Pemerintahan: Memilih menteri dan gubernur menurut contoh Alkitab


Jika ada sebuah negara di dunia yang mencapai tangga sukses dan jaya hanya dalam periode yang singkat, sekitar 300 tahun, itu adalah negara Israel. Rahasianya ada tertulis di Kitab Perjanjian Lama. Bangsa Israel keluar dari perbudakan bangsa Mesir

Bayangkan ini. Ada sebuah suku bangsa selama 430 tahun[1] tidak memiliki negara, mengembara dari kota ke kota di Tanah Kanaan, dan pindah ke negara Mesir. Di Mesir, status mereka dari tamu berakhir menjadi budak, perbudakan yang panjang dan berat. khususnya tahun-tahun menjelang kelahiran Musa dimana semua anak laki-laki Ibrani yang baru lahir harus dibunuh yang kemudian diikuti pembunuhan masal.[2]
Jadi ketika nabi Musa di tahun 1280 BC[3] memimpin 600.000 laki-laki Israel (tidak termasuk wanita dan anak-anak),[4] kondisi bangsa Israel seperti ini:

  • Belum memiliki sistim pemerintahan dan tanah
  • Belum memiliki sistim ekonomi, sosial dan budaya
  • Belum memiliki ilmu teknologi cangih, pisau mereka masih dari batu[5]
  • Belum memiliki sistim pendidikan dan keagamaan
  • Belum memiliki sistim pertahanan militer, satu-satunya perlindungan mereka adalah YAHWEH

Selama perbudakan, kebutuhan utama mereka bergantung dari pemerintah Mesir, seperti kebanyakan penduduk di jaman Uni Soviet dan Korea Utara saat ini. Mereka tidak tahu gotong-royong untuk kesejahteraan bersama atau ilmu kebersihan dan kesehatan. Yang mereka tahu adalah bagaimana ”bisa tetap hidup.”

Landa Cope, pemimpin eksekutif dari The Template Institute, menggambarkan kondisi bangsa Israel saat itu sebagai, ”Mereka adalah, tidak diragukan, kumpulan dari orang-orang terbesar, sangat tidak-maju yang pernah ada pada permukaan bumi. Dibandingkan pada negara apapun saat ini, Israel saat itu dalam kondisi yang lebih buruk.“[6]
Jika kita bandingkan dengan kondisi ”pengungsi” Palestina di Jalur Gaza saat ini, maka penduduk Palestina masih jauh lebih baik mereka; orang Israel tinggal di tenda-tenda seadanya, sementara orang Palestina di gedung-gedung bertingkat; mereka tidak memiliki kamar mandi dan wc, sementara orang Palestina memiliki yang permanen, bahkan memiliki kolam-kolam renang. Penduduk Palestina bahkan memiliki sekolah, universitas dan mobil-mobil mewah – jadi sebenarnya mereka tidak pantas disebut pengungsi.

Kondisi bangsa Israel bertumbBangsa Israel tidur dalam tenda-tenda di padang pasiruh pesat dalam segala bidang. 300 tahun setelah Exodos dari Mesir, ketika Raja David (Daud) mulai memerintah atas seluruh (12 suku) Israel dan menjadikan kota Yerusalem sebagai pusat pemerintahannya (1000-967 BC);[7] jadi hanya sekitar 280 – 311 tahun sejak Exodus[8] kondisi bangsa Israel telah menjadi:

  • Telah memiliki raja Daud, menggantikan raja Saul
  • Negara kekuasaannya dari Laut Mediterenian sampai sungai Efrat, dan berbatasan dengan Libanon di utara dan sampai Elat di selatan.
  • Memiliki sistim ibadah yang rapi; keimaman, pemimpin koor sampai karyawan perawatan rumah ibadah.
  • Memiliki rumah ibadah yang sangat besar. Raja David memperisiapkan banyak emas, perak dan tembaga, kayu Aras yang sangat banyak untuk putranya Salomo bagi pembangunan gedung Bait Elohim.
  • Memiliki hubungan diplomatik yang bagus sekali dengan Libanon, Mesir dan negara-negara lainnya.
  • Memiliki sistem pertahanan dan kekuatan militer yang besar. 1.100.000 (satu juta seratus ribu) pria yang mampu berperang di seluruh Israel dan 470.000 di Yudea. – Ingat ini sekitar 3000 tahun yang lalu! Lihat Prestasi Israel dalam IPTEK dalam abad modern 

Rahasia kesuksesan mereka terdapat pada pesan Elohim YAHWEH melalui nabi Musa di Kitab Ulangan pasal satu, diberikan tepat sebelum mereka menyeberangi sungai Yordan.
Ul 1:5 – Di seberang Yordan, di tanah Moab. Musa mulai menguraikan Torat[9] ini, dengan mengatakan:” YAHWEH memberi intruksi kepada bangsa Israel bagaimana membangun sebuah negara,
• Sistim dan struktur pemerintahan – Ul 1:9-18; ”Ambillah bagimu orang-orang …, dan aku akan menetapkan mereka sebagai pemimpinmu.”
• Sistim ekonomi – Ul 15:1-10; ”Maka tidak akan ada orang miskin di antaramu, sebab …” (ay. 4)
• Ilmu kebersihan – Ul 23:9-14; ”haruslah perkemahanmu itu kudus” (ay. 14)
• Ilmu sosial dan kemasyarakatan – Ul 23.15-18; ”Janganlah … itu adalah kekejian bagi YAHWEH, Elohimmu.”
• Ilmu perbankkan – Ul 23:19-20; ”memungut bunga”
• Hubungan dengan Elohim – Ul 23:21-23; ”Apabila engkau bernazar kepada YAHWEH, Elohimmu, …”
• Sistim kepemilikan – Ul 23:24-25; ”Apabila engkau melalui kebun / ladang sesamamu …”
• Aturan pernikahan dan perceraian – Ul 24.1-5; ”Janganlah engkau mendatangkan dosa atas negeri yang diberikan YAHWEH, Elohimmu.”
• Sistim pengadilan – Ul 24:16;
• Aturan komunitas terhadap orang miskin dan asing – Ul 24:17-22; ”engkau ditebus YAHWEH, Elohimmu, dari sana; itulah sebabnya aku memerintahkan engkau melakukan hal ini.”
• Sistim keagamaan – Bilangan 1:47-54; Perhatikan!, Elohim memerintahkan suatu hal yang sama sekali berbeda dengan sistem pemerintahan.  Kita akan bahas ini di bagian akhir.

Daftar perintah, pengajaraKerajaan Raja David  Daudn dan hukum YAHWEH di atas hanyalah sebagian kecil dari apa yang Musa catat di kelima kitabnya. Jika Anda pelajari butir-butir di atas, maka Anda akan mengerti bahwa nilai-nilai kehidupan di atas sungguh luar biasa indahnya dan sangat masuk akal – itulah yang membuat bangsa Israel meloncat ke atas dari status budak menjadi pemimpin hanya dalam 300 tahun.

Loren Cunningham[10] dalam bukunya The BOOK That TRANSFORMS Nations, The Power of the BIBLE to change any Country, memaparkan berdasarkan sejarah dan penelitian bahwa India, Belanda, Norwegia, Korea Selatan, Pitcairn, Jerman, Switzerland menjadi sukses oleh karena negara-negara tersebut menerapkan prinsip-prinsip yang diajar di AlkitabThe BOOK. Bahkan negara makmur Jepang sekalipun yang Kristennya hanya 6 %, namun secara tidak langsung bangsa Jepang memegang kebenaran Alkitab: kejujuran, kerja keras, tertib.
Saya pribadi yakin, nilai-nilai sosial dan budaya orang Jepang yang bagus tersebut telah dipengaruhi budaya Israel kuno.[11] Seorang professor Jepang dalam bidang budaya dan bahasa Jepang mendapatkan bahwa karakter bahasa Jepang kuno dan ibadah Shinto mereka mirip dengan bahasa dan ibadah Israel. Juga Bahasa Mandarin meneguhkan Kitab Kejadian.

Sistim pemerintahan menurut Contoh Perjanjian Lama
Baca Ulangan 1:9-12. Nabi Musa menyadari bahwa bangsa yang besar tidak dapat dipimpin dengan efektif hanya melalui satu pemimpin – sekalipun orang itu punya hikmat, pengertian dan pengetahuan yang luar biasa hebatnya. Musa sadari itu! Musa sejak bayi diadopsi oleh keluarga Firaun, ia adalah pangeran Mesir selama 40 tahun. Mesir adalah sebuah kerajaan yang mungkin terbesar di dunia saat itu, kerajaan Babilonia dan Medi-Parsi lahir kemudian, lalu diikuti oleh Yunani dan kemudian Romawi.
Musa menjadari semua ilmu yang ia miliki dari Mesir ditambah hikmat dan pimpinan YAHWEH secara langsung kepada dirinya tetaplah tidak cukup untuk memimipin suatu bangsa yang berjumlah 2-3 juta jiwa ke atas apalagi membuat menjadi makmur.
Itulah sebabnya nabi Musa bekata: (ay. 13) – ”Ambillah bagimu orang-orang yang bijaksana, yang bepengertian dan yang disegani oleh suku-sukumu, dan aku akan menetapkan mereka sebagai pemimpinmu. Terjemahan Jewish Publication Society Bible (JPS) menulis: Get you, from each one of your tribes, wise men, and understanding, and full of knowledge, and I will make them heads over you.’
Pada ayat ini YAHWEH mengajar dua hal penting di dalam memilih menteri dan gubernur:

  1. Para pemimpin suku dan provinsi harus dipilih oleh suku dan berasal dari daerah mereka sendiri. – orang Aceh, Sunda, Jawa, Bali, Menada, Maluku, Irian Jaya masing-masing untuk provinsi mereka.
  2. Penduduk (suku) setempat haruslah memilih pemimpin mereka para pria yang bijaksana, bepengertian, penuh pengetahuan.

Kedua hal ini juga berlaku untuk para hakim. Hakim yang tidak memandang muka, jujur, adil dan takut akan Elohim. Baca Ul 1.16-18.

Penting: Untuk memilih para pemimpin agama sama sekali berbeda dengan memilih pemimpin poKota David by Dr. Ritmeyerlitik.
Kitab Bilangan 1:47-54 menulis bahwa calon pemimpin agama haruslah berasal dari keluarga yang memang mengurus perkara-perkara keagamaan. Bukan dari latar belakang militer, politik, ekonomi, bisnisman. Pada bangsa Israel ini adalah suku Lewi, yakni keluarga Harun dan Musa.
Kitab-kitab Perjanjian Lama menulis dengan jelas bahwa para nabi mengurapi raja-raja yang telah terpilih. namun raja tidak memilih dan menetapkan para nabi. YAHWEH sendiri yang menetapkan para nabi – rakyat akan tahu dari perbuatan dan pelayanan apakah seorang nabi atau bukan.
Seorang Raja atau President tidak dipilih oleh nabi, tetapi oleh rakyat, itu nampak jelas pada pemilihan raja Saul dan raja Daud, dimana rakyat datang meminta mereka menjadi raja mereka dan kemudian nabi mengurapi calon raja tersebut.

Pemisahan antara otoritas politik dan rohani (keagamaan) dalam prinsip Alkitab jelas sekali. Keduanya tidak overlaping masing-masing ada batasnya dan menjaga batas. Jika pemerintah mencoba memcampuri urusan agama maka musibah akan terjadi, demikian juga sebaliknya. Raja David telah mengambil pelajaran ini melalui peristiwa pemindahan Tabut YAHWEH; bandingkan peristiwa di 1 Tawarikh 13 dengan pasal 15 – perhatikan ayat 2 dan 13.
Faktor utama keberhasilan, stabilitas dan kemakmuran negara-negara Protestant (seperti Belanda, Norwegia, Swedia, Finland, Jerman, Switzerland dll) adalah bahwa negara-negara tersebut mengalaskan kebijakan negara mereka pada ajaran John Calvin,[12] pentingnya pemisahan kekuasaan pemerintah dengan Gereja. Sebelum Calvin tiba, Geneva (ibukota Swiss) telah memiliki reputasi sebagai satu dari komunitas-komunitas yang sangat immoral di Eropa.
John sebagai ahli hukum dan sekaligus theologian melihat bahaya pencampuran tersebut di depan di berbagai negara Eropa Barat, dimana pada masa hidupnya para pengurus gereja Katolik mengontrol para raja dan pangeran, (dan melalui otoritas politik) para penguasa politik ini mengontrol Gereja Protestant dan keyakinan lain di luar keyakinan Roma Katolik, sehingga selalu terjadi ketidak stabilan negara, korupsi dan hancurnya ekonomi negara. Lihat:  Ketika Anda – PEMIMPIN – jatuh ke dalam Dosa

Bacaan berkait:

Catatan Kaki: 

1. Terhitung sejak lahirnya Ishak, anak tunggal Abraham dari Sarah. Abraham disebut sebagai Orang Ibrani (Hebrew) pertama (Kej 14:13). Alkitab versi the Septuagint menulis 430 tahun termasuk di tanah Kanaan, dengan tambahan: “… dan di tanah Kanaan.” Versi Samaritan: ”Lamanya orang Israel dan nenek moyang mereka, di tanah Kanaan, dan di tanah Mesir.” Lihat John Gill, Exposition of the Entire Bible pada Kel 12:40. Atau generasi keempat terhitung dari saat mereka pindah dari Kanaan ke Mesir atas undangan Firaun di jaman Yusuf sampai jaman nabi Musa. (Kej 15:13-16 dan Kel 6:15-19)
2. Kel 1:15 – Kej 2:10.
3. Perhitungan perkiraan.
4. Kel 12:37-38; Laki-laki disini termasuk para pria dari bangsa lain yang ingin mengikuti mereka. Jadi total keseluruhan bisa mencapai 1,5 sampai 2,5 juta jiwa. How many Hebrews were in the Exodus
5. Yoshua 5:1-9.
6. Landa Cope, An Introduction to THE OLD TESTAMENT TEMPLATE. Rediscovering God’s Principles For Discipling Nations. Ia juga pendiri dari the College of Communicating untuk the University of the Nations. Landa telah mengajar di berbagai negara di negara telah berkembang maupun terbelakang lebih dari 20 tahun lamanya.
7. 1 Raja-raja 2:11-12. Terdapat lima generasi dari Nahason ke raja David (Ruth 4:20-22). Harun (kakak dari nabi Musa) adalah ipar Nahason (Kel 6:22). Nahason adalah kepala dari suku Yehuda di masa Exodus (Bil 10:14)
8. Jumlah tahun ini di dalam termasuk 40 tahun hidup dipadang belantara, dari Mesir menuju timur sungai Yordan sebelum masuk ke Kanaan, Tanah Perjanjian yang Elohim mereka janjikan kepada Abraham dan keturunannya.
9. Dikutip dari Alkitab versi ILT (Indonesian Literal Translation). Torat atau Torah (Ibrani) berarti hukum, perintah, pengajaran. Menterjemahkan Torah sebagai ”Hukum Taurat” adalah terjemahan yang sangat buruk dan mengurangi tujuan Torah yang sebenarnya.

10. Loren Cunningham adalah pendiri the Youth With A Mission (www.YWAM.org), sebuah yayasan Misi internasional yang memiliki cabang lebih di 130 negara

11. Dr. Samuel Lee dalam buku Rediscovering Jepan, Reintroducing Christendo menerangkan bahwa orang-orang Israel masuk ke Jepang melalui Jalan Sutra setelah mereka dibuang dari tanah mereka oleh Kerajaan Assyria di 722 BC. Ia juga menunujukkan bukti-bukti yang kuat bahwa Kristianiti telah masuk Jepang dalam empat gelombong dalam periode 2000 tahun yang silam. Does Japanese culture have ancient Israelite connections?
Lihat juga video ini: Japanese are jewish; part 1.

12. John Calvin /Kalvin (1509-1564) terlahir dari keluarga Roma Katoik yang taat di Perancis, tahun 1533, di bangku kuliah ia pindah ke Protestant. Tahun 1533 ia mulai menerbitkan bukunya yang pertama Institutio Christianae religionis. (Institut-institut Keyakinan Kristen) di Basel Switzerland. Tahun 1559 ia merefisi bukunya dan kemudian diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa untuk disebar luaskan di seluruh Eropa. Switzerland, Belanda dan Jerman dipengaruhi ajaran Kalvin dan juga Scotland melalui John Knox (1514-1572). Pada masa hidupnya ia tidak terkenal jika dibanding Martin Luther, yang hanya lebih tua beberapa tahun darinya. Calvin banyak memikirkan masalah kenegaraan – pemerintahan Kristen. Joseph Renan, sejarawan Perancis abad 19 menyebut Calvin sebagai “orang yang sangat Kristen pada jamannya.”
JOHN CALVIN (1509-1564) by B. G. Armstrong

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog
Iklan

Ketika Anda – PEMIMPIN – terjatuh kedalam Dosa


Sadarlah, berjaga-jagalah, karena musuhmu, si Iblis, berjalan sambil mengaum seperti singa, untuk mencari seseorang yang dapat ia telan. (1 Petrus 5:8; ILT)

Pembukaan.
Benar, DOSA[1] memiliki konsekuensi yang besar, namun terjebak dalam perangkap dosa dapat mengakibatkan konsekuensi yang jauh lebih besar melebihi dari apa yang Anda mampu bayangkan. Bagaimanpun janganlah kuatir, Anda masih memiliki harapan!! Artikel ini memberi jalan keluar untuk Anda – sebagai Pemimpin – bagaimana caranya terlepas dari dosa dan jebakan dosa.
Anda tahu direktur FBI John E. Hoover, raja Louis XIV, penginjil Jimmy Sweggart, raja David (Daud)? Kita akan pelajari kehidupan mereka. Persamaan dari keempat pria ini adalah mereka semua adalah pemimpin terkenal dan semuanya pernah jatuh ke dalam dosa – sedikitnya – dosa berzinah[2]. Perbedaanya, Hoover dan Louis XIV membiarkan diri mereka diperalat dan dijerat oleh musuh mereka melalui dosa mereka untuk melakukan kesalahan dan dosa lainnya – yang berakitbat hancurnya negara yang mereka pimpin; sedangkan kedua pemimpin sisanya, Sweggart dan David, mereka dengan mudah keluar dari perangkap dosa, seperti burung-burung yang terbang keluar dari kurungannya dan kembali hidup di alam bebas.

“Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut.” (Luke 12:48b) – Yeshua ha Mashiah

Pemimpin adalah sasaran utama Iblis untuk ditaklukkan, sebab menguasai kepala itu berarti menguasai seluruh yang ada di bawah otoritasnya. Itulah sebabnya seorang Pemimpin harus lebih banyak berjaga-jaga daripada seorang bawahan dan rakyat jelata.
Yeshua (Yesus) berkata: Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; (Yohanes 10:10a); jika Anda seorang PEMIMPIN atau calon Pemimpin sungguh mengasihi orang-orang yang Anda bawahi (bangsa/ karyawan/ jemaat Elohim/ murid/ keluarga – untuk terbebas dari tipu daya Iblis yang membinasakan tersebut, maka artikel ini patut Anda baca dan simak – sebab Anda adalah Pemimpin, atau (dalam dunia peperangan) Anda adalah pintu gerbang utama dari benteng pertahanan yang Anda bertanggung jawab atasnya.

1. Dosa Tersembunyi Adalah Jerat Ampuh Bagi MUSUH Untuk Mengontrol Anda. pengakuan dosa cara Gereja Roma Katolik tidak alkitabiah
Keserakahan dan kehausan manusia akan uang dan kuasa popularitas adalah penyebab orang ingin mengontrol sesama mereka dan kemudian membinasakannya – setelah korban tidak berguna lagi. Malangnya kejahatan ini terjadi di dalam segala sisi kehidupan manusia, khususnya: politik, bisnis dan keagamaan.
Sogok sangat umum dipakai oleh orang sebagai alat untuk mengendalikan orang lain. Namun yang lebih kotor dan kejam daripada sogok adalah menjebak orang melalui dosa perzinahan.
Agent-agent Rahasia (politik, bisnis dan keagamaan) dan para Mafia umumnya memakai wanita-wanita cantik (dan atau pria-pria tampan) sebagai alat penjebak para pemimpin atau orang penting dari lawannnya. Dengan kamera dan mikrophone tersembunyi Musuh merekam perbuatan mesum lawannya, dan melalui bukti tersebut mereka mengontrol si korban. Sejak Anda menyetujui ‘kontrak perjanjian’ (umumnya bersifat ancaman/ blackmailing) ”perbuatan zinah tidak akan dibongkar ke publik JIKA Anda melakukan kehendak kami” sejak itu juga Anda telah menjadi budak musuh Anda, dipaksa untuk berhianat kepada orang-orang (keluarga, murid, karyawan, kolega, penduduk, bangsa) yang Anda layani dan kasihi.

Dari dosa berzinah yang tersembunyi musuh akan menarik Anda masuk kepada dosa-dosa lainnya; yang bukan hanya mengorbankan kehidupan Anda sendiri saja tetapi bisa merugikan bahkan kematian dari puluhan, ratusan dan mungkin jutaan orang di bawah Anda!
Di bawah ini ada dua contoh sejarah tragedi kehidupan yang saya maksud. Mari kita lihat.

John Edgar Hoover (1895-1972); Pendiri dan Direktor FBI AS[3] Direktur FBI John Edgar Hoover
Sejak ia ditunjuk menjadi direktur Biro Investigasi (cikal bakal FBI) di tahun 1924, ia tetap menguasai posisi jabatan tersebut sampai ia meninggal dunia, 48 tahun lamanya; bagaimana mungkin?
Ronald Kessler[4] dalam bukunya The Secrets of the FBI menulis bahwa kunci dari jabatan Hoover yang panjang ini disebabkan satu faktor – Hoover memiliki data-data kehidupan sexual gelap para senator dan para president, yang mana melalui data-data tersebut Hoover mampu mengancam, mengendalikan mereka untuk mengikuti semua permohonan Hoover.
Anda bisa bayangkan jika seorang President negara, yang memiliki jabatan sebagai “Jendral Perang negara” diperbudak hidupnya oleh bawahannya, hanya karena bawahannya tersebut memiliki rahasia hubungan sex gelap si President? Peristiwa sejenis ini telah terjadi juga pada para Diplomat Barat di jaman The Cold War antara Federasi Negara-negara Russia dengan Negara Sekutu Barat. Para agen mata-mata KGB Rusia menjebak mereka dengan wanita sewaan atau paksaan, lalu memaksa Diplomat tersebut untuk memberikan data-data penting dari negara yang mereka layani. Dan mata-mata Barat melakukan hal yang sama terhadap Diplomat Rusia, bedanya Barat memakai hadiah uang, sebab Rusia saat itu miskin.

Kembali kepada Hoover. Awal 1930an mafia Itali mulai muncul di AS, perampokan bank-bank dan pemerasan dan pembunuhan muncul di berbagai negara bagian, semua itu jelas di mata rakyat AS, namun Direktur FBI – yang memiliki mata-mata di segala tempat – selalu menyangkal secara publik (baik laporan resmi maupun tidak resmi) bahwa ada badan mafia di AS; rakyat sungguh dibuat bingung oleh pernyataan Hoover.
Dalam buku Official and Confidential: The Secret Life of J. Edgar Hoover, yang ditulis oleh Anthony Summers,[5] penulis menghadirkan bukti-bukti bahwa Hoover, direktur FBI tersebut, telah diamcam oleh Mafia dan CIA (the Central Intelligence Agency) melalui kehidupan sex sumbang Hoover.
Para tokoh utama pengorganisasi kejahatan yang memiliki foto-foto hubungan homosexual Hoover dengan Clyde Tolson, assisten pribadi prianya, telah memakai bukti tersebut untuk memastikan bahwa FBI tidak mentargetkan aktivitas ilegal mereka.
Saat itu, 70-80 tahun lalu, hubungan homosexsual masih sangat tabu, sekarang telah menjadi normal, bahkan banyak pendeta Katolik mempraktekkannya. Amerika Serikat berubah pesat hanya dalam 30-40 tahun: dari tabu menjadi dapat dimaklumi, lalu menjadi normal dan kemudian menjadi prid, gubernur tidak hanya melegalkan, bahkan minggu lalu President Obama mengeluarkan perintah untuk memberi perlindungan khusus bagi para pelaku tersebut.
Rahasia gelap Hoover yang dipegang oleh para boss mafia nampak seperti ikatan tali pada hidung kerbau, menjadikan Hoover tidak berdaya menegakkan tanggung jawabnya bagi bangsanya. Hoover tidak lagi perduli dengan aktivitas para mafia yang merongrong ekonomi dan keamanan negara Amerika. Itulah sebabnya mengapa direktur FBI ini secara resmi selalu menyangkal keberadaan para mafia Itali tersebut.

Upah dosa adalah satu hal, dan dimanfaatkan musuh karena dosa adalah sama sekali berbeda. Upah dosa adalah maut, dan jatuhnya banyak korban karena dosa yang dimanfaatkan musuh adalah dosa yang sama sekali berbeda.

Raja Perancis Louis XIV (1638-1715); memerintah dari 1661 sampai akhir hayatnya, Raja Perancis Louis XIV
Ia dikenal sebagai raja Eropa Barat yang paling panjang berkuasa (54 tahun), dan raja yang tanganya paling penuh dengan darah orang tidak berdosa. Dosa pribadinya telah mengakibatkan sekitar 1,5 juta jiwa orang tidak berdosa terbunuh secara sadis, bagaimana mungkin?

Perancis, sama seperti Spanyol, adalah Kerajaan Roma Katolik. Gereja Roma Katolik telah berusaha untuk menghabiskan jemaat Protestant di berbagai negara di di seluruh wilayah kekuasaannya, semua itu dilakukan umumnya melalui kuasa raja-raja Eropa Barat, termasuk Perancis. Baca: Sejarah singkat Alkitab dan isinya.
Maret 1562, lebih dari seratus orang Huguenot (Protestant Perancis) yang sedang beribadah tewas oleh pedang tentara kerajaan.
Agustus 1572, Raja Charles IX memerintahkan “kematian bagi seluruh Protestant Perancis;” diperkirakan tiga ribu pria, wanita dan anak-anak Huguenot terbunuh di dalam tiga hari; Peristiwa ini dikenal sebagai the St. Bartholomew’s Day Massacre.
Tahun 1598, Raja Henry IV[6] mengeluarkan Dekri (Keputusan) Nantes, mengijinkan kebebasan beragama kepada para umat Protestant di Perancis. Dalam 10 tahun, Jemaat Huguenot kembali makmur yang juga mempengaruhi ekonomi Perancis. Ia dibunuh oleh seorang Jesuit karena keputusannya tersebut.

“Celakalah dunia dengan segala penyesatannya[7]: memang penyesatan harus ada, tetapi celakalah orang yang mengadakannya.” (Matius 18:7) – Yeshua, Hakim Akhir Jaman

Tahun 1665 raja Louis XIV dibawah pengaruh Gereja Roma Katolik [8], menekan Jemaat Huguenot dengan sangat berat: melarang beribadah bahkan di rumah sendiri, jabatan pendeta dihapus, menutup sekolah-sekolah Kristen, Alkitab direbut dan dibakari, anak-anak mereka direbut, memaksakan bayi-bayi mereka untuk dibaptis – sesuai dengan doktrin Katolik, perusakan milik pribadi. Akibatnya 58.000 dari mereka terpaksa menjadi Katolik sampai tahun 1682, dan terhitung tahun 1684, 570 gereja Protestant dari 815 telah ditutup.
Mereka yang melarikan diri keluar dari Perancis, mereka dikejar dan bahkan ditempat mereka yang baru; sejarah Huguenot mencatat: ”Naga-naga (para Jesuit dan tentara Perancis) memasuki rumah-rumah dengan pedang terhunus, berteriak ’bunuh, bunuh atau menjadi orang Katolik.’

Pada mulanya raja Louis XIV tidak ingin mencabut Dekri Nantes, namun Confessor[9] Jesuitnya[10] (yakni pendeta untuk kerajaan), Pere La Chaise, tahu bagaimana mengontrol raja yang sekaligus jemaat asuhannya tersebut. Mary. F. Cusack[11] dalam bukunya The Black Pope, (terbit 1896), menulis ulang surat Confessor La Chaise ini, ”… Raja kita telah lama sangat tidak berkehendak. Tetapi akhirnya saya tangkap dia pada pinggulnya, karena dia telah berbaring dengan mantu perempuannya …”[12] Alexander Hislop[13] dalam bukunya The Two Babylons menceritakan bahwa Jesuit La Chaise mengancam raja Katolik (yang tidak mengerti Alkitab ini) dengan hukuman Neraka atas dosa zinahnya tersebut dan hanya dapat dihapus melalui suatu ‘penebusan’ yakni mencabut keluar semua Protestant dari kerajaannya.[14]

Pendeta Charles Chiniquy[15], seorang Kanada asal Perancis dan bekas Pendeta Roma Katolik, menyatakan peristiwa di atas sebagai ketaatan konyol yang berakibat fatal, “Oleh karena mematuhi undang-undang berdarah tersebut, Louis XIV mencabut Dekri Nantes, menyebabkan kematian setengah juta laki-laki, perempuan dan anak-anak, yang tewas dalam sepanjang jalan Perancis dan menyebabkan dua kali jumlah tersebut mati di tanah pembuangan, dimana mereka telah menemukan tempat berlindung.”
Sekarang kita melihat dan belajar bagaimana keluar dari jebakan Musuh tersebut, bagaimana memutuskan tali perjanjian kotor mereka dari kehidupan kita.
2. Pengakuan dosa dimuka umum menghancurkan jerat dan kontrol musuh
Hai anakku, jikalau engkau menjadi penanggung sesamamu, dan membuat persetujuan dengan orang lain; jikalau engkau terjerat dalam perkataan mulutmu, tertangkap dalam perkataan mulutmu, buatlah begini, hai anakku, dan lepaskanlah dirimu, karena engkau telah jatuh ke dalam genggaman sesamamu: pergilah, berlututlah, dan desaklah sesamamu itu; janganlah membiarkan matamu tidur, dan kelopak matamu mengantuk; lepaskanlah dirimu seperti kijang dari pada tangkapan, seperti burung dari pada tangan pemikat. (Amsal 6:1-5)

 

Penginjil Jimmy SwaggartPenginjil Jimmy Swaggart (1935-)[16]. Ia adalah penginjil Radio dan TV Pentakosta sekaligus Musisi Gospel yang sangat terkenal di jamannya. Lagu-lagunya sungguh memiliki urapan Elohim seperti: Have you met The Man of Galelie,   Since I Laid My Burdens DownI’ve Never Been This Homesick Before
Jimmy bersama dengan Jim Bakker melalui pertunjukkan Gospel mereka telah menjangkau dua juta jiwa di pertengahan 1970. mimiliki 3000 stasiun dan kabel pemancar TV yang dipancarkan setiap minggu , menjadi pelayanan program rohani paling populer di Amerika Serikat dan membuat banyak Album lagu. Setan tentu marah besar.
Kemudian, 1987, Jimmy kedapatan telah jatuh ke dalam dosa perzinahan. Gereja The Assemblies of God, memecat ia keluar dari pelayanan. Pdt. Swaggart mengenal ajaran Alkitab dengan baik; tidak seperti Hoover, Direktur FBI AS atau Louis IV, Raja Perancis yang Katolik tersebut. Ia tahu bagaimana keluar dari perangkap Iblis.

Jimmy dengan air mata penyesalan di wajahnya dengan berani mengakui dosanya dihadapan keluarganya dan jemaat yang ia layani. Pengakuan dosa publik Jimmy tidak diragukan telah mengejutkan dunia saat itu, umat Kristen khususnya yang mengagumi pelayanannya sangat terpukul, – tertunya di pihak Setan dan antek-anteknya itu adalah hiburan yang indah.

Alkitab menyatakan bahwa kegelapan itu indentik dengan tersesat (Matius 15:14), dan kebodohan (Amsal I:7 & 14:9), itulah yang terjadi pada musuh-musuh Kerajaan Terang, mereka tertawa dan mengatakan bodoh atas tindakan pengakuan dosa dimuka umum penginjil Swaggart, namun pada saat bersamaan mereka tidak sadar bahwa tali belenggu mereka atas Swaggart telah diputuskan. Kontrol mereka atas kehidupan penginjil tersebut tidak memiliki efek lagi dan kembali hidup bebas – menyembah dan melayani Elohimnya!
Pengakuan dosa dimuka umum Swaggart telah menjadikan ia semakin dikasihi dan dihormati oleh keluarganya dan umat Kristen. Perkataanya semakin dapat dipercaya. Jimmy kembali ke pelayanan dengan hati yang lebih mengasihi, rendah hati dan takut akan Elohim.  JIMMY SWAGGART SONGS – THE BEST OF NONSTOP
Kita tidak tahu apakah Swaggart jatuh ke dalam dosa perzinahan karena kelengahannya sendiri atau sengaja dijebak oleh para Jesuit, yang pasti Jim Bakker rekan kerjanya juga mengalami masalah yang sama, – namun Elohim tentu tahu.[17]

David (Daud) raja Israel - illustrasiDavid (Daud) Putra Isai, Raja Israel.
Kitab-kitab Perjanjian Lama mencatat bahwa David adalah raja Israel yang paling berkenan di hati YAHWEH, Elohim Israel melebihi raja-raja Israel lainnya. Namun itu bukan berarti ia orang yang sempurna, fakta ia menjatuhkan dirinya sendiri ke dalam dosa perzinahan yang berakitbat pembunuhan terhadap tentaranya yang sangat setia kepadanya. Baca kitab 2 Samuel pasal 11 dan 12. Bagaimana David bisa keluar dari dosa yang dalam tersebut dan bahkan mampu secara gemilang meneruskan kerajaannya ke putranya Salomon?
David dan Batsyeba. David, dengan kuasanya sebagai raja Israel – yang sukses dan disukai seluruh rakyat – memanggil Batsyeba, isteri Uria, masuk ke istananya. Ia meniduri wanita tersebut (sementara Uria berperang bagi kerajaannya), pulanglah wanita ini kerumahnya dan menghasilkan kehamilan. Tidak ada seorangpun yang tahu kejadian tersebut. Pada awalnya David mencoba – dua kali – untuk menyembunyikan kehamilan dan dosa perzinahan itu dengan cara menyuruh suaminya pulang ke rumahnya, namun gagal total, Uria adalah tentara yang loyal. Kegagalan raja menutupi dosanya membuat ia terjebak ke perbuatan dosa lainnya: pembunuhan atas jiwa yang tidak berdosa. Raja memerintahkan jendral Yoab untuk menaruh Uria di medan perang yang paling berbahaya untuk sengaja terbunuh di medan perang, lalu menjadikan Batsyeba isterinya, sekaligus menutup kasus kehamilan.
Anda lihat menutup-nutupi dosa bukanlah jalan keluar yang baik dan sehat, sebaliknya akan menarik pelakunya ke dalam lubang dosa yang lebih dalam.
Raja David, menyadari dosa yang sangat besar tersebut, itulah sebabnya ia sangat marah besar saat nabi Natan, melalui wahyu dari YAHWEH, datang menegur dia dengan suatu illustrasi ”seorang kaya raya yang memilik banyak kambing-domba, telah merebut seekor domba dari seorang miskin, domba itu adalah satu-satunya harta yang ia miliki” reaksi raja adalah tegas, ia bersumpah demi NAMA Elohim yang kudus, dan berkata, ”Demi YAHWEH yang hidup: orang yang melakukan itu harus dihukum mati!” Natan menjawab: ”Engkaulah orang itu!”
Keindahan hati David nampak dari kerendahan hatinya: Ia bertobat saat itu juga! – raja tentu dengan mudah membunuh nabi Natan “saksi mata” jika ia berkendak dan tetap menutup dosanya di bawah karpet, atau membuat perjanjian kotor dengan nabi Natan, seperti Hoover dan Louis XIV telah lakukan di atas. David adalah pemimpin bangsa Israel yang agung baik kepemimpinannya terlebih hatinya, itu telah nampak sejak ia remaja bertugas sebagai pengembala bagi kambing-domba ayahnya Isai.
David memilih untuk menyerahkan dirinya kepada hukuman YAHWEH, dalam doanya raja berkata, “Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku! Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku. Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa dan melakukan apa yang Kau anggap jahat, supaya ternyata Engkau adil dalam putusan-Mu, bersih dalam penghukuman-Mu. (Mazmur 51:4-6)
Perhatikan ini, Anda lihat David SADAR sekali bahwa hanya terhadap YAHWEH saja ia telah ber-DOSA (ia besalah kepada Uria) ”Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa dan melakukan apa yang Kau anggap jahat,” itulah sebabnya David tidak meminta pengampunan dosa kepada nabi Natan. Fakta adalah bahwa tidak ada manusiapun berkuasa mengampuni dosa sesamanya manusia, tidak juga pemimpin agama – dari agama apapun! Hanya Adonai Yeshua ha Mashiah saja yang mampu melakukannya, sebab bukan hanya karena Ia adalah ”Firman Elohim yang menjelma menjadi manusia” lebih dari itu Ia adalah ”Penebus dosa manusia” sebab melalui darah-Nya sendiri Ia telah mengorbankan jiwa sebagai tebusan bagi dosa-dosa manusia, sekali untuk selamanya.
Sikap inilah yang membuat raja David bukan hanya diampuni dosanya, lebih lagi ia dikaruniakan oleh Elohim suatu perjanjian kekal ”Keturunanmu takkan terputus dari takhta kerajaan Israel.” (1 Raja-raja 9:5). Baca Kemerdekaan Israel kembali lahir di 1948

Yakobus 5 ayat 16 saling mengaku dosa dan mendoakan3. Doktrin pengakuan dosa di muka umum.
Doktrin pengakuan dosa di muka umum bukanlah doktrin baru atau hanya keluar dari tradisi ibadah Gereja belaka. Doktrin ini sudah ada dan telah diajar sejak abad pertama, bukti ini dapat dilihat pada Suratan Penatua Yakobus kepada 12 suku Israel Kristen di perantauan berbunyi: Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu (confess your sins to one another; HCSB) dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya. (Yakobus 5:16)
“Karena itu” (Therefore, terjemahan Inggris), karena apa? Ayat sebelumnya menjelaskan: Karena penderitaan (suffering) dan penyakit (sickness) yang dapat disembuhkan oleh kuasa doa! (lihat terjemahan Inggris: HCSB, ISV dan ILT)
Alkitab menjelaskan bahwa penderitaan dan sakit muncul dari beberapa faktor: kesedihan yang dalam dan putus asa akan menimbulkan sakit tulang (Amsal 16:24 & 17:22), terikat kuasa roh jahat dan kutukan. Dua yang terakhir adalah akibat membuka pintu bagi dosa. Kedua masalah umum di dalam kehidupan manusia tersebut dapat dilepaskan melalui doa-doa ORANG BENAR.
Dalam pengalaman pelayanan saya menemukan bahwa penyakit, kutuk dan roh jahat tidak akan bisa diusir jika si korban tidak Benar, yakni belum bersedia mengampuni dan atau mengakui dosa – sebab si korban walaupun beriman dan berkendak untuk sembuh namun masih berada pada posisi sebagai bukan ORANG BENAR. Jadi aksi saling mendoakan akan menghasilkan kuasa besar jika aksi saling mengaku dosa dipraktekan terlebih dahulu.

Pengakuan dosa di muka umum adalah gaya hidup (way of life) Gereja Mula-mula, Kitab Kisah Para Rasul 19:18-19 tertulis, Banyak di antara mereka yang telah menjadi percaya, datang dan mengaku di muka umum, bahwa mereka pernah turut melakukan perbuatan-perbuata seperti itu. Banyak juga di antara mereka, yang pernah melakukan sihir, mengumpulkan kitab-kitabnya lalu membakarnya di depan mata semua orang. Nilai kitab-kitab itu ditaksir lima puluh ribu uang perak.
Ada dampak yang besar baik secara alam roh maupun jasmani di dalam pengakuan dosa di muka umum tersebut:

  • kuasa Setan atas si korban dihancurkan sehingga si korban sembuh secara fisik terbebas dari ikatan roh-roh jahat (kecanduan narkoba, rokok, marstubasi, pornografi, perzinahan dll.)
  • pekerjaan Setan ditelanjangi, sehingga Firman YAHWEH semakin berkuasa dan YAHWEH dipermuliakan (Kis 19:20; Markus 1:23-28) (Gereja bertumbuh, kota makmur dan tentram, anak-anak menghormati orang tua dll).
  • Orang benar akan belajar untuk takut melakukan dosa. Rasul Paulus berkata, ”Mereka yang berbuat dosa hendaklah kau tegor di depan semua orang agar yang lain itupun takut. (1 Timotius 5:20). Membongkar dosa di muka umum indentik dengan menghentikan dan menghancurkan sindikat Iblis dan antek-anteknya!

Mengapa gaya hidup dan doktrin yang penuh kuasa dan Alkitabiah ini tidak lagi dipraktekkan oleh Gereja Roma Katolik, dan menggantinya dengan pengakuan dosa hanya kepada pendeta secara tersembunyi dan mengajar bahwa hanya Gereja Roma Katolik mampu mengampuni dosa jemaat melalui para pendeta mereka – yang berakibat para pendeta (yang tidak boleh menikah) tersebut jatuh ke dalam skandal-skandal perzinahan (phedofil, homosex, bisex) dan penyalah gunaan otoritas lainnya?
Sejarah Katolik menulis bahwa Paus Leo I (400-461 AD; menjadi paus sejak 440 sampai mati) telah melarang pengakuan dosa di muka umum. Ia menyatakan bahwa “itu tidak pernah ada diperintahkan oleh Gereja  dan itu menentang aturan Kerasulan.” Ia adalah paus yang pertama kali mendapat julukan ”the Great,” sehingga ia dikenal sebagai Saint Leo the Great, ia adalah doktor doktrin Gereja Roma Katolik dan orang intektual Italia. Pada saat itu di Eropa hanya ada Alkitab berbahasa Latin dan hanya pemimpin yang memilikinya, sehingga sangat mudah bagi pemimpin memutar balik Firman YAHWEH. Kerbau besar yang terikat hidungnya dikendalikan anak kecil

Aplikasi.
Apakah Anda ingin seperti Hoover dan Louis XIV, tetap menyembunyikan dosa Anda demi tetap memiliki jabatan dan tidak perduli dengan penderitaan orang-orang yang Anda bawahi, namun dikendalikan orang lain? Atau Anda bertindak seperti Swaggart dan David, mengakui itu dimuka umum, untuk mengambil resiko – kemungkinan – akan kehilangan jabatan dan reputasi namun hidup bebas?
Yeshua berkata, ”Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal. (Yohanes 12:25)
Ya, Swaggart kehilangan jabatan di Assambly of God, namun David tetap menjadi raja sampai ia sangat tua. Keduanya yang pasti setelah pengakuan di muka umum mereka hidup dengan kehidupan yang bebas, bahkan memiliki hubungan yang lebih indah bersama Elohim mereka.
Abrahampun setelah ditantang untuk menyerahkan Ishak, putra tunggal yang ia telah lama nanti-nantikan, untuk dikorbankan bagi YAHWEH, terbukti ia tidak kehilangan putranya, bahkan sebaliknya Elohim semakin memberkati Abraham dan memperkuat janji-Nya.
Sekarang Anda sebagai Pemimpin pilihlah, diperbudak oleh para Musuh Anda yang sama sekali tidak perduli dengan jiwa dan keluarga Anda atau menjadi pengikut dan hamba YAHWEH. Pilihah kebebasan yang sejati dan berkat, maka Anda tidak akan pernah menyesal seumur hidup Anda. Yeshua memberkati tugas dan hidup Anda.
(saya tidak bermaksud Anda menjadi pendeta/ penginjil; hamba di sini berarti mengikuti perintah dan kehendak Elohim)

Referensi:

Catatan kaki:
1. Difinisi DOSA adalah melawan otoritas dan perintah Elohim. Akan tetapi, jikalau kamu menjalankan hukum utama yang tertulis dalam Kitab Suci: “Kasihilah arti DOSA terpisah dengan Elohimsesamamu manusia seperti dirimu sendiri”, kamu berbuat baik. Tetapi, jikalau kamu memandang muka, kamu berbuat dosa, dan oleh hukum itu (Torah) menjadi nyata, bahwa kamu melakukan pelanggaran. (Yakobus 2:8-9) Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Elohim, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Elohim. (1 Yohanes 3:4)
2. Dosa berzinah meliputi segala perbuatan hubungan sexual diluar hubungan suami-isteri, seperti pelacuran, incest, sodomy/homosexuality (Ulangan 22:22-30 & 27:20-23), dan pikiran birahi yang tercemar (Matius 5:28). Ini melanggar Perintah ke 6 dari 10 Perintah YAHWEH (Keluaran 20:1-17). Dosa lainnya yang dilakukan manusia terjadi di luar dirinya. Tetapi orang yang melakukan percabulan ia berdosa terhadap dirinya sendiri (1 Korintus 18); dengan perkataan lain, ia telah merusak karya yang terbaik YAHWEH, Pencipta manusia, oleh sebab itu rasul Paulus berkata, ”jauhkanlah dirimu dari percabulan!” Dari seluruh ciptaan-Nya, hanya manusia yang dibuat oleh jari-jari tangan-Nya sendiri dan wujudnya SAMA seperti Pencipta. Sebab itulah setelah manusia tercipta barulah Dia berkata ”very good.” (Kejadian 1:26-27,31).
3. John Edgar Hoover
4. Ronald Borek Kessler (1943-) adalah wartawan kebangsaan Amerika Serikat, penulis dari 20 buku non-fiction
5. Summer, adalah bekas wartawan BBC. Pada bukunya ini ia juga menulis adanya kemungkinan orang dari Office of Strategic Services (cikal bakal CIA) memberi foto-foto kepada boss mafia.
6. Henri de Navarre, terlahir Katolik dan pindah ke Protestant, berhasil melarikan diri dari tragedi the St. Bartholomew’s Day Massacre. Setelah kematian ayahnya, Henry III, ditahun 1589, ia dimahkotai sebagai Raja Henri IV dari Perancis. 10 tahun setelah menjadi raja ia mengeluarkan Keputusan Nantes (the Edict of Nantes), yang membuat Jesuit Katolik marah besar dan menusukkan pisau pada dadanya hingga meninggal dunia. http://www.huguenotsociety.org/heritage/history/
7. Penyesatan meliputi perintah, pengajaran, nasehat yang kontradiksi dari Kebenaran dan Moral. Dan juga termasuk teladan Pemimpin yang salah. 4 otoritas kepemimpinan dalam Firman Elohim: Orang tua, Guru, Pendeta/Imam dan Pemerintah Negara/ Raja. Ibrani 13:17
8. Agama Katolik mengajar bahwa ”Manusia tidak punya hak untuk memilih agamanya. Kebencian yang dalam dari GRK kepada Protestant terus berlanjut, baik terang-terangan atau melalui tipu muslihat yang keji. Baca rencana panjang organisasi Jesuit berjudul The Secret Plan dan The Oud of Jesuist vow dan the Council of Trent.
9. Confessor adalah seorang pendeta Katolik (semuanya laki-laki) yang setiap jemaat Katolik secara rutin untuk waktu tertentu harus menghadap kepadanya dan mengakui pelanggaran dan dosa mereka secara pribadi kepada Confessor mereka. Sistim pengakuan dosa ini hanya berlaku di gereja-gereja Katolik. Pendiri Wikileak membuktikan bahwa sistim ini dipakai untuk mem-blackmail (mengancam dan mengendalikan) orang lain untuk keuntungan Vatikan atau Pusat Gereja Roma Katolik. Roma 6 ayat 5 dan 6 bebas dari budak dosa
10. Jesuit lengkapnya the Society of Jesus disimbukan dengan tiga huruf ”JHS” (diindonesiakan: Serikat Yesus) didirikan oleh Jendral Ignatius of Loyola (1541-1556) (dari Spanyol) adalah organisasi militer GRK yang berfungsi seperti FBI dan CIA di AS sekaligus pusat doktrin yang tujuan utamanya adalah menghancurkan siapapun (pribadi maupun institusi) yang dianggap musuh GRK, khususnya Protestant. Para Crusader dan Inquistor lahir dari organisasi Jesuit. Jenderal Jesuit dikenal sebagai Black Pope (Paus Hitam) karena selalu berjubah hitam.
Banyak ahli politik percaya bahwa Paus Hitam mengendalikan Paus (Putih) dengan kata lain para Jesuit mengendalikan para pemimpin liturgi GRK, seperti FBI dan CIA mengontrol President AS.
11. Nama aslinya adalah Margaret Anna Cusack (1829-1899), terlahir dan besar Protestant lalu menjadi suster Katolik. Namun ia tidak puas dengan doktrin Katolik dan menentangnya. Dalam penerbitan buku-bukanya ia memakai nama samaran Mary Francis.
12. M.F. Cusack, The Black Pope, 403. Sumber: ROMAN CATHOLIC PRIESTS ABUSING CHILDREN CONSTANTLY! THE EVIL CONFESSOR. Lihat referensi di atas
13. Rev. Alexander Hislop (1807-1865) adalah pendeta dari Free Church of Scotland
14. The Two Babylons: The Papal Worship Proved to be the Worship of Nimrod and His Wife By the Rev. Alexander Hislop. 149. Sumber: ROMAN CATHOLIC PRIESTS ABUSING CHILDREN CONSTANTLY! THE EVIL CONFESSOR. Lihat referensi di atas.
15. Pendeta Chiniquy adalah saksi mata kebejatan para pemimpin Gereja Roma Katolik. Ia mendokumentasikan semua pengalamannya, dari mulai sejak anak kecil, remaja, sekolah calom pendeta dan selama menjadi pendeta Katolik dalam dua buku: Fifty Years in the Church of Rome, dan The Priest, the Woman, and the Confessional
16. Jimmy Swaggart  http://en.wikipedia.org/wiki/Jimmy_Swaggart
17. Kesaksian pengakuan Dr. Alberto Rivera, ex-pendeta Jesuit (1935-1997) bagaimana ia mengorganisir bawahannya untuk menghancurkan aktivitas Protestant di Amerika sangat menarik untuk dibaca. Beliau meninggal dunia melalui pembunuhan berencana yang dilakukan oleh bekas organisasinya tersebut. Alberto Rivera – The Jesuit Priest Who Told The Truth
Ex Jesuit Alberto Rivera and others Speak on Jesuit infiltration

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Hamas memaksa penduduk Gaza tinggal di rumah sebagai perisai manusia


Hamas memaksa orang-orang Gaza tinggal di rumah sebagai perisai manusiaPerang Israel-Hamas telah memasuki hari ke 10 (dihitung setelah Israel membalas menyerang), dan dihari keempat sudah lebih 2000 roket dan missil telah diluncurkan Hamas ke Israel dan Israel telah menyerang lebih dari 500 target.
Situs IsraelToday pada laporannya (11 July 2014) menulis bahwa pemimpin Hamas telah memerintahkan para penduduk Gaza untuk mengabaikan peringatan-peringatan Israel datangnya serangan udara dan tetap tinggal di rumah-rumah mereka sebagai perisai-perisai manusia.
Perang antara Israel dengan organisasi Hamas, yang mengontrol wilayah Jalur Gaza, muncul kembali pada hari Selasa, setelah puluhan roket diluncurkan oleh Hamas pada hari Senin ke kota-kota perbatasan rumah warga sipil Israel.
Israel secara konsisten dan terus menerus memperingatkan orang-orang Gaza sebelum serangan tiba untuk meninggalkan tempat-tempat yang dipakai oleh Hamas sebagai peluncuran roket, tempat beroperasi, penyimpanan senjata dan juga rumah-rumah tinggal para pemimpin Hamas.
Perintah yang dikeluarkan oleh Menteri Dalam Negeri Hamas ini datang dalam bentuk jangan ”bekerja sama” dengan Israel melalui menggambil perhatian peringatan Israel untuk keluar dari sasaran target serangan udara . Dengan kata lain, bagi mereka yang melarikan diri dari tempat target sasaran serangan akan dilabekan sebagai para penghianat dan karenanya akan menghadapi hukuman lebih buruk dari serangan Israel.
Hamas telah bertahun-tahun memakai taktik kotor di atas di dalam berperang melawan Israel, secara sengaja melepaskan roket-roket dari tempat-tempat penduduk sipil berada, seperti sekolah dan rumah-rumah penduduk dengan harapan jika Israel membalas serangan di tempat yang sama maka warga sipillah yang akan terbunuh – dengan tujuan memakai serangan Israel tersebut sebagai bumerang bagi Israel sendiri – sehingga media internasional bisa menuduh Israel.

Seperti kita tahu kebohongan tidak bisa bertahan lama, video ini jelas merekam kejahatan Hamas memaksa anak-anak Palestina sebagai perisai manusia mereka: When Hamas Puts Civilians in the Line of Fire.
Lucy  Aharish dari i24news bersama jurnalis Arab Maysoon Al-Qasmi Namun tahun-tahun belakangan ini Israel memiliki satelit yang semakin baik, sehingga bisa melihat kondisi target dengan baik, dan bisa menunggu atau menunda serangan jika target terdapat wanita atau anak-anak.

Lucy Aharish, wartawati Arab dari i24news, mengadakan video komunikasi dengan dua rekan jurnalis Arabnya, Alla tinggal di Gaza dan satunya lagi Maysoon Al-Qasmi tinggal di Hebron, Israel.
Lucy mempertanyakan Alla yang menuding Israel dalam jatuhnya korban warga sipil di Gaza, ”Anda tahu itu bahwa Hamas sedang bermain sebuah PR game pada pengorbanan orang-orang yang hidup di Gaza … Dimana Anda, dimana orang-orang, dimana para jurnalis [yang perlu untuk] mengatakan kepada Hamas dan ke Islamic Jihad untuk berhenti?” dan menambahkan, ”Kalian tidak melakukan apa-apa melawan orang-orang yang melukai kalian di dalam Jalur Gaza.”
Dan kepaa Maysoon yang melabelkan Israel ”menghukum warga sipil,” Lucy balik bertanya: ”Apakah kamu dapatkan itu normal bahwa para terrorist bersembunyi dibawah rumah-rumah warga sipil dan melalui itu melukai orang-orang yang mereka mencoba untuk melindungi … Kita adalah orang-orang cerdas, kita tahu bahwa missil-missil ini ada di halaman belakang warga sipil dan orang-orang yang tidak bersalah … saya tidak mengerti mengapa orang menaruh missil di rumah keluarga Palestina dengan anak-anak dan wanita … terangkan itu, ini sesuatu yang tidak saya mengerti, ” Lucy bertanya dengan nada panas.
Ibrahim Khraishi Ambasador Palesitna untuk Dewan HAM PBBSumber yang sama melaporkan (14 July 2014) bahwa Pemerintah Palestian di West Bank yang mencoba menarik pemerintah Israel ke meja Organisasi Pengadilan Kriminal Internasional (the International Criminal Court/ ICC), yang berkantor di Den Haag, Belanda mengakui bahwa Hamas terlibat di dalam kriminal-kriminal perang, ”Missil-missil yang sekarang ada diluncurkan melawan Israel, tiap dan setiap missil tergolong kriminal melawan kemanusian, entah itu mencapai target atau tidak, sebab itu diarahkan pada sasaran-sasaran warga sipil,” Ibrahim Khraishi, Ambasador Palesitna untuk Dewan HAM PBB berkata pada TV Pemerintah Palestina.
Mr. Khraishi juga berkata, ”Banyak masyarakat kami di Gaza muncul di TV dan berkata bahwa orang-orang Israel telah memperingatkan mereka untuk meninggalkan rumah-rumah mereka sebelum menyerang. Dalam kasus sedemikian, jika seorang terbunuh, hukum menghitung itu sebagai kesalahan bukan tujuan membunuh sebab [orang-orang Isreal; ini dari sumber aslinya] mengikuti prosedur-prosedur yang legal.”
Pada pesannya yang sama pemimpin Palestiana WB ini melabelkan Israel telah melakukan tindak kriminal sehubungan dengan tanah penghuni dan pos-pos pemeriksaan.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Kebenaran tentang serangan udara Israel ke Hamas di Jalur Gaza


Kapten Dan Gordon Tentara Pertahanan Israel Unit Jurubicara MiliterKapten Dan Gordon menerangkan TPI (Tentara Pertahanan Israel atau IDF) pergi untuk melindungi rakyat dari musuh-musuhnya.
Keterangan lengkapnya silahkan lihat pada sumber aslinya, tersedia di bawah.
Saya seorang tentara sipil. Itu berarti kebanyakan dari hidupku saya hidup di luar baju seragam (militer), berjalan tidak di jalur partai siapapun, tidak mengikuti perintah siapapun atau bahkan berbicara hal-hal tertentu, tetapi dari diri sendiri. Sebelas bulan dari setahun saya memakai jeans dan T-shirt atau celana pendek dan sandal jepit, seorang pribadi yang paling tidak nampak seperti orang militer pada permukaan bumi. Saya dapat bebas dari terlihat kotor sebab saya seorang penulis. [Jika Anda pernah tinggal di negara Barat dan pernah ke Israel, maka Anda akan mengerti betapa demokrasinya negara Israel]
Saya telah bekerja di media lebih dari 40 tahun – segala sesuatu dari film-film yang akan datang sampai para karyawan pembawa berita, beberapa dari pekerjaan tersebut di Timur Tengah.
Kapten Gorden bercerita tentang seorang wartawan yang sedang meliput kejadian di Jalur Gaza – seorang balita kedapatan tewas.
Saya menonton sebuah jaringan koresponden, melaporkan dari Gaza. Dia melihat ke dalam kamera. Ia nampak khawatir, empati, muram bahkan sedih. Tidak cukup untuk ada cengeng, tidak cukup menarik dan itu tidak akan berpengaruh baik kepada penontonnya yang ingin untuk ada, jika tidak dihibur, penting untuk mengklikkan lidah mereka (“cek, cek cek”), tetapi tidak cukup untuk menjadi kecewa. Laporan perlu memperkuat keyakinan … sehinga mereka (penonton) dapat merasa …
Tetapi ia memerlukan element lainnya untuk memastikan bahwa ia menggait dan menangkap mereka, sehingga mereka tidak mencari-cari channel (lainnya).
Ia memerlukan darah
Ada dikatakan dalam pemberitaan berita, yang mana disebutkan, pertunjukkan bisnis, “jika itu berdarah, itu mengarah.”
Dan tidak ada sesuatu memimpin seperti kematian balita tersebut.
Bagaimana itu dapat?
Siapa dapat berpaling dari itu?
Entah balita tersebut tertinggal di dalam mobil terpanggang mati (kepanasan) oleh ayahnya yang memiliki affair internet, bayi kelaparan di Dunia Ketiga, atau, dalam hal ini, sungguh kematian tragis seorang anak Palestina terbunuh di dalam serangan udara Israel pada rumah seorang dikenal sebagai terrorist, jika itu berdarah , itu mengarah.
Ia menjadi muram, dan sedih, sementara mata melihat langsung ke kamera dan berbicara jujur: ”Tidak ada hal seperti layaknya sebuah serangan udara bersifat bedah.”
Saya seorang profesional, dan pria ini baik. Orang ini mendekati sempurna. Pria ini meneruskan bicaranya tentang kenyataan bahwa Israel telah menyerang rumah “tersangka terorrist.”
Kemudian kami melihat rekaman penguburan anak tersebut, tangisan kedua orangtuannya, para tetangganya sanak famili dan teman-teman yang terbakar marah;
Ijinkan saya, jika Anda berkehendak, sedikit komentar dan sedikit hubungan yang pembaca mungkin dapat tertarik.
Pertama, tidak seorangpun perlu mendidik saya, … Putra saya terbunuh pada usia 22 tahun, Hatiku, dan sampai hari ini saya tidak dapat berbicara tentang hal itu. Itu adalah kesakitan yang tidak pernah pergi, sebuah luka yang tak tersembuhkan, suatu kehilangan seisi dunia. Saya tidak perlu dilatih di dalam wajah murah pada hal satu ini.

Tetapi biarkan saya bercerita kepada kalian apa yang Tentara Pertahanan Israel telah lakukan dalam perang ini berbuat sebisa manusia mungkin lakukan untuk menghindari hilangnya jiwa yang tidak bersalah, untuk mencegah kematian anak yang malang yang siapa jaringan koresponden nampaknya begitu prihatin, dan setiap ibu, anak-anak dan orang yang tidak bertempur lainnya di Gaza.
Sebelum menargetkan daerah dimanapun kami menurunkan selebaran-selebaran (dari udara). Para selebaran itu dalam bahasa Arab, dan selebaran itu memperingatkan warga sejumlah hal.

  • Jika mereka tinggal di dekat penyelundupan atau teror terowongan Hamas (yang telah digali untuk pergi di bawah memasuki perbatasan Israel dan melaksanakan serangan teroris terhadap pasukan Israel atau sipil), mereka diperingatkan untuk meninggalkan segera, karena terowongan itu akan menjadi target serangan udara.
  • Jika mereka tinggal dengan atau di samping kegiatan Hamas yang mereka kenali, mereka diperingatkan untuk segera meninggalkan karena rumah operasi akan menjadi target serangan udara Israel.
  • Jika mereka tinggal di sisi peluncuran rudal atau fasilitas penyimpanan roket (yang banyak dilakukan karena Hamas menyembunyikan roket-roket tersebut dan bekerja di antara populasi masyarakat, yang diakui sebagai kejahatan perang di bawah hukum internasional), mereka diperingatkan untuk segera meninggalkan karena itu akan menjadi target serangan udara Israel.

Sekarang (perhatikan), ada sejumlah pasukan Barat yang telah menjatuhkan selebaran-selebaran sejenis di kampanye serupa selama bertahun-tahun. Tetapi di sini saya yakin, hanya militer Israel yang melakukan itu. Kami memiliki seluruh unit yang tujuan utamanya adalah untuk memanggil para orang Gaza pada telpon-telpon genggam mereka (ya, kami memiliki nomor-nomor mereka) dan memperingatkan mereka dalam bahasa Arab untuk meninggalkan tenpat segera karena kami akan segera menyerang rumah, terowongan, , tempat fasilitas peluncuran atau penyimpanan (roket atau missil) tersebit.
Biarkan saya ucapkan kembali: KAMI MENELPON MEREKA DAN MEMPERINGATKAN MEREKA UNTUK MENINGGALKAN TEMPAT SEBELUM TANDA OK DIBERIKAN SEBELUM MENYERANG!
Kemudian, seolah-olah itu tidak cukup, kami bahkan telah menjatuhkan batu-batu petasan (flares) pada rumah yang akan diserang untuk menunjukkan bahwa serangan sudah dekat dan penduduknya masih memiliki kesempatan untuk meninggalkan.
Dan apa yang Hamas lakukan?
Apakah mereka memiliki unit pertahanan sipil yang berdiri siap untuk mengevakuasi orang-orang mereka sebelum serangan udara Israel yang akan datang?
Tidak. Mereka memberitahu orang-orang mereka untuk tetap dalam rumah, untuk menjadi perisai-perisai manusia untuk melindungi – yang mereka sebut – para pejuang mereka, yang bersembunyi di balik istrinya dan anak-anaknya sendiri, atau senjata mereka, mereka mempersiapkan untuk mengorbankan orang-orang mereka sendiri untuk memiliki beberapa putaran lebih untuk menyalakan (roket) pada warga sipil Yahudi.

Jadi apa pilihan yang ditawarkan ke Israel dalam peristiwa ini
a. jangan lakukan apa-apa dan biarkan mereka membunuh orang-orang sipil Anda, atau
b. lakukan segala sesuatu Anda secara manusia sedapat mungkin untuk mencegah hilangnya jiwa-jiwa yang tidak bersalah, tetapi pada akhir hari, lakukan sebuah kekuatan bersenjata yang telah dibentuk untuk melakukannya: mencegah para sipil Anda … tidak para tentara Anda, mengingatkan Anda, sebab umumnya Hamas tidak menyerang para tentara kami, tetapi para wanita Anda, anak-anak Anda , orang-orang tua dan bayi-bayi Anda.

Seorang pria dengan nama Abu Odeh , juru bicara Hamas, pernah sekali ditanya oleh seorang wartawan apa perbedaan antara Hamas dan al-Qaeda adalah.
Dari Abu Odeg marah. Bagaimana bisa reporter ini membandingkan Hamas ke al-Qaida?
“Yah,” kata wartawan, dalam ketulusan dan penuh keberanian, “Anda berdua mentargetkan warga sipil, Apakah Anda tidak?”
“Tidak sama sekali!” Abu Odeh menyatakan dengan kegeramannya sendiri, Kami tidak pernah mentargetkan warga sipil! Kami hanya mentargetkan orang-orang Yahudi.”
Hari ini menemukan dirinya sendiri berkompetisi dengan al-Qaida, Islam Jihad dan ISIS untuk trend terrorist jalanan.
Kolonel Richard Kemp, bekas petugas tentara Britania dan komando untuk para tentara NATO di Afganistan, dan bukan seorang Yahudi, terakhir saya bertemu, ia telah bekata bahwa tidak ada angkatan darat di dalam sejarah perang pernah melakukan sebanyak TPI (The IDF) telah lakukan untuk menghindari dan mencegah hilangnya jiwa-jiwa manusia yang tidak bersalah.

Jumlah korban jiwa Konflik Israel-Hamas Juli 2014.
Mengkonfirmasi perkataan Kolonel tersebut. Ketika AS membom Bosnia dan Kosovo, tewasnya warga sipil dibanding tewasnya orang yang bertempur adalah tiga ke empat banding satu. Pada medan perang Falujah, korban jiwa warga sipil dibanding orang yang bertempur adalah lebih tinggi lagi.
Menurut angka-angka dari orang Palestina yang belum diverifikasi, adalah 172 Palestina telah tewas; 35 masih anak-anak dan 25 adalah perempuan.
Itulah rasio kurang dari satu untuk satu. Bagaimanapun masih mengerikan, tapi bukan karena Israel tidak melakukan apapun untuk menghindari hilangnya nyawa warga sipil.
Orang Israel belum ada yang tewas sejauh ini – meskipun bukan karena Hamas belum mencoba terbaik mereka. Anda harus memberi mereka kredit di mana kredit harus diberikan.
Mereka (orang Hamas) telah meluncurkan kira-kira 1.000 roket ke Israel dalam putaran pertempuran terbaru, hampir semua dari roket tersebut secara eksklusif menembaki sasaran warga sipil.

[Namun mengapa media internasional – yang gossip mengatakan itu dikontrol orang Yahudi – selalu menyudutkan Israel? Lebih masuk akal bahwa media dikontrol oleh para Jesuit-Gereja Roma Katolik, bukan? sebab sekalipun “Barat” mencap Hamas sebagai organisasi Terorrist, namun lebih dari 80% bantuan keuangan untuk Hamas datang dari Uni Eropa melalui UNRWA (cabang dari PBB/UN) – yang 95% pegawainya adalah anggota Hamas]

Saya telah di bawah roket-roket tersebut lebih dari selusin dan bisa bersaksi untuk tiga hal:
1) Systim asti-missil Iron Dome Israel (nama senjata anti-roket dan missil) berfungsi. Suksesnya melebihi dari 90 persen. Tetapi tetap meninggalkan ratusan roket lewat sasaran, semua itu ditujukan pada pusat-pusat tempat tinggal warga sipil.
2. Israel memiliki sistem pertahanan sipil, dengan tempat-tempat perlindungan setiap 50 meter di kota-kota kecil perbatasan yang mendapat luncuran roket paling banyak, dan

Front rumah disiplin, yang tidak panik dan telah mengikuti langkah-langkah pertahanan sipil yang telah menyelamatkan banyak nyawa.
Apa yang Hamas telah lakukan untuk menyelamatkan orang-orang mereka sendiri? Mereka telah mengatakan kepada warganya untuk mengabaikan peringatan Israel untuk meninggalkan dan bahkan memerintahkan mereka untuk menjadi perisai-perisai manusia, dan merek telah menginvestasi ratusan juta (uang dari bantuan negara Barat) dalam menemukan cara-cara untuk membunuh masyarakat kami dan hampir sama sekali tidak menyelamatkan warga mereka sendiri.

Tidak, tidak ada hal seperti serangan udara yang bersifat bedah. Tapi tidak untuk kurangnya kami mencoba. Mengutip pernyataan Golda Meir, saya percaya damai akhirya akan datang ketika para musuh kami ingin anak-anak mereka sendiri hidup lebih dari mereka ingin anak-anak kami untuk meninggal. Sayangnya hal itu tidak akan datang dalam waktu yang dekat.
Dan Gordon adalah pemenang penghargaan penulis skenario gambar-gambar bergerak seperti “The Hurricane” yang dibintangi oleh Denzel Washington. Selain itu ia menjabat sebagai kapten di Unit juru bicara militer IDF (Res).

Bacaan berkait:

Note: Dan Gordon is an award-winning screenwriter of such motion pictures as “The Hurricane” starring Denzel Washington. In addition he serves as a captain in the IDF (Res) Military Spokesperson Unit.

Referensi:The truth about Israel’s airstrikes on Hamas; Exclusive: Dan Gordon explains lengths IDF goes to protect enemies’ civilians

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Hubungan German-AS semakin menjauh dengan diusirnya top intelijen resmi Amerika di Berlin


Gedung Kedutaan Besar AS dengan Parlement German; foto by AFP”Seorang top Perwakilan dari layanan intelijen (CIA) AS di Kedutaan Besar Amerika Serikat telah diminta untuk meninggalkan Jerman,” jurubicara pemerintah Jerman berkata.
Perintah untuk meninggalkan Jerman yang tidak umum ini terjadi setelah badan keamanan German membongkar dua kasus dugaan mata-mata Amerika dalam satu minggu.
Seminggu sebelumnya (4 Juli 2014) seorang pemuda Amerika yang bekerja di intelijen German ditangkap setelah diduga meyerahkan data rahasia Jerman yang ia download ke USB stick ke pemimpin mata-mata Amerikanya dengan imbalan uang 25.000 £ sekitar 31.500 €. Pemuda yang sama ini juga diduga telah mengumpulkan data bukti parlement Jerman atas monitor AS kepada para pemimpin Jerman yang dibongkar oleh Edward Snowden. Edward adalah bekas karyawan NSA AS (the National Security Agency) yang sekarang bersuaka politik di Russia. Buka mulutnya Edward telah membuat banyak pemimpin EU marah ke AS.
PM Jerman Angela Merkel kamis kemarin menyatakan memata-matai para sekutu adalah ”membuang-buang energi.” Kita memiliki banyak masalah, seharusnya kita fokus pada hal-hal penting,” katanya, ia juga pemimpin dari Partai Persatuan Kristen Demokrat Jerman.

Okotber 2013, Mr. Markel telah menelpon President Obama -meminta keterangan ”why”– setelah terbongkarnya penyadapaan telpon sel PM Jerman oleh AS tersebut.
Bulan May 2014, ketika Mrs. Markel mengunjungi Mr. Obama di Gedung Putih, Mr. Obama telah meyakinkan sekutu politiknya ini untuk menghentikan kegiatan tersebut. Laporan berkata, saat kunjungan itu telpon Mrs. Markel masih disadap.
Mr. Obama telah mengetahui penyadapan telponnya sejak 2010, euronews.com menulis.
Setelah berbulan-bulan, pertanyaan-pertanyaan tentang aktivitas intelijent AS di German tetap tidak menghasilkan jawaban, dan ditambahnya dua kasus mata-mata yang baru saja terbongkar maka pengusiran pemimpin CIA di Berlin diberlakukan, laporan berkata.
Dokumen AS yang baru saja dikeluarkan – di bawah tekanan the Freedom of Information Law– telah menunjukkan bahwa FBI (the Fedral Bureau of Investigation) memata-matai Nelson Mandela, tokoh Anti-Apartheid, baik sebelum maupun setelah Mr. Mandela keluar dari penjara, juga gerakan anti-Apartheid di AS. Menurut dokumen tersebut, FBI telah menganggap gerakana anti-apartheid di AS sebagai diinpirasikan-Komunis dan berbahaya bagi keamanan dalam negeri.

Pertanyaan:

  • Mengapa pemerintah AS memata-matai pemerintah Jerman, yang adalah salah satu negara kunci di Uni Eropa?
  • Siapakah sesungguhnya yang menguasai negara AS, President B. H. Obama atau pemerintah Vatikan?
  • Benarkah Vatikan dan AS memiliki hubungan erat seperti dinubuatkan kitab Wahyu pasal 13?

 

Bacaan barkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Konflik bersenjata negara Israel dengan militan Hamas mulai lagi


Roket import Hamas lawan Iron Dome IsraelSaling serang terjadi lagi antara tentara Israel dengan militan Hamas. Hamas meluncurkan roket-roket missil importnya dari Gaza ke Israel dan Israel membalas dengan serangan udaranya. Ini berarti mengakhiri Gencatan senjata Israel-Hamas yang diprakasai oleh Mesir di tahun 2012.
Konflik kali ini meletus setelah tiga remaja pria Yahudi, diculik lalu dibunuh – dan Hamas memuji para pelakunya, bahkan mengancam Israel: ”akan membuka gerbang-gerbang Neraka” jika Israel mengusir para pemimpin Hamas dari West Bank ke Gaza. Satu dari tiga korban penculikan tersebut adalah warga negara Amerika Serikat.
Seminggu setelah ketiga mayat ditemukan, pemerintah Israel memerintahkan menangkapi para pelaku pembunuhan tersebut. Seorang remaja Palestina ditembak mati saat penggerebekan karena ia melempari granat ke para petugas. Sekelompok remaja Yahudi balas menculik dan membunuh remaja Palestina. Pemerintah Israel telah menahan semua enam tersangka yang terlibat dalam pembunuhan remaja Palestina tersebut, dan para Rabbi juga mengutuki aksi main hakim sendiri, berkata ”Bagaimana dapat seorang yang percaya Torah membunuh seorang yang tidak bersalah?” – namun orang-orang Palestina tidak puas dan turun kejalan.

Tentara Pertahanan Israel (TPI; Israel Defend Force /IDF) mengatakan Hamas telah meluncurkan sedikitnya 225 roket missil terhitung sejak Senin malam (7 Juli). Roket-roket tersebut diarahkan ke berbagai kota di selatan Israel, dan kota penting seperti Yerusalem, Tel Aviv dan Haiva. Dua komplek militer Israel juga terkena serangan. Beberapa roket berhasil di hancurkan di udara dengan teknologi militer Israel yang disebut Iron Dome. Tiga roket telah jatuh ke kota Yerusalem, kota yang dianggap suci bagi empat agama monotheisme (Yahudi, Kristianiti, Katolik dan Islam). Itu bukanlah serangan roket pertama Hamas ke kota suci Yerusalem, tahun lalu itu juga terjadi.

Tentara Israel sedang beroperasi”Kita tidak akan mengijinkan peluncuran roket melawan kota-kota dan desa-desa kita, dan karenanya saya memerintahkan sejumlah besar operasi-operasi TPI /IDF) melawan para terrorist Hamas dan kelompok-kelompok lainnya di Jalur Gaza,” Perdana Menteri Israel meresponi serangan Hamas tersebut.
Senin malamnya, Israel membalas serangan Hamas dengan 160 serangan pada kantong-kantong pertahanan Hamas dan terowongan untuk (penyelundupan) bawah tanah di dekat Rafah, media Israel berkata. Media Palestina melaporkan Hafez Hamed, pemimpin komando Jihad Hamas dan lima lainnya telah tewas dalam serangan balasan Israel tersebut. Media Hamas memuat foto-foto anak-anak yang terluka atas serangan Israel tersebut – namun BBC menyatakan kebanyakan dari foto-foto tersebut tidak benar: ”beberapa foto kejadian sekarang di Gaza, sebagian foto lama bahkan mundur ke tahun 2009 dan sebagian lainnya dari konflik di Syria dan Iraq.”
PM Israel, Benjamin Netanyahu, dalam pernyataannya di hari Selasa berkata, ”Hamas memilih bentokan dan akan membayar harga yang mahal untuk itu. Lebih lanjut PM berkata ”para terrorist Hamas sengaja bersembunyi dibalik rakyat Palestina, dan karena itu (mereka) bertanggung jawab atas luka-luka kecelakaan.”

Sering kali Hamas memakai pemimpin negara-negara Arab untuk berbicara di forum internasional menekan Israel untuk melakukan gencatan senjata ketika Israel balas menyerang atau Hamas sudah hampir kalah. Namun belakangan ini pihak Arab Saudi dan Mesir tidak memperdulikan permohonan Hamas, bahkan kedua negara ini telah secara resmi melabelkan pemerintahan Hamas di Gaza sebagai pemerintahan terrorist. Mesir tahun lalu setelah memenjarakan Muhammad Morsi, president Mesir yang berasal dari Islam the Muslim Brotherhood (ibu dari para organisasi jihad) tentara Mesir langsung dikerahkan ke wilayah Sinai untuk menghancurkan terowongan-terowongan bawah tanah Hamas dan membinasakan para aktivisnya.
Simpati terhadap Hamas telah lama hilang dari hati banyak orang Arab Palestina. Bahkan di bulan pada konflik yang baru ini dua Arab Palestina Muslim secara terang-terangan mendukung Israel dan mencela pemimpin Palestina. Ali Shaban, seorang Arab Muslim yang tinggal di Israel menulis surat kepada PM Israel, ”jika negara Israel ingin damai, haruslah mencabut kekuatan para kelompok terror yang sedang mengontrol populasi orang Palestina…” militant Hamas
Di Facebooknya Ali menulis: ”Mengapa Anda (Netanyahu) menunggu? … Kuasai Gaza. Kuasai West Bank. Tumbangkan Hamas dan Fatah. Tegakkan dan dukung kemempinan baru untuk rakyat Palestina, seorang pemimpin yang mencari damai dan sebuah kehidupan yang lebih baik untuk kita semua.” Pada interview di Channel 10 ia ditanya tentang pernyataannya yang tidak umum tersebut – membela Israel.
Ali menjawab bahwa selama ia dalam tugas ketentaraan di TPI /IDF di berbagai tempat di wilayah sengketa ia “telah bertemu dengan banyak sekali orang Palestina yang mendukung damai dan muak dengan situasi. Tetapi, mereka takut untuk berbicara sebab setiap orang yang bersuara berlawanan (dengan pemerintah Palestina yang sekarang baik di Gaza WB) akan segera dilabelkan penghianat … dan aka nada dieksekusi secara umum.”
Muslim lainnya yang secara terang-terangan pro-Israel adalah Mohammad Zoabi. Pada pesannya di YouTube dengan bendera Israelnya ia melabelkan para penculik tiga remaja Israel sebagai terrorist, dan mengkritik dengan pedas seorang Palestina anggota Parlement Israel sebagai anti-Zionist sebab Haneen Zoabi (bibi dari Mohammad) menolak menyebut para penculik tersebut sebagai terrorist, pemuda ini menganjurkan untuk bibinya keluar dari Israel pergi kesalah satu 22 negara Arab dan “Sebagai wanita, menurut tradisi Arab, ia hanya di dalam rumah, hanya untuk merawat suaminya. Tetapi karena Israel adalah negara yang sangat modern dan demokrasi, mereka telah memberikan dia hak untuk keluar (dari rumah) dan mengungkapkan pendapat sebagai seorang wanita.”

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

ISIS memerintahkan penduduk menyerahkan gadis-gadis bagi para mujahidin ISIS


PoPoster ISIS menuntut para gadis menjadi objek jihad sex para mujahidin di Irakster-poster berbahasa Arab ditempelkan di tempat-tempat umum di kota Mosul, Irak, berisis perintah dari organisasi Islam radikal ISIS (Negara Islam Irak dan Syria) untuk menyerahkan gadis-gadis mereka untuk “berjihad melalui hubungan sex.” Pada bagian poster tersebut tertulis ancaman ISIS hukum Syariah akan menimpa bagi mereka yang gagal memenuhi perintah itu.
Poster ini tertanggal 12 Juni 2014, berarti hanya dua hari setelah jatuhnya kota Mosul dan daerah-daerah lainnya di Irak ke tangan para militant Muslim ISIS tersebut.
terjemahan Indonesia ini diambil dari terjemahan Inggrisnya:

Di Dalam Nama ALLAH Yang Pengasih
Subjek: Perintah – LOGO bendera Jihad – Negara Islam Irak dan Syria. Negara bagian Niniwe
Di Dalam Nama ALLAH Yang Pengasih
Setelah pembebasan negara bagian Niniwe, dan sambutan yang ditunjukkan oleh orang-orang dari negara bagian yang bersangkutan kepada para saudara mujahidin [artinya: pejuang Allah], dan setelah penaklukan yang besar, dan kekalahan pasukan Safavid [Persia/ Iran – Muslim Shiah] di negara Niniwe, dan pembebasannya, dan ALLAH bersedia, itu akan menjadi markas besar bagi para mujahidin. Oleh karena itu kami menuntut bahwa orang-orang dari negara ini menyerahkan para perempuan yang belum menikah mereka sehingga mereka dapat memenuhi kewajiban jihad mereka dengan sex kepada para saudara mujahidin mereka.
Kegagalan untuk mematuhi mandat ini akan mengakibatkan ditegakkannya hukum Syariah kepada mereka.
Allah kami telah memperingatakan, Allah adalah saksinya
12 Juni 2014

Kejadian orang tua menyerahkan gadis-gadis mereka kepada para militan Sunni telah berlangsung di Syria. Di bawah ini adalah video kesaksian Rawan Milad Aldah bagaimana ayahnya begitu tega menyerahkan anak gadisnya ke para pria untuk diperkosa secara bergiliran – sampai pingsan – di rumahnya sendiri . Peristiwa ini berulang berkali-kali, Rawan berkata. Setelah ia sadar dari pingsannya pada kejadian pertama ia bertanya kepada ayahnya: ”mengapa bapa melakukan ini, mengapa tidak menolong saya?”
Ayahnya menjawab: ”Itu ok, itu adalah Jihad … biarkan para Mujahidin tidur dengan mu … (maka) dosamu akan diampuni dan ketika kamu meninggal, kamu akan meninggal sebagai seorang Martil dan pergi langsung ke Sorga.” Ayahnya berkata bahwa semua (kejadian) tersebut adalah terhitung tindakan jihad. Ibunya dan beserta saudara-saudari kandungnya diungsikan oleh ayah ke lain tempat, jadi hanya para pria asing dan ayahnya yang ada di rumah tersebut sementara Rawan terkurung di kamar tidurnya.
Perkosaan dan perbutan ayahnya tersebut membuat ia sakit 23 hari; ayahnya menolak membawa dirinya ke dokter dan juga tidak memberi obat-obatan. Setelah ia sembuh ayahnya mengijinkan kembali para mujahidin tersebut meniduri anak remajanya itu.
Penderitaannya berakhir setelah tentara Syria memasuki desanya, dan para mujahidin, termasuk ayahnya melarikan diri. Dan diikuti dengan kembalinya ibu dan semua saudara-saudarinya ke rumah. Ibunya megancam Rawan untuk ia tidak boleh bercerita kepada siapapun, ketika ia menceritakan semua kejadian selama ibunya absent. Ibunya bahkan megancam untuk memukul … membunuh dirinya. Ibunya ternyata melakukan jihad sex, bedanya ialah ibunya melakukannya dengan suka hati; pergi pagi hari dan pulang kerumah langsung mandi. Suatu hari ayahnya menyuruh ibunya untuk membawa dirinya serta ke desa dimana mujahidin ngumpet tersebut. Diperjalanan dengan taxi, ketika harus berhenti di sebuah post tentara pemeriksaan Rawan menjerit sehingga tentara mengeluarkan ia dari taxi dan …. ia bercerita segalanya dan diselamatkan tentara Syria. Sumber: Syrian Girl Forced Into Sex Jihad -“jihad al niqah”

Para wanita muda yang terjebak dalam jihad sex bercerita bahwa mereka harus melayani para militan Sunni (seperti Jabha al- Nusa, Al-Qaida dsb.) yang memerangi pemerintah Ashad (Islam Shiah). Seorang wanita bercerita bahwa para mujahidin yang meniduri mereka merekam tubuh mereka dengan video – sebagai ancaman untuk menyebarkan film tersebut jika mereka buka mulut dan sekaligus sebagai hiburan ”film pornografi” yang mereka rekam di telpon atau lep-top komputer mereka.
Video yang sama memuat kesaksian seorang Muslim Sunni bercerita kekuatirannya isterinya ditiduri oleh rekan muslimnya. Ia besaksi bagaimana seorang Muslim Chechnya pergi meniduri isteri seorang imam hanya dengan menyebut takbir ”Allahhu akbar” tiga kali atas isteri imam itu. Lalu Imam ini membalas perbuatan tersebut dengan meniduri istri Muslim Chechnya itu. Orang Chechnya bertanya “mengapa kamu meniduri isteriku?” Imam ini menjawab dengan jawaban yang sama ia telah dapat dari si penanya. Lalu orang Chechnya itu membunuh si Imam. Sumber: Para istri mujahid Sunni dipaksa ke syria ber-jihad seks. Mereka digilir – kawin/cerai dalam tiga puluh menit.

Pada vido ini : Tunisian Jihadist Confirms that Sexual Jihad in Syria is True from Firsthand Experience, Abu Qusay, seorang Jihadist Tunisa yang juga pernah berperang di Syria mengkofirmasikan adanya Jihad sex di Syria, dimana para wanita tersebut digilir sesuai dengan jadwal yang telah dibuat. Abu al-Bara, pria dari Arab Saudi bertanggung jawab untuk mengelola wanita-wanita jihad sex tersebut, orang Tunisia ini berkata.

Jika saudara tertarik untuk mengetahui apa itu perzinahan dan kesucian, bacalah Mazmur 51: Lagu ini mengekpresikan isi dari Mazmur raja Daud tersebut: Jeff Buckley – Hallelujah aslinya: Leonard Cohen – Hallelujah
Leonard Cohen adalah musisi Kanada, ciptaaan lagunya Hallelujah telah dinyanyikan oleh banyak penyanyi terkenal di dunia dengan puluhan versi. Lagunya ini juga telah dinyanyikan dalam film-film.
Ia juga telah menerima penghargaan the Lifetime Achievement Award dari Grammy Awards.

Bahasan dan renungan:

  • Benarkah Elohim Yang Pemurah (jika memang ALLAH Islam adalah indentik dengan Elohimnya Abraham Ishak dan Israel) mengijinkan perzinah dan pemerkosaan seperti para Mujahidin Islam Sunni ini yakini?
  • Apa penyebab para Muslim yang rajin membaca kitab suci Kuran di atas melihat perbuatan jihad sex adalah perkara yang suci dan mulia (martir), sementara para wanita bahkan remaja-remaja melihat dengan jelas bahwa jihad sex adalah najiz?
  • Jika Anda seorang pria Muslim, apa yang Anda pikir jika ada pria Muslim men-takbir isteri Anda untuk ditiduri olehnya?

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog