Injil: orang majus tidak bertemu bayi Yeshua!


Banyak orang Kristen di seluruh dunia telah sadar bahwa 25 Desember bukanlah tanggal kelahiran Yeshua Ha Mashiah, tetapi hari perayaan penyembahan berhala Roma kuno untuk dewa Sol Invectus (Matahari) yang bersumber dari dewa orang Persia yakni dewa Mithra (dewa Terang). Gereja Roma Katolik menempelkan tanggal perayaan pagan ini pada upacaya ”Kristen” untuk meng-‘kristen’-kan penduduk dunia (pada semua negara jajahannya).

Bagaimana dengan tiga orang majus dari Timur yang datang ke Betlehem? Apakah orang majus ini menyembah dan mempersembahkan hadiah kepada Yeshua saat Ia masih bayi (seperti ilustrasi gambar disamping ini?) atau ketika Ia sudah mulai bisa berjalan seperti ilustrasi gambar di bawah?

Injil Matius dan Lukas mencatat bahwa peristiwa kelahirang Yeshua di Betlehem dengan datangnya beberapa orang majus adalah dua cerita yang sama sekali terpisah baik tempat maupun waktu.

Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Mahsiah,  Yahweh, di kota Daud. Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi (brephos: bayi baru lahir, Yunani) dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan (manger dari  phatne, Yunani) ” (Luk 2:11-12) Ini adalah berita dari malaikat YAHWEH kepada beberapa gembala yang sedang menjaga ternak di padang. Kota Daud dimana Yeshua lahir ialah Betlehem (artinya Rumah Roti; dan Yeshua berkata Dia adalah Roti Hidup yang turun dari Sorga. Yoh 6), sebuah kota kecil di wilayah Yudea. Yusuf (ayah angkat-Nya di bumi) dan Maria keduanya berasal dari keturunan Yehuda, dari mana kata Yudea (wilayah) berasal. Garis keturunan Yeshua dan kota Betlehem dimana Ia lahir merupakan satu-kesatuan penggenapan nubutan para nabi YAHWEH. Lihat Lukas 2:4; Matius 1. Sekarang kita lihat dimana orang-orang majus bertemu Yeshua, itu ada di Injil Matius, kita melihat kesana sekarang.

Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur. (Mat 2:11)

Orang-orang majus ini bertemu Yeshua yang mereka cari ternyata sudah tinggal di sebuah rumah tinggal (house dari oikea, Yunani), dan Yeshua sudah bukan bayi lagi saat itu, sebab Alkitab menulis mereka melihat Anak kecil / young child (paidion, bahasa Yunaninya) (KJV, ASV). Itulah sebabnya mengapa raja Herodes yang merasa takut akan datangnya raja yang lain memerintahkan untuk membunuh semua anak-anak di Betlehem yang berusia dua tahun ke bawah (Mat 2:16). Fakta ialah kata “Anak kecil (young child)” tertulis delapan kali di Injil Matius (Mat 2:8-21). Jadi orang-orang majus ini menyembah Yeshua saat Ia sudah agak besar dan sudah tinggal di sebuah rumah.

Dari sini pengikut Yeshua haruslah hati-hati di dalam membuat suatu karya seni Kristen (lukisan, cerita Sekolah Minggu, film dsb), agar tidak timbul suatu tradisi dan kebiasaan yang tidak sesuai dengan sejarah. The Passion of Christ, adalah contoh kesalahan ekstrim yang tepat. Film ‘Kristiani’ ini  ceritanya bukan dari Injil, tapi mimpi dari suster Katolik, Mel Gibson, seorang Roma Katolik Orthodox, mencoba menampilkan film ini untuk menyudutkan orang-orang Yahudi sebagai “pembunuh Juruselamat Dunia”, untung bahwa orang-orang Yahudi protes dan minta itu diedit ulang. Juruselamat Dunia (tepatnya) menyerahkan nyawa-Nya oleh karena Bapa-Nya mengasihi penduduk Dunia (Yoh 3:16), Ia ingin menebus dosa kita semua. Jika hanya melihat sejarah (tanpa makna rohani) maka Romalah yang harus disalahkan, sebab pemimpin Romalah yang sengaja menyiksa dan menyalibakan Yeshua DEMI untuk menyenangkan sekelompok kecil pemimpin sekte agama Yahudi (Farisi dan Saduki). Injil dan Kisah Rasul JELAS menulis bahwa mayoritas orang-orang Yahudi senang dengan pengajaran YESHUA HA MASHIAH! Motif pembunuhan Yeshua juga terjadi pada motif pembunuhan rasul Yakobus (saudara Yohanes) dan penangkapan rasul Petrus (Kis 12:1-4). Inilah alasannya mengapa jemaat Katolik tidak dianjurkan membaca Alkitab, supaya mereka hanya hidup dan beriman pada tradisi Roma Katolik saja dan berpikir bahwa Roma adalah pahlawan Kristianiti, yang sesungguhnya adalah lawan. Banyak penginjil USA mengagungkan dan memakai film ini untuk penginjilan, sesungguhnya mereka tanpa sadar menyebarkan doktrin Katolik dan menyebarkan kutuk – membenci keturunan Abraham sama juga menyentuh mata Elohim.

Joe Kovacs, penulis buku Shocked by the Bible, menyatakan bahwa “Saatnya kembali ke fakta-fakta Alkitab dan menyingkirkan dongeng-dongeng yang nonsense selama-lamanya.” Tentang hari raya Easter yang dikaitkan dengan perayaan Paskah (Passover), Joe menyatakan bahwa kata Easter tidak ada di dalam terjemahan Alkitab berbahasa Inggris, tidak akan menemukan apapun tentang telur-telur Paskah (Easter), yang Anda akan temukan adalah peringatan Elohim kepada umat-Nya untuk tidak berurusan dengan dewi-dewi kesuburan penyembahan berhala, yang namanya synonim dengan “Easter.”

Ingat bahwa Yeshua bukanlah bayi yang duduk dipangkuan Maria selamanya, bukan juga seorang pemuda yang lemah, terkulai di kayu salib (Katolik) selamanya. Ia adalah Kebangkitan dan Kehidupan, Ia adalah Hakim dari segala hakim dan Raja di atas segala raja. Haleluyah!!

Bacaan berkait:

Referensi:

Babe in a manger’ is not a ‘young child in a house’

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog.
Iklan

Sejarah singkat Alkitab dan isinya


Sebab firman Eloohim hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. (Ibr 4:12)

Alkitab / Holy Bible adalah kumpulan kitab-kitab dan surat-surat yang ditulis oleh orang-orang yang ditentukan YAHWEH. Isi Alkitab ditulis berdasarkan inspirasi / tuntunan / pimpinan / pewahyuan Roh Kudus.

Isi Alkitab secara umum  

Alkitab adalah kitab dari YAHWEH tentang YAHWEH, Elohim Pencipta alam semesta – cerita rencana dan kasih-Nya untuk manusia. Dari kitab pertama sampai kitab terakhir pusat ceritanya ialah Yahshua Ha Mashiah, Elohim berbajukan daging manusia; kumpulan tulisan asal usul-Nya, kelahiran-nya, kematian-Nya dan kebangkitan-Nya – bagaimana IA memulihkan seluruh ciptaan-Nya yang telah rusak kembali kepada rencana-Nya yang sempurna dan mulia.

  • Alkitab bukanlah buku atau kitab biasa, – itu sungguh berbeda sebab itu telah ditulis oleh banyak orang yang telah mendengar suara Elohim. Firman YAHWEH ini hidup seperti api kepada setiap generasi baru, segar seperti angin dan murni seperti hujan.
  • Alkitab bukanlah kitab sejarah; meskipun catatan-catatannya sudah diakui keakuratannya oleh para Archaeologist
  • Alkitab bukanlah kitab puisi; meskipun itu telah mengiinpirasi lagu-lagu dan puisi-puisi yan tidak terhitung banyaknya berabad-abad
  • Alkitab bukanlah kitab cerita perjalanan; meskipun novel-novel telah dilahirkan oleh nya
  • Alkitab bukanlah kitab etika dan moral; meskipun hukum-hukum yang adil dan masyarakat yang makmur telah dihasilkan dari prinsip-prinsip Alkitab
  • Alkitab bukanlah ’text book’, tetapi Alkitab tetap mempersona para ahli ilmu pengetahuan alam

Alkitab adalah kitab yang unik merekam masalah-masalah manusia dan jawaban dari Elohim sendiri; Kabar Baik Keselamatan dari dosa melalui Yahshua Ha Mashiah.

Alkitab tidak hanya up-to-date tapi juga selalu ahead of date.

Ketepatan isinya dan kata-katanya yang HIDUP membuka alasan yang sebenarnya; mengapa banyak orang takut untuk belajar Alkitab, sebab mereka takut bertemu dengan Pengarangnya dan mereka tahu mereka tidak siap untuk itu.

Alkitab hampir tidak berguna untuk orang-orang yang cinta atheism atau skepticism, itu bukanlah karena Alkitab kurang bukti-bukti, tetapi karena mereka sendiri yang kurang jujur, kurang bertanggung jawab dan kurang kemurnian moral di dalam menyelidiki firman-Nya.

Para penulis Alkitab menyatakan bahwa pesan-pesan mereka bukanlah buah pikiran manusia tetapi wahyu yang kudus, Alkitab tidak perlu mempertahankan klaimnya sebagai kitab yang diinpirasikan Elohim; tetapi menyatakannya. Ini beberapa contohnya

Pada Perjanjian Lama

  • Kitab Kejadian dibuka dengan kata-kata, ”Berfirmanlah Elohim…” 9 kali pada pasal pertama
  • Kitab Malekhi (kitab terakhir Perjanjian Lama) tertulis, ”…, firman YAHWEH…” 24 kali; 23 kali dalam KJV ”… saith the LORD…” ; The LORD spoke …”120 kali pada 5 kitab pertama Perjanjian Lama (KJV)

Pada Perjanjian Baru,

  • Pada keempat Injil akar kata ”genap”: ”genaplah ….firman / nas Alkitab / nubuat..” yang berhubungan dengan Alkitab Perjanjian Lama tertulis 40 kali
  • Kitab Wahyu, kitab nubuatan akhir jaman, kata perintah dari Yang Mahatinggi ”tuliskanlah” ada 11 kali. Sejak kitab ini ditulis (abad 1 AC) banyak peristiwa telah terjadi sesuai firman-Nya pada kitab Wahyu ini.

Keabsahan dan otoritas Alkitab Perjanjian Lama sebagai Firman Elohim sangatlah jelas, Yahshua Ha Mashiah sering kali mengutip mereka di dalam pelayanan-Nya: (Mat 5:17, Luk 24:27,44; Mat 24:15 dll.)

Sedikitnya ada terdapat 600 kutipan dan referensi Perjanjian Lama di dalam Perjanjian Baru.

Oleh karenanya rasul Paulus, rasul terakhir Perjanjian Baru, berani berkata, For I am not ashamed of the gospel of Christ: for it is the power of God unto salvation to every one that believeth; to the Jew first, and also to the Greek. For therein is the righteousness of God revealed from faith to faith: as it is written. The just shall live by faith. (KJV) atau

Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Elohim yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Elohim, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.” (ITB, Rom 1:16-17) growthengbible

Catatan: Kata Christ / Kristus / Ha Mashiah pada ”the gospel of Christ” tidak terdapat pada NIV, dan terjemahan Ingris baru lainnya (1970 ke atas), RSV, LatinVulget (yang bersumber dari terjemahan Jerome dan pengaruh Roma Katolik), namun tertulis pada terjemahan lama: KJV, 1611 ; GNV (Geneva, 1560), YLT, Webster dan Lamsa (Aramik).

Kontradiksi-kontradiksi …

Sedikit orang yang mengkritik Alkitab sebenarnya tahu apa itu tertulis. Kebanyakan pengkritik belum pernah sungguh-sungguh baca Alkitab (tidak tahu ada berapa injil di Alktab, sebagian berpikir Injil sama dengan Alkitab, tidak tahu kronology isi Alkitab, tidak tahu bahwa cerita Alkitab dan Kuran untuk orang-orang yang sama mengandung cerita yang berbeda dll.)

Dosa dan keterbatasan pikiran manusia adalah kendala utama untuk mengerti pikiran dan firman YAHWEH. Tanpa pertolongan Roh-Nya, tidaklah heran bila profesor sekalipun tidak akan mengerti isi Alkitab. Fakta ialah semakin banyak ahli Hukum dan ahli scientific yang mengikuti Yahshua Ha Mashiah!

 

Tindakan-tindakan untuk memusnakan dan menghambat Alktab

Alkitab dari abad ke abad telah dicoba untuk dimusnakan, namun tetap hidup sampai sekarang. Penguasa-penguasa yang rakus telah berusaha menghentikan penterjemahan Alkitab. Tidak sedikit para perterjemah dibakar hidup-hidup, William Tyndall (abad 16) satu diantaranya. Ratusan juta orang telah terbunuh atau luka parah dari abad ke abad karena percaya dan memiliki Alkitab. Voltaire, filosofi Perancis abad 17 yang terkenal, berkata tentang Alkitab, ”Di dalam seratus tahun, kitab ini akan dilupakan.” Tepat seratus tahun kemudian setelah perkataan sombongnya ini, rumahnya digunakan sebagai kantor pusat Geneva Bible Society!

Yahshua berfirman, “Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.” (Mat 24:35) john-wycliffe

 

John Wycliffe atau Wyclife, seorang professor Oxford, ia menyelesaikan terjemahan Alkitab Inggris (1380) diperbanyak melalui tulisan tangan rekan-rekannya. Ia menterjemahkan Alkitab Latin Vulgate, yang adalah satu-satunya sumber yang tersedia pada Wycliffe. Paus sangat marah sekali atas ajaran-ajaran dan terjemahan Alkitab Wycliffe kedalam bahasa Inggris. (Meskipun ) 44 tahun setelah kematian Wyclifffe, paus memerintahkan tulang-tulangnya untuk digali, dihancurkan dan diserakan kedalam sungai!

 

 

Raja Henry VIII, dari Inggris setelah ia membaca Alkitab buatan Tyndale (namanya tidak tertulis karena kondisi kekuasaan saat itu), ia menyadari bahwa Alkitab sebagai mesin yang terkuat untuk menghancurkan sistem kepausan, dan percaya bahwa terjemahan ini akan menolong dia membebaskan Inggris dari dominasi Roma. Ia memberi kuasa menjual dan membaca Alkitab di seluruh kerajaannya. (The Death of the Great Reformer of England …, William Tyndale.com)

Kesimpulan

Sederhananya, beginilah Alkitab tercipta dan bisa dimengerti isinya dan tetap ada sampai sekarang:

  • YAHWEH memanggil para nabi dan rasul untuk menuliskan perkataan-perkataan-Nya yang mereka terima: melalui telinga, penglihatan mata dan alam roh, mimpi dan cara lainnya. (Kel 3; Yez 1; Dan 7:1 ; Luk 1:3)
  • Elohim mengutus para hamba-Nya: nabi, rasul, penginjil, gembala dan guru untuk mengajari isi Alkitab (Mat 28:19-20; Ef 4:11)
  • Yahshua mengutus Roh Kudus, yakni Roh Elohim, untuk mengajari dan mengingatkan semua yang Ia telah ajarkan (Yoh 14:16-17; 16:13-15)

”Tuliskanlah semua itu, terjadilah seperti apa yang tertulis!”

[D]emikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya. (Yes 55:11) AMIN!!!

Bacaan berkait:

 

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog