Yohanes Pembaptis, nabi yang unik untuk berita yang khusus


Dan inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi dari Yerusalem mengutus beberapa Yohanes Pembaptis imam dan orang-orang Lewi kepadanya untuk menanyakan dia: “Siapakah engkau?” Jawabnya: “Akulah suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Luruskanlah jalan YAHWEH! seperti yang telah dikatakan nabi Yesaya.”  (Yoh 1:19-23)

Yohanes Pembaptis adalah nabi yang unik, kelahirannya unik,  juga unik didalam pangilan pelayanannya, unik didalam cara hidupnya, dan unik didalam pemberitaan pesannya. Ia lebih dari sekedar seorang yang membaptiskan banyak orang di sungai Yordan, ia meminta pengakuan dosa secara terbuka dimuka umum dan meminta buah-buah pertobatan mereka.

Kelahirannya. Ia adalah putra dari sebuah generasi  keluarga imam, orang tuannya bernama Zakharia dan Elisabet (Luk 1:15). Malaikat YAHWEH, Gabriel,  berbicara langsung kepada Zakharia ketika ia sedang melayani pelayanan mezbah bahwa kelahiran putranya ini akan membawa banyak orang bersukacita, namanya pun diberitahukan oleh malaikat, haruslah engkau menamai dia Yohanes (Yehohanan atau Yohanan; Ibrani, mengandung arti ”Anugerah / Belas kasihan  YEHOVAH – kata modern dari YAHWEH) (Luk 1:13). Yohanes telah dipenuhi Roh Kudus bahkan, mulai dari rahim ibunya, dan ia tidak akan minum anggur atau minuman keras, malaikat ini berkata. (Luk 1:15).

Peristiwa unik lain dari kelahirannya ini ialah bahwa sejak malaikat YAHWEH ini berbicara kepada ayahnya, Zakharia, ayahnya ini langsung tidak bisa bicara lagi ketika pertemuan yang luar biasa ini. (Luk 1:19-23). Ketika hari pemberian nama tiba, sanak keluarga dan para tetangga yang datang ingin memberikan namanya Zakharia menurut nama bapanya, tetapi ibunya berkata: “Jangan, ia harus dinamai Yohanes.”  (Luk 1:60)

Lalu mereka bertanya kepada bapanya,  Zakharia yang  tetap  bisu ini. Ia meminta batu tulis, lalu menuliskan kata-kata ini: “Namanya adalah Yohanes.” Dan merekapun heran semuanya* Dan seketika itu juga terbukalah mulutnya dan terlepaslah lidahnya, lalu ia berkata-kata dan memuji Elohim. (Luk 1:63-64)

*) Sebab ini adalah nama yang baru pada marga kedua pasangan ini, orang Israel biasanya memberi nama anaknya sesuai dengan apa yang ada pada marga mereka, untuk menghindari kebingungan di dalam daftar keturunan mereka … Alasan lainnya … penghormatan untuk para orang tua dan para nenek moyang (Albert Barnes’ Note on the Bible ).

Hidupnya dan panggilan pelayanannya. Nabi unik untuk pelayanan yang unik, itulah Yohanes Pembaptis. Rasul Markus memulai kitab Injilnya dengan kalimat: Inilah permulaan Injil tentang Yahshua Ha Mashiah, Anak Elohim. Seperti ada tertulis dalam kitab nabi Yesaya: “Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu; ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk YAHWEH, luruskanlah jalan bagi-Nya”, (Mar 1:1-3) juga Mat 11:10, Yes 40:3-4

Nabi Yesaya menubuatkan kedatangan Yohanes Pembaptis sebelum runtuhnya kerajaan Yehuda, dan nabi Maleakhi bernubuat  hal yang sama setelah orang Israel kembali dari Persia (Mal 3:1).

Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan. (Mat 3:4; Mark 1:6). Malaikat pemberi kabar Gabriel berpesan kepada Zakharia tujuan dari panggilan YAHWEH untuk putranya Yohanes:

  • Engkau akan bersukacita dan bergembira, bahkan banyak orang akan bersukacita atas kelahirannya itu (Luk 1:14);
  • ia akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada YAHWEH, Elohim mereka (16),
  • dan ia akan berjalan mendahului YAHWEH dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi YAHWEH suatu umat yang layak bagi-Nya.” (17)

Pemberitaan kotbahnya. Yohanes Pembaptis tampil di padang gurun dan menyerukan: Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Elohim akan mengampuni dosamu.” (Mar 1:4).
Ladang penginjilannya ialah padang gurun dan bukan di dalam rumah-rumah ibadah (Luk 7:24). Sebagaimana namanya ”Yohanes atau Yehohanan / Yohanan” adalah suatu nama yang unik dan baru dikalangan keluarga imam Zakharia, maka pemberitaannya pun  baru juga. Inilah titik tolak perubahan sebuah pengajaran ”penghapusan dosa.” Ribuan tahun lamanya berita pengampunan dosa diajarkan oleh Musa dan para nabi setelah Musa bahwa orang yang berdosa harus membawa kepada imam seekor lembu jantan /domba jantan / kambing jantan atau dua burung tekukur (yang terakhir bagi yang miskin) (Im 4; 16:15.16; Bil 6:10-11), dan imam akan menyembelih binatang tersebut, dan membawa darahnya masuk ke belakang tabir, kemudian haruslah diperbuatnya dengan darah itu seperti yang diperbuatnya dengan darah lembu jantan, yakni ia harus memercikkannya ke atas tutup pendamaian dan ke depan tutup pendamaian itu.  (Imm 16:15)

Yohanes Pembaptis mengkotbahkan dan mengajar bahwa untuk orang diampuni dosanya, tidak perlu lagi membawa binatang untuk dikorbankan, tetapi melalui pertobatan dan baptisan (penyelaman kedalam air)! Mungkin Anda bertanya: dengan otoritas apa Yohanes merubah aturan “penghapusan dosa” ini?” Jawabannya ialah bukan melalui otoritas dirinya sendiri, sebab ia (dirinya sendiri tahu juga) hanyalah seorang utusan YAHWEH. Pengutusnya sendirilah, Elohim, yang merubah aturan tersebut! Peraturan penghapusan dosa ini berubah sebab “Domba Jantan” yang sesungguhnya telah hadir  di Bumi, nama-Nya ialah Yahshua Ha Mashiah. Ingat bahwa Yohanes lebih tua hanya beberapa bulan dari Yahshua. Inilah yang dikatakan oleh Yohanes Pembaptis ketika ia melihat Yahshua: Lihatlah Anak domba Elohim, yang menghapus dosa dunia.” (Yoh 1:29).

Dan penulis kitab Ibrani menulis: Tetapi Ha Mashiah telah datang sebagai Imam Besar untuk hal-hal yang baik yang akan datang: Ia telah melintasi kemah yang lebih besar dan yang lebih sempurna, yang bukan dibuat oleh tangan manusia, –artinya yang tidak termasuk ciptaan ini, — dan Ia telah masuk satu kali untuk selama-lamanya ke dalam tempat yang kudus bukan dengan membawa darah domba jantan dan darah anak lembu, tetapi dengan membawa darah-Nya sendiri. Dan dengan itu Ia telah mendapat kelepasan yang kekal. (Ibr 9:11-12)
Karena itu Ia adalah Pengantara dari suatu perjanjian yang baru, supaya mereka yang telah terpanggil dapat menerima bagian kekal yang dijanjikan, sebab Ia telah mati untuk menebus pelanggaran-pelanggara yang telah dilakukan selama perjanjian yang pertama. (15)
Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi, demikian pula Ha Mashiah hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia.  (27-28).
Perhatikan anak kalimat terakhir, jelas bahwa anugerah keselamatan melalui darah Yahshua tersedia bagi semua manusia (bangsa dan bahasa), tetapi keselamatan keselamatan tersebut HANYA dimiliki oleh mereka yang menantikan Dia. Menantikan berarti: percaya dan menjaga kepercayaan itu sampai ia meninggal atau Yahshua datang kembali.

Sungguh berita di atas adalah suatu berita sukacita yang luar biasa dan baru bagi bangsa Israel dan seluruh penduduk Bumi saat itu, bahwa YAHWEH memberikan anugerah dan belas kasihan-Nya kepada mahluk ciptaan-Nya, itu sesuai dengan nama utusan tersebut ”Yohanes” yang artinya Anugerah YAHWEH atau Belas kasihan YAHWEH. Para ahli Alkitab menyebut jaman dimana kita hidup sekarang ini adalah “Jaman Anugerah.”

Yohanes menuntut pertobatan yang sungguh dari setiap orang yang ingin dibaptis, bukan sekedar aturan keagamaan. Kepercayaan Yahudi  saat itu terbagi di dalam beberapa kelompok dan mereka saling menyonbongkan sektenya sendiri. Dua sekte terbesar diantaranya ialah Farisi (’Kristen’ tradisi) dan Saduki (’Kristen’ liberal) Mat 3:7, para pengikut kedua sekte ini ditegurnya dengan  keras. Raja Herodes pun yang merebut istri orang lain ditegurnnya, yang mengakibatkan ia dipenjara dan kemudian hari dipenggal kepalanya.

Keunikan Yohanes lainnya ialah dia seorang nabi penglihat / Seer-prophet, ia mampu melihat alam roh (Yoh 1:32-33) dan masa yang akan datang: Kerajaan Sorga dan murka yang akan datang (Mat 3:7)

Yahshua meneguhkan panggilan dan pelayanan Yohanes Pembaptis

  • Ia adalah lebih dari pada nabi (Mat 11:9). Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis. (Mat 11:11a); Luk 7:27, terkecualian bagi mereka yang telah berada di dalam Kerajaan  Sorga (11b).
  • Yahshua menyatakan sesungguhnya gelombang kebangunan rohani yang besar pertama  telah terjadi sejak saat pelayanan Yohanes Pembaptis, bukan pada Hari Pentakosta di Yerusalem. Ia berkata, sejak Yohanes mengkotbahkan Injil Kerajaan Elohim (atau Kerajaan Sorga, istilah Matius) setiap orang berebut masuk kedalamnya (Luk 16:16; KJV dan Lamsa Bible), tepat seperti apa yang Matius tulis: Maka datanglah kepadanya penduduk dari Yerusalem, dari seluruh Yudea dan dari seluruh daerah sekitar Yordan. Lalu sambil mengaku dosanya mereka dibaptis oleh Yohanes di sungai Yordan. (Mat 3:5-6).
  • Dan Yahshua membukakan arti nubuatan nabi Maleakhi (Mal 4:5-6), bahwa Yohanes inilah roh Elia tersebut (Mat 11:14; 17:10-13)

Dari semua pernyataan Yahshua Ha Mashiah sendiri di atas, jelas terlihat bahwa pernyataan para guru agama Islam: “nabi Muhammad adalah nabi yang paling besar dan penyempurna ajaran Taurat dan Injil” adalah tidak benar sama sekali. Sebab nabi Muhammad sendiri menyatakan bahwa Yahshua Ha Mashiah (Isa Al Masih, bahasa Arab) adalah pribadi yang sungguh bersih dari semua kesalahan dan dosa.

Dan perhatikan ini, sesuatu yang sangat penting untuk diperhatikan: Keempat penulis Injil (Matius, Markus, Lukas dan Yohanes anak Zebedius), meneguhkan kebesaran pelayanan nabi Yohanes Pembaptis: ia memiliki roh dan kuasa nabi Elia, seorang nabi YAHWEH yang telah membawa seluruh bangsa Israel bertobat dari penyembahan berhala Baal hanya dalam satu hari saja. Elia mampu membuktikan siapakah Elohim yang benar, melalui doanya yang membuat api turun dari langit, sehingga seluruh bangsa Israel dengan suara bulat dan keras berteriak sambil sujud bertelut: “YAHWEH, Dialah Elohim! YAHWEH, Dialah Elohim!” (1Rj 18:19-40)

Namun apa yang Yohanes Pembaptis katakan ketika Yahshua Ha Mashiah turun ke sungai Yordan untuk minta dibaptis olehnya?
Yohanes tiba-tiba disadarkan oleh sosok pribadi yang lebih mulia dan suci dari pada dirinya sendiri. Standard kebenaran hidupnya yang tinggi tersebut (lahir dari keturunan imam, kelahirannya dinubuatkan sekitar  700 tahun sebelumnya, penuh Roh Kudus sejak dikandungan ibunya, tidak pernah menyentuh minuman keras, tidak menikah, terpanggil sebagai nabi pembuka jalan bagi Ha Mashiah) belumlah ada artinya dengan pribadi yang berdiri di depannya. Ia meneliti kedalaman hati Yahshua – ingat ia adalah nabi pelihat / seer-prophet – dan menemukan bahwa ia tidak melihat sedikitpun adanya dosa, kebohongan dan napsu keinginan daging lainnya, inilah yang menyebabkan ia berkata: Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?”  (Mat 3:14) Setelah Yahshua dibaptis

Sebelum Yohanes Pembaptis bertemu Yahshua Ha Mashiah, ia telah tahu bahwa pribadi untuk siapa ia mempersiapkan jalan adalah lebih mulia dari pada dirinya, sehingga ia memberi pernyataan terbuka seperti ini: “Sesudah aku akan datang Ia yang lebih berkuasa dari padaku; membungkuk dan membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak. Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus.”  (Mar 1:7-8). Yoh 1:33

Dan sekarang – di sungai Yordan tersebut – ketika ia berhadapan muka secara langsung dengan Yahshua, ia melihat sendiri siapakah sesungguhnya Yahshua, Yang Kudus dari Sorga.  Yohanes melihat hal lain lagi tentang Yahshua:  “Aku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati, dan Ia tinggal di atas-Nya (Yoh 1:32)*

Itulah sebabnya Yohanes bisa berkata seperti di bawah ini:

  • Itulah sukacitaku, dan sekarang sukacitaku itu penuh. Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.  (Yoh 3:29b-30).Sebab Yohanes Pembaptis tahu bahwa ia datang dari bumi,  – dan hanyalah utusan Bapa Sorgawi untuk mempersiapkan jalan bagi Putra-Nya, Yahshua, yang datang dari Sorga (31).
  • Pewahyuan nabi Yohanes Pembaptis  tentang Yahshua Ha Mashiah tidak  berhenti di sini, ia  melanjutkan bercerita apa yang ia telah lihat yakni: hubungan Bapa Sorgawi dengan Yahshua, dan hubungan tersebut dengan hidup kekal di Sorga dan lawan katanya (murka Elohim): Siapa yang menerima kesaksian-Nya itu, ia mengaku, bahwa Elohim adalah benar. Sebab siapa yang diutus Elohim, Dialah yang menyampaikan firman Elohim, karena Elohim mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas. Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya. Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Elohim tetap ada di atasnya.” (Yoh 3:33-36)

Sudahkan Anda bertemu  secara pribadi dengan Yahshua Ha Mashiah? Ialah sesungguhnya Pria Berjubah Putih yang telah menampakan diri-Nya kepada jutaan orang-orang di Afrika, di Timur Tengah dan di Asia melalui mimpi-mimpi dan berbagai penglihatan alam roh.

Dialah sesungguhnya Jalan Lurus yang milyaran orang cari-cari, Ia sendiri berkata tentang diri-Nya Kata Yahshua kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yoh 14:6)

Bila Anda ingin menjadi pengikut Yahshua, bacalah artikel ini: “Apa yang orang harus perbuat untuk masuk Sorga?” Yahshua berkata,  Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup. (Yoh 5:24)

Datanglah kepada-Nya hari ini dan berilah dirimu diselamatkan!

*) Pada Injil Matius “Ia melihat Roh Elohim…” Ia huruf besar pada Alkitab  LAI artinya pribadi tersebut menunjuk kepada “Yeshua,” tetapi di dalam semua terjemahan Inggris tertulis “he.” Besar kemungkinan bahwa baik Yohanes Pembaptis dan Yahshua melihat turunnya Roh Kudus tersebut, sebab Yoh 1:33 merupakan peneguhan dari YAHWEH untuk Yohanes akan datangnya seorang yang akan membaptis manusia dengan Roh Kudus. Lihat Mat 3:16-17 dan Mark 1:10 

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Yahshua Ha Mashiah hadir di Perjanjian Lama


Ia berkata kepada mereka: “Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur.” Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci. (Luk 24:44-45)

Artikel ini akan membuktikan ke Elohiman Yahshua/ Yeshua Ha Mashiah (Yesus Kristus / Isa al-Masih)   melalui Alkitab Perjanjian Lama.

Nabi Yesaya (hidup di abad 7 BC) menubuatkan kepribadian dan kuasa Yahshua sebagai Elohim (Yes 9:6-7):
Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang:
Penasihat Ajaib, Elohim yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.
Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan YAHWEH semesta alam akan melakukan hal ini.

Nubuatan ini telah disetujui oleh para ahli Alkitab bahwa putra ini adalah Yahshua/ Yeshua Ha Mashiah yang datang pada tahun antara 3 dan 4 BC (Sebelum Masehi). Logika dari nubuatan nabi Yesaya ini ialah:

  • Yashua adalah Elohim yang datang menjadi daging (manusia) hal ini bisa dilihat dari nama-nama yang Ia miliki pada nubuatan tersebut dan juga kekuasaan pemerintahan-Nya yang kekal dan bersih dari segala korupsi dan amoralitas. Hal ini bisa diperiksa di Perjanjian Baru, bagaimana Ia berkata dan bertindak – tidak ada satu dosapun ditemukan dalam hidup-Nya.
  • Karena Yahshua adalah Elohim, tentunya Ia sudah ada sebelum Ia menjelma menjadi manusia. Hal ini yang akan menjadi bahasan kita di sini.

Beberapa ayat di Perjanjian Lama yang membuktikan kehadiran-Nya sebelum Ia menjadi manusia:
Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Yahweh yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman YAHWEH semesta alam. (Mal 3:1 )
Nabi Maleakhi (~420 BC) menyegarkan kembali nubuatan Nabi Yesaya yang berbunyi : Ada suara yang berseru-seru: “Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk YAHWEH, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Elohim kita! (Yes 40:3)[1], mulut YAHWEH telah mengatakannya (ay 5).[2]

Dari kedua nubuatan di atas kita tidak akan salah mengartikan bahwa Alkitab sendiri meneguhkan bahwa Yahshua adalah Elohim YAHWEH. Kata ”utusan-Ku” adalah Yohanes Pembaptis, lihat referensi nomor 1.

Yesaya pasal 40 secara detil menceritakan apa yang YAHWEH-dalam wujud manusia-Yahshua lakukan ketika Ia hadir di bumi dan betapa besar kuasa-Nya:

  • Ay.4: hati yang lemah dan patah dikuatkan, sombong direndahkan, yang tidak jujur akan diluruskan.
  • Ay 10b: – tidak ada seorang manusia pun, termasuk nabi yang pernah atau bisa berbuat seperti Yeshua; menyembuhkan segala penyakit (buta, lumpuh, kusta dll.), mengusir roh-roh jahat, setan, menghidupkan orang mati dan bahkan mengampuni dosa manusia. Mengapa? Sebab Ia adalah YAHWEH!, ayat ini jelas menulis: Lihat, itu Tuhan ALLAH, Ia datang dengan kekuatan dan dengan tangan-Nya Ia berkuasa.”[3]
  • Ay 11: Tepat seperti perkataan Yashua pada Yohanes 10 tentang siapa diri-Nya, “Akulah gembala yang baik!”  Jika Anda baca Yehezkiel seluruh pasal 34 nampak lebih jelas lagi bahwa “Gembala Yang Baik” tersebut adalah Adonai YAHWEH, Elohim Israel.
  • Ay 12-17:  “Sesungguhnya, bangsa-bangsa adalah seperti setitik air dalam timba dan dianggap seperti sebutir debu pada neraca. Sesungguhnya, pulau-pulau tidak lebih dari abu halus beratnya. (ay 15).
  • Ay 16-26: kuasa-Nya tidak tertandingi.
  • Ay 27-31: janji kekuatan bagi setiap mereka yang mengandalkan Dia.

Mungkin Anda berkesimpulan bahwa YAHWEH itu ada tiga, jika dimasukkan Roh YAHWEH/ Roh Kudus di dalamnya. TIDAK!YAHWEH adalah esa / echad (ibrani). Perhatikan ayat ini: Jawab Yahshua “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, YAHWEH Elohim kita, YAHWEH itu esa. Shema Yisrael ADONAI Eloheinu ADONAI echad (Mar 12:29), mengutip Taurat pada Ulangan 6:4.

Perkataan nabi Musa ini (Ul 6:4) di mata Yahshua adalah hukum yang terutama yaitu bahwa umat-Nya harus tahu bahwa Elohim mereka, YAHWEH, adalah YAHWEH yang esa. Echad / esa tidak sama dengan “tunggal yang bersifat unik” kata “echad” artinya “tunggal yang bersifat unity atau korporat”. Contohnya adalah manusia, setiap manusia yang hidup selalu mempunyai roh, jiwa dan tubuh; setiap molekul udara adalah kesatuan dari (dua campuran utama) nitrogen, oxsigen dan suami-isteri; contoh-contoh ini jelas jauh dari sempurna untuk kita bisa mengerti ke tritunggalan  Elohim YAHWEH.

Pertanyaan. Musa, Gideon, Yehezkiel dan lain-lain pernah melihat YAHWEH dalam bentuk “malaikat YAHWEH”, Yahshua berkata ; “Tidak seorangpun yang pernah melihat Elohim, tetapi Anak Tunggal Elohim (Yoh 1:18). Jadi siapa sesungguhnya yang mereka telah lihat?

Sekarang kita cari nama Yahshua / Yeshua / Yesus di Perjanjian Lama.
Israel (Yakub) ketika menjelang tuanya dan hampir meninggal dunia ia berkata: Aku menanti-nantikan keselamatan yang dari pada-Mu, ya YAHWEH. I have waited for thy salvation, O LORD. (Kej 49:18, KJV). Salvation dalam kamus Strong ibrani ialahH3444 “yeshua/ y’shua” dengan kata lain Israel berkata, “Aku menanti-nantikan Yeshua / Yahshua yang dari pada-My ya YAHWEH.

Dengan cara yang sama kita dapatkan:

  • I will rejoice in thy Yeshua / Yahshua. (Maz 9:14)
  • With long life will I satisfy him, and show him my Yeshua./ Yahshua (Maz 91:16)

Sungguh, Elohim itu Yeshua / Yahshuaku (sebelum menjelma dan keberadaan-Nya yang kekal); aku percaya dengan tidak gemetar, sebab ADONAI YAHWEH itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi Yeshua /Yahshuaku (Firman yang menjadi daging; Yoh 1:14).” Maka kamu akan menimba air dengan kegirangan dari mata air Yahshua (Penyaliban-Nya adalah air keselamatan yang mengalir dari bukit Golgota). (Yes 12:2-3)

Ayat di bawah ini lebih jelas lagi menunjukan bahwa “keselamatan” bukanlah “benda mati” atau “kata benda” tetapi “seorang pribadi”:

Sebab inilah yang telah diperdengarkan YAHWEH sampai ke ujung bumi! Katakanlah kepada puteri Sion: Sesungguhnya, keselamatanmu (yeshua/ yahshua-mu) datang; sesungguhnya, mereka yang menjadi upah jerih payah-Nya ada bersama-sama Dia dan mereka yang diperoleh-Nya berjalan di hadapan-Nya. (Yes 62:11)

Behold, YAHWEH has made it to be heard to the end of the earth; Tell the daughter of Zion, Behold! Y’shua* comes! Behold! His reward is with Him, and His work before Him. (HRB).[4]

Pada kitab Habakuk 3:13, kita dapatkan demontrasi terbesar dari NAMA “Yeshua/ Yahshua” di Perjanjian Lama, karena di sini kita mendapatkan keduanya, nama dan juga title dari Penyelamat. Tertulis dalam bahasa Ibrani:

  • “Thou wentest forth with YESHA [variant of YESHUA — Jesus] of [or for] thy people; with YESHUA thy MESSIAH [thy Anointed One: i.e., with Jesus thy Christ]; thou woundest the head of the house of the wicked one [Satan].” 
  • You went forth for the salvation of Your people, for Y’shua (Aleph/Tav) Your Messiah. … (HRB)

Pada Perjanjian Baru. Dan ketika Simeon datang ke Bait YAHWEH, dipimpin oleh Roh Kudus dan menggendong Yahshua bayi, ia berkata: “Sekarang, YAHWEH, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, sebab mataku telah melihat keselamatan (Yeshua / Yahshua) yang dari pada-Mu, (Luk 2:29-30). Tidak hanya ia melihat keselamatan Elohim (Yahshua Elohim ) tapi ia juga memegang Dia.
Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yahshua (KESELAMATAN, YEHSHUA), karena Dialah yang akan menyelamatkan (save) umat-Nya dari dosa mereka.” (Mat 1:21)

Bagian bawah artikel di sadur dari Yeshua in the Tanakh by Arthur E. Glass

Bacaan berkait:

[1] Tergenapi, ditulis dalam keempat Injil. Mat. 3:3; Mark. 1:3, Luk. 23:2-4, Yoh. 1:23.
[2] Ayat 5 dari terjemahan Indonesian Literal Translation (ILT), setuju dengan terjemahan Inggir ESV dan KJV misalnya.
[3] Tuhan ALLAH  (ITB) /  the Lord GOD (English) dalam ber bagai Alkitab Inggris yang bersumber dari bahasa Ibrani tertulis Adonai YAHWEH diterjemahkan dengan tepat oleh ILT dengan kata “Tuhan YAHWEH.” Tertulis dengan titel ini sebanyak 9 (Sembilan kali) pada Yehezkiel 35.
[4] HRB: Hebraic Roots Bible, sebuah terjemahan Akitab yang bersifat literal yang berakar dari bahasa Ibrani. Y’shua adalah penulisan orang Ibrani untuk kata Yeshua atau Yahshua yang berarti juga “keselamatan.” Puteri Zion/ Sion adalah bangsa Israel.
Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Yahshua adalah Elohim Yahweh, pembuktian PB


Permulaan hikmat adalah takut akan YAHWEH, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian. (Amsal 9:10)

Orang Farisi (penganut ajaran tradisi Yahudi) dan orang Muslim mengakui kenabian Yahshua Ha Mashiah– sebab kitab-kitab mereka menulis tentang kenabian-Nya, namun untuk menyebut Yahshua adalah Elohim itu tidak mudah, mengapa? dua alasan:
a. Orang Farisi (kuno dan modern) hanya membatasi dirinya membaca kitab Torah (lima kitab Musa) dan Talmut, mereka tidak berani membaca kitab-kitab para nabi lainnya.
b. Orang Muslim hanya membatasi dirinya membaca Alkuran tanpa berani membaca Alkitab, meskipun Alkitab adalah sumber terbesar dari ajaran nabi Muhammad.

Sepanjang sejarah banyak tercatat bahwa pemerintah-pemerintah negara dan pemimpin-pemimpim agama melarang masyarakat mereka membaca Alkitab. Itu bukan karena isi Alkitab tidak benar dan tidak bagus untuk kehidupan manusia – fakta: Alkitab telah membuat banyak negara Barat makmur dan maju dalam bidang teknologi, tatanan sosial dan moral, merubah banyak orang kriminal dan terrorist menjadi pendeta dan penginjil yang terkenal, – tetapi itu dilakukan karena 1. mereka takut masyarakat yang mereka kuasai mengetahui kebenaran dan kebebasan yang sesungguhnya, 2. mereka takut perbuatan jahat mereka diketahui oleh rakyat atau jemaat.

Bukti bahwa Yahshua adalah Elohim Yahweh bisa di dapat baik di Alkitab Perjanjian Lama (PL), maupun di Perjanjian Baru (PB); baik dari perkataan-Nya (Yahshua) langsung maupun melalui para nabi dan para rasul-Nya.

YAHSHUA ADALAH ELOHIM, pembuktian di PERJANJIAN BARU
Untuk memudahkan Anda mengerti jalan cerita Alkitab dengan mudah maka saya bagi cerita ini kedalam tiga interval waktu. Jika ada orang yang berpikir bahwa doktrin ”Yahshua adalah Yahweh (Tuhan)” hanyalah ajaran rasul Paulus semata, saya berani memastikan bahwa pastilah orang ini belum pernah menyelidiki Alkitab – di sini kita bicara tentang Perjanjian Baru. Yahshua sering kali mengatakannya sendiri di keempat Injil dan pewahyuan-Nya kepada rasul Yohanes di pulau Patmos bahwa Ia adalah Elohim. Para Rasul – tidak hanya Paulus – juga mengajar doktrin yang sama, sebab mereka hanyalah penerus dari apa yang mereka telah lihat dan dengar dari GURU AGUNG mereka.

Sebelum Firman Elohim menjelma menjadi manusia dan baru lahir.
Nabi Zakaria dan anaknya nabi Yohanes Pembaptis mengenali Yahshua sebagai Elohim.
Ketua Sanhedrin Simeon, seorang yang benar dan saleh. Oleh bimbingan Roh Elohim, Simeon masuk ke Rumah Yahweh. (27) Ia menggendong bayi Yahshua (berumur 40 hari) dan berkata, “Sekarang, Yahweh, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu, Penyelamat itu Engkau telah siapkan untuk segala bangsa: bagaikan terang yang menerangi jalan bagi bangsa-bangsa yang lain, untuk datang kepada-Mu; yaitu terang yang mendatangkan kehormatan bagi umat-Mu Israel.” (Luk 2:29-32 IBIS).
Kata “keselamatan” dalam Alkitab bahasa Ibrani tertulis Y’shua/ Yeshua; pembahasan bisa dilihat pada “Yahshua Ha Mashiah hadir di Perjanjian Lama.”

Tidaklah mengejutkan bahwa Yusuf dan Maria amat heran akan perkataan orang tua ini, sebab hanya merekalah yang tahu makna dari arti nama Yahshua yaitu “YAHWEH menyelamatkan”, ”… engkau akan menamakan Dia Yahshua, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.” kata malaikat kepada Yusuf (Mat 1:21)

Setelah Firman menjadi manusia.
Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Elohim dan Firman itu adalah Elohim. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Elohim. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. (Yoh 1:1,2,14 ) Jadi: manusia Yahshua = Firman = Elohim

Yahshua sendiri menyatakan diri-Nya bahwa Ia adalah Yahweh, Elohim kita.

  • Raja Daud (1052-1019 BC) memanggil Aku: “Yahweh ku”. merefer dari “the LORD said to my Lord (Mat 22:42-46) Kedua kata “Lord” disini memiliki makna yang sama “Kurios” G2692
  • Kamu menyebut Aku Guru dan Yahweh, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Yahweh. (Yoh 13:13 )
  • Kata Yahshua kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (6) Kata Filipus kepada-Nya: “Yahweh, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.” Kata Yahshua kepadanya: … Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? … Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri. (Yoh 14:8-11 )

Pekerjaan-pekerjaan Yahshua yang menyatakan bahwa Ia dan Bapa satu:

  • Ia tidak pernah mengerjakan yang bercela dan dosa sama sekali, di dalam Dia tidak ada dosa (1 Yoh 3:5).
  • Ia mengampuni dosa-dosa manusia ketika ada di Bumi
  • Ia mengampuni dosa-dosa manusia setelah Ia hidup kembali Dia menghapus segala dosa (1 Yoh 3:5).
  • Bapa Surgawi memerintahkan malaikat-malaikat-Nya menyembah Yahshua Dan ketika Ia membawa pula Anak-Nya yang sulung ke dunia, Ia berkata: “Semua malaikat Elohim harus menyembah Dia.” (Ibr 1:6)
  • Yahshua (yang adalah juga nabi dan imam) membiarkan diri-Nya disembah oleh manusia
  • Ia menggaransi orang yang percaya kepada-Nya masuk ke Kerajaan Surga

Bukti klaim Yahshua sebagai Elohim adalah benar. Jika ada manusia biasa (sekalipun ia nabi/ imam/ rasul) yang berani berkata dan bertindak seperti daftar di atas ini maka orang ini telah menghujat Elohim dan upahnya adalah hukuman mati (Yoh 5:18, 10:33). Orang-orang Farisi karenanya menyalibkan (Salib = lambang kutukan) Dia. Bapa di Surga yang adil dan bijak bagaimanapun tidak melihat satu kesalahan dari perbuatan dan perkataan Putra-Nya, – seperti yang dituduhkan oleh banyak orang. Yashua tidak layak dihukum mati, sebab itu Bapa membangkitkan kembali Putra-Nya yang tunggal ini. Kebangkitan Yahshua dari kematian membuktikan perkataan Yahshua, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku (Yoh 14:8-11) adalah BENAR dan TERUJI!! Yahshua Ha Mashiah adalah Elohim!!

Ia berkata kepada penduduk Yerusalem: ”Dan Aku berkata kepadamu: Mulai sekarang kamu tidak akan melihat Aku lagi, hingga kamu berkata: Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Yahweh!” (Mat 23:39). Yahshua akan datang lagi ke Yerusalem segera ketika bangsa-bangsa di datang ingin memusnahkan Israel, musuh begitu kuat sehingga bangsa Israel hanya bisa berseru kepada Juruselamatnya: Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Yahweh! Yahshua merefer perkataan nabi+raja Daud 118:25-26 dan nabi Zakharia 9:9-16 (YAHWEH menampakkan diri kepada umat-Nya, sebagai raja; raja Israel yang sesungguhnya adalah YAHWEH, lihat 1 Samuel 8:4-8 )

Mereka memanggil-Nya ”Yahweh” / (Kurios, dalam bahasa Yunani)

  • Rasul Petrus (Matius 14:28,30; 18:21; )
  • Perempuan Kanaan (Mat 15:22,25,27)
  • Rasul Markus menutup kitab Injilnya dengan kalimat, Sesudah Yahweh Yahshua berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Elohim. Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Yahweh turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya. (Mar 16:19-20) Kalimat Yahweh turut bekerja … dalam kontek yang sama ini merefer kepada janji Yahshua pada Injil Matius 28:20 … Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”
  • Dan masih banyak lagi

Setelah Ia bankit dari kematian-Nya.

  • Tomas menjawab Dia: “Ya Yahwehku dan Elohimku!” Kata Yahshua kepadanya:Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.” … tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yahshualah Mesias, Anak Elohim, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya. (Joh 20:28-31 ) Catatan: Tomas bisa berkata”Ya Yahwehku dan Elohimku!”sebab sebelumnya ia dan kesebelas murid lainnya telah mendengar sendiri klaim Yashua bahwa Ia adalah Elohim (Yoh 13 dan 14 di atas)
  • Maka murid yang dikasihi Yahshua itu berkata kepada Petrus: “Itu Yahweh.” Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Yahweh, maka ia … terjun ke dalam danau. Murid-murid yang lain datang dengan perahu karena mereka tidak jauh dari darat, hanya kira-kira dua ratus hasta saja dan mereka menghela jala yang penuh ikan itu. (Joh 21:7-8 )
  • Kata Yahshua kepadanya: “Gembalakanlah domba-domba-Ku.” (Yoh 21:15,16,17)Domba kata panggilan untuk umat Elohim (Titus 2:14)
  • Sebab mereka adalah orang Israel, … Mereka adalah keturunan bapa-bapa leluhur, yang menurunkan Mashiah dalam keadaan-Nya sebagai manusia, yang ada di atas segala sesuatu. Ia adalah Elohim yang harus dipuji sampai selama-lamanya. Amin! (Rom 9:4-5 )
  • Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Mashiah Yahshua, yang walaupun dalam rupa Elohim, tidak menganggap kesetaraan dengan Elohim itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. (Php 2:5-7 )
  • dengan menantikan penggenapan pengharapan kita yang penuh bahagia dan penyataan kemuliaan Elohim yang Mahabesar dan Juruselamat kita Yahshua Ha Mashiah, (Tit 2:13 )
  • Tetapi tentang Anak Ia berkata: Takhta-Mu, ya Elohim, tetap untuk seterusnya dan selamanya, dan tongkat kerajaan-Mu adalah tongkat kebenaran. Engkau mencintai keadilan dan membenci kefasikan; sebab itu Elohim, Elohim-Mu telah mengurapi Engkau dengan minyak sebagai tanda kesukaan, melebihi teman-teman sekutu-Mu.” Dan: “Pada mulanya, ya Yahweh, Engkau telah meletakkan dasar bumi, dan langit adalah buatan tangan-Mu. Semuanya itu akan binasa, tetapi Engkau tetap ada, dan semuanya itu akan menjadi usang seperti pakaian; seperti jubah akan Engkau gulungkan mereka, dan seperti persalinan mereka akan diubah, tetapi Engkau tetap sama, dan tahun-tahun-Mu tidak berkesudahan.” (Heb 1:8-12 ).

Lagi: Anak = Elohim = Yahweh, Anak Elohim ini adil, membenci kefasikan, meletakan dasar bumi, membuat langit, pemerintahan-Nya kekal.
Rasul Yakobus: Salam dari Yakobus, hamba Elohim dan Yahweh Yahshua Ha Mashiah, kepada kedua belas suku di perantauan. (Yak 1:1 ) dan: Saudara-saudaraku, sebagai orang yang beriman kepada Yahshua Ha Mashiah, Yahweh kita yang mulia, janganlah iman itu kamu amalkan dengan memandang muka. (Yak 2:1 )

Rasul Petrus: Terpujilah Elohim dan Bapa Yahweh kita Yahshua Ha Mashiah,… (1 Pet 1:3) kamu akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yahshua Ha Mashiah, Yahweh kita. Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Yahweh dan Juruselamat kita, Yahshua Ha Mashiah. (2 Petrus 2:8,11)

Sebab kami tidak mengikuti dongeng-dongeng isapan jempol manusia, ketika kami memberitahukan kepadamu kuasa dan kedatangan Yahweh kita, Yahshua Ha Mashiah sebagai raja, tetapi kami adalah saksi mata dari kebesaran-Nya. Kami menyaksikan, bagaimana Ia menerima kehormatan dan kemuliaan dari Elohim Bapa, ketika datang kepada-Nya suara dari Yang Mahamulia, yang mengatakan: “Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.” Suara itu kami dengar datang dari sorga, ketika kami bersama-sama dengan Dia di atas gunung yang kudus. Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi… (2Pet 1:16-19 )

Mereka adalah orang-orang yang fasik, … yang menyangkal satu-satunya Penguasa dan Yahweh kita, Yahshua Ha Massiah. Tetapi, sekalipun kamu telah mengetahui semuanya itu dan tidak meragukannya lagi, aku ingin mengingatkan kamu bahwa memang Yahweh menyelamatkan umat-Nya dari tanah Mesir, namun sekali lagi membinasakan mereka yang tidak percaya. (Yud 1:4-5 )

Yudas, saudara Yakobus: Tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, ingatlah akan apa yang dahulu telah dikatakan kepada kamu oleh rasul-rasul Yahweh kita, Yahshua Ha Massiah. Sebab mereka telah mengatakan kepada kamu: Menjelang akhir zaman akan tampil pengejek-pengejek yang akan hidup menuruti hawa nafsu kefasikan mereka.” Mereka adalah pemecah belah yang dikuasai hanya oleh keinginan-keinginan dunia ini dan yang hidup tanpa Roh Kudus.Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus. Peliharalah dirimu demikian dalam kasih Elohim sambil menantikan rahmat Yahweh kita, Yahshua Ha Massiah, untuk hidup yang kekal. (Yud 1:17-21)

Tips bagi para sceptik atau orang yang ragu:
Anda mungkin berkata, saudara Anggur Baru, Anda telah membuktikan Yahshua adalah Elohim secara Alkitabiah dengan baik, namun bagaimana JIKA Alkitab itu sendiri telah dipalsukan?

Jawaban saya ialah:

  1. Sampai hari tidak ada satupun bukti bahwa Alkitab telah dipalsukan. Terjemahan ada banyak namun makna inti Alkitab tidak berbeda
  2. Buktikanlah kebenaran Alkitab sendiri, tanyalah langsung kepada Elohim Yang Mahakuasa, Ia pasti akan menunjukan JALAN YANG LURUS kepada Anda, sebagaimana Ia telah lakukan kepada saya dan jutaan manusia lainnya.
  3. Bacalah Alkitab untuk Anda sendiri dan ujilah setiap kitab yang ada di dalamnya, maka JIKA Anda itu akan terjawab!
  4. Mengapa Anda yang rindu untuk menemukan JALAN LURUS lebih percaya kepada perkataan orang lain, yang memang tidak suka HIDUP DI DALAM TERANG? Selidikilah Alkitab dan jadilah berani seperti Saulus ahli Taurat ini yang meninggalkan tradisi Yahudi dan menjadi pengikut Yahshua bahkan teraniaya sepanjang pejalanan imannya:

Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Elohim yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Elohim, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.”  (Rom 1:16-17)

Bacaan terkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog
 

Yohanes Pembaptis: Yahshua adalah Elohim!


Permulaan hikmat ialah: perolehlah hikmat dan dengan segala yang kauperoleh perolehlah pengertian. (Amsal 4:7)

Nubuatan nabi Zakharia kepada anaknya sendiri Yohanes Pembaptis dan tugasnya:“Terpujilah YAHWEH, Elohim Israel, sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan baginya, Dan engkau, hai anakku, akan disebut nabi Elohim Yang Mahatinggi; karena engkau akan berjalan mendahului Yahweh untuk mempersiapkan jalan bagi-Nya, (Luk 1:68,76)

Ketika Ia berumur 30 tahun, sebelum memulai pelayanan-Nya, Ia pergi ke sungai Yordan dimana Yohanes Pembaptis sedang membaptis banyak orang. Yahshua pun turut serta turun ke sungai untuk memberi diri-Nya dibaptis (selam):

Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya: “Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?” Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Elohim.” Dan Yohanespun menuruti-Nya. Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Elohim seperti burung merpati turun ke atas-Nya, lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.” (Mat 3:14-17). Ketiga fungsi ke elohiman bertemu dalam satu kejadian.

Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: “Lihatlah Anak domba Elohim, yang menghapus dosa dunia. Dialah yang kumaksud ketika kukatakan: Kemudian dari padaku akan datang seorang, yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku. (Yoh 1:29-30 )

Dan akupun tidak mengenal-Nya, tetapi Dia, yang mengutus aku untuk membaptis dengan air, telah berfirman kepadaku: Jikalau engkau melihat Roh itu turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus. Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Elohim.” (Yoh 1:33-34 )

Pernyataan-pernyataan Yohanes yang luar biasa tentang Yahshua dari ayat-ayat di atas:

  • Anak domba Elohim, yang … – Yohanes memberi tahukan para pendengarnya “Inilah orang yang akan dikorbankan untuk dosa-dosa kalian bahkan semua orang di dunia!
  • menghapus dosa dunia – melalui korbar diri-Nya sendiri di kayu salib
  • Yahshua telah ada sebelum dirinya, Ingat Yohanes lahir lebih dulu, Yahshua: “sebelum Abraham jadi, Aku telah ada! (Yoh 8:58). Abraham lahir sekitar 2200 BC
  • Yahshua akan membaptis orang dengan Roh Kudus (Kis 1:7-8)
  • Ia adalah Anak Elohim (Yoh 1:34)

Bapa dan anak yang keduanya adalah nabi Elohim telah saling meneguhkan bahwa Yahshua adalah Elohim Yahweh.

Sedikit tentang Yohanes Pembaptis. Kedatangan dan tugasnya telah dinubuatkan oleh nabi Yesaya (757-696 BC). Gabriel, malaikat YAHWEH, berkata kepada nabi Zakaria di dalam Bait Suci di Yerusalem bahwa istrinya Elisabet akan mempunyai anak, dimana melalui anaknya

  • ia akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada YAHWEH, Elohim mereka, dan
  • ia akan berjalan mendahului YAHWEH dalam roh dan kuasa Elia … (Luk 1:16-17)

Masih pada Injil Lukas pasal satu. Enam bulan setelah Elisabet hamil, sepupunya Maria, tunangan Yusuf, dari Nasaret dikunjungi oleh Gabriel juga memberi dua kabar besar: 1. Roh Kudus akan membuat ia melahirkan seorang putra (tanpa persetubuhan) 2. Elisabet sedang hamil besar. (35-36)
Ketika Maria berkunjung dan memberi salam kepada Elisabet, tiga peristiwa besar terjadi (41-42):

  1. Yohanes yang ada dikandungan melonjak kegirangan
  2. Elisabet penuh Roh Kudus
  3. Elisabet tahu Maria akan melahikan Juruselamat Dunia sebab katanya, ”Siapakah aku ini sampai ibu Yahweh-ku datang mengunjungi aku? Tentunya sebutan ini hanyalah hubungan secara fisik, bukan rohani. Secara Rohani Yahshua adalah Raja, Tuan dan Elohimnya Maria

Bacaan berkait:

Yashua adalah Elohim Yahweh, pembuktian

    Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog