Norwegia.

Bukti lainnya ialah Andrew telah membeli sedikitnya 6 ton pupuk beberapa minggu sebelumnya. Pupuk dapat digunakan untuk membuat bom, seperti yang dilakukan oleh Timothy McVeigh di Oklahoma.

Polisi sebelumnya tidak memiliki catatan criminal atas pemuda 32 tahun ini, memggambarkan pemuda ini sebagai anggota dari ‘Kristen’ Free Mason, kelompok extremist sayap kanan di Norwegia Timur dan seorang petani.

Latar belakang Andrew Berwick. Dari Facebooknya diketahui bahwa petani ini senang akan melihat acara TV dan bermain video game yang berdarah: drama-drama vampire (drakula peminum darah) produksi HBO, film seri pembunuhan ”Dexter,”  video game seperti ”Modern Warefare 2” dan ”World of Warcraft.”

Komentar: Pemuda Andrew Berwick / Breivik adalah satu dari banyak korban penipuan Setan melalui doktrin-doktrin yang sesat yang nampak pada agama-agama yang tidak berpegang kepada hukum dan perintah YAHWEH, – Free Mason adalah praktek ilmu sihir yang dibungkus dengan baju Kristianiti, hadir untuk menguasai Dunia melalui politik. Free Mason adalah motor dari New Age movement. Gereja Roma Katolik adalah ibu  (Wah 17:5) dari Free Mason, sekalipun Free Mason sudah ’dikeluarkan dari keanggotaan’ gereja Roma, banyak pemimpin gereja Roma yang ’secara sembunyi’ tetap anggota Free Mason. Baca: DARK SECRETS OF THE NEW AGE. Satan’s Plan for a One World Religion by Texe Marrs.

Sebuah pertanyaan besar: Siapakah orang kuat dan mentor dari pemuda 32 tahun pelaku peledakan bom di Oslo ini?

Tipuan Setan lainnya ialah melalui film-film dan video-video game kekerasan dan memuliakan Setan, seperti dracula dan Harry Potter, serta budaya-budaya akhir jaman (Sodomi, feminism, pemberontakan – anak-anak terhadap orang berumur) yang bertolak belakang dengan moral-moral yang berakar dari kebenaran Firman YAHWEH.

Di saat yang bersamaan Setan mengilhami para elit politik Barat mengeluarkan keputusan-keputusan yang membingungkan generasi muda – 1. mengangkat tinggi-tinggi ”faham multi budaya” (yakni Islam, ’budaya’ penundukkan penuh kepada agama), suatu budaya yang sangat bertolak belakang dengan filosofi Barat (kebebasan dan demokrasi), dan, 2. Menghancurkan indentitas nasionalisme generasi muda Barat atas budaya lokal mereka sendiri. Untuk diingat bahwa, imigrasi orang asing ke Eropa, Amerika Utara (Kanda dan USA) sudah berjalan ratusan tahun, namun tidak pernah terjadi bentrokan budaya yang besar sebab para imigran tersebut mengadopsi budaya baru dimanapun mereka berada. Kerusuhan imigran di  Jerman (tahun 90an), Perancis (sewaktu president Sarkozy masih jadi Menteri Dalam Negeri), di Holland, di Denmark, di Swedia disebabkan oleh orang-orang Islam yang tetap meletakkan faham agama Islam sebagai hukum (Hukum Sariah) yang lebih tinggi dari hukum-hukum negara Eropa setempat.

Kunci perubahan (perbaikan dan juga kehancuran yang semakin besar) tentunya tergantung pada  pembuat hukum – yakni para pemimpin negara. Keputusan yang salah akan membuat tugas polisi semakin berat, dan jika itu terlalu berat maka akan membuat polisi yang baik sekalipun dapat berubah menjadi polisi yang brutal – main pukul, tendang dan tembak – seperti di USA saat ini!)

Umat Kristen sungguh perlu berdoa untuk  berlangsungnya kesejahteraan negara dimana mereka hidup (Rom 13:1-7; Titus 3:1), pekerjaan Setan perlu di telanjangi / expose (Ef  5:11-14) dan dihentikan (Yoh 10:10).

Janganlah tertipu, Yeshua ha Mashiah telah mengingatkan, bahwa di akhir jaman – SEKARANG ini – akan datang orang-orang yang menganiaya dan membunuh orang Kristen atas nama agama, mereka ini adalah orang-orang yang telah tertipu oleh Iblis:

“Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku. Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Elohim. Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku. (Yoh 16:1-3)

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Doktrin Roma Katolik: Benarkah Bunda Maria Ratu Sorga?


Doktrin gereja Roma Katolik mengajar bahwa Maria tidak mengalami kematian, tetapi diangkat ke Sorga, sebab itu orang Katolik memuja dan percaya bahwa Bunda Maria adalah Ratu Sorga.

Kata Ratu Sorga tertulis empat kali di Alkitab. Melalui mesin pencari Google.com masukkan kata ”queen of heaven” dan ”virgen del carmen” (bahasa Spanyol dari the Virgin of Carmen) Anda akan menemukan ribuan gambar tentang Bunda Maria ditampilkan sebagai ratu sorga, bermahkota dan berjubah.

Benarkah Maria (ibu Yeshua / Yesus) Ratu Sorga? Siapakah sebenarnya Ratu Sorga yang tertulis di Alkitab tersebut? Artikel ini akan membawa Anda kepada suatu pembuktian yang teguh dan dapat dipercaya, lebih dari itu tulisan ini akan membawa kepada Terang yang sesungguhnya, Yeshua Ha Mashiah (Yesus Kristus). Baca: Injil Yohanes 1:1-18.

Inilah suatu janji Elohim untuk setiap orang yang mencari Dia; mencari pribadi-Nya, jalan-jalan-Nya dan perintah-Nya. Elohim sendiri akan menuntun dan memberi damai sejahtera yang tidak akan kering kepada setiap orang yang memegang perintah-perintah-Nya:

Mendekatlah kepada-Ku, dengarlah ini: Dari dahulu tidak pernah Aku berkata dengan sembunyi dan pada waktu hal itu terjadi Aku ada di situ.” Dan sekarang, Adonai YAHWEH Elohimmu mengutus aku dengan Roh-Nya. Beginilah firman YAHWEH, Penebusmu, Yang Mahakudus, Elohim Israel: “Akulah YAHWEH, Elohimmu, yang mengajar engkau tentang apa yang memberi faedah, yang menuntun engkau di jalan yang harus kautempuh. Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti, (Isa 48:16-18); dan

Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan? Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya.” (Luk 11:11-13)

Perjalanan Bunda Maria dari disembah sampai dijadikan sebagai Ratu Sorga oleh para Paus Roma Katolik.
Perlu diingat sebelumnya bahwa tidak sedikit penganut Katolik yang menolak tuduhan bahwa ”orang Katolik menyembah Maria.” Memakai pernyataan Yeshua ”Sebab setiap pohon dikenal pada buahnya.” (Luk 6:44a), maka saya mengutip catatan doktrin Katolik, dan menunjukan ”buahnya.”Jadi bila ada orang Katolik yang menolak bukti doktrin Katolik menganjurkan menyembah Maria, sesungguhnya orang tersebut hanyalah merubah difinis (arti) dari kata ”menyembah” tersebut, dan atau ia telah tertipu Iblis sangat dalam.

Di Spanyol, salah satu negara Katolik tertua di Eropa, Perawan Maria (Virgin Mary) dikenal dan disembah sebagai Virgen del Carmen (the Virgin of Carmen atau Perawan Carmen). Patung wanita perawan ini akan diarak di jalan-jalan pada perayaan Easter (bulan April, jatuh pada tanggal 24 di tahun 2011). Tanggal  16 Juli merupakan pesta besar untuk pengangungan Perawan Carmen, patung ini tidak hanya diarak di jalan-jalan tetapi juga melalui perahu yang diikuti iring-iringan perahu nelayan lainnya, disertai dengan iringan band (musik), petasan dan roket-roket kembang api.[i]

Aliran Collyridianism: ”Dan Nama Mary-Ma-Mari adalah sebuah nama yang universal dari Dea (kata Latin untuk dewi/ dewa perempuan?). The Collyridians, yang menyembah Maria sebagai Deiti Utama (Supreme Deity), menulis: “Ketika kami menagungkan dan menyembah atau mempersembahkan hidup kami kepada Maria, kami tidak hanya sekedar bicara tentang seorang wanita Yahudi yang telah hidup di abad pertama, tetapi tentang Wanita dari Segala Sesuatu yang nampak melalui ikon-ikon [bentuk patung maupun lukisan] dan dongeng-dongeng dari Perawan Maria.”[ii] Collyridianism hadir 350-450 setelah Masehi di dataran Arab, doktrinnya ditolak oleh Epiphanius (315-403), ia adalah Uskup gereja Roma dari Salamis.[iii] Apakah aliran ini yang menyebabkan nabi Muhammad dalam Kuran berkesimpulan bahwa satu dari trituggal Elohim adalah Maria; the Mother of God (Surah 4:171; 5:116)? Bisa jadi.[iv]

”Titel ’Ratu’ pertama kali digunakan dalam hubungannya dengan Maria oleh Paus Martin di abad ketujuh (1389-1404) memanggil Maria ’Ratu Sempurna, Perawan kerajaan,’ ’Ratu langit’ (heavens). Sixtus IV abad berikutnya mengenalinya [Maria] sebagai Ratu Sorga.”[v]

Paus Gregory XVI (16), [1831-46] telah berkata kepada kita, dengan sunguh, bahwa ’Maria adalah satu-satunya pengharapan dari orang-orang berdosa.’”,  [Baca Mat 11:28-29], kata Pastor Charle Chiniquy pada kotbahnya di tahun 1850 di Montreal, Kanada, sebelum ia meninggalkan doktrin Roma Katolik. vi]

8 Desember 1854, Paus Pius IX (9) membuat upacaya pembuatan “dokma Maria terlahir tanpa dosa” di Roma. Dihadapan lebih dari 50 ribu orang Katolik, seorang kardinal datang kepada Paus dan tersungkur di depan kakinya lalu memohon: ”Holy Father, ceritakan kepada kami jika kita dapat percaya dan mengajar bahwa the Mother of God (Ibu Elohim), the Holy Virgin Mary (Perawan Sucy Maria), adalah tanpa dosa di dalam lahirnya.” Paus menjawab: ”Saya tidak tahu; mari kita minta hikmat dari Roh Kudus.” Kardinal lalu mengundurkan diri. Dan sebuah kidung dinyanyikan. Pertanyaan dan jawaban terulang kedua kalinya dengan sama. Ketika ketiga kalinya pertanyaan dilontarkan. Paus menjawab: Ya! Kita harus percaya bahwa Perawan Maria Yangdiberkati tanpa dosa saat dilahirkan … Tidak ada keselamatan kepada mereka yang tidak percaya dogma ini!” Maka semua lonceng gereja Roma dibunyikan dan merian-merian ditembakan ke udara.[vii] Pastor Chiniquy, kemungkinan ia hadir pada acara ini, mengkomentari peristiwa ini sebagai “act of the most ridiculous and sacrilegious comedy the world had ever seen, … that there is a daughter of Eve who has not inherited the sinful nature of Adam.”

Pada tahun 1954 Paus Pius XII (12) menetapkan bahwa Maria adalah Ratu Sorga dan Ibu dari Elohim (Mother of God)[viii]Lebih lengkap tentang doktrin Roma Katolik bahwa Maria, ibu Yeshua, sebagai Ratu Sorga silahkan Anda baca sendiri di situs-situs Katolik seperti newadvent.org. Kita sekarang melangkah ke sejarah agama-agama kuno.

Ratu Sorga di dalam agama-agama kuno.
Alkitab, merupakan kitab kerohanian tertua yang terlengkap dan terakurat yang masih kita bisa temukan sampai saat ini. Alkitab Perjanjian Lama mencatat hadir dan runtuhnya kerajaan-kerajaan kuno yang besar di Dunia. Diawali oleh raja Nimrod (keturunan dari Ham) wilayah kekuasaannya adalah Irak Selatan (Babel, Erekh, dan Akad) dan melebar ke utara (Niniwe, Resen dan Kalah).[ix] Di Afrika Utara bangkit Kerajaan Mesir, dan 400 tahun setelah Abraham (keturunan dari Sam) mendapatkan Ishak, negara Israel lahir. Sekitar 450 tahun setelah bangsa Israel keluar dari Mesir, Daud menjadi raja Israel dan digantikan oleh putranya, Salomo. Babilonia mengalahkan Mesir dan Israel. Babilonia dihancurkan oleh Medi-Parsi (Iran). Medi-Parsi dihancurkan Yunani (Alexander Agung, kambing jantan; Dan 8:5)  dan kemudian Yunani dihancurkan oleh Romawi. Tradisi berkata Roma didirikan oleh Romulus dan Remus sekitar abad 700 BC, dan mencapai puncak kejayaannya di bawah Kaisar Constantine (abad 3 AD). Nenek moyang orang Eropa adalah Yafet, mereka menempati pulau-pulau dan pesisir. Disebut sebagai the Gentiles; Kej 10:5 [KJV dan Aramaic Bible]. Yafet adalah putra ketiga dari Nuh.[x]

a. Nimrod, Semiramis dan Tammus. Nama Nimrod berasal dari kata ”rebel” (berontak). Kej 10:9: “Nimrod adalah pemburu yang perkasa melawan YAHWEH (the Septuagint)[xi] “Dia pemberontak yang perkasa dihadapan YAHWEH” (Targum of Jonathan) dan Targum of Jerusalem [menulisnya sebagai], “dia perkasa di dalam memburu dosa dihadapan YAHWEH.[xii]

Nimrod adalah pendiri menara Babel untuk tujuan penyatuan pemerintahan dan agama. Rencana ini dihancurkan oleh YAHWEH. (Kej 11:1-9). Babel artinya confusion (kekacauan). Gill, komentator Alkitab menulis, ”Nama Nimrod lainnya ialah Nebrod (versi Yunani), Nebrodes (Josephus menyebutnya), dan sungguh Nimrod adalah sama dengan Bacchus of the Heathens (dari para penyembah berhala), karena Bacchus adalah tidak lain dari Barchus, [artinya] Putra Cush (Kush dalam bahasa Indonesia).[xiii]

Nimrod beristerikan Semiramis, yang adalah ibu kandung Nimrod sendiri, setelah Nimrod meninggal dunia Semiramis memiliki pria gelap dan melahirkan putra yang bernama Tammus / Tammuz. Meninggalnya Kush (ayah Nimrod) dan Nimrod, menjadikan Semiramis ratu yang sangat berkuasa.

b. Penyembahan ”Ibu dan Putra” bersumber dari penyembahan ”Semiramis dan Tammus,” panggilan modernnya: Madonna dan anak putranya.
Bukti-bukti benda purbakala menunjukkan bahwa patung seorang ibu menggendong putranya telah ada ratusan tahun sebelum Masehi (BC). Semiramis dengan bayi putranya Tammus memiliki nama yang berbeda-beda di setiap negara.
Ishtar dan Tammus (Babilon)
Isis dan Horus (Mesir)
Ishtar , Astarte atau Ashtoreth (di tanah Kanaan; Israel sekarang). Jezebel adalah imam-perempuan besarnya.
Aphrodite dan Adonis (Yunani)
Fortuna dan Jupiter (Roma)
Devaki dan Krishna (India)
Cybele dan Deoius (Sardis, di Asia Kecil atau Turky modern). Cybele adalah dewi dengan 12 bintang dikepalanya. Turkey kuno adalah kerajaan Hittite, di rebut oleh Iran, pindah ke Yunani, kemudian ke Romawi dan ke Ottoman Turkey.

Tokoh penyembahan yang utama bukanlah sosok putranya tetapi ibunya, sebagai lambang kasih, kesuburan kelahiran anak, susu untuk putra tersebut. Bayi puteranya dilambangkan sebagai sosok pribadi yang sangat bergantung kepada ibunya. Apapun nama panggilan dari dewi Semiramis ini, intinya ialah dewi ini disembah sebagai dewi kesuburan dan juga lahirnya musim panas (April) oleh orang Eropa kuno.

Untuk lebih lengkapnya tentang nama-nama panggilan ini silahkan baca ”Paskah (Passover) samakah dengan Easter?” Penyembahan kepada dewi kesuburan sudah dilakukan sejak lama, sebuah patung di kota Mari yang terletak di tepi sungai Efrat, dekat Haran (dimana Abraham berhenti sebelum menuju Kanaan) telah ditemukan dikatakan dibuat sekitar 2500 BC – dan tentunya berlanjut sampai saat ini. Sekarang kita pelajari apa yang Alkitab katakan tentang penyembahan kepada Ratu Sorga ini.

Alkitab menulis tentang Ratu Sorga.
Nabi Yeremia menyebutnya lima kali; Yer 7:18 dan pada Yer 44:17-19, 25.
 ”Persembahan bagi ratu sorga (Yer 7:18); ”Deiti dari orang Persia dan Assyria, …Bulan telah menjadi lambang dari produktifitas perempuan secara umum, dan telah disembah sebagaimana di Babylon…,” Albert Barnes, Notes on the Bible

“membakar korban kepada ratu sorga” (Yer 44:17); ”ratu sorga, menurut Abarbinel, adalah bulan, yang adalah ratu sorga, sebagaimana matahari adalah raja; demikianlah itu dipanggil oleh para the Heathens dari Coelestis dan Urania,” John Gill.

Perbuatan orang Israel kuno ini telah membuat YAHWEH marah besar: Sebab itu beginilah firman Adoanai YAHWEH: Sesungguhnya, murka-Ku dan kehangatan amarah-Ku akan tercurah ke tempat ini, ke atas manusia, ke atas hewan, ke atas pohon-pohonan di padang dan ke atas hasil tanah; amarah itu akan menyala-nyala dengan tidak padam-padam.” (Yer 7:20). Nabi Yeremia menegur mereka dengan keras: YAHWEH tidak tahan lagi melihat perbuatan-perbuatanmu yang jahat dan kejijikan yang kamu lakukan; oleh karena itu negerimupun telah menjadi reruntuhan, kengerian dan kutuk tanpa penduduk, seperti yang ternyata sekarang ini. (Yer 44:22)

Doktrin Roma Katolik VS ajaran Alkitab.
Pertanyaan Pastor Cyneque kepada Uskup Prince, seorang professor Rhetoric, pada bab 40 mungkin bisa membantu para Katolik mengerti perbedaan antara kedua doktrin di atas:

  • ”Siapa yang telah datang ke dunia untuk menyelamatkan Anda dan saya? Apakah itu Yeshua atau Maria?” ”Yeshua,” uskup menjawab.
  • ”Ketika Yeshua dan Maria di bumi, siapakah yang mengasihi orang-orang berdosa dengan kasih yang lebih effektiv dan menyelamatkan?” Yeshua,” uskup menjawab.
  • ”Dan kepada siapa Yeshua mengundang orang-orang berdosa datang untuk keselamatan mereka; apakah Yeshua sendiri atau Maria?” ”Yeshua, uskup menjawab dan menambahkan, ”Datanglah kepada-KU.” Yeshua tidak pernah mengatakan datang atau pergilah kepada Maria.”
  • ”Punyakah kita contoh-contoh di ayat-ayat Alkitab, orang-orang berdosa yang takut ditegur olehy Yeshua, telah pergi ke Maria dan mendapatkan jalan masuk ke Yeshua melalui Maria, dan diselamatkan melalui doa-doa syafaatnya Maria?” ”Saya tidak ingat ada masalah seperti demikian,” uskup menjawab.
  • Kepada siapa pencuri yang berdosa pada kayu salib mengalamatkan dirinya sendiri untuk diselamatkan: apakah itu kepada Yeshua atau kepada Maria?” ”Itu kepada Yeshua, ” jawab uskup ini.
  • Sudahkah pencuri tersebut berlaku baik mengalamatkan dirinya sendiri kepada Yeshua di Salib, lebih dari kepada Maria yang duduk pada kaki-Nya?” ”Pastilah dia melakukan yang lebih baik,” uskup menjawab.
  • ”Sekarang, tuanku, ijinkan saya bertanya satu pertanyaan lagi. Tolong ceritakan kepada saya jika Anda berpikir bahwa Yeshua di Sorga, sebab Dia duduk pada sisi kanan Bapa-Nya, sudah kehilangan kasih dan belas kasihan-Nya yang besar untuk orang-orang berdosa? Dan jika benar demikian dapatkah Anda menunjukkan kepada saya bahwa Yeshua telah kehilangan kekuasaanya oleh Maria?” ”Saya tidak berpikir demikian,” uskup menjawab.

”Sekarang, jika Yeshua masih tetap masih teman baik saya, terkuat saya, paling berbelas kasihan dan teman yang mengasihi, mengapa saya tidak pergi lagsung kepada Dia? Mengapa kita harus pergi seseorang yang berderajat rendah, di dalam kuasa, kasih, dan belas kasihan, untuk keselamatan kita?”
Uskup ini mabuk dengan pertanyaan-pertanyaan saya, tulis pastor Chiniquy.

Pastor ini kemudian menyelidiki karya tulis para bapa-bapa gereja Roma, kemudian menyimpulkan: Apa yang menjadi kehancuranku dan membuat saya malu (sebagai pastor Katolik) adalah menemukan bahwa mereka (para Paus) yang hidup sebelum abad ke-enam tidak pernah mengajari untuk menyembah Maria. Ajaran-ajaran tentang kuasa Maria di Sorga dan kasihnya kepada para pendosa dari buku-buku yang saya telah baca adalah kebohongan yang kurang ajar; tambahan-tambahan masukan yang kotor pada pekerjaan mereka, seratus tahun setelah kematian mereka.[xiv] Dengan kata lain, 100 tahun setelah kematian para Paus (yang hidup sebelum abad ke-enam) ajaran mereka ditulis ulang oleh peneru mereka dengan penambahan doktrin ”penyembahan Maria.” Penambahan kalimat seperti ini juga terjadi pada Alkitab terjemahan Septuagin berbahasa Latin. XXX

Posisi Maria di Alkitab.
Untuk tidak membuat artikel ini terlalu panjang saya akan tuliskan dengan singkat posisi ibu Yeshua sesuai konteknya.
1. Maria hamba Elohim. Kata Maria: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba YAHWEH; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Lalu malaikat itu meninggalkan dia. (Luk 1:38);  Maria adalah keturunan suku Yehuda (akar datangnya kata ”Yahudi”), seorang hamba Elohim yang rendah hati, Tercatat 3 (tiga) kali sebagai wanita perawan,[xv] namun status ”perawan” ini bukanlah titel Maria, hanya menceritakan bahwa Yeshua akan lahir tampa hasil dari persetubuhan sebagaimana umumnya lahirnya manusia, tetapi melalui Roh Kudus. Maria tidak perawan lagi sebab melalui Yusuf, suaminya, ia melahirkan beberapa putra dan putri (Mark 6:3; Mat 12:46-47; Luk 8:19).

2. Maria tidak perawan dan tidak bergelar “Perawan.” Setelah Yeshua lahir. Hubungan Yusuf dan Maria menghasilkan beberapa anak. Baca Kotak tulang (ossuary) Yakobus, saudara Yahshua (Yeshua) ditemukan! Alkitab tidak penah menggelari Maria dengan “Perawan Maria.” Tidak pernah! Injil menyelaskan jauh lebih lengkap tentang Maria, ibu Yeshua, dibanding Kuran, namun kata “perawan” lebih banyak terdapat di Kuran. Apakah Islam juga anak perempuan dari gereja Roma Katolik (Wah 17)?

3. Maria tidak punya otoritas rohani atas Yeshua. Maria, ibu Yeshua, ditegur oleh Putranya beberapa kali karena mencoba mencampuri pekerjaan Bapa Sorgawi yang telah dipercayakan kepada Putra-Nya:

  • “Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?” (Luk 2:49)
  • “What is it to me and to you, woman? [Aramaic Pershitta], Woman, what have I to do with thee? [KJV] (Yoh 2:4). Maria tidak dipanggil ibu, tetapi “wanita” dan Yeshua menolak keras diatur oleh ibunya dalam masalah kerohanian.
  • “Siapa ibu-Ku? Dan siapa saudara-saudara-Ku?” Lalu kata-Nya, sambil menunjuk ke arah murid-murid-Nya: “Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku! (Mat 12:48-49; sama pada Luk 8:19-21)

4. Maria orang berdosa. Maria juga orang berdosa, sama seperti semua keturunan Adam dan Hawa.
Maria membawa dua burung tekukur untuk pentahiran dirinya sendiri sesuai perintah Musa (Luk 2:24; Ima 12:8).
Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Elohim, (Rom 3:23). Pernyataan yang sama juga tertulis pada Maz 14:1-3; 53:2-4; 143:2. Para pemimpin Katolik umumnya mengakui bahwa doktrin Maria tanpa dosa sungguh tidak berdasarkan Alkitab. Lihat video di bawah: ”3 Roman Catholicism – Pagan Mary Queen of Heaven Worship.”
5. Maria bukan pendoa syafaat bagi yang hidup.  Maria bukanlah mediator (pengantara) antara manusia yang hidup dengan Elohim yang di sorga. Satu-satunya mediator tersebut adalahYeshua Ha Mashiah (1Tim 2:5-60).
6. Maria tidak bisa menyelamatkan siapapun. Maria bukanlah juga juruselamat bagi orang berdosa, sebab ia sendiri perlu diselamatkan. Keselamatan hanyalah di dalam satu nama: Nama Yeshua Ha Mashiah (Yoh 14:6; Kis 4:12).
7. Maria telah mati, umat YAHWEH dilarang berhubungan dengan orang mati.  Maria telah mati dan rohnya telah beristirahat dengan tenang. Berbicara kepada orang yang telah mati, sekalipun ia mati sebagai orang suci, adalah kekejian bagi Elohim Ul 18:11-14.
8. Maria bukan Elohim. Dilarang disembah. Gereja Roma Katolik telah menghapus larangan kedua pada 10 Perintah Elohim (lihat gambar di atas) Penyembahan (beribadah, mengagungkan dengan mencium, berlutut dan mengarak merupakan bagian dari tindakan penyembahan) kepada apapun juga diluar dari Pencipta alam semesta dan isinya (Maz 24:1-2) adalah pelanggaran dari perintah pertama dan kedua dari Sepuluh Perintah Elohom (Kel 20:2-6). Bentuk penyembahan nampak pada ayat-ayat ini: Musa menyembah YAHWEH: Segeralah Musa berlutut ke tanah, lalu sujud menyembah (Kel 34:8)
Seruan raja Daud kepada orang percaya untuk menyembah YAHWEH: Biarlah kita menghadap wajah-Nya dengan nyanyian syukur, bersorak-sorak bagi-Nya dengan nyanyian mazmur.  Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita. (Psa 95:2,6).

Jadi jika Anda (orang Katolik) menyanyikan pujian dan berdoa dihadapan patung Maria, Anda sesungguhnya telah menyembah patung tersebut. Jika Anda berlutut dan sujud di depan Maria, Anda juga termasuk menyembah Maria. Anda bisa berargument bahwa “Ya saya melakukan semua itu, tapi sungguh saya tidak menyembah Maria!” Inilah yang saya sebut masalah ARTI / DEFINISI dari sebuat kata. Tentu Yeshua akan memakai definisinya sendiri ketika Ia menghakimi kita ketika Ia kembali untuk kedua kalinya. Yang terpenting adalah “kita dapat mengatakan apapun kepada orang lain, tetapi Bapa Sorgawi mengetahui setiap motif dan pikiran kita. Dan standard dari penghakiman-Nya adalah firman-Nya yang tertulis, Alkitab:

Sebab firman Elohim hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab. (Ibrani 4:12-13).

Doc Marquis, ex-dukun Luciferian membuktikan bahwa Perawan Maria yang disamakan dengan ratu sorga di dalam doktrin Katolik adalah Semiramis, Ratu Sorganya penyembahan berhala Babilonia.[xvi]

Karena itu tunduklah kepada Elohim, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! Mendekatlah kepada Elohim, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati! Sadarilah kemalanganmu, berdukacita dan merataplah; hendaklah tertawamu kamu ganti dengan ratap dan sukacitamu dengan dukacita. Rendahkanlah dirimu di hadapan YAHWEH, dan Ia akan meninggikan kamu. (Yak 4:7-10)

Bacaan berkait:

Referensi:


[i] Virgin of Carmen, 16th of July. [ii] Mary, Queen of Heaven, Mother of God? [iii] Collyridianism by Patrick Madrid. [iv] Orang Injili jelas menolak Maria sebagai pribadi yang harus disembah. Islam lahir abad ke 6 di tanah Arab, dan menurut Pastor C. Chiniquy para pemimpin gereja Roma sebelum abad ke 6 tidak mengajari doktrin penyembahan kepada Maria (lihat Endnotes XIV). Besar kemungkinan nabi Muhammad mendapat  pemikiran tersebut dari aliran Collyridianism ini. Lebih detil tentang kesalah tafsiran Muhammad tentang ajaran Alkitab bisa dibaca di Brother Andrew, Theological and historical errors in the Qur’an: Mary was not part of the Christian trinity! http://www.bible.ca/islam/islam-bible-koran-errors-catholic-mariolatry-trinity-father-son-mary.htm
[v] Elliot Miller: “Part Two: From Lowly Handmaid to Queen of Heaven, The Mary of Roman Catholicism,” Christian Research Journal, Fall 1990, p.31. Dikutip oleh True Free Thinker: Roman Catholic Maryology: Mary in Roman Catholicm, part 14 – Queen of Heaven? http://www.truefreethinker.com/articles/roman-catholic-maryology-mary-roman-catholicism-part-14-queen-heaven

[vi] Charles Chiniquy, 50 Years in the ”Church” of Rome. The Conversion of a Priest. Bab XL (40). Ia anak dari calon Pastor Katolik yang mengundurkan diri oleh karena skandal para pastor. Ia telah mengerti dan membaca Alkitab (berbahasa Perancis) sejak kecil. Sejak remaja ia hidup di seminari-seminari Katolik dan sangat rajin menyelidiki sejarah gereja Roma, tidaklah heran bahwa ia tahu lebih banyak tentang tulisan-tulisan para Paus dibanding para pemimpinnya sendiri, yakni para Uskup dan bahkan para Uskup Agung. Ini terlulis pada bukunya. Ia juga menulis buku lainnya ”The Priest, The Woman and The Confessional,” bisa juga di download atau dibaca online.

[vii]  Idem, bab XLVIII (48)
[viii] Encyclical Ad Caeli Reginam.
[ix] Kejadian 10:8-12.
[x] Sehubungan dengan masalah penterjemahan dari berbagai versi saya memperjelas urutan anak Nuh. Anak-anak Nuh: Sam, Ham dan terakhir Yafet (Kej 5:32; 9:18; 10:1). Kej 10:21 – To Shem also, … the elder brother of Japheth  (Bible Aramaic of the Peshitta, ESV).  Pada Kej 9:24: When Noah awoke …  knew what his younger son had done to him. Ini bukanlah Ham, tetapi Kanaan, anak keempat dari Ham – lihat ayat 22, 25-28 dan 10:6.
[xi] Matthew Henry, Commentary of the Whole Bible pada Kejadian 10:6-14. Ia menguraikan: Dia mengatur penyembahan berhala, sebagaimana Yerobeam telah berbuat, untuk memperkuat merebut kekuasaan. Membuat sebuah pemerintahan yang baru, agama yang baru. Babel adalah ibu dari segala pelacur. Nama Nimrod mengandung arti pemberontakan, yang mengajar kita bahwa para tyrant (diktator) kepada manusia adalah pemberontakan kepada Elohim, dan pemberontakan mereka adalah sebagai dosa bertenung (the sin of witchcraft).[Lihat  1Sam 15:23 dan 2Taw 33:6].
[xii] John Gill,  Exposition of the Entire Bible; untuk Kej 10:9
[xiii] Idem, komentar untuk Kej 10:8.
[xiv] Charle Chiniquy, 50 Years , bab XL
[xv] Mat 1:23 dan Luk 1:27.
[xvi] Doc Marquis, Catholicism: Which Queen of Heaven Are They Worshiping? DVD

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog