Yahshua dan Alkitab Perjanjian Lama


Janji YAHWEH adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah. (Maz 12:6)

Pendapat Yahshua tentang Perjanjan Lama (PL). Yahshua menyatakan bahwa Alkitab PL diwahyukan oleh Elohim dan di dalam banyak hal Ia sendiri sering mengutipnya di dalam pelayanan-Nya. Karenanya Alkitab PL adalah penting untuk dibaca dan dipelajari sampai kini. Perkataan-perkataan Yahshua tentang Perjanjian Lama:

  • Kitab Suci tidak dapat dibatalkan (Yoh 10:34,35)
  • Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. (Mat 5:18)
  • Itu adalah Perintah Elohim (Mark 7:8-9)
  • Itu adalah Firman Elohim (Mat 15:6)

Yahshua meneguhkan peristiwa di PL dan memakai mereka sebagai petunjuk tanda-tanda jaman

  • Musa mendirikan tiang ular tembaga sebagai tanda bagaimana Ia akan mati dan orang diselamatkan (Yoh 3:14-15)
  • Kehidupan manusia sebelum air bah di jaman Nuh sebagai tanda kedatangan-Nya kembali (Mat 24:37)
  • Nabi Yunus dalam perut ikan sebagai tanda lamanya Ia terkubur dan bangkit dari mati (Mat 12:39)
  • Israel akan diselamatkan dari malapetaka besar (Mat 23:34-39; Maz 118:5-26 )

Yahshua membawa PL kedalam kehidupan sehari-hari

  • Tetapi jawab Yahshua kepada mereka: “Tidakkah kamu baca apa yang dilakukan Daud, … (Mat 12:3; 1Sam 21:1-7) bandingkan dengan Imamat 24:5-9
  • Yahshua menjawab mereka: “Kamu sesat, sebab kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Elohim! … tidakkah kamu baca apa yang difirmankan Elohim, ketika Ia bersabda: …(Mat 22:29-31; Kel 3:6)
  • Kata Yahshua kepada mereka: ” belum pernahkah kamu baca: Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu Engkau telah menyediakan puji-pujian?” (Mat 21:16; Maz 8:2 )
  • Kata Yahshua kepada mereka: “Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah Elohim? (Yoh 10:34; Maz 82:6 )

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga. (Mat 5:18-19)

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: