USA: Budaya Cowboy (main tembak) hidup kembali!


Pertengahan Desember 2010, seorang Polisi Seattle menembak mati seorang pemuda yang sedang berjalan dengan damai sambil melakukan bisnisnya sendiri. Polisi membunuhnya dengan lima buah tembakan beruntun segera setelah HANYA 7 (tujuh) detik sejak polisi cowboy  ini berteriak “Hey … put the knife down.” Pemuda ini dikenal dengan nama John T. Williams, seorang Indian yang biasa membentuk sesuatu dari kayu melalui pisaunya. Seorang ibu saksi mata berkata: “Dia tidak melakukan apapun.” Polisi ini menjawab: “Ma’am, dia memiliki pisau dan dia tidak menjatuhkannya.” Teman dari korban berkata bahwa John menderita penyakit setengah tuli.
Sekali ini polisi, Berk, tidak bisa mengelak dari sifat cowboynya tersebut sebab sebuah video CCTV merekam kejadian tersebut.

Polisi Long Beach California menembak mati seorang pemuda yang tidak bersenjata api tanpa peringatan. Doug Zerby, pemuda malang (35 tahun) ini pada sore yang naas tersebut berkunjung kerumah temannya yang ternyata tidak ada dirumah. Ia menunggu dan tetangga temannya menelpon polisi bahwa “ada seorang berpestol” – yang ternyata hanyalah sebuah ”pestol” air.

Peristiwa pembunuhan orang tidak bersalah di Long Beach ini adalah pengulangan peristiwa bulan May 2008.

USA telah menabur film-film aktion berdarah dan sadis yang penuh dengan penembakan pada beberapa dekade belakangan ini. Para remaja tersedia video-video game perang dimana si pemain harus membunuh untuk mendapatkan nilai, bahkan budaya cowboy ini juga telah sampai ke dunia anak-anak melalui video game, ambil contoh Indiana Jone LEGO, pemain (sebagai Indiana Jone) harus menghancurkan (dengan kendaraan, benda keras dan senjata api) bangunan, benda dan membunuh orang untuk mendapatkan nilai. Mencuci otak para penonton dan pemain game bahwa orang lain hanyalah ‘tikus’ atau ‘robot’ dan membunuh adalah OK.

Peristiwa penembakan berdarah dingin tentara USA  melalui helekopter perang mereka atas sekelompok masyarakat dan wartawan di Irak tahun 2007  adalah sebuah contoh bahwa pembunuhan hanyalah “permainan video game,”  tulis DailyMail.com menanggapi video rekaman yang dibocorkan oleh Wikileaks baru-baru ini. Dalam rekaman video ini terdengar suara tertawa gembira dari cowboy USA:

“Ha, ha, I hit ’em.” Rekannya berkata: “Look at those dead b******s.”

Negara USA ini nampak menuai apa yang mereka tabur, menghancurkan bangsanya sendiri – akibatnya kemudian ialah negara mereka sendiri, USA!!

Perkataan Yeshua Ha Mashiah telah tergenapi di jaman kita ini: Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin. Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat. (Mat 24:12-13)

Kabar baik adalah: nubuat Yeshua tidak berhenti di sini, Ia berkata bahwa murid-murid-Nya akan terus memberitakan Injil-Nya (garam ditengah ketawan hidup, dan terang ditengah-tengah kegelapan dunia ini):

Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.” (Mat 24:14)

Belum terlambat untuk negara dan bangsa Amerika Serikat kembali kepada Yeshua Ha Mashiah (Yesus Kristus). Anugerah dan pengampunan-Nya selalu cukup untuk setiap mereka yang rindu bertobat.

Referensi:

    Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog
    Iklan

    Swedia: Bom bunuh diri menguncang Stockholm


    Sebuah bom meledak pada sebuah jalan pusat pertokoaan pada pukul lima sore waktu setempat dan 10 ke 15 menit kemudian terjadi ledakan bom bunuh diri hanya sekitar 300 meter dari ledakan pertama, polisi berkata.

    Dengan bom-bom pipa dipinggang dan tas ransel yang penuh paku, pelaku bom bunuh diri ini memarkir mobilnya yang telah berisi kaleng-kaleng gas ditempat pusat pembelanjaan di Stockholm, ibukota Swedia.

    Pelaku bom bunuh diri ini ternyata seorang pemuda Irak (28 tahun), dan mobil tersebut atas namanya sendiri. Menurut para saksi mata darah keluar dari perut terrorist ini.

    Sebelum peristiwa ledakan ini terjadi e-mail protes telah dikirim ke pelayanan keamanan Swedia dan sebuah kantor surat kabar dalam bentuk suara berbahasa Swedia dan Arab. Protes tersebut antara lain hadirnya tentara Swedia di Afganistan, karikatur Muhammad yang dibuat oleh artis Swedia, menjanjikan negara Swedia “akanlah mati seperti saudara dan saudari kita.”

    PM Swedia, Fredrik Reinfeldt pada laporan singkatnya mengatakan bahwa serangan tersebut sebagai hal yang tidak dapat diterima di “masyarakat terbuka” Swedia, yang mana ia berkata bahwa demokrasi menghormati perbedaan berbagai budaya, “Mereka yang merasa frustasi atu marah memiliki kesempatan untuk menyatakan itu tanpa menuju pada kekerasan.” katanya.

    Pemuda ini telah tinggal sedikitnya tiga tahun di Inggris, dan belajar di Luton.

    Pemerintah Swedia tahun-tahun belakangan ini mendapat banyak masalah dengan para imigran, khususnya di Malmo, dimana kejahatan kekerasan hampir tiap hari terjadi, dari penodongan sampai perampokan (uang, benda berharga), pemerkosaan sampai pembakaran yang disengaja – pemadam kebakaran datang memadamkam api, baru beberapa menit kemudian terbakar lagi, laporan yang pernah saya baca mengatakan bahwa petugas pemadam kebakaran Malmo tidak lagi meresponi kebakaran kecil. Anti-Yahudi sangat kuat di tempat ini, dan bahkan orang-orang Swedia aslinya pun mulai merasa tidak senang tinggal di Malmo.

    Laporan polisi menunjukkan bahwa kejahatan perampokan (uang dan handphone) yang dilakukan oleh remaja meningkat empat kali lipat hanya dalam 4,5 tahun – dari tahun 1995 (53 laporan) dan di pertengahan tahun 1999 mencapai 196 laporan kejahatan.

    Di Malmo terdapat 7% (dari 285 000) penduduk kelahiran Timur Tengah dan orang-orang Muslim dari Makedonia. Seorang pemimpin mesjid di Malmo berkata bahwa terdapat 60 000 Muslim (artinya > 21%) tinggal di kota ini.

    Apa yang sesungguhnya telah terjadi di Swedia, satu dari sepuluh negara terbaik di dunia ini? Beberapa peristiwa ini mungkin bisa membantu kita mengerti akar dari persoalan dalam negeri Swedia:

    Pastor Pentakosta, Ake Green di hukum penjara karena berkotbah (di dalam gerejanya sendiri) dari kitab Roma tentang bahaya homosexualiti – sebab ia sangat kuatir akan negaranya yang semakin banjir dengan “iklan” homosex dan gaya hidup sex-bebas.  Ake Green says he’s not afraid to go to jail. Green added, “I am not a criminal, I don’t feel like a criminal, but this new law makes us preachers ‘as criminals’ if we speak up.”

    Menarik untuk direnungkan, setiap kali sebuah negara menolak Elohim dan firman-Nya, maka munculnya berbagai macam masalah. Ini dapat dilihat pada negara Barat yang telah mengenal kasih karunia Elohim lalu menolaknya, seperti USA, Australia, UK, dsb. Mereka mengulangi kesalahan negara Israel di masa lampau!

    “Tetapi jikalau kamu tidak mendengarkan Daku, dan tidak melakukan segala perintah itu, jikalau kamu menolak ketetapan-Ku dan hatimu muak mendengar peraturan-Ku, sehingga kamu tidak melakukan segala perintah-Ku dan kamu mengingkari perjanjian-Ku,
    Aku sendiri akan menentang kamu, sehingga kamu akan dikalahkan oleh musuhmu, dan mereka yang membenci kamu akan menguasai kamu, dan kamu akan lari, sungguhpun tidak ada orang mengejar kamu. (Im 26:14-15,17)

    Jika pemimpin bangsa keluar dari payung otoritas dan kasih karunia YAHWEH, maka mereka membawa bangsanya keluar dari perlindungan tangan Elohim dan secara otomatis tangan kekuatan musuh mereka akan semakin bertambah kuat menekan mereka.

    Pada peristiwa dua bom berantai ini hanya dua korban luka-luka, suatu keajaiban tentunya apalagi melihat ransel pembom yang penuh dengan paku. Saya yakin ini suatu perlindungan dari tangan YAHWEH, dan suatu peringatan kedepan untuk pemerintah dan rakyat Swedia agar mereka kembali kepada Pencipta mereka.

    Bacaan berkait:

    Referensi:

    Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

    WikiLeasks: Pesta para pangeran Saudi beda jauh dari yang diharamkan Islam


    Para pembesar mencemooh hukum-hukum agama dalam pesta-pesta untuk para elit muda mereka sementara polisi keagamaan dipaksa untuk menutup mata, tulis majalah The Guardian Inggris pada beritanya yang mereka dapat dari bocoran data Diplomat USA yang dikeluarkan oleh WikiLeaks.

    Negara Arab Saudi yang di dunia luar terkenal dengan hukum sharia yang keras (menganut faham Wahabi, suatu faham Islam yang paling keras), ternyata di balik pintu-pintu tertutup terdapat pesta-pesta yang kebalikannya – penuh dengan botol-botol bir, obat-obatan terlarang bahkan wanita-wanita pelacur. Tulis laporan rahasia diplomat Amerika untuk Arab Saudi.

    Data tersebut mencatat pesta Halloween yang dibuat oleh sebuah keluarga pembesar kaya keluarga Al-Thunayan tahun lalu menyajikan munuman keras dan pelacur secara melimpah. Pesta ini dihadiri lebih dari 150 pemuda dan pemudi Saudi yang berusia antara 20-30 tahun. Suasana seperti Nightclub.

    Seorang pemuda Saudi bercerita kepada seorang diplomat (Amerika) bahwa pesta-pesta besar merupakan trent baru. Rumah-rumah mewah di Jeddah dilengapi dengan bar, diskotik dan club. Seorang petinggi masyarakat Saudi berkata: “Meningkatnya faham konserfatif pada masyarakat kami pada tahun-tahun belakangan ini telah mengakibatkan interaksi sosial pindah ke dalam rumah-rumah orang.”

    Aktivitas sejenis ini diantara para elit Arab Saudi sesungguhnya bukanlah berita baru, mereka biasanya melakukannya di luar negeri seperti Mesir, namun ini kejutan besar karena pesta-pesta mesum ini terjadi di dalam negeri,  tempat tersuci menurut dunia Islam, asal kelahiran nabi Muhammad pendiri dan pembuat hukum Islam, dimana semua agama di luar Islam (Wahabi) tidak diijinkan dipraktekakan. Negara Saudi merupakan pusat bantuan keuangan terbesar untuk penyebaran Islam di seluruh dunia.
    Pemerintah (kerajaan dan keagamaan) Arab Saudi terbukti mempraktekkan Standard Ganda.

    Bacaan berkait:

    Referensi:

    Injil: orang majus tidak bertemu bayi Yeshua!


    Banyak orang Kristen di seluruh dunia telah sadar bahwa 25 Desember bukanlah tanggal kelahiran Yeshua Ha Mashiah, tetapi hari perayaan penyembahan berhala Roma kuno untuk dewa Sol Invectus (Matahari) yang bersumber dari dewa orang Persia yakni dewa Mithra (dewa Terang). Gereja Roma Katolik menempelkan tanggal perayaan pagan ini pada upacaya ”Kristen” untuk meng-‘kristen’-kan penduduk dunia (pada semua negara jajahannya).

    Bagaimana dengan tiga orang majus dari Timur yang datang ke Betlehem? Apakah orang majus ini menyembah dan mempersembahkan hadiah kepada Yeshua saat Ia masih bayi (seperti ilustrasi gambar disamping ini?) atau ketika Ia sudah mulai bisa berjalan seperti ilustrasi gambar di bawah?

    Injil Matius dan Lukas mencatat bahwa peristiwa kelahirang Yeshua di Betlehem dengan datangnya beberapa orang majus adalah dua cerita yang sama sekali terpisah baik tempat maupun waktu.

    Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Mahsiah,  Yahweh, di kota Daud. Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi (brephos: bayi baru lahir, Yunani) dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan (manger dari  phatne, Yunani) ” (Luk 2:11-12) Ini adalah berita dari malaikat YAHWEH kepada beberapa gembala yang sedang menjaga ternak di padang. Kota Daud dimana Yeshua lahir ialah Betlehem (artinya Rumah Roti; dan Yeshua berkata Dia adalah Roti Hidup yang turun dari Sorga. Yoh 6), sebuah kota kecil di wilayah Yudea. Yusuf (ayah angkat-Nya di bumi) dan Maria keduanya berasal dari keturunan Yehuda, dari mana kata Yudea (wilayah) berasal. Garis keturunan Yeshua dan kota Betlehem dimana Ia lahir merupakan satu-kesatuan penggenapan nubutan para nabi YAHWEH. Lihat Lukas 2:4; Matius 1. Sekarang kita lihat dimana orang-orang majus bertemu Yeshua, itu ada di Injil Matius, kita melihat kesana sekarang.

    Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur. (Mat 2:11)

    Orang-orang majus ini bertemu Yeshua yang mereka cari ternyata sudah tinggal di sebuah rumah tinggal (house dari oikea, Yunani), dan Yeshua sudah bukan bayi lagi saat itu, sebab Alkitab menulis mereka melihat Anak kecil / young child (paidion, bahasa Yunaninya) (KJV, ASV). Itulah sebabnya mengapa raja Herodes yang merasa takut akan datangnya raja yang lain memerintahkan untuk membunuh semua anak-anak di Betlehem yang berusia dua tahun ke bawah (Mat 2:16). Fakta ialah kata “Anak kecil (young child)” tertulis delapan kali di Injil Matius (Mat 2:8-21). Jadi orang-orang majus ini menyembah Yeshua saat Ia sudah agak besar dan sudah tinggal di sebuah rumah.

    Dari sini pengikut Yeshua haruslah hati-hati di dalam membuat suatu karya seni Kristen (lukisan, cerita Sekolah Minggu, film dsb), agar tidak timbul suatu tradisi dan kebiasaan yang tidak sesuai dengan sejarah. The Passion of Christ, adalah contoh kesalahan ekstrim yang tepat. Film ‘Kristiani’ ini  ceritanya bukan dari Injil, tapi mimpi dari suster Katolik, Mel Gibson, seorang Roma Katolik Orthodox, mencoba menampilkan film ini untuk menyudutkan orang-orang Yahudi sebagai “pembunuh Juruselamat Dunia”, untung bahwa orang-orang Yahudi protes dan minta itu diedit ulang. Juruselamat Dunia (tepatnya) menyerahkan nyawa-Nya oleh karena Bapa-Nya mengasihi penduduk Dunia (Yoh 3:16), Ia ingin menebus dosa kita semua. Jika hanya melihat sejarah (tanpa makna rohani) maka Romalah yang harus disalahkan, sebab pemimpin Romalah yang sengaja menyiksa dan menyalibakan Yeshua DEMI untuk menyenangkan sekelompok kecil pemimpin sekte agama Yahudi (Farisi dan Saduki). Injil dan Kisah Rasul JELAS menulis bahwa mayoritas orang-orang Yahudi senang dengan pengajaran YESHUA HA MASHIAH! Motif pembunuhan Yeshua juga terjadi pada motif pembunuhan rasul Yakobus (saudara Yohanes) dan penangkapan rasul Petrus (Kis 12:1-4). Inilah alasannya mengapa jemaat Katolik tidak dianjurkan membaca Alkitab, supaya mereka hanya hidup dan beriman pada tradisi Roma Katolik saja dan berpikir bahwa Roma adalah pahlawan Kristianiti, yang sesungguhnya adalah lawan. Banyak penginjil USA mengagungkan dan memakai film ini untuk penginjilan, sesungguhnya mereka tanpa sadar menyebarkan doktrin Katolik dan menyebarkan kutuk – membenci keturunan Abraham sama juga menyentuh mata Elohim.

    Joe Kovacs, penulis buku Shocked by the Bible, menyatakan bahwa “Saatnya kembali ke fakta-fakta Alkitab dan menyingkirkan dongeng-dongeng yang nonsense selama-lamanya.” Tentang hari raya Easter yang dikaitkan dengan perayaan Paskah (Passover), Joe menyatakan bahwa kata Easter tidak ada di dalam terjemahan Alkitab berbahasa Inggris, tidak akan menemukan apapun tentang telur-telur Paskah (Easter), yang Anda akan temukan adalah peringatan Elohim kepada umat-Nya untuk tidak berurusan dengan dewi-dewi kesuburan penyembahan berhala, yang namanya synonim dengan “Easter.”

    Ingat bahwa Yeshua bukanlah bayi yang duduk dipangkuan Maria selamanya, bukan juga seorang pemuda yang lemah, terkulai di kayu salib (Katolik) selamanya. Ia adalah Kebangkitan dan Kehidupan, Ia adalah Hakim dari segala hakim dan Raja di atas segala raja. Haleluyah!!

    Bacaan berkait:

    Referensi:

    Babe in a manger’ is not a ‘young child in a house’

    Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog.

    WikiLeaks membocorkan 250 ribu data rahasia diplomatik USA


    Minggu 28 November data kabel rahasia Seketaris Depatment dan kedutaan-kedutaan USA telah bocor ke media international, yang mana Gedung Putih telah menyatakan perbuatan tersebut sebagai “ceroboh.”

    Pernyataan Julian Assange (kelahiran Australia) pendiri WikiLeaks.org, yang dikeluarkan pada hari Minggu mengatakan, ”Kabel-kabel menunjukkan USA memata-matai negara-negara temannya dan PBB; … menyatakan kontradiksi antara penampilan USA dimuka umum dengan apa yang dikatakan dibalik pintu –pintu tertutup.”

    Berita bocoran WikiLeaks  yang dikutip oleh media internasional:

    The Guardian: Raja Abdullah (Arab Saudi) mendorong USA berkali-kali untuk menyerang Iran untuk menghancurkan program nuklirnya. “Dia telah berkata kepada Anda untuk memotong kepala  ularnya,” tulis laporan diplomat USA kepada kantor pusatnya mengutip hasil pertemuan tingkat tinggi bilateral kedua negara ini. Jordan dan Bahrain juga mendukung hal tersebut. Dan para pemimpin Saudi, Kesatuan Arab Emirat dan Mesir telah merefer Iran sebagai ‘evil’  (setan), sebuah ‘bahaya yang nyata’ dan sebuah kekuatan yang “adalah membawa kita untuk perang.” [Harap ingat bahwa Islam Sunni dan Shia adalah bermusuhan sejak meninggalnya nabi Muhammad].

    The Times: kegagalan USA dalam mengusahakan pemimpin Pakistan untuk menyingkirkan program pembuatan uranium  yang kemungkinan dapat dipakai untuk reactor atom; President Yamen, Ali Abdullah, bercerita kepada Jenderal Petraeus USA bahwa negaranya akan berpura-pura bahwa missil Amerika menyerang sebuah kelompok al-Qaida lokal yang sebenarnya serangan itu datangnya dari tentara Yamen sendiri. Dokumen-dokumen menunjukan USA memakai taktik garis keras untuk memaksa negara-negara tertentu menerima para bekas tahanan Guantanamo Bay, misalnya Slovania jika presidennya ingin bertemu president Barack Obama. tentang Google di China.

    Le Monde: sebuah memo menganjurkan para diplomat USA mengumpulkan data rahasia pemimpin dan para diplomat PBB, termasuk internet pasword, kartu kredit, sidik jari, ID foto dan DNA.

    Data lainnya dapat di lihat di BBC

    Bocornya data rahasia diplomatic di atas telah membuat kantor admistrasi Obama menjadi marah, sebab itu dapat merusak masalah nasional USA.

    Kebocoran data ini merupakan pukulan kedua bagi Gedung Putih, sebelumnya 40 000 data tentang Perang Irak .

    Julian belum lama ini dituduh pemerintah Swedia telah terlibat di dalam kejahatan pemerkosaan wanita, – ia meresponi hal ini sebagai efek dari bocornya 40 000 data tersebut.

    Meresponi ancaman yang dikeluarkan Gedung Putih untuk kebocoran yang  baru ini, Julian menyebut pemerintahan Obama  “sebuah regim yang tidak percaya pada kebebasan press dan tidak bertindak seperti yang (kita) percaya.”

    Namun siapa sesungguhnya yang membocorkan data rahasia diplomatik USA ini? Bradley Manning, seorang tentara dari bagian analisa intellegen USA. Ia yang yang mendownload semua data tersebut dari kantornya dan memberikannya kepada WikiLeaks. Bradley berkata pada chatting onlinenya: “it belongs in the public domain. information should be free.”

    Dengarkan perdebatan masalah ini:
    Wikileaks – Is truth dangerous? Part 1 ; Part 2

    Dalam dunia politik, para bangsawan (princes) dapat saja nampak bersahabat, tetapi ternyata musuh, dan sebaliknya nampak bermusuhan, sesungguhnya sahabat dekat. Sebab dunia politik tidak menganut paham Kerajaan Sorga: “Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat. (Mat 5:37)

    Itulah sebabnya slogan “damai! damai! yang diteriakkan oleh para politikus tidak menghasilkan apa-apa. Di tengah-tengah ketidak percayaan yang semakin besar masyarakat dunia kepada para pemimpin negara mereka saat ini, YAHWEH telah menaruh perkataan peringatan di bawah ini tepat pada tengah-tengah Kitab Suci-Nya:

    It is better to take refuge in YAHWEH than to trust in man.
    It is better to take refuge in YAHWEH than to trust in princes. (Psa 118:8-9 The Scriptures)

    Bacaan berkait:

    WikiLeaks: Pesta para pangeran Saudi beda jauh dari yang diharamkan Islam

    Referensi:

    Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

    Nasib malang para TKW Indonesia di Arab Saudi


    Pemukulan yang mengakibatkan cacat tubuh, perkosaan dan kematian bagi TKW Indonesia di luar negeri bukanlah hal baru. Namun peristiwa penganiayaan bulan November 2010 ini merupakan salah satu puncak kemarahan bangsa Indonesia.

    Mayat Keken Nurjana (usia 36 tahun) ditemukan di tempat sampah di kota Abha, Arab Saudi pada Jumat tanggal 19 November. Lehernya terpotong, dan tubuhnya penuh dengan potongan-potongan yang mengerikan. Ia bekerja di Saudi sejak Juni 2009.

    Berita kematian TKW Keken yang mengerikan ini adalah berita naas susulan dari peristiwa menyedihkan kedua dalam bulan yang sama bagi TKW Indonesia di Saudi, korban pertama, Suamiati Mustapa, tebongkar ketika ia di bawa ke RS swasta Medinah karena luka-luka aniaya dan mukanya penuh luka bahkan bibirnya terpotong. Laporan berkata ia tiba di Medinah tanggal 18 Juli 2010 dengan pernjanjian gaji 800 riyal Saudi.

    Keken TKW asal Cianjur terbunuh tiga hari sebelum hari raya Idul Adha oleh majikannya sendiri, demikian berita menurut detikcom yang mereka terima dari Korwil PDI Perjuangan di Saudi.

    Rendahnya orang Arab melihat bangsa Indonesia dapat dilihat pada aksi demontrasi di depan Kedubes Arab Saudi di Jakarta pada Senin (22/11/2010) yang mana seorang pria Arab memukul wanita yang berdemontrasi, di depan 200 polisi Indonesia yang berjaga-jaga saat itu. – Pertanyaan: apakah pria Arab ini telah diadili karena telah memukul wanita Indonesia di negara Indonesia?

    Renungkan ini sejenak:

    • Mengapa peristiwa-peristiwa yang tidak berperikemanusiaan ini terus berlanjut pada TKW Indonesia, khususnya di Saudi Arabia?
    • Mengapa pejabat pemerintah Indonesia tidak banyak berusaha membela hak TKW di Saudi Arabia?
    • Apakah karena Saudi Arabia tempat lahirnya agama Islam, sehingga pemerintah dan pemimpin agama Islam Indonesia menutup mata dari masalah yang telah bertumpuk di depan mata mereka?
    • Kapankah pemimpin bangsa dan cendikiawan Islam Indonesia sadar bahwa para wanita Indonesia, termasuk TKW adalah bangsa kita sendiri dan mereka juga berhak mendapatkan pembelaan yang sama seperti para pria Indonesia?

    Dokma agama menghasilkan apa yang agama tersebut ajarkan, jika dogmanya benar maka benarlah hasilnya, namun jika dokmanya salah maka akan salah juga hasilnya.

    Apa yang Alkitab ajarkan tentang orang miskin?

    • Siapa menindas orang yang lemah, menghina Penciptanya, tetapi siapa menaruh belas kasihan kepada orang miskin, memuliakan Dia. (Ams 14:31)
    • Lebih baik orang miskin yang bersih kelakuannya dari pada orang yang berliku-liku jalannya, sekalipun ia kaya. (Ams 28:6)

    Takutlah akan YAHWEH, Pencipta manusia, maka Anda akan mendapat hikmat dan pengertian tentang banyak hal dalam kehidupan ini. (Ams 9:10)

    Bincang-bincang dengan Tenaga Kerja Indonesia dari Arab Saudi. Berikut ini pengalaman pribadi saya berbincang-bincang dengan beberapa saudara dan saudari setanah air – para TKW dan TKP Indonesia di Saudi yang pulang ke Indonesia. Pada penerbangan pulang saya dari Paris ke  Jakarta dengan Saudi Airline, saya transit di Riyadh dan dari kota Riyadh berpindah ke pesawat yang lebih besar untuk ke Jakarta. Di Riyadh ini saya mendapat kehormatan terbang bersama-sama dengan lebih dari 250 TKW dan puluhan TKP (Pria) Indonesia.

    Mereka berkata bahwa sebagian besar pulang karena kontrak kerja (dua tahun) habis, beberapa menghentikan kontrak kerja (melarikan diri?) karena tidak kuat, dan seorang pria (yang berbicara kepada saya) dapat libur kerja. Inilah apa yang mereka ceritakan kepada saya (ditulis inti kalimatnya saja)

    “Senang kerja di Saudi? Dan pasti gajinya besar ya?” saya bertanya.

    Kondisi kerja:
    Gaji sih lumayan besar ya Pak, hanya kerjanya sangat berat, hampir tidak mengenal waktu, kapan mereka perlu kita harus siap.
    Saya tidur hanya lima jam sehari selama dua tahun. Dari jam 12 malam dan bangun pukul lima pagi.
    Mereka kasar dan sedikit-sedikit main pukul.

    Lingkungan kerja:
    Kami tidak bisa kemana-mana.
    Bahkan kalau mau buang sampah saja harus ditemani majikan, (Saya tanya kenapa) ya sebab jika tidak diantar kita bisa diculik laki-laki. (Penculikan wanita sering terjadi di Saudi, pria bermobil menculik wanita dari jalanan dan membawanya ke tempat sepi, seperti gurun pasir dan diperkosa. Hal ini dikuatkan oleh pengakuan seorang pria Filipina yang bekerja selama lebih dari 8 tahun sebagai teknisi pesawat terbang di Saudi).
    Keperluan pribadi seperti odol, sikat gigi atau pembalut wanita kita tidak bisa pergi beli sendiri, harus titip kepada majikan.
    TKP: (ia nimbrung bicara) Lebih baik kerja di Cina (RRC), waktu dan perjanjian kerja di sana lebih dipatuhi oleh majikan. Sekalipun mereka bukan Muslim, tapi mereka lebih manusiawi dibanding orang Arab. (Ia menambahkan) bahwa tidak jarang dari TKW yang dikursuskan oleh majikan mereka (yang ini sepertinya di Taiwan).
    Kenapa kalian tidak lapor kepada KBRI Saudi Arabia?, komentar saya pada keluhan mereka.
    Orang KBRI tidak menolong kami (kata TKW dengan nada sedikit sewot)
    Saya: KBRI ini ada untuk menolong setiap rakyat Indonesia dimana ia berada. Adalah tugas mereka untuk membela hak dan mengayomi kita di luar negeri.
    TKP: Pak, KB Filipina jauh lebih baik kerjanya dari KBRI A.S. Jika ada rakyatnya yang di aniyaya atau haknya ditekan, pasti mereka segera bertindak, sehingga orang Saudi tidak berani macam-macam kepada TKW Filipina.

    Banyak dari mereka ketika saya tanya ”ingin balik kerja ke Saudi lagi?” menjawab “tidak mau.”

    Catatan: Jangan salah mengerti tulisan ini, saya sama sekali tidak mengeritik kepemimpinan bapa President SBY, saya sangat yakin Presiden akan menangani masalah TKW ini dengan sangat baik, pernyataan Presiden “masalah ini tidak dapat diterima” itu merupakan jaminan. Beliau pemimpin yang arif dan bijaksana. Banyak hal yang telah menjadi semakin baik di dalam pemerintahan President SBY. Artikel ini saya tujukan kepada pejabat-pejabat pemerintah (dalam dan luar negeri) yang berhubungan langsung dengan masalah TK Indonesia, dan juga para pemimpin agama Islam.

    Bacaan berkait:

    Referensi:

    Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

    Prof. UCSF: Klaim Scanner tubuh tidak berbahaya adalah kesalahan


    Seorang profesor dari Universitas California biokimia mengatakan klaim pemerintahan Obama bahwa seluruh tubuh scanner tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi penumpang udara adalah kesalahan.
    Hal ini berhubungan dengan keluarnya pernyataan dari Kantor Kebijaksanaan Sains dan Teknologi dari Gedung Putih bahwa scan Sinar-X tidak berbahaya, ”masalah tersebut telah dipelajari secara benar-benar selama bertahun-tahun”, kata pernyataan resmi pemerintah tersebut.

    John Sedat seorang profesor biokimia dan biofisika dari University of California, San Francisco (UCSF), profesor ini juga anggota National Academy of Sciences, pernyataan pemerintah ini banyak salahnya.

    Prof. Sedat dan tiga anggota lainnya dari  UCSF pada surat – bisa dibaca pada link di bawah – mereka kepada Penasehat Gedung Putih menyatakan beberapa effek sampingan yang dapat terjadi atas scanning Sinar-X atas tubuh manusia:

    Penumpang udara berusia lebih dari 65 kususnya rentan pada mutasi perpindahan effek Sinar-X, pasien HIV dan kanker, anak-anak dan remaja, wanita hamil, dan para pria (merusak sperma), Mata juga dapat rusak karena sinar-X dapat menembus kornea mata.

    Orang sekolah telah tahu sejak puluhan tahun bahwa Sinat-X, tidak baik untuk kesehatan, oleh sebab itu para dokter tidak menganjurkan pasien di foto terlalu sering. Namun Pemerintah abad 21 sekarang bisa berkata bahwa itu tidak berbahaya.

    Berapa banyak masyarakat di jaman modern ini bisa menaruh percaya mereka pada orang-orang politik?

    Apabedanya antara ahli sainstifik dengan ahli politik?

    • Yang orang pertama berbicara berdasarkan fakta dan ilmu pasti dan yang yang kedua, politikus, berdasarakan keuntungan politik yang sangat sementara (segala sesuatu berdasar kepastian yang relatif).
    • Yang pertama banyak hari kerja tanpa dasi dan rambut berantakan, yang kedua selain berdasi dan selalu nampak elegant atau smart.
    • yang pertama jarang didengar dan tidak populer dan hidup pas-pasan, sebaliknya politikus populer dan glamor. Menyedihkan.

    Terima kasih kepada YAHWEH yang Mahaadil, Ia berkata bahwa segala sesuatu ada waktunya,”ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa; ada waktu untuk meratap; ada waktu untuk menari; (Pengkotbah 3:4)

    Berdoalah untuk negara USA agar rakyatnya keluar dari effek bahaya dari kesalahan yang ditabur oleh pemimpin mereka.

    Bacaan berkait:

    Referensi:

    Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog