ISIS memerintahkan penduduk menyerahkan gadis-gadis bagi para mujahidin ISIS


PoPoster ISIS menuntut para gadis menjadi objek jihad sex para mujahidin di Irakster-poster berbahasa Arab ditempelkan di tempat-tempat umum di kota Mosul, Irak, berisis perintah dari organisasi Islam radikal ISIS (Negara Islam Irak dan Syria) untuk menyerahkan gadis-gadis mereka untuk “berjihad melalui hubungan sex.” Pada bagian poster tersebut tertulis ancaman ISIS hukum Syariah akan menimpa bagi mereka yang gagal memenuhi perintah itu.
Poster ini tertanggal 12 Juni 2014, berarti hanya dua hari setelah jatuhnya kota Mosul dan daerah-daerah lainnya di Irak ke tangan para militant Muslim ISIS tersebut.
terjemahan Indonesia ini diambil dari terjemahan Inggrisnya:

Di Dalam Nama ALLAH Yang Pengasih
Subjek: Perintah – LOGO bendera Jihad – Negara Islam Irak dan Syria. Negara bagian Niniwe
Di Dalam Nama ALLAH Yang Pengasih
Setelah pembebasan negara bagian Niniwe, dan sambutan yang ditunjukkan oleh orang-orang dari negara bagian yang bersangkutan kepada para saudara mujahidin [artinya: pejuang Allah], dan setelah penaklukan yang besar, dan kekalahan pasukan Safavid [Persia/ Iran – Muslim Shiah] di negara Niniwe, dan pembebasannya, dan ALLAH bersedia, itu akan menjadi markas besar bagi para mujahidin. Oleh karena itu kami menuntut bahwa orang-orang dari negara ini menyerahkan para perempuan yang belum menikah mereka sehingga mereka dapat memenuhi kewajiban jihad mereka dengan sex kepada para saudara mujahidin mereka.
Kegagalan untuk mematuhi mandat ini akan mengakibatkan ditegakkannya hukum Syariah kepada mereka.
Allah kami telah memperingatakan, Allah adalah saksinya
12 Juni 2014

Kejadian orang tua menyerahkan gadis-gadis mereka kepada para militan Sunni telah berlangsung di Syria. Di bawah ini adalah video kesaksian Rawan Milad Aldah bagaimana ayahnya begitu tega menyerahkan anak gadisnya ke para pria untuk diperkosa secara bergiliran – sampai pingsan – di rumahnya sendiri . Peristiwa ini berulang berkali-kali, Rawan berkata. Setelah ia sadar dari pingsannya pada kejadian pertama ia bertanya kepada ayahnya: ”mengapa bapa melakukan ini, mengapa tidak menolong saya?”
Ayahnya menjawab: ”Itu ok, itu adalah Jihad … biarkan para Mujahidin tidur dengan mu … (maka) dosamu akan diampuni dan ketika kamu meninggal, kamu akan meninggal sebagai seorang Martil dan pergi langsung ke Sorga.” Ayahnya berkata bahwa semua (kejadian) tersebut adalah terhitung tindakan jihad. Ibunya dan beserta saudara-saudari kandungnya diungsikan oleh ayah ke lain tempat, jadi hanya para pria asing dan ayahnya yang ada di rumah tersebut sementara Rawan terkurung di kamar tidurnya.
Perkosaan dan perbutan ayahnya tersebut membuat ia sakit 23 hari; ayahnya menolak membawa dirinya ke dokter dan juga tidak memberi obat-obatan. Setelah ia sembuh ayahnya mengijinkan kembali para mujahidin tersebut meniduri anak remajanya itu.
Penderitaannya berakhir setelah tentara Syria memasuki desanya, dan para mujahidin, termasuk ayahnya melarikan diri. Dan diikuti dengan kembalinya ibu dan semua saudara-saudarinya ke rumah. Ibunya megancam Rawan untuk ia tidak boleh bercerita kepada siapapun, ketika ia menceritakan semua kejadian selama ibunya absent. Ibunya bahkan megancam untuk memukul … membunuh dirinya. Ibunya ternyata melakukan jihad sex, bedanya ialah ibunya melakukannya dengan suka hati; pergi pagi hari dan pulang kerumah langsung mandi. Suatu hari ayahnya menyuruh ibunya untuk membawa dirinya serta ke desa dimana mujahidin ngumpet tersebut. Diperjalanan dengan taxi, ketika harus berhenti di sebuah post tentara pemeriksaan Rawan menjerit sehingga tentara mengeluarkan ia dari taxi dan …. ia bercerita segalanya dan diselamatkan tentara Syria. Sumber: Syrian Girl Forced Into Sex Jihad -“jihad al niqah”

Para wanita muda yang terjebak dalam jihad sex bercerita bahwa mereka harus melayani para militan Sunni (seperti Jabha al- Nusa, Al-Qaida dsb.) yang memerangi pemerintah Ashad (Islam Shiah). Seorang wanita bercerita bahwa para mujahidin yang meniduri mereka merekam tubuh mereka dengan video – sebagai ancaman untuk menyebarkan film tersebut jika mereka buka mulut dan sekaligus sebagai hiburan ”film pornografi” yang mereka rekam di telpon atau lep-top komputer mereka.
Video yang sama memuat kesaksian seorang Muslim Sunni bercerita kekuatirannya isterinya ditiduri oleh rekan muslimnya. Ia besaksi bagaimana seorang Muslim Chechnya pergi meniduri isteri seorang imam hanya dengan menyebut takbir ”Allahhu akbar” tiga kali atas isteri imam itu. Lalu Imam ini membalas perbuatan tersebut dengan meniduri istri Muslim Chechnya itu. Orang Chechnya bertanya “mengapa kamu meniduri isteriku?” Imam ini menjawab dengan jawaban yang sama ia telah dapat dari si penanya. Lalu orang Chechnya itu membunuh si Imam. Sumber: Para istri mujahid Sunni dipaksa ke syria ber-jihad seks. Mereka digilir – kawin/cerai dalam tiga puluh menit.

Pada vido ini : Tunisian Jihadist Confirms that Sexual Jihad in Syria is True from Firsthand Experience, Abu Qusay, seorang Jihadist Tunisa yang juga pernah berperang di Syria mengkofirmasikan adanya Jihad sex di Syria, dimana para wanita tersebut digilir sesuai dengan jadwal yang telah dibuat. Abu al-Bara, pria dari Arab Saudi bertanggung jawab untuk mengelola wanita-wanita jihad sex tersebut, orang Tunisia ini berkata.

Jika saudara tertarik untuk mengetahui apa itu perzinahan dan kesucian, bacalah Mazmur 51: Lagu ini mengekpresikan isi dari Mazmur raja Daud tersebut: Jeff Buckley – Hallelujah aslinya: Leonard Cohen – Hallelujah
Leonard Cohen adalah musisi Kanada, ciptaaan lagunya Hallelujah telah dinyanyikan oleh banyak penyanyi terkenal di dunia dengan puluhan versi. Lagunya ini juga telah dinyanyikan dalam film-film.
Ia juga telah menerima penghargaan the Lifetime Achievement Award dari Grammy Awards.

Bahasan dan renungan:

  • Benarkah Elohim Yang Pemurah (jika memang ALLAH Islam adalah indentik dengan Elohimnya Abraham Ishak dan Israel) mengijinkan perzinah dan pemerkosaan seperti para Mujahidin Islam Sunni ini yakini?
  • Apa penyebab para Muslim yang rajin membaca kitab suci Kuran di atas melihat perbuatan jihad sex adalah perkara yang suci dan mulia (martir), sementara para wanita bahkan remaja-remaja melihat dengan jelas bahwa jihad sex adalah najiz?
  • Jika Anda seorang pria Muslim, apa yang Anda pikir jika ada pria Muslim men-takbir isteri Anda untuk ditiduri olehnya?

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Iklan

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: