Papyrus ‘Injil Gnostik Isteri Yeshua (Yesus)’ abad keempat


Di tengah-tengah serangan Barat kepada agama Islam, sekarang media menampilkan sepotong papyrus yang Karen L. King, penulis atikel, panggil sebagai “Injil Isteri Yeshua / Yesus.” Dapatkah Injil gnostik ini membuat orang Kristen kebakaran jengot seperti orang Islam bereaksi terhadap film Innocent of Muslims? Atau setidaknya itu dapat menguncangkan iman para Kristen Injili jika mereka membacanya? Waktu akan membuktikannya!

Sekilas tentang Injil gnostik Isteri Yeshua yang diterbitkan oleh Karen L. King.
Prof. Fecht mengindentifikasikan Injil ini sebagai fragment dari “Injil Yohanes Koptik (Kristen Mesir)” periode abad keempat AD. Sementara ini diasumsikan bahwa potongan papirus tersebut sebagai asli. Berbahasa Sahidic Coptic, ditemukan di Mesir.

Karen L. King setelah mendapat ijin dari pemiliknya membawa fragment papyrus ini ke Insitut for Study of Ancient World di New York pada bulan Maret 2012 untuk diteliti, sebab Karen sama sekali tidak menguasai bahasa tersebut. Di bulan Agustus 2012 diserahkan ke Harvard Thelogical Review untuk tujuan penerbitan.

Dari satu potong papyrus ini terciptalah karya tulis 52 halaman Karen L. King, dimana Karen mengkaitkan papyrus abad keempat ini dengan Injil gnostik Filipus (Philip), Tomas dan Maria (yang telah lama dikenal di lingkungan Kristen sebagai injil gnostik abad kedua AD (setelah murid-murid Yeshua meninggal dunia).

Para ahli Alkitab telah menggelompokkan tulisan-tulisan kitab suci papyrus  kedalam dua golongan besar:
Kitab-kitab suci yang telah diterima secara umum oleh para pendiri Gereja (yang sekarang dipakai) dan kitab-kitab ‘suci’ yang tidak diterima (tidak memiliki akurasi sejarah dan tidak pernah dikutip oleh pemimpin Gereja mula-mula di abad 1-2 AD (kitab-kitab gnostik baik Perjanjian Lama maupun Baru, termasuk di dalamnya kitab-kitab apokripa).

Dari naskah kitab-kitab suci kuno yang diterima ini dibagi lagi kedalam kelompok: the Majority Text (Injili) dan Vaticanus/ Manuscripts (Mss) ”B”, Sinaiticus/ Mss. ”Aleph” (Roma Katolik dan sejenisnya). The Majority Text artinya dari text-text kuno yang tersedia yang mana mereka memiliki kesamaan isi satu sama lain.

Sinaiticus juga berasal dari Mesir, pada abad 19, bagian-bagian dari manuscripts ini ditemukan di tempat sampah Monastery of St Cahterine di Gunung Sinai (bukan Gunung Sinai di tanah Median dimana YAHWEH berbicara kepada nabi Musa).

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog
Iklan

Sejarah singkat Alkitab dan isinya


Sebab firman Eloohim hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. (Ibr 4:12)

Alkitab / Holy Bible adalah kumpulan kitab-kitab dan surat-surat yang ditulis oleh orang-orang yang ditentukan YAHWEH. Isi Alkitab ditulis berdasarkan inspirasi / tuntunan / pimpinan / pewahyuan Roh Kudus.

Isi Alkitab secara umum  

Alkitab adalah kitab dari YAHWEH tentang YAHWEH, Elohim Pencipta alam semesta – cerita rencana dan kasih-Nya untuk manusia. Dari kitab pertama sampai kitab terakhir pusat ceritanya ialah Yahshua Ha Mashiah, Elohim berbajukan daging manusia; kumpulan tulisan asal usul-Nya, kelahiran-nya, kematian-Nya dan kebangkitan-Nya – bagaimana IA memulihkan seluruh ciptaan-Nya yang telah rusak kembali kepada rencana-Nya yang sempurna dan mulia.

  • Alkitab bukanlah buku atau kitab biasa, – itu sungguh berbeda sebab itu telah ditulis oleh banyak orang yang telah mendengar suara Elohim. Firman YAHWEH ini hidup seperti api kepada setiap generasi baru, segar seperti angin dan murni seperti hujan.
  • Alkitab bukanlah kitab sejarah; meskipun catatan-catatannya sudah diakui keakuratannya oleh para Archaeologist
  • Alkitab bukanlah kitab puisi; meskipun itu telah mengiinpirasi lagu-lagu dan puisi-puisi yan tidak terhitung banyaknya berabad-abad
  • Alkitab bukanlah kitab cerita perjalanan; meskipun novel-novel telah dilahirkan oleh nya
  • Alkitab bukanlah kitab etika dan moral; meskipun hukum-hukum yang adil dan masyarakat yang makmur telah dihasilkan dari prinsip-prinsip Alkitab
  • Alkitab bukanlah ’text book’, tetapi Alkitab tetap mempersona para ahli ilmu pengetahuan alam

Alkitab adalah kitab yang unik merekam masalah-masalah manusia dan jawaban dari Elohim sendiri; Kabar Baik Keselamatan dari dosa melalui Yahshua Ha Mashiah.

Alkitab tidak hanya up-to-date tapi juga selalu ahead of date.

Ketepatan isinya dan kata-katanya yang HIDUP membuka alasan yang sebenarnya; mengapa banyak orang takut untuk belajar Alkitab, sebab mereka takut bertemu dengan Pengarangnya dan mereka tahu mereka tidak siap untuk itu.

Alkitab hampir tidak berguna untuk orang-orang yang cinta atheism atau skepticism, itu bukanlah karena Alkitab kurang bukti-bukti, tetapi karena mereka sendiri yang kurang jujur, kurang bertanggung jawab dan kurang kemurnian moral di dalam menyelidiki firman-Nya.

Para penulis Alkitab menyatakan bahwa pesan-pesan mereka bukanlah buah pikiran manusia tetapi wahyu yang kudus, Alkitab tidak perlu mempertahankan klaimnya sebagai kitab yang diinpirasikan Elohim; tetapi menyatakannya. Ini beberapa contohnya

Pada Perjanjian Lama

  • Kitab Kejadian dibuka dengan kata-kata, ”Berfirmanlah Elohim…” 9 kali pada pasal pertama
  • Kitab Malekhi (kitab terakhir Perjanjian Lama) tertulis, ”…, firman YAHWEH…” 24 kali; 23 kali dalam KJV ”… saith the LORD…” ; The LORD spoke …”120 kali pada 5 kitab pertama Perjanjian Lama (KJV)

Pada Perjanjian Baru,

  • Pada keempat Injil akar kata ”genap”: ”genaplah ….firman / nas Alkitab / nubuat..” yang berhubungan dengan Alkitab Perjanjian Lama tertulis 40 kali
  • Kitab Wahyu, kitab nubuatan akhir jaman, kata perintah dari Yang Mahatinggi ”tuliskanlah” ada 11 kali. Sejak kitab ini ditulis (abad 1 AC) banyak peristiwa telah terjadi sesuai firman-Nya pada kitab Wahyu ini.

Keabsahan dan otoritas Alkitab Perjanjian Lama sebagai Firman Elohim sangatlah jelas, Yahshua Ha Mashiah sering kali mengutip mereka di dalam pelayanan-Nya: (Mat 5:17, Luk 24:27,44; Mat 24:15 dll.)

Sedikitnya ada terdapat 600 kutipan dan referensi Perjanjian Lama di dalam Perjanjian Baru.

Oleh karenanya rasul Paulus, rasul terakhir Perjanjian Baru, berani berkata, For I am not ashamed of the gospel of Christ: for it is the power of God unto salvation to every one that believeth; to the Jew first, and also to the Greek. For therein is the righteousness of God revealed from faith to faith: as it is written. The just shall live by faith. (KJV) atau

Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Elohim yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Elohim, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.” (ITB, Rom 1:16-17) growthengbible

Catatan: Kata Christ / Kristus / Ha Mashiah pada ”the gospel of Christ” tidak terdapat pada NIV, dan terjemahan Ingris baru lainnya (1970 ke atas), RSV, LatinVulget (yang bersumber dari terjemahan Jerome dan pengaruh Roma Katolik), namun tertulis pada terjemahan lama: KJV, 1611 ; GNV (Geneva, 1560), YLT, Webster dan Lamsa (Aramik).

Kontradiksi-kontradiksi …

Sedikit orang yang mengkritik Alkitab sebenarnya tahu apa itu tertulis. Kebanyakan pengkritik belum pernah sungguh-sungguh baca Alkitab (tidak tahu ada berapa injil di Alktab, sebagian berpikir Injil sama dengan Alkitab, tidak tahu kronology isi Alkitab, tidak tahu bahwa cerita Alkitab dan Kuran untuk orang-orang yang sama mengandung cerita yang berbeda dll.)

Dosa dan keterbatasan pikiran manusia adalah kendala utama untuk mengerti pikiran dan firman YAHWEH. Tanpa pertolongan Roh-Nya, tidaklah heran bila profesor sekalipun tidak akan mengerti isi Alkitab. Fakta ialah semakin banyak ahli Hukum dan ahli scientific yang mengikuti Yahshua Ha Mashiah!

 

Tindakan-tindakan untuk memusnakan dan menghambat Alktab

Alkitab dari abad ke abad telah dicoba untuk dimusnakan, namun tetap hidup sampai sekarang. Penguasa-penguasa yang rakus telah berusaha menghentikan penterjemahan Alkitab. Tidak sedikit para perterjemah dibakar hidup-hidup, William Tyndall (abad 16) satu diantaranya. Ratusan juta orang telah terbunuh atau luka parah dari abad ke abad karena percaya dan memiliki Alkitab. Voltaire, filosofi Perancis abad 17 yang terkenal, berkata tentang Alkitab, ”Di dalam seratus tahun, kitab ini akan dilupakan.” Tepat seratus tahun kemudian setelah perkataan sombongnya ini, rumahnya digunakan sebagai kantor pusat Geneva Bible Society!

Yahshua berfirman, “Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.” (Mat 24:35) john-wycliffe

 

John Wycliffe atau Wyclife, seorang professor Oxford, ia menyelesaikan terjemahan Alkitab Inggris (1380) diperbanyak melalui tulisan tangan rekan-rekannya. Ia menterjemahkan Alkitab Latin Vulgate, yang adalah satu-satunya sumber yang tersedia pada Wycliffe. Paus sangat marah sekali atas ajaran-ajaran dan terjemahan Alkitab Wycliffe kedalam bahasa Inggris. (Meskipun ) 44 tahun setelah kematian Wyclifffe, paus memerintahkan tulang-tulangnya untuk digali, dihancurkan dan diserakan kedalam sungai!

 

 

Raja Henry VIII, dari Inggris setelah ia membaca Alkitab buatan Tyndale (namanya tidak tertulis karena kondisi kekuasaan saat itu), ia menyadari bahwa Alkitab sebagai mesin yang terkuat untuk menghancurkan sistem kepausan, dan percaya bahwa terjemahan ini akan menolong dia membebaskan Inggris dari dominasi Roma. Ia memberi kuasa menjual dan membaca Alkitab di seluruh kerajaannya. (The Death of the Great Reformer of England …, William Tyndale.com)

Kesimpulan

Sederhananya, beginilah Alkitab tercipta dan bisa dimengerti isinya dan tetap ada sampai sekarang:

  • YAHWEH memanggil para nabi dan rasul untuk menuliskan perkataan-perkataan-Nya yang mereka terima: melalui telinga, penglihatan mata dan alam roh, mimpi dan cara lainnya. (Kel 3; Yez 1; Dan 7:1 ; Luk 1:3)
  • Elohim mengutus para hamba-Nya: nabi, rasul, penginjil, gembala dan guru untuk mengajari isi Alkitab (Mat 28:19-20; Ef 4:11)
  • Yahshua mengutus Roh Kudus, yakni Roh Elohim, untuk mengajari dan mengingatkan semua yang Ia telah ajarkan (Yoh 14:16-17; 16:13-15)

”Tuliskanlah semua itu, terjadilah seperti apa yang tertulis!”

[D]emikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya. (Yes 55:11) AMIN!!!

Bacaan berkait:

 

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

 

Yahshua dan Alkitab Perjanjian Lama


Janji YAHWEH adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah. (Maz 12:6)

Pendapat Yahshua tentang Perjanjan Lama (PL). Yahshua menyatakan bahwa Alkitab PL diwahyukan oleh Elohim dan di dalam banyak hal Ia sendiri sering mengutipnya di dalam pelayanan-Nya. Karenanya Alkitab PL adalah penting untuk dibaca dan dipelajari sampai kini. Perkataan-perkataan Yahshua tentang Perjanjian Lama:

  • Kitab Suci tidak dapat dibatalkan (Yoh 10:34,35)
  • Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. (Mat 5:18)
  • Itu adalah Perintah Elohim (Mark 7:8-9)
  • Itu adalah Firman Elohim (Mat 15:6)

Yahshua meneguhkan peristiwa di PL dan memakai mereka sebagai petunjuk tanda-tanda jaman

  • Musa mendirikan tiang ular tembaga sebagai tanda bagaimana Ia akan mati dan orang diselamatkan (Yoh 3:14-15)
  • Kehidupan manusia sebelum air bah di jaman Nuh sebagai tanda kedatangan-Nya kembali (Mat 24:37)
  • Nabi Yunus dalam perut ikan sebagai tanda lamanya Ia terkubur dan bangkit dari mati (Mat 12:39)
  • Israel akan diselamatkan dari malapetaka besar (Mat 23:34-39; Maz 118:5-26 )

Yahshua membawa PL kedalam kehidupan sehari-hari

  • Tetapi jawab Yahshua kepada mereka: “Tidakkah kamu baca apa yang dilakukan Daud, … (Mat 12:3; 1Sam 21:1-7) bandingkan dengan Imamat 24:5-9
  • Yahshua menjawab mereka: “Kamu sesat, sebab kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Elohim! … tidakkah kamu baca apa yang difirmankan Elohim, ketika Ia bersabda: …(Mat 22:29-31; Kel 3:6)
  • Kata Yahshua kepada mereka: ” belum pernahkah kamu baca: Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu Engkau telah menyediakan puji-pujian?” (Mat 21:16; Maz 8:2 )
  • Kata Yahshua kepada mereka: “Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah Elohim? (Yoh 10:34; Maz 82:6 )

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga. (Mat 5:18-19)

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Yahshua Ha Mashiah hadir di Perjanjian Lama


Ia berkata kepada mereka: “Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur.” Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci. (Luk 24:44-45)

Artikel ini akan membuktikan ke Elohiman Yahshua/ Yeshua Ha Mashiah (Yesus Kristus / Isa al-Masih)   melalui Alkitab Perjanjian Lama.

Nabi Yesaya (hidup di abad 7 BC) menubuatkan kepribadian dan kuasa Yahshua sebagai Elohim (Yes 9:6-7):
Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang:
Penasihat Ajaib, Elohim yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.
Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan YAHWEH semesta alam akan melakukan hal ini.

Nubuatan ini telah disetujui oleh para ahli Alkitab bahwa putra ini adalah Yahshua/ Yeshua Ha Mashiah yang datang pada tahun antara 3 dan 4 BC (Sebelum Masehi). Logika dari nubuatan nabi Yesaya ini ialah:

  • Yashua adalah Elohim yang datang menjadi daging (manusia) hal ini bisa dilihat dari nama-nama yang Ia miliki pada nubuatan tersebut dan juga kekuasaan pemerintahan-Nya yang kekal dan bersih dari segala korupsi dan amoralitas. Hal ini bisa diperiksa di Perjanjian Baru, bagaimana Ia berkata dan bertindak – tidak ada satu dosapun ditemukan dalam hidup-Nya.
  • Karena Yahshua adalah Elohim, tentunya Ia sudah ada sebelum Ia menjelma menjadi manusia. Hal ini yang akan menjadi bahasan kita di sini.

Beberapa ayat di Perjanjian Lama yang membuktikan kehadiran-Nya sebelum Ia menjadi manusia:
Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Yahweh yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman YAHWEH semesta alam. (Mal 3:1 )
Nabi Maleakhi (~420 BC) menyegarkan kembali nubuatan Nabi Yesaya yang berbunyi : Ada suara yang berseru-seru: “Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk YAHWEH, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Elohim kita! (Yes 40:3)[1], mulut YAHWEH telah mengatakannya (ay 5).[2]

Dari kedua nubuatan di atas kita tidak akan salah mengartikan bahwa Alkitab sendiri meneguhkan bahwa Yahshua adalah Elohim YAHWEH. Kata ”utusan-Ku” adalah Yohanes Pembaptis, lihat referensi nomor 1.

Yesaya pasal 40 secara detil menceritakan apa yang YAHWEH-dalam wujud manusia-Yahshua lakukan ketika Ia hadir di bumi dan betapa besar kuasa-Nya:

  • Ay.4: hati yang lemah dan patah dikuatkan, sombong direndahkan, yang tidak jujur akan diluruskan.
  • Ay 10b: – tidak ada seorang manusia pun, termasuk nabi yang pernah atau bisa berbuat seperti Yeshua; menyembuhkan segala penyakit (buta, lumpuh, kusta dll.), mengusir roh-roh jahat, setan, menghidupkan orang mati dan bahkan mengampuni dosa manusia. Mengapa? Sebab Ia adalah YAHWEH!, ayat ini jelas menulis: Lihat, itu Tuhan ALLAH, Ia datang dengan kekuatan dan dengan tangan-Nya Ia berkuasa.”[3]
  • Ay 11: Tepat seperti perkataan Yashua pada Yohanes 10 tentang siapa diri-Nya, “Akulah gembala yang baik!”  Jika Anda baca Yehezkiel seluruh pasal 34 nampak lebih jelas lagi bahwa “Gembala Yang Baik” tersebut adalah Adonai YAHWEH, Elohim Israel.
  • Ay 12-17:  “Sesungguhnya, bangsa-bangsa adalah seperti setitik air dalam timba dan dianggap seperti sebutir debu pada neraca. Sesungguhnya, pulau-pulau tidak lebih dari abu halus beratnya. (ay 15).
  • Ay 16-26: kuasa-Nya tidak tertandingi.
  • Ay 27-31: janji kekuatan bagi setiap mereka yang mengandalkan Dia.

Mungkin Anda berkesimpulan bahwa YAHWEH itu ada tiga, jika dimasukkan Roh YAHWEH/ Roh Kudus di dalamnya. TIDAK!YAHWEH adalah esa / echad (ibrani). Perhatikan ayat ini: Jawab Yahshua “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, YAHWEH Elohim kita, YAHWEH itu esa. Shema Yisrael ADONAI Eloheinu ADONAI echad (Mar 12:29), mengutip Taurat pada Ulangan 6:4.

Perkataan nabi Musa ini (Ul 6:4) di mata Yahshua adalah hukum yang terutama yaitu bahwa umat-Nya harus tahu bahwa Elohim mereka, YAHWEH, adalah YAHWEH yang esa. Echad / esa tidak sama dengan “tunggal yang bersifat unik” kata “echad” artinya “tunggal yang bersifat unity atau korporat”. Contohnya adalah manusia, setiap manusia yang hidup selalu mempunyai roh, jiwa dan tubuh; setiap molekul udara adalah kesatuan dari (dua campuran utama) nitrogen, oxsigen dan suami-isteri; contoh-contoh ini jelas jauh dari sempurna untuk kita bisa mengerti ke tritunggalan  Elohim YAHWEH.

Pertanyaan. Musa, Gideon, Yehezkiel dan lain-lain pernah melihat YAHWEH dalam bentuk “malaikat YAHWEH”, Yahshua berkata ; “Tidak seorangpun yang pernah melihat Elohim, tetapi Anak Tunggal Elohim (Yoh 1:18). Jadi siapa sesungguhnya yang mereka telah lihat?

Sekarang kita cari nama Yahshua / Yeshua / Yesus di Perjanjian Lama.
Israel (Yakub) ketika menjelang tuanya dan hampir meninggal dunia ia berkata: Aku menanti-nantikan keselamatan yang dari pada-Mu, ya YAHWEH. I have waited for thy salvation, O LORD. (Kej 49:18, KJV). Salvation dalam kamus Strong ibrani ialahH3444 “yeshua/ y’shua” dengan kata lain Israel berkata, “Aku menanti-nantikan Yeshua / Yahshua yang dari pada-My ya YAHWEH.

Dengan cara yang sama kita dapatkan:

  • I will rejoice in thy Yeshua / Yahshua. (Maz 9:14)
  • With long life will I satisfy him, and show him my Yeshua./ Yahshua (Maz 91:16)

Sungguh, Elohim itu Yeshua / Yahshuaku (sebelum menjelma dan keberadaan-Nya yang kekal); aku percaya dengan tidak gemetar, sebab ADONAI YAHWEH itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi Yeshua /Yahshuaku (Firman yang menjadi daging; Yoh 1:14).” Maka kamu akan menimba air dengan kegirangan dari mata air Yahshua (Penyaliban-Nya adalah air keselamatan yang mengalir dari bukit Golgota). (Yes 12:2-3)

Ayat di bawah ini lebih jelas lagi menunjukan bahwa “keselamatan” bukanlah “benda mati” atau “kata benda” tetapi “seorang pribadi”:

Sebab inilah yang telah diperdengarkan YAHWEH sampai ke ujung bumi! Katakanlah kepada puteri Sion: Sesungguhnya, keselamatanmu (yeshua/ yahshua-mu) datang; sesungguhnya, mereka yang menjadi upah jerih payah-Nya ada bersama-sama Dia dan mereka yang diperoleh-Nya berjalan di hadapan-Nya. (Yes 62:11)

Behold, YAHWEH has made it to be heard to the end of the earth; Tell the daughter of Zion, Behold! Y’shua* comes! Behold! His reward is with Him, and His work before Him. (HRB).[4]

Pada kitab Habakuk 3:13, kita dapatkan demontrasi terbesar dari NAMA “Yeshua/ Yahshua” di Perjanjian Lama, karena di sini kita mendapatkan keduanya, nama dan juga title dari Penyelamat. Tertulis dalam bahasa Ibrani:

  • “Thou wentest forth with YESHA [variant of YESHUA — Jesus] of [or for] thy people; with YESHUA thy MESSIAH [thy Anointed One: i.e., with Jesus thy Christ]; thou woundest the head of the house of the wicked one [Satan].” 
  • You went forth for the salvation of Your people, for Y’shua (Aleph/Tav) Your Messiah. … (HRB)

Pada Perjanjian Baru. Dan ketika Simeon datang ke Bait YAHWEH, dipimpin oleh Roh Kudus dan menggendong Yahshua bayi, ia berkata: “Sekarang, YAHWEH, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, sebab mataku telah melihat keselamatan (Yeshua / Yahshua) yang dari pada-Mu, (Luk 2:29-30). Tidak hanya ia melihat keselamatan Elohim (Yahshua Elohim ) tapi ia juga memegang Dia.
Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yahshua (KESELAMATAN, YEHSHUA), karena Dialah yang akan menyelamatkan (save) umat-Nya dari dosa mereka.” (Mat 1:21)

Bagian bawah artikel di sadur dari Yeshua in the Tanakh by Arthur E. Glass

Bacaan berkait:

[1] Tergenapi, ditulis dalam keempat Injil. Mat. 3:3; Mark. 1:3, Luk. 23:2-4, Yoh. 1:23.
[2] Ayat 5 dari terjemahan Indonesian Literal Translation (ILT), setuju dengan terjemahan Inggir ESV dan KJV misalnya.
[3] Tuhan ALLAH  (ITB) /  the Lord GOD (English) dalam ber bagai Alkitab Inggris yang bersumber dari bahasa Ibrani tertulis Adonai YAHWEH diterjemahkan dengan tepat oleh ILT dengan kata “Tuhan YAHWEH.” Tertulis dengan titel ini sebanyak 9 (Sembilan kali) pada Yehezkiel 35.
[4] HRB: Hebraic Roots Bible, sebuah terjemahan Akitab yang bersifat literal yang berakar dari bahasa Ibrani. Y’shua adalah penulisan orang Ibrani untuk kata Yeshua atau Yahshua yang berarti juga “keselamatan.” Puteri Zion/ Sion adalah bangsa Israel.
Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Yahshua adalah Elohim Yahweh, pembuktian PB


Permulaan hikmat adalah takut akan YAHWEH, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian. (Amsal 9:10)

Orang Farisi (penganut ajaran tradisi Yahudi) dan orang Muslim mengakui kenabian Yahshua Ha Mashiah– sebab kitab-kitab mereka menulis tentang kenabian-Nya, namun untuk menyebut Yahshua adalah Elohim itu tidak mudah, mengapa? dua alasan:
a. Orang Farisi (kuno dan modern) hanya membatasi dirinya membaca kitab Torah (lima kitab Musa) dan Talmut, mereka tidak berani membaca kitab-kitab para nabi lainnya.
b. Orang Muslim hanya membatasi dirinya membaca Alkuran tanpa berani membaca Alkitab, meskipun Alkitab adalah sumber terbesar dari ajaran nabi Muhammad.

Sepanjang sejarah banyak tercatat bahwa pemerintah-pemerintah negara dan pemimpin-pemimpim agama melarang masyarakat mereka membaca Alkitab. Itu bukan karena isi Alkitab tidak benar dan tidak bagus untuk kehidupan manusia – fakta: Alkitab telah membuat banyak negara Barat makmur dan maju dalam bidang teknologi, tatanan sosial dan moral, merubah banyak orang kriminal dan terrorist menjadi pendeta dan penginjil yang terkenal, – tetapi itu dilakukan karena 1. mereka takut masyarakat yang mereka kuasai mengetahui kebenaran dan kebebasan yang sesungguhnya, 2. mereka takut perbuatan jahat mereka diketahui oleh rakyat atau jemaat.

Bukti bahwa Yahshua adalah Elohim Yahweh bisa di dapat baik di Alkitab Perjanjian Lama (PL), maupun di Perjanjian Baru (PB); baik dari perkataan-Nya (Yahshua) langsung maupun melalui para nabi dan para rasul-Nya.

YAHSHUA ADALAH ELOHIM, pembuktian di PERJANJIAN BARU
Untuk memudahkan Anda mengerti jalan cerita Alkitab dengan mudah maka saya bagi cerita ini kedalam tiga interval waktu. Jika ada orang yang berpikir bahwa doktrin ”Yahshua adalah Yahweh (Tuhan)” hanyalah ajaran rasul Paulus semata, saya berani memastikan bahwa pastilah orang ini belum pernah menyelidiki Alkitab – di sini kita bicara tentang Perjanjian Baru. Yahshua sering kali mengatakannya sendiri di keempat Injil dan pewahyuan-Nya kepada rasul Yohanes di pulau Patmos bahwa Ia adalah Elohim. Para Rasul – tidak hanya Paulus – juga mengajar doktrin yang sama, sebab mereka hanyalah penerus dari apa yang mereka telah lihat dan dengar dari GURU AGUNG mereka.

Sebelum Firman Elohim menjelma menjadi manusia dan baru lahir.
Nabi Zakaria dan anaknya nabi Yohanes Pembaptis mengenali Yahshua sebagai Elohim.
Ketua Sanhedrin Simeon, seorang yang benar dan saleh. Oleh bimbingan Roh Elohim, Simeon masuk ke Rumah Yahweh. (27) Ia menggendong bayi Yahshua (berumur 40 hari) dan berkata, “Sekarang, Yahweh, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu, Penyelamat itu Engkau telah siapkan untuk segala bangsa: bagaikan terang yang menerangi jalan bagi bangsa-bangsa yang lain, untuk datang kepada-Mu; yaitu terang yang mendatangkan kehormatan bagi umat-Mu Israel.” (Luk 2:29-32 IBIS).
Kata “keselamatan” dalam Alkitab bahasa Ibrani tertulis Y’shua/ Yeshua; pembahasan bisa dilihat pada “Yahshua Ha Mashiah hadir di Perjanjian Lama.”

Tidaklah mengejutkan bahwa Yusuf dan Maria amat heran akan perkataan orang tua ini, sebab hanya merekalah yang tahu makna dari arti nama Yahshua yaitu “YAHWEH menyelamatkan”, ”… engkau akan menamakan Dia Yahshua, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.” kata malaikat kepada Yusuf (Mat 1:21)

Setelah Firman menjadi manusia.
Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Elohim dan Firman itu adalah Elohim. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Elohim. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. (Yoh 1:1,2,14 ) Jadi: manusia Yahshua = Firman = Elohim

Yahshua sendiri menyatakan diri-Nya bahwa Ia adalah Yahweh, Elohim kita.

  • Raja Daud (1052-1019 BC) memanggil Aku: “Yahweh ku”. merefer dari “the LORD said to my Lord (Mat 22:42-46) Kedua kata “Lord” disini memiliki makna yang sama “Kurios” G2692
  • Kamu menyebut Aku Guru dan Yahweh, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Yahweh. (Yoh 13:13 )
  • Kata Yahshua kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (6) Kata Filipus kepada-Nya: “Yahweh, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.” Kata Yahshua kepadanya: … Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? … Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri. (Yoh 14:8-11 )

Pekerjaan-pekerjaan Yahshua yang menyatakan bahwa Ia dan Bapa satu:

  • Ia tidak pernah mengerjakan yang bercela dan dosa sama sekali, di dalam Dia tidak ada dosa (1 Yoh 3:5).
  • Ia mengampuni dosa-dosa manusia ketika ada di Bumi
  • Ia mengampuni dosa-dosa manusia setelah Ia hidup kembali Dia menghapus segala dosa (1 Yoh 3:5).
  • Bapa Surgawi memerintahkan malaikat-malaikat-Nya menyembah Yahshua Dan ketika Ia membawa pula Anak-Nya yang sulung ke dunia, Ia berkata: “Semua malaikat Elohim harus menyembah Dia.” (Ibr 1:6)
  • Yahshua (yang adalah juga nabi dan imam) membiarkan diri-Nya disembah oleh manusia
  • Ia menggaransi orang yang percaya kepada-Nya masuk ke Kerajaan Surga

Bukti klaim Yahshua sebagai Elohim adalah benar. Jika ada manusia biasa (sekalipun ia nabi/ imam/ rasul) yang berani berkata dan bertindak seperti daftar di atas ini maka orang ini telah menghujat Elohim dan upahnya adalah hukuman mati (Yoh 5:18, 10:33). Orang-orang Farisi karenanya menyalibkan (Salib = lambang kutukan) Dia. Bapa di Surga yang adil dan bijak bagaimanapun tidak melihat satu kesalahan dari perbuatan dan perkataan Putra-Nya, – seperti yang dituduhkan oleh banyak orang. Yashua tidak layak dihukum mati, sebab itu Bapa membangkitkan kembali Putra-Nya yang tunggal ini. Kebangkitan Yahshua dari kematian membuktikan perkataan Yahshua, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku (Yoh 14:8-11) adalah BENAR dan TERUJI!! Yahshua Ha Mashiah adalah Elohim!!

Ia berkata kepada penduduk Yerusalem: ”Dan Aku berkata kepadamu: Mulai sekarang kamu tidak akan melihat Aku lagi, hingga kamu berkata: Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Yahweh!” (Mat 23:39). Yahshua akan datang lagi ke Yerusalem segera ketika bangsa-bangsa di datang ingin memusnahkan Israel, musuh begitu kuat sehingga bangsa Israel hanya bisa berseru kepada Juruselamatnya: Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Yahweh! Yahshua merefer perkataan nabi+raja Daud 118:25-26 dan nabi Zakharia 9:9-16 (YAHWEH menampakkan diri kepada umat-Nya, sebagai raja; raja Israel yang sesungguhnya adalah YAHWEH, lihat 1 Samuel 8:4-8 )

Mereka memanggil-Nya ”Yahweh” / (Kurios, dalam bahasa Yunani)

  • Rasul Petrus (Matius 14:28,30; 18:21; )
  • Perempuan Kanaan (Mat 15:22,25,27)
  • Rasul Markus menutup kitab Injilnya dengan kalimat, Sesudah Yahweh Yahshua berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Elohim. Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Yahweh turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya. (Mar 16:19-20) Kalimat Yahweh turut bekerja … dalam kontek yang sama ini merefer kepada janji Yahshua pada Injil Matius 28:20 … Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”
  • Dan masih banyak lagi

Setelah Ia bankit dari kematian-Nya.

  • Tomas menjawab Dia: “Ya Yahwehku dan Elohimku!” Kata Yahshua kepadanya:Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.” … tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yahshualah Mesias, Anak Elohim, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya. (Joh 20:28-31 ) Catatan: Tomas bisa berkata”Ya Yahwehku dan Elohimku!”sebab sebelumnya ia dan kesebelas murid lainnya telah mendengar sendiri klaim Yashua bahwa Ia adalah Elohim (Yoh 13 dan 14 di atas)
  • Maka murid yang dikasihi Yahshua itu berkata kepada Petrus: “Itu Yahweh.” Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Yahweh, maka ia … terjun ke dalam danau. Murid-murid yang lain datang dengan perahu karena mereka tidak jauh dari darat, hanya kira-kira dua ratus hasta saja dan mereka menghela jala yang penuh ikan itu. (Joh 21:7-8 )
  • Kata Yahshua kepadanya: “Gembalakanlah domba-domba-Ku.” (Yoh 21:15,16,17)Domba kata panggilan untuk umat Elohim (Titus 2:14)
  • Sebab mereka adalah orang Israel, … Mereka adalah keturunan bapa-bapa leluhur, yang menurunkan Mashiah dalam keadaan-Nya sebagai manusia, yang ada di atas segala sesuatu. Ia adalah Elohim yang harus dipuji sampai selama-lamanya. Amin! (Rom 9:4-5 )
  • Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Mashiah Yahshua, yang walaupun dalam rupa Elohim, tidak menganggap kesetaraan dengan Elohim itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. (Php 2:5-7 )
  • dengan menantikan penggenapan pengharapan kita yang penuh bahagia dan penyataan kemuliaan Elohim yang Mahabesar dan Juruselamat kita Yahshua Ha Mashiah, (Tit 2:13 )
  • Tetapi tentang Anak Ia berkata: Takhta-Mu, ya Elohim, tetap untuk seterusnya dan selamanya, dan tongkat kerajaan-Mu adalah tongkat kebenaran. Engkau mencintai keadilan dan membenci kefasikan; sebab itu Elohim, Elohim-Mu telah mengurapi Engkau dengan minyak sebagai tanda kesukaan, melebihi teman-teman sekutu-Mu.” Dan: “Pada mulanya, ya Yahweh, Engkau telah meletakkan dasar bumi, dan langit adalah buatan tangan-Mu. Semuanya itu akan binasa, tetapi Engkau tetap ada, dan semuanya itu akan menjadi usang seperti pakaian; seperti jubah akan Engkau gulungkan mereka, dan seperti persalinan mereka akan diubah, tetapi Engkau tetap sama, dan tahun-tahun-Mu tidak berkesudahan.” (Heb 1:8-12 ).

Lagi: Anak = Elohim = Yahweh, Anak Elohim ini adil, membenci kefasikan, meletakan dasar bumi, membuat langit, pemerintahan-Nya kekal.
Rasul Yakobus: Salam dari Yakobus, hamba Elohim dan Yahweh Yahshua Ha Mashiah, kepada kedua belas suku di perantauan. (Yak 1:1 ) dan: Saudara-saudaraku, sebagai orang yang beriman kepada Yahshua Ha Mashiah, Yahweh kita yang mulia, janganlah iman itu kamu amalkan dengan memandang muka. (Yak 2:1 )

Rasul Petrus: Terpujilah Elohim dan Bapa Yahweh kita Yahshua Ha Mashiah,… (1 Pet 1:3) kamu akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yahshua Ha Mashiah, Yahweh kita. Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Yahweh dan Juruselamat kita, Yahshua Ha Mashiah. (2 Petrus 2:8,11)

Sebab kami tidak mengikuti dongeng-dongeng isapan jempol manusia, ketika kami memberitahukan kepadamu kuasa dan kedatangan Yahweh kita, Yahshua Ha Mashiah sebagai raja, tetapi kami adalah saksi mata dari kebesaran-Nya. Kami menyaksikan, bagaimana Ia menerima kehormatan dan kemuliaan dari Elohim Bapa, ketika datang kepada-Nya suara dari Yang Mahamulia, yang mengatakan: “Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.” Suara itu kami dengar datang dari sorga, ketika kami bersama-sama dengan Dia di atas gunung yang kudus. Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi… (2Pet 1:16-19 )

Mereka adalah orang-orang yang fasik, … yang menyangkal satu-satunya Penguasa dan Yahweh kita, Yahshua Ha Massiah. Tetapi, sekalipun kamu telah mengetahui semuanya itu dan tidak meragukannya lagi, aku ingin mengingatkan kamu bahwa memang Yahweh menyelamatkan umat-Nya dari tanah Mesir, namun sekali lagi membinasakan mereka yang tidak percaya. (Yud 1:4-5 )

Yudas, saudara Yakobus: Tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, ingatlah akan apa yang dahulu telah dikatakan kepada kamu oleh rasul-rasul Yahweh kita, Yahshua Ha Massiah. Sebab mereka telah mengatakan kepada kamu: Menjelang akhir zaman akan tampil pengejek-pengejek yang akan hidup menuruti hawa nafsu kefasikan mereka.” Mereka adalah pemecah belah yang dikuasai hanya oleh keinginan-keinginan dunia ini dan yang hidup tanpa Roh Kudus.Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus. Peliharalah dirimu demikian dalam kasih Elohim sambil menantikan rahmat Yahweh kita, Yahshua Ha Massiah, untuk hidup yang kekal. (Yud 1:17-21)

Tips bagi para sceptik atau orang yang ragu:
Anda mungkin berkata, saudara Anggur Baru, Anda telah membuktikan Yahshua adalah Elohim secara Alkitabiah dengan baik, namun bagaimana JIKA Alkitab itu sendiri telah dipalsukan?

Jawaban saya ialah:

  1. Sampai hari tidak ada satupun bukti bahwa Alkitab telah dipalsukan. Terjemahan ada banyak namun makna inti Alkitab tidak berbeda
  2. Buktikanlah kebenaran Alkitab sendiri, tanyalah langsung kepada Elohim Yang Mahakuasa, Ia pasti akan menunjukan JALAN YANG LURUS kepada Anda, sebagaimana Ia telah lakukan kepada saya dan jutaan manusia lainnya.
  3. Bacalah Alkitab untuk Anda sendiri dan ujilah setiap kitab yang ada di dalamnya, maka JIKA Anda itu akan terjawab!
  4. Mengapa Anda yang rindu untuk menemukan JALAN LURUS lebih percaya kepada perkataan orang lain, yang memang tidak suka HIDUP DI DALAM TERANG? Selidikilah Alkitab dan jadilah berani seperti Saulus ahli Taurat ini yang meninggalkan tradisi Yahudi dan menjadi pengikut Yahshua bahkan teraniaya sepanjang pejalanan imannya:

Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Elohim yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Elohim, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.”  (Rom 1:16-17)

Bacaan terkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog
 

Yohanes Pembaptis: Yahshua adalah Elohim!


Permulaan hikmat ialah: perolehlah hikmat dan dengan segala yang kauperoleh perolehlah pengertian. (Amsal 4:7)

Nubuatan nabi Zakharia kepada anaknya sendiri Yohanes Pembaptis dan tugasnya:“Terpujilah YAHWEH, Elohim Israel, sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan baginya, Dan engkau, hai anakku, akan disebut nabi Elohim Yang Mahatinggi; karena engkau akan berjalan mendahului Yahweh untuk mempersiapkan jalan bagi-Nya, (Luk 1:68,76)

Ketika Ia berumur 30 tahun, sebelum memulai pelayanan-Nya, Ia pergi ke sungai Yordan dimana Yohanes Pembaptis sedang membaptis banyak orang. Yahshua pun turut serta turun ke sungai untuk memberi diri-Nya dibaptis (selam):

Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya: “Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?” Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Elohim.” Dan Yohanespun menuruti-Nya. Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Elohim seperti burung merpati turun ke atas-Nya, lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.” (Mat 3:14-17). Ketiga fungsi ke elohiman bertemu dalam satu kejadian.

Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: “Lihatlah Anak domba Elohim, yang menghapus dosa dunia. Dialah yang kumaksud ketika kukatakan: Kemudian dari padaku akan datang seorang, yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku. (Yoh 1:29-30 )

Dan akupun tidak mengenal-Nya, tetapi Dia, yang mengutus aku untuk membaptis dengan air, telah berfirman kepadaku: Jikalau engkau melihat Roh itu turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus. Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Elohim.” (Yoh 1:33-34 )

Pernyataan-pernyataan Yohanes yang luar biasa tentang Yahshua dari ayat-ayat di atas:

  • Anak domba Elohim, yang … – Yohanes memberi tahukan para pendengarnya “Inilah orang yang akan dikorbankan untuk dosa-dosa kalian bahkan semua orang di dunia!
  • menghapus dosa dunia – melalui korbar diri-Nya sendiri di kayu salib
  • Yahshua telah ada sebelum dirinya, Ingat Yohanes lahir lebih dulu, Yahshua: “sebelum Abraham jadi, Aku telah ada! (Yoh 8:58). Abraham lahir sekitar 2200 BC
  • Yahshua akan membaptis orang dengan Roh Kudus (Kis 1:7-8)
  • Ia adalah Anak Elohim (Yoh 1:34)

Bapa dan anak yang keduanya adalah nabi Elohim telah saling meneguhkan bahwa Yahshua adalah Elohim Yahweh.

Sedikit tentang Yohanes Pembaptis. Kedatangan dan tugasnya telah dinubuatkan oleh nabi Yesaya (757-696 BC). Gabriel, malaikat YAHWEH, berkata kepada nabi Zakaria di dalam Bait Suci di Yerusalem bahwa istrinya Elisabet akan mempunyai anak, dimana melalui anaknya

  • ia akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada YAHWEH, Elohim mereka, dan
  • ia akan berjalan mendahului YAHWEH dalam roh dan kuasa Elia … (Luk 1:16-17)

Masih pada Injil Lukas pasal satu. Enam bulan setelah Elisabet hamil, sepupunya Maria, tunangan Yusuf, dari Nasaret dikunjungi oleh Gabriel juga memberi dua kabar besar: 1. Roh Kudus akan membuat ia melahirkan seorang putra (tanpa persetubuhan) 2. Elisabet sedang hamil besar. (35-36)
Ketika Maria berkunjung dan memberi salam kepada Elisabet, tiga peristiwa besar terjadi (41-42):

  1. Yohanes yang ada dikandungan melonjak kegirangan
  2. Elisabet penuh Roh Kudus
  3. Elisabet tahu Maria akan melahikan Juruselamat Dunia sebab katanya, ”Siapakah aku ini sampai ibu Yahweh-ku datang mengunjungi aku? Tentunya sebutan ini hanyalah hubungan secara fisik, bukan rohani. Secara Rohani Yahshua adalah Raja, Tuan dan Elohimnya Maria

Bacaan berkait:

Yashua adalah Elohim Yahweh, pembuktian

    Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

    Seberapa penting merestorasi nama asli Yesus?


    Nama asli Yesus di dalam bahasa Ibraninya adalah Yeshua atau Yahshua. Ye atau Yah berasal dari kata YAHWEH, dan shua artinya menyelamatkan; jadi Yeshua atau Yahshua artinya YAHWEH menyelamatkan (LORD saves).

    Yosua anak Nun, penulis kitab Yosua, memilki penulisan nama yang sama dengan Yahshua “orang Nasaret” Yeshua/ Yehoshua artinya YAHWEH adalah keselamatan” / “YAHWEH menyelamatkan”; kesamaan nama dan antara Yeshua anak Nun dan Yahshua Ha Massiah merupakan suatu keunikan karena Yahshua anak Nun membawa umat YAHWEH, orang Israel, masuk ketanah Perjanjian Kanaan (negara Israel yang ada sekarang) dari perbudakan Mesir sementara Yahshua Ha Massiah membawa umat YAHWEH, orang Kristen lahir-baru, masuk ketanah Perjanjian Surga Mulia (tempat kehidupan kekal dimana YAHWEH berada) dari perbudakan dosa.

    Beberapa contoh lainnya nama-nama orang di Alkitab yang yang mengandung nama YAHWEH:

    • Yeshayahu / Yesaya – Keselamatan YAHWEH
    • Yoshiyahu / Yeremia – Ditinggikan YAHWEH
    • Zekaryah/ Zakhariai – YAHWEH Ingat
    • Tsidqiyah / Zedekia – YAHWEH Adalah Benar
    • Eliyahu/ Elia– Elohimku Adalah YAHWEH

    Sekarang ini telah banyak orang memakai kata asli Yesus, ada yang mempertanyakan manakah ejaan kata yang benar diantara kata ”Yeshua” dan ”Yahshua”, atau yang mendekati ejaan aslinya. Bagi saya hal itu tidaklah penting, karena keduanya mengandung arti yang sama. Saya pribadi sebagai orang Indonesia lebih suka memakai ”apa yang kamu tulis, apa yang kamu baca” yaitu Yahshua.

    Sebelum kita membahas perlunya merestorasi nama asli Domba Elohim, sahu hal penting perlu dijelaskan di sini, yaitu: tidak sedikit orang Kristen non-Yahudi yang mengatakan ”tidak penting memakai nama-Nya dalam bahasa Ibrani, DIA adalah Elohim, Dia mengerti dan tahu maksud hati kita. Sebagian yang tidak mau memakai karena alasan ”takut terseret masuk kedalam ajaran Yudaism.” Saya tidak sependapat dalam kedua alasan ini, terlebih yang terakhir.

    Mereferensi Alkitab dan ajarannya kembali kepada makna bahasa Ibrani dari mana Kekristenan berasal adalah:

    1. Essential untuk mengerti rencana awal YAHWEH menyelamatkan isi dunia ini.
    2. Bukan otoritas manusia (jemaat atau pendeta bahkan ahli kitab sekalipun) merubah atau mengurangi dan menambahkan Firman YAHWEH.
    3. Menerima dan melalukan apa yang diperintahkan dan telah tertulis di Alkitab merupakan suatu sikap hormat dan taat umat-Nya kepada Master Pencipta Manusia.
    4. Yang harus selalu diingat ialah para nabi dan imam di Perjanjian Lama dan Yahshua serta para penulis Perjanjian Baru adalah orang-orang Ibrani atau Yahudi.

    Yudaism adalah campuran antara ajaran Torah (lima kitab Musa) dan interpretasinya yang dibuat oleh para rabi Yahudi yang tidak mengenal siapa YAHWEH, yang ditentang oleh Yahshua dan murid-murid-Nya. Saya bukan pengikut Yudaism atau Sabat Advent (Gereja Advent) , tapi saya pelaku Sabat, sebab Sabat adalah perintah YAHWEH! ”Kembali kepada Alkitab” berarti kembali kepada perintah dan ajaran YAHWEH, ajaran para nabi-Nya dan rasul-rasul-Nya, dan BUKAN kepada Yudaism!!

    Seberapa penting merestorasi nama asli Yesus (Yeshua atau Yahshua) bisa diukur dari daftar singkat di bawah ini.

    Merestorasi di sini yang saya maksud adalah memakai nama aslinya dalam menulis, ketika berdoa, bernyanyi, pengabaran Injil dll, sederhanannya kita memakai itu dalam kehidupan sehari-hari kita (baik sekuler terlebih rohani) membuat nama asli-Nya dikenal di dunia ini.

    Perintah pemberian nama dan alasannya:

    • Nama-Nya diberikan oleh malaikat YAHWEH langsung kepada Yusuf (ayah-jasmani angkat-Nya), sebab Nama itu mengandung arti yang khusus ”… karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.” (Mat 1:21)
    • Elohim melalui Malaikat Gabriel meminta Maria (ibu-jasmani) menamai putra-Nya dengan nama tersebut, karena YAHWEH punya maksud tertentu untuk putra-Nya ini (Luk 1:31-35)
    • Dan nama-Nya itu adalah bagian dari kegenapan nubuatan nabi Yesaya, Imanu’el = Elohim beserta kita” (Mat 1:23; Yes 9:6)
    • Dengan memakai nama asli-Nya, kita akan lebih hati-hati di dalam pememakai Nama tersebut maupun dalam aktifitas kita, jangan menyebut nama-Nya dengan sembarangan (Ul 5:11)
    • Elohim memerintahkan kita: supaya kita percaya akan nama Yahshua Ha Massiah, Anak-Nya (1 Yoh 3:23)

    Hubungan nama-Nya dengan hak adopsi orang percaya:

    • Oleh karena percaya dalam nama-Nya, kita dijadikan anak-anak Elohim (Yoh 1:12), bukan karena keanggotaan gereja.
    • Pengampunan dosa kita menjadi penuh setelah kita dibaptis dalam nama-Nya dan setelah itu ia akan menerima karunia Roh Kudus (Kis 2:38; 22:16).
    • Tahukah Anda bahwa setiap orang yang telah dikeluarkan dari kegelapan dan dosa mereka sesungguhnya mereka diampuni oleh karena nama-Nya (1 Yoh 2:12) dan dipilih bagi nama-Nya (Kis 15:14)
    • Dengan percaya bahwa Yahshua adalah Ha Massiah (Kristus), kita memperoleh hidup dalam nama-Nya (Yoh 20:31).

    Doa yang terjawab dan didengar beralaskan nama-Nya:

    • Ia mengajar pengikut-Nya berdoa yang benar ialah kepada Bapa Surgawi dan menutupnya dengan nama-Nya (Yoh 15:16; )
    • Ia berjanji, “minta sesuatupun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu (Yoh 16:24)

    Imanu’el hadir ketika kita bertindak di dalam nama-Nya:

    • Jika seorang menyambut seorang anak (memeluk dengan sikap kasih) dalam nama-Nya, Yahshua berkata, ia telah menyambut Aku (Mark 9:37).
    • Ia berjanji akan hadir diantara kita bila kita berkumpul dalam nama-Nya (Mat 18:20)

    Yahshua meminta kita melakukan pekerjaan-Nya di dalam nama-Nya:

    • Dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem (Luk 24:47), bukan dalam nama denominasi atau pemimpin rohani.
    • Dalam nama-Nya kita disuruh mengusir roh-roh jahat dan menyembuhkan yang sakit (Mark 16:17) dan murid-murid-Nya mentaati perintah-Nya ini (Kis 3:6;16:18 dll.)
    • Dalam nama Bapa-Nya dan nama-Nya dan nama Roh Kudus kita diperintahkan membaptis orang yang bertobat (Mat 28:19)

    Menyebut dan percaya nama-Nya adalah suatu bagian kehidupan orang percaya:

    • Elohim memerintahkan kita: supaya kita percaya akan nama Yahshua Ha Massiah, Anak-Nya (1 Yoh 3:23)
    • Ketika kita bermegah dan bersuka cita oleh karena berkat-Nya, dengan menyebut nama asli-Nya – Yeshua/ Yahshua yang artinya YAHWEH menyelamatkan – kita akan disadarkan bahwa itu hanyalah karena anugerah dari Dia. Kita terhindar dari kesombongan diri sendiri (1 Taw 16:10; Maz 100:4)
    • Dan setelah diselamatkan, kita diminta untuk percaya dan taat kepada nama-Nya (Rom 1:5)
    • Yohanes di dalam suatu penglihatan surgawi, ia melihat Anak Domba berdiri di bukit Sion dan 144 000 orang yang bersama Dia di dahi mereka tertulis nama-Nya dan nama Bapa-Nya sementar nyanyian surgawi dikumandangkan (Wah 14:1-2)

    Perlu juga diingat bahwa yang ditakuti dan dibenci oleh Setan dan roh-roh jahat serta para pengikut mereka dunia ini bukanlah denominasi gereja Anda, tapi satu dan hanya satu yaitu nama-Nya, Yahshua Ha Massiah

    • [P]emimpin-pemimpin Yahudi serta tua-tua dan ahli-ahli Taurat mengadakan sidang di Yerusalem dengan Imam Besar [4 orang] Hanas dan Kayafas, Yohanes dan Aleksander dan semua orang lain yang termasuk keturunan Imam Besar (Kis 4:5-6). … berundinglah merekamengancam dan melarang mereka (para murid-Nya) supaya mereka jangan berbicara lagi dengan siapapun dalam nama itu (-yaitu nama Yahshua Ha Massiah; 4:10).” (4:15-17). Perhatikan kata-kata yang diberi warna coklat, dua pertama adalah pemimpin-pemimpin sekuler Israel dan tiga terahir adalah para pemimpin keagamaan. Sidang Sandhedrin biasanya berjumlah 70 orang. Kekuatan politik dan agama bergabung menyerang nama-Nya!
    • Imam Besar dilain kesempatan menangkap dua murid-Nya dan berkata: Dengan keras kami melarang kamu mengajar dalam Nama itu. Dan setelah menyesah mereka dan melarang mereka mengajar dalam nama Yahshua. Sesudah itu mereka dilepaskan. (Kis 5:28, 40)
    • Bahkan binatang yaitu ibu dari wanita-wanita pelacur 13:1=pasal 17; John Gill’s Exposition) yang sembuh dari lukanya yang membahayakan hidupnya… menghujat nama-Nya (Wah 13:3,6). Sangatlah penting untuk diperhatikan bahwa “binatang” ini juga memiliki kuasa politik (memiliki negara) dan kuasa keagamaan (keimaman).

    Dari puluhan ayat-ayat Alkitab di atas, mungkinkah penggantian nama Yahshua / Yeshua menjadi Jesus atau Yesus suatu bentuk kesengajaan untuk melarang atau menutupi nama-Nya, nama yang diberikan oleh YAHWEH sendiri melalui malaikat-Nya?

    Di sinilah terlihat betapa penting merestorasi nama Yahshua, memakai dan memproklamirkan nama-Nya yang sebenarnya.

    Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat YAHWEH nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yahshua, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.” Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan YAHWEH oleh nabi: “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanu’el” – yang berarti: Elohim menyertai kita. (Mat 1:20-23)

    Referensi:

    • Frank C. Thompson, Thomson Chain-Reference Bible (KJV), …, with the meaning of their names.
    • The Scriptures

    Bacaan berkait:

    Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog.