Jumlah korban jiwa dari Perang Israel-Hamas Juli & Agustus 2014


Kalikatur Perang Israel Gaza oleh Stephen M. FlatowPerang Israel dengan organisasi Hamas yang mengontrol Jalur Gaza relatif singkat sekitar satu bulan saja (7 Juli sampai 10 Agustus 2014); Gencatan senjata (berlaku sejak 1 Agustus 08:00) yang diprakarsai oleh John Kerry, Seketaris AS, diterima oleh kedua belah pihak. Tetapi 90 menit setelah gencatan bersenjata tersebut berlaku, serangan bom bunuh diri dan beberapa pria bersenjata Hamas memasuki Israel melalui terowongan di Rafah menyerang pasukan Israel – membunuh dua tentara dan menculik lainnya, Hadar Goldin. Pada pukul 10 pagi, Hamas telah sedikitnya meluncurkan 15 roket ke Israel (70 roket sejak berlakunya gencatan senjata) . Israel balas menyerang Rafat dan sekaligus mencari Hadar – tanggal 2, Hadar ditemukan telah tewas.[1]

Delapan puluh roket diluncurkan dari Gaza pada tanggal 7 Juli, hari berikutnya Israel melancarkan balasan serangan udara sedikitnya 50 target di Gaza, dikenal dengan nama Operation Protective Edge. Bulan Juli saja Hamas telah meluncurkan 2,874 buah roket dan beberapa mortir. Korban jiwa dari pihak Israel 6 orang tewas dan 34 luka-luka; dari pihak Gaza 1.122 orang tewas dan 7.800 luka-luka. Sebelum Perang Juli 2014 ini terjadi, terhitung Januari 2014, Hamas telah meluncurkan 181 roket dan 16 mortir ke Israel sejak, jadi total (sampai akhir Juli) adalah 3055 buah roket dan 31 mortir dengan total korban jiwa di pihak Israel adalah enam (6) tewas dan 41 luka-luka.[2] Laporan tertanggal 10 Agustus: menurut PBB ”lebih dari 1.900 orang Palestina yang tewas adalah kebanyakan orang sipil: 1.354 warga sipil termasuk 447 anak-anak,” Sementara hanya 67 orang Israel tewas (umumnya tentara, ketika mereka memasuki dataran Gaza. Lihat ini[3] dan ini.[4] – Pemerintah Hamas sehari sebelum perang telah mengeluarkan perintah bagaimana harus membuat berita untuk dunia luar, “semua orang Hamas HARUS ditulis WARGA SIPIL.”

Laporan PBB ini dibantah oleh pemerintah Israel setelah menganalisa laporan media Arab terkenal Al Jazeerah[5] tentang jumlah dan indentitas korban jiwa di Gaza, dengan kesimpulan kasar sebagai berikut: Sepertiga (1/3) sebagai petempur, sepertiga lagi warga sipil dan sepertiga lagi tidak dapat dikenali. Hal para pejuang Hamas yang berbaju sipil adalah faktor lain susahnya menerima laporan PBB tersebut. Saya pribadi tidak mempercayai laporan PBB khususnya pada hal-hal yang berkaitan dengan ”pelanggaran HAM oleh Israel,” sejak 1993 saya telah mengetahui double standard kebijakan PBB atas Israel, video terbaru ini adalah bukti tambahan: 1. U.N. investigator admits to double standards towards Israel (perhatikan baik-baik penggunaan “I” dan “We” dari Profesor PBB ini, dan juga ekpresi wajahnya) dan 2. WATCH: Israel Attacks Gaza Hospital Used as Hamas HQ  Hamas Kami memimpin mereka (rakyat Palestina) kepada kematian

Analisa yang lebih detil menulis: dari nama mereka ialah 81,9 % adalah laki-laki, sedikitnya 70% dari adalah para pria berusia antara 18 ke 48 tahun (para pria siap tempur) – itu dapat diduga banyak dari mereka ditargetkan oleh Israel dan karena suatu alasan, laporan menulis.[5]
Ditemukan bahwa sejumlah besar nama-nama yang muncul pada daftar korban adalah duplikat – demi untuk mencari simpati media Barat. [6]
Tentara Israel selalu memberikan peringatan kepada orang Gaza (melalui selebaran dari udara, SMS pada telpon mereka dan terakhir mortil berskala ringan) sebelum membom bangunan (yang telah dipakai oleh Hamas untuk peluncuran roket) yang ditargetkan. Lihat:  Palestinian Leader Mudar Zahran: Hamas is killing my people dan Kebenaran tentang serangan udara Israel ke Hamas di Jalur Gaza.

Catatan kaki:

  1. Timeline of the 2014 Israel–Gaza conflict
  2. List of Palestinian rocket attacks on Israel, 2014
  3. Gaza conflict: Egypt seeks new Israel-Hamas ceasefire 
  4. Israel pounds Gaza as mediators try to rescue truce 
  5. Kantor berita Al Jazeerah adalah milik Pemerintah Qatar. Terbukti media Arab (dan juga berbahasa Inggris) yang sangat pro-Islam radikal, nampak pada peristiwa Jalan Arab di Mesir, dan juga khususnya anti-Israel. Media Arab dalam meliput “korban jiwa serangan Israel atas Hamas dan organisasi sejenisnya” selalu memiliku dua muka; dalam bahasa Arab mereka sebagai Pahlawan dan Martir (pesta dan bangga), namun untuk konsumen luar Arab mereka adalah Korban kekejian Israel (sedih dan demo). Dalam kasus ini, orang Israel ‘menampar’ para pro-Hamas dengan senjata mereka sendiri, dengan kata lain bumerang menabrak pemiliknya sendiri.
  6. Gaza Casualty Data Doesn’t Support Massacre Claims
  7. How Many People Died in Gaza?

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Who are the MEN behind the Israel-Gaza conflict?


Permainan Wayang KulitKonflik antara negara Israel dengan Hamas-penguasa Jalur Gaza hampir mencapai satu bulan – terhitung sejak roket-roket Hamas meluncur ke kota-kota Israel (Senin, 7 July).
Media Barat telah menyiarkan berita-berita kerusakan di dalam Gaza dan lebih dari 1300 warga sipil Gaza tewas ke seluruh dunia – namun tidak meliput berita dari pihak Israel, kerugian akibat dari ribuan roket dan missil yang telah diluncurkan ke Israel atau kejadian yang lengkap (sebab-akibat) di Gaza.
Media Barat baru-baru ini melaporkan bahwa Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) dan Amerika Serikat (AS) mengeritik Israel dengan keras karena telah menyerang sekolah UNRWA di Gaza (United Nations Relief and Works Agency untuk para Pengungsi Palestina) yang berakibat meninggalnya 20 orang Palestina. UNRWA berkata sejak 20 Juli, sembilan dari pekerjaanya telah terbunuh.
Pemimpin PBB, Ban Ki-Moon menyebut serangan tersebut sebagai “moral outrage” dan “kegilaan ini harus berhenti”
Gedung Putih menyebut serangan Israel tersebut sebagai “tidak dapat diterima” dan “tidak mampu membela diri.”
Tidak perlu ditulis di sini komentar-komentar dari Media Negara-negara Islam, pastilah lebih pedas lagi.

Sebagaimana telah umum diketahui bahwa suara politikus dengan orang lapangan biasanya berbeda jauh; Kolonel Richard Kemp, seorang komando Angkatan Darat Britania Raya di Afganistan, menolak klaim bahwa Israel telah melakukan pelanggaran-pelanggaran perang.
“Tentara-tentara Britania telah bertempur melawan Taliban untuk bertahun-tahun di Afganistan,” Kol. Kemp berkata. ”Mereka menggunakan perisai-perisai manusia. Mereka berusaha untuk memikat kami untuk membunuh populasi warga sipil mereka. Itu adalah cara umum diantara kelompok-kelompok Islam extremist di dunia ini.”
“Orang-orang yang melakukan kejahatan perang adalah Hamas yang meluncurkan roket-roket ke penduduk sipil Israel dan yang juga memakai masyarakat mereka sebagai perisai-perisai manusia.”

Kejadian di Gaza yang tidak diberitakan Media Barat:Pengeluaran uang tahunan Hamas untuk terror melawan Israel
”Sejak awal konflik, kami telah memiliki 200 kasus dokumen tentang roket-roket dan mortir-mortir yang diluncurkan dari dalam Gaza yang menghantam di dalam Gaza,”  Lt. Kol. Peter Lerner pembicara Tentara Pertahanan Israel berkata.
Menurut sebuah jurnal yang dikeluarkan oleh orang Palestina, 160 anak-anak meninggal dalam pembuatan terowongan-terowongan rahasia yang dipakai untuk aksi terror (menyelundupkan senjata-senjata dan tujuan aksi terror di dalam wilayah Israel). Harga satu buah terowongan Hamas tersebut bernilai 3 juta Dollar AS atau bisa membangun 86 rumah / 7 mesjid / 6 sekolah / 19 klinik perawatan. Sejauh ini Tentara Israel telah menemukan 30 terowongan, artinya Hamas sesungguhnya telah bisa – jika mereka berkehendak – menginvestasi 90 juta Dollar AS untuk kesejahteraan bangsanya sendiri.
Seorang ibu asal Gaza bercerita kepada perawatnya Ron Lobel, dokter dari Pusat Perawatan Barzilai, Israel, bahwa ia dan suaminya dipaksa untuk ada di kunci di dalam kamar apartmentnya, dan Hamas lalu meluncurkan roket-roket dari halaman mereka.

pejuang bertopeng Hamas dengan senjata beratnyaThe Middle East Research Institute melaporkan bahwa pada awal konflik, pejabat Hamas (organisasi yang mengontrol Jalur Gaza) mengeluarkan petunjuk-petunjuk bagaimana orang Gaza harus melaporkan berita:
• “Setiap orang yang terbunuh atau martyr harus disebut seorang warga sipil dari Gaza … jangan lupa untuk selalu menambahkan ‘warga sipil yang tidak bersalah’
• mulailah laporan kamu … dengan phrase ‘sebagai response untuk serangan jahat orang Israel’ …
• Jangan menerbitkan wajah-wajah pria bertopeng dengan senjata-senjata berat.’”

Golda Meir, bekas Perdana Menteri Israel pernah menbuat pernyataan sebagai berikut: “Kami dapat mengampuni orang-orang Arab tersebut yang membunuh anak-anak kami. Kami tidak dapat mengampuni mereka yang memaksa kami untuk membunuh anak-anak mereka. Kami akan hanya memiliki damai dengan orang-orang Arab tersebut ketika mereka mengasihi anak-anak mereka lebih dari mereka membenci kami.”

“We can forgive the Arabs for killing our children. We cannot forgive them for forcing us to kill their children. We will only have peace with the Arabs when they love their children more than they hate us.” – Israeli Prime Minister, Golda Meir.

PERTANYAAN: Mengapa Media Barat (yang dikontrol oleh Yahudi, propaganda berkata) – yang berpendidikan tinggi dan pembela demokrasi – hanya menyalahkan Israel secara sepihak dan tidak menegur Hamas penyebab konflik dan korban warga sipilnya sendiri di dalam konflik Israel-Gaza ini? Siapakah sebenarnya orang-orang di balik konflik Israel- Hamas ini?
Mungkin JAWABANNYA ada di bawah laporan ini.

1. Selama konflik berlangsung, roket-roket Hamas ditemukan di dalam sekolah-sekolah PBB, yang disebut UNRWA. Dan roket-roket itu sengaja diluncurkan ke Israel dari gedung UNRWA – untuk menjadikan tempat itu target serangan balik Israel, bahkan memakai Rumah Sakit sebagai kantor Hamas dan peluncuran roket.

2. David Bedein, seorang wartawan senior, telah mempelajari bahwa ada hubungan incest (’pernikahan sesama keluarga-dekat’ untuk arti yang sama dengan kata “tindakan imoral”) antara UNRWA dan Hamas di dalam Jalur Gaza. [Seperti saya pernah tulis bahwa karyawan UNRWA adalah 90 % adalah anggota HAMAS]
David bercerita kepada Chris Mitchell, pemimpin kantor berita Timur Tengah untuk CBN News, “Agen kami telah memperingatkan pemerintah Amerika Serikat, pemerintah Kanada, Uni Eropa – dan mereka adalah pendukung utama dari UNRWA – bahwa ada traning militer dan senjata-senjata di dalam kamp (UNRWA) tersebut, dalam semua kamp-kamp di Gaza. Agen kami diabaikan sekalipun ada fakta-fakta.”
David Bedein penulis buku Jalanterhambat untuk Damai: Bagaimana PBB mengabaikan konflik Arab-Israel, (Roadblock to Peace: How the U.N. Perpetuates the Arab-Israeli Conflict). Buku bagus lainnya tentang PBB untuk dibaca “Tower of Babble, How the United Nations has fueled global chaos; Dore Gold. Penulis adalah pernah bertugas sebagai Duta Besar untuk the PBB.

3. Ron Dermer berkata bahwa pembuat-pembuat hukum pada Capitol Hill (di Washington D.C. bukan yang di Roma)* mulai membuat pertanyaan-pertanyaan, ”Bagaimana mereka (orang PBB) mengijinkan sekolah-sekolah mereka untuk ada digunakan sebagai depot-depot senjata? Ini semua adalah hal-hal yang serius yang dapat mengkorupsi seluruh sistem PBB yang seharusnya untuk ada melindungi warga-warga sipil, yang adalah seharusnya untuk ada menolong orang-orang tidak berdosa – tidak mengijinkan gedung-gedung mereka untuk ada digunakan sebagai infrastruktur militer bagi Hamas.” (garis bawah ditambahkan). “Pada dasarnya itu tidak dapat diterima dan semakin banyak orang yang mengajukan pertanyaan,” Dermer berkata. Ron Dermer adalah Ambasador Israel untuk Amerika Patung Lupercus menyusuiSerikat.

4. Suatu wawancara dengan seorang professor yang bertugas sebagai Investigator dari PBB, dengan muka malu professor kulit putih ini mengakui “double standard PBB atas Israel.

Pepatah dunia berkata, “Semua jalan menuju Roma” dan Firman YAHWEH berkata ”Nubuatan nabi Daniel harus tergenapi terlebih dahulu sebelum kiamat tiba” (Mat 24:15). Semakin banyak orang menduga dan berkesimpulan bahwa Organisasi PBB dan juga ICC hanyalah alat dari Penguasa Roma

*) Capitoline Hill (Latin: Collis Capitolinus; kata “Capitol” berasal) adalah satu dari tujuh bukit di Roma. Di Bukit Capitolinus telah berdiri patung perunggu Lupercus menyusui Romulus dan Remus tahun 296 BC. Lupercalia, hari raya bagi Lupercus, dirayakan pada tanggal 14-15 Febuari, sebelum dirubah menjadi Hari St. Valentine oleh Paus Gelasius.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya  tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

 

Agama Islam semakin menakutkan – khususnya bagi orang Islam sendiri!


Organisasi militan Sunni ISIS berparade di Irak membawa bendera JihadIrak: Islam Sunni ISIS: “Kami telah mengeksekusi 1700 tertara!”
Militan ISIS (the Islamic State of Iraq and the Syria / Pemerintahan Islam Irak dan Syria) yang sejak bulan Mai dikabarkan terpukul mundur dari Homs, Syria, sekarang memasuki Irak utara dan dalam situsnya (berbahasa Arab) mengklaim telah mengeksekusi 1700 tentara Shia Irak.
Laporan PBB mennyatakan: Konflik bersenjata antara Muslim Shia dengan Muslim Sunni di Irak telah menewaskan sedikitnya 1075 jiwa di bulan Juni (2014; periode tanggal 5 sampai 22); dua per tiga dari korban adalah rakyat jelata. Dan ratusan ribu telah mengungsi.
Musim panas tahun lalu sebuah kelompok militan Sunni menyerang rakyat kota Damaskus dengan senjata kimia menewaskan 1400 jiwa, banyak dari korban tersebut adalah anak-anak. USA, Perancis dan Inggris sebelumnya menuduh pemerintah Syria – yang meracuni rakyatnya sendiri.

ISIS telah terkenal kesadisannya di dalam menghukum ‘para pemberontak’ (bukan hanya Shia, tetapi juga sesama Sunni, yang tidak sepaham dengan agenda politik ISIS).Minggu ini ISIS telah menproklamasikan berdirinya kembali Negara Islam Khalifah (idenya mungkin sejenis PBB-nya negara Barat).

Pakistan. Sajjad Ahmed dan Muafia Bibi, pasangan suami-istri dieksekusi oleh keluarga pihak wanita
Mereka baru saja menikah seminggu lamanya, di depan banyak orang – oleh pihak keluarga pengantin wanita keduanya dala keadaan terikat lalu dieksekusi; Alasannya? Sederhana, sebab mantu pria bukanlah pilihan orang tuanya, kata ayah Muafia. Masyarakat berkumpul ketika para pihak pembunuh membawa keduanya ke halaman rumah. Beberapa orang berkata bahwa anak-anak haruslah ada disuruh pergi dahulu, tatapi ayah dari Muafia Bibi menyuruh mereka tinggal tetap dan menyaksikan, dan berkata: ”Mereka haruslah belajar apa yang akan terjadi pada mereka jika mereka menikah dengan seseorang dari pilihan mereka sendiri.” Muafia sudah berumur 17 tahun.
Kelompok-kelompok pembela HAM berkata hampir 900 wanita dibunuh atas nama “kehormatan keluarga” pada tahun 2013, namun angka yang asli dipercayai lebih tinggi. The Telegraph (29 Juni 2014).

Syria: Sembilan pria Muslim dihukum salib oleh kelompok Islam Sunni ISIS
Peristiwa terjadi di desa Al-Bab, dekat perbatasan Turki. Hanya satu yang tetap hidup, namun dalam kondisi kritis. Para Muslim yang tersalib ini adalah para militant Islam Sunni yang melawan President al Assad (Muslim Shia). Militan ISIS adalah satu dari banyak organisasi militant Islam Sunni yang masuk ke Syia untuk menggulingkan Assad. Di pertengahan 2013 telah terjadi perselisihan pendapat di antara kelompok militant Sunni sendiri. Itulah sebabnya secara umum mereka gagal menumbangkan Assad. Di Libia saat ini juga terjadi gencatan senjata diantara militan Sunni sendiri setelah mereka berhasil menggulingkan Kaddafi – karena bantuan NATO . The Telegraph. 29 Juni 2014

Referensi:

Sunni Islamists in Iraq: “We Executed 1700 Soldiers”
Children forced to watch as Pakistani couple who married for love were ‘murdered as an example’
Isis crucifies nine people in Syrian villages. Crucifixions have been meted out by Isis across Syria as punishment to rebels

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Irak: PM Maliki menuduh Arab Saudi dan Qatar men-tidak-stabilkan Irak


Dalam suatu wawancara dengan TV Perancis saluran France24, Perdana Menteri Irak, Nouri Maliki berkata bahwa Arab Saudi dan Qatar telah sejarah efektif menyatakan perang di Irak,

“Saya menuduh mereka menghasut dan mendorong gerakan-gerkan terrorist. Saya menuduh mereka mendukung mereka secara politik dan dalam media, mendukung mereka dengan uang dan membelikan senjata-senjata untuk mereka. Saya menuduh mereka memimpin perang terbuka melawan pemerintah Iraq.”

PM Maliki menyatakan juga bahwa tidak hanya Arab Saudi telah mendukung terrorism di negara-negara seperti Irak dan Syria, tetapi di seluruh dunia.

Diagram di kanan adalah Diagram Serangan Mingguan terrorist Sunni di Irak dari Septermber 2011 ke Maret 2012. 

“Mereka menyerangi Irak melalui Syria, dan dengan jalan langsung.” Misalnya memberi bantuan keuangan kepda para pejuang Sunni di provinsi Anbar, wilayah dimana pemerintah Irak kesusahan mengendalikannya.Diagram Serangan Terrorist Mingguan di Irak 2011 ke 2012

“Kami tidak berharap untuk memperlebar arena konfrontasi,” Mr. Maliki berkata. “Tetapi, kami mengatakan kepada negara-negara tersebut, berhati-hatilah, sebab pendukungan atas terrorism akan berbalik menyerang kalian.”

Irak sejak bebas dari pendudukan militer Amerika Serikat (AS) mengalami konflik berdarah dalam negeri, kelompok Sunni sangat sering melakukan bom bunuh diri atau ledakan bom mobil dan serangan mendadak di permukiman Muslim Shia. Tahun 2013, menurut laporan Persatuan Bangsa Bangsa (PBB), Iraq mengalami kematian tertinggi sejak tahun 2007, menurut PBB kekerasan di tahun 2013 saja telah membunuh 8,868 jiwa.

Minggu (Maret 2014) ini di kota Hilla  (selatan Bagdad) dikabarkan seorang pembom bunun diri Muslim Sunni meledakkan mobilnya yang penuh dengan bahan peledak, sedikitnya 34 meninggal ditempat dan 167 lainnya luka-luka. Sumber terbaru bilang 45 meninggal.  Peristiwa terjadi di titik pemeriksaan di sebuah jalan. Polisi yang telah mencurigai si pelaku menghentikan si pengendara mobil, namun militan Sunni ini meledakkan mobilnya. 50 mobil lainnya juga terbakar dengan para penumpangnya yang terjebak di dalamnya.
Daftar serangan terrorist di Irak dan global bisa di lihat di sini: Couse for Concern the List of Terrorist Attacks

Namun pihak Saudi menyatakan tuduhan Irak itu sebagai tidak bertanggung jawab,  “Nouri al-Maliki tahu baik sekali, lebih dari siapapun, posisi kerajaan jelas dan berkatagori melawan terrorism … secara lokal dan global.”

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Libanon: Saudi memberi 3 milyar dollar untuk memerangi Islam Shiah Hezbollah


President Libanon M Sleiman dan Pangeran Saudi Salman bin Abdul Aziz al-SaudPresident Libanon, Michel Sleiman, hari Minggu (29/12/2013) berkata bahwa Arab Saudi akan memberi 3 (tiga) millyar dollar Amerika untuk membeli senjata dari Perancis untuk menolong mendukung dan menguatkan tentara Libanon, France24 melaporkan.

Bantuan ini datang segera setelah ex-PM Libanon Muslim Sunni, Mohamed Chatah, terbunuh oleh ledakan bom mobil dua hari sebelumnya (Jumat) di pusat kota Beirut; 6 tewas dan belasan luka-luka dalam assasinasi yang diduga dilakukan oleh militant Islam Shia Hezbollah.

Sejak meletusnya perang sipil di Syria, president Assad (Muslim Shia) melawan para pemberontak Sunni  (al-Qaida termasuk), konflik senjata antara Hezbollah (kepanjangan tangan pemerintah Assad di Libanon) dengan kelompok radikal Sunni semakin memanas di Libanon.

Demontrasi di Syria, awalnya dikenal sebagai Jalan Arab, yang terjadi hampir tiga tahun lalu, telah berubah menjadi perang antar Islam, Shia melawan Sunni di Timur Tengah, 19 November kemarin, dua bom bunuh diri menyerang Kedutaan Iran di Beirut, menewaskan 25 orang.  Al-Qaida mengakui sebagai pihak pelaku dalam serangan tersebut.

Bacaan berkait:

Referensi:

 

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

President Obama dituduh melanggar ”Kejahatan Menentang Kemanusiaan (KMK)”


“Menurut koran El Watan,” Raymond Ibrahim menulis,  “sekelompok ahli hukum Mesir telah menyerahkan tuduhan komplen mereka ke Dewan Kriminal Internasional (DKI; the International Criminal Court, ICC),” isinya menyatakan bahwa president Amerika Serikat Barrack Hussein Obama telah melanggar hukum internasional  DKI/ ICC Artikel 7/1. Raymond Ibrahim adalah Konstibutor CBN News dan expert dalam masalah Islam dan Timur Tengah.

Spanduk besar Mesir Obama supports terrorismBerita menulis lampiran tuduhan  melawan Obama ini berkaitan keterlibatan bantuan president kepada organisasi Islam the Muslim Brotherhood, yang menghasut kekerasan secara luas di Mesir setelah dan sebelum Revolusi 30 Juni 2013.
Bersama dengan Obama, El Watan menulis, beberapa bekas anggota senior organisasi Islam di atas di antaanya:  Muhammad Badie, Mohamed al-Beltagy, Essam al-Erian, dan Safwat Hegazi juga ada pada daftar KMK tersebut. Organisasi ini dinyatakan terlarang secara hukum di Mesir baru-baru ini.

Penjabaran dari Artikel 7/1 ”Kejahatan-kejahatan menentang kemanusiaan” (KMK) / Crimes against humanity):  Fungsi tujuan Undang-undang ini, “kejahatan menentang kemanusiaan” berarti salah satu tindakan berikut ketika dilakukan sebagai bagian dari serangan yang menyebar atau serangan sistematis yang ditujukan terhadap penduduk sipil apapun, dengan pengetahuan tentang serangan: (terdaftar dari point a sampai k; kasarnya sebagai berikut)
a. Pembunuhan
b. Pemusnahan
c. Perbudakan
d. Pengusiran atau pentransferan paksa populasi
e. Pemenjaraan atau pengurangan berat lainnya  pada kebebasan yang bersifat badaniah dalam melanggar aturan-aturan dasar hukum internasional;
f. Penyiksaan
g. Pemerkosaan, perbudakan sexual, pelacuran paksa, kehamilan paksa, pensterilan paksa (baik wanita maupun pria), atau segala bentuk lain dari kekerasan sexual sejenisnya.
h. Penganiayaan melawan kelompok seperti etnis, budaya, agama, dsb.
i. Pelenyapan paksa pribadi-pribadi
j. Kejahatan apartheid (beda warna kulit)
k. Tindakan-tindakan tidak berkemanusiaan bersifat mirip secara sengaja menyebabkan penderitaan besar, atau cedera serius untuk tubuh atau kesehatan mental atau fisik.

Berikutnya, tuduhan ini melampirkan daftar – panjang – bagaimana kepemimpinan Muslim Brotherhood telah melanggar point-point di atas. Saya tuliskan sebagian: Obama mendukung terrorism di Mesir

  • Penganiayaan Agama dan Aparthied (h dan j)
    Pembakaran, perusakan dan perampokan 85 gedung gereja, yang diantaranya adalah kuno; pengibaran bendera-bendera jihad Islam (warna hitam dengan dua pedangnya) di atas gereja-gereja tersebut; tulisan-tulisan grafiti anti-Kristen pada tembok-tembok banyak gereja dan rumah Kristen Koptik.
  • Pembunuhan dan Penghapusan (a dan b)
    Gadis berusia 10  tahun ditembak mati saat keluar dari kelas Alkitab; pendeta muda Koptik ditembak mati di Sinai dan lainnya digorok lehernya: 4 Kristen dibantai oleh sekelompok Muslim di Luxor; menyerang upacara pernikahan di gereja yang mengakibatkan dua gadis (usia 8 dan 12 tahun) terbunuh oleh peluru-peluru; mengancam mati para Koptik secara terorganisasi atas nama Allah dan nama Islam jika para Koptik ikut berdemo melawan Morsi, dan menyebut nama Amerika, “Biarlah ini menjadi jelas sekali, Amerika tidaklah akan melindungi kalian. Jika akan, itu [Amerika] akanlah telah melindungi para Kristen Iraq (juga di Syria; tulis Ibrahim) ketika mereka ada disembelih!”
  • Deportasi, pemerasan, penculikan, dan abuse lainnya atas para Koptik (c, d, e, f, g dan i)
    Sejak Muslim Brotherhood mengecam Kristen Koptik secara terbuka, seluruh kota-kota dan desa-desa telah jadi kosong dengan orang-orang Kristen – contoh lebih dari 100 keluarga Kristen dari El Arish; di tempat lain, Dr Sherif Doss, aktivis Mesir berkata, ”Tetapi terburuk dari semuanya adalah 140 keluarga terusir dari rumah-rumah mereka, tidak hanya mereka dilempar keluar dari rumah-rumah mereka, toko-toko dan harta-harta benda mereka dirampoki dan dihancurkan… Jika Anda pergi dan melihat desa-desa tersebut, Anda akan terkejut – Itu layaknya seperti jika sebuah bom nuklir meletus di sana. Orang-orang dibakar dan rumah-rumah mereka dijarahi tanpa belas kasihan.”

Pendukung Muslim Brotherhood  menikuti ajaran Kuran Surah 9:29 membuat orang diluar Islam membayar payak kepada mereka atau mengalami penyiksaan barat: para isteri dan anak-anak Koptik dipukul atau diculik. Belum lama ini anak laki Kristen berusia 6 tahun dibunuh oleh penculiknya – setelah keluarga anak ini membayar uang pemerasan, Ibrahim menulis, dan menambahkan: Itulah sebabnya mengapa pada Revolusi 30 Juni 2013 orang-orang Mesir membawa spanduk-spanduk besar menyebut Obama untuk berhenti mendukung terrorism dan meminta rakyak Amerika untuk bangun dari tidur.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Pengadilan Mesir melarang semua ativitas Muslim Brotherhood


Hari ini, Senin, 23.9.2013, Pengadilan Kairo untuk Masalah-masalah Mendesak telah menyatakan bahwa Organisasi Muslim Brotherhood adalah gerakan Islam, bukan sebagai organisasi bukan-pemerintah (NGO) ataupun group-group assosiasi. Karenanya segala aktivitas dari kelompok gerakan Islam tersebut dinyatakan terlarang.

Pengadilan juga meminta pemerintah dalam negeri untuk membekukan semua bantuan keuangan dan aset-aset Muslim Brotherhood.

Gerakan Islam yang lahir di Mesir ini telah berusia 85 tahun, telah dinyatakan sebagai organisasi Islam terlarang oleh pemerintah Mesir sejak tahun 1954. Namun atas desakan beberapa pemimpin Barat  kepada President H. Mubarak atas nama demokrasi gerakan agama ini lahir kembali sebagai organisasi politik dan bukan keagamaan, bernama Partai Kebebasan dan Keadilan (PKK) di tahun 2011 dan mendapat dukungan keuangan dari pemerintah Qatar dan Amerika Serikat.

PKK memakai Jalan Arab untuk menggulingkan Mubarak, Juli 2013 Mohammad Morsi, salah satu orang penting PKK menggeser Mubarak. Belum setahun berkuasa, ‘wajah asli gerakan Islamnya’ nyata: Koptik Kristen ditekan, tokoh-tokoh media yang mengkritik Muslim Brotherhood dipenjarai, membubarkan semua petinggi militer yang menjabar di masa Mubarak dan memproklamasikan kota Yerusalem akan menjadi ibukota Mesir – rakyat Mesir menjuliki Morsi sebagai diktator baru; dua juta turun kejalan minta Firaun baru ini untuk turun.

Sejak Morsi diturunkan secara paksa oleh Jenderal Abdul Fattah al-Sisi, Juli 2013, tepat setahun Morsi memerintah, pemerintah telah menangkapi pentolan-pentolan Muslim Brotherhood, dan bahkan menutup ijin siaran Al-Jazeera TV Arab, milik pemerintah Qatar, karena baik pemerintah Qatar dan siaran TV yang terkenal ini jelas-jelasan membela Muslim Brotherhood.

Minggu lalu, dikabarkan bahwa Pemerintah Mesir mengembalikan bantuan dua milyar USD yang diberikan oleh pemerintah Qatar.

Pemerintah USA, Perancis dan Inggris semula menkritik pihak militer Mesir yang penggeseran Mohammad Morsi, namun setelah raja Arab Saudi menyatakan bahwa Muslim Brotherhood adalah gerakan terrorist, dan keamanan Mesir adalah berarti keamanan Saudi, ketika negara Barat tersebut jadi berdiam diri.

Mari kita lihat apa reaksi ketiga negara Barat ini atas berulangnya kembali larangan gerekan Islam Muslim Brotherhood hadir secara resmi di negara Mesir

Bacaan berkait:

 Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog