Kesaksian, Pergi Antri


Sepasang suami-istri dari sebuah kota di Inggris terpanggil untuk menjadi pegiinjil di Afrika. Suatu badan misi di kota London telah bersedia mengutus mereka. Mereka merupakan pasangan yang cinta Yahweh Seluruh hidup mereka mereka telah beri untuk Yahweh, bahkan hampir seluruh gaji dari Mr. Rees Howells diberikan untuk pelayanan dan orang-orang miskin. Keuangan mereka cukup untuk makan sehari-hari. Pulang kerja dari pertambangan batu-bara, pulang makan dan langsung pelayanan. Kegiatan rutin Mr. Howells diluar jam kerja adalah berdiam diri dihadapan Yahweh dan melayani orang-orang miskin dan korban minuman keras.

Hari-hari keberangkatan ke Afrika sudah dekat. Mereka harus terlebih dahulu ke kota London kekantor misi untuk diutus. Pada saat itu kereta api adalah transportasi yang paling handal untuk perjalanan jauh. Seminggu sebelum keberangkatan mereka ke London, uang tiket kereta api masih belum ada. Setiap pagi mereka memeriksa kotak pos mungkin ada uang datang untuk mereka. Lalu tibalah hari keberangkatan, barang-barang sudah dipak, uang tiket masih belum ada. Namun mereka tetap percaya itu pasti tiba, ”mungkin di stasiun kereta api!” Pagi itu, diantar oleh keluarga dan rekan terdekat yang penuh suka-cita, berjalanlah mereka kestasiun. Mr Howells sambil berjalan, ia berpikir, apa yang ia bisa lakukan, mereka berdua hanya punya uang 10 shilling. Tanpa bercerita kesusahan mereka berdua, mereka membeli tiket untuk stasiun terjauh yg mereka bisa dapatkan dari nilai uang tersebut, stasiun Llanelly, lalu menunggu dua jam lagi untuk nyambung ke tujuan akhir, London.

Sebagian rekan mereka masih terus mengantar, di kereta api mereka tidak putus-putusnya bernyanyi dan bersukaria melepas rekan mereka ke Afrika. Pikiran datang kepada saya, ”Pastilah saya akan bisa bernyanji lebih baik, jika saya telah punya uang!”

Kami makan pagi dengan teman-teman di Llanelly. Uang juga belum datang. Dan kereta ke London akan segera datang. Roh Kudus bicara dan berkata, ”Jika kamu punya uang, apa yang akan kamu lakukan?” ”Pergi ke loket untuk antri,” saya berkata. ”Nah, tidakah kamu berkotbah bahwa janji-Ku setara dengan koin yang berlaku? Kamu lebih baik pergi dan antri.” Tidak ada sesuatu yang bisa aku lakukan kecuali taat. ’Ada 12 orang didepan saya, mereka mendapat tiket satu persatu. Iblis terus bicara kepadaku, ”Nah sekarang tinggal beberapa orang di depanmu, kamu akan pergi dari loket tanpa tiket. Ketika tinggal dua orang didepan saya, tiba-tiba seorang keluar dari kerumunan dan berkata, ”Maaf kan saya, saya tidak dapat menunggu lebih lama, saya harus buka toko saya.” Ia megucapkan selamat jalan dan memberi 30 shilling ditanganku! Itu sungguh indah, merupakan test awal dari apa yang Yahweh dapat lakukan di Afrika, jika kita taat.

Setelah saya dapat tiket, rekan-rekan barulah memberi hadiah-hadiah kepada saya, Yahweh telah menahan mereka sampai kami telah lewat uji. Kami berdua bernyanyis sepanjang jalan ke London!

Setelah tiba, Ketua misi, Mr Head, meminta mereka untuk bisa makan pagi bersama esok harinya. Pagi itu ia berkata kepada mereka, bahwa ia sesungguhnya telah punya £50 untuk mereka., tetapi … ia tidak mengeposkannnya. ”Terima kasih kepada Yahweh, bahwa kamu tidak lakukan itu,” Mr Howells berkata, dan menambahkan untuk dirinya sendiri, ”jika terkirim, saya tidak akan mendapat ujian untuk berdiri antri!”

Disadur dari REES HOWELLS – INTERCESSOR, karya Norman Grubb. http://www.normangrubb.com

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog.

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: