Serangan atas Charlie Habdo awal berakhirnya simpati Barat atas Islam? Updated 12/1


Karikatur Islam terrorists menentang Charlie Habdo Apakah ini, senjata kecil yang melukai kita begitu benyakTanggl 7 Januari Eropa dikejutkan dengan serangan dua pria Islam (Kouachi bersaudara) bersenjata api otomatis pada kantor majalah karikatur Charlie Habdo di Paris, Perancis, menewaskan 12 orang dan 11 luka-luka. Kamisnya Coulibaly, pemuda Islam Sinegal menembak mati polisi wanita, Jumatnya Coulibaly, yang ada hubungan dengan tokoh penyerang Charlie, memasuki supermarket Yahudi menyandera 16 orang, dan membunuh 4 orang. Hanya dalam dua hari orang Perancis asli, pihak kepolisian dan anti-Semit diterror oleh orang-orang Islam berwarganegaraan Perancis keturunan Afrika Utara. Kakak-beradik Kouachi keduanya lahir di Perancis. Orang ketiga dari aksi terror hari Rabu (supir?) menyerahkan diri ke polisi setelah namanya termuat di media sosial, rekan  Amedy, wanita Arab, masih buron, diduga telah melarikan diri ke Syria via Turki.
Amedy Coulibaly pada aksinya tersebut mengakui telah berkordinasi dengan Saida dan Cherif Kouachi, dan dengan bangga bercerita kepada penyiar TV (sebelum ia ditembak mati) bahwa ia telah membunuh 4 orang dan lebih banyak lagi jika polisi menyerang Kouachi. Polisi menemukan bendera Jihad hitam yang juga dipakai oleh Negara Islam Khalifah.

Apa reaksi Dunia Barat terhadapat serangan terror Islam di Paris ini? Di bawah ini adalah ringkasan respond pemimpin dan masyarakat Barat, komentar dapat di lihat pada link-link yang tersedia. Berikut ini sedikit gambaran reaksi Dunia Barat:
Beberapa hari sebelum peristiwa tragis atas Majalah Charlie Habdo, puluhan ribu masyarakat Jerman telah turun kejalan menentang Islamisasi di Jerman, gerakan mereka ini disebut gerakan “PEGIDAPatriotik Orang Eropa Menentang Islamisasi atas Barat (Patriotic Europeans Against the Islamization of the West).
Para anti-Islamist Perancis yang mengorganisasikan aksi unjuk rasa ini berkata kepada koran Perancis Je suis Charlie Saya adalah Charlie demo anti-Islam atas tewasnya para karikatur Charlie HebdoThe Local, “Itu adalah sebuah langkah awal” yang para expert Perancis nyatakan bahwa hal demikian tidak akan pernah berlangsung di Perancis. Nyatanya para expert tersebut salah besar, pada Rabu malam yang sama 7 Januari tersebut, segera setelah kejadian, diperkirakan 35.000 rakyat Paris turun kejalan unjuk rasa anti-Islam. Di seluruh Perancis aksi unjuk rasa ini kurang-lebih 100.000 orang.  Unjuk rasa menentang Islam garis keras juga terjadi di kota-kota Eropa lainnya, seperti di Brussels, Berlin, Madrid, Nice dan di London.
Spanduk dan slogan mereka di antaranya ”Je suis Charlie” (Saya adalah Charlie) dan “NOT AFRAID” (TIDAK TAKUT). Ini beberapa respond Cartoonists atas kejadian Rabu awal tahun ini: World’s cartoonists respond to the attack on ‘Charlie Hebdo’
Hari Saptu aksi untuk rasa di Paris menjadi sedikitnya 200.000 orang. Hari Minggu, mencapai lebih dari 3,5 juta orang; mereka berdatangan dari negara-negara tetangga dan juga para pemimpin negara turut serta di dalam rally aksi terror Islam tersebut. Ini suatu rally yang sangat bersejarah, seperti di Mesir, ketika lebih 2 juta rakyat Mesir rally menendang keluar President Morsi orang kuat organisasi Islam Muslim Brotherhood.
Penulis Perancis yang kontroversial, Michel Houllebecq akan segera menerbitkan bukunya yang terbaru ”Submission” suatu buku yang memproyeksikan bahwa Perancis di tahun 2022 akan berada di bawah seorang president Muslim, semua guru-guru sekolah harus pindak ke Islam. Menurut poll tahunan, di tahun 2013, 74% masyarakat Perancis percaya agama Islam ”adalah tidak cocok dengan nilai-nilai masyarakat Perancis.” Cesson, aktivist ”PEGIDA Perancis” percaya bahwa tidaklah mungkin ada keduanya sebagai orang Perancis dan Muslim sungguhan, ”Kedua budaya tidaklah sejalan. Kita memiliki nilai-nilai Republik, seperti kesetaraan antara pria dan wanita, kebebasan berpikir dan respek untuk opini-opini yang berbeda, itu tidaklah cocok dengan Kuran,” ia berkata.
Majalah Charlie Habdo, telah terkenal dengan “kebebasan berbicaranya” melalui karikatur mengejek ajaran nabi Muhammad. Beberapa contoh gambar bisa diliha di sini. ‘Charlie Hebdo,’ brazen champion of political incorrectness, loved poking fun at Islam dan di sini Paris shooting: World newspaper front pages on Charlie Hebdo attack, in pics. Alasan inilah Kouachi, yang dilatih oleh al-Qaida di Yamen, berseru “Pembalasan atas nabi Muhmmad!” dan setelah membunuh 12 “musuhnya” keduanya berteriak “ALLAHhu Akbar!”

Baca juga:

Inilah  respond para pemimpin dan tokoh di Barat:

Presiden Perancis François Hollande: “Tindakan barbariak tidak akan memadamkan kebebasan berita. Kita adalah sebuah negara yang bersatu yang akan bereaksi secara bersama.”
Salman Rushdie, ex-Muslim India dan bukunya The Satanic VersesSalman Rushdie, penulis buku “The Satanic Verses” (1988): “Saya berpihak dengan Charlie Hebdo, sebagaimana kita semua harus, untuk membela seni satire, yang telah selalu ada sebagai kekuatan untuk kebebasan dan melawan tirani, ketidak jujuran dan kebodohan.” Bukunya yang mengupas isi Kuran tersebut telah membuat ia di fatwa mati oleh Khomeini.
Presiden Komisi Eropa, Jean-Claude Juncker: “Uni Eropa berdiri disebelah Perancis. Serangan brutal tersebut menentang nilai-nilai fundamental kita dan menentang kebebasan berekpresi, pillar dari demokrasi kita. Pertarungan menentang terrorism dalam segala bentuknya haruslah berlanjut teguh tanpa letih.” Aksi terror ini digambarkannya sebagai “Ini adalah tindakan yang tidak bisa ditolerir, suatu tindakan barbarism yang menantang kita semua sebagai manusia dan orang-orang Eropa.”

PM Britania Raya, David Cameron: “Pembunuhan-pembunuhan dAnti-Islam Pegida di Jerman dan Perancisi Paris adalah menjijikkan. Kami berdiri dipihak masyarakat Perancis di dalam memerangi melawan terror dan membela kebebasan berita.”

Pemerintah Russia atas nama President Putin: “Mengutuk dengan keras kejahatan yang bersikap sinis ini dan setuju kesiapan beliau untuk terus aktiv bekerja sama dalam bertarung melawan ancaman terrorisme.”

President USA, B.H. Obama: “Masyarakat Perancis telah bangkit berdiri untuk nilai-nilai universal yang generasi-generasi kita sebelumnya telah membela.” Tindakaan terror ketiga pemuda Islam tersebut dikatakannya sebagai “pengecut.”

Bacaan berkait:

Majalah Charlie Habdo mengkritik tidak hanya Islam, tetapi juga Yahudi dan Gereja Roma Katolik dan para politikus Perancis. Charlie Habdo, tidaklah sendiri di dalam mengerik agama Islam, Jyland-Posten, koran Denmark, telah menjadi terkenal di tahun 2006 dengan 12 karikatur dari “perlombaan karikatur Muhammad,” yang membuat masyarakat Islam sedunia menjadi marah. Pada kejadian Rabu kemarin, Jyland-Posten kembali membuat 12 karikatur tersebut sebagai “turut simpati.”
Dalam 10 tahun terakhir ini, beberapa kota di negara-negara Eropa telah mengalami serangan-serangan serupa di atas dari orang Islam yang tinggal dan lahir di Eropa:
24 Mai 2014, Empat orang terbunuh pada Musium Yahudi Brussels.
22 Mai 2013, Lee Rigby, seorang tentara Inggris yang sedang berada di jalan kaki lima ditabrak mobil yang dikendarai oleh dua pemuda Islam yang dipengaruhi oleh al-Qaida. Tentara ini kemudian ditusuk dengan pisau belati dan kemudian dicekek lehernya hingga mati.
Maret 2014, Pemuda Islam kelahiran Perancis asal Afrika Utara membunuh tiga murid SD Yahudi beserta ayahnya yang sedang berjalan, Muhammad Merah, nama pemuda ini, juga membunuh tiga tentara Perancis.
2 November 2011, Kantor-kantor majalah Charlie Hebdo di Paris di bom setelah majalah ini menerbitkan karikatur laki-laki seperti nabi Muhammad
27 Juli 2005, Empat pemuda Islam melakukan bom bunuh diri di dalam kereta bawah tanah dan bus, 52 penumpang tewas.
11 Maret 2004, Bom-bom diledakan pada jam sibuk pada stasiun kereta di Madrid yang menewaskan 191 jiwa. Yang menjadikan serangan terrorist Islam terburuk di Eropa.

Anti-Islam nampak di negpuluhan ribu pendukung Charlie Habdo demo NOT AFRAIDara-negara Barat sejak aksi-aksi terror dari kelompok Islam al-Qaida. Aksi terror kelompok-kelompok Islam bahkan telah membuat tokoh-tokoh Islam terpelajar telah meninggalkan Islam; Prof. Mark A. Gabriel (sejarawan Islam), Dr. Wafa Sultan, Amani Mostafa. Yang lebih mengejutkan adalah tidak sedikit para pejuang Islam Timur-Tengah yang meninggalkan Islam dan berpaling ke Kristianiti, seperti Afshin Javid, The Son of Hamas, Taas Saada, Walid Shoebat, Naeem Fazal, Nabeel Qureshi.

Catatan: Negara Perancis terkenal dengan kebebasan berpendapat, Napoleon adalah satu-satunya orang yang pernah menangkap paus dan menutup Gereja Roma Katolik, dan patung wanita Liberty yang ada di Amerika adalah hadiah dari pemerintah Perancis. Nampaknya mimpi yang bersifat nubuatan dari seorang nenek di Norwegia “Eropa akan membenci orang asing (Islam)” sedang menuju pada penggenapannya.

Bacaan berkait:

Referansi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Paus ke 266 Francis I terpilih, Akhir dari kepausan gereja Roma Katolik?


Kemarin, 13 Maret 2013, para Kardinal gereja Roma Katolik melalui pemungutan suara memilih Kardinal Argentina Jorge M. Bergoglio menjadi Paus gereja Roma Katolik.

Setelah satu hari penuh para Kardinal dari berbagai negara berkumpul di Roma, Vatikan, di hari kedua mereka sepakat memilih calon Paus yang cocok untuk menyelesaikan tugas gereja sekaligus negara Roma Katolik.

Media telah dipenuhi dengan ”Penglihatan St. Malachi tentang calon paus dan perjalanan akhir Vatikan” beberapa bulan terakhir ini.  Paus ke 266 ini memenuhi penglihatan yang bersifat nubuatan tersebut kata Horn, penulis buku Petrus Romanus: The Final Pope is Here!

Hal-hal yang penting dari Paus Francis I:

  • Ia orang Italia dimana gereja Roma Katolik berpusat, besar dan menjadi Kardinal di Argentina.
  • Berasal dari Ordo Jesuit (the Society of Jesus / Serikat Yesus).
  • Gelar nama kepausan Francis I yang Kardinal Jorge M. Bergoglio pilih sendiri berkaitan dengan pendiri ordo Jesuit tersebut.

Kota Roma. Negara Italia berasal dari kerajaan kuno kota Roma, yang disebut ”Kota Tujuh Bukit” atau ”Kota Tujuh Gunung.” St. Malachy, 800 tahun yang lalu mendapat penglihatan bahwa Paus terakhir adalah ”Petrus Romanus/ Petrus Roma,” (yang akan memerintah gereja Roma sebelum Kota Tujuh Bukit dihancurkan) berasal dari Roma. Sejarah dan doktrin gereja Roma Katolik selalu mengaitkan nama rasul Petrus sebagai pendiri gereja tersebut, jadi kata ”Petrus” indentik degan indentitas gereja Roma Katolik itu sendiri. Tentunya klaim ini tidak bisa dibuktikan baik dari isi Alkitab maupun sejarah Gereja; Rasul Petrus adalah rasul hanya bagi bangsa Israel, dan gereja Roma baru berdiri sekitar tiga ratus tahun kemudian setelah kematian rasul Petrus, yang tidak pernah ke Roma.

Ordo Jesuit atau Serikat Yesus. Kelompok aliran Katolik (Ordo) Jesuit didirikan di kota Roma tahun 1540 melalui surat pernyataan kepausan (Papal bull) dari Paul II yang bernama Regiminis Militantis Ecclesiae (Government of the Church Militant), bertujuan sebagai alat untuk Gereja Roma tetap pada kuasanya.[1] Tokoh pendirnya yang terkenal: Ignatius Loyola dan Francis Xavier. Keduanya terkenal dengan pengabdiannya yang besar kepada Paus dan terbukti sangat radikal di dalam memerangi setiap kelompok yang dianggap berbahaya atau berontak kepada kepemimpinan kepausan Roma Katolik. Ordo Jesuit ini adalah tentara Gereja Roma yang lahir khususnya untuk menahan gerakan Reformasi Protestant yang dipimpin oleh Dr. Martin Luther, yang adalah ex-Uskup Roma Katolik Jerman. Dari Ordo Jesuit inilah lahirnya para pemimpin Crusader (tentara perang salib Katolik)[2] dan Inkuisitor (hakim dan penyiksa). Mereka memerangi dan menyiksa siapapun yang tidak sepaham dengan keputusan Gereja Roma; korbanya dari orang Yahudi, semua aliran ‘Kristen Protestant’ dan Muslim bahkah orang Katolik sendiri (raja, pangeran, petugas dan jemaat gereja). Pengikut ordo (‘jemaat’) ini menjadi terkenal sebagai ‘Para Tentara Yeshua’ (the Soldiers of Jesus).  Perlu diingat: Yeshua (Yesus) tidak pernah membawa senjata, dan Ia melarang jemaat-Nya membawa senjata; Orang yang tidak mengerti ajaran Alkitab akan mudah tertipu dan menjadi pembunuh namun menyangka ia telah berbakti bagi Elohim.

Walaupun sumpah dari Jesuit adalah tunduk pada Paus, karena kekuatan politik, doktrin dan sosial (melalui pendidikan formal) ordo Jesuit yang semakin kuat sehingga puncak pemimpinnya memiliki kuasa seperti Paus, sehingga ia disebut “Black Pope / Paus Hitam”. Analogi: Paus Putih mengurus masalah Gereja, sedangkan Paus Hitam mengurus masalah politik internasional (intelligence; seperti FBI dan CIA di Amerika).

Dua kekuatan ini sering kali bentrok di dalam intern Gereja Roma. Pernah terjadi Gereja Roma mengusir para pengikut Jesuit ini dari negara-negara Eropa, termasuk di Spanyol tahun 1767.

Bagaimanapun, karena orang Jesuit sudah terlatih bergerak dengan strategi dan intelligence, ordo Jesuit ini tetap jaya bahkan semakin kuat pengaruhnya. Nyatanya, “Serikat ini kemungkinan telah terlibat lebih banyak di dalam melahirkan doktrin-doktrin keagamaan (Roma Katolik) lebih dari ordo lainnya di dalam lingkungan Gereja Roma Katolik,”Rene menambahkan.

Paus dari ordo Jesuit pertama dalam sejarah gereja Roma Katolik. Sekalipun ordo agama ini adalah yang terbesar di antara ordo lainnya di dalam Gereja Katolik dan juga terbesar di dalam jumlah pastornya, namun belum pernah dalam sejarah ada anggotanya yang pernah menjadi Paus, kecuali yang sekarang ini, yakni Paus Francis I – mengkaitkannya dengan pendiri Jesuit, Francis Xavier.

Bergoglio tercatat dalam daftar hitam Argentina dikenal dengan Dirty War dimana banyak orang terbunuh oleh pemimpin diktator Argentina di tahun 1976-83. Ia dituduh terlibat dalam Dirty War tersebut, menyebabkan banyak jemaat Katolik Argentina yang meninggalkan keanggotaannya.

Menggabungan penglihatan St. Malechy dengan nubuatan Alkitab mengenai akhir dari Kota Besar Roma yang disebut Kota Tujuh Bukit sangatlah menarik.

St. Maleachy menyatakan bahwa ’Petrus Romanus adalah black pope (pemimpin tertinggi Jesuit).’ Dan Alkitab menyatakan bahwa pada Akhir Jaman, AntiKristus akan muncul dan ia akan menyebabkan Aniaya yang sangat mengerikan (the Great Tribulation). Aniaya besar terhadap Jemaat Yeshua (Gereja) terjadi sejak awal lahirnya ordo Jesuit, jutaan mati dibakar hidup-hidup dan penggal kepalanya oleh para Inkuisitor Jesuit.

Jika ordo Jesuit adalah kekuatan terbesar di Gereja Roma Katolik, seperti berita menyatakan dan baru kali ini dalam sejarah menjadi Paus, apakah ini berarti penentuan waktu yang rasul Paulus ketika ia berbicara kepada jemaat di Tesalonika tentang datangnya ‘si pendurhaka’; Dan sekarang kamu tahu apa yang menahan dia, sehingga ia baru akan menyatakan diri pada waktu yang telah ditentukan baginya. (2 Tes 2:6)

Waktu akan menunjukkan apakah yang akan dilakukan oleh Paus Francis I, yang menurut St. Malechy sebagai Paus terakhir.

Satu hal yang pasti, Adonai Yeshua Ha Mashiah berkuasa atas segala sesuatu baik di sorga dan di bumi (Mat 28:18), segala sesuatu terjadi seijin Dia. Dan pada waktu-Nya Ia akan menggoncang segala kekuatan asing, sehingga hanya tinggal Kerajaan Sorga yang tetap bertahan selamanya (Ibrani 12:26-29). Maranatha!

Referensi:

[1] The Powerful Society of Jesus  dari buku Beyond Angels and Demons; The Truth Behind the Fiction by Rene Chandelle

[2] Para Crusader sebelum Jesuit berdiri adalah para tentara negara-negara Eropa yang berada di bawah kekuasaan Gereja Roma Katolik.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Calon Hakim Agung Muhammad D. Sanusi melecehkan hak dan martabat kaum wanita


Calon hakim agung Muhammad Daming SanusiDalam pertemuan uji kelayakan dan kepatutan para calon Hakim Agung, Daming yang juga Ketua Pengadilan Tinggi Barnjarmasin berkelakar saat menjawab pertanyaan anggota Komisi Hukum DPR tentang hukuman bagi pemerkosa.

Dalam pertemuan resmi tersebut (14 Januari 2013) Daming menjawab tak setuju memberi hukuman mati kepada pemerkosa, ”Karena yang diperkosa dengan yang memperkosa sama-sama menikmati,” ujar calon Hakim Agung tersebut. (penekanan ditambahkan).

Wakil Ketua Komisi Yudisial, Imam Anshori, berkata, ”KY (Komisi Yudisial) sangat menyesalkan pernyataan tidak senonoh  itu.” Imam menuturkan, calon hakim agung harulah menyampaikan pernyataan bijak dalam proses uji kelayakaan dan kepatutan. Bukan malah membuat pernyataan yang memicu polemik. (penekanan ditambahkan). [Pernyataan tidak senonoh ini tentunya bukanlah “menolak memberi hukuman mati bagi para pemerkosa, tetapi  pernyataan “karena yang diperkosa menikmati” hubungan sex paksa tersebut].

Sumber tidak menjelaskan apakah pertanyaan uji kelayakaan dan kepatutan yang diberikan oleh Komisi Hukum DPR tersebut berkaitan dengan hebobnya kasus gang pemerkosaan di New Delhi, India, yang dilakukan oleh enam pria di dalam sebuah bis terhadap wanita 23 tahun pada tanggal 16 Desember dan kasus gang pemerkosaan di Stockholm, Swedia, yang dilakukan oleh lima pria di pinggir jalan terhadap wanita 22 tahun pada taggal 13 Januari.

Kasus gang pemerkosaan di kota New Delhi, telah menjadi polemik nasional India, Ribuan wanita berdemo melawan gang pemerkosaan dilakukan di depan teman pria dari wanita korban. Wanita malang ini ditelanjangi, diperkosa dan dipukuli dengan tongkat besi selama selang waktu 2½ jam oleh gang tersebut, sedangkan teman pria dari wanita ini yang mencoba membela juga kena pukul tongkat besi. Ketika salah satu dari pelaku pemerkosa berkata bahwa wanita tersebut telah mati, kedua korban ini dibuang ditepi jalan. Wanita yang luka berat ini meninggal dirumah sakit dan teman prianya menderita patah kaki. Demo para wanita yang juga didukung oleh banyak pria menuntut para terdakwa dihukum mati.

Kasus gang pemerkosaan di Stockholm, terjadi Minggu pukul 4 pagi, wanita ini sedang jalan kaki pulang kerumah dari stasiun kereta di Sundbyberg, ia diserang dari belakang, diperkosa di kaki-lima dimana saat itu suhu beku minus 10 derajat Celcius. Polisi menyatakan para pelakunya adalah remaja dewasa.

Data kasus pemerkosaan dan tidak dilaporkan ke polisi. Di Amerika Serikat (USA) kasus yang dilaporkan ke polisi tercatat 194.270 wanita kulit putih dan 17.920 wanita kulit hitam diperkosa di tahun 2006, (etnis lainnya belum dimasukkan); dengan periancian 44% korban adalah dibawah usia 18 tahun dan 80% dibawah usia 30 tahun. Di Inggris (UK) untuk tahun yang sama tercatat 85.000 wanita, atau sedikitnya 230 wanita menjadi korban pemerkosaan setiap hari. Di India data menyatakan total pemerkosaan tahun kemarin (2012) berjumlah 23.582, satu setiap 20 menit.

Data mengatakan diperkirakan sekitar 54% korban di USA tidak melaporkan ke polisi, sedangkan di UK lebih tinggi lagi, diperkirakan antara 75-95%. Di negara-negara Islam kasus pemerkosaan umumnya tidak dilaporkan ke polisi. Alasan korban atau keluarga korban tidak melaporkan kepada polisi umumnya adalah:

  • Si korban takut kepada orang tuanya, khusunya di keluarga Islam si korban akan mengalami honor killing; jalan yang korban  lakukan adalah menanggung beban jiwa tersebut seorang diri atau bunuh diri seperti kejadian pada orang-orang Irak di Turki saat Perang Teluk.
  • Korban takut jika nantinya malah ia yang dipersalahkan, kasus ini terjadi umumnya di negara-negara Islam.
  • Korban merasa pihak pemerintah tidak perduli akan hak dan nasip mereka; contoh di dua negara maju: 97 dari 100 pelaku pemerkosaan di US menurut RAINN bebas tanpa tuntutan, dan sisanya 3 dari 100 tersebut hanyalah dipenjarakan satu hari saja. Bisa dibayangkan kasus yang sama di negara-negara yang mana hak wanita masih belum diperhatikan atau nilai wanita hanya seperempat dari pria.
  • Terburuk dari hal-hal diatas mengapa korban tidak mau melapor adalah bukan hanya polisi menolak klaim pemerkosaan terhadap korban, lebih jauh polisi meng-abuse para korban tersebut, laporan mengatakan. Mungkin ini tidak pernah (sedikit) terjadi di Indonesia, tetapi di India telah terjadi menurut Daily Mirror.

Kasus gang pemerkosaan juga pernah terjadi di Jakarta (dan kota-kota lainnya) dimana sedikitnya 200 (dua ratus) wanita (keturunan) Cina antara tanggal 13-15 Mai 1998 telah diperkosa secara berganti-ganti dan sebagian dari mereka dibakar ke dalam gedung-gedung yang dibakar oleh para gang tersebut. Dari yang selamat, tidak sedikit yang sakit jiwa dan bunuh diri. Laporan dari sebuah badan yang menangani para korban yang masih hidup menceritakan alasan dari gang pemerkosaan terencana ini, ”Beberapa pemerkosa berkata, ‘Kamu harus diperkosa sebab kamu Cina dan bukan Muslim.’”
Total korban dari ”Penyerangan etnis Cina Mei 1998” ini adalah 1.188 orang meninggal, 40 pusat pertokoan, 4083 toko dan 1026 rumah pribadi telah dirusak, dibakar atau dirampok isinya. Pemimpin Pusat Kepolisian Jakarta berkata kepada para wartawan untuk para korban melapor namun tidak ada laporan pemerkosaan selama kerusuhan tersebut. Ketidak percayaan para korban dan badan-badan pembela HAM terhadap badan-badan keamanan membuat mereka tidak melapor, namun laporan-laporan pemerkosaan telah dikumpulkan dua pekerja wanita dari pembela HAM.

INDIA-RAPE-PROTESTTelah diterima umum bahwa persetubuhan diluar nikah adalah perjinahan, dan mengambil milik orang lain adalah pencurian. Pemerkosaan adalah tindak kejahatan perjinahan ditambah pencurian.  Difinisi perjinahan menurut Adonai Yeshua Ha Mashiah (Tuhan Yesus Kristus) adalah sebagai berikut: Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya. (Mat 5:27-28). Dan Yeshua sebagai Hakim di Akhir Jaman bagi semua manusia memperingatkan: Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau , cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka. Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau , penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka. (29-30).

PENTING: Artikel ini ditulis BUKAN untuk mengerik siapapun, tetapi untuk menyadarkan setiap pria dan khususnya penegak hukum bahwa kelak pada Hari YAHWEH (TUHAN) setiap perbuatan kejahatan akan dibawa kemeja pengadilan YAHWEH. Baiklah kita bertobat hari ini juga, sebab kita tidak tahu kapan saatnya nyawa kita dicabut oleh Dia dari tubuh kita yang fana ini.

Evaluasi:

  • Apakah pemikiran  calon Hakim Muhammad D. Sanusi ini berasal dari atas atau dari lubang yang dalam?
  • Berapa persenkah ’pemikiran calon Hakim Agung Muhammad D. Sanusi’ mewakili para penegak hukum di Indonesia?
  • Apakah kasus pelecehan hak dan martabat wanita Indonesia pada ”uji kelayakan dan kepatutan para calon Hakim Agung 2013” di atas cermin murdurnya hak-hak asasi wanita Indonesia yang sesunguhnya telah dibangkitkan oleh Raden Ayu Kartini di akhir abad ke 19?
  • Jika R.A. Kartini (1879-1904) telah mengerti bahwa pernikahan poligamy adalah pelecehan terhadap martabat wanita, tidakkah seharusnya pembela hukum Indonesia di jaman ini mengerti bahwa pemerkosaan jauh lebih buruk dari pernikahan poligamy?
  • Inikah saatnya bagi para wanita dan pria yang beradab bangkit untuk membela kaum wanita?
  • Pertanyaan kami kepada Bapak Hakim Muhammad D. Sanusi: Jika isteri atau puteri Anda diperkosa orang lain di depan mata Anda, apakah isteri Anda menikmati persetubuhan yang dilakukan oleh (para) pria berjiwa binatang tersebut? Apakah Anda juga turut menikmati pemandang yang tidak beradab tersebut?

Bacaan berkait:

Referensi:

 

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog