FIFA: Palestina mencoba megeluarkan Israel dari Olympiade Sepak bola di Brasilia


Orang Palestina bermain sepak bola di West BankKejuaran Olympiade Sepok bola tahun 2016 di Brasilia semakin dekat, dan Pemerintah Palestina melalui Asosiasi Sepak Bola Palestina (Palestinian Football Association; ASP/ PFA) semakin gencar melobi ke FIFA untuk melarang team sepak bola Israel bermain di Brasilia.
Jibril Rajoub, pemimpin ASP / PFA ini beralasan bahwa: para pemainnya susah bergerak antara wilayah Teluk Gaza dengan West Bank karena peraturan perbatasan yang dikeluarkan oleh pemerintah Israel.
Rotem Kemer, pemimpin Asosiasi Sepak bola Israel (ASI), mengkomentari alasan Jibril tersebut sebagai masalah baru, ”ASP sudah melakukan itu lebih dari dua tahun,” dan ”kebebasan keluar masuk Israel bagi para pemain Palestina sudah banyak kemajuan,” tambahan, ”Tidak ada kebijakan FIFA dan UEFA untuk mencampuri politik dan olah raga. Kami melakuan yang terbaik demi menolong assosiasi Palestina. Kami beusaha membuat hal-hal lebih mudah untuk mereka.”

Bacaan berkait:

Stephen M. Flatow, mempertanyakan motif dari Pemerintah Palestina di atas, ia mendaftarkan kenyataan bahwa kejuaran-kejuaran sepak bola di lingkungan orang Palestina sangat erat kaitannya dengan terroisme atau aksi jihad terhadap negara dan bangsa Israel, ia memberi sedikit contoh.
Stephen menulis: ”Satu kali mengunjungi situs Palestinian Media Watch menyediakan cukup bukti pemanipulasian sepak bola Penguasa Palestina (Palestinian Authority/ PA) untuk mempromosikan terror. Berikut ini hanyalah sedikit contoh dari wilayah yang dikontrol Penguasa Palestina dalam beberapa tahun ini”:

  • Di kota Qaffin, sebuah team sepak bola dinamai ”Martyr Ziyad Da’as.” Pemuda ini adalah penolong dari otak pembantaian Hadera bat Mitzvah tahun 2002 yang menewaskan 6 jiwa, termasuk pemimpin band Afrika-Amerika, Aharon Ellis.
  • Suatu pertandingan sepak bola di kota Tzurif diawali dengan hening sejenak menghormati Khalil al-Wasir, lebih dikenal sebagai Abu Jihad, seorang pemimpin terrorist. Ia menolong perencanaan penyerangan pantai Tel Aviv 1978, dimana Gail Rubin, keponakan perempuan dari senator AS, dan 37 penumpang bus lainnya mati terbantai.
  • Klub Hila al-Quds melakukan sebuah turnament menamainya Dalal Mugrahbi, pemimpin penyerangan 1978. “Kejuaran (Sepak bola) Dalal Mugrahbi” berlangsung 12 tahun.
  • Pusat remaja Al-Amari membuat turnamen sepak bolanya dengan nama “Turnamen Martir Wafa Idris Terhormat.” Wafa Idris adalah perempuan Palestina pertama pelaku bom bunuh diri. Bermain sepak bola di depan Mesjid Al-Aqsa Israel

Katanya sedikit, tetapi masih ada tiga lagi, 2-3 contoh sudah meneguhkan, dan 7 contoh bukti yang tidak bisa disangkal.

  • Di kota Bethlehem, kantor utama Pelayanan Keamanan Pemerintah Palestina menamai turnamen sepak bolanya ”Turnamen Sepak bola Martir Abdallah Daoud.” “Ironisnya,” Stefen berkata, “Daoud adalah satu dari para terrorist yang merebut Gereja Nativity di Bethlehem di tahun 2002, merusak gedung tersebut dan memakainya sebagai perisai untuk menghindari penangkapan dari (badan keamanan) Israel.
  • 18 team dari wilayahTulkarm terlibat dalam sebuah “Turnamen Sepak bola Para Martir dan Para Narapidana” pada Sekolah Tinggi Irtah. Semua team tersebut dinamai dengan nama-nama para “martir” Palestina.
  • Di kota Fara’a, ada sebuah lapangan sepak bola dinamai Salah Khalaf, atau Aby Iyad, pemimpin dari gang “September Hitam” yang menculik dan membunuh para anggota Olympiade Israel di Munich Jerman tahun 1972. Dan dibalas segera oleh Israel dengan Operasi Wrath of God.

Stephen mengkritik alasan yang dibuat pemimpin ASP, ia berargumen bahwa ijin keluar masuk wilayah Israel dari Gaza ke West Bank, atau sebaliknya, bagi team sepak bola Palestina jelas diperlukan, “tentu saja, batas-batas untuk masuk adalah karena orang-orang Palestina menyalah gunakan jalan masuk itu untuk melakukan terrorisme di Israel. Tetapi tidak seorang pun menyatakannya.”
“Seperti semua badan-badan olah raga internasional, assosiasi sepak bola FIFA mencari untuk mempromosikan para panutan olah ragawan yang baik dan pantas bagi anak-anak. Karenanya, apakah seorang pembom bunuh diri sebuah panutan olah ragawan yang baik dan pantas bagi anak-anak? Dan mengapa mereka yang memuliakan para pembunuh – termasuk para pembunuh para atlit Amerika dan Israel – ada diijinkan tetap tinggal di FIFA?” Stephen berkata.
Stephen M. Flatow, seorang Pengacara di New Jersey, Amerika Serikat. Ia adalah ayah dari Alisa Flatow, yang terbunuh dalam sebuah serangan terrorist Palestina di tahun 1955.

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Iklan

Hamas kembali melanggar perjanjian gencatan senjata


berbagai jenis roket Hamas dan jangkauannyaSelasa malam konflik senjata Israel melawan Hamas meletus kembali, serangan roket-roket Hamas ke Israel dibalas dengan serangan udara Israel ke poket-poket ruang operasi dan fasilitas pembuatan persenjataan Hamas.

Konflik Israel-Hamas 2014 ini berlanjut setelelah kira-kira delapan jam sebelum akhir dari waktu gencatan senjata yang diprakasai oleh negara Mesir itu dilanggar ole Hamas dengan meluncurkan 7 roket ke kota Ashdod dan Ashkelon bahkan sejauh kota metropolitan Tel Aviv, kota kedua terpenting di Israel. Ini merupakan kedua kalinya Hamas telah melanggar perjanjian gencatan senjata selama periode dua bulan koflik ini.

Tindakan Hamas ini dibalas oleh pemerintah Israel dengan memanggil pulang para delegasi perdamaiannya dari Mesir dan membalas balik, khususnya mentargetkan pemimpin Hamas Mohammed Deif, kepala komando militer Hamas. Deif bertanggung jawab atas belasan korban jiwa dari rangkain bom bunuh diri tahun 1996, dan ia orang teratas yang sedang diburu oleh Israel. Pihak Gaza melaporkan isteri dan anak dari Deif tewas pada serangan Israel tersebut namun tidak menyebutkan kondisi Deif.

Menurut pihak Israel, Selasa pagi ini (waktu setempat) Hamas telah meluncurkan sekitar 50 roket pada Selasa malam dan 20 buah pada Rabu pagi.

Tuntutan kedua belah pihak. Hamas menuntut pelabuhan di Laut Mediterranian dan ”zone memancing” serta dibukanya kembali gerbang antara Mesir dengan Gaza (yang ditutup Mesir sejak Morshi ditangkap). Sebaliknya Israel menuntut Hamas untuk menyerahkan semua senjata mereka. Selama gencatan senjata yang kedua ini, pemerintah Israel telah mengijinkan warga Gaza kembali menangkap ikan di laut, namun tidak memberi ijin pemakain pelabuhan sebab pemerintah Israel takut pelabuhan tersebut dapat dipakai untuk pengapalan senjata-senjata, seperti telah terjadi sebelumnya.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Hamas memaksa penduduk Gaza tinggal di rumah sebagai perisai manusia


Hamas memaksa orang-orang Gaza tinggal di rumah sebagai perisai manusiaPerang Israel-Hamas telah memasuki hari ke 10 (dihitung setelah Israel membalas menyerang), dan dihari keempat sudah lebih 2000 roket dan missil telah diluncurkan Hamas ke Israel dan Israel telah menyerang lebih dari 500 target.
Situs IsraelToday pada laporannya (11 July 2014) menulis bahwa pemimpin Hamas telah memerintahkan para penduduk Gaza untuk mengabaikan peringatan-peringatan Israel datangnya serangan udara dan tetap tinggal di rumah-rumah mereka sebagai perisai-perisai manusia.
Perang antara Israel dengan organisasi Hamas, yang mengontrol wilayah Jalur Gaza, muncul kembali pada hari Selasa, setelah puluhan roket diluncurkan oleh Hamas pada hari Senin ke kota-kota perbatasan rumah warga sipil Israel.
Israel secara konsisten dan terus menerus memperingatkan orang-orang Gaza sebelum serangan tiba untuk meninggalkan tempat-tempat yang dipakai oleh Hamas sebagai peluncuran roket, tempat beroperasi, penyimpanan senjata dan juga rumah-rumah tinggal para pemimpin Hamas.
Perintah yang dikeluarkan oleh Menteri Dalam Negeri Hamas ini datang dalam bentuk jangan ”bekerja sama” dengan Israel melalui menggambil perhatian peringatan Israel untuk keluar dari sasaran target serangan udara . Dengan kata lain, bagi mereka yang melarikan diri dari tempat target sasaran serangan akan dilabekan sebagai para penghianat dan karenanya akan menghadapi hukuman lebih buruk dari serangan Israel.
Hamas telah bertahun-tahun memakai taktik kotor di atas di dalam berperang melawan Israel, secara sengaja melepaskan roket-roket dari tempat-tempat penduduk sipil berada, seperti sekolah dan rumah-rumah penduduk dengan harapan jika Israel membalas serangan di tempat yang sama maka warga sipillah yang akan terbunuh – dengan tujuan memakai serangan Israel tersebut sebagai bumerang bagi Israel sendiri – sehingga media internasional bisa menuduh Israel.

Seperti kita tahu kebohongan tidak bisa bertahan lama, video ini jelas merekam kejahatan Hamas memaksa anak-anak Palestina sebagai perisai manusia mereka: When Hamas Puts Civilians in the Line of Fire.
Lucy  Aharish dari i24news bersama jurnalis Arab Maysoon Al-Qasmi Namun tahun-tahun belakangan ini Israel memiliki satelit yang semakin baik, sehingga bisa melihat kondisi target dengan baik, dan bisa menunggu atau menunda serangan jika target terdapat wanita atau anak-anak.

Lucy Aharish, wartawati Arab dari i24news, mengadakan video komunikasi dengan dua rekan jurnalis Arabnya, Alla tinggal di Gaza dan satunya lagi Maysoon Al-Qasmi tinggal di Hebron, Israel.
Lucy mempertanyakan Alla yang menuding Israel dalam jatuhnya korban warga sipil di Gaza, ”Anda tahu itu bahwa Hamas sedang bermain sebuah PR game pada pengorbanan orang-orang yang hidup di Gaza … Dimana Anda, dimana orang-orang, dimana para jurnalis [yang perlu untuk] mengatakan kepada Hamas dan ke Islamic Jihad untuk berhenti?” dan menambahkan, ”Kalian tidak melakukan apa-apa melawan orang-orang yang melukai kalian di dalam Jalur Gaza.”
Dan kepaa Maysoon yang melabelkan Israel ”menghukum warga sipil,” Lucy balik bertanya: ”Apakah kamu dapatkan itu normal bahwa para terrorist bersembunyi dibawah rumah-rumah warga sipil dan melalui itu melukai orang-orang yang mereka mencoba untuk melindungi … Kita adalah orang-orang cerdas, kita tahu bahwa missil-missil ini ada di halaman belakang warga sipil dan orang-orang yang tidak bersalah … saya tidak mengerti mengapa orang menaruh missil di rumah keluarga Palestina dengan anak-anak dan wanita … terangkan itu, ini sesuatu yang tidak saya mengerti, ” Lucy bertanya dengan nada panas.
Ibrahim Khraishi Ambasador Palesitna untuk Dewan HAM PBBSumber yang sama melaporkan (14 July 2014) bahwa Pemerintah Palestian di West Bank yang mencoba menarik pemerintah Israel ke meja Organisasi Pengadilan Kriminal Internasional (the International Criminal Court/ ICC), yang berkantor di Den Haag, Belanda mengakui bahwa Hamas terlibat di dalam kriminal-kriminal perang, ”Missil-missil yang sekarang ada diluncurkan melawan Israel, tiap dan setiap missil tergolong kriminal melawan kemanusian, entah itu mencapai target atau tidak, sebab itu diarahkan pada sasaran-sasaran warga sipil,” Ibrahim Khraishi, Ambasador Palesitna untuk Dewan HAM PBB berkata pada TV Pemerintah Palestina.
Mr. Khraishi juga berkata, ”Banyak masyarakat kami di Gaza muncul di TV dan berkata bahwa orang-orang Israel telah memperingatkan mereka untuk meninggalkan rumah-rumah mereka sebelum menyerang. Dalam kasus sedemikian, jika seorang terbunuh, hukum menghitung itu sebagai kesalahan bukan tujuan membunuh sebab [orang-orang Isreal; ini dari sumber aslinya] mengikuti prosedur-prosedur yang legal.”
Pada pesannya yang sama pemimpin Palestiana WB ini melabelkan Israel telah melakukan tindak kriminal sehubungan dengan tanah penghuni dan pos-pos pemeriksaan.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Kebenaran tentang serangan udara Israel ke Hamas di Jalur Gaza


Kapten Dan Gordon Tentara Pertahanan Israel Unit Jurubicara MiliterKapten Dan Gordon menerangkan TPI (Tentara Pertahanan Israel atau IDF) pergi untuk melindungi rakyat dari musuh-musuhnya.
Keterangan lengkapnya silahkan lihat pada sumber aslinya, tersedia di bawah.
Saya seorang tentara sipil. Itu berarti kebanyakan dari hidupku saya hidup di luar baju seragam (militer), berjalan tidak di jalur partai siapapun, tidak mengikuti perintah siapapun atau bahkan berbicara hal-hal tertentu, tetapi dari diri sendiri. Sebelas bulan dari setahun saya memakai jeans dan T-shirt atau celana pendek dan sandal jepit, seorang pribadi yang paling tidak nampak seperti orang militer pada permukaan bumi. Saya dapat bebas dari terlihat kotor sebab saya seorang penulis. [Jika Anda pernah tinggal di negara Barat dan pernah ke Israel, maka Anda akan mengerti betapa demokrasinya negara Israel]
Saya telah bekerja di media lebih dari 40 tahun – segala sesuatu dari film-film yang akan datang sampai para karyawan pembawa berita, beberapa dari pekerjaan tersebut di Timur Tengah.
Kapten Gorden bercerita tentang seorang wartawan yang sedang meliput kejadian di Jalur Gaza – seorang balita kedapatan tewas.
Saya menonton sebuah jaringan koresponden, melaporkan dari Gaza. Dia melihat ke dalam kamera. Ia nampak khawatir, empati, muram bahkan sedih. Tidak cukup untuk ada cengeng, tidak cukup menarik dan itu tidak akan berpengaruh baik kepada penontonnya yang ingin untuk ada, jika tidak dihibur, penting untuk mengklikkan lidah mereka (“cek, cek cek”), tetapi tidak cukup untuk menjadi kecewa. Laporan perlu memperkuat keyakinan … sehinga mereka (penonton) dapat merasa …
Tetapi ia memerlukan element lainnya untuk memastikan bahwa ia menggait dan menangkap mereka, sehingga mereka tidak mencari-cari channel (lainnya).
Ia memerlukan darah
Ada dikatakan dalam pemberitaan berita, yang mana disebutkan, pertunjukkan bisnis, “jika itu berdarah, itu mengarah.”
Dan tidak ada sesuatu memimpin seperti kematian balita tersebut.
Bagaimana itu dapat?
Siapa dapat berpaling dari itu?
Entah balita tersebut tertinggal di dalam mobil terpanggang mati (kepanasan) oleh ayahnya yang memiliki affair internet, bayi kelaparan di Dunia Ketiga, atau, dalam hal ini, sungguh kematian tragis seorang anak Palestina terbunuh di dalam serangan udara Israel pada rumah seorang dikenal sebagai terrorist, jika itu berdarah , itu mengarah.
Ia menjadi muram, dan sedih, sementara mata melihat langsung ke kamera dan berbicara jujur: ”Tidak ada hal seperti layaknya sebuah serangan udara bersifat bedah.”
Saya seorang profesional, dan pria ini baik. Orang ini mendekati sempurna. Pria ini meneruskan bicaranya tentang kenyataan bahwa Israel telah menyerang rumah “tersangka terorrist.”
Kemudian kami melihat rekaman penguburan anak tersebut, tangisan kedua orangtuannya, para tetangganya sanak famili dan teman-teman yang terbakar marah;
Ijinkan saya, jika Anda berkehendak, sedikit komentar dan sedikit hubungan yang pembaca mungkin dapat tertarik.
Pertama, tidak seorangpun perlu mendidik saya, … Putra saya terbunuh pada usia 22 tahun, Hatiku, dan sampai hari ini saya tidak dapat berbicara tentang hal itu. Itu adalah kesakitan yang tidak pernah pergi, sebuah luka yang tak tersembuhkan, suatu kehilangan seisi dunia. Saya tidak perlu dilatih di dalam wajah murah pada hal satu ini.

Tetapi biarkan saya bercerita kepada kalian apa yang Tentara Pertahanan Israel telah lakukan dalam perang ini berbuat sebisa manusia mungkin lakukan untuk menghindari hilangnya jiwa yang tidak bersalah, untuk mencegah kematian anak yang malang yang siapa jaringan koresponden nampaknya begitu prihatin, dan setiap ibu, anak-anak dan orang yang tidak bertempur lainnya di Gaza.
Sebelum menargetkan daerah dimanapun kami menurunkan selebaran-selebaran (dari udara). Para selebaran itu dalam bahasa Arab, dan selebaran itu memperingatkan warga sejumlah hal.

  • Jika mereka tinggal di dekat penyelundupan atau teror terowongan Hamas (yang telah digali untuk pergi di bawah memasuki perbatasan Israel dan melaksanakan serangan teroris terhadap pasukan Israel atau sipil), mereka diperingatkan untuk meninggalkan segera, karena terowongan itu akan menjadi target serangan udara.
  • Jika mereka tinggal dengan atau di samping kegiatan Hamas yang mereka kenali, mereka diperingatkan untuk segera meninggalkan karena rumah operasi akan menjadi target serangan udara Israel.
  • Jika mereka tinggal di sisi peluncuran rudal atau fasilitas penyimpanan roket (yang banyak dilakukan karena Hamas menyembunyikan roket-roket tersebut dan bekerja di antara populasi masyarakat, yang diakui sebagai kejahatan perang di bawah hukum internasional), mereka diperingatkan untuk segera meninggalkan karena itu akan menjadi target serangan udara Israel.

Sekarang (perhatikan), ada sejumlah pasukan Barat yang telah menjatuhkan selebaran-selebaran sejenis di kampanye serupa selama bertahun-tahun. Tetapi di sini saya yakin, hanya militer Israel yang melakukan itu. Kami memiliki seluruh unit yang tujuan utamanya adalah untuk memanggil para orang Gaza pada telpon-telpon genggam mereka (ya, kami memiliki nomor-nomor mereka) dan memperingatkan mereka dalam bahasa Arab untuk meninggalkan tenpat segera karena kami akan segera menyerang rumah, terowongan, , tempat fasilitas peluncuran atau penyimpanan (roket atau missil) tersebit.
Biarkan saya ucapkan kembali: KAMI MENELPON MEREKA DAN MEMPERINGATKAN MEREKA UNTUK MENINGGALKAN TEMPAT SEBELUM TANDA OK DIBERIKAN SEBELUM MENYERANG!
Kemudian, seolah-olah itu tidak cukup, kami bahkan telah menjatuhkan batu-batu petasan (flares) pada rumah yang akan diserang untuk menunjukkan bahwa serangan sudah dekat dan penduduknya masih memiliki kesempatan untuk meninggalkan.
Dan apa yang Hamas lakukan?
Apakah mereka memiliki unit pertahanan sipil yang berdiri siap untuk mengevakuasi orang-orang mereka sebelum serangan udara Israel yang akan datang?
Tidak. Mereka memberitahu orang-orang mereka untuk tetap dalam rumah, untuk menjadi perisai-perisai manusia untuk melindungi – yang mereka sebut – para pejuang mereka, yang bersembunyi di balik istrinya dan anak-anaknya sendiri, atau senjata mereka, mereka mempersiapkan untuk mengorbankan orang-orang mereka sendiri untuk memiliki beberapa putaran lebih untuk menyalakan (roket) pada warga sipil Yahudi.

Jadi apa pilihan yang ditawarkan ke Israel dalam peristiwa ini
a. jangan lakukan apa-apa dan biarkan mereka membunuh orang-orang sipil Anda, atau
b. lakukan segala sesuatu Anda secara manusia sedapat mungkin untuk mencegah hilangnya jiwa-jiwa yang tidak bersalah, tetapi pada akhir hari, lakukan sebuah kekuatan bersenjata yang telah dibentuk untuk melakukannya: mencegah para sipil Anda … tidak para tentara Anda, mengingatkan Anda, sebab umumnya Hamas tidak menyerang para tentara kami, tetapi para wanita Anda, anak-anak Anda , orang-orang tua dan bayi-bayi Anda.

Seorang pria dengan nama Abu Odeh , juru bicara Hamas, pernah sekali ditanya oleh seorang wartawan apa perbedaan antara Hamas dan al-Qaeda adalah.
Dari Abu Odeg marah. Bagaimana bisa reporter ini membandingkan Hamas ke al-Qaida?
“Yah,” kata wartawan, dalam ketulusan dan penuh keberanian, “Anda berdua mentargetkan warga sipil, Apakah Anda tidak?”
“Tidak sama sekali!” Abu Odeh menyatakan dengan kegeramannya sendiri, Kami tidak pernah mentargetkan warga sipil! Kami hanya mentargetkan orang-orang Yahudi.”
Hari ini menemukan dirinya sendiri berkompetisi dengan al-Qaida, Islam Jihad dan ISIS untuk trend terrorist jalanan.
Kolonel Richard Kemp, bekas petugas tentara Britania dan komando untuk para tentara NATO di Afganistan, dan bukan seorang Yahudi, terakhir saya bertemu, ia telah bekata bahwa tidak ada angkatan darat di dalam sejarah perang pernah melakukan sebanyak TPI (The IDF) telah lakukan untuk menghindari dan mencegah hilangnya jiwa-jiwa manusia yang tidak bersalah.

Jumlah korban jiwa Konflik Israel-Hamas Juli 2014.
Mengkonfirmasi perkataan Kolonel tersebut. Ketika AS membom Bosnia dan Kosovo, tewasnya warga sipil dibanding tewasnya orang yang bertempur adalah tiga ke empat banding satu. Pada medan perang Falujah, korban jiwa warga sipil dibanding orang yang bertempur adalah lebih tinggi lagi.
Menurut angka-angka dari orang Palestina yang belum diverifikasi, adalah 172 Palestina telah tewas; 35 masih anak-anak dan 25 adalah perempuan.
Itulah rasio kurang dari satu untuk satu. Bagaimanapun masih mengerikan, tapi bukan karena Israel tidak melakukan apapun untuk menghindari hilangnya nyawa warga sipil.
Orang Israel belum ada yang tewas sejauh ini – meskipun bukan karena Hamas belum mencoba terbaik mereka. Anda harus memberi mereka kredit di mana kredit harus diberikan.
Mereka (orang Hamas) telah meluncurkan kira-kira 1.000 roket ke Israel dalam putaran pertempuran terbaru, hampir semua dari roket tersebut secara eksklusif menembaki sasaran warga sipil.

[Namun mengapa media internasional – yang gossip mengatakan itu dikontrol orang Yahudi – selalu menyudutkan Israel? Lebih masuk akal bahwa media dikontrol oleh para Jesuit-Gereja Roma Katolik, bukan? sebab sekalipun “Barat” mencap Hamas sebagai organisasi Terorrist, namun lebih dari 80% bantuan keuangan untuk Hamas datang dari Uni Eropa melalui UNRWA (cabang dari PBB/UN) – yang 95% pegawainya adalah anggota Hamas]

Saya telah di bawah roket-roket tersebut lebih dari selusin dan bisa bersaksi untuk tiga hal:
1) Systim asti-missil Iron Dome Israel (nama senjata anti-roket dan missil) berfungsi. Suksesnya melebihi dari 90 persen. Tetapi tetap meninggalkan ratusan roket lewat sasaran, semua itu ditujukan pada pusat-pusat tempat tinggal warga sipil.
2. Israel memiliki sistem pertahanan sipil, dengan tempat-tempat perlindungan setiap 50 meter di kota-kota kecil perbatasan yang mendapat luncuran roket paling banyak, dan

Front rumah disiplin, yang tidak panik dan telah mengikuti langkah-langkah pertahanan sipil yang telah menyelamatkan banyak nyawa.
Apa yang Hamas telah lakukan untuk menyelamatkan orang-orang mereka sendiri? Mereka telah mengatakan kepada warganya untuk mengabaikan peringatan Israel untuk meninggalkan dan bahkan memerintahkan mereka untuk menjadi perisai-perisai manusia, dan merek telah menginvestasi ratusan juta (uang dari bantuan negara Barat) dalam menemukan cara-cara untuk membunuh masyarakat kami dan hampir sama sekali tidak menyelamatkan warga mereka sendiri.

Tidak, tidak ada hal seperti serangan udara yang bersifat bedah. Tapi tidak untuk kurangnya kami mencoba. Mengutip pernyataan Golda Meir, saya percaya damai akhirya akan datang ketika para musuh kami ingin anak-anak mereka sendiri hidup lebih dari mereka ingin anak-anak kami untuk meninggal. Sayangnya hal itu tidak akan datang dalam waktu yang dekat.
Dan Gordon adalah pemenang penghargaan penulis skenario gambar-gambar bergerak seperti “The Hurricane” yang dibintangi oleh Denzel Washington. Selain itu ia menjabat sebagai kapten di Unit juru bicara militer IDF (Res).

Bacaan berkait:

Note: Dan Gordon is an award-winning screenwriter of such motion pictures as “The Hurricane” starring Denzel Washington. In addition he serves as a captain in the IDF (Res) Military Spokesperson Unit.

Referensi:The truth about Israel’s airstrikes on Hamas; Exclusive: Dan Gordon explains lengths IDF goes to protect enemies’ civilians

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Konflik bersenjata negara Israel dengan militan Hamas mulai lagi


Roket import Hamas lawan Iron Dome IsraelSaling serang terjadi lagi antara tentara Israel dengan militan Hamas. Hamas meluncurkan roket-roket missil importnya dari Gaza ke Israel dan Israel membalas dengan serangan udaranya. Ini berarti mengakhiri Gencatan senjata Israel-Hamas yang diprakasai oleh Mesir di tahun 2012.
Konflik kali ini meletus setelah tiga remaja pria Yahudi, diculik lalu dibunuh – dan Hamas memuji para pelakunya, bahkan mengancam Israel: ”akan membuka gerbang-gerbang Neraka” jika Israel mengusir para pemimpin Hamas dari West Bank ke Gaza. Satu dari tiga korban penculikan tersebut adalah warga negara Amerika Serikat.
Seminggu setelah ketiga mayat ditemukan, pemerintah Israel memerintahkan menangkapi para pelaku pembunuhan tersebut. Seorang remaja Palestina ditembak mati saat penggerebekan karena ia melempari granat ke para petugas. Sekelompok remaja Yahudi balas menculik dan membunuh remaja Palestina. Pemerintah Israel telah menahan semua enam tersangka yang terlibat dalam pembunuhan remaja Palestina tersebut, dan para Rabbi juga mengutuki aksi main hakim sendiri, berkata ”Bagaimana dapat seorang yang percaya Torah membunuh seorang yang tidak bersalah?” – namun orang-orang Palestina tidak puas dan turun kejalan.

Tentara Pertahanan Israel (TPI; Israel Defend Force /IDF) mengatakan Hamas telah meluncurkan sedikitnya 225 roket missil terhitung sejak Senin malam (7 Juli). Roket-roket tersebut diarahkan ke berbagai kota di selatan Israel, dan kota penting seperti Yerusalem, Tel Aviv dan Haiva. Dua komplek militer Israel juga terkena serangan. Beberapa roket berhasil di hancurkan di udara dengan teknologi militer Israel yang disebut Iron Dome. Tiga roket telah jatuh ke kota Yerusalem, kota yang dianggap suci bagi empat agama monotheisme (Yahudi, Kristianiti, Katolik dan Islam). Itu bukanlah serangan roket pertama Hamas ke kota suci Yerusalem, tahun lalu itu juga terjadi.

Tentara Israel sedang beroperasi”Kita tidak akan mengijinkan peluncuran roket melawan kota-kota dan desa-desa kita, dan karenanya saya memerintahkan sejumlah besar operasi-operasi TPI /IDF) melawan para terrorist Hamas dan kelompok-kelompok lainnya di Jalur Gaza,” Perdana Menteri Israel meresponi serangan Hamas tersebut.
Senin malamnya, Israel membalas serangan Hamas dengan 160 serangan pada kantong-kantong pertahanan Hamas dan terowongan untuk (penyelundupan) bawah tanah di dekat Rafah, media Israel berkata. Media Palestina melaporkan Hafez Hamed, pemimpin komando Jihad Hamas dan lima lainnya telah tewas dalam serangan balasan Israel tersebut. Media Hamas memuat foto-foto anak-anak yang terluka atas serangan Israel tersebut – namun BBC menyatakan kebanyakan dari foto-foto tersebut tidak benar: ”beberapa foto kejadian sekarang di Gaza, sebagian foto lama bahkan mundur ke tahun 2009 dan sebagian lainnya dari konflik di Syria dan Iraq.”
PM Israel, Benjamin Netanyahu, dalam pernyataannya di hari Selasa berkata, ”Hamas memilih bentokan dan akan membayar harga yang mahal untuk itu. Lebih lanjut PM berkata ”para terrorist Hamas sengaja bersembunyi dibalik rakyat Palestina, dan karena itu (mereka) bertanggung jawab atas luka-luka kecelakaan.”

Sering kali Hamas memakai pemimpin negara-negara Arab untuk berbicara di forum internasional menekan Israel untuk melakukan gencatan senjata ketika Israel balas menyerang atau Hamas sudah hampir kalah. Namun belakangan ini pihak Arab Saudi dan Mesir tidak memperdulikan permohonan Hamas, bahkan kedua negara ini telah secara resmi melabelkan pemerintahan Hamas di Gaza sebagai pemerintahan terrorist. Mesir tahun lalu setelah memenjarakan Muhammad Morsi, president Mesir yang berasal dari Islam the Muslim Brotherhood (ibu dari para organisasi jihad) tentara Mesir langsung dikerahkan ke wilayah Sinai untuk menghancurkan terowongan-terowongan bawah tanah Hamas dan membinasakan para aktivisnya.
Simpati terhadap Hamas telah lama hilang dari hati banyak orang Arab Palestina. Bahkan di bulan pada konflik yang baru ini dua Arab Palestina Muslim secara terang-terangan mendukung Israel dan mencela pemimpin Palestina. Ali Shaban, seorang Arab Muslim yang tinggal di Israel menulis surat kepada PM Israel, ”jika negara Israel ingin damai, haruslah mencabut kekuatan para kelompok terror yang sedang mengontrol populasi orang Palestina…” militant Hamas
Di Facebooknya Ali menulis: ”Mengapa Anda (Netanyahu) menunggu? … Kuasai Gaza. Kuasai West Bank. Tumbangkan Hamas dan Fatah. Tegakkan dan dukung kemempinan baru untuk rakyat Palestina, seorang pemimpin yang mencari damai dan sebuah kehidupan yang lebih baik untuk kita semua.” Pada interview di Channel 10 ia ditanya tentang pernyataannya yang tidak umum tersebut – membela Israel.
Ali menjawab bahwa selama ia dalam tugas ketentaraan di TPI /IDF di berbagai tempat di wilayah sengketa ia “telah bertemu dengan banyak sekali orang Palestina yang mendukung damai dan muak dengan situasi. Tetapi, mereka takut untuk berbicara sebab setiap orang yang bersuara berlawanan (dengan pemerintah Palestina yang sekarang baik di Gaza WB) akan segera dilabelkan penghianat … dan aka nada dieksekusi secara umum.”
Muslim lainnya yang secara terang-terangan pro-Israel adalah Mohammad Zoabi. Pada pesannya di YouTube dengan bendera Israelnya ia melabelkan para penculik tiga remaja Israel sebagai terrorist, dan mengkritik dengan pedas seorang Palestina anggota Parlement Israel sebagai anti-Zionist sebab Haneen Zoabi (bibi dari Mohammad) menolak menyebut para penculik tersebut sebagai terrorist, pemuda ini menganjurkan untuk bibinya keluar dari Israel pergi kesalah satu 22 negara Arab dan “Sebagai wanita, menurut tradisi Arab, ia hanya di dalam rumah, hanya untuk merawat suaminya. Tetapi karena Israel adalah negara yang sangat modern dan demokrasi, mereka telah memberikan dia hak untuk keluar (dari rumah) dan mengungkapkan pendapat sebagai seorang wanita.”

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Israel: Paus bisa campur tangan dalam proses pendamai antara Israel-Palestina, USA berkata


Paus Francis I berpakaian merahSeketaris Negara Amerika Serikat, John Kerry, yang beberapa bulan ini begitu sibuk bulak-balik ke Israel untuk membicarakan proses perdamaian dalam konflik Israel-Palestina yang berada di Samaria (West Bank), sekarang mempromosikan Paus menjadi mediator perdamaian di negara Israel.

Setelah kunjungan John Kerry ke negara Vatikan, pusat Gereja Roma Katolik sedunia pada pertengahan Januari 2014; berdiskusi hampir dua jam dengan Uskup Agung Pietro Parolin, Pemimpin Diplomat Vatikan, Kerry menyatakan bahwa Paus bisa campur tangan dalam proses perdamaian antara Israel dengan pemimpin Palestina.

Vatikan pada pernyataan resminya melaporkan hasil pertemuan tsb sebagai: USA melihat Paus sebagai rekan kunci  di dalam menekan kedua partai yang bersengketa kedalam meja negosiasi. Kedua tokoh politik diatas juga membicarakan tentang Syria, Sudan Selatan dan reformasi kesehatan (healtcare), RomeReports mengutip. Ditambahkan, Paus Francis akan mengunjungi Israel bulan Mai ini.

Kerry adalah orang Roma Katolik yang pertama kali berkunjung ke Vatikan sebagai seketaris negara USA setelah Edmund Muskie lebih dari 30 tahun lalu, tentang hasil pertemuan tersebut, bekas pria altar Gereja Katolik ini berkata, ”Itu bagus diketahui kita akan memiliki ’perusahaan umum’ ini bersama-sama.”

Sejak Vatikan dijabat oleh Paus Francis I (Jorge M. Bergoglio), Pemerintah Amerika Serikat bekerja keras untuk Paus menjadi tokoh utama perdamaian di Israel.
Jorge Bergoglio adalah asli orang Roma, kelahiran Argentina, dari ordo Jesuit. Di Argentina beliau adalah pemimpin tertinggi dari Jesuit (1973-79) dan 5 tahun menjadi Uskup Agung di negara yang sama.
Darah dan latar belakang ordo Katolik dari Paus Francis I begitu unik – sebagai pemimpin utama Vatican sekaligus Gereja Roma Katolik; unik sebab ia adalah Paus pertama yang berasal dari ordo Jesuit, yang lebih penting dari itu adalah Negara Vatikan dan sekaligus Pusat Gereja Roma Katolik telah kembali ke tangan orang Roma; Yohanes Paulus II orang Polandia, dan Benedixtus XVI orang Jerman.

Kota Roma dimana Negara Vatikan dan pusat Gereja Roma Katolik lahir dan berada dikenal dengan panggilan “the Great City,” ”the City of seven hills” atau “the City of  seven mountains” disebut juga “the Babylon the Great” (Wah 17:1-9; 18:10b). Hampir 2000 tahun yang lalu, Yeshua mewahyukan kepada rasul Yohanes tentang hubungan antara Negara dan Gereja di Roma ini sebagai “seorang perempuan duduk di atas seekor binatang yang merah ungu” (Wah 17:3). Perempuan adalah lambang Gereja dan Binatang buas (a beast) adalah lambang Pemerintahan Negara (Politik).
Ordo  Jesuit lahir sebagai ujung tombaknya Paus melawan kebangkitan kembali Kristianiti di Eropa pada abad pertengahan, kebangkitan ini dikenal juga sebagai  “Reformasi Gereja Abad Pertengahan”).

Bulan Juni 2013, pemerintah Israel telah memberikan hak special untuk Paus Francis, sebagai pemimpin negara Vatikan, sekaligus kepala Gereja Roma Katolik, membangun gedung gereja baru di wilayah Gunung Zion di Yerusalem.

Komentar: Saat untuk Kaisar Romawi kembali memerintah Yerusalem dan Yudea sudah begitu dekat, namun tidak sama dengan 2000 tahun yang lalu. Kali ini Kaisar akan datang sebagai ”the prince of peace.” Injil Matius pasal 24 tentang Akhir Jaman sedang menuju kepada penggenapannya.

Bacaan berkati:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Mencari-cari kesalahan Israel? Baca daftar fakta/ bukti ini!


Tetapi Aku akan mengembalikan Israel ke padang rumputnya, …Pada waktu itu dan pada masa itu, demikianlah firman YAHWEH, orang akan mencari kesalahan Israel, (Yer 50:19-20a). Surprise, surprise …, lahirnya kembali negara Israel bukan saja telah dinubuatkan oleh nabi, tetapi juga hadirnya konflik-konflik Israel dengan banyak bangsa!!

Banyak pemimpin Dunia telah mencari kesalahan Israel sejak bangsa Israel kembali  ke tanah miliknya, Jumat tanggal 14 Mai 1948 (Sabat Malam 5 Iyar 5708), dimana pada hari itu pernyataan kemerdekaan Israel dinyatakan, negara-negara Arab langsung mencari kesalahan Israel. Bagi Anda yang telah lama mencari-cari kesalahan Israel, bukti-bukti atau fakta-fakta ini kiranya dapa menolong memuaskan kerinduan Anda tersebut.
Isi daftar bukti diantaranya membahas: Konflik tanah Palestina (Gaza dan West Bank), Pengungsi Palestina,  Konflik senjata Israel Palestina (Hamas dan Fatah), generasi muda Arab Palestina, konflik Israel-Turkey, konflik Israel-Iran,  PBB dan intern Israel. Kiranya artikel ini dapat menjadi berkat bagi setiap Anda yang mencari kebenaran dan keadilah yang sejati. May God blesses you! Anggur Baru.

I. Konflik kepemilikan tanah Israel/ Palestina (termasuk West Bank dan Gaza).
Benarkah orang Israel telah merebut tanah orang Palestina?

  • 1517-1917: Kerajaan Ottoman menguasai dunia Arab termasuk Libanon, Syria, dan Palestina (Israel dan Yordan). Ottoman dan Jerman dikalahkan ”Sekutu” pada PD II. Belum ada negara Palestina dan bangsa Palestina.
  • 1917-1922: Palestina (yakni: Yordania dan Israel termasuk Gaza) dikuasai oleh Britania Raya. Belum ada negara Palestina dan bangsa Palestina.
  • 1923-1947: Britania Raya mengganti 75% tanah Palestina menjadi Trans-Yordania dan memberikannya (bisnis-politik) kepada Emir Abdullah, pangeran dari Saudi Arabia. 1946 Trans Yordania ganti nama menjadi Yordania (yang sekarang ada). Beluma ada Negara Palestina dan bangsa Palestina. Negara Yordania lahir.
  • 29 November 1947: PBB mengusulkan untuk membagi sisa Palestina (25%) menjadi dua: Yahudi Palestina (Israel) dan Arab Palestina (’negara Palestina’) – Arab Palestina menolak usuk PBB. Negara Palestian dan bangsa Palestina hampir lahir tapi menolak usul PBB, Arab Palestina ingin mendapat seluruh dari 25% tanah jajahan Britania.
  • 14 Mai 1948: ’Yahudi Palestina’ merdeka kembali (reborn). Sebelum 24 jam menikmati kemerdekaan, negara-negara Arab; Mesir, Yordania, Syria, Libanon, Saudi Arabia, Irak, Yamen mencoba menghapus Israel. Kejadian ini dikenal sebagai Perang Arab-Israel I (pertama) 1947-49. YAHWEH dipihak Israel. Akhir perang Israel mendapat tanah yang lebih luas dari usulan PBB 1947. Belum ada negara Palestian dan bangsa Palestina.
  • 5 Juni 1967: Mesir, Yordania dan Syria kembali menyerang Israel. Perang Enam-Hari terjadi. Kota Yerusalem setelah dua ribu tahun ditangan penjajah, akhirnya kembali ke tangan Israel. Secara tiba-tiba tanggal 5 Juni 1967 ini lahirlah apa yang kita sekarang kenal sebagai negara dan bangsa Palestina. Sebelum Perang Enam-Hari, tanah Gaza dikuasai oleh Mesir.

Kalau bukan YAHWEH yang membela Israel, tentu negara muda ini sudah lama lenyap lagi. Haleluyah!

Perkataan orang  Arab Palestina tentang lahirnya negara dan bagsa Palestina:
Sebelum Israel merdeka 1948, ada puluhan pernyataan beberapa pemimpin politik Arab yang menyatakan bahwa sesungguhnya tidak ada tempat yang disebut “Palestina.”

  • Zahir Muhsein (anggota executive PLO) ditahun 70an kepada koran  Belanda mengakui bahwa “orang Palestina” hanyalah politik Arab untuk melawan Israel: “Orang Palestina tidak ada. Penciptaan sebuah negara Palestina hanyalah sebuah tujuan untuk meneruskan perjuangan melawan negara Israel demi kesatuan Arab kami. ..”
  • Wallid Shoebat (bekas pejuang PLO). Sekarang ia telah menjadi Kristen) menyatakan bahwa orang dan tanah Palestina adalah kebohongan dan dongeng: Mengapa pada 4 Juni, 1967 saya seorang Yordania dan dalam semalam saya menjadi seorang Palestina? … tetapi kami menganggap diri kami sendiri orang Yordan sampai orang Yahudi kembali ke Yerusalem Timur (West Bank). Kemudian tiba-tiba kami orang-orang Palestina-mereka membuang bintang dari bendera Yordan dan mendadak kami memiliki bendera Palestina. Ketika saya akhirnya menyadari kebohongan-kebohongan dan dongeng-dongeng yang telah diajar kepadaku, itu adalah tugas saya sebagai orang benar untuk angkat bicara.”
  • Joseph Farah (Journalist Arab); Ia keturunan campuran Syria dan Lebanon: “Bangsa Palestina tidak pernah ada … sebagai sebuah bangsa yang autonom. Tidak ada bahasa yang dikenal sebagai bahasa Palestina. Tidak ada budaya Palestina yang jelas. Tidak pernah ada sebuah tanah yang dikenal sebagai ’Palestina’ diperintah oleh masyarakat Palestina. Orang Palestina adalah orang Arab. … Orang Arab mengontrol 99,9 % tanah Timur Tengah. Israel mewakili persepuluh (1/10) dari 1 % dari tanah. Tetapi itu terlalu banyak bagi orang-orang Arab. Mereka ingin semuanya. …” Tulisan lengkap Joseph Farah dapat di lihat pada Akar konflik Israel-Palestina: Tanah, politik atau agama?

# Terlihat bahwa timbulnya semua perang Arab-Israel dan akibatnya – tanah Israel menjadi lebih besar dari rencana PBB 1947 – bukanlah salah bangsa Israel.

Peta Keselamatan buatan Tentara Pertahanan Israel (IDF)

II. Pengungsi Palestina. Sejarah lahirnya pengungsi Palestina. Kepada media Barat pemimpin Palestina berkata: pemerintah Israel mengusir mereka ketika Israel merdeka 1948, tetapi di dalam intern media Arab sendiri terbukti bahwa pemimpin negara-negara Arab tetangga Israel yang menyuruh Arab Palestina ini keluar dari Israel, siapapun yang tetap tinggal di Israel adalah seorang penghianat.” Kumpulan data dapat dilihat di sini:

Video ini menjelaskan hal-hal sebagai berikut: Lebih dari 6 dekade masih belum terpecahkan. Deputi Menteri Masalah Luar Negeri Israel Danny Ayalon menerangkan melalui video grafik bukti-bukti sejarah sehubungan dengan konflik Israel Palestina. Video grafik The Truth About the Regugees: Israel Palestinian Conflict (ada di YouTube) menerangkan dua alasan utama mengapa masalah pengungsi Palestina tetap ada sampai sekarang:

  1. Para pemimpin negara Arab (yang bertetanggaan dengan Israel) menolak masuk saudara mereka sendiri.
  2. PBB menciptakan badan organisasi pengungsi tersendiri – UNRWA – dengan prinsip dan kreteria yang berbeda dengan pengungsi dunia lainnya (UNHCR).[1]

# Fakta adalah sejak Israel merdeka dan sampai sekarang, orang Palestina boleh tinggal dan mendapat bantuan dari pemeritah Israel, dan bahkan memiliki pemerintahan di tanah Israel. Sekali lagi bahwa kesalahan bukan pada pihak Israel. Israel tidak bersalah.

III. Pemerintah Israel memerangi Hamas. Segera setelah Israel menuruti perintah USA untuk memberi tanah Gaza kepada pemerintah Palestina (milik Mesir sebelum Perang Enam-Hari) pada perjanjian ”Tanah Gaza untuk damai,” Anda tahu apa yang terjadi? Hamas menyerangi negara Israel dengan roket. Lebih 500 (lima ratus) roket Hamas telah meledak di tanah Israel sebelum tentara Israel mengadakan operasi militer balasan. Dunia yang tertidur selama peluncuran 500 roket, tiba-tiba terbangun dengan serangan bela diri Israel. Pemimpin Hamas sendirlah yang bertanggung jawab atas penderitaan orang Arab Palestina di Gaza jika serangan beladiri Israel terjadi.

Terroris organisasi Hamas yang didukung oleh Iran pada hari ulang tahunnya yang ke 24, Desember 2011, pada siaran TVnya dengan bangga menunjukkan indentitas asli terrorisnya – memproklamasikan bahwa mereka telah membunuh 1.365 orang Israel, melukai sedikitnya 6.500 orang dan telah meluncurkan  roket lebih dari 11.000 ke desa-desa dan kota-kota Israel. Anehnya ialah beberapa Pemerintah Barat tertentu dan PBB terus memberikan dana keuangan kepada organisasi terroris Hamas.  Politikus Barat tertentu bertanggung jawab atas konflik Timur Tengah.[2]# Setiap negara akan bertindak sama seperti Israel, jika rakyatnya diserang. Dalam hal inipun Israel tidak dapat dipersalahkan.

Kebencian remaja-remaja Palestina kepada Israel.
Di berita dunia tidak jarang diperlihatkan anak-anak dan remaja Palestina berhadapan dengan tentara Israel, batu-batu melawan peluru plastik. Berita berkata: ”perlawanan melawan penjajah.”
Di atas kita tahu bahwa orang Israel hidup di negaranya sendiri, dan orang Arab Palestina adalah tamu. Kebencian generasi muda Arab Palesitina (umumnya Islam) terhadap tuan mereka yang baru (Israel menggantikan Britania, dan Britania menggantikan Turkey) disebabkan oleh para pemimpin Palestina. Sejak masih menyusu sampai di-bangku-bangku sekolah pemerintah dan orang tua dari anak-anak Arab Palestina ini di didik untuk membenci tuan tanah mereka. Buku-buku pelajaran sengaja dibuat untuk anti-Israel: pemutar balikan sejarah dan fakta-fakta; yang terbaru: “Yeshua dan Maria ialah orang Palestina.” Terima kasih kepada YAHWEH bahwa kita memiliki Injil Matius! Secara umum kehidupan mereka lebih bebas di Israel dibanding di negara Arab lainnya, namun kebencian yang ditanam oleh pemimpin mereka dan orang-orang tua mereka adalahbegitu dalam, sehingga pernah dua tentara Israel yang mengemudikan mobil mati dibunuh oleh mereka. Apa salah tentara ini? Pengemudi mobil salah jalan, memasuki ”wilayah Arab” (Arab town in Israel). Buku sekolah penuh dengan kebencian dan kebohongan dapat dibaca di sini. Para jurnalist Palestina sendiri mengakui bahwa mereka dikontrol oleh pemimpin Arab Palestina.

# Alkitab berkata: jika seorang menyesatkan anak kecil, adalah lebih baik orang tersebut tidak perlu lahir – hukumannya terlalu berat! Tuan rumah Israel tidak bersalah, jika ada kesalahan di pihak Israel maka itu adalah “kesalahan” mengapa mau menampung tamu yang tidak mau berterima kasih.

Konflik Internasional Israel dengan negara-negara Islam lainnya di Dunia
a. Konflik Israel dengan Turkey. Turkey memutuskan hubungan politik dengan Israel sejak 9 warganya meninggal pada tragedy frotila, Turkey menghentikan  latihan militer bersama. Dari video konflik senjata di kapal frotila berbendera social untuk Gaza dan data penyelidikan “siapa dan motif apa” dibalik pelayaran kapal frotila menunjukkan bahwa organisasi-organisasi Islam radikal yang sangat anti-Israel adalah otak dari perjalan kapal frotila, tujuan utamanya adalah membuka front konflik dengan pemerinah Israel: Kapal berisi orang-orang Islam fanatik dan mereka telah memperlengkapi diri dengan berbagai senjata. Kapal ini datang dari Turkey dan satu dari dua  (yang diketahui) organisasi fanatik itu adalah radikal islam Turkey; satunya lagi: Muslim Brotheerhood. Moto penumpang pelayaran ini adalah menghancurkan blockade laut Israel atas Gaza (Secara politik Israel adalah tuan rumah atas Gaza; USA bertanggung jawab untuk keamanan negara Israel sejak Gaza diberikan kepada organisasi terroris Hamas) atau mati sahid. Jelas bahwa ini bukan motif social atau  kemanusiaan! Di lain waktu Turkey juga terlibat di dalam penyelundupan senjata berat buatan Iran untuk Hamas. Kapal Victoria dimuati senjata tersebut di pelabuhan Turkey.[3]

# Secara politik dan moral Israel tidak bersalah dengan lahirnya konflik Turkey- Israel tersebut. Israel tetap mengasihi Turkey terlihat pada kesedian Israel membantu korban gempa Turkey yang terjadi pada Oktober 2011.[4]

b. Konflik Israel dengan Iran. President Iran, Ahmadinajab memiliki visi yang sama dengan president Naser, Mesir, ingin menghapus negara Israel dari peta dunia. Ahmadinajab mencoba segala cara untuk melukai perasaan Israel: menolak Holokos, melatih dan membantu organisasi Hamas dan Hesbollah, memback-up persenjataan Syria. Semuanya ini untuk membuat Israel tidak aman.
# Politik luar negeri Israel adalah damai dan hanya beraksi secara militer jika memang negara sangat terancam. Israel bebas dari kesalahan terhadap para pemimpin Iran yang anti-Israel!

c. PBB dalam konflik intern Israel.
Orang Arab Palestina diperbolehkan tinggal di tanah Israel, namun tidak puas. Pada pertemuan pemimpin negara di kantor PBB, 16 September 2011 president Abbas ingin Palestina memiliki pemerintahan sendiri. Ditolak oleh USA dan beberapa negara lainnya. Namun pada akhir Desember 2011, UNESCO (cabang dari UN/ PBB) mengakui dan memasang bendera Palestina di kantornya, Paris. Pemerintah Arab Palestina yang tidak ingin mengakui bahwa negara Israel eksis, sekalipun ia mendapat bantuan uang dari Israel dan tinggal di Israel. Kebijakan PBB dan pemimpin Barat atas berdirinya dua negara di Israel ini menimbulkan konflik intern yang lebih berat lagi, baik bagi Israel maupun rakyat Arab Palestina. Tembok-tembok dibangun di dalam tanah Israel, sebab pemerintah Palestina tidak mampu mengendalikan kelompok Islam terrorist yang ada di bawah kuasanya. PBB, dan negara Barat tertentu, semakin jelas berperan di dalam kekeruhan politik dalam negeri Israel.

# Sekali lagi dapat dikatakan bahwa Israel tidak bersalah dengan konflik internnya yang semakin berat. Desember 2011 pemerintah Israel mengeluarkan keputusan untuk membatasi bantuan-bantuan keuangan dari luar negeri untuk organisasi-organisasi sosial di Israel, sebab negara-negara asing mencoba mengendalikan intern politik Israel melalui organisasi sosial tersebut.

d. Holokos Nazi Hitler di Eropa.Kesuksesan orang Yahudi di Eropa mengganggu

Roma-Vatikan. Penguasa Israel di jaman Yeshua sekarang (tahun 19xx) kebanjiran orang sukses Yahudi. Sejarah terakhir menyatakan bahwa Paus Roma Katolik adalah otak dari Holokos Nazi Hitler di Eropa dan penderitaan Yahudi di Timur Tengah di abad 20.[6]

Daftar bukti di atas juga menggenapi pernyataan ayat Alkitab di atas yang belum lengkap. Inilah ayat lengkapnya: Tetapi Aku akan mengembalikan Israel ke padang rumputnya, supaya ia makan rumput di atas Karmel [di Galilea] dan di Basan[5] dan menjadi kenyang di atas pegunungan Efraim [di Yudea] dan di Gilead [timur sungai Yordan]. Pada waktu itu dan pada masa itu, demikianlah firman YAHWEH, orang akan mencari kesalahan Israel, tetapi tidak didapatnya, dan dosa Yehuda, tetapi tidak ada ditemukannya, sebab Aku akan mengampuni orang-orang yang Kubiarkan tinggal hidup. (Yer 50:19-20)

Ayat renungan: Mazmur 1Berbahagialah orang (Blessed is the man) yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat YAHWEH, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil. Bukan demikian orang fasik: mereka seperti sekam yang ditiupkan angin. Sebab itu orang fasik tidak akan tahan dalam penghakiman, begitu pula orang berdosa dalam perkumpulan orang benar; sebab YAHWEH mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.

Bacaan berkait:

Referensi:

Catatan kaki:
[1] PBB (UN) memiliki banyak cabang departement, untuk pengungsi bernama UNHCR. Setiap konflik perang termasuk di Timur Tengah; suku Kurdi terusir dari Irak di Jaman Sadam Hussein, pengungsi Irak saat Perang Teluk. Namun hanya untuk Arab Palestina PBB menciptakan UNRWA (The U N Relief and Work Agency for Paletine Refugees in the Near East) dengan prinsip-prinsip kerja dan kreteria yang berbeda dengan pengungsi negara apapun. Pada suatu penggerebekan tentara Israel mendapatkan bendera dan baju seragam UNRWA terpasang di kantor organisasi terroris HAMAS.
[2] Hamas Marks Anniversary with Celebration of Israeli Deaths
[3] Israel menangkap kapal bermuatan senjata Iran untuk Gaza
[4] Israel Sends Mobile Homes to Turkish Quake Victims Wednesday, 26 October 2011
[5] Basan adalah Hawot –Yair atau Dataran Tinggi Golan); Ul 3:14 / negeri orang Refaim; Ul 3:13 orang Amori (Ul 4:47). Daerah ini dimiliki oleh suku Manasye setelah suku-suku sebelumnya dikalahkan. (Yos 17:1).
[6] “The Pope was just as much in the Second World War as was Hitler and Catholic Mussolini and therefore just as guilty of the murder of six million Jews. In fact, Popes have been in or instigated most, if not all, the European wars down through the centuries.” — F. Paul Peterson, Lengkapnya baca di : World War II dan bukti-bukti gambar dan data bahwa Roma Katolik ibu dari Hitler baca NaziRCC

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog