Kronologi peristiwa-peristiwa di Alkitab PL


Aku hendak mengingat perbuatan-perbuatan YAHWEH, ya, aku hendak mengingat keajaiban-keajaiban-Mu dari zaman purbakala. (Maz 77:12)

Melalui catatan penemuan arkiologi yang ada kita bisa menghitung umur penciptaan Bumi ini. Penghitungan tahun bisa didapat dari Alkitab Perjanjian Lama dengan membandingkanya pada beberapa batu-tulis kuno yang mencatat daftar pemerintahan raja-raja Asur dan raja-raja Sumerian. Penanggalan tahun-tahun pada artikel ini tidak bisa dijadikan referensi yang pasti, namun hanya suatu perhitungan untuk mendapat gambaran yang sedekat mungkin. Perbedaan catatan tahun pada suatu peristiwa dalam artikel ini bisa saja berbeda dengan perhitungan dari ahli Alkitab lainnya. Lihat “Chart of Hebrew Kings and Prophets.”

Alkitab tidak memberikan kronologinya sesuai kalender yang kita pakai sekarang ini [Gregorian Kalender, paus Gregory XIII, abad 500 AD]. Untuk membangun pendataan yang absolute, kita perlu mengerti system Alkitab di dalam mencatat penanggalan-penanggalan para raja [Israel] dan kemudian meletakan itu sejajar para penanggalan penguasa-penguasa Asur (Assyria) dan Babilon. Orang Asur mendasarkan sejarahnya pada data astronomi, … Kemudian kita dapat mengunakan informasi itu untuk menunjuk penanggalan-penanggalan peristiwa-peristiwa di Perjanjian Lama. Daftar [raja-raja Asur/ Assyria] ini memberi kita sebuah sejarah dari 892 ke 648 BC. Sepanjang waktu ini, beberapa pemimpin Asur telah membuat hubungan dengan raja-raja Ibrani (1).

Pada ”batu tulis daftar raja-raja Asyur” ini tertulis bahwa pemimpin Asyur yang bernama Daian-Asyur berkata bahwa ia memerintah di tahun keenam sebagai Shalmaneser III dan pergi berperang melawan raja-raja dari  pantai Mediterranian, dari sekian raja yang ia perangi raja Ahab dari Israel terdapat dalam daftar ini. Tahun pertempuran ini terjadi pada 853 BC.

Daftar ini juga menulis bahwa pada 841 BC raja Ia-a-u dari Israel mulai membayar upeti kepada raja Asyur ini.

Pada tulisan di batu hitam ini tertulis:

“The tribute of Jehu, son of Omri: I received from him silver, gold, a golden bowl, a golden vase with pointed bottom, golden tumblers, golden buckets, tin, a staff for a king [and] spears.”

Peperangan raja Ahab melawan raja Aram ini yang membuat raja Israel ini mati terbunuh dicatat pada 1 Raja-raja pasal 12, dan Yehu, panglima perang keluarga raja Ahab, menjadi raja atas Israel antara tahun 843-816 BC, 28 tahun (2Rj 10:36).

Dari penanggalan yang kita dapat ini, kita menuju perjalanan waktu secara mundur, berasumsi dari Daftar raja-raja Israel dan Yehuda, maka di dapat

Raja Israel Utara I ialah Yerobeam (933-911 BC), 22 tahun memerintah (1Rj 14:20) atau

Raja Yehuda I (Israel Selatan), setelah Solomo wafat maka Israel terpecah dua, Rehoboam/ Rehabeam (933-916 BC), 17 tahun. 2Taw 12:13.

Raja Daud, kakek dari Rehabeam, (1011-971 BC), 40 tahun memerintah (1Rj 2:11; 2Sam 5:4; 1Taw 29:27). Raja Daud menggantikan raja Saul, raja pertama untuk bangsa Israel.

Hakim-hakim memerintah bangsa Israel sebelum ada raja Saul. Jaman para Hakim ada selama kurang lebih 450 tahun (Kis 13:20). Dari Otniel sampai nabi Samuel. Catatan tertua Mesir yang menulis kata ”Israel” terdapat pada batu-tulis (dikenal sebagai Isreael Stela) dari raja Merneptah, Mesir, yang memerintah pada 1213-1203 BC.

Nabi Yosua anak Nun menggantikan nabi Musa. Yosua meninggal dunia ketika berumur 110 tahun.

Nabi Musa memimpin bangsa Israel keluar dari perbudakan Mesir memiliki dua perkiraan waktu:

  • Penanggalan lebih awal: beberapa ahli percaya itu terjadi sekitar 1400 BC, berdasarkan batu-batu bertulis Amarna, catatan-catatan ini menghubungkan dengan Firaun Amenhotep III (1410-1377 BC).
  • Penanggalan lebih lama: sekitar 1275 BC, dengan alasan Ramses II (1304-1238 BC) menyinggung kerja paksa suku Apiru – kemungkinan perkataan orang Mesir untuk ”Hebrew” atau Ibrani – yang kota-kota Mesir kuno.

Pekker dan Tenney dalam bukunya memperhitungkan Exodus itu terjadi sekitar 1446 BC.

Bangsa Israel tinggal di Mesir sekitar 400 tahun (Kej 15:13-14). Tepatnya 430 tahun keluarga Yakub menetap di Mesir sebelum mereka melakukan exodus (Kel 12:40-41), dengan kata lain Yakub dan keluarganya mengunjungi Yusuf, penguasa pertama Mesir setelah Firaun, sekitar 1876 BC. Yakub berumur 130 tahun ketika pindah ke Mesir. Jadi Ia lahir sekitar 2006 BC (1876BC +130 tahun).

Ishak berumur 60 tahun ketika melahirkan Yakub (Kej 25:26); Ia meninggal dunia saat berumur 180 tahun, jadi Ishak hadir di bumi antara 2066-1886 BC.

Abraham hidup antara 2166-1991 BC. Ia melahirkan Ishak ketika berumur 100 tahun (Kej 21:5), dan umurnya ialah 175 tahun (Kej 25:7).

Peristiwa Air bah. Kita melompat mundur ke nabi Nuh. Air bah datang ketika Nuh berumur 600 tahun, dan hidup 350 tahun lamanya setelah musibah besar tersebut (950-600=x tahun), jadi Nuh hidup selama 950 tahun (Kej 7:6, 11; 9:29). Bahteranya telah ditemukan di tanah Kurdistan, Turky.

Alkitab Septuagint mencatat ada sekitar 1232 tahun antara peristiwa air bah dengan Abraham memasuki tanah Kanaan. Sedangkan Samaritan Pentateuch (5 kitab Musa versi Samaria) mengatakan sekitar 942 tahun. Dari Kejadian 12:4 kita dapat menghitung kapan kira-kira air bah terjadi.

  • 2166 BC – 75 tahun=2091 BC (ketika Abram keluar dari Haran (Syria) menuju Kanaan) + 1231 tahun = 3323 BC menurut Septuangint,  dan 3033 menurut Samaritan Pentateuch
  • Perhitungan menurut sejarah Mesir dan Mesopotamia air bah terjadi sekitar abad 3000 BC;

Perbedaan ini dapat dimengerti sebagaimana para ahli Alkitab percaya bahwa silsilah keturunan pada Kejadian 11 tidak berdasarkan urutan bapa-melahirkan-anak, tapi berdasarkan garis keturunan (penerus kepemimpinan).

Berdasarkan silsilah Adam dan Hawa (manusia pertama) sampai terjadinya peristiwa air bah ini kita dapat membuat pehitungan kasar kapan lahirnya manusia pertama ini

  • Adam menurut Alkitab berumur 800 tahun ketika melahirkan Set, dan meninggal dunia ketika berumur 930 tahun (Kej 5:4-5). Dengan kata lain: dari Penciptaan Adam (PA) sampai kematiannya ada 930 tahun, ditulis: 0-930 PA.
  • Set melahirkan Enos ketika ia berumur 105 tahun, dan hidup 807 tahun setelah lahirnya Enos. Umur Set ialah 912 tahun (Kej 6-8). Set (130-1042 PA). Setelah Penciptaan Adam (930-800= 130+912=1042).
  • Enos berumur 90 tahun ketika Kenan lahir, dan tetap hidup selama 815 tahun. Jadi umurnya 905 tahun (Kej 5:9-11). Enos (235-1140 PA). (105+130=235+905=1140)
  • Kenan melahirkan Mahalaleel ketika berumur 70 tahun, dan hidup terus sampai 840 tahun. Jadi umurnya mencapai 910 tahun.(Kej 5:12-14). Kenan (325-1235 PA). (235+90=325+910=1235)
  • Mahalaleel berumur 65 tahun ketika Yared lahir, dan terus hidup selama 830 tahun. Jadi Yared mencapai umur 895 tahun, lalu ia mati (Kej 5:218-20). Mahalaleel (395-1290 PA). (325+70=395+895=1290)
  • Yared melahirkan Henokh ketika berumur 162 tahun, terus hidup selama 800 tahun. Umur Yared mencapai 962 tahun (Kej 5:18-20). Yared (460-1422 PA).
  • Henokh berumur 65 tahun ketika Metusalah lahir, dan tetap hidup selama 300 tahun. Jadi umurnya mencapai 365 tahun (Kej 5:21-23). Henokh (622-987 PA).
  • Metusalah melahirkan Lamekh ketika ia berumur 187 tahun dan terus hidup selama 782 tahun. Jadi umur Metusalah ialah 969 tahun. Metusalah (687-1656 PA).
  • Lamekh berumur 182 tahun ketika melahirkan Nuh, dan ia terus hidup 595 tahun. Umur Lamekh mencapai 777 tahun (Kej 5:28-31). Lamekh (874-1651 PA).
  • Nuh berumur 500 tahun ketika melahirkan Sem (Kej 5:32). Dan Air bah melanda dunia ketika Nuh berumur  600 tahun. Umur Nuh mencapai 950 tahun. Lihat data Peristiwa Air bah di atas. Jadi Nuh hidup antara 1056-2006 PA (874+182=1056+950=2006) atau (3600-2650 BC).

Jadi peristiwa Air bah terjadi pada 1656 PA (1056 PA+600) atau 3000 BC.

Dari data ini di dapat pehitungan kasar umur Bumi sejak lahirnya Adam sampai kita hidup di abad 20 ini yaitu dari penciptaan Adam ke air bah lamanya 1656 tahun; dari Air bah ke Yahshuah lahir (diasumsikan pada 0 BC, dipercayai para ahli Kitab itu terjadi pada 4 BC) lamanya 3000 tahun; dan sekang kita berada di akhir tahun 2009. Jadi total tahun dari Penciptaan Adam ke tahun 2009 AD ialah (1656+3000+2009) tahun = 6665 tahun

Alkitab tidak memberi kita tahu, apakah perhitungan umur Adam di atas terjadi setelah ia diusir dari taman Eden atau sejak ia diciptakan.

Namun Alkitab berkata bahwa Bumi dibentuk dan diisi oleh YAHWEH selama 6 hari lamanya, dan setelah itu Dia beristirahat di hari ketujuh. Lihat Kejadian pasal 1:1-31 dan pasal 2:1-3.

6 hari penciptaan ini bisa bermakna 6 ribu tahun bagi manusia sebagaimana raja Daud dan rasul Petrus mengatakannya (Maz 90:4; 2Pet 3:8).

Sejarah catatan-catatan kemasyarakatan dunia tidak lebih tua dari 7000 tahun, sekalipun penemuan-penemuan fosil (manusia dan binatang) yang berdasarkan teori Evolusi menyatakan fosil-fosil tersebut berumur milyaran tahun lamanya. Untuk masalah umur fosil-fosil silakan baca Evolusi: fact or believe.

Artikel menarik lainnya yang berkaitan dengan perhitungan waktu dan umum bumi dapat dibaca  di bawah ini:

Dan untuk artikel yang berhubungan dengan sejarah Timur  Tengah:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog
Iklan

Bahasa Mandarin meneguhkan kitab Kejadian


Sebuah buku berjudul The Discovery of Genesis (Penemuan kitab Kejadian) ditulis oleh C.H. Kang dan Ethel Nelson menjelaskan bahwa kata-kata dalam bahasa China (Mandarin?) berisi cerita peristiwa-peristiwa dalam kitab Kejadian. Kitab Kejadian ditulis oleh nabi Musa saat ia memimpin bangsa Israel keluar dari tanah Mesir, itu sekitar 1400 BC.

Buku ini memberi beberapa contoh:

Bahtera atau kapal laut atau boat
Kata perahu dalam bahasa Mandarin terdiri dari tiga bagian yang jelas.

perahu atau bejana + delapan + mulut atau orang = bahtera.

Perahu pertama yang tertulis di Alkitab adalah bahtera nabi Nuh tertulis:

Pada hari itu juga masuklah Nuh serta Sem, Ham dan Yafet, anak-anak Nuh, dan isteri Nuh, dan ketiga isteri anak-anaknya bersama-sama dengan dia, ke dalam bahtera itu, (Kej 7:13)
Jadi bahtera Nuh adalah sebuah perahu dengan delapan orang.

Menginginkan kepunyaan orang lain (Covet), keinginan.
Kata “covet”  atau “mengingikan kepunyaan orang lain” atau hasrat dalam bahasa Mandarin digambarkan dengan seorang wanita membuat keputusan antara dua pohon. Kejadian 2:8-9 menunjukkan kita bahwa ada dua jenis pohon bersebelahan yang harus dipilih, yang buahnya boleh dimakan dan yang tidak boleh dimakan. Hawa telah memilih yang salah, Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya. (Kej 3:6)


“Dilarang.” Kata ini digambarkan dari dua pohon di atas sebuah karakter. Karakter ini adalah sebuah bentuk singkatandari sebuah kata Elohim dengan tambahan lengkungan kecil seperti mata pancing pada bawah tengahnya yang merubah  arti dari “Elohim” ke “Elohim memerintah atau mengabarkan.” Jadi kata “dilarang” berarti “Elohim membuat sebuah perintah tentang dua pohon.”

Bacaan berkait:

Team peneliti China dan Turky mengklaim bahtera Nuh telah ditemukan

Referensi

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Sejarah singkat Alkitab dan isinya


Sebab firman Eloohim hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. (Ibr 4:12)

Alkitab / Holy Bible adalah kumpulan kitab-kitab dan surat-surat yang ditulis oleh orang-orang yang ditentukan YAHWEH. Isi Alkitab ditulis berdasarkan inspirasi / tuntunan / pimpinan / pewahyuan Roh Kudus.

Isi Alkitab secara umum  

Alkitab adalah kitab dari YAHWEH tentang YAHWEH, Elohim Pencipta alam semesta – cerita rencana dan kasih-Nya untuk manusia. Dari kitab pertama sampai kitab terakhir pusat ceritanya ialah Yahshua Ha Mashiah, Elohim berbajukan daging manusia; kumpulan tulisan asal usul-Nya, kelahiran-nya, kematian-Nya dan kebangkitan-Nya – bagaimana IA memulihkan seluruh ciptaan-Nya yang telah rusak kembali kepada rencana-Nya yang sempurna dan mulia.

  • Alkitab bukanlah buku atau kitab biasa, – itu sungguh berbeda sebab itu telah ditulis oleh banyak orang yang telah mendengar suara Elohim. Firman YAHWEH ini hidup seperti api kepada setiap generasi baru, segar seperti angin dan murni seperti hujan.
  • Alkitab bukanlah kitab sejarah; meskipun catatan-catatannya sudah diakui keakuratannya oleh para Archaeologist
  • Alkitab bukanlah kitab puisi; meskipun itu telah mengiinpirasi lagu-lagu dan puisi-puisi yan tidak terhitung banyaknya berabad-abad
  • Alkitab bukanlah kitab cerita perjalanan; meskipun novel-novel telah dilahirkan oleh nya
  • Alkitab bukanlah kitab etika dan moral; meskipun hukum-hukum yang adil dan masyarakat yang makmur telah dihasilkan dari prinsip-prinsip Alkitab
  • Alkitab bukanlah ’text book’, tetapi Alkitab tetap mempersona para ahli ilmu pengetahuan alam

Alkitab adalah kitab yang unik merekam masalah-masalah manusia dan jawaban dari Elohim sendiri; Kabar Baik Keselamatan dari dosa melalui Yahshua Ha Mashiah.

Alkitab tidak hanya up-to-date tapi juga selalu ahead of date.

Ketepatan isinya dan kata-katanya yang HIDUP membuka alasan yang sebenarnya; mengapa banyak orang takut untuk belajar Alkitab, sebab mereka takut bertemu dengan Pengarangnya dan mereka tahu mereka tidak siap untuk itu.

Alkitab hampir tidak berguna untuk orang-orang yang cinta atheism atau skepticism, itu bukanlah karena Alkitab kurang bukti-bukti, tetapi karena mereka sendiri yang kurang jujur, kurang bertanggung jawab dan kurang kemurnian moral di dalam menyelidiki firman-Nya.

Para penulis Alkitab menyatakan bahwa pesan-pesan mereka bukanlah buah pikiran manusia tetapi wahyu yang kudus, Alkitab tidak perlu mempertahankan klaimnya sebagai kitab yang diinpirasikan Elohim; tetapi menyatakannya. Ini beberapa contohnya

Pada Perjanjian Lama

  • Kitab Kejadian dibuka dengan kata-kata, ”Berfirmanlah Elohim…” 9 kali pada pasal pertama
  • Kitab Malekhi (kitab terakhir Perjanjian Lama) tertulis, ”…, firman YAHWEH…” 24 kali; 23 kali dalam KJV ”… saith the LORD…” ; The LORD spoke …”120 kali pada 5 kitab pertama Perjanjian Lama (KJV)

Pada Perjanjian Baru,

  • Pada keempat Injil akar kata ”genap”: ”genaplah ….firman / nas Alkitab / nubuat..” yang berhubungan dengan Alkitab Perjanjian Lama tertulis 40 kali
  • Kitab Wahyu, kitab nubuatan akhir jaman, kata perintah dari Yang Mahatinggi ”tuliskanlah” ada 11 kali. Sejak kitab ini ditulis (abad 1 AC) banyak peristiwa telah terjadi sesuai firman-Nya pada kitab Wahyu ini.

Keabsahan dan otoritas Alkitab Perjanjian Lama sebagai Firman Elohim sangatlah jelas, Yahshua Ha Mashiah sering kali mengutip mereka di dalam pelayanan-Nya: (Mat 5:17, Luk 24:27,44; Mat 24:15 dll.)

Sedikitnya ada terdapat 600 kutipan dan referensi Perjanjian Lama di dalam Perjanjian Baru.

Oleh karenanya rasul Paulus, rasul terakhir Perjanjian Baru, berani berkata, For I am not ashamed of the gospel of Christ: for it is the power of God unto salvation to every one that believeth; to the Jew first, and also to the Greek. For therein is the righteousness of God revealed from faith to faith: as it is written. The just shall live by faith. (KJV) atau

Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Elohim yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Elohim, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.” (ITB, Rom 1:16-17) growthengbible

Catatan: Kata Christ / Kristus / Ha Mashiah pada ”the gospel of Christ” tidak terdapat pada NIV, dan terjemahan Ingris baru lainnya (1970 ke atas), RSV, LatinVulget (yang bersumber dari terjemahan Jerome dan pengaruh Roma Katolik), namun tertulis pada terjemahan lama: KJV, 1611 ; GNV (Geneva, 1560), YLT, Webster dan Lamsa (Aramik).

Kontradiksi-kontradiksi …

Sedikit orang yang mengkritik Alkitab sebenarnya tahu apa itu tertulis. Kebanyakan pengkritik belum pernah sungguh-sungguh baca Alkitab (tidak tahu ada berapa injil di Alktab, sebagian berpikir Injil sama dengan Alkitab, tidak tahu kronology isi Alkitab, tidak tahu bahwa cerita Alkitab dan Kuran untuk orang-orang yang sama mengandung cerita yang berbeda dll.)

Dosa dan keterbatasan pikiran manusia adalah kendala utama untuk mengerti pikiran dan firman YAHWEH. Tanpa pertolongan Roh-Nya, tidaklah heran bila profesor sekalipun tidak akan mengerti isi Alkitab. Fakta ialah semakin banyak ahli Hukum dan ahli scientific yang mengikuti Yahshua Ha Mashiah!

 

Tindakan-tindakan untuk memusnakan dan menghambat Alktab

Alkitab dari abad ke abad telah dicoba untuk dimusnakan, namun tetap hidup sampai sekarang. Penguasa-penguasa yang rakus telah berusaha menghentikan penterjemahan Alkitab. Tidak sedikit para perterjemah dibakar hidup-hidup, William Tyndall (abad 16) satu diantaranya. Ratusan juta orang telah terbunuh atau luka parah dari abad ke abad karena percaya dan memiliki Alkitab. Voltaire, filosofi Perancis abad 17 yang terkenal, berkata tentang Alkitab, ”Di dalam seratus tahun, kitab ini akan dilupakan.” Tepat seratus tahun kemudian setelah perkataan sombongnya ini, rumahnya digunakan sebagai kantor pusat Geneva Bible Society!

Yahshua berfirman, “Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.” (Mat 24:35) john-wycliffe

 

John Wycliffe atau Wyclife, seorang professor Oxford, ia menyelesaikan terjemahan Alkitab Inggris (1380) diperbanyak melalui tulisan tangan rekan-rekannya. Ia menterjemahkan Alkitab Latin Vulgate, yang adalah satu-satunya sumber yang tersedia pada Wycliffe. Paus sangat marah sekali atas ajaran-ajaran dan terjemahan Alkitab Wycliffe kedalam bahasa Inggris. (Meskipun ) 44 tahun setelah kematian Wyclifffe, paus memerintahkan tulang-tulangnya untuk digali, dihancurkan dan diserakan kedalam sungai!

 

 

Raja Henry VIII, dari Inggris setelah ia membaca Alkitab buatan Tyndale (namanya tidak tertulis karena kondisi kekuasaan saat itu), ia menyadari bahwa Alkitab sebagai mesin yang terkuat untuk menghancurkan sistem kepausan, dan percaya bahwa terjemahan ini akan menolong dia membebaskan Inggris dari dominasi Roma. Ia memberi kuasa menjual dan membaca Alkitab di seluruh kerajaannya. (The Death of the Great Reformer of England …, William Tyndale.com)

Kesimpulan

Sederhananya, beginilah Alkitab tercipta dan bisa dimengerti isinya dan tetap ada sampai sekarang:

  • YAHWEH memanggil para nabi dan rasul untuk menuliskan perkataan-perkataan-Nya yang mereka terima: melalui telinga, penglihatan mata dan alam roh, mimpi dan cara lainnya. (Kel 3; Yez 1; Dan 7:1 ; Luk 1:3)
  • Elohim mengutus para hamba-Nya: nabi, rasul, penginjil, gembala dan guru untuk mengajari isi Alkitab (Mat 28:19-20; Ef 4:11)
  • Yahshua mengutus Roh Kudus, yakni Roh Elohim, untuk mengajari dan mengingatkan semua yang Ia telah ajarkan (Yoh 14:16-17; 16:13-15)

”Tuliskanlah semua itu, terjadilah seperti apa yang tertulis!”

[D]emikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya. (Yes 55:11) AMIN!!!

Bacaan berkait:

 

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog