Perang Syria: Pejuang Sunni angkat kaki dari Homs


Peta Syria menurut sukuSeluruhnya 1900 orang, yang mayoritas dari mereka adalah pejuang pemberontak Sunni, angkat kaki yang merupakan lambang kemenangan bagi pemerintah Assad.

Pejuang Sunni yang ingin menumbangkan President Assad ini terdiri dari banyak kelompok, diantaranya: Al-Nustra Front (cabang dari Al-Qaida), Islamic Front, Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) dan banyak lagi. Bagi mereka menumbangkan pemerintah Shia di Syria adalah tindakan jihad, berjuang demi Allahnya nabi Muhammad.

Homs dikenali sebagai ‘ibukota revolusi Sunni’ dimana Jalan Arab di Syria pertama kali meletus di tahun 2011. Dengan terpukul mundur pejuang Sunni dari benteng pertahanan pertama sekaligus terakhir mereka ini memungkinkan Assad tetap menjadi president untuk pemilu 3 Juni bulan bepan.
Orang Kristen dan Katolik di Syria menikmati kebebasan beragama lebih banyak di bawah pemerintahan Assad (Shia Alawit) dibanding dari pada di bawah penguasaan pemimpin Islam Sunni. Tekanan dan aniaya yang mereka telah terima sebelum tiga tahun kebelakang tetap tidak berarti dibanding dengan apa yang diperbuat oleh pejuang Sunni dukungan Barat dan raja-raja Timur Tengah yang ingin menumbangkan Assad. Kristen Kurdi yang tinggal di Syria dan Kristen Syria bahu membahu berjuang bersama Assad.
Perang di Syria antara pemerintah Assad, melawan para pejuang Sunni telah berlangsung tiga tahun lebih. Pasukan pemberontak mendapat bantuan persenjataan dan penasehat perang dari Barat, (semuanya dibiayai melalui uang dari raja-raja Arab Timur Tengah) pada mulanya berhasil menduduki kota-kota stategis dan lapangan terbang Syria, namun setelah Russia melarang Barat turut campur urusan dalam negeri Syria, para pemberontak Sunni ini sama sekali tidak berdaya melawan tentara Syria.

Keberanian president Putin meminta Barat untuk ”nonton saja” dalam perang di Syria ini menunjukkan bahwa pekik perang ”Allahhu akbar!” (artinya: ALLAH adalah besar atau dasyat) dari Pejuang Islam Sunni di dalam aksi Jihad mereka ternyata tidak mampu menolong mereka, sekalipun mereka mimiliki peralatan perang yang cangih. Kemenangan mereka sungguh bergantung dari pertolongan tentara Barat. Absentnya bantuan Barat ini telah mendatangkan jeritan dari para pejuang Sunni bahwa Barat dan Arab Saudi telah menghianati mereka.

Masyarakat Dunia sekali lagi menyaksikan dengan jelas, bahwa pejuang Sunni tidak mampu menang melawan musuh-musuhnya jika tidak dibantu oleh tentara Barat. Sewaktu melawan Jendral Kaddafi, president Libya, serangan mereka dengan mudah dipatahkan oleh tentara Libya sekalipun mereka mendapat alteri berat dari Barat dan Barat melarang Libya menggunakan kapal terbang perangnya. Barulah setelah Barat turut campur tangan secara langsung (Putin menyebutnya sebagai Crusade) di medan perang Kaddafi berhasil ditumbangkan. Demikian juga dengan perang di Ivory Cost, tentara Perancis membomi kekuatan-kekuatan militer pemerintah sehingga tentara Islam dari utara akhrinya bisa masuk dan merebut kekuasaan. Itu juga terjadi dengan organisasi Islam radikal ternama di Timur Tengah the Muslim Brotherhood (Ikwan Muslim), akhirnya mampu menggulingkan Jendral Mubarak di Mesir Juli 2012 setelah Amerika Serikat campur tangan secara langsung dalam politik dalam negeri Mesir, namun tepat setahun kemudian tentara Mesir mampu menumbangkan Morsi, dan bersama dia puluhan pemimpin The Muslim Brotherhood lainnya kembali ke penjara.

Walid Shoebat, mantan pejuang Palestian Liberation Organisation (PLO) pada masa Jaser Arafat, pada kesaksiannya juga mengakui bahwa Allah orang Islam sungguh tidak bisa berbuat apa-apa ketika menghadapi negara Israel yang masih muda, lahir kembali tahun 1948, dan sangat kecil dalam kekuatan militer dibanding negara-negara Arab di sekitarnya. Baru satu hari merdeka Israel telah diserbu oleh tentangga-tetangganya, namun menang. Pada Perang 6 Hari, president Naser mengajak negara-negara Islam lainnya untuk menghapus Israel dari peta politik, namun hanya dalam enam (6) hari Israel bukan hanya bisa tetap berdiri, lebih dari itu Israel menghancurkan kekuatan militer musuh di negara mereka masing-masing dan berhasil menguasai Sinai barat milik Mesir, Dataran Tinggi Golan di utara (wilayah strategis pertahanan Syria) dan kota Yerusalem berhasil direbut kembali dari Yordania (hampir 2000 tahun direbut Roma melalui Jendral Titus, 70 AD).
Taktik perang pejuang Sunni. Baru-baru ini Boko Haram, (kelompok militan Sunni) yang ingin meng-Islamkan negara Kristen Nigeria menculik sedikitnya 270 gadis sekolah, dan banyak kejadian dalam aksi jihad yang dilancarkan kelompok-kelompok militan Sunni (Al Qaida, Taliban, Mujahidin, Muslim Brotherhood dll) kepada kantong-kantong militer pemerintah di berbagai negara hampir 100% dalam bentuk bom-bunuh-diri, bom-mobil atau serangan dari belakang. Ketika pemerintah mengkonfrontasi para pejuang Islam tersebut, seperti Jenderal Musaraf (Pakistan) atau Jenderal Soeharto (Indonesia) demkian juga di Filipina, maka pejuang Islam tersebut selalu pada sisi yang kalah. Boko Haram artinya “Pendidikan Barat adalah Haram”; kelompok ini sejenis Taliban di Asia, mereka anti Demokrasi dan melarang keras wanita mengejam pendidikan.
Kembali ke Syria. Ketika pejuang Sunni berhasil menguasai desa-desa Kristen dan Katolik , dan mengancam penduduknya untuk masuk Islam atau dibunuh – mereka memilih mati (videonya eksekusi mereka pernah termuat di YouTube). Berita ini menyebar di kalangan Kristen dan telah menjadi pokok doa syafaat secara global. Elohim orang Kristen telah menjawab doa umat-Nya, pejuang Islam Sunni terpukul mundur bukan hanya dari ibukota Syria, Damaskus, tetapi juga dari Homs, benteng pertahanan pejuang Sunni! Sebelum mundurnya mereka dari Homs, para kelompok militan Sunni ini telah terjadi silang pendapat di dalam tubuh mereka sendiri, yang berakibat saling bunuh di antara mereka, mencapai ratusan jiwa tewas – terjadi seperti peristiwa di  Hakim-hakim 7.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: