Irak: PM Maliki menuduh Arab Saudi dan Qatar men-tidak-stabilkan Irak


Dalam suatu wawancara dengan TV Perancis saluran France24, Perdana Menteri Irak, Nouri Maliki berkata bahwa Arab Saudi dan Qatar telah sejarah efektif menyatakan perang di Irak,

“Saya menuduh mereka menghasut dan mendorong gerakan-gerkan terrorist. Saya menuduh mereka mendukung mereka secara politik dan dalam media, mendukung mereka dengan uang dan membelikan senjata-senjata untuk mereka. Saya menuduh mereka memimpin perang terbuka melawan pemerintah Iraq.”

PM Maliki menyatakan juga bahwa tidak hanya Arab Saudi telah mendukung terrorism di negara-negara seperti Irak dan Syria, tetapi di seluruh dunia.

Diagram di kanan adalah Diagram Serangan Mingguan terrorist Sunni di Irak dari Septermber 2011 ke Maret 2012. 

“Mereka menyerangi Irak melalui Syria, dan dengan jalan langsung.” Misalnya memberi bantuan keuangan kepda para pejuang Sunni di provinsi Anbar, wilayah dimana pemerintah Irak kesusahan mengendalikannya.Diagram Serangan Terrorist Mingguan di Irak 2011 ke 2012

“Kami tidak berharap untuk memperlebar arena konfrontasi,” Mr. Maliki berkata. “Tetapi, kami mengatakan kepada negara-negara tersebut, berhati-hatilah, sebab pendukungan atas terrorism akan berbalik menyerang kalian.”

Irak sejak bebas dari pendudukan militer Amerika Serikat (AS) mengalami konflik berdarah dalam negeri, kelompok Sunni sangat sering melakukan bom bunuh diri atau ledakan bom mobil dan serangan mendadak di permukiman Muslim Shia. Tahun 2013, menurut laporan Persatuan Bangsa Bangsa (PBB), Iraq mengalami kematian tertinggi sejak tahun 2007, menurut PBB kekerasan di tahun 2013 saja telah membunuh 8,868 jiwa.

Minggu (Maret 2014) ini di kota Hilla  (selatan Bagdad) dikabarkan seorang pembom bunun diri Muslim Sunni meledakkan mobilnya yang penuh dengan bahan peledak, sedikitnya 34 meninggal ditempat dan 167 lainnya luka-luka. Sumber terbaru bilang 45 meninggal.  Peristiwa terjadi di titik pemeriksaan di sebuah jalan. Polisi yang telah mencurigai si pelaku menghentikan si pengendara mobil, namun militan Sunni ini meledakkan mobilnya. 50 mobil lainnya juga terbakar dengan para penumpangnya yang terjebak di dalamnya.
Daftar serangan terrorist di Irak dan global bisa di lihat di sini: Couse for Concern the List of Terrorist Attacks

Namun pihak Saudi menyatakan tuduhan Irak itu sebagai tidak bertanggung jawab,  “Nouri al-Maliki tahu baik sekali, lebih dari siapapun, posisi kerajaan jelas dan berkatagori melawan terrorism … secara lokal dan global.”

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Iklan

Somalia: President Hassan Sheik Mohamud selamat dari bom assasinasi


Konferensi wartawan (Rabu 12/9/2012)  baru saja dimulai ketika sekelompok pasukan jihad al-Shabab menyerang hotel di Mogadishu dengan bom-bom bunuh diri dan pasukan bersenjata.

President Hassan adalah president yang terpilih melalui suara terbanyak para pembuat hukum (law maker), hanya dua hari sebelum peristiwa pembunuhan berencana atas dirinya ini terjadi.

Tujuh tentara Uni Afrika (UA) yang hadir untuk menjaga president, termasuk para jihad tewas dalam serangan tersebut. Dari pasukan jihad yang tewas ini (seorang dr mereka mati ditembak saat memasuki hotel) semuanya mengenakan bahan peledak di pinggang mereka.

Konflik di luar gedung  tidak memperngaruhi President Hassan meneruskan pidatonya: ”Somalia telah berpindah dari sebuah lembaran ke lembaran baru,” ledakan kedua terjadi; setelah 7,5 menit dari yang pertama, ia lanjut berbicara, “Somalia memiliki momentum untuk maju kemuka.”
Terdengar lagi suara letusan senjata api, president ini tidak berhenti,
Keamanan adalah target utama kami,” kata president ini. ”Prioritas nomor satu kami, prioitas nomor dua , prioritas nomor tiga adalah keamanan.” Konfernsi wartawan berakhir.

Konferensi yang dihadiri oleh beberapa menteri luar negeri dan para wartawan yang seharusnya membawa berita suka cita bagi rakyat Somalia dan negara-negara tetangganya bahwa rakyat Somalia akan memasuki lembaran baru yang penuh harapan – dengan terpilihnya president ini –  harapan besar ini kembali menjadi pudar.

Melalui media social Twitter, kelompok al-Shaabat (Harakat al-Shabab al-Mujaheddin, nama lengkapnya)  mengumumkan bahwa kelompok jihad mereka bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Somalia telah diporak porandakan oleh perang sipil dan tidak adanya hukum sejak 1991 (21 tahun lamanya). Al-Shaabat juga sumber kekacuan di sengara-negara tetangga Somalia, termasuk pembunuhan di Uganda atas para penonton sepak bola World Cup.

Komentar: Sekitar dua tahun lalu saya pernah berbicara dengan seorang pemuda Somalia dikendaraan umum, menanyakan beberapa pertanyaan kepadanya, SETELAH ia menjawab dengan ketus: “Kami di Somalia tidak memiliki masalah!” atas pertanyaan manis saya: “Apa kabarnya dengan negara Anda saat ini?” Pemuda ini lupa bahwa ia tinggal di negara Barat dimana berita internasional dapat diekses dari banyak sumber dan tersedia 24 jam sehari, tidakkah ia tahu bahwa Barat mensuplai bantuan uang ke Somalia terus-menerus; seperti Hamas juga disuplai? Maka saya memulai lecture saya melalui pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Mengapa perang sipil di Somalia lebih dari 17 tahun belum juga berakhir?
  • Mengapa mengutamakan perang (beli senjata) sementara rakyat mati kelaparan?
  • Tidakkah lebih bijaksana mengadakan dialog, mengesampingkan perbedaan faham dan mengutamakan kebutuhan rakyat?

Pembicaraan kami (lecture saya,  lebih tepatnya) nampak cukup panas dan itu didengar oleh banyak orang kulit putih, karena saat itu bubaran kantor. Namun pemuda ini tidak melakukan serangan fisik kepada saya karena mungkin saya orang Indonesia, sudah tua dan terlebih saya bicara dengan kasih dan keprihatinan atas bangsanya.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Yemen: Bom bunuh diri menewaskan lebih 96 tentara di Sanaa


Hari Senin, 21 Mei 2012, satu hari sebelum parade militer untuk memperingati Hari Persatuan Nasional Yemen, sebuah bom bunuh dini meledak di tengah-tengah latihan parade di sebuah lapangan di Sanna ibukota Yemen. Lebih dari 96 tentara dan lebih 200 tentara luka-luka, laporan terakhir menyatakan. Jalan Arab (atau Arab Spring, Barat menyebutnya) rupanya belum selesai di Yemen.

Kota Sanaa adalah termasuk kota yang bersejarah dalam penyebaran agama Islam, di sebuah  mesjid kuno di Sanaa telah dijumpai sejumlah naskah-naskah Kuran, dan dinyatakan sebagai salah satu naskah Kuran yang tertua yang masih ada.

Tragedi yang terjadi menjelang menyambut hari yang bersejarah bagi bangsa Yemen, dimana pada tanggal 22 Mei 1990 penyatuan antara Yemen Utara dan Selatan terjadi.

Sebuah sumber Keamanan mengatakan kepada Yemen Times  bahwa pembunuh bunuh diri adalah seorang tentara yang ikut di dalam latihan tersebut. Namun Menteri Pertahanan mengutip pernyataan saksi mata yang berkata bahwa pembom bunuh diri menyelinap masuk kedalam tempat latihan pada Lapangan Al-Sabeen, dan meledakkan dirinya sendiri. Dua pembom bunuh diri lainnya berhasil tertangkap.

Kelompok terroris Al-Qaeda,  mengumumkan diri sebagai pelakunya tragedi tersebut.
Ansar Al-Sharia, sebuah kelompok yang berkaitan dengan Al-Qaeda  yang berada di Abyan dan Shabwa, di Selatan Yemen telah memberi korfirmasi sebagai pelaku dari serangan yang mematikan di hari bersejarah tersebut. Media Arab internasional, Al Jazeera, juga mengkorfirmasikan klaim kelompok Islam Ansar Al-Sharia ini.

Al-Qaida di Semenanjung Arab berkata Menteri Pertahanan adalah target dari serangan tersebut (yang tentunya tidak ada pada latihan parade tersebut) dan memperingatkan adanya serangan-serangan pada pemerintah jika perlawanan terhadap kelompok Islam tersebut tidak berhenti. Pemerintah Yemen sejak ex-president Ali Abdullah Saleh terus memerangi kelompok Islam Al-Qaeda yang beroperasi di Yemen. Dan USA adalah negara utama pendukung tindakkan pemerintah Yemen.

Komentar:
Sukar untuk dimengerti oleh masyarakat dunia bahkan bagi mayoritas orang Islam sendiri, bahwa pembela-pembela ajaran Islam yang fanatik justru adalah para kelompok Islam (baik Sunni maupun Shia) yang mengerti bahasa Arab dan mereka juga yang selalu mengobarkan ancaman dan tindakan terror, meng-halal-kan kekerasan dan pembunuhan bagi siapa saja yang tidak setuju dengan ajaran mereka. Dengan terbukanya Dunia Islam dengan teknologi komunikasi beberapa dekade belakangan ini, siaran-siaran Kristen berbahasa Arab lahir, seperti Al-Hayat TV. Berjuta-juta orang Islam telah meninggalkan iman mereka, dari jutaan yang ‘murtad’ tersebut terdapat ribuan ahli Kuran dan imam menjadi pengikut Yeshua Ha Mashiah (Yesus Kristus/ Isa al-Masih).  Pemerintah Barat memerangi terrorists Islam di satu sisi, di sisi lain memakai mereka menumbangkan para pemimpin negara Islam, Afrika Utara adalah contohnya. Ledakan bom di kota Damaskus, Syria baru-baru ini, 10 Mei, menewaskan sedikitnya 55 jiwa dan melukai hampir 400 lainnya adalah suatu serangan melawan president Ashad (saya tidak membenarkan Ashad, bagaimananpun), intelejent NATO membenarkan bahwa pelakunyanya adalah kelompok Al-Qaida. Politik dua-muka Amerika dan beberapa negara Barat inilah yang menyebabkan banyak negara Barat jadi bangkrut. Kiranya bangsa Yemen mendapatkan damai sejahtera dan hati yang memaafkan dari Elohim Yang Mahapengasih, tidak membalas kejahatan dengan kejahatan. Amin.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Kematin Osama bin Laden membawa Pemerintah Pakistan kedalam spotlight


Media internasional ramai kembali sehubungan dengan terbunuhnya Osama bin Laden pemimpin Al-Qaida di dalam negara Pakistan.

MEMRI, Media Timur Tengah terkenal di dalam menyoroti gerakan Islam radikal, dan media India menyoroti keterlibatan pemerintah Pakistan dengan   kelompok-kelompok Islam radikal seperti Al-Qaida, Taliban dan Haqqani Network; tempat tinggal dimana Osama terbunuh semakin menguatkan pendapat mereka, lapor WND.com.

Rumah besar  yang dikelilingi tembok pertahanan lebih dari lima meter, dimana tentara USA berhasil membunuh Osama, terletak hanya 115 Km dari ibukota Pakistan, Islamabad. Rumah ini adalah rumah perlindungan milik badan intel Pakistan yang bernama Pakistan’s Inter-Services Intelligence (ISI), dan rumah besar ini tidak jauh dari sekolah militer. Dikatakan perlu melewati dua post keamanan untuk bisa masuk ke gedung tersebut. Rumah ini dibangun tahun 2005 bernilai 1 juta US Dollar.

MEMRI menyatakan bahwa pemimpin Al-Qaida tidak mungkin dapat bersembunyi di Abbottabad tampa sepengetahuan para petinggi militer Pakistan, dan ISI merupakan pemain yang sangat berkuasa di Pakistan di dalam mempengaruhi kebijaksanaan luar negeri Pakistan dengan Afganistan, India dan USA. Pernyataan yang sama juga dikatakan oleh tentara Pakistan kepada surat kabar India Today.

The Times of India berkata, ”Jari kecurigaan sekarang menunjuk dengan jelas pada militer dan intelligen Pakistan karena menaungi dan melindungi Osama bin Laden sebelum tentara US memburu dan menembak kepalanya.”

USA sudah berspekulasi bertahun-tahun bahwa bin Laden lari ke Pakistan setelah USA masuk ke Afganistan setelah serangan terror 9 Septerber. Dan sebulan sebelum kematian Osama, Mike Mullen, pemimpin dari US Joint Chiefs of Staff berkata bahwa ISI mendukung radikal Haqqani Network, kelompok kedua militan terbesar di antara Taliban di Afgan.

Berita terbaru (Selasa), laporan resmi USA mengatakan Osama diperkirakan telah tinggal si rumah milik ISI ini  sekitar 5 tahun lamanya. Kedua pembawa berita Osama juga tewas saat itu, keduanya dikenal sebagai Arshad dan  Tareq Khan dan merupakan orang-orang kepercayaan Osama, dari suku Pasthun. Keduanya sepupu menurut orang setempat. Pemerintah Pakistan mengamankan 9 anak yang tinggal di gedung tersebut,  dua diantaranya adalah anak-anak  dari putri Osama, – Rabu: ternyata wanita isteri termuda Osama, umurnya separuh dari Osama; orang Yamen – yang sekarang di RS karena kakinya tertembak. Arshad (al-Kuwait, nama panggilannya diantara para Al-Qaida) adalah orang yang telah juga dicari oleh CIA bertahun-tahun. John Brennan, orang penting dari badan conter-terrorist Amerika berkata, “hampir mendekati imposible bahwa pemerintah Pakistan tidak mengetahui tempat sembunyi Osama tersebut.”

Pemerinah Pakistan menolak tuduhan telah melindungi para terrorist Islam.  Media lainnya menulis: PM Pakistan Yousuf Raza Gilani hari Senin pada suatu interview menyambut gembira mengatakan itu sebagai suatu kemenangan yang besar: “Kami tidak akan mengijinkan tanah kami ada digunakan melawan negara lainnya untuk terrorism dan karenanya saya pikir itu adalah suatu kemenangan besar, … Saya mengucapkan selamat untuk operasi ini.”

Komentar:
Dua pertanyaan muncul di dalam pikiran saya: 1. Bagaimana mungkin militer Pakistan tidak mengetahui bahwa ada helikopter militer USA dari Afganistan masuk  jauh kedalam wilayah Pakistan, dan tidak ada serangan balik dari militer Pakistan atas ”tamu asing yang merusak komplek rumahnya?” 2. Mungkinkah ISI membocorkan keberadaan Osama atas permintaan (langsung dan tidak langsung) dari president Obama untuk memperkuat pencalonan president USA berikutnya yang sudah diambang pintu? Saya mendapat jawaban dari siaran Reporter FranceTV (Rabu ini): Pemerintah Pakistan sepertinya lebih memaikan kartu “ketidak mampuan militernya” ketimbang kartu “anti-terroris” dalam kasus ini. Pakistan banyak mendapat uang bantuan (termasuk militer) dari USA pertahunnya, dan tentu Pakistan tidak ingin kehilangan bantuan tersebut, kata reporter tersebut. Kesimpulan: Pemerintah Pakistan adalah Double-Agent; melayani Barat (untuk uang) dan sekaligus melayani kelompok Islam  Radikal (untuk agama). Tuduhan PM Inggris D. Cameron (Juli 2010), bahwa Pakistan double dealing dan mengexport terrorism terbukti  benar.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Terrorist merajarela di berbagai kota di Irak


Selasa, 29 Maret. Sekelompok orang bersenjata berbaju seragam militer menutupi ikat pinggang bom mereka menyandera para hadirin yang menghadiri rapat mingguan di sebuah pusat pemerintahan Irak di Tikrit, ibukota dari profinsi Salahuddin. Sedikitnya 56 meninggal dan 98 luka-luka.

Aksi para terrorist bunuh diri di atas dilengkapi dengan beberapa granat terjadi siang hari, diawali dengan meledakkan sebuah mobil, ketika pasukkan keamanan pemerintah sibuk untuk memadamkan api, para terrorist masuk dan menembaki petugas keamanan kantor dan kemudian mengusai ruang pertemuan.

Berita mengatkan, pertama mereka menembak mati tiga pejabat pada kepala, dan kemudian membakar mereka. Penyanderaan berakhir dengan meledaknya bom-bom ikat pinggang dari para terrorist tersebut.

Pembicara Pemerintah setempat menyatakan bahwa pembunuhan itu sungguh berencana dan sangat pasti bahwa pelakunya adalah Al-Qaida. Untung bahwa pertemuan selesai lebih awal, sehingga banyak yang telah meninggalkan bangunan, tambahnya.

Tikrit adalah kota kelahiran Sadam Hussein, 130 km utara Bagdad.

Pada hari yang sama, sebuah roket menghancurkan mobil-mobil di depang gedung pemerintah di kota Bagdad di pagi hari, untung hanya satu korban jiwa.

Kejadian berdarah lainnya terjadi di kota Mosul, profinsi Ninewa, Irak Utara, enam wanita dan seorang pemuda, semuanya berasal dari satu keluarga ditembak mati oleh sekolompok bersenjata yang masuk kedalam rumah mereka, sumber keamanan Ninewe melaporkan hari Senin, 28 Maret. Ditambahkan bahwa diantara ketujuh korban tersebut terdapat dua wanita tua yang tewas. Mosul terletak 405 km dari utara Bagdad,

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Qadhafi: Barat akan kebanjiran terrorist jika Libya diserang


President Libya, Qadhafi, mengancam para politikus Barat (yang sedang berencana membantu para pemberontak yang ingin menggulingkan dirnya di Libya melalui pengaruh kekuasaan PBB) dengan pernyataan yang keras, jika pemimpin Barat memutuskan menyerang negaranya, ia akan bergabung dengan Al-Qaida di dalam ‘perang suci’ membuat kekacauan di negara-negara Barat melalui aksi terror.

”Jika mengganti pemerintahan yang stabil, dimana keamanan terjamin, dengan group-group yang berhubungan dengan Bin Laden, maka orang-orang Afrika akan berbondong-bondong berpindah  ke Europa dan Mediterranian, dan akan menjadi sebuah lautan kekacauan,” Qadhafi menggancam. Gelombang besar immigran ini tentunya akan juga termasuk para exstrimist Islam, ia mengingatkan.

Sebelumnya Qadhafi menyatakan bahwa ia menentang para extrimist Islam di negaranya. Itu bisa dilihat dari beberapa dekade terakhir ini banyak pemimpin Europa bersahabat baik dengan dirinya (Italy, Perancis, Inggris dll.). Barat telah melupakan masa gelap Qadhafi.

Pada wawancara dgn beberapa jurnalist Barat belum lama ini, ia dengan tegas berkata bahwa pemberontakan di dalam negerinya dimotori oleh kelompok Islam radikal, Al-Qaida.

Dalam seminggu belakangan ini rakyat Libya semakin mendukung president Qadhafi. Rakyat sadar bahwa negara dan kekayaan sumber alam mereka (minyak) sedang terancam.

Komentar: Politik luar negeri USA ”changing leaders” dari setiap negara yang ia tidak suka semakin terlihat menyebabkan ketidak stabilan dunia, baik dibidang keamanan, ekonomi dan sosial-politik. Irak dan Afganistan belum pulih dari luka-luka perangnya, sekarang Afrika Utara dan Timur Tengah digoncang. Qadhafi bukanlah orang yang sempurna, sama seperti kita semua. Tetapi mengacaukan politik dalan negeri orang lain adalah suatu kejahatan.

When you all Americans (USA) will get up from your drunkenness (greedy, lust, self-pride etc.)? Please do something to stop your leaders who are harming your own county. Your leaders make the World hates you deeper time and time again. Please read Habakkuk 2:2-12, in verse 12 says, Woe to him who builds a town with blood, and establishes a city by iniquity!”

Watch this supernatural dream of Rich Joiner: warning about America

The corrupt Police will get a bigger penalty then the thieft, Repantant brings healing.

The God of Host is The Just GOD.

I love American people, as much as I love Midle East people, for the Creator of Heaven and Earth does love every nation.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Bantuan Gaza flotilla: Activists atau Extremists?


Peristiwa bentrokan fisik antara Aktivis Flotilla dengan tentara Israel membuat dunia panas kembali. Russia TV (RT) membuka tele-debat kedua pajabat Kementerian Luar Negeri (KLN) Israel dan Palestina: Gaza Aid Flotilla debate: Activists or Extremists?

Dari debat ini Jurubicara KLN Israel menyatkan bahwa dari konvoi kapal bantuan untuk Gaza tersebut, empat kapal bersedia untuk berlabuh di Ahydot (dekat utara Gaza), namun sebuah kapal yang bernama Mavi Marmara, dimana bentrokan yang menelan 9  korban jiwa ini terjadi, tidak bersedia. Karena memang tujuan mereka adalah jihad dan bukan bantuan kemanusiaan.

Bentrokan fisik di kapal Mavi Marmara dapat dilihat videonya di sini.

WND.com dalam laporannya tertangga 2 Juni mendaftarkan beberapa nama aktivist  bantuan kemanusian yang berkaitan dengan kelompok extremist Islam:

  • Salah satu penumpang kapal ialah Father Hilarion Capucci, bekas Uskup Agung Yunani Melkite di Yerusalem, yang dimasa lalu pernah ditahan oleh Israel karena menggunakan mobil gerejanya untuk menyelundupkan bahan-bahan ledak, senjata-senjata api dan roket-roket katyusha kedalam Israel untuk PLO (Organisasi Pembebasan Palestina). Ia dibebaskan setelah sebuah permohonan datang dari Vatikan.
  • Penumpang lainnya ialah Sheik Raed Salah, kepala dari cabang utara Islamic Movement. Ia baru saja dilepaskan dari penjara Israel setelah terbukti mengumpulkan dana untuk Hamas. Ia sangat erat hubungannya dengan Hamas dan kelompok terrorits jihad Islam dukungan Iran.
  • Yayasan untuk Hak-hak Kemanusian dan Kebebasan dan Bantuan Kemanusian yang berkantor di Turkey atau IHH, yang adalah pengorganisasi dari konvoi kapal flotilla ini, ”telah mengakui secara terbuka mempunyai hubungan dengan Islamic Brotherhood Mesir [badan ini telah lama terlarang di Mesir sejak terbunuhnya president  Anwar Sadat] dan Hamas, dan telah ada sebagai aktor pusat dari pencarian dana dan mendanai terror untuk Hamas diseluruh dunia,” kata Duta Besar Israel untuk Geneva, Aharon Leshno Yaar kemarin [01/06].
  • Yayasan IHH ini digambarkan sebagai sebuah garis depan untuk pencarian dana para organisasi terrorist dan mengirim para pejuang ke negara-negara seperti Afganistan, Bosnia dan Chechnya,  tulis Evan Kohlmann , seorang ahli counter- terrorism  dari the Danish Institute for International Studies pada laporannya di tahun 2006.

Laporan hampir sejenis di atas juga terdapat di Times: Turkish charity that sent aid convoy to Gaza ‘has links to terrorism’. Times, pada laporan yang sama itu, mengutip dari surat kabar Israel Yedioth Ahronoth, beberapa petugas keamaan [Israel] percaya  adanya sebuah hubungan antara kapal tersebut, yang dibeli untuk IHH, dan Turkey’s ruling Justice and Development Party (AK). Mawi Marmara terpaksa dibeli dari pengumpulan dana dengan haraga €900,000 (£750,000), sebab tidak ada perusahaan perkapalan yang berani menyewakan.

Seorang pembicara dari IHH, dengan nama Vahdettin Kaygan menolak bahwa organisasinya terlibat dengan kelompok-kelmpok terrorist.

  • Penumpang  lainnya ialah Amir Abu Rashed, 43 tahun, adalah seorang pemimpin jaringan terrorist Global Muslim Brotherhood (GMB) di Nederland. Dia memperkenalkan dirinya di media Nederland dan lainnya sebagai sebuah “activist hak-hak asasi manusia,” tulis Israel National News.com. (INN.com). Ia memakai pasport Nederland di kapal ini.

Media INN.com menulis: Dari laporan Daily Report GMB sendiri (hari Selasa),  Abu Rashed – juga dikenal sebagai Amin Abu Ibrahim – adalah “satu dari pemimpin pengurus flotilla Gaza tersebut.” dan “tulisan-tulisan sebelumnya telah menerangkan besarnya partisipasi dari GMB di dalam flotilla Gaza ini, Jurnalis Al Jazeera berlatar belakang GMB melaporkan dari kapal Turkey telah terlibat di dalam pertarungan, dan GMB bermaksud mengirim flotilla lainnya ke Gaza.”

Tertulis juga bahwa 40 orang yang ditahan tidak memiliki surat-surat pribadi namum membawa ribuan dollar cash, yang diduga sebagai pembayaran dari keterlibatan mereka.

Nama Abu Rashed juga ditemukan di USA pada organisasi kemanusian Holy Land Foundation berkantor di Texas, sebuah group yang telah menggumpulkan uang untuk Hamas.

Jurubicara Kementerian Luar Negeri Israel, Yigal Valmor, dalam respontnya terhadap kapal-kapal bantuan untuk Gaza ini sebagai berikut: “Sementara mereka telah membungkus mereka sendiri  dalam sebuah mantel humanitarian, mereka membawa serta propaganda politik dan bukan dalam bantuan pro-Palestina.”

Para aktivis meneriakkan slogan-slogan perang anti–Israel

Sebuah laporan  Al Jazeera [Media Islam internasional] sehari sebelum bentrokan diterjemahkan oleh the Palestinian Media Watch telah merekam  pria-pria di kapal menyeru-nyerukan “[Ingat] Khaibar, Khaibar, oh Yahudi-yahudi! Tentara Muhammad akan kembali!”

Slogan ini sering digunakan oleh Hamas pada waktu turun kejalan di West Bank dan Gaza. Khaibar adalah  sebuah nama desa Yahudi terakhir yang ditaklukan oleh nabi Islam Muhammad di tahun 628.

Al Jazeera juga telah mewancarai seorang wanita di kapal tersebut  yang berkata target para partisipant  adalah satu dari dua akhir yang menyenangkan: “entah mati sahid atau menjangkau Gaza.” Hal ini dikuatkan oleh pernyataan pemimpin dari salah satu kapal tersebut, ”ingin mati sebagai sahid-sahid lebih dari pada menjangkau Gaza,” menurut Hamas televisi.

Surat kabar lainnya menulis bahwa 40 orang aktivist tidak punya surat-surat jati diri di atas telah berhubungan dengan organisasi-organisasi Islam terrorist, termasuk Al Qaida, laporan ini menulis

Barang-barang yang ditemukan yang tidak berkaitan dengan bantuan kemanusiaan: sejumlah pisau, pipa besi, katapel dengan batu-batunya, granat bius, baju tahan peluru, kedok gas, peralatan untuk melihat dikegelapan. dan sekitar 100 orang membawa uang tunai masing-masing 10 ribu USD (total  1 juta USD), TimeOnline melaporkan.

PM Benyamin Netanyahu berkata pada pertemuan yang penting dengan kabinit pertahanannya blokade [laut] tetap harus dijaga untuk menghindari senjata-senjata terjangkau dari para terrorist, ”Membuka rute laut ke Gaza akan menghadirkan sebuah bahaya besar pada keamanan rakyat kita.”

Para pemimpin dunia dihadapkan pada masalah yang sangat alot. Konflik  ”bantuan Gaza” ini terjadi di laut internasional, bukan di perairan Gaza (meskipun Hamas belum diakui sebagai negara merdeka di hukum Internasional), artinya Israel mengajak dunia Internasional melihat peristiwa ini dalam kontek ”Hukum Internasional!” Artinya, jika hal itu terjadi pada negara mereka sendiri, atau, jika mereka ada sebagai negara Israel ditempatkan dalam posisi tersebut, apa yang mereka akan lakukan? Dapatkah mereka melakukan pekerjaan yang lebih baik dan lebih lembut dari negara Israel?

Seorang pensiunan Jenderal Israel pada wawancaranya dengan WND.com Radio berjudul  “Hypocrisy, hypocrisy, hypocrisy”

menyatakan: ” … Mesir dan Israel telah berkata bersama dengan keras … kita tidak akan ijinkan … apa yang mereka sebut humanitarian …”

Dalam kasus ini , Pemerintah  dan bangsa  Indonesia saya pikir lebih mengerti di banding banyak negara lainnya, sebab Indonesia telah mengalami hal serupa terhadap Gerakan Aceh Merdeka.  Tahun-tahun sebelum dan sesudah Tsunami, negara-negara menghormati kedaulatan negara Indonesia dengan tidak memasuki perairan, dan juga daratan,  Indonesia ke Aceh tanpa seijin pemerintah Indonesia.

WND membuat sebuah poll tentang ini,  silahkan berpartisipasi!

Setiap korban jiwa adalah sesuatu yang menyedihkan, siapapun korbanya. Harapan saya, dan doa saya selalu, semoga setiap kita banyak berdoa dan berjaga-jaga sebelum terlibat di dalam suatu aktivitas, apapun namanya, sebab sering kali orang-orang tertentu mengendalikan dan mencoba mempengaruhi orang-orang yang polos dan baik hati untuk berjuang demi kepentingan mereka sendiri, sedihnya itu sering kali dilakukan di dalam nama “hak asasi” bahkan di dalam nama “Yang Mahakudus.”

Berilah saya sedikit waktu lagi menjelaskan mengapa saya menulis “Hello Pengkut Yahshua (Yesus/ Isa) ingatlah” pada awal weblog Senjata Rohani ini, tepatnya, weblog ini terlahir oleh karena isi dari judul tersebut. Saya bermimpi tiga kali dalam kurun waktu setahun, bahwa banjir darah dan kehancuran akan terjadi di dalam nama “Allah” … saya sangat susah untuk meneruskan cerita ini, sangat sedih ….  singkatnya dalam  mimpi-mimpi tersebut saya melihat banyak sekali para pemuda Muslim  semuanya berbaju hitam sedang latihan bela diri dan bersenjata, dilain kesempatan mereka merebut sebuah kantor surat kabar dan merubah  isi surat kabar menjadi berita propagandanya. 15 tahun telah lewat, dalam  beberapa tahun terakhir ini dalam studi saya,  saya dapatkan bahwa penyalah gunaan pemakaian  nama Allah dan God tidak hanya dilakukan oleh para pemimpin Islam saja, tapi juga …. kelak oleh para pemimpin Katolik (seperti telah terjadi di lebih dari 10 peristiwa Crusade (Jihad dalam Islam) besar selama periode yang sangat panjang). Ingat raja Daud? Sekalipun ia memiliki hati yang murni dan kasih yang besar kepada YAHWEH, Elohimnya. Ketika ia ingin membangun Bait Elohim, ia ditolak! Mengapa? Elohim berkata “Tanganmu telah menumpahkan banyak darah.” Sekalipun semuanya itu ia lakukan untuk menumpas orang-orang yang menghina Elohim. Nah bayangkan jika Anda membunuh hanya dasar perintah manusia semata (pemimpin agama). Anda mengerti maksud saya?

YAHWEH tahu siapa saya, betapa saya mengasihi setiap orang Muslim dan Katolik, Dia ingin setiap kalian bersih dari jalan-jalan yang salah dan Ia selalu berusaha menghindari kalian dari jebakan-jebakan manusia, Dia sangat rindu untuk setiap kalian masuk kedalam kemuliaan-Nya yang besar, menikmati kasih-Nya dan kerajaan-Nya yang  tidak berkesudahan. YAHWEH dekat kepada orang-orang yang mencari Dia.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog