Australia: Lembaran Alkitab dan Kuran untuk rokok


Seorang mahasiwa hukum dari Queensland University of Technology  (QUT) di Brisbane, Australia merobek lembaran Alkitab dan Kuran, dan membakarnya sebagai kertas pembungkus tembakau pada hari Jumat 10 September, sehari sebelum peringatan ke sembilan peristiwa 11 September di New Work. Ia merekam perbuatan ini dalam video 12 menit, dapat dilihat di 3news.co.nz atau di WND.com.

Dari lembaran Alkitab ia merobek Yohanes 3:15 supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.

Dan dari Kuran ia merobek dari kalimat pembukaan Al-Mu’minun (Orang Percaya, surah 23): Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.

Ketika ia siap untuk merokok dari lembaran Kuran, ia berkata, “Itu kedengarannya seperti orang-orang yang menulis ini saat mereka hancur atau mabuk.” dan berlanjut, “Aku ingin tahu apa Muhammad akan pikir tentang ini. Apakah ini tidak senonoh? Apakah itu penghujatan? Apakah itu benar-benar penting?”

Dan setelah ia menghisap kedua “rokok” tersebut ia memberi nilai 7 dan 5 pada keduanya.

Wakil Penasehat universitasnya, Peter Coaldrake, memberikan pernyataan tentang klip video ini: “QUT tidak membenarkan perusakan barang-barang keagamaan. Ini merupakan pandangan pribadi dan tindakan dilakukan  dalam waktu orang itu sendiri.”

Komentar: Menarik untuk mengetahui reaksi orang Kristen dan Islam yang melihat perbuatan mahasiswa hukum ini. Akankah kita mencari orang ini dan memberinya hukuman?

Sebagai orang Kristen, saya percaya, kita orang Kristen tidak akan mengambil tindakan yang membahayakan diri dan jiwa pemuda ini. Sebab Yeshua sendiri berkata, bahwa Ia diutus Bapa-Nya untuk menyelamatkan manusia – yang bersedia percaya kepada misi-Nya di dunia – supaya mereka tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal (Yohanes 3:16-17).

Dan pada ayat 18 dan 19 jelas tertulis bahwa hukuman adalah bukanlah tanggung jawab umat percaya, tapi Yeshua sendiri, seperti tertulis: Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Elohim.
Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat.  (Yoh 3:18-19)

Pada ayat ke 36 Yeshua berkata tentang upah mereka yang menolak diri-Nya: ia tidak akan melihat hidup [artinya: tidak akan menikmati kehidupan kekal di Sorga], melainkan murka Elohim tetap ada di atasnya.”

Tugas kita, sebagai orang percaya, ialah berdoa bagi pemuda ini agar ia beroleh hikmat dan pengetahuan untuk mengerti firman Bapa Sorgawi yang telah menjelma menjadi manusia, Yeshua Ha Mashiah. Dan tetap memberitakan kebenaran Alkitab. 

“Bapa Sorgawi, kiranya Engkau mengutus Roh Kudus-Mu untuk mengajar pemuda Australia ini untuk mengerti firman-Mu. Ampunilah kesalahannya sebab ia tidak tahu apa yan ia telah perbuat. Anugerahkanlah kepadanya takut akan Engkau sehingga ia dapat mengerti akan hikmat-Mu yang lebih tinggi dari langit dan lebih dalam dari samudera dan lebih lebar dari bumi.” Dalam nama Yeshua Ha Mashiah. Amin!

Pernah baca buku Shocked by the Bible ini? Penulisnya menyatakan: Many Christians already understand that part of their reward is eternal life, and yes, Scripture indeed confirms that numerous times. But the Bible goes far beyond just saying believers will be alive forever.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog
Iklan

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: