Filipina: Pedeta terbebas dari penculikan Negara Islam Khalifah FPIM


Pendeta Daniel Mindanao diculik MILF-Negara Islam Filipina terbebasMindanao, Filipina – Penculikan-penculikan, pemenggalan-pemenggalan dan pemerkosaan. Semua tindakan-tindakan ini dilakukan oleh Negara Islam Khalifah (NIK) menginpirasikan kejahatan melampau (wilayah) Timur Tengah, yang paling baru di Afrika, Sekarang pengaruh mereka mengancam orang-orang Kristen di Asia Tenggara.
Setelah para militan NIK membantai tentara Irak musim panas lalu, dunia menyadari ancaman NIK yang bertambah. Terrornya menyebar dari Syria dan Irak, ke Libya and bagian-bagian lain Afrika dimana Boko Haram dari Nigeria baru-baru ini mengabungkan diri dengan NIK.
Tambahan untuk laporan-laporan operasi ini di Pakistan dan Afganistan, dan sekarang pengaruh NIK sedang menjangkau sejauh Fillipina.
Para militan Islam yang ingin menguasai Mindanao, Filipina yang organisasinya bernama Fron Pembebasan Islam Moro (FPIM; Moro Islamic Liberation Front, or MILF) sekarang mengikuti ideology NIK, termasuk menghancurkan gereja-gereja, menculik dan membunuhi oang-orang Kristen.
Menculik Pendeta.
Musim gugur yang lalu, pendeta Daniel dan dua anggota keluarga lainnya diculik oleh sekelompok orang Islam dari FPIM.
Dalam sebuah interview yang eklusif, pendeta Daniel menjelaskan penculikannya kepada CBN NEWS.
“Ketika dua pria menangkap saya, saya ada sebuah handuk mengelilingi leher saya,” ia berkata. “Seorang dari militan Islam mengambil handuk tersebut dan berkata kepada ku, “Kami akan pakai ini untuk menyeka darah dari lehermu.”
Mereka mengambil pendeta Daniel ke kamp mereka dimana ia bertermu seorang terrorist Islam terkenal dikenal sebagai Komandan Tokboy. Tokboy berkata ia akan memenggal penginjil tersebut karena memimpin suku-suku setempat kepada Ha Mashiah.
“Saya katakan kepada dia, bahwa saya hanyalah menolong suku-suku tersebut. Tidak ada yang salah dengan mengkotbahkan Injil sementara melayani mereka,” Daniel mengutip ulang. “Dia berkata, setiap orang yang membawa Injil Yeshua Ha Mashiah dan meninggikan Elohim Israel adalah musuh kami.”
“Saya sadar beberapa tentaranya menggali sebuah lubang di depan ku. Saya mendengar seorang bertanya, “Apakah Anda pikir ia akan cocok dengan ini?,” dan meneruskan pekerjaannya.
Jadi, saya tahu kuburan tersebut adalah untuk diriku. Inilah, inilah waktuku untuk meninggal.”

“Setiap orang yang membawa Injil Yeshua Ha Mashiah dan meninggikan Elohim Israel adalah musuh kami.” Komandan Tokboy FPIM*

Dan Pendeta Daniel berkata bahwa Komandan Tokboy membuka indentitas aslinya.
”Tokboy bertanya, ’Kamu tahu siapa saya? Saya adalah pemimpin NIK di kepulauan Mindanao. Pemerintah Filipina telah memburu saya untuk waktu yang lama,” Daniel mengutip pernyataan Tokboy kepada CBN News
“Kemudian ia menunjukkan saya bendera NIK yang terkibar di kamp tersebut. Saya juga melihat dokumen-dokumen yang memiiki sebuah bendara NIK pada huruf awalnya.”

Mempercayai Elohim untuk sebuah mujizat
Keluarga Daniel dan teman-temannya berdoa sebagaimana siksaan berlanjut. Putrinya yang berusia 10 tahun, Carol, ada di antara mereka. Gadis ini berkata kepada CBN News bahwa ia telah mempercayai Elohim untuk membebaskan ayahnya dari kematian.
“Kami berdoa berdasarkan Yohanes 15:7 untuk ayahJikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya,” Carol berkata.
Esok paginya, Kamandan Tokboy menerima sebuah panggilan telpon yang mendesak.
”Tokboy memberikan telpon genggam tersebut kepada ku dan sebuah suara besar pada sisi lain bertanya, ”Apakah kamu pendeta Daniel?”
”Saya berkata, ya benar.”
”Apakah kamu tahu bahwa hari ini adalah tanggal kematianmu?”
Saya jawab, ya jika Yeshua Ha Mashiah menhendaki itu, hari ini adalah hari ku.”
Lalu suara di telpon tersebut berkata, ”Kamu beruntung, kami menyelamatkan kehidupanmu. Kamu tidak akan pergi mati hari ini.”

Pulang kerumah dengan sebuah peringatan
Daniel pulang kerumah dengan sebuah peringatan: berhenti menginjili orang-orang suku. Ia sekarang hidup di bagian lain dari Mindanao.
Jurubicara Menteri Luar Negeri Charles Jose berkata ke CBN News penculikan tidaklah berarti NIK menambah jejakkan kakinya di selatan Filipina
”Kami tidak sungguh yakin mereka sungguh NIK, ia berkata, dan menambahkan, ”Mungkin mereka hanya melompat ke gerbong yang sama (seperti Boko Haram join NIK awal tahun ini). Kebanyakan mereka terlibat dalam bandit dan penculikan untuk aktivitas-aktivitas tebusan.”

Bagaimanapun, pemerintah Filipina sedang dalam penelitian laporan-laporan bahwa orang-orang yang direkrut NIK memang menerima latihan di sebuah pedalaman desa tidak jauh dari kota Zamboanga.
Meskipun pengalaman kematiannya yang dekat dan kemungkinan ia akan diculik kembali, Daniel melanjutkan menyebarkan Injil kepada orang-orang suku Mindanao.

Iman yang lebih besar
”Kejadian tersebut mengajar saya untuk tidak takut kepada kematian. Saya telah melihat kuasa Elohim, Yeshua telah membebaskan saya dari kematian dan itu telah membuat saya lebih berani untuk melayani Elohim sebab saya telah melihat kuasa-Nya.”
“Kami tidak tahu dimana menemukan ayah, tetapi Elohim tahu dimana menemukannya,” Carol berkata, dan menambahkan, ”Adonai telah membawa ia keluar dari kamp tersebut. Adonai telah menjawab doa-doa kami. Elohim sungguh baik bagi keluarga kami!”

*) Komandan FPIM ini dengan jelas menyatakan bahwa ajaran Islam bertentangan dengan ajaran Yeshua Ha Mashiah yang terdapat di dalam Inil, Alkitab Perjanjian Baru, dan Allah yang disembahnya bertolak belakang dengan YAHWEH, Elohim Israel. Untuk mengerti pernyataannya, silahkan baca kesaksian para mantan-Islam:
Mark A. Gabriel
Kesaksian Professor Faouzi (David) Arzouni ex-Muslim Sinegal menjadi pengikut Yeshua Ha Mashiah
Alasan Kyai Haji Saifuddin Ibrahim dari NTB berpindah ke Kristianiti
Kesaksian Ibrahim Muslim Kosovo beriman pada Yeshua Ha Mashiah
Umat Islam, Jangan baca Alkitab!

Referensi: Pastor Escapes ISIS-Inspired Kidnapping by Gary Lane (7 April 2015)

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: