Alkitab dan Ilmu Pengetahuan


Bersiaplah engkau sebagai laki-laki! Aku akan menanyai engkau, supaya engkau memberitahu Aku. Di manakah engkau, ketika Aku meletakkan dasar bumi? Ceritakanlah, kalau engkau mempunyai pengertian! (Ayub 38:3-4)

Pada mulanya Elohim menciptakan langit dan bumi. Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Elohim melayang-layang di atas permukaan air. Berfirmanlah Elohim: “Jadilah terang.” Lalu terang itu jadi. Elohim melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap. Dan Elohim menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. (Kej 1:1-5a)

Berfirmanlah Elohim: “Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air.” Maka Elohim menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian. Lalu Elohim menamai cakrawala itu langit. (Kej 1:6-8a)

Berfirmanlah Elohim: “Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi.” Dan jadilah demikian. Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Elohim melihat bahwa semuanya itu baik. (Kej 1:11-12)

Seperti buah apel, mangga, jeruk, pisang dsb. dengan segala jenisnya.

Maka Elohim menciptakan binatang-binatang laut yang besar dan segala jenis makhluk hidup yang bergerak, yang berkeriapan dalam air, dan segala jenis burung yang bersayap. Elohim melihat bahwa semuanya itu baik. Lalu Elohim memberkati semuanya itu, firman-Nya: “Berkembangbiaklah dan bertambah banyaklah serta penuhilah air dalam laut, dan hendaklah burung-burung di bumi bertambah banyak.” (Kej 1:21-22)

Binatang laut seperti ikan paus, ikan hiu, udang, kepiting dsb. dengan segala jenisnya.
Burung-burung seperti rajawali, betet, bangau, pingguin dsb. dengan segala jenisnya

Berfirmanlah Elohim: “Hendaklah bumi mengeluarkan segala jenis makhluk yang hidup, ternak dan binatang melata dan segala jenis binatang liar.” Dan jadilah demikian. Elohim menjadikan segala jenis binatang liar dan segala jenis ternak dan segala jenis binatang melata di muka bumi. Elohim melihat bahwa semuanya itu baik. (Kej 1:24-25)

Binatang ternak seperti domba, kambing, ayam dsb. dengan segala jenisnya
Binatang melata seperti buaya, kadal dsb. dengan segala jenisnya
Binatang liar seperti banteng, macan, monyet dsb. dengan segala jenisnya.

Berfirmanlah Elohim: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.” Maka Elohim menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Elohim diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. (Kej 1:26-27)

Berapa lama Elohim menciptakan semua ini (dari ayat 1 sampai 27)? Alkitab menjawab: Maka Elohim melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam. (Kej 1:31).

Enam hari lamanya waktu Elohim, dan di hari ketujuh Ia beristirahat, seperti tertulis pada firman-Nya ini: Demikianlah diselesaikan langit dan bumi dan segala isinya. Ketika Elohim pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. Lalu Elohim memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu. (Kej 2:1-3)

Alkitab memberi kita suatu pengukuran waktu, yaitu:

Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan YAHWEH satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari. (2Pet 3:8) merefer kepada perkataan Daud: Sebab di mata-Mu seribu tahun sama seperti hari kemarin, apabila berlalu, atau seperti suatu giliran jaga di waktu malam. (Maz 90:4)

Dari ayat-ayat firman YAHWEH ini terlihat bahwa sejak semula Dia menciptakan tumbuh-tumbuhan, burung-burung dan ikat-ikan serta segala binatang di darat semuanya itu telah tejadi dengan berbagai macam jenisnya untuk setiap karja ciptaan-Nya.

Setiap manusia yang masih memegang nilai-nilai moral jelas nampak tidak sama dengan binatang apapun, termasuk monyet. Manusia memiliki akal-budi dan nurani, sehingga ia tidak melakukan hal-hal yang tidak pantas di depan umum, dan jika ia berbuat salah, mungkin ia bisa menipu orang lain dengan mulutnya, namun hati-nuraninya sendiri tidak bisa ia tipu.

Semakin bertambah tingginya ilmu pengetahuan di beberapa decade terakhir ini semakin membuktikan bahwa umur bumi jauh lebih muda dari pada teori-teori yang dipercai oleh para Evolutionist.

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: